Your Soul is My Soul [2 to 2]

Author             : Retno Myaniezasia

Main Cast        : Kim So Eun, Kim Bum

Cast                 : Choi Min Ho Shinee, Key Shinee, Jin Yi Han

Genre              : Horror

Type                : Sequel (Two Shoot)

 

“Jadi….. kau yang membunuh Min Ho dan Key?”Tanya So Eun langsung dengan ragu namun sedih. Kim Bum masih terdiam. Dia menunduk mengamati gelas yang dia pegang. Tidak lama, Kim Bum tersenyum pun membalasnya.

“Apa maksudmu, So Eun? Kenapa kau bisa berkata begitu?”

So Eun yang mulai emosi pun langsung mengambil kostum serba hitam beserta topeng phantom dan menunjukkannya.

”Kalau begitu, INI APA?! Kenapa kostum dan topeng ini bisa ada disini? KENAPA?”seru So Eun makin emosi. Kim Bum malah tertawa kecil. Dia pun meletakkan kedua gelasnya di meja yang ada disampingnya. Lalu gelas pertamanya dia berikan kepada So Eun.

”So Eun. Kau tenangkanlah dirimu dulu. Mungkin karena kau masih syok dengan kematian Key. Aku keluar sebentar ya. Ada yang ketinggalan. Uhm… makanan kecil. Aku yakin ini bisa membuatmu tenang.”ucap Kim Bum sambil keluar dan menutup kembali pintu kamarnya. So Eun hanya berdiri terbengong melihatnya.

”Tidak mungkin. Mungkin yang dia katakan benar. Tidak mungkin dia pembunuhnya. Dia kan sahabatku. Dia kan tahu kalau aku sangat mencintai Min Ho dan…. Key.” So Eun mulai bergumam sendiri sambil duduk di kasur. Pikirannya masih tidak percaya. So Eun mengamati seisi kamar Kim Bum sambil meminum jus yang diberikan Kim Bum. Makin lama dia merasakan ada hawa yang mengerikan. Entah apa itu. Yang jelas membuatnya bergidik. So Eun kembali berdiri dan kembali memeriksa meja-meja yang ada disekeliling kamarnya. Tidak ada yang mencurigakan. Dia masih penasaran dengan ruangan yang penuh dengan foto dirinya. So Eun kembali masuk ke ruangan itu.

Dia masih tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Sejak kapan Kim Bum mulai memotretnya. Bahkan Kim Bum tidak pernah menceritakannya. So Eun melihat tumpukan kertas di meja yang terletak di sudut ruangan. So Eun mendekatinya lalu mengambilnya. Dilihatnya beberapa kertas yang berupa dokumen-dokumen sekolah. So Eun melirik sebuah laci. Dia pun menarik laci. Sebuah map biru. So Eun mengambilnya dan membuka map itu yang ternyata dari rumah sakit Korea. Matanya pun terbelalak saat membaca laporan. Dia pun menjatuhkan map itu dan berlari keluar dari ruangan. Niatnya yang ingin segera keluar dari kamar Kim Bum yang misterius pun berhenti saat melihat Kim Bum ada di depan pintu kamar. So Eun mengambil napasnya. Kini dia benar-benar ketakutan melihat Kim Bum yang sedang tersenyum.

”Ada apa, So Eun?”tanya Kim Bum dengan tangannya yang memegang nampan berisi kue-kue. So Eun masih terdiam ketakutan. Dia tidak menyangka bahwa Kim Bum memiliki kanker darah atau leukimia. Dan seharusnya dia sudah wafat di usia 12 tahun. Namun ternyata Kim Bum masih hidup dalam keadaan sehat.

”So Eun?”Kim Bum memanggilnya lagi.

”Bagaimana….. bagaimana kau bisa hidup sampai sekarang?”

”Hah?”

”Bukankah kau seharusnya sudah meninggal di usia 12 tahun?”tanya So Eun lagi. Kim Bum yang terlihat mengerti dengan maksud pertanyaannya pun tertawa. Kim Bum berniat mendekatinya namun So Eun malah menjauh. Kim Bum pun berhenti melangkah.

”Kenapa kau malah menjauh? Apa kau takut denganku?”tanya Kim Bum lagi sambil meletakkan nampannya di meja. So Eun benar-benar sudah tidak bisa menahan ketakutannya. Dia pun mulai berpikir yang tidak-tidak. Berpikir mungkinkah Kim Bum telah menjadi hantu?

”So Eun?”panggil Kim Bum melihat So Eun selalu bengong.

”Aku mau pulang.”ucap So Eun. “Ya. Memang harus pulang dan jauhi Kim Bum.”batin So Eun sambil berjalan melewati Kim Bum. Dia pun memutar kenop pintu dan tidak bisa dibuka. Terkunci. So Eun memutar lagi dan menarik kenop pintu berkali-kali. Tetap tidak bisa dibuka. So Eun pun membalikkan badan dengan tatapan yang emosi penuh ketakutan.

“Kim Bum. Buka pintunya!? Aku mau pulang!”seru So Eun.

“Kenapa? Kenapa kau begitu terburu-buru ingin pulang? Kenapa kita tidak mengobrol dulu? Ini pertama kalinya kau datang kerumahku.”ucap Kim Bum sambil minum jus miliknya.

”Kim Bum! Aku mau pulang!? Buka kan pintunya!?”teriak So Eun mulai emosi namun takut. Kim Bum tidak bergeming. Dia masih meminum jusnya sambil memperhatikan So Eun.

”Tidak mau. Aku tidak mau kau meninggalkan aku.”ucap Kim Bum dengan serius. So Eun tercengang mendengarnya.

”Ap… Apa? Apa maksudmu aku meninggalkanmu?”

”So Eun. Setelah Min Ho dan Key mati. Kenapa kau masih terus mengingatnya dan mencintainya? Kau tahu? Aku sungguh benci dengan itu.”

So Eun pun makin terkejut mendengar pernyataannya.

”Jadi… kau…. Ternyata memang benar. Kau pelakunya. KAU YANG MEMBUNUHNYA!?”teriak So Eun mulai menangis ketakutan. Kim Bum tertawa. So Eun berbalik dan menggedor-gedor pintunya berharap para pelayan yang ada di luar mendengar pertolongannya.

”TOLONG AKU!? BUKA PINTUNYA!?”teriak So Eun. Kim Bum langsung mendekatinya. Membalikkan tubuh So Eun dan menahan kedua tangannya di pintu.

”So Eun! Kenapa kau berteriak? Tidak tahu kalau ini sudah malam. Mereka sedang tidur.”seru Kim Bum. So Eun masih berusaha melepaskan diri dari Kim Bum namun tangannya yang ditahan Kim Bum terlalu kuat.

”LEPASKAN AKU!?”berontaknya.

”SO EUN!?”giliran Kim Bum yang berteriak emosi.

”LEPASKAN!?”teriak So Eun tidak menyerah untuk melepaskan diri. Kim Bum pun langsung mencium bibir So Eun dengan paksa. So Eun berusaha mengelak ciumannya namun Kim Bum terlalu menekankan ciuman bibirnya. Bibirnya pun dilumat lebih dalam walaupun So Eun terus berontak. Terlihat Kim Bum tidak mempedulikan penolakan So Eun. Dia masih terus mencium So Eun sehingga tanpa sadar So Eun pun mulai bereaksi dari obat bius. So Eun pun tertidur akibat minum jus yang telah diberi obat bius oleh Kim Bum. Kim Bum menahan tubuhnya yang hilang kendali sambil terus mencium bibirnya dengan nafsu seakan tidak ingin kehilangan kesempatan.

 

*****

 

Perlahan So Eun membuka matanya. Dia melihat dirinya terbaring di kasur dengan kedua tangannya terikat dibelakang. So Eun pun berusaha bangkit dari kasur.

”Selamat pagi, So Eun! Kelihatannya tidurmu nyenyak sekali.”sapa Kim Bum yang baru muncul sambil membawa sarapan.

So Eun hanya bisa menatap benci. Kim Bum meletakkan nampan sarapannya di meja samping kasur. Dia tersenyum memandang So Eun yang cuek. Dia berniat mencium bibir So Eun namun So Eun membuang muka, mengelaknya. Kim Bum tersenyum lucu. Lalu dia mulai memotong steak sebagai sarapan. So Eun terus memperhatikan Kim Bum. Dia masih tidak menyangka Kim Bum, sahabatnya dari kecil ternyata pembunuh.

“Kim Bum…”panggil So Eun.

“Iya?”jawab Kim Bum memenuhi panggilan So Eun sambil tersenyum.

“Kau… Kenapa kau membunuh mereka? Min Ho… dan Key..?”Tanya So Eun. Kim Bum menunduk sebentar. Tidak lama, dia tersenyum lagi kemudian membelai rambut So Eun dengan lembut, So Eun sempat mengelak sentuhan tangan Kim Bum.

“Kim So Eun… Seharusnya aku yang jadi kekasihmu. Kau tahu? Sejak pertama kali aku bertemu denganmu. Aku langsung jatuh cinta denganmu. Aku senang kita akrab bahkan kau sampai menganggapku sahabat. Namun sejak aku mempertemukanmu dengan Min Ho. Kenapa semuanya jadi begini? Aku kira Min Ho tidak akan pernah menyukaimu. Ternyata aku salah, dia malah nekat menyatakan perasaannya kepadamu dan kau malah menerimanya. Melihat itu, aku begitu sakit hati denganmu. Sangat sakit hati. Kenapa kau bisa menerimanya jadi kekasihmu? Seharusnya aku yang jadi kekasihmu!”seru Kim Bum mulai emosi. Mata So Eun pun berkaca-kaca.

“Tapi… tapi… kenapa harus sampai membunuhnya, Kim Bum?”Tanya So Eun.

“Mendengarmu ternyata kau mencintainya juga. Aku begitu marah, So Eun! Kau tahu, aku tidak suka kau mencintainya selain aku. Kalau dia masih ada didunia, aku yakin kau malah tidak bisa melupakannya makanya aku harus melenyapkannya supaya kau bisa melupakannya dan kembali ke sisiku. Selama 3 tahun lebih ini, aku pikir kau sudah bisa melupakannya sampai Key datang menyatakan cintanya kepadamu. Aku pun lebih marah dan sakit hati lagi mendengarmu menerima cintanya. Aku merasa dia merebutmu lagi. Kau tahu? Kau milikku. Hanya aku yang boleh berada disisimu.”

“Kau…. Benar-benar gila!?”ucap So Eun tidak percaya dengan jawaban Kim Bum. Kim Bum hanya tertawa sinis.

“Kau memang sudah tidak waras….”lanjutnya.

”Tetapi kau pasti mencintaiku kan? Sama seperti mencintai Min Ho dan Key. Bahkan lebih?”tanya Kim Bum sambil memegang kedua bahu So Eun. So Eun menatap tajam. Dia benar-benar tidak menyangka Kim Bum begitu phsyco.

”Tidak. Aku tidak mencintai seorang pembunuh sepertimu. Aku tidak akan mencintaimu, Kim Bum! Selamanya, aku tidak akan pernah mencintaimu!?”teriak So Eun mulai emosi sambil berusaha melepaskan ikatan di tangannya. Kim Bum pun tercengang mendengar jawaban So Eun.

”Tidak mungkin! Kau bisa mencintai mereka, kenapa kau tidak bisa mencintaiku?”tanya Kim Bum lagi yang masih tidak percaya.

”Bukankah sudah aku bilang tadi? Aku tidak akan mencintai pembunuh sepertimu! Walaupun kau adalah sahabatku dulu, aku tidak akan pernah mencintaimu.”tegas So Eun. Kim Bum langsung berdiri dan memegang kepalanya. Shock dengan jawaban So Eun yang mengecewakan. Dia pun mondar-mandir dengan gelisah sementara So Eun masih berusaha melepaskan diri. Kim Bum kembali mendekati So Eun sambil mencengkram kedua bahu So Eun sehingga So Eun merasa kesakitan.

”Tidak mungkin! So Eun!? Kita sudah ditakdirkan bersama. Aku ingin kau menjadi istriku lalu kita akan mempunyai anak dan bahagia bersama selamanya.”

”Tidak mungkin!? Kau jangan terus mengkhayal untuk mendapatkanku bahkan menjadi istrimu!”tolak So Eun. Kim Bum kembali berdiri. Dia benar-benar mulai emosi dan gelisah. Kim Bum pun mengatur napas tenangnya. Kemudian Kim Bum keluar dari kamarnya. So Eun masih berusaha melepaskan diri. Saat dia menoleh ke arah sarapan yang dibawa Kim Bum tadi. Sebuah piring berisi steak, garpu, dan pisau.

 

*****

 

Kim Bum telah kembali dari urusannya. Dia pun langsung duduk di samping So Eun yang masih terdiam.

”So Eun. Maaf lama. Kau pasti lapar sekali. Biar aku suapin ya.”ujar Kim Bum seperti melupakan kejadian tadi sambil mengambil sebuah piring. Namun Kim Bum merasa ada yang aneh dengan piring itu. Ada garpu tetapi tidak pisau.

”So Eun. Apa kau lihat……” Belum sempat Kim Bum membalikkan badannya. So Eun langsung menusuk bahu Kim Bum dengan pisau yang diambilnya dari piring itu.

”AARRGGHH…!!!”teriak Kim Bum kesakitan. Ikatan tali yang sudah dilepas dari tadi, So Eun langsung melompat dari kasur dan berlari keluar dari kamarnya.

”KIM SO EUN! JANGAN LARI KAU!?”

 

*****

 

So Eun benar-benar bingung. Rumah mewah ini begitu luas sehingga So Eun sulit mencari pintu keluarnya. Dia pun menyusuri ruang-ruang yang ada disekitarnya. So Eun berlari dengan kelelahan. Dia masih bisa mendengar teriakan Kim Bum yang memanggil namanya. Hingga di sebuah ruang yang diduganya itu adalah ruang keluarga. Dia melihat dua sosok manusia yang sedang duduk di sofa seakan sedang menonton televisi.

”Tolong aku!?”seru So Eun meminta pertolongan sambil menghampiri mereka. Namun saat So Eun melihat rupa kedua orang itu. Dia pun refleks menjauh.

Kedua orang itu adalah orang tua nya Kim Bum! Tetapi mereka sudah meninggal dibunuh Kim Bum! Iya. Menurut catatan laporan polisi yang diselipkan di map rumah sakit tadi itu tertulis, mereka meninggal akibat ditusuk pisau oleh Kim Bum yang saat itu berusia 8 tahun. So Eun terkejut saat dipeluk dari belakang. Dia melihat Kim Bum tersenyum berhasil menemukannya.

“Ternyata kau ada disini…” ucap Kim Bum menahan rasa sakit dibahunya akibat ditusuk pisau oleh So Eun.

“Lepaskan aku!?” So Eun berusaha melepaskan pelukannya yang terlalu kuat.

“Sampai kapanpun aku tidak akan melepaskanmu! Aku mencintaimu, So Eun!?….”

“TAPI AKU TIDAK MENCINTAIMU!?” Lalu So Eun menggigit tangan Kim Bum.

”AARRGGHH…!!?” Kim Bum berteriak kesakitan. So Eun pun kabur lagi. Terus berlari menjauhi Kim Bum hingga dia pun menemukan pelayan yang sedang membersihkan jendela.

“Tolong Aku! Tolong! Kim Bum akan membun…..”

”Iya, Nona? Anda mencari tuan Kim Bum? Beliau ada di kamar.”

So Eun tersentak kaget mendengar suara pelayan yang begitu aneh.

”Halo? Tuan mudamu mau membunuhku. Tolonglah aku!”ucap So Eun lagi sambil mendorong bahu pelayan itu sehingga pelayan itu terjatuh ke lantai dasar. So Eun segera melihat kebawah. Tubuh pelayan pun hancur. So Eun pun menutup mulutnya yang penuh shock. Pelayan itu adalah robot!?

”KIM SO EUN!?”

So Eun menoleh. Kim Bum ada di depannya. So Eun kembali berlari menuruni tangga namun dia berhasil ditangkap Kim Bum.

”So Eun! Kau jangan pergi!?”seru Kim Bum sambil menahan So Eun.

”Lepaskan aku!?”teriak So Eun berusaha melepaskan pelukan Kim Bum yang begitu kuat sehingga mereka pun terjatuh dan terguling di tangga hingga ke lantai dasar disamping tubuh pelayan yang hancur. Kim Bum yang menindihnya langsung menahan So Eun bangkit.

”So Eun! Aku mohon! Kau jangan pergi dariku!? Aku sangat mencintaimu, So Eun!?”

So Eun tidak menggubris permohonan Kim Bum. Dia sibuk mencari benda yang bisa menolongnya. Dia melihat sebuah tongkat besi yang runcing. So Eun segera meraihnya.

“Kim So Eun! Aku…. Ugh….” Kim Bum tidak melanjutkan kata-katanya. Dia pun melihat ke bawah. Sebuah tongkat besi menusuk perutnya. Darah segar pun mengalir di tubuh So Eun. So Eun langsung menarik diri dan berdiri mencari pintu keluar.

“Kim So…… Eun….” lirih Kim Bum sambil berusaha meraih So Eun yang mulai menjauh. So Eun menoleh lagi. Terlihat Kim Bum terbaring sambil memegang tongkat besi yang menancap di perutnya. So Eun menangis sambil mundur dan menabrak lilin hingga terjatuh mengenai tirai jendela. So Eun pun langsung membuka pintu ada di depan matanya dan berlari keluar sejauh mungkin. Meninggalkan rumah Kim Bum yang mulai terbakar.

 

*****

 

2 Tahun Kemudian……

So Eun sibuk melirik arlojinya. Dia pun memutarkan kepalanya di sekelilingnya.

Orang itu belum kunjung datang. So Eun kembali meminum soda kalengnya hingga habis. Seseorang yang telah menolongnya dua tahun yang lalu. Saat dia sedang mencari pertolongan setelah kabur dari rumah Kim Bum yang diyakininya sudah hangus terbakar. Tidak lama, seseorang yang ditunggu pun datang, So Eun langsung berdiri.

”Jin Yi Han! Kau lama sekali datangnya?”seru So Eun kesal. Yi Han pun langsung menyesal.

”Maaf, So Eun. Tadi aku ada urusan sebentar. Kau tahu? Temanku sudah datang ke Korea. Aku ingin memperkenalkanmu dengan dia.”

”Teman? Yang Mana?”

Yi Han mengangguk, ”Kim Min Jae. Aku pernah cerita denganmu kan. Min Jae adalah teman bisnisku 2 tahun yang lalu. Dia baru saja kembali dari London. Ayo cepat kita pergi. Dia sedang menunggu kita!”seru Yi Han sambil menarik So Eun yang sedang bengong.

 

*****

 

So Eun dan Yi Han telah sampai di restoran. Yi Han mencari Min Jae yang sedang menunggunya. So Eun pun ikut memutarkan kepalanya bermaksud membantu mencarinya walaupun tidak tahu bagaimana rupa Min Jae itu.

”Ah, itu dia!” seru Yi Han sambil menunjuk Min Jae dan menarik So Eun mendekati mejanya. So Eun pun sontak menoleh ke arah yang dimaksud Yi Han.

Lelaki yang rambutnya berwarna abu-abu tetapi dia… Dia mirip sekali dengan Kim Bum.

Min Jae pun berdiri setelah melihat kedatangan Yi Han dan So Eun.

”Maaf. Kau pasti lama menunggunya.”sesal Yi Han.

“Tidak apa-apa.”jawab Min Jae dengan senyum ramahnya.

”Oh iya, ada yang ingin aku perkenalkan denganmu. Dia ini temanku, Kim So Eun.”ujar Yi Han.

”Halo. Kenalkan, nama saya Kim Min Jae.”ucap Min Jae sambil mengulurkan tangannya. So Eun tidak bergeming bahkan tidak mendengar percakapan mereka karena begitu terkejutnya sehingga dia pun pingsan di pelukan Yi Han.

”So Eun!? Kau tidak apa-apa, So Eun?”seru Yi Han khawatir sambil berusaha menyadarkan So Eun.

 

*****

 

Perlahan mata So Eun pun mulai terbuka. Dia melihat sekeliling. Ruangan yang dia kenal. Rupanya dia berada di kamarnya. So Eun pun terbangun.

“So Eun! Kau sudah sadar?”seru Yi Han mulai senang melihat So Eun mulai sadar. So Eun pun menatap mata Yi Han. Beberapa bulan yang lalu, Yi Han menyatakan cintanya kepada So Eun. Namun karena masih trauma dengan insiden pembunuhan Min Ho dan Key, So Eun pun menolaknya. Walapun ditolak, Yi Han masih setia menemaninya sebagai teman. Namun saat dia bertemu dengan Min Jae yang begitu miripnya dengan Kim Bum, So Eun langsung turun dari kasurnya.

“So Eun! Kenapa kau langsung turun? Kau kan baru sadar.”cemas Yi Han.

”Min Jae… dia…. tidak. Dia bukan Kim Min Jae! Tetapi dia Kim Bum! Dia Pembunuh!?” So Eun mulai berbicara ngelantur membuat Yi Han bingung.

“So Eun. Kau pasti masih sakit. Lebih kau istirahat dulu.”ucap Yi Han berusaha membujuk So Eun agar kembali ketempat tidurnya. Namun So Eun menolak. Dia berusaha memberitahukan kalau Kim Min Jae itu adalah Kim Bum.

”Apakah dia sudah sadar?”tanya Min Jae yang tiba-tiba ada di kamarnya. Yi Han dan So Eun menoleh.

”Hh… Min Jae. So Eun sudah sadar. Tetapi sepertinya dia belum terlalu pulih.”jawab Yi Han. So Eun langsung membelakangi Yi Han karena takut melihat Min Jae. Yi Han langsung mendekati Min Jae.

”Yi Han!”seru So Eun berusaha mencegah Yi Han mendekati Min Jae namun gagal.

”Maafkan So Eun, aku tidak tahu kenapa dia jadi takut denganmu. Aku…. Ugh….” mata Yi Han pun melotot menatap Min Jae lalu dia melihat kebawah. Sebuah pisau yang dipegang Min Jae telah menusuk perutnya. Min Jae terus menikam perut Yi Han dengan cara yang sama. Menikamnya hingga isi perutnya pun keluar. Yi Han pun terbaring di lantai dengan tak bernyawa lagi. So Eun pun berteriak kaget melihat kejadian itu. Min Jae tersenyum lalu mendekati So Eun. Dan dia menyentuh kepala So Eun yang ketakutan itu dengan lembut.

”Apa kabar, So Eun? Sudah lama aku tidak bertemu denganmu. Kau jadi semakin cantik. Aku sangat merindukanmu, So Eun.”ucapnya dengan penuh romantis namun tenang.

”Ka…Ka..Kau… Kim Bum?”tanya So Eun dengan gelisah.

”Bagaimana kau bisa hidup? Bukankah waktu itu seharusnya kau sudah mati bersama rumahmu yang terbakar?”tanya So Eun lagi dengan bingung namun penuh gelisah dan ketakutan.

”Semua ini karenamu, So Eun. Karena kau masih hidup maka aku pun tetap hidup.”

”Apa?”
Kim Bum tidak menggubris kebingungan So Eun. Kim Bum langsung mencium bibir So Eun dan melumatnya. So Eun begitu terkejut dengan ciuman mendadaknya pun langsung berusaha mendorong tubuh Kim Bum. Namun tetap saja, kekuatan Kim Bum begitu kuat memeluknya dan begitu nafsu melumat bibir So Eun seakan merindukan ciuman bibir So Eun. So Eun melirik sebuah vas disampingnya. Selagi Kim Bum menciumnya, So Eun berusaha meraih vas dan mengambilnya. Lalu dipukulnya kepala Kim Bum dengan vas. Kim Bum pun meringis kesakitan sambil memegang kepalanya yang berdarah. Mendapat kesempatan, So Eun mendorong tubuh Kim Bum hingga terjatuh lalu So Eun meloncat melewatinya dan berlari keluar dari kamarnya dan berusaha meminta pertolongan dari keluarganya.

”Ayah! Ibu! Tolong aku!? Kim Bum masih hidup! Ayah! Ibu! Dimana kalian?”teriak So Eun berusaha mencari orang tuanya. Iya. So Eun sudah menceritakan semua kejahatan Kim Bum kepada orang tuanya saat So Eun dirawat di rumah sakit. So Eun terus berlari menyusuri kamar di lantai dua itu sehingga sampai di kamar terakhir. So Eun tercengang melihat kamar yang penuh darah itu. Ayah dan Ibunya telah terbaring di lantai dengan bersimbah darah.

“Ayah! Ibu!”

So Eun langsung mendekati orang tuanya. Menggoyangkan tubuh mereka, berusaha menyadarkan mereka. Namun tetap saja tidak ada gerakan kesadaran sedikit pun.

”Mereka sudah mati.”ucap Kim Bum yang sudah ada di depan So Eun sambil menahan rasa sakit dikepalanya. So Eun pun menangis terisak melihat kematian orang tuanya.

”Kau benar-benar gila! Teganya kau membunuh orang tuaku.”

”Mereka menghalangiku. Waktu aku menunjukkan jati diriku yang sebenarnya kepada mereka dan meminta restu untuk menikah denganmu. Mereka malah menolakku dan mengancamku akan dilaporkan ke polisi. Kau tahu bagaimana rasanya cintaku tidak direstui mereka? Sangat sakit hati.”

”KAU GILA, KIM BUM!?”teriak So Eun. Lalu So Eun berlari mundur hingga ke naik ke jendela. Kim Bum pun panik melihatnya langsung mendekati So Eun.

”Apa yang sedang kau lakukan, So Eun!?”teriak Kim Bum sambil menahan So Eun.

”Lepaskan! Kau sudah membunuh orang-orang yang aku sayangi. Daripada aku bersamamu lebih baik aku mati!?”seru So Eun hendak meloncat dari jendela di lantai 2. Namun Kim Bum tetap menahannya. Cuacanya pun makin gelap menjelang malam. Terjadi pergulatan diantara mereka. Sehingga So Eun yang membelakangi jendela pun terpleset karena berusaha mendorong tubuh Kim Bum. Mereka berdua pun terjatuh secara bersamaan. Mereka pun mendarat dengan keras dan mengalirkan banyak darah. Dengan sedikit kesadaran, So Eun melirik Kim Bum yang terbaring dengan bersimbah darah.

Bisa diyakini kepalanya pun pecah karena mengenai daratan yang begitu keras. Dia tidak bergerak sedikit pun. So Eun pun menutup matanya. Setidaknya, Kim Bum benar-benar sudah mati beserta dirinya.

 

*****

 

Seorang wanita berpakaian putih sedang sibuk menata rambut pasiennya yang duduk di kursi roda.

”So Eun. Sekarang Anda sudah cantik. Oh iya, So Eun. Saya permisi sebentar ya. Ada panggilan.”ujar suster itu sambil meninggalkan So Eun yang menunduk terdiam di kursi rodanya. Enam bulan yang lalu sejak peristiwa itu. Dia masih bernyawa, sehingga dilarikan ke rumah sakit. Namun akibat dari kejadian itu, So Eun mengalami kelumpuhan total. Tubuhnya tidak bisa digerakkan, bahkan dia tidak bisa berbicara dan menggerakkan kepalanya. Dia hanya bisa mendengar dan melihat. Entah So Eun harus bersyukur atau tidak karena dia masih hidup. Namun ada sedikit kekhawatirannya bahkan lebih. Dia mulai meragukan kematian Kim Bum. Akankah Kim Bum benar-benar sudah mati dengan matanya sendiri? Seorang dokter wanita yang merawat So Eun pun datang. Dia menyentuh pundaknya dengan lembut sambil tersenyum. Lalu dokter itu berjongkok dan menyamakan posisi wajahnya dengan wajah So Eun yang menunduk.

”So Eun. Bagaimana kabarmu? Aku tahu, pasti sulit untukmu. Kau yang sabar ya. Aku yakin suatu saat kau pasti bisa sembuh dari kelumpuhan ini.” Dokter itu berdiri.

”Oh iya, aku mau memberitahukanmu. Kalau tunanganmu sudah datang.”ucap dokter itu sambil meninggalkan So Eun. So Eun tercengang mendengarnya. Matanya terus berkedip menandakan keheranannya. Tiba-tiba seseorang meletakkan buket bunga di paha So Eun yang sedang duduk dikursi roda. Orang itu pun berdiri di hadapannya lalu berjongkok dan tersenyum melihat So Eun. So Eun yang bisa melihat wajahnya terkejut dan tidak bisa berbuat apa-apa. Bahkan So Eun sampai terheran melihatnya yang seharusnya sudah mati. Iya. Kim Bum telah kembali dengan hidup. Sama seperti 6 bulan yang lalu saat dia menjadi Kim Min Jae yang kembali tanpa cacat bahkan terlihat lebih sehat layaknya orang normal.

Kim Bum tersenyum lagi melihat kecantikan So Eun tanpa ekspresi itu. Lalu dia pun mencium bibir So Eun.

”So Eun. Aku rindu sekali denganmu. Akhirnya kita bisa bersatu. Kau pasti heran bagaimana aku bisa hidup. Padahal waktu itu aku jatuh bersamamu. Seperti yang aku bilang sebelumnya. Kalau kau masih hidup maka aku pun ikut hidup. Kau tahu kenapa? Karena nyawamu adalah nyawaku. Sejak darahmu mengalir ditubuhku, kau menyelamatkan aku dari penyakit leukimia. Sejak itu, aku semakin yakin kalau kau adalah belahan jiwaku.”

Mata So Eun memancarkan keterkejutannya saat mendengar perkataan Kim Bum. Dulu memang Kim Bum pernah meminta sedikit darahnya. Tapi Kim Bum hanya bilang untuk mencari tahu golongan darahnya tapi dia tidak tahu kalau darahnya telah dimasukkan ke dalam tubuh Kim Bum. Namun So Eun masih tetap tidak mengerti. Bagaimana bisa darahnya bisa membuat Kim Bum hidup. Sosok Kim Bum tetap saja misteri.

Dokter wanita itu telah kembali. Kim Bum pun berdiri.

”Bagaimana dokter? Apakah tunanganku ini boleh pulang?”tanya Kim Bum.

Dokter itu mengangguk, ”Anda bisa membawa pulang tunangan Anda. Seperti yang aku pesan kepada Anda. Anda harus merawatnya dengan baik.”

”Tenang saja, dok. Aku pasti akan merawatnya dengan baik.”

”Baiklah, kalau begitu. Aku permisi dulu.” dokter wanita itu pun pergi meninggalkan mereka. Lalu Kim Bum membelakangi So Eun dan memutarkan kursi rodanya. Kemudian mendorongnya menuju ke jalan keluar.

”So Eun, sayang. Kita akan segera pulang ke rumah kita. Aku sudah mempersiapkan kamar kita. Begitu sampai disana, kau harus mandi dulu. Tenang saja, aku sudah mempersiapkan air hangat untukmu. Oh iya, beberapa hari lagi kita akan menikah. Aku yakin kau pasti senang dengan pernikahan kita nanti…” Kim Bum terus berceloteh sambil mendorong kursi roda So Eun. So Eun yang mendengarnya tidak bisa menjawabnya. Rasanya dia ingin menolaknya. Dia tidak ingin menikah dengan Kim Bum. Ingin kabur dari Kim Bum. Tapi tidak bisa. Dia lumpuh. Lumpuh total. Kini So Eun menyesal karena dirinya masih hidup dan Kim Bum berhasil memilikinya seutuhnya. Sungguh, kini So Eun tidak bisa berbuat apa-apa untuk menyelamatkan diri. So Eun hanya bisa meneteskan air matanya. Penuh kesedihan di dalam dirinya. So Eun hanya bisa menangis.

 

 

Wah…. Akhirnya selesai juga FF horor pertama saya ini ^^;

Oke deh! Silakan menjawab pertanyaan berikut ini:

1. Bagian cerita mana yang menyeramkan?

2. Bagian cerita mana yang paling menyedihkan?

3. Bagian cerita mana yang paling tragis?

4. Terakhir, berikan komentar kalian terhadap FF horor pertama saya ini!

Gomawo, mates yang sudah setia membaca FF saya dari awal sampai terakhir. ^_________^;

Tags: , , , ,

40 responses to “Your Soul is My Soul [2 to 2]”

  1. enno says :

    huaaaa . . . .nyeremin abiz critana.
    Q mpe nangiz,gak tega ma kse n gak tega jg kb jd psikopat gt. . .😥
    Q kira awalna c kb tu setan,cz byk bgd nyawa na,gak mati2. Eh trnyta krn darahna dah trcmpur ma kse toh . . .wuih. . .hebat ya.haha

    Top dah pkokna😉

  2. 라미 'Rahmi' says :

    1. Bagian cerita mana yang menyeramkan? klo horor kayaknya semuanya serem… haahhaha terutama pas yg di rumah kimbum deh…

    2. Bagian cerita mana yang paling menyedihkan? bagian akhir… huaaaa huaaaa

    3. Bagian cerita mana yang paling tragis? yg bunuh2an lah… tragis mah pembunuhannya….

    4. Terakhir, berikan komentar kalian terhadap FF horor pertama saya ini!
    hmhm…. itu 2 tahun kemudian, dan 2 tahun yg lalu, jyh bekerja sama dgn minjae… wew.. berarti, pas rumahnya kebakaran, kimbum langsung ke london pke pintu ke mana sajanya doraemon.. /plakkk *digampar retno*
    kimbum suka bgt nyium soeun… tp sayang g dibalas sama soeun….
    aduuhhh ngomongin darah, jadi puyeng saya bacanya…. hua hua.. ahaahhhaaha…. tp kayaknya bukan buat pengobatan leukimianya kimbum deh,… bukannya leukimia itu yg didonorin itu sumsum tulang belakang ya… *sotoy*

    btw, kimbum kayak kucing ya… ahahahahah /plakk *digampar soeun* coz punya banyak nyawa, kayak kucing

    wahhh wahhh huaaaaaaaaaaaaaaaaaa
    RETNO
    DAEBAK
    DAEBAK……

    • RetnoMyaniezasia says :

      hmhm…. itu 2 tahun kemudian, dan 2 tahun yg lalu, jyh bekerja sama dgn minjae… wew.. berarti, pas rumahnya kebakaran, kimbum langsung ke london pke pintu ke mana sajanya doraemon.. /plakkk *digampar retno* ==> Hahahaha…. may be yes may be no… :p

      aduuhhh ngomongin darah, jadi puyeng saya bacanya…. hua hua.. ahaahhhaaha…. tp kayaknya bukan buat pengobatan leukimianya kimbum deh,… bukannya leukimia itu yg didonorin itu sumsum tulang belakang ya… ==> Iya. Kan ceritanya kb pnya kanker darah alias leukimia, tapi karena dia ngambil darah kse tyuz darahnya dijampi2 gitu makanya begitu dah didonor ke tubuhnya langsung hidup. Begitu mi….. :p

  3. Niiaraven says :

    Waw kb sadis bget ya eon ?
    Oh iya eon, sbnr’y kb stan apa bkan ce ?
    1.Yg pling m’nyramkan => smua’y serem bget. . .
    2. Yg pling m’nydihkan => so eun’y lumpuh total
    3.yg pling tragis => kb bnuh min ho, key, yi han, org tua’y so eun. *wah kb sadis bget ya*

    eon, ff ini ff yg sereemmm bget😀
    aq kasian sma so eun, jd lmpuh total…
    Aq kra si min jae itu, orang bru. Eh t’nyta, kb . . . *ih tkt, org mti bsa hdp lg*

    ok eon, ini coment aq. . .
    Aq tggu krya ff yg lain’y ya . . ?

  4. Puchaaby says :

    Annyonghaseyo author retno…

    Wuaaaaaa bener2 ni ff keren amat sangat banget banget banget… * reader speechless

    Hadew bener2 dah,,kim bum sarap abizzz,,psikopat banget..!!
    SeSUJU ma comment2 diatas,kimbum itu manusia ato hantu yah??kok ngk mati2,kyknya dia dibuat dgn cara dibakar pada suhu 1300 derajat trs dibakarnya di gunung merapi *hahahaha ajaran yijeong dipake

    1.bag menyeramkan —> minho,key,jiyihan,ortu soeun pada dibunuh,sampe2 isi perutnya keluar,hadew pusing saya bayanginnya >,sbenarnya saya kashan ma kim bum waktu cintanya ditolak soeun..sama part so eun dikejar2 mulu ma kimbum,,kasian soeun cape dikejar2

    3.bag tragis —> minho,key *my lovely hahaha plaaaak*,jinyihan,sama ortu soeun pd dibunuh ma kimbum..trs sama endingnya yg soeun lumpuh jd ngk bisa kabur lg dr kim bum #bener2 soeulmates dah,walaupun kimbum psikopat

    4.commentnya…ff anda sukses membuat saya merinding disko baca ini,,bener2 daebak deh..apalagi endingnya dibuat sedikit menggantung kyk film horor luar negri…
    Ayo buat lg ff yg horor kyk gini..kalo perlu dibuat trilogi tetralogi sampe pentalogi jg ngk apa2 hahaha *author langsung pingsan ditempat

    Sekian comment dr saya yg singkat,padat dan ngk berisi ini hehe

    Kamsahamnida ~bow~

  5. dini ramadhani says :

    hiiiii malem2 baca ni ff sereeeem
    ceritanya keren dan reader serasa kebawa dalam cerita,ni ff horor pertama tp dah berhasil bikin saiia takut
    OK,saiia jawab pertanyaan author
    1.bagian yg menyeramkan:waktu so eun di rumah kim bum
    2.bagian yang menyedihkan:sedih waktu so eun menerima cinta key,sedangkan kim bum sangat mencintainya dan berharap jd kekasihnya,sedihh jg saat so eun lumpuh total
    3.bagian yang tragis:waktu kim bum membunuh jin yi han dan orang tua so eun,hiii bener2 pembunuh berantai
    ada lagi tambahan,bagian yang mengharukan:kim bum tetap mencintai so eun meski fisik so eun tidak sesempurna dulu lg,benar2 cinta sejati
    segini aja komen saiia,tetep semangat nulis ff ya?

  6. nada says :

    OMG….sadis amat neh cerita, tapi meskipun bergenre thriller tapi alur ceritanya menarik karena dari awal sudah membuat pembaca penasaran, dan juga author berani menjadikan our Lovely Kim Bum menjadi tokoh antagonis. Empat jempol deh buat author.
    1. Bagian yang menyeramkan: Kim Bum tetap hidup selama So Eun hidup dan benar2 terobsesi untuk memiliki So Eun
    2. Bagian yang menyedihkan: Kim So Eun harus menerima kenyataan bahwa sahabat terbaiknya yang membunuh key dan minho
    3. Bagian yang tragis : waktu So Eun harus melihat semua pembuhan orang-orang yang dekat dengannya di depan matanya
    Komennya sudah duluannya di atas, meskipun cerita ini termasuk cerita pendek tapi aq enjoy membacanya..thanks ya. Aq tunggu cerita horor lainnya….

  7. Rizki Amalia says :

    Wah… Horror banget, aku aja yang baca takut… Kim Bum tega banget deh, dia itu psikopat ya? (psikopat atau psikoma?) yang suka bunuh orang, kalo leukimia itu bukannya yang didonorin sum2 tulang belakang ya? Tapi ga pa2 lah, asal ada Kim Bum sama So Eun saya udah seneng… OSnya dibuat FF aja kak, biar tambah seru, awalnya horror akhirnya romantic, haha… Pokoknya TOP BANGET… Seribu jempol buat ka authors…

    • RetnoMyaniezasia says :

      psikopat lah neng…. ada tah yang psikoma??? Hehehehe….
      iya, tapi disini kan ceritanya darah kse di jampi2 gitu. jadi walaupun gak didonorin sum2 tulang belakang asalkan darah kse dah masuk ke tubuh kb maka dia jadi hidup.
      hahaha…. tambah ruwet sist kalo mw dibuat lebih panjang….

  8. Nden BumSsoeulSangEun says :

    wuih
    ampun dah ni OS
    aku merinding disko club deh bacanya
    seremmmmmmmmm
    idihhhhhhhhh kak retno hebat
    kerennnnnnnnnn
    aku suka…………

    kim bum rata2 jadi cowok aneh di OS kak retmo
    aku suka tapinya
    psycho banget seh tuh cowok
    aku heran dia itu kayak kucing nyawanya ada 1000

    hadeuhhhhhhhhhhh pokoke 4 jmpol paus aku kasih
    loh?? paus ada jempolnya??
    ya udah pausnya aja deh aku kirimin

    hahah aku coba jawab yah kak

    1. Bagian cerita mana yang menyeramkan?
    Pas kim bum tiap muncul disaat so eun ngira dia udah mati

    2. Bagian cerita mana yang paling menyedihkan?
    so eun yang dipaksa paksa mulu
    idih jahat dilumat mana kayak ice cream pula rasa cokelat

    3. Bagian cerita mana yang paling tragis?
    Jin Yi Han ditusuk ma kim bum…
    om jin kasihan euy

    4. Terakhir, berikan komentar kalian terhadap FF horor pertama saya ini!
    kerennnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn

    Ok ditunggu karya selanjutnya yah

  9. Moza Desy says :

    1. Bagian cerita mana yang menyeramkan?

    Waduh busyet… smua menyeramkan… pa lgi kimbum tuh, knpa jdi pembunuh??
    truz, knpa kimbum kyk’y punya nyawa 19 gito….
    huele2…..
    ya ampun, paling serem tuh.. ehm..
    wktu so eun d humz’y kimbum, truz mnta tolong ama orang2 yg ada d rumah kimbum…
    ya, so eun ktemu ama orang tua kimbum, yg ternyata udang meninggal….
    ihhhh….. sremm….

    2. Bagian cerita mana yang paling menyedihkan?

    walah2…
    sedih wktu so eun kehilangan orang2 tercinta’y….
    hm.. kimbum sadis amat yah…
    laen kali, klo bkin FF horor, kimbum’y jgn jdi pmbunuh ya??

    3. Bagian cerita mana yang paling tragis?

    smua tragis…
    – min ho mati di bunuh ampe seisi perut’y keluar….
    – key mati di bunuh ampe seisi perut’y keluar….
    – orang tua kimbum yg mati di bnuh kimbum, tpi jasad’y gk dimakamkan….
    – kimbum udah di tusuk so eun pake besi runcing, tp kimbum ttp hidup, meski humz’y jg udah kebakar….
    – yi han mati di bunuh ampe seisi perut’y keluar….
    – ortu so eun yg mati di bunuh dan berlumuran darah….
    – bumsso jatuh dri jendela, n kepala’y hampir pecah….
    (ouh… smua itu ngeri buanget…. hi…)

    4. Terakhir, berikan komentar kalian terhadap FF horor pertama saya ini!
    – kuerend,,, jarang2 ada FF kyk gini,, gk ada malah kyk’y….
    – huele2….. serem bok….. huh, bsa2 ntar mlem gk bsa tdur deh nih *lebay*
    – oh iya, klo boleh nanya, knpa kimbum bsa idup truz tuh, retno?? emank kimbum udah jdi setan ya??

    nad bwt author,, aQ tunggu ya next FF’y…..

    • RetnoMyaniezasia says :

      kim bum bisa hidup terus karena so eun masih hidup. jadi nyawa so eun adalah nyawa kim bum juga. gitu sist.
      seandainya kse mati maka kimbum ikut mati juga. intinya mereka soulmate gitu, sehidup semati…
      gomawo dah jawab n komen ^^;

  10. ryniandicha says :

    gila ! itu beneran kim bum apa setan? udah mati kok idup lagi? ada-ada aj..
    tapi,,,,imanjinasi penulis emang KLOP abis…
    1. Bagian cerita mana yang menyeramkan? menyeramkan saat kim ngaku kalo dia ygn bunuh MIN HO kudan KEY..saat itu dy ngaku kalo dia suka so eun..aih…pasti kayak setan

    2. Bagian cerita mana yang paling menyedihkan? kenapa MIN HO harus mati?????? kenapa so eun memilih menolak hidup bersama kim bum?akakakakaka

    3. Bagian cerita mana yang paling tragis? tragis? saat kimbum dan so eun melompat . hm….saat so eun g bisa apa” lagi buat lari dari kim bum.

  11. Chandra Syifa W says :

    Keren banget….!!!
    kok bisa sih dapet ide bikin cerita kaya gini ???!!!
    aku sampe ga bisa lupa sama inti ceritanya…
    Pokokmya 2 jempol deh !!! ^_^

    *maaf bgt komen nya sgt telat. krn baru baca…*

  12. dhia says :

    Aku nggak setuju sama cerita ini…kenapa So Eun tidak mau dengan Kim Bum…???? kenapa Kim Bum jahat??? nggak mungkin terjadi! aku do’ain! amin……….

  13. Bummiearab says :

    Wahhh
    kok kb gietu bgt sie ama so’eun.
    Sedih jga bca karakter kb yg kelihatan na menakutkan * menurut ku *

    . Yupp tpi aku suka jga..
    Hhe.
    Bikin lgie yg kyak gieni
    tpi kb na jgn jdi pembunuh donkk.

    O.ke
    hwaiting ya thor

  14. seli marlina says :

    q bngung deh sma kim bum …
    knpa dia ga mati aja skalian .. aneh bnged . so eun lmpuh, tp dia ttep shat bugar ..

  15. heldajungsoo says :

    Benar2 tragis, hebat bgt thor. good jod.

  16. heldajungsoo says :

    Benar2 tragis, hebat bgt thor. good jod.

  17. heldajungsoo says :

    Benar2 tragis, hebat bgt thor. good jod. fighting

  18. FebiBumsso says :

    Wiuhh, merinding bacanya…
    tragisss kali,…

    Hebaaaaaat bangetttt buat ceritanya,,,

  19. cucancie says :

    Whuaaa…daebak ceritanya bagus bgt,,pokoknya kereennn thor..salut sm authornya…

  20. Rahmatina Fajaria Bioria says :

    Semua nya nyeremin dan tragis…
    Tapi aku suka pas kim bum bilang kalau darah so eun telah mengalir ke dalam tubuhnya, sehingga dia bisa sembuh dari penyakit leukimianya.
    Sehidup semati bener nih Bumsso

  21. anes tia says :

    serem abis gak nyangka kim bum yg polos bisa berbuat seperti ituuuuu tpi ada rasagak rela karna kim bumjdi jahat …….. kasian kim so eun yg ditinggal oleh kekasihnya tpi terlalu serem ahhhhhh akuttttttttt

  22. ghina says :

    Thhoor plg nyeremin itu pas tiba2 tau kl si kim bum tuh msh idup , trs kl sedih pas nge flashback minho , tp kl tragis itu pas min jae sm key dibunuh tragiissss thoor , tp daebak loh thoor ! ^^

  23. Tiffany says :

    Daebak!

  24. vonnysumali says :

    sebenarnya kalau saja soeun belajar menerima kimbum, ia bisa mengendalikan emosi kimbum dan tidak ada pembunuhan… hanya author membuat demikian. sebenarnya soeun bodoh, lebih berbahagia seorang perempuan itu dicintai daripada mencintai. kimbum sebenarnya baik, dan mencintai soeun, simple, tapi karena lumpuh… akhirnya kimbum bisa mendapatkan soeun tubuh raganya dengan mudah.. kalau saja author berbaik hati buat special partnya… boleh request… soeun jatuh cinta sepenuhnya pada kimbum, karena kesabaran dan cintanya soeun pulih dan bisa mempunyai anak … keluarganya bahagia. gimana thor…. thanks.

  25. Kim Milo Na says :

    bener” tergila” sama So Eun,
    Kenapa Kim Bum gak nembak So Eun sejak awal?

  26. Endang widiyati says :

    1.Yg menyeramkan ya waktu kim membunuh semua orang yg dicintai so dun.Sadissss…
    2.Yg menyedihkan….Tentu saja nasib so eun yg akhirny hrs nikah jg sama pembunuh org2 yg dicintainya
    3.Yg tragissss….Kehidupan so eun setelah nikah ma kim bum….Heheheee….Awalnya aja sudah begini aplg ntar….Bikin part 3nya aja thor
    4.Komennnya….Salut deh biasanya konflik cinta tanpa kekerasan tapi nih sumpahhh…Sadisss….Gila

  27. mia says :

    darah nya eonni kayak darah suci aja tuh bener mencekam

  28. mandasari31 says :

    sumpah pas bacanya tegang dan merinding banget…jadi ketakutan sendiri pas bacanya…kok tega2 nya ya kim bum membunuh orang2 yang menyayangi kim so eun…gk nyangka juga kok bisa kim bum selamat dlm peristiwa yg sangat tragis ya.,penasaran deh.

    keren kk ff nya menegangkan bikin takut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: