[FF Special Project] It’s Chocolate Flavour

Author        : Widie Fransisca

Main Cast   : Kim Bum, Kim So Eun

Other Cast  : Jung Yong Hwa, Kim Taeyeon, Lee Hong Ki, Leeteuk

Genre          : Friendship, Romantic

Type           : One Shoot

 

 

It’s Chocolate Flavour…

 

 


Aku terus memandang kerumunan gadis gadis itu. Huh…sampai kapan mereka akan seperti itu? Selalu saja seperti ini setiap jam istirahat…selalu saja mereka berkerumun seperti itu… Yah walaupun aku juga ingin ikut berkerumun di sana tapi itu hanya akan sia sia, bukannya mencapai tujuan bisa bisa aku habis karena gadis gadis itu.

“So Eun…”seseorang menepuk bahuku. Membuyarkan lamunanku.

“Taeyeon…”sapa ku saat mendapati sahabatku tersenyum ramah.

“Apa yang sedang kau pikirkan?”tanya Taeyeon seraya duduk di sampingku.

“Tidak ada…”jawabku singkat kemudian kembali memandang kerumunan itu.

“Ya!…kau pikir aku bodoh?Aku sudah lama mengenalmu, jadi jangan berbohong padaku…”ucap Taeyeon, tapi masa bodoh dengan omelannya. Uhm..kapan mereka meninggalkannya?

“So Eun…kalau kau menyukai Kim Bum, jangan hanya melihatnya dari jauh, lakukan sesuatu!”ucapan Taeyeon membuatku kaget, buru buru aku membekap mulut besarnya itu.

“Sssstttt….jaga ucapanmu! hah kau benar benar  tidak bisa dipercaya!”kesalku

“Mianhae….”sesal Taeyeon sambil nyengir kuda.

“hah kau ini…aku sudah menduga pasti akan begini jika kau mengetahuinya….oh iya..dan satu lagi, bagaimana bisa aku melakukan sesuatu kalau dia terus menerus di kelilingi para gadis seperti itu? Huftt…”ucapku menggebu gebu.

Ya Kim Bum memang populer, tampan, pintar, kaya. Tidak heran jika para gadis sangat mengaguminya. Dan sepertinya dia juga menikmati kepopulerannya itu. Ia selalu tersenyum dan ramah pada semua gadis, tapi tidak dengan ku. Entah mengapa sikapnya dingin terhadapku. Apa aku pernah berbuat salah padanya? Apa perkataanku pernah menyinggungnya?Entahlah…

“Kim So Eun…Fighting…”Taeyeon memberiku semangat “Ah! Dan cepat atau lambat kau harus mengungkapkan perasaanmu padanya, yah jika kau benar benar menyukainya. Apa kau akan terus membiarkan cinta mu ini berjalan satu arah? Menyatakan perasaan mu itu akan membuat mu merasa lebih baik, apapun jawabanya, itu akan mebuatmu nyaman, walaupun sakit jika dia menolaknya, tapi setelah mengungkapkan perasaanmu itu, kau akan merasa lega. Tidak ada lagi yang mengganjal di hatimu…”Nasehat Taeyeon panjang lebar. Aku tercengang mendengar perkataan Taeyeon. Mungkin ada benarnya juga. Mungkin aku harus mencobanya. Aku hanya perlu menetapkan waktu yang tepat saja.

“Taeyeon….”ucap ku sambil memegang bahunya. “Aku tidak menyangka kau bisa berkata seperti itu..”

“Berkata apa?”jawab Taeyeon dengan polosnya.

“Perkataanmu tadi…benar benar bijaksana..”kata ku dengan mata berbinar binar.

“Oh itu…aku hanya membaca bungkus permen karet ini….”timpal Taeyeon. Ddokk!! Aku seperti tertimpa ratusan ton ember bekas.

“Aku menyesal memujimu….”gerutuku

“hehehehee Aku bercanda…jadi bagaimana?”tanyanya

“Bagaimana apanya?”aku tidak mengerti dengan perkataanya

“Bagaimana?Kapan kau akan menyatakan perasaanmu?”tanya Taeyeon serius. Aku hanya menggeleng.

“Ahhhh…….babo..!!!!!”Taeyeon memukul kepalaku

“Ya!kenapa kau memukul kepala ku…”teriaku tidak terima dengan apa yang ia lakukan terhadapku.

“Supaya otakmu itu bekerja dengan baik..huft…So Eun bagaimana bisa kau akan menyatakan perasaanmu tapi tidak tahu waktu yang tepat…aigo…kau bodoh sekali..”Ucap Taeyeon

“Hmm…waktu yang tepat ya…mungkin aku harus memikirkannya lagi..” Aku tidak yakin kapan waktu yang tepat. Aku ingin membuat hari itu hari yang tidak terlupakan.

Waktu istirahatpun selesai. Dengan berat hati gadis gadis itu kembali ke kelasnya masing masing untuk mengikuti pelajaran selanjutnya. Dan akhirnya aku bisa menatap pangeranku…hehehe.. Entah apa yang membuatku jatuh hati padanya. Dia tampan, memang, tapi banyak juga teman temanku yang tampan. Pandai, ya, dia juga pandai tapi tak sedikit juga yang lebih pandai dari pada dia. Kaya…Hei!dia memang kaya tapi aku tidak materialistis. Aku mencintainya bukan mencintai uangnya. Aku tidak seperti itu. Aku terus tenggelam dalam lamunanku dan terus menatapnya. Menatapnya saja membuat jantungku tidak karuan, apalagi menyatakan perasaanku padanya, ah bisa bisa aku kena serangan jantung. Tiba tiba dia menoleh kearahku, reflek aku pun membuang muka darinya. Aish…apa yang aku lakukan? Ini memalukan. Ah..wajahku terasa panas. Bisa ku bayangkan betapa merahnya wajahku ini.Aish..memalukan.

~^.^~

Aku terus melangkahkan kakiku. Kini aku menemani Taeyeon berbelanja. Mataku terus menjelajahi toko toko yang berjejer rapi. Semua di penuhi dengan gambar hati dan didominasi warna merah muda.

“Taeyeon…apa kau belum  selesai juga?”tanya ku yang sudah sangat bosan mengikuti Taeyeon berbelanja.

“Sebentar lagi Eunie… aku perlu ke toko buku setelah itu kita pulang.”ujar Taeyeon dengan semangat.

“Hah…”aku hanya bisa membuang nafas berat. Aku sudah sangat bosan.

“Eunie…bersemangatlah sedikit…setelah ini aku akan mentraktirmu patbinsso…bagaimana?”tawar Taeyeon. Aku mengangguk tanda setuju. Jarang jarang taeyeon mau mentraktirku. Selama bersahabat dengannya bisa di hitung dengan jari berapa kali dia mentraktirku. Akhirnya kami sampai di Toko buku. Dengan cekatan Taeyeon berjalan ke arah buku buku resep. Aku baru tahu Taeyeon tertarik dengan hal seperti ini.

“Aku baru tahu kau punya hobi baru..”ucapku sambil membolak balik buku resep yang ku ambil secara acak.

“Apa?”Taeyeon masih dengan kegiatanya memilih buku buku itu.

“Memasak…aku baru tahu kau bisa memasak..”ucap ku enteng

“Babo…” Taeyeon memukul kepalaku dengan buku yang ia pegang. “kau tidak lihat ini?Aku ingin membuat cokelat.”Taeyeon memperlihatkan cover buku itu. Buku membuat cokelat.

“Untuk apa?”ucapku sambil memegang kepalaku yang tadi di pukul Taeyeon.

“Hahhh….aku beritahu ya…Kim So Eun, sebentarlagi tanggal 14 Febuari, Valentine’s day… Jadi aku akan membuat cokelat dengan segenap hatiku dan memberikannya kepada orang yang aku sayangi.”jelas Taeyeon

“Huh…berlebihan…”gumamku

“Kau!”Taeyeon terlihat kesal. Aku cekikikan melihat ekspresinya.

“Ah! Soal watunya aku sudah menentukannya…Aku akan menyatakan perasaanku saat hari valentine bagaimana?”Ucap ku dengan mata berbinar.

“Ide yang bagus…Tapi, Kenapa kau mencuri ideku?”Taeyeon menatapku tajam. “aku juga akan menyatakan perasaanku pada seseorang…”Taeyeon tersenyum sambil menutupi wajahnya dengan buku yang di pegangnya

“Hei…kau tidak pernah cerita padaku?siapa orangnya?”Tanyaku antusias. Taeyeon menggerakkan tangannya, sinyal supaya aku mendekat. Aku pun menurutinya. “Pria itu adalah……rahasia”ucap taeyeon cekikikan

“Hah…tidak lucu…”kesalku “Awas saja kalau pria itu adalah Kim Bum aku tidak akan memaafkanmu…”Ucapku

“Hm…bisa jadi dia orangnya…”ujar Taeyeon.

“Kim Taeyeon!!”teriakku, alhasil kami menjadi pusat perhatian seluruh orang di toko buku itu.

“Kim So Eun!Apa yang kau lakukan…kau membuatku malu. Ayo pergi dari sini!”kata Taeyeon sambil menarik tanganku. Kami menuju kasir untuk membayar buku kemudian cepat cepat mengambil langkah seribu.

~ o.Oa ~

Beberapa hari kemudian, di sekolah. Aku sedang berjalan menuju loker Taeyeon untuk mengambil catatanku yang dipinjamnya. Hah…harusnya dia yang mengambilnya, tapi akhir akhir ini dia jadi aneh. Apa dia gila? sepertinya iya, dia terus saja tersenyum sendiri dan sibuk mempelajari cara membuat cokelat itu. Padahal kan membuat cokelat tidak terlalu susah, dia saja yang melebih lebihkan. Mataku terus menjelajahi setiap sudut yang kulewati. Sekolah ini memberiku banyak kenangan manis. Mataku tertuju pada sebuah lorong, tempat dimana aku pernah bertabrakan dengan Kim Bum.

FLASH BACK

“Ini gara gara Taeyeon awas saja, kali ini pasti habis…”gerutuku sambil terus membersihkan bajuku yang kotor, hasil kejahilan Taeyeon. Aku terus berjalan dengan cepat tanpa memperhatikan jalanku.

‘BRUUKKK’ Ah!aku terjatuh?memalukan, sudah sial tertimpa tangga. Aku memejamkan mataku, sudah bisa dipastikan sakitnya. Tapi tunggu, kenapa aku tidak merasakan kerasnya lantai?aku membuka matamu dan…

“Sampai kapan kau akan berada di situ?”ucapnya dingin.

KYAAA!!!aku terjatuh diatas Kim Bum, buru buru aku bangun dan merapikan pakaianku.

“Mianhae…”Sesalku sambil membungkuk, memperlihatkan penyesalanku.

“Ceroboh..”ketus Kim Bum memudian meninggalkan ku yang masih tertunduk.

FLASH BACK END

Sekian lama kami saling kenal aku belum pernah melihatnya memberikan senyumnya padaku. Tapi dengan teman teman lain? Dia dengan senang hati memperlihatkannya. Huh!sebenarnya apa salahku. Aku mulai mengutuk diriku sendiri.

‘Brruukk’ Aku terjatuh. Ah!kenapa aku selalu terjatuh?! Aku mulai kesal pada badanku yang mempunyai naluri seperti banteng, nubruk sana sini. Aku menabrak seseorang. Ah! babo, ini karena aku sibuk melamun!

“Maaf aku tidak sengaja, kau tak apa..?”Kataku sambil merapikan seragamku tanpa melihat siapa yang aku tabrak, tapi bisa aku lihat pria itu tetap berdiri kokoh di depanku.

“Tidak apa.”Suara itu…Aku melempar pandanganku pada orang yang ku tabrak. Kim Bum? “Seharusnya kau memperhatikan jalanmu…ceroboh”ucapnya dingin. Dia selalu saja dingin terhadapku. Setelah itu dia pergi kelokernya yang hanya berjarak 7 loker dari loker Taeyeon. Aku terus memperhatikannya dengan sembunyi sembunyi. Ah, apakah dia akan menolakku? Kemungkinan 70% dia akan menolakku, tapi biarlah aku akan membiarkan perasaan ini hilang jika memang dia tidak menyukaiku.

= ^,~ =

Aku melihat kalender di ponselku. Hah…besok tertulis memo ‘The Day of Confessing My Love’ aku tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi besok. Aku harus membeli banyak persediaan tissue, karena jika besok hasilnya tidak seperti yang aku inginkan pasti….aaahhhhh….tidak tidak aku harus terus positive thinking.Tapi arrgghh….aku dilema, tanpa sadar aku menggeleng geleng sambil memegangi kepalaku.

“Kim So Eun!”suara taeyeon mengagetkanku. “Kau ini kenapa?kenapa geleng geleng seperti itu?hah!kau sudah gila rupanya…Oh iya…nanti sepulang sekolah kita belanja keperluan untuk membuat cokelat, setelah itu kita membuat cokelat dirumahmu ya..”ucap Taeyeon sedikit berbisik.

“Ne…”singkatku, kemudian aku kembali memperhatikan Kim Bum. Tanpa sengaja, mata kami bertemu, saat dia sedang tersenyum. Kyaaa… Senangnya, walaupun tidak tahu senyum itu untuk siapa, masa bodoh lah, yang penting dia melihatku sambil tersenyum.

“So Eun… Kim So Eun…!!!!”Teriak Taeyeon yang khawatir melihatku melamun. Dan hasilnya aku pun tersadar dari lamunanku.

“Taengoo……!!!!! kenapa kau teriak teriak???seperti itu??!!”Teriak ku tak kalah keras.

“KIM TAEYEON, KIM SO EUN!!!!!”Teriak Pak Lee, guru matematika kami. “BERDIRI DI LORONG…!!!”

>> =o= <<

Hari ini pun tiba…Aku sengaja datang pagi supaya dapat bicara dengan Kim Bum tanpa gangguan para fansnya. Aku mengumpulkan semua keberanianku untuk memberikan cokelat buatanku dan menyatakan perasaanku. Aku melangkahkan kakiku menuju ruang kelas. Biasanya Kim Bum sedang berkumpul dengan teman temannya di kelas. Benar saja, dia sedang tersenyum riang mendengar cerita temannya.

“Dia belum datang juga ya?”Tanya Yong Hwa

“Kau seperti tidak tahu tabiatnya saja…pasti dia datang terlambat, seperti biasa…”celetuk Kim Bum

“Bum…hari ini kau akan dapat berapa karung cokelat yah??”canda temannya yang bernama Lee Hong Ki. Kim Bum hanya tersenyum menanggapinya.

“Ya, tahun ini sepertinya kita akan mendapatkan cokelat gratis lagi…”celetuk Yong Hwa.

“Hei…kalian kan juga dapat cokelat, apa yang kalian ributkan?”Kim Bum angkat bicara

“Ya memang tapi tidak sebanyak kau…”ucap Hong Ki. “Tapi kenapa kau selalu membagi bagikan cokelatmu?”

“Itu….”Perkataan Kim Bum terputus

“Kim Bum….”panggil seseorang. Aku memicingkan mataku untuk memastikan aku tidak salah mengenali orang itu.

“Taeyeon…”lirihku. Aku berusaha mendengarkan apa yang mereka bicarakan. Tapi percuma, jarak ku terlalu jauh untuk mendengar percakapan mereka. Aku hanya bisa menatap mereka dari sini. Kulihat Taeyeon menyerahkan cokelat buatannya pada Kim Bum, Kim Bum pun menerimanya dengan senyuman. Taeyeon menggengam tangan Kim Bum, sepertinya ia sangat senang. Dadaku terasa sesak melihatnya. Aku tidak percaya Taeyeon melakukan ini padaku. Kenapa dia tega melakukannya? Tidak terasa, air mataku meleleh. Tapi aku tetap ingin mengetahui apa yang terjadi. Aku menguatkan hatiku…

“Wah satu cokelat lagi…”celetuk Yong Hwa

“Bum…kenapa kau tidak pernah memakan Cokelatmu?kau belum menjawabnya!”ucap Hong Ki.

“Itu karena aku menunggu cokelat dari seseorang yang tepat…”jawab Kim Bum

“Kalau begitu berikan cokelat itu pada kami…”ucap Hong Ki

“Tidak bisa ini adalah cokelat pernyataan perasaan….aku tidak bisa memberikannya kepada kalian.”ucap Kim Bum. Dadaku semakin sesak mendengar kalimat Kim Bum, apalagi ia mengatakannya dengan penuh senyuman. Selesai sudah…

“Benarkah?”ucap Yong Hwa. Kim Bum hanya mengangguk sambil tersenyum.

“Wah akhirnya kau mendapat cokelat dari orang yang tepat…”kata Hong Ki

“Belum tentu…”singkat Kim Bum

“Tapi bukankah kau menyimpannya?”ucap Yong Hwa. Lagi lagi Kim Bum hanya tersenyum. Yong Hwa dan Hong Ki semakin bingung.

“Menurutmu di kelas kita siapa yang menarik?”tanya Yong Hwa tiba tiba.

“Kim Taeyeon?”Tanya Hong Ki

“Ya dia manis, pribadi yang menyenangkan, suaranya juga merdu”jawab Kim Bum

“Kalau Seo Joo Hyun?”tanya Yong Hwa

“Dia juga manis,dan dia sangat polos.”jawab Kim Bum

“Kim So Eun??”ucap Hong Ki dan Yong Hwa berbarengan

“Kompak sekalii??!!kalian menyukainya?”Kim Bum terkekeh

“Sudahlah jawab saja pertanyaan kami..”timpal Hong Ki

“Gadis ceroboh itu……………………….”Kim Bum menggantungkan kalimatnya. Begitu burukkah aku dimata Kim Bum. Aku sudah tidak tahan mendengar percakapan mereka. Entah apa yang terjadi padaku, setelah itu pandanganku menjadi kabur, semuanya gelap dan aku pun tidak sadarkan diri.

~???~

“So Eun…Kim So Eun…”Suara itu tidak asing bagiku. Akupun membuka mataku. Ku lihat Taeyeon duduk disamping ranjang dengan wajah khawatir. Aku menerawang setiap sudut ruangan.

“Kenapa aku bisa disini?”Aku memegang kepalaku yang sedikit sakit.

“Kau tadi pingsan So Eun, kau tidak apa?Apa yang terjadi?”Tanya taeyeon, bisa ku dengar nada kekhawatiran terlontar dari bibirnya.

Aku hanya memandang Taeyeon dengan pandangan hampa. Entah mengapa dadaku terasa sesak saat melihat sahabatku ini. Aku tidak tahu harus berbuat apa. Pikiranku berkecamuk, apakah aku harus bahagia untuk sahabatku atau menangisi perasaan bodohku ini. Aku memegang dadaku untuk mengurangi rasa sakitnya, tapi percuma, apa yang kulakukan tidak membuat rasa sakit ini berkurang. Air mata mengalir di pipiku.

“Kim So Eun..kau kenapa..??”Tanya Taeyeon, semakin bingung dengan keadaanku. Tangannya menggenggam tanganku. Aku hanya menggeleng.

“Aku ingin menenangkan diri…”kataku lirih sambil menampik tangannya dengan halus. Aku mecoba berjalan, walau badanku masih terasa lemas. Jika aku terus di sini yang ada hatiku akan semakin sakit. Aku mengambil tas dan kotak kecil berisi cokelat untuk Kim Bum yang mungkin lebih baik tidak ku berikan padanya, dan berjalan keluar ruangan itu. Beberapa langkah kemudian aku berhenti. Mengumpulkan semua kekuatanku untuk tersenyum dan membalikan badan.

“Selamat ya Taeyeon…”aku tersenyum getir. Aku bisa membaca wajah Taeyeon, seolah ia berkata ‘untuk apa’. “Tadi pagi aku melihatmu menyatakan perasaanmu…Kau berhasil chukae…!!”ucapku lagi kemudian bergegas keluar dari ruangan itu. Tanpa dikomando, airmata ini mengalir dengan deras. Babo!apa yang kau tangisi Kim So Eun!!!

~ @.@ ~

Aku menatap indahnya langit. Damai, satu kata yang bisa ku lukiskan untuk langit itu. Aku berada di atap sekolah sekarang. Aku mengambil nafas panjang dan membuangnya. Ini membuatku lebih tenang. Cepat atau lambat aku harus bisa menerima kenyataan, kalau Kim Bum adalah milik Taeyeon sekarang. Kim So Eun kau harus membuang semua perasaanmu ini. Aku mulai kesal dengan hatiku yang tidak menuruti perintahku, semakin aku berusaha melupakannya, dada ini semakin sesak. Aku mengambil kotak kecil berwarna biru di sampingku.

“Berantakan..”gumamku saat melihat isi kotak itu. Perjuanganku membuat dan menata cokelat ini sepertinya sia sia. Ku ambil beberapa potong cokelat, kemudian memakannya. Benar apa yang dikatakan orang orang, cokelat dapat mengurangi stress. Aku melihat kotak cokelat itu, merasa ada yang aneh dengan kotak itu. Benar saja, kemana surat ku? Apakah terjatuh saat aku pingsan tadi? Gawat! Jika seseorang membacanya, bisa bisa aku menjadi buah bibir satu sekolah. Ah!masa bodoh, lagipula murid di sini tidak peduli dengan apa yang ada disekitarnya, paling suratku sudah lusuh dan tidak dapat dibaca lagi karena terinjak injak. Aku tidak mau ambil pusing dengan masalah sepele itu. Sekarang yang aku butuhkan hanyalah ketenangan dan mengembalikan mood ku seperti semula, menjadi Kim So Eun yang ceria. Aku berdiri menatap kebawah semua tampak kecil dari sini. Kemudian akupun menaiki tembok pembatas itu, memejamkan mata dan merentangkan tanganku, merasakan angin berhembus membelai wajahku.

“KIM SO EUN!!”terdengar seseorang memanggil namaku. Aku tidak memperdulikannya. Aku lebih menikmati belaian angin.

“KIM SO EUN!!! KAU GILA…!!”suara berat itu semakin dekat. Dan tiba tiba pemilik suara itu menarikku. Alhasil aku jatuh dalam pelukannya sebelum aku melihat wajah pemilik suara ini. Dia memelukku erat…sangat erat sampai sampai aku kesulitan untuk bernafas.

“Apa yang kau akan kau lakukan? Kau bodoh!!!” Lirih pria itu. Apa maksudnya? Aku tidak mengerti. Tunggu, apakah ia berfikir aku akan bunuh diri?

“Aku tidak mau kehilanganmu Kim So Eun…”ucapnya lembut. Hatiku berdesir mendengarnya. Suara itu terdengar familiar di telingaku. Ada apa ini? Kenapa Jantungku berdetak sangat kencang.

“So Eun jawab aku…” Ucap orang itu sambil melepaskan pelukannya. Aku mengangkat kepalaku, untuk memastikan apakah dugaanku benar.

“Kim Bum…” gumamku. wajah Kim Bum tampak begitu cemas. aku menampik halus tangan Kim Bum yang memegang bahuku.

“Apa yang kau bicarakan?” Aku mencoba mengeluarkan kata kata itu dengan riang. “kau bolos pelajaran ya?”

“Kim So Eun…” lirihnya

“Babo…kau bisa menjadi buruk di mata fans fansmu itu…”ucapku

“Kim So Eun! Apa yang kau bicarakan? Fans? Hah!! Kau berusaha mengalihkan pembicaraan?! Apa yang ingin kau lakukan tadi? Untuk apa kau berdiri di atas situ?”Sepertinya Kim Bum marah besar. Dan untuk pertama kalinya aku mendengar perkataan terpanjangnya selama aku mengenalnya.

“He? Kau kenapa? Sudah kembali kekelas sana, Taeyeon pasti mencarimu…”ucapku, mencoba senormal mungkin walaupun hatiku teriris.

“Bodoh! Kenapa kau menyebut Taeyeon ha?” Kim Bum semakin marah padaku tanpa alasan.

“Taeyeon pasti mencarimu… Sana kembalilah, jangan khawatir, aku tidak apa. Tidak usah kasihan padaku. Aku ikut senang melihat sahabatku senang. Selamat ya, atas hari jadi kalian. Kim Bum, jangan sakiti Taeyeon.”ucapku lirih, air mata ku tumpah begitu saja. Tapi aku tetap berusaha bersenyum “Jika kau menyakiti taeyeon, aku tidak akan tinggal diam. Kare….”

Tiba tiba Kim Bum mencium bibirku. Aku hanya terpaku, kemudian memejamkan mataku. Waktu seperti berhenti berputar. Kim Bum melepaskan ciumannya kemudian tersenyum, senyuman termanis yang pernah aku lihat. Apa maksudnya ini aku tidak mengerti.

“Aku menyukaimu Kim So Eun. Aku tidak mau kehilanganmu…Aku sudah lama menyukaimu, tapi aku terlalu bodoh, karena tidak tahu bagaimana menunjukan perasaanku.”ucap Kim Bum sambil menyeka airmataku.

“Apa maksudnya? Bagaimana dengan Taeyeon?”tanyaku bingung. aku senang mendengar kalimatnya.

“Taeyeon? Tadi pagi, dia memberiku cokelat buatanya dan memintaku untuk membantunya memberikan cokelat itu pada Leeteuk.”jelas Kim Bum.

“Lalu apa maksudnya pembicaraanmu….” Aku menutup mulutku, ah!bodoh, jadi ketahuan kan kalau aku menguping pembicaraan mereka. Kim Bum tersenyum melihat ekspresiku kemudian membelai rambutku.

FLASH BACK…

“Menurutmu di kelas kita siapa yang menarik?”tanya Yong Hwa tiba tiba.

“Kim Taeyeon?”Tanya Hong Ki

“Ya dia manis, pribadi yang menyenangkan, suaranya juga merdu”jawab Kim Bum

“Kalau Seo Joo Hyun?”tanya Yong Hwa

“Dia juga manis dan dia sangat polos.”jawab Kim Bum

“Kim So Eun??”ucap Hong Ki dan Yong Hwa berbarengan

“Kompak sekalii??!!kalian menyukainya?”Kim Bum terkekeh

“Sudahlah jawab saja pertanyaan kami..”timpal Hong Ki

“Gadis ceroboh itu….Entah mengapa aku menyukai kecerobohannya. Aku menyukainya…”ucap Kim Bum.

‘Braakkk’ suara itu membuat Kim Bum dan teman temannya keluar untuk melihat sumber suara itu. Kim Bum mendapati So Eun tergeletak dilantai. Ia langsung menggendongnya ke UKS, diikuti Taeyeon dengan wajah cemasnya. Taeyeon berusaha membuat So Eun sadar. Sementara itu Kim Bum menemukan surat berwarna biru, ia  memungut surat yang jatuh dari kotak biru itu kemudian menyimpannya.

FLASH BACK END…

Aku merasa bodoh setelah mendengar cerita Kim Bum. Jadi airmataku hari ini sia sia?

“Bagaimana?” tanya Kim Bum. Aku hanya menatapnya dengan tatapan bingung. “Kau mau mengisi hatiku? Ah, ani..Kim So Eun, maukah kau menjadi kekasihku?” Wajah Kim Bum memerah. Aku menunduk malu, kemudian mengangguk setuju. Bisa kulihat wajah Kim Bum berbinar, ia terlihat senang dengan jawabanku. Kim Bum memegang wajahku kemudian mendekatkan wajahnya. Kini aku bisa merasakan hembusan nafasnya. Dan dalam beberapa detik, dia menciumku dengan lembut.

“Terimakasih…”kata Kim Bum

“Untuk apa?”tanyaku

“Ini pertama kalinya aku merasakan cokelat di hari valentine…”ucap Kim Bum lagi.

“Aku kan belum memberikan cokelat mu…”kataku sambil menunjuk kearah kotak berwarna biru.

“Tapi cokelat ini lebih manis…”Kim Bum tersenyum sambil meletakkan jari telunjuknya di bibirku. “Sepertinya aku ingin merasakan cokelat lagi…”sambungnya sambil mendekatkan wajahnya.

“KIM BUM!!!!!!”teriakku sambil memukulnya pelan, menanggapi keisengan Kim Bum, sedangkan dia tertawa puas melihat ekspresiku.

“Chukae…!!!”teriak Teyeon dan Leeteuk mengagetkanku.

“Romantis sekali…”ucap Taeyeon

“Kita harus merayakannya…”timpal Leeteuk

“YA!!!KIM TAEYEON!!!!”teriakku sambil mengejar Taeyeon yang sudah mengambil langkah seribu, wajahku sudah seperti kepiting rebus. Kim Bum dan Leeteuk hanya tersenyum melihat sifat kekanak kanakkan kami.

“Yeobo…tolong aku….!!!” Taeyeon berlari kearah Leeteuk dan berlindung di belakangnya.

“Huh Kim Taeyeon…tunggu pembalasanku..”kesalku

“Ya! So Eun harusnya kau berterima kasih padaku”ucapnya sambil memeluk lengan Leeteuk.

“Hah? Untuk apa?”ucapku

“Karena dia yang memberitahu ku kau ada di sini”jelas Kim Bum sambil melingkarkan tangannya di pinggangku.

“Hah?”singkatku

“Kim So Eun bodoh, mana mungkin aku tega menyakiti sahabatku? Kim Bum untukmu sajalah, lagi pula aku sudah punya Teukie…hehe”Taeyeon tersenyum penuh arti sambil menatap kekasih barunya. Leeteukpun tersenyum sambil mengacak acak rambut Taeyeon.

“Enak saja!kau pikir aku mainan..”kesal Kim Bum. Kami tertawa melihat ekspresi Kim Bum.

“Taeng…Seharusnya kau memberikan cokelat seperti So Eun tadi..” kata Leeteuk memanyun.

“Eyyy!!!Hilangkan pikiran itu..”ucap Taeyeon sambil memukul dada leeteuk pelan.

“Teukie…kau pasti iri padaku…”goda Kim Bum

“Ya!!” Aku memukul Kim Bum pelan, mencoba menghentikan pembicaraan bodoh ini. Ah, sepertinya aku salah menilai Kim Bum, ternyata dia juga memiliki sisi kekanak kanakan. Tapi aku suka…

“Beri kami cokelat…”ucap Kim Bum dan Leeteuk kompak.

“He??”teriak ku dan Taeyeon bersamaan.

“Arasso…tutup mata kalian…”perintahku, merekapun menurutinya. Taeyeon mengambil kotak cokelat di dekatnya kemudian mengambil sepotong cokelat, begitu pula denganku. Kemudian kami memasukan sepotong cokelat kemulut mereka.

“Nikmati cokelat kalian…”teriak kami sambil berlari menuju tangga.

“YA!!KALIAN!!!”teriak Kim Bum

“Tunggu pembalasan kami..”ucap Leeteuk. Mereka berlari mengejar kami.

Dan yah, bagiku hari valentine ini hari termanis yang pernah ada. Sangat manis, semanis cokelat. Mungkin lebih manis dari cokelat. Tetap bersama dengan sahabatku dan seseorang yang sangat aku sayangi. Yah, dan aku harap tidak hanya hari valentine ini yang semanis cokelat, tapi hari berikutnya, berikutnya, berikutnya dan berikutnya, aku harap setiap hari terasa semanis cokelat…..^^

 

 

THE END

 


Jreeng jreeng…akhirnya OS(ga jelas, aneh, berbelit belit dkk) pertama saia selesai juga…hehehe

setiap mau bikin OS pasti jadi FF, dan setelah perjuangan panjang, OS saia ini sukses yeeeyyy…chuka chuka..!!!*apaan sie gaje baget de…*

Silahkan isi daftar hadir yah..heheheee…^^

P.S:: Mohon maav bila ada kesalahan dalam pengetikan nama, gelar*weh???emank undangan* dan kata kata yang lainnya, maklum author lagi error…hehee (^,~)

Kamsahamnida……^^

 

 

Buka page Question & Answer apabila ada yang ingin ditanyakan
Buka dan isi data kalian di page Mates untuk perkenalan dan berkenalan dengan mates/reader yang lain
Lihat page How To Join untuk mengetahui bagaimana cara mengirim ff
Buka Library (sequel or one shoot) untuk melihat ff yang sudah dipost
Buka http://bumssoindo.wordpress.com untuk mengetahui news terbaru dari Kim Bum dan Kim So Eun
Follow our new twitter @bumssoindo dan mention saja bila ada yang ingin kalian tanyakan (usahakan untuk tidak menanyakan masalah privasi Kim Bum dan Kim So Eun ^^) *fans Korea sangat menjaga privasi artis mereka*
Like Kim Bum dan Kim So Eun fanbase on facebook BUMSSO INDONESIA

 

P.S.: please…… no bashing, no spaming, no hotlink !! ^^

NB: JANGAN COPY-PASTE FF YANG ADA DI SINI TANPA SEIZIN AUTHOR DAN ADMIN DI SINI… APALAGI SAMPAI TIDAK MENCANTUMKAN NAMA AUTHOR DAN SUMBERNYA

 

Tags: , , , , ,

About bumssoindo

We are fanbase of BUMSSO (Kim Bum and Kim So Eun) from Indonesia

23 responses to “[FF Special Project] It’s Chocolate Flavour”

  1. laras says :

    chukae chukae ,loh ??
    oooo, ternyata kim bum sifatnya dingin ke so eun karna dia susah menyampaikan rasa sukanya gitu ?
    hadeuuh ,masa so eun dikira mau bunuh diri
    Gadis ceroboh itu….Entah mengapa aku menyukai kecerobohannya. Aku menyukainya…”ucap Kim Bum.>>>>uh, oppa unyu unyu deh ;p
    aduhh ,mau dong coklatnya tp dr oppa kim bum ,hehe *siap siap kabur dr kejaran mates*
    haha ,romantis, lucu, keren, etc :p
    maaf ya readernya ini banyak ngemeng
    ditunggu karya yg selanjutnya ya ;p
    semoga menang kak🙂

  2. RiriAngels says :

    AAAAAAAAAA KAKAK OS.a ROMANTIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIS xD bgt
    Hahaha
    SUPER DUPER MUANTAP LAH KEEREEEEN :-D:-D:-D

  3. Soeun Istri Kimbum says :

    aaaaaaa so sweet aku suka banget ..
    Hahaha kim bum pervert , buat teuki iri aja !

    Awalnya bener-bener kasian sama soeun tapi endingnya aku suka banget !

  4. Widie Fransisca says :

    ° • · ♡·♥ τнäиκ чöü ♥·♡ · • °
    ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ (◦’⌣’◦)

    Oh iya,
    Happy val’s day wat mates n para admin..

    Hope,smuanya bkalan smanis cokelat ya,lbh bhkan…

  5. Niiz says :

    Ceritanya sangat maniz, ending yang maniz, yg bikin maniz, apalagi yg baca maniznya ga ketulungan [?] wkwkwkwkwk !

    Bikin yg lain lgii dunk ^^

  6. pucha says :

    annyeeeoooooooonnnnnggggggg authooorrrrrrr….

    huaaaaaaaaaa romantis abissssss =)
    ahahha ngakak pas part kim bum menyelamatkan soeun yang lagi berdiri diatap..dikira mo bunuh diri,,,,
    chukae…chukae buat pasangan kim bum- soeun dan taec- leetuk😀

    suka banget ma OSnya,,berasa manis ajah ^_^

    gomawo
    _bow_

  7. Mii-kun says :

    Kyaaaaaaaaa~ *teriak dari mercusuar*

    Suka~suka~suka……… ~(‾▿‾~)(~‾▿‾)~
    OS nya manis bgt……………………
    Unyu~unyu~unyu………………..jd speechless dah mo ngomong apa…….intinya bagus bgt dah ni OS…….^o^
    Semoga menang yaa……

    Gamsahamnida~

  8. Eun Reyy says :

    huihhh…..bikin iri aja nih….
    kmrn htiq bimbang nebak-nebak jin yi han ato kim bum yang paling cocok buat eunnie *plak! di tampar Mates*
    kekekeke….
    tp bca stlh OS ni t’xta emank Bummie yang ter- dan pualing cocok buat eunnie….

  9. kyuchaevil says :

    wow!!!!!!!!!!!!so sweet!!!!!!!!! coklat memang ,manissssssssssssss…hwhwhw
    bgzzzzz bgt deh ni OS,,,seruuuuuuuuuu!!!

  10. dini ramadhani says :

    yaelah pada berbagi coklat,saiia mau donk!!
    so sweet dah nie cerita,kse pake acra salah paham lg ma sohibnya wkwkwkwk
    keren untk author

  11. rini says :

    hahahahha suka cerita,a
    ternyta soeun tertipu tohh pdhal kimbum juga suka ma dy pi bingung mw bersikap kyk mna,,
    akhir yang bahagia,,

  12. puput bumsso says :

    keyen keyen kyen…
    waahh romantisss bgettt sh …
    Happy Ending🙂

  13. Dhy@n says :

    hehehe
    keren…. keren…..
    salut buat authornya…

  14. baka va says :

    wuaaa,
    kren bgt !!
    ending.a bikin senyum” ndiri ….
    lucuuuuuuuu n romantic !!
    4 sahabat yang kompak, Kim So Eun sama Taeyeon n Kim Bum sama leeteuk ….
    bikin cerita lagi dunk, soal.a kren !!….
    moga menang ya …. 🙂

  15. chella says :

    wow!! keren!….ini yg paling bagus deh…

  16. Tamie says :

    hmmm… Basus~ banget!!
    mau lagi!! :))

  17. Ina BeQi Soeulmates says :

    kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
    so sweeeeeeeeeetttttt
    keeerrreeeeeeeen keerrreeeeennnnn……
    valentine terindah buat BUMSSO dan TAETEUK couple…
    hahaha
    KEREEENNNNN^^

  18. Viqa_BumsSoeulindo says :

    huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa !!!!!!!!!!

    SO SWEET SEKALI !!!!!!!!!!!!

    huhu, , ,

    ahh bumsso-bumsso, , ,

    kalian benar2 mempesonaaaaaa ????

  19. dhia says :

    ha ha ha
    lucu…lucu…lucu…
    suka…suka…suka…

  20. meilani says :

    I LIKE IT FF INI
    lucu banget so eun yang salah paham dengan temnnya sendiri..

  21. cucancie says :

    So…..sweet……

  22. secret says :

    bolehlah….

  23. chi iia says :

    Keren…keren..keren

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: