NGA4CL Episode 1 (Penghuni Baru Si Kolektor Sapi)

Author : NdenSangEun

Main cast : Kim So Eun, Kim Bum, Kim Hyun Joong, Kim Hyung Joon, Lee Min Ho, Lee Jeong Gil

Extended Cast : So Joong Ki, Jang Geun Suk, Yoo Seung Ho, Lee Hong Ki, Jung Yong Hwa, Park Je Kyung (Rahmi Jamilah), Jung Seul Ah (Lulu Auliyah), Hyeon Bin, Song Ji Hyo, Goh Ara, Park Shin Hye, Kim Min Ji.

Genre : Romantic, Drama, Family, Comedy

Type : Sequel

Annyeong mates..chingu..saeng..eonnie

Kembali lagi dengan FF gaje ku

Langsung aja dech..

Enjoy this…

Hari ini matahari bersinar sangat terik, membuat pancaran sinar sinar maha indah dari setiap tetes embun pagi. Kota Bandar Seri Begawan, tepatnya di Sengkurong yang tadinya gelap berubah menjadi sebuah kota indah dengan sinar mentari pagi ini. Disebuah rumah mewah, terlihat gadis itu baru bangun dari tidurnya, hari ini tepat 1 bulan setelah wafatnya sang kakek.

“Nona… bangun.. sudah siang”. Ucap sang kepala pelayan pak Lee Ann Jeong,

Meskipun tinggal di Brunei tapi semua pelayan keluarga Kim berasal dari Korea. Tak kurang 50 pelayan siap melayani keluarga Kim di Brunei selama 5 tahun terakhir. Kakek So Eun adalah pria asli keturunan korea, bernama Kim Son Joon dan nenek So Eun wanita asli keturunan Brunei bernama Maryam Nawajma. Dan lahirlah Ibu Kim So Eun campuran Korea-Brunei. Maka dari itu Wajah So Eun asli korea namun perawakannya Asia tulen dengan mata yang indah.

Sepeninggal kedua orangtuanya karena kecelakaan 7 tahun yang lalu, So Eun cucu tunggal dari keluarga Kim tinggal berdua bersama sang kakek. Namun 5 tahun terakhir mereka memutuskan menetap di Brunei. Dan sekarang setelah wafatnya sang kakek, So Eun tinggal sendiri di Brunei.

So Eun sudah duduk manis di ruang keluarga beserta jajaran notaries dan pengacara keluarga. Hari ini adalah hari pembacaan warisan kakeknya.

“Apakah sudah bisa dimulai sekarang?”. Tanya sang notaries.

“Ya..”. Jawab So Eun lantang.

“Baik…”. Ucap sang notaries.

Wasiat kakek pun dibacakan, so eun mendengarkan dengan seksama apa-apa saja yang diwariskan oleh kakek. Peruasahaan utama KC Group di Korea beserta 25 cabang yang tersebar di Negara-negara Asia. Rumah mewah, Pabrik Sup daging, lahan perkebunan 500 hektar dan masih banyak lagi.

“Wahh aku tak menyangka kakek menimbun kekayaan sebanyak itu”. Bisik So Eun dengan wajah melongonya.

“Namun semuanya tidak bias nona dapatkan sekarang”. Ucap sang notariss.

“Maksud Anda?”. Tanya So Eun bingung.

“Tuan Kim berpesan dalam surat wasiatnya, Nona bisa mengelola perusahaan, pabrik dan lahan perkebunan setelah Nona lulus kuliah, dan dipastikan Nona bisa mengelolanya”. Ucap sang notaries.

“Baguslah.. aku pun untuk sekarang ini mana sanggup mengelolanya”. Ucap So Eun.

“Maka dari itu Nona harus menyelesaikan kuliah dan belajar sangat keras untuk ini”. Ucap sang notaries.

“Aku akan kuliah sangat keras di Universitas Brunei.. aku akan segera mendapatkan gelar sarjanaku”. Ucap So Eun.

“Oh..tidak begitu Nona”. Ucap notaries, So Eun melongo heran.

“Lalu apa lagi?? Kenapa kakek bertele-tele sekali..”. gumam So Eun.

“Semua harta warisan ada di Korea, bukan di Brunei”. Ucapnya.

“Mwo???? Di Korea??? Pantas saja aku heran kakek menimbum harta seperti itu tapi aku tak tahu..”. Kaget So Eun.

“Maka dari itu, sesuai dengan wasiat Tuan Kim, nona akan dipulangkan lagi ke Korea dan menetap di Korea, serta menyelesaikan kuliah nona disana”. Ucap Sang notaries.

“Mwo?????”. Kaget So Eun.

“Nona akan tinggal di rumah sahabat kakek Nona, di kediaman tuan Lee Jeong Gil, pemilik kerajaan perusahaan Kim Corp”. Ucap sang notaries.

“Siapa lagi itu.. aku tak mengenalnya”. Ucap So Eun dengan wajah acuh nya.

“Maka dari itu Nona harus bersiap-siap karena mulai minggu depan Nona akan pindah ke Korea”. Ucap sang notaries.

“Mwo??? Secepat itukah????”. Teriak So Eun.

“Betul… “. Jawab sang notaries tegas.

“Lalu bagaimana dengan nasib peternakan sapiku??? Oh kooni ku..”. Ucap So Eun

“Nona.. tenang saja. Orang-orang di peternakan sapi akan tetap menjaga sapi-sapi kesayangan nona”. Ucap Pak Lee.

“Tidak bisakah jika aku membawa semua anaku ke korea?”. Tanya So Eun, beberapa pelayannya tersenyum kecil karena tingkah majikannya ini.

“Aku sangat menyayangi semua anakku”. Ucap So Eun.

“Kami akan menjaganya untuk nona”. Ucap Pak Lee.

“Aku titip semua anakku yah.. ohhhhh”. Ucap So Eun.

“Baik nona.. kami akan menjaga semua sapi nona dengan baik”. Ucap Tuan Lee.

“Apalagi kooni.. dia kan baru 2 bulan yang lalu dilahirkan.. oh bayiku kooni”. Ucap so eun dengan wajah memelasnya.

*************

Disinilah cerita dimulaiiii…………………..

Pagi menyambut kediaman Tuan Lee Jeong Gil. Matahari memancarkan sinarnya dengan begitu indah, suara kicauan burung diiringi hembusan angin timur membuat hari begitu hangat. Keempat cucu tuan Lee terlihat sudah duduk manis di ruang tengah.

“Ada apa kakek mengumpulkan kita hari ini?? Apa ada pengumuman penting???”. Tanya Min Ho sambil menatap ketiga saudaranya.

“Aku tidak tahu pasti… tapi ini bukan tanggal 1 kan, hari dimana kita memberikan laporan kepada kakek?”. Tanya Hyun Joong.

“Memangnya laporan mu sudah benar joong-ah?”. Tanya Kim Joon,

“Hyung.. bagaimana denganmu?? laporan calon istrimu.. sudah adakah?”. Jail Kim Bum, si anak bungsu.

Ya, seperti diketahui tanggal 1 merupakan tanggal yang cukup mendebarkan untuk keempat cucu tuan Lee. Disaat orang lain pada tanggal satu mendapatkan gaji, keempat cucu tuan Lee harus menyerahkan laporan bulanan mereka. Laporan bulanan itu merupakan evaluasi tingkah mereka selama 1 bulan. Keempat cucunya tak pernah lepas dari LAPORAN MERAH, yaitu kesalahan mereka. Kim Bum yang paling sering mendapat laporan merah, karena tingkah playboy nya, Min Ho pun sama.

“Bocah.. jangan bahas masalah itu.. kau sendiri! aku rasa laporanmu kali ini “merah”. Laporan yang menyedihkan”. Ucap Kim Joon.

“Bum-ah ulah apa lagi yang kau lakukan???”. Tanya Hyun Joong.

“Aku rasa misi “pembunuhan cinta” nya lagi.. hahaha”. Ucap Min Ho.

“Sifatmu tak pernah berubah…”. Ucap Kim Joon sambil geleng-geleng kepala.

“Mengapa laporan itu mengarah kepadaku??? Aku belum melakukan apa-apa. Lagipula bukannya sekarang bukan tanggal 1. Aku rasa..”. Belum selesai Kim Bum berbicara, Hyun Joong memotog perkataanya.

“Tapi ini ruangan sidang kita, dasar bocah”. Ucap Hyun Joong.

“Hyung, aku sudah menjadi pria dewasa.. jangan panggil aku bocah lagi.. bandingkan saja berapa banyak mantanku daripada mantanmu.. jadi siapa yang pantas dipanggil bocah?”. Ledek Kim Bum sambil menjulurkan lidahnya.

“Dia”. Dengan kompak Hyun Joong dan Min Ho menunjuk Kim Joon.

“Dasar sial.. aku lagi yang kena.. dasar adik kurang ajar”. Ucap Kim Joon seraya menjitaki kepala ketiga adiknya.

“Hyung.. aku tak menunjukmu.. tapi kenapa aku kena pukulanmu juga”. Keluh Kim Bum sambil mengelus kepalanya.

“Ah.. kau yang memancingnya juga..”. Ucap Kim Joon. Hyun Joong dan Min Ho saling memeletkan lidahnya.

Begitulah percakapan keempat bersaudara ini. Tiba-tiba kepala pelaya Pak Jang masuk kedalam, itu pertanda kakek akan masuk. Keempat namja tampan itu merapihkan duduknya.

“Baguslah.. kalian sudah berkumpul disini”. Ucap kakek Lee.

“Hareboji.. ada apa mengumpulkan kami?? Sekarang kan bukan tanggal 1, bukannya seminggu yang lalu kami telah memberikan laporan”. Ucap Kim Bum.

“Siapa yang meminta laporan bulanan kalian?? Lagipula laporan bulananmu juga belum benar,  selalu saja “merah”, tingkahmu itu dasar”. Ucap kakek Lee.

“Lalu ada masalah penting apa sehingga kami dikumpulkan disini?? Ini kan tempat sidang kami tiap bulannya”. Keluh Min Ho.

“Kau dan adikmu cerewet sekali.. maka dari itu sekarang dengarkan kakek”. Ucap kakek Lee. Keempat cucunya beserta Pak Jang siap mendengarkan Kakek Lee,

“Rumah ini akan kedatangan tamu.. dia seorang wanita cantik”. Ucap kakek Lee Jeong Gil, semua cucunya kaget mendengar perkataan kakek.

“MWO????? Akan ada perempuan tinggal di rumah kita???”. Teriak Min Ho.

“Hareboji, jangan bermain-main seperti itu.. lelucon macam apa ini?”. Kesal Kim Bum.

“Kenapa kalian sewot seperti itu.. dia tamuku”. Ucap Kakek.

“Siapa dia?”. Tanya Hyun Joong dengan kalemnya.

“Dia adalah cucu sahabat kakek, berarti dia cucuku juga”. Ucap kakek Lee.

“Wahh sepertinya ini akan sangat menyenangkan, bosanya aku mempunyai 3 adik laki-laki.. adanya adik perempuan sepertinya akan membuat rumah ini berwarna”. Ucap Kim Joon.

“Berwarna pink maksudmu hyung?”. Sambung Kim Bum dengan ketus.

“Kau ini.. kenapa nadamu seperti itu.. maksudku itu”. Belum selesai Kim Joon berbicara, adiknya yang ketiga ikut nyamber.

“Bisa kubayangkan rumah ini akan berisik, bising, dimana-mana warna pink.. ihhh waw”. Ketus Min Ho.

“Ah.. sudah sudah.. kalian berdua terlalu mendramatisir keadaan”. Keluh Kim Joon.

“Kalian harus bisa menerima dia.. bagaimanapun juga.. ini amanat”. Ucap Kakek Lee.

“Kenapa kakek tidak mengirimkan dia dirumah yang lain.. atau mungkin di apartemen?”. Keluh Min Ho.

“Kau ini.. dia akan menjadi cucuku dan tinggal disini.. jangan banyak mengeluh lagi. Memangnya kenapa jika ada wanita yang tinggal dirumah ini?? Bukannya rumah ini membutuhkan sentuhan wanita?”. Tanya Kakek.

“Kan sudah banyak, ada Kepala pelayan Yong Ae, ada 25 pelayan wanita juga.. apakah itu tidak cukup?”. Sambung Min Ho.

“Kalau ada yang membantah lagi.. kau dan kakakmu Min Ho akan aku asingkan ke peternakan ayam lagi, mau??”. Ucap Kakek. Min Ho dan Kim Bum merinding, mengingat kembali kejadian 4 bulan lalu ketika mereka diasingkan ke peternakan ayam selama 1 bulan karena tingkah mereka yang buruk.

“Ne.. arayo”. Ucap keempatnya kompak.

“Bagus kalau begitu”. Ucap kakek.

“Kapan dia akan datang???”. Tanya Kim Joon antusias.

“ Nanti hari minggu”. Ucap kakek.

“Dua hari lagi???”. Kaget Kim Bum, namun spontan hyun joong menyumpal mulutnya, takut dia berkata yang membuat kakek marah.

“Kami akan menunggu kedatanganya”. Ucap Hyun Joong tersenyum, menutupi tingkah Kim Bum.

“Baiklah kalau begitu, oh ya.. Pak Jang, cepat lakukan apa yang tadi aku perintahkan”. Ucap Tuan Lee.

“Baik Tuan..”. Ucap Pak Jang seraya membungkukan badannya.

“Ya sudah.. kalian bisa keluar sekarang”. Ucap kakek. Keempat cucunya membubarkan diri.

***

Terlihat 3 pria tampan dan popular sedang duduk bersama di café kampus. Ya, mereka adalah Kim Bum, Geun Suk dan Joong Ki. Sebenarnya mereka tergabung bersama satu pria lagi, dia adalah Yoo Seung Ho. Kim Bum, Geun Suk, dan Seung Ho memang tingkahnya aneh, hanya Joong Ki yang agak waras diantara ketiga temannya yang gila itu.

Kim Bum

Pria ini sudah pasti terkenal.. bukan karena kinerjanya, tapi karena dia cucu bungsu tuan Lee Jeong Gil, yang paling banyak berurusan dengan wanita. Banyak mahasiswa, putri pejabat hingga para aktris dan member GB mengincar dirinya. Dia memang mempunyai wajah yang cute dan senyum yang menawan. Sudah ratusan gadis dikampusnya yang sudah patah hatinya karena misi “pembunuhan cintanya”.

Jang Geun Suk

Geun suk bisa dibilang sobat sekaligus tangan kanan Kim Bum. Dia tingkahnya tak jauh beda dari Kim Bum, aneh. Dia yang selalu klop mengenai masalah cinta nya Kim Bum. Dia masuk jajaran Four Flowers karena dia juga putra pejabat tinggi Korea, ayahnya sangat berpengaruh sekali. Anehnya jika wanita pada mengantri ingin menjadi kekasihnya Kim Bum, pada geun suk wanita malah selalu memanfaatkannya untuk bisa dekat dengan Kim Bum.

Song Jong Ki

Dia adalah anggota Four Flowers yang paling baik dan waras. Dia dewasa sekali, keluarganya keluarga terpandang, ayahnya pemilik Seoul National Hospital, meskipun ayahnya menginginkan Jong Ki bisa belajar mengenai kedokteran, namun kenyataan berkata lain, Jong Ki memilih kuliah di jurusan Movie and Theatre dan bertemu dengan ketiga sobatnya. Dia yang paling serius dalam urusan cinta, terbukti diantara berempat dialah yang paling setia dengan kekasihnya Lee Min Rin yang berkuliah di Indonesia.

Yoo Seung Ho

Karakter pria ini susah ditebak. Tak jauh seperti Kim Bum, seung ho banyak dikagumi para gadis di kampusnya, dia tampan dan jago bermain bola.  Dulu dia adalah pria yang baik, namun entah ada masalah apa akhir-akhir ini dia yang sering bermasalah dengan dosen. Ayahnya adalah pemilik YG Korea-China, namun ayahnya sudah meninggal. Ibunya tak diketahui keberadaanya.

Dan jadilah mereka Four Flowers di kampus Chung Ang.

“Bagaimana lagi ini??? Kau akan memberikan alasan apa lagi?? Kakek tak setuju, tidak cocok, atau…”. Ucap Geun suk.

“Bukan Kim Bum jika tak mempunyai sejuta alasan dalam misi “pembunuhan cintanya” hahaha”. Bangga Kim Bum.

“Tobatlah kau…”. Ucap Joong Ki.

“Tunggu usia dia mencapai 40 tahun, mungkin dia baru akan tobat”. Ucap Geun Suk.

“ Wah… memangnya kau tak ingin serius menjalani sebuah hubungan?”. Tanya Jong Ki,

“Siapa yang berkata.. bukan aku tapi dasar si gila Geun Suk.. aku pasti akan bertobat”. Ucap Kim Bum.

“Iya.. kapan?”. Tanya Jong Ki.

“Ya.. kapan-kapan saja..”. Ucap Kim Bum seraya tertawa polos tanpa dosa. Jong Ki hanya menjatuhkan diri mendengar ucapan temnnya yang tak pernah benar.

“Makanya jangan bertanya pada dia..dasar makhluk planet”. Ucap Geun suk, seraya menunjuk Kim Bum.

“Menyesal aku bertanya padamu bum”. Ucap Jong Ki,

“Eits.. penyesalan selalu datang diakhir”. Ucap Kim Bum.

“Iya.. kenapa tak datang diawal”. Ucap Jong Ki.

“Eh.. Jong Ki-ah kau itu.. benar-benar pria yang setia.. pantas semua wanita ingin menjadi kekasihmu.. sayang mereka harus patah hati dengan Lee Min Rin (nden). Benar-benar dia wanita yang beruntung”. Ucap Kim Bum.

“Yang beruntung aku mendapatkan Min Rin”. Ucap Jong Ki.

“Ah…. Jong Ki Oppa… saranghae…… pantas semua wanita luluh”. Ucap Geun Suk.

“Sudahlah..tingkahmu itu…”. Ucap Jong Ki seraya menyenggol Geun Suk.

“Sudah berapa lama kau berhubungan dengan min rin itu??? 4 tahun yah???”. Tanya Geun Suk.

“Hmhm”. Ucap Jong Ki sambil kembali menatap dan membaca bukunya.

“Sayang.. dia tidak berkuliah disini… Min Rin memang gadis yang manis… keturunan Indo-korea memang cantik-cantik”. Ucap Geun Suk.

“Meskipun Min Rin sekarang kuliah dan menetap di Indonesia.. tapi kami tetap berkomunikasi…aku pun masih bisa menatap wajahnya setiap hari”. Ucap Jong Ki.

“Hadeuhhhhhh yang sudah memiliki kekasih memang bisa membuat orang lain iri”. Ucap Geun Suk.

“Tuh.. yang banyak wanitanya..”. Tunjuk Jong Ki pada Kim Bum.

“Geun suk-ah kau memang paling payah… hahhhhhh derajatku turun.. kau tak laku-laku”. Ucap Kim Bum.

“Bukanya aku tak laku, tapi aku tidak sepertimu… aku akan menunggu wanita yang benar-benar tepat.. tulang rusukku yang hilang…melati yang menebar harum yang selama ini aku ciumi harumnya.. memangnya sepertimu main acak ambil, wanita seperti..”. Ucap Geun suk, namun Kim Bum langsung menjitaknya.

“Diam saja kau… bukannya membantuku mencari alasan dalam misiku ini”. Ucap Kim Bum.

“Ah.. misi “pembunuhan cintamu itu.. oh ya.. kalian bertiga tidak ada yang melihat Seung Ho?”. Tanya Jong Ki.

“Ah..iya anak itu”. Ucap Kim Bum.

“Aku tak tahu…. Ya sudahlah bum.. alasannya.. begini saja”. Ucap Geun Suk member saran gila untuk sahabatnya itu yang akan segera meluncurkan misi “pembunuhan cinta” nya.

***

“Ahhhh sudah jangan dibahas lagi”. Ucap Min Ho.

“Tapi tuan.. maaf…”. Ucap sang supir.

“Aku sudah mengatakan.. sebelum berangkat cek dulu mobilnya.. kenapa bisa mogok ditengah jalan seperti ini”. Kesal Min Ho.

“Maafkan saya tuan muda”. Ucap supirnya sambil tertunduk takut.

“Jika aku sedang berbicara jangan terus menatap kebawah.. apa kau sedang mencari kucing”. Bentak Min Ho.

“Tidak tuan..”. Ucap supirnya seraya mengangkap wajahnya.

“Lalu bagaimana sekarang???? Kakek menyuruhku mengecek ke kantor cabang yang ada di Myeondong… ya sudah kalau aku telat, kau yang menanggungnya”. Ucap Min Ho.

“Lalu sekarang taun mau kemana????”. Tanya Supir itu.

“Lancang sekali kau bertanya… kau hanya seorang supir”. Ucap Min Ho.

“Maafkan saya tuan”. Ucap sang supir, sambil kembali menunduk.

Min Ho pun tak lamaberjalan sedikit untuk mencari taxi. Lumayan jauh terlihat sebuah taxi mulai berjalan mendekat kearahnya, dan Min Ho pun naik taxi tersebut dan membawanya entah kemana. Sementara sang supir hanya terdiam menggerutu sambil menatap ban mobil yang bocor.

“Ban..oh ban.. kenapa kau bocor, disaat aku sedang kebagian jadwal mengantar tuan muda Min Ho.. kau tahu dia tuan yang paling sengak dan galak.. hahhhhh nasib”. Ucap Sang supir seraya menatap ban bocor itu.

Siang menyambut kampus Chung Ang. Tepat jam 1 siang, waktu istirahat para mahasiswa. Kim Bum terlihat jalan santai menuju taman kampus. Dia melenggangkan kakinya sambil terus menebar senyum sepanjang jalan pada semua wanita. Sesuai dengan rencana hari ini dia akan memutuskan sang kekasih yang baru 2 minggu dia kencani. Terlihat kekasihnya sudah menunggu di taman, dia sedang terduduk manis.

“Hai…”. Sapa sang kekasih.

“Hai..”. Ucap Kim Bum sambil terduduk di kursi, kekasihnya terdiam aneh, biasanya Kim Bum menyapa sambil mengelus rambut atau sekedar mengelus pipinya.

“Tidak seperti biasanya, kau mengajak bertemu pada waktu istirahat… ada hal yang ingin kau katakana?”. Tanya kekasihnya, yang bernama Park Bo Youg.

“Bo Young-ah.. ada yang ingin aku katakan”. Ucap Kim Bum dengan wajah yang serius.

“Ada apa???? Jagiya…ada apa???”. Tanya Bo Young dengan wajah mulai khawatir.

“Mulai sekarang kau jangan memanggilku dengan panggilan jagiya lagi”. Ucap Kim Bum dengan acting yang 100% bagus.

“Ada apa????”. Tanya Bo Young.

“Kakekku mengetahui hubungan kita.. aku telah mencoba menjelaskannya.. tapi”. Ucap Kim Bum menggantung.

“Tapi….???”. Bo Yong semakin dag dig dug der.

“Aku sudah mencoba mempertahankanmu.. tapi kakek sudah menyiapkan calon yang lain untukku”. Dusta Kim Bum.

“Mwo???? Lalu hubungan kita?”. Tanya Bo Young.

“Mungkin kau bisa menemukan pengganti yang lebih baik dariku…”. Ucap Kim Bum.

“Tapi.. hubungan kita masih terlalu baru…”. Ucap Bo Young.

“Maafkan aku….”. Ucap Kim bum sambil memeluk boyong, Bo Young terlihat menangis sementara Kim Bum tersenyum licik. YES misi berjalan lancar.

Setelah selesai melaksanakan misi “pembunuhan cinta” nya kim bum berjalan santai menuju kolam. Yah, seperti diketahui Kim Bum baru 3 bulan ini diangkat menjadi ketua klub renang Universitas Chung Ang, pesonanya bisa membuat klub ini menjadi terkenal. Padahal sebelum kepemimpinan Kim Bum klub renang paling jarang dilirik, apalagi oleh wanita. Namun sekarang beuhhhhhhh rame. Ketika sedang berjalan menuju kolam, tiba-tiba ada seseorang menepuk bahu Kim Bum dari belakang, Kim Bum menoleh.

“Kau…”. Ucap Kim bum seraya menatapnya.

“Tadi kau kemana?? Kau tak masuk kelas bu Ji Hyo lagi..”. Ucap Kim Bum.

“Malas sekali, kau tahu kan aku kesal dengan dosen yang satu itu.. selalu saja menghukumku.. sudah 4 kali.. bayangkan 4 kali aku berurusan dengannya”. Ucap Seung Ho.

“Itu salahmu sendiri…”. Ucap Kim Bum.

“Jiwamu memang terlalu muda dan sensitive, dasar masih bocah”. Gumam Kim Bum.

“Ibu Song Ji Hyo.. hmhmhmh perawan tak laku”. Ucap Seung Ho.

“Sudahlah.. mau ikut ke kolam??”. Tanya Kim Bum.

“Bolehlah.. sambil cuci mata”. Ucap Seung Ho.

Malam menyambut kediaman tuan Lee, semua cucunya sedang duduk rapi dan makan di ruang makan. Semuanya tertib sekali, tidak boleh ada yang berbicara sepatah katapun ketika makan. Ini sudah menjadi ATURAN. Setelah selesai makan kakek mulai bersuara.

“Buatkanlah suatu pesta penyambutan untuk dia”. Ucap kakek.

“Bum kau jangan bersuara jika akan membuat kakek marah”. Bisik Kim Joon.

“Ne..arayo..”. Ucap Kim Bum.

“Haruskah?”. Tanya Min Ho.

“Setidaknya…”. Ucap kakek Lee. Keempat cucu nya hanya diam saja.

Setelah selesai makan, keempat pria itu berkumpul diruangannya di lantai 2.

“Sungguh tak dapat dipercaya… kita disuruh membuat pesta penyambutan”. Keluh Min Ho.

“Ya!! bum-ah…apa yang sedang kau pikirkan… tersenyum licik”. Ucap Hyun Joong.

“Pesta penyambutan”. Ucap Kim Bum.

“Jangan membuat laporanmu “merah” lagi… mencari mati!”. Ucap Hyun Joong.

“Ya.. Min Ho-ah tadi kau dimarahi kakek yah.. kenapa kau tak datang mengecek kantor cabang?”. Tanya Kim Joon.

“Salah sendiri.. ban mobil bocor”. Ucap Min ho santai.

“Dasar tidak bertanggung jawab”. Ucap Kim Joon, Min Ho hanya manyun sealakadarnya.

“Bukankah kau bisa menggunakan taxi, lalu tadi kau kemana?”. Tanya Kim Joon lagi.

“Pergi menemui teman-temanku”. Ucap Min Ho.

“Aku masih belum percaya, akan ada wanita dirumah ini..bisa-bisa posisi kita sebagai cucu kakek akan tergeser”. Ucap Min Ho.

“Tidaklah.. aku malah senang.. aku sudah jenuh mempunyai tiga saudara pria.. semuanya tidak ada yang benar”. Ucap Kim Joon.

“Hyung!!!!!!”. Teriak ketiga adiknya.

“Ya..ya….ya…”. Ucap Kim Joon sambil mengangkat kedua tangannya. Ketiga adiknyapun mengeroyok Kim Joon habis-habisan.

***

“Pak Lee…”. Ucap So Eun seraya memelas.

“Nona.. nona tenang saja..”. Ucap Pak Lee.

“Berat sekali meninggalkan semua anakku.. aku sudah merawatnya sedari kecil…hiks hiks..”. Ucap So Eun dengan wajah muramnya sambil memberi makan sapi-sapi dipeternakannya.

“Karena tidak dimungkinkan semua sapi Nona dibawa ke Korea”. Ucap Pak Lee.

“Ne..arayo…. aku hanya sedih saja, setiap aku sedih, setiap aku ada masalah semuanya kucurahkan pada anak-anakku ini”. Ucap So Eun.

“Ne..nona”. Jawab Pak Lee.

“Ah..Phoophoo, onee, rriell, dan tentunya uri kooni yang masih bayi… aku tak sanggup berpisah dengan bayi-bayiku”. Ucap So Eun sambil menitikkan air mata.

“Kapan-kapan nona bisa datang kemari mengunjungi peternakan sapi nona”. Ucap Pak Lee. So Eun hanya mengangguk lemas.

“Pak Lee, sudah disiapkan semua perlengkapanku????”. Tanya So Eun.

“Sudah semuanya nona, nona tinggal berangkat saja besok pagi”. Ucap Pak Lee.

“Baiklah kalau begitu”. Ucap So Eun.

Siang itu Seung Ho terlihat sedang tertidur di taman kampus. Tiba-tiba di terbangun dengan ketukan buku ditangannya. Perlahan matanya terbuka mentapa perempuan yang dihadapannya.

“Aku tahu kau ada kelas, kenapa tidak masuk?”. Tanya perempuan itu. Seung Ho tak menjawabnya, hanya memalingkan wajahnya.

“Hormati aku… aku ini dosenmu.. arasso!!!!”. Teriak Bu Song Ji Hyo.

“Ne..ne… bu, kenapa aku selalu berurusan denganmu yah…”. Gumam Seung Ho.

“Ya!!!! Tak sopan kau berkata seperti itu, mau aku bawa lagi ke kantor jurusan kau!!!”. Bentak Bu Ji Hyo sambil memukul Seung Ho kembali dengan bukunya.

“Ne..ne… mianhamnida”. Ucap Seung Ho cuek.

“Aku tak mengerti dengan apa yang dipikirkan para mahasiswi itu, bisa menyukaimu.. anak kurang ajar”. Ucap Bu Ji Hyo.

“Jelas karena aku tampan dan popular”. Ucap Seung Ho. Bu Ji Hyo hanya geleng-geleng kepala.

“Ayooo cepat masuk!!”. Ucap Bu Ji Hyo. Tiba-tiba seung ho menatap jam tangannya, lalu dia tersenyum dan memperlihatkan jam nya.

“Kenapa?? Ada apa dengan jam tangamu?? Aku menyuruhmu masuk kelas.. kelas siapa sekarang?”. Tanya Bu Ji Hyo.

“Jam sudah habis.. hehe^^”. Ucap Seung Ho seperti puas mengerjai dosennya itu.

“Sampai berjumpa lagi bu…”. Ucap Seung Ho sambil berjalan menjauhi Bu Ji Hyo.

“Anak ituuuu!!!!!!”. Gemas Bu Ji Hyo.

Seung Ho terus berjalan, diapun bertemu dengan 3 sobatnya yang baru keluar kelas.

“Kau.. tidak masuk kelas lagi”. Ucap Jong Ki.

“Iya.. tapi aku bertemu dengan dosen sialan itu”. Ucap Seng Ho.

“Bu Ji Hyo lagi??? Dimana?”. Tanya Geun Suk.

“Ditaman ketika aku sedang tidur..”. Ucap Seung Ho santai.

“Sekarang kau mau kemana???”. Tanya Kim Bum.

“Cuci muka.. benar-benar aku bisa gila jika hariku begini setiap hari”. Ucap Seung Ho seraya berjalan pergi menjauhi ketiga temannya.

“Ya!!! Kalian tahu ada apa dengan anak itu?? 1 bulan terakhir ini aku sungguh tak mengerti dengan tingkahnya itu”. Ucap Kim Bum.

“Entahlah… dia tak pernah bercerita masalah pribadinya”. Ucap Geun Suk.

“Jika dia sudah siap.. pasti dia akan menceritakannya”. Ucap Jong Ki.

“Dulu dia tak seperti itu, sekarang dia malah sering bermasalah dengan dosen”. Ucap Kim Bum sambil geleng-geleng. Tiba-tiba saja pandangan Kim Bum terheran-heran melihat adanya Pak Jang melewati area kampus.

“Pak Jang??? Ada apa dia disini??”. Heran Kim Bum.

“Ada apa Bum?”. Tanya Jong Ki sambil menepuk bahu Kim Bum.

“Tadi aku melihat Pak jang ada disini”. Ucap Kim Bum.

“Orang kepercayaan kakekmu itu??? Ada apa?? Memata-mataimu lagi”. Ucap Geun suk.

“Memangnya aku anak TK”. Ucap Kim Bum sambil menjitak Geun Suk.

“Jitakanmu keras sekali.. bagaimana kalau aku gegar otak”. Ucap Geun Suk.

“Itu deritamu!!”. Umpat Kim Bum.

Disebuah kantor, terlihat Hyun Joong sedang sibuk sendirian di ruanganya. Hyun Joong memang sudah bekerja disebuah perusahaan milik JC Grup, yang dipimpin oleh tuan Jung An Won. Perusahaan yang bergerak di bidang makanan juga salah satu perusahaan yang berkembang di Korea Selatan.

“Apakah belum ada penggantinya?”. Tanya Hyun Joong pada bawahannya.

“Belum.. pak”. Jawab bawahannya itu.

“Sampai kapan kau bekerja dibukan bidangmu??”. Tanya Hyun Joong.

“Sampai sekretaris pribadi bapak ada, lusa sekretaris yang baru akan mulai masuk”. Ucap nya.

“Lusa??? Baiklah kalau begitu”. Ucap Hyun Joong. Dia pun kembali melakukan aktivitasnya.

Sementara itu disebuah keluarga, Keluarga Jung.

“Ayah…!!!”. Ucap sang putri tunggal.

“Ayah tidak akan membiarkanmu menjadi gadis yang manja!! Ingat kau itu putriku satu-satunya, jika aku tak begini berarti aku akan gagal”. Ucap Tuan Jung An Wo.

“Ikuti saja kemauan ayahmu Seul ah”. Ucap sang Ibu.

“Ayah sudah menghabiskan biaya untuk menyekolahkanmu.. maka sekarang tinggal kau membuktikan kinerjamu. Ayah tidak akan gegabah memperkerjakanmu di perusahaan lain. Ayah akan memperkerjakanmu di perusahaan ayah”. Ucap ayahnya.

“Apa aku akan menjadi GM????”. Tanya Seul Ah.

“Dasar… GM akan terlalu bahaya jika aku berikan padamu. Tapi, kau ingat jangan sampai orang lain tahu dulu jika kau puteri ayah”. Ucap Tuan Jung.

“Ayah tak mau mengakuiku???? KEJAM!!!!”. Teriak Seul Ah.

“Dengarkan dulu ayahmu!”. Ucap sang Ibu.

“Aniyo.. ayah bermaksud supaya jika kau melakukan apapun orang lain tak melihat kau adalah putri dari pemilik perusahaan. Mengerti!!! Mulai hari senin kau akan bekerja diperusahaan ayah. Kau hanya ikuti saja apa kata ayah”. Ucap ayahnya.

“Ah… payah”. Umpat Seul Ah.

***

Hari itupun telah tiba. Hari dimana So Eun berangkat dari Brunei menuju Korea. Dia melakukan penerbangan di bandara Internasional Brunei dengan pesawat Royal Brunei Airlines. Dengan waktu penerbangan 5 jam menuju bandara internasional Incheon di Korea Selatan.

“Setelah 5 tahun aku kembali lagi..”. Ucap so eun. Diapun menyetel Ipod nya.

“Ah…setelah 5 tahun aku mendengar lagu-lagu melayu… aku ingin mendengarkan lagu lagu KPOP… mana yang kemarin aku download yah????? Oh ini”. Ucap So Eun setelah menemukan tracklist lagu-lagu KPOP yang baru dia download semalam.

“Ah… ayo kita tidur..”. Ucapnya riang.

Setelah melewati 5 jam perjalanan akhirnya So Eun tiba di bandara Internasional Incheon. Pesawat mendarat dengan selamat dan So Eun didampingi 2 pengawalnya langsung mengalihtugaskan pada 10 pengawal dari tuan Lee yang bertugas menjemput So Eun di bandara. So Eun hanya berusaha menutup diri dari kerumunan orang banyak yang terfokus pada dirinya dengan banyak kawalan. Menampakkan dirinya bak seleb korea saja.

“Silakan masuk nona”. Ucap sang pengawal sambil membukakan mobil sedan berwarna hitam.

“Khamsahamnida!!!!”. Ucap So Eun dengan gaya manjanya.

So Eun pun menaiki mobil itu dan perjalanan menuju kediaman Tuan Lee pun disambut rasa tegang oleh So Eun. Perjalanan akan memakan waktu 1 jam menuju kediaman Tuan Lee yang megah itu.

“Kata Pak Lee, kakek mempunyai empat orang cucu… cucu laki-laki atau perempuan yah?? Wahhh tak biasanya aku tegang seperti ini.. semoga semuanya berjalan lancar.. jika tidak lancar akan aku lancarkan.. pokoknya mesti LANCAR!!!”. Ucap So Eun yakin.

Mobil yang ditumpangipun mulai memasuki areal kediaman kakek Lee. So Eun menatap kagum, terlihat bulan sabut membentuk bibirnya yang mungil itu.

“Ayeayyy teman kakek memang hebat..kakek begitu baik menitipkanku disini.. rumahnya besar dan luas, sepertinya akan sangat nyaman tinggal disini”. Ucap So Eun.

Mobilpun berhentu tepat didekat pintu utmana rumah kakek Lee. Dua orang lelaki paruh baya beserta jajaran pelayang terlihat sedang berdiri di depan pintu utama. Sang supir membukakan pintu mobil, dan keluarlah So Eun. So Eun berjalan menaiki 5 anak tangga lalu membungkukan badannya.

“Anyeong…… Chonun Kim So Eun Imnida…..”. Sapanya ceria sambil mengumbar senyuman manisnya.

“Annyeonghaseyo… selamat datang cucuku KIM – SO – EUN!!!!”. Ucap kakek Lee.

“Kakek Lee???”. Tanya So Eun.

“Ne… “. Ucap kakek sambil tersenyum gagah dihadapan So Eun.

“Annyeonghaseyo Agassi (nona) “. Ucap Pak jang.

“Annyeonghaseyo…”. Sahut Kim So Eun. So Eun sedikit melihat kesekeliling, bergumam dalam hatinya, kemana keempat cucu kakek Lee ini. Kemudian So eun tersenyum.

“Ayo.. kita masuk kedalam, cucuku sudah menunggu kehadiranmu”. Ucap kakek Lee.

“Ne…”. jawab So Eun mengikuti langkah kakek.

“Bawa koper ke kamar yang sudah disiapkan dan kemudian bereskan”. Ucap Pak Jang pada para pelayan.

“Arasso!!”. Jawab para pelayan.

Mereka berjalan memasuki rumah kakek Lee, aura terasa berbeda. So Eun terus mengumbar senyumnya. Dua lorong telah dia lewati, rumah yang sangat besar dan mewah. Sampai So Eun, kakek dan Pak jang berhadapan dengan sebuah pintu yang besar dan tinggi. Inilah ruangan dimana keempat cucu kakek Lee telah menunggu. Dug… kini so eun mulai merasa gugup, terlihat dia menelan ludah. Pak Jang perlahan membuka pintu besar itu, sinar muncul dari dalam ruangan, karena pintu tepat bersebrangan dengan jendela besar. Bwarrr pancaran keempat cucu kakek Lee terlihat. So Eun tersenyum manja melihat cucu kakek lee tampan-tampan.

“Ayo masuk So Eun”. Ucap kakek Lee. So Eun pun masuk kedalam.

Kim Jun menatap kagum, Hyun joong tersenyum manis sambil sedikit menundukkan kepala atnda menyalami, Min Ho menatap datar, sedangkan si bungsu menatap dengan tatapan jutek. Deng… ketika mata so eun menatap Kim Bum, rasanya dia ingin mencubitnya.. “cute…” gumamnya dalam hati.

“Annyeonghaseyo… oppadeul… choneun Kim-So-Eun imnida… bangapseumnida…”. Ucapnya manja sambil cengar-cengir.

“Annyeong So Eun-ah…”. Sapa Kim Jun.

“Wah.. ternyata cucu kakek tampan-tampan”. Ucap So Eun manja.

“Memangnya stok pria disana tidak tampan????”. Ketus Kim Bum. Spontan Hyun Joong menyubit Kim Bum, takut kakek kesal dengan Kim Bum.

“Wah.. kau kurang ajar sekali.. disana pria melayu itu tampan-tampan”. Ucap So Eun.

“Ya…ya…ya…”. Ucap Kim Bum ngasal.

“ne orang nyari masalah”, gumam so eun dalam hati. So Eun pun menyunggingkan senyumnya.

“Chonum, Kim Jun imnida.. kau bisa memanggilku Jun oppa”. Ucap Kim Jun.

“Kalau aku kau panggil saja Hyun Joong Oppa..”. Ucap Hyun Joong.

“Kalau kalian berdua???”. Tanya So Eun sambil menunjuk Kim Bum dan Hyun Joong.

“Kalau pria ini kau bisa memanggilnya Min Ho oppa…”. Ucap Hyun Joong sambil menepuk bahu kim bum yang duduk disampingnya.

“Kalau yang ini kau tak usah memanggilnya oppa, sepertinya kalian seumuran kan?? Dia Kim Bum”. Ucap Kim Jun, Kim Bum yang duduk disampingnya menatap Kim Jun.

“Dia ini seorang “cassanova” hati-hati kau terpanah dengan adik bungsuku”. Ucap Kim Jun, Kim Bum tersenyum.

“Sepertinya Kim Bum yang akan terpana padaku oppa”. Ucap So Eun jail.

“Huhahuha… mmmm dasar”. Ucap Kim Bum.

“Ya sudah perkenalannya kan, kau sepertinya butuh istirahat, lagipula kau harus melihat kamarmu dulu.. semoga kau suka”. Ucap kakek Lee.

“Oh iya.. koperku.. mana??”. Heboh So Eun.

“Heu.. memangnya kopermu berisi harta karun.. heboh sekali”. Ucap Min Ho. “Sudah kubilang kalau perempuan pasti begini..”. Sambungnya lagi.

“Koper nona sudah ada di kamar nona, para pelayan sedang merapikannya”. Ucap Pak Jang.

“Aku harus segera melihatnya, aku tidak mau kalau dekorasinya tak sesuai..”. Ucap So Eun kehebohan.

“Ya sudah.. sana kau lihat”. Ucap Kakek Lee diselingi tawa.

“Heu.. hebohnya..”. Umpat Kim Bum.

“Pak Jang memangnya dia membawa berapa koper??”. Tanya Kim Jun.

“Sepertinya 20 lebih tuan muda”. Ucap Pak Jang.

“HOHH??????”. Keempat cucunya kakek Lee kaget.

“Sebenarnya dia dari Brunei membawa apa.. hingga kopernya sebanyak itu???”. Aneh Min Ho.

“Aha… kado.. sepertinya kado untuk namja tampan seperti kita hahaha”. Sotoy Kim Bum.

So Eun terlihat sedang bercampur baur bersama para pelayan yang sedang membereskan kamarnya. Ternyata koper-koper yang dia bawa berisi semua isi kamarnya dan rumahnya yang bertema sapi. Mulai dari bedcover Sapi, (para pelayan harus mengganti bedcover yang telah dipasang dengan bedcover sapi bawaan So Eun dari Brunei), karpet bulu sapi, bantal-bantal sapi, boneka sapi, ornament seperti jam weker sapi, bingkai foto sapid an masih banyak ornament sapi-sapian yang dibawa oleh So Eun. Kim Bum dan Hyun Joong yang berniat akan pergi menuju ruangan mereka di lantai 3 secara tak sengaja melihat hal itu.

“Hyung!!! Mataku tak salah melihat kan??? Apa-apaan ini?? Apa si nona Brunei ini berniat membuat rumah ini penuh dengan sapi?????”. Kaget Kim Bum sambil mengucek matanya.

“Bum-ah sepertinya rumah ini akan disorot reporter sebagai rumah kolektor serba sapi!!!”. Ucap Hyun Joong polos.

“Ini benar-benar gila… aku tak menyangkanya… ini lebih parah dari kamar serba pink”. Ucap Kim Bum.

“Perempuan yang aneh”. Ucap Hyun Joong, yang melihat dari kejauhan bersama Kim Bum.

“Gadis yang aneh hyung!!! Ih….. dasar nona Brunei..”. Ucap Kim Bum sambil bergidig. Kim Bum dan Hyun Joong pun berjalan lagi menuju lantai 3.

Sorenya setelah semua selesai, So Eun baru saja selesai mandi, diapun sudah cantik dengan bajunya yang lucu berwarna putih. Dia segera menikmati kasurnya, dia berbaring merasakan empuknya sang kasur sambil memejamkan matanya. So Eun rasakan aroma udara Korea yang segar. Kemudian tak lama matanya perlahan dibuka, namun haaaaaaaaaaah… ada wajah namja tepat 10 cm jaraknya dari wajah so eun.

“…………….”. So Eun kaget setengah dewa, melihat namja itu.

“Aku tak akan berbasa-basi padamu”. Ucap Kim Bum.

“Apa ini…??”. Heran So Eun yang campur rasa gugup karena dekatnya wajah mereka. Perlahan Kim Bum mendekati wajah So Eun, dekat semakin dekat, mata So Eun tertutup dan..

“AKU TAK MENERIMA KEHADIRANMU“. Bisik Kim Beom tepat ditelinga So Eun, So Eun hanya manyun.

“Singkirkan tubuhmu“.  Ucap So Eun. Kim Bum pun beranjak dari posisinya yang membuat So Eun tak senang. So Eun beranjak duduk dari kasurnya.

“Kenapa kau bisa masuk kamarku???“. Tanya So Eun, Kim Bum tak menjawab dia hanya berjalan keluar sambil memberikan senyuman liciknya.

***

Malam pun tiba, setelah selesai makan Min Ho pergi bertemu dengan teman-temannya, Kim Jun mengerjakan proyeknya di ruang kerjanya. Hyun Joong pun tak jauh seperti Kim Jun. Sementara Itu Kim Bum terlihat sudah siap akan pergi mengincar cinta yang baru. Tiba-tiba pak Jang dating ke kamar Kim Bum.

Tok..tok..tok..

“Masuk”. Ucap Kim Bum. Pak jang pun masuk kedalam kamar Kim Bum.

“Oh.. ada apa pak Jang??”. Tanya Kim Bum.

“Tuan muda ditunggu Tuan Lee di ruang tengah”. Ucap Pak Jang.

“Ditunggu kakek?? Ada apa yah???”. Gumamnya. “Baik aku akan segera turun”. Ucap Kim Bum.

Kim Bum pun turun menuruni anak tangga, Sampailah dia di ruang tengah, ekspresinya berubah ketika dia melihat ada kakek dan So Eun diruangan itu.

“Ternyata hanya aku yang dipanggil kakek. Hyung tidak??”. Bisik Kim Bum sambil berjalan.

“Ayo duduk, ada yang ingin kakek bicarakan denganmu”. Ucap Kakek. Kim Bum duduk bersebrangan dengan So Eun.

“Ada masalah apa lagi kek?”. Tanya Kim Bum.

“So Eun kan tinggal di Korea untuk menyelesaikan kuliahnya, dan kakek telah mendaftarkan So Eun di kampus, dia akan satu kampus denganmu”. Ucap kakek, So Eun cengar-cengir.

“MWO???? Satu kampus denganku??? Wanita rese ini???”. Ucap Kim Bum dengan wajah kaget, so eun kaget mendengar ejekan Kim Bum.

“Betul.. dan keputusan kakek tidak bisa dibantah lagi.. kau harus membantunya di kampus.. arasso!!!”. Ucap kakek.

“Oh.. pantas saja kemarin-kemarin aku melihat Pak Jang dikampus.. ternyata untuk ini.. ahhh sial aku satu kampus dengan wanita rese ini.. HANCUR DUNIAKU”, gumamnya dalam hati.

“Kau mau kan???”. Tanya kakek.

“Sebenarnya aku tak mau.. tapi.. ahhhhhh kakek, kenapa harus satu kampus denganku…”. Kesal Kim Bum.

“Jangan membantah”. Ucap kakek Tegas.

“Maaf tuan ada telepon untuk Anda dari tuan Jong Wook Go”. Ucap pak Jang.

“Baik.. akan aku terima”. Ucap kakek Lee sambil berjalan keluar dari ruangan itu. Kim Bum menatap tajam so eun. So Eun mulai beranjak dari kursinya.

“Aku tak suka… aku tak suka kau satu kampus denganku!!!!”. Bentak Kim Bum.

“Waeyo???? Sampai bertemu denganku Bum-ah..”. Ucap So Eun sambil cengar-cengir dan berjalan meninggalkan ruangan itu.

Pagi pun telah tiba, semua anggota keluarga sarapan pagi.

“Bum-ah hari ini kau berangkat bersama dengan So Eun yah”. Ucap Kakek. Mata Kim Bum melotot kaget.

“Mwo???? Dengan si nona Brunei ini”. Teriak Kim Bum,

“Ya!!!! Aku punya nama.. namaku KIM-SO-EUN.. bukan nona Brunei”. Ucap So Eun sambil memakan rotinya.

“Ah.. bagiku sama saja”. Ucap Kim Bum. “Aku tak mau kek… “. Ucap Kim Bum.

“Waeyo??? Mobilmu masih muat satu orang lagi kan??”. Tanya Kim Jun.

“Untuk dia tak muat!!!!”. Ucap Kim Bum ketus.

“Kau ini..”. teriak kakek.

“Aku tidak akan mengankutnya!!!!”. Ucap Kim Bum.

“Mengangkut!!! Kau pikir aku ini sapi”. Ucap So Eun.

“Dasar aneh”. Ucap Kim Bum.

“Kakek, akupun tak mau satu mobil denganya”. Ucap So Eun kesal.

“Ya sudah, supir pribadi saja yang akan mengantar jemputmu”. Ucap Kakek.

“Sepertinya itu keputusan yang sangat bijak”. Ucap Min Ho.

Keempat cucu kakek sudah berangkat dengan mobil masing-masing, kakek telah menyiapkan mobil dan supir tersendiri bagi So Eun. Setelah itu So eun berangkat menuju kampusnya, kakek pun berangkat menuju kantornya.

***

“Dosen tidak masuk.. 2 jam kita gunakan untuk apa???”. Tanya Kim Bum.

“Ya!!! Hari ini Jong Ki ulang tahun bukan???”. Ucap Seung Ho.

“Oh..ya aku baru ingat, mana aku belum mengucapkan selamat padanya”. Ucap Geun suk

“Aha.. aku ada ide.. kita siram dia dengan air saja.. bawa air 2 ember.. kau dan kau”. Ucap Kim Bum.

“Ide yang bagus.. dia kan termasuk orang yang cinta kebersihan.. hahaha”. Ucap Geun suk.

“Ayo.. cepat bawa airnya”. Ucap Kim Bum.

“Siap boss!!!!”. Ucap keduanya.

Geun suk dan Seung Ho segera pergi ke toilet kampus. Dan mengambil dua ember air. Setelah itu mereka bertiba berjalan menuju area halaman kampus. Terlihat Jong Ki sedang berjalan sambil membaca bukunya.

“Itu Jongki”. Ucap Seung Ho sambil menunjuk Jong Ki pada Kim Bum.

“Ah..iya”. Sambung Geun Suk.

“Jong Ki-ah…………”. Teriak Kim Bum. Jong Ki langsung refpleks menatap kearah tiga sahabatnya, spontan dia kaget melihat kedua sobatnya membawa ember berisi air.

“Wahhh kacau kalian bertiba.. mau apa??”. Teriak Jong Ki dari jauh.

“Perayaan hari jadimu”. Teriak Seung Ho.

“Serbu…………”. Teriak Kim Bum. Mereka bertiga berlari mendekati Jong ki, sementara Jong Ki berusaha berlari menjauh dari mereka.

“Sahabat gila…”. Umpatnya.

Sementara itu So Eun baru saja tiba di kampusnya. Dia turun dari mobil mewahnya. Dia berjalan menyusuri area kampus, tersenyum bangga. Dia mengumbar senyum kepada setiap orang yang dia umpai sepanjang jalan menuju kampus. Namun So Eun heran melihat tingakh seorang pria yang lari terbirit-birit.

“lelaki aneh..”. Gumam So Eun,  Namun dia tambah kaget melihat aksi tiga pria yang berlari, dua diantara membawa ember dengan air yang agak bertumapahan dijalan.

“Kampus yang aneh, isinya mahasiswa aneh semua”. Ucap So Eun.

“Sirammmmmmmmmmmmmm!!!!”. Komando Kim Bum, Jong Ki berusaha lari tepat dibelakang So Eun. Dan alhasil.. BURRRRRRRRR Air menyiram tubuh So Eun. 2 Ember. Geun Suk dan Seung Ho kaget.  So Eun benar-benar geram, dia tatap si pengomando.

“Kim Bum!!!!!!!!!!!!!”. Teriak So Eun.

“Nona Brunei!!!!!!!!!!!!!!!!!”. Kaget Kim Bum.

 

 

TO BE CONTINUED

 


PREVIEW FOR NEXT EPISODE

“Dasar lelaki aneh. Kenapa kau menyiramku??”. Teriak So Eun sambil melemparkan ember-ember itu.

“Kau mengenal dia Bum?”. Tanya Seung Ho. Kim Bum hanya memanyunkan mulutnya,

“Annyeong.. choneun So Eun.. kita teman mulai sekarang kan?”. Ucap So Eun sambil mengulurkan tangannya.

“Je Kyung-ah ayo ceritakan padaku.. tentang dia”. Ucap So Eun.

“kau sekretaris baruku itu?? Siapa namamu??”. Tanya Hyun Joong, gadis itu menatap Hyun Joong.

“Jung Seul Ah????”. Heran Hyun Joong.

“Dia itu Pak Hyeon Bin, ketua klub marathon kampus”. Ucap Je Kyung.

“Hong ki-ah.. Yong hwa-ah.. kalian anggota klub kendo kan???”. Tanya So Eun. Kedua sobatnya mengangguk.

“Yoo-Seun-Ho.. kenapa kau selalu berurusan dengaku”. Kesal Bu Ji Hyo.

“Kau tidak tahu kan masalahnya klub kendo dan klub renang bermasalah, apalagi setelah kepemimpinan yang baru”. Ucap Je Kyung.

“1..2…1…2…. ayo larinya cepat!!! Setelah itu jalan kodok menaiki tangga”. Teriak Kim Bum yang sedang melatih klub renang.

“Oh.. jadi kau ketua klub renang”. Ucap So Eun sambil menatap Kim Bum.

“Aish.. aku gemas sekali, kenapa dia susah sekali berpikir”. Kesal hyun joong melihat Seul Ah.

“Dasar boss menyebalkan… lama-lama aku jadi gila”. Umpat Seul Ah.

“Usiamu tak lagi remaja, kapan kau mau memperkenalkan calon istri pada kakek ??”. Tanya kakek pada Kim Jun, Kim Jun hanya menunduk.

“Wah.. kau gadis yang menyebalkan.. hanya seorang penjual bunga juga..sombong!!”. Umpat Min Ho.

“Kau harus dating ke pesta Tahun baru kampus.. ada pemilihan couple dance”. Ucap Je Kyung.

WAIT FOR NEXT EPISODE KYA!!!!!!!

Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,

About bumssoindo

We are fanbase of BUMSSO (Kim Bum and Kim So Eun) from Indonesia

41 responses to “NGA4CL Episode 1 (Penghuni Baru Si Kolektor Sapi)”

  1. Amalia'SoEul'Lova says :

    kasian So Eun , hari Pertama kuliah udah kena Siram , wkwk ,. Kasian.. Kasian.. Kasian…
    Kooni berubah jadi sapi??? Ahahaha Gokil…
    Penasaran ama part yg slnjut.a B-)

    • negista says :

      gomawo udah baca n komen yah
      haha iya hari pertama udah kena air siraman ide si kim bum
      iya kooni itu sapi bukan kucing
      lanjutanya tunggu aja yah

  2. dini ramadhani says :

    jiahahahahah kasian so eun kena siram
    waduh si so eun heboh sana sini buat dekor kamarnya,jiwa cewek emang gitu kaaan?
    seung ho ada hubungan apa ya ma dosennya kayk musuan tp….gak tau ah
    hmmmm kim bum tetep jd don juan geun seuk jd asisten kekonyolan kim bum
    nden,selamat udh jd pacarnya joong ki kpn nie selametannya*duduk bersila nunggu tumpeng*
    pacarnya joong ki peranakan indo korea=>hahahahahah boleh boleh
    yo wes karna ud banyak omong,saiia akhiri sekian komen dr saiia
    part 2 jgn lama2

    • negista says :

      kak dini
      gomawooooooooo udah baca n komen yah kak
      hahahaha rata2 pada ngomen so eun kena siram hahaha
      iya seh wajar aja cewek emang suka gitu heboh
      hmhmh seung ho emang gak akur ma dosennya
      punya masalah kak
      iya tunggu traktiran dari aku yah kak
      huahaha jadian ma jong ki mimpi ditimpuk dita ma kak sita
      kakakakakaka
      ok ditunggu aja yah 2pi 2 nya kak

  3. Runo says :

    Waaahh,,crtany sih bagus.. Tapi aq ga smangat nieh bcany,,hhe..
    Karena :
    1. Hyun joong oppa psti slalu dpt krakter kyak ji hoo,,pdhal krakter dy yg asli brtolak blkang.. Dy tuh gokil,jail,dsb..
    2. Hyun joong oppa ga d’pasangin ma jung so min.. Pdhal aq ska bgt ma couple hyunjoong-so min..

    Tpi jlan crtany bgus.. Cma ga smgat krn hyun joong oppany tak spt hrapan.. Hha..

    So far,,so good.. Lanjutlah..

    • negista says :

      runo gomawo udah baca n komen FF aku
      tapi maaf yah kalo gak puas ceritanya
      selakadarnya seh
      yah gimana lagi udah ke konsep
      jadi begitulah
      hyun joong emang kayak jihoo yah disini karakternya??
      padahal kalo dah ma kimbum sama aja gilanya dech perasaan disini
      ohh belum kelihatan kali yah

      disini ada perbedaan admin aurora ada 3’xa
      so kami bertiga jadi dipasangin ma cast
      kebetulan lulu a.k.a seul ah dipasangin ma hyun joong
      hahah ok tak apalah

      ok lanjutanya semoga tak seperti yang tidak diharapkan aja dech

  4. owni says :

    huahahahaha….lucu bbangget ( sambil mamerin semua gigi)
    kasian juga ya, hari prtama msuk bkannya d smbut bunga mlah ember + air, hhe
    kren bnget, dtunggu part slnjutnya ya!!!!

    • negista says :

      owni gomawo udah baca n komen yah
      wahahah mamerin semua gigi
      kebiasaan kimbum tuh
      wakakakakaka

      iya hari pertama baru pertama
      lanjutannya kan mungkin sebaliknya
      hahahahahaha

      lanjutanya ditunggu aja yah

  5. Chiby says :

    Keren bget. . .
    Q smpe disngka gila ketawa tiwi sendri bca ne ff. . .lanjutkan!! Hhe. . .

  6. Nabila Watanata says :

    Ceritanya lucu, bagus, pokoknya keren deh !!!
    Jangan lama2 ya part selanjutnya ditunggu ^^

  7. Angel says :

    Hy unnie salam kenal : )
    Wah unnie ceritanya lucu banget ku tunggu ya part selanjutnya

  8. Anna says :

    Sapi => anak so eun,,haduuuh haduuuh ga berhenti ngakak!!!bkalan tambah perang dunia so eun ma kimbum siap2 emosi dehhh!!

    • negista says :

      gomawo anna
      udah baca n komen FF aku
      hehe iya sapi anaknya so eun..
      maksudnya eliharaan tapi so eun udah anggap anaknya
      ok tunggu yah epi 2 nya

  9. Reina says :

    Wow dekorasi kamar soeun kok bertema sapi semua??
    Hahaha lucu2.. Perasaan kimbum itu selalu jadi cassnova ya apa bener kimbum di kehidupan asli juga sebagai cassnova??*moga”engga*
    Unni bikin part selanjutnya ta tunggu ya : )
    -salam kenal-

    • negista says :

      Reina gomawo udah baca n komen yah
      iya dekorasi kamar serba sapi tentunya
      kan penyuka sapi
      iya gak tahu juga
      disini cassanova nya gak bakalan lama2 koq
      tobat ada yang nobatin wakakakaka
      ok ditunggu aja yah part selanjutnya
      salam kenal..
      bangapseumnida^^

  10. Enno BumSSo says :

    huahahahahha kocak sist . . .
    c kse suka bgd yak ma sapi mpe brg2na sapi mua . . . ^^

    lanjud sist serrruuuuuu . . . .

  11. Echa BabyKyu says :

    Luccuuu bgd dech,,, ngbyngin kmr so eun yg pnuh dgn sapi”,, part slnjtny dtnggu….

  12. Yunie sipenyuka hijau says :

    Huwa keren.crita.a AJIB,ati ati bum cinta ma benci beda tipis

    Keren…..lucu…i like the story chingu❤

  13. Cintazura says :

    nmpang koment ea???
    Aq ska ma crita’y, jdi jgn lma” buat chap slanjut’y ea??
    aq tggu loh….
    hehe🙂

  14. RiriAngels says :

    Huwahuwahuwa
    Hahaha gak bs Berhnt Ngakak bc ff ini xD
    Hyaa Lee Min Rin
    Hahaha pingsan riri bc bgian itu #plak *digetok kak nden* haha
    Walah walah
    Kaya_a Pada Gila smua ya gak ada yg warah hahaha
    Org2 yg Aneh xD
    Hahaha Kereeeen Kak Muanteeppssssss
    Hahaha di TUNGGU LANJUTAN_A KAKAK-KU hahah😀😀😀

    • negista says :

      gomawo adikku riri
      udah baca n komen FF aku
      hehehehehe
      ya ampun gak berhenti ngakak
      halahhhhhhhhhhhhhhhhh
      jiah mana pingsan lagi..
      aku kirimin sapi dech.. eh jangan.. ntar sapinya dijual.. sapi kan mahal
      *berpikirekonomi
      ok ditunggu aja yah lanjutanya say

  15. puchaabyzone says :

    annyoooooooooooonggggggggggg ndennnnnnnn…….
    hahaha saya datang buat comment *ketawa ala jin tomang..
    hadew telat nie bacanya,,,,baru sempet baca huuhuhu T____T
    yeay,,,,suka suka ma ceritanya *keluarin jempol gajahnya q^^p

    “Aku titip semua anakku yah.. ohhhhh”. Ucap So Eun.“Baik nona.. kami akan menjaga semua sapi nona dengan baik”. Ucap Tuan Lee.“Apalagi kooni.. dia kan baru 2 bulan yang lalu dilahirkan.. oh bayiku kooni”. Ucap so eun dengan wajah memelasnya.——>>> ahahaha ngakak jungkir balik,,,ternyata anak2 soeun itu sapi2nya,kasihan yg jadi anak soeun,,*hayoooo sapa yang suka manggil2 soeun omma berarti….. hahahaha kabuuuuuuurrrrrrrr…

    “Hyung.. bagaimana denganmu?? laporan calon istrimu.. sudah adakah?”. Jail Kim Bum, si anak bungsu.—->> ada….ini….ini !! *reader loncat2 sambil nunjuk diri sendiri

    Laporan bulanan itu merupakan evaluasi tingkah mereka selama 1 bulan. Keempat cucunya tak pernah lepas dari LAPORAN MERAH, yaitu kesalahan mereka. Kim Bum yang paling sering mendapat laporan merah, karena tingkah playboy nya, Min Ho pun sama. —->>> wuaaaa udah kayak anak sekolah ajah pake rapor,,,hahahaha kim bum yang paling byk dpt merah,,,* merah2 jadi inget cabe..”turunkan harga cabe !!!! soeun dan kim bum harus nikah !!! setujuuuuuu !!! ” loh kok jadi demo disini o.0?? *plaaaaaaakkkk di jitak nden hehehe

    “Eh.. Jong Ki-ah kau itu.. benar-benar pria yang setia.. pantas semua wanita ingin menjadi kekasihmu.. sayang mereka harus patah hati dengan Lee Min Rin (nden). Benar-benar dia wanita yang beruntung”. Ucap Kim Bum.“Yang beruntung aku mendapatkan Min Rin”. Ucap Jong Ki. —->>> astagfirulloh…sumpah ngakak banget2 pas baca part ini,senyum2 gaje saya,,nden,,betapa beruntungnya dirimu mendapatkan joong ki,,,,kyuhyun di taruh di mana nden??? kalo gt buat gw aja yah,,,siiiipppppppp bungkusssssss hahaha

    Maafkan aku….”. Ucap Kim bum sambil memeluk boyong, Bo Young terlihat menangis sementara Kim Bum tersenyum licik. YES misi berjalan lancar.—->> wuaaaaaaaa kim bum jahat beud yah,,,owh..jadi ini maksudnya misi “pembunuhan cinta” jadi ntar jadian sama cewek terus diputusin gitu ajah ckckck…semoga soeun bukan jadi korbannya…awas ajah kl iya,,,ntar gw tunggu di pengkolan * di tunggu maen catur bareng gitu hahaha

    Deng… ketika mata so eun menatap Kim Bum, rasanya dia ingin mencubitnya.. “cute…” gumamnya dalam hati.—->>> bener2,,emang kok bum itu cute,,*boleh ikutan nyubit ngk?? #disambit sama bummies hahha

    “Sepertinya Kim Bum yang akan terpana padaku oppa”. Ucap So Eun jail.—>>>wuaaaaaa soeun PeDe beud dah,,,tapi saya suka,,karakternya beda..kyknya soeun duluan ney yang melancarkan serangan fajar ma kim bum *mama lorenk mode on

    “Hyung!!! Mataku tak salah melihat kan??? Apa-apaan ini?? Apa si nona Brunei ini berniat membuat rumah ini penuh dengan sapi?????”. Kaget Kim Bum sambil mengucek matanya.—>> ahahahahah gubrak !!! bener2 setuju ma kim bum,,soeun benr2 cinta mati kyknya ma sapi, smoga ajah kim bum ngk di srh berubah jadi sapi biar soeun suka.hahahaha

    waduh ntu napa endingnya soeun yang kena siram yah,,,wah wah bakal ada perang dunia ke 4 ney..

    ayo2 neng nden,,,segera di post part selanjutnya..udah ngk sabar saya😀
    mian kalo commentnya aneh bin ngk ajaib..
    gomawo
    _bow 180 derajat _

    • negista says :

      ya allah siap2 tangan neh
      mau reply komen terpanjang
      huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
      jajajajaja annyeong reader kak puchaby
      yang selalu baca FF aku gomawooooooooo
      sambil senyum mamer gigi hehehehehe

      gomawo kak udah suka ma FF akuhehehehe
      ya ampun jempol gajahnya makasih banyak
      kekekekekekeke

      jejeje ampun dah jungkir balik
      ne katagero alay tingkat dewa kah???
      kkekeke aku anaknya bumsso
      tapi aku manusia koq setengah bidadari hehe
      peaceeeeeeeeee jangan pingsan ahhhhh

      jiaaaaaaaahhhh kak puchaby
      siap2 ditendang park je kyung neh
      mau ngambil kim jun huahahaha

      jiahah iya rapor bulanan
      ini kan evaluasi tingkah mereka kak
      haha.. nape jadi demo ni
      demo cabe apa bumsso???
      huahahahahahaha

      wehehehe rata2 pada pingsan ya
      kalau baca part jongki muji pacarnya
      hahaha itu fakta seh
      kekeke*dilemparinsapi
      Kyu tetap dihatiku yang terdalam.. jongki hanya di NGA4CL aja koq
      huahahaha

      jiaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh kak puchaby
      mau ikutan nyubit kimbumk.. siap2 dilempoarin merapi ma soeun
      hahahahahahaha kaburrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr

      apanya yang bakalan ngeluncurin keluar haha
      jelas2 yang bakalan ngajak perag hahahahaha

      yahahaha cinta mati ma sapi.. kagum mungkin ma sapi mah
      gubrakkkkkkkkkkkkkkkkkkkk jederrrrrrrrrrr

      endingnya soeun yang kena siram kan karena pacarku
      jong ki waktu mau dirsiram sembunyi dibalakang so eun
      hehehe alhasil kelepasan lemparin air.. so eun yang kena siram dech
      kekeekeke

      waduhhhhhhhhhhhhhhh panjangan juga yah hahaha
      TOP dech ne reader LIKE THISSSSSSSSSSSSSSSSSS
      next epi jangan lupa baca aja yah kak gomawo

  16. ^^dierenzitudienaOrenz^^ says :

    Neng Nden…. Annyeong… *melambaikan tangan kaya Miss.Indonesia*
    Mrs.Pumpkin dataaaang.. tarantantantantan… *backsound lagu Bonamana*

    Kyaaaaaaaaa….!!! Mau bilang ni FF super duper sangat amat meuni panjang pisaaaaaaaaan.. ahahahahay..😀 puas sekali aku membacanya… ide ceritanya KEREN…!!! saluuuuut padamu.. author berbakat…🙂

    Castnya juga bagus-bagus,, semua pemain andalan main di FFmu niii..
    dijamin ga akan bosen bacanya…

    nama sapinya so eun lucu-lucu ikhhh…

    itu rumahnya Tuan Lee,, beeeeuuuhhh… ajiiiib… ditambah ada 4 namja tampan di dalamnya.. tambah betah aja ada di rumah itu.

    selalu suka dialog antara Kim Bum,, Hyun Joong, Min Ho sama Kim Joon. Walopun saling ledek,, tapi keliatan kalo mereka tuh akrab dan saling sayang menyayangi *tsaaaaah*

    whiiiw.. ada Four Flowers di kampus Chung Ang.
    Kim Bum terkenal dengan “Pembunuhan cintanya”
    Seung ho rada-rada bermasalah alias misterius gimana gitu yaaah… apa karna ditinggal yeoja chingunya *ngelirik neng lulu*
    Joong ki udah ada yang punya *ngelirik Min Rin*
    Neng nden.. kau menduakan Kyuhyhun Oppa.. *kyu mewek di pojokan*
    tinggal tersisa Geun suk yang lagi nyari tulang rusuknya yang hilang… Ni oppa ngapain sii susah-susah nyarii.. lah wong udah ada di hadapanmu.. (baca : yang nulis komen ini) hwhwhwhwh *siap2 ditendang keluar blog ni*

    Dari keempat Four Flowers itu,, aku paling suka karakternya Joong ki.. tipe aku banget gitu loohh *gak ada yang nanya* tapi berhubung joong ki udah ada yang punya,, aku sama Mr.Pumpkin aja ahhhh.. *gandeng akang umin* haghaghag…😀

    yang bakalan jadi sekretarisnya Hyun Joong siapa sii?… koq aku ngerasa kurang familiar sama namanya yaaa?…

    Tau tak?… pas so eun mulai ngeluarin serba-serbi sapinya dan ngehias kamarnya dengan all about sapi,, aku ngebayangin diriku sendiri trus langsung ngeliat sekeliling kamarku yang penuh dengan atribut oren… semuanya bernuanasa oren… hahahahaha…😀

    ciri khas dari FF neng nden adalah… ketika awal bertemu,, Kim Bum & so eun pasti ga pernah akur,, ribut mulu kerjaannya… dasar bocah… *kaya yang nulis ni bukan bocah aja* kekekeke…

    yoweis… sekian komen dari Mrs.Pumpkin,,, maap.. maap ga bisa panjang-panjang…
    yang pasti,, aku tunggu kelanjutannya… SMANGAT…!!!😀

    • negista says :

      wawwwwwwwwwwwwwwww kak dina gomawoo
      udah baca n komen FF aku yang meskipun gaje ini
      wahhhhhhhhhhhhh aku suka aku suka.. komennya panjang

      wahahah banyak juga yang bilang FF aku yang ini panjang
      padahal intinya mah dikit beud hahahahahaha kakak ini
      ide cerita lucu.. alhamdulillah tehhh kalau begitu mah
      padahal gak banyak scenes yang lucu hehehehehe

      oh masalah cast bagus2 iya.. kalo asli gak sanggup bayar tuh PH..
      mendadak bangkrut..
      bayaran termahal tentunya artis luar kayak park je kyung dan jung seul ah
      hahahahahahaha

      ahaha nama sapi nya so eun itu asli mendadak bikin, soalnya gak kepikiran sama sekali bagaimana ngasih nama sapi, gak kayak kucing atau kelinci, gampang banget nyari namanya.. biasanya atau normalnya sapi kan nama momo.. hhahahahahaha

      iya 4 namja itu biarpun saling ledek.. tapi sebenarnya mereka saling care, hyun joong, kim joon bisa kompak saling menjaga adik mereka, tapi kalo udah giliran bercanda mereka bisa jadi yang gila hahahahaha

      hahahaha bundaku.. tidak, aku tak menduakan kyuhyun.. kyuhyun masih tetap dihatiku yang terdalem.. dalem banget, ini mah cuma di FF ini aja aku ma jong ki. *padahal aslinya juga ngarep*.. dipelotoin kyu.. hahahahaha. Jiahaha reader mau ma geun suk.. *langsung narik umin oppa.. ngadu ahhhhhhhhhhhhhhh *

      hahaha kak dina.. yang jadi sekretarisnya hyun joong itu jung seul ah..
      ahaha pasti gak baca sinopsisnya neh..
      kan ada ceritanya siapa itu jung seul ah.. ya udah aku kasih tahu yah.. jung seul ah itu nama korea dari neng lulu hahahahahahaha…

      jiahaha so eun = teh dina..
      iya aku kebayang kamar teh dina serba orange.. ih wawwwwwwwwwwww semuanya orange ampe ava nya juga pake kerudung orange.. pokoknya hidup orange hahahahaha

      ciri khas FF akupertama ketemu gak akur.. itulah berlanjut musuhan..
      kalo teh dina pasti dari gak kenal ampe kenal. malu2 dan jadi hahahaha, romantis, dewasa dan pastinya banyak kata2 puitisnya. so eun jadi penyiar radio hahahahahaha

      ok lah cukup reply nya..
      ditunggu aja yang next ep nya teh hatur nuhun

  17. Ina BeQi Soeulmates says :

    uwaaaaaaaahhhhhh saya lupa comen disini,,
    haha..
    tp b’hubung ud comen panjang lebar d’fb *Hehe* jadi d’sini cuma mau bilang,,,
    DAEBAK…..
    penasaran ma lanjutan’a……… jgn lama” Ny.Joong Ki..
    haha

  18. Rara bumssoeul says :

    Kpan nie patr selanjt.na.
    Ud.dc ngak sabbar !! * memelas

    nie ff bikin penasaran bgt!!
    Ayo dounk
    part selanjt.na !! * Masih dgn gaya memelas sambil ngedip. Ngedipin mata.😉

  19. rizkyapratiwi says :

    hahahahahah …. lucu …

    kasian so eun kena air … bYUUUUUrrrr basah dech
    pada hri pertama d kampus

    kim bum payah

  20. Laila Qadariyanti says :

    hihihihihi hehehehe… lucu lucu lucu

    Kapan nih part slanjutnya??? Dah gak sabar nih nungguinnya hehehe…

  21. geill says :

    ceritanya lucu dan menarik, aq suka ^_^
    apa lg ada so eunnya ^_^
    langsung ke part brikutnya ah……………………

  22. SintiaBumsso/@SintiaBumsso17 says :

    Uahhh keren bangettt banget banget lucuuu lnjut baca🙂

  23. sSakdiyah_BeomSso says :

    aQ suka bnget ma ff nih udah brkali-kali aQ bca brhrap ada lanjutan partnya tp ky’nya gg mungkin deh ;(
    pkoknya ini adalah ff trdaebak yg prnah aQ bca ^^

  24. elsyahadu says :

    Kimbum ibarat kata spt tom and jerry yah, kalo ketemu cekcok aja kerjaan’a.
    Apalagi soeun kena siram kimbum cs. Apa soeun akan marah2 atau apa nih. Wah, bakal ada perang dunia ke 3😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: