Basketball Love Part. 1

Author             : 3anavia

Main Cast        : Kim So Eun, Kim Beom

Cast                 : Im YoonA, Ki Beom, Park Shin Hye, Jang Geun Suk, Kim Joon, Kim Min Jung

Genre              : Friendship

Type                : Sequel

“Wow,  Kim Sang Beom, men-shoot bola dengan indah. Yeaay, hebat hebat hebat” ucap Kim Beom, seraya bangga akan dirinya sendiri. “Mana ada yang memuji diri sendiri,” teriak YoonA dari pinggir lapangan. “Biar saja, suka-suka aku dong, memang buktinya permainanku sangat bagus bukan?” ucap Kim Beom dengan percaya diri. “Iya, iya, aku tahu kalau kau bermain sangat bagus, tapi tidak perlu senarsis itu juga kan?” kata YoonA membalas perkataan Kim Beom.

“Sudah sudah, Kim Beom memang bermain sangat baik kok, dia pantas untuk memuji dirinya sendiri” ucapku melerai mereka berdua. “So Eun-ssi,  terima kasih, kau memang sangat baik, aku suka padamu” ucap Kim Beom seraya menghampiri dan memeluknya. Aku terdiam terpaku dengan apa yang dilakukan Kim Beom. Aku sangat terkejut hingga hanya bisa diam tak bergerak, namun hatiku sangat senang dan berdebar-debar karenanya.

“Hei, Kim Sang Beom, apa yang kau lakukan pada sahabatku, seenaknya saja kau memeluknya, memangnya dia boneka yang bisa kau peluk kapan saja!”  ucap YoonA sambil menjauhkan Kim Beom dari So Eun.

“Oh, maafkan aku So Eun-ssi, aku tidak bermaksud seperti itu, aku hanya senang karena kau sudah membelaku tadi. Maafkan kalau hal itu menyinggungmu” kata Kim Beom sambil menunjukkan wajah polosnya. “Gwenchana, aku hanya kaget saja”ucap So Eun yang sudah berhasil menenangkan hatinya.

“Yah, Kim Sang Beom, pokoknya aku peringatkan kepadamu, jangan sampai kau mengganggu So Eun lagi, karena jika kau mengganggunya, kau harus berhadapan denganku dulu”ucap YoonA sambil berkacak pinggang.

“Ne, mianhae, aku benar-benar tidak bermaksud mengganggunya YoonA-ssi” kata Kim Beom kepada Yoona dan aku. Aku hanya tersenyum mendengarkan mereka berbicara.

******


Kim Sang Beom adalah bintang ekskul basket di sekolah Shinwa. Dia terkenal dengan permainannya yang sangat akurat. Aku, Kim So Eun sudah lama menyukainya. Aku menyukai semangat dan kegigihannya ketika bermain basket. Karena itu, aku pun rela untuk menjadi seorang manager tim basket disekolahku hanya untuk lebih dekat dengannya. Karena walaupun aku sekelas dengannya, aku tidak akrab, mungkin ini karena sifatku yang pendiam dan tidak berani untuk memulai pembicaraan, apalagi dengan orang yang kusukai.

Setiap hari saat latihan basket berlangsung, aku selalu duduk dipinggir lapangan, mengamatinya dari jauh dan membawakan handuk serta minuman untuk para pemain. Semuanya kulakukan dengan senang hati, karena kupikir hanya dengan cara inilah, aku bisa lebih mengenalnya.

Aku mempunyai seorang sahabat. YoonA namanya. Dia juga salah satu pemain basket di tim putri Shinwa. YoonA juga sangat jago dalam permainan basket. Mungkin bisa dibilang, kalau hanya YoonA  di tim basket putri yang bisa mengimbangi permainan Kim Beom, jika mereka bermain bersama untuk menguji permainan  kedua tim basket shinwa. Sebenarnya aku iri dengan YoonA. Dia sangat supel, cantik dan juga jago dalam olahraga, terutama basket. Dia bisa sering berlatih dengan tim basket putra karena kemampuannya yang diatas rata-rata. Aku ingin sekali seperti YoonA yang bisa bermain basket dengan tim putra, khususnya dengan Kim Beom. Walaupun mereka berdua sering sekali bertengkar di luar lapangan, tapi jika sudah dilapangan mereka berdua akan sangat kompak, bahkan rasanya aku sendiri tidak akan bisa percaya, jika tidak melihat dengan mata kepalaku sendiri. Mereka berdua bisa benar-benar seperti sahabat karib yang tidak bisa terpisahkan, jika sudah berada dilapangan.  Aku ingin sekali seperti itu, bisa berlari bersama Kim beom, mengejar bola basket bersamanya. Namun sayangnya, aku tidak bisa melakukan itu.

Selain YoonA, ada satu wanita lagi yang juga jago dalam hal basket, namanya Park Shin Hye. Namun aku kurang menyukainya. Dia memang cantik dan jago basket, namun sifatnya sombong dan merasa paling jago diantara yang lain. Dan yang pasti, dia sering sekali mengganggu diriku.

******


“Sudahlah, aku tahu kalau Kim Beom tidak sengaja berbuat seperti itu. Ini, handuk dan minuman untuk kalian semua. Kalian kan sudah capek berlatih dari tadi.” Ucap So Eun sambil membagikan handuk dan minuman untuk mereka.

“So eun-ssi, Kau memang baik hati sekali, tidak seperti sahabatmu itu, yang cepat sekali marah karena hal  sepele” ucap Kim Beom sambil mengarahkan pandangannya ke arah YoonA. “Yaaah, Kim Sang Beom, kau masih ingin bertengkar denganku ya, masih belum puas juga? Baik, ayo kita lanjutkan” YoonA berdiri mengahadapi Kim Beom.

“Duh, kalian berdua ini, bisa tidak diam sebentar saja, aku sungguh pusing mendengarnya. Aku benar-benar tidak mengerti dengan apa yang kalian pertengkarkan.” Lerai So  Eun. “YoonA-ah, sahabatku tersayang, aku tahu kau membelaku karena sayang padaku dan aku sangat menghargai hal itu, namun aku juga tahu kalau tadi, Kim Beom tidak sengaja untk berbuat seperti itu, jadi aku mohon, bisakah kita selesaikan sampai disini saja?”tanyaku kepada YoonA.

“Baiklah, aku mengerti, tapi ini karena So Eun yang memintanya kepadaku. Kalau bukan karena So Eun, aku pasti tidak akan melepaskanmu Kim Sang Beom, kau dengar kan?” kata YoonA kepada Kim Beom.

“ck ck ck ck, kau memang sangat berbeda sekali dengan So Eun-ssi, aku bingung, kenapa So Eun mau ya, bersahabat denganmu YoonA-ssi. So Eun begitu lembut dan baik hati, sedangkan kau seperti Grump, salah satu kurcacinya putri salju, yang cepat sekali naik darah.” Ucap Kim Beom sambil menggelengkan kepalanya.

“Yaaaaah, Kim Sang Beom, kau benar-benar menyulut pertengkaran ya! Kau ini” kata YoonA marah, namun kata-katanya terputus oleh So Eun.

“Sudahlah, kalian berdua benar-benar seperti kucing dan tikus saja. Kim Beom-ssi, aku mohon, bisakah kita hentikan sampai sini saja. YoonA-ah, please…bisakah kau bersabar sedikit? Dan satu hal lagi, aku ingin kalian berdamai dengan bersalaman” mohon So Eun kepada keduanya.

“Aku harus berdamai dengannya???” kata YoonA seraya menegaskan hal itu kepada So Eun.

“YoonA-ah, please, demi aku, bisakah???” ucap So Eun memelas. “Oh ok, baiklah, demi sahabatku tersayang aku mau berdamai denganmu Kim Sang Beom.” Ucap Yoona sambil mengulurkan tangannya kepada Kim Beom, walau masih tidak rela.

Awalnya Kim Beom hanya diam saja, ketika YoonA mengulurkan tangannya, namun ketika ia melihat wajah So Eun yang memohon padanya, akhirnya Kim Beom membalas tangan YoonA seraya berkata “Ok, maafkan aku juga, jika kata-kataku tadi ada yang menyinggungmu YoonA-ssi.” Sebenarnya YoonA ingin membalas perkataan Kim Beom tersebut, namun ia melihat sahabatnya menatap penuh harap untuk tidak meneruskannya, lalu YoonA pun memutuskan untuk meminta maaf dengan Kim Beom.

“Aku senang, kalian sudah berdamai sekarang.  Kalau begitu, aku bisa segera membereskan bola dan peralatan lainnya.” Ucap So Eun seraya meninggalkan mereka.

“So Eun tunggu, aku akan membantumu” ucap YoonA berlari mengejar So Eun. “YoonA-ah, kau tidak perlu membantuku, kau kan tadi sudah berlatih, ini memang pekerjaanku sebagai manager tim basket.” Ucap So Eun. “Tidak apa, aku senang membantumu kok. Oia So Eun, aku penasaran denganmu, bagaimana perasaanmu tadi ketika Kim Beom memelukmu” ucap YoonA menggoda So Eun. “jujur, aku tidak mengerti, apa sih yang kau lihat dari si narsis Kim Beom itu, sampai-sampai kau begitu menyukainya.” Kata YoonA cepat. So Eun hanya tersenyum menjawab pertanyaan yang diajukan oleh YoonA, sahabatnya sambil  berkata “Suatu saat kau akan mengerti apa yang kurasakan sekarang.” So Eun terus berjalan dan membereskan peralatan yang telah digunakan saat latihan basket tadi.

“So Eun-ah, kenapa kau tidak menjawab pertanyaanku. Aku ingin tahu jawabanmu.” Ucap YoonAdengan wajah yang menampakkan rasa penasaran, berjalan mendekati So Eun .

Tanpa disadari keduanya, ada seseorang dari jauh memperhatikan dengan seksama percakapan mereka itu. Dan kemudian beranjak dari tempatnya menuju ruang ganti.

“Kim Beom-ah, kau lama sekali, kami menunggumu dari tadi. Ayo kita pulang, kami sudah lapar nih, katanya kau akan mentraktir kami karena kau ulang tahun hari ini”

“Mianhae, tadi aku ada urusan lain. Tenang saja, aku pasti mentraktir kalian. Aku tidak akan lupa dengan janji yang sudah kubuat. Tunggu sebentar, aku akan ambil barang-barangku dulu’” seraya membereskan barang-barang dilokernya.  Tak lama, Kim Beom menghampiri teman-temannya dan berkata “Let’s Go guys, kita makan ditempat biasa ya”

Di Tempat lain.

“YoonA-ah, Aku mau minta bantuanmu. Bisakah kau menolongku?” kata So Eun dengam wajah polosnya.

“So Eun-ah, kau menganggapku sahabatmu kan? Mengapa kau masih saja berkata seperti itu? Aku tidak suka mendengarnya. Dengar ya, aku YoonA, sahabatmu ini akan selalu membantumu kapan saja kau perlukan, selama aku bisa, pasti akan aku lakukan.” Ucap YoonA dengan nada tegasnya.

“Gomawoyo YoonA-ah, tapi……..aku bingung bagaimana mengatakannya padamu” ucap So Eun ragu-ragu. “Sudah, ayo katakan saja, jangan membuat aku semakin bingung” kata YoonA dengan wajah seriusnya.

“Aku ingin kau membantuku memberikan hadiah ulang tahun untuk Kim Beom, bisakah?” ucap So Eun sambil menatap YoonA. “Mwo?, memberikan hadiah untuk si narsis Kim Beom? Kau tidak salah meminta bantuan padaku? So Eun-ah, kenapa kau tidak memberikannya langsung kepadanya. Mengapa harus aku orangnya?” ucap YoonA bertubi-tubi.

“YoonA-ah, kau tahu kan kalau aku tidak bisa berbicara dengannya kalau hanya berdua saja, aku sungguh-sungguh membutuhkan bantuanmu. Aku juga tidak ingin merepotkanmu, tapi….aku tidak tahu lagi bagaimana caranya. Hanya kau satu-satunya temanku yang bisa aku minta bantuannya. Please….can you???”

“So Eun-ah, kalau kau seperti ini terus, kau tidak akan pernah bisa bicara dengannya, kau harus memberanikan dirimu. Jadi, untuk kali ini. Mianhae, aku tidak bisa membantumu. Aku lakukan ini untuk kebaikanmu, jadi tolong jangan salah paham.” Ucap YoonA meyakinkan So Eun.

“Tapi……bagaimana caranya??? Ak benar-benar tidak tahu YoonA-ah. Andai saja, aku bisa jadi sepertimu yang dengan mudah bergaul dengan orang lain, aku mungkin tidak akan menyusahkanmu” ucap So Eun merendah.

“Dengarkan aku baik-Baik So Eun-ah. Kau bisa sepertiku bahkan lebih baik daripada aku, jika saja kau punya kepercayaan diri. Kau terlalu merendah So Eun-ah. Kau itu sangat cantik, baik hati dan disukai semua orang, jadi berhentilah memandang rendah dirimu sendiri. Kalau kau saja tidak pernah mengharagai dirimu, bagaimana orang lain akan menghargaimu. Please So Eun-ah, yakinlah pada dirimu sendiri, karena aku yakin sekali, kau pasti bisa. Percayalah, aku akan selalu mendukungmu dalam hal apapun, termasuk mendukung dirimu yang sangat menyukai Kim Sang Beom yang narsis dan babo itu. Hmmmm, aku masih tidak mengerti, apa sih bagusnya anak itu. Sudah 3 tahun lamanya, dan kau masih saja menyukainya” ucap YoonA sambil menggelengkan kepalanya.

“YoonA-ah……” “ Ne, mianhae, aku tidak bermaksud untuk menjelekkan lelaki pujaanmu itu. Aku hanya bingung saja” kata YoonA menatap So Eun.

“YoonA-ah, pada saatnya nanti, kau pasti akan mengerti apa yang kurasakan sekarang. Semuanya akan terjawab, kalau kau sudah menemukan seseorang yang sangat berarti bagimu. Kau tahu, dulu aku orang yang sangat pendiam dan juga penakut. Namun, sedikit demi sedikit, ada yang berubah dalam diriku. Dulu, aku tidak akan pernah berani menawarkan diri menjadi manager tim basket ataupun masuk ke dalam lingkungan seperti ini, tapi setelah aku bertemu dan melihat apa yang dilakukan Kim Beom, ada sesuatu didalam diriku yang mendorongku untuk berani berbuat hal ini. Dialah yang memberiku inspirasi mengenai semangat dan kegigihan. Dan karena hal itu jualah, aku bisa bersama-sama kalian di tim basket shinwa ini. Aku sungguh beruntung bisa mengenalnya tiga tahun lalu. Walaupun sampai saat ini, aku belum bisa berbicara dengannya jika hanya ada kami berdua.” Ucap So Eun seraya mengingat masa yang lalu.

“Oh So Eun, aku benar-benar kagum padamu. Kau bisa menyukai seseorang seperti itu. Apakah hal itu akan terjadi juga pada diriku ya??? Oh entahlah, kita lihat saja nanti” ujar YoonA.

“Kalau begitu, aku pergi dulu ya YoonA, aku ingin memberikan hadiahku ini kepada Kim Beom. Semoga, dia mau menerimanya.” Ucap So Eun yang bangkit dari kursinya.

“Sampai ketemu besok ya So Eun. Oia, kalau Kim Beom sampai tidak mau menerima hadiah darimu, kau harus bilang padaku. Lihat saja, aku pasti akan menghajarnya, karena sudah menyia-nyiakan pemberian sahabatku tersayang.”ucap YoonA dengan semangat.

“YoonA-ah, gomawoyo, tapi aku tidak ingin Kim Beom menerima pemberianku dengan terpaksa. Aku ingin dia bisa menerimanya dengan senang hati. Tapi, aku yakin dia pasti mau menerimanya” kata So Eun lembut. “Baguslah kalau begitu, awas saja jika dia tidak menerimanya. Aku pasti akan buat perhitungan” ujar YoonA menambahkan pernyataannya.

“Bye YoonA-ah. Sampai ketemu besok ya. Aku akan meneleponmu malam ini” ucap So Eun sambil melambaikan tangannya pada YoonA. “Bye So Eun, aku tunggu teleponmu ya” balas YoonA.

So Eun kemudian berjalan menuju pintu gerbang sekolah, ia sudah tidak sabar untuk memberikan hadiahnya buat Kim Beom.  Ia membuat hadiah itu dengan tangannya sendiri, sebuah syal yang sederhana, namun tiap rajutannya penuh dengan rasa sayangnya untuk Kim Beom. Ia ingin melihat Kim Beom memakainya, apalagi dimusim dingin seperti saat ini, pasti bisa membuat dirinya menjadi lebih hangat.

So Eun sudah hampir mencapai pintu gerbang, namun disana ia melihat Shin Hye yang sedang berbicara dengan Kim Beom. Ia berjalan agak mendekat, tapi masih jauh dari jangkauan Shin Hye dan Kim Beom.

“Kim Beom, selamat ulang tahun ya, ini hadiah dariku” ucap Shin Hye lalu menyerahkan hadiahnya kepada Kim Beom. “Gomawoyo Shin Hye-ssi, boleh aku membukanya?” Tanya Kim Beom.

“Tentu saja, itu kan hadiah untukmu” kata Shin Hye. Tak lama pun Kim Beom membuka hadiah dari Shin Hye tersebut dan ternyata Shin Hye memberikan sebuah sweater rajut yang sangat indah.

“Indah sekali ini, gomawo Shin Hye-ssi. Apakah kau yang membuatnya sendiri?”Tanya Kim Beom yang langsung dijawab Shin Hye dengan anggukan. “Gomawo, aku menyukainya dan pasti akan ku pakai.” Ujar Kim Beom menambahkan.

“Syukurlah kalau kau menyukainya Kim Beom, aku sudah susah payah membuatnya untukmu. Kalau begitu, aku pergi dulu ya. Sampai ketemu besok dan sekali lagi, saengil chukae Kim Beom.” Ucap Shin Hye sambil melambaikan tangannya dan berlalu dari Kim Beom.

Dari tempat So Eun berdiri, ia bisa melihat dan mendengar dengan jelas percakapan Kim Beom dan Shin Hye tadi. Ia sangat sedih melihatnya dan akhirnya So Eun memutuskan untuk tidak memberikan hadiahnya kepada Kim Beom. So Eun merasa, hadiahnya tidak sebanding dengan hadiah yang diberikan Shin Hye kepada Kim Beom. Ia lalu bejalan dengan gontai menuju rumahnya. Ia benar-kecewa karena tidak bisa memberikan hadiahnya kepada pria yang disukainya, padahal ia sudah membuatnya dengan susah payah dan menyita banyak waktunya. Ia merasa harapannya untuk bisa dekat dengan Kim Beom telah hilang.

Sesampainya dirumah, So Eun langsung masuk ke dalam kamarnya dan menumpahkan tangisnya disana, Ia mengunci diri dikamar. Ia menangis mengeluarkan kesedihan dan sakit hatinya melihat Kim Beom dengan Shin Hye, sampai akhirnya ia tertidur pulas. Sebelum tertidur, ia sempat berdoa, semoga esok hari, ia bisa menjadi sosok yang berbeda, yang lebih baik dari sebelumnya.

******

Latihan pagi akan segera dimulai, aku bersiap-siap untuk menyiapkan perlatan yang diperlukan. Tak lama, YoonA sahabatku datang menghampiri. “So Eun-ah, kenapa kau tidak meneleponku semalam? Bukankah kau sudah berjanji padaku untuk menceritakannya.” Tanya YoonA yang langsung berdiri disamping So Eun. “Maafkan aku YoonA-ah, aku tertidur semalam.” Jawab So Eun menatap wajah sahabatnya.

“So Eun-ah, ada apa denganmu? Kau baik-baik saja? Apakah ada sesuatu yang terjadi? Bagaimana kemarin? Ayo ceritakan padaku? Tanya YoonA dengan bertubi-tubi.

“Gwenchana YoonA-ah. Tidak ada apa-apa kok. Aku hanya sedih saja” tutur So Eun. “Sedih, kenapa? Pasti ada sesuatu yang terjadi kemarin. Apakah Kim Beom tidak mau menerima hadiah darimu? Ini tidak bisa dibiarkan, aku harus memberi pelajaran padanya.” YoonA lalu berbalik untuk pergi mencari Kim Beom. “Tunggu YoonA-ah, bukan seperti itu kejadiannya. Aku yang tidak jadi untuk memberikan hadiahku pada Kim Beom”

“Kau tidak memberikan hadiahmu kepadanya? Kenapa? Ayo cepat ceritakan, atau aku sendiri yang akan menemui Kim Beom untuk menanyakan jawabannya.” Ucap YoonA tegas.

“Aku tidak tahu harus mulai darimana, tapi yang pasti, pada saat aku akan memberikan hadiahku pada Kim Beom, aku melihat Shin Hye sedang memberikan hadiahnya kepada dia. Saat itu aku melihat Kim Beom sangat senang menerima pemberian Shin Hye, jadi aku putuskan untuk tidak memberikan hadiahku kepada Kim Beom. Aku malu, hadiahku tidak sebanding dengan punya Shin Hye. Aku tidak ingin Kim Beom melihatnya.” So eun menceritakan kejadian kemarin dengan mimik sedih.

“So Eun-ah, mengapa kau jadi rendah diri lagi? Aku kan sudah mengatakannya kepadamu untuk lebih percaya diri. aku yakin, Kim Beom pasti dengan senang hati menerimanya, jika dia memang orang yang seperti kau ceritakan selama ini. Ayolah So Eun, jangan menyerah, kau kan bilang padaku, kalau kau suka dengan kegigihan Kim Beom, kalau begitu, kau juga harus gigih dalam hal ini. Jangan hanya puas melihatnya dari jauh. Mana hadiahmu, biar aku yang memberikannya pada si Kim Beom babo itu. Aku ingin dia tahu, kalau selama ini ada orang yang selalu memperhatikan dirinya, walau menurutku itu tidak pantas dia terima sih. Tapi aku juga kesal, kenapa Shin Hye juga memnberi hadiah pada Kim Beom ya? Apa dia juga menyukai Kim Beom. Uuuh aku tidak percaya, mengapa banyak sekali  gadis-gadis yang menyukainya. Apa sih yang menarik dari Kim Beom?” ujar YoonA .

“Sudahlah YoonA-ah, itu sudah tidak penting lagi, lupakan saja” “Oooh tentu saja tidak, aku tidak ingin melihat sahabatku seperti ini. Aku tetap ingin memberikan hadiahmu itu kepada Kim Beom. Kalau kau masih ingin bersahabat denganku, cepat berikan hadiah itu.” Tegas YoonA

“Baiklah, kau bisa mengambilnya di tasku”jawab So Eun. Yoona pun lalu bergegas ke ruang loker untuk mengambil hadiah itu. Lalu ia pergi dan mencari Kim Beom dilapangan untuk memberikannya.

“Kim Beom-ssi, aku ada urusan denganmu sebentar, bisakah kau berhenti berlatih. Aku hanya butuh 5 menit. “Ada apa YoonA-ssi, apakah sangat penting? tidak bisakah selesai latihan saja?”Tanya Kim Beom yang langsung dijawab gelengan kepala oleh YoonA seraya berkata “ Tidak bisa, please, aku hanya butuh 5 menit,  dan saat ini, aku sedang tidak ingin bertengkar denganmu”

“Baiklah” jawab Kim Beom yang langsung mengikuti ke arah YoonA pergi.

“Ini hadiah buatmu, tapi tenang, ini bukan dariku. Mana mungkin sih aku memberikan hadiah kepadamu” sinis YoonA. “lalu ini dari siapa?” Tanya Kim Beom bingung.

“Itu hadiah dari So Eun. Terimalah, dia sudah bersusah payah untuk membuatkannya untukmu. So, urusanku sudah selesai. Terima kasih atas waktumu Kim Beom-ssi” YoonA lalu bergegas untuk pergi, namun kata-kata Kim Beom menahannya. “ Tunggu YoonA-ssi, aku ingin tahu, mengapa ia tidak memberikannya langsung kepadaku, mengapa harus kau?”

“Kalau untuk hal itu, kau bisa menanyakannya sendiri kepada So Eun. Aku hanya ingin membantunya saja. So, temuilah dia, mungkin bisa menjawab rasa penasaranmu itu.” Ucap YoonA seraya pergi meninggalkan Kim Beom.

Kim Beom bingung menatap hadiah ditangannya. Dia benar-benar tidak mengerti, kenapa So eun tidak memberikan hadiahnya langsung. Mengapa  harus YoonAyang menyerahkannya. Kim Beom juga masih tidak percaya, kalau So Eun ingat dengan ulang tahunnya bahkan sampai mempersiapkan hadiah untuk dirinya. “Aku harus menemui So Eun untuk  berterimakasih padanya” batin Kim Beom.

*******

Bel telah berdentang, pertanda waktu pulang telah tiba. So Eun membereskan buku-bukunya, dan beranjak menuju gerbang sekolah bersama dengan YoonA, sahabatnya. Mereka berjalan sambil bercakap-cakap dan bersenda gurau. So Eun sudah melupakan tentang hari kemarin. Ia sudah kembali ceria. Ketika sampai di depan gerbang, Ia sangat terkejut karena ada seseorang yang menunggunya.

Tags: , , , , , , ,

About via2023

Friendly

39 responses to “Basketball Love Part. 1”

  1. dita says :

    kak via!!!!!!!!!!!!!!!
    *tereak pke toa*
    keren bgt kak ahahhahahah
    manteb deh ahahahhahaha
    ayo lanjutkan

    aih moga” kim bum juga suka sama eunnie ahahahha
    amin!!!!!!!!!!!🙂

  2. 3anavia says :

    Gomawo dita🙂.
    Smoga ya Kim Beom nya bisa suka ma Eunnie😉
    Dtunggu aj ya lanjutannya

  3. hera.chubby says :

    wuaaaaa suka…suka…suka…^_^

    “Wow, Kim Sang Beom, men-shoot bola dengan indah. Yeaay, hebat hebat hebat” ucap Kim Beom, seraya bangga akan dirinya sendiri—->>>haduw kim bum narsis abizz yah,,untung dia cakep jadi sah2 ajah,,malah saya dukung lahir batin hehehehe

    “Sudah sudah, Kim Beom memang bermain sangat baik kok, dia pantas untuk memuji dirinya sendiri” ucapku melerai mereka berdua. “So Eun-ssi, terima kasih, kau memang sangat baik, aku suka padamu” ucap Kim Beom seraya menghampiri dan memeluknya—–>> cie,,,cie,,,so eun muji2 trs di peluk kim bum deh..prikitiuw hahaha

    di tunggu kelanjutannya yah,,,
    kamsahamnida😀

    • 3anavia says :

      Gomawo ya hera dah baca n komen.

      Iya nih, Kim Beom narsis abis, untungnya org nya emang keren ya, jd sah2 aj kan, hihhihihi😉

      Ok Hera, dtunggu ya lanjutannya

  4. ryniandicha says :

    suka-suka !!!
    dtunggu part selanjutnyaa

  5. citra anisa aprilia says :

    waaaaaaaaaaaa. lanjutin viaaa
    jangan lama” ya, penasaraaaaaaaaannnn hehehe

  6. Merli Beomsoeul says :

    Kakak Keren ..

    Ayo Lanjutkan , aku penasaran ama perasaan oppa

  7. fionza marconita says :

    keep it up

  8. 라흐미 'Rahmi' says :

    Kim Sang Beom yang narsis dan babo itu. ==> ahhahhhhha babo.. hahahhahah -__- *appa saya dibilang babo* -__-

    Ia sangat terkejut karena ada seseorang yang menunggunya. ==> siapa siapa *celingak celinguk* pasti appa kim beom *plaaaakkkkkkkkkkkkkk*

    yoon A cerewet euy.. hahhahha sama kayak author………. *huaaaaaaaaa kaburrrrrrrrr*

    kak via……………..

    LANJUTKAN

    • 3anavia says :

      1. abis, masa kb ga tau klu eunnie suka ma dia, hehehe, makanya YoonA blg babo

      2. Ia sangat terkejut karena ada seseorang yang menunggunya. ==> siapa siapa *celingak celinguk* pasti appa kim beom *plaaaakkkkkkkkkkkkkk*
      ======>well let’s see ya🙂

      yoon A cerewet euy.. hahhahha sama kayak author………. *huaaaaaaaaa kaburrrrrrrrr*=====>Jeongmal. ak cerewet kah??? hihihihihi

      kak via……………..

      LANJUTKAN
      ======> Ok dtunggu ya. Gomawo Rahmi🙂

  9. RiriAngels says :

    KEREEEEEEEEEEN ><

    Hahaha

    Di TUNGGU LANJUUUUUTAN_A ^^

  10. astri says :

    wuuuuaaa..! penasaran tingkat tinggi..lanjtan cpt dipost y ^^

  11. dini ramadhani says :

    keren via
    soeun rendah diri bgt,kim bum narsis abis,shin hye @!#%^$&*^ hufffff
    OK dtunggu lanjtannya

  12. alinda says :

    aishhh .. shin hye lg” jd org ktga antara bummso:(
    untung’a ada yoona shbat’a ..
    eonn aku tunggu y part slnjut’a ..
    ^^
    fighting eon^^

  13. 3anavia says :

    gomawo alinda.

    iya nih, abis ak msh bete ma psh,
    makanya ak kasih peran antagonis dsini, hihihihi.

    ok, dtunggu ya🙂

  14. Tykha lupph BUMSSO says :

    kereennnnn…… di sini so eun nya baek banget yah. di tunggu part slanjutnya kak

  15. 3anavia says :

    Gomawo tykha.

    Dtunggu ya lanjutannya🙂

  16. Yunie says :

    9 kata untk FF yg satu ini vi
    P.E.N.A.S.A.R.A.N
    anyok kim so eun semangat.tmbhkan percaya dirimu tuk mendapatkan kim beom..sumpah2 keren bgt ni ff vi

    • 3anavia says :

      gomawo yunie🙂.

      hehehe, penasaran ya? ok, dtunggu aj ya lanjutannya,
      semoga bikin tambah penasaran,hihihhihi

  17. Amalia'SoEul'Lova says :

    Wuih,. Kim Bum narsis bgt ,..
    So Eun pendiam , Kim Bum bawel , 2 pribadi yg b.tolak belakang , hmmm .. Pasti Seru neh kalo Mrka b.2 jadian ,..
    Part 2 jgn lama” ya …

    • 3anavia says :

      Gomawo amalia.
      iya nih, bummie narsis abis ya, dah gt so eun nya pendiam abis,
      jd gimana ya klu jadian?? apa mereka bisa nyambung?
      dtunggu ya lanjutannya😉

  18. Ina Bumssoeul says :

    Kak via part slanjut’X k0x lMa bgtzzz sch,,,,,
    q penasaraaaan bgtzzz nCh,,,,,,,,

  19. Bintang says :

    gk sru critax,gk sah zha dlnjutin,bkin yg bru azha…
    Ok!!!

  20. citra anisa aprilia says :

    waduh aku harusnya manggil kak via. mianhe kak😦
    sepertinya kak via sedang sibuk ya?
    pokoknya tetap di tunggu lanjutannya🙂

  21. Mooddyyy moonn says :

    Gk sah dlnjatkn jlek critax

  22. glodzbumsso says :

    ayo lanjutin!!!

    keren-keren …
    itu yg memperhatikan dari jauh si kim beom apa park shinhye si?

  23. unii says :

    keren !!
    lanjutkan dong !!
    aku suka peran soeun disini yg lembut,cantik,baikhati,dan anggun!

  24. kim eun says :

    Bagussssssss……Lanjutkan!!!!!
    Sabarrr ea so eun unnnie…heheh (Gaje)

  25. SintiaBumsso/@SintiaBumsso17 says :

    Kerenn banget disini sso polos bgt hihihi sukaaaaaa bum jg disini jd pmain basket hah pst keren xD

  26. tyas27 says :

    lanjutin donngggg baguss niiihh

  27. glorya mentari says :

    Wah bagus banget ceritanya .. pengen di lanjutin dong .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: