[OS] My Couple & Not My Couple

Author: Ella_taec

Main cast: Kim Bum dan Kim So Eun

Cast: Yuri, Hyoyeon

Genre: Romantic

Type: one shoot

Annyeong mates….. ♫ ♥ ♫ ♥

Ini Oneshoot pertama Q,,,,, ♫ ♥

,,,….!!! ♫ ♫ ♫ ♥

aL na crita na seru Lhoo,,, rugi deh ga baca…. (narsis mode on)

ampir 10x lho aq ganti” nih judulny……*Gubraaakk*

selamat membaca ya chingu….. ♫ ♥ ♫ ♥ ♫ ♥

””””””””””””

Mereka saling berpandangan.

KimBum menelan ludahnya. Duh…. memegang tangan mungil bocah tengil ini! Mimpi buruk apa dia semalam? Tapi… ko’ jantungnya berdebar-debar lebih cepat! Dengan enggan, akhirnya KimBum mengulurkan tangannya. So Eun menyambutnya dengan malas. Mereka berdua saling bergenggaman, dengan badan yang berkeringat dingin.

Eomma KimBum tersenyum melihat keduanya begitu salah tingkah.

Mereka memang masih seperti anak-anak yang manis. Walaupun mereka telah menyakiti hatinya dengan berbohong dengan mengatakan saling mencintai.

Tak peduli, kalaupun mereka berbohong atau tidak, apalah artinya? Mereka berbohong kan untuk menyenangkannya. Seperti yang kini mereka lakukan di depan dirinya. Biarpun Kim ahjuma(eomma Bummie) tahu bahwa mereka sangat keberatan melakukannya.

Mereka jelas tidak saling mencintai. Mereka memang terlalu kecil untuk berbicara soal cinta.

Pertunangan itu kan tetap saja akan berlangsung. Tak cinta? Tak jadi soal. Dia dulu juga menikah tanpa cinta. Kok bisa langgeng kok sekarang malah cinta?

Apalagi KimBum dan SoEun, yang sudah saling mengenal. Cinta itu pasti bisa tumbuh pada hati mereka, cepet atau lambat. Biarpun kini mereka tengah sibuk dengan aksi diam mereka.

Kim ahjuma menarik napas panjang. Dia merasa begitu yakin dengan kesimpulannya yang dibuat sendiri itu. Tapi… kok hatinya masih juga cemas? Mengapa?

Kemudian KimBum mengantarkan SoEun pulang. Tapi tiba-tiba saat keluar dari pintu, SoEun hampir terpeleset, tiba-tiba saja dia menarik jaket KimBum, karena KimBum tepat disebelahnya. Secara reflex juga KimBum menahan tangan SoEun, dan mereka pun berpelukan untuk beberapa detik.

Apa ini! Kenapa aku merasa dadanya begitu hangat dan nyaman sekali? Omona, kenapa aku begitu berat untuk melepaskannya? Kenapa tiba-tiba waktu terasa berhenti?” batin SoEun. Tak jauh berbeda dengan KimBum “Kenapa dengan ku? Bocah tengil, kenapa aku tidak bisa melepaskanmu? Rambutnya begitu wangi! Kenapa aku ingin seperti ini terus denganmu? Kenapa aku inigin sekali melindunginya terus seperti ini?” batin KimBum. Tak berapa lama kemudian mereka sadar dan saling melepaskan, tapi tiba-tiba mereka saling salah tingkah. Kemudian selama perjalanan pulang, mereka hanya saling diam, tak ada sepatah katapun yang keluar dari mulut mereka. SoEun hanya memandang keluar kaca mobil, tak berani melirik KimBum. KimBum yang sedari tadi memandang lurus sambil menyetir, tetapi diselingi beberapa kali untuk melirik SoEun barang sebentar.

*******

Kejadian yang dialaminya di rumah KimBum, ternyata membuat SoEun jadi resah dan gelisah. Dan sampai-sampai malam itu SoEun tidak bisa tidur. Berulang kali dia mengganti posisi tidur, tapi ternyata tidak berhasil membuatnya mengantuk. Kembali SoEun mengganti posisi tidurnya, kini dia tidur menghadap ke arah jendela. Hari masih gelap gulita, tapi dari kejauhan sudah terdengar ayam-ayam berkokok.

SoEun mengeluh.

Gila! Sudah pagi begini tapi dia belum juga mengantuk sedikitpun. Wae? U_uh… borokokok itu benar-benar brengsek! pikirannya menggerutu kesal, tapi tak begitu dengan hatinya. Sudah diganggunya dia dengan berbagai kelakuannya yang menyebalkan, kali ini dengan bayangan-bayangannya yang menganggu waktu tidurnya.

Apa ini tidak keterlaluan?!!

Kembali kali ini SoEun mengganti posisi tidurnya. Menghadap langit-langit kamar tapi cepat-cepat dia membalikan badannya kesamping sambil memukul guling yang sedari tadi dipeluknya. Tanpa dia inginkan, wajah KimBum bagai menghias tiap sudut kamarnya.

Sialan! Terkadang SoEun kesal sekali kenapa dia sampai bisa bertemu dan mengenal KimBum.

SoEun melompat bangun. Dilihatnya handphone miliknya yang sedari tadi dinyalakannya secara iseng-iseng itu. Lagu itu seakan-akan sedang menyindirnya telak!

“Lagu apaan sih nih??” kesalnya.

Kemudian tangannya diulurkan hendak mematikan player music dihandphonenya itu, tapi urung dilakukannya ketika mendengar kalimat berikutnya

Complicated girl

Jeoldae no lan daedaphaji ma

Na gwaenchaneun namjalan geol

Naega michyeobeolilji molla

Silly girl (Silly girl)

You’re my miracle (My miracle)

Neoman gajil su itdamyeon
Naegaen da pilyoeopneun geol

Tanpa sadar SoEun tersenyum. Entah mengapa, tiba-tiba saja dia begitu rindu pada KimBum.

Dan tiba-tiba juga SoEun menggigil tanpa dia sadari. Rindu pada KimBum? Tidak! Tidak mungkin! SoEun menggeleng keras. Dia tidak boleh kangen pada KimBum! Dia sudah bersumpah?!! Apa arti bencinya selama ini?!!

Seketika saja SoEun merasa takut sekali. Takut kalau dia sudah mulai… mulai… mencintai KimBum. Takut kalau dia sudah menjadi cengeng hanya karena borokokok satu itu!

Kemudian dia bergegas kekamar mandi, lalu setengah berlari menuju lemari pakaiannya dan berganti pakaian. Jam dinding menunjukkan pukul lima. Dan SoEun memilih untuk berlari-lari keluar rumah daripada melamun dan ketakutan menghadapi perasaannya sendiri yang campur aduk itu!

SoEun harus lari pagi. Dia harus melupakan KimBum. Harus! Wajib!

*****

Di rumah Yu Ri

Hyo Yeon melirik dan memperhatikan Yu Ri tampak tertidur pulas. Sudah dua hari Hyo Yeon di situ.

Alasannya pada Yu Ri karna dia ingin menemani Yu Ri selama kepergian orang tuanya keluar negeri. Padahal sebenarnya Hyo Yeon takut sekali kalau Yu Ri berbuat yang aneh-aneh.

Yu Ri harus istirahat total. Yu Ri tidak boleh terlalu banyak berpikir yang tidak-tidak. Begitu yang dikatakan Dokter yang menangani Yu Ri selama ini. Tidak segampang itu menghadapi Yu Ri. Sekali dia menginginkan sesuatu, dia akan mengejarnya sampai dia dapat. Dulu, orang tuanya masih sanggup membelikan apapun yang diinginkan Yu Ri itu sehingga Yu Ri seger menghentikan kelakuan gila-gilanya itu. Tapi sekarang? KimBum adalah manusia, yang tidak bisa dibeli dengan uang.

Apa yang harus dia perbuat untuk Yu Ri supaya kembali normal? Mengatakan terus terang pada KimBum? Apa dia malah lari karena menyangka Yu Ri gila? Tapi… apa KimBum tega menyakiti SoEun yang jelas-jelas tunangannya yang sangat dicintainya?

Kemudian dengan perlahan-lahan Hyo Yeon berdiri, dia ingin sebentar meninggalkan Yu Ri untuk ke kamar mandi.

Beberapa menit kemudian, Hyo Yeon kembali ke kamar. Tiba-tiba dia terkejut ketika melihat tidak ada Yu Ri lagi di kamar itu. Dengan cemas dicarinya Yu Ri disekitar rumah. Dan Hyo Yeon tidak menemukannya.

****

Di kamar KimBum

Waktu sudah menunjukan pukul lima dan KimBum pun sama halnya seperti SoEun, dia juga belum bisa tidur. Gila! Gila! Padahal dia hanya tidur-tiduran saja sambil mendengarkan lagu. Tanpa disadarinya KimBum tersenyum manis. Idiih… kenapa jadi suka mendengarkan lagu-lagu yang romantic gini? KimBum  teringat, dia pernah menertawakan Lee MinHo yang suka mendengarkan lagu-lagu seperti ini saat dia melamun karena sedang jatuh cinta. Tapi ternyata sekarang, dia melakukan hal yang sama.

Falling in Love? Benarkah dia falling in Love? Dengan siapa? Gadis super cerewet dan tengil itu? Haah… apa sih itu c.i.n.t.a? Dan mengapa hatinya selalu memaksanya menghubungkannya dengan SoEun?

Selama beberapa menit pikiran dan hatinya berkecamuk, saling melawan antara pikirannya dan perasaannya. Tak lama kemudian bunyi handphonenya membuyarkan lamunannya. KimBum pun melompat kaget dari tempat tidurnya.

“Moulla???”

Sial!! Siapa sih yang nekat jam segini, subuh pula menelpon?? Diulurkan tangannya ke meja dekat tempat tidur untuk mengambil handphone, dan kemudian ditekannya tombol hijau.

“Yobuseyo..!!” ujar KimBum

“KimBum?”

“Ye..!!betul!! ini siapa?”

“Hyo Yeon…”

“ya ampun Yeon. Tahu gak ini jam berapa?”

“gita ada di tempat kau Bummie?” tanyanya langsung.

“Enggak ada, memangnya kenapa?”

“Ee.. kau tahu alamat SoEun?”

Kemudian KimBum memberitahukan alamat SoEun pada Hyo Yeon. “Ada apa sih, Yeon? Ko’ gelisah gitu bicaranya?”

“Yu Ri, Bummie….”

“Hah!! Kenapa dengan dia?” Tanya KimBum yang mulai curiga dan ikut cemas juga saat mendengar suara Hyo Yeon yang gemetaran.

“SoEun… SoEun…!!” kemudian Hyo Yeon langsung menutup telponnya dan membuat KimBum bingung dan semakin cemas.

*****

SoEun menghentikan larinya. Matahari mulai sedikit menampakan dirinya dan napas SoEun mulai ngos-ngosan naik turun. Tiba-tiba dia menghentakan kaki kirinya keras-keras.  “Borokokok itu bener-bener nyebelin, dasar brengsek! Kenapa sih dia mesti menghantui aku terus? Aahh…!” batinnya menggerutu. Tapi kenangan manis dan menyebalkan antara SoEun dan KimBum silih berganti dibenaknya. Hampir saja SoEun menangis karena putus asa melawan perasaan batinya sendiri.

“SoEun-sshi…!”

Kemudian SoEun menoleh kearah suara yang memanggilnya dan tiba-tiba dia sangat terkejut. Dia melihat perempuan cantik berdiri dihadapannya dengan masih mengenakan baju tidur. SoEun mengangkat bahu sambil menggenggam tangannya dan hampir saja dia lari kerena ketakutan, tapi ternyata dia pernah mengenal wajah cantik itu.

“Kau SoEun, kan?”

SoEun gelagapan.

“Eh… d.. de…!”

“Aku Yu Ri.”

SoEun berusaha mengingatnya. Yu Ri…oo… yang mantan KimJoon oppa! Dia telah ingat sekarang. Tapi,,, mau apa dia tiba-tiba disini dan menyapa SoEun segala? Masih pakai baju tidur pula?

“Ee… ada apa?” Tanya SoEun dengan herannya.

Tatapan Yu Ri yang tajam dan sinis menusuk mata SoEun.

“Kau, cinta dengan KimBum?” to the point Yu Ri.

SoEun sontak kaget.

“Moulla??”

Apa SoEun gak salah dengar?

“Aku cuma Tanya. Apa kau mencintai KimBum?”  ucap Yu Ri yang mulai menaikan nada bicaranya.

SoEun menjadi salah tingkah karenanya.

“Apa, aku mencintai KimBum?” jawabnya bingung. “Anniyo,, aku tidak mencintainya. Kenapa sih nanya gituan? Emang kau siapanya KimBum?” balas SoEun

Yu Ri tersenyum sinis.

“Tapi KimBum mencintaimu!”

Sontak SoEun sangat terkejut dan terbelalak kaget.

“Apa maksudmu?? KimBum mencintai aku?” kemudian dia tertawa “Apa? Cinta? Ha.. ha.. ha.. kata siapa? Kasian banget kamu, kena dibo’ongin gitu! Itu mah, ga mungkin kalee!! Ha..ha..ha..!”

“Tidaak!!” teriak Yu Ri tiba-tiba dan sontak membuat SoEun gelagapan kaget. “Dia mencintai kau!”

“Iihh,, kenapa sih pakai bentak-bentak segala? Ga lucu tahu? Denger baik-baik ya Yu Ri,, KimBum tidak cinta sama aku. Suka-suka kau lah percaya atau tidak!”

“Tapi kalian telah bertunangan!” teriak Yu Ri untuk kesekian kalinya.

SoEun tertegun, lalu dia tersenyum geli.

“Oke,, oke,, aku ngaku. Kami memang sudah bertunangan, tapii,, tidak sampai nyangkut-nyangkut ke cinta, tahu! Ini murni karena keluarga kami.” Jelas SoEun

“Kau BOHONG!!!”teriaknya lagi.

“Kenapa sih kau ini, jadi sewot gitu,hah!! Mau cari gara-gara ya?” balas SoEun jengkel.

Yu Ri tertawa sumbang dan tiba-tiba mengeluarkan pisau lipat dari kantong celananya.  Kemudian digoyang-goyangkannya kekiri dan kanan. Lalu dengan kasarnya diancungkannya ke depan wajah SoEun.

“Apa-apaan ini? Yu Ri, ini ga lucu!”

“Apa ini juga ga lucu?” bentaknya sambil menancapkan mata pisau itu ke depan hidung SoEun.

Wajah pucat SoEun mulai muncul. Pisau yang mengkilat karena tajam itu membuatnya gemetaran.

“Apa-apaan ini? Yu Ri, kau jangan main-main!” tanyanya dengan dadanya yang berdebar-debar karena ketakutan.

Yu Ri semakin tertawa dengan nada sumbangnya. Dan SoEun semakin ketakutan karenanya.

“Yu Ri, hentikan! Kau su.. sudah gi.. gila, ya?” kata SoEun dengan suara gemetaran dan perlahan mundur selangkah demi selangkah, karena Yu Ri semakin mendekatinya.

“De! Aku memang gila! Dan akan semakin gila sampai aku berhasil mendapatkan KimBum darimu, gadis babo!” jawab Yu Ri sambil memainkan pisaunya.

“Tapi… jika kau inginkan KimBum, ambil saja dia! Aku ikhlas ko’. Beneran!” balas SoEun dengan terbata-bata. Ini sungguh mengerikan pikir SoEun.

“Anide!! Bummie mencintai kau!!”

“Omo…. Anniyo!! Sungguh!! Aku… aku…”

“Kau bohong!! Kau jahat!! Kau…”

Tanpa sadar tangan Yu Ri begitu saja terayun menyerang SoEun.

SoEun menjerit kesakitan karena ternyata bagian perutnya terkena sayatan pisau Yu Ri. Darah pun mulai mengucur melumuru bajunya, dan SoEun hanya bisa merintih kesakitan melihat darah yang keluar dari bagian perutnya.

Darah yang begitu banyak keluar diiringi dengan rintihan esakitan SoEun membuat Yu Ri tercengang. Hatinya mendadak mati dan Yu Ri terpaku linglung di tempatnya.

“Yu Ri’ya!! Yu Ri’ya!!

Terdengar teriakan Hyo Yeon yang berlari mendekati Yu Ri dan memeluknya membuat Yu Ri tiba-tiba sadar dengan hal yang telah dilakukannya. Sadar bahwa dia salah….

Dilepasnya pisau yang dari tadi digenggamnya, kemudian dibalasnya pelukan sahabatnya sambil menangis.

“Hyo Yeon, aku pembunuh Hyo Yeon, aku telah membunuh SoEun!! Ak, aku… pembunuh…!!! Teriaknya histeris.

“Anniyo,, Yu Ri’ya… kau tidak sadar… kau sakit…. Kita pulang ya sayang!!” Hyo Yeon menahan tangisnya dan membujuk Yu Ri.

“Anide!! Aku ga mau pulang!! Aku pembunuh!!” teriaknya lagi.

Hyo Yeon terus membujuk dan menenangkan Yu Ri yang sedang labil itu.

Di tempat yang sama, SoEun merintih kesakitan, sekarang dia hanya menginginkan seseorang datang kepadanya. Tiba-tiba…..

“SOEUN………….”

Yang diharapkan pun datang, dengan cemasnya dia berlari menghampiri SoEun yang sedari tadi memegang perutnya yang berlumuran darah.

“SoEun, bertahanlah, aku mohon” KimBum langsung merangkul SoEun.

“Kim…Bum…” panggilan terbatanya diiringi dengan membelai wajah KimBum, tapi sayang rasa sakitnya melebihi sehingga SoEun kemudian tak sadarkan diri.

*******

Di rumah sakit….

“Eeh…aku dimana sekarang?” sadar SoEun yang masih merasa kesakitan di bagian pinggangnya.

“Kau jangan banyak bergerak dulu, sekarang kau di rumah sakit..” jelas KimBum yang sedari tadi menunggu dan menjaga SoEun selama di rumah sakit.

“Tapi dimana eomma dan appa? Kenapa mereka tidak datang?”

“Mungkin mereka sedang dalam perjalanan kemari, aku juga sudah menghubungi eomma dan appa ku”

“Oh, gomawo…”

“Sebaiknya kau istirahat saja”

“De, ,  KimBum bagaimana dengan YuRi? Apa dia baik-baik saja?”

“Kau mengkhawatirkannya? Apa kau tidak membenci atau marah padanya? Dia kan mencelakaimu sampai terluka parah seperti ini?” Tanya KimBum heran.

“Aku tidak marah pada YuRi, aku tau ini terjadi bukan karena dari dirinya!” jawab SoEun terbata-bata.

“De,, kau benar,, jiwa YuRi memang terganggu, HyoYeon sudah menjelaskan semuanya padaku, sekarang YuRi menjalani perawatan psikiater..”

“Kasihan YuRi,, tidak seharusnya dia jadi begini” ucap SoEun

“SoEun ternyata dibalik sifatmu yang keras tapi hatimu begitu lembut, kau juga bukan orang pendendam ternyata. SoEun aku benar-benar jatuh cinta padamu dan aku ingin selalu disampingmu dan menjagamu” ucap KimBum dalam hati.

“Kau kenapa menatapku seperti itu?” Tanya SoEun yang heran karena risih dipandang dalam sambil tersenyum kecil oleh KimBum.

“O..o.. Anide,, tidak apa-apa,, heheee….” KimBum gelagapan menjawab sambil garuk-garuk kepala.

Tidak beberapa lama kemudian eomma dan appa SoEun masuk ruang perawatan SoEun. Dengan cemasnya mereka menghampri SoEun dan KimBum meninggalkan mereka untuk keluar. Diluar kamar ternyata eomma dan appa KimBum telah datang juga. Setelah orangtua mereka selesai menjenguk…

“KimBum, om dan tante titip SoEun sebentar ya?” pesan appa SoEun.

“Iya, KimBum, om ada urusan penting sebentar dan tante harus menyiapkan keperluan SoEun selama disini, tante tadi keburu-buru banget, tante titip SoEun ya, jagain dia ya?” terang eomma SoEun.

“De,, om dan tante tenang saja, aku akan menjaga SoEun..”

“Baiklah kalau begitu, om dan tante pulang dulu”

“KimBum eomma dan appa, pulang juga ya, kau tidak apa-apa kan menjaga SoEun sendiri?”

“Ga apa-apa, eomma dan appa pulang saja, aku bisa kok menjaganya, lagian juga disini banyak dokter dan perawat”

*****

“KimBum? Kenapa masih disini, kau tidak pulang?” Tanya SoEun yang baru sja terbangun dari tidurnya.

“Kau sudah bangun. SoEun, aku tidak akan pulang, aku harus menemanimu terus selama kau disini”

“Tapi kan, kau juga harus istirahat juga!” cemas SoEun

KimBum hanya tersenyum kecil pda SoEun sambil membelai rambut bocah tengilnya.

“Omona,, KimBum, ternyata kau begitu baik dan perhatian sekali,baru kali ini aku menemui lelaki sepertimu, dan aku juga merasa ada sesuatu perasaan padamu, apa aku jatuh cinta padamu? Tapi…?” bisik hati kecil SoEun.

Sambil membelai kepala SoEun dia mengatakan sesuatu yang membuat tubuh SoEun membeku dan lidah terasa kaku dalam seketika “Demi kau, apapun akan aku lakukan, seandainya bisa ku menggantikan penderitaanmu sekarang, aku rela” kemudian KimBum memegang tangan kiri SoEun dan menanyakan sesuatu “SoEun..”,  “Apa?”

“Aku ingin menanyakan sesuatu dan hanya 1 kali ku katakan”

“Kenapa kau terlihat serius begitu, apa yang ingin kau katakan?”

Tanpa basa-basi KimBum langsung mengatakannya dengan menatap mata SoEun dengan dalam. SoEun hanya terlihat kebinggungan.

“SoEun, jujur dari hatiku,aku jatuh cinta padamu, aku sungguh-sungguh mencintaimu dan tidak ingin berpisah denganmu walau sedetik.”

“Heh??” replex SoEun, yang kemudian menutup bibir kecil SoEun dengan jari telunjuknya “Sstt…”

SoEun tambah deg-degan.

“SoEun, apa kau mau menjadi soulmate bagiku untuk selamanya? Mengisi hatiku dengan cintamu dan berbagi suka-duka padaku?” KimBum terus menatap SoEun dan menunggu jawaban SoEun. Tapi SoEun terlihat melotot tanda betapa terkejutnya dia dan dia merasa seperti dikepung polisi, tak bisa bergerak. “APA? Bagaimana sekarang, apa yang harus aku katakan, kenapa seakan mulutku begitu kaku untuk menjawabnya? Ya Tuhan, tolong aku, hilangkan rasa kaku ini, aku mencintainya, sungguh aku mencintainya!”

Saat bibir SoEun mulai bergerak tiba-tiba dia pingsan dan berhasil membuat KimBum spot jantung dan kebingungan karenanya. SoEun sudah diperiksa oleh dokter dan keadaannya tidak apa-apa.

“kau tidak usah khawatir, dia tidak apa-apa, dia hanya perlu istirahat dan ketenangan saja” jelas Dokter

“Kamsahamnida, Dokter”

KimBum duduk menunggu SoEun sampai ketiduran di samping SoEun.Saat SoEun sudah siuman, dia memandangi wajah KimBum yang tidur dengan polosnya dan membuat SoEun tersenyum. SoEun mencoba membangunkan KimBum dengan menggerak-gerakkan tangan KimBum.

“KimBum, bangunlah, KimBum…”

Pelan-pelan KimBum terbangun dan tiba-tiba dia sentak mengatakan, “SoEun kau tidak apa-apa? Maafkan aku telah mengejutkanmu dengan kata-kataku tadi, Mianhae..!”

“Sebaiknya kau istirahat saja, aku akan menjagamu diluar kamar saja” KimBum langsung berdiri dan saat memalingkan badannya, SoEun menahan KimBum dengan pegangan tanganya pada tangan KimBum.

“Beom oppa,”KimBum menghadapkan badannya dan menatap SoEun dan SoEun mengatakan “Saranghae, Beom oppa” KimBum yang mendengar jelas perkataan itu terlihat salting dan seakan dia ingin memeluk erat SoEun, kalau saja dia tidak ingat dimana dan keadaan SoEun sekarang.

“Kenapa kau diam saja? Apa kau…??” Tanya SoEun heran

KimBum hanya tersenyum dan mulai membungkukan badannya, wajahnya semakin mendekat pada wajah SoEun, SoEun yang gelagapan langsung menutup matanya dan mendaratlah bibir KimBum kedahi SoEun dengan lembutnya *oooo.. aku mau*

Beberapa detik kemudian dia melepas ciumannya, tapi wajah KimBum masih dekat dengan wajah SoEun dan SoEun membuka matanya, dan KimBum membalas perkataan SoEun sambil menyentuh lembut wajah SoEun dengan tangannya,  “Saranghae, SoEun sayang!”

Dan diakhiri dengan penyatuan bibir mereka, dengan hati-hati KimBum melekatkannya agar dia melukai SoEun yang sedang terbaring itu.

– THE END –

Tags: , , ,

25 responses to “[OS] My Couple & Not My Couple”

  1. enno says :

    Kyaaaa . . . .so swittt bgd critana . . . .
    Huhuhu tdna benci,jd cinta mati dah . . .

    Wah parah tuh gila na c yu ri mpe nusuk kse gt,untg ada kb😉

  2. Ina soeul couple says :

    Kreenz bgtz crit’X,,,,,
    mw d0nk d’cium ma kim bum……

  3. citra anisa aprilia says :

    wadaw so sweet haha😀
    itu tunangannya gimana ya maksudnya? masih kecil? itu umur berapa?
    terus Yu Ri itu siapanya kim bum ya?
    ah yu ri bikin deg degan nih haha

    • ella_taec says :

      gomawo dah baca,,^_^
      KSE – KB tu dijdohin crita, mreka masih skolah gitu….

      yuri itu tmen KB,, dia itu suka ma KB,, tp rda gila gtu dc….
      heheheee….

  4. Amalia'SoEul'Lova says :

    Aww,. Aww,. Aww,. So Sweet …
    Benci jadi Cinta Kim Bum nd So Eun…
    Hhuh,. Yu Ri tega bgt ampe nusuk So Eun segala,. Tpii b.syukur juga , krNa So Eun ditusuk Yu Ri , Kim Bum bisa ju2r ttg perasaan.a ma So Eun.. Hhehe

  5. Yunie says :

    Ouw co cuwit palage kata2 mbum ke so eun “apapun akan Q lakukan seandai.a pendritaan mu bisa q gantikan aku rela demi so eun” huwaa trus penyatuan bibir and dkecup kening.a mang author doang yg pingn.kita jga pingn hahay. Keren OS u chingu.ya iyalah dah ganti judul mpe 5x ya.TOP

  6. dini ramadhani says :

    romantis dah
    makanya kalo benci ma seseorang yg lawan jenis jgn berlebihan ntar jd jatuh cinta hahahaha
    keren osnya,bikin lg donk

  7. 라흐미 'Rahmi' says :

    ellaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

    huaaaaaaaaaaaaaaaaa

    os mu so so so romantic………………………..

    apalagi pas scene terakhirnya… *mupeng* huhahhahaah

  8. alinda says :

    huaaaaaaaaa .. happy ending yg so sweettt ..
    oppa sayang bgd sma unnie *aku hrpa ending kyk gni jd knytaaan* ..
    amien y rabbb ^^

  9. ella_taec says :

    all > Kamsahamnida…..
    udh bca n muji” sgla,, jd t’haru saiiaa…..

    tunggu OS aq s’lnjutnya ya…..^^

  10. zumishinigami says :

    Seru2… Ditunggu OS selanjutnya… ^^

  11. defy apriani says :

    WAAhhhhh….
    so sweet bangetsssssssssssssssssssss……
    . akku ska bnget me critanyaa

  12. Genna Polcovich says :

    I have built a blog and I was thinking of changing the template.I got some ideas from here! Feel free to visit my blog and suggest things!

  13. Euro 2012 Betting Promo Code says :

    Happy New Year 2011! Thnkx so much for this! I have not been this moved by a blog for quite some time! You’ve got it, whatever that means in blogging. Anyway, Youre certainly someone that has something to say that people need to hear. Keep up the wonderful work. Keep on inspiring the people!

  14. James Grigas says :

    Hello! I know this is kinda off topic but I was wondering if you knew where I could get a captcha plugin for my comment form? I’m using the same blog platform as yours and I’m having problems finding one? Thanks a lot!

  15. VayTeuKey says :

    akhirnya bisa komen juga. happy end. daebak! hmm . . . jadi ceritanya ini cinta terpendam kim bum sama so eun juga ya. yuri yang gak terima jadi gila terus mau bunur so eun .

  16. Aurlia stevani says :

    Kimbum mmang romantic……

  17. serly says :

    Yuri stres Чά”̮ hha
    Smpe2 lukai so eun.. Untg dy sadar stlh ny, klo gk sdar2 jga brti bnr2 gila..
    So sweet nian bumsso..jd + ska🙂

  18. chandra bulan says :

    mau dong di kiseu kim bum#bletak…xixixi
    So sweet dah crt’nya#so eun bikin ngiri…hehe

  19. Femilda nengsih says :

    Suke3x l lake it.di tg crt berikutnya.

  20. Mia says :

    Mereka kan ttep bersatu,memang soulmate sejati

  21. dela safitri says :

    Aaaah oppa sweet sekali berawal dari tidak saling tertarik sampai saliing ungkapkan prasaan mereka masing2🙂

  22. humairah khairani says :

    So sweet. Tpi gaya bahasanya, agak kurang bagus. Maaf y thor, hnya mw memberikan saran. D tunggu karya baru dri author lgi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: