Indah Pada Waktunya

Author : Dita

Main Cast: Kim Bum, Kim So Eun

Cast: YooAh

Genre: Romantic, Family

Type: One shoot

Seorang wanita yang hanya bisa mematung di sudut gereja melihat orang yang di cintainya akan segera menikah dengan gadis lain .Wanita itu bernama kim so eun , dia adalah anak dari kepala pelayan dari keluarga Kim yang terpandang. Gadis yang selama ini di kenal pendiam dan selalu berusaha untuk memenuhi semua keinginan ayahnya. Dia sangat menyayangi ayahnya itu karena di dunia ini dia hanya memiliki satu orangtua ,ibunya meninggal ketika melahirkannya.Kini so eun harus memendam semua cintanya pada seorang laki-laki tampan yang sebentar lagi akan menikah dengan gadis lain. So eun benar” ingin menghentikan pernikahan ini, tapi apa daya .lelaki yang di cintai So eun adalah anak dari majikannya sendiri. “sudahlah relakan dia, dia sudah memiliki gadis yang lebih sempurna” gumam so eun.

Selang beberapa detik so eun berbalik dan dia melihat orang yang ia cintai   sedang tersenyum penuh arti pada semua tamu yang hadir. Laki-laki itu bernama Kim sang bum atau yang lebih akrab di panggil kim bum . Seseorang yang akan mewarisi kekayaan dari keluarga Kim.  Namun dibalik ke kayaan dan kepintarannya dia adalah seseorang yang sangat tempramental,egois dan semua keinginannya harus di penuhi.Suatu hari dia bertemu dengan gadis manis yang mampu meredam semua emosinya sejak saat itu kim bum merasa membutuhkan gadis yang bernama yoona itu. Kim bum pun sebenarnya binggung apa yang dia rasakan pada yoona ,apakah dia mencintai yoona ataukah hanya membutuhkannya untuk meredam semua emosi

Yoona menderita penyakit ginjal sehingga kim bum berniat untuk membahagiakannya dan mencarikan donor ginjal untuk yoona ,sebelum semuanya terlambat untuk membahagiakan yoona.

“kau sudah siap Kim bum?”tanya ayahnya.”iya ayah”kata kim bum .”mari kita masuk ke dalam”ujar ayahnya sambil berjalan menuju ruangan.

Sementara di tempat lain yoona merasa cemas karena jalan pagi itu sangat padat akibat terjadinya kecelakaan di jalan itu. Yoona semakin cemas saat dia sadar bahwa dia lupa membawa Hpnya untuk menghubungi kim bum . “apakah kita benar-benar terjebak di sini?????”tanya yoona pada supir .”iya nona kita tidak bisa bergerak mungkin kita bisa keluar dari sini 2 jam lagi”. “apa?! Benarkan?”ucap yoona dangan lemas. “ Kim bum tunggu aku”gumam yoona.

Di dalam gerej Kim Bum benar” sudah tidak bisa menunggu lagi, emosinya sudah mulai memuncak.

“Di mana yoona?!!”kata kim bum pada pengawalnya. “tidak tahu tuan”. “Arrrgh!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”teriak kim bum yang mengagetkan semua tamu .Kim bum melihat seisi ruangan entah mengapa pandangannya tertuju pada so eun yang sedang menatapnya . Dia berjalan menghampiri so eun yang berada di sudut ruangan. Saat mereka sudah saling berhadapan kim bum pun berkata “Menikahlah denganku” .Sontak seisi ruangan kaget dan mulai gaduh .”Apa? kau bercanda.” .”Aku tidak bercanda ,aku yakin saat ini yoona sudah pergi meninggalkan kota seoul, dan apakah kau tega melihat pemberitaan bahwa aku di campakan?”kata kim bum pada so eun yang masih binggung.

“Apakah kau yakin kim bum?” tanya ibu kim bum .”Ibu jangan halangi aku!”.”Tahanlah emosi mu itu “ .” ibu!”kata kim bum mulai kasar.”Baiklah terserah padamu, tanyakanlah pada so eun apakah dia bersedia.” Semua pandangan tertuju pada so eun ,namun so eun memandang ayahnya. Ayahnya yang merasa tidak bisa berbuat apa-apa hanya bisa mengangguk pada so eun.

“Baiklah aku bersedia” ucap so eun.Mereka berduapun melangsungkan pernikahan . So eun merasa bimbang ,dia senang karena dia menikah dengan orang yang dia cintai tetapi di lain sisi dia merasa bersalah pada yoona.

****

Kini kim bum dan so eun telah menjadi suami istri yang sah. Mereka pun berjalan ke luargereja dan bersiap pergi meninggalkan gereja. Saat d depan gereja kim bum dan so eun di persilahkan untuk saling mencium mempelai sebelum meninggalkan gereja.Kim bum mencium so eun dengan lembut ,so eun sangat kaget namun dia membalas ciuman lembut kim bum itu.

Yoona datang di saat kim bum dan so eun masih berciuman. Semua tamu kaget dengan kedatangan yoona. Salah satu tamu memanggil nama yoona sehingga kim bum melepaskan ciumannya pada so eun dan memandang pada yoona yang sedang terisak sambil melepaskan sebuah bucket bunga dari genggamannya. “yoona…” gumam kim bum dan so eun serempak.

Kim bumpun berjalan menuju yoona untuk menjelaskan semuanya pada yoona, namun yoona menghindar dan lari meninggalkan gereja itu.

Mengerti dengan situasi itu so eun dan kim bumpun mengejar yoona . Yoona berlari sambil mengusap air matanya yang tidak berhenti mengalir. Di tengah jalan tiba-tiba yoona merasa pusing dan merasa badannya sudah lemas ,dia melihat sekeliling tempat dan dia baru sadar bahwa terdapat mobil yang melaju kencang menghampiri dirinya. Yoona tidak bisa menghindar ,terjadilah tambrakan antara yoona dan mobil itu.

Pengendara mobil itu melaju kencang meninggalkan tempat kejadian tabrakan itu.

“Yoona!!!!!!!!!!!!!!!!” teriak kim bum, dengan segera dia menghampiri tubuh yoona yang sudah bersimpah darah. Yoona sudah tidak sadarkan diri akibat kepalanya terbentur mobil.

“Ambulance tolong!!!!!!!! Terjadi tabrakan di sini “ terdengar so eun sedang menghubungi rumah sakit terdekat untuk segera datang.Setelah menghubungi rumah sakit so eunpun mendekati kim bum yang sedang memeluk tubuh yoona.”Kim bum…”gumam so eun sambil memegang bahu kim bum.

~~||~~

Kini semua keluarga berada di rumah sakit menunggu yoona yang sedang berada di dalam meregang nyawa . Kim bum hanya terduduk lemas di bangku rumah sakit. Kim bum menatap So eun yang sedang terdiam dan juga sedang memandang kim bum .

”Kau……kau!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” teriak kim bum sambil memegang bahu  so eun. “ mengapa harus begini?!” kata kim bum.” Bukankah kau yang memaksaku untuk menikahimu ?” ucap so eun dengan bercucuran air mata.”Argh!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” kim bumpun melepaskan bahu so eun.So eun hanya bisa menahan rasa sakit di bahunya itu .

Melihat hal itu ibu kim bum menghampiri so eun dan memeluk so eun untuk menenangkannya.

Dokterpun keluar dari ruang operasi dan memberikan kabar bahwa yoona dalam keadaan koma. Dan penyakit ginjalnya memperparah keadaan yoona sehingga harus mencari donor ginjal yang cocok secepatnya. Mendengar itu kim bum hanya bisa menyesali semuanya. So eunpun di minta oleh orangtua kim bum untuk ikut pulang bersama mereka.so eun hanya bisa mengikuti kemauan orangtuanya kim bum.So eun meninggalkan kim bum yang sedang berada di dalam ruang inap yoona.

*******

“Pagi Yonna!” ucap so eun sambil membuka korden rumah sakit. Kini tepat 1 bulan yoona mengalami koma , kim bum pun masih setia menunggu yoona.

“Kau? Sedang apa kau di sini?” ketus kim bum yang terbangun akibat silaunya matahari. “apakah aku tidak boleh menjenguk yoona? Dan………” .” dan? Dan apa?” . “dan suamiku” ucap so eun.”huh.. suami? Apa kau tidak tidak sadar? Bahwa aku hanya terpaksa menikahimu?” .” kim bum……, apa kau juga tidak bisa lihat? Yoona tidak sadar apa kau masih mengharapkannya?”.”KAU!” gumam kim bum sambil menatap so eun.”apa aku dosa mencintai suamiku? aku tidak menuntutmu untuk mencintaiku , aku hanya ingin berada di dekatmu itu saja!.” Kat so eun sambil meneteskan air mata.”hentikan!!!!!!!! kau ini bodoh tinggalkan saja aku! Kau bisa mencari yang lebih baik dari aku!!!!”.”aku tidak bodoh kim bum , aku juga tidak berharap mencintaimu! Justru kau yang bodoh hanya bisa diam di sini tanpa melakukan apapun ,hanya menunggu kesadaran yoona pulih, kerjaanmu hanya menunggu adanya orang yang mau mendonorkan ginjalnya pada yoona, apa kau mencintai yoona?”

Plak!! Tamparan keras mendarat di pipi so eun . so eunpun hanya bisa lari meninggalkan ruangan itu .kim bum kembali duduk d samping tempat tidur yoona “kenapa aku merasa bersalah padanya? Apakan aku salah? Mengapa ketika melihatnya menangis dadaku sesak? Dan kenapa aku tidk bisa menjawab pertanyaannya tadi?????”ucapnya dalam hati.

So eun duduk di taman rumah sakit sambil memandangi cincin pernikahannya dengan kim bum.” Aku yakin kau tidak mencintai yoona ,aku akan berusaha untuk mendapatkan citamu walaupun aku akan merarasakan sakit setiap kali kau berusaha  menghindar dari ku”kata so eun . So eun pun mengingat pembicaraan dirinya dan ibunya kim bum

Flashback

“ So eun….” panggil ibu kim bum ketika so eun merapikan tempat tidur.”iya ibu, ada apa?” .” apakah kamu benar-benar mencintai anakku?” tanya ibu kim bum.”iya ibu semenjak dia tersenyum padaku itulah saat ertama aku menyadari bahwa aku sudah mulai mencintainya.” Kata so eun sambil mengingat senyuman kim bum.”hahhahahha kau ini” .”sebenarnya ibu merasa kim bum tidak mencintai yoona, dia hanya merasa membutuhkan yoona untuk meredam emosinya dia saja, ibu minta padamu buatlah kim bum jatuh cinta padamu, karena kau istrinya.”ucap ibu kim bum sambil memeluk so eun.” Aku akan berusaha ibu “ kata so eun membalas pelukannya.

End of flashback

“ jika kau memang mencintai yoona aku akan rela melepasmu tapi jika kau benar tidak mencintainya aku akan berusaha untuk mengambil hatimu kim bum, so eun fighting !!!!!!!!”kata so eun teriak sehingga semua anak” yang sedang bermain memperhatikan tingkah laku so eun.So eun pun akhirnya ikut bermain bersama anak-anak itu .Tanpa sadar sedari tadi kim bum memperhatikan so eun yang sedang bermain bersam anak kecil sedari tadi.

*****

Ke esokan harinya so eunpun kembali datang ke rumah sakit dengan membawa makanan untuk kim bum .” pagi!!!!!!!!!!!!!!” kata so eun mengagetkan kim bum.”pagi” .” wah tumben kau menjawab sapaanku “ senang so eun mendengar jawabannya di balas oleh kim bum. “ kau ini “dingin kim bum pada so eun.” Sudah kau makan dlu, aku akan membasuh yoona agar terlihat cantik” ucap sambil memasukan makanan ke mulut kim bum.”apa-apaan ini?” .”sudah makan saja,aku jamin tidak ada racun atau kotoran yang ada si dalam makanan itu”ucapnya sambil membasuh tubuh yoona.”karena aku mencintaimu ,mana mungkin aku melukaimu”gumam so eun.”apa?!”tanya kim yang tidak sengaja mendengar perkataan so eun.”tidak apa,lanjutkan makanmu”.

Hari demi hari so eun lalui untuk mencoba mendekati kim bum, begitu pula dengan kim bum yang sekarang sudah terbiasa dengan kehadiran so eun dan mencoba untuk tidak bersikap dingin terhadapnya.

“Hey kim bum ayo kita jalan-jalan , apa kau tak bosan?????,aku yakin yoonapun mengijinkannya”ajak so eun .”Tidak mau”.”ayo lah aku yakin kau akan senang di sana”.”aku tidak mau!”kata kim bum yang sudah mulai meninggikan suaranya.”apa kau tidak mau membayar hutangmu karena telah menamparku? Ayo lah dengan kau mau ikut denganku aku akan menganggap semuanya lunas, bagaimana? “.” Baiklah”kim bumpun merasa bersalah dan menuruti semua kemauan so eun

“Tempat apa ini?!!!”. Tanya kim bum yang kebinggungan dengan suasana sekelilingnya.plak!!!!!!! jitakan panaspun mendarat di jidat kim bum.”kau tidak bisa baca yah?????? Taman kanak-kanak….,Tulisan sebesar itu masa kau tidak bisa baca?”.”Hey gadis aneh bukannya aku tidak bisa baca, untuk apa kau bawa aku kemari???”.”owh begitu hahhahahahha,bersenang-senang” tiba-tiba so eun menggangeng tangan kim bum dan mengajaknya bermain dengan anak-anak yang berada di sana.

Kim bum yang berusaha menyesuaikan diri tiba-tiba dia terpesona dengan so eun yang sedang bermain dengan anak-anak itu.”cantik” kata kim bum sambil tersenyum.”apa? aku cantik?terimakasi ,sebagai ungkapan terimakasihku padamu aku………..” so eunmencium pipi kanan kim bum. Tapi entah mengapa kim bum tidak marah melainkan hanya tersenyum dan tersipu malu.”ah sudah lah ayo kita bermain” ajak kim bum sambil memegang tangan so eun.

Hari itupun menjadi awal ke dekatan antra kim bum dan so eun , kini yang berada di dalam pikiran kim bum bukan yoona lagi melainkan so eun. Sekarang kim bum bukanlah kim bum yang dulu. Bukan kim bum memiliki emosi tinggi tapi kini kim bum murah senyum , apa lagi ketika ia bertemu dengan so eun tiba-tiba jantungnya serasa berhenti berdetak dan senyuman selalu menghiasi muka kim bum.

“Ada apa denganku? Mengapa yang ada di pikiranku hanya so eun? Aku tidak pernah merasakan ini sebelumnya, bahkan perasaanku pada yoona tak seperti ini , apa ini yang namanya jatuh cinta? Tidak mungkin ,aku milik yoona”ucap kim bum pada dirinya sendiri.Tanpa di sadari kim bum so eun sudah berada di belakang kim bum.

So eun yang mendengar hal itu hanya bisa menangis dan terdiam di balik kim bum. Ketika kim bum membalikkan badannya dia kaget karena so eun berada di belakangnya. “so eun…., sedang apa kau disini?”tanya kim bum, so eunpun dengan sigap menghapus air matanya.”tidak aku hanya ingin mengajakmu makan, ayo pergi.”kata so eun.”apakah dia mendengar perkataanku?, sudah lah “batin kim bum.

Keesokan harinya seperti biasa kim bum berniat untuk pergi menjenguk yoona. Namun langkahnya terhenti ketika ia melihat so eun sedang termenung di taman .tak lama kemudian kim bum tersenyum penuh arti sambil mengambil handphone dalam sakunya.

“hai so eun” sapa kim bum, “hai kim bum”.”sedang apa kau di sini? Seperti sedang melihat hantu saja”kata kim bum sambil jongkok di hadapan so eun dan memandangnya .”kenapa aku ini?

Mengapa jantungku berdetak begitu kencang?????”batin kim bum.

“begini saja bagaimana kalo aku mengajakmu jalan??”ucap kim bum pada so eun.”apa?! kau mengajakku kencan????”tanya so eun sambil mengangkat sebelah alisnya dan tersenyum 10 jari.” Ah tidak!hanya mengajak jalan-jalan dan makan saja”.”itu namanya kencan hahahahahahha”puas so eun.”terserah kau saja lah! , kalau kau mau besok datang di taman jam 8 malam.” Ucapnya sambil meninggalkan so eun yang sedang tersenyum.

“apakah dia mulai membuka hatinya untukku???? Kalau begitu aku akan melanjutkan perjuanganku , so eun fighting!!!!!!!!!!!!!!!!”batin so eun .

Malam harinya so eun sudah berada di taman menggunakan gaun selutut rambutnya dibiarkan terurai dan mukanya di poles secantik mungkin.sudah pukul 20.15 namun kim bum masih juga belum menampakkan batang hidungnya , so eu terus menunggu dengan semua khayalannya .

Dilain tempat kim bum sedang bersiap-siap untuk kencan pertamanya bersama so eun namun tiba” handphonenya berdering.”yoboseo”ucap kim bum mengawali pembicaraan.”apa yoona keadaan keritis? Baiklah aku segera ke sana” kim bum pun menuju rumah sakit. Mobilnyapun melaju dengan cepat menuju ke rumah sakit

Malam semakin larut kini sudah pukul 22.00 namun so eun tetap menunggu kim bum hingga akhirnya  handphonenya berbunyi .”kim bum kau di mana?”tanya so eun pada kim bum.”aku berada di rumah sakit, maaf so eun baru menghubungimu yoona baru saja mengalami keritis. Maaf so eun” so eun pun menangis dan memutuskan sambungan telefonnya.”terjadi lagi”kata so eun sambil berjalan pulang.”apakah dia begitu berharga untuk kim bum sedangkan aku ?, aku hanya sebagai pelarian kim bum salama yoona tak ada?”dia pun menangis sambil terduduk di pinggir jalan  dengan memeluk lututnya.

Pagi harinya so eun pergi menuju rumah sakit. Sebelum ia masuk  kedalam ruangan yoona di depan pintu dengan tidak sengaja so eun mendengar kim bum berbicara kepada dokter yang menangani yoona

“bagaimana keadaan yoona?”tanya kim bum pada dokter yonghwa.”kondisi akibat benturan pada kepalanya sudah membaik, tetapi kondisinya semakin menurun akibat gagal ginjal yang di deritanya.”.”apakah sudah ada yang mau mendonorkan ginjal untuk yoona?”.”sangat sulit untuk mencari donor yang cocok untuk yoona, jika ada yang cocokpun mereka akan mundur mendengar resiko-resiko yang akan di hadapinya setelah melakukan cangkok ginjal itu, resiko yang di tanggu tidak main-main salah satunya adalah tidak bisa terlalu lelah dan jika itu wanita maka ketika hamil maka kandungannya akan lemah.”kata dokter yonghwa panjang lebar.Kim bumpun memandang yoona dan memegang tangannya.”baiklah ,saya permisi ke ruangan saya dulu” ucap dokter yonghwa sembari meninggalkan kim bum .

Ketika sedang membuka pintu dokter yonghwa terkejut dengan kehadiran so eun di depan pintu. Tak lama so eunpun bebicara pada dokter yonghwa.”Apa kah dokter bisa memeriksa kecocokan ginjalku untuk yoona?”.”apa kau yakin?”tanyanya.”aku yakin”kata so eun mantap.”baiklah mari menuju ke ruanganku akan ku terangkan tentang pencangkokan ginjal ini.” So eun pun mengikuti dokter yonghwa .

Beberapa hari kemudian setelah so eun memeriksakan kecocokan ginjalnya , so eun datang ke rumah sakit untuk mengetahui hasilnya.”bagaimana dok?”tanya so eun.”ginjalmu cocok , tapi hanya sekitar 75% saja .Resiko yang akan terjadi lebih besar pasca operasi pencangkokan ginjal ini”.”tetapi aku akan tetap mendonorkan ginjalku pada yoona ”.”tapi…….baiklah, sebelumnya kau harus menandatangani surat pernyataan ini”.” Tapi aku mohon jangan beritahukan ini pada kim bum, biarkan kim bum mengetahui ini semua dengan sendiriinya”so eunpun menandatangani perjanjian itu dan segera pulang ke rumah untuk mengambil pakaian-pakaiannya karena dia harus menjalani karantina selama beberapa hari di rumah sakit sampai keadaan ginjalnya siap. Namun sebelum so eun meninggalkan rumah so eunpun menuliskan surat yang tertuju untuk kim bum.Setelah itu so eun meninggalkan rumah.

Malam hari ketika kim bum pulang setelah ia d beri tahukan bahwa ia menumuka pendonor ginjal untuk yoona ,kim bum menemukan sepucuk surat di atas tempat tidurnya. Rasa penasaran membuatnya untuk bergerak menghampiri surat itu dan segera membacanya.

To: Kim bum from so eun

Kim bum maafkan aku ,aku sudah tidak tahan dengan sikapmu padaku, aku tau bahwa aku tidak berarti bagimu

Maka dari itu aku tidak ingin menyakiti hatimu dengan selalu mengganggumu

Ku doakan setelah yoona sembuh kalian akan hidup bahagia bersamanya

Untuk masalah perceraian kita akan segera datang surat perceraian kita, Maafkan aku jika aku telah menyakitimu selama ini

Selamat tinggal Kim Bum

Kim bum pun kaget dengan apa yg baru saja d bacanya itu.Emosinya mulai memuncak , di remasnya surat itu dan dia membanting barang-barang yang ada di sekitarnya.

Setelah kim bum merasa tenang kim bum berada dalam sebuah bathtub yang sudah terisi penuh dengar air tanpa melepas baju miliknya. “mengapa kau meminggalkanku di saat aku baru saja menyadari bahwa aku mencntaimu? Kenapa?”ucap kim bum dengan berlinang air mata. Tak berapa lama kim bum menenggelamkan diri dalam bathtub itu .

Ibu kim bum yang menyadari terjadi sesuatu saat terjadi kegaduhan dalam kamar kim bum memutuskan menggunakan kunci cadangan untuk membuka pintu kamar kim bum. Setelah membuka pintu kamar kim bum ,ibu kim bum semakin panik ketika ia tidak menemuka kim bum dalam kamarnya. Dengen rasa cemaspun ibu kim bum membuka pintu kamar mandi . “Kim bum!!!!!”panik ibu kim bum ketika melihat kim bum menenggelamkan dirinya dalam sebuat bathtub.

Dengan segera ibu kim bum mengangkat anaknya itu dari bathtub dan sedikit lega karena kim bum masih bisa berbicara padanya.”ibu kenapa so eun menginggalkanku ibu? Kenapa di saat aku tau bahwa aku mencintainya?”tanya kim bum bertubi-tubi.”iya kim bum ibu tau itu”.”apakah aku begitu jahat padanya? Aku mencintainya ibu”ucap kim bum d sela-sela kesadarannya, hingga ahirnya dia jatuh pingsan.

Sekarang kim bum berada d rumah sakit seletah kejadian 2 hari yang lalu. Keadaan kim bum bukan semakin membaik namun semakin memburuk karena iya tidak mau minum obat dan melahap makanan, yang ada d pikirannya haya keberadaan kim so eun. Tubuhnya lemas dan tidak ingin bertemu dengan sapapun kecuali kedatangan so eun yang sangat ia harapkan “so eun kau di mana aku benar-benar membutuhkanmu, aku bisa gila!”ucap kim bum

Di tempat lain so eun baru saja mendengar kejadian yang baru saja d alami kim bum ketika dokter yong hwa memneri tahukannya. Kim bum juga berada dalam satu rumah sakit dengan so eun dan yoona. Namun kim bum tidak menyadarinya. “dokter bolehkah dokter mengantar saya melihat kim bum dari luar?”tanya so eun.” Baiklah” kata dokter yonghwa.

Setelah berada di depan kamar kim bum so eun hanya bisa menangis melihatkeadaan kim bum yang menolak makanan yangsedang d suapi oleh ibunya. Setelah so eun sudah cukup puas melihat keadaan kim bum iapun memutuskan untuk kembali ke kamarnya. Namun tidak sengaja kim bum melihat so eun dari dalam kamar. Dengan segera kim bum lari keluar ruangan dan mencai-cari sosok so eun ,namun nihil tidak ada sosok orang yang dia cari.”kim bum ada apa? Ayo masuk “ajak ibu kim bum.

Malam hari ketika kim bum sudah terlelap dan jam besuk sudah berahir so eun mnyusuri lorong rumah sakit untuk menemui kim bum sebelum so eun menjalani operas pencangkokannya untuk yoona. Iapun membuka pintu kamar rawat inap kim bum dan duduk di samping kim bum.” Apa kabar kim bum? Kau baik-baik saja kan?, mengapa kau bisa masuk rumah sakit?” ucapannyapun terhenti karena ia mengusap air mata yang tiba-tiba saja mengalir.” Doakan aku kim bum, aku akan segera mencangkokkan ginjalku ini pada yoona, maafkan aku jika membuatmu khawatir, aku mencintaimu kim bum” so eunpun mencium kening kim bum dan segera meninggalkan kamar kim bum sebelum kim bum menyadari keberadaannya.

Pagi harinya kim bum merasa tadi malam so eun berada di dekatnya. Kim bum merasa keberadaannya. Karena kim bum merasa penasaran kim bumpun mencari keberadaan so eun dengan meyusuri seluruh ruangan rumah sakit.

Pencariannya tidak sia-sia ia melihat so eun . namun ada yang anehdengan so eun menggunakan pakaian khusus rumah sakit dan suster membawa so eun menuju ruang opersi . kim bum pun berlari mengejar so eun sebelum ia memasuki ruang operasi.” So eun!”” teriak kim bum hingga membuat so eun melihat ke arahnya.” Kim bum?”gumam so eun. Kini kim bum berada di depan kursi roda so eun.”mengapa kau meninggalkanku? Kenapa?”ucap kim bum sambil melihat ke arah so eun.”aku…..aku”.”aku kenapa so eun? Apa kau ingin membuatku gila karena aku kehilanganmu? Ketika aku sadar bahwa aku mencintaimu!”.”kim bum hiks”.”apa kau tau bahwa aku sangat menghawatirkanmu ka………”ucapan kim bum terhenti ketika ia melihat tubuh yoona d bawa ke dalam ruang operasi yang sama dengan ruangan yang di tuju so eun.”apa ini?”tanya kim bum “aku akan mendonorkan ginjalku untuk yoona” jawab so eun dengan mengusap air matanya.”apa!? jangan bercanda! Apa kau tau resikonya? Aku tidak ingin kehilanganmu so eun!” ucap kim bum dengan memeluk erat so eun.”aku tidak ingin kau menderita kim bum!”.”kau membuatku menderita jika kau melakukan ini semua”.”aku sudah memutuskannya kim bum maaf”so eun melepaskan pelukan kim bum.”aku mohon so eun”ucapnya sambil sujut  di hadapan so eun.”maaf kim bum, suster ayo “ kim bum hanya bisa diam dengan semua pikiran yang ada di otaknya.”argh!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”

Kim bum hanya bisa menunggu kabar operasi so eun dan yoona, semua keluarga datang dan memberikan kim bum kekuatan agar kim bum lebih tenang.5 jam ahirnya yoona keluar meninggalkan ruang operasi.”di mana so eun?”tanya kim bum pada dokter yonghwa.”dia masih di dalam ruangan operasi mengalami sempat keadaan keritis namun sekarang keadaannya sudah membaik , yoona juga sukses melewati operasinya”terang yong hwa.”syukurlah” .”bisa kita bicara denganmu kim bum?”.”iya ada apa dokter?”tanya kim bum pada dokter yong hwa.”pasca operasi tubuh so eu akan lebih lemah maka dari itu tolong jaga so eun dengan baik”.”gomawo”ucap kim bum sembari tersenyum lega .

Dua bulan pasca operasi kini so eun sudah boleh meninggalkan rumah sakit, sebelum meninggalkan rumah sakit so eun dan kim bum menyempatkan untuk menemui yoona.

“yoona bagaimana kabarmu?”tanya so eun pada yoona.”baik so eun, gomawo”.”aku sudah tau semuanya aku merelakan kim bum untukmu jika kim bum memang mencintaimu so eun”.”lanjut yoona.”yoona”so eunpun memeluk yoona.”tapi kau harus menjaga kesehatanmu yoona””.”de, kim bum cepatlah mempunyai anak “.”aku juga ingin segera mempunyai anak 7 hari lagi kau akan mendengar berita kehamilan so eun”jahil kim bum.jitakan keraspun mendarat di jidat kim bum.”kau gila aku sedang sakit!, dan lagi siapa kau?, waktu itu kita menikah karena terpaksa”ucap so eun sambil meninggalkan ruangan yoona, namun sebelum so eun di depan pintu kim bum mengendong so eun meski so eun menolaknya.

Malam itu kim bum dan so eun tidak lagsung pulang ke rumahnya,namun kim bum mengajak so eun ke taman tempat janjian mereka pada waktu kencan pertama mereka.”mengapa kau mengajakku ke taman ini?”tanya so eu.”tidak apa-apa aku hanya ingin menebus kejadian waktu itu”ucap kim bum”.”ah benarkah kau ingin menebus kesalahanmu itu?”tanya so eun.”mendekatlah aku merasa dingin peluk aku untuk menebus kesalahanmu karena kau tidak datang wakttu itu”.”em so eun aku tidak ingn kehilanganmu lagi “kim bum  yang memeluk so eun dari belakang.”benarkah??”.”apa kau tidak yakin denganku??”.”hahahhaha iya baiklah hahaha”kata so eun.”so eun maukah kau mengulang pernikahan kita? Memulai kehidupan baru yang lebih baik?”tanya kim bum melepas pelukannya dan berlutut di hadapan so eun.” Maaf kim bum aku tidak bisa” ucap so eun sembari meninggalkan kim bum .” kau harus meminta ijin pada mertuaku dan kau harus ijin pada suamiku jika kau ingin menikah denganku karena aku masih menggunakan cincin pernikahan dengan suamiku”.”apa? hah..”kim bumpun berlari mengejar so eun . merekapun saling kejar-kejaran hingga so eun  terjatuh d pelukan kim bum. “so eun saranghae” kim bum pun mencium kening so eun .

“ ok kali ini so eun akan melempar bunga untuk para wanita yang berada di sini maka bersiaplah”kata seohyun yang menjadi MC resepsi pernikahan kim bum dan so eun.”1…2…3!” pluk . bucket bunga yang di lemparkan so eun masuk ke kolam ikan. Semua tamu hanya bisa terbengong melihat bucket bunga itu masuk ke dalam kolam ikan dan d kerubiti oleh ikan.”kau ini memang tidak berbakat”kata kim bum menyindir so eun.”salah sendiri ada kolam ikan”jitakan panaspun mendarat di kepala so eun, namun so eun hanya bisa manyun . tamu yang sangat di tunggu so eunpun tiba yaitu yoona, namun kali ini dia tidak datang sendiri dia di temani oleh kekasih barunya .”yoona cepatlah menikah “ ucap so eun ketika yoona memberi salam padanya .”baiklah” jawab yoona.

Kini giliran dokter yonghwa bersama seohyun memberi salam kepada mempelai ”kim bum selamat yah, dan so eun jika kau bertengkar dengan suamimu ini aku bersiap mendengar curhatanmu, aku siap meminjamka bahuku”ucap dokter yong hwa”.”apa kau bilang?”tanya kim bum.”lebih baik kau minta maaf sebelum aku mecubitmu hingga biru”ucap seo hyun yang tiba-tiba berada di belakang yong hwa dan mencubit perut yonghwa. Semua undanganpun hanya bisa tertawa ketika melihat kelakuan dari pasangan kekasih itu.

Ahirnya so eun dan kim bum mengulangi pernikahan mereka dan memutuskan untuk berlibur sekaligus memilih rumah yang berada di pulau jeju. THE END

Tags: , ,

18 responses to “Indah Pada Waktunya”

  1. dita says :

    ahahahhahahaha
    aq cuma mau meramaikan ahahahahhaha
    happy reading yg belon baca🙂

  2. dini ramadhani says :

    awalnya sedih hiks hiks tp akhirnya happy ending
    satu kata wat author KEREN

  3. 3anavia says :

    Huaaaa,ak bisa baca OS ini lagi.
    Aku suka suka suka banget.
    KEREN, TOP BGT😉.
    Walau awalnya sedih n tpaksa,
    Namun akhirnya bisa bahagia n tulus.
    Choaaaa Dita.
    Ayo dpost lagi karya2 lainnya. Hwaiting!

  4. alinda says :

    awal’a sdhhhhhhhh bgd phi ending’a ..
    *happy ending* ..
    huaaaaaaaaa ,, . aku ikut terharu saat so eun ingin mndonorkan gnjal’a buat yoona ..^^

  5. tykha says :

    kerenn…. kerenn….

  6. 라흐미 'Rahmi' says :

    kalo baca judulnya, bawaannya mau nyanyi… delon kan m nindi yang nyanyiin????
    indah pada waktunya *singing*

    saya suka…. saya suka….. *niru gaya bicara memey di upin ipin*

    ”aku juga ingin segera mempunyai anak 7 hari lagi kau akan mendengar berita kehamilan so eun”jahil kim bum. ==> *mikir* cepet bgt ya… soeunnya subur, kimbumnya tokcer… haahaahahhaha

  7. ryniandicha says :

    hiks,,,NANGIS BENERAN😥
    ketikaa cintaa so eun ditolak kimbum,,
    tapii seneng bgt,,akhirnyaa mereka akhirnyaa bersamaaa
    AKU SUKAA CERITANYAA,,,
    buat lagii yaa kalo bisa,hahahahaha

  8. Dita says :

    Makasih yg mau bca 🙂

  9. Amalia'SoEul'Lova says :

    hhuhu..
    Sedih bgt OS-nya..
    Awal”-nya Kesel bgt ma Kim Bum , udah married ma So Eun tpii malah Peduli bgt ma YoonA ,.
    Tapi yg Penting HAPPY ENDING , hhehe

  10. soraya manu cinta kim bum says :

    WOOOOWWWWHH, COBA AJA NEE FILM BNERANN,,,, UDAH ZIAP NONTON NEEEEEEEEEEEE

  11. zumishinigami says :

    udah baca kmarin di BSI… tapi tetep pengen baca… bagus chingu… ^^

  12. Sarnikelodeon says :

    suka bangett, ceritanya baguss.🙂
    Ada sedih, tp akhirnya senang, suka bngt dehh😀

  13. dhia says :

    suka banget ceritanya, tapi sempat marah dan kesal sama kim bum!

  14. Nia says :

    ceritax bagus

  15. aliasjojoz says :

    Muahahaha. Awalnya kok konyol ya. Hahahha
    1. Si Yoona gak dianter ayahnya ke gereja. Tapi gak tau juga sih apa ayah harus selalu wajib nganter anak perempuannya.
    2. Masih banyak pengetikan kata yang masih berlebihan dan salah. Contoh paling mudah, harusnya pengetikan nama harus pake huruf kapital kan?
    3. Dari awal aku udah nebak kalo si So Eun ini bakal donorin ginjal, tapi jujur saat dia udah mutusin dan udah mau masuk ruang operasi udah ngerasa gak rela aja ohohoho.
    4. Aku bukan penulis dan sekarang udah gak hobi nulis lagi, jadi komenku gak usah dipeduliin.
    5. Kalo mau bilang terimakasihnya jangan ke aku (ge er banged), tapi ke salah satu follower ku yang udah ngasi link ini ke aku hehe.
    Happy Korean Wave!

  16. devipuspita2982gmailcom says :

    Sumpah keren banget ceritanya
    Pengorbnan sso akhirnya gak sia sia
    Bumppa akhirnya jatuh cinta jg ma sso
    Daebak….

  17. humairah khairani says :

    Hahahaha
    Ff y kerennn

    Ceritanya seperti film2..

  18. Diena on says :

    Keren bgt……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: