[FF Special Project] Purple Rose In Valentine Day

Author             : Retno Myaniezasia

Main Cast        : Kim So Eun, Kim Bum

Cast                 : Park Jin Hee, Park Shin Hye,

Genre              : Romantic

Type                : One Shoot

 

 

 

Aku terus memandang kalender yang ada di atas meja kerjaku. Sebuah coretan berwarna pink tepat di tanggal 14. 14 Februari. Dua minggu lagi akan ada hari valentine. Aku pun menatap kosong. Melihat teman-temanku yang masih cerianya dan lebih bahagia. Tentu saja, karena hampir mereka semua sudah memiliki kekasih.

“Hei, Kim So Eun. Kau melamun lagi?”

Aku menoleh, menatap siapa yang berbicara denganku. Ternyata Park Jin Hee, si nenek lampir yang menyebalkan. Aku tidak menyukainya, karena dia selalu menyindirku dan selalu memamerkan kekasihnya yang katanya sangat tampan dan kaya. Aku pun membuang muka dengan malasnya.

“Hei.. Aku sedang berbicara denganmu. Kenapa kau malah cuek? Ah! Aku tau, pasti sampai saat ini kau belum ada kekasih ya? Wah… kasihan sekali. Padahal dua minggu lagi hari valentine….”

Aku tidak tahan mendengar ocehannya yang tidak begitu penting. Aku pun langsung beranjak dari kursiku.

“Memangnya kenapa?”kataku cuek sambil berlalu hingga Jin Hee pun tersenyum kecut melihat sikapku yang ketus.

 

*****

 

Namaku Kim So Eun. Seorang wanita yang berusia 24 tahun sedang mencari cinta sejati. Aku tidak memiliki kekasih selama 3 tahun setelah diputus mantanku. Selama 3 tahun ini, aku selalu merasa pesimis dengan tanggal 14 Februari. Karena kami putus tepat di hari valentine. Dia memutuskanku hanya karena aku terlalu sibuk. Memang aku akui, aku memiliki ego dalam karirku, aku yang bekerja di bagian pertelevisian. Tetapi bukankah dia bilang bahwa dia mengerti dengan pekerjaanku ini? Tetapi kenapa dia mengingkarinya? Sudahlah, aku melupakannya saja. Aku berharap di hari itu, aku bisa memiliki kekasih. Namun entah ini nasib atau memang selalu sial, selama 3 tahun berturut-turut tidak ada pria yang mendekatiku. Jika ada yang mendekatiku, mungkin hanya dimanfaatkan atau hanya berteman. Aku juga mempunyai impian, ingin menikah di usia 25 tahun. Tetapi hanya satu tahun cukup mustahil aku mendapatkan pria yang diimpikan.

 

*****

 

Aku segera mencari seseorang yang sudah lama kurindukan. Sahabatku yang paling tercinta. Aku yang berada di terminal bus hanya bisa terdiam menunggu kemunculannya. Tidak butuh waktu lama, sebuah mobil sedan putih pun berhenti tepat didepanku. Aku mengernyitkan keningku.

Siapa yang ada didalam mobil itu? Pemilik mobil itu pun keluar dan segera menyambutku.

“Kim So Eun!?”teriaknya sambil memelukku dengan cepat. Aku hanya bisa terdiam bingung. Wanita cantik dan langsing yang mengenakan dress putih yang mempesonakan. Dia pun melepaskan pelukannya dan menatapku dengan aneh.

“Yah..! So Eun, kenapa kau diam saja?”tanyanya sambil melambaikan tangannya di wajahku.

“Maaf, kau siapa?”tanyaku. Dia langsung tertawa lucu mendengar pertanyaanku ini.

“Hahaha… So Eun! Kau tidak ingat aku? Ini aku, Park Shin Hye! Si Chubby Shin!”

“Park Shin Hye? Chubby Shin? Sahabatku?” aku masih menatap tidak percaya. Dia mengangguk.

“Ta.. tapi… penampilanmu…” Seingatku, Park Shin Hye seorang Chubby Shin karena memiliki tubuh gemuk. Setelah 5 tahun tidak berjumpa, aku tidak menyangka dia berubah begitu drastis.

“Kau kaget kan dengan penampilan baruku? Tidak sia-sia aku melakukan diet selama 5 tahun.”jawabnya dengan ceria. Penampilannya memang berubah, tetapi aku bersyukur sifatnya masih tetap dengan yang dulu. Yang selalu ceria.

“Ya. Aku turut bahagia untukmu. Syukurlah, kau berhasil menurunkan berat badanmu.”ucapku dengan senang. Dia tersenyum. Senyuman yang masih sama seperti yang dulu. Syukurlah, dia memang tidak pernah berubah.

“Ah iya, So Eun! Ayo kita pergi. Aku mau memperkenalkan temanku.”

“Hah?” Belum sempat aku bertanya, Shin Hye langsung menarikku dan memaksaku masuk ke dalam mobilnya.

 

*****

 

Aku memandang gedung itu. Gedung yang cukup besar dan penuh dengan bunga di terasnya. Entah apa yang akan dilakukan Shin Hye mengajakku di Toko Bunga ini. Yang aku tahu, dia bilang akan memperkenalkan temannya kepadaku.

“Ayo, So Eun. Kita masuk.”ucap Shin Hye sambil menarikku setelah selesai memarkirkan mobilnya. Aku dan Shin Hye pun masuk ke dalam Toko Bunga itu. Aku terpukau melihat bunga-bunga yang menghiasi ruangan dengan indahnya. Toko bunga ini sangat berbeda dengan toko bunga yang pernah aku temui di tempat yang lain. Ada pot bunga yang didekorasi secara sederhana tetapi memberi kesan mewah. Aku tidak bisa berhenti kagum melihatnya. Langkahku terhenti mengikuti Shin Hye yang juga berhenti. Shin Hye menemukan sosok orang yang dicarinya.

“Kim Sang Bum!?”teriaknya. Aku pun menoleh, mengikuti arah pandangan Shin Hye. Seorang pria membalikkan badannya. Dia tersenyum kepada Shin Hye yang memanggilnya. Sedangkan aku hanya terpesona melihatnya. Pria itu sangat tampan. Memakai kemeja biru dan syal. Dia menyapa Shin Hye dengan ramah dan tampan. Mataku tidak bisa berhenti menatapnya.

“Shin Hye, akhirnya kau datang.”

“Tentu saja, Kim Bum. Aku kan tidak ingkar janji. Oh iya, aku ingin memperkenalkan sahabatku.”ucap Shin Hye sambil menarik lenganku. Kim Bum mengalihkan pandangannya ke arahku. Mata kami pun beradu. Aku masih menatapnya dengan penuh pesona.

“Kenalkan namanya Kim So Eun. Sahabat SMAku yang paling terbaik. So Eun, perkenalkan dia namanya Kim Sang Bum.”

“Salam kenal.”sapa Kim Bum. Aku langsung tersadar dari lamunanku. Aku pun mengangguk memberi salam kepadanya.

“Oh iya, So Eun. Dia ini pemilik toko bunga ini.”jelas Shin Hye.

“Sungguh? Tetapi bagaimana bisa, seorang pria bisa mendekorasi bunga-bunga ini? Sungguh hebat!”ucapku tanpa sadar. Kim Bum pun tersenyum geli. Aku yang menyadari keanehan dalam perkataanku hanya bisa menunduk malu. Mukaku memerah ditambah lagi Shin Hye pun ikut tersenyum lucu.

“Ah, tunggu sebentar.” Kim Bum membalikkan badannya, berlari menuju entah ke ruangan mana. Tidak lama, dia pun kembali dengan kedua buket bunga yang dibawanya. Kim Bum memberikan buket bunga mawar merah kepada Shin Hye. Sedangkan buket bunga mawar ungu diberikan untukku. Aku menatap terkejut dengan buket bunga yang kupegang. Mawar ungu? Kenapa dia tidak memberikanku mawar yang sama dengan Shin Hye, mawar merah? Sejujurnya aku bukan membenci warna ungu. Namun aku tidak menyukai warna itu, karena yang pernah aku dengar mawar ungu itu melambangkan warna untuk wanita yang sudah janda. Apakah aku terlihat seperti pernah menikah dan janda?

“Kenapa? Kau tidak menyukainya?”tanya Kim Bum. Rupanya dia menyadari ekspresiku yang sedikit aneh. Aku pun menggeleng.

“Tidak. Aku menyukainya. Aku hanya terkejut. Baru kali ini aku mendapat mawar ungu. Sungguh unik.”jawabku sambil tersenyum berusaha menyembunyikan rasa ketidaksukaanku kepada mawar ungu ini.

“Yah… Kim Bum. Kenapa kau malah memberikannya mawar ungu? So Eun, ayo kita tukeran mawar ini.”protes Shin Hye menunjukkan bunga yang kupegang. Aku mengerti alasan Shin Hye protes. Karena dia sangat menyukai warna ungu. Aku pernah pergi kerumahnya. Aku begitu takjub melihat kamar Shin Hye yang full berwarna ungu. Aku pernah bertanya kepadanya kenapa dia begitu menyukai warna ungu. Dia menjawab begitu semangat, ‘karena ungu adalah warna kedamaian’.

“Tidak boleh, Shin Hye.” Kim Bum menghalangi tangan Shin Hye yang hendak mengambil bunga yang ada digenggamanku.

“Kenapa? Kau tahu kan kalau aku menyukai warna ungu.” Shin Hye masih protes.

“Pokoknya tidak boleh. Sudah syukur aku memberikanmu bunga mawar merah secara gratis.”

“Hei, kau….”

Aku masih menonton adu mulut mereka. Mereka sungguh lucu. Mungkin Shin Hye sudah berteman lama dengan Kim Bum. Tetapi aku sepakat dengan Shin Hye. Aku ingin sekali menukar dengan mawar merah milik Shin Hye. Aku menyukai mawar merah, karena itu terlihat sangat romantis.

“Sudah… Sudah… Tidak enak dilihat pelangganku. Yang pastinya, Shin Hye. Kau harus menerima mawar merah itu.”ngotot Kim Bum. Shin Hye hanya bisa cemberut.

“Ayo, kita ke ruanganku. Kita akan mengobrol disana.”ajak Kim Bum sambil merangkul Shin Hye.

“Ayo, So Eun.” Dia memandangku dengan senyumannya yang menawan. Aku pun mengikutinya.

 

*****

 

Aku begitu terperanjat mendengar perkataan manajer. Apa aku tidak salah dengar? Aku jadi panitia pesta valentine? Padahal aku bekerja di bagian balik layar pertelevisian. Tetapi kenapa aku mesti jadi MC pesta valentine?

“Jin Hee yang merekomendasikanmu kalau kau terlihat begitu pandai menjadi MC, apalagi kau tidak ada kekasih. Aku yakin kau pasti bisa konsentrasi dan menyukseskan pesta valentine yang akan dilaksanakan seminggu lagi.”

Apa?! Jin Hee. Si Nenek Lampir itu beraksi lagi. Padahal aku mesti bersantai. Jika bekerja, aku pun bisa tenang di belakang layar tanpa mencemaskan kesendirianku –walaupun bukan hanya aku saja yang sedang sendiri-. Rupanya dia sudah merencanakan hal ini, ingin membuatku merasa iri dengan kemesraannya dengan kekasihnya. Sungguh menyebalkan.

“Baiklah. Saya permisi.” Aku menunduk, lalu keluar dari ruangannya.

“PARK JIN HEE…!! Awas kau ya!?”gumamku dengan kesalnya.

 

*****

 

Aku terus melihat-lihat bunga yang tertata rapi di lantai. Suasana yang begitu nyaman dan indah, tidak salah banyak pelanggan yang membeli bunga di Toko Bunga ini. Belakangan ini, aku sering mengunjungi Toko Bunga milik Kim Bum. Tentunya ingin menemuinya. Karena aku jatuh cinta dengannya. Aku sangat menyukai kepribadiannya yang begitu ramah, walaupun kadang aku suka canggung didepannya. Tetapi apakah dia juga menyukaiku?

“So Eun. Kau datang lagi?”tanya Kim Bum yang sudah muncul dibelakangku. Aku terkejut sambil membalikkan badanku. Aku tersenyum untuk menghilangkan kegugupanku.

“Iya. Kali ini aku datang untuk membeli bunga.”

“Kau mau beli bunga?”

“Iya. Untuk pesta valentine nanti.”

“Oh, begitu. Butuh bunga apa?”

“Aku butuh bunga mawar merah, pink, dan putih. Ada kan?”

“Tentu saja. Akan aku persiapkan pesananmu. Barang-barangnya akan segera tiba sebelum acara valentine dimulai.”

“Sungguh? Kalau begitu terima kasih. Aku akan menunggu barangnya.”

Aku pun hendak keluar, namun Kim Bum menahanku.

“Tunggu. Ada yang mau aku berikan kepadamu.”

“Apa?”

Kim Bum langsung berlari menuju ke pojokan. Dia mengambil beberapa tangkai bunga, lalu dibungkusnya menjadi buket bunga yang cantik. Kemudian dia kembali ke tempatku.

“Ini untukmu.”ucapnya sambil menyerahkan buket bunga kepadaku. Aku pun menerimanya dengan ekspresi datar.

“Mawar ungu lagi?”batinku yang sedikit kecewa. Setiap aku berkunjung ke tokonya. Selalu saja memberiku mawar ungu. Tidak pernah diberi bunga yang lain bahkan mawar dengan warna yang berbeda. Apa mawar ungu adalah warna favoritnya? Atau dia bermaksud menyindirku yang masih sendirian? Aku mulai merasa sedikit kesal dengan Kim Bum. Aku melihat Kim Bum sibuk melayani pelanggannya.

Tetapi senyumannya yang menyejukkan itu telah meredam kekecewaan hatiku. Setidaknya, dia masih memberiku mawar daripada tidak sama sekali. Aku pun keluar dari tokonya dengan hatiku yang kembali riang.

 

*****

 

“Bunga tulip yang berwarna ungu?”tanya Kim Bum ulang saat mendengar permintaan pelanggannya yang seorang wanita.

“Iya. Sebentar lagi hari valentine. Aku ingin beli bunga tulip berwarna ungu. Karena itu adalah bunga favoritku. Apalagi setelah suamiku meninggal.”

“Oh… berarti Anda janda ya? Uhm… Tapi adanya bunga mawar ungu. Bagaimana dengan mawar ungu? Mawar ungu sangat cocok untuk menghilangkan kesepian Anda yang sudah janda. Apalagi bisa mengingat kenangan saat Anda bertemu dengan suami Anda.”

“Sepertinya unik. Baiklah, aku ambil itu.”

“Baiklah, akan saya carikan.”ucap Kim Bum menuju ke arah lain, mencari bunga mawar ungu.

Aku hanya bisa terpaku tidak percaya dengan apa yang kudengar. Aku yang berada di depan pintu Toko Bunga. Aku baru saja mengunjungi Kim Bum untuk memastikan pesananku. Seperti biasa, setelah urusanku selesai. Tidak lupa, dia memberikanku mawar ungu. Namun kini, aku tidak sengaja mendengar pembicaraan mereka. Aku pun memperhatikan buket bunga yang kupegang. Mawar ungu. Sepertinya dia memang sedang menyindirku. Itukah alasannya dia selalu memberiku mawar ungu. Aku langsung keluar dengan kecewanya. Aku makin emosi di jalanan. Aku melihat sebuah kotak sampah di samping lalu lintas. Tidak segan-segan, aku langsung membuang bunga mawar ungu pemberian Kim Bum. Kemudian aku hendak pergi menuju ke apartemenku. Namun langkahku terhenti.

Aku pun jadi ragu. Aku menatap mawar ungu yang terletak di kotak sampah. Aku hampir menangis. Rasanya aku begitu tidak tega melihat mawar ungu yang sudah didekorasi begitu cantiknya juga pemberian dari Kim Bum. Akhirnya kuputuskan kembali lagi dan mengambil bunga mawar ungu itu. Kudekap bunga itu dengan erat untuk menenangkan tangisanku yang mulai tidak terkendali.

 

*****

 

Tanggal 14 Februari telah tiba. Pesta valentine pun telah dimulai. Pesta valentine ini adalah acara tertutup. Acara ini bertujuan untuk merayakan hari valentine bersama para karyawan yang bekerja di bagian pertelevisian. Aku pun melaksanakan tugasku sebagai MC bersama rekanku, Nich Khun. Walaupun sedikit gugup. Aku harus tetap semangat. Hingga ke sesi acara pasangan paling serasi. Entah kenapa aku merasa gelisah. Apalagi saat aku melihat Jin Hee yang sedang duduk di depan panggung dengan senyuman yang mencurigakan.

“Baiklah, sekarang kita akan membaca nama pemenang PASANGAN PALING SERASI. Yaitu…..” Nich Khun melirikku untuk membuka sebuah amplop yang kupegang. Dengan senyuman kaku, aku pun membuka amplop. Aku sudah menduganya. Aku pun dengan lantang membacakan hasilnya.

“PARK JIN HEE DAN JIN YI HAN!?”

Tepuk tangan yang meriah mengiringi Jin Hee dan Yi Han yang berjalan menaiki atas panggung. Aku yang memegang buket bunga pun menyerahkan kepada Jin Hee sementara piala yang dipegang Nich Khun pun menyerahkan kepada Yi Han. Aku bisa mendengar sindiran dari mulut Jin Hee.

“Terima kasih, So Eun. Temanku yang selalu menunggu cinta sejatinya yang cukup lama. Aku do’akan semoga kau mendapat jodoh yang sejajar denganmu. Untuk Jin Yi Han, aku selalu mencintainya. Dia yang selalu menemaniku disaat aku membutuhkannya. Terima kasih.” Jin Hee mengecup bibir Yi Han. So Eun hanya bisa tersenyum kesal melihat kemesraannya yang sengaja ditampilkan.

“Oh iya, sebelum itu. Untuk memberi selamat kepada pasangan ini yang telah memenangkan penghargaan ini, apalagi mereka sudah menjalin hubungan selama tiga tahun. Maka kali ini akan ada penyerahan spesial, yaitu kepada Tuan Kim Sang Bum dipersilahkan datang ke atas panggung ini untuk menyerahkan bunganya.”

Aku tersentak kaget mendengar Nich Khun menyebut nama Kim Bum. Aku tidak diberitahu bahwa Kim Bum diundang. Aku melihat Kim Bum yang memakai jas putih dan membawa dua buket bunga yang berbeda. Buket mawar yang berwarna merah dan buket mawar yang berwarna ungu. Dia tersenyum melihatku sambil menaiki tangga menuju ke atas panggung. Kemudian dia memberikan buket mawar merah kepada Jin Yi Han.

“Berikan bunga ini kepada kekasihmu. Mawar merah ini melambangkan keberanian untuk menyatakan cinta kepada sang kekasih.”ucap Kim Bum. Aku begitu takjub mendengarnya mengartikan jenis bunga mawar merah. Memang sudah tidak diragukan lagi kemampuan Kim Bum sebagai pemilik Toko Bunga yang mengerti makna bunga itu. Yi Han pun memberikan mawar merah kepada Jin Hee dan tentunya Jin Hee menerimanya dengan senang sambil melirikku seakan menyindirku dan sengaja membuatku iri kepadanya.

Lalu Kim Bum mendekatiku dan menyerahkan buket mawar ungu kepadaku. Semua tamu yang hadir pun terkejut melihat aksi Kim Bum tak terkecuali Jin Hee. Aku hanya bisa melongo dan menatap terkejut.

“Bunga mawar ungu ini melambangkan sebuah keunikan dalam perasaanku, yang menyatakan sebuah cinta pada pandangan pertama. Kim So Eun, aku jatuh cinta denganmu saat pertama kali bertemu denganmu.”

Mawar ungu melambangkan cinta pada pandangan pertama? Jadi itukah alasan Kim Bum terus memberinya mawar ungu dan tidak pernah memberinya bunga yang lain.

“Maukah kau jadi kekasihku? Menjadi wanitaku yang paling bahagia disampingku.”lanjutnya.

Aku pun menangis terharu mendengar pernyataan cintanya. Apakah ini mimpi? Suara tepuk tangan dan siulan yang meriah mendengungkan telingaku.

“WAHHH!!! Rupanya Tuan Kim Bum telah jatuh cinta dengan Nona So Eun!? Seperti yang kita ketahui, So Eun telah menyendiri selama 3 tahun. Ini pertama kalinya Tuan Kim Bum menyatakan perasaannya di Pesta Valentine hari ini!? Wah… wah… sungguh tidak disangka. Bagaimana, So Eun? Apakah kau akan menerima cintanya atau kau malah menolaknya?”seru Nich Khun.

Aku langsung menerima bunga mawar ungu darinya sambil mengangguk menanda aku menerimanya. Tepukan tangan semakin ramai menyambut hubunganku dengan Kim Bum. Aku tertawa bahagia karena telah mendapatkan kekasih tepat di hari Valentine. Aku bisa melihat Jin Hee yang memandangku dengan kesal dan yang aku yakini dia iri. Kim Bum pun merangkulku dan berbisik ditelingaku, “Terima kasih, kau menerima cintaku.” Lalu Kim Bum mencium pipiku secara kilat. Wajahku memerah tersipu malu.

“Oh iya, Tuan Kim Bum. Aku mau tanya satu hal. Anda bilang, Anda jatuh cinta dengan So Eun saat pertama kali bertemu. Memangnya dimana Anda bertemu dengan So Eun?”

“Uhm… itu rahasia.”jawabnya penuh misteri sambil tersenyum melihatku.

 

*****

 

Aku dan Kim Bum kini berada di atap restoran. Setelah pesta valentine selesai, Kim Bum langsung mengajakku makan malam di atap restoran. Dimana aku bisa melihat kembang api dengan jelas. Aku memandang Kim Bum yang menonton kembang api. Aku tersenyum geli.

“Kenapa kau tertawa, So Eun?”tanya Kim Bum menyadari ekspresiku.

“Ah.. Tidak. Aku hanya merasa ini seperti mimpi. Aku tidak menyangka kau menyatakan perasaanmu kepadaku dengan mawar ungu. Aku pikir kau sedang menyindirku karena aku masih sendirian.”

“Menyindir? Bagaimana kau bisa berpikir begitu?”

“Seperti yang kau tahu, warna ungu itu adalah warna untuk seorang wanita janda. Kau yang selalu memberiku mawar ungu dan tidak pernah memberi warna yang lain sampai-sampai aku jadi kesal denganmu.”

“Ah… Maafkan aku membuatmu salah paham.”

“Namun aku tidak tahu dan tidak menyangka ternyata arti mawar ungu itu adalah cinta pada pandangan pertama. Apa kau jatuh cinta denganku saat kita berkenalan?”

“Tidak. Aku jatuh cinta denganmu saat pertama kali melihat fotomu yang manis dan cantik.”

“Hah? Foto?”

“Iya. Shin Hye adalah teman akrabku semasa kuliah. Dia selalu menceritakan tentang dirimu. Mendengar kepribadianmu yang begitu unik, aku penasaran denganmu. Hingga aku meminta Shin Hye menunjukkan fotomu. Akhirnya, aku jatuh cinta melihat fotomu. Kau yang sedang tersenyum dengan indah dan menyejukkan hatiku.”

“Benarkah? Tetapi… Shin Hye tidak pernah menceritakannya kepadaku.”

“Aku yang meminta Shin Hye untuk merahasiakan darimu.”

“Kenapa?”
”Karena aku masih malu untuk mengungkapkan perasaanku secara langsung. Makanya aku selalu memberimu mawar ungu. Berharap kau selalu senang menerima mawar ungu dariku dan memberiku semangat untuk mendapatkan cintamu.”

Aku sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi saat mendengar jawabannya yang terlalu menyentuh. Padahal aku sempat membuang mawar ungu, namun aku kembali mengambilnya karena aku masih mencintainya. Kim Bum mendekatiku sambil mengeluarkan sesuatu dari saku jas putihnya dan memberikannya kepadaku. Sebuah buket mawar kecil yang dibungkus sederhana. Tetapi ada yang berbeda dengan mawar itu. Ya. Dua tangkai mawar dengan warna yang berbeda yaitu merah dan putih.

“Gabungan mawar merah dan putih merupakan simbol penyatuan. Merah artinya aku mencintaimu dan putih artinya cinta sejati. Makna gabungannya adalah aku akan selalu mencintaimu. Kim So Eun, cinta sejatiku.”ucap Kim Bum tersenyum. Kenapa dia begitu banyak sekali memiliki kata-kata yang membuat jantungku berdebar cepat? Aku pun menerima bunga itu dan tersenyum menatapi dua tangkai mawar yang berbeda. Namun aku menyadari ada yang berbeda dengan buket itu. Aku melihat sebuah cincin yang melingkari kedua tangkai mawar merah dan putih dibalik bungkusan plastik.

“Kim Bum… ini..cincin…”

Kim Bum langsung mengambil kembali buketnya. Dia membuka plastik dan membuangnya entah kemana. Lalu dia memisahkan cincin dan bunga mawar. Kedua tangkai mawar merah dan putih, dia kembalikan ke So Eun. Sedangkan cincin yang berwarna ungu silver itu Kim Bum menyematkannya di salah satu jari So Eun.

“Aku sengaja membelikan cincin ini untukmu. Aku harap, kalau aku melamarmu nanti. Kau harus menerimanya. Mengerti?”

Aku pun tersenyum lucu mendengar permintaannya yang agak egois.

“Iya.”

“Happy Valentine Day!”

“Happy Valen…..”

Belum sempat aku membalas ucapannya. Kim Bum memelukku dan langsung mencium bibirku. Semula aku bingung, namun tidak lama aku pun menyambut ciumannya sambil mengalungkan tanganku dilehernya. Aku mengelus cincin di jariku. Cincin yang berwarna ungu silver. Kini aku sangat menyukai hari valentine dan mawar ungu.

 

 

 

THE END….

 

 

Buka page Question & Answer apabila ada yang ingin ditanyakan
Buka dan isi data kalian di page Mates untuk perkenalan dan berkenalan dengan mates/reader yang lain
Lihat page How To Join untuk mengetahui bagaimana cara mengirim ff
Buka Library (sequel or one shoot) untuk melihat ff yang sudah dipost
Buka http://bumssoindo.wordpress.com untuk mengetahui news terbaru dari Kim Bum dan Kim So Eun
Follow our new twitter @bumssoindo dan mention saja bila ada yang ingin kalian tanyakan (usahakan untuk tidak menanyakan masalah privasi Kim Bum dan Kim So Eun ^^) *fans Korea sangat menjaga privasi artis mereka*
Like Kim Bum dan Kim So Eun fanbase on facebook BUMSSO INDONESIA

 

P.S.: please…… no bashing, no spaming, no hotlink !! ^^

NB: JANGAN COPY-PASTE FF YANG ADA DI SINI TANPA SEIZIN AUTHOR DAN ADMIN DI SINI… APALAGI SAMPAI TIDAK MENCANTUMKAN NAMA AUTHOR DAN SUMBERNYA

Tags: , , ,

About bumssoindo

We are fanbase of BUMSSO (Kim Bum and Kim So Eun) from Indonesia

34 responses to “[FF Special Project] Purple Rose In Valentine Day”

  1. dae says :

    so sweet onnie
    aaaaaah simple tapi menusuk di dada (?)
    kalimat-kalimar yang diucapin kim bum romantis banget *3*

  2. citra a aprilia says :

    Waaaaaa kak retnoooo… Unyuu banget ceritanya🙂
    kerennn aku cengar cengir heeee
    kim bum kau unyu banget deh ah.
    So eun jomblo 3 tahun disindir” ? Wah kita samaaaaa huhu😥 #curhat?
    Tp dapet kim bum ya , jd ga sia sia.
    Semoga aku bisa kayak so eun. Amiiinnnn hehehe.
    Yah good job buat kaka retno. (beneran pnggil kakak ga nih?)

  3. alika says :

    sooo sweettt,,keren abis deh ceritanya.🙂

  4. Yunie sipenyuka hijau says :

    Cikiciew cuit2 pernyataan cinta yg sungguh mengejtkan.Rhetno …bunga memang melambangkan arti cinta yg sesungguh.a Yah q gak bsa cment apa 2 cuma mu blg KEREN. Iam always waiting ure FF and ure 1shoot,cin

  5. Yunie sipenyuka hijau says :

    Cikiciew cuit2 pernyataan cinta yg sungguh mengejtkan.Rhetno …bunga memang melambangkan arti cinta yg sesungguh.a Yah q gak bsa cment apa 2 cuma mu blg KEREN. Iam always waiting ure FF and ure 1shoot,cin
    Oya knapa q blg keren mu tau no,crita.a simple tp arti.a cukup mendalam i like it so muachh

  6. laras says :

    Romantis, keren
    So sweet kim bum nembak so eun pas valentine day,
    semoga kim bum dan so eun bahagia selamanya deh
    Bagus, keren eonni🙂

  7. Atin says :

    Aq belum baca tp dah sk soalnya ada kata “purple” hahaha #sarap

  8. Ameliana Paisley says :

    wahh .. seru bgt eonni ..
    soooo sweeettttt bgt kata”a ..
    saya suka saya suka ..😀
    four thumbs up for author
    ditunggu ff” yg lain.a ..=D

  9. Ina BumsSo says :

    So cweet
    i like it

  10. Kim So In says :

    Keren semoga bsok malam Kim Bum oppa nyatain cinta ma So Eun onnie kyk gini….
    Amiiin

  11. rini says :

    ohh so sweet,,
    akhir.a soeun dptin cinta.a tepat di hari valentine,,
    rsain tuh si jin hee mw ngerjain pi gk bisa,,

  12. Indah says :

    Aow so sweet .ternyata Mawar Ungu melambangkan cnta pda pndangan pertama ..kebetulan q ska bgt wrna Ungu wa seru..

  13. qieqi_bumsso says :

    wah so sweat bgt ceritany…
    akhirny so eun dpet psngan pas hari valentain..

    kim bum pnter bgt sue bwt kta2 bgus kyk gtu…🙂
    aq snyum2 gtu bca ff nue…
    kerennnn……

    d’tnggu ych os2 lain a,,

  14. zumi shinigami says :

    whaaa.. romantis banget… bener ya arti mawar ungu kyk gitu????

  15. merli bumssoeul says :

    Hwaaaaaa So Romantice eonnie ..
    Jin hye lebay dh mentang-mentang udah punya pacar bikin soeun iri tapi justru malah jin hye yang iri dapet pacar yang lebih ganteng dan romantis kekeke .

  16. dini ramadhani says :

    kyaaaaa *jambak2 retno*romantiis abiiiiiisss huhuhuhuu
    yaelah,aku jg mkir kok ngasihnya mawar ungu gak sopan bgd deh eh ternyataaaaaa……..huwaaaaa kim bum dah suka dr sblum ktemu huhuhuu
    i know i love you before i meet you*singing tengah malem*
    hayhayay retno,ni os keren bgd dah
    4 thumbs 4 you

  17. Niiz says :

    Ooo alaah onni ingin rasanya ku wjudkan ffmu mnjdi sbuah film atau drama atau ftv >…< keren, bgus dan sebagainya *_*

  18. Mii-kun says :

    ^^ kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa~ romantis sekali ceritanya eonnie…………………….
    Coba Kim Bum ada duplikatnya yaa,,*emang kunci* aku culik satu lo………hehehehe………….
    Beruntung bgt So Eun dpt Kim Bum……ga sia-sia ngejomblo 3 tahun klo dpt pangeran tampan kayak gitu…………..~.~
    Kim Bum les dimana yaa bisa bikin kata-kata romantis gitu,,,,,,,,meleleh deh klo disamping Kim Bum…..^o^
    2 thumbs up for eonnie Retno…….^^

    Gamsahamnida~

  19. Anna says :

    Very sweet and romantic,,,bguuusss bgt ana ikut terpesona heee

  20. Dhy@n says :

    wwwaaaaaaaaaaaaahhhhhh
    pengen juga donk dpt mawar unguuuuuuu
    keren ceritanya… romantissssss abisssssssssss

  21. Ina BeQi Soeulmates says :

    kyaaaaaaa retnooooooo……
    OS’a kueerrrrreeeennnnnnn……
    trnyata ungu bukan cuma warna buat janda yaaaa…..
    kb so sweeeettt……. tiap hri kse d’kasi bunga mawar ungu,,, untng kse ga alergi ma bunga yaa….
    hhaha #abaikan..
    kereeenn kereeeennn….
    filosofi warna bunga mawar’a jg kereeenn^^

  22. pucha says :

    annyeeeoooooooonnngggggggg author retnoooooo……..

    sebelumnya mau ngasih standing applause dulu ah *prook…prookkk….!!!

    aish ceritanya emang keren banget dah,,kim bum so sweeeeeeeeeettttttttt banget..
    jadi pengen di kasih bunga mawar ungu *tapi saya lebih suka bunga deposito sih hahaha —->>matre ketauan hahaha

    pokoknya ceritanya keren bgt dah…

    gomawo
    _bow_

  23. rosiyani 'oci' says :

    aaaaaaahhhhh bum so sweet bgt sihhh… cinta pada pandangan pertama dari foto doang.. hho…
    walau bum sempet buat soeun sedih merasa tersindir ternyata bum punya makna lain dari bunga mawar unguuu.. hhu, unyuuuuu bgt dehhh🙂
    suka suka suka ff ini… aku mah suka ma semua ff yang hubungannya ma bumsso deh, hhe🙂

  24. enno bumsso says :

    wow . . .trnyta kb jth cnta pd pndgn prtama tow . . .pntez aja paz ktmu prtma x dy kekeh gak mbiarin PSH tukeran bunga ma kse. Aih. . .aih. . .kimbum . . .kimbum . . .
    Hohoho
    so swit eon . . .🙂

  25. RiriAngels says :

    AIIIH KAKAK CERITA_A SO SWEEEEEET😄

  26. puput bumsso says :

    waaah bgusss bnget crtany..
    so sweaattt bgt sh kim bum mnyatakn cintany… ^_^
    gbungan merah n putih ehmm ky bndera indonesia haaaa….

  27. Atin says :

    Aq jd makin suka warna ungu setelah baca ff nee ret,baru tau makna tu bunga.,bagus..
    Romantisss.,

  28. biniminhoaja says :

    Ternyata Park Jin Hee, si nenek lampir yang menyebalkan
    sumpah ngakak gue baca ini,kesian banget si jinhee di tiap ff mesti dikasih nama nenek lampir hahaha
    btw keren ceritanya keep writing🙂

  29. Viqa_BumsSoeulindo says :

    WAhhhhhhhhh, ,
    So swettttttttt, , ,

  30. shyerlitaa says :

    romantizzzz B9t…

  31. cucancie says :

    So sweet makin suka sama bumsso couple..

  32. vonnysumali says :

    so sweet ide yang cemerlang sederhana tapi diselesaikan dengan baik. reader baca dengan alur yang mengalir tdk mengganjal di hati. thanks author, ditunggu bumsso ff nya lagi yang baru ya…………….

  33. ★☆Anita says :

    Wahh..So sweet~
    FFnya keren thor…^^

  34. Mia says :

    So sweet bgt,bikin iri aja nich

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: