Love Is Tears Episode 1

Author               : NdenSangEun

Main cast           : Kim Bum, Kim So Eun

Other cast          : Kim Hyun Joong, Park Shin Hye, Jang Geun Suk,

Extended Cast  : Jung Da Young, Park Jin Hee, Lee Hyeon Jin

Genre                 : Drama, romantic, family, friendship

Type                   : Sequel

SEOUL…AKU DATANG!!! SO EUN FIGHTING!!!

Bekerja dengan rasa cinta berarti menyatukan diri kepada diri sendiri, kepada orang lain, dan kepada Tuhan. Tetapi bagaimanakah bekerja dengan cinta? Bagaikan menenun kain dengan benang yang ditarik dari jantungmu, seolah-olah kekasihmu yang akan memakainya kelak.

Diceritakan seorang gadis mandiri terlihat sedang sibuk mengepak pakaiannya kedalam sebuah koper. Gadis dengan rambutnya yang tampak selalu terikat ini memang baru beberapa bulan yang lalu lulus dari pendidikan menengah atas. Namun dia tidak melanjutkan kuliah, kondisinya tidak memungkinkan, untuk membiayai sekolahnya saja semasa SMA dia bersusah payah. Dia tinggal bersama neneknya yang baru saja meninggal sebulan yang lalu. Dia tinggal bersama neneknya sedari dia kelas 3 SD, itu dikarenakan ibunya telah meninggal karena dibunuh oleh ayahnya, sementara ayahnya pergi entah kemana setelah pembunuhan itu.

“Kau yakin akan keberangkatanmu so eun?”. Tanya Bibi So Rim, tetangga dekat so eun di desa itu. So Eun hanya mengangguk.

“Kau akan selamanya tinggal di Seoul?”. Tanyanya lagi.

“Aku akan tetap kembali mengunjungi makan nenek dan ibu. Aku ke Seoul untuk mencari peruntungan, semoga aku mendapatkan pekerjaan yang lebih baik sehingga aku bisa melanjutkan kuliah, Daripada disini hanya diam mengurusi kebun”. Ucap So Eun.

“Baiklah… kau harus berhati-hati kota besar selalu menyimpan sejuta masalah”. Ucap Bibi So Rim.

“Ne.. arasoyo!”. Ucap So Eun.

“Jam berapa kau berangkat?”. Tanya Bibi So Rim lagi.

“Besok pagi jam 5”. Ucap So Eun.

“Baiklah.. berhati-hatilah dijalan”. Ucap Bibi So Rim.

“Ne.. khamsahamnida ahjuma”. Ucap So Eun.

Pagipun telah tiba, sudah dari jam 4 pagi so eun bangun, dia menyiapkan segalanya, dan kemudian dia berangkat menuju terminal Daegu, langsung menaiki bis jurusan Seoul dengan perjalanan sekitar 4 jam. So Eun mendapat kursi di bis paling belakang, karena masih mengantuk dia memutuskan untuk kembali tidur di dalam bis. Dia tertidur dengan pulas di bangku belakang, hingga dia tak sadar jika sudah 4 jam perjalanan, bis pun sudah sampai di terminal Seoul. Sang supir bis kemudian bersiap akan turun setelah semua penumpang turun, namun sekilas dia melihat masih ada satu penumpang lagi didalam bis yang dia jalankan.

“Ternyata masih ada penumpang yang belum turun”. Gumam sang supir. Kemudian supir itu perlahan mendekati kursi paling belakang.

“Nona..nona.. bangun, apa Anda berniat turun di Seoul?”. Tanya supir itu sambil menggoyangkan tubuh mungil So Eun. So Eun perlahan membuka matanya.

“Dimana sekarang tuan???”. Tanya So Eun.

“Di Seoul”. Ucap sang supir.

So Eun sekarang benar-benar membuka matanya.

“Sekarang aku sudah sampai di Seoul???”. Tanya So Eun.

“Ne… lalu kenapa kau terus berada di bis ini??? Aku kira kau mau kembali lagi ke Daegu”. Ucap sang supir

“Aniyo…. Aku berniat turun disini”. Ucap So Eun.

“Ya, kenapa bukan dari tadi kau turun?”. Tanya sang supir.

“Aku tertidur”. Ucap So Eun.

“kau anggap bis ini hotel”. Ucap sang supir.

“Memangnya kapan bis ini tiba?”. Tanya So Eun.

“Sudah dari setengah jam yang lalu”. Ucap supir.

“Ya sudah aku akan turun.. paman kau jangan terlalu cerewet.. ahhh Seoul aku datang…”. Teriaknya.

“Jangan berteriak-teriak didekkat telingaku.. dasar gadis muda”. Ucap supir, so eun pun segera turun dari mobil itu, namun sebelum turun dari bis dia sempat menoleh pada supir bis itu.

“Paman, terimakasih telah menyetir dengan nyaman, hingga aku bisa tertidur dengan pulas..hehe”. Ucap So Eun.

“Ne…ne…”. Jawab sang supir.

So Eun pun turun dari bis dengan sebuah koper berwarna cokelat yang besar. Biarpun tubuhnya kecil dia bisa menenteng tas tersebut. So Eun pun keluar dari terminal Seoul.

“Ah………. Seoul aku datang…”. Teriaknya.

“Angin pagi memang sangat segar.. tapi tak sesegar angin di Daegu… “. Lanjutnya. So eun kemudian menatap jajaran gedung gedung tinggi yang nampak dihadapannya dengan penuh kekaguman.

“Omona… tubuhku serasa kecil diantara gedung-gedung pencakar langit itu”. Ucap So Eun.

“Ah… ayo semangat So Eun, kau pasti bisa menjalani hidupmu di Seoul, tanpa pria pun perempuan masih bisa bertahan hidup”. Lanjut So Eun.

“Ok… aja aja FIGHTING… So Eun Fighting!!!!”. Ucapnya menyemangati dirinya sendiri.

“Tapi sekarang aku harus berjalan kemana??? Aku tak tahu Seoul.. aku buta Seoul”. Gumamnya mulai bingung.

“Ah….. masa bodo.. akan aku kelilingi semua tempat di Seoul”. Ucap nya.

So Eun kemudian berlanjut jalan. Dia pun bertanya pada orang-orang tempat kontrakan yang murah meriah, atas petunjuk seseorang So Eun ditunjukan sebuah kontrakan yang murah meriah dan dekat dengan daerah industri. So Eun kemudian mengetuk pintu rumah orang yang disebut pemilik kontrakan tersebut.

“Ada apa?”. Tanya pemilik kontrakan yang terkenal dengan sebutan Tuan Kang itu.

“Saya ingin menyewa kamar untuk ditempati, adakah kamar yang kosong?”. Tanya So Eun.

“Jaminanmu??? Sepertinya kau orang daerah”. Ucap tuan Kang.

“Betul, saya dari Daegu. Jaminan apa maksud Anda?”. Tanya So Eun polos.

“Jaminan kalau kau bisa membayar sewaanmu tepat waktu. Sekarang kau sudah bekerja atau berkuliah?”. Tanya Tuan Kang seperti sedang menginterogasi tersangka.

“Saya tidak berkuliah, dan saya belum mendapatkan pekerjaan”. Ucap So Eun.

“Belum mempunyai penghasilan tapi kau mau menyewa kamar.. tidak ada kamar bagimu”. Ucap Tuan Kang.

“Jadi…”. Belum selesai so eun berbicara, tuan Kang sudah mengusirnya.

“Jadi kau cari saja kontrakan yang lain”. Ucapnya sambil menutup pintu rumahnya.

So Eun pun berjalan keluar dari kontrakan Tuan Kang. Ditatapnya rumah tuan Kang.

“Kurang ajar.. pelit sekali..ingat saja aku tidak akan datang lagi kemari”. Ucap So Eun.

“Aku bisa mencari tempat yang lain”. Lanjutnya lagi.

“So Eun… hwaiting”. Ucap So Eun sambil mengepalkan tangan kanannya.

So Eun kembali berjalan menenteng kopernya yang besar itu. Dia masih bingung kota memang kejam, karena So Eun belum mempunyai pekerjaan dan penghasilan, banyak yang menolak meyewakan kamar untuknya. Namun jangan panggil So Eun jika tekadnya untuk hidup di Seoul mudah berubah hanya karena hal kecil semacam itu. Hari ini cukup melelahkan baginya, dia seperti bola yang digiring kesana kemari tapi dia mendapatkan hasil nihil. Karena hari ini dia belum mendapatkan tempat tinggal akhirnya dia memutuskan malam ini tidur di pemandian umum.

“Besok aku harus bisa mencari tempat tinggal yang murah dan juga pekerjaan”. Ucap So Eun. Kemudian ada seorang ibu-ibu menghampirinya.

“Kota memang kejam.. tapi bagiku kota bisa merubah peruntunganku.. semoga”. Gumamnya lagi. Ibu yang disampingnya pun tersenyum.

“Kau akan tidur disini malam ini?”. Tanya ibu itu. So Eun menoleh menatapnya.

“Ne…ahjuma”. Ucap so eun sopan.

“Kau seorang mahasiswa?”, Tanya ibu itu.

“Aniyo… aku tidak berkuliah, aku datang dari Daegu ingin bekerja di Seoul”. Ucap nya.

“Oh.. bekerja apa?”. Tanyanya.

“Bekerja apa saja yang bisa aku kerjakan”. Ucap So Eun.

“Ada sebuah pekerjaan.. apa kau mau?”. Tanya ibu itu, sontak So Eun tersenyum.

“Tentu.. pekerjaan apapun yang baik akan aku lakukan!”. Egas So Eun.

“Ada lowongan pekerjaan di sebuah restoran di seberang sana, kau coba saja melamar pekerjaan disana”. Ucap ibu itu.

“Jeongmalyo??? Baiklah akan aku lakukan, khamsahamnida ahjuma”. Ucap So Eun.

“Upahnya lumayan, satu bulan aku dengar-dengar 500.000 won”. Ucap ibu itu.

“Wahhhh”. So Eun sangat tergiur mendengar ucapan ibu itu.

“Aku ke toilet dulu sebentar yah”. Ucap ibu itu. Ibu itu pun pergi, so eun segera merogoh doompetnya mengelurakn uang nya.

“Jika aku bekerja 1 tahun saja aku bisa mengumpulkan 6.000.000 won, sekarang aku mempunyai sisa uang 450.000 won, cukup untuk biaya makan dan menyewa kamar selama satu bulan sebelum aku mendapatkan upah.. besok aku harus pergi melamar pekerjaan disana”. Ucap So Eun.

“Aku kembali”. Ucap wanita yang tadi.

“Ahjuma terimakasih untuk informasinya.. besok aku akan melamar pekerjaan disana”. Ucap So Eun.

“Ne… sudah malam, ayo kita tidur”. Ucap nya.

“Baiklah..”. Ucap so eun sambil membaringkan tubuhnya.

Pagi menyambut So Eun. Dia sudah siap melamar pekerjaan di restoran Bonjuk. Dia ikut mengantri dengan ratusan orang, tanpa persiapan sedikitpun So Eun tetap yakin melamar pekerjaan. Setelah lebih dari 3 jam mengantri akhirnya dia mendapat giliran.

“Mana berkas lamaranmu?”. Tanya petugas itu sinis.

“Tidak ada”. Ucap So Eun.

“Kenapa tidak ada, kalau tidak ada kenapa ikut mengantri”. Sinis petugas itu.

“Memangnya jika melamar suatu pekerjaan harus menyetorkan berkas??”. Tanya balik So Eun.

“Tentu, supaya kami bisa menilai pengelamanmu”. Ucap petugas itu.

“Pengalamanku banyak, manis dan pahit”. Jawab So Eun.

“Kalau begitu kau sudah pernah bekerja di restoran mana saja?”. Tanya balik sang petugas.

“Belum.. aku baru lulus SMA tahun ini”. Ucapnya.

“Tidak mempunyai pengalaman kerja saja angkuh, sudahlah lebih baik kau keluar saja, menghalangi orang yang jelas-jelas lebih baik dari pada kau”. Ucap petugas.

“Baik… saya bisa mencari pekerjaan yang lebih baik”. Ucap So Eun.

“Keluar!”. Ucapnya.

Sementara itu ditempat lain terlihat sesosok pria sedang berjalan melewati gedung sambil membawa gitar kesayangannya. Setelah itu dia masuk kedalam studio latihannya, dia pasangkan kabel-kabel listriknya, dia pun mulai meraih gitarnya dan mulai memainkan alunan musik dari gitarnya itu. Dia resapi nada-nadanya, jika ada nada yang tak sesuai dia benarkan.

“Sepertinya nada nya bagian ini kurang pas”. Gumamnya, dia pun kembali mengganti kunci nadanya, kemudian mengecek harmonisasi nadanya.

“Masih kurang cocok juga”. Lanjutnya.

Lama dia berlatih, diapun melihat jam, jam menunjukan jam 12.30, sepertinya perutnya sudah meminta untuk makanan siang, cuaca Seoul yang dingin menambah perut semakin terasa lapar. Kim Bum memutuskan untuk beristirahat sebentar, diapun turun kebawah. D bawah dia bertemu dengan Lee Ann Jung.

“Hyung… minum kopi?”. Sapa Kim Bum.

“Ne.. udara hari ini begitu dingin, aku disuruh menunggu istriku yang datang di luar, aku tak kuat, aku beli saja kopi untuk menghangatkan tubuhku”. Ucap nya.

“Ide yang bagus… aku juga lapar”. Ucap Kim Bum.

“Cari makan saja”. Ucap Ann Jung.

“Ne.. aku akan kepasar”. Ucap Kim Bum. Kim bum pun berjalan beberapa langkah, kemudian Ann Jung berteriak.

“Bum-ah.. belikan aku juga satu”. Ucapnya, kim bum hanya mengangguk.

Kim Bum naik mobilnya, dia pergi menuju pasar mencari makanan, So Eun pun sama karena lapar dia memutuskan untuk mencari makan di pasar, So Eun melihat sekelilingnya, banyak sekali makanan yang menggugah selera, namun so eun harus berhemat.

Setelah selesai makan, so eun kembali berjalan, dia mungkin harus mencari daerah lain di kota Seoul, karena di daerah ini dia kurang beruntung, dia pun berjalan kembali bersama kerumunan orang-orang namun terdengar suara teriakan pria.

“tolong………….tolong………..”. teriak lelaki itu, spontan so eun dan yang lainya menoleh kearah pusat suara.

“Tolong……….tolong……….tolong halmoni”. Teriak lelaki itu. So Eun segera menghampiri pria itu.

“Ada apa??”. Tanya So Eun.

“Nenekku terpeleset dan dia terjatuh ke sungai”. Ucap pria itu panik.

“Babo!! Lalu kenapa kau masih disini?? Cepat terjun”. Ucap So Eun.

“Aku phobia air.. aku takut air dan ketinggian”. Ucapnya panik.

“Semua lelaki memang bodoh dan menyebalkan, nenekmu bisa meninggal”. Teriak so eun. Tiba-tiba orang-orang yang lain berteriak.

“Hei..kalian berdua mau bunuh diri???? Jangan jangan!!”. Teriak orang-orang yang menyangka so eun mau bunuh diri. Melihat nenek yang dibawah, so eun memberanikan diri terjun ke sungai Han. Melihat so eun yang menjatuhkan dirinya, pria yang tadi shock dan terpeleset jatuh ke sungai Han juga.

Kini So Eun dan pria itu sudah kembali ke atas, berkat bantuan dari polisi, mereka bertigapun selamat. Nenek pria itu segera dilarikan ke klinik dekat kantor polisi.

“Kalau aku tidak terjun bagaimana dengan nasib nenekmu.. lelaki payah dan menyebalkan”. Bentak So Eun.

“Aku sudah jelaskan aku takut air”. Ucap pria itu.

“Aku heran, kenapa laki-laki diciptkan hanya untuk membuat wanita kesal, kau termasuk salah satunya”. Ucap So Eun.

“Kenapa kau marah-marah, kita saja tidak saling mengenal”. Jawab pria itu.

“Tambah saja kekesalanku terhadap lelaki”. Gumam So Eun. Tiba-tiba datang polisi.

“Kalian ikut kami dulu ke kantor”. Ucap polisi itu.

“Salahku apa?? Aku tidak membunuh dan mencuri”. Ucap So Eun membela.

“Nanti kau bisa menjelaskannya di kantor”. Ucap polisi itu.

So Eun pun sudah sampai di kantor polisi bersama pria itu, mereka sedang di tanya oleh seorang polisi.

“Siapa namamu”. Tanya pak polisi pada So Eun.

“Kim So Eun”. jawabnya.

“Kalau kau?”. Tanya polisi lagi pada pria itu.

“Lee Hyeon Jin”. Jawabnya.

“Kalian berdua sepasang kekasih yang ingin membunuh nenek kalian?”. Tanya polisi.

“Mwo??? Aniyo.. aku tak kenal dengan dia, serta neneku itu terjatuh bukan aku yang mendorongnya”. Jawab Hyeon Jin.

“Jadi kalian tidak saling mengenal”. Ucap polisi itu, yang sedang membuat laporan.

“Aku tadi menolong nenek yang terjatuh, karena pria ini tidak bisa menolong neneknya”. Lanjut So Eun.

“Baiklah.. kalau begitu kalian bisa pulang sekarang”. Ucap polisi itu.

“Tunggu, nenekmu ingin bertemu denganmu dan perempuan ini”. Ucap salah satu petugas yang datang dari klinik.

So Eun dan Hyeon Jin segera menemui nenek. Nenek berterimakasih pada so eun dan akhirnya mengobrol dengan So Eun, asal-usul dan sebagainya. Nenek pun tahu kalo so eun sedang mencari pekerjaan dan tempat tinggal, akhirnya nenek menyuruh So Eun menyewa saja di kontrakannya, karena nenek juga mempunyai kontrakan. So Eun bersyukur masih ada orang baik ternyata. Nenek pun menyuruh Hyeon Jin mengantarkan So Eun ke rumah kontrakan.

“Ini kontrakan milik nenek, kau tidak mempunyai kamar sendiri. Kontrakan nenek diisi oleh dua penyewa, dan semuanya sudah terisi tinggal satu kamar lagi yang dihuni seorang penyewa, jadi kau akan berbagi kontrakan dengannya”. Ucap Hyeon Jin.

“Ne..ara!!!”. Ucap So Eun.

“Baiklah.. nanti kau masuk saja, tadi aku sudah menghubungi penghuni sebelumnya, dia katanya akan segera membereskan ruangan untukmu”. Ucap Hyeon Jin.

“Ne.. gomawo”. Ucap So Eun.

“Ya sudah so eun-ah aku harus kembali ke rumah sakit.. selamat beristirahat”. Ucap Hyeon Jin.

“Ne.. salamkan aku untuk nenek”. Ucap so eun.

“Ne.. oneureun gomawoso”. Ucap Hyeon Ji. So Eun tersenyum.

So Eun pun masuk kedalam rumah kontrakan itu.

“Annyeong haseyo eonnie”. Sapa so eun.

“Kau penyewa yang baru itu kan?? Ayo silakan masuk”. Sambut penyewa lama.

“Annyeong, choneun Kim So Eun imnida”. Ucapnya sambil membungkuk.

“Ne.. Jung Da Young imnida.. kau sudah makan malam belum?? Kebetulan aku sedang makan malam, ayo ikut bergabung”. Ramah Da Young.

“Boleh.. aku pun sudah menahan lapar dari tadi sore”. Jujur So Eun.

Mereka berdua pun makan malam bersama ditemani hidangan sealakadarnya.

“Jadi kau ini baru datang dari Daegu?”. Tanya Da Young.

“Ne.. aku pergi dari Daegu, berniat ingin mencari pekerjaan dan jika ada uang yang bisa disisihkan aku juga ingin melanjutkan sekolahku”. Ucap So Eun.

“Oh ne.. ara!!! Jadi kau sedang butuh pekerjaan yah..”. Ucap Da Young sambil berpikir.

“Eonnie, kau mempunyai sebuah pekerjaan kah untukku?”. Tanya So Eun.

“Sepertinya ada, tapi kau mau bekerja apa saja?”. Tanya Da Young.

“Kerja serabutan pun aku mau..”. Ucap So Eun.

“Baiklah.. besok akan kucarikan, sekarang kau makan saja dulu, lalu kau beristirahat di sana. Aku sudah menyiapkan kamar, tapi masih sedikit berantakan”. Ucap Da Young.

“Ne.. gomawo eonnie”. Ucap So Eun.

Setelah makan so eun pun langsung masuk ke kamarnya dan tertidur di lantai, saking kelelahannya, diapun tidur dengan pulas. Esok hari pun tiba So Eun sudah siap pergi bersama Da Young.

“Kau ikut dulu ke kantorku tak apa kan??? Aku harus memberikan dulu berkasku”. Ucap Da Young.

“Tidak apa eonnie, memangnya kau bekerja dimana?”. Tanya So Eun.

“Aku bekerja di UBN”. Ucap Da Young.

“Oh… baiklah.. ayo kita berangkat”. Ucap So Eun.

“Ne, setelah aku selesai, aku akan mengantarmu ke tempat kerjamu itu”. Ucapnya.

“Ne..”. Jawab So Eun.

Sementara itu terlihat Kim Bum sedang mengobrol dengan kekasihnya, Park Jin Hee di kantor UBN, kantor tempat Jin Hee bekerja.

“Sungguh aku tak menyangka.. kau begitu licik, berselingkuh dan menghianatiku di belakangku”. Ucap Kim Bum.

“Bum-ah aku seperti ini juga karenamu”. Bela Jin Hee.

“Apa maksud perkataanmu?”. Tanya Kim Bum.

“Kau selalu membuat hubungan kita dingin, aku kekasihmu tapi selama kita berhubungan kau begitu dingin, aku butuh perhatian dan kasih sayang darimu juga”. Ucap Jin Hee.

“Kau sendiri tahu aku orang yang seperti apa.. rasanya aku ingin tertawa”. Ucap Kim Bum menyindir,

“Apakah ini lucu??? Kau selalu saja seperti ini.. apa yang ingin kau tertawakan?”. Tanya Jin Hee.

“Karena kau berani menghianatiku.. apakah kau sudah layak disebut penghianat???”. Ucap Kim Bum.

“Kau benar-benar kejam bum-ah, lalu bagaimana dengan hubungan kita?”. Tanya Jin Hee.

“Jangan bertanya seperti itu, aku muak! Bertanya hubungan kita yang jelas-jelas telah kau kotori. Pergi menjauh dari kehidupanku”. Ucap Kim Bum. Jin Hee menangis.

“Kata-katamu tidakkah bisa lebih baik lagi?”. Ucapnya sambil menatap Kim Bum, Kim Bum hanya terdiam.

“Baik aku akan pergi”. Ucap Jin Hee.

“Baiklah.. buatlah suatu hubungan yang kau inginkan, bersama dengan selingkuhanmu!!”. Ucap Kim Bum dingin. Jin Hee pun pergi meninggalkan Kim Bum, tak disangaka ternyata disana ada So Eun yang sedang menyaksikan kejadian itu.

“Benar!!! Lelaki itu diciptakan hanya untuk menyakiti perempuan”. Ucap So Eun mengalihkan perhatian Kim Bum, Kim Bum menatap So Eun.

“Gayamu bagus untuk menyakiti perasaan perempuan.. tamparan atau pukulankah yang pantas untukmu?”. Tanya So Eun.

“Nona, apa kau sedang berbicara denganku?”. Tanya Kim Bum.

“Ne.. aku sedang berbicara dengan pria kurang ajar yang dengan seenaknya menyakiti kekasihnya”. Ucap So Eun.

“Kau menguping pembicaraanku barusan???”. Tanya Kim Bum, tersenyum menyindir.

“Memangnya kenapa?”. Tanya So Eun.

“Apakah itu tindakan yang sopan??? Dimana letak sopan santunmu nona? Menguping pembicaraan orang lain”. Tanya Kim Bum ketus.

“Aku membenci pria, pria sepertimu yang bisanya menyakiti perasaan wanita, meninggalkannya dengan seenaknya”. Ucap So Eun.

“Nona, jika kau tak tahu masalahnya, lebih baik jangan menjadi seorang pembela wanita. Karena belaan mu salah, dan dakwaanmu terhadapku juga salah”. Ucap Kim Bum,

“Apa maksudmu??”. Tanya So Eun heran.

“Jangan melihat segalanya dari sudut pandangmu dan apa yang kau lihat serta kau dengar, karena belum tentu apa yang kau lihat dan yang kau dengar itu yang sebenarnya terjadi. Aku juga membenci wanita yang suka ikut campur urusan orang lain”. Ucap Kim Bum dingin. So Eun hanya terdiam tak mengerti dengan apa yang Kim Bum katakan, Kim Bum kemudian melangkah pergi dari hadapan So Eun.

“Berdoalah semoga kita tak bertemu lagi”. Ucap Kim Bum dingin.

TO BE CONTINUED

Bagaimana kelanjutan kisah So Eun, akankah dia mendapatkan pekerjaan?

Dan apakah dia akan kembali bertemu dengan Kim Bum.

Untuk Episode 1 belum semua cast keluar, jadi bagi yang nunggu cast lain, sabar yah masih awal cerita.

Tags: , , , , , , ,

About Nden BumSsoeulSangEun

I'm a dreamer.... I'm girl who like all about korea... what you look me.. that's me...

59 responses to “Love Is Tears Episode 1”

  1. 라미 'Rahmi' says :

    Bekerja dengan rasa cinta berarti menyatukan diri kepada diri sendiri, kepada orang lain, dan kepada Tuhan. Tetapi bagaimanakah bekerja dengan cinta? Bagaikan menenun kain dengan benang yang ditarik dari jantungmu, seolah-olah kekasihmu yang akan memakainya kelak.

    Rahmi aka park je kyung menyukai kalimat pembuka ff Anda…. ahahhhaahah

    hmhmhmhm… kasian tante Jin ya.. baru nongol udah diceritakan berselingkuh,,,, ckckckckcck kasian kasian kasian *gaya upin ipin*

    sepertinya soeun agak trauma dgn yg namanya namja ya… mungkin karena ayahnya yg menyakiti dan membunuh ibunya…. tabahlah eonni *sambil peluk2 soeun*

    btw, td kau bilang gambarnya kecil??? gila kau nden… segini kecil, gimana gedenya??? ini aja bukanya penuh perjuangan.. edit td juga…. ahahahahahhahahahhahha author yg aneh ckckcckckckckck… *dikasih 1 ekor paus*🙂

    lanjutkan
    lanjutkan

    • Nden BumSsoeulSangEun says :

      jejejej kakak gomawo udah baca n komen
      yang pertama pula
      hahahayyyyyyyyyy tak menyangka saiia

      itu kalimat pembuka nya saiia nyolong2 kak
      haha nyolong dari buku maksudnya
      hahahahaha

      iya baru nongol selingkuh, putus ma KB pula
      huhuhu maaf tante jin

      iya trauma gara bapaknya kak

      heheh iya kecil neh
      biasanya KCB gede2 fotonya hahaha

      ok deh next epi jangan lupa baca yah kak

  2. Amalia'SoEul'Lova says :

    Akhir.a Di Post juga FF.a ,.
    Weww,..
    KerenN,..
    Q Suka ma crta.a ,.
    Wuih,. Bruu Pertama kali ketemu z Kim Bum ma So Eun udh adu Mulut,. Hhoho..
    LanjutkanN,.

  3. Indry says :

    Cerita_na seru,i like it!lanjutkan…!!!

  4. dini ramadhani says :

    aduh kasian so eun jd tuna wisma,emang di seoul gitu ya?kalo gak punya kerjaan mo nyewa kontrakan aja ditendang sana ditendang sini,benar2 kota yang kejam
    se7 ma Rahmi,kasian Jin Hee selalu diperankan antagonis hmmmm efek SMM nih
    Kim bum sengak*ni bahasa pada ngerti gak?* amat ngomongnya pake nyuruh so eun berdoa supaya gak kettemu dia lg ckckckckckck liat aja nanti,ntar klepek2 jatu cinta ma so eun
    keren nden ffnya,ditunggu part selanjutnya

    • Nden BumSsoeulSangEun says :

      kak dini
      gomawo udah baca n komen yah kak
      iya tuna wisma.. biasa kalo hijrah mah kak
      iya kota emang kejam lah kak di Indonesia juga gitu
      iya kim bum nyebelin..
      mana nyuruh so eun buat berdoa supaya gak ketemu
      tar kemakan omongan sendiri hahahaha
      ok lanjutanya tetep baca yah kak

  5. renata says :

    Wow…. Ngepost juga akhirnya nih ff….
    Ya deh gw sabar nunggu cast lainnya. Terutama Sukhye :p

  6. enno says :

    kyaaaa . . .karakter kse emank TOP dah😉
    aduh kse onenk jg y masa nglamar pkrjaan gak bwa berkas2??! -,-
    tu polisi babo! Wong kse yg nylametin nenek ntu,malah dkra mao membunuh,huh!
    Kburukan kse,menganggap smw pria sama. Ckckck . . .
    Lanjud sist . . ! Tp bumsso jgn dbqn brtengkar mulu dunt . . .

    • Nden BumSsoeulSangEun says :

      enno.ketemu di wp hahahayyyyyyyy
      iya kse onenk, ngelamar gak bawa berkas
      saking kelewat percaya diri banget hahaha
      iya polisi memang gak tahu kan nenk
      iya padahal gak semua pria sama
      gak lah neng.. disini kamu jangan bayangin mereka bertengkar teriak2..
      kan ceritanya kb itu ketus dan dingin..
      beda ma karakter mereka di KCB ok

  7. andri susi says :

    hyayayayaya.
    Keluar juga.
    Keren.bgus.bgt kak.
    Kata katanya sangat keren.
    Hahahahaha.
    Part slandjutnya dtunggu.

  8. Rizki Amalia says :

    Wah, kasian So EUn, Seoul jahat banget, Kim Bum juga part 1 udah dapet musibah diselingkuhin… Ckckck…
    Seru, nih, belum pernah baca ff yang cewenya ga percaya cinta, ditunggu ya kak…
    Aku belikan 100 paus biru untukmu… Hahaha…

  9. sarah says :

    “Berdoalah semoga kita tak bertemu lagi”. Ucap Kim Bum dingin. —> heh jangan ngomong kayak gitu kan kalian soulmates hahahaaaa

    kaka keren deh ! emang ya kaka Ratu FF hahhaaha !
    part selanjutnya jangan lama-lama ya ! hgehehe

  10. citra anisa aprilia says :

    waw. kak nden seru ceritanya.
    hmm “Berdoalah semoga kita tak bertemu lagi”. Ucap Kim Bum dingin. —> yah, kalo emang udah jodoh apalagi tuhan dan author menghendaki mah pasti bakalan ketemu bum. ahahaha

    seoul kejam juga ya, ga jauh beda sama jakarta (halah jauh lah -__- haha *gajesendiri)

    castnya belum keluar semua? iya ya. paus andalan kak nden juga belum keluar hihi

    yah pokoknya lanjutkan kak . ku tunggu hehe

    • Nden BumSsoeulSangEun says :

      jejeje citra
      gomawo udah baca n komen yah
      hehehehehehehe
      yayaya betulllllllllllllllllll amu dapat A dari saiia
      kalau tuhan dan author menghendaki ya ketemu lagi
      hahahahahahaha

      iya Seoul kayak jakarta aja. mirip banget
      heheh so bayangin aja jakarta gimana..

      ne. cast belum keliuar semua
      udah gitu paus kayaknya gak bakalan nge-cast disini
      hahahahahaha

      ok lanjutanya tetep baca yah

      • citra anisa aprilia says :

        sip deh kak pasti ff mu selalu ku tunggu😀
        seoul sama kayak jakarta bagian kejamnya doang kak, ngebayang seoul macet kayak jakarta terus banjir terus demo… aaaaa susah ah susah. haha
        iya udah pausnya di simpan untuk ff kak nden yang lain saja. kasian kalau di keluarin terus, nanti jadi kurus karena kecapean *makingaje hahaha

      • Nden BumSsoeulSangEun says :

        wahahah FF mu juga aku tunggu
        nih mau baca hehehehe
        iya dimana-mana kota metropolis emang kejam
        tapi seoul gak macet kayak jakarta..
        coz udah ada kereta bawah tanah, kereta express..

  11. Aya BumsSoEul says :

    heuh *sambil hmbusin nafas k.poni* ..
    akhir’y muncul jga part 1’y . yey.!

    seru kaak . lanjutkaan .!

  12. renata says :

    Hahahahah cuma singkat yeee….
    Ntar kalo komen kpanjangan penuh2in page ini gmana…??
    Rencana mau bkin brapa part nie Kepala suku ff??? Yg paling brkesan ff kamu KCB ituloh hihi lucu .
    Skrng gak dipost di fb toh…?? Yaudahlah dimari aja gak pa2 kok😀

    • Nden BumSsoeulSangEun says :

      jejejeje gak apa2 menuhin page juga kak
      aku suka aku suka
      hehehehehehe

      yang ini mini FF aja kak
      gak panjang…
      gomawo banget KCB ma LIT beda konsep..
      KCB comedy romantis
      LIT drama romantis..
      so jarang bergila gila ria di LIT mah…

      iya gak di post di FB banyak faktor kak..

  13. nada says :

    wah, autor yang satu ini memang kreatif dan punya banyak ide. Salut buat nden, aq suka dengan plot fanfic ini “menarik”. wah, nden kamu hebat deh bisa mendeskripsikan jalan cerita dengan sangat baik ditambah dengan foto-foto yang ditampilkan diambil yang benar-benar pas sesuai dengan isi cerita, bahkan kadang sampai ekspresi wajah dari para tokoh cerita terwakili di foto-foto tersebut *keren banget* jadi pembaca seperti melihat drama di televisi *ini beneran loh*. Tapi aq boleh kasih masukan sedikit aja, tapi ini menurut aq loh, kalau bisa warna tulisan atau font-nya agak gelap sedikit, karena ketika dibaca agak silau jadi agak kurang nyaman dibaca. itu aja koment aq. Jangan tersinggung ya…..btw thanks ya udah buat fanfic ini disela-sela kesibukan dan tugas nden yang menumpuk….

    • Nden BumSsoeulSangEun says :

      gomawo nada udah baca n komen yah
      hehehehehe.. makasih gery salut nya.. *loh?*
      hahahaha… *author korban makanan*

      iya mendeskripsikan dengan cukup pusing juga
      haha ekspresi wajahnya itu
      mumpung ada fotonya
      jadi pas
      meskipun di foto itu ma FF aku beda cerita

      ohhh ok boleh tentunya
      makasih banyak buat kritikannya
      aku terima
      next aku bakalan hitamin aja tulisannya
      hehehehehe

      ne..ne…

  14. glodzbumsso says :

    Sementara itu terlihat Kim Bum sedang mengobrol dengan kekasihnya, Park Jin Hee di kantor UBN, kantor tempat Jin Hee bekerja.
    “Sungguh aku tak menyangka.. kau begitu licik, berselingkuh dan menghianatiku di belakangku”. Ucap Kim Bum.
    “Bum-ah aku seperti ini juga karenamu”. Bela Jin Hee.
    “Apa maksud perkataanmu?”. Tanya Kim Bum.
    “Kau selalu membuat hubungan kita dingin, aku kekasihmu tapi selama kita berhubungan kau begitu dingin, aku butuh perhatian dan kasih sayang darimu juga”. Ucap Jin Hee.

    aduh gak usah di kai perhatian itu lebih bagus . perhatian KB itu terbuang percuma kalo untuk PJH . Dari pada buat PJH mendingan buat KSE !!!!! ..

    “Kau benar-benar kejam bum-ah, lalu bagaimana dengan hubungan kita?”. Tanya Jin Hee.
    “Jangan bertanya seperti itu, aku muak! Bertanya hubungan kita yang jelas-jelas telah kau kotori. Pergi menjauh dari kehidupanku”. Ucap Kim Bum. Jin Hee menangis.

    bagus2 mending putus aja dech .. mulai berpibdah hati ke KSE . saia yakin SOEUL-mates seluruh dunia pasti akan setuju (kumat lagi dach alay nya ) …

  15. RhAa luph Bumsso says :

    Bekerja dengan rasa cinta berarti menyatukan diri kepada diri sendiri, kepada orang lain, dan kepada Tuhan. Tetapi bagaimanakah bekerja dengan cinta? Bagaikan menenun kain dengan benang yang ditarik dari jantungmu, seolah-olah kekasihmu yang akan memakainya kelak. > stuju ama ka rahmi aq suka sekali dg kt2 in
    waduh chingu saluttttttt sm u kreatif banget jalan critanya n foto2nya srasa drama bnaran aq stuju sama nada .
    di awal critanya so eun kasian amat tapi ntar malah diprebutin 3 cowok hem > bnar ga chingu….?
    kerennn critanya ….aq ga sabar nunggu cast lainnya trutama ayanx qu Syukie oppa n hyun joong oppa he… he….
    okey aq tunggu lanjutanya jgan lama2 yach chingu…..
    SEMANGAT….

    • Nden BumSsoeulSangEun says :

      Rhaaaaaaaaa gomawo udah baca n komen yah
      kata-kata itu hasil ngerampok koq
      aku juga suka kata-katanya.. *author korban buku*
      hehehehehehe

      haha itu foto-fotonya dari drama AGD koq..
      kebetulan fotonya sama….
      ok di part selanjutnya 2 cast lainya muncul
      makanya tunggu aja yah
      gomawooooooooooooo

  16. merli Bumssoeul says :

    Hahaha asik asik asik kim bum dan park jin hee putus , wah seru ya karakter bumsso yang sama-sama cuek !
    Kalo Mereka pacar kaya gimana ya ??

    Karakter so eun HEBAT mandiri dan dan berani ..

    • Nden BumSsoeulSangEun says :

      haha merli gomawo udah baca n komen
      keeke baru keluar bentar dah putus PJH-KB
      mian tante jin
      karakter bumsso..
      KB- dingin
      kse-cuek

      ne.. kse terlalu mandiri..jadi serasa gak butuh cowok dan cinta
      next di tunggu yah

  17. ryniandicha says :

    i WAW ??!!! ceritanya keren,bagus dan menantang ! karakter so eun sama dengan ryni ! ahahahahaha pembenci laki”…(tapi kalau ryni g benci artis laki”) ahahahaha
    ahahahahahahahaah SENANG SAYA,,,si Jin Hee itu jelek ! tapii berselingkuh pula,,g tau malu *Aowww aoww..
    Tapi bagus lah mereka putus..ahahaha
    penasaran apa yang terjadi selanjutnya nih ! dtunggu part 2 nya yaa

    • Nden BumSsoeulSangEun says :

      Ryniadicha gomawo udah baca n komen FF aku yah
      wah menantang.. emang sebelumnya FF yang lain gimn gitu
      sama2 menantang koq hehehehehe

      jiah sama ma ryni yah
      tapi cewek butuh dicintai cowok juga kan
      hahaha *author banget neh*

      ya ampun tante jin
      iya dia putus ma KB
      hahahahahaha

      ok next di tunggu yah
      gomawo

  18. Ina BeQi SoEulmates says :

    ayeayeaye……….
    ff’a d’post jg setelah sekian lama saai mununggu sampe telor yg saiia erami uda b’ubah jd anak ayam…..
    *ga nymbung*
    jiakakak……….
    cerita yang,,,,,,,,,,,jreng jreng jreng.. baguuuuuuuuuuuzzzzzzzzzzzzz…..
    kasi paus lg buat nden,,^^
    kalimat pembuka’a so swiiiiiiiittttttt,,,
    *dg mata b’binar”..*
    haha,,
    lanjuttkaaaaaaaaaaaaaaaaaannnnn adek syaaaaaangg^^
    *tereak geje dpn kmr nden breng il woo*

    • Kim Dong Mun says :

      kak Ina
      gomawo udah baca n komen FF aku yah kak
      ini udah lama di post nya kak
      hahaha… aduhduhduh
      gomawo yah kak atas pujianya
      haha ganti ah jangan paus lagi sekarang mah
      ok lanjutanya tunggu yah kak

  19. ^^dierenzitudienaOrenz^^ says :

    Neng Nden…
    akhirnya ada juga FF terbarumu…. asiik… asiik… asiik…😀

    ini ide ceritanya terinspirasi dari AGDFTWTBkah?…
    atau cuma perasaanku aja,, hehehehehe… :p

    suka sama karakternya So eun yang pekerja keras dan tak pantang menyerah. Tapi sayangnya So eun membenci laki-laki,, jangan gitu ah eun.. walo bagaimanapun pria dan wanita diciptakan untuk saling melengkapi *sok nasehatin so eun* hwhwhwhwhwhwh

    ehhh… tante genit nan centil muncul di FF ini,, untungnya udah diputusin sama Kim Bum. *ketawa puas* ahahahahahahaha….

    Neng nden.. aku tunggu kelanjutan ceritanya…

    S-E-M-A-N-G-A-T

    btw,, tumben si paus kaga nongol,, kekekekeke… :p

    • Kim Dong Mun says :

      kak dina
      gomawo udah baca n komen FF aku yah kak
      ne..ide awal daegu ke Seoul kayak AGD.. tapi kisah nya beda koq kak
      so tenang aja
      hahahahahahaha

      ne.. miss independent.. but she hates boy
      itu salah yah kak

      iya
      tente jin muncul disini
      tapi gak lama koq kak

      ok lanjutanya tetep tunggu aja yah kak
      gomawo

  20. dita says :

    kak n’nden!!!!!!!!!!!!!!!!!1
    nyonya paus hehe :9
    keren bgt!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    ahahhahahahhhahah

    wew so eun benci cowo yah?
    hemmmmmmmm
    tp ada pengecualian dong
    ayahnya?
    hahahahhahahhahahahha
    sama kim bum oppa tentunya di yg akan datang ahahahhahahahhahahhahhaha

    sujut syukur deh oppa putus sama tante
    gak kebayang klo oppa d buntutin sma tante” girang gitu hih
    ahahhhahahahahhahahaha

    hummmmmm
    pemainnya belon keluar semua nie
    masih d umpetin sma kak n’nden
    *sambil celingak celinguk*
    ahahahhahahahahhahaha

    ok kak lanjut yah :))
    d tunggu :))

    • Nden BumSsoeulSangEun says :

      ditaaaaaaaaaaaa
      gomawo tomatku udah baca n komen FF aku yah
      istrinya minhyuk muah muah dech..
      gomawo buat pujiannya…juragan tomat

      ne.. benci cowok..
      yang dibenci pasti ayahnya dong..
      hahahaha tak usah diragukan lagi

      ne pemainya belum keluar semua
      makanya tunggu aja yah
      gomawo

  21. erna says :

    seruuuuuuuu…..!!!!! lanjutkn…. q tnggu.

  22. Moza Desy says :

    kerend!!!!
    ayo lnjut ke part 2’y….

    oh ya, knapa kim so eun’y kasian bgt….
    crita’y nih kimso eun anak urban yah…
    wlah2, cntik2 ugh anak urban… hhe

    truz, wktu kimbum maen gitar’y tu loh…
    jdi ngingetin aQ sma still marry me….
    klo ajja park jin hee di still marry me d gnti ama so eun psti bgus bgt….
    syg, itu tak akan trjadi…..

    ya udah deh, itu ajja comant dri aQ…
    pkok’y tak tunggu next part’y….
    wokey!!!

    • Nden BumSsoeulSangEun says :

      moza gomawo udah baca n komen FF aku yah
      iya ditunggu aja yah lanjutanya yah

      iya kimso itu urban haha dari daegu ke Seoul
      iya cantik juga anak urban…
      kalo gak urban gak ketemu KB dong hahaha

      emang itu pas maen gitar
      fotonya dari still marry me
      hahahahahaha

      ok tunggu yah lanjutanya
      gomawo

  23. renata says :

    Teruskanlaaaah… Teruskanlaaaah kau berkaryaaaaaa… *nyannyi ala Agnes maunikah*

  24. Ina BeQi SoEulmates says :

    huwahaha,,,,,,,,,,
    kk yg telat,,
    hehe^^
    masama adeeek syaaanng..!!!!!
    lha, emank skrg paus’a d’gnti ap??
    jgn blg nden mau hiu skrg,,
    jiakakakak<<

  25. filmy erotyczne says :

    Thanks for such interesting and terrific post. Really useful and helpful information. I’ve twitted your blog.

  26. Deonna Mogollon says :

    Most of the times i visit a blog i get disappointed.On the other hand,I have to say that you have done a good job here.

  27. Soccer Betting Euro2012 says :

    After read a few of the blog posts on your web site today, and I really like your way of blogging. I bookmarked it to my favorites blog list and will be checking back soon. Please check out my site too and let me know your opinion.

  28. Frankie Riccardo says :

    I believe this web site has very excellent pent content blog posts.

  29. geill says :

    seruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu……………
    dah gy adacuplikan2 gambarnya….. diambil dr cuplikan drama a good day ya?????????????
    yg jelasnya q sk ama ceritanya bagus banget……………
    next part……………………….

  30. selenamel says :

    Waaah bumso.. I like it.. Hee

    Aku new reader.. Tertarik sm bumso.. Suka bgt sm copel ini..

  31. SintiaBumsso/@SintiaBumsso17 says :

    Uahh keren kak keren lanjut baca🙂

  32. Rika says :

    bumso… knp tdk ada kelanjutan sinopsis drama ini ya??

  33. mia says :

    dari awal ydah terjadu percekcikan seperti ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: