WHY DO YOU LOVE ME, SUNBAE?

Author : glodzbumsso

Main cast : kim bum kim so eun

Genre : romantic

Type : one shoot

 

Hari ini lagi-lagi aku mengalami kekacauan dalam pendidikanku. Ternyata siswi di sebuah sekolah menengah atas terkemuka seantero Korea seperti International Boarding School Shinwa bukanlah hal yang mudah. Apalagi kalau keberadaanku ini dikarenakan adanya program beasiswa. Sebenarnya bukan itu yang membuatku kesal, justru aku semakin bangga karena dari sekian ratus siswa-siswi Shinwa hanya otakku-lah yang mampu mengungguli fasilitas dan berkuasanya uang di sekolah ini. Hal yang membuatku kesal adalah ketika mereka kaum mayoritas-kelompok siswa yang merasa lebih unggul diatasku karena uang-mencemoohku dan berusaha  merusak kesabaranku.

Oh ya… sebelumnya aku ingin memperkenalkan sedikit tentang diriku. Aku Chu Ga Eul, orang-orang biasa memanggilku dengan Ga Eul. Seperti yang aku ceritakan diatas bahwa aku adalah salah satu siswi tingkatan tiga di Shinwa yang masuk karena beasiswa dan sebentar lagi akan lulus sekolah dengan grade tertinggi (amien…). Aku pula juga salah satu siswi yang paling sering dijahili oleh mereka kaum mayoritas selama aku masih stia sekolah disini. Satu-satunya alasan aku tetap bertahan dalam kondisi sekolah yang seperti ini adalah karena adanya Kak Yi Jeong di sisiku. Dia adalah salah satu anggota F4 yang telah 6 bulan ini menjadi pacarku. Kak Yi Jeong sendiri sekarang menjadi mahasiswa ekslusif di Perguruan tinggi Shinwa. Hal yang membuatku heran adalah kenapa Kak Yi Jeong mau menjadi pacar dari seorang gadis biasa yang tak punya kelebihan seperti aku.

^@^

Suatu pagi di sekolah Shinwa para kaum mayoritas itu memulai rutinitasnya untuk menggangguku.  Yah… kaum mayoritas itu punya rutinitas yang sama setiap harinya yang mereka lakukan di sekolah. Rutinitas itu antara lain adalah: Bangun, sarapan, pergi ke sekolah, berjalan ke kelas, menggerutu tentang Gaeul, belajar, menggertak Gaeul, makan siang …

“Kau tahu bahwa gadis bernama Chu Gaeul? Aku mendengar bahwa ia tinggal di sebuah gubuk kecil di luar pasar ikan …” Bisik-bisik tentangku mulai mengisi ruang kelas. Apa yang aku lakukan dalam kondisi seperti ini? Aku akan tetap mencoba untuk berkonsentrasi pada buku pelajaranku menganggap semua hanya angin lalu.

“Sungguh? Aku mendengar bahwa ia bekerja sebagai pelacur sebagai pekerjaan malamnya …”, ucap salah seorang siswi yang ada di kelasku dengan melirikku tajam berharap aku kehilangan kendali.

“Apa-apaan ini? Apa yang mereka katakan? Apa mereka tak pernah berfikir secara jernih? Apa uang-uang itu telah mencuci otak mereka? Oke.. tarik nafas-buang-tarik-buang. Kamu harus tetap semangat Ga Eul.. AYO SEMANGAT!”, ucapku dalam hati. Aku berusaha sabar kupererat peganganku pada cover buku diperketat dimana aku hampir menutupnya. Aku hanya menggunakannya sebagai bahan untuk menahan diri agar tidak melemparkan kursi ke seberang ruangan.

“Apakah kau sungguh-sungguh …? Brarti benar apa yang aku dengar bahwa ia tidak gratis …”, ucap siswi lainnya yang ikut menimbrung. “Ini benar-benar keterlaluan!! AKU SUDAH TAK TAHAN LAGI!”

Tanpa sadar aku membentak mereka. Aku membanting buku ke atas meja, menyambar tas dan pergi, mendorong siapa pun yang berdiri di jalanku. Sudah cukup. Aku sudah cukup sial dalam tiga tahun terakhir ini dari gangguan siswa-siswa lain tentunya. Aku bahkan tidak ingat kapan terakhir kali melakukan hal yang menyenangkan di sekolah ini…?! Tak terasa air mata mengalir di wajahku bersamaan dengan derasnya hujan yang mengguyur tubuhku. Tiba-tiba saja dering hapeku yang terletak di dalam sakuku yang basah berbunyi.

“Yeoboseyo?”  “Ga Eul-yang.”  “Yi Jeong-sunbae!” Aku mengendus terakhir kalinya, air mataku berhenti, sudah saatnya aku berlindung di bawah pohon untuk sementara dari hujan.

“Ada apa?”, ucapku pada Kak Yi Jeong setelah agak tenang. Suaranya selalu saja membuatku tenang dan merasakan kedamaian.

“Kenapa kau berdiri di tengah hujan?”  “Apa? Bagaimana kamu bisa tau?”  “Berbaliklah.” Aku berbalik.  Aku menemukan mobil mahal yang sudah tak asing bagiku berhenti di tepi jalan, menurunkan kaca jendelanya. “Yi Jeong-sunbae….”

“Masuklah ke dalam mobil sebelum kamu masuk angin,” Ucapnya lewat telpon padaku. Aku mengangguk dan menutup telponnya. Ditengah derasnya hujan aku berjalan mendekati mobil Kak Yi Jeong, tapi mataku tak dapat lepas darinya. Awan yang menguntitku sedari tadi tiba-tiba cerah saat aku memasuki mobilnya. Aku menguap kelelahan menghadapi semua ini. Aku sangat lelah, yang aku butuhkan saat ini adalah tidur untuk mengistirahatkan otakku sejenak.

^@^

Aku tak menyadari bahwa aku telah tertidur di mobil Kak Yi Jeong sampai ia harus mengangkatku keatas sofa rumahnya.

“Senang melihatmu sudah bangun,” gumamnya ketika aku mulai membuka mataku. Dia terus saja diam dengan tetap menatap lekat kearah mataku dan menggenggam tanganku, seakan-akan dia mengerti aku butuh sbuah kedamaian dan memberiku waktu untuk memulai berbicara sesuai kesanggupanku. Tapi aku? Aku berusaha mencari jawaban atas pertanyaanku selama ini padanya. Pertanyaan: mengapa seorang So Yi Jeong dapat mencintaiku dan memilihku sebagai pacar? Padahal aku hanyalah seorang gadis biasa tanpa kelebihan. Aku mencari jawaban itu dari sudut-sudut matanya, seolah mengisyaratkan mata adalah jendela hati.

“Apakah mereka menyulitkanmu lagi?” tanyanya pelan mungkin dia sudah jengah dengan kebisuan diantara kami berdua, aku hanya bisa menganggu. Lagi-lagi air mata mengalir dari mataku. Kak Yi Jeong menghela napas dan bergumam, “SIAL!!!,  padahal aku telah memperingatkan mereka …” Kak Yi Jeong menatapku dengan pandangan iba. Iba melihat orang yang dicintainya sengsara. Aku tak suka dengan pandangan itu, aku tak suka dikasihani. Kuberanikan diri menatap matanya lekat berusaha mencari arti dari pandangannya padaku. Akhirnya aku dapat mengartikan pandangan dari Kak Yi Jeong. Bukan hanya pandangan iba, tapi pandangan akan kepedulian dan cinta. Aku mengartikan bahwa: Kak Yi Jeong tidak ingat kapan terakhir kali dia melihatku tertawa atau bahkan tersenyum lepas saat aku mulai bersekolah di Shinwa tiga tahun lalu. Tapi aku belum dapat menemukan jawaban dari pertanyaanku selama ini….. aku terus saja menatapnya lekat dalam kondisi kebisuan diantara kami, mencari jawabannya sampai aku benar-benar kelelahan…

^@^

Hari mulai dingin, aku mulai beringsut lebih dekat ke Yi Jeong. Dia melihatku menggigil, jadi dia melingkarkan selimut di bahunya dan menariknya lebih dekat kepadanya.  Aku meringkuk di dadanya, menikmati kehangatan. melingkari lengannya lagi. “Sunbae …” gumanku.

“Ya?”  “Kenapa kakak mencintaiku?”

“Karena, kamu adalah kamu, Gaeul yang tidak pernah takut untuk menunjukkan rasa cintanya padaku meskipun kau tau kadang itu akanmembuatmu sakit dan terluka.,” Jawabnya dengan keragu-raguan. Kak Yi Jeong membungkuk berbisik di telingaku, “Aku mencintaimu.”

^@^

 

 

The end…

Mav kalo jelek ya…?

Mohon kritik dan sarannya.

Tags: ,

19 responses to “WHY DO YOU LOVE ME, SUNBAE?”

  1. shavira putri says :

    wah bagus + keren kak..

  2. Nhaa JooniE says :

    Keren banget ceritanya …
    tapi terlalu pendek …

  3. ViQa "Gajeong" says :

    Jiahhh blm
    bc main coment
    aja nih saya’,
    nnt deh kLw
    sdh smpi discul
    bc breng2 tmn
    seantero scul,
    #gubrakks
    THE BESt, , ,

  4. Nden BumSsoeulSangEun says :

    aku tetep sukaaaaaaaaaa
    glodya………..
    aku suka kalimat yi jeong paling akhir
    berkesan banget
    ahhhhhhhhhhhhhhhhhhh pokoknya DAEBAK!!!!!!!
    teruskan karya karyamu yang lainya ok!

  5. Rizki Amalia says :

    Waa… romantis banget, apalagi kalimat terakhirnya… Duh… Jadi enpi nih aku…
    Cakep banget… Nilai 1000 buat kak Authors… Plokplokplok… ^_^

  6. ryniandicha says :

    WAWWWWWWW !!! MAAANNCCCAAAAAAAAPPPPPP

    “Karena, kamu adalah kamu, Gaeul yang tidak pernah takut untuk menunjukkan rasa cintanya padaku meskipun kau tau kadang itu akanmembuatmu sakit dan terluka.,” Jawabnya dengan keragu-raguan.***LAH? KOK jawabnya ragu si?yg pasti dong

    Kak Yi Jeong membungkuk berbisik di telingaku, “Aku mencintaimu.” *I LIKE IT

  7. dini ramadhani says :

    hahaw yi jeong romantis abis
    osnya keren kok,PD dong

  8. puchaabyzone says :

    annyong glody,,,

    wuaaaaa romatic sekaliiiiiiiiiiiiiiiiiiiii apalagi kata2 yijeong pas terakhir,,,,bikin melting…

    suka..suka..suka….\(^_^)/

  9. Ai SoEulmate Bummies says :

    kyaa…
    smoga bner….

  10. Ina BeQi Soeulmates says :

    baguuuuuuussssssss kereeeeeeeeeennnn apalagi kata” yi jeong tg terakhir,,, bikin meleleh..
    haha..
    good jooobbb^^

  11. unii says :

    kenapa bisa jadian?? kayaknya kata-katanya kurang deh ..

  12. rizkyapratiwi says :

    hmmmm … krean sih
    tp ceritanya kurang panjng jdi kurang puas

  13. charlotte says :

    gila, ceritanya bagus abis! tapi terlalu pendek kak;p tapi udah bagus banget kok sebagai author:)

  14. annisa says :

    aku suka ^_^

  15. VayTeuKey says :

    gak jelek kok chingu. cuma kurang panjang aja. itu adegan terakhir aku suka banget. daebak!

  16. fionapurple2012 says :

    ceritanya bagus, sih..
    tapi alur dan jalan ceritanya terlalu pendek dan harus diperpanjang lagi.. ^^

  17. Indopra says :

    Anneyoung authornya, nae gita. Line 97, salam kenal. Hmmm, aku pembaca baru nie…. #Gak nanya#

    Oh iya aku tahu Ff-mu dari temanku yang merekomendasikannya, hihihi. Soalnya aku suka Couple BumSso

    Hmmm, author yang baik boleh ijin share FF-mu gak untuk dibaca Grup Difacebook #Boys Before Flowers Lovers#? Boleh ya? Pasti boleh donk. Tenang aja nanti aku cantumkan nama authornya deh, oke? Gomawooooooo

  18. mia says :

    Cinta yg bner” tlus

  19. Upi shi hottest queen says :

    ?? singkat, padat dan jelas… Kerens ”karna kamu adalah kamu ….” i like that

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: