The Miracle of Love part 3

Author             : Dina Rizky

Main Cast        : Kim So Eun, Kim Bum

Cast                 : All Star

Genre              : Romantic, Friendship

Type                : Sequel

 

 

Annyeong mates..chingu..???

Ketemu lagi ma ff aku yang gaje ini. Maaf baru bisa ngepost sekarang coz habis UAS.(siapa yang nanya ya).hehehe

Langsung aja..

Semoga suka…

Happy reading ya chingu…

 

 

PART 3

***

“1.Ibu jangan pernah memarahi So Eun eonnie karena eonnie tidak tau masalah ini, pokoknya jangan pernah melibatkan eonnie. 2, Didepan Eonnie, ibu jangan terlalu protektif terhadapku karena aku tidak mau eonnie tau soal keadaanku. Dan yang terakhir, aku mau bersekolah di SMA SHINWA tapi setelah aku menyelesaikan kelas 1 jadi aku mau pindah saat aku kelas 2,” ucap shin ye sambil meminum airnya dan memakan buah apel kesukaannya.

“Baiklah, kalau itu mau mu karena ibu tau kalau ibu menolak syaratmu pasti kau tidak akan menerimanya. Tapi kau harus tepati keputusanmu itu. Dan sebaiknya kau tidur karena besok kau harus bangun pagi untuk sekolah!!!” suruh ibunya sambil berlalu meninggalkan Shin Ye sendirian di meja makan.

Setelah itu Shin Ye pun juga meninggalkan meja makan dan menuju ke kamarnya.

*****

Pagi datang, So Eun baru terbangun dari tidurnya. Ia bergegas bangun dari tempat tidurnya dan pergi ke kamar mandi untuk bersiap-siap ke sekolah. Setelah itu, So Eun segera duduk di meja riasnya. Kemudian ia meratakan bedaknya dan menyisir rambutnya, ia mengucirnya ke belakang. “I’m ready…” serunya sambil tersenyum di depan kaca.

Setelah rapi ia tak lupa mengambil ponsel dan dompetnya lalu memasukkannya dalam tas kemudian ia segera menutup kamarnya dan menuju ke pintu keluar. Sebenarnya ia ingin makan pagi di rumah tapi ia belum siap bertemu ibunya karena ia takut ibunya masih marah padanya. Dan ia tidak mau membuat suasana jadi kacau karenanya jadi ia lebih baik tidak bertemu dengan ibunya untuk sementara waktu sampe suasana hati ibunya menjadi tenang.

Saat ia menuju ke pintu keluar tak sengaja ia berpapasan dengan Bibi Lee. Bibi Lee pun heran pagi2 nona-nya sudah mau berangkat apalagi sampe tidak makan pagi karena biasanya kalau bangun pagi nona-nya menyempatkan untuk makan pagi kecuali kalau terburu2.

“Nona tidak makan dulu nanti kalau tidak makan akan sakit apalagi tadi malam nona belum makan sama sekali?” kata bibi lee dengan raut muka yg cemas.

“Aku tidak apa2 kok, Bi. Tenang saja aku akan makan di sekolah kok.” kata so eun menenangkan bibi lee. Setelah mendengar jawaban dari nona-nya ini, bibi lee hanya bisa mengangguk pasrah.

“Kalau gitu aku berangkat dulu. Bye, Bibi,” kata so eun sambil membuka pintu keluar.

*****

Beberapa menit kemudian, Shin Ye dan Mi Sook turun dan langsung menuju ke meja makan.

“Pagi. Bibi!” seru shin ye sambil mengambil makanannya.

“Pagi, non.” kata bibi lee sambil menaruh minuman ke gelas Shin Ye dan Mi Sook. Saat hendak makan, Mi Sook menyuruh Bibi Lee untuk membangunkan So Eun karena jam segini So Eun belum turun untuk makan pagi.

“Bibi, tolong So Eun suruh turun ke bawah untuk makan pagi bersama apalagi tadi malam ia belum makan!” pinta mi sook yang tidak tau kalau So Eun sudah berangkat sekolah duluan.

“Maaf, Nyonya. Pagi-pagi sekali Nona sudah berangkat ke sekolah,” jawab bibi lee sambil menaruh buah-buahan. Mi Sook dan Shin Ye pun terkejut.

“Apa” Shin Ye dan Mi Sook bersamaan. Shin Ye pun menunduk lesu mendengar perkataan Bibi lee. Mi Sook pun juga merasa menyesal atas perlakuannya pada So Eun. Tidak lama kemudian, mereka pun berangkat ke tempatnya masing-masing.

*****

So Eun terus mengayuh sepedanya. Tidak lama, ia pun telah sampai di depan gerbang sekolahnya. Ia pun turun dan menaruh sepedanya ditempat parkir. Di parkiran, ia melihat dua cowok tampan dan satu cewek itu berkumpul ditempat parkiran mobilnya yaitu Min Ho, Kim Joon dan Min Jung. Tidak ketinggalan Kim Byul dan Eun Hye.

”Wah, tampan sekali mereka berdua. Mereka memakai baju yang sangat keren sekali,” puji eun hye.

”Tapi mana Ki Bum? Kok tidak ada?” tanya kim byul sambil mencari-cari Ki Bum.

“Aku tidak tau. Mungkin dia lagi menjemput Yoona kali. Kan Yoona sekarang kekasih Ki Bum,”ucap Eun Hye dengan polosnya sehingga membuat Kim Byul menoleh.

“Apa katamu tadi? Aku gak salah dengar kan,”ucap Kim Byul sambil melotot ke arah Eun Hye. Eun Hye yang melihatnya pun jadi ketakutan.

“Kim Byul, kau kenapa?Aku kan cuma bilang kalo mungkin, kenapa kau menganggapnya serius sich?”Tanya Eun Hye heran. Kim Byul langsung terdiam lalu dia pergi begitu saja.

“Byullie, tunggu aku,”

Akhirnya So Eun pun menghampiri mereka bertiga.

“Hai semua?” sapa so eun sambil tersenyum. Melihat kedatangan So Eun membuat Min Jung senang dan langsung memeluk So eun.

“Hai juga,” jawab mereka berdua serempak. “So Eun. Kenapa kau lama sekali datangnya? Uhm…Kenapa matamu bengkak seperti habis menangis semalaman?” tanya min jung heran melihat mata So Eun. So Eun diam sejenak.

“Ah…itu karena aku semalam kurang tidur jadinya begini deh sama mataku,” kata so eun berbohong.

“Oh.Aku kira kau habis menangis. Syukur deh,” kata min jung.

“Maaf.Min Jung. Aku berbohong padamu,” gumam so eun dalam hati.

Terlihat sebuah mobil milik Ki Bum telah parkir disamping mobil Kim Joon. Kemudian Ki Bum keluar diiringi teriakan fans-fansnya. Ki Bum hanya tersenyum.

“Maaf, aku terlambat,” kata ki bum melambaikan tangannya pada sahabat2nya.

“Mana Yoona?” tanya so eun diikuti anggukan dari Min Jung.

“Ada apa kau mencariku, Eunnie? Kau merindukanku ya,”goda Yoona yang langsung merangkul So Eun. So Eun yang mendengarnya pun langsung mencubit pipi Yoona.

“Siapa yang merindukanmu. Ge Er sekali dirimu,”

Yoona hanya cengar-cengir. Setelah itu mereka pun langsung pergi.

***

Saat menuju ke kelas mereka. Langkah So Eun dan kedua sahabatnya terhenti karena mereka melihat di gedung utama sekolah ramai sekali. Mereka pun penasaran dan masuk ke dalam kerumunan siswi-siswi. Ternyata ada anak baru laki-laki dan disebelah laki-laki itu Hye Sun. So Eun terbelalak melihat pemandangan itu. Begitu juga Min Jung dan Yoona.

“Itukan Hye Sun. Kenapa dia bisa bersama anak baru itu?” tanya so eun heran melihat Hye Sun menggandeng lengan laki2 itu.

“So Eun. Jangan-jangan laki-laki itu..” gumam min jung.

“Jangan-jangan apa Min Jung?” tanya yoona penasaran.

“Jangan-jangan pacarnya Hye Sun,” lanjut min jung. So Eun dan Yoona sama-sama terkejut. Mereka benar-benar terkejut.

“Min Jung, laki-laki itu pasti bukan pacarnya Hye Sun. Aku yakin itu,” elak so eun.

***

Bel tanda masuk sudah berbunyi semua murid masuk ke kelas masing – masing. Mereka bertiga kembali ke kelasnya masing-masing. Bu Park So Jin sudah datang dan ternyata bu so jin datang bersama anak laki-laki yang tadi. Bu So Jin menyuruh anak itu untuk memperkenalkan diri.

“Selamat Pagi..” sapa anak itu.

“Pagi..” murid serentak menjawab.

“Perkenalkan namaku Kim Sang Bum. Panggil saja aku Kim Bum. Aku pindahan dari london internasional school letaknya di Inggris. Aku pindah ke sekolah ini karna aku rindu korea jadi aku memilih pindah sekolah disini. Mohon bantuannya,” jelas kim bum sambil membungkukkan badan lalu ia tersenyum.

“Ada pertanyaan?” tanya bu so jin. Tak ada yang menjawabnya.

“Baiklah kalau begitu. Kim Bum kau duduk di belakang Kim So Eun yah..” kata bu so jin sambil menunjukkkan tempat kim bum.

“Baik” kata kim bum sambil berjalan menuju tempat duduknya. Saat ia melewati So Eun, ia pun tersenyum pada So Eun karena merasa diperhatikan So Eun pun juga membalas senyuman Kim Bum.

Pelajaran pun dimulai semua murid memperhatikan apa yg diterangkan oleh Bu So Jin kecuali So Eun dari tadi kerjaannya hanya melamun saja. Dia masih bingung pada ibunya kenapa tadi malam ibunya menamparnya. Mengapa? Dan juga kenapa Shin Ye selalu jatuh sakit kalau melakukan hal2 yg berat? Apa yang disembunyikan Ibunya dan Shin Ye darinya? Pertanyaan itu masih membayangi pikiran So Eun sehingga membuat ia sedih.

Yoona yang melihat So Eun berubah jadi sedih bertanya2 kenapa So Eun sedih. Akhirnya, ia memutuskan untuk menanyakannya secara langsung pada So Eun saat istirahat nanti.

***

Istirahat pun tiba dengan tergesa-gesa So Eun langsung keluar. Melihat hal itu Yoona langsung menyusul karena ia ingin menanyakan pada So Eun, kenapa hari ini dia murung. Beberapa menit kemudian, Yoona dapat menyusul So Eun. Ia melihat So Eun masuk ke toilet. Tak mau buang-buang waktu, Yoona langsung masuk.

“Ya Tuhan. Berikan aku kekuatan untuk menghadapi semua ini,” pinta so eun sambil membasuh mukanya dengan air karena ia tidak mau sampai teman-temannya melihat ia habis menangis.

“Kau tidak boleh menangis, So Eun. Kau harus kuat karena kau adalah So Eun yang ceria,tegar dan pemberani. Semangat So Eun,” kata so eun sambil mengepalkan kedua tangannya.

Saat So Eun berbalik, tiba-tiba Yoona muncul dan mengagetkannya.

“Astaga, Yoona. Kau mengagetkanku saja,” ujar so eun dengan ekspresi kaget.

“Betulkah itu, Eunnie?” tanya yoona dengan nada yg menyelidik.

“Hah?Apa maksudmu?” So Eun tidak mengerti dengan Yoona.

“Kalau kau sekarang ada masalah,” tebak yoona yg otomatis membuat So Eun gugup.

“Ah!Aneh2 saja kau ini, Yoona. Ayo sebaiknya kita ke kantin!” ajak so eun. Tapi tiba-tiba Yoona memegang lengan So Eun agar bisa berhadapan dengannya.

“Kau tidak bisa bohong dariku, Eunnie. Aku tau dengan sikapmu kalau kau ada masalah. Ayolah Eunnie!!Katakan sejujurnya apa yang terjadi denganmu?” tanya yoona dengan sabar.

Tiba-tiba So Eun menangis dan langsung memeluk Yoona. Yoona pun membalas pelukan So Eun.

“Apa yang terjadi denganmu?” tanya yoona cemas.

“Yoona. Kemarin malam Ibu telah menamparku,” kata so eun. Yoona terkejut.

“Kenapa?”.

“Aku juga tidak tau kenapa tapi sepertinya Ibu begitu marah melihat Shin Ye kecapekan saat menyiapkan makan malam dan mencuci semua peralatan masak. Dan Ibu menuduhku karena aku sudah menyuruh Shin Ye melakukan itu semua. Padahal aku sudah melarang Shin Ye untuk tidak membantuku. Bagaimana ini Yoona?” tanya so eun.

“Sampe segitunya ibumu memarahimu hanya karena shin ye membantumu. “Hm..Eunnie. Kau tidak pernah bertanya sedikit pun pada Ibu mu?” saran yoona.

“Maksudmu?”.

“Ya kenapa sampai ibu mu marah apalagi menamparmu?Karena aku curiga ada sesuatu yg disembunyikan oleh orang tuamu dan Shin Ye,” kata yoona curiga.

“Aku sudah menanyakan pada mereka dan aku kan sudah bilang padamu dulu, apa jawaban dari mereka,” jawab so eun. “Yoona. Apa yg harus kulakukan?Aku tidak mau seperti ini,” So Eun memeluknya dengan erat. Melihat hal itu membuat Yoona ikut sedih melihat sahabat yg disayanginya begitu menderita selama 8 thn karena ibunya sudah tidak perhatian lagi sedangkan ayahnya terus2an pergi ke luar negeri.

“Sudahlah, kau jangan khawatir. Aku yakin suatu hari nanti kau pasti dapat mengetahuinya,” kata yoona membelai rambut So Eun. Kemudian Yoona melepaskan pelukannya.

“Hm..sepertinya cacing2 di perutku protes. Sebaiknya kita ke kantin yuk!” ajak yoona. Akhirnya mereka berdua pun pergi ke kantin.

***

Di kelas…

Kim Bum masih meladeni semua siswi yg ingin berkenalan dengannya. Tiba-tiba ada telepon sehingga Kim Bum berhenti meladeni mereka dan mengangkat telepon tsb yg ternyata Min Ho.

“Halo…”jawab kim bum.

“Halo, Bummie. Kau dimana sekarang?Kami ingin bertemu denganmu,” kata min ho.

“Oh, kau Min Ho. Aku sekarang masih dikelas. Sekarang kalian dimana?” tanya kim bum.

“Kami ada di kantin internasional food. Kau tau kan tempatnya,” kata min ho.

“Baiklah, aku akan kesana. Tunggu aku!” jawab kim bum sambil mematikan telepon. Kemudian ia pun pergi meninggalkan semua siswi tsb dan memutuskan ke kantin.

***

Dikantin Tradisional Food…

Yoona dan So Eun langsung menghampiri kedua sahabatnya dengan membawa pesanannya yaitu bibimbap dan jus stroberi. Mereka pun duduk dan makan pesanan mereka masing2. Saat mereka sedang enak-enaknya makan, tiba-tiba kim byul muncul. Kim Byul menggubrak mejanya. So Eun yg sedang asyik makan bibimbap itu hanya bisa terkejut begitu juga Min Jung, Yoona dan Hye Sun. Mereka pun mendongak kepalanya.

“Hhhh…Dia lagi” gerutu mereka.

“Hei!Berani sekali kau berpacaran dengan Ki Bumku,” kim byul jadi emosi. Yoona dan lainnya hanya bisa cuek bebek mendengarnya. Mereka tetap melanjutkan aktivitas makannya.

“Eh!ada orang ngomong. Bukannya dengerin malah makan terus,” kata kim byul sambil melotot ke arah Yoona. So Eun yang tak tahan aktivitas makannya terganggu pun berhenti makan. Ia pun berdiri.

“Oke Kim Byul. Memangnya kenapa kalau sahabatku ini berpacaran dengan Ki Bum. Apa ada yang salah?” tanya so eun ketus.

“Hei!Aku tidak ada urusannya denganmu, karena aku punya urusan dengan temanmu ini,” kata kim byul ketus sambil mengalihkan pandangannya ke arah Yoona.

“Hei!Dengar ya. Ini juga menjadi urusanku karena kalau sampai kau atau pun orang lain berani-beraninya menyakiti mereka.Aku akan buat perhitungan denganmu atau pun orang lain. Mengerti! Camkan itu baik2, Kim byul!” bentak so eun sambil menatap tajam pada Kim Byul sehingga membuat ketiga sahabatnya termasuk semua siswa disitu terkejut melihatnya.

Kim Byul pun tak kalah terkejutnya melihat So Eun se-marah ini karena So Eun dikenal tak pernah kelihatan se-marah seperti membentaknya. Ia pun merasa merinding melihat tatapan mata So eun yg begitu tajam terhadapnya dan akhirnya ia pun pergi dengan perasaan takut dan kesal karena gagal membuat perhitungan dengan Yoona. Kemudian Yoona, Hye Sun dan Min Jung pun berdiri untuk menenangkan So Eun.

“So Eun, sudahlah! Tenangkan emosimu!” kata hye sun sambil menyuruh so eun duduk.

“Iya, So Eun.Sudahlah!Ini adalah urusanku, biar aku tangani sendiri masalahku,” kata yoona.

“Bener.biar nanti aku bantu deh kalau kim byul sampe bener2 bikin urusan sama yoona,” kata min jung sambil ingin meninju. Melihat sikap min jung membuat hye sun dan yoona melotot ke arah min jung.

“Ah!Iya, ya.” kata min jung takut melihat kedua sahabatnya.

“So Eun! Kenapa kau sampe se marah ini?Apa kau punya masalah?” Tanya hye sun curiga. So Eun menggeleng pelan,

“Aku tidak apa-apa kok, Hye Sun.” “Tapi keliatannya kau seperti…”

“Ah! Sudahlah Hye Sun.”potong so eun.

‘Maafkan aku, Hye sun. Bukan maksudku tidak mau menceritakannya padamu ataupun min jung tapi biarlah ini menjadi urusanku dan aku tidak mau membebanimu,’ batin so eun. Lalu Yoona melirik So Eun dan ia pun hanya bisa diam dan sedih.

Sesampainya dikantin internasional food, Kim bum menyapa ketiga sahabatnya dan mendekatinya.

“Hai guys! Maaf aku terlambat,” ucap kim bum sambil dipukuli bahunya oleh Min Ho.

“Kau ini lama sekali. Kami sudah menunggumu dari tadi,” ucap min ho sambil memberikan minuman kepada Kim Bum.

“Ah, maaf.Itu karena tadi aku dikerumuni sama siswi dikelasku jadi aku harus ladeni mereka,” ucap kim bum sambil duduk di sebelah min ho dan lalu menerima minuman dari min ho.

“Thank’s Min Ho,” ucap kim bum sambil menerima minuman tsb.

“Iya, ya.” ucap min ho malas.

“Sudahlah, Min Ho. Kau jangan seperti itulah sama sobat sendiri,” kata ki bum.

“Oh!Kim Bum?Kau terlihat berbeda sekarang!” Kim Joon langsung memeluk Kim Bum. Kim Bum pun membalasnya.

“Bum-ah! Aku kangen sekali denganmu. Bagaimana kabarmu?” Tanya kim joon setelah melepas pelukannya.

Setelah itu giliran Ki Bum memeluk Kim Bum lalu Min Ho.

“Aku juga kangen sekali dengan kalian. Dan kabarku baik2 aja,” kata Kim Bum setelah melepaskan pelukannya pada Min Ho.

“Hm…Lihatlah!Sahabat kita yg satu ini tambah tampan aja.Pantesan aja dikelas kau langsung dikerumuni banyak siswi,” goda kim joon.

“Ah!Kau bisa saja, Kim Joon,” kata kim bum senyum2.

“Kau sekelas dengan So Eun?” tanya kim joon. Kim Bum mengangguk.

“Hm…Bum-ah!Ceritakan donk tentang kekasihmu?” tanya kim joon tiba2. Kim Bum menggeleng pelan. Kim Joon dan Ki Bum bingung melihat ekspresi wajah Kim Bum sedangkan Min Ho hanya bisa menanggapinya dengan santai sambil meminum jusnya.

“Maksudmu?” Tanya ki bum tidak mengerti, dia masih menunggu kata-kata Kim Bum selanjutnya. Kim Bum tersenyum menaikkan sebelah bibirnya.

“Ya begitulah,” kata kim bum santai. “Jadi kau belum punya pacar?” kata kim joon mengerti. Kim Bum mengangguk.

“Atau kau malah belum pernah jatuh cinta?” kata min ho menebak. Kim Bum mengangguk lagi. Kim Joon dan Ki Bum terperangah melihat jawaban Kim Bum meskipun dari sikapnya.

“Oh…aneh sekali kau begitu tampan tapi sepertinya hatimu tak mudah menerima wanita masuk ke dalamnya, padahal saat TK dan SD banyak sekali anak-anak yang mengagumimu bahkan menembakmu,” kata kim joon tertawa sambil mengingat2 masa lalu mereka.

Kim Bum pun hanya diam menanggapi perkataan kim joon.

“Tapi saat ini aku menyukai seseorang,” kata kim bum tiba-tiba.

Ketiganya pun saling berpandangan.

“Benarkah?!” kata mereka bebarengan. Kim Bum mengangguk.

“Siapa dia? Bagaimana kau bisa menyukainya?” Tanya min ho penasaran. Kim Joon dan Ki Bum pun juga penasaran.

“Aku menyukainya sejak kelas 2 SMP,” kata kim bum. Mereka bertiga masih mencermati kim bum dan menunggu kata-kata kim bum selanjutnya. Setelah itu kim bum melanjutkannya.

“Saat itu aku lagi latihan basket bersama teman-temanku tanpa sengaja aku menoleh dan melihat gadis itu berjalan melewati lapangan.Dia pun menoleh dan tersenyum padaku.Dan entah kenapa saat dia tersenyum, tiba2 jantungku berdegup kencang.Aku pun mulai menyukainya.”kata kim bum tersenyum.

“Lagi pula senyumannya. Baru kali ini aku melihat senyuman seorang gadis yg begitu manis dan indah seperti bidadari,” lanjut kim bum sambil menerawang memikirkan senyuman So Eun. “Jadi rupanya gadis itu yang berhasil meluluhkan hatimu yang begitu cuek dan dingin terhadap wanita!” goda min ho. Lagi-lagi Kim Bum tidak menjawabnya. Dia hanya tersenyum dengan smile killernya.

“Setelah itu, apakah kau bertemu dengannya lagi?” tanya kim joon penasaran.

Kim Bum mengangguk. “Kapan?Dan dimana kau bertemu?” lanjut kim joon.

“Kemarin saat aku berlari pagi di taman tidak sengaja aku bertubrukan dengannya. Dan ternyata dia juga bersekolah disini,” kata kim bum sambil meminum jusnya.

“Ck…ck…ck. Ternyata dunia memang sempit,” kata kim joon geleng2 kepala. Ki Bum dan Min Ho pun mengangguk.

“Apakah ini yg namanya jodoh ya?Karena kalian selalu bertemu secara tidak sengaja,” kata ki bum.

“Benar.Dan aku rasa gadis itu memang ditakdirkan untukmu, Kim Bum.Betul tidak!” kata min ho yg diikuti anggukan dari keduanya. Kim Bum pun hanya bisa tersenyum senang mendengarnya.

“Ngomong-ngomong,siapa gadis itu?” tanya kim joon penasaran.

“Nanti saja akan kuberitau siapa gadis itu,” jawab kim bum yg membuat penasaran ketiganya. Ketiganya pun kesal mendengarnya.Melihat hal itu, Kim Bum pun menggodai mereka. Mereka pun akhirnya tertawa dan berbincang2 tentang masa lalu mereka dsb.

Saat mereka sedang asyik tertawa2 dan mengobrol, tiba2 mereka mendengar pembicaraan siswi2 tsb tentang keributan antara So Eun dan Kim Byul.

“Tidak menyangka ya kalo So Eun bisa semarah itu.Apalagi sampai membentaknya,” kata jin hee.

“Betul.Tidak biasanya So Eun kayak gitu. Setauku tuh So Eun selama ini tidak pernah membentak siapapun meskipun ada yang suka menjahili So Eun,” kata gyu ri.

“Menurutku tindakan So Eun tadi gak masalah.Karena yg pertama kali buat ulah kan Kim Byul sendiri,” kata so hee.

“Seenaknya menggebrak meja saat lagi makan.Kalau aku tentu saja marah banget,” lanjut so hee yg diikuti anggukan lainnya.

Ketiga cowok tampan itu pun saling berpandangan mendengar percakapan siswi2 tsb. Sedangkan Kim Bum hanya bisa diam saja sambil meminum jusnya tapi ia juga terkejut.

***

Tak lama kemudian bel istirahat masuk berbunyi.Mereka semua pun kembali ke kelas masing-masing dan mulai belajar lagi. Sudah 3 jam berlalu bel pulang berbunyi saatnya untuk pulang ke rumah masing – masing. Saat sampai di rumah So Eun langsung ke kamarnya.So Eun langsung ambruk dikasurnya. Hari ini dia benar-benar sangat lelah. Dia masih memikirkan Hye Sun. Kenapa tadi dia menggandeng tangan kim bum. Mengapa? ada apa hye sun dengan kim bum? Pertanyaan itu masih membayangi pikiran So Eun.

“Bodoh! Kenapa tadi tidak aku tanyakan saja pada hye sun,” kata so eun sambil menjitak kepalanya sendiri. Setelah itu so eun pun tertidur.

Beberapa jam kemudian, Mi Sook mengetok kamarnya. So Eun pun bangun lalu membukakan pintunya dan ia sangat terkejut melihat ibunya sudah dihadapannya.

“Ibu!” panggil so eun kaget.

“Apa kau lapar?” Tanya mi sook.

“Hah?” awalnya So Eun bengong namun mengingat perutnya sangat keroncongan, lapar banget!

“Kamu jangan bengong begitu. Ayo kita pergi. Sudah lama kita bertiga tidak makan malam diluar,” kata mi sook tersenyum.

“Apa ibu sudah tidak marah lagi sama eunnie?” Tanya so eun penasaran dan senang. Mi Sook menggeleng pelan sambil tersenyum. Akhirnya dia senang menerima ajakan Ibunya.

“Baik! Aku ganti baju dulu,” kata so eun sambil menuju ke kamar mandi untuk berganti pakaian.

“Ibu akan tunggu dibawah,” kata ibu meninggalkan kamar so eun. Tak lama kemudian So Eun turun dan langsung menghampiri ibunya dan shin ye. Lalu mereka pun pergi.

Min Ho kini sedang jalan-jalan di Lotte world sambil minum soda dan makan permen kapas. Dia melihat ada kebahagiaan yang terpancar disetiap pengunjung. Benar-benar sungguh membahagiakan sekali. Namun langkahnya terhenti karena dia menangkap sosok yg dikenalnya.

“Ah! Hye Sun, Bum-ah?” panggilnya membuat mereka menengok.

“Min Ho”.

 

“Wah! Kenyang sekali! Makanan disini benar-benar sangat enak.Tapi kenapa kita mesti makan direstoran jepang? Kukira bakal makan di restoran ala eropa?” tanya shin ye.

So Eun dan Ibunya hanya tersenyum sambil minum jusnya. Sudah terbiasa melihat kelakuan Shin Ye. Shin Ye hanya bisa cemberut kesal.

“Aku senang koq bisa makan malam dimana saja asalkan bisa bersama-sama. Tapi sayangnya ayah tidak ada disini,” kata so eun kecewa campur senang.

“Iya ya rasanya masih kurang padahal kita sudah lama tidak bisa seperti ini. Seandainya ayah disini pasti menyenangkan,” kata shin ye.

“Jadi kalau bersama ibu tidak menyenangkan?” Tanya ibunya dengan sindiran.

“Bukan begitu, Bu. Bersama dengan ibu juga menyenangkan koq tapi rasanya kurang lengkap aja,” lanjut shin ye. So Eun hanya bisa tersenyum senang melihat suasana kebersamaan mereka yg sangat jarang dilakukan mereka sejak 8 tahun terakhir meskipun ayahnya tidak bisa bersama mereka saat ini. Tapi So Eun sudah merasa sangat senang.

“Eunnie! Ada yg ingin ibu bicarakan sama kamu,” kata ibu mengalihkan pandangannya ke so eun. So Eun mengernyitkan dahinya dan menatap ibunya sedangkan Shin Ye hanya bisa diam karena dia sudah tau apa yang akan dikatakan ibunya.

“Memangnya ada apa,Bu?” tanya so eun penasaran.

“Hm…Ibu akan memindahkan Shin Ye ke sekolah SHINWA saat dia kelas dua nanti,” kata ibu. “Memangnya ada masalah dengan Shin Ye?” Tanya so eun tidak mengerti, dia masih menunggu kata-kata Ibunya selanjutnya. Mi Sook menarik nafasnya dan dihembuskannya lagi.

“Tidak ada masalah dengan shin ye. Ibu hanya ingin Shin Ye ada yang bisa menjaganya yaitu kamu,Eun.”

“Baiklah!” So Eun berpikir sendiri lagi.

Selama ini Shin Ye tidak ingin satu sekolah dengannya karena Shin Ye tidak mau dianggap sebagai anak kecil yang selalu harus ada yang menjaganya. Makanya sejak SD mereka berdua tidak satu sekolah. Dia juga bingung, kenapa Shin Ye diam saja? Biasanya sih dia pasti akan menolaknya habis-habisan. Ia jadi teringat dengan perkataan Yoona. Apa benar persepsinya yang mengatakan kalo kedua orang tuanya dan shin ye itu sebenarnya menyembunyikan sesuatu darinya.

“Kakak!” panggil shin ye yg membuyarkan lamunan So Eun.

“Ada apa Shin Ye?” So Eun melihat Shin Ye yg sedang bingung menatapnya.

“Kakak tidak apa-apa?” Tanya shin ye. So Eun mengangguk.

“Sudah selesai makan kan? Ayo kita jalan-jalan!” kata mi sook.

“Emangnya mau jalan kemana?” Tanya shin ye penasaran.

 

 

 

TO BE CONTINUED…

 

 


Kemanakah Ibunya membawa mereka?

Bagaimanakah kelanjutan hubungan Kim Bum dan Kim So Eun ?

Tunggu part 4 ya?

Jangan lupa komennya!

Gamsahamnida ya chingu….

 

Buka page Question & Answer apabila ada yang ingin ditanyakan
Buka dan isi data kalian di page Mates untuk perkenalan dan berkenalan dengan mates/reader yang lain
Lihat page How To Join untuk mengetahui bagaimana cara mengirim ff
Buka Library (sequel or one shoot) untuk melihat ff yang sudah dipost
Buka http://bumssoindo.wordpress.com untuk mengetahui news terbaru dari Kim Bum dan Kim So Eun
Follow our new twitter @bumssoindo dan mention saja bila ada yang ingin kalian tanyakan (usahakan untuk tidak menanyakan masalah privasi Kim Bum dan Kim So Eun ^^) *fans Korea sangat menjaga privasi artis mereka*
Like Kim Bum dan Kim So Eun fanbase on facebook BUMSSO INDONESIA

 

P.S.: please…… no bashing, no spaming, no hotlink !! ^^

NB: JANGAN COPY-PASTE FF YANG ADA DI SINI TANPA SEIZIN AUTHOR DAN ADMIN DI SINI… APALAGI SAMPAI TIDAK MENCANTUMKAN NAMA AUTHOR DAN SUMBERNYA

Tags: , , , , , , , , , , , ,

About bumssoindo

We are fanbase of BUMSSO (Kim Bum and Kim So Eun) from Indonesia

15 responses to “The Miracle of Love part 3”

  1. Yunie sipenyuka hijau says :

    Wuih trnyata bum dah naksir eun dr smp.wah wah jd tmbh penasaran.tp jgn sampe shin hye naksir juga ma bum gaswat neh

  2. qieqi_bumsso says :

    wah mkin seru ja nue cerita a..
    aqkhir a kim bum ketemu am so eun
    cew yg d’sukainy sejak klz 2 smp… ^__^

    d’tnggu y part selanjutny…

  3. Ina BumsSo says :

    Bagus!!!
    Kim bum dch naksir so eun… Wah mkin pnasaran cma hubungan mereka….

  4. Kim So In says :

    Bagus,,sedih dan bikin penasaran…
    Kasihan bngt onnieku…(*jujur aku bca FF ni ampe nangis)
    btw klo blh upload part 4’a jgn lama” ya klo bisa seminggu sekali (*maksa bngt)
    hehehehehe

  5. Mii-kun says :

    Waaaaaa…..kereeen-kerennnnn…… ^^
    Ceritanya seruuuuu……………..
    Lanjutkan yaaa……klo bisa jgn lama-lama…….hehehe *maksa, mianhe…… n_n

  6. Dina Rizky says :

    Gomawo ya chingu atas komennya…
    insya allah minggu dpan aq post, part 4 dah aq bikin tinggal di post ja.hehehe
    ^_^

  7. Ina BeQi Soeulmates says :

    cieeee cieeee
    kim bum ktmu lg ma cintanya,,
    haha
    baguussss makin penasaran ma lanjutan’a,,
    GOOD JOB^^

  8. BINIASLIMINHO! says :

    annyeong😀
    aneh,ada kantin internasional food juga ya -__- makanannya mesti enak-enak :p
    keep writing yah
    UPDATE!

  9. Anna says :

    Hohoho kimbum udh mnaruh hati yaa ma soeun ayo lekaslah pdkt keburu digaet yg lain heee,,,lnjuttttny dtggu!!!

  10. rini says :

    ternyta kim bum udh suka ma so eun
    ksian so eun gk d.ksh tw penykit.a shin hye
    makin seru aj neh
    d.tunggu klanjutan.a!!

  11. Rara bumssoeul says :

    Keren dech nie ff..
    Ditunggu part selanjt.na
    n jgn lama.lama!!
    O.ke HWAITING🙂

  12. Aryanti says :

    Wah mdh2n shin ye ga naksir bummie ya??
    di part ini bummie n eunie ga ngobrol sama sekali..
    d tggu part 4 ya..

  13. Rahmi says :

    Cie bummie. . Ktmu lg m sso-ah. . Cie cie
    pnsrn sm part slnjtnya. . Konfliknya seru

  14. dini ramadhani says :

    sedih bgd ma perlakuan ibu so eun ke soeun
    hahai kim bum ternyata dah naksir so en sejak SMP
    wokeeeh,lanjutkan

  15. Amalia'SoEul'Lova says :

    ooouu..
    Mbum naksir So Eun sejak SMP tohh..
    Keren..
    Ayo lanjutin..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: