Sorry for My Love [part 1]

Author : glodzbumsso

Main cast : kim bum, kim so eun, chu ga eul

Cast : lee min ho, goo hye sun, go ara, jessica, geum jandi

Genre : romantic, death’s character, friendship

Type : sequel

 

Hari ini adalah hari yang paling membahagiakan karena tepat pada hari ini aku akan menghadiri upacara kelulusanku dan upacara penyematan cincin. Aku merasa semua orang turut berbahagia untukku, buktinya keluarga dan orang yang sangat kusayangi akan datang menyaksikanku. Aku mengenakan gaun warna biru laut yang telah kupersiapkan jauh-jauh hari. Kupoles wajahku dengan warna-warna natural agar tetap tampak elegan tapi simple. Aku berusaha untuk tampil secantik dan sesempurna mungkin. Bukan hanya karna akan jadi tontonan umum saat kelulusan nanti, tapi juga aku akan menjadi tontonan dan seseorang yang akan terlibat langsung dalam acara penyematan cincin di jari manisku. Kami berdua akan saling mengikat janji satu sama lain. Janji untuk saling berbagi dalam suka maupun duka, janji untuk saling mengisi, dan janji untuk saling menghormati.

@@@

“So Eun, Min Ho datang menjemputmu!!!”, teriak seorang wanita dari lantai bawah rumahku. Yah, namaku Kim So Eun orang-orang sering memanggilku dengan sebutan So Eun, aku merupakan pewaris tunggal perusahan terbesar di Eropa Kims Group. Aku terdaftar sebagai mahasiswi di universitas terkemuka di Korea Universitas Shinwa dan hari ini aku akan mengakhiri statusku sebagai pelajar.

Dan yang barusan datang menjemputku itu adalah Min Ho, Lee Min Ho nama lengkapnya dia adalah calon tunanganku. Min Ho merupakan pewaris tunggal perusahaan group Shinwa, group yang menaungi kawasan Asia dan sebagian Amerika. Min Ho bukan hanya dapat dikatakan sebagai orang yang sukses secara materil, tapi juga moril he’s very kind, wise, respect, and especially he’s very love me. Aku telah tiga tahun lebih berpacaran dengannya, hal itu membuat selain kami berdua yang saling mengerti dan memahami, keluarga kamipun saling mengenal satu sama lain. Setelah upacara kelulusanku selesai aku dan Min Ho akan bertunangan dan rencananya akan menikah 6 bulan lagi.

“Iya sebentar, Bu!!”, teriakku pada ibuku. Setelah menatap cermin kesekian kalinya dan memastikan aku sudah tampak lebih cantik, aku segera menuruni tangga menemui Min Ho. Keterkejutan dari wajah Min Ho tak dapat disembunyikan ketika ia melihatku turun dari kamar. Aku yang melihat keterkejutan pada wajahnya hanya bisa memberikan senyum terbaikku.

“You look so beauty today..”, ucap Min Ho sembari mengecup keningku.

“Oh.. Jadi biasanya I’m look ordinary?”, ucapku pura-pura cemberut dan mengalihkan dari pandangannya.

“Tidak kamu tetap cantik, but today you so different. Oke! Ayo kita berangkat sekarang..! Kamu tidak mau terlambatkan?”. Aku dan Min Ho segera menuju gedung tempat kelulusanku.

@@@

Dari dalam gedung aku melihat teman-teman satu angkatanku dan para sahabatku sedang berkumpul. Mereka juga mengenakan gaun dan jas yang tak kalah indah dengan gaun dan jas yang aku kenakan bersama Min Ho. Aku menangajak Min Ho untuk bergabung dan mengenalkannya sebagai tunanganku pada sahabat-sahabatku.

“So Eun… aku kira kau akan datang terlambat?”,ujar Jessica teman satu kelasku.

“Tidak untuk kali ini”, jawab Min Ho cepat mendahuluiku dengan melingkarkan tangannya di pinggangku.

“Kau siapa?”

“Jesica, you didn’t know him? Dia Min Ho pewaris group Shinwa sekaligus tunangan So Eun”, jawab Hye Sun. Aku dan Min Ho hanya bisa tersenyum dan mengangguk sesaat meyakinkan Jesica atas keterangan Hye Sun. “Apa kau tak pernah melihat berita di TV atau di Koran?”

“Jesica hendak melihat berita di TV? I can’t think that! You know in her mind just shopping and shopping”, ujar Go Ara menyindir Jesica.

“Go Ara! Tutup mulutmu! Jangan bicara sembarangan! Kau ini….”

“Sudah-sudah… Jangat ribut lagi acaranya sudah mau dimulai”, ujarku melerai Jesica dan Go Ara.

“Sayang, aku bergabung dengan pengunjung yang lainnya dulu ya? Good luck for you”, ucap Min Ho mengecup keningku dan berlalu. Aku melihatnya bergabung dengan kedua orang tuaku dan kedua orang tuanya yang sengaja menyempatkan diri datang.

“So Eun, ada yang mau aku tanyakan….”

“Sudah Jesica. Nanti saja. Ayo kita ke atas stage. Lihat teman-teman sudah banyak yang berada disana. Ayo Hye Sun, Go Ara”, ujarku menarik Jesica dan kedua sahabatku yang lainnya ke atas stage. Hye Sun dan Go Ara adalah sahabat-sahabatku sejak aku Senior High School di Shinwa hingga sekarang. Kami memang sudah berniat untuk masuk dalam satu fakultas, yaitu Bisnis and Management. Sedangkan Jesica baru bergabung dengan kami sekitar dua tahunan ini sejak ia menjadi mahasiswi baru di Shinwa.

@@@

Saat diatas stage Jesica memberiku pertanyaan yang dimana pertanyaan itu membuat bibir dan hatiku kelu untuk menjawabnya. Aku mulai ragu dengan apa yang telah aku putuskan terhadap masa depanku. Aku merasa demon-demon dalam hatiku muncul kembali dan menumbuhkan ‘rasa itu’ dan mereka berharap aku melakukan kesalahan dengan perasaan yang mulai tumbuh itu.

“So Eun..”, bisik Jesica.

“Ada apa?” “Benar itu tadi calon suamimu?”

“Bukan calon suami, Jes… Tapi masih calon tunangan”, sambar Go Ara cepat mendahuluiku.

“Kau itu kenapa slalu ikut campur sih…?! Aku khan bertanya pada So Eun.”, ucap Jesica yang mulai meninggikan nada suaranya. Memang selalu begini, Jesica dan Go Ara bagaikan kucing dan anjing yang selalu berdebat dan bertengkar. Tapi dipihak lain mereka saling menyayangi.

“Sstt.. Jangan keras-keras.”, sambar Hye Sun

“Kau mengganggu jalannya upacara diklat sayang.. Iy dia memang calon tunanganku dan rencananya enam bulan lagi kami akan menikah”, jawabku pada Jesica dengan lirih. Hampir saja kami berempat menjadi pusat perhatian di atas stage karena mengganggu hikmatnya prosesi kelulusan.

“Benar kau ingin menikah dengannya?” “Tentu saja. Itu sudah kuputuskan. Lagi pula aku dan Min Ho sudah lama saling kenal dan kedua orang tua kami juga telah merestuinya. Memangnya kenapa?” Jesica menggeleng cepat, tapi matanya tetap menyelidik pada mataku. “Benar kau tidak menyesal…?”

“Kau ini kenapa sih Jes?”, tanya Go Ara yang kambuh lagi penyakit juteknya.

“Nggak aku hanya mematiskan apakah dia benar-benar telah melupakan ‘pria itu’?”

“Pria siapa? Siapa yang kau maksud Jesica?”, tanyaku penasaran.

“Si Cinta pertamamu tentu saja!”, jawab Jesica enteng. DEGGG!!! Aku terkejut mendengar ucapan Jesica. Go Ara dan Hye Sun yang merasa ada perubahan padaku langsung menatap Jesica marah.

“Ups… maaf So Eun”, ucap Jesica saat menyadari dia memberikan pertanyaan yang salah padaku. Aku mengangguk dan tersenyum lemah.

“Kau ini ramai saja! Sudah tutup mulut besarmu! Lihat… kita diliati oleh rector!”, ucap Hye Sun dengan tetap memandangku. Begitu juga Go Ara. Mereka berharap aku baik-baik saja dan tidak menganggap serius perkataan Jesica. Hye Sun dan Go Ara memang sama-sama tau betapa aku begitu mencintai ‘pria itu’. Begitu susah aku melupakannya sejak awal kami masuk SMA. Mereka berdua begitu setia mendengarkan curhatanku dan menghapus air mataku yang berlinang karena ‘pria itu’.

@@@

Pikiranku melayang…. Sekali lagi kata-kata ‘MELUPAKANNYA?’ terngiang dikepalaku. Melupakannya? Tidak mungkin! Tidak secepat itu aku dapat melupakannya. Setiap waktu aku selalu memikirkannya baik dikelas, di rumah, bahkan ketika aku berkencan dengan Min Ho.Kadang-kadang aku merasa sangat bersalah dan iba pada Min Ho yang begitu tulus menyayangiku, sedang aku hanya menyayanginya sebagai kakak. Tapi saat pikiran untuk memutuskan hubungan dengan Min Ho terlintas dikepalaku, aku merasa tidak sanggup melukai orang yang sangat baik seperti Min Ho. Bahkan ketika dia menyatakan kesediaannya menjalin hubungan denganku tiga tahun yang lalu, dia tetap bersedia meskipun tahu aku tak dapat menghapus bayangan seseorang.

Samar-samar aku mendengar…

“……Dan untuk peraih nilai IP tertinggi diperoleh ananda Kim So Eun. Diharapkan untuk orang terdekatnya menjemput dia diatas panggung dan memberikan sebuah pengharagaan”

@@@

Akhirnya kesadaranku kembali ke dunia nyata. Sekarang aku melihat Min Ho tepat berada didepanku dengan memberikan setangkai lili putih kesukaanku karna aku berhasil memperoleh nilai IP tertinggi rasa bersalah yang sangat besar menderaku lagi. Aku melihat dia tersenyum, senyum yang sangat tulus. Sangat-sangat tulus hingga membuat dadaku hangat.

“Aku tidak boleh melukai Min Ho. Dia terlalu baik untuk dilukai. Untuk apa aku memikirkan masa lalu, dia pun tak mungkin juga untuk memikirkan aku, jangankan memikirkan mengenalku saja tidak. Ayo So Eun, tatap masa depanmu. Masa depan bersama Min Ho”, ucapku dalam hati.

“So Eun, please listen to me. Kim So Eun meskipun aku tau bahwa aku bukan orang yang sempurna dan pantas berada disampingmu. Meskipun aku tau cintaku tak bisa sebesar cinta tuhan pada umatNya, dan meskipun aku tau aku memiliki banyak kekurangan yang nantinya akan membuatmu susah, tapi aku akan berusaha untuk menjadi yang terbaik bagimu. Jadi Kim So Eun maukah kau menikah denganku?”, ucap Min Ho berlutut dihadapanku. Min Ho melamarku, acara ini ditonton oeh semua khalayak. Disini aku juga menemukan alasan mengapa tante dan om-kedua orang tua Min Ho-juga datang pada acara kelulusanku? Dan hadirnya para paparazzi, mungkin rencana ini juga didengar oleh mereka sehingga mereka turut mengabadikan bersatunya perusahaan terbesar didaratan ini.

Aku tak mampu menjawab. Bibirku masih tetap kelu dan mati rasa. Aku tak mampu bukan karena aku gugup, tapi karna pikiranku kalut dan terbelenggu akan masa lalu, tapi aku juga tak ingin mempermalukan dan mengecewakan Min Ho. Dia yang selalu sabar menunggu akan kembalinya hatiku dan dia bersiap merebutnya secara perlahan tanpa menyakitiku. Dia juga orang yang selalu ada ketika aku dalam keadaan sulit meskipun dia sedang sibuk, dia selalu meluangkan waktunya.

Aku benar-benar tak mampu menjawab. Akhirnya kuanggukkan kepalaku. Min Ho langsung memelukku begitu dia tau aku menyetujui permintaannya, permintaan keluarga kami, dan permintaan ketololanku. Disaat itu, diujung tepat didepan pintu aku melihatnya. Di datang diacaraku. Bukan! Di acara kami. Aku dan teman-temanku. Aku berusaha untuk tidak ge-er, tapi nyata-nyata aku melihat dia menatap lurus kepadaku. Tatapan dingin yang selalu kurindukan.

“Sudah Cukup So Eun! Dia bukan siapa-siapa! Past, let it be the past! Tatap didepanmu. Ada seorang pria yang senantiasa menunggumu!”, ucapku dalam hati menguatkan diriku sendiri. Akhirnya kami-aku dan Min Ho-saling tukar cincin.

Para paparazzi mengabadikan prosesi tukar cincin kami. Aku berusaha memberikan senyuman terindah pada mereka. Aku menatap Min Ho, dia terlihat sangat bahagia. Sepintas aku arahkan tatapan mata yang mengisyaratkan kata ‘maaf’ pada dia-cinta pertamaku- aku tidak tahu dia dapat mengartikannya atau tidak, tapi sesaat setelah itu dia pergi. Pergi meninggalkan gedung melintasi pintu keluar. Ingin rasanya aku mengejarnya, tapi tertahan ketika Min Ho memeluk pinggang dan mencium keningku. Aku tau dia tak bermaksud menghalauku. Aku menangis dalam hati.

“Bukan Min Ho yang aku inginkan, tapi dia. Bukan dia yang akan jadi jodoh seorang Kim So Eun, tapi Min Ho yang akan jadi jodohnya..”, kata-kata itu terus saja terucap dalam hati. Aku juga menguatkan hati dengan menoleh pada tiga sahabatku. Mereka menatapku iba, tapi disisi lain mereka juga memberikan semangat padaku dan meyakinkan aku bahwa jalan yang kupilih adalah benar.

@@@

 

 

kira-kira siapa ya cinta pertamanya So Eun? Dan bagaimana kisahnya akan berjalan dengan Min Ho?

Baca di chapter selanjutnya…

@@@

Tags: , , , , , , ,

28 responses to “Sorry for My Love [part 1]”

  1. Lewi Chitra says :

    Bagus bngt kak
    jga misterius…
    S’bnr.a spa sie yang menjadi cinta prtm Kim So Eun..??
    penasaran …..
    Lnjtn ya kak..!:)
    Aku tunggu part selanjut.a:D

  2. Amalia'SoEul'Lova says :

    Woooo..
    Min Ho tunangan ma So Eun …
    Hmmm,. KerENN…
    Q Sukaaaa…
    Hmm,. Cinta Pertama So Eun siapa yaaa,. Jangan” Kim Bum tuhh..
    OK,. Next Part.a ditunggu Lhoo..

  3. ViQa "Gajeong" says :

    Huaaaa,kok mata sy jd berkaca-kaca,hmm’cinta pertma so eun ??

    Pasti ‘?????’
    hehe,ditunggu part selanjutx,’

  4. Runo says :

    what?? Kok ma min ho sieh?? Ga rela..!!*maaf,trbawa emosi nih*

    ayo cepat lanjutkan! Penasaran.. Krn crta’ny bda dri yg lain..

    D’tggu..

  5. Aya BumsSoEul says :

    huaaa . KEREN .!

    penasaran sayaaa ..

    cita pertama’y siapa yaa.? KIM BUM .! bner gak .?
    cuman nebak siehh ..

    lanjut kak . hwaiting.!

  6. decha cayang bumso says :

    kerennnnn…..
    abys……..
    Q tunggu yg slanjutnya………^_^

  7. dini ramadhani says :

    hohohoho ni pernah dipost di BSI yg dulu ya?
    so eun ma min ho?hmmmm ngebayangin cocok gak ya?
    kim bum jd cinta pertama soeun kan?hmmm sama dong kayak di real life LOL
    ditunggu part berikutnya

  8. tessa says :

    kerrreennnn….
    i like it… hehehehe

  9. anung says :

    ceritanya bikin penasaran…

  10. Elwanda Lunday says :

    Most of the blogs online are pretty much the same but i think you can add some value. Bravo !

  11. John says :

    Admiring the commitment you put into your blog and detailed information you present. It’s good to come across a blog every once in a while that isn’t the same unwanted rehashed material. Wonderful read! I’ve bookmarked your site and I’m adding your RSS feeds to my Google account.

  12. Betting Euro2012 Voucher says :

    I believe you have created several rather fascinating points. Not as well many others would actually think about this the direction you just did. I am truly impressed that there is so much about this subject that has been unveiled and you made it so nicely, with so considerably class. Top-notch one, man! Genuinely fantastic things right here. Wish you 2011 Happy New Year!

  13. indahpertiwi says :

    wah, bagus ceritanya. Biarpun baru pertama baca udah tau siapa cinta pertamanya so eun, haha Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡

  14. Lavelle Kniesel says :

    I am impressed with this web site , rattling I am a fan .

  15. (NFC) Near Field Communication says :

    Thanks for making the trustworthy strive to explain this. I think very strong about it and want to be informed more. If it’s OK, as you attain more in depth wisdom, might you thoughts including extra posts similar to this one with additional information? It could be extraordinarily helpful and helpful for me and my colleagues.

  16. rahillah (chiaki) says :

    baru gabung nih,,,, suka >.<

  17. rizkyapratiwi says :

    so eun … fighting …

    itu keputusanmua jgn sesali

  18. best web design templates says :

    I ran into this page on accident, surprisingly, this is a amazing website. The site owner has done a great job writing/collecting articles to post, the info here is really and helpful when i do research. You just secured yourself a guarenteed reader.

  19. man_.... says :

    bumso tp masih penasaran dengan mereka yang seperti apa dan kenapa bisa cinta pertamannya gak kenal dengannya tapi menatap dia dengan dingin setelah itu keluar setelah acara tukar cincin..penasaran

  20. Aurlia stevani says :

    Pzti first love nya so eun kim bum dech…
    (sox tau)
    Wkwk

  21. mia says :

    pasti kim bum oppa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: