[repost] I can’t stop my feeling to her

Author             : Monica bumsso

Main Cast        : Kim bum and Kim so eun

Cast                 : Yoo seung ho, Park shin hye, Yoona, Lee Hong ki.

Genre               : Romantic. Friendship

Type                : One shoot

 

 

Annyeong mates.. ini adalah ff perbaikan ku yg kmrin mates smua pd kurang ngerti dgn kata2nya. Aq harap dgn sedikit perbaikan ini, mates smua pada ngerti dengan kata2nya. Dan saya minta maaf atas kejadian kesalahan kemarin.

 

 

Kalau saja aku bisa menahannya….

Kalau saja kami bisa terus bersama-sama selamanya…..

 


“Kim So Eun…… So Eun…”

“Ne, Omma!!

Kim so eun adalah murid kelas III SMP di salah satu sekolah negeri di seoul. Dia adalah siswi yang pintar, manis dan rajin. So eun merupakan anak tunggal di keluarganya. Dia memiliki segalanya tetapi sifatnya sangat aneh dibandingkan dengan cewek yang lain, dia terlihat tidak feminim. Hari ini adalah hari dimana sekolah kim so eun mengadakan perang bola salju, di sana terlihat sudah banyak murid yang mengikuti perang tersebut. Perang akan di mulai, tetapi so eun terus saja sibuk dengan kegiatan yang tidak tentu.

“Kim bum… berjuanglah!! .. anak dari kelas III-2 akan segera datang untuk perang bola salju..” ucap kim so eun dengan suara yang nyaring.

“Apa??” sahut kim bum

“Kalau begitu, kita serang secara dadakan saja so eun..!”

Kim bum adalah anak laki-laki yang tampan dan memiliki senyuman maut atau disebut “killer smile”. Dia satu kelas dengan kim so eun yaitu kelas III-1, Kim bum dikenal jagoan dalam kelasnya. Dia sangat ahli dalam perang bola salju, makanya apabila dia sakit, pasti satu kelasnya mempunyai segala cara supaya kim bum sembuh dan bermain perang bola salju antar kelasnya.

 

Tapi, tiba-tiba terdengar suara yang lembut.

“Bagaimana kalau kau pakai jaket ini…??” supaya kau tidak masuk angin..

Kim so eun dan Kim bum menoleh ke belakang dan merasa heran karena di sana ada Park shin hye telah berdiri di belakang mereka dan menawarkan itu kepada Kim bum.

Park shin hye adalah murid kelas III-2, Shin hye adalah teman kecil Kim bum. Dia juga murid yang pintar di kelasnya, dan dia sedikit pendiam dan lemah dibandingkan dengan kim so eun.

“Shin hye kelas III-b tapi pintar ya…!!^^” . Beda banget dengan Kim so eun yang kerjaannya hanya ngerjain orang aja”. Ucap Yoo seung ho

“Apa ???” jangan sekali-kali bandingkan aku dengan siapa pun..” sahut so eun dengan  nada yang kesal karena yoo seung ho membandingkan dirinya dengan Park shin hye.

“Tapi memang benar kan? punya teman masa kecil semanis Shin hye, pasti menyenangkan…” Ucap Yoo seung ho sekali lagi dan membuat so eun tambah kesal.

……..

Beberapa menit kemudian terdengar suara klimaks yang menandakan perang bola salju akan dimulai. “Semua anak perempuan segera berada di bawah atap, jadi Shin hye pergilah ke sana.” Ujar kim bum.

Shin hye terlihat sedih, karena tawaran yang diberikan kepada Kim bum tidak di pedulikan oleh Kim bum.

“Disini ceweknya hanya So eun saja??” ucap Kim bum

“Kenapa?? kau tidak senang ?? Kalau begitu, biar aku bisa menonton dengan tenang aku pergi saja, lagi pula aku memang nggak feminim.” Sahut Kim so eun.

“Ngomong apa kau??”

‘Kan nggak asyik kalau nggak ada so eun di sini…” ucap Kim bum sambil memegang tangan So eun.

“Degh…. Jantungku kok tiba-tiba berdetak secepat ini.” Gumam so eun.

“Kim bum…..Kim so eun….ayo.. cepat ke sini, kita bakal kalah kalau kalian nggak bantu..”ujar Yoo seung ho.

………

“Waaaaa…!!!!!” teriak so eun.

“So eun…!”

Bruk……

“Dasar, jangan lengah dong..” ucap kim bum

“Mianhae..” timpal  So eun dengan nada yang berat.

 

 

***

“Eun-ah…eun-ah….!”

“Ne ömma….!!” ( So eun masih tidur di tempat tidurnya)

“Kamu tidak berangkat ke sekolah? “ Sudah jam berapa ini?”

“Emang udah jam berapa ömma??” (So eun masih dalam keadaan tidak sadar dan masih tidur)

“Kamu tidak punya jam ya?”  Kamu ini, sekarang sudah jam 07.00

“Mwo….?????” Sahut  So eun sambil lompat dari tempat tidurnya.

“ömma.. kok nggak membangunkan aku sih..??” ucap so eun dengan wajah cemberut.

“Kamu ini.. ömma udah dari tadi membangunkan kamu, tapi kamunya yang terus tidur. Sudah sana cepat mandi dan sarapan” ucap ömma so eun sambil membereskan dapur.

 

 

***

(so eun POV)

“Annyeonghaseyo….!!.. Hello… Good morning… Kok nggak ada orang ya..? sepi banget sih.. apa semua orang membuat surprise untuk ku ya..hahaha….”ujar So eun sambil membuka pintu kelasnya.

Tapi, tiba-tiba So eun mendengar seseorang berbicara dalam kelasnya dan dia hanya berdiri di depan pintu dan mendegarkan pembicaraan tersebut.

“Kim bum kau serius.??” Ucap yoo seung ho sambil menhentakkan meja.

“Tentu” sahut Kim bum.

“Kenapa..?” Tanya yoo seung ho lagi.

Dengan mendengar pembicaraan itu, So eun langsung masuk ke dalam kelasnya.

“Lho..?? Ada apa ini..??” ucap So eun seakan-akan dia tidak mendengar pembicaraan sebelumnya.

“Kim bum bilang mau masuk SMA Swasta dan berpisah dengan kita.” Ucap Yoo seung ho.

“Jadi kami akan berpisah..??” gumam so eun dalam hatinya. “Apa maksudmu kim bum.??” Tanya so eun sambil menunjukkan wajah yang murung.

“Jangan murung gitu dong..!! Apa kau segitu kesepiannya??” sahut kim bum sambil memegang bahu so eun.

“Bukan itu..! Habis, semuanya ‘kan mau masuk SMA Swasta, tapi kenapa kau mau masuk SMA Swasta..??”

Ucap so eun dengan raut wajah yang sedih.

Disela pembicaraan so eun dengan kim bum terdengar suara siswi yang  lain “Ku dengar teman kecil kim bum juga masuk SMA Swasta.”

“oh.. maksudmu Shin hye? Ujar siswi yang lainnya.

“Kenapa…? Kau masuk SMA Swasta ???” Tuhan tolong hentikan waktu.. meski sudah lulus, aku tidak ingin berpisah dengannya.. aku ingin terus tertawa bersamanya… aku harus bilang bahwa aku suka pada nya.. aku harus mengatakannya sebelum lulus.” Gumam so eun dalam hatinya.

(end so eun POV)

…….

“ Sudah waktunya pulang !!” Harap kalian pulang setelah berkumpul sesuai grup wilayah tinggal kalian.”ucap pak guru.

“Oh…. Itu ‘kan group perumahan cheongsan”. balas kim bum

“Wuh, rupanya aku di group apartemen.” Sahut kim so eun

“ Gimana kalau kita buat suit antar group? Group yang kalah suit harus membawa barang-barang..” ucap group so eun kepada group kim bum.

“ Oke..!!” sahut kim bum dengan nada tegas bahwa dia yakin, groupnya akan menang.

Akhirnya suit pun dilakukan, group kim bum kalah dari group so eun setelah melakukan suit tiga kali. “Horeee..!! Kita menang..!!

“Yang benar saja? Tanya salah satu teman so eun dengan gembira.

“Sial..! biar aku bawakan shin hye.” Ucap kim bum sambil mengambil barang dari tangan shin hye.

‘Sudahlah shin hye nggak usah bawa barang” kata kim bum sekali lagi dengan wajah menyesal karna kalah suit.

“Kim bum, kau ‘kan nggak perlu bilang begitu.” Ucap so eun.

“Habis, shin hye ‘kan lelet, bisa repot kalau dia terluka.” Sahut kim bum dengan suara tegas.

“ Memang faktanya kalo shin hye itu lemah, tapi rasanya aku tidak terima karena hanya shin hye yang diperlakukan sepertinya secara istimewa..” timpal so eun dengan suara yg sangat kecil.

Tiba-tiba terdengar suara memanggil nama so eun. “ So eun-ah…So eun-ah.. So eun pulang lewat sini saja ya, kau harus membawakan barang ku.” Ucap kim bum dengan menyerahkan barangnya.

“ Kenapa begitu?” Tanya so eun dengan terkejut. “ Aku kan bukan satu group mu, lagian arah rumah kita nggak searah.” Ucap so eun sambil mengeluarkan lidahnya kepada kim bum.

“ Hei..so eun bantu aku dong.!! Ucap kim bum dengan rasa kesal karna so eun tidak mau membantu.

“Lain kali aja ya..  aku lagi sibuk untuk persiapan kelulusan nanti.. dan juga ömma mau pergi ke Amerika jadi aku akanmembantu membereskan barangnya.. Daa kim bum… Selamat menikmati…ha.ha..ha..”

Ahkirnya kim bum membawa barangnya sendiri dan shin hye hanya menemani kim bum jalan..

 

 

***

(POV so eun dan kim bum)

“Kim so eun,  kayaknya yang punya seragam SMA Negri boleh ikut upacara kelulusan sambil memakainya.” Ucap kim bum.

“Kim bum mau memakainya??” Tanya so eun.

“Seragam SMA Swasta ku kan model blazer, pasti bakal terlihat mencolok dan memalukan..”

“Padahal ku pikir kim bum cocok pakai seragam SMA Negri.” Ucap so eun.

“Makanya jangan lupakan aku ya…!” ucap kim bum sambil memegang kepala so eun dan pergi meninggalkan nya.

“Degh.. suara detakan jantung ku berdetak begitu cepat, apa yang terjadi?”gumam so eun dalam hati .

“Sampai jumpa besok ya so eun….” Ucap kim bum sambil melambaikan tangannya.

“Aku.. aku suka pada mu kim bum.!!….” Tapi kata-kata itu tidak sempat terdengar kim bum karena dia sudah pergi begitu jauh..

 

***

Pagi yang cerah di kota Seoul, kini musim dingin telah berlalu, matahari telah menampakkan sinarnya dan burung-burung pun berterbangan dengan ceria. Upacara wisuda di sekolah Kim so eun akan di mulai. Kim bum terlihat mencolok karena dia memakai seragam sekolah.

“Eh, so eun…! Dasar.. gara-gara so eun menyuruhku pakai seragam sekolah aku jadi terlihat mencolok deh..!”ujar kim bum.

“Aku nggak bilang gitu kok.!”..

“Ngomong-ngomong kalau model rambutku seperti ini, aku terlihat tampan kan..???” ujar kim bum sambil tersenyum kepedean.

“Aha-ha… ngomong apa kau?” rambut??” ucap so eun sambil tersenyum.

“iya, rambut ku, masa kau tidak melihatnya.? Pemikiran mu lamban sekali so eun..” canda kim bum sambil berjalan  menuju sebuah ruangan.

“Kim bum..tunggu..!! aku harus mengatakan bahwa aku menyukainya..” ujar so eun

“Ahh…sepertinya dia mau pulang, dan sekarang adalah kesempatanku untuk mengungkapkan perasaanku padanya. “Haaaaaa……???”

Tiba-tiba so eun melihat kalau kim bum berjalan berduaan dengan shin hye.

“Kenapa aku sembunyi, ya..??” ucap so eun dengan bersembunyi di balik pintu.

“Shin hye,.. aku suka kamu..” ujar kim bum.

“Mwo..??” sahut shin hye dengan terkejut.

“Iya, aku suka kamu., aku selalu malu-malu dan bersikap kaku, tapi aku menyukaimu shin hye.” Ucap kim bum sambil memegang kedua tangan shin hye.

“karena itu aku masuk SMA swasta, demi mengejarmu shin hye.”ujar kim bum.

Tanpa sengaja so eun mendengar pembicaraan semua itu dan tanpa sadar dia menjatuhkan tasnya dan menahan rasa sedihnya dengan menutup mulutnya dengan tangannya, dan dia juga melihat kalau kim bum memeluk park shin hye.

Sejak kejadian itu, so eun menjadi berubah. Hari-harinya tidak lagi di penuhi canda tawa dan juga sikapnya kepada orang lain semakin dingin. Setiap ada namja yang ingin mendekatinya, pasti so eun menunjukkan tingkah laku yang aneh terhadap namja itu. Hal itu disebabkan karena dia tidak mau mencintai namja itu selain kim bum.

 

 

***

Tiga tahun kemudian ………………….

“eun-ah.. ayo.!!  kita karokean bareng, sekali-kali lupankanlah soal ujian, he..he.. ^^ ujar Yoona.

Yoona adalah sahabat dekat kim so eun, setelah kim bum pergi ke SMA swasta, yoona menjadi sahabat akrabnya dan tempat curhatnya. Sebenarnya yoona merupakan satu SMP dengan kim so eun, tapi karena kim bum telah pergi, jadi kim so eun semakin dekat dengan yoona. Yoona juga nantinya satu kuliah dengan kim so eun.

“Maaf, aku mau menyerahkan formulir.”ujar so eun dengan memberikan senyuman manis

“ooo.. Begitu…,!

“ Mau masuk universitas mana?”

“Universitas Chung Ang…” sahut so eun.

“Itu kan Universitas tempat kim bum masuk,..! rupanya kau masih memikirkannya.”ujar yoona.

“Yang benar aja.. itu nggak mungkin.!! Aku mau masuk ke Universitas itu karena di sarankan ibu wali kelas.”ucap so eun sambil memasukkan formulirnya ke dalam tasnya.

 

 

 

 

***

“Meskipun aku bertemu dengan kim bum, aku tidak perlu merasa deg-degan.” Gumam so eun dalam hati sebelum melangkah ke dalam kantor jurusan.

Tiba-tiba terdengar suara dari belakangnya dan so eun melihatnya..

“Yang benar saja, itu kan kim bum… dia tidak berubah.. Kenapa?? Aku bisa menemukannya di tengah keramaian begini?

“ah.. itu memang kim bum.. apa dia… masih ingat samaku” ujar so eun dengan sedih.

“Aku tidak mengerti, meskipun harusnya aku sudah melupakannya, tapi kenapa dadaku terasa sakit? Aku tidak mengerti knapa air mataku masih mengalir.??, tiga tahun terasa begitu lama. Meski aku berusaha melupakannya, namun aku juga berharap dan berpikir bahwa kami tidak akan bersama lagi. “ Tapi Yg benar saja..aku sekelas sama kim bum.. shin hye di kelas lain.’ Gumam so eun dengan wajah terkejut.

“Kim bum, sayang ‘kan tidak sekelas dengan shin hye.” Ujar teman sekelasnya.

“Diam kau..! jawab kim bum sambil tersenyum. Di tengah pembicaraan kim bum, so eun langsung memasuki ruangan kelasnya dan bertemu dengan kim bum.

“Haaa… so eun..??? Hah, ternyata benar, ini kim so eun yang dulu satu SMP dengan ku. Lama nggak jumpa ya.!!” Ujar kim bum sambil tersenyum manis.

“Tubuhnya pun tambah tinggi, suaranya pun jadi berat,. Keren…!” gumam so eun dalam hati sambil membalas senyuman dari kim so eun.

“Ini tidak mimpikan??”ucap kim bum sambil mencubit wajah so eun yang manis.

Tapi, tiba-tiba muncul seseorang di hadapan mereka dan memanggil Kim bum.

“Kim bum……!”

So eun melihat orang yang memanggil nama kim bum dan ternyata itu adalah shin hye.

“Shin hye…!!??” ujar so eun sambil mengulurkan tangannya untuk menyalami shin hye.

“Aah.. lama nggak jumpa, masih ingat aku shin hye??? Aku kim so eun.

“Aah… lama nggak jumpa..” ucap shin hye dengan pura-pura akrab dengan so eun.

“ Kim bum.. ayo kita ke kantin, ‘kan kamu dah janji untuk mentraktir aku hari ini, kamu ingat kan..??” ujar shin hye dengan memegang lengan kim bum.

“Iya.. aku ingat, tapi kim so eun gimana??

“Udah…. kim so eun masih sibuk dengan formulirnya.. iya kan so eun?” ucap shin hye dengan sok manis

“Ne.., aku nggak apa-apa kok di tinggal di sini.” Ujar so eun dengan tenang padahal hatinya terasa perih.

 

 

***

Hari-hari pun telah berlalu, so eun nampaknya semakin betah di tempat kuliahnya, dia terlihat ceria dan semakin semangat setiap harinya. Seseorang memanggil nama so eun dan menghampirinya.

“So eun, ayo kita ke toko buku sama-sama..

“Baik.”

“Eh, itu kan kim bum. Bagaimana kalau kita ajak aja dia dengan shin hye.” Ucap yoona

“Hei  kimbum.. shin hye di mana??”

“Lagi ke toilet” jawab kim bum sambil melihat ke halaman sekolah.

…………..

Sepuluh menit kemudian kim so eun tiba di toko buku bersama yoona, kim bum dan shin hye ikut bersama mereka.

“ Aa.. kim bum, buku mana yang kamu mau? Biar aku cari.” Ujar so eun sambil melihat –lihat buku.

“Nggak usah, aku  saja yang mencarinya, karena akan ku berikan untuk shin hye.” Jawab kim bum sambil melihat buku tanpa memperhatikan so eun di sebelahnya.

“Haa.. benar juga ya,..! aku memang bodoh. Kalau begitu aku ke tempat yang lain.” ujar so eun.

 

***

Hari ini adalah hari ketiga so eun di kampusnya, dia berjalan menuju kelas dengan wajah yang kurang semangat. Di tengah jalan dia melihat kim bum datang. So eun berusaha untuk mengelakkannya tapi sepertinya sudah terlambat.

“So eun..!! untung kita jumpa di sini..”

“Nih, hadiah untukmu.” Ujar kim bum sambil memberikan sebuah buku kesukaan so eun yaitu buku karangan J.K.Rowling.

“Eh..!!” apa boleh buat kalau begitu aku terima. Hehehe…” ujar so eun dengan menerima buku itu.

‘Begitu melihatnya so eun benar-benar senang. Apa kau menyukainya??” Tanya kim bum.

“Ne.. aku sangat menyukainya..

“aku bisa segembira ini hanya karena sebuah buku.. bodohnya aku..” gumam so eun dalam hati.

“ Masa dapat buku saja, segitu senangnya, so eun kayak anak-anak ya..!!” ucap kim bum

“Ya aku senang, ini adalah hartaku, tapi aku tahu kini dia milik shin hye. “balas so eun.

“Tapi.. aku.. aku suka kim bum..!” ucap so eun tanpa sadar bahwa suaranya keras sehingga kim bum mendengarnya.

“Aku tahu..” ucap kim bum dengan membelakangi so eun. Waktu wisuda SMP pun, kau mau mengatakannya, kan? Tapi, aku sudah menetapkan perasaanku, makanya aku menghindar. Meskipun aku menghindar, karena nggak ingin melukaimu. Dan pura-pura nggak menyadarinya, hal itu justru melukaimu so eun.. Begitu aku menyadari bahwa kau masih menyukaiku, aku tidak ingin melakukan hal yang membuatmu berharap padaku.” Ucap kim bum kepada so eun dengan suara tegas. “Mianhae so eun… aku tidak bisa..”

……

Teng..teng.. waktunya istirahat…. “Huuft.! aku sudah ditolak mentah-mentah, aku tidak akan menyukai cowok dan jatuh cinta lagi.” Ujar so eun dengan menangis. “Apa aku harus menerima semua ini..!! aku suka kim bum, walaupun dia telah menolakku, tapi mengapa perasaan ini tidak bisa dihentikan..?”

 

***

Sebulan telah berlalu sejak kejadian itu. Sebentar lagi training camp di kampus akan dilaksanakan, untuk mempererat hubungan  antar universitas. Kita akan adakan dodge ball dan lomba nyanyi. “Tahun ini kami mengharapkan kampus kita akan menang dan kami serahkan kepada kim so eun dan kim bum.” Ujar bapak kepala jurusan.

“Baik pak..! nggak salah Bapak mempercayai kami, ya kan so eun.?” Ucap kim bum sambil mengangkat tangan so eun.

“Iya..” jawab so eun terbata-bata.

Tapi, tiba-tiba shin hye datang dan kim bum pun melepaskan tangan so eun.

“So eun, mianhae..!” ujar kim bum.

“Nggak masalah… aku tahu meski pahit kami harus bertemu tiap hari.” Ucap so eun dengan wajah murung

….

Hari-h training camp di dalam kampus pun dimulai, salah satu dari pemain kampus sebelah sudah out dibuat kim so eun. “ So eun keren.! Ujar kim bum dengan memberikan jempol untuknya.

“Kau membuatku keluar lapangan? berani juga kau menantangku, akan ku balas kau…!” Ujar seorang namja sambil melemparkan bola ke arah kim so eun, tapi untung kim bum datang menyelamatkan so eun dari lemparan bola yang keras itu, sehingga so eun tidak kena bola itu.

“So eun, kamu tidak apa-apa kan..?” tanya kim bum dengan rasa khawatir

“Ani…, saya tidak apa-apa kok.. Gomawo bum-ah..” sahut so eun

“Kalau begitu, baiklah so eun, kita lanjutkan di gedung olah raga.. cepat..!!”

“Ah..Baik..!” balas so eun.

Di dalam gedung olah raga akan dilanjutkan perlombaan nyanyi antar kampus. Di sana so eun terlihat merasa kesakitan akibat cedera pertandingan sebelumya, tapi dia tetap mendiamkannya supaya tidak mengacaukan perlombaan nyanyi tersebut. Tapi, kim bum mengetahui rasa sakit yang di rasakan so eun dan akhirnya kim bum memegang bahu so eun dengan kuat dan meletakkan tangan so eun di pinggang kim bum.

“Kakimu terkilir saat main dodge ball kan??” tanya kim bum.

“ Aha-ha… ketahuan ya..?” ujar so eun sambil menatap wajah kim bum.

“ Tentu” sahut kim bum sambil memegang so eun.

***

(Pov so eun)

Padahal sudah jelas perasaan kami berbeda, tapi kenapa perasaan ini terus berdetak kencang ketika dekat dengannya..??” gumam so eun.

“Gubrakkkk…..!”

“Suara apa tu??” tanya so eun dalam hati.

Tiba-tiba…

“Shin hye…?????”

“Apa kau bersikap seakrab itu agar dapat memisahkan kami ?? kau diperlakukan selembut itu dan merasa gembira saat menerima buku itu.” Ujar shin hye kepada so eun sambil menghentakkan meja di depannya.

“Aku nggak bermaksud begitu shin hye, lagi pula aku ingin melupakannya.” Balas so eun

“Bohong.. itu semuanya pasti bohong… Pada waktu kami berduaan, kau berpura-pura menghindar, tapi pada saat kami berpisah kau akrab dengannya secara diam-diam, sikap mu rendah kali so eun..!!” ucap shin hye.

“Itu tidak benar shin hye..”

“Diam mulutmu itu, dasar cewek murahan, kenapa kau memilih satu kampus dengan kami..?? Sebelum kau muncul di kampus ini, hubungan kami sangat baik, tapi setelah kedatanganmu sikap kim bum semakin berubah sama ku.  Aku tidak ingin melihat so eun lagi..aku harap kau pindah dari kampus ini secepatnya.” Ujar shin hye sambil membantingkan pintu.

……

Beberapa jam kemudian, setelah kejadian itu. So eun langsung ke kantor kepala jurusan dan ingin mengurus kepindahan perkuliahannya, tapi Bapak kepala jurusan mengatakan bahwa proses pemindahannya lumayan lama. Tetapi, so eun tetap mengotot supaya pemindahannya tetap dilakukan. Tanpa sengaja kim bum mendengar pembicaraan kim so eun dan langsung masuk kantor Bapak Kepala Jurusan.

“Kenapa kau ingin begitu pindah???”

“Bagaimana pun aku punya alasan untuk meninggalkan kampus ini..!” ujar so eun sambil meninggalkan ruangan tersebut.

“ So eun…. Kenapa kau mau pindah?? Apa alasanmu??! Entah apa jadinya jika kau nggak ada di sini.” Ucap kim bum dengan memegang lengan so eun.

“Yang benar saja, ‘kan ada shin hye di sampingmu!” Ujar so eun

“Benar.. saat itu, shin hye terus berkata bahwa dia menyukai ku, padahal aku memikirkan so eun, dan aku tidak bisa membuat shin hye menanggis sehingga aku harus menjaganya.

“Saat kita berpisah selama tiga tahun, perasaanku padamu terhapus, tapi kita bertemu lagi” sahut so eun dengan menangis.

“Aku tahu, aku paling bisa bersikap wajar saat bersamamu. Tapi, disisiku ada shin hye, aku tidak bisa menghianatinya, makanya aku berusaha menekan perasaanku.. tapi semakin aku berusaha menekan perasaanku, semakin aku nggak bisa menghentikannya.” Ucap kim bum sambil memeluk so eun.

“Aku tidak bisa merelakanmu kim bum, aku nggak bisa membohongi perasaanku, tapi aku tahu, aku tidak boleh begitu, karena itu aku ingin pergi, aku ingin pergi, karena aku menyukaimu kim bum..!! sahut so eun sambil mendorong kim bum ke belakang.

Tapi, kim bum tiba-tiba menarik tangan so eun dan memeluknya. “Tidak so eun.!. meski aku harus menjaga shin hye, tapi kau jangan pergi so eun.”

“Kata-katanya yang terasa kejam dan penuh dosa itu kembali menghentikan perasaanku” gumam so eun dlm hati.

“So eun..! kamu jangan pergi kemana pun.!” Ujar kim bum

“Kalau begitu, kamu bisa membalas perasaanku??” ‘kan aku bilang, kalau aku suka padamu.” sahut so eun

Dengan mendengar ucapan itu lagi, kim bum langsung melepaskan pelukannya dari so eun. “Mianhae so eun..” aku tidak bisa menghianati shin hye begitu saja.”

“Aku tahu, pasti kau akan mengatakan itu sampai-sampai aku merasa terluka bahwa aku harus merelakan mu.” Gumam so eun. Dunia terasa begitu gelap, sekarang apa yang harus ku lakukan untuk mengentikan perasaan ini.

 

***

“Hmmm.. pagi ini begitu cerah, aku harus cepat pergi. Ini adalah hari pertamaku masuk kuliah baru ku, jadi tidak akan aku sia-siakan” ucap seorang namja yg langsung bergegas pergi.

Beberapa menit kemudian………

“Yoboseyo….Annyeong….hai…. kok sepi sih?” tanya namja itu dengan rasa sedikit heran. “ Haa.. sepertinya mereka di sana, sebaiknya aku menyapa mereka.”ucap namja itu.

Namja itu pun pergi berlari mendekati orang-orang yang telah di lihatnya. Sesampainya di tempat itu.

“Hello.. good morning..!” sapa namja itu. Tapi sepertinya, tidak ada yang mempedulikan akan kehadirannya, dan sekali lagi namja itu menyapa mereka. “Hello…good morning..! hallo..”ucap namja itu sekali lagi dengan volume nada yang lumayan keras, tapi tak seorang pun yang mempedulikannya, sampai-sampai namja itu menjadi kesal.

“Aissst… orang di sini pada budek ya? Atw mereka semua pada kolot? Atau mereka nggak tau bahasa inggris?” tanya namja itu dgn terheran . “ Baiklah, aku akan menyapa mereka sekali lagi.”ujar namja itu dengan menenangkan perasaannya. “Yoboseyo… annyeonghasimnikka..” ucap namja itu sambil menundukkan badannya. Setelah mendengar itu, orang di sekitarnya pun  membalas sapaan namja itu “Ne. annyeong”.

Namun namja itu semakin geram melihat mereka, karena dari tadi dia telah menyapa mereka, tp baru kali ini dia di sapa balik, namun rasa geramnya itu di pendamkannya dan dia pun memperkenalkan dirinya. “Hufft.. baiklah akan ku perkenalkan diriku. Nanun Lee hong ki imnida..” kau bisa memanggil ku dengan nama hong ki saja dan saya pindahan dari universitas sebelah. “kok kalian semua nggak semangat sih??!” apa karena kalian masih merasa bersalah kepada ku gara-gara barusan kalian telat menyapaku??! “Ooo.. aku udah maafkan kok, tenang aja” ucap hong ki dengan kepedean sambil menepuk bahu kim bum.

“Ah.. so eun.. kau hampir telat” ujar yoona

“Ah.. aku kesiangan ya??!” ucap so eun sambil memegang kepalanya.

Di sisi lain, sepertinya raut wajah shin hye sedikit kesal melihat kedatangan so eun, akhirnya dia memutuskan untuk pergi dan masuk ke dalam kelasnya.

“hong ki.. ayo kembali ke kelas, kau nggak perlu lagi lama-lama di sini, karna di sini bukan kelasmu.!”

“Eh? Baik….” Balas lee hong ki

“Kim bum..! aku akan kembali lagi sama shin hye.” Ucap hong ki dengan melambaikan tangan kepada kim bum. Lee hong ki adalah satu kelas dengan shin hye, walaupun dia mahasiswa baru di kampus kim bum tapi dia sudah berteman lama dengan shin hye dan kimbum .

“hei..!” shin hye pacarnya kim bum kan?? Jadi, so eun bukan pacar-nya,??” ucap hong ki sambil jalan menuju kelas.

..Kim bum dan kim so eun juga masuk ke dalam kelas dan memulai pelajaran, mereka terlihat canggung karena kejadian semalam. Setelah beberapa jam mengikuti pelajaran, akhirnya pelajaran untuk hari ini sudah siap dan mereka pun pulang. Tetapi, kim bum langsung pergi keluar tanpa berkata-kata kepada so eun seperti biasanya.

“Shin hye.. ayo kita pulang.!

“Kim bum, tumben kau menjemputku.”

“Kau nggak suka??”tanya kim bum.

“Shin hye..! hari minggu ini, ada reuni dengan satu kelas-ku. Apakah kau mau ikut?,” tanya kim bum.

“Ne bum-ah, tapi.. so eun juga datang??” ucap shin hye sambil memegang kuat lengan kim bum.

“Hmm…. Entahlah..! nggak usah di pikirkan.

 

***

Pagi begitu cerah di kota Seoul, dan hari ini adalah hari dimana so eun dan kim bum akan merayakan acara reunian mereka.

Kelas III-1…. Yu hu..!!

“So eun..! bagaimana kabarmu?? lama tidak jumpa, kau tambah cantik saja..!” ucap seung ho

“Ah.. kim bum juga datang ya..? lama tidak bertemu kim bum..”Ujar yoo seung ho

“Kim bum….???!!”gumam so eun dengan terheran.

“Lho..itu ‘kan shin hye.. teman masa kecilnya kim bum, sekarang dia pacarnya kim bum ya???” ucap yoo seung ho sambil mempersilahkan mereka masuk.

“Apa-apaan dia? Lagi pula tidak perlu pamer begitu” gumam so eun dengan kesal dan pergi menuju keluar.

“Kayaknya so eun mabuk tuh.!

“Masa?? Kalo begitu hebat dong, so eun bisa mabuk pakai jus. Ha..ha..ha..”ucap yoo seung ho sambil mengeledek.

Jam terus berlalu, akhirnya acara reuninya pun di mulai. “ oke.. ayo kita main game suit..! siapa yang kalah dia harus mencium pasangannya. Kim bum…Kim bum..!” kenapa kau benggong.” Ucap seung ho sambil melambaikan tangannya di depan mata kim bum.

“Ah..nggak, aku cuma melihat-lihat ruangan ini, ternyata kalian bisa juga menghiasnya dengan sempurna.

“ah.. itu hasil desain dari so eun. Dia yang merancanakan ini semua” timpal yoo seung ho

“Ha.. betulkah?? Aku nggak nyangka, kalau cewek lamban sepertinya bisa juga mendesain ruangan ini menjadi bagus” balas kim bum.

Mendengar hal itu, raut wajah shin hye pun menjadi berubah.

Suit pun di lakukan antar perwakilan pasangannya. Pasangan untuk kim bum perwakilannya adalah kim bum dan pasangan untuk so eun perwakilannya adalah so eun sendiri. Mereka pun melakukan suit dan akhirnya so eun menang, karena so eun sudah mengetahui bahwa saat suit pertama, kim bum pasti memilih gunting.  Jadi so eun memilih batu. So, so eun jadi pemenangnya.^^”

“Kamu pintar banget main suitnya so eun..!

“Ha..ha.. sebenarnya tadi aku hanya memakai feeling ku saja” timpal so eun

Di tengah-tengah acara tiba-tiba shin hye meminta kim bum supaya mengantarkannya pulang.

“ kim bum..aku mau pulang…!”

“kan acaranya belum siap shin hye?”

“Aku mohon kim bum..cepat antar aku pulang..!!”

“Eh..baik.”

… tolong antar aku sampai pintu masuk.”

“Oh.. oke..!”

Di saat kim bum mau mengantarkan shin hye pulang, so eun sedang enak bicara dengan teman lamanya yaitu yoo seung ho di belakang rumah di mana mereka mengadakan reunian. “Sejujurnya aku kaget eun-ah.. karena kim bum jadian dengan shin hye, soalnya kupikir dia cocoknya dengan so eun.” Ucap yoo seung ho sambil menatap langit.

“Aha-ha..!! tapi, so eun masih semester satu kan, carilah cowok selain kim bum. Cowok ‘kan bukan hanya dia.” Tegas seung ho kepada so eun.

‘Aku tahu.. tapi aku benar-benar menyukainya, hanya kim bum yang bisa membuatku bahagia. Perasaanku tidak konsisten, tapi aku harus merelakannya untuk tidak menyukainya.” Ujar so eun dengan pergi keluar. Dan tanpa sengaja dia bertemu dengan kim bum dan shin hye yang mau pergi pulang. “Aku nggak mau kim bum tetap di sini..! ku mohon kim bum.”ujar shin hye dengan memaksa. “Baiklah..!” sahut kim bum.

Kim bum dan shin hye pergi begitu saja tanpa mempedulikan so eun berdiri di depan mereka. Dan kim bum hanya mengucapkan selamat tinggal untuk so eun.

Di tengah perjalanan, sikap shin hye begitu aneh. Sehingga membuat kim bum khawatir padanya.

“Shin hye.? Kau kenapa? Kok sikap mu hari ini sangat aneh?” tanya kim bum dengan nada resah

Shin hye terdiam sejenak…

“Kim bum..! kita putus saja..”

“Mwo.??”Kenapa denganmu shin hye..?”

“sebenarnya aku sudah tahu sejak awal kebaikanmu maupun kebersamaan kita, ku rasa semua itu sudah cukup dan aku tidak ingin melihat wajah sedih kim bum saat bersamaku, karena kau terlihat menyedihkan.”ujar shin hye dengan melepaskan genggaman tangannya dari tangan kim bum.

“Tapi aku..aku sayang pada mu shin hye..!”

“Aku tahu.. tapi kini siapa yang kau inginkan diantara kami untuk menemanimu?? Katakanlah kim bum.!!’ Aku atau kim so eun??”

Mendengar hal itu, kim bum hanya bisa terdiam tanpa berkata-kata apa pun. Mulutnya sulit untuk digerakkan. Melihat sikap kim bum seperti itu, tanpa sadar shin hye menampar wajah kim bum begitu saja.

Plakkkk.!. terdengar suara tamparan dari shin hye untuk kim bum.

“Gomawo kim bum.. berbahagialah bersama so eun melebihi saat kau bersamaku.”

“Shin hye.. maafkan aku..”

Setelah kejadian itu, shin hye langsung pergi meninggalkan kim bum dan sebaliknya juga kim bum langsung menghampiri so eun di tempat semula, di mana kim bum meninggalkan so eun seorang diri.

“ Mianhae so eun.. aku nggak ingin melukai siapa pun lagi..” ujar kim bum.

“Apa?? Maksudnya apa bum-ah?” tanya so eun dengan penasaran.

“Aku suka so eun.. aku ingin kau menjadi milik ku selamanya so eun. Aku ingin kita selalu bersama tanpa ada dusta di antara cinta kita.  Makanya siapa pun yang akan menggangu mu, aku akan menjagamu..”ujar kim bum kepada so eun dengan meneteskan air mata.

“Kim bum??”

“Apakah kau mau menerima ku eun- yang??”

“Ne.. Mullonimnida, karena ini yang ku tunggu-tunggu dari dulu, tapi kau menolakku bum-ah” jawab so eun dengan memeluk hangat tubuh kim bum.

 

“mianhae so eun.. telah membuat mu menderita akibat perlakuanku selama ini, tapi sekarang kau telah menjadi milikku, dan kau takkan pernah ku lepaskan walaupun banyak wanita telah yang menggodaku.” Canda kim bum kepada so eun.

“Ha? Emangnya, ada wanita yang mau menggodamu, bum-ah.?” Tanya so eun dgn penasaran.

“Tentu..” jawab kim bum

“siapa dia??”

“Hmmm…dia adalah.. kau eun-ah”

“Apa??” sahut so eun dengan terkejut.

“iya, kau adalah salah satu wanita yang  telah menggodaku.  Dan kau juga telah membuatku meninggalkan shin hye dan berpaling kepadamu. Makanya, aq berharap kau tidak pernah melirik namja lain kecuali aku “KIM SANG BUM” janji.!!!” Ucap kim bum dengan mengulurkan jari kelingkingnya kepada so eun.

“Ne.. janji.!!!!!!” Balas so eun  dengan semangat dan mengulurkan jari kelingkingnya kepada kim bum.

 

Akhirnya setelah beberapa tahun pengorbanan cinta so eun kepada kim bum terjawab juga. Kini so eun menjadi kekasih kim bum dan mereka berjanji tak kan pernah terpisahkan oleh siapa pun kecuali oleh maut. *lebay.^^ *

 


***The End***

*** I can’t stop my feeling to her ***

 

 

Ciaaah…..!

Akhirnya siap juga perbaikannya. kmrin kan masih binggung tuh, skrng aq dah perbaiki..

aq harap mates smua dah pada ngerti.

Harap kritikan dan saran para mates smua ya…^^

Gomawo.^^

Bgi mau berteman denganku dan supaya kita jadi kenal antara mates. Mates bisa add n follow di

Twit : monica_choi7393

Fb : Eka Monica Choi

Thx.

 

Buka page Question & Answer apabila ada yang ingin ditanyakan
Buka dan isi data kalian di page Mates untuk perkenalan dan berkenalan dengan mates/reader yang lain
Lihat page How To Join untuk mengetahui bagaimana cara mengirim ff
Buka Library (sequel or one shoot) untuk melihat ff yang sudah dipost
Buka http://bumssoindo.wordpress.com untuk mengetahui news terbaru dari Kim Bum dan Kim So Eun
Follow our new twitter @bumssoindo dan mention saja bila ada yang ingin kalian tanyakan (usahakan untuk tidak menanyakan masalah privasi Kim Bum dan Kim So Eun ^^) *fans Korea sangat menjaga privasi artis mereka*
Like Kim Bum dan Kim So Eun fanbase on facebook BUMSSO INDONESIA

 

P.S.: please…… no bashing, no spaming, no hotlink !! ^^

NB: JANGAN COPY-PASTE FF YANG ADA DI SINI TANPA SEIZIN AUTHOR DAN ADMIN DI SINI… APALAGI SAMPAI TIDAK MENCANTUMKAN NAMA AUTHOR DAN SUMBERNYA

Tags: , , , , ,

About bumssoindo

We are fanbase of BUMSSO (Kim Bum and Kim So Eun) from Indonesia

8 responses to “[repost] I can’t stop my feeling to her”

  1. dini ramadhani says :

    yap,udh mendingan dari yg kemarin
    udh 2 kali baca tetep aja seru
    wokeh,bikin os ao ff lagi ya?

  2. alika says :

    ummm mau di baikin gg di baikin juga keren hahahaha.. rasanya pas kimbum nyatain cinta ke shin hye kayaknya nyucuk bgt*buat aku
    wadoh kimbum di gampar.. wah wah wah mesti di geplak dulu ni shin hye..
    tapi sebenernya kimbum suka kah sama soeun???*yaiyalah o’on
    hahahaha kapan ya ada ff yg nyeritain kse tomboy???kak bikin lagi dong ff yg tentang soeun tomboy demen ni saya baca kalau soeun tomboy hehehehehe..
    ya udah deh cuman ada tiga kata buat kaka T.O.P🙂

  3. Ina BeQi Soeulmates says :

    aaaaaaahhhaaa
    baguuuusss
    waawwwww
    akhir.a nyatu jg bumsso
    ahaha

  4. rizkyapratiwi says :

    so sweeettt ….. sabar lah eun

    allah sudah membalas nya

    heheheh

  5. Viqa_BumsSoeulindo says :

    hah sebelumnya udah baca,bagus kok q sukaaaa, , ,

    cuma endinnya kurang ngena bahgianya, ,hihi

    keep fighting for you,, ,

  6. man says :

    aneh gak ngeti maksudnya…

    1. SMP
    (“Shin hye,.. aku suka kamu..” ujar kim bum) kimbum suka shinhye

    2. Kuliah
    (“Tapi.. aku.. aku suka kim bum..!” ucap so eun tanpa sadar bahwa suaranya keras sehingga kim bum mendengarnya.) so menyatakan perasaannya

    (“Aku tahu..” ucap kim bum dengan membelakangi so eun. Waktu wisuda SMP pun, kau mau mengatakannya, kan? Tapi, aku sudah menetapkan perasaanku, makanya aku menghindar. Meskipun aku menghindar, karena nggak ingin melukaimu. Dan pura-pura nggak menyadarinya, hal itu justru melukaimu so eun.. Begitu aku menyadari bahwa kau masih menyukaiku, aku tidak ingin melakukan hal yang membuatmu berharap padaku.” Ucap kim bum kepada so eun dengan suara tegas. “Mianhae so eun… aku tidak bisa..”)

    (Begitu aku menyadari bahwa kau masih menyukaiku, aku tidak ingin melakukan hal yang membuatmu berharap padaku.)
    balas kimbum = berarti bum gak suka so

    3. didepan kantor dosen ( setelah so selesai meminta secepatnya mengurus surat pindah kuliah )

    (Benar.. saat itu, shin hye terus berkata bahwa dia menyukai ku, padahal aku memikirkan so eun, dan aku tidak bisa membuat shin hye menanggis sehingga aku harus menjaganya.) tiba2 perkataan bum ini seperti dia suka sama sso….tp kenapa dia memilih shin hye

    (“Aku tahu, aku paling bisa bersikap wajar saat bersamamu. Tapi, disisiku ada shin hye, aku tidak bisa menghianatinya, makanya aku berusaha menekan perasaanku.. tapi semakin aku berusaha menekan perasaanku, semakin aku nggak bisa menghentikannya.” Ucap kim bum sambil memeluk so eun.)

    maksudnya apa coba, sebentar dia bilang takut menghianati shin tp dia bilang menekan perasaan tp gak bisa menghentikannnya —- apa bum suka sama sso tp kenapa bum nembak shin …aneh kn

    (“Tidak so eun.!. meski aku harus menjaga shin hye, tapi kau jangan pergi so eun.kt bum ) —berarti dia suka shin

    Tp kenapa waktu ditanya so (Kalau begitu, kamu bisa membalas perasaanku??” ‘kan aku bilang, kalau aku suka padamu.” sahut so eun)

    balAS BUM (langsung melepaskan pelukannya dari so eun. “Mianhae so eun..” aku tidak bisa menghianati shin hye begitu saja.)
    ANEH KN ?”

    shin minta putus dgn bum tp anehnya dia bilang dia menyukai shin,,,beberapa menit kemudian dia nembak eun dan bilang (“Aku suka so eun.. aku ingin kau menjadi milik ku selamanya so eun. Aku ingin kita selalu bersama tanpa ada dusta di antara cinta kita. Makanya siapa pun yang akan menggangu mu, aku akan menjagamu..”ujar kim bum kepada so eun dengan meneteskan air mata.) = sebenarnya dia benar2 mencintai so atau hanya gak mau kehilangan sahabatnya ???? trus apa alasan bum menolak so padahal dia suka kok agak gaje ni

    (“Ne.. Mullonimnida, karena ini yang ku tunggu-tunggu dari dulu, tapi kau menolakku bum-ah” jawab so eun dengan memeluk hangat tubuh kim bum)
    anehnya sso terlalu cepat menyatakan ya, apa dia gak mau memikirkan matang2 setelah bum menolaknya dan baru beberapa menit yang lalu masih pacar shin setelah itu menembak sso … lucu aja ..masa secepat itu….

    Mianhe author aq binggung..sungguh binggung dengan sikap bum yg plinplan tkutnya ntar so jadi pelarian doank…so yang malang

    aq minta maaf kalau commentnya gk bgs ..tp tx uda buat ceritanya

  7. serly says :

    Wah endingny keren.. Krain sad..rupanya happy ending..hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: