My Cardiac Make My Meart was Broken part 2

Author : Chandra Syifa W

Main Cast : So Yi Jeong, Chu Ga Eul

Cast : Orang tua Yi Jeong, Orang Tua Ga Eul

Genre : Romantic, Sad

Type : Sequel

Annyeong Haseo Mates !!!

Ketemu lagi dengan lanjutan ceritaku yang kemaren nih

Masih inget kan ?

Kalo belom inget, mending baca part 1 nya dulu deh…

Di jamin langsung kesengsem !!! *Nora *_*

Setelah basa – basi, mari kita langsung baca yang satu ini…

Yi Jeong POV

Ku lihat setiap orang di sekelilingku. Ku cari dirinya di setiap sudut rumah sakit. Aku terus melangkahkan kaki sembari berharap semoga aku dapat menemukan Ga eul. Dan aku terhenti saat melihat sebuah ruangan. Ku baca nama ruangan itu dengan perlahan. “ Spesialis Jantung ( Cardiac Specialist ) “. Aku merasa terjanggal saat membaca tulisan itu. Kemudian ku lihat seorang wanita yang duduk sendirian sambil menangis. Ku dekati dia, dan ku kenali wajah itu. Ya, itu adalah wanita yang ku cari sejak tadi.

“ Ga eul-yang… “ ucapku perlahan.

“ Yi jeong-sunbae ? “ Katanya sambil mengusap – usap matanya.

“ Ada apa denganmu ? Kenapa kekasihku yang cantik ini menangis ? “

“ Tidak apa – apa kok. Sunbae jangan khawatir terhadapku “

“ Baiklah kalau kekasihku ini tidak mau cerita. Tapi kalau yang ini kamu harus menjawab dan menjelaskannya pada ku “

“ Maksud nya ? “

“ Aku mau bertanya padamu.. “

“ Bertanya apa ? “

“ Kenapa kau datang ke sini ? Apa benar kau datang ke sini karena untuk kontrol ? “ tanyaku dengan menatap matanya.

Ku lihat dirinya diam terpaku sejenak. Mungkin dia agak kaget mendengar pertanyaanku. Tapi, tidak seharusnya dia bersikap seperti ini apabila memang apa yang ku katakan tadi tidak benar.

“ Ga eul-yang ? “

“ Iya ? “

“ Kenapa ? Ayo jawab pertanyaanku “

“ Benar sunbae…”

“ Kau sakit apa ? Apakah penyakit itu begitu parah sehingga kamu harus kontrol ? “ tanyaku yang mulai panik.

“ Aku tidak sakit kok sunbae. Aku datang ke sini untuk kontrol keadaan kulitku. Kan aku ingin tampil cantik saat pernikahan kita nanti… “ ucapnya dengan senyum yang polos. Aku paling suka melihatnya tersenyum seperti itu.

“ Wah, aku tidak menyangka kalau kekasihku ini sepertinya sudah menginginkan pernikahan. Tapi, kenapa kau di sini ? Ini kan tempat untuk spesialis jantung ? “

“ Aku hanya beristirahat di sini kok. Aku lelah setelah berjalan menuju spesialis kulit yang agak jauh dari sini… “

“ Syukurlah, ku pikir kamu mengalami masalah dengan jantungmu. Ya sudah, ayo kita pulang… “

Aku pun merangkul pinggangnya di sampingku sambil berjalan menuju pintu keluar. Aku sangat lega setelah mendengar penjelasan darinya. Mengingat hatiku yang tiba – tiba merasa janggal saat membaca tulisan “ spesialis jantung “ itu…

Ga Eul POV

Perasaan ku begitu lega setelah aku berhasil menjawab semua pertanyaan yang di ajukan oleh Yi jeong-sunbae. Aku hampir tak bisa berkata apa – apa setelah dia tiba – tiba menemuiku di depan ruangan itu. Untuk sementara, aku masih bisa bertahan dalam posisi ini. Tapi hanya untuk sementara.

“ Ga eul-yang, apa yang kita lakukan hari ini ? “ Tanya Yi jeong-sunbae yang membuyarkan lamunanku.

“ Ke mana saja, asalkan sunbae senang “ ucapku sambil tersenyum.

“ O iya, mengenai pernikahan yang sempat kita bahas sebentar di rumah sakit. Apa itu benar ? Apa kau mau menikah dalam waktu dekat ini ? “ Tanya nya lagi.

“ Yi jeong-sunbae, aku akan mengatakan apa yang ku inginkan mengenai hal itu pada sunbae. Tapi, aku hanya ingin mengatakannya di bukit Samwol… “ kataku dengan pelan.

“ Bukit samwol ? Memangnya, ada apa ? “

“ Aku sangat suka melihat bintang dan langit malam di sana. Sunbae mau kan ? “

“ Apa pun untukmu cantik… “ katanya sambil tersenyum manis padaku.

Aku merasa beruntung mempunyai seorang kekasih yang mau mengerti keadaanku. Walaupun pada awal pertama bertemu dia agak bersikap dingin, tapi sekarang dia berubah menjadi seorang pangeran yang begitu mempesona di mataku. Ingin sekali rasanya aku memberi tau pada Yi jeong-sunbae tentang penyakitku ini, tapi aku tidak sanggup untuk mengatakannya. Entah kapan aku mampu untuk mengucapkan semua itu.

Author POV

Mereka pun sampai di bukit samwol tepat pada jam 7 malam. Begitu lega rasanya setelah seharian mereka berjalan – jalan berdua berkeliling di kota seoul. Kemudian mereka duduk di bangku taman yang berada di bawah pepohonan. Suasana nya begitu romantis. Yi jeong menutupi badan ga eul dengan jasnya. Ga eul pun tersenyum pada yi jeong.

“ Yi jeong-sunbae… “ ucap ga eul memulai pembicaraan.

“ Ne ? “

“ Sebelum aku bicara serius, aku ingin bermain dulu dengan Yi jeong-sunbae “

“ Bermain ? Bermain apa ? “

“ Aku ingin kita berandai – andai tentang masa depan nanti. Mudahkan ? “

“ Cukup mudah. Baiklah, kita mulai permainan ini dengan apa ? “

“ Tentu saja dengan Yi jeong-sunbae yang memulainya… “

“ Baiklah. Begini, seandainya saat kita menikah nanti ada seorang wanita yang mengaku bahwa dia mencintaiku, apa yang akan kau lakukan ? “

“ Seharusnya jangan bertanya padaku, tapi harusnya sunbae sendiri yang menjawabnya “

“ Kenapa aku yang malah harus menjawab ? kan aku bertanya padamu ? “

“ Jawabannya tergantung pada pilihan Yi jeong-sunbae sendiri. Kalau sunbae lebih memilihku, ya tidak akan merubah apapun. Tapi kalau sunbae lebih memilih wanita itu, ya tidak masalah. Karena masih banyak pria yang menanti di antrian… “

“ Pede sekali kekasih ku ini ? Tapi, apa yang kamu bilang itu benar. Aku juga yakin kalau masih banyak pria yang mengantri di antrian. Ha..ha..ha.. “

Ga Eul POV

Aku ikut tertawa mendengar perkataan Yi jeong-sunbae. Jujur saja, aku hanya ingin mengendurkan suasana. Aku tidak ingin suasananya begitu senyap, itu membuatku merasa bahwa waktuku tidak lama lagi.

“ Sudah, sekarang giliranku untuk bermain “

“ Iya iya, ayo, apa yang ingin kekasihku bayangkan ya ? “

“ Aku serius niii…. “ kataku merengek.

“ Aku juga serius. 2 rius malah.. “ kata sunbae meledek.

“ Andaikan Yi jeong-sunbae mempunyai kekasih yang mempunyai penyakit kronis dan waktunya tidak lama lagi, apa yang akan sunbae lakukan ? “

Yi jeong-sunbae terdiam sejenak. Sepertinya sunbae kaget mendengar pertanyaanku. Aku hanya ingin mengetahui pendapatnya saja sebelum aku mengungkapkan semuanya. Dan aku juga ingin supaya sunbae sudah bisa mempersiapkan diri bila aku sudah tidak ada nanti.

“ Apa sih yang kamu katakan ? Pertanyaanmu akhir – akhir ini sangat aneh, dan pasti selalu berakhir dengan hal yang menyedihkan “ kata nya curiga.

“ Sunbae lupa ya ? Ini kan permainan. Bukan kenyataan tau “ kataku.

“ Aku… hanya ingin melakukan yang terbaik untuk dirinya selama dia masih punya waktu untuk bersamaku…. “ katanya.

“ Apa ? “

“ Aku tidak ingin menangis di hadapannya bila dia sudah pergi nanti. Tapi aku akan berjanji padanya bahwa hatiku akan selalu jadi miliknya “ jelas sunbae padaku.

Aku tertegun mendengar jawaban sunbae. Aku juga yakin kalau dia pasti akan melakukan hal itu padaku, itu bila seandainya dia tau tentang penyakitku ini.

“ Dan ada satu hal lagi yang akan ku katakan padanya “ ucap sunbae lagi.

“ Aku akan mengatakan padanya. Bahwa hati nya adalah hatiku, nyawa nya adalah nyawaku, dan hidupnya adalah hidupku. Aku akan berjanji akan hal itu padamu ga eul… “

“ Sunbae…. “

“ Waktu untuk bermainnya sudah habis. Sekarang, adalah waktunya bagimu untuk mengatakan sesuatu yang kau pendam “

“ Yi jeong-sunbae, aku ingin meminta sesuatu. Tapi sunbae harus mengabulkannya ya ? “

“ Selama ragaku masih mampu, aku pasti akan mengabulkannya. Memangnya kau mau meminta apa ga eul ? “

“ Apabila kita menikah nanti, aku ingin kakak selalu ada di sisiku. Walaupun aku dalam keadaan sakit… “

Dan tiba – tiba Yi jeong-sunbae mendekatkan wajahnya pada ku. Matanya yang menawan membuatku tersanjung sekali bisa terpilih menjadi kekasihnya.

“ Tak perlu kau meminta, aku pasti akan selalu berada di sampingmu. Karena kau adalah belahan jiwaku… “

Yi jeong-sunbae kemudian mencium keningku. Aku merasa sedih sekali. Hingga tak terasa air mataku mulai menetes. Sudah begitu banyak tetesan air mata yang terjatuh karena aku tak sanggup menahan semua ini…

Author POV

Hari – hari terus berganti. Setelah kejadian di bukit samwol pada malam itu, Ga eul mulai merasa lega. Dia merasa kalau dia mulai agak siap untuk di panggil oleh yang Maha Kuasa. 2 minggu kemudian, orang tua Yi jeong datang ke kediaman Ga eul. Dan sepertinya mereka datang dengan tujuan yang serius.

“ Tidak terasa ya sudah 4 setengah tahun anak – anak kita menjalin hubungan atas perasaan mereka ? “ kata eomma yi jeong yang memulai pembicaraan.

“ Iya, mereka sudah cukup lama menjalin hubungan ini. Dan sepertinya, di umur mereka yang menginjak 21 tahun ini mereka sudah cukup umur untuk membawa hubungan mereka ke jenjang yang lebih tinggi “ tambah ayah yi jeong.

“ Oh, saya mengerti. Pasti anda beserta istri ingin membicarakan tentang ‘pernikahan’ kan ? “ kata ayah Ga eul menebak.

“ Wah, sepertinya anda peka sekali terhadap perkataan saya ya ? “ kata ayah yi jeong lagi.

“ Tentu saja, karena kita semua kan pernah melewati tahap seperti ini bersama orang tua kita saat kita mau menikah kan ? “ tambah ayah ga eul.

Mereka semua pun tertawa bersama. Sepertinya mereka sudah saling mengenal satu sama lain. Ga eul yang mendengarnya dari atas langsung penasaran dengan keadaan di lantai bawah.

“ Sepertinya aku mengenal suara itu deh. Suaranya seperti suara ayah dan ibu Yi jeong-sunbae. Tapi apa iya ? Ah, lebih baik aku ke bawah saja deh “ ucap Ga eul.

Ga eul pun langsung trurn ke lantai bawah. Dan dia terhenti di tangga saat dia melihat bahwa itu memang benar orang tua Yi jeong. Ga eul tidak mau ikut campur urusan orang tuanya. Jadi dia hanya mendengar semua pembicaraannya dari atas tangga.

“ Begini, saya beserta istri ingin mendengar pendapat anda dan istri apabila kedua anak kita menikah. Bagaimana menurut anda ? “

“ Sejujurnya, kami akan sangat tersanjung apabila anda dan istri bersedia untuk menikahkan anak anda dengan anak kami “

“ Saya sangat nyaman apabila melihat Yi jeong dengan nak Ga eul. Yi jeong menjadi lebih perhatian pada orang – orang di sekelilingnya “ ucap ibu yi jeong.

“ Begitu juga saya. Saya juga nyaman menitipkan anak saya pada nak Yi jeong “ kata ibu Ga eul sambil tersenyum.

“ O iya, di mana yi jeong ? “ Tanya ayah yi jeong pada istrinya.

“ Ya ampun, pasti dia menunggu di luar. Biar aku suruh dia untuk ke sini “ jawab ibu Yi jeong.

Namun sebelum ibu Yi jeong memanggilnya, Yi jeong sudah terlebih dahulu masuk ke rumah Ga eul. Dia mengucap salam dan membungkukkan badan kepada orang tuanya Ga eul. Kemudian dia duduk di kursi samping orang tuanya.

“ Mianhe eomma karena aku masuk ke sini. Karena aku ingin melihat Ga eul “ ucap Yi jeong berbisik pada ibunya.

“ Kenapa meminta maaf ? Justru tadi eomma mau menyuruhmu untuk ke sini. Inikan acara lamaran antar keluarga. Ingat Yi jeong, kamu yang meminta eomma untuk datang ke sini menemani melamar Ga eul “ kata Ibunya.

“ Ne eomma. Aku mengerti “ kata Yi jeong.

Dan pembicaraan antar keluarga pun di mulai lagi.

“ Yi jeong, sekarang saatnya kau meminta izin pada orang tua Ga eul untuk menikahinya “ kata ayah yi jeong.

“ Baik ayah “

Ga eul yang melihat yi jeong akan meminta izin pada orang tuanya untuk menikahinya pun kaget.

“ Yi jeong-sunbae, mau menikahi ku ??? “ Tanya Ga eul dalam hatinya.

Bersambung ke part selanjutnya….


Bagaimana mates ? Apakah kerusakan pada cerita ini malah makin banyak ???

Aku sebagai author cukup sadar diri koq. Hhe”…

Tunggu lanjutan ceritanya ya ?

Dan seperti yang aku bilang sebelumnya saat di part 1…

“Jangan lupa untuk memberi komen, kritik, dan saran atas cerita ini ya ???

Karena reader yang baik, selalu membantu authornya untuk memberi perbaikan terhadap ceritanya… ^_^ “

FB ku : Chandra Syifa Widyaindiastuti

Twitter ku : @syifa_ks2be

Syifa selalu suka KS2BE !!!

Kim Sang Bum – Kim So Eun !!!

Tags: ,

About bumssoindo

We are fanbase of BUMSSO (Kim Bum and Kim So Eun) from Indonesia

20 responses to “My Cardiac Make My Meart was Broken part 2”

  1. rini says :

    cerita.a bgs + sedih . .
    stlah 4 thn menunggu cinta.a kmbli n bntr lgi akn menikah pi knpa ga eul.a hrus meninggal . .
    ga eul.a bhagia tuk smentra duank . .
    ntar law ga eul.a gk ad yi jeong.a ma spa??

    • Chandra Syifa W says :

      Gomawo chingu dah baca…
      Tentu saja ga eul dengan forever couplenya, yi jeong…
      Tapi, kita liat aja ya apakah mereka bisa bahagia atau enggak….

      Jangan lupa baca part selanjutnya ya ???

  2. merli Bumssoeul says :

    Bagusssssss , I LIKE IT !!!!

    sedih , romantis ..
    aduh gaeul yang beruntung ya dapetin yijeong jadi #mupeng

    kira-kira endnya gimana ya ? gaeul sembuh atau ga .
    chingu kalo 3 shoot part 3 nya panjangin ya kaya panjang sungai nil kekeke

    LANJUTKAN !!!!

    • Chandra Syifa W says :

      Aku masih belum tau ending partnya gimana. Tapi, kalaupun emang Ga eul harus meninggal, ga apa – apa kan ? Ya, sekali kali lah sad ending.
      Hhe “…

      Insya allah ya chingu ? sekarang aja baru sampe 6 halaman. semoga bisa di panjangin lagi deh…

      Jangan lupa baca part selanjutnya ya ???
      Gomawo…

  3. anisa_elf says :

    keerreenn ! ! !
    q pnsran sma kljutanx ^^
    `q tnggu part sljutx!
    jg lma” yah!

  4. Anna says :

    Baguusss,,,bnr2 dibuat terharu tp part slnjtny lbh terharu lg niey kykny,,,aduuuh biarkn mrk mrskn kebahagiaan yaa jgn sad ending plissss!!!

    • Chandra Syifa W says :

      Sepertinya sii, aku rasa juga part selanjutnya bisa lebih terharu. tapi ga tau kalo menurut readers semua…

      Itu dia anna, aku aja masih bingung harus happy atau sad ending. kita liat di part selanjutnya ya…

  5. Enno BumSso says :

    wahh . . .gaeul aktingna bgus bgd dah mpe yijung gak tau klo gaeul sakit . . . .
    cihuyyyy . . . .yi jung dah nglamar gaeul😀

    q tunggu part selanjutna ya . . . .😉 gaeul na jgn mati dulu dunt mpe mrk nikah . . . .

  6. Moza SoEulmates says :

    Wah!!
    aQ ska, aQ ska…
    ayo lnjut ayo lnjut….
    klo kerusakan sih gk ada lah kak…
    mungkin lebih rusak FF punya aQ… hhe
    ya udah deh aQ tunggu next part’y…
    jgn lma2 uploud’y yah…🙂

    • Chandra Syifa W says :

      Makasih ya dah bilang kalo ff ini ga ancur ???
      o iya, emg kamu bikin ff apa ? judulnya apa ??? aku mau baca dong…

      • Moza Desy Azzari says :

        eheheheh,, FF’y gk d post in di sni..
        ada sih,, tpi d fb,, ntar aQ add yah,, biar bsa bca FF Q..🙂 *reader yg kepedean..
        slain itu,, FF Q di adopsi dri mini drama *jelek khan, coz kagak dri pikiran otak saia sndiri…
        ya udah,, met lnjutin next part’y.. hhe
        buruan d kirim yah,, biar para mbak, eneng, sma mpok’y buruan nge post in nya…🙂🙂🙂

  7. chandra syifa w says :

    Makasih banyak ya semuanya !!! Aku seneng bgt kalian dah baca ff ku. *terharu… Hiks…*

  8. dini ramadhani says :

    hiks hiks sedih bgd bacanya
    yi jeong ngelamar ga eul,diterima gak ya mengingat ga eul tak ingin yi jeong bersedih atas penyakitnya
    ceritanya mengharukan,part 3 saiia tunggu

  9. RiriAngels says :

    KEREEEEEN LANJUUUTKAN🙂

  10. unii says :

    continue !!

  11. Ina BeQi Soeulmates says :

    kereeeeeeeennnn…
    cieeee kb nglamar kse^^
    lanjuuuuuutt

  12. SintiaBumsso/@SintiaBumsso17 says :

    Serius ffya keeren kak uahh agak2 sad yaa? Aku lnjut baca🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: