Kereta Cinta (os)

Author : Mii-kun

Main cast : Kim Sang Bum dan Kim So Eun

Cast : Go Ara, Jang Geun Suk, Yun Ho, Park Shin Hye, Ayah Kim Bum, Ayah dan Ibu So Eun, Lee Hong Ki

Genre : Romantic, Sad, Family

Type : One Shoot

 

Annyeong haseyo all mates ^-^..

Saiia datang dengan membawa cerita cinta Kim Bum dan So Eun..

Ini adalah OS pertama saiia..yg mau baca silahkan, tapi klo ga mau baca juga ga apa-apa..

Langsung saja, check this out!

 

 

 

***

Cerita ini berawal dari seorang gadis yg bernama Kim So Eun, ia sedang menangis menuju rel kereta api. So Eun berniat bunuh diri dengan menabrakkan dirinya ke kereta api yg sedang melaju kencang.

“Geun Suk kenapa kau tega meninggalkan ku demi perempuan itu” isak So Eun yg sudah berada di tengah-tengah rel kereta api.

“aku lebih baik mati daripada berpisah dengan mu Geun Suk!” tutur So Eun.

Kini kereta api semakin dekat, So Eun gemetaran saat mendengar bunyi kereta api. Ia bimbang apakah nekat bunuh diri atau tidak.

“aduh…kereta semakin dekat, jadi atau tidak ya aku bunuh dirinya” ucap So Eun.

“mati, tidak, mati, tidak, mati, tidak” lanjut So Eun sambil menghitung kancing bajunya.

“ahh…aku takut, tidak jadi saja” ucap So Eun sambil melompat ke samping.

Tidak lama setelah itu ada seorang laki-laki yg berdiri di depan rel kereta api juga, laki-laki itu bernama Kim Sang Bum. Ia sangat frustasi karena ditinggal pergi kekasihnya bertunangan dengan laki-laki lain.

“A Ra, kenapa kau lebih memilih bertunangan dengan dia dibanding aku!” ucap Kim Bum sambil menangis.

“aku benar-benar tidak dapat hidup tanpamu A Ra” lanjut Kim Bum.

Kereta api sudah semakin dekat, namun Kim Bum tidak bergeming sedikitpun. Ia benar-benar tidak takut sama sekali. Namun So Eun yg melihat hal itu langsung meyelamatkan Kim Bum dengan mendorongnya ke samping. Alhasil mereka nyemplung ke sungai kecil dekat rel kereta api tadi.

“apakah kau bidadari?” Tanya Kim Bum pada So Eun.

“apakah di surga ada sungai seperti ini?” Tanya Kim Bum lagi.

“hey! Apakah kau gila? Kita masih ada di dunia! Dan aku bukan bidadari” jawab So Eun.

“berarti aku belum mati ya?” Tanya Kim Bum lagi.

“tentu saja belum, jika tadi aku tidak menyelamatkan mu dari kereta api itu mungkin saja kau sudah ada di neraka!” jawab So Eun.

“oh begitu ya….gamsahamnida telah menyelamatkan ku” ucap Kim Bum.

Setelah itu mereka berjalan sambil menuju pulang ke rumah. So Eun memecahkan kesunyian.

“kenapa kau ingin bunuh diri?” Tanya So Eun.

“a..aku..tidak bunuh diri! Aku sedang mencari inspirasi untuk membuat lagu” jawab Kim Bum, padahal ia malu mengaku kalau ia memang berniat bunuh diri.

“kau tidak tau kan kalau aku ini seorang pencipta lagu” ucap Kim Bum.

“memangnya ada ya orang mau dapat inspirasi itu mesti berdiri di tengah-tengah rel kereta api seperti tadi! Kau lebih terlihat seperti ingin bunuh diri bukannya mencari inspirasi” ucap So Eun.

“aisssh! Kau sendiri kenapa ingin bunuh diri? tadi aku melihat kau lebih dulu berdiri disana daripada aku! Kau pasti ingin bunuh diri kan” Tanya Kim Bum.

“a..aku..sedang mencari inspirasi untuk menulis cerita! Aku adalah seorang penulis cerita” jawab So Eun bohong.

“oh iya nama mu siapa?” Tanya Kim Bum.

“Kim So Eun, panggil saja So Eun” jawab So Eun.

“kalau kau?” Tanya So Eun balik.

“nama ku Kim Sang Bum, panggil Kim Bum saja” jawab Kim Bum.

“sekali lagi terima kasih karena kau sudah menyelamatkan ku” ucap Kim Bum.

“ne…cheonmaneyo” balas So Eun.

Mereka berdua saling berbalik dan berniat pulang ke rumah masing-masing. Namun sebelumnya, Kim Bum berbalik dan tersenyum pada So Eun, So Eun juga berbalik dan membalas senyum Kim Bum. Kim Bum membatalkan niatnya untuk pulang ke rumah, ia mengajak So Eun ke suatu tempat.

‘So Eun apakah kau mau ikut aku ke rumah teman ku di pedesaan? Aku jamin kita bisa mendapat inspirasi disana” Tanya Kim Bum.

“mmmmm….baiklah, aku juga lagi malas pulang ke rumah” jawab So Eun.

***

Pagi harinya, ayah dan ibunya So Eun bergegas menuju ke kantor polisi untuk melaporkan anak mereka yg melarikan diri malam tadi namun mereka berebut masuk kantor polisi dengan ayahnya Kim Bum. Akhirnya ayah dan ibunya So Eun mengalah, dan mendahulukan ayahnya Kim Bum untuk melaporkan terlebih dahulu. Setelah mereka masing-masing melaporkan kehilangan anak mereka, ayah Kim Bum dan ayahnya So Eun menangis karena mereka mengkhawatirkan anak mereka, lalu saling berpelukan. Ibu So Eun hanya tercengang melihat kejadian itu.

“Kim Bum anakku, kau dimana nak. Jangan meninggalkan ayah, ayah hanya memiliki kamu nak” isak ayah Kim Bum.

“anak ku So Eun, kau berada dimana nak. Ayah sangat mengkhawatirkan mu” ucap ayah So Eun.

Ternyata rumah temannya Kim Bum itu lumayan jauh juga jika ditempuh dengan jalan kaki. So Eun sudah mulai komplain.

“Bum, apakah masih jauh? Kalau kau bilang dari awal rumahnya itu jauh, kita kan bisa naik taksi” gerutu So Eun.

“hehehe…aku tidak membawa dompet, memangnya kau bawa uang?” Tanya Kim Bum.

“aku juga tidak bawa uang sih” ucap So Eun.

“ternyata sama saja” balas Kim Bum.

Sesampainya di rumah temannya Kim Bum, So Eun terkagum-kagum melihat danau yg berada disamping rumah. Walaupun rumahnya tidak besar, namun So Eun merasa tenang berada disana. Lalu mereka bertemu dengan temannya Kim Bum yg bernama Lee Hong Ki.

“annyeong haseyo, Lee Hong Ki imnida” sapa Hong Ki pada So Eun.

“annyeong, Kim So Eun imnida” balas So Eun.

“ya Hong Ki! Lama sekali kita tidak bertemu” ucap Kim Bum.

“ini teman ku So Eun, kami bolehkan menginap di rumah mu beberapa hari?” Tanya Kim Bum.

“mwo?? Lama?? Bukannya kau sering sekali datang main ke rumah ku Bum” jawab Hong Ki.

Kim Bum pun gelagapan mendengar jawaban Hong Ki, ia segera mencubit  pinggang Hong Ki.

“ne…lama sekali Bum kita tidak bertemu” ucap Hong Ki.

“baiklah, kalian boleh menginap disini, tapi hanya beberapa hari ya! dan kamar kalian terpisah! Aku tidak ingin terjadi hal yg tidak-tidak” ucap Hong Ki.

“gamsahamida” ucap So Eun dan Kim Bum berbarengan.

Di lain tempat, ayah dan ibu So Eun langsung menuju rumah mantan kekasih So Eun. Mereka menggedor-gedor rumah dan berteriak-teriak memanggil Jang Geun Suk.

“GEUN SUK!! Cepat keluar kau!!” ucap ayahnya So Eun.

“kalau kau tidak keluar akan ku dobrak pinru ini!” ancam ayahnya So Eun.

Keluarlah seorang laki-laki dan menanyakan mencari siapa. Kenapa mesti berteriak-teriak seperti itu.

“maaf, anda mencari siapa?” Tanya laki-laki itu.

“apakah kau yg bernama Jang Geun Suk???” Bentak ayah So Eun.

“bukan, anda salah orang” jawab laki-laki itu.

“apakah di rumah ini ada yg bernama Jang Geun Suk?” Tanya ayah So Eun lagi.

“tidak ada pak, anda salah rumah. Kalau yg bernama Jang Geun Suk setahu saya berada di samping rumah ini” jawab laki-laki itu.

“mianhe, kami tadi sudah marah-marah” ucap ayah dan ibu So Eun.

Setelah itu mereka langsung menggedor rumah Geun Suk yg berada disamping. Saat Geun Suk membuka pintu, ia langsung mendapatkan hadiah yaitu tamparan keras dari ayahnya So Eun.

“gara-gara kau! Anakku So Eun melarikan diri hingga sekarang! Pokoknya kalau sampai terjadi apa-apa dengan So Eun!! Kau akan ku jebloskan penjara!” bentak ayahnya So Eun.

Di tempat lain, So Eun memanggil-manggil Kim Bum.

“Bum! Bum!” teriak So Eun dari dalam kamar mandi.

“ada apa Eun kau teriak-teriak memanggilku??” ucap Kim Bum.

“bisakah kau mencarikan baju ganti untukku??” Tanya So Eun.

“mwo?? Setahu ku Hong Ki tidak mempunyai adik perempuan, jadi tidak mungkin ada baju perempuan untuk mu” jawab Kim Bum.

“itu benar So Eun, yg ada hanya pakaian ibu ku, apakah kau mau?” ucap Hong Ki yg tiba-tiiba datang.

“mmmm…baiklah, terserah saja” jawab So Eun.

Setelah itu Kim Bum merenung didepan rumah, ia masih mengenang mantan kekasihnya yaitu Go A Ra yg telah mengkhianatinya. So Eun yg melihat dan mendengar semua yg dikatakan Kim Bum merasa kasihan, lalu ia menghampiri Kim Bum. Kim Bum pun langsung menghapus air matanya.

“hey Bum, pasti ini penyebab kau ingin bunuh diri di rel kereta api waktu itu kan??” Tanya So Eun.

“anio…bukan! Aku sedang menghayati lagu yg ku buat” jawab Kim Bum.

“mana ada pencipta lagu seperti kau Bum! Dimana-mana kalau orang sedang membuat lagu itu pasti ditemani dengan sebuah gitar” ucap So Eun.

“aku lupa bawa gitar Eun” jawab Kim Bum asal.

Lalu Kim Bum mendatangi Hong Ki di dapur yg sedang masak, ia ingin meminjam gitar pada Hong Ki.

“apa aku tidak salah dengar Bum?? Dari awal kita berteman, kau itu tidak pernah menyentuh gitar sedikit pun” ungkap Hong Ki.

“tolonglah aku Hong Ki, aku terlanjur mengaku sebagai pencipta lagu pada So Eun” tutur Kim Bum.

“hahahahahaa….Bum Bum, apakah kau menyukai So Eun??!” Tanya Hong Ki.

“ah tidak” jawab Kim Bum.

“by the way, bagaimana kabar A Ra?? Biasanya kalau liburan seperti ini kalian berdua selalu bersama kemana-mana” Tanya Hong Ki.

“aku….aku…sudah putus dengan A Ra” jawab Kim Bum.

“MWO?? Bagaimana bisa kau putus dengan A Ra??!!” Tanya Hong Ki.

“ceritanya panjang” jawab Kim Bum.

“hey bro, kita ini sudah berteman lama. Ayolah ceritakan padaku, aku punya banyak waktu untuk mendengar cerita mu” jawab Hong Ki.

“begini ceritanya…….” Ucap Kim Bum.

Flashback.

Kim Bum sedang menuju rumah A Ra dengan membawa sebuah cincin. Ia ingin melamar A Ra, namun yg ia lihat adalah A Ra sedang bertukar cincin dengan laki-laki lain. Sepertinya iu acara pertunangan. Kim Bum yg melihat semua itu langsung terdiam dan tak mampu berkata apa-apa lagi. Ia lalu pulang ke rumah, dan menulis surat untuk ayahnya.

“appa…aku lebih baik mati menyusul eomma daripada harus kehilangan A Ra. Maafkan aku appa” itulah isi surat Kim Bum.

End Flashback.

***

Ayah Kim Bum mengamuk-ngamuk di rumah mantan kekasihnya Kim Bum yaitu A Ra.

“gara-gara anak kau! Anakku Kim Bum ingin menyusul eomma nya!” bentak ayah Kim Bum.

“memangnya eomma Kim Bum kemana??” Tanya orangtua A Ra.

“eomma Kim Bum sudah meninggal!!” teriak ayahnya Kim Bum.

Orangtua A Ra terkejut mendengar kalau ibunya Kim Bum ternyata sudah meninggal. A Ra menangis sejadi-jadinya. Ia yakin Kim Bum tidak mungkin melakukan hal itu. Ia tau Kim Bum itu hanya main-main dengannya, Kim Bum itu tidak serius. Ia yakin dengan keputusannya yg dulu ia ambil untuk bertunangan dengan Yun Ho itu adalah yg terbaik.

Di pinggir danau, So Eun sedang menangis karena teringat dengan mantannya yg lebih memilih cewek lain daripada ia. Kim bum yg melihat itu langsung menghampiri So Eun dengan membawa gitar yg berhasil ia pinjam dari Hong Ki.

“hai nona manis, kenapa kau menangis??” sapa Kim Bum dengan senyum manisnya.

“tidak apa-apa Bum” jawab So Eun.

“nona cantik seperti mu itu jadi sangat jelek kalau lagi nangis!” ucap Kim Bum sambil menghapus airmata So Eun dengan jemarinya.

“gomawo Bum” ucap So Eun dengan malu-malu.

“ayo kita makan siang, Hong Ki sudah selesai masak” ucap Kim Bum menarik tangan So Eun.

Lalu mereka bertiga makan siang bersama. So Eun menyuruh Kim Bum agar memainkan sebuah lagu.

“Bum, mainkan sebuah lagu!” pinta So Eun.

“anio…aku tidak mau! Kalian tidak membayar ku sepeser pun” jawab Kim Bum.

“bilang saja kau tidak bisa main gitar kan Bum!” ucap So Eun.

“hahahaha….” Hong Ki hanya tertawa melihat tingkah So Eun dan Kim Bum.

Malam harinya So Eun tersenyum-senyum mengingat tingkah laku Kim Bum, ia merasa mulai menyukai Kim Bum karena Kim Bum selalu bisa membuatnya tersenyum. Ternyata Kim Bum pun memikirkan So Eun juga dikamarnya, sampai-sampai ia tersenyam-senyum sendiri.

Keesokan harinya, Geun Suk mendatangi rumah So Eun. Ia meminta maaf pada ayah dan ibunya So Eun. Ia benar-benar minta maaf karena ayahnya telah menjodohkan ia dengan wanita lain.

“Aku tidak mau tau!! Pokoknya kalau sampai So Eun ditemukan dalam keadaan meninggal!! Maka siap-siap saja kau masuk penjara!!” teriak ayah So Eun.

Lalu pulanglah Geun Suk ke rumah, disana ia bertemu dengan ayahnnya .

“Geun Suk, kau kemana saja? Ini tunangan mu Park Shin Hye sudah lama menunggu” ucap ayahnya Geun Suk.

“aku tidak mau bertemu dengannya” jawab Geun Suk.

“kau ini kenapa Geun Suk??!” Tanya ayahnya.

“apakah appa tau saat ini ada seorang gadis yg sangat mencintai ku! Ia melarikan diri saat mengetahui pertunanganku! Bisa saja ia bunuh diri karena rencana gila ayah ini!!” bentak Geun Suk.

Ayahnya Geun Suk beserta tunangannya Shin Hye hanya terdiam mendengar perkataan Geun Suk.

Di tempat lain, Kim Bum dan So Eun malah sedang bersenang-senang di pinggir danau. Mereka berkejar-kejaran seperti anak kecil. Ternyata hal ini menimbulkan benih-benih cinta diantara mereka.

Malam harinya, Kim Bum memberikan teh hangat kepada So Eun yg sedang duduk di teras rumah.

“kenapa kau senyum-senyum sendiri dari tadi Eun??” Tanya Kim Bum.

“apakah gara-gara siang tadi kita berkejar-kejaran di pinggir danau Eun?? Tanya Kim Bum lagi.

“aissssh! Kau ini pede sekali Bum!” jawab So Eun.

“dari pada aku tidak pede lebih baik pede kan Eun??” ucap Kim Bum sambil mencubit pipi So Eun.

“Eun….apakah kau sudah mempunyai pacar??” Tanya Kim Bum.

“anio….aku belum punya pacar” jawab So Eun malu-malu.

“kalau kau Bum??” Tanya So Eun balik.

“belum Eun…hehehe” jawab Kim Bum.

“aku tau! Pasti tidak ada yg mau dengan kau kan Bum karena kau itu jelek!” ucap So Eun sambil tertawa.

“Aissssshh! Kau ini Eun! Wajah ku ini lebih tampan dari pada Brad Pitt!” ucap Kim Bum sambil memanyunkan bibirnya.

***

Pagi hari di Seoul International Hospital, terdengar isak tangis ayah dan ibu So Eun beserta ayahnya Kim Bum. Pihak Rumah sakit menemuan 2 orang mayat dengan ciri-ciri yg sama dengan Kim Bum dan So Eun. A Ra menerima telpon dari ayahnya Kim Bum kalau jasad Kim Bum sudah ditemukan dalam keadaan tidak bernafas lagi. A Ra langsung syok mendengar berita kematian Kim Bum. Sedangkan di tempat lain, ayah So Eun sedang menuju rumah Geun Suk. Plakkkkk! Sebuah tamparan keras mendarat di pipi Geun Suk. Ayahnya So Eun benar-benar marah dengan Geun Suk..

“karena kau!!! Bocah tengil!! Anakku satu-satunya meninggal!! Kau tunggu saja polisi akan segera menjemputmu!!” teriak ayahnya So Eun.

“MWO?? So Eun meninggal?!!” ucap Geun Suk yg terkejut.

Setelah ayah dan ibu So Eun pergi, Geun Suk pun masuk ke dalam rumah. Dan ia dicegat ayahnya.

“Geun Suk anakku, maafkan appa mu ini. Andai saja appa tidak merencakan perjodohan ini, pasti So Eun masih ada” ucap ayahnya Geun Suk.

“appa bisa membatalkan perjodohan ini nak” lanjut ayahnya.

“appa bisa saja membatalkan pertunangan ini, tapi apakah appa bisa  menghidupkan kembali So Eun??!! Tidak bisa kan!!” bentak Geun Suk yg mulai emosi.

“jangan pernah lagi bicara dengan ku!” teriak Geun Suk.

A Ra menangis sejadi-jadinya di dalam mobil setelah dari pemakaman Kim Bum, tunangannya yaitu Yun Ho yg sedari tadi mengantarnya pun marah-marah karena A Ra menangisi kepergian Kim Bum.

“A Ra!! Berhenti menangis!! kenapa kau jadi seperti ini?!! Apakah kau menyesal telah putus dengannya?!” teriak Yun Ho pada A Ra.

“kau itu tidak mengerti Yun Ho! Aku benar-benar menyesal karena keputusan ku yg lebih memilih untuk bertunangan dengan kau! Kim Bum menjadi nekad bunuh diri seperti ini!” ucap A Ra yg menangis.

“Oh jadi kau menyesal bertunangan dengan ku??!” Tanya Yun Ho.

“ne..aku sangat menyesal! Kau itu selalu membentak ku! Aku tidak suka! Kim Bum itu lebih perhatian dan lebih lembut memperlakukan ku! Aku benar-benar menyesal!!!” teriak A Ra.

“lalu apa mau mu sekarang???!!” Tanya Yun Ho.

“aku mau kita putus!!” jawab A Ra.

Sedangkan di tempat lain, Kim Bum dan So Eun dalam keadaan sehat wal afiat. Mereka sedang duduk di pinggir danau.

“aku sangat bahagia bisa mengenal kau Eun. Kau telah membuat ku semangat menjalani hidup ini” ucap Kim Bum sambil tersenyum.

“apakah aku boleh menyayangi mu So Eun????” Tanya Kim Bum serius.

So Eun yg mendengar perkataan Kim Bum langsung memerah pipinya.

“tidak boleh Bum…..” jawab So Eun.

“waeyo??” Tanya Kim bum.

“aku ingin kau cintai Bum….sekaligus kau sayangi” ucap So Eun dengan malu-malu.

“ne…aku akan mencintaimu dan menyayangimu setulus hati Eun” ucap Kim Bum sambil tersenyum bahagia.

“saranghaeyo Bummie” ucap So Eun sambil mencium pipi Kim Bum.

“nado saranghaeyo Eunnie” balas Kim Bum yg memeluk So Eun.

Akhirnya Kim Bum dan So Eun memutuskan untuk pulang ke rumah. Mereka berpamitan dan berterima kasih pada Hong Ki yg menampung mereka selama ini. Setelah itu mereka segera pulang dengan taksi. Sesampainya di depan rumah So Eun, Kim Bum berterus terang tentang ia sebenarnya.

“mmmm…Eunnie..sebenarnya aku ini bukanlah seorang pencipta lagu, aku hanyalah seorang laki-laki biasa. Jeongmal mianheyo…aku sudah berbohong padamu” ucap Kim Bum.

“sebenarnya aku punya rahasia kecil Bummie, aku juga bukan seorang penulis cerita. Aku hanyalah seorang gadis biasa. Mianhe Bummie” ucap So Eun.

Akhirnya mereka saling tertawa , karena ternyata selama ini mereka sama-sama saling berbohong. Setelah Kim Bum berpamitan dengan So Eun, ia pun menuju rumahnya. Namun alangkah terkejut ayahnya Kim Bum.

“kau….kau……pasti hantu anakku kan” ucap ayahnya Kim Bum yg ketakutan melihat Kim Bum.

“appa!! Ini aku Kim Bum anakmu!” ucap Kim Bum yg langsung memeluk ayahnya.

“lepaskan aku!! Kau pasti hantu! Anakku baru saja meninggal!” teriak ayahnya Kim Bum.

“appa…ini benar-benar aku, anakmu Kim Sang Bum” ucap Kim Bum.

“benarkah kau anakku??” Tanya ayahnya Kim Bum.

“ne..appa” jawab Kim Bum tersenyum.

Akhirnya ayahnya Kim Bum membalas pelukan anaknya itu. Ia benar-benar bahagia mengetahui bahwa ternyata anaknya masih hidup. So Eun pun mendapat sambutan yg hangat dari kedua orangtuanya, mereka saling berpelukan.

***

Keesokan paginya, ayah dan ibunya beserta So Eun menuju rumah Geun Suk. Mereka meminta maaf karena telah menuduh Geun Suk yg tidak-tidak. Ayahnya Geun Suk pun meminta maaf. Lalu ayahnya Geun Suk memanggil Geun Suk yg dari tadi berada diatas.

“Geun Suk turunlah! Ada yg ingin bertemu denganmu” ucap ayahnya Geun Suk.

Saat Geun Suk turun, alangkah terkejutnya ia melihat So Eun masih hidup. Ia langsung memeluk So Eun dengan erat.

“So Eun….maafkan aku yg lemah ini…aku berjanji tidak akan melepaskanmu lagi!” ucap Geun Suk.

“mianhe Geun Suk….aku tidak mencintaimu lagi!” ucap So Eun.

So Eun langsung melepaskan pelukan Geun Suk, ia berlari keluar rumah. Geun Suk hanya terdiam mendengar ucapan So Eun.

Kim Bum yg baru saja ingin melangkahkan kaki menuju mobilnya tiba-tiba datang A Ra.

“Kim Bum, maafkan aku…aku masih sangat mencintaimu..aku tidak ingin kehilangan mu..” ucap A Ra.

“pergilah A Ra, aku tidak mencintaimu lagi, kau sudah mengkhianati ku” ucap Kim Bum dingin.

“aku sudah memutuskan tunangan ku Bum! Aku baru menyadari kalau aku benar-benar mencintaimu” ucap A Ra.

“mainhe..aku tidak bisa kembali denganmu. Aku mencintai orang lain” ucap Kim Bum sambil berlalu meninggalkan A Ra.

A Ra masih termenung mendengar ucapan Kim Bum. Namun Kim Bum sudah melajukan mobilnya dengan cepat. Akhirnya Kim Bum sampai di taman, tempat ia janjian dengan So Eun untuk bertemu. Ia melihat So Eun sudah tiba duluan. Ia langsung memeluk So Eu dari belakang.

“Eunnie…apakah kau sudah lama menunggu??” Tanya Kim Bum.

“anio…aku baru tiba Bummie” jawab So Eun.

“ada yg ingin aku bicarakan dengan mu Bummie”ucap So Eun dengan serius.

“tadi mantan kekasihku Geun Suk meminta ku untuk kembali dengannya. Tentu saja aku menolak, karena aku sudah mencintai orang lain. Orang lain itu adalah diri mu” ucap So Eun.

“aku juga Eunnie….mantan kekasihku A Ra juga meminta hal yg sama. Aku tidak mencintainya lagi seperti dulu. Semua itu hilang bersama hembusan angin malam saat ku bertemu dengan mu Eunnie” ucap So Eun.

“saranghaeyo Eunnie” ucap Kim Bum dengan senyuman khasnya.

Malam harinya Ibu So Eun sedang berusaha membujuk putrinya agar mau menerima Geun Suk lagi. Tentu saja itu semua adalah permintaan Geun Suk yg meminta agar ibunya So Eun dapat membujuk So Eun agar menerima Geun Suk kembali.

“eomma, aku tidak mencintainya lagi! Aku tidak ingin bersamanya lagi!” ketus So Eun.

“jangan begitu nak, Geun Suk sudah berubah. Ia tidak seperti yg dulu” ucap ibunya So Eun.

“andweeeeeeee!!! Pokoknya aku tidak mau!!” teriak So Eun.

Kim Bum ternyata juga sedang dibujuk ayahnya untuk memberikan kesempatan kedua pada A Ra.

“ANDWEEEEEE appa!!! Aku tidak mau!!” teriak Kim Bum.

“appa saja yg pacaran dengan A Ra! Aku tidak tertarik!” lanjut Kim Bum sambil berlalu meninggalkan ayahnya.

Kim Bum menuju kamarnya, dan ia mengunci pintu kamarnya. Lalu ia menghubungi So Eun.

“Bummie ada apa kau menelpon ku malam-malam seperti ini?” Tanya So Eun.

‘Eunnie….apakah kau benar-benar mencintaiku??” ucap Kim Bum.

“Bummie….aku sangat mencintaimu….aku tidak ingin kehilangan dirimu…sudah cukup aku merasakan kehilangan….aku lebih baik mati jika harus berpisah dengan mu” jawab So Eun.

“Aku juga sangat…sangat…sangat mencintaimu Eunnie, jadilah yg terakhir untukku” ucap Kim Bum.

Akhirnya mereka memutuskan untuk bunuh diri bersama karena tidak ingin dipisahkan. Kim Bum dan So Eun masing-masing menulis surat untuk orangtua mereka. Lalu Kim Bum menyelinap keluar rumah tanpa ketahuan ayahnya. So Eun melarikan diri lewat jendela kamarnya. Mereka berjanji bertemu di rel kereta api saat pertama kali mereka bertemu. Malam itu hujan turun dengan deras. Orangtua So Eun terkejut mengetahui putrinya tidak ada dikamar, dan mereka melihat sebuah surat lagi dari So Eun.

“Eomma appa…maafkan aku…aku tidak sanggup jika harus dipisahkan dengan Kim Bum..laki-laki yg aku cintai saat ini..lebih baik aku mati daripada harus hidup terpisah darinya” seperti itulah isi surat So Eun.

Orangtua So Eun langsung menghubungi Geun Suk dan meminta bantuan agar ikut mencari So Eun. Lalu mereka memulai pencarian So Eun ditengah malam dengan diiringi derasnya hujan.

Ayahnya Kim Bum terkejut bukan main karena mendapatkan surat lagi dari putranya. Ia lalu menghubungi A Ra dan meminta tolong agar mencari Kim Bum yg hilang lagi.

Ditengah jalan menuju rel kereta api, Kim Bum berbicara dengan hati kecilnya. Kali ini ia tak ingin lagi kehilangan cintanya. Ia benar-benar tak bisa kehilangan So Eun orang yg telah membangkitkan ia dari keterpurukan. Kim Bum berlari menuju rel kereta api. Ayahnya dan A Ra yg melihat Kim Bum sedang berlari di kejauhan, segera menyusul.

Akhirnya Kim Bum dan So Eun bertemu di rel kereta api, tempat yg sudah mereka janjikan. Lalu mereka berpelukan.

“Eunnie apakah kau yakin ini adalah jalan yg terbaik buat kita?” Tanya Kim Bum dalam dekapannya.

“ne…aku yakin Bummie…” jawab So Eun dalam pelukan Kim Bum.

Saat itu orangtuanya So Eun dan Kim Bum tiba di rel kereta api, tepat diseberang anak mereka sedang berpelukan. A Ra dan Geun Suk baru tiba, mereka melihat orang yg mereka cintai sedang berpelukan di tengah-tengah rel kereta api. Namun saat itu bunyi kereta api sudah terdengar.

“Eunnie…bunyi apa itu??” Tanya Kim Bum yg masih erat memeluk So Eun.

“itu bunyi kereta api Bummie, mana ada bunyi taksi senyaring itu” jawab Kim Bum.

“kurasa kereta api sudah semakin dekat Eunnie” ucap Kim Bum yg melepas pelukannya.

Saat mereka berdua melihat kereta api yg sebentar lagi sampai, mereka berdua berteriak ketakutan. Semua orang yg melihat hanya bisa menutup mata melihat kereta api melaju kencang mendekati mereka berdua. Setelah kereta api sudah lewat, mereka semua baru berani membuka mata. Mereka menangis sejadi-jadinya karena mengira Kim Bum dan So Eun tewas tertabrak kereta api. Ternyata Kim Bum dan So Eun sempat melompat ke sungai kecil tidak jauh dari rel kereta api tersebut.

Semua orang sibuk mencari dimana jasad Kim Bum dan So Eun. Namun mereka tidak menemukannya. Saat itu Kim Bum dan So Eun muncul, semua orang terkejut dan sekaligus bahagia karena mereka berdua masih selamat. A Ra langsung memeluk Kim Bum, begitu pula Geun Suk yg memeluk So Eun. Setelah itu mereka berdua melepaskan pelukannya, dan mengatakan merelakan kalau Kim Bum dan So Eun bersatu. Mereka ikhlas, ternyata cinta itu tak harus saling memiliki, yg terpenting adalah melihat orang yg kita cintai bahagia walaupun tidak bersama mereka.

Setahun setelah kejadian itu, sekarang Kim Bum berdiri di depan altar menunggu kedatangan pengantin wanitanya datang. So Eun yg dituntun ayahnya menuju altar terlihat sangat cantik mengenakan gaun pengantin berwarna putih. Kim Bum berdiri dengan gagah dan tampan mengenakan jas berwarna putih. Akhirnya, mereka sekarang resmi menjadi sepasang suami istri.

 

 

 

FIN

 


Fiuhhhh….akhirnya selesai juga….mianhe all mates yg membaca OS ku yg gaje ini, maaf jika ceritanya terlalu panjang….dan juga maaf ceritanya ga bagus….

Silahkan tinggalkan kritik dan saran setelah membaca…

Gamsahamnida… ^-^

 

 

Buka page Question & Answer apabila ada yang ingin ditanyakan
Buka dan isi data kalian di page Mates untuk perkenalan dan berkenalan dengan mates/reader yang lain
Lihat page How To Join untuk mengetahui bagaimana cara mengirim ff
Buka Library (sequel or one shoot) untuk melihat ff yang sudah dipost
Buka http://bumssoindo.wordpress.com untuk mengetahui news terbaru dari Kim Bum dan Kim So Eun
Follow our new twitter @bumssoindo dan mention saja bila ada yang ingin kalian tanyakan (usahakan untuk tidak menanyakan masalah privasi Kim Bum dan Kim So Eun ^^) *fans Korea sangat menjaga privasi artis mereka*
Like Kim Bum dan Kim So Eun fanbase on facebook BUMSSO INDONESIA

 

P.S.: please…… no bashing, no spaming, no hotlink !! ^^

NB: JANGAN COPY-PASTE FF YANG ADA DI SINI TANPA SEIZIN AUTHOR DAN ADMIN DI SINI… APALAGI SAMPAI TIDAK MENCANTUMKAN NAMA AUTHOR DAN SUMBERNYA

Tags: , , , , , ,

About bumssoindo

We are fanbase of BUMSSO (Kim Bum and Kim So Eun) from Indonesia

29 responses to “Kereta Cinta (os)”

  1. qieqi_buMsSo says :

    untung ja kim bum and so eun gag jd bunuh diri,,,
    q dah kaget ja mereka mw ketabrak kereta,,,

    cerita a bgus bgt…
    d’tnggu ych os2 lain a,,

  2. 라미 'Rahmi' says :

    ahahhahaahha mereka itu niat g sih bunuh diri,,,,, ahaahahahahaha lucu

    keren
    daebak

  3. mii-kun says :

    Qieqi bumsso : gomawo sudah mau baca OS ku yg tak jelus ini…..hehehehe….. ^-^ iaaa nanti dah klo dapet inspirasi bikin OS lagi…..Gamsahamnida……
    Saiia terharu sekali ada yg mau baca……sampai berderai air mata *author lebay, abaikan….

    Admin rahmi : hehehehehe……..sebenarnya mereka niat, tapi takut……jd ragu-ragu gitu…….
    Gomawo dah dibilang daebak………n_n
    Aduhhh terharuu saiia *author mulai kumat…abaikan

  4. Aryanti says :

    Hahhaha kocak bgt sih…
    bunuh diri kok ampe 2 kali…
    tp bgs koq ceritanya

  5. mii-kun says :

    Aryanti : hehehe….gomawo udah mau baca + ninggalin komen…….. n_n gamsahamnida…….*saiia benar-benar terharu ^_^ ………

  6. Amalia'SoEul'Lova says :

    Kocak, Mo bunuh diri tpii gk jadi, #lol..
    Tpii perasaan pernah nonton FTV.nya yaa,..
    Ato mungkin cuma perasaan Q ajah…
    Hhehe..
    Ayoo bikin yg Lain..

  7. Anna says :

    Haduuh2 luchu bnr,,,spndpt ma rahmi bumsso mang ga niat bunuh diri tuuu haa ada2 aja,,,stju deh lbh gantengan kb drpd brad pitt heeee

  8. mii-kun says :

    Amalia : kocak ya cerita nya?? Widiiih keyen klo ada FTV kaya gitu…..😄
    Belom dapet inspirasi buat bikin OS……..huhuhuh….lagian ga bagus-bagus amat koq ini OS…….ada yg mau baca & komen aja saiia udah sujud syukur……*lebay, abaikan..
    Gomawo yaa udah mau baca and komen…….. ~_~

    Anna : hehehe…..itu pengalaman pribadi saiia yg pernah kejebak di rel kereta…..nyangkut gitu….waduhh kelimpungan saiia minta tolong ma orang….huuhu *curcol…..maapkan author yg tak jelas ini….
    Kim Bum mengalihkan dunia ku~kyaaaaa…..brad pitt mah lewat…..heheheh….
    Gomawo ya udah mau baca + ninggalin jejak…….
    Gamsahamnida….. ^^

  9. rosiyani 'oci' says :

    yaaaa kocakk ni dari sama2frustasi akhrnya bisa jatuh cinta.. hhe🙂
    bagusss bumsso bisa bersatu :*

  10. Niiz says :

    Seharusnya genrenya it ‘romantic, comedy, family’ soalnya ni crita ga ada sedihnya sama sekali !

    Bikin awet muda ni ff, aplgi wakt so eun bilang ‘itu suara kereta api bummie, mana ada suara taksi senyaring it’ wkwkwkwk mw bunuh diri tp msh aja smpt.smpetnya nglawag !

    Top dah pkognya😀

  11. mii-kun says :

    Rosiyani : gomawo yaa udah mau baca + komen….. ~_~…….. BumSso akan selamanya bersati……ayyey…

    Nizz : gitu yaa…..heheheh…..mianhe……saiia belum berpengalaman bikin FF……OS ini acak-acakan……..gomawo udah ngasih tau yg bener itu kya gimana……..akan saiia usahakan yg lebih klo bikin OS lagi…… ^^
    Ga dapet yaa feel sedihnya…..huhuhuhu malah keliatan kocaknya……..tak apa-apa lah……yg penting udah ada yg baca & koment aja udah syukur…….
    Gamsahamnida….. ^^

  12. Ina BumsSo says :

    Bagus…..
    Sbner’a mreka mw bnuh diri ap gg sch?!
    Wkwkwk
    d’tnggu os lainn’a

  13. mii-kun says :

    Ina : hehehe…….saiia juga bingung tu couple mau bunuh diri apa ga……………^_^
    Gomawo yaa udah mau baca + komen……….
    Gamsahamnida……….. n_n

  14. BINIASLIMINHO! says :

    annyeong😀
    ide ceritanya bagus.Terus endingnya gue kira bumsso bakalan mati bareng,tapi eh tapi malah NIKAH!
    keep writing yah

  15. mii-kun says :

    Biniasliminho : gomawo dah baca + komen yaa….. ^^
    Saiia kaga ridho klo bumsso mati…….lebih baik kan klo nikah……….hehehoho…… n_n
    Gamsahamnida……

  16. Rara bumssoeul says :

    Sumpah nie os luchu bgt.
    Huahaha😀😀

    pokok na kku suka bgt dech ma os yg nie.

    HWAITING !!

  17. Mii-kun says :

    Rara : gomawo yaaa udah mau baca + komen,,,,^^
    Heheheee………sekali lagi gamsahamnida ~_~

  18. Ina BeQi Soeulmates says :

    hahahahaa kocaaaakk kocaaaaakkk….
    lucu jg ya awal cerita cinta mrka…
    good good good^^
    sukaaaaaa^^

  19. Mii-kun says :

    Ina beqi : gomawo udah mau baca & komen ^^ ……….
    Heheeehe…….
    Gamsahamnida…….. ~_~

  20. Dina Rizky says :

    wah seru…seru…seru…
    betul kta niiz ceritax gak da sedih2x mlah kocak.hehe
    btw nech ceritax kyk di ftv di sctv ya????
    tp seru koq btw ditunggu cerita slnjtx ya…

  21. Mii-kun says :

    Dina rizky : gomawo yaa udah mau baca + komen…^^
    Ada yaa FTV kya cerita gini?? Saiia benar-benar tak tau,,,kaga doyan nonton TV soalnya…..doyannya buka internet + nonton drama korea *lhaaa kok curcol…..abaikan….

    Mohon maaf jika ceritanya mirip,,saiia benar-benar tak tau……*mianhe…..
    Gamsahamnida……… ~_~

  22. Tamie says :

    jalan ceritanya mirip kayak FTV yang pernah Aku tonton belum lama ini di SCTV!!

  23. meerable says :

    haha..kim bum ma so eun rada2……
    bisa2nya mereka kabur dan bersenang” di rumahnya hong ki, padahal ortu masing” uda pada hebooh ngira klo KB & KSE uda mati…..apalagi pas bagian ayahnya kim bum nangis sejadi-jadinya baru taw anaknya kabur dari rumah__sbenernya ini part yg menyedihkan//tapi kata”nya author, malah bikin aq ketawa ngocol//____
    trus.. ending nya ada adegan nyebur ke sungai di samping rel kreta LAGI**doyan amat KSE ma KB nyemplung ke sungai**….
    xixixi… aq suka nih ama OS nya author….
    lucu…**mpe sakit perut aq ketawa2**
    jempolq yang imut ini ku persembahkan bwt outhor…
    __prroookkk-proookkk-prookkkk_____________

  24. annisa says :

    HAhaha kb n kse lucu bgt. aku suka ceritax

  25. meiani says :

    lucu banget ff ini bikin aku terpingkal-pingkal membacanya

  26. imi says :

    sukses bikin perut aku jadi pegel, nahan tawa….
    good job
    i like it
    ditunggu karya2 berikutnya.

  27. vonnysumali says :

    komedi… konyol… happy ending

  28. Anggun_lee says :

    Konyol alasn’a orang pda mau bunuh diri aja pkai alasan nyari inspirasi wkwk aplg appa’a KB & KSE wktu di kntor polisi kocak abis (y)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: