MEET YOU MEANS GIFT FROM GOD

Author : glodzbumsso

Main cast : kim bum kim so eun

Cast : kim nam gil , jin yi han’s character

Genre : romantic

Type : one shoot

 


Perkenalkan aku Kim Bum, seorang aktor yang sedang naik daun dan tak perlu diragukan lagi banyak wanita yang rela berdiri dibelakangku untuk mengagumiku. Banyak wanita yang bahkan rela menghabiskan uangnya hanya untuk berdandan habis-habisan hingga tampak seperti badut. Bahkan mereka rela membohongi diri mereka sendiri hingga membentuk dua muka seperti siluman rubah hanya untuk mengambil hatiku. Aku merasa sungguh sangat jengah dengan keadaan ini. Tak ada dari mereka yang dapat menunjukkan kepribadian tulus.

Yah.. orang-orang disekitarku termasuk pekerjaanku sendiri dipenuhi akan kepura-puraan. Tak hanya itu, semua disekitarku juga dipenuhi tipu muslihat, trik-trik untuk saling menjatuhkan dan mengorbitkan satu sama lain. Aku sendiri juga terlatih untuk bermain kepura-puraan dan terlibat dalam kondisi itu. Benar-benar membosankan. Didepan khalayak banyak aku harus selalu memamerkan sederet gigi putihku tersenyum dalam waktu lama, tapi dibelakang punggung aku aku mengepalkan tangan dan berfikir untuk apa aku melakukan ini? Aku ingin melakukan apa yang ingin aku lakukan tanpa harus terikat hal-hal seperti kontrak atau hal-hal lainnya.

Aku ingin sekali melihat ‘sesuatu’ yang real, tanpa tipu muslihat dan ingin menemukan sosok dan dunia yang natural. Lama aku mencari ‘sesuatu’ itu, sesuatu yang aku impikan sejak lama hingga pada akhirnya aku bertemu dengannya. Meskipun hanya seorang gadis. Aku selalu memikirkannya. Pertemuan yang hanya disadari oleh pihakku sendiri. Pertemuan yang memberikan sensasi hanya dari memandangnya lewat sudut mataku.

@@@

Aku teringat ketika melihatnya pertama kali diruang tata rias meskipun itu hanya sekilas. Sekilas tapi sangat berkesan. Melihat gadis yang tidak biasa meskipun busana yang dia pakai jauh dari kata mewah. Tata rias yang digunakannya juga sangat natural dan tak berlebihan. Ketika itu aku sedang mencari Nam Gil, manager sekaligus sahabat baikku. Saat mataku telah menemukan Nam Gil, tampak dia sedang berbincang-bincang dengan seorang gadis yang aku lihat sekilas tadi diruang tata rias.

“Nam Gil!!!”, panggilku padanya

“Oh hay..”, ucap Nam Gil berjalan kearahku dan meninggalkan gadis yang sangat istimewa di mataku. Sejenak sebelum Nam Gil mendekat kepadaku di menoleh pada gadis itu untuk berpamitan,”So Eun aku tinggal dulu, nanti kita lanjutkan lagi pembicaraannya.”

“Oh.. jadi namanya So Eun.”, gumanku lirih tiba-tiba aku tersentak kaget dan menyadari sesuatu… “Wait…wait.. jadi gadis itu….”

@@@

Jadi semua gadis yang memberikan sensasi padaku itu bernama Kim So Eun. Dia juga sama sepertiku juga seorang artis. But she is very different dia tampak begitu tulus, begitu nyata, begitu lugu, dan begitu cantik. Kecantikkannya tetap terpancar walaupun busana yang ia kenakan jauh dari kata mewah dan indah. Begitu sederhana bahkan, tapi itu justru memberikan kesan elegan yang dibalut dalam kesederhanaan. Aku tahu aku mulai terlihat seperti idiot. Aku juga terlihat putus asa, seperti ketika aku masih kanak-kanak dengan mata besar hanya untuk mengemis ibuku untuk sebuah permen, ketika aku menatapnya. Tapi ketika dia seorang gadis biasa Kim So Eun tersenyum padaku, aku lupa semuanya seperti saat ini ketika dia menghampiriku

So Eun mengulurkan tangan. “Kau Kim Bum, kan? Dan aku-”

“Kim So Eun.” Aku menjabat tangannya dan kami sama-sama tersenyum, tampak dari wajahnya dia sedikit terkejut dan tersipu karena aku tau namanya. Ketika tangan kami saling menjabat mata kamipun ikut terkunci dan So Eun lagi-lagi sedikit tersipu dan aku dapat merasakan betapa hangat tangannya, seperti musim semi hadir di musim dingin.

“Jadi kau adalah partnerku dalam BOF ini?”, ucap kami bersamaan. Kami tertawa.

@@@

Beberapa hari ini aku begitu lelah syuting disana-sini tanpa kehadirannya sungguh membuatku bosan.  Telah lewat tiga bulan sejak dramaku bersama So Eun berakhir, sejak saat itu kami jarang bertemu karna sama-sama sibuk. Aku begitu merindukannya. Sudah lama aku tak mendengar suaranya yang manja dan mesra kepadaku. Kuambil handphone pada saku celanaku dan kucari nama ‘Ga Eul-yang’….tut..tut..tut..

Yah.. perlu aku tegaskan bahwa aku dan So Eun memang telah berpacaran paling tidak lebih dari 4 bulan. Kami saling mengikat janji untuk selalu bersama ketika kami berada di Pulau Jeju dan kisah cinta itu berlangsung sampai sekarang.dan berharap sampai selamanya.

Tut…tut…tut…tut…

“Kenapa So Eun tak mengangkat telponnya? Ah…Sial! Apa dia sedang bersama om Lee Jin Ki itu?!”. Pikiranku kalut. Akhir-akhir ini aku harus melihat adegan antara Ga Eul-yang dengan om-om itu dihampir semua televisi dan baleho sepanjang jalan tol.

Tut…tut…tut……..

“So Eun?”  “Yeah?” akhirnya dia mengangkat telponku, aku merasa seakan-akan dunia dan sang surya tersenyum padaku.  “Ga Eul-yang?” candaku.

“Kim Bum!” katanya, marah.

“Hanya bercanda, kenapa kau tak pernah mau kupanggil seperti itu?”, tanyaku pada So Eun.

“Aku tidak mau kau menyukaiku karena peranku sebagai Ga Eul atau banyak para fans kita mendukung kita bersama berpasangan di dunia nyata!!”, gerutunya padaku. Aku hanya bisa tersenyum, aku paling suka dia menggerutu seperti itu membayangkan wajah imutnya ketika sedang kesal benar-benar membuatku tak dapat menahan tawa.

“Bummie? Kenapa kau tertawa?” “Ah tidak ada apa-apa. Dengar So Eun, aku tak ingin kau salah sangka padaku. Aku menyukai bukan karena kau memerankan Ga Eul atau karena para fans yang mendukung kita…. Oh yak au ada dimana sekarang?”, tanyaku mengalihkan pembicaraan. Jujur saja aku tidak mau So Eun bertanya padaku mengapa aku memilihnya, aku benar-benar malu dan gengsi mengakuinya.

“Tepat di depan Anda, tentu saja…..” Aku bangun dan melihat So Eun, wanita yang kusayang ada didepan mataku dengan menutup telpon yang sedari tadi digunakan untuk berkomunikasi denganku. “….Hmmm…lalu karena apa kau menyukaiku?”, tanyanya berjalan kearahku. Dan sekarang di duduk tepat disampingku memandangku.

“Ayolah So Eun, kau tau kenapa khan? Jadi jangan tanya lagi apa alasannya ku memilihmu”, kataku dengan merebahkan diri diatas tanah yang sejak tadi aku tempati.

So Eun mengikutiku merebahkan diri tepat disebelahku. “Kapan kau mangatakannya, Bum? Aku tak pernah mendengarkannya langsung dari bibirmu. Saat itu khan kau hanya menulisnya di sebuah kertas? Ayolah Bummie aku rasa takada salahnya kau berkata juj…Hmmpp”. Aku sungguh kesal mendengar celotehan So Eunku ini. Aku menciumnya dan menatapnya. Memberikan jawaban dari pertanyaannya lewat sorot mataku.

“Ah.. kau selalu saja begitu! Tak mau bersikap gentleman dan jujur padaku atau pada dirimu sendiri!!”, ucap So Eun kesal. Dia berdiri dan meninggalkanku, aku iktu berdiri dan mencegahnya berdiri.

“Kau mau kemana?”, tanyaku. “Aku mau ke Jin Yi Han. Dia sudah menungguku untuk memulai syuting!”. Jawaban yang diberikannya tampak ketus dan tatapan mata yang diberikannya begitu sinis.

“Tunggu! Kau tak boleh pergi! Kau tak boleh menemuinya!”, cegahku memegang tangan So Eun kuat hingga dia tertarik kearahku dan berada dalam dekapanku.

“Maumu itu apa sih, BUM?!!”. Aku memegang wajahnya ketika dia mengerang berusaha melepaskan dirinya dari pelukanku.

“Tatap mataku… dengarkan aku baik-baik, So Eun-ku…”, bisikku padanya. Mata kami kembali terkunci ketika saat pertama kali aku mengenalkan diriku padanya. Meskipun telah jalan 4 bulan harus kuakui jantung kami masih saja saling berdetak kencang apalagi dalam posisi seperti ini.

“Aku menyukaimu lebih dari segalanya dan moga-moga sampai kapanpun. Aku menyukaimu bukan karena aku menyukai pribadi Chu Ga Eul seperti yang kau perankan atau karena terbentuknya SoEulmates dan Bumsso seperti yang tadi aku katakan. Aku menyukaimu karena kau apa adanya. Karena So Eun yang sekarang ada didepanku ini yang notabene adalah So Eun-ku, adalah seorang wanita yang tulus, sederahana, dan tak penuh kepura-puraan meskipun dia hidup dalam dunia kepura-puraan yang juga kutempati. …”

“Cuma itu…”, bisiknya lirih memotong perkataanku. Hatiku perih ketika tiba-tiba dia menitihkan air mata. Aku sangat takut menyakitinya. Aku taku menyakiti hatinya amat sangat rapuh dan rentan.

“Sssttt… sudah aku mohon jangan menangis. Apa aku menyakitimu?”. So Eun-ku menggeleng. “Bisakah aku melanjutkan pengakuanku?”. So Eun-ku mengangguk lemah menahan tangisnya. Tanganku mengusap air matanya yang menetes dan berbisik perlahan menenangkan hatinya. “Karena kau tidak berusaha menunjukkan sisi perfect seorang So Eun dan malah menjadi apa adanya. Yang paling penting karena kau berani mencintaiku, begitu juga aku dengan segala resiko yang kan kita terima.” Aku mengakhiri bisikkan lirihku dengan memeluknya.

“Terima kasih, Bum… Aku bahagia mendengarnya. Ucapanmu menghapus semua keraguanku terhadapmu tantang alasan mengapa kita berhubungan.”, ucap So Eun yang membalas pelukanku.

“So Eun….., ada yang ingin kuucapkan dari dulu tapi aku malu untuk mengakuinya”, ucapku dengan melepas pelukan perlahan.

“Apa itu, Bum?”, ucap So Eun menatapku.

“When I saw you in our first meet, I think met you means gift from God for me”, ucapku dengan menggandeng tangannya yang hangat.

“Terima kasih…. Bummie, aku harus cepat-cepat pergi. Aku rasa Jin Yi Han menungguku dia mau mengantarku dan memulai syuting.”, ucap So Eun melepas genggaman tangannya padaku, tapi aku menahannya.

“Tidak perlu. Biar aku yang mengantarmu ke lokasi syuting”

“Tapi nanti kalau ada wartawan yang memergoki kita bagaimana?”

“Akan kuploklamirkan hubungan kita..”

“Tapi pihak managementmu….”

“Sudahlah So Eun kau jangan terlalu khawatir. Akan kujelaskan pada mereka. Aku tak ingin kehilanganmu. Sudah Ayo..”  Aku menarik So Eun kedalam mobil sport biru.

@@@

Kamu adalah malaikat yang dikirimkan tuhan padaku untuk dicintai. Walau kusadar aku bukan seorang yang sempurna dan pantas untuk menerimamu. Meskipun banyak yang memandang duniaku begitu sempurna. Tahukah mereka bahwa aku begitu tersiksa akan pandangan itu. Hanya mereka  yang berada disampingku dapat melihat aku apa adanya. Dan pandangan itu kudapatkan ketika aku melihat dan bersamamu So Eun-ku. Sekali lagi kutegaskan meet you mean gift from God.

@@@

Tags: , , ,

20 responses to “MEET YOU MEANS GIFT FROM GOD”

  1. ryniandicha says :

    PERTAMAXXXX !!!
    Yah.. perlu aku tegaskan bahwa aku dan So Eun memang telah berpacaran paling tidak lebih dari 4 bulan. Kami saling mengikat janji untuk selalu bersama ketika kami berada di Pulau Jeju dan kisah cinta itu berlangsung sampai sekarang.dan berharap sampai selamanya.****SEANDAINYA ITU REAL,AK AKAN SENANG SEKALI…..

    KEREN FF NYA…

    • Glodzbumsso says :

      Gomawo uda baca chingu ….

      Aku juga hanya berharap mereka kaiak gitu di dunia nyata ..
      Kasian backstreet gara2 management nya kimbum!!!!!!

  2. Nden BumSsoeulSangEun says :

    ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh
    gak bisa berkata-kata KERENNNNNNNNNN
    ini nih buat aku mikir
    kim bum ma so eun gini gak yah??
    ampunnnnnnnnnn kasihan banget
    hubungan tapi backstreet

    nah lo itu yang nulis2 asli ada di bumssofact
    kekek ga eul-yang is my only love
    ckckckc kim bum neh wkekekeke

    jjjahhh itu kissu mereka
    bayangin ahhhh *mesum*
    aduhhhhh lee jin ki… onew kan??
    om om.. bukanya onew lebih muda???

    jin yi han.. basmi aja..
    ih dia mau nganterin segala kekekeke
    ayoo kim bum kusuka gaya lo!!!
    proklamirkan aja deh..
    berharap asli nih
    aminnnnnnnnnnnnn

  3. Ina BeQi Soeulmates says :

    kyaaaaaaaaaa
    baguuuuuzzzz kata”a so swiiiiiiiitt^^

    “Jadi semua gadis yang memberikan sensasi padaku itu bernama Kim So Eun. Dia juga sama sepertiku juga seorang artis. But she is very different dia tampak begitu tulus, begitu nyata, begitu lugu, dan begitu cantik. Kecantikkannya tetap terpancar walaupun busana yang ia kenakan jauh dari kata mewah dan indah. Begitu sederhana bahkan, tapi itu justru memberikan kesan elegan yang dibalut dalam kesederhanaan”… stuju ma kim bum,, haha

    Tatap mataku… dengarkan aku baik-baik, So Eun-ku…”, bisikku padanya. Mata kami kembali terkunci ketika saat pertama kali aku mengenalkan diriku padanya. Meskipun telah jalan 4 bulan harus kuakui jantung kami masih saja saling berdetak kencang apalagi dalam posisi seperti ini.

    “Aku menyukaimu lebih dari segalanya dan moga-moga sampai kapanpun. Aku menyukaimu bukan karena aku menyukai pribadi Chu Ga Eul seperti yang kau perankan atau karena terbentuknya SoEulmates dan Bumsso seperti yang tadi aku katakan. Aku menyukaimu karena kau apa adanya. Karena So Eun yang sekarang ada didepanku ini yang notabene adalah So Eun-ku, adalah seorang wanita yang tulus, sederahana, dan tak penuh kepura-puraan meskipun dia hidup dalam dunia kepura-puraan yang juga kutempati. …”
    “Karena kau tidak berusaha menunjukkan sisi perfect seorang So Eun dan malah menjadi apa adanya. Yang paling penting karena kau berani mencintaiku, begitu juga aku dengan segala resiko yang kan kita terima.”
    “When I saw you in our first meet, I think met you means gift from God for me”,
    Kamu adalah malaikat yang dikirimkan tuhan padaku untuk dicintai. Walau kusadar aku bukan seorang yang sempurna dan pantas untuk menerimamu. Meskipun banyak yang memandang duniaku begitu sempurna. Tahukah mereka bahwa aku begitu tersiksa akan pandangan itu. Hanya mereka yang berada disampingku dapat melihat aku apa adanya. Dan pandangan itu kudapatkan ketika aku melihat dan bersamamu So Eun-ku. Sekali lagi kutegaskan meet you mean gift from God.

    sukaaaaa sukaaaaaaaa sukaaaa ma smua kata”a…^^
    huhu,,^^

    • Glodzbumsso says :

      Gomawo uda baca ..
      Hhehehehehheheeeee ..
      Nulis nya sambil mbayangin betapa protektif dan possesive nya kim bum .

  4. cIeetra says :

    keeerrreennn aBiieez !!!
    pLgy kta”nya ,saiiaa ska ..Q tnggu kryamu slnjtnya eonn !!..

  5. enno says :

    manteb dah . . .
    Wlwpun udah berulang x mbaca ni OS tp tetep gak bosen mbacana😉

  6. ViQa "Gajeong" says :

    EonQ Saayang
    Kau tUnggu
    cOmentku Tak.
    #jiaH gubrAkk
    hehe,emang
    dah eonku ini
    TOP MARKOTOP.
    Wkwkwk

  7. dini ramadhani says :

    ih keren keren keren!
    emang ya,so eun tuh beda ma artis2 korea yg laen,menurut saiia jg gitu kok
    kata2nya saiia suka bgd
    bikin os lg donk

  8. Citra Aprilia says :

    wuaaaaaaa KEREEEEENNNN !!!
    Sumpah berasa real banget perasaan kim bum disini, ketulusan cintanya sama so eun. Sampe sampe aku kebawa suasana apalagi baca ini di sekolah sambil denger lagu jigeum manneronya kim bum. Perfect!

    Kasian jg ya kalo ini rreal yg kyk kim bum alamin. Terkekang ngga bisa bebas pergi kemana” sama so eun. Aish pokoknya top

  9. Ai SoEulmate Bummies says :

    smoga ini nyata…
    * berdoa pada tuhan smoga mreka bneran pcaran *

  10. unii says :

    ayo kimbum dan soeun go public aja!

  11. rizkyapratiwi says :

    KYUYYYYAAAAAA….. keerreeennnn

    bummie sok malu-malu tapi mau

  12. VayTeuKey says :

    daebak, keren banget kata-katanya. meskipun singkat, tapi inti ceritanya dapet banget.

  13. cucancie says :

    Kyaaa…terlalu pendek ceritanya….tp mengena..

  14. chandra bulan says :

    andai aj bnr mrk jadian didunia’ nyata,,seneng bgt
    Crt’nya asik author…gomawo!!!!

  15. Femilda nengsih says :

    Yaaa kependekan.seharusnya kan bumsso go pulic dong,biar seru liat ekpresi para awak media.tapi tetap keren kok.

  16. Mia says :

    Gentle bgt

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: