NGA4CL Episode 2 (Pesta Dansa Tahunan kampus dan Perang dimulai)

Author : NdenSangEun

Main cast : Kim So Eun, Kim Bum, Kim Hyun Joong, Kim Hyung Joon, Lee Min Ho, Lee Jeong Gil

Extended Cast : So Joong Ki, Jang Geun Suk, Yoo Seung Ho, Lee Hong Ki, Jung Yong Hwa, Park Je Kyung (Rahmi Jamilah), Jung Seul Ah (Lulu Auliyah), Hyeon Bin, Song Ji Hyo, Goh Ara, Park Shin Hye, Kim Min Ji.

Genre : Romantic, Drama, Family, Comedy

Type : Sequel

 

 

Annyeong mates..chingu..saeng..eonnie

Kembali lagi dengan FF gaje ku

Langsung aja dech..

Enjoy this…

 

So Eun baru saja turun dari mobil mewahnya. Dia berjalan menyusuri area kampus, tersenyum bangga. Dia mengumbar senyum kepada setiap orang yang dia jumpai sepanjang jalan menuju kampus. Namun So Eun heran melihat tingkah seorang pria yang lari terbirit-birit.

“lelaki aneh..”. Gumam So Eun,  Namun dia tambah kaget melihat aksi tiga pria yang berlari, dua diantaranya membawa ember dengan air yang agak bertumapahan dijalan.

“Kampus yang aneh, isinya mahasiswa aneh semua”. Ucap So Eun.

“Sirammmmmmmmmmmmmm!!!!”. Komando Kim Bum, Jong Ki berusaha lari tepat dibelakang So Eun. Dan alhasil.. BURRRRRRRRR Air menyiram tubuh So Eun. 2 Ember!!! Geun Suk dan Seung Ho kaget, tak kalah kaget si pengomando.  So Eun benar-benar geram, dia tatap si pengomando.

“Do!!!!!!!!!!!!!”. Teriak So Eun.

“Nona Brunei!!!!!!!!!!!!!!!!!”. Kaget Kim Bum dengan suara setengah berbisik. Jong Ki, Geun Suk dan Seung Ho pun sama kagetnya. Mereka masih tercengang dengan apa yang terjadi.

 

 

“Keluarkan jurus ke 5.. bersiap!!!”. Komando Kim Bum dengan suara pelannya. Geun Suk dan Seung Ho mengangguk mengerti.

“Siap….”. Ucap Kim Bum.

“Do!!!!! Kurang ajar………………..”. Teriak So Eun sambil berlari di tempat,

“Kaburrrrrrrrrrrrrrr”. Teriak ketiganya. Mereka bertiga pun lari ngibrit dengan meninggalkan dua buah ember yang berserakkan dijalan.

“Awas kalian!!!!”. Teriak so eun sambil berlari meraih dua ember itu dan melemparkannya, satu ember terlempar entah kemana, satunya lagi sempat mengenai pantat Seung Ho.

“Aduhhhh..pantatku..”. Ucap Seung Ho sambil mengelus pantatnya.

“Sudahlah..”. Ucap Geun Suk sambil menepuk pantat Seung Ho.

“Ya!!! Pantatku sudah sakit kena ember, kenapa kau pukul lagi”. Kesal Seung Ho.

“Sudahlah diam!!”. Ucap Kim Bum sambil menjitaki kepala dua temannya. Mahasiswi yang melihat tingkah ketiganya memang tidak merasa aneh lagi. Tak terkecuali tiga mahasiswa yang sedang berjalan menyusuri lorong kelas.

“Tingkah mereka, mengaku F4, tapi tingkahnya aneh”. Ucap wanita berambut pendek dengan kacamata yang membuatnya tampak manis.

“Ya!!! Je Kyung-ah kau kenapa???”. Tanya pria  imut bernama Hong Ki.

“Kau tak melihat tingkah anak-anak F4 itu?”. Tanya Je Kyung.

“Kau melihat tidak??”. Tanya Hong Ki pada Yong Hwa.

“Tidak…”. Ucapnya polos, bagai ada setetes air di kepala Je Kyung.

“Hadeuwww, Tuhan kenapa aku dikaruniai dua sahabat dengan otak sedikit dibawahku…”. Ucapnya sambil mengompres keningnya dengan sapu tangan.

“Kau jorok sekali Je Kyung-ah…”. Ucap Yong Hwa.

“wae????”. Tanya Je Kyung.

“Itu sapu tangan bekas aku mengelap ingusku.. aku kan sedang flu.. hhaaaaacimmmmm”. Ucap Yong Hwa.

“Sebelumnya aku pakai untuk mengemas kue-kue kecil di kantin”. Ucap Hong Ki polos.

“yasalammmmmmm”. Ucap Je Kyung sambil melempar sapu tangan itu pada Yong Hwa. Diapun ngacir menuju toilet untuk membersihkan keningnya.

 

Balik lagi ke basecamp F4. Kim Bum duduk diatas kursinya, sementara Sung Ho dan Geun Suk baru saa tiba di depan pintu. Geun Suk berjalan maju menghampiri Kim Bum.

“Kacau.. kalian ini bagaimana???”. Kesal Kim Bum.

“Kau sih..memberi aba-aba”. Ucap Seung Ho.

“Kasihan sekali wanita itu”. Ucap Geun Suk.

“Ah… untuk apa memikirkan wanita aneh seperti dia”. Ucap Kim Bum ketus.

“Kau mengenal dia Bum?”. Tanya Seung Ho. Kim Bum hanya memanyunkan mulutnya,

“Ahahaha kau mengenalnya yah… jujur saja”. Ucap Geun Suk.

“Sudahlah..”. Ucap Kim Bum.

 

Tiba Jong Ki di tempat itu.

“Ini dia.. seharusnya korbannya dia”. Ucap Geun Suk.

“Sudahlah diam… kalian mau menyiramku!!!”. Ucap Jong Ki.

“Jong Ki-ah.. selamat umurmu di dunia semakin berkurang”. Ucap Kim Bum sambil mengulurkan tangannya. Jong Ki menyambutnya.

“Ah.. aku tahu ide gila ini pasti berasal dari otak si pembunuh cinta”. Canda Jong Ki.

“Apa nanti malam kita perlu merayakannya dengan sebuah pesta?”. Tanya Geun Suk.

“Harus… sekalian aku akan memperkenalkan kekasih baruku..”. Ucap Kim Bum.

“Wahhh wanita mana lagi??”. Tanya Seung Ho.

“Dia member Girl Band terkenal… aku yakin kalian pasti tahu”. Ucap Kim Bum.

“Apa tidak akan menjadi skandal?”. Tanya Jong Ki.

“Hanya kalian yang tahu, lagi pula aku telah menyewa tempat untuk pesta nanti malam, dan aku pastikan tidak akan ada kamera.. kasihan kekasihku”. Ucap Kim Bum.

“Ya!!! Jong Ki-ah kekasihmu memberikan hadiah apa dari Indonesia?”. Tanya Geun Suk.

“Kecupan jarak jauh”. Ucap Jong Ki,

“Huahahaha dasar!!!! Yang kau kecup tentu saja handphone-mu.. aneh”. Ucap Kim Bum.

“Tapi tetap hangat bukan.. memangnya kau!”. Sindir Jong Ki.

“Aku lebih real”. Ucap Kim Bum.

“Kapan aku bisa mencium nona Park”. Gumam Geun Suk.

“Ya!!! Kau memalukan anggota F4.. memang kau payah”. Ucap Kim Bum sambil memandang Geun Suk.

 

Sementara itu so eun masih komat kamit dikamar mandi sambil memeras bajunya yang basah.

“Dia itu memang sudah mengibarkan bendera kuning”. Ucap So Eun. “Eh.. bendera kuning atau merah yah???? Ah.. pokoknya WAR!!!!”. Gumamnya.

 

Tak lama terdengar juga suara komat kamit wanita yang masuk kedalam toilet.

“Ah.. lihat saja nanti!! Mereka mau membuatku cepat tua apa! Heuhhhhhhhh Jung Yong Hwa.. Lee Hong Ki… ahhhhhhhhhhhhh”. Kesal wanita itu. Diapun masuk toilet dan kaget melihat So Eun.

“Hua…. Kau kenapa??”. Kaget wanita itu.

“Kau tak melihat!!! Aku kena siram 3 lelaki aneh”. Ucap So Eun.

“….”. Wanita itu terbayang Kim Bum, Geun Suk dan Seung Ho yang tadi lari terbirit-birit dan langsung yakin pria yang dimaksud wanita ini adalah F3.

“Ya.. apa yang sedang kau pikirkan?”. Tanya So Eun sambil mengibaskan tangannya dihadapan wanita itu.

“Aku tahu yang kau maksud… F3 bukan?”. Tanya wanita itu.

“Siapa F3?”. Tanya So Eun.

“Sudahlah nanti akan aku jelaskan. Sepertinya kau butuh baju ganti.. kebetulan aku membawa kaos. Kau ganti saja dulu”. Ucap Je Kyung.

“Baiklah.. gomawo…”. Ucap So Eun sambil masuk toilet kemudian mengganti baju dalamannya dengan kaos pemberian Je Kyung. Sementara itu Je Kyung sibuk membersihkan keningnya sambil terus komat kamit sperti ki joko.

“Tumben sekali orang membawa pakaian ke kampus”. Ucap So Eun sesaat setelah keluar dari toilet.

“Ternyata baju kita seukuran juga… iya kebetulan semalam aku menginap dirumah kakak ku, jadi aku membawa kaos ganti”. Ucap Je Kyung.

“Oh..iya kita belum berkenalan. Kenalkan aku Kim So Eun.. bangapseumnida…”. Ucap So Eun ramah.

“Aku park Je Kyung.. kau bisa memanggilku Je Kyung”. Ucap Je Kyung.

“Kita teman mulai sekarang kan?”. Tanya So Eun sambil mengulurkan tangannya.

“Tentu… kau mahasiswa baru yah???”. Tanya Je Kyung.

“Ne.. aku pindahan dari Brunei… harap bantuanya”. Ucap So Eun. Je Kyung tersenyum.

“Kau mengambil jurusan apa??”. Tanya Je Kyung.

“Aku mengambil jurusan Business and Management”. Ucap So Eun.

“Ah…. Sepertinya kita akan menjadi teman sekelas.. kau tingkat berapa?”. Tanya Je Kyung.

“Tingkat 3”. Ucap So Eun.

“Benar saja… kita akan menjadi teman sekelas…”. Ucap Je Kyung.

“Beruntungnya aku langsung mempunyai teman, di hari pertamaku kuliah”. Ucap So Eun.

“Aku juga masih mempunyai dua teman lainnya.. nanti akan aku kenalkan”. Ucap Je Kyung.

“Tentu.. tapi sebelumnya.. keningmu kenapa?? Kau baru saja mencuci keningmu yah?”. Tanya So Eun.

“Ne.. ini ulah kedua teman anehku..”. Ucap Je Kyung.

“ya sudah kalau begitu.. ayo kita masuk kelas.. aku tak sabar ingin masuk kelas”. Ucap So Eun.

“Baiklah..”. Ucap Je Kyung.

“Eh..iya ceritakan F3 itu yah…”. Ucap So Eun.

“Baiklah…”. Ucap Je Kyung sambil berjalan keluar dari toilet bersama So Eun.

 

Sementara itu terlihat seorang wanita manis yang sedang sibuk merapikan meja barunya di perusahaan ayahnya sendiri. Ya, Jung Seul Ah (lulu) tampaknya haus mulai bersikap dewasa dan tak manja lagi, karena tidak aka nada yang membantunya lagi.

“Ayah benar-benar kejam.. kalau ingin membuangku kenapa harus dengan cara seperti ini. Untuk apa aku belajar ke London.. sejauh itu hanya untuk bekerja sebagai sekretaris saja”. Gumam Seul Ah.

 

Tiba-tiba atasannya datang. Hyun Joong heran melihat adanya perempuan yang sedang membereskan meja sekretaris pribadi nya.

“Ehm….”. Hyun Joong berusaha mengalihkan perhatian perempuan dihadapannya itu. Seul Ah langsung berpaling menatap atasanya itu.

“Selamat pagi…..t..t..tuan”. Ucap nya meski sedikit gengsi dan ragu.

“Kau sekretaris baruku itu?? Siapa namamu??”. Tanya Hyun Joong, gadis itu menatap Hyun Joong.

“Ne…mulai hari ini saya akan bekerja menjadi sekretaris tuan. Nama saya Jung Seul Ah”. Ucap seul ah tanpa ragu.

“…”. Sejenak Hyun Joong terlihat berfikir sesaat setelah mendengar nama seul ah,

“Anda kenapa?”.Tanya Seul Ah.

“Ah.. aniyo.. lanjutkan saja bers-bers nya..”. Ucap Hyun Joong.Diapun masuk kedalam ruangannya.

 

Hyun Joong langsung menyimpan tas nya, dia pun mengeluarkan laptop nya, sambil membuka laptop dia juga sambil terus memikirkan nama sekretaris barunya.

“Jung Seul Ah????”. Heran Hyun Joong.

“Marga Jung.. sepertinya aku mengenalnya… tapi apa dia putri tuan Jung An Wo?? Ahhh sepertinya tidak.. aku salah.. ini kesalahan.. untuk apa kalau dia putra tuan Jung hanya bekerja sebagai sekretarisku.. aku yakin dia bisa menjadi GM.. lagipula dia lulusan dari London”. Ucap Hyun Joong.

“Kenapa aku jadi memikirkan masalah ini..ahhhh”. Ucap yun Joong.

 

Sementara itu So Eun diperkenalkan dengan Yong Hwa dan Hong Ki oleh Je Kyung.

“Ah…. Akhirnya Je Kyung tak sendirian lagi..”. Ungkap Hong Ki.

“Maksud kalian apa??”. Tanya So Eun.

“Selama ini Je Kyung seperti anak lelaki saja… bergaul bersama kami pria-pria tampan”. Ucap Yong Hwa. Tak segan jitakan keras mendarat di kepala Yong Hwa.

“Ah… Ya!! gadis aneh.. kenapa kau menjitak kepalaku?”. Kesal Yong Hwa.

“kau mau aku masukkan ke yayasan orang aneh.. selalu saja narsis”. Ucap Je Kyung.

“tak heran aku.. melihat kau sampai saat ini belum memiliki kekasih..”. Ucap Hong Ki.

“Apalagi.. kau mau mendapatkan apa dariku??? Lebih dari yang anak aneh itu dapatkan”. Bentak Je Kyung sambil menunjuk Yong Hwa.

“Hihihihihi”. So Eun malah tertawa melihat aksi ketiga teman barunya.

“Kau kenapa tertawa?? Memangnya akmi ini badut?”. Aneh Hong Ki.

“Tidak.. aku senang melihatnya.. di Brunei jarang melihat hal seperti ini.. kalian begitu akrab.. aku jadi senang”. Ucap So Eun.

“Apa bedanya di Brunei dan Korea.. kalau aku tinggal dimanapun dan ada yang mencari gara-gara tetap akan aku jitak”. Ucap Je Kyung.

“Tingkahnya memang aneh.. maklumi yah..”. Ucap Yong Hwa.

“Oh..iya mengenai F3”. Ucap So Eun.

“Oh..itu… sebenarnya nama mereka F4. Kebetulan tadi yang mengerjaimu adalah F3.. karena seorang lagi tak kulihat. F4 itu nama gang yang terkenal.. bukan hanya di kampus tapi ya…”. Ucap Je Kyung yang keburu terpotong perkataan Hong Ki.

“Di Korea mungkin… mereka itu banyak dikagumi wanita-wanita di Korea, karena ketampanan dan kekayaannya.. dan kau tahu kan pemimpin mereka.. dia Kim sang Bum.. beuh dah… dia terkenal dengan misi “pembunuhan cinta” nya”. Ucap Hong Ki.

“Dia memang tampan sih aku akui.. sedikit dibawah ketampananku..”. Ucap Yong Hwa, Je Kyung langsung kompresan mendengarnya, kali ini tidak dengan sapu tangan sialan itu.

“Oh..jadi dia itu pemimpinnya”. Gumam So Eun dalam hati sambil angguk-angguk mendengarkan penjelasan ketiga sahabatnya.

“Selain itu masih ada Song Jong Ki.. nah kalau dia yang paling baik dan tampan…keluarganya itu terkemuka.. ayahnya pemilik Seoul National Hospital. Makanya aku aneh kenapa dia bisa bergabung dengan orang-orang gila itu”. Ucap Je Kyung.

“Ada dua lagi.. Jang Geun Suk dan Yoo Seung Ho, Yoo Seung Ho akhir-akhir ini tingkahnya aneh dan banyak diperbincangkan orang, ibunya entah kemana.. dia itu pewaris tunggal perusahaan YG Korea-China. Sedangkan Geun Suk.. dia itu anaknya Kim Bum karena dia yang selalu ngikut kemana arah bapaknya pergi… hahahaha”. Ucap Hong Ki.

“Jadi begitu yah…”. Gumam So Eun manggut-manggut.

“Kalau menurut filsapat kentut.. bisa di katakan jika kim bum adalah “orang yang tak jujur” dengan artian jika dia sudah kentut dia tak mau mengakuinya arti sebenarnya.. jika dia berbuat suatu kesalahan dia selalu melimpahkan kesalahan pada orang lain. Kalau Geun Suk adalah “orang yang bodoh” dengan artian orang yang suka menahan kentut ber jam-jam lamanya. Jika arti sebenarnya dia itu orang yang selalu mau menerima perintah dan menunggu perintah dan menahan kemauanya. Kalau Jong Ki dia adalah “orang yang berwawasan” Dia tahu kapan harus nya kentut. Dengan artian dia tahu menempatkan sesuatu..bijaksana dan dewasa. Nah kalo Seung Ho dia itu “orang yang misterius”. Yang berarti ketika dia kentut tak ada orang yang tahu. Dia sering menyelinap diam-diam dari kelas dan tak ada orang yang tahu”. Gumam Yong Hwa panjaaaaaang dan lebar.

“Dan kau sendiri adalah “orang yang percaya diri” yang berate jika kau yakin bahwa kentutmu harum. Betul kan.. kau begitu narsis dengan ketampananmu yang dibawah normal”. Ucap Je Kyung.

“Bwahahaha kalau kau “orang yang sadis” Orang yang ketut lagu di bekap oleh tangannmu kemudian di bekapkan pada hidung orang lain. Seperti dirimu sadis menjitakiku”. Ucap Hong Ki,

“Kau juga sama.. kau..kau…kau…”orang yang strategi” orang yang ketika kentut berbarengan dengan tertawa terbahak-bahak supaya tak ada orang yang tahu kalau kau sedang kentut. Itu lah dirimu.. cerminan dirimu…”. Ucap Je Kyung.

“Sepertinya kalau aku “orang yang ramah” yah..”. Sotoy So Eun nyambung. Ketiga temannya yang hapal makna kentut langsung tertawa.

“waeyo????”. Tanya So Eun.

orang yang ramah” berarti orang yang suka menciumi kentut orang lain hahahahaha”. Tawa Hong Ki.

“Aku pikir jika menurut pada buku filsapat kentut kami.. kau itu “orang yang pintar” yang berarti kau dapat mengetahui cirri kentutu seseorang.. hehe peace…”. Ucap Yong Hwa

“Dasar.. aku baru mengetahui ada buku filsafat tentang kentut.. sudahlah..”. Ucap So Eun.

“Jadi..jadi kau harus berhati-hati dengan mereka… apa karena kau mahasiswa baru lantas kau mendapatkan pesta penyambutan seperti tadi?”. Tanya Je Kyung.

“Aku juga tak mengerti.. dasar aneh.. apalagi ketuanya”. Gumam So Eun.

 

Malam nya Jong Ki, Seung Ho, Geun Suk sudah ada di tempat yag di janjikan oleh Kim Bum.

“Mana dia?’. Ungkap Seung Ho sambil mengelus pantatnya.

“Ya!!.. seung ho-ah pantatmu memangmya masih sakit? Apa sekeras itu wanita itu melempar ember??? Dia menggunakan tenaga apa yah? Aku jadi penasaran”. Ucap Geun Suk.

“Tidak sakit lagi sekarang.. memangnya kenapa?? Aneh jika aku mengelus pantatku??”. Ucap Seung Ho.

“Iya juga yah?? Ya tidak aneh lah.. yang kau elus pantatmu sendiri.. terkecuali jika kau menglus pantatku”. Ucap Geun Suk. Jong Ki tersenyum melihat tingkah sahabatnya.

“Yasalam… apa untungnya aku menglus pantatmu.. memangmya kau pikir pantatmu ada indahnya apa!!! Hahhhhhhh”. Ucap Seung Ho sambil kompresan dengan dasi nya Jong Ki.

“Ya!!!! Jong Ki ah apa yang sedang kau makan???”. Tanya Geun Suk.

“Ini.. ini buah peach.. setiap aku ulang tahun ibuku selalu menyiapkan sekeranjang buah peach… buah kesukaanku”. Ucap Jong Ki sambil menggigit besar buah nya.

“Bahkan kau seperti anak kecil yang pergi membawa buah peach”. Ucap seung Ho.

“Bagaimana kalau orang lain tahu.. sebenarnya F4 itu seperti ini.. yang satu suka pergi membawa buah peach… yang satu suka datang terlambat.. yang satu suka mengelus pantatnya sendiri”. Ucap Geun Suk.

“Dan yang satu nya lagi tingkahnya aneh”. Ucap Jong Ki sambil terkekeh mematikkan gaya Geun Suk.

“Ya!!!! Jong Ki-ah.. apakau masih ada buah peach lagi??? Sepertinya kau enak sekali melahap buah peach itu”. Ucp Geun Suk.

“Menghinaku tapi kau sendiri mau.. tunggu aku ambil dulu di mobil”. Ucap Jong Ki.

“Baiklah..”. Jawab Geun Suk.

 

Sementara itu So Eun baru saja keluar dari kamarnya, dia ingin pergi ke taman belakang untuk mendengarkan lagu-lagu KPOP yang terbaru. Dia pun berpapasan dengan Kim Bum yang juga tengah sibuk berteleponan.

“Ne…ne… kau sudah siap kan?? Jadi aku tak perlu membuang waktu lama. Tentu… yeobo.. dandan secantik mungkin yah… akan aku kenalkan pada teman-temanku. Tentu.. sampai bertemu nanti…muach…”. Ucap Kim Bum yang terhubung dengan sambungan telepon kekasihnya.

 

“Eh… ada si kolektor sapi..”. Ejek Kim Bum yang melihat So Eun. “Widiwwwwww sampai-sampai kau mengakan sandal sapi mu itu.. mau kemana?”. Ucap Kim Bum.

“…”. Awalnya So Eun hanya menatap Kim Bum, namun kemudian dia langsung menginjak kedua kaki Kim Bum, lalu dia menendang betis kim bum. Kim Bum sempat terjatuh.

“Ya!!!!! Dasar nona brunei”. Teriak Kim Bum.

 

 

“Ini pembalasan atas ulahmu tadi siang!!!! Kau pikir aku akan hanya diam saja. Tidak!!!”. Ucap So Eun sambil ngeloyor berjalan, So Eun sempat memalingkan wajahnya dan memeletkan lidahnya pertanda ejekan pada Kim Bum.

“Dia sudah mengibarkan bendera kuning denganku..”. Kesal Kim Bum. “Eh.. kuning???? kuning kan kematian!!! Bendera merah… awas kau!!!”. Kesal Kim Bum sambil bangkit dari lantai.

 

Jong Ki pun datang sambil membawa buah peach. Dia pun langsung melemparkan buah peach tersebut pada Geun Suk. Geun Suk langsung mengambil nya dan entah ada apa Geun Suk langsung memalingkan mukanya kebelakang.

“Ya!!!! Ada apa dengamu?”. Heran Seung Ho.

“Ada apa Geun Suk-ah?”. Tanya Jong Ki.

“Ini sungguh fenomena alam…”. Ungkap Geun Suk misterius.

“Ada apa dengannya???”. Tanya Jong Ki pada Seung Ho.

“Entahlah tadi dia makan ember yang dilemparkan wanita itu.. hingga aneh seperti ini”. Ucap Seung Ho.

“Siap yah….”. Ucap Geun Suk.

“Apa??? Siap apa???”. Tanya Jong Ki. Perlahan Geun Suk mengeluarkan buah peach itu.

“jreng..jreng… pantat nya Seung Ho.. hahah peach ini bentuknya seperti pantat uri seung ho”. Ucap Geun Suk, langsung saja Seung Ho memukul tangan Geun Suk. Jong Ki hanya tertawa.

 

Sudah cukup lama mereka bertiga menunggu, akhirnya sang leader datang juga. Dia pun keluar dari mobil nya bersama dengan seorang wanita cantik, ah anggota GB terkenal.

“Wadawwwwwww benar apa yang dia katakan. Ternyata dia tak berbohong.. sekarang dia berkencan dengan member SNSD itu”. Ucap Geun Suk.

“Bagaimana caranya dia bisa berkenalan dengan meber GB yah?”. Heran Seung Ho.

“Yo.. my bro!!!!!”. Sapa Kim Bum. Ketiga temannya menyambut Kim Bum juga kekasih barunya ini. Dan acara ulang tahun untuk Jong Ki pun sukses, pesta kecil namun menyenangkan. Sunny pun menyanyikan 2 buah lagu special untuk yang berulang tahun. Benar-benar Kim Bum begitu mesra dengan kekasih baru nya ini.

 

Terhitung sudah seminggu So Eun berkuliah, hari ini So Eun terlihat sedang berjalan bersama dengan Je Kyung di koridor kampus. Namun langkah So Eun tertahan ketika melihat seorang lelaki berjalan di seberangya. Lelaki yang untuk pertama kalinya membuat jantung So eun berasa berhenti berdetak. Angin seolah-olah menyambut bersama bergugurnya dedauan dari pohon (india banget perasaan nih).

“….”. So Eun tak bisa berkata-kata, senyum terbentuk dari bibirnya. Matanya kaku tetap memandang sang lelaki dewasa itu.

“So Eun-ah… Ya!!!! So eun-ah..”. Gumam Je Kyung sambil berusaha menyadarkan So Eun. Kini jiwa nya yang melayang mulai kembali terkumpul dan bersatu.

“Kau kenapa??”. Tanya Je Kyung.

“Je Kyung-ah kau tahu siapa dia?”. Tanya So Eun pada Je Kyung sambil menunjuk pria yang telah mencuri hatinya pada pandangan pertama (love at the first sight).

“Dia itu Pak Hyeon Bin, ketua klub marathon kampus”. Ucap Je Kyung.”Memangnya kenapa?”. Lanjut Je Kyung.

“Ah.. aniyo… ya sudah ayo kita langsung ke kelas saja”. Ucap So Eun.

 

Sementara itu Kim Bum terlihat sedang di kelas nya, menunggu jam kuliah masuk. Dia berkumpul bersama dengan ke dua sahabatnya. Loh kemana lagi si bungsu???

“Kemana lagi bocah itu?”. Tanya Kim Bum.

“Entahlah.. mungkin seperti biasa.. mencari masalah dengan bu Ji Hyo”. Ungkap Geun Suk.

“Dia itu kenapa senang sekali mengerjai Bu Ji Hyo… aneh”. Ucap Jong Ki.

“Bukannya dia belajar yang benar”. Ucap Kim Bum.

“Wehehehe boss.. memangnya kau juga belajar dengan benar?”. Tanya Geun suk.

“yahaha tentu saja.. belajar membunuh cinta-cinta itu”. Ucap Kim Bum.

“Beuhhh ah…”. Gumam Jong Ki.

 

So Eun dan Je Kyung tiba dikelas nya. Mereka duduk di bangku masing-masing. Terlihat Yong Hwa dan Hong Ki tengah sibuk dengan hand phone nya Hong Ki.

“Cantik bukan????”. Tanya Hong Ki.

“Ne.. wahh ketiga bidadari ini memang tidak ada matinya”. Ucap Yong Hwa.

“kapan yah kita berkencan dengan salah satu diantara mereka”. Gumam Hong Ki.

“Ne. mereka tak pernah mungkin… tak akan pernah menatap kita sebagai pria dewasa”. Ucap Yong Hwa.

“Ah…. Min Ji-ssi, Shin Hye-ssi, Ara-ssi huahhhhhh bidadari dari kahyangan”. Gumam Hong Ki sambil menyimpan handphone nya di dadanya.

“sampai kapan kalian akan kembali kea lam nyata kalian?”. Gumam Je Kyung.

“Kau!!!! Mengganggu imajinasi kami saja”. Ucap Yong Hwa.

“Aku sebal.. melihat kalian begitu memuja tiga wanita angkuh dan menyebalkan itu”. Ucap Je Kyung.

“Ah..Je Kyung-ah kau mengikuti kegiatan apa di kampus??”. Tanya So Eun.

“Aku.. aku anggota club kendo.. Yong Hwa dan Hong Ki juga… memangnya kenapa?”. Tanya Je Kyung.

“Ah.. aniyo.. aku kira kau anggota club marathon. Heheh Je Kyung-ah aku juga senang bela diri.. kalau aku mau masuk club kendo apa bisa?”. Tanya So Eun.

“Tentu saja.. ayo bergabung.. anggota club kendo kan sekarang sedang kritis”. Ucap Je Kyung.

“Memangnya kenapa???”. Tanya So Eun.

“Nanti akan aku ceritakan”. Ucap e Kyung.

“Hong ki-ah.. Yong hwa-ah.. kalian anggota klub kendo kan???”. Tanya So Eun. Kedua sobatnya mengangguk.

“Ada apa so eun-ah?”. Tanya Hong Ki.

“Tidak… aku akan bergabung dengan club kendo”. Ucap So Eun.

“Baguslah.. selamat bergabung”. Ucap Hong Ki datar.

 

Siang Itu Ibu Ji Hyo terlihat berjalan menyusuri taman kampus. Dia baru saja keluar dari kelas sebelumnya. Seperti biasa mata nya entah kenapa selalu saja memandang kea rah taman dekat air mancur dan di bawah pohon ek tua. Dna tepat saja Seung Ho terlihat sedang rebahan sambil earphone terpasang ditelinganya. Ibu Ji Hyo menggelengkan kepalanya dan berjalan menghampiri Seung Ho.

“Bangunlah..”. Ucap Bu Ji Hyo sambil melepaskan earphone Seung Ho.

“Apa yang kau lakukan barusan??”. Geram Seung Ho.

“Kau.. sungguh tak sopan.. dengan dosen kau berbicara dengan nada tinggi seperti itu…kenapa kau tak masuk kelas?”. Bentak Bu Ji Hyo.

“Jangan rebut mengurusi urusanku.. apa pedulimu.. ?? Lagipula bukan kelasmu kan?”. Ucap Seung Ho sambil kembali rebahan.

“Kau memanggilku dengan sebutan kau…. Aku ini dosenmu!!!!”. Bentak Bu Ji Hyo. Seung Ho tak mendengarkannya karena earphone telah terpasang ditelinganya.

“Yoo-Seung-Ho.. kenapa kau selalu berurusan dengaku”. Kesal Bu Ji Hyo. Bu Ji Hyo pun berjalan menjauhi Seung Ho dengan wajah kesal bercampur ingin menangis karenabentakan Seung Ho. Selagi Bu Ji Hyo berjalan, Seung Ho pun bangkit, melepaskan earphone dan memandang sayu punggung Bu Ji Hyo.

 

Malamnya So Eun terlihat sedang duduk dikamarnya.

“Ah.. bagaimana kabar bayi-bayi ku.. aku rindu sekali.. huuuuu aku hubungi saja.. ide cemerlang”. Ucap So Eun. Dia pun segera meraih hanphone nya kemudian segera menghubungi Pak Lee di Brunei.

 

Yeoboseyo…

Yeoboseyo..agassi.. bagaimana kabar anda?

Aku sedikit sakit.. hatiku rindu sekali dengan bayi-bayiku…

Ahahah anda bisa saja

Tiba-tiba Kim Bum melewati kamar So Eun dan tak sengaja mendengar percakapannya di telepon.

“Tuh kan dia memang aneh.. gila kan?? Dia itu ternyata bukan perawan… ihhh dia sudah punya anak berapa yah?? Tapi wajahnya benar-benar menunjukkan dia itu masih perawan”. Ucap Kim Bum. Dia pun kembali menguping.

 

Pak Lee.. jaga anak-anakku yah.. rasanya ingin kembali ke Brunei

Tenang saja Agassi.. saya akan merawat sapi nya.. Anda belajar saja yang rajin

Iya.. aku akan belajar yang rajin, setelah aku lulus aku akan menjemput semua anakku

Hahaha tentu…terserah Anda

Kim Bum kembali merinding mendengar percakapan So Eun.

“Semua anakku??? Apa maksud perkataan dia??? Jadi bukan 1 anak?? Wah gila.. ini bisa menjadi berita yang menghebohkan untuk kakek”. Gumam Kim Bum.

 

Tiba-tiba terlihat Kim Joon keluar dari kamarnya untuk turun ke lantai bawah, melihat Kim Bum yang sedang menguping di dekat pintu kamar So Eun, Kim Joon langsung menyapanya.

“Bum-ah apa yang sedang kau kerjakan di depan pintu kamar So Eun???”. Tanya Kim Joon.

“Aigo… shut..shuuuttt hyung!!! Ahhh matilah aku”. Bisik Kim Bum sambil menjitaki sendiri kepalanya.

“kau kenapa Bum??”. Tanya Kim Joon. So Eun yang sedang berteleponan dengan pak Lee langsung terdiam mendengar ucapan Kim Joon dari luar.

“Ah.. si gurita itu lagi…”. Gumam so Eun.

Pak Lee.. nanti aku hubungi lagi yah..

Baiklah Agassi..

Salam untuk semua anakku…

So Eun segera beranjak dari kasurnya dan berjalan untuk membuka pintu. Kim Bum yang masih menjatiki kepalanya dan menyender di depan pintu kamar So Eun tak tahu kalau So Eun akan membuka pintu. Alhasil ketika pintu dibuka, Kim Bum terjatuh tepat di kaki So Eun.

“Ya!!!! gurita apa yang kau lakukan didepan kamarku????”. Bentak So Eun.

“Aku tidak ikutan.. aku turun dulu yah”. Ucap Kim Joon sambil  ngeloyor pergi ke lantai bawah.

“Eh… cumi.. kenapa memanggilku gurita?”. Jawab Kim Bum sambil bangkit dari lantai.

“Apa?? Kau memanggilku cumi??? Ahhhh kali ini benar-benar perang nih”. Ucap So Eun.

“perang??? Baik..siapa takut… ah.. sayang sekali tadi aku sibuk di kampus  sehingga belum bisa memberikan balasan atas injakan kakimu kemarin”. Ucap Kim Bum.

“Ya!!! Gurita asin… aku suda mengumpulkan banyak info tentangmu di kampus.. tenang saja aku bisa mengalahkanmu.. perang dimulai!”. Ucap So Eun.

“ si “pembunuh cinta” tak mungkin takut dengan ancaman perempuan jejadian sepertimu.. kau tak tahu jika sudah berurusan denganku”. Ucap Kim Bum.

“kau yang tak tahu jika sudah berurusan denganku…bweee dasar tukang nguping!”. Ucap So Eun sambil memeletkan lidahnya.

“Ya!!!!!!” aku tidak menguping.. jaga perkataanmu yah”. Ucap Kim Bum.

“ Aku tak takut gurita merah..”. Ucap So Eun sambil ngeloyor pergi.

“Baiklah… perang..perang!!!!!”. Ucap Kim Bum.

 

Kim Bum berjalan menuju ruangan lantai 3, tempat dia dan ketiga suadaranya berkumpul. Di tempat itu terlihat ada Min Ho, kebetulan Hyun Joong belum pulang dari kantor sementara Kim Joon tengah bersama kakek dibawah.

“Dasar menyebalkan”. Gumam Kim Bum sambil menjatuhkan diri di kursi.

“Kenapa kau???”. Tanya Min Ho.

“Aku sudah mengibarkan bendera perang dengan si nona brunei”. Ucap Kim Bum kesal.

“Mwo??? Ada ilham apa sampai-samai si penakluk wanita berperang dengan wanita?? Apa ada lampu yang pecah hingga dunia menjadi gelap dan terjadi hal seperti ini?”. Ucap Min Ho.

“Tahu..tanyakan saja ke apotek”. Ungkap Kim Bum.

“benar.. ada yang aneh.. dasar!!!! Sudahlah jangan berperang jika masih satu atap.. kau mau diasingkan oleh kakek karena ulahmu ini”. Ucap Min Ho.

“Kalau aku diasingkan lagi.. maka si nona brinei juga harus ikutdiasingkan”. Ucap Kim Bum.

“terserahlah..”. Ucap Min Ho.

“Eh..hyong!!!! aku dengar kau baru putus dari Hye Jin noona.. bagaimana ceritanya?”. Tanya Kim Bum.

“Aku sudah malas dengannya.. dia itu begitu cerwet seperti nenek-nenek”. Ucap Kim Bum.

“hahah.. aku baru saja berkencan dengan Sunny..”. Ungkap Kim Bum.

“Ahahaha.. aku juga sedang mengejar Victoria”. Ucap in Ho.

“Hahahaha kita mengencani anak SM.. eh bukankah Victoria noona bersama dengan Nichkhun sunbae?”. Tanya Kim Bum.

“Itu hanya sebuah TV program… aku sedang mendekatinya.. dukung aku.. kita buat gebrakan Pangeran keluarga Kim berkencan dengan anak SM”. Ungkap Min Ho.

“Kutunggu kabar baik nya saja haha”. Ucap Kim Bum. Mereka berdua memang mempunyai sifat yang sama.

 

Pagi menyambut kediaman Kim. Semua terlihat sedang sarapan, Kim Bum tepat berhadapan dengan So Eun dimeja makan. Suasana begitu damai.. tapi tidak untuk di bawah.. di bawah meja kaki mereka sedang berperang rupanya.

“Nona brunei.. hari ini apa kau mau berangkat denganku???”. Tanya kim Bum.

“Heh?? Ngeeekkkk ada setan apa yang berkelibatan diotak si gurita???”. Ucap So Eun dalam hati.

“Sepertinya aku sudah mulai akrab dengan So Eun yah.. kalian berdua pergi bersama saja kan satu kampus”. Ucap Kim Joon.

‘Mwo??? Bukan kah aku diantarkan supir?”. Tanya So Eun.

“Sudah bersamaku saja”. Ucap Kim Bum.

“Iya.. kau pergi bersama Kim Bum saja”. Ucap kakek.

“Oh..oh.. baiklah”. Ucap So Eun kecewa, dia pun menatap Kim Bum, terlihat Kim Bum tertawa kecil.

“Aku harus menyiapkan mental”. Ucap So Eun dalam hati.

 

So Eun pun berangkat bersama dengan Kim Bum. Ketika masuk kedalam mobil, So Eun sudah berprasangka buruk dengan apa yang akan terjadi padanya. Beberapa meter mobil melaju dari kediaman Kim.

“Nona brunei…. Si muka dua”. Ucap Kim Bum.

“ya!!!! Gurita asin, gurita basah, gurita kering.. apa maksudmu?”. Tanya So Eun.

“kau berlaga seperti masih perawan.. tahu nya..hmhmhmh”. Ucap Kim Bum sambil geleng-geleng kepala.

“Apa maksudmu???”. Geram So Eun.

“Kau ke Korea sementara ankmu kau tinggalkan di Brunei.. ibu macam apa kau? Kejam”. Ucap Kim Bum.

“Aku.. aku kemari untuk belajar.. anakku di brunei ada yang menjaganya”. Ucap So Eun.

“Aku tak menyangka.. kau masih muda tapi banyak anak”. Ucap Kim Bum. Jederrr jitakan mendarat di kepala Kim Bum.

“ya!!!!!! Kenapa kau menjitaku?”. Geram Kim Bum.

“Maksud mu dari tadi anankku itu manusia??? Aku belum melahirkan!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”. Teriak So Eun sambil memukul Kim Bum dengan tas nya.

“jadi maksudmu anakmu apa???????????????”. Ucap Kim Bum.

“sapi!”. Ucap So Eun. Glekkkk rasanya ada air mancur dikepala Kim Bum. “kau manusia jejadian yah?”. Tanya Kim Bum. Kali ini tangan So Eun memukul jidat Kim Bum.

“ya!!!!!!!!!!! Kau sudah kurang ajar…”. Teriak Kim Bum.

“Sudahlah.. sekarang katakana apa tujuanmu mengajakku berangkat bersama?”. Tanya So Eun.

“Tujuanku…mmmm tujuanku untuk .. ini”. Ucap Kim Bum sambil menghentikan mobil nya dan menurunkan So Eun di jalan.

“Aku pastikan kau akan telat masuk kuliah… hahah sampai jumpa nona brunei”. Ucap Kim Bum sambil melajukkan mobilnya.

“Ahhhhhhhh sial.. aku terjebakkkk”. Ucap So Eun.

 

Akhirnya atas bantuan Yong Hwa, So Eun bisa sampai dikampus dengan selamat. Siang nya sepulang kuliah So Eun langsung bergabung dengan klub kendo, ya kali ini So Eun sudah resmi bergabung dengan club kendo kampus.

“Ah.. akhirnya aku bisa uga menyalurkan bakatku..”. Ucap So Eun.

“Akhirnya kau bergabung juga.. maksudku resmi bergabung”. Ucap Je Kyung yang duduk disamping So Eun.

“Oh… Je kyung-ah aku koq tak melihat Yong Hwa dan Hongki.. kemana mereka???”, Tanya So Eun.

“Beuh… bener kan dua anak itu tidak ada..”. Ucap Je Kyung.

“Kemana mereka?”. Tanya So Eun.

“Sudah kuduga.. mereka pasti sekarang sedang ikut kegiatan latihan club renang.. mencari mati saja”. Ucap Je Kyung.

“Memangnya kita bisa gabung dua club yah?”. Tanya So Eun.

“Tidak… tapi mereka memang senang menyelinap bergabung dengan club renang.. yah.. karena ada wanita incaran mereka”. Ucap Je Kyung.

“Jadi mereka berkhianat dong.. ahhh kalau begitu aku harus menggiring mereka untuk latihan kendo”. Ucap So Eun sambil beranjak dari duduknya.

‘ya!! Kau mau kemana so eun-ah?”. Tanya Je Kyung.

“Menjemput mereka kemari”. Ucap So eun.

“Dengan pakaian kendo mu itu??? Kau mau mencari mati?”. Tanya Je Kyung.

“Kenapa memangnya???”. Tanya So Eun.

“Kau tidak tahu kan masalahnya klub kendo dan klub renang bermasalah, apalagi setelah kepemimpinan yang baru”. Ucap Je Kyung. “Jadi jika kau ke arena club renang dengan pakaian kendo.. berarti kau mengajak perang”. Ucap Je Kyung.

“Oh begitu yah…”. Ucap So Eun.

 

Sementara itu Kim Bum terlihat giat dan bersemangat melatih anggota club renang. Ya, dulu klub renang kurang diminati banyak orang… sekarang beuhhh setelah dipimpin oleh Kim Bum rame banget. Kim Bum melatih bisa sambil cuci mata melihat wanita-wanita cantik yang sekarang menjadi anggota club renang.

“1..2…1…2…. ayo larinya cepat!!! Setelah itu jalan kodok menaiki tangga”. Teriak Kim Bum yang sedang melatih klub renang.

“hai..hai…hai…”. Ucap anggotanya kompak.

“lari…lari…1…2…..1…2…”. Teriak Kim Bum.

“Lihat.. dia begitu seksi kan.. awwwwww”. Bisik seorang anggota bernama Goh Ara.

“benar-benar tampan”. Ucap Shin Hye.

“Biasa saja”. Min Ji menjawab kontar dengan dua sahabatnya yang terkenal dengan sebutan gang Trio Macan.

“calon kekasihku… “. Ucap Ara mantap.

 

Pulang kegiatan club, So Eun  berniat ingin menemui pemimpin club renang, apalagi setelah mendengar cerita dari Je Kyung. Dia jadi penasaran seperti apakah ketua klub renang yang banyak memikat anggota klub kendo.

“Annyeong…bolehkah aku bertanya”. Sapa So Eun pada seseorang yang ditemuinya di depan arena club renang.

“Ne???”. Tanya orang itu.

“Kau anggota club renang?”. Tanya So Eun.

“Ne… lalu??”. Tanya dia.

“Apakah aku bisa menemui ketua club renang?”. Tanya So Eun.

“Ketua ada didalam.. tadi sepertinya dia masih berenang setelah melatih kami”. Ucap dia.

“Baiklah terimaksih”. Ucap So Eun.

 

So Eun pun masuk ke tempat club renang tersebut. Benar-benar henibg dan sepi, sudah tak ada lagi anggota yang ada di tempat itu. So eun hanya melihat seseorang yang sedang berenang di kolam.

“Dia.. ketua nya?”. Gumamnya. Tak lama si perenang akhirnya naik ke atas, tepat di tempat berdirinya So Eun. So Eun kaget melihat ketua klub renang itu ternyata Kim Bum.

“DO!!!! Gurita basah.. “. Kaget So Eun.

“ya!!! Nona brunei.. apa yang sedang kau kerjakan disini?”. Heran Kim Bum.

“Oh.. jadi kau ketua klub renang”. Ucap So Eun sambil menatap Kim Bum.

“Memangnya kenapa???”. Tanya Kim Bum, so eun tersenyum sinis.

 

Sementara itu Hyun Joong tengah sibuk mengerjakan laporan projek makanan yang akan mulai di promosikan di restoran cabang. Saking pusing nya diapun memanggil sekretaris pribadinya.

“Datang keruanganku”. Ucap Hyun Joong diujung telepon.

“Baik..tuan”. Ucap Seul Ah. “Aish.. ada apa lagi sih dia”. Kesal Seul ah.

 

Seul ah pun masuk keruangan Hyun Joong.

“Ada apa tuan?”. Tanya Seul Ah.

“Aku pusing.. tolong kau buat kan aku kopi.. dan sepertinya aku tidak bisa pergi makan siang diluar.. belikan aku makanan”. Ucap Hyun Joong.

“Kopi… kopi apa tuan??”. Tany SeulAh.

“ya.. kopi.. kopi.. kaumengerti kan kopi”. Ucap Hyun Joong.

“ne.. tuan..maksud saya.. kopi pahit atau kopi manis atau kopi susu.. kan banyak jenisnya”. Ucap Seul Ah dengan nada mulai tinggi.

“Kopi biasa saja.. aku juga tak bilang kopi apa-apa kan.. kopi..arasso!”. Ucap hyun Joong.

“baiklah tuan…hmhmhm”. Ucap Seul Ah sambil berjalan keluar dari ruangan Hyun Joong.

“Aish.. aku gemas sekali, kenapa dia susah sekali berpikir”. Kesal hyun joong melihat Seul Ah.

 

Seul Ah pun berjalan menuju pentry sambil komat kamit.

“Aku kan bukan pelayan.. ayah. Kenapa akuharus bekerja seperti ini”. Rengek Seul ah.

“Dasar boss menyebalkan… lama-lama aku jadi gila”. Umpat Seul Ah. Dia pun segera membuat kan kopi untuk Hyun Joong.

 

Kim Joon tengah sibuk dengan pekerjaanya. Ya.. seperti yang diketahui Kim Joon memang yang paling dewasa diantara keempat cucu kakek Lee. Dia seorang presdir diperusahaan yang ia bangun di usianya yang masih muda,

“Tuan… ada tuan Lee di depan”. Ucap sekretarisnya.

“kakek??? Oh.. ya”. Ucap kim joon. Dia pun segera menghentikan aktiviras nya, dan kakek pun masuk kedalam ruangan.

 

“hareboji….”. Sapa Kim Joon.

“Cucu ku ini semakin dewasa saja”. Ucap kakek.

“Tumben sekali kakek mau melihat kemari.. ada apa kakek?”. Tanya Kim Joon.

“Tidak.. seharus nya kali ini ada rapat.. tapi kemudian diundur setengah jam.. jadi kakek sengaja ingin melihat peruasahaan mu.. semakin maju saja. Kakek bangga terhadapmu”. Ucap kakek.

“Khamsahamnida.. ini juga berkat bimbingan dari kakek”. Ucap Kim Joon.

“Rasanya jika sudah mapan seperti ini.. tak perlu waktu lama untuk menyempurnakan kehidupanmu Joon”. Ucap kakek.

“Maksud kakek?”. Tanya Kim Joon.

“Usiamu tak lagi remaja, kapan kau mau memperkenalkan calon istri pada kakek ??”. Tanya kakek pada Kim Jun, Kim Jun hanya menunduk.

 

Kim Bum terlihat sedang makan bersama dengan Jong Ki, Geun Suk dan seung Ho.

“Begitu yah kalau berpacaran dengan anggota GB.. tidak bisa lelauasa keluaruntuk sekedar makan”. Ucap Geun Suk.

“Payah!!! Kenapa dia harus tinggal di asarama… menyebalkan”. Ucap Kim Bum.

“Eh.. Seung Ho-ah.. kau melamun terus.. ada apa???”. Tanya Jong Ki.

“Ah.tidak apa-apa…”. Jawab Seung Ho, padahal raut wajahnya menunjukkan kalau dia sedang memikirkan sesuatu.

“Sebentar lagi pesta tahunan kampus… lalu siapa yang akan kau ajak ke pesta dansa?”. Tanya Geun Suk.

“jangan kira aku akan datang sendiri.. aku akan mencari mangsa secepat mungkin.. dalam waktu sedetik pun mana adayang bisa menolak pesonaku..”. Ucap Kim Bum.

“nah.. kalau aku pusig juga.. aku ingin mengajak nona Park. Tapi sepertinya akan sangat sulit”. Ucap geun Suk.

‘Sudah datang berdua saja denganku”. Ajak Jong Ki.

“Weheheh aku tak mau menggantikan Min Rin.. lagipula aku masih normal”. Ucap Geun Suk.

“Kalau kau akan mengajak siapa seung Ho-ah?”. Tanya Kim Bum.

“Entahlah… sepertinya aka nada seseorang yang aku ajak”. Ucap Seung Ho.

“Weisssssss siapakah wanita itu?? Ini akan menjadi berita”. Ucap Kim Bum.

“Diamlah kau!!!!!”. Ucap Seung Ho.

 

Sementara itu So eun baru saja tiba dirumah. Dia kebetulan pulang bersama dengan Hyun Joong. Mereka bertemu dijalan. Hari ini hyun joong pulang lebih awal dari biasanya.

“Anak itu memang tidak bertanggung jawab.. untung kau bertemu denganku”. Ucap Hyun Joong sambil berjalan masuk kedalam.

“Tidak apa..tak beruntung juga pulang bersama nya”. Ucap So Eun.

“Maafkan adikku… aku harap kalian bisa akrab”. Ucap Hyun Joong.

“Dia… beuhhh menyebalkan”. Ucap So Eun.

“Dia begitu karena hanya Kim Bum yang tak sempat merasakan kasih saying ibu kami.. jadi harap kau mengerti”. Ucap Hyun Joong.

“Hmhm?”. So Eun menatap Hyun Joong.

“hanya Kim Bum dan Min Ho yang sebentar merasakan kasih sayang ibu kami..”. lanjut Hyun Joong.

 

Malamnya so eun duduk dikamarnya, merenungi perkataan Hyun Joong mengenai ibu mereka. Ya, Ibu mereka meninggal sesaat setelah melahirkan Kim Bum. Kim Bum memang benar-benar tak merasakan sedikitpun kasih saying ibunya, tak jauh dari Min Ho. Ketika Min Ho masih berusia 9 bulan, dia kurang mendapat kasih saying dari ibunya, karena mengandung Kim Bum.

“Meskipu aku kasihan dengan cerita hyun joong-oppa.. tapi tetap saja dia menyebalkan.. dasar playboy cap jahe”. Ucap So Eun.

“Tapi..jika mengenai ibu.. uahhhhh aku jadi ingat betapa kasihannya anak-anakku yang terpisah di brunei”. Ucap So Eun. Dia pun segera membuka handphone-nya da membuka ile foto. Dia tersenyum ceria melihat foto nya bersama sapi-sapi yang sering dia sebut “Anak/bayi”-nya.

 

Tak lama terdengar suara mobil berhenti. So Eun beranjak dari kasurnya dan melihat keluar.

“Huuuuuhhh.. dasar gurita basah! Baru pulang dia”. Ucap So Eun.

 

Keesokan harinya, seperti biasa makan pagi berjalan dengan lancer.

“Jadi bagaimana proposal yang sedang kau kerjakan itu?”. Tanya kakek pada Hyun Joong.

“Lumayan menguras otakku..”. Ucap Hyun Joong lembut.

“Oppa!!!! FIGHTING.. aja..aja..FIGHTING!!!”. Ucap So Eun menyemangati.

“Gomawo..dongsaeng”. Ucap Hyun Joong.

“Mencari perhatian!!!”. Umpat Kim Bum. Kontan So eun langsung menginjak kaki Kim Bum dibawah.

“So Eun-ah.. maukah….”. Belum selesai Kim Bum berbicara, So Eun langsung memotong.

“Aku tak mau berangkat denganmu..”. Ucap So Eun tegas.

“Wehehehehe dasar percaya diri sekali, siapa yang mau mengajakmu berangkat bersama..yang aku maksudkan.. maukah kau mengambilkan aku selai cokelat dihadapanmu itu”. Ucap Kim Bum. Glekk kali ini air mancur muncul dikepala So Eun.

“Ini..”. Ucap So Eun sambil menyerahkan selai itu. “dasar gurita asin”. Gumamnya dalam hati.

“Makanya jangan suka memotong pembicaraan orang”. Ucap Min Ho.

“sudah..sudah…”. Ucap kakek.

“hareboji.. aku berangkat naik mobil priibadi saja yah..”. Ucap So Eun.

“Tentu.. kau akan kembali diantarkan oleh Pak kang. Kakek dengar ada yang tak mengantarkanmu pulang kemarin”. Ucap kakek sambil mendelik Kim Bum. Kim Bum terdiam.

 

So Eun pun tiba di kampus. Dia berjalan sendirian di gerbang, tak lama dari arah belakang datang Je Kyung.

“Pagi… uri So Eun”. Sapa Je Kyung.

“Anyeong…”. Sambut So Eun.

“Semangat sekali..”. Ucap Je Kyung.

“Tentu… eh Je Kyung-ah apa itu orang-orang bergerombol di mading?”. Tanya So eun.

“Pasti pengumuman pesta itu”. Ucap Je Kyung.

“Pesta????”. Tanya So Eun.

 

Sementara itu hari ini Shin Hye  si “trio macam” terlihat sedang bersepedah..hari ini memang dia tak ada kelas, karena kelasnya dimulai nanti siang. Shin Hye pun menghentikan sepedah nya disebuah taman kecil. Tak disangka dua pria mengikutinya.

“Aku harus bisa memberikan bunga ini..”, ucap Yong hwa.

“Aku yang akan berhasil memberikan kesan…”. Ucap Hong Ki dibelakang Yong Hwa.

“Yihaaaaa ternyata kau mengekorku dibelakang dari tadi”. Kaget Yong Hwa.

“Tentu..”. Ucap Hong Ki polos.

“Aku yang akan memberikan bunga ini duluan..dan aku yang akan mengajak nona park”. Ucap Yong Hwa.

“Aku Lee Hong Ki.. tak akan pantang menyerah.. aja..aja..FIGHTING”. Ucap Hong Ki.

 

Akhirnya keduanya pun berebut menghampiri Shin Hye, Shin Hye kaget melihat mereka berdua dihadapannya seperti orang aneh.

“Nona park ini bunga untukmu… datanglah ke pesta tahunan kampus bersamaku”. Ucap Yong Hwa sambil memberikan 1000 ikat mawar merah.

“Nona Park.. datanglah bersamaku ke pesta tahunan kampus… dan ini persembahan untukmu”. Ucap Hong Ki yang tak kalah memberikan sebucket bunga tulip putih.

“Si..si..apa kalian????”. Ucap Shin hye dengan wajah takut.

“Aku teman sekampusmu”. Ucap Yong Hwa.

“Idem….”. sambung Hong Ki.

“A..kalian membuatku takutt..awas…”. Ucap Shin Hye langsung pergi dengan membawa bunga-bunga itu. Shin Hye langsung memasukan bunga itu ke keranjang sepedah nya, dan ngebelecir menjauhi mereka.

“Mimpi apa aku bertemu dengan dua orang aneh..ihhhh”. Ucap nya sambil bergidig.

 

Sementara itu Yong Hwa menatap Hong Ki.

“Kenapa tak bilang kau mengikutiku”. Ucap Yong Hwa.

“kau juga tak mengatakan akan pergi menemui Nona Park”. Ucap Hong Ki,

“kau bolos.. anak nakal!”. Ucap yong Hwa.

“kau juga bolos…”. Ucap Hong Ki.

“Iya.. kita berdua.. ha sudahlah.. mari kita ke kampus lagi… gagl..gagal..”. Ucap Yonghwa.

 

Sementara itu Shin Hye berjalan terus dengan sepedahnya, dari arah berlawanan mobil min ho sedang melaju kencang, melihat adanya sepedah di depan mobilnya, Min Ho langsung mengerem mobilnya, Shin Hye pun terkejut dibuatnya.

“Ya!!! Kau punya mata tidak”. Bentak Shin Hye. “turun..turun…”. sambungnya lagi, Min Ho pun turun dari mobilnya, Shin Hye terkejut, ternyata yang hamper menabrkanya adalah kakak nya Kim Bum.

“Apa??apa??? kenapa kau membentakku… kau yang salah!”. Bentak Min Ho.

“Ka..kkaaa..uuu”. Ucap shin Hye ragu.

“Wah.. kau gadis yang menyebalkan.. hanya seorang penjual bunga juga..sombong!!”. Umpat Min Ho.

“Mwo??? Penjual bunga?”. Kaget shin Hye. “Apa dia tak tahu aku.. kenapa diamengiraku penjual bunga?”. Batin Shin Hye.

“tak ada yang luka.. dan tak ada yang perlu ku ganti.. awas.. pinggirkan sepedah mu itu.. aku mau jalan”. Ucap Min Ho.

“Angkuh sekali kau!!”. Bentak Shin Hye.

“Ayo..pinggirkan sepedahmu”. Ucap Min Ho. Shin Hye meminggirkan sepedahnya dengan wajah kesal.

 

Sementara itu meskipun tak ada kelas, hari ini Min Ji pergi ke ampus untuk mengembalikkan buku yang dia pinjam. Dari gang Trio Macan memang min ji yang agak baik. Dia pun rajin dan tak addict dengan Kim Bum seperti Ara dan Shin Hye. Dari kejauhan Min Ji melihat Seung Ho sedang mengobrol dengan Ibu Ji Hyo ditaman belakang kampus. Min Ji terdiam menatap serius.

 

“Ada apa kau mengajak ibu bertemu?? Mau membentak ibu??”, Tanya Bu Ji Hyo.

“Tidak.. apa kau senang aku bentak?”. Tanya Seung Ho.

“Kenapa tak sopan sekali. Panggil aku Ibu Ji Hyo.. aku dosenmu.. atau setidaknya kau bisa memanggilku ahjuma”. Ucap Bu Ji Hyo.

“Besok malam.. kau akan datang kan ke pesta kampus??”. Tanya Seung Ho.

“a..a..ada apa memangnya??”. Tanya Bu Ji Hyo.

“Sampai bertemu disana”. Ucap Seung Ho.

 

So Eun dan Je Kyung duduk bersama di kelas.

“So Eun-ah kau akan datang kan ke pesta tahunan kampus?”. Tanya Je Kyung.

“Entahlah.. aku tak tahu”. Ucap So Eun tak begitu antusias.

“Kau harus datang ke pesta Tahunan kampus.. ada pemilihan couple dance”. Ucap Je Kyung.

“Ah..begitu yah… eh Je Kyung-ah apa dosen-dosen juga ikut dalam acara itu??”. Tanya So Eun.

“Semuanya diharapkan ikut”. Ucap Je Kyung.

“baiklah kalau begitu”. Ucap So Eun.

 

Hari H pun telah tiba. Dari jam 5 So Eun sudah pergi menuju salon bersama dengan Je Kyung. Mereka berdua memang janjian ke salon dan berangkat di jemput oleh Yong Hwa dan Hong Ki. Mala mini So Eun tampil begitu cantik dengan gaun merah selutu dan bulu putih dibagian bahu, sementara Je Kyung tampil anggun dengan gaun pink yang menjuber panjang. Mereka pun membuat Yong Hwa dan Hong Ki terpana saat pertama melihat, tak menyangkan CANTIK alaamaaaa-.

 

Sementara itu F4 sudah sampai di aula utama kampus. Dalam sekejap semua perempaun mengerubungi mereka.

“Bos.. siapayang malam ini akan kau ajak menjadi pasanganmu?”. Bisik Geun Suk.

“Siapa yah????”. Tanya Kim Bum.

“Hai bum-sii”. Sapa Goh ara.

“Hai…”. Sapa Kim Bum. “Mungkin yang ini”. Bisiknya pada Geun Suk, Sementara itu mata Seung Ho terus berputar mencari disekliling, mencari sosok ibu dosen yang sering bertengkar dengannya.

“Kemana dia?”. Gumam Seung Ho.

“Kau mencari siapa?”. Tanya Jong Ki.

‘Tidak..”. Ucap Seung Ho.

 

Kim Bum bersama Ara, Geun Suk bersama Shin hye dan Jong Ki sedang mengobrol bersama sambil menunggu acara dimulai. Mereka bersenang dan tertawa sambil meneguk minuman. Malam ini Goh Ara menjadi puteri tercantik diacara ini, tak salah setiap tahun dia pasti selalu menjadi yang tercantik dan mendapatkan award putrid dari Chung Ang.

 

Namun tidak untuk hari ini, sedetik setelah masuknya So eun ke aula utama, semua bergemuruh. Ya bidadari cantik dan seksi berbaju merah telah membuat ribuan pasang mata tertuju padanya.

“So Eun-ah tak kusangka kau akan membuat semua orang terpana melihatmu”. Ucap Hong Ki.

“Uri so eun kan memang cantik.. ayo.. kalahkan si trio macan itu mala mini so eun-ah”. Ucap Je Kyung.

 

“Tenang..tenang… couple dance!!! Sepertinya aka nada pertarungan couple dance mala mini.. kau bilang tiap tahun yang menag pasti couple dari Kim Bum?? Kita lihat malam ini.. apakah aka nada perubahan?”. Tantang So Eun.

“Kenapa dia yang jadi pusat perhatian?”. Kesal Goh Ara, diikuti Shin Hye dan Min Ji,

“Bum-ah.. bukankah itu wanita yang kita siram tempo hari?”. Tanya Geun Suk. Kim Bum langsung menoleh menatap wanita yang ditunjuk Geun suk dan alangkah kagetnya dia.

 

“Nona Brunei?????”. Kaget Kim Bum yang tak percaya melihat kecantikan So Eun.

 

 

^^TO BE CONTINUED^^

 


PREVIEW FOR NEXT EPISODE

“Bisakah ita bergantian pasangan?”. Ucap Kim Bum pada Hong ki, dan langsung meraih tangan So Eun.

“kau memang cantik.. karena semua polesan ini..”. Ucap Kim Bum sambil mengelus pipi so eun dengan dua jari nya, So eun memalingkan muka, dicubitnya leher Kim Bum.

“Apa??? Aku akan berlibur bersama si gurita basah????”. Kaget So Eun.

“Siapa yang merekomendasikanmu menjadi sekretarisku??”. Ucap Hyun Joong sambil menatap seul Ah.

“Mwo???? So Eun menghilang?????”. Kaget Kim Bum.

 

WAIT FOR NEXT EPISODE KYA!!!!!

Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,

About bumssoindo

We are fanbase of BUMSSO (Kim Bum and Kim So Eun) from Indonesia

36 responses to “NGA4CL Episode 2 (Pesta Dansa Tahunan kampus dan Perang dimulai)”

  1. owni says :

    yeay, aku jdi first coment bukan?????
    akhir’a kluar jga ni ff, stelah di tunggu slama bertahun-tahun, muncul jga, fiuh hhheeee
    wktu pertama ngliat ni ff udah di post, lngsung bru2 komen, hhaa, padahal blom baca, hhee
    ya sudah, aku mau baca dulu ah, tenang aja, ntar aku komen lagi, hhee

  2. Yunie sipenyuka hijau says :

    Hahahahahaha kocak wkwkwkwk.Pilsapat kentut.a boleh juja. Tp pusing juga baca’a kbnyakan karakter but overall keren lah.YESUNGdah dtggu part slanjut’a ya nden.tp sumpah kocak beud ni FF.

    • negista says :

      gomawo yunie udah baca n komen FF aku
      hehehehehehe pada aneh ma filsafat kentut yeh???
      kebanyakan karakter yah??iya ini juga FF pertamku dengan banyak karakter.
      mohon doanya.. *apa dech*

  3. rini says :

    hahaha gokil abies ne cerita,a,,
    smpe bngung ne mau komen apaan sangking banyak,a,,
    yaampun soeun ma kimbum perang pasti soeun yg menang,,,
    wah soeun hebat bru masuk ruangan langsung nagalahin kecantikan goahra,,
    mank soeun yg palink cantik,, smpe kimbum aj kaget liat kecantikan soeun,,
    jd penasaran neh sapa yg pemenang couple dance,,
    d.tunggu kelanjutan,a kak!!

    • negista says :

      gomawo rini
      udah baca sekaligus komen juga
      waduhh komen sealakadrnya aja kalo bingung mah
      hayoo siapa yang menang???

      hayoo pemenang couple dance siapa????
      ditunggu aja yah next epi nya

  4. Mii-kun says :

    Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa~
    Suka~suka~suka
    ^o^ ceritanya panjang lebar alias komplit dah………….jd puas bacanya………..

    Kekekekeke…….gurita asin? Gurita basah? Gurita kering? Gurita merah? Hahahahaaa………..😄 Kim Bum dipanggil gurita……wkakaka…….

    Ga sabar nunggu part selanjutnya eonnie……….
    ASAP yaa author………..*maksa*😄

    Gamsahamnida~

    • negista says :

      gomawo mii-kun udah baca n komen FF aku
      gomawo udah suka ma FF ini meskipun ceritanya aneh bin gaje

      wahaha iya kepanjangan gak seh ceritanya??
      ntar dipendekin

      ya.. ditunggu aja next epi nya entah kapan

  5. owni says :

    wow, keren, te o pe be ge te deh, hhhee
    lucu banget, puas lah pokok’a, gak nysel tlah mnunggu ff ini
    pnsaran, sbner’a ada apa dngan seung hho?
    ya sudahlah, bingung mau nlis apa lgi, hhe
    di tunggu part slnjut’a

    • negista says :

      gomawo owni udah baca n komen FF aku
      gomawo buat pujiannya
      waduh malu aku
      FF gaje gini ditungguin

      ada apa dengan seung ho hayo??
      ntar part2 selanjutnya bakalan kejawab

      ok ditunggu next epi yah

  6. qieqi_bumsso says :

    wah gag sbar bgt nue nnggu kelanjutan ceritany,,,!!!!!!!!!1
    mkin seru and mkin gokil ja ceritany nue…
    soeun emg yg pling cntik…
    gag ad yg bsa ngalahin kecantikin uennie q nue,,,
    heehehheeee🙂
    apalgi cntikny alami tnpa oplas,,,
    waaaaahhhhh,,,
    jgn lma2 ych lanjutan ceritany…😀

  7. laras says :

    ahaha kocak , filsapat kentutnya bkin ngakak,
    pasti kim bum ama so eun yg menang couple dance
    trs si seung ho sama dosennya itu ya ?
    ditunggu kelanjutannya kak :p

    • negista says :

      gomawo laras udah baca n komen FF aku
      hehehe iya filsafat kentut
      aku juga nemu itu

      jahaha belum tentu kim bum ma so eun yang menang loh
      kan so eun mau ngalahin kim bum
      wkwkwkwkwkwkw

      seung ho ma siapa yah???
      lanjutanya ditunggu aja yah

  8. rosiyani 'oci' says :

    aishhh seru nihhh cerita,,, dari saling benci tar jg saling suka tuh bum ma eunnie, hhe🙂
    wahhhhh ayoo lanjutkan part selanjutnya jgn lamaq nih..kayanya akan lebih seru diliat dari preview buat part ke 3 .. hho …
    ayoooo semangat onnie buat ceritanya !!!

  9. diramzahra says :

    kyaaaa lg lg ketingalan komen,mian nden eheheh
    waduh bumsso dah mule perang nie,eh di tempat ane bendera kematian warnanya merah nden*g ada yg nanya*
    hohoho baru mask kuliah so eun dah kena guyur wkwkwkwk untung ada je kyung,tp kok kbetulan bgd je kyungnya bawa kaos wkwkwkwk*terserah author donk,reader rewel bgd*
    ahahahah so eun sohiban ma je kyung,yong hwa ma hongki parahnya yong hwa ma hongki jelas g ada beres2nya otaknya wkwkwkwk
    wahahahahah je kyung dpat rejeki nomplok gra2 sapu tangan beringus ntu wkwkwkwk,*rahmi biar sapu tangannya abis dipake ngelap ingus ntu jg ingus seleb mi/dijambak2 rahmi*
    pribahasa kentut wkwkwkwkkw baru dnger saiia wkwkwkwk sp penemunya nie?
    ngakak ada tri macannya jg euyyy wkwkwkwkwk
    hmmmm ntar waktu dansa kim bum mo tukeran biar bisa dansa ma so eun ya?aduh negative thinking neh jgn2 kim bum niat mo ngerjain lg
    oke ndeeennn,kutunggu kelanjutannya!

    • negista says :

      kak dini
      gomawo nih udah komen disana sini
      aduhhh makasih banyak…

      waduh di tempat aku bendera kematian kuning..
      baju berkabung hitam..
      hua hua hua…

      merah bukannya tanda perang>>>
      *ya sutra lah hahahah*

      heheh je kyung anak rajinkemana-mana bawa kaos..
      kekekekekekekekeke

      so eun, je kyung, yong hwa n hong ki
      semua gak ada yang beres *peace kak mi*

      hayo hayo..
      kim bum ada rencana ape di pesta dansa??
      saksikan aja episode 3 nya

  10. Rara bumssoeul says :

    Ngakak bca nie ff. Apalagi adegan yg soung ho di lempar ember. Jang geun suk megang pantat soung ho. Truzz yg kentut2 itu
    Hha.hha.hha
    hho.hho.hho
    wkwkwkwkwk * sambil megang perut *

    . Aduh kerend bgt dech nuii ff.
    Salut dech..
    Part selanjt.na jgn lama2 ya unnie🙂

    • negista says :

      gomawo rara udah baca n komen FF gaje ku ini
      hehe seung ho kena lemparan dikit koq
      jiakakakaka
      waduh ampe pegang perut neh…
      gomawo buat pujiannya yah
      ok next epi ditunggu aja yah

  11. Atin says :

    Komen di fb,komen di sini jg ah *dasar tamu tak diundang sk nyelonong* hihi
    Baru nyadar park ji kyung tu rahmi setelah ada yg komen.hehe
    (saya lumayan telmi ternyata)
    Wah penasaran nee kb mo d rencana apa nee ganti pasangan di part 3..jd ga sabar.
    D song ji hyo..ah saya sk.,
    Ditunggu selanjutnya.,

    • negista says :

      hahah kak gomawo udah baca n komen yah
      bwahahahaha
      baru nyadar je kyung itu kak mi a.k.a admin bsi
      bwahahahah udah pada nyangka sesuatu neh kb ngajak dansa so eunok tunggu aja yah next chap nya

  12. citra a aprilia says :

    waaaaaaaaaaaaa kak nden kau membuat ku tertawa tengah malam nih kekekek😀
    kocak sumpah, sakit perut ini ketawa mulu
    kim bum jahat ih so eun masa di guyur.
    cumi, gurita kering, gurita basah, gurita de el el. wah wah wah saya rasa author pencinta hewan laut dan sapi ya?
    setelah paus pensiun di gantikan sapi, sekarang sapi punya teman baru *apadehreaderngaco *PLAK
    hahahahahaha

    “Awas kalian!!!!”. Teriak so eun sambil berlari meraih dua ember itu dan melemparkannya, satu ember terlempar entah kemana, satunya lagi sempat mengenai pantat Seung Ho.
    “Aduhhhh..pantatku..”. Ucap Seung Ho sambil mengelus pantatnya. —> huahahahaha kasian seung ho kekekeke

    “Hadeuwww, Tuhan kenapa aku dikaruniai dua sahabat dengan otak sedikit dibawahku…”. Ucapnya sambil mengompres keningnya dengan sapu tangan.
    “Kau jorok sekali Je Kyung-ah…”. Ucap Yong Hwa.
    “wae????”. Tanya Je Kyung.
    “Itu sapu tangan bekas aku mengelap ingusku.. aku kan sedang flu.. hhaaaaacimmmmm”. Ucap Yong Hwa.
    “Sebelumnya aku pakai untuk mengemas kue-kue kecil di kantin”. Ucap Hong Ki polos.
    “yasalammmmmmm”. Ucap Je Kyung sambil melempar sapu tangan itu pada Yong Hwa. Diapun ngacir menuju toilet untuk membersihkan keningnya.
    —> huahahahahahahahaha…. kak mi kak mi, emang di korea pada ngerti ya? yasalam,? hahahahahaha kak nden ah ga bisa berhenti ketawa nih. tanggung jawab ah hihi :’D

    wuow ada yang tersepona, eh terpesona. kim bum oh kim bum, hati hati sama nona cantik nanti jahil” bisa suka loh😛
    hahaha lanjut ah kak nden😀

  13. pucha says :

    annnyeeeeooooooooonggggggg ndennnn….
    ci..luk..ba..!!!ketemu lagi sama saya si puchaaby imut the one and only istrinya yesung…

    horeeeeeeeee NGA4CL udah ada lanjutannya..*langsung gelar tiker buat baca…

    “Sirammmmmmmmmmmmmm!!!!”. Komando Kim Bum, Jong Ki berusaha lari tepat dibelakang So Eun. Dan alhasil.. BURRRRRRRRR Air menyiram tubuh So Eun. 2 Ember!!! —>>>huaaaaaaa kasian soeun,,hari pertama masuk kuliah langsung disambut sama siraman air,,mana 2 ember lagi,tambah 1 ember lagi dapet hadiah payung cantik tuh hahaha,,,hayoooooo namjanya nden harus tanggung jawab nieh..pake acara kabur sieh jd kena soeun deh,,

    “Awas kalian!!!!”. Teriak so eun sambil berlari meraih dua ember itu dan melemparkannya, satu ember terlempar entah kemana, satunya lagi sempat mengenai pantat Seung Ho. —->ahahaha sumpah ngakak banget baca ini,,kasian banget seungho,,sini2 saya sembuhin hahaaha

    “Kau jorok sekali Je Kyung-ah…”. Ucap Yong Hwa.“wae????”. Tanya Je Kyung.“Itu sapu tangan bekas aku mengelap ingusku.. aku kan sedang flu.. hhaaaaacimmmmm”. Ucap Yong Hwa.“Sebelumnya aku pakai untuk mengemas kue-kue kecil di kantin”. Ucap Hong Ki polos. —>>>hahaha ngk bisa bayangin,,yang paling ngenes si hongki,,hadew malah dipake buat kue lagi,,udah gitu kuenya di bagi2in ke yg lain lagi hahahahaha

    ahahaha ndeeeeeeeeennnnnn itu filsafat kentutnya dapet dari mana???keren banget,,sumpah unyu2 banget dah…kayaknya patut di patenkan sebelum diklaim sma negara lain hahahaha….
    hadew soeun tipe orang yang ramah,,suka mencium kentut orang lain hahahaha *ngkak guling2 sampe seoul

    “Dia sudah mengibarkan bendera kuning denganku..”. Kesal Kim Bum. “Eh.. kuning???? kuning kan kematian!!! Bendera merah… awas kau!!!”. Kesal Kim Bum sambil bangkit dari lantai. —>>>cie,,cie,,kimbum sama soeun sama2 ngk bisa bedain bendera merah sama kuning hahahaha…kompakan nieh hehehe,,ikutan dunk *langsung diseret soeun..

    mwoooooooo…kim bum sama sunny snsd,,,,susah dibayangkan hahaha,,tumben niey kim bum pairingnya sunny..kenapa ngk sama saya ajah hahaha #dikebiri sama bummies hahhaha

    “Tuh kan dia memang aneh.. gila kan?? Dia itu ternyata bukan perawan… ihhh dia sudah punya anak berapa yah?? Tapi wajahnya benar-benar menunjukkan dia itu masih perawan”. Ucap Kim Bum. Dia pun kembali menguping. —>> ahahaha kimbum nguping soeun,,hebat yah kimbum bisa mendeteksi perawan ato ngk hahahaha,,

    huaaaaaaaaaaaa suka sekali duet maut antara yonghwa sama hongki,,,setiap ada mereka pasti ketawa mulu bawaannya hahaha oh iya geunsuk juga ngk kalah konyol di ff ini hahaha

    aduh ngk tau mo comment apa lg nieh,,,udh keburu ketawa ngakak mulu dari awal,,,sampe pegel di mulut mangap2 kayak ikan koi hahahaha…

    pokoknya di tunggu lanjutannya,,kalo bisa lebih panjang dari part ini *authornya langsung kompresan hahaha

    yowis disini saya bersama yesung menunggu lanjutan ffnya ndennnnn..
    gomawo
    _bow_

  14. Novita Resti Utami says :

    jadi gak sabar nunggu lanjutannya!!
    INGET, JANGAN LAMA – LAMA! #readersnya MAKSA nih!!

  15. panda says :

    Anye00n99999……….sampurasun…punten n9irin9 komen disini…..
    Lam kenal b4 bwt nen9 ndeN san9 author……………
    “Bissmillahirrohmanirrohim”*kyaaa…..9ayanya pdhl cmn m0 komen d0an9*

    “Ya!!! Jong Ki-ah kekasihmu memberikan hadiah apa dari Indonesia?”. Tanya Geun Suk.
    “Kecupan jarak jauh”. Ucap Jong Ki,—–>>prikitiwwww nden kad0nya ciuman…hahai…”kyuhyun…ni nden cium2 cw0 laen”*n9adu k kyuhyun cenah*
    btw kim bum sm so eun, lulu a.ka jung seul ah sm oppa hyun joong, truz rahmi a.k.a je kyun9 sm kim joon oppa, brarti min ho oppa sm aQ azah………wkwkwk lumayan bs iparan sm bumsso*jjiahhhh…n9arep*
    “Ada dua lagi.. Jang Geun Suk dan Yoo Seung Ho, Yoo Seung Ho akhir-akhir ini tingkahnya aneh dan banyak diperbincangkan orang, ibunya entah kemana.. dia itu pewaris tunggal perusahaan YG Korea-China. Sedangkan Geun Suk.. dia itu anaknya Kim Bum karena dia yang selalu ngikut kemana arah bapaknya pergi… hahahaha”. Ucap Hong Ki.– kyaaaaAAAAAA Geun suk anaknya kim bum brarti oppanya nden ya??????teu pararantes teuin9 hahaha……(geun suk nya mksudnya)*takut dilempar paus ama nden …peace ach*
    huahahahah…..filsafat kentut……….sprtinya aq prnh denger, tp versi sundanya………..dr “Cangehgar”bukan ndeen?????
    “ si “pembunuh cinta” tak mungkin takut dengan ancaman perempuan jejadian sepertimu.. kau tak tahu jika sudah berurusan denganku”. Ucap Kim Bum.——–hahaha so eun s9t cantiknya dikatain perempuan jejadian, aalllahh kim bum ujun92nya j9 bakalan suka sm perempuan jejadian heuheuheu……….
    Sementara itu Kim Bum terlihat giat dan bersemangat melatih anggota club renang. Ya, dulu klub renang kurang diminati banyak orang… sekarang beuhhh setelah dipimpin oleh Kim Bum rame banget. Kim Bum melatih bisa sambil cuci mata melihat wanita-wanita cantik yang sekarang menjadi anggota club renang.——–*reader mupen9 mw don9 diajarin renang ama kim bum…………..*langsung di0seng bumies*
    “Biasa saja”. Min Ji menjawab kontar dengan dua sahabatnya yang terkenal dengan sebutan gang Trio Macan.———hahahai d korea ada j9 trio macan*kalakuan si ucin9 gar0ng…dangdut mode on*
    “Aish.. aku gemas sekali, kenapa dia susah sekali berpikir”. Kesal hyun joong melihat Seul Ah.–>>lulu a.k.a Seul Ah knp slalu di9ambarkan sbg tokoh y9 tulalit (kyk d WGM)…kasian lulu…sabar ya lu..*peluk2 lu2* jjjiaaah sksd
    “Wehehehehe dasar percaya diri sekali, siapa yang mau mengajakmu berangkat bersama..yang aku maksudkan.. maukah kau mengambilkan aku selai cokelat dihadapanmu itu”. Ucap Kim Bum. Glekk kali ini air mancur muncul dikepala So Eun.—–ganti euy skr9 mah air mancur….biasanya sk ada paus2nya hahaha……..kan9en j9 neh ama pausnya nden……ndeeeennnnn dmn pausmu berada???????
    bin9un9 mw komen apa lagi……..pokoknya DAEBAK lah!!!!!!!!!!!!!!!! Ff moe slalu bs mbuatQu t’tawa ngakak………
    Ditun9gu yach part slanjutnya……kade omat ton9 lami2 teuin9……………….hahaha
    Mianhe klw komen saia gaje smua………..cz nie adlh first komen saia..s0 blm brpen9alaman jd komentat0r*halah pj9 amt alesanya*
    Nb:ndennnnnn….lanjutin dong ff Kkotnam nya…aq penasaran berat neh ama lanjutannya…..please..*n9arep+maksa*

  16. rizkyapratiwi says :

    yyyyyyyyyyyyaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhh …. keren

    penasaran bgt sma part selanjutnya ne
    jgn lama2 yah …

  17. Viqa_BumsSoeulindo says :

    woaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    aku sukaaaaaaaaaaa, , ,
    gila benar2 daebak ff yang satu ini, , ,hahhahahhahahahah

    ckckckcckckcckck itu filsafat kentut benar2 menggelikkannn, , ,

    hoaaaaaaaaaaaaaaa kim bum kau benar2 mempesona, ,

    tan taran tan tan,taran tan tan, ,

    jantungku melodinya seprti lg bonamana, ,hhuhuhuhu

    kakakakkkkkkkkkk !!!!!!!!!

    aqu penasarannnnn, ,jangan lama2 ya, ,

    sejauh ini q gak ada kritik ~tsaaaaahhh~

    keep fighting !!!!!!!!!!!

  18. dhia says :

    ha ha ha
    ff ini lucu banget…ttp pertahankan kelucuan n’ keseruan ceritanya yach!… jempol dech pokoknya buat ff ini!

  19. geill says :

    seru……………………………….
    lanjut…………………………

  20. LanyAprilli says :

    jadi gk sabar nungguin prt 3 nya, hehehe…😀
    cptn ya🙂

  21. Ita Ayu Mulyanti says :

    hehehehehe ikut comen ya ( ^ _ ^ )
    cepat2 ya part 3 nya, udah g sabar pengen part 3 nya

  22. dhita says :

    kapan part 3 nya jadi?????????????????????????
    gak sabar nie!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  23. Feby says :

    Kak, fb nya apa?
    Boleh minta kak?

    Seru critanya, ampe sakit perut nahan ketawa, tengah malam pulak it,

    hiks..:-D
    part 3 nya mana onnie?
    Ditunggu ya, jgn lama2

    gomawo onnie,

  24. lunabumsso says :

    lanjut ya
    lebih cepat lebih baik
    di tunggu nge-post nya

  25. SintiaBumsso/@SintiaBumsso17 says :

    Keren kak keren banget lucu dah tingkah Bumssonya wkkwk xD lanjut baca🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: