Born to belong together (Part 8)

Author: ^^dierenzitudienaOrenz^^

Main cast: Kim Bum dan Kim So Eun

Cast: Park Shin Hye, Go Ara, Seohyun, Jang geun suk, U-Know Yunho, Jung Yong hwa, Go Hye Sun, Park Ji Yeon, Lee Min Ho, Yoo Seung Ho

Genre: Romantic, Family, Friendship, Drama

Type: Sequel

 

Born to belong together
Part 8

 

Ingin ku katakan dengan membisik, pada angin yang menghembus saat ini, kalau aku tak butuh ini. Ingin ku titipkan pada kerlip bintang, di langit kelam yang mengukung jiwa, bahwa aku ingin segera berlari, jauh.

 

Runcing duriku tumpul, dan aku sekarat dalam himpitan penat. Bukan jeda dan hirupan nafas, tapi aku butuh pijakan lain. Yang kan memacu daya juangku, hingga penobatan tanpa gempita tabur bunga menjadi nyata.

 

Pada jejak kaki yang menapak, menjadi deretan panjang penuh makna. Namun bukan itu yang ingin ku lihat, karena aku mencari satu jejak yang terselip, diantara berbagai bentuk kamuflase. Satu jejak saja, yang pernah menggurat dalam di lahan sanubari.

 

Bila tak juga ku dapati, mungkin aku harus menahan kecewa dan marah. Kembali lagi menatap ke depan, fokus dan terbang tinggi bersama para malaikat. Biar ku bawa segala ketidak-berdayaan hingga ke langit tujuh. Namun aku bukanlah manusia bumi yang melangit. Kakiku tetaplah menjajak bumi, dan aku harus menapak, menerima kodrat tanpa kan ada kepak sayap membantu.

 

Setapak demi setapak kembali…

 

Tak ada pilihan kecuali berlari agar cepat sampai, bukan terbang mengangkasa. Semoga tungkai kakiku tak pernah lunglai, karena masih banyak tapak yang harus dicipta dengan sempurna.

 

Atau adakah malaikat yang sudi pinjamkan sayapnya? Barang semalam saja? Sebelum fajar menyingsing dan membawa takdir lain.


 

Sungmin menghentikan kegiatan menulisnya. Ia baru menyadari bahwa ia tidaklah menulis lyric lagu seperti tujuan awalnya. Melainkan ia menulis rangkaian kata yang bila diperhatikan dengan seksama itu merupakan ungkapan hatinya saat ini. Sungmin menatap frame photo di hadapannya. Photo ia dan So eun ketika sama-sama sedang siaran di SNU FM. Ia memegang pigura itu, ia perhatikan dengan seksama lalu ia pun menghembuskan nafasnya, sangat dalam.

Sungmin pun berkata pada dirinya ”Kim So eun & Lee Sungmin adalah sahabat untuk selamanya”

Terdengar suara ketukan pintu dan suara seorang gadis memanggilnya ”Oppa.. apakah kau ada di dalam?”

”Masuklah Haneul.. pintunya tidak dikunci”jawab Sungmin

”Oppa.. ini ada bingkisan untukmu”ucap Haneul seraya memberikan sebuah bingkisan pada Sungmin

”wah.. tumben adik Oppa yang satu ini mau repot-repot memberikan bingkisan untuk Oppanya”

”Yeee.. itu bingkisan bukan dari aku tau”ungkap Haneul

”Lalu dari siapa?”tanya Sungmin

”Mollayo.. Aku menemukan bingkisan itu tepat di depan pintu keluar rumah. Ayo Oppa, cepat dibuka.. aku penasaran dengan isinya”

”emm,, perasaan aku sedang tidak berulang tahun.. siapa yaa yang mengirimiku bingkisan ini?”

Dengan cekatan Sungmin membuka bingkisan itu dan terlihatlah isinya. Dua buah replika dirinya. Replika yang pertama adalah sungmin yang sedang bernyanyi sambil memainkan gitarnya dan replika yang kedua adalah sungmin yang sedang menjadi penyiar radio. Selain kedua replika itu, ada sebuah kartu ucapan berwarna pink. Sungmin membuka kartu ucapan itu dan membacanya. Haneul yang penasaran lalu bertanya ”Nuguya?”

”Molla.. Tidak ada nama pengirimnya. Ia hanya meningalkan photo ini”ucap Sungmin seraya menunjukan sebuah photo pada Haneul.

”Aisshh.. Yeoja yang satu ini sudah dipastikan adalah secret admirer Oppa. Bagaimana mungkin ia hanya meninggalkan sebuah photo yang diambil dari sisi belakang, mana mukanya tak terlihat lagi”ujar Haneul

”Hahahaha.. sepertinya akan mengasikan. Yeoja ini sedang mengajakku untuk main tebak-tebakan, baiklah.. akan kuladeni dia”sungmin menyunggingkan senyumnya.

 

*******

So eun masih asik tertidur. Ia dibangunkan oleh suara dering ponselnya. Dengan mata yang masih mengantuk, ia meraih  dan melihat nama eonnienya di layar ponselnya ”Yoboseo”

”So eun”sapa Hye sun

”Eonnie..”

”Kenapa suaramu serak?.. apa kau sakit?”

”Anio.. mungkin karna aku baru bangun tidur”

“Mwo?.. kau baru bangun?”kaget Hye sun

“Ne..”jawab So eun

“Ckckckc kau khan sudah jadi seorang istri, masa jam segini baru bangun?”

So eun melihat jam weker di sebelahnya dan alangkah terkejutnya ia ketika tau bahwa ia telat bangun. ”Andwaaeeeeee…”teriaknya

”So eun,, whaeyo?”tanya Hyesun

”Eonnie.. udah dulu yaa.. nanti aku telfon lagi. Aku harus menyiapkan sarapan untuk suamiku”ucap So eun

Klik.. sambungan telepon terputus
Tanpa pikir panjang, so eun turun dari tempat tidurnya. Ia pun menuju kamar mandi dan mencuci muka ala kadarnya. Kemudian ia keluar dari kamar dan menuju dapur. Dilihatnya Kim Bum sedang menikmati sarapan paginya sambil membaca koran. Dengan ekspresi menyesal So eun berkata ”Oppa.. jeongmal mianhae.. aku telat bangun..”

Kim Bum masih asik membaca korannya.
”Oppa.. apa kau mendengarku?.. apa kau marah padaku?”..

Kim Bum menarik nafas dan menghentikan kegiatan membacanya ”Gwaenchana.. aku paham kondisimu agak kurang fit, oleh karena itu aku pun tak tega membangunkan tidurmu”

Bel rumah berbunyi. Kim Bum bangkit dari kursinya dan membuka pintu rumah. Ternyata yang datang adalah dokter keluarga. Kim Bum mengantarkan dokter tersebut ke kamar Ji Yeon.

“Eomma.. dokternya sudah datang”ucap Kim Bum

“Annyeong Ny.Kim”Sapa Dokter Kang kepada ibu Kim Bum.

Dokter Kang pun memeriksa keadaan Ji Yeon dan berkata “Ny.Kim.. anda tidak perlu khawatir.. Nona Ji yeon hanya sakit perut karna kedatangan tamu bulanan. Besok atau lusa, kondisinya akan segera membaik, aku akan menuliskan resep untuk mengobati rasa sakitnya”

”Syukurlah.. Gamsahamnida Dokter” ucap Ibu Kim Bum ” Ji Yeon, sebaiknya kau istirahat dulu. Tidak usah masuk sekolah, biar nanti Seung ho yang memberitahukan pada wali kelasmu, araso?”

Ji Yeon menganggukan kepalanya pelan.

Kim Bum berkata sambil melirik ke arah So eun ”Ternyata.. adik dan kakak sama saja penyakitnya”

Setelah itu Kim Bum keluar dari kamar Ji yeon dan kembali ke ruang makan yang bersebelahan dengan dapur untuk mengambil tasnya. So eun pun mengikutinya. ”Oppa.. apa kau sudah mau berangkat?”

”Ne..”jawab Kim Bum tanpa menoleh sedikit pun pada So eun

”Oppa.. ” so eun memegang lengan Kim Bum berharap agar Kim Bum melihat ke arahnya. Tapi sepertinya Kim Bum tidak paham dengan apa yang di inginkan oleh istrinya itu. So eun mencoba tersenyum dan berkata ”Semoga harimu menyenangkan dan sukses..”

”Gomawoyo.. aku pergi dulu yaa.. annyeong..”

”Annyeong..”balas So eun sambil melambaikan tangannya

So eun baru beranjak dari tempatnya berdiri setelah sosok kim bum menghilang dari penglihatannya. Ia berjalan lemah ke arah kamarnya. Sesampainya di kamar, ia mandi dan bersiap-siap untuk berangkat kuliah. Sebelum berangkat, So eun menelepon Hye sun

”Yoboseo eonnie..”sapa So eun

”Ne..”jawab So eun

”Eonnie.. apa yang ingin kau katakan padaku tadi pagi?”

”Aku ingin mengajakmu ikut seminar parenting”

”Seminar parenting?”tanya So eun

”Ne.. itung-itung persiapan kita sebagai calon ibu”

”Kapan?”

”Minggu ini, kau mau khan..”

”emm.. aku coba minta izin pada suamiku dulu ya eon, nanti aku kabari lagi”

”Ne.. eonnie tunggu yaa..”

So eun memutuskan sambungan telfonnya. Ia mengambil tas dan barang bawaannya lalu beranjak pergi. Sepanjang perjalanan menuju kampus So eun terus saja memikirkan kesalahannya pagi ini. Kenapa ia bisa telat bangun?.. kenapa ia tak mendengar suara alarm sama sekali?.. Apa Kim Bum Oppa masih marah padanya?.. tapi ia bilang tak apa-apa, tapi anehnya sikapnya itu loh.. ekspresinya cuek sekali. Oh ya,, Oppa juga belum bercerita kepadaku tentang hal yang membuat raut wajahnya jadi muram kemarin. Sebenarnya ada apa ini?..

******

Sementara itu… Kim Bum yang sedang menyetir mobilnya terlihat sedang memikirkan sesuatu.

Sebenarnya siapa orang itu?.. Apakah mungkin ia Sungmin?.. ahh,, tapi khan pada saat aku menerima telfon kemarin, Sungmin berada bersama dengan adiknya dan juga So eun. Bagaimana mungkin itu Sungmin. Lalu siapa?.. ahhh,, ini membuatku pusing. Berani sekali orang itu mengancamku. Kim Bum mengingat kembali perkataan dari orang yang mengancamnya.

”Apakah kau yang bernama Kim Sang Bum?”

”Ne.. ini siapa yaaa?”

”Kau tak perlu tau siapa aku. Yang pasti aku tau siapa kau. Yya..!! dengar yaa.. Kim Sang Bum.. Kim So eun is mine.. dia adalah milikku dan dia hanya mencintaiku. Aku akan merebutnya kembali darimu. Selamanya dia hanyalah milikku”

“Yya.. apa kau gila?.. aku dan So eun sudah resmi menjadi suami istri. Jadi, jangan harap kau bisa mengganggu kehidupan kami”

“Hahahaha.. aku tau pernikahanmu adalah karena dijodohkan. Sekarang aku tanya, apakah kau mencintainya Kim Sang Bum?.. apakah kau mencintai Kim So eun?

Kim Bum terdiam. Ia tak menyangka akan mendapatkan pertanyaan seperti itu.

”Sudah kuduga.. kau pasti akan bingung menjawabnya khan.. Lihat saja.. sebentar lagi So eun akan menjadi milikku kembali”

”Yya.. kau kira aku takut dengan ancamanmu?.. TIDAK SAMA SEKALI…!!”

Kim Bum pun menghubungi ketiga sahabatnya, Yunho, Yonghwa dan Geun Suk untuk membantu melacak siapakah pemilik nomer itu. Satu hal yang ia yakini bahwa ia akan tetap berusaha untuk mempertahankan so eun disisinya. Ia adalah suami So eun dan So eun adalah istrinya.

 

*******

Sesampainya di kampus, So eun dikejutkan dengan berbagai spanduk yang terpampang di sepanjang koridor fakultasnya. Isi dari spanduk itu adalah ucapan selamat atas pernikahnnya yang dikirimkan oleh BumSso Lovers. Ia menuju lokernya dan disana pun keadaannya tak beda jauh. Ada banyak bingkisan yang dihadiahkan padanya. Para mahasiswa dan mahasiswi banyak yang mencuri pandang ke arahnya, So eun pun merasa risih dan bertanya dalam hati ”Apakah ini yang dirasakan oleh orang biasa sepertiku yang menikah dengan seorang selebriti kampus?”

So eun masih berdiri di depan lokernya ketika seseorang menyapanya ”Eunnie.. annyeong..”

So eun menoleh dan melihat sesosok pria dengan senyum aegyonya ”Annyeong minnie”

”wuaah.. sepertinya Uri eunnie kini sudah jadi orang beken.. sampai-sampai setiap mata mahasiswa dan mahasiswi disini melihat ke arahmu”ucap Sungmin

”Aisshh.. kau bisa saja. Aku tetaplah seorang Kim So eun. Mahasiswi tingkat 1 jurusan Hubungan Internasional. Yang membedakan adalah kini aku sudah punya Teddy Bear hidup yang bisa dipeluk,, hahahaha..”so eun tertawa riang.

”Dan kau tetaplah seorang sanguinis yang ceria”tambah Sungmin

”Pastinya.. ayo,, qt semangat kuliah..”ujar So eun

Mereka berdua pun menuju ruang kelas HI untuk mengikuti perkuliahan.

 

*******

Di sebuah SMA

”Seung ho.. apa benar Ji Yeon tidak masuk sekolah?.. dia sakit apa?”tanya Ah Sung

”Ne.. tadi pagi dia merasakan sakit di perutnya. Aku kurang tau dia sakit apa, karna pada waktu aku berangkat, dokternya belum datang”

”Oh.. kalo begitu, pulang sekolah aku akan menengoknya”ujar Ah Sung. ”Oiya.. ini ada titpan untukmu”

”Titipan untukku? Dari siapa?”

”aku tidak tau.. tadi pada saat aku sampai dikelas, aku melihat seorang siswi sedang memperhatikan kelas qt lalu aku sapa ia dan ia pun memintaku untuk memberikan bingkisan ini untukmu, pada saat aku tanya namanya, ia malah melarikan diri. Sepertinya ia junior kita”

”emm,, Gomawoyo..”ucap Seung ho. Ia pun memasukan bingkisan itu ke dalam tasnya.

Bel istirahat pun berbunyi.

Seung ho berjalan menuju kantin dan memesan makanan. Pada saat ia sedang menikmati menu makannya, ada seorang siswi yang menghampirinya ”Annyeong haseyo Sunbae.. Maaf jika mengganggu.. Perkenalkan.. Namaku.. Seo woo

Seung ho menatap siswi itu dan membalas sapaannya ”Annyeong Seo woo”

”Sunbae.. bolehkah aku duduk disini?”

”Ohh.. silahkan”

”Sunbae.. apa kau sudah menerima bingkisan dariku?.. Tadi pagi aku menitipkannya pada teman sekelasmu”

”Ohh.. jadi kau yang mengirim bingkisan itu..”

”Ne.. Emm,, Sunbae bagaimana pendapatmu?”

“Pendapat apa?”

“Pendapatmu tentang hasil foto jepretanku?”

“eh?.. Seung ho nyengir. “Mianhae.. aku blum membuka isinya jadi aku tidak tau apa yang kau maksud”

“Oh begitu.. Tak apa. Aku hanya ingin sharing dengan Sunbae karna aku tau Sunbae menyukai fotografi”

“Tunggu sebentar.. tadi kau bilang hasil foto jepretanmu?.. apa kau juga suka memotret?”

“Ne..”angguk Seo woo penuh semangat

“whoaaa.. kita memiliki hobi yang sama”

 

”Sunbae.. Maaf jika lancang.. bolehkah aku meminta nomer ponselmu.. aku ingin bertanya banyak hal”

”emm.. boleh-boleh..”

Seung ho pun mengetikan nomer ponselnya di ponsel milik Seo woo.

”Gomawoyo Sunbae..”

”Cheonmaneyo.. oh ya,, kau tidak memesan makanan?”

”Anio..”

”Apa sedang diet?”

”Hehehe.. tidak juga”

“Dari kapan kau tertarik dengan fotografi?”

”belum lama ini. Hasil jepretanku juga masih terlihat amatiran”

”Emm.. darimana kau tau kalo aku suka fotografi?”

”Dari mading sekolah.. bukankah setiap minggunya selalu terpampang foto-foto hasil jepretan Sunbae,, dan aku slalu memperhatikanya. Sangat keren..!!”puji Seo woo

”Siapa dulu fotografernya?.. Yoo seung ho,, hehehehe…”seung ho nyengir

“Sunbae.. maukah mengajariku tentang teknik photografi yang baik dan benar?.. Mohon bimbingannya sunbae..”pinta Seo woo sambil membungkungkan badannya.

“ahh.. kau ini.. aku juga masih dalam tahap belajar. Kita belajar sama-sama saja yaa..”ucap seung ho ”Kalo gitu.. nanti aku akan mengajakmu ketika aku sedang hunting obyek untuk photo, bagaimana?”

”Dengan senang hati aku mau..”jawab Seo woo dengan senyum ceria

 

*******

 

Di sebuah lobby Gedung bertingkat

Terlihat Kim Bum sedang menungu. Siapakah yang ia tunggu?…

”Annyeong haseyo Bummie”sapa seseorang

 

”Ohh.. Annyeong haseyo Dong wook Sunbae..”sapa Kim Bum

 

”Sudah lama sekali qt tidak bertemu dan uri bummie terlihat semakin tampan”

”ahh.. Sunbae bisa saja”

”Oh yaa.. Mianhae aku tidak bisa datang ke pesta pernikahanmu. Aku baru saja datang dari Busan dan banyak hal yang harus aku selesaikan”

”Tidak apa-apa Sunbae, aku bisa maklum”

”Oiya.. kenalkan.. ini adalah Lee Min Jung-ssi”

”Annyeong haseyo.. Jonen Kim Sang Bum Imnida,, Bangapseumnida”ucap Kim Bum memperkenalkan dirinya

”Annyeong.. Lee Min Jung imnida”ujar Min Jung

”Karena kalian sudah saling kenal, maka kita akan mulai membahas projectnya” ucap Dongwook

Mereka bertigapun larut dalam pembahasan tentang project yang akan mereka lakukan bersama. Kim Bum terlihat sangat antusias karna ini merupakan project pertamanya pasca lulus dari kampus.

”Bagaimana Bummie, apakah kau sudah paham dengan apa yang kujelaskan?”tanya Dong wook

”Ne..”jawab Kim Bum

”Lalu, Min Jung-ssi, apa kau juga paham?”

”Ne..”jawab Min Jung

”Kalo begitu, kita bisa berangkat sekarang untuk melihat gedung yang nantinya akan menjadi Office kita” ujar Dong wook

Mereka meninggalkan lobby itu menuju sebuah lokasi yang dimaksud oleh Dong Wook. Tak butuh waktu yang lama, mereka sudah sampai di tempat tujuan. Sebuah bangunan minimalis yang akan digunakan sebagai office. Dong wook, Kim Bum dan Min Jung berjalan melihat ruangan demi ruangan yang ada di bangunan itu.

”Nah.. Bummie.. ruangan ini akan segera jadi ruanganmu, apakah kau suka?”tanya Dong wook

Kim Bum melihat ke sekeliling ruangan itu lalu tersenyum dan menganggukan kepalanya.

”Di sebelah ruanganmu adalah ruangan Min Jung-ssi. Aku harap kalian berdua dapat bekerjasama dengan baik. Oh ya, sebenarnya ada satu orang lagi yang akan bergabung dengan tim kalian, tapi ia baru bisa datangnya besok. Jadi, mulai besok.. kalian sudah bisa menempati ruangan ini dan memulai project kita”jelas Dong wook

Kim Bum, Dong wook, dan Min Jung melanjutkan perjalanan menuju ruang meeting. Kim Bum & Min Jung akan diperkenalkan dengan karyawan lain yang juga bekerja disitu dan dilanjutkan dengan pembahasan terkait Strategi-strategi yang akan ditempuh untuk menggoalkan project. Kim Bum menatap layar ponselnya, ada sebuah sms masuk. Ia mengenali nomer itu sebagai orang aneh yang mengancamnya kemarin. Kim Bum membaca isi smsnya

”Pagi ini aku melihat So eun berangkat kuliah dengan wajah tak secerah biasanya. Aku tau ada sesuatu yang tidak beres dengannya dan aku tau penyebabnya yang tak lain dan tak bukan adalah KAU.. Kim Sang Bum”

Kim Bum mengacuhkan sms itu. Tak ada niat untuk menanggapinya. Namun sebenarnya pikirannya agak terganggu, tapi Kim Bum mencoba untuk profesional dengan tetap berkonsentrasi pada apa yang sedang dibahas di pertemuan itu.

Kim Bum mengirim sms pada So eun

“Yeobo.. apa kau sudah makan siang?.. jangan lupa makan yaa.. aku sedang meeting bersama dengan rekan kerjaku.. c u later darling.. ^_^”

So eun tak menyangka kalo Kim Bum mengiriminya sebuah sms. Itu tandanya suasana hati Kim Bum sudah membaik. Ia pun membalas smsnya

”Jagiya… aku baru saja memesan makanan di kantin. Sekarang aku yang balik tanya nie, My honey udah makan siang juga blum?.. Can’t wait to see u.. ^_^”

”Selesai meeting, aku akan langsung makan siang, sudah yaa.. aku harus kembali berkonsentrasi pada pembahasan meeting… ”

”Ne.. uri Bummie.. Fighting…!!”

”Cieeee.. kayanya ada yang kasmaran nie..”ledek Ara

“Baru meraskan falling in love,, aduhai indahnya…”tambah Shin hye

”Apakah kau sedang sms-an dengan Kim Bum Sunbae?”tanya Seohyun

“Husssh.. kalian ini.. mau tau aja..”ucap So eun

“Gini nih tingkahnya newly wedding couple.. bikin mupeng aja”ujar Ara

“Makanya kalian cepat-cepat menyusul, nanti keburu jadi perawan tua loh,, kekekeke..” cengir So eun

“Stop pembahasannya tentang nikahnya, aku sudah lapar nie.. ayo qt makan”ajak Shin Hye

”Jal Mokkesemnida”ucap keempatnya berbarengan

Di sela-sela aktivitas makan..

”Eunnie.. bagaimana rasanya menjadi seorang istri?”tanya Seohyun

“Yahh.. mulai lagi deh pembahasan tentang nikahnya. Umur segini emang paling sensitif kalo bahas tentang nikah”ujar Shin hye

“emm.. gimana yaa?.. belum terlalu kerasa perbedaannya. Aku juga baru menikah beberapa hari yang lalu.. Yang pasti.. sekarang aku sudah punya Teddy Bear hidup yang bisa dipeluk.. selain itu.. aku juga punya teman buat tidur, punya seseorang yang bisa mendengarkan ceritaku.. whoaaa.. rasanya menyenangkan. Aku dan Kim Bum Oppa seperti dua orang remaja yang sedang menjalani masa pacarannya”

 

“Ehem.. jadi kau belum melakukan itu?”tanya Ara penuh selidik

”Heii.. kalian jangan berpikir macem-macem yaaa.. aku dan kim bum Oppa masih menikmati kondisi kami saat ini.. lagipula.. hal itu akan terjadi secara alami seiring berjalannya waktu.. tak perlu dipaksakan..”jelas So eun

 

***********

So eun dan Sungmin baru saja menyelesaikan siarannya hari itu. Ketika Sungmin hendak pulang, ia kembali mendapatkan sebuah bingkisan. Kali ini bingkisan itu ia terima dari Music Directornya SNU FM

”Hyung.. apa kau tau siapa yang menitipkan bingkisan ini?”tanya Sungmin

”Aku tak mengenalnya”

”Apakah dia seorang yeoja?”

”Ne..”

”Bisakah kau sebutkan ciri-cirinya?”

”Tingginya kira-kira 160 cm, rambutnya hitam lurus panjang sebahu, matanya tidak terlalu sipit, dia mengenakan baju berwarna biru muda”

”Ohh.. Gomawoyo Hyung..”

”ada apa Minnie?”tanya So eun

”Ah.. anio.. ”jawab Sungmin

”kalo gitu aku pulang duluan yaaa.. c u tomorrow..”ujar So eun

”Ne.. annyeong..”ucap Sungmin

Sepeninggalnya So eun, sungmin membuka bingkisan yang baru saja didapatkannya. Isinya adalah sebuah buku bacaan dan selembar kertas yang bersisi rangkaian kata

Maybe . . . it is true that we don’t
know what we have until we lose it,
but it is also true that we don’t know
what we have been missing until it
arrives.

Maybe . . . the brightest future will
always be based on a forgotten past;
after all, you can’t go on
successfully in life until you let go
of your past mistakes, failures and
heartaches.

Maybe . . you should hope for enough
happiness to make you sweet, enough
trials to make you strong, enough
sorrow to keep you human, and enough
hope to make you happy.

Maybe . . . the happiest of people
don’t necessarily have the best of
everything; they just make the most of
everything that comes along their way.

Maybe .. . . the best kind of friend is
the kind you can sit on a porch and
swing with, never say a word, and then
walk away feeling like it was the best
conversation you’ve ever had.

Maybe . . . happiness waits for all
those who cry, all those who hurt, all
those who have searched, and all those
who have tried, for only they can
appreciate the importance of all the
people who have touched their lives.

May be . . you should do something nice
for someone every single day, even if
it is simply to leave them alone.

Maybe . . . there are moments in life
when you miss someone — a parent, a
spouse, a friend, a child — so much
that you just want to pick them from
your dreams and hug them for real, so
that once they are around you
appreciate them more.

Maybe … giving someone all your love
is never an assurance that they will
love you back. Don’t expect love in
return; just wait for it to grow in
their heart; but, if it doesn’t, be
content that it grew in yours.

Maybe .. . . you should dream what you
want to dream; go where you want to
go, be what you want to be, because
you have only one life and one chance
to do all the things you dream of, and
want to do.

Dear Sungmin… “Life is only travelled ONCE;
Today’s MOMENT becomes Tomorrow’s MEMORY.
Enjoy every moment, good or bad, because the GIFT of LIFE is LIFE itself….”

 

Sungmin berkata “Siapa pun kau.. kau berasil membuatku penasaran.. tapi aku ingin berterimakasih atas semua bingkisan ini dan tentunya kata-kata motivasi yang baru saja aku baca. Sepertinya kau sangat mengenalku, kau tau kondisiku.. Tapi aku tak tau siapa kau?”..

 

******

 

So eun berjalan kaki di sepanjang Myeongdong street. Banyak sekali daftar barang yang ingin ia beli dan yang paling utama adalah couple stuff. So eun masuk ke sebuah toko yang khusus menjual all about couple stuff. So eun pun mulai memilih-milih, barang apa yang akan ia beli.

Setelah puas berkeliling, so eun mampir ke sebuah Café. Sepertinya Café ini baru dibuka karna ia merasa belum pernah berkunjung kesini sebelumnya. So eun memesan Strawberry Milkshake kesukaanya. Tak lama, pesanannya sudah datang “Strawberry Milkshake Special for special person”

So eun yang sedari tadi asik mengutak-ngatik ponselnya segera menoleh ke arah milkshakenya dan mengucapkan “Gamsahamnida..”

“Ternyata.. kesukaanmu masih sama seperti yang dulu..”ucap pelayan yang ada di hadapan So eun

Betapa terkejutnya So eun ketika melihat sesosok namja yang dikenalinya. Bagaimana mungkin ia tak mengenali Pangeran Lucu, Cerdas, Tampan, Populer daaaan lucu yang pernah hadir di kehidupan So eun. Pangeran Lucu itu bernama Kim Ki Bum. *Buat reader yang blum ngeh sama Pangeran lucu, silahkan baca BTBT Part 1*.

”Annyeong eunnie.. Long time no see..”sapa Ki Bum

“A.. a.. annyeong Ki Bum Oppa..”So eun menjawab dengan keterkejutannya

“Sepertinya kau terkejut melihatku?.. terlihat jelas di wajahmu”

So eun segera memegang pipinya dan mencoba mengontrol emosinya. Kemudian ia memberanikan diri bertanya “Oppa.. sejak kapan ada di Korea?”

“Belum lama.. sekitar 3 bulan yang lalu.. “

“Apa Oppa sudah lulus kuliah?”

”Ne.. Oiya, bagaimana kabarmu?”

”Aku baik.. kalo Oppa?”

”Seperti yang kau lihat.. aku masih bisa bernafas dan beraktifitas dengan baik” ucap Ki Bum diiringi senyum manisnya

Ces.. seperti ada cairan dingin membasahi wajahnya. So eun tidak ingin keliatan gugup, maka dari itu ia meraih milkshake dihadapannya dan meminumnya.

”Eunnie.. sekarang kau pasti sudah kuliah yaa?”

”Ne..”

”Kuliah dimana?.. Jurusan apa?”

”Aku kuliah di Seoul National University Jurusan Hubungan Internasional”

”Wow.. Keren..”puji Ki Bum

So eun tersenyum. ”Apa Oppa bekerja di Cafe ini?”

Oops.. So eun Pabo.. bagaimana mungkin lulusan Harvard University bekerja di sebuah Cafe?..

“Ne.. aku bekerja disini”jawab Ki Bum

“Jinca?”tanya So eun tak percaya

“Ne.. akulah pekerja yang bisa menentukan jam kerjaku sendiri dan memilih apakah aku mau masuk atau tidak hari ini”

“Mwo?.. koq bisa seperti itu?”So eun terlihat berpikir “Tunggu.. tunggu.. jangan-jangan Oppa pemilik dari Café ini?”

“Hehehe.. Yuph, you’re right… Maaf aku tinggal dulu yaa.. enjoy your milkshake.. sering-sering mampir kesini yaa..”ucap Ki Bum sambil mengedipkan sebelah matanya dan pergi meninggalkan So eun.

Ces.. lagi-lagi.. cairan dingin itu membasahi wajahnya. So eun berkata dalam hati “Kyaaaa… kenapa aku harus bertemu dengan Pangeran Lucu itu lagi?.. dan disaat aku sudah menikah pula?.. Aigoo.. aku tidak boleh seperti.. Saat ini aku sudah resmi menjadi istri seorang Kim Sang Bum”tegasnya.
So eun menghabiskan milkshakenya dan beranjak pergi meninggalkan cafe itu.

 

********

 

Malam harinya…

So eun sedang asik berkutat dengan tugas-tugas kuliahnya sampai ia tidak menyadari kalau Kim Bum sudah ada disebelahnya dan seketika itu juga mencium pipinya. So eun kaget namun ia langsung tersenyum dan memeluk suaminya itu. “uwaahh.. rasanya nyaman sekali ketika pulang bekerja, aku bisa melihat wajah istriku yang sedang tersenyum dan mendapatkan pelukan hangatnya”ucap Kim Bum

So eun semakin mengeratkan pelukannya dan bertanya “Apakah semuanya berjalan dengan lancar?”

“Ne.. itu juga berkat doa darimu. Mulai besok, aku sudah resmi bekerja disana. Bagaimana dengan harimu?”

“Hariku juga berjalan dengan lancar.. Kuliah lancar, siaran juga lancar..”

“Baguslah… emm,, ngomong-ngomong.. sampai kapan qt akan berpelukan seperti ini?.. aku belum mandi,, hehehe..”
So eun melepaskan pelukannya dan berkata “oh iya.. kalo gitu, my honey mandi dulu yaa.. biar segar dan wangi..”

“Apakah aku boleh membuka pakaianku disini?”tanya Kim Bum

“Andwaee.. “so eun menggeleng” di kamar mandi saja yaa..”

”Ne.. arasoyo..”ucap Kim Bum sambil terkekeh

”Pake piyama yang ini yaa..”pinta So eun

”Piyama siapa ini?”

”Tentu saja piyamu punyamu”

”Kapan aku membelinya?”

”Aku yang membelinya. Ini piyama couple,, hehehe..”

”Ohh,, hahahaha..istriku ini ada-ada saja.. Yasudah aku mandi dulu..”

 

So eun kembali mengerjakan tugas-tugas kuliahnya. Tak lama, Kim Bum sudah selesai mandi dan menghampiri So eun ”Bagaimana penampilanku?”

So eun memperhatikan Kim Bum dari ujung kepala sampai ke kaki dan berkata”whoaaa.. suamiku sangat tampan.. ”

“Gomawo”Kim Bum tersenyum dengan memperlihatkan lesung pipinya ”ayo qt foto dulu..”

Dan mereka pun berfoto dengan piyama couplenya.

“Suamiku.. apakah sudah makan malam?”

”Sudah.. Oiya,, kapan kau membeli piyama ini?”

”Tadi sepulang kuliah.. aku juga membeli Mug couple, kaos couple, dan masih banyak lagi”

”Jinca?”

”Ne..”So eun mengangguk

“Coba perlihatkan padaku..”pinta Kim Bum

”Tunggu sebentar yaa..”

So eun bergegas mengambil couple stuff yang baru saja dibelinya. ”Taraaaa.. ini dia”

Kim Bum memperhatikan satu persatu barang yang dibeli istrinya itu dan bertanya ”istriku.. apakah kau sudah mulai membuat daftar anggaran belanja rumah tangga qt?”

”Tentu saja.. aku sudah mencatat dengan rapih.. apa kau mau melihat juga?”

“Jeongmal?.. istriku memang cerdas.. yang terpenting adalah tidak lebih besar pasak daripada tiang. Kita harus sudah mulai memikirkan biaya untuk anak-anak kita kelak”

”Ne… arasoyo jagiya…”

”Istriku.. apa kau bisa menyetir?”

So eun menggeleng. “Whaeyo?..”

“Kalo gitu, aku akan mengajarimu menyetir. Dan mulai besok, aku akan mengantarmu berangkat kuliah”

”Jeongmal?.. Kapan kita akan belajar nyetir?”

”Bagaimana kalo akhir pekan ini?”

”Tunggu sebentar.. sepertinya aku sudah ada janji. Tapi itupun kalau kau mengizinkan. Hye Sun eonnie mengajakku ikut seminar parenting hari minggu ini, sebagai persiapan untuk jadi calon ibu. Apakah aku boleh ikut?”

”Seminar parenting?.. tentu saja boleh..kau bisa mendapatkan banyak ilmu disana.. Belajar nyetirnya hari sabtunya aja gimana?.. kau tidak ada jadwal kuliah khan..”

”Okeh.. hari sabtu yaaa..”so eun menyetujui

Kim Bum tersenyum sambil mencubit pipi so eun
So eun berkata “Kenapa suamiku ini hobi sekali mencubit pipiku?”

”Karna istriku ini sangat amat menggemaskan. Kalo ibarat makanan, kau bagaikan lolipop dengan berbagai corak warna dan rasa manis yang tak habis-habis,, hehehe..”

”Dan sejak kapan suamiku ini belajar ngegombal?”

”Siapa juga yang ngegombal?”tanya Kim Bum

“Siapa lagi kalo bukan namja yang ada di hadapanku ini”

“Namja dihadapanmu?.. siapa dia?”tanya Kim Bum dengan ekspresi innocentnya

“Namja di hadapanku adalah Pria baik hati yang sangat menyayangi istrinya, keluarganya, sahabatnya. Ia juga cerdas dan menyenangkan”

“Jinca?.. woaaahh.. beruntung sekali yeoja yang jadi istrinya”

So eun mengangguk “Pastinya… hehehe..”

 

”Istriku..  bagaimana keadaan Ji Yeon sekarang?”

”Eomoni bilang.. seharian ini Ji Yeon berada di dalam kamarnya terus.. tidak beranjak sedikitpun. Memang seperti itulah kalo nyeri bulanan sedang menyerang. Walaupun sudah diberi obat oleh dokter, tapi rasa nyeri itu masih terasa walau sedikit”

“Ji yeon memang sangat mirip denganmu yaa..”

”Yaiyalah.. kami khan kakak adik,, hahahaha.. ”so eun tertawa renyah ”Suamiku.. ayo cerita.. tentang pekerjaanmu.. aku akan mendengarkannya”

Kim Bum mulai bercerita ”Hari ini aku bertemu dengan Dong wook sunbae.. seniorku di kampus dulu.. kami membicarakan project yang akan kami laksanakan. Aku dikenalkan dengan partner satu timku, namanya Lee Min Jung-ssi. Aku juga melihat gedung yang mulai besok akan menjadi kantorku”.

”Terus.. terus..”tanya So eun

”Ga ada terusannya lagi, ceritanya hanya segitu..”

“Yahh.. singkat banget ceritanya”

“kalo panjang-panjang, itu namanya dongeng”

“Hahahaha.. iya juga yaa..”

“Kau sedang mengerjakan tugas apa?”tanya Kim Bum

”Membuat makalah”

”Ujian kapan?”

”Kira-kira dua minggu dari sekarang”

”Yasudah.. kerjakan tugasmu sampai selesai, akupun harus menyusun rencana kerja untuk besok.. Uri Eunnie.. Fighting..!!”

”Yosh.. semangat..!!”balas So eun

Mereka berduapun asik dengan aktivitas mereka masing-masing. Tanpa sadar So eun tertidur di meja belajar. Kim Bum yang melihatnya kemudian menghampiri So eun dan digendonglah istrinya itu ke tempat tidur. Ia selimuti istrinya, ia usap kepalanya dan perlahan ia kecup bibirnya *nah loh.. Kim Bum curang.. nyiumnya pas So eun lagi bobo,, hahahaha.. LOL*

“Semoga istriku ini tidak bangun kesiangan lagi.. Have a nice sleep darling” ucap Kim Bum

Ia pun kemudian tidur di sebelah So eun sambil memandang wajah istrinya itu..

*****

Pagi hari…

So eun bangun dari tidurnya. Dilihatnya Kim Bum masih tertidur di sebelahnya. Ia pandangi wajah suaminya dan bergumam “Ternyata.. suamiku ini dilihat dari sisi mana saja, tetap terlihat tampan.. Saranghae Honey..”bisik So eun lembut.

Kemudian So eun berjalan ke arah kamar mandi. So eun mengguyur tubuhnya dengan air. Selesai mandi, ia melihat Kim Bum masih tertidur. Ia pun mendekat ke arahnya dan membangunkannya.. “Ting tong.. ting tong.. mataharinya sudah mau muncul.. Suamiku.. ayo bangun..” Kim Bum masih tertidur.

So eun menarik selimut Kim Bum dan menggoyang-goyang tubuh suaminya “Bangun sayaaaang..” Kim Bum mulai membuka matanya

“Ne.. ne.. aku bangun”

“ayo mandi.. ayo mandi.. biar ga ngantuk lagi..”seru So eun “aku turun ke bawah dulu yaa..”

Di dapur terlihat Ibu Kim Bum yang sedang menyiapkan sarapan. “Eomoni..”sapa So eun

“Eunnie.. kau sudah bangun?”

“Ne.. eomoni.. aku bantu masaknya yaa..”

“Ohh,, boleh-boleh..”

Beberapa menit berlalu.. “So eun sayang.. cara memotongnya bukan seperti itu.. Sini,, eomoni contohkan dulu yaa..”

“Jwesonghamnida eomoni..”

“Gwaenchana.. namanya juga baru belajar berumah tangga. Nah, sekarang kau coba”

Hidangan sarapan pagi pun telah tersaji di meja makan. 4 sehat 5 sempurna. Semuanya le

ngkap. ”Eunnie.. seorang ibu rumah tangga itu harus punya daftar menu masakan, sehingga ia tidak akan kebingungan mau masak apa. Selain itu.. menu masakannya pun harus disesuaikan dengan standar gizi dan bervariasi agar tidak menimbulkan kejenuhan bagi penikmat masakannya”

So eun menganguk-anggukan kepalanya tanda mengerti. ”Eomoni.. mohon bimbingannya. Aku memang belum mahir memasak, tapi aku ingin belajar memasak dengan baik dan benar”

”Ne.. aku akan membantumu..”ucap Ibu Kim Bum

”Good morning eomma.. so eun nuna”sapa seung ho

”Morning”jawab ibu & so eun

“Apa hari ini ji yeon tidak masuk sekolah lagi?”tanya seung ho

“sepertinya iya.. “jawab Ibu

“aku sudah sehat..”ji yeon muncul dengan senyumannya

“Yeonnie-ah..”kaget Ibu & So eun berbarengan

“Eomoni.. Eonnie.. aku sudah merasa sehat.. aku ingin sekolah hari ini”pinta Ji Yeon

”Apa kau yakin?”tanya So eun

Ji yeon menganggukan kepalanya seraya berkata ”Ne..”

”Yasudah kalo begitu.. ayo sarapan dulu..”

Ayah & Kim Bum pun bergabung dengan mereka. Aktivitas sarapan pun dimulai. Semuanya terlihat lahap menyantap menu sarapan paginya.

Selesai sarapan…

”Seung ho.. berangkat sekolah bareng yaa..”pinta Ji Yeon

”Jeongmal?.. apa aku tidak salah mendengar?.. Tumben.. kau jinak padaku..”

”Hush.. seung ho.. tidak boleh berkata seperti itu”tegur Ibu

”Tapi aku sekolah naik motor.. apa kau kuat?.. nanti yang ada kau masuk angin lagi?.. bisa berabe jadinya”

”Aku khan bisa pakai jacket”

”Yasudah terserah kau saja..”ucap Seung ho sembari ngeloyor pergi

”Eomoni, aboji, Oppa,, eonnie.. kami berangkat dulu yaa..”ujar Ji Yeon

”Ne.. hati-hati yaaa..”

”Eomma.. appa.. kami juga mau berangkat sekarang..”kata Kim Bum

”Ohh,, ne.. Kau mengantar eunnie ke kampus?”tanya ibu

Kim Bum mengangguk.

”Anakku.. selamat bekerja.. menantuku.. selamat belajar”ucap Ibu

”Kami berangkat”ujar Kim bum & So eun berbarengan

 

*****

”Yeonnie, berpeganglah padaku.. kau tidak ingin jatuh dari motor khan..”seru Seung ho

Dengan ragu-ragu, Ji Yeon melingkarkan tangannya ke perut Seung ho.

”Nah.. kalo gitu aku jadi tenang bawa motornya”

”jangan ngebut-ngebut yaaa.. ”

”Kalo ga ngebut, qt tidak akan sampai ke sekolah tepat waktu”

Ji Yeon mencubit perut Seung ho
”awww.. aww.. sakit tau.. ternyata keganasanmu masih belum hilang juga”

”apa kau bilang?”

”Sudah lupakan saja..”

Sesampainya di sekolah…
Seung ho yang sedang memakirkan motornya dikejutkan oleh sapaan nyaring yang memanggil namanya ”Seung ho Sunbae”

Seung ho & Ji Yeon menoleh ke arah sumber suara.

Terlihat Seo woo berlari kecil ke arah Seung ho & Ji Yeon. ”Annyeong haseyo Seung ho Sunbae”sapa Seo woo

 

”Annyeong Seo woo”balas Seung ho

Ji Yeon terlihat kebingungan. “Oh ya.. yeonnie.. kenalkan.. ini junior qt, namanya Seo woo..”

“Annyeong haseyo.. Jonen.. Seo woo imnida, bangapseumnida..”

“Annyeong.. Park Ji Yeon imnida”

“Bangapseumnida Ji Yeon Sunbae.. oh ya, apakah Ji Yeon Sunbae adalah kekasih Seung Ho Sunbae?”

“Bukan.. Ji Yeon adalah saudara iparku”jawab Seung ho. Ji Yeon menatap Seung ho, Namur seung ho terlihat cuek.

“Ohh.. aku kira kalian adalah sepasang kekasih”ucap Seo woo

“Tapi.. dia naksir berat padaku loh..”ungkap Ji Yeon

“Jinca?”tanya Seo woo

“Ne.. kalo tak percaya, tanyakan saja langsung padanya”ucap Ji yeon

Muka seung ho berubah jadi merah. Seketika ia langsung mengajak Ji yeon pergi “Seo woo.. sampai ketemu lagi yaa.. aku & ji yeon masuk kelas dulu.. annyeong..”

Dalam perjalanan menuju kelas
“Sepertinya Seo woo menyukaimu?”

”Mwo?.. jangan bilang kau cemburu lagi?”

”Aishh.. ngapain aku mesti cemburu?.. aku berkata seperti ini karna aku adalah seorang perempuan dan aku bisa merasakan apa yang perempuan lain rasakan.

”Jeongmalyo?.. wahh,, ternyata ada juga Yeoja yang suka padaku, berarti aku tak kalah keren dari Kim Bum Hyung”

”weee.. ”Ji yeon menjulurkan lidahnya ”Pede gila..”

”Harus dong.. PD adalah salah satu modal sukses”

Dan perdebatan pun kembali terjadi antara seung ho & ji yeon

******

”Sudah sampai… Met kuliah istriku..”ucap Kim Bum

”Terimakasih banyak suamiku.. semangat juga buat kerjaannya..”

Kim Bum menunjuk pipinya seraya berkata ”Poppo..”

So eun tersipu lalu mencium pipi kiri kim bum.

“Sebelah lagi biar imbang”

So eun kembali mencium pipi kim bum.

“wooaaahh.. aku jadi lebih bersemangat..!!”ujar kim bum “ingat yaa.. jaga pandangan, dan pendengaran serta yang terpenting adalah jaga hatimu.. Karna Kim Bum hanya untuk So eun dan So eun hanyalah untuk Kim Bum”

“Ne,, arasoyo…”ucap So eun

 

*****

Kim Bum sudah sampai dikantornya. Baru saja ia hendak masuk ke ruangannya, ponselnya berdering. Kim Bum melihat layar hapenya dan mereject panggilan masuk itu. Ia tidak ingin menerima telpon dari orang misterius yang mengancamnya tempo hari. Ponselnya kembali berdering, kim bum mereject lagi. Berkali-kali kim bum mereject panggilan masuk ke ponselnya itu.
“aisssh, orang ini benar-benar menyebalkan..!! sepertinya aku harus melapor pada kantor polisi”ungkap kim bum

Siangnya.. Kim Bum mendapatkan sms dari orang misterius itu
”Kim Sang Bum… sebentar lagi.. kebersamaanmu dengan so eun akan berakhir. Tunggu saja tanggal mainnya”

Kim Bum merasa geregetan dengan orang itu. Akhirnya ia pun membalas smsnya ”Aku tak peduli dengan apa yang kau katakan. Satu hal yang aku yakini. Jika Tuhan telah menakdirkan aku dan so eun untuk bersama selamanya, maka.. tak ada seorangpun di dunia ini yang bisa memisahkan kami. Percuma saja kau menakut-nakutiku.”

Orang misterius itu tidak membalas sms kim bum. Dan Kim Bum berencana pergi ke kantor polisi setelah pekerjaan di kantornya beres.

******

Bersambung….

Nantikan part selanjutnya yaaa… :D

Seperti biasa,, aku tunggu kritik,, saran  dan komentarnya yaaaa…

Dengan penuh cinta kuucapkan Gamsahamnida… ^^

^^dierenzitudienaOrenz si penyuka Jeruk^^

Tags: , , , , , , , , , , ,

About bumssoindo

We are fanbase of BUMSSO (Kim Bum and Kim So Eun) from Indonesia

21 responses to “Born to belong together (Part 8)”

  1. qieqi_bumsso says :

    wah makin seru ja nue ceritany…

    sapa ntu yg sering neror kim bum ???
    jgn2 pangeran lucu ???
    wah kim bum dapet saingan berat nue,,,

    part selanjutny jgn lama2 ych…

  2. rini says :

    makin seru aj neh cerita,a.
    sebenar,a spa se org misterius tu?? gk mungki law sungmin,,
    jngan smpe ad yg ngerusak hubungan bumsso,,
    wah akhir,a jiyeon mw pergi skolah bareng ma seungho n mulai cemburu pi gk mw ngaku law cemburu,,
    d,tunggu k,lanjutan,a!!

  3. Yunie sipenyuka hijau says :

    Wah makin Mancaaap aza dierenz
    Who’s that man? #seseorang yg kan menghancurkan pernikahan bumsso penasaran beud.. Cant wait 4 the next part❤

  4. anya love bumsso says :

    huaaaa….. akhirnya setelah skian lama menunggu lanjutan ff ini == maaf lebay
    keren..keren
    good job
    I Like it
    btw yg meneror kim bum sapa yach?? jd makin penasaran
    okay aq tggu part berikutnya ^^

  5. Mii-kun says :

    Kyaaaaaaaaaa~
    Suka bgt sama FF bikinan author……….. ^o^
    Berharap bgt di kehidupan nyata Kim Bum & So Eun juga ky gitu……..~

    Kayaknya yg neror Kim Bum itu si Ki Bum yaa……a.k.a pangeran lucu……😄 *sok tau*

    Ji Yeon udah agak jinak sama Seung Ho……kekeke😀

    Ga sabar nunggu part selanjutnya…………

    Gamsahamnida~

  6. alita irene says :

    wahhh , makin penasaran sm orang menteror itu ,,
    ditunggu kelanjutannyaa .. pensaran bgt :))

  7. negista says :

    wohaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
    bundaku aku datang………………….
    jejejejeje keren keren..
    siang-siang baca BTBT.. berasa ;agi minum es campu
    semua perasaan aduk aduk nih..
    mulai dari senyum lucu, senyum gaje, senyum romantis ampe manyun..

    siapa tuh si peneror???
    jangan pangeran lucu yah??
    karena aku yakin itu bukan sungmin..
    sungmin terlalu baik untuk melakukan hal itu..
    *wesh kayak kenal sung min aje* “ya iyalah..bapakku…”

    waduhhhhhhhhhhh so eun ma kim bum bikin iri neh
    romantis banget ihhhhhhhhhhhhh

    so eun bangun telat tak apa..
    kim bum juga gak marah
    wakakakakakakakakaka

    adeuhhhhhhhhhhh ji yeon tingkahnya kayak aku..
    kalo lagi datang tamu ti cibeureum
    suka sakit kit.. melintir perutku..
    itu kenapa yah bunda??? *nanya lagi*

    wahhhhhhhhhh kim bum kerja kerja..
    kerja baru
    ruangan baru..
    partner baru…..

    Ji yeon ma seung ho….
    baikan neh ceritanya??
    seo woo suka..
    moga2 jadi dech..
    ntar ji yeon cari pasangan baru gitu..
    kan gak enak yah iparan pacaran..

    jiahahaha so eun ketemu pangeran lucu
    wuinnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn
    jangan naksir lagi yah..
    kim bum hanya milik eunnie
    n eunnie hanya milik bummie..
    so ingat suami waktu lihat pangeran lucu
    wakakakakakakakakaka

    so eun belnnja souple stuff…
    mauuuuuuuuuuu.. aku ma kyu juga punya
    hahahaha bunda ma minnie aboji gimana????
    *jangan ditanya neng nden*

    ihhhhhhhh ihhhhhhhhhhhhhh
    itu bumsso lovers ngasih bingkisan..
    itu pupuhu bumsso lovers kan aku..
    aku yang ngomando loh..
    *bangga aku*

    kim bum sekarang mau nganterin so eun ke kampus
    yeayyyyyyyyyyy takut diembat orang yah..
    emang mesti jaga-jaga..
    hahahahahahaha

    waduhhhhhh apa lagi yah???
    bingung mau komen apa lagi..
    bundaku mian banget komen pendek
    berhubung otak limit..
    kesenengan baca ni FF seh..
    aku tunggu setiap waktu..
    ok bundaku.. ku tunggu next part nya…
    jangan lama-lama loh………
    wokeh wokeh…

    FIGHTING AJA AJA….

    N
    E
    N
    G

    N
    D
    E
    N

    S
    E
    L
    A
    L
    U

    M
    E
    N
    U
    N
    G
    G
    U

    F
    F

    B
    U
    N
    D
    A
    K
    U

    S
    A
    L
    A
    M

    H
    A
    N
    G
    A
    T

    T
    E
    R
    D
    A
    H
    S
    Y
    A
    T

    B
    U
    A
    T

    B
    U
    N
    D
    A

    D
    A
    N

    A
    J
    A

    A
    J
    A

    F
    I
    G
    H
    T
    I
    N
    G

    내가 엄마를 사랑 …

    성령, 엄마 !!!!!
    엄마가 투쟁 계속 BTBT (BORN TO BELONG TOGETHER)
    다음 이야기는 나를 기다리고 계실거야 !!!!!!
    어머니 .. 파이팅 …………….
    당신을 사랑합니다!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    -CHO MIN RIN- *bawa-bawa marga suami*

  8. diramzahra says :

    yaelah ndeeenn, kurang panjang komennya wkwkwkwk
    waduh yg ngancem kim bum pasti si ki bum*sok tau*,adoh mas so eun dah nikah jgn diganggu gugat
    hahahaha ji yeon tampaknya udh nyaman ma seung ho pake acara cembokur segala,napa gak dari dulu neng xixixixi
    tebak tebak buah kedondong*pribahasa ngasal* yg ngirimin sungmin bingkisan2 ntu pasti si author wkwkwkwk*gak nyambung bgd dah*
    unyu unyu suami pulang kerja so eun dpt ciuman di pipi kyaaaaaa romantisnya hohohoo
    ah napa so eun musti ktemu ki bum lg ya?jgn2 udh direncanain nih ma ki bum
    hye sun ma so eun mo ikut seminar parenting hohohoho saiia ikut donk*reader heboh ndiri*
    yap berangkat kerja modalnya cipika cipiki from wife ehem ehem
    DIEREEEEEENNZZ KUTUNGGU PENAMPAKAN PART BERIKUTNYA,OCE?

  9. Runo says :

    Suka suka suka!!!!
    Yg pling aq suka,,ff ni tuh bkan ff biasa tpi berbobot.. Kta2 yg d’pake ‘n kta2 bijakny bkan hny brmnfaat d’dlam crta tpi jga bgi kami para reader!🙂
    Tak da kta lagi selain,,
    DITUNGGU BANGET LANJUTANNYA!!
    smga ttp brkualitas ya..^^

  10. Atin says :

    Udah koment di wp-nya dierenz,skrg komen di sini jg ah..
    Kim bum ga usah ditanggepi orang stress itu,lho?Hehe
    Tetep romantis z ma euniee.,
    Setuju ma nden,seo woo ma seung ho,kcian kl dy patah hati..jiyeon buatin couple baru z.,hihi
    Ok dtunggu lanjutannya.,

  11. puput bumsso says :

    ahh makin seru,cpa yg yg nerorr???
    d tunggu part selanjutny, jangn lama-lama yh..
    heeeee😀

  12. rosiyani 'oci' says :

    akhirnya dipost jg disini.. hhe..
    emang FF ini makin serulahhh. suka bgt ma bumsso yang makin mesra..hhe🙂
    moga mereka bisa menghadapi semua rintangan yang akan menghadang (itu si peneror) ishhhh…
    ji yeon kayanya dah mulai kesemsem nih ma seung ho gara2 ada yang deketin seeung ho. hha.. baguslah moga mereka cepat berdamai..
    aihhh sungmin pny penggemar rahasia nihhh hhe,, moga cantaik itu penggemarnya biar sungmin bisa nyusul eunnie gt pny pasangan, hhe🙂

    ayooooo lanjutkan part selanjutnya onnie nden !!!! jangan lama2 ya.. bis tiap hari liat blognya ternyata blm ada jg part selanjutnya… hhu..
    figtingggggg onnie !!!

  13. intan bumsso says :

    yeee akhirnya ff favoritku ini keluar juga.
    seneng banget kb ma kse mesra abis kayak gitu. tapi kok ada pengganggu misterius itu sih. kayaknya orang misterius ini ki bum ya? tambah seru aja nih
    jadi penasaran sama lanjutannya
    buat author SEMANGAT ya!!!

  14. monica says :

    ciahaa….akhirnya ff nya keluar jugaaa…
    makin seru aja nih…
    di tunggu sambungannya dengan cepat ya author… ^^

  15. RiriAngels says :

    AAAAA PASTI YANG NGANCAM KIM BUM PANGERAN LUCU #soktau
    Hahaha
    KEREEEEN KAK NEXT PART DI TUNGGU

  16. Novita Resti Utami says :

    BAGUS~~~ BANGET~~~
    jadi JANGAN LAMA – LAMA ngepost lanjutannya!
    UDAH GAK SABAR NIH!!

  17. Sachiyo_HyeHee says :

    Annyeog, ikut gabung ya…

    Kyaaaa~
    unni ku mulai muncul nih… (nunjuk” fto seo woo unni)…
    Kenapa seo woo unni gk sama im ju hwan oppa aja??

  18. Ina BeQi Soeulmates says :

    aaaaaaaaaaaaaaaaa Mrs.Frog is hereeeeeeee
    *mian tlat comen*
    ahaha

    lgsng aja yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
    two thumbs buat kalimat pmbuka.a,,
    aaaaaaaaa SUKAAAAAAAA SUKAAAAAAAAAA

    ”Molla.. Tidak ada nama pengirimnya. Ia hanya meningalkan photo ini”ucap Sungmin seraya menunjukan sebuah photo pada Haneul.

    ”Aisshh.. Yeoja yang satu ini sudah dipastikan adalah secret admirer Oppa. Bagaimana mungkin ia hanya meninggalkan sebuah photo yang diambil dari sisi belakang, mana mukanya tak terlihat lagi”ujar Haneul

    ”Hahahaha.. sepertinya akan mengasikan. Yeoja ini sedang mengajakku untuk main tebak-tebakan, baiklah.. akan kuladeni dia”sungmin menyunggingkan senyumnya. *ngelirik author*

    ”Oppa.. ” so eun memegang lengan Kim Bum berharap agar Kim Bum melihat ke arahnya. Tapi sepertinya Kim Bum tidak paham dengan apa yang di inginkan oleh istrinya itu. So eun mencoba tersenyum dan berkata ”Semoga harimu menyenangkan dan sukses..”

    ”Gomawoyo.. aku pergi dulu yaa.. annyeong..” *aisssshh jgn dingin gt bum,, istri mbok ya d.cium sblm prgi*

    ”wuaah.. sepertinya Uri eunnie kini sudah jadi orang beken.. sampai-sampai setiap mata mahasiswa dan mahasiswi disini melihat ke arahmu”ucap Sungmin

    ”Aisshh.. kau bisa saja. Aku tetaplah seorang Kim So eun. Mahasiswi tingkat 1 jurusan Hubungan Internasional. Yang membedakan adalah kini aku sudah punya Teddy Bear hidup yang bisa dipeluk,, hahahaha..”so eun tertawa riang.
    “emm.. gimana yaa?.. belum terlalu kerasa perbedaannya. Aku juga baru menikah beberapa hari yang lalu.. Yang pasti.. sekarang aku sudah punya Teddy Bear hidup yang bisa dipeluk.. selain itu.. aku juga punya teman buat tidur, punya seseorang yang bisa mendengarkan ceritaku.. whoaaa.. rasanya menyenangkan. Aku dan Kim Bum Oppa seperti dua orang remaja yang sedang menjalani masa pacarannya” *reader lgsng natap ilu dg muka tomat smbl t.sipu* (?)

    So eun dan Sungmin baru saja menyelesaikan siarannya hari itu. Ketika Sungmin hendak pulang, ia kembali mendapatkan sebuah bingkisan. Kali ini bingkisan itu ia terima dari Music Directornya SNU FM.
    ”Hyung.. apa kau tau siapa yang menitipkan bingkisan ini?”tanya Sungmin
    ”Tingginya kira-kira 160 cm, rambutnya hitam lurus panjang sebahu, matanya tidak terlalu sipit, dia mengenakan baju berwarna biru muda”
    Sungmin berkata “Siapa pun kau.. kau berasil membuatku penasaran.. tapi aku ingin berterimakasih atas semua bingkisan ini dan tentunya kata-kata motivasi yang baru saja aku baca. Sepertinya kau sangat mengenalku, kau tau kondisiku.. Tapi aku tak tau siapa kau?”.. *natap tajam author minta pnjlsan*

    “So eun sedang asik berkutat dengan tugas-tugas kuliahnya sampai ia tidak menyadari kalau Kim Bum sudah ada disebelahnya dan seketika itu juga mencium pipinya. So eun kaget namun ia langsung tersenyum dan memeluk suaminya itu. “uwaahh.. rasanya nyaman sekali ketika pulang bekerja, aku bisa melihat wajah istriku yang sedang tersenyum dan mendapatkan pelukan hangatnya”ucap Kim Bum”
    Aku tak peduli dengan apa yang kau katakan. Satu hal yang aku yakini. Jika Tuhan telah menakdirkan aku dan so eun untuk bersama selamanya, maka.. tak ada seorangpun di dunia ini yang bisa memisahkan kami. Percuma saja kau menakut-nakutiku.” *aaaaaaaaaaaaaaa so sweeeeeeeettttttt*

    itu pasti kerjaan kibum tuh neror” suami orang…….
    gak boleeeeehhhhhhhhh >,<
    cieeee cieeee seung ho ad yg naksir,,, hati" jiyeon,,
    haha

    over all……….
    DAEBAAAAAAAAAAAKKKKKKK uri Dierenz..
    ahaha^^

  19. rizkyapratiwi says :

    yaaaaaaaaaahhhh …… tuk part 8 ne kerem anib
    pa lagi dengan kemunculan orng yg misterius yg bikin penasaran

  20. Viqa_BumsSoeulindo says :

    woaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa eonnie q suka part kali ini !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    SO SWETTT ??????????????????????

    cie bumssoooooooooooooooo, , ,

    hmm q juga suka konflik yang terjadiii, , hihi

    q juga suka statment bumpaa yang ini, , ,

    “ingat yaa.. jaga pandangan, dan pendengaran serta yang terpenting adalah jaga hatimu.. Karna Kim Bum hanya untuk So eun dan So eun hanyalah untuk Kim Bum”

    huhu unyu2, ,
    lanjuttttt eonnieeeqqqqq, ,

    keep fihting !!!!!!!!!!!!!!!!

  21. Juliana (@Juliana83579934) says :

    pasti orang misteriusnya kim kibum… n jiyeon koq bisa bersikap baik sama seungho di depan ortu mereka n dia menyatakan klu seungho suka sama dia didepan woo… apa jiyeon menyukai seungho sekarang ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: