[FF Special Project] Shampoo Love

Author : Risqinsw™

Main Cast : Kim Bum,Kim So Eun

Other Cast : Baek Jin Hee, Kim Sun Ah

Genre : Romantic, Comedy

Type : One Shoot

Rating : PG 13-15

Warning : abal-ness, gaje-ness, miss typo

 

 

 

 

Proudly Present for Valentine’s Day®

SHAMPOO LOVE

 

 

 

Seorang gadis manis berkulit putih dan bermahkotakan rambut sebahu,coklat dikuncir kuda dan –err indah dengan riang melangkahkan sepasang kakinya dari bagian makanan ringan di sebuah minimarket ke bagian peralatan mandi.Tangan kanannya mengayun untuk mengambil shampoo yang biasa ia pakai—Shake’o ukuran 100 mL yang memang tinggal satu-satunya.Beberapa detik lagi sang gadis dapat mencapai shampoo itu tetapi sebuah tangan kekar mendahuluinya.Tak ingin kalah karena itu shampoo yang terakhir membuat dia memegang erat barang’berharga’ tersebut.Pemilik tangan kekar itu tersentak,tapi dengan segera kembali ke tampangnya yang pertama,dingin dan keren—mungkin.Sang gadis menatap wajah makhluk yang sudah merebut shampoonya dan dengan mulut sedikit menganga,tercengang dengan apa yang ada di depannya.Seorang pria,berlesung pipi,berambut hitam kecoklatan yang lumayan berantakan dan—err tampan.Sang priapun tak kalah terpesonanya setelah melihat seorang gadis cantik,berkulit putih,berambut coklat dan pipi chubby itu membuat dia ingin segera mencubitnya,Dan—

“Tuan dan nona? Ada yang bisa saya bantu?”seorang pegawai minimarket bertanya dengan wajah khawatir melihat kedua pelanggannya bertatapan,yang memang sudah cukup—lama.

Akhirnya kedua insan yang belum menyadari bahwa mereka sedang jatuh cinta pada pandangan pertama kembali ke alam nyata.Setelah mungkin—15 menit yang lalu mereka berusaha menyelam,mencari tahu tentang satu sama lain melalui tatapan mata keduanya.

Sang gadis pun membuka keadaan yang sunyi senyap dengan bertanya kepada pegawai minimarket,”Err,apakah shampoo Shake’o nya tinggal satu ini?” katanya sambil mengedikkan kepala ke arah shampoo yang masih dipegangnya dengan pria itu.

“Oh,maaf nona.Tadi Shake’o memang sudah diborong oleh beberapa orang.Dan memang tinggal satu ini nona.” jelas pegawai itu dengan wajah penuh penyesalan.

Gadis manis itu tersenyum.Dia kemudian menatap pria di depannya.Sang pria yang sedari tadi masih menatapnya pun langsung mengalihkan pandangannya ke arah lain.Si pegawai dapat melihat dengan jelas wajah pria itu kini bersemu kemerahan.Dan kemudian sang pegawai terkikik geli melihat tingkah pria itu.Sadar bahwa sedang ditertawakan membuat dia menatap tajam ke arah pegawai minimarket—yang malang,tanpa babibu pegawai itu segera berlari ke belakang menghindari tatapan yang memancarkan aura mengerikan tersebut.Si gadis menatap polos tingkah pegawai dan pria tampan di depannya.

“Eh,kok dia lari sih?”Tanya gadis itu dengan wajah polosnya.

Si pria tersenyum tipis,bisa dikatakan menyeringai.Dia lalu menarik shampoo di tangan mereka berdua dengan secepat kilat.Si gadis yang dari tadi sudah meregangkan pegangannya pada shampoo itu tersentak kaget.Dan—Hup! Shampoo itu kini ada di tangan si pria dan dia melemparkannya ke atas dan ditangkapnya kembali—berlangsung seperti itu seterusnya.Membuat gadis manis itu menggeram kesal dan berusaha merebut shampoo berharganya.

“Hei! Berikan shampoo itu padaku!Hari ini aku sangat membutuhkannya!—Heeeiiii!”teriak gadis itu.Tangannya berusaha menggampai shampoo tetapi dengan sigap sang pemuda menyelamatkan satu-satunya barang ‘langka’ yang sudah tidak ada duanya lagi.

“Maaf nona.Tapi ibuku juga sangat membutuhkan shampoo ini,jadi tolong mengalahlah.”kata pria tampan itu sambil tersenyum—lebar oh,salah ternyata dia hanya tersenyum tipis.

DEG!

Untuk ibunya?

Ibu?

Oh,baiklah aku akan mengalah kali ini.Apapun akan kulakukan jika itu berhubungan dengan seorang ibu.Tapi tidak untuk besok!Camkan itu baik-baik! Inner gadis itu berfikir dengan cepat dan setelahnya—

“Hmm…baiklah silahkan ambil shampoo itu.Dan jangan lupa berikan kepada ibumu!Mengerti?”kata si gadis dengan nada memerintah.Pria itu terkekeh geli.

“Baiklah nona-sok-tahu.” Pria itu melenggang pergi.Meninggalkan sang gadis yang menatapnya tajam dengan arti –kalau-bertemu-lagi-akanku-bunuh-kau-.Dan si pria,tak disangka-sangka membalikkan badannya dan mengatakan hal yang mengagetkan si gadis.

“Namaku Kim Bum nona manis! Sampai jumpa!”

Wajah si gadis kini sudah semerah apel.Rasa malu mengerubungi tubuhnya.Dia kemudian membalikkan badannya menuju kasir.Segera membayar dan pulang ke apartemen adalah pilihan yang terbaik saat ini.

ΘShampoo LoveΘ

Kim So Eun,gadis yang kita ceritakan dari tadi kini sedang mematut diri di depan kaca.Dengan kaus oranye garis-garis biru tanpa lengan,celana jeans hitam kebiruan ditambah sebuah jaket untuk menahan dinginnya angin pagi,dia telah siap untuk berangkat ke kampusnya di Kyunghee University.Gadis yang tinggal jauh dari orangtuanya itu sekarang telah keluar dari apartemennya dan berjalan menuruni tangga—padahal ada lift yang memudahkan penghuni untuk naik dan turun.Banyak tetangga yang bertanya tentang kebiasaanya itu dan dia selalu menjawab dengan riang “Inikan bisa dikategorikan olahraga! Hehehe.” Tetangganya biasa tersenyum maklum,tetapi jika ini adalah komik manga Jepang mungkin muncul garis-garis hitam di belakang badan para tetangganya.Sesampainya di halaman apartemen dia melihat segerombol anak-anak TK yang mungkin akan berangkat ke sekolah di antar oleh ibu mereka.Dengan riang So Eun menyapa dan tersenyum manis pada mereka.

“Annyeong semuanya!”

“Annyeong!”semuanya membalas sapaan So Eun dengan tulus.Sampai seorang anak laki-laki berambut keriting menyeletuk”So Eun nonna mau ke kampus ya? Tasnya mana?”

DUENG

Bagai ditimpa Kamus Bahasa Korea-Indonesia,Indonesia-Korea dengan berat berton-ton,So Eun kaget mendengar perkataan Hwang Seok Hyeon—bocah tadi.Kini ibu-ibu dan anak-anak mereka malah terbahak-bahak melihat tingkah So Eun yang seperti orang linglung.Oh,bodoh sekali aku ini!Untuk yang kesekian kalinya malu di depan mereka gara-gara ketinggalan tas.Arggh!

“Oke semuanya.Aku keatas dulu mengambil tas.Daaahhh!” Ibu-ibu dan anak-anak mereka hanya menggelengkan kepala berbarengan.Prihatin dengan gadis muda yang sudah mulai pikun.

 

ΘShampoo LoveΘ

“Hei So Eun! Ke sini!”teriakan seorang gadis imut memekakkan telinga So Eun.Gadis itu bernama Baek Jin Hee—seorang yang dua tahun lebih muda dari So Eun namun sekarang dia telah setingkat dengan So Eun,oh jenius sekali gadis ini.

So Eun berjalan mendekati sahabat baiknya itu.Wajahnya kini berubah 180 derajat dari tadi pagi.Terlihat lemas dan pucat.Jin Hee yang sudah hafal dengan perangai So Eun tiap harinya dengan tingkah sok bijak menepuk-nepuk bahu So Eun “Sudah,yang penting tasmu sudah kau bawa.Ayo ke kelas!”

Sepulang kuliah,suasana hati So Eun sudah berubah.Hal itu dikarenakan tadi dosennya mengatakan bahwa nilai ujiannya paling tinggi di kelas—setidaknya setelah Jin Hee,tentu saja.Kini ia dan Jin Hee telah siap pergi ke supermarket.Dia hanya akan menemani Jin Hee membeli peralatan sehari-hari yang telah habis—tentu saja So Eun akan membeli shampoo Shake’o hari ini juga.

Setelah barang-barang penting telah dibeli Jin Hee,dia kini sedang sibuk memilih es krim, bingung mau membeli es krim Magnum atau tidak—well sang sahabat malah asyik di bagian shampoo memilih Shake’o yang beraroma anggur atau stroberi.Dan,ya!Kini dia tak akan berebut shampoo dengan siapapun karena shampoo Shake’o di supermarket ini jumlahnya tidak sedikit.Dari rak paling pinggir sampai ke rak bagian tengah.Setelah memilih shampoo yang beraroma stroberi yang—well membuat So Eun juga ingin membeli buah aslinya,dia bergegas menyusul Jin Hee di bagian es krim dan dengan wajah miris dan malu,tentu saja.Dia menghampiri Jin Hee.yang masih saja bingung memilih Magnum atau yang lain.Dia kini sedang menghitung magnum-bukan-magnum-bukan dengan kancing baju milik gadis kecil polos di sebelahnya.

“Aissh…hei Baek Jin Hee!Kau tak malu apa dilihat banyak orang?Bikin malu saja!”omel So Eun.Dengan segera dia mengambil sebuah es krim Magnum lalu menyeret Jin Hee ke kasir—tak lupa meminta maaf pada gadis kecil tadi.Dan melewati tiap orang dengan tatapan-maafkan temanku-yang-gila-ini-.

 

ΘShampoo LoveΘ

Seorang pria tampan yang kemarin berebut shampoo dengan So Eun kini berjalan dalam diam menuju sebuah taman kanak-kanak di dekat rumahnya untuk menenangkan diri.Lucu memang—seorang pria dingin nan tampan pergi ke TK tapi itu memang kenyataan.Dia pun duduk di ayunan dan merasakan hembusan angin yang menerpa wajah tampannya.Untuk menambah rasa ketenangan di sore itu,pria bernama Kim Bum tersebut menutup kedua matanya.Dan tanpa disengaja sesosok wajah menyelam ke dalam pikirannya Sesosok wajah cantik dengan pipi chubbynya tersenyum.Tak lama kemudian menggembungkan pipinya itu hingga membuat Kim Bum ingin sekali segera mencubitnya.Tapi apa daya,itu hanya ada di alam bawah sadarnya,dan tak akan mudah untuk mencapainya.Akhirnya pria itu berdiri,menghirup udara dalam-dalam lalu melepasnya dan berjalan lagi ke arah sisi kanan jalan.

Kedua sahabat yang tadi berada di supermarket kini telah sampai di kamar salah seorang dari mereka.Ya…setelah kejadian memalukan tadi mereka segera pulang membawa barang belanjaan dan pulang ke apartemen keluarga Jin Hee yang hanya berjarak seratus meter dari supermarket.Dan lagi-lagi tadi So Eun dibuat kesal oleh tingkah Jin Hee yang dalam perjalanan menyuruhnya membawa semua barang belanjaan dan Jin Hee sendiri malah menertawainya dengan sangat keras.Dan kali ini Jin Hee dengan tingkah seperti anak kecil—atau memang dia masih kecil.Menjilat-jilat es krim Magnum pilihan So Eun tadi sambil membaca komik Hai Mikoo! favoritnya—benar-benar anak kecil,ckckck.Yang terjadi sebaliknya dengan So Eun,gadis itu kini berada di kamar mandi sahabatnya.Keramas memakai shampoo Shake’o incarannya.Menikmati wangi aroma stroberi yang menguar dari rambutnya yang kini sudah dibilas dengan air.

“So Eun!Kau sudah selesai?aku mau pipis nih!”kata Jin Hee dari luar kamar mandi—sambil menjilati tangannya yang masih ada noda coklatnya,sungguh menggelikan.

“Yayaya!Sebentar!”balas So Eun dari dalam,setengah menit kemudian So Eun keluar dengan rambut di tutupi handuk dan tangan memegang shampoo Shake’o.Jin Hee menggelengkan kepalanya,jadi hanya keramas—lagi?pikirnya.

Ketukan pintu membuyarkan candaan atau bisa di bilang godaan Jin Hee pada So Eun di ruang makan tentang pria misterius di minimarket kemarin.Dengan sigap pintu apartemen yang memang sore itu hanya berisi anak pemilik apartemen dan sahabatnya di buka oleh Jin Hee.Dengan mata berbinar dia berseru “Kim Bum oppa!Ayo masuk!”

Si tamu hanya tersenyum melihat tingkah adik sepupunya itu.Sampai di dalam dia segera dipersilahkan duduk di ruang tamu dan Jin Hee kembali ke ruang makan untuk menyuruh So Eun menemani tamunya selagi dia membuatkan 3 cangkir teh untuk mereka bertiga.Dengan tergesa-gesa So Eun mengambil handuk yang membungkus rambutnya lalu menyisir dengan cekatan.Kini ia berjalan kearah ruang tamu,dan mendapati sesosok makhluk tampan yang sedang mengamati foto-foto keluarga di meja sebelah sofa yang sedang ia duduki.

“Annyeong.”So Eun membuka suaranya pertama kali dengan senyum merekah.

Si pria menjatuhkan tatapannya dengan sedikit mendongak dan mendapati seorang gadis yang dari tadi ada di pikirannya.Terkejut,mungkin itu hal pertama yang dia rasakan setelah melihat gadis’nya’ berada di apartemen sepupu kesayangannya.

“Oh…annyeong!”katanya sambil tersenyum tulus—ya tulus.

Sepersekian detik kemudian suasana kembali canggung saat So Eun mendudukkan dirinya di samping pria itu.Kim Bum yang mencium wangi stroberi yang menguar dari rambut So Eun lalu berkata,”Wangi Shake’o stroberi—ehh?”

So Eun tersenyum mengangguk.Dan kemudian datang Jin Hee dengan 3 cangkir teh lalu meletakkannya ke atas meja.

“So Eun,perkenalkan dia Kim Bum oppa,kakak sepupuku dari pihak ibu dan oppa,ini Kim So Eun,sahabatku”kata Jin Hee riang saling memperkenalkan keduanya.

Kedua insan itu kini tersenyum.Saling berjabat tangan dan tanpa disadari teriakan Jin Hee yang menggelegar membuat keduanya harus kembali ke alam nyata.

“Kalian berdua saling menyukai yaa?”goda Jin Hee kepada keduanya.Kedua orang yang ditunjuk pun langsung mengalihkan pandangan ke arah lain—asal jangan ke arah Jin Hee tentu saja.

 

ΘShampoo LoveΘ

 

Dua minggu setelah pertemuan kedua insan yang sedang dimabuk cinta—Kim Bum dan Kim So Eun,mereka menjadi sangat dekat.Tiap hari selalu berkirim pesan walau hanya sekadar menanyakan kabar atau apapun—sudah makan belum,sudah mandi belum ya mungkin begitulah.Berkirim pesan pun tidak cukup untuk mereka,saling memfollow akun twitter adalah salah satu solusinya.Seperti di hari minggu yang cerah ini.Kim So Eun yang tadi malam tidur pukul 11 malam untuk menonton KBS2TV Crazy-Crazy That’s Me! Yang mungkin hostnya bisa membuat semua gadis pingsan dan mimisan di tempat,Choi Minho SHINee dan seorang artis Indonesia yang sekitar tiga bulan ini mulai naik daun di publik Korea Selatan,Pevita Cleo Ellien Pearce.

Seperti biasa dan memang sudah kebiasaan So Eun untuk membuka akun twitternya sesaat setelah bangun tidur—tidak seperti gadis lain,setelah bangun,membersihkan tempat tidur,mandi dan melanjutkan aktivitas penting lainnya.

Home | Replies | Retweets |

Directs

Update

12th February 2011

khoos@ DM FAV RT 2 min

ago

@lee_minho I love you hun J

from TweetDeck in reply to

lee_minho

jinhee_baek@ DM FAV RT

3 min ago

Sayang kamu juga #lebe RT

@TaeminGanteng: sayang kamu

anak baik😀 from Twitter for

Nexian®

kimbeom@ DM FAV RT 5 min

ago

@kimso_ cek DM yah J from

Twitter for iPhone in reply to

kimso_

minhochoi@ DM FAV RT 6 min

ago

bangun,mandi terus ketemu

@pevpearce ahhh~~yuhui from

Kolornya Onew in reply to

pevpearce

Older 9

kimso_ | Home | Settings |

Logout

Gadis manis ini lalu tersenyum melihat timeline baris ketiga dari Kim Bum.Dengan ceria So Eun meng-klik DM dan langsung membuka pesan ‘tersembunyi’ dari sang pujaan hati—calon maksudnya.

Home | Replies | Retweets |

Directs

Create | Inbox | Sent

12th February 2011

kimbeom DM DEL 05:34

Hei So Eun! Nanti kencan

yuukk.Kutunggu di taman

kota ya😀

PS : PUKUL 08:00 DAN

KAU HARUS DANDAN

CANTIK J

Older 9

kimso_ | Home | Settings |

Logout

Dan tanpa diduga,kini So Eun telah meninggalkan semuanya.Handphone yang masih online,kamar berantakan.Pergi melesat ke kamar mandi dan wussss—berdandan cantik untuk menemui sang pria pujaan.

 

ΘShampoo LoveΘ

Seorang gadis terlihat sangat cantik dengan kaus bermotif zebra dan rok diatas lutut dengan sepasang high heels terpasang di kaki-kaki mulusnya.Dengan rambut tergerai indah—dan bau harum stroberi Shake’o—tentu saja.Menguar menelusuri indera penciuman orang-orang yang dilewati So Eun,membuat mereka terdiam sejenak meninggalkan aktivitas mereka hanya untuk mencium wangi stroberi rambut So Eun—betapa berlebihannya mereka.

Sesaat setelah sampai di taman tempatnya untuk kencan—pertama kalinya,So Eun mengedarkan pandangannya ke seluruh area taman dan didapatinya sang teman kencan—Kim Bum tengah menggandeng seorang gadis—err wanita tepatnya,sepertinya berusia sekitar 30-tahunan dengan sayang atau mungkin—bisa dibilang mesra,eeh.

Setetes demi setetes buliran air mata jatuh di pangkuan So Eun.Dengan sekujur tubuhnya yang melemas—entah kenapa,dia berlari dan terus berlari.Dia mungkin sudah sedikit menyadari akan sebuah ‘rasa’ cemburu pada pria itu—Kim Bum tepatnya.

Di taman,Kim Bum terus gelisah.Menunggu adalah hal yang paling dia benci semenjak dulu.tetapi hari ini lain ceritanya.Yang dia tunggu kali ini adalah Kim So Eun—gadis cantik yang sudah mulai merebut hatinya sejak pertama bertemu.ya-well mungkin berlebihan tapi itu kenyataannya.

“Kim Bum sayang.Mana dia?lama sekali…kasihan ayah,pulang pagi malah ditinggal sendirian di rumah…”keluhan wanita cantik di samping Kim Bum membangunkan ilusinya tentang Kim So Eun.

“Baiklah kalau begitu.Ayo!”Dengan setengah semangatnya yang hilang,Kim Bum menggandeng wanita itu.Berjalan menyusuri trotoar yang ramai akan canda tawa keluarga yang menghabiskan libur panjang di hari yang cerah ini dengan pergi ke taman.Berbeda dengannya yang terlihat lesu dan menyedihkan.

 

 

ΘShampoo LoveΘ

 

Malam yang cerah hari ini,tentunya karena diterangi oleh bulan dan ribuan bintang yang bertaburan membuat So Eun kembali termangu sedih untuk yang kesekian kalinya—well mungkin sudah yang ketujuh kalinya untuk hari ini.Dan hampir saja tadi siang dia tertabrak bus kalau saja Jin Hee tak menariknya ke trotoar—sungguh pengalaman yang mematikan.

Besok adalah hari yang mengesalkan menurutnya—14 Februari ,hari valentine dan ooh—tentu saja dia masih belum mempunyai kekasih untuk dipamerkan pada ayah dan ibunya di Busan.Dan kemarin adalah hari bersejarah dimana dia akan mendapatkan kekasih—mungkin namun gagal karena pria pujaannya menggandeng wanita cantik dengan mesra,sangat mesra malah.Dan tanpa terasa,malam yang dingin membuat So Eun tertidur dengan badan masih terduduk di kursi belajarnya.

“Ya!So Eun bangun!Ayo kita beli coklat!”suara menggelegar khas milik Jin Hee membangunkan So Eun dari tidurnya yang tak nyaman—karena tidur di kursi belajar,mungkin.Dengan kepala masih pusing dia berjalan dengan linglung menuju pintu apartemen dan dibukanya dengan sangat malas.

“Ini masih pagi Jin Hee…kau tak kasihan dengan temanmu yang malang ini?”Tanya So Eun sambil mengarahkan jari telunjuknya ke arah wajahnya yang masih sangat kusut.

“Kau ini,cepat mandi!Bau sekali nafasmu itu!”kata Jin Hee sambil menutup hidung mancungnya.

Tanpa membalas perkataan Jin Hee yang super pedas,So Eun segera pergi ke kamar mandi,menyegarkan tubuhnya dan tentunya menggosok gigi dengan kilat.Dan tak lama kemudian mungkin sekitar 15 menit So Eun sudah ada di depan Jin Hee yang sedang menonton televise,lengkap dengan alat tulis di kedua tangannya.

“So Eun?kau mandi bebek ya?cepat sekali!”sembur Jin Hee dengan wajah heran.

So Eun hanya tersenyum lebar mengiyakan dan dengan secepat kilat,Jin Hee saat itu juga menarik tangan So Eun dan bergegas pergi ke minimarket untuk membeli coklat incarannya.

Jin Hee sedang sibuk memilih coklat Chocshick yang berukuran jumbo atau sedang dan di sampingnya sahabat seperjuangannya malah sibuk menggambar bentuk coklat-coklat yang hari itu dijual dengan diskon yang menggiurkan.

“Menurutmu,Taemin lebih suka yang jumbo atau yang sedang So Eun?”Tanya Jin Hee sambil menghitung –jumbo-sedang-jumbo-sedang- dengan kancing baju—lagi namun kali ini dia menggunakan kancing bajunya sendiri.Yang ditanya malah bengong melihat tingkah aneh sahabatnya dan tanpa banyak gerakan,dia menunjuk yang jumbo dan segera berjalan ke arah lain untuk menggambar coklat yang lebih mahal.

Kedua gadis cantik yang sedari tadi berada di dalam minimarket akhirnya keluar juga.Yang satu membawa alat tulis dan yang satunya lagi membawa seplastik coklat aneka merk—katanya yang satu untuk Lee Taemin,pacarnya yang kuliah di Suwon University dan sisanya untuk dimakan dirinya sendiri,sepertinya gadis ini maniak coklat.Mereka berjalan dengan riang ke arah kiri jalan.Sampai So Eun membuka percakapan,

“Jin Hee,kita mau kemana sih?”

“Sudah diam saja!Pokoknya kau harus ikut aku!TITIK!”Lagi-lagi teriakan Jin Hee membuat So Eun diam seketika.Menurut pada gadis yang lebih muda 2 tahun darinya adalah solusi terbaik.

ΘShampoo LoveΘ

 

“Annyeonghaseyo!” teriakan Jin Hee dan So Eun tak juga membuat pemilik rumah menampakkan batang hidungnya.Dengan langkah gontai,karena tadi So Eun kelelahan berjalan sejauh 1,5 km dia berjalan ke arah kursi di teras rumah mungil yang rapi itu.Mendudukkan diri di kursi adalah hal yang paling nikmat saat ini.Jin Hee yang melihat perilaku sahabatnya langsung menarik So Eun dengan kasar ke depan pintu dan dengan bersamaan pintu pun dibuka oleh sang pemilik rumah.Dan—

CUP!

Keadaan So Eun kini sangat memprihatinkan.Badannya menindih sang pemilik rumah dan celakanya bibirnya kini bersentuhan dengan bibir yang terasa manis tapi sedikit pedas.Sudah sekitar 10 menit keadaan itu tak berubah sampai Jin Hee berkata,

“Kalian kalau mau berciuman jangan disini dong…ada aku nih!”katanya pura-pura marah sambil memanyunkan bibir.

So Eun yang sudah sadar duluan pun bangun dan wajahnya memerah saat bertatapan dengan pemilik rumah yang ternyata sepupu Jin Hee—siapa lagi kalau bukan Kim Bum.Sama saja dengan So Eun,wajah Kim Bum terasa panas saat melihat wajah cantik So Eun di depannya.Apalagi beberapa menit yang lalu mereka baru berciuman dengan rasa manis pedas-jahe mungkin.

Jin Hee dengan seenaknya segera duduk dengan tidak sopannya di sofa ruang tamu rumah tersebut.So Eun pun masih berdiri dan Kim Bum hanya bisa menggeleng melihat sepupunya yang kini sudah memakan cemilan di meja ruang tamu.Dengan canggung,Kim Bum mempersilahkan So Eun duduk.

“Ya!Baek Jin Hee!jadi anak yang sopan dong…kasihan Kim Bum punya sepupu sepertimu!”omel So Eun sambil menggembungkan pipinya.

“Biarin yee!Aku sudah biasa kok kayak gini!”balas Jin Hee sambil mengambil cemilan ke-20nya.

Kim Bum tertawa melihat pertengkaran kedua sahabat itu.Dengan sedikit tepukan di kepala keduanya,Kim Bum berhasil membuat tenang suasana.

“Hmm…So Eun,kenapa waktu itu kau tak datang ke taman?”tanpa diduga Kim Bum bertanya hal itu yang membuat Jin Hee berhenti memakan cemilannya.

“Maafkan aku…waktu itu aku melihatmu bersama dengan seorang wanita cantik.Jadi aku tak mau mengganggu kalian.”jelas So Eun dengan wajah tertunduk lesu.

Kim Bum dan Jin Hee bertatapan.Sepersekian menit kemudian keduanya tertawa terbahak-bahak.So Eun hanya diam bengong melihat mereka berdua.

“So Eun,itu yang kau lihat Kim Sun Ah ahjumma.Beliau ibunya Kim Bum oppa tau!”kata Jin Hee sambil menahan tawanya.Hah?Ibunya?cantik sekali,inner So Eun bekerja dengan sangat lambat menangkap perkataan Jin Hee.Dengan segenap keingintahuannya,dia bertanya,

“Kalian bohong!Masa’ ibunya Kim Bum masih muda banget?aku jadi bingung nih…”So Eun terus saja mengelak bahwa wanita cantik itu adalah ibu Kim Bum.Tak mungkin sekali.

Melihat So Eun yang masih terlihat linglung seperti tadi,Kim Bum lalu membawa gadis itu keluar dari rumah dan pergi ke taman mungil di samping rumahnya.Diajaknya duduk So Eun di rerumputan yang basah,menghirup udara asri di tempat itu dan digenggamnya tangan kanan So Eun dengan erat,menciumnya dengan lembut.Hingga So Eun yang masih bingung membuka pertanyaaan,

“Kim Bum,benarkah wanita itu ibumu?”lagi-lagi pertanyaan So Eun itu membuat pria di sampingnya tersenyum.

“Masih terlihat muda dan cantik ya?Ibuku memang awet muda So Eun…”jawab Kim Bum dengan PD-nya.

So Eun tersenyum.Kenapa dia tak percaya dari tadi ya?Dan bodohnya kenapa dulu dia harus lari duluan,setidaknya menemui Kim Bum dahulu adalah pilihan yang terbaik.Kedua tangannya kini terasa sangat hangat.Pegangan tangan pria tampan di sampingnya sungguh membuatnya nyaman.Dan yang terjadi kemudian adalah sepasang bibir bertautan.Merasakan rasa manis bercampur pedas untuk yang kedua kalinya.Tetapi tidak seperti tadi yang tidak sengaja.—dan canggung tentunya.

“So Eun sayang.Ayo ke dalam!”ajak sang pria sambil terus menggandeng kekasih barunya—upss kekasih pertama dan terakhirnya,semoga.

“Ayo!”jawab gadis manisnya dengan semangat.

Sepasang kekasih itu kemudian berjalan menuju ke dalam rumah.Sesampainya di dalam,mereka mendapati Jin Hee sedang tidur-tiduran di atas pangkuan wanita cantik yang tengah meminum segelas minuman aneh—menurut So Eun.So Eun tersenyum pada wanita itu—Kim Sun Ah.Oh,ini ya ibunya Kim Bum cantik sekali.Gadis chubby itu terlihat sangat mengagumi ibu kekasihnya.Dan kemudian—

“Kau So Eun ya?cantik sekali.Sini duduk di dekatku.”ajakan ibu Kim Bum segera diterimanya.Dengan jahil dia mengusap-usap rambut Jin Hee membuat sepupu kekasihnya itu meninju lengan So Eun,tapi tak cukup kuat untuk merobohkan tangan Kim Bum yang telah menghalangi niatnya yang pertama.Kim Sun Ah tersenyum melihat tingkah ketiganya.Dengan suara keras,wanita itu mengajak So Eun meminum minuman aneh tadi yang masih ada satu gelas utuh di atas meja.

“So Eun,minumlah.Ini minuman jahe sangat bagus untuk kesehatan.”

So Eun tercengang,jadi rasa bibir Kim Bum tadi memang benar rasa jahe.Diambilnya gelas tadi dan dengan segera meminumnya.Segar—satu kata untuk minuman ini.Ibu Kim Bum dan Jin Hee tersenyum lebar melihat So Eun sangat menikmatinya.Kemana Kim Bum? Oh,dia dari tadi sudah melesat pergi untuk mandi dan keramas.Meninggalkan Kim Sun Ah,ibunya dengan So Eun yang sudah mulai membicarakan kesukaan mereka yang sama,shampoo Shake’o.

20 menit kemudian,Kim Bum telah kembali ke ruang tamu dengan rambut yang masih basah namun sudah tersisir rapi.Dan dia menggelengkan kepala saat melihat kekasihnya dan ibunya masih saja membicarakan Shake’o wangi terbaru—jambu sedangkan sepupunya masih saja mengunyah makanan tapi kali ini bukan cemilan melainkan coklat batangan ukuran jumbo.Coklat itu mengingatkannya pada hari ini.Ya!Hari ini valentine dan pacarnya tak memberikan coklat coklat padanya,oh tidak.

“So Eun,kau tak memberikan coklat padaku?”Tanya Kim Bum to the point.

So Eun segera menghentikan percakapannya dengan ibu Kim Bum dan mengalihkan pandangannya ke arah Jin Hee dengan arti-bagaimana-ini-aku-tak-beli-coklat-.Jin Hee yang langsung mengerti keadaan pun langsung menyelipkan satu buah coklat Chocshick ukuran sedang di kedua tangan So Eun.Dan dengan senyum lebar So Eun menyerahkan coklat itu pada Kim Bum,”Ini!”

Pria tampan itu kemudian memeluk kekasihnya dan mengucapkan ‘terimakasih’ langsung di telinga So Eun dengan lembut.Membuat gadisnya terasa geli merasakan hembusan nafas Kim Bum.

Keduanya langsung duduk di samping Kim Sun Ah yang masih saja mau mengajak So Eun mengobrol tentang Shake’o.Dengan senang hati So Eun terus menanggapi ocehan calon mertuanya itu.Sampai sebuah suara menyela percakapan mereka—

“Well—Shake’o wangi jahe sangat enak yaa!”suara Kim Bum yang keras mengagetkan ketiganya—termasuk Jin Hee.

“???????????????????”

 

 

END

 

 

TWITTER : @BINIASLIMINHO

BLOG : http://koreanlebe.wordpress.com

 

 

 

Buka page Question & Answer apabila ada yang ingin ditanyakan
Buka dan isi data kalian di page Mates untuk perkenalan dan berkenalan dengan mates/reader yang lain
Lihat page How To Join untuk mengetahui bagaimana cara mengirim ff
Buka Library (sequel or one shoot) untuk melihat ff yang sudah dipost
Buka http://bumssoindo.wordpress.com untuk mengetahui news terbaru dari Kim Bum dan Kim So Eun
Follow our new twitter @bumssoindo dan mention saja bila ada yang ingin kalian tanyakan (usahakan untuk tidak menanyakan masalah privasi Kim Bum dan Kim So Eun ^^) *fans Korea sangat menjaga privasi artis mereka*
Like Kim Bum dan Kim So Eun fanbase on facebook BUMSSO INDONESIA

 

P.S.: please…… no bashing, no spaming, no hotlink !! ^^

NB: JANGAN COPY-PASTE FF YANG ADA DI SINI TANPA SEIZIN AUTHOR DAN ADMIN DI SINI… APALAGI SAMPAI TIDAK MENCANTUMKAN NAMA AUTHOR DAN SUMBERNYA

Tags: ,

About bumssoindo

We are fanbase of BUMSSO (Kim Bum and Kim So Eun) from Indonesia

41 responses to “[FF Special Project] Shampoo Love”

  1. Mii-kun says :

    Hwaaaaaaaa…….kerennn ~~
    Cekikikan baca FF ini………… ^^
    Seru-seru-seru………………..
    Baru kali ini baca FF yg lain daripada yg lain……….
    Two thumbs up for author……… ^^

  2. Wie says :

    Wah,keren bgt!! q sukaaaaa bgt!!hehe

  3. Eun Reyy says :

    haha…luchu… i like it..

  4. Ina BeQi Soeulmates says :

    woaaaaaaahhhhh kerreeeeennnnnnnn…
    suka suka suka..
    lucu juga yaaaa.
    hahaha…
    KEREENNNNN^^

  5. monik says :

    bagusss…..!!

  6. puput bumso says :

    wkwkwkwk keren,lucu…….
    bagus,bagus,bagus…..

  7. laras says :

    Kocak abiss..
    wuahaha :p
    ada apa shampo wangi jahe :p

  8. rosiyani 'oci' says :

    huahahaha lucu nih…. cinta gara2 shampo , dikirain itu awalnya bum hanya alesa doang kalo shampo itu buat ibunya biar dapetin tu sampo, ternyata bnrn ibunya bum pake shampo yang sama ma eunnie, haha😀
    bagusssss cerita dan tentu saya suka suka suka🙂

  9. pucha says :

    annyooooooongggg authorrrrrrrr

    wuaaaaaaaa suka..suka..suka..
    gud job q^^p

    huaaaa berawal dari sebuah shampo,,turun ke hati heheehe
    ceritanya manis,,ngk muter2,,pokoknya suka..:D
    iyu endingnya maksudnya kim bum pake shampo jahe sama kyk yg di minum soeun yah hahaha

    gomawo
    _bow_

  10. merli bumssoeul says :

    Anyeong ..
    aku suka ceritanya menarik , simple tapi romantis !
    aku ngerti tuh maksud kim bum shampo O shake rasa jahe , dasar kim bum hahahaha

  11. Anna says :

    Luchuuu,,,seruuu,,,and kerennn!!!

  12. Aya is Sunshine says :

    waah . ni FF lain drpd yg lain deeh ..

    bagus . baguus ..
    ku tunggu karya selanjutnya ..

    btw . ni author orang mana?

  13. Atin says :

    Hahaha.lucu seru,romantissss…
    Wah maksudnya kim bum tu pake shampo tp bayangin ciumannya ma so eun y,jd shampo rasa jahe..haha *plakk

  14. Amalia'SoEul'Lova says :

    So Sweett bgt..
    Ampe Senyum GaJe di klz..
    Hhoho..
    Shampoo Rasa Jahe?? Wiww, ngakak saya..

  15. RiriAngels says :

    AAAAAAA KEREEEEEEEEEN😄
    RIRI SUKA HAHAHA
    shake’o wangi jahe??
    Hahaha
    keren aaah haha cinta yg di mulai dari sebotol shampo hohoho
    mantap lahh haha

  16. eha love eun bum says :

    kerenz…………….
    sist

  17. negista says :

    satu kata
    KEREN..
    mantap…..

    selamat!!!!!!!

  18. dini ramadhani says :

    shampoo aroma jahe?hahahah bisa bersin bersin saiia kalo dekat ma si pemakai
    btw ceritanya sederhana tp cukup terbawa*bahasana*keren
    dtunggu karyamu selanjutnya

  19. Widie Fransisca says :

    Kerenn….
    hwhwhwww…..
    ada ada aja tu si KB…
    wkwkwkwkkk

    Fighting wat FF n OS slanjutnya…

  20. min so eun cinta bumsso says :

    kerennnnnnnnnnnnnn
    *sampe jebol*
    hebat2
    tpi aku msh gak nyambung artis dri shampo love itu apa y heheheh
    *bodoh*

  21. cucancie says :

    Seru ceritanya….tp apa y maksud kimbum td?!

  22. siyonmelbum adita haruma says :

    Jiahaha….
    Bener bener lucu ya. . .
    Wkwk ~
    Authornya emang gokilll. . . . .
    Ngakak-guling guling bacanya

  23. Mia says :

    Udah dpt restu tuh

  24. Femilda nengsih says :

    Aduh ibu bumppa awet muda keren sampai bikin so cemburu…

  25. Kimzy1013 (Hazmi Member) says :

    Hahaha.. Gr2 shampoo jdi fall in love deh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: