Found you = i can’t believe it ~! part 1

Author : Dae

Main Cast: Kim Bum , Kim So Eun

Cast:  Han Seung Yeon, Minhwan, Kyrstal Jung, Im Yoona, HyunA,

Genre: Romantic, comedy

Type: Sequel

 

 
Malam itu ,Korea Olympic Stadium sangat ramai. Mengapa ramai? Tentu saja karena ada konser besar. Para penonton sudah siap menggunakan atribiut mereka masing-masing. Tentu saja warna mereka senada yaitu putih.

unforgettable
the last concert of The Ice
staring
Kim So Eun, Im Yoon A, Han Seung Yeon, Hyuna, krystal .

Are you the snow?

Aku membaca pamflet  itu berulang-ulang dan aku berharap aku bisa menonton konser mereka yang terakhir. Padahal the ice baru berumur 3tahun namun fans nya sudah sangat banyak bahkan hingga sampai ke benua amerika,eropa,afrika dan bahkan australia. Ya lebih tepatnya mereka telah terkenal di seluruh didunia. Bahkan aku pun  sendiri bingung mengapa mereka berpisah? Padahal mereka sudah tenar , dengar dengar  mereka ingin bersolo karir.
“ah mengapa kereta ini berjalan begitu lambat” keluhku . Dan pada akhirnya…
“maaf tiket sudah habis sejak 4,5 jam yang lalu” ucap pegawai loket kepadaku
“sial, lagi-lagi aku kehabisan tiket!  Padahal ini adalah konser terakhir the ice” batinku
“hyung bagaimana apakah kita mendapatkan tiketnya?” tanya minhwan, adikku . Aku hanya menggeleng dan menunduk sedih.
“hyung kita duduk disitu saja, walaupun kita duduk diluar dan tidak bisa melihat secara langsung tapi kita bisa menikmati suara mereka” hibur minhwan
aku pun mengangguk setuju. Dan benar saja kami bisa mendengar suara the Ice bernyanyi walaupun aku tidak bisa melihat dance the Ice diatas es, meneriaki satu persatu nama anggota the Ice, menggoyang goyangkan lightstick tapi dengan mendengar suara mereka saja aku cukup senang.
“aaaah ommona ommona so eun-ssi” teriak para fans so eun yang terdengar sampai luar. Jujur dari ke 5 anggota the ice aku menyukai kim so eun. Aku tidak pernah melihatnya secara langsung namun ketika aku melihat wajahnya di majalah majalah, di CF , hatiku berdebar. Sudah 1 jam konser berjalan dengan penuh teriak histeris ,canda tawa, dan juga tangisan. Aku bisa merasakanya karena aku juga seorang the snow.
“hyung aku haus, ” ucap minhwan padaku sembari megulurkan tanganya sebagai isyarat ia meminta uang. Lalu aku memberikan 10000 won padanya diapun pergi  mencari sebuah warung.
Sekitar  5 menit setelah minhwan menit, tiba-tiba seseorang dengan menggunakan kostum beruang kutub menarikku sambil berlari. Dan entah mengapa aku ikut berlari bersamanya padahal aku tidak tau dia siapa. Setelah cukup lama kami berlari , kami berhenti disebuah sudut kota. Nafas kami tersengal tersengal. Mungkin karena dia kepanasan diapun membuka topeng beruangnya. Aku benar-benar tak percaya siapa yang berada didepanku sekarang . Dia tersenyum padaku dan tertawa tersengal-sengal. Apakah aku sedang bermimpi? Jika ini sebuah mimpi aku tidak ingin bangun .
“mianne, aku telah berbuat yang tidak sopan kepadamu” ucapnya padaku
“gwencana, ah naneun kim bum imnida” ucapku
” siapa yang menanyakan namamu? Babo” jawabnya
aku hanya tertawa kecut mendengarnya. Menyadari akan ekspresiku dia berkata
“Ya, aku hanya bercanda, naneun kim so eun imnida . Apakah aku boleh meminta 2 permintaan”
” apa ?” tanyaku penasaran
“permintaan pertama adalah ehmm kau jadilah pacarku” ucapnya tenang

 

******

 

“silahkan meninggalkan pesan setelah nada berikut biiiiiiiip”
“Ya! kau dimana hyung? Mengapa telfonmu mati. Jam sudah malam aku ingin pulang dan konser telah berakhir jika kau tidak kembali dalam satu jam aku akan menginap di rumah seunghyun” pesan minhwan panjang kepada kim bum

 

*******

 

“tadaaaa inilah rumah rahasiaku” ucap so eun
rumah itu tidaklah besar dan tidak terlalu kecil. Ya bisa disebut sebuah Rumah kuno
” ayo masuklah” . Aku mengangguk
kini aku dan dia maksudku aku dan kekasihku duduk di meja makan. So eun memasakkan masakan lezat untukku sebuah
kimchi, ayam goreng, dan juga sup. Kami memakanya dengan lahap karena setelah berlari-lari energi kami habis. Setelah makan suasana hening. So eun memecah keheningan.
“berapa umurmu sekarang?
“19” jawabku
“aku juga 19, permintaan ke 2 ku adalah kau menjadi suamiku dan 6 hari kedepan 1 hari sama dengan 7 tahun, maksudku setiap hari yang kita lewati umur kita bertambah 7 tahun araseo?” ucapnya panjang lebar. Aku tercengang mendengarnya. Ya Tuhan apakah aku sedang bermimpi?
“kenapa kau melakukan ini semua? ” tanyaku
“karena hal ini yg ingin lakukan sebelum aku pergi”jawabnya. Baru saja aku ingin menanyakan kemana dia akan pergi, so eun menimpali “jangan tanya aku pergi kemana”. Ya sudalah, Tapi suami istri tanpa dilandasi rasa cinta apakah ada?. Seperti tau apa yang kupikirkan so eun berkata “bum-aah mulai sekarang kita belajar saling mencintai”
Dia memanggilku bum-aah? Sungguh geli aku mendengarnya.
“ehm! Ya  kita buat love story. Bagaimana jika kau menjadi badut yg digodai para pria jahat dan aku seseorang yg tampan menolongmu. Lalu kita saling jatuh cinta , bagaimana?” , so eun tertawa terbahak-bahak mendengar ucapanku tadi
“kisah cinta seperti di dalam drama saja, kisah cinta kita berdua saat ini lebih bagus daripada yg ada di dalam drama-drama” terang so eun padaku dengan senyumnya yang sangat indah. Jika dibandingkan dengan sinar matahari, senyumnya lebih bersinar.
“sekarang kau tidurlah, yeo yeo..bo-ah”  ucapku gagap. So eun berjalan ke arahku dan cup dia mencium pipiku. Setelah menciumku dia lari terbirit birit kekamarnya.
Lalu so eun membuka kamarnya
“kau jangan sekali-kali masuk ke kamarku” ucap so eun berteriak padaku. Aku masih diam mematung. Hatiku berdebar kencang bahkan lebih kencang.apakah aku sedang bermimpi?
Matahari bersinar cerah, kini usiaku 26 tahun.  Saat aku membuka pintu kamarku…
“saengil chukka hamnida saengil chukka hamnida saranghaneun bum-ah saengil chukka hamnida”. Aku melirik jam tanganku untuk melihat tanggal.
“bukan tanggal ulangtahun”batinku. So eun tersenyum lagi
“mianne, tapi aku ingin merasakan merayakan ulangtahun suamiku dan liat angka lilinya umurmu sekarang bukan?”jelas so eun. Tanpa basa-basi lagi aku tiup lilinya.
“yeah, saengil chukkae bum-ah” soraknya
“mana kado untukku” ucapku dengan tersenyum
“ehm, aku lupa mian ne” balas so eun dengan ekspresi yang lugu. Aku suka melihat ekspresinya.
“hadiahku adalah kau yeobo-aah” ucapku lembut. Tapi, kenapa aku tiba-tiba mengucapkan itu. So eun tersenyum.

 

***

 

“semoga onnie baik-baik saja disana” ucap krystal
“nde, jika keinginanya sudah terpenuhi. Onnie akan tenang disana” timpal HyunA.
“kau sudah menghubungi orangtua onnie ?” tanya yuna pada seungyeon
“tentu saja sudah pada mulannya mereka tidak setuju tapi setelah mendengar penjelasanku mereka mengerti” jelas seungyeon

 

****

 

“cuaca hari ini sedang cerah bagaimana kalau kita bermain sepeda?” tawarku pada so eun. Raut wajah muka so eun menjadi waswas. Dia mendumel pelan sendiri sehingga aku susah untuk mendengarnya.
“apa kau tidak bisa naik sepeda yah?” tebakku

 

*****

 

“aaah ah ya  jangan lepas sepedanya oke?” rengeknya padaku. Kau tau ekspresi mukanya saat itu? So eun bagaikan balita yang baru belajar menaiki sepeda.
“kau ini memalukan saja, jika netizen tau habislah kau sebagai ledekan mereka” ledekku. So eun hanya tersenyum kecut mendengarnya.
Tiba-tiba keluar darah dari hidung so eun.
” kau kenapa so eun?” tanyaku panik
“ah sepertinya aku panas dalam, mungkin aku belum terbiasa dengan udara panas, kau tau kan aku lebih sering menghabiskan waktu ditempat ice skitting” terang so eun padaku
“kalau begitu kita pulang saja yah” ajakku. Dia mengangguk, akhirnya kami pulang dan aku memboncengnya. So eun menyadarkan kepalanya dipungunggku dan memeluk pinggangku. Lagi-lagi jantung ini berdebar hebat seperti bom little boy yang dijatuhkan amerika kepada jepang. Bahkan lebih dariitu mungkin bukan little boy lagi tapi mature boy.

 

***

 

“Maaf telah membuatmu memasak untuk makan malam” ujar so eun meminta maaf padaku. Setelah kejadian tadi siang, so eun menghabiskan waktunya untuk beristirahat.
“gwencana, ayo coba masakanku. Yah walaupun masakanku tidak seenak dengan masakanmu” ucapku merendah padahal masakan yang kubuat pasti enak. Bagaimana tidak enak? Akukan pemilik restoran mie terenak di Busan.  So eun mulai mengambil sumpitnya dan mencicipi masakanku.
“aaaah masta” ucapnya. Tepat bukan tebakanku? Aku tersenyum. Setelah selesai makan kami berbincang-bincang dibelakang halaman rumah.
“Bum-ah apakah kau percaya di dunia ini kita memiliki 7 kembaran? ” tanya soeun padaku
“ehm sepertinya tidak, karena aku belum bertemu dengan salah satu dari 7 kembaranku didunia ini” terangku padanya.
“namun aku percaya itu, hanya nasib kita berbeda-beda” ujar so eun dengan menatapku. Lalu sedikit demi sedikit kepalanya menyender ke pundakku.
Aku menoleh kepadanya, dan sepertinya dia tertidur. Wajahnya benar-benar seperti bidadari. Jantungku kini telah berstatus AWAS dan mungkin jantungku akan meledak.
Angin malam ini membuatku mengantuk dan tanpa sadar aku menyandarkan kepalaku ke kepalanya.
Matahari perlahan-lahan mengelus pipi halusku. Aku pun mulai terbangun. Entah bagaimana kini aku telah berbaring, yah walaupun masih di  belakang halaman rumah. So eun tertidur di dekapanku. Dan sepertinya dia mulai terbangun. Mata ku bertatapan dengannya . So eun tersenyum padaku. Masih diposisi berbaring, so eun mendekatkan mukanya ke mukaku. Lalu “cup” dia mencium pipiku. So eun mulai bangun dari rangkulanku dan berlari ke dalam rumah. Aku masih terbaring terpaku karena ulahnya tadi. Seandainya itu dia lakukan setiap menit,tidak,  setiap detik pasti aku akan mati dibuatnya.
Aku mengetuk kamarnya.
“Ya ayo kita ke pasar! Jangan malas yeobo ah” ucapku berteriak didepan kamarnya. Namun tak ada tanggapan darinya. Aku mulai cemas. Tanpa izinnya aku membuka kamarnya. Betapa kagetnya aku melihat darah, rambut rontok, obat obatan berserakan dimana-mana.
“so eun apa yang terjadi denganmu?”
“sudah kubilang jangan pernah masuk ke kamarku, uhuuk uhuk keluar ” pinta so eun. Tanpa basa-basi lagi aku membopong kepalanya kedekapanku. Aku mulai mengelap darah yang mengotori muka cantiknya. Tak peduli kotornya tanganku. So eun mulai melemah. Matanya mulai menutup. Namun ia usahakan untuk membukanya.
“bum-ah, ayo kita ke teras belakang” ucap so eun lemah
“tidak, bagaimana mungkin dengan keadaanmu seperti ini kau keluar rumah.” terangku.
“mungkin ini permintaan terakhirku” ucapnya lemah. Akupun mengopongnya ke teras rumah.
“gomawo” ucap so eun.
So eun terus batuk-batuk. So eun menerawang ke langit dan matahari. Air matanya mulai menetes satu persatu. Tanpa sadar air mataku membasahi pipiku.
“saengil chukkae yeo … yeobo” ucapku lirih
“hari ini giliran ulang tahunku yah? …. padahal umurku baru 33 dan aku sudah penyakitan begini” lirihnya. Tak kuat lagi, aku duduk mendekatinya dan mendekap badanya.
“bum-ah mianne . Mian aku tidak bisa menemanimu. Carilah 6 kembaranku saja katanya disalah satu kembaranku di dunia ada sedikit jiwaku disana.” ucapnya lemah
“sireoh, aku hanya ingin bersamamu” terangku padanya. Entah mengapa tak ada balasan dari mulutnya. Tanganya terulai lemah. Tidak ada nafas yang dihembuskanya. Aku tidak percaya ini dia meninggalkanku.

 

 

 

Preview next part
betapa takjubnya kimbum melihat dunia yg ada dibalik lubang yang ia lewati. Korea jaman dinasti joseon. Tiba-tiba ada seorang pria berlari kepadanya. Pria itu dikejar oleh segerombolan pria-pria besar. Pria itu menoleh kepadaku. Kim bum benar-benar tak percaya dia laki-laki berwajah cantik dan mukanya mirip sekali dengan so eun.
“kim so eun” ucap kim bum lirih. Pria itu tercengang setelah mendengar ucapan kim bum.

Tags: , , , , , ,

About bumssoindo

We are fanbase of BUMSSO (Kim Bum and Kim So Eun) from Indonesia

19 responses to “Found you = i can’t believe it ~! part 1”

  1. Anna says :

    Hay slm knl izin bc dn komen yaa,asyik niey crt bru,tema bru dn persepsi bru,,hmpir lp klo ini sequel pst next partny lbh seruu dn byk kjutan trjdi pastinya right!!

  2. RiriAngels says :

    howaa ini ceritaa benar2 KEREEEN😄
    SO EUN KENAPA T.T Hiks
    ayo ayo cepetan post part selanjut_a xD
    hahaha

    • dae says :

      howaaaa makasih udah baca,
      so eun meninggal tapi nantikan kim bum ketemu sama kembaran so eun namanya juga so eun.
      tunggu yah, sedang proses pembuatan

  3. hanahanun says :

    wah, temanya unik.
    aku sukaa.
    jangan lama2 ya lanjutannya.

  4. Afifa Tuter says :

    Keren ceritanya dan penasaran kelanjutannya

    aku menunggu part selanjutnya

    buat author semangat ^_^

  5. Dina Rizky says :

    Wah ceritax lucu gak nyangka ma permintaan so eun yg tiba2.
    btw aq tunggu slnjtx ya…

  6. Moza Desy Azzari says :

    Wah,, aQ tmbahin genre’y yah,, izin deh sma author’y.. hhe
    genre’y tmbah mystery..eheheehe*mian yah author klo ikut cmpur..
    okey,, lnjut ke next part…
    saia tunggu,, jgn lma2 yah…🙂

  7. unii says :

    wah nanti pergi menembus waktu ya?? keren!

  8. Chiby says :

    Keren unik. .
    Sbnere agag bgug p’tma bCa tp seru bgt. . Jngan lma2 ea. .

  9. zumi shinigami says :

    hwaaa…………keren2… cerita yng bener2 fresh/….. saia kyk baca komik… lanjutanyya cepaat ya…

  10. dini ramadhani says :

    aduh,sebetulnya sedih sih so eun dah meninggal,tp karna ntar kim bum ketemu lg ma kembaran so eun jd saiia tunggu lanjutannya

  11. merli Bumssoeul says :

    Unik , Aneh , Seru tapi aku suka banget .

    Kim soeun mati ya ? Kasian kim bum tapi ternyata ada soeun baru !

    Jangan lama-lama ya .

  12. 라미 'Rahmi' says :

    dae,…. dae yg waktu di SI kah??? *SKSD*

    keren
    ceritanya beda
    wah soeun punya penyakit…

    aku penasaran sama kembaranku.. *g ditanya*

    wah lanjutannya kembali ke dinasti korea… wkwkwkwkkwkwk

    • dae says :

      iyaaaaaaa, rahmi yang ada di SI juga yah? *sksd juga*
      hehehe pemainya juga pada baru bosen pake yang itu-itu juga
      iya coba fanfic saeguk tapi pada akhirnya balik ke masa sekarang juga

  13. Enno BumSso says :

    waaahhh unik critana . . .
    gak nyangka kb bisa jadi ma penyanyi terkenal (kse) yg dr dulu dy kagumin.

    owalahh ternyata kse pny pnykit toh makana dy pgn nglakuin hal yg dy pgn.

    itu part slnjtna apaan tuh????qo kmbali k jaman dinasti??
    penasaran nui penasaran😉

  14. Ina BeQi Soeulmates says :

    waaaaaaawwww cerita yang beda,,
    seruuuuu seruuuu..
    next part’a d’tunggu yaaaaaa^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: