“Kau bodoh sekali, Ga Eul !!”, (Kkotboda Namja sesion 2) part 1

Author             : Eun reyy

Main cast         : Chu Ga Eul, So Yi Jeong

Cast                 : F4, Geum Jan Di, Jandi’s Eomma, Cha Eun Jae, Mi Sun (Ga Eul’s Eomma), Lee Young Ah(Ga Eul’s stepsister), Yoon Shi Yoon (Ga Eul’s+Jan Di’s Friend in JHS), Goo Jun Hee

Genre              : Romantic, Sad, Friendship

Type                : Sequel

 

 

(FF ini di buat karna author pingin bgt ada BBF se.2 nya dgn cerita SoEul yg lebih banyak. Sayang, kayaknya pihak produser ga ada niatan lanjutin lagi… Hikss.. Tapi bukannya Bummie pingin trus main di serial ini yak??? Hwah.. jadi bummie main sesi 2 nya di otak author aja kali’…Yah, semoga saja mereka tetep soulmate meski uda ga main bareng lagi)

 

 

 

 

Part 1

 

 

Ga Eul POV

Hati-hati di jalan…..”

“Tentu Ibu guru…. Tto poepketsumnida…..”

Hmm…murid-muridku yang manis. Kalian selalu bisa membuatku tersenyum. Aku jadi tidak sabar melihat kalian dewasa nanti. Pasti baik dan tampan, seperti….

“Kau terlalu rajin ibu guru Ga Eul. Lihat, sudah jam 12 siang. Tapi kau malah belum pulang. Mau ku antar?”kata shi yoon mengagetkanku.

“Ah, shi yoon. Aniyo.. aku tidak ingin merepotkanmu. Kau mau kemana? Tidak seperti biasanya, kau kemari mengenakan pakaian biasa seperti ini” tanyaku. ‘Ada apa dengannya?’

“Apa kau tidak ke kantor hari ini?”sambungku. “Hm.. aku tidak ingin pergi ke kantor hari ini. Aku sudah meminta ijin pada Ayahku, dan dia tidak keberatan jika aku tak bekerja beberapa hari.”

“Aa..Kureyo..”. Enak sekali dia, bisa mengambil cuti semaunya.

“Sepertinya penjaga akan menutup pintu kelas, Ga Eul, ayo kita jalan kesana!”shi yoon meraih lenganku dan mengajakku beranjak. Aku dan shi yoon duduk di sebuah ayunan.

“Ga Eul…. apa kau sedang bahagia?”tanya shi yoon sambil sesekali menggerakkan ayunannya. “Mwo? Kau, kau tau dari mana shi yoon?”tanyaku heran.

“Ahh… tentu saja aku tau. Wajahmu yang mengatakannya padaku. Dan senyummu berbicara padaku alasan kau bahagia.”

Aku tersipu mendengar ucapannya. Ah.. Shi yoon, apa jadinya aku jika kau tak ada di sampingku 4 taun terakhir ini. Tentu aku akan sangat kesepian. Jandi sibuk dengan prakteknya. Terlebih sejak Eomma dan Young Ah pindah ke Cheongsan, aku jadi hidup sebatang kara di Seoul. Kau setia menemaniku menunggu seseorang yang ku cinta. Mianhe, aku pura-pura tidak tau tentang perasaanmu itu. Maafkan aku… Sungguh, aku berhutang budi banyak padamu.

“Jadi benar kan, kau bahagia karna lelaki itu kini sudah pulang. Chukae Ga eul, penantianmu berakhir” kata shi yoon.

“Ehm.. Gomawo shi yoon. Aku bisa bertahan seperti ini karna kau juga. Kau kan yang slalu mengingatkanku tentang arti sebuah komitmen dan kesetiaan.”

“Aniyo..kau terlalu berlebih. Aku hanya menjalankan tugas sebagaimana seorang sahabat” shi yoon merendah.

“Sudahlah, terima saja pujian dariku” tukasku. Shi yoon tertawa.

‘Hmm… sudah sangat siang, kemana Kak Yi Jung? Dia bilang akan menjemputku. Atau mungkin dia lupa.’ Rasa kecewa mulai meradang di hatiku.

“Panas sekali… Ayo kuantar pulang. Bagaimana sih lelakimu itu? Tega sekali membiarkan kau menunggu.” Shi yoon berdecak lidah.

Belum sempat aku menyangkal, tiba-tiba Ciiiiiiitttttttt!!! Sebuah mobil mewah berhenti di depanku dan shi yoon. Dari sisi pengemudi turunlah seorang pria tampan dengan memakai tuxedo.

“Astaga Ga Eul-yang, mianhe… aku terlalu telat menjemputmu. Ma’afkan aku.. Aiishh, aku benar-benar menyesal membuatmu menunggu.”

“Kak Yi Jung..! ah Gwencana. Untung Shi yoon tadi datang, jadi dia menemaniku menunggumu”, kataku dengan perasaan sangat lega.

“Ah.. begitu.. Shi yoon, terimakasih kau telah menemaninya. Ga eul-yang , ayo kita pergi.. Jandi menelfonku untuk membawamu ke rumah Gu Jun Pyo”, kata Kak Yi jung.

“Ne… Shi Yoon, gomawo. Oh ya jangan lupa untuk datang di pernikahan Jandi besok lusa. Dia sangat mengharapkanmu datang. Kalau begitu, aku pergi dulu, annyeong…”. aku segera masuk ke mobil, meninggalkan Shi Yoon yang mulai berjalan mendekati mobilnya.

Di jalan

“Jadi dia yang bernama Yoon Shi Yoon? Benar dia sahabatmu dan Jandi saat di SMP?” kak yi jung memulai pembicaraan.

“Ne..” jawabku singkat. Aku mendengar nada yang aneh dari mulut kak yi jung. Seperti sedang mengintrogasiku.

“Kudengar dia menemanimu selama aku di Swedia, benar begitu?” kata kak yi jung.

 

 

“Iya… Karna dia adalah sahabatku. Kakak tau kan, aku sendirian di Seoul sejak Jandi praktek. Keluargaku pindah ke Cheongsan. Jadi aku hanya punya Shi yoon sebagai temanku…. Ada apa dengan kakak? Mengapa kakak seperti sedang mengintrogasi seorang penjahat?” kataku sedikit gugup menanti reaksinya.

Tiba-tiba mobil berhenti. Membuatku tersentak. Kak Yi jung meraih lenganku dan menghadapkan ke tubuhnya.

“Ga eul-yang dengarkan aku. Aku tidak ingin orang lain merebutmu. Aku takut kehilanganmu. Aku sudah cukup merasa kesepian selama bertaun-taun terlebih saat berada di Swedia. Jadi, aku ingin kaulah yang akan menjadi pengisi kekosongan dalam hidupku. Aku tidak akan bisa menerima wanita lain selain dirimu. Kau lah hidup dan matiku, bahagia dan sedihku. Percayalah, aku akan membahagiakanmu. Kau mengerti?” kata kak yi jung sambil menatap mataku dalam.

Aku sadar, ada rasa takut yang menjalar di matanya. Takut akan kekosongan dan kehilangan yang akan menemaninya lagi.

“Aniyo… siapa yang ingin merebutku dari kakak? Tidak ada yang akan melakukannya” aku meyakinkannya.

Kak yi jung melepas lenganku dan kembali ke posisinya.

“Ga eul-yang, aku juga seorang pria. Tentu aku bisa membaca tatapan pria yang sedang berhadapan dengan wanita yg di cintainya. Dan sepertinya shi yoon…”

“Ah, aniy… shi yoon tidak akan seperti itu. Dia hanya sahabatku”, potongku.

Jujur aku tidak ingin kak yi jung menyadari bahwa shi yoon juga mencintaiku.

“Mau sampai kapan kita berhenti di sini? Jalankan mobilnya! Aku sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Jandi,” kataku dengan memasang wajah cemberut.

Kak yi jung tersenyum. Kau tau kakak? Senyummu itu selalu mampu membuat semua wanita mati berdiri. Betapa bahagianya aku, pemilik senyum itu adalah kekasihku sendiri. Aku berharap senyum itu selalu terhias di wajahmu, ketika aku masih di sisimu atau ketika aku pergi nanti.

End Ga Eul POV

Author POV

Mobil mewah itu melaju dengan cepat. Memancarkan aura positiv bagi setiap yang di lewatinya. Bagaimana tidak? Penumpangnya sedang di mabuk cinta. Apalagi sang wanita.Selain wajahnya yg cantik, dia selalu tersenyum untuk semua orang. Berhati tulus, mulia, juga begitu sabar. Sangat cocok bersanding dengan lelaki tampan di sebelahnya. Tuh kan, author jadi iri berat….  T_T

Shi Yoon POV

Sayang, wanita sepertimu bukan menjadi milikku seutuhnya. Tapi….Aku rela melihatmu pergi dengan laki-laki itu. Aku rela membiarkanmu bahagia bersamanya.Betapa menyesalnya aku tidak mengatakan perasaan ini dari dulu. Ah..tidak, aku tidak boleh seperti ini! Seharusnya aku bahagia melihat orang yang ku cintai bahagia. Kau tau ga eul? Aku tulus menemanimu menunggu selama 4 tahun belakangan. Dan kau juga harus tau, aku tetaplah sahabatmu..yang tidak akan pernah membiarkanmu menangis. Yang selalu akan membuka bahuku jika kau butuh bersandar…    “Aiisshh…aku lupa membeli hadiah untuk pernikahan Jandi, Ah dasar bodoh!!”

Author POV

Kediaman keluarga SHINHWA

Rumah mewah itu terlihat sangat sibuk. Beratus-ratus karyawan mondar-mandir mempersiapkan segalanya. Tentu saja! Pewaris tunggal kerajaan ini akan menggelar pernikahan esok lusa. Semuanya haruslah sangat sempurna. Bahkan, untuk wedding organizer pun di datangkan langsung dari Paris. Dan rencananya, setelah pemberkatan di gereja mereka akan menggelar pesta di rumah itu. 8000 undangan telah di sebar. Jadi bisa di bayangkan, bermiliar-miliar won di habiskan untuk acara megah itu.

Dari sebuah gerbang, tampaklah sebuah mobil mewah berwarna orange masuk.

“Wah, ramai sekali… seperti sedang parade saja”, kata Ga eul kagum.

“Hm…. Akan kubuat pernikahan kita jauh lebih indah dari ini”, lelaki di sampingnya menjawab.

Ga eul hanya tertunduk malu. Mereka pun turun. Pengacara Lee menghampiri mereka “Aa.. selamat siang tuan muda Yi Jung dan Nona ga eul. Silahkan masuk. Dan…ah, nona Ga eul, nona muda Jandi menunggu anda di kamar. Sepertinya ia membutuhkanmu”.

“Baiklah. Khansahamnida pengacara Lee”, kata Ga Eul.

Ga eul pun menoleh pada yi jung, pertanda ia meminta ijin untuk pergi. Tiba-tiba Woo Bin datang. “Yo yo man !! kau datang terlalu siang. Ayo kita masuk ke dalam. Lihat betapa sibuknya rumah ini. Ga eul, aku akan menemani Yi jung. Kau tenang saja.”

“Gomawo, Kak woo bin”. sahut ga eul.

“Temuilah Jandi. Jangan buat dia menunggu terlalu lama”  kata yi jung.

Ga eul pun menaiki tangga, sementara woo bin dan yi jung menuju taman. Semua pelayan yang berpapasan dengan Ga eul selalu menunduk dan berkata “Selamat siang nona ga eul.” Tapi Ga eul menangkas, “ah..aniyoo… Anggap saja aku teman kalian.”

Ga eul mengetuk kamar Jandi. “Masuklah!!” suara dari dalam.

“Ah…. Ga eul!! Lama sekali kau datang. Kepalaku sampai pusing memilih baju untuk pemberkatan. Ngg…. Lihat! Bagus ini atau ini. Ah tidak, atau yang ini saja?” jandi mulai bingung sendiri.

“Maafkan aku Jandi. Tadi kak yi jung seikit terlambat menjemputku. Mmm.. kau lebih cantik menggunakan yang ini. Lihat, modelnya sangat simple tapi tetap elegan kalau kau pakai”, kata Ga eul riang.

“Ah, benarkah? Memang sih, aku tadi juga merasa cocok dengan ini. Ya sudah aku pakai ini saja. Oh ya Ga eul, ini gaun untukmu. Kau harus terlihat cantik saat menjadi pendampingku. Ayo..Cobalah!” Jandi memaksa ga eul untuk mencobanya. Ga eul pun mencobanya, dan betapa takjubnya Jandi melihat Ga eul berpakaian seperti itu.

“Waahhhh….kau cantik sekali !! Malah lebih cantik dariku. Pasti Kak Yi Jung tidak akan mampu berkedip melihatmu seperti ini” kata jandi girang.

“Jandi-a… kau ini bisa saja. Oh ya, aku sudah menyuruh Shi yoon untuk datang di pesta pernikahanmu. Dia berjanji akan datang” kata Ga eul sambil mencoba melepas gaunnya.

“Benarkah? Aku tidak sabar menemuinya.Setelah ini, ayo kita turun. Aku ingin melihat persiapan di bawah. Kau bisa lihat, rumah ini penuh bunga mawar. Aku tidak ingin mereka salah meletakkannya.”ajak Jandi.

Mereka pun keluar dari kamar dan langsung menuju taman.

“aa…pelayan. Jangan letakkan bunga itu. Lebih baik jika kau menggantinya dengan bunga mawar salem”, kata Jandi pada seorang pelayan.

“Baik, Nona muda” balasnya.

“Ah, kau dengar sendiri kan. Mereka sudah memanggilku Nona muda. Aku belum siap di panggil seperti itu” keluh Jandi.

“Hihihi…memang seharusnya seperti itu Jandi. Aku akan membantu  pelayan itu untuk mengganti bunganya”, kata ga eul.

“Baiklah kalau itu maumu. Kau tunggu di sini, aku akan mengambil minum. Dan sepertinya, kak Woo Bin dan Kak yi jung tidak jauh dari sini”, kata Jandi sambil menunjuk ke sebuah meja yang memang tidak jauh dari tempatnya berdiri.

Ga eul tersenyum pada Jandi, lalu menghampiri pelayan itu dan mengambil alih tugasnya. “Biar aku yang mengerjakan. Aku tau bagaimana susunan bunga yang di sukai Nona Muda mu itu. Kau lebih baik ambilkan gunting untukku!” kata ga eul. Pelayan itu meninggalkan ga eul yang mulai sibuk dengan puluhan bunga mawar di depannya.

Di sisi lain, Yi jung baru menyadari bahwa Ga eul juga berada di taman itu. Ia mengamatinya sambil tersenyum. Woo bin yang menyadari temannya tersenyum sendiri, ikut menoleh pada Ga eul.

“Kau memperhatikannya terus. Tenanglah, dia tidak akan di culik. Jangan terlalu mengkhawatirkannya, ia hanya beberapa meter saja dari sini”, kata woo bin.

“Kau ini!! Hm…entahlah. Aku selalu takut kehilangan dia”, kata yi jung.

Tiba-tiba Jun Pyo datang dengan raut wajah yang sangat gembira.

“Yooo mannnn! Kau datang juga. Tunggu di sini, akan ku ambilkan minum untuk calon pengantin pria ini”, kata woo bin.

Woo bin beranjak mengambil minum.

“Kau pasti sangat bahagia hari ini jun pyo”, kata yi jung.

“Tentu saja yi jung. Sudah sangat lama aku menanti pernikahan ini. Tidak bisa di gambarkan betapa bahagianya aku. Dan kau… cepatlah merasakan kebahagiaan seperti yang ku alami sekarang”, kata jun pyo sambil menepuk bahu yi jung dan menolehkan kepala ke arah Ga eul yang masih asik dengan bunganya.

Yi jung pun ikut menoleh, sejurus ia mengeluarkan killer smilenya dan berkata pada jun pyo dengan mereka berdua tidak menoleh dari posisi ga eul “Tentu saja… Aku akan segera melamarnya.”

“Jun pyo ini untukmu”, woo bin datang dan memberi minum pada jun pyo.

“Gomawo..”jawab jun pyo. Yi jung masih terus melihat kekasihnya.

Woo bin dan Jun pyo yang melihat Yi jung, hanya bisa tersenyum bahagia. Bahagia karna playboy F4 kini sudah menjadi pria sejati.

“Bawakan dia minum. Tega sekali kau membiarkan dia kelelahan. Tunggu…sepertinya jandi akan datang menemuinya! Heii jandii !! Kemarilah, kau belum memberi salam pada woo bin dan yi jung” ,teriak Jun pyo.

Jandi pun berlari menghampiri mereka. “A…mianhe sunbae. Annyeong…”,kata Jandi memberi salam. Yi jung dan woo bin mengangguk.

“Jandi, apa minuman itu untuk ga Eul ?” tanya Jun pyo.

“Ne… Kenapa?”kata jandi.

“Berikan pada Yi Jung. Biar ia yang memberikannya”, sambung Jun pyo sambil mengedipkan sebelah matanya.

“A… Arassoo!! Kakak, berikan pada sahabatku ya”, kata Jandi riang.

Yi Jung mengambil gelas dari tangan jandi, lalu berjalan menuju Ga eul. Woo bin, Jun pyo dan Jandi terus mengarahkan pandangan ke arah mereka.

“ Beristirahatlah sejenak. Jangan sampai kau dehidrasi karna terlalu banyak mengurus bunga-bunga ini. Aku tidak ingin kau jatuh sakit”, kata yi jung sambil tersenyum dan menawarkan minum.

“Ah kak yi jung. Kau mengagetkanku saja. Aniyo… aku memang suka mengurus bunga mawar seperti ini”,  kata Ga eul sambil menerima minum dari Yi jung. Ga eul baru sadar, bahwa Jandi Jun pyo dan woo bin memperhatikannya.

“Mereka bertiga memperhatikan kita ya?” tanya Ga eul sambil melirik ke arah Jandi.

Yi Jung menoleh, dan tersenyum pada kawannya. “Biarkan saja. Mungkin mereka iri”, kata yi jung besar kepala. Ga eul pun tertunduk malu, dan pipinya mulai merona. “Ah…melihat pipimu merona seperti itu membuatku selalu ingin menciummu”, ucap yi jung dalam hati.

2 hari kemudian

Sebuah gereja di tengah kota Seoul akan menjadi saksi bisu kebahagiaan Jandi dan Jun Pyo. Di sebuah ruangan khusus di sana, terlihat Jun Pyo, Ji Hoo, Yi Jung dan Woo Bin. Wajah gugup nan bahagia terpampang jelas di wajah Jun Pyo. F3 pun juga tidak kalah bahagia, melihat sahabatnya seperti itu. Sangat berbeda dengan acara pemberkatannya dulu dengan Jae Kyung.

“Sudah saatnya turun”, kata Ji Hoo sambil melihat jam tangan.

Di satu ruangan lain.

“Ya tuhan…kenapa aku jadi ikutan gugup seperti ini”, kata ga eul pada Jandi.

“Lihat betapa cantiknya dirimu Ga eul..”,kata Jandi. Ga eul menarik Jandi ke depan sebuah kaca besar. “Aku cantik karna aku pengiring wanitamu Jandi. Jika bukan kau pengantinnya, tentu tidak akan seperti ini’, kata ga eul. Jandi hanya tersenyum dan memeluk Ga eul.

“Sudah waktunya turun. Ah, tunggu… ada sms dari shi yoon, katanya dia sudah hadir di bawah”, kata ga eul sambil melihat Hpnya.

Shillang itcha..

Woo Bin, Yi Jung dan Ji Hoo masuk dan berjalan di atas karpet merah menuju altar. Di ikuti Jun Pyo di belakangnya. Jun Pyo berbalik dan menunggu jandi. Shinnko itcha.. Ga eul berjalan sendiri di karpet merah. Semua tamu mamandang dan tersenyum kepadanya. Ga eul seperti menebar kelopak mawar yang hangat untuk para tamu undangan.

“Waw, cantik sekali dia..”, bisik Woo Bin pada Yi Jung.

Yi Jung tersenyum, merasa beruntung memiliki gadis seperti Ga eul. 2 pasang mata memandang ga eul dengan penuh rasa cinta. Satu pasang milik Yi Jung, dan satu pasangnya lagi milik Shi yoon. Jandi pun datang. Dan pemberkatan di mulai dengan penuh hikmat….

——©—–©—–

Malam Hari ( SHINHWA House )


Jun Pyo dan Jandi sibuk menyalami para tamu. Ga Eul, Yi Jung, Woo Bin dan Ji Hoo juga mendampingi mereka. Tiba-tiba ga eul berlari menuju pintu masuk.

“Eomma, Young ah!!”,teriaknya.

“Ah Ga eul onni, bagaimana kabar kakak? Sudah 3 minggu kau tidak pulang ke cheongsan”, kata young ah, adik angkat ga eul.

“Aaa….mianhe Young ah, aku sedang sibuk sekali”, kata ga eul.

“Ga eul, mana jandi? Ibu akan memberi ucapan dan bingkisan kepadanya”, sahut Ibu Ga eul.

Ga eul pun mengantar Ibu dan adiknya ke tempat jandi dan Junpyo.

“Jandi-a, selamat atas pernikahanmu”, ujar Mi Sun.

“Wahhh bibi. Terimakasih kau sudah datang jauh-jauh dari Cheongsan. Young ah, kau tampak manis sekali..”, puji Jandi.

“Onni juga sangat cantik”, ujar Young Ah.

“oh ya, Junpyo, perkenalkan ini Bibi Mi Sun dan ini Young Ah, mereka Ibu dan adik Ga eul”, kata jandi.

“Bibi… Khansamhamnida…”, sahut Junpyo dan menunduk.

Ga eul tersenyum ke arah Yi Jung dan Yi jung juga membalasnya. Lalu Jandi menarik tangan Ibu ga eul dan mengajaknya ke tempat Woo Bin, Ji Hoo dan Yi Jung. Ga eul dan adiknya pun kaget, lalu mereka mengikuti langkah ibunya. Junpyo yang sepertinya mengerti maksud Jandi tersenyum dan ikut mengikutinya.

“Bibi…perkenalkan, ini kak Woo Bin”, kata Jan di. Woo Bin tersenyum dan menunduk.

“Dan ini kak Ji Hoo”, lanjut Jandi. “Annyeong… Aku Ji Hoo, teman Jun Pyo”, kata Ji Hoo. “Annyeong…aku Mi Sun. Ibu Ga Eul”. Ga eul tersenyum sipu.

“Dan ini…”  “Perkenalkan bibi, dia So Yi Jung. Teman kami juga”, ujar Junpyo memotong kata-kata Jandi.

“Bibi Mi Sun. Senang bertemu dengan anda,”kata Yi Jung sambil menunduk. Ibu Ga eul tersenyum tanda mengerti apa yang di lakukan Junpyo. Sedangkan Ga Eul hanya cengar-cengir malu.

“Onni..jadi ini yang bernama Yi Jung. Benarkah dia pacar kak Ga eul?”,bisik Young ah pada Jandi. Jandi tersenyum dan berkata, “tanyakan saja pada kakakmu”.

 

“ Yi Jung, senang bertemu denganmu juga. Rupanya kau sudah pulang dari Swedia. Bagaimana perjalananmu? Sangat melelahkan bukan?” kata ibu ga eul dengan sangat halus dan baik. “Owh…Kak Yi Jung,Kak Ji Hoo dan kak woo Bin. Annyeong… perkenalkan aku Young ah, adik kak Ga eul,”kata Young ah sok kenal.

“ ga eul onnie, jadi ini yang namanya kak Yi Jung. Wah..kenapa kau tidak pernah membawanya ke cheongsan? Kakak ini, mau menang sendiri”, kata Young ah bersemangat.

Yi Jung dan semuanya tersenyum.

“Young ah, kau ini benar-benar..”, kalimat Ga eul terpotong oleh kata-kata ibunya. “Itu benar Ga Eul. Ajaklah Yi Jung ke cheongsan. Banyak yang harus Ibu ketahui tentangnya. Kau tidak keberatan kan untuk mengunjungi rumah kami?” kata Mi Sun pada Yi jung lembut.

“Tentu saja aku tidak keberatan bibi..”kata yi jung senang.

“Oh ya kalian juga boleh datang ke Cheongsan. Kami punya restoran jepang di sana”, kata Young ah pada F3.

“Young Ah..sudahlah!” bisik Ga eul.

“Ga eul, antarkan aku menemui presdir Kang dan orangtua Jandi, semuanya..aku permisi”, pinta Mi sun.

“Ah, Ne omma”, Ga eul menjawab seraya melihat Yi Jung. Pandangan mereka pun bertemu. Yi Jung memberikan senyum bahagianya, dan ga eul menunduk malu.

“Jandi.. Chukae”, kata seseorang mengagetkan Jandi.

“Mwo? Wah..shi Yoon, terimakasih kau datang. Mau minum? Akan kupanggilkan pelayan”, tawar jandi.

“aniyo..aku bisa mengambilnya nanti.. ini bingkisan untukmu.”ujar shi yoon.

“Gomawo.. Kau pasti juga mencari ga eul. Tunggu sebentar, ia pasti akan kemari”, kata jandi. Shi yoon mengangguk.

“Ah itu dia. Ga eul, lihat shi yoon datang,” teriak Jandi.

“Ne…” ga eul berlari menuju jandi dan shi yoon. Mereka pun berbincang-bincang, sesekali juga tertawa lepas. Sepasang mata yang melihat itu dari jauh merasa kecemburuan mulai menghasut. Siapa lagi kalau bukan Yi Jung. mi Sun yang baru saja selesai memberi salam pada orangtua mempelai, datang menghampiri Yi Jung. Sepertinya ia mengerti apa yang di rasakan Yi Jung.

“Tenanglah.. Mereka hanya bersahabat”,kata Mi sun sambil melihat Ga eul dkk. Yi Jung pun terkaget, “Ah, Bibi. Maaf aku tidak tau bibi di sampingku. Aku hanya..”

“Aku menunggumu di Cheongsan Yi Jung. datanglah..”, potong Mi Sun dan berlalu.

——©—–©—–

Jam menunjukkan pukul 10 malam. Tapi masih saja banyak tamu yang datang. F4 pun duduk bersama di temani ga eul dan jandi.

Ga Eul menghampiri yi Jung dan berkata, “Kakak terlihat lelah. Akan ku ambilkan minum.” Yi jung tersenyum. Ga eul pun bergegas mengambil minum.

Saat tengah asyik mengobrol, tiba-tiba Gu Jun Hee datang dengan membawa seorang wanita. Mereka kaget dan spontan berdiri.

“Jun Pyo, Jandi, Yi Jung dan Woo Bin.. perkenalkan ini temanku namanya…”kata-kata Jun hee terputus oleh suara Junpyo “Kkaauu…. ! Kakak, mengapa kau membawanya kemari?”ujar jun Pyo ketus.

“Dia temanku. Kami bertemu saat di paris. Hey..kenapa kalian diam seperti ini ?”Jun hee bingung.

“ mengapa kau datang?”tanya woo bin.

“Woo bin-ah kau sudah kenal ya?”tanya Jun hee.

“Apa niatmu datang hanya untuk memberi tahu kami bahwa kau masih hidup?”kata Ji Hoo. Jun hee semakin bingung.

 

 

 

To Be continued…

 

 

 

Wahh.. sebenarnya siapa sih cewe yang di bawa sama Jun Hee noona?? Dan apa yang membuat F4 sangat membenci kedatangannya? gimana sama reaksi Ga eul?Trus trus, kenapa di kasi judul “Kau bodoh sekali, Ga eul!” ?Hm.. Di part terakhir chingu bakal ngerti apa maksudnya…

Sekian dulu yha.. Mianh, kalo ceritanya ga jelas. Pake nambahin orang dari King of baking segala!! Kalo jelek, ga di baca juga ga apa kok. Maklum, baru ff pertama. Ini juga dapet ide sambil nonton ulang dvdnya BBF. Tinggalkan komentar. Kritik dan saran Author terima dengan besar hati. Gomawo..

 

 

Buka page Question & Answer apabila ada yang ingin ditanyakan
Buka dan isi data kalian di page Mates untuk perkenalan dan berkenalan dengan mates/reader yang lain
Lihat page How To Join untuk mengetahui bagaimana cara mengirim ff
Buka Library (sequel or one shoot) untuk melihat ff yang sudah dipost
Buka http://bumssoindo.wordpress.com untuk mengetahui news terbaru dari Kim Bum dan Kim So Eun
Follow our new twitter @bumssoindo dan mention saja bila ada yang ingin kalian tanyakan (usahakan untuk tidak menanyakan masalah privasi Kim Bum dan Kim So Eun ^^) *fans Korea sangat menjaga privasi artis mereka*
Like Kim Bum dan Kim So Eun fanbase on facebook BUMSSO INDONESIA

 

P.S.: please…… no bashing, no spaming, no hotlink !! ^^

NB: JANGAN COPY-PASTE FF YANG ADA DI SINI TANPA SEIZIN AUTHOR DAN ADMIN DI SINI… APALAGI SAMPAI TIDAK MENCANTUMKAN NAMA AUTHOR DAN SUMBERNYA

Tags: , , , , , , , , ,

About bumssoindo

We are fanbase of BUMSSO (Kim Bum and Kim So Eun) from Indonesia

15 responses to ““Kau bodoh sekali, Ga Eul !!”, (Kkotboda Namja sesion 2) part 1”

  1. 라미 'Rahmi' says :

    bwahahhahaahahah
    1st komen kah??? heehhehehhee

    wah yoon shi yoon… bagus lah kau menyadari bagaimana posisimu.. hahaahahahahaaah *evil laugh*

    aku suka kalimat yg diucapkan woobin ==> “Kau memperhatikannya terus. Tenanglah, dia tidak akan di culik. Jangan terlalu mengkhawatirkannya, ia hanya beberapa meter saja dari sini”, kata woo bin.
    heehheheheehhe

    wah wah siapa itu cwe yg dibawa jun hee?? aku tebak, pasti cha eun jae??? *sotoy*

    ditunggu lanjutannya

  2. dini ramadhani says :

    woohoho sp tuh cewek yg sma gu jun hee?penasaran
    hahahah yi jung khawatir terus takut ga eul diembat shi yoon kekekek
    jdlnya “kau bodoh sekali gaeul”knp?msh nunggu part terakhir ya wat tau jwbannya?hmmmm ya sabar deh
    oke,lanjutkan!

  3. Dina Rizky says :

    wah seru nech bs baca bbf season 2…
    sepertix ntar da pihak ketiga nech yaitu eun jae…
    hehehe. btw aq tunggu lanjutannya ya

  4. BINIASLIMINHO! says :

    annyeong😀
    itu ceweknya Cha Eun Jae bukan?
    soalnya di cast ada nama dia #soktau
    oh,ok keep writing
    UPDATE!

  5. Mii-kun says :

    Seruuuu….seruuu…… ^^
    Part 2 nya klo bisa cepet yaa…… *maksa….hehehe
    Ga sabar nunggu lanjutannya,,
    Kayaknya cha eun jae tuh nongol……… -_-”
    Tak bejek-bejek berani ganggu hubungan soeul,,,!!!!
    Lanjutkan yaa eonnie……. ~~

  6. puchaaabyzone says :

    annyooooooooongggggg authorrrr………

    wuaaaaaaa pertama2 agak shock juga baca judulnya,,,bener2 penasaran..!!!

    wow ada shi yoon as temen gaeul…
    Ehm.. Gomawo shi yoon. Aku bisa bertahan seperti ini karna kau juga. Kau kan yang slalu mengingatkanku tentang arti sebuah komitmen dan kesetiaan.”—–>>bener2 teman yang baik,,kyknya gw jg harus bergaul sama shi yoon nieh,,hhohoho..

    wuaaaaa di part pertama ini yijung bener2 dibuat cemburu menguras hati yah kyknya hahaha….

    hm,,penasaran sama sapa perempuan yang di bawa sama kakaknya goo junpyo….

    ayo2 cepat update ASAP hehehe

    gomawo
    _bow_

  7. qieqi_bumsso says :

    wah cerita a seru bgt,,,
    tp sapa ntu cewe yg dbwa jun hee nona,,,?????
    jgn2 ???
    d’tnggu y part selanjutny…

  8. rosiyani 'oci' says :

    woaaaa seneng dibuat ff kkotbda namja 2 ini yang nampilin cerita gaeul ma yi jung lebih banyak🙂
    aishhhh itu siapa cewe yang dateng yang ngebuat f3 (woo bin, jun pyo dan ji hoo) ga suka akan kedatangan mereka???? woaaa jgn2 orang yang akan merusak kebahagiian gaeul dan yi jung lag ??? jangannnnlah pisahkan gaeul dan yijung lagi sudah cukup 4 tahun mereka berpisah. haha…
    ayooo onnie lanjutkan ff ini sampai tamat dan happy ending dan moga woobin ma ji hoo jg dapet pasangan. hhi🙂

  9. merli bumssoeul says :

    Hwaaa serrruuuu ..
    yijung cemburuan ya kekeke , shi yoon jangan rebut gaeul dari yijeong lebih baik kamu sama aku aja #plak
    siapa yang datang ya ? yang culik jandi ? penasaran .

  10. Ina BeQi Soeulmates says :

    saya sukaaaaaa saya sukaaaaaa…………..
    aduuhhhhh seneng’a ngeliat yi jeong jealous,,,, tenang oppa ga eul yak akan kemana,,
    author jamin deh,, hahaha
    shi yoon hebat yah,,, gak egois,, masih ada cew lain kog,, young ah masih nganggur tuh,,
    haha
    kereeeenn….^^

  11. tanti no kawai says :

    ………../–)
    ………/…/
    ……./….(______
    ▓▓……….((_I___)
    ▓▓……….((_I___)
    ▓▓……….((_I___)
    ▓▓—.___((_I__) deh buwt author…..
    Lanjutttt

  12. So Yoon Gi says :

    huuuuaaaaaaaaaaaaaaahhhhh setelah mencari dan menunggu ternyata dapet juga ff kelanjutan BBF ini asiiiik… saya suka saya suka…

    Gomawo eunni ffnya bagus..
    walaupun baru baca part 1 nya … tapi seru dan asik..
    ada kim ta bu juga yah hahahaaaa
    sip dach,

  13. nisal says :

    Lanjutin dong ff ini aku lg kangen bbf nih

  14. nidaa says :

    Kak lanjut dong masa udh lama ga di lanjt”😒

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: