My Angel [os]

Author : Nhaa Joonie

Main Cast: Kim Bum , Kim So Eun

Cast: Kim Joon sama Ayahnya Kim Bum

Genre: Romantic

Type: One shoot

 

 

My Angel

Ini One Shoot pertama Nhaa, mungkin ceritanya gaje banget tapi tak apa-apalah terserah kalian suka apa enggak yang pasti Nhaa mah suka hahaha … * Authornya rada-rada … *

 

Let’s Ready …

 

 
Seorang pria berdiri di atas atap rumah sakit, dia berdiri tepat di pinggir atap itu.
Pandangannya kosong, raut wajahnya memancarkan semangat hidup yang mati dengan perlahan pria itu melanmgkahkan kakinya kedepan. Angin yang bertiup mengibaskan rambutnya dan dalam sekejap pria itu menjatuhkan dirinya. Namun, pria itu tidak jatuh dari atas seoramg gadis memegang tangannya. Pria itu menatap gadis di atasnya.

” Lepaskan aku … ” gumam pria itu.

Gadis itu menggeleng, dia menarik pria itu kembali keatas dengan sekuat tenaga.
Akhirnya pria itu kembali keatas, gadis yang menolongnya terengah-engah kelelahan setelah menarik pria itu.

” seharusnya kau lepaskan tanganku … ” kat apria itu dengan dingin.

Gadis di hadapannya menatapnya dengan dalam kemudian memeluk pria itu.

” Jangan … jangan kau pikir hanya kau saja yang memiliki masalah, masih banyak orang yang memiliki masalah yang jauh lebih berat darimu … ” kata gadis itu.

Pria itu diam sesaat, kemudian melepaskan pelukan gadis itu.

” Jangan campuri urusanku ” pria itu pergi meninggalkan gadis itu. Gadis itu tersenyum.

” Bumie … ibumu yang memintaku menjagamu … ” teriak gadis itu. Pria itu berbalik memandang gadis itu, dia tercengang mendengar ibunya disebut-sebut.

” Darimana kau kenal ibuku ?? mengapa kau tahu namaku ?? dan siapa kau sebenarnya ?? ” tanya pria itu.

Gadis itu berdiri ” Aku malaikatmu … ” jawab gadis itu sambil tersenyum dengan manis.

Angin berhembus mengibaskan rambut gadis itu. Pria itu terpesona melihat gadis di hadapannya. Dia baru sadar jika gadis itu sangatlah cantik, rambut hitamnya terurai panjang, kulitnya seputih susu dan senyumannya membuat pria itu seakan berada di dimensi lain.

 

* * *

 

 

” Kim bum kau mau kemana ? ” tanya ayahnya.

Kim Bum menatap ayahnya yang mabuk semalaman. ” Bukan urusanmu … ” jawab Kim bum dengan ketus.

” Hey nak, bukankah kau belum sarapan ? ” tanya ayahnya lagi.

Kim Bum menatap jijik ayahnya.

” Sarapan, sejak kapan kau memperhatikanku ?? bukankah bisamu hanya mabuk-mabukan, dan kau tak pernah memperhatikanku … ” sindir Kim bum pada ayahnya. Setelah berkata seperti itu Kim Bum pergi dengan membanting pintu.

Kim Bum adalah seorang mahasiswa di Chung Ang University yang mengambil jurusan Komunikasi massa. Dia pria yang dingin, seenaknya dan pembangkang. Tapi sebenarnya dia bukan orang yang seperti itu, keadaan yang merubahnya jadi seperti itu.
Setelah ibuny meninggal 3 tahun yang lalu Kim bum tak pernah akur dengan ayahnya yang depresi karena kehilangan istrinya.

Hampir setiap hari mereka bertengkar. Ayah Kim Bum tidak bekerja lagi, dia hanya diam dirumah dan mabuk-mabukan. Kim Bum membiayai kuliahnya sendiri dengan kerja part time sebagai pelayan di restoran bersama sahabatnya.

 

* * *

 
Kim Bum berjalan menyusuri jalan yang selalu dilewatinya setiap hari, dia merasa marah pada ayahnya. Ingin rasanya ia pergi dari rumah itu, namun hatinya tak bisa meninggalkan kenangan akan ibunya yang sudah meninggal di rumah itu.
Saat Kim Bum hendak berbelok, seorang gadis derdiri di hadapannya sehingga mengagetkannya.

” Kau … ” Kim Bum terlihat marah.

” Sedang apa kau disini ?? ” tanya Kim Bum dengan ketus.

Gadis itu tersenyum ” Sudah kubilang aku malaikatmu … aku akan menjagamu … ” jawab gadis itu.

Kim Bum tidak menghiraukan gadis itu kemudian pergi meninggalkannya.

” Hey … tunggu … ” panggil gadis itu seraya mengejar Kim Bum.

Gadis itu menarik-narik baju Kim Bum hingga Kim Bum kesal dibuatnya.

” Hentikan, kau mengganggu sekali …” bentak Kim Bum. gadis itu cemberut.

” hah, sebenarnya siapa kau ?? ” tanya Kim Bum.

” Aku malaikatmu … ” sahut gadis itu.

Kim Bum menghela nafas panjang. ” maksudku namamu ?? ” tanya Kim Bum dengan kesal.

“Oh … namaku KIM SO EUN ” jawab gadis itu dengan polosnya. Kim Bum menundukkan kepalanya.

” Ok Kim So Eun .. ” Kim Bum menatap gadis itu.

” Hm … panggil aku So Eun saja ” potong So Eun.

” Baiklah Kim So Eun … maksudku So Eun dengar aku baik-baik, jangan ganggu aku lagi oke …” pinta Kim Bum pada So Eun.

So Eun menggeleng. ” Apa ?? ” Kim Bum terkejut.

” aku tidak mau … aku sudah janji pada ibumu akan melindungimu sebagai malaikatmu … ” kata So Eun dengan sedih.

” Dari mana kau kenal ibuku ?? ” tanya Kim Bum dengan heran.

” rahasia ” jawab So eun.

Kim Bum Sudah benah-benar kesal akhirnya ia pergi meninggalkan gadis itu.

” Hey .. tunggu aku .. ” panggil So Eun pada Kim Bum. So Eun kembali mengejar Kim Bum.

Kim Bum menunggu bis di halte ketika tiba-tiba saja So Eun ada disampingnya.

” Ini … ” So eun memberikan kotak makanan ke hadapan Kim Bum.

” kau belum sarapankan ?? aku bawakan ini untukmu ..” So Eun mengambil tangan Kim bum dan meletakan Kotak makan itu di tangan Kim Bum.

Belum sempat Kim bum berkata Bis yang ditunggunya sudah tiba.

” Bisku … ” seru Kim Bum, dia melihat bisnya. Saat kembali melihat So eun, Gadsi itu sudah tidak ada lagi. Dia hilang …

” Dimana gadis itu ?? ” tanya Kim Bum dengan heran.

Kim Bum pun naik ke Bisnya dan duduk di paling belakang. Lewat kaca Kim bum kembali melihat ke arah halte, disana So Eun berdiri sambil melambai pada Kim bum. Kim Bum terlihat bingung.

” aneh … ” gumamnya.

 

* * *

 

 

KimBum baru saja selesai belajar di kelasnya ketika sahabatnya Kim Joon mengajaknya untuk pulang. Kim Bum dan Kim Joon pun berjalan keluar kelas, namun mereka di kagetkan oleh kehadiran seseorang dihadapan mereka.

” Hai Bumie … ” sapa gadis di hadapannya.

” Kau … ” kata kim bum tidak percaya. ” Sedang apa kau disini ?? ”

So Eun tersenyum ” Aku menunggumu … ” jawabnya singkat.

” Untuk apa ?? ” tanya Kim Bum.

” Menjagamu …aku kan malaikatmu …”

Kim Bum menghala nafas.

” Malaikat ?? Siapa dia ?? ” tanya Kim Joon heran.

” Aku Kim So Eun, malaikat pelindung Kim Bum … ” sambil menunjuk dirinya sendiri.

” Kau serius ?? ” tanya Kim Joon tidak percaya.

So Eun mengangguk.

Kim Joon menatap Kim Bum.

” Aku tak mengenalnya ..” kata Kim Bum seraya pergi meninggalkan Kim Joon dan So Eun.

” Dia memang seperti itu … ” kata So Eun pada Kim Joon sambil tersenyum.
Kim Joon hanya mengangguk heran.

 

***

 

Kim So Eun berjalan didepan Kim Bum dan Kim joon, dia menari-nari sambil sesekali tersenyum pada Kim Bum.

“ Kau serius dia malaikatmu ? “ tanya Kim Joon pada Kim Bum.

Kim Bum mendesah “ Aku tak tahu … “ jawab Kim bum dingin.

“ Kim Bum ayo cepat …. “ teriak So Eun.

“ Hah, siapa dia … “ batin Kim Bum.

So Eun melihat seorang kakek yang akan akan menyebrang segera saja dia menghampiri dan membantunya untuk menyebrang. Kim Bum dan Kim Joon yang melihatnya tercengang.

“ Dia benar-benar malaikat …” gumam Kim Joon. Kim Bum menatap sahabatnya itu.

“ Hey … “ tegur So Eun sambil mengibas-ibaskan tangannya di hadapan wajah Kim Bum. “ Jangan melamun ayo cepat “

Kim Bum terlihat kesal. “ Hey So Eun, kau baik sekali “ puji Kim Joon.

So Eun tersipu malu “ Tentu saja, akukan malaikat Kim Bum “

Kim Bum melanjutkan perjalananya menuju restoran tampatnya kerja part time, So Eun tetap di depan mereka berjalan sambil menari dan bernyanyi-nyanyi.

 

* * *

 

So Eun duduk di salah satu meja di Restoran tempat Kim Bum bekerja, Dia terus mengamati Kim Bum dan Kim joon yang sibuk melayani tamu-tamu yang datang.

Kemudian Kim Bum menghampiri So Eun.

“ Kau mau pesan atau tidak ? “ tanya Kim Bum dengan ketus.

So Eun menatapnya dengan tajam.

“ Jika tidak mau pesan pergi saja dari sini … “ usir Kim Bum pada So Eun.

“ kau tidak boleh seperti itu pada tamu, kau harus bersikap baik dan ramah pada tamu yang datang. Tunjukan senyumanmu … “

Kim bum menghela nafas “ Baiklah, nona anda mau pesan apa ? “ tanya Kim bum dengan manis sambil tersenyum.

“ Nah seperti itu, aku mau pesan ice cream coklat rasa strawberry “ jawab So Eun.

Kim Bum menuliskan pesanan So Eun.

“ Ice Cream coklat rasa … “ Kim bum tak meneruskan kata-katanya dia malah menatap So Eun

“ Kau mau mengerjaiku ya ? “

So Eun tertawa “ Ya sudah ice cream coklat saja … “ kata So Eun.

Tidak berapa lama Kim Bum kembali dengan membawa pesanan So Eun.

“ Ini pesananmu “ kata Kim Bum dengan ketus.

“ Mana senyuman yang tadi ? “ tanya So Eun.

Kim Bum menahan amarahnya, dia tersenyum dengan terpaksa.

“ Itu baru Bumieku “ kata So Eun dengan senang, Dia berdiri kemudian mencium pipi Kim Bum.

Kim Bum kaget setengan mati, wajahnya merona merah.

 

* * *

 

“ Ayolah Bumie tersenyum lagi … “ pinta So Eun pada Kim Bum.

“ Tidak mau … “

Kim Bum pulang bersama So Eun karena So Eun terus mengikutinya.

“ Bumie ayo tersenyum lagi “ rengek So Eun.

“ Tidak akan, aku tak mau tersenyum padamu “

So Eun diam tak melanjutkan langkahnya. Kim Bum menatapnya heran.

“ Ada apa ? apa kau marah ? “ tanya Kim Bum.

“ sampai disini … aku rasa cukup sampai disini …” kata So Eun.

“ kau ini kenapa sih ? “ tanya Kim Bum lagi.

“ Aku harus pulang, jadi sampai besok Bumie … aku akan menemanimu lagi besok …” pamit So eun.

“ Apa besok ??? Aargh … terserah kau saja … “ Kim Bum pergi meninggalkan So Eun.

“ sampai besok Bumie … “ teriak So Eun.

Kim Bum berbalik dan mandapati So Eun sudah tak ada.

“ Hah, lagi-lagi dia hilang tiba-tiba …” gerutu Kim bum.

Kim Bum berjalan menuju rumahnya, saat tiba di depan rumahnya Kim Bum menghela nafas.

“ aku harus mulai lagi dari sini “ gumam Kim Bum.

Lampu di rumah Kim Bum belum dinyalakan seperti biasanya, Kim Bum menyalakan lampu dirumahnya dan mendapati rumah yang acak-acakan.

Ayah Kim Bum tertidur di sofa setelah mabuk seharian. Kim bum merapikan rumahnya kemudian menyiapkan makan malam untuk ayahnya yang mngkin nanti malam akan bangun karena marasa lapar. Setelah selesai Kim Bum naik kekamarnya, mandi kemudian membaringkan dirinya ditempat tidur yang empuk itu.

“ mengapa hari ini rasanya agak berbeda ? “ tanya Kim Bum, karena lelah akhirnya Kim Bum terlelap.

 

* * *

 

Siang ini Kim bum menunggu so eun di taman, dia tersenyum beberapa kali melihat anak-anak kecil yang sedang bermain disana.

Beberapa bulan ini kim bum memang menikmati hidupnya, sejak ada so eun hidup kim bum berubah drastis. Hubungannya dan ayahnya menjadi baik, berkat saran So eun yang meminta kim bum jujur pada ayahnya jika kim bum tak menyukai sikap ayahnya yang sering mabuk-mabukan dan hanya berdiam diri dirumah, ternyata ayahnya mendengarkan kata-kata kim bum dan mulai berubah. Kim bum pun berubah dari orang yang cuek, pembangkang dan seenaknya jadi orang yang lebih baik.

” kim bum …” panggil seseorang.

kim bum berbalik dan menatap orang yang memanggilnya.

” Hey, tidak biasanya kau memanggilku seperti itu …” ujar kim bum pada gadis yang ada dihadapannya.

” Haa … aku sedang ingin saja …” sahut gadis itu.” hey, aku cape sekali perjalanannya cukup melelahkan …” tambahnya seraya duduk di samping kim bum.

” ini tidak sejauh jika kau berjalan kekutub utara ” jawab kim bum.

” ngomong-ngomong mengapa kau membawa kamera ?” tanya gadis itu.

” ini, aku sedang ingin memotret saja …” sahut kim bum.

” So eun …” panggil kim bum pada gadis itu.

so eun menatap kim bum. ” apa ??” tanyanya.

” Apakah surga itu benar-benar ada ??”

So eun heran mendengar pertanyaan kim bum, kemudian tersenyum.

” Ada ” so eun menatap kim bum. ” surga itu ada, makanya ada malaikat-malaikat cantik sepertiku …”

” ahh … kau ini ” kim bum menjitak kepala so eun.

” sakit …” rintih so eun sambil memegang kepalanya.

” kau ini benar-benar malaikat bukan sih ?? ” Tanya kim bum pada so eun.

” kau tidak percaya ?? ” so eun balik bertanya.

” tidak, memang kenapa ?? ” sahut kim bum.

” kau akan menyesal …” ujar so eun.

” ah, kau mau ku foto ?” kim bum mencoba mengarahkan kameranya pada so eun.

” jangan …” sahut so eun.

” kenapa ??” tanya kim bum dengan heran.

so eun terdiam, ini membuat kim bum heran.

” apa ada masalah ??” tanya kim bum lagi.

so eun menggeleng. ” tidak, hanya saja aku pikir ini saat terakhir kita bersama …”

” terakhir ?? maksudmu ??” tanya kim bum dengan bingung.

” tugasku sudah selesai, aku harus pulang …” ujar so eun dengan lirih.

” tugas ?? jadi aku ini benar-benar malaikat ???” seru kim bum.

so eun hanya tertunduk sedih.

” kau sudah bahagia, itu berarti tugasku sudah selesai … tapi aku senang kok, melewati hari-hari bersamamu membuatku ikut bahagia … melihatmu tersenyum untuk pertama kalinya padaku, melihatmu tertawa, melihatmu menangis itu membuat hari-hariku terasa berwarna … terima kasih”

” so eun … ” kim bum menatap so eun sambil tersenyum.

” justru aku yang harus berterima kasih padamu, kau yang membuat hari-hariku berwarna dan bahagia …” uajr kim bum pada so eun.

so eun menangis, air matanya membasahi pipinya.

” hey, mana ada malaikat yang menangis ??” kim bum mencoba mengghibur so eun yang sedih, meskipun sebenarnya ia juga sedih mendengan kata-kata so eun.

” aku menangis bahagia tahu …” so eun mencoba untuk tegar.

” so eun … boleh aku jujur padamu ??”

so eun menatap kim bum.

” aku sepertinya jatuh cinta padamu, melihatmu setiap hari membuatku yakin bahwa aku memang mencintaimu …”

so eun nampak kaget mendengar kata-kata kim bum yang jujur padanya.

” aku tak peduli jika kau malaikat atau bukan, yang pasti aku memang mencintaimu …”

” kim bum …” panggil so eun.

so eun segera mencium bibir kim bum dengan lembut. Kim bum sedikit kaget dengan tindakan so eun.

setelah melepaskan ciumannya dari kim bum so eun berdiri.

” kau boleh mencintaiku, tapi kau takan bisa memilikiku …” ujar so eun.

kim bum menatap so eun dengan tak percaya.

” waktunya sudah tiba, maaf … aku harus pergi dan … aku juga mencintaimu kim bum …” so eun mengatakan hal itu sambil berlari menjauhi kim bum.

” tu … tunggu …” panggil kim bum.

so eun berhenti dan berbalik, kemudian tersenyum pada kim bum. seakan tak mau menyia-nyiakan waktunya kim bum mengarahkan kameranya pada so eun.

” Tuhan … aku mohon biarkan aku melihat senyumannya pada foto ini” mohon kim bum saat memotret so eun.

saat melepas kameranya kim bum mendapati so eun sudah tak ada.

” dia sudah pergi …” gumam kim bum.

kim bum melihat foto so eun hasil jepretannya, dan itu membuat kim bum terperangah kaget karena dalam foto itu ada seorang malaikat cantik dengan sayap putih yang tengah tersenyum padanya, itulah so eun … malaikat yang menemani hari-hari kim bum akhir-akhir ini. kim bum tersenyum menatap foto itu kemudian pergi meninggalkan taman itu.

“ kau malaikatku … “ kim bum mengatakan hal itu sambil menatap langit.

 

 

 

The End

 

 

 

Gimana ceritanya ??? Mudah-mudahan pada suka …

Trus mo nanya, serunya ceritanya lanjut apa enggak ?? soalnya nhaa berencana buat bikin sekuelnya gimana ???

Seru gak seru, suka gak suka, seneng gak seneng di tunggu komennya … * ini author pemaksa *

 

 

Buka page Question & Answer apabila ada yang ingin ditanyakan
Buka dan isi data kalian di page Mates untuk perkenalan dan berkenalan dengan mates/reader yang lain
Lihat page How To Join untuk mengetahui bagaimana cara mengirim ff
Buka Library (sequel or one shoot) untuk melihat ff yang sudah dipost
Buka http://bumssoindo.wordpress.com untuk mengetahui news terbaru dari Kim Bum dan Kim So Eun
Follow our new twitter @bumssoindo dan mention saja bila ada yang ingin kalian tanyakan (usahakan untuk tidak menanyakan masalah privasi Kim Bum dan Kim So Eun ^^) *fans Korea sangat menjaga privasi artis mereka*
Like Kim Bum dan Kim So Eun fanbase on facebook BUMSSO INDONESIA

 

P.S.: please…… no bashing, no spaming, no hotlink !! ^^

NB: JANGAN COPY-PASTE FF YANG ADA DI SINI TANPA SEIZIN AUTHOR DAN ADMIN DI SINI… APALAGI SAMPAI TIDAK MENCANTUMKAN NAMA AUTHOR DAN SUMBERNYA

Tags: , ,

About bumssoindo

We are fanbase of BUMSSO (Kim Bum and Kim So Eun) from Indonesia

19 responses to “My Angel [os]”

  1. Chandra Syifa W says :

    Bgs chingu !
    Cba ja so eun bsa jd nyata dgn bbrp syrt,psti jd happy ending deh !
    Di tnggu sequel’a yoo ???

  2. w@w@ says :

    like it..~

  3. Echa BabyKyu says :

    Wahh so sweet…
    “kau boleh mencntaiku tp kau tak bisa mmilikiku” aku suka kta”ny,, walau maknany mnyakitkan bgi bummie pstny…

  4. Niiz says :

    Lanjutin dunk !

  5. fibri says :

    Lanjut aja gak papa… aku pgen so eun hadir lagi tp dg versi manusianya..
    jd bsa jalin cinta yg sesungguhnya ma kim bum..
    trs mreka bsa bersatu lg..
    drpd ky gini doank kan kim bum jd sedih psti mates semua jg sedih kalo endingnya bumso gak bsa sama2
    tp kalo bsa jgan ada pengganggu cinta mereka di tengah cerita ya?
    ak pgennya semua kisah cinta mereka happines.. * reader yg pnya jiwa pemaksa *abaikan
    pkonya ditunggu sekuelnya.. gumawo ang foghting!!!!!

  6. Merli Bumssoeul says :

    waaa akhirnya tau juga endingnya aku nunggu banget lho endingnya aku pernah baca diblog kamu tapi belum ada endingnya , tapi di blog kamu 2shoot ya ?
    Jadiin ff dong seru nih author

  7. qieqi_bumsso says :

    keren bnget cerita a..
    andai aja happy ending a kim so eun beneran nyata and jadian ama kim bum.
    pasti seneng bgt ntu….

    lanjut dong cerita a….
    please,,,🙂

  8. dini ramadhani says :

    waduh sayang bgd si so eun bkn manusia jd bumsso g bisa bersatu neh
    mo dbikin sequel,boleh aja nih,tp kalo bisa bumsso bersatu donk*reader maksa*

  9. puchaabyzone says :

    annyooooooooongggggggggg authorrr…..

    wuaaaaaaaa bagus,,bagus,,bagus kok storylinenya…
    tapi sayang endingnya soeun harus pergi T__T * jadi inget MV SM ballad,,,hm,,,coba model mvnya soeun sama kim bum pasti langsung meledak di pasaran dunia dan akhirat itu lagunya hahahaha

    yo wis di tunggu lagi karya2nya yg lain..

    gomawo
    _bow_

  10. 라미 'Rahmi' says :

    huaaaaaaaaaaaaaaaaaaa ceritanya bikin aku senyum2 gaje di waktu senja,…. *tsaaaaaaaahhhhhhhhhhh
    secara baca ffnya pas mau magrib dan baru pulang kul…. haahhhaahhah *g ada yg tanya*

    kereeeeeeeeeeeeeeeeeennnnnnnnnnnnn
    bener kata kak phucaby aka kak tiwi…. heeheeheheh kayak mv sm ballad miss you…

    • Nhaa JooniE says :

      Eumm, sma yaa ??
      Nhaa blom liat ttu MV SM Ballad yg Miss U, Nhaa bkin ini terinspirasi stelah liat MV SHINee yg Ring Ding Dong ^ kya’y ga ada hbungan’y eaa ?? ^ v Nhaa suka stelah liat cwo2 gnteng itu ada syap di punggung’a jdi terlintas begitu ajja deh cerita’y…

  11. RiriAngels says :

    Waaah Ceritaaa_a Baguuuus ending_a bkn Terharu Euy
    Meskipun akhir_a Mereka gak Bisa Bareeeng
    Hehe
    Good Job .. Good Job ^.~

  12. nuribumsso says :

    Huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa………….. ceritanya keren n bagus banget….^^
    v sayang bummie ga bisa ktemu ge ma so eun….T.T
    aku setuju loq ini di bikin sequelnya,,, coz ceritanya seru bngt… ya dah pokoknya harus ada lanjutannya. titik..*reader yg pemaksa* hehehehe

    pokok’e maknyooossssssssssssssssssssssssss… aku suka bnget…!!!

  13. ViQa "buMsO & JoO WOn" says :

    HaLO seMUaaa
    . . .
    haha, , ,wah2
    SERU,SERU,SERU
    Buat sequeL
    nYa dOng,ok
    kU tUNggu.

  14. rini says :

    wah cerita.a keren
    cba aj kim bum bisa miliki so eun bakalan bahagia tuh hidupnya

  15. Ina BeQi Soeulmates says :

    hayaaaaaaaahhhh kerrreeeeeeennnnn^^
    kim so eun malaikat penjaga kim bum *tsaaaaaahh*
    sukaaaaa sukaaaa…
    baguuuusss^^
    hhee

  16. secret says :

    cam tipu je.. blawok lorh~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: