The Miracle of Love part 5

Author             : Dina Rizky

Main Cast        : Kim So Eun, Kim Bum

Cast                 : All Star

Genre              : Romantic, Friendship

Type                : Sequel

Annyeong haseyo chingu..???Gimana masih penasarankah ma lanjutannya? *Gee r bgt ya aq*…hehe

Oh ya utk part 6 ntar ja mgkin 3 hari lgi aq publish.^_^

Langsung aja dech klo gt..

Happy reading…

 

***

Lagi-lagi so eun di buat kaget mendengarnya.

“Kakak, kenapa kakak berkata seperti itu,”ucap so eun tak percaya.

“Karena kau sangat berbeda dengan gadis lain yg selama ini aku kenal dan aku juga sudah menyukaimu sejak lama,”kata onew sambil memegang tangan so eun. So Eun tertunduk tak menatap Onew.

“Maaf kak, aku tidak bisa,”kata so eun.

“Kenapa?”Tanya onew.

“Bagiku kau hanyalah kakak sekaligus temanku dan diluar sana pasti ada seorang gadis yg benar2 menyukaimu,”kata so eun. Onew tersenyum pasrah.

“Aku sudah menduganya,”ucap onew sambil melepaskan tangannya.

“Aku sangat menghargai atas perasaan kakak padaku, tapi aku hanya ingin bersahabat denganmu. Jadi kita tetap bersahabat kan?”pinta so eun sambil menatap onew, onew mengangguk.

“ baiklah, kalau itu memang lebih baik,”ujar onew.

“Makasih.”ucap so eun sambil memeluk onew.

“Sama2.”balas onew.

Tanpa So Eun sadari, Kim Bum melihatnya di balik pohon. Terdiam melihatnya tanpa ekspresi.

***

Bel istirahat masuk berbunyi. Mereka pun kembali ke kelas dan mulai belajar lagi.

“Eunnie! Darimana saja kau sama Onew kok lama sekali? Kita bertiga dari tadi nungguin kamu tau,”ucap yoona tiba2 dgn suara pelan. So Eun mendesah pelan.

“Maaf deh. Tadi aku habis dari taman belakang sekolah.Dia mengajakku kesana,”jawab so eun sambil mencatat yg ditulis Bu Han Chae Young dipapan tulis.

“Hhh! Aku yakin dia menembakmu kan?”tebak yoona.So Eun mengangguk.

“Dan kau menolaknya.”tebak yoona lagi.So Eun mengangguk lagi.

“Hhhh! Eunnie…eunnie.Sampai kapan kau menolak semua cowok.Tidak bisakah kau menerima satu cowok utk dijadikan pacar? Dari dulu sampai sekarang hatimu tak mudah disentuh laki2,”kata yoona sambil geleng2 kepala melihat sahabatnya itu.So Eun hanya mengangkat bahu.

Tanpa mereka sadari, Kim Bum yg duduk dibelakang mereka mendengar perbincangan mereka.Kedua matanya mengamati So Eun dengan tajam.Ia memikirkan sesuatu.Tak lama, ia pun tersenyum penuh arti.Setelah itu melanjutkan aktivitas mendengar penjelasan Bu Han Chae Young.

***

So Eun sedang berdiri menunggu jemputan mobilnya.  Tiba-tiba Kim Bum datang menghampirinya. So Eun hanya terdiam melihatnya.

“Hai, So Eun.” Kim Bum menyapanya.

“Hai juga,” balas So Eun.

“Tidak kusangka kita berjumpa lagi.”kata kim bum.

“Eh! Maksudmu?”Tanya so eun tidak mengerti.

“Apa kau tidak ingat pernah bertemu denganku?”tanya kim bum balik. So Eun menggeleng.

“Hhhh…! Begitu ya.”Kim bum menjawab lemas.

“Memangnya kita pernah bertemu dimana?”Tanya so eun penasaran.

“Kita bertemu 3 thn yg lalu dan juga dua hari yg lalu,”jawab kim bum sambil menatap so eun.

“ Apa maksudmu 3 thn yg lalu?”Tanya so eun tidak mengerti. So Eun berpikir mencoba untuk mengingatnya.

Sementara kim bum diam saja membiarkan so eun berusaha mengingatnya.

“Maksudmu saat SMP kita pernah bertemu?Bukankah kau tinggal di London sedangkan aku kan sekolah di korea. Apa maksudnya sih?Aku tetap tidak mengerti?”Tanya so eun mulai bingung.

“Aku bertemu denganmu di London. Saat itu kau mengikuti studi banding mewakili sekolahmu karena aku lihat logo seragam sekolahmu,”Kim Bum menjelaskannya.

“Oh.”kata so eun singkat.

“Dua hari yg lalu kita bertemu saat berolahraga di taman seoul.”lanjutnya. So Eun mengangguk tersenyum.

“Makasih ya, kau sudah memberikan memori yg hilang dari ingatanku.”ucap so eun senang. Kim Bum yg mendengarnya jadi bingung.

“Hah? Maksudmu?”Kim Bum menatap So Eun dengan tajam. Akhirnya So Eun mengerti maksud pertanyaan Kim Bum.

“Uhm…itu. Aku pernah mengalami kecelakaan yg membuatku amnesia. Jadi semua memoriku hilang termasuk denganmu.”jelas so eun.

Kim Bum hanya diam mendengar kata-kata so eun. So Eun sibuk mencari sesuatu. Karena tidak menemukannya, ia pun bertanya ke Kim Bum.

“Bum-ah. Mana hye sun?”tanyanya.

“Hye Sun.”kata kim bum santai.

“Ya iyalah, Hye Sun. Siapa lagi. Bukannya kalian selalu bersama ya. Tapi sekarang tumben kau tidak dengannya.”kata so eun kesal.

“Oh…dia sudah pulang dengan Min Ho.”kata kim bum dengan santainya.

“Hah?”So Eun menatap Kim Bum dengan tajam. Lalu ia pun mendekati So Eun sambil mengulurkan tangannya.

“Kau mau apa?”So Eun jadi bingung melihatnya.

“Bagaimana kalo kau pulang bersamaku aja? Dari pada kau lama menunggu supirmu lebih baik bersamaku”.

“Hah?” Kim Bum langsung menariknya dan membawanya tanpa menghiraukan penolakan So Eun.

***

Mau tak mau So Eun pun pulang bersama Kim Bum. Suasana dimobil tampak canggung, So eun dan Kim bum saling diam, namun kemudian So eun memberanikan diri untuk memulai pembicaraan.

“Kim Bum. Kau tidak kesal kalo hye sun pulang bersama min ho?”Tanya so eun. Mereka masih dalam perjalanan.

“Tidak. Malah aku senang hye sun pulang bersamanya.”jawabnya dengan santai sambil fokus dengan setirannya.

“Hah?”So Eun terkejut mendengarnya. Kim Bum hanya bisa tersenyum melihat ekspresi So Eun.

‘Aissh! Apa-apaan dia itu malah kelihatan senang dan tenang pacarnya dekat sama laki-laki lain. Apalagi Min Ho itu sahabatnya juga. Apa dia tidak cemburu sedikit pun? Dan sekarang dia malah mendekatiku? Dasar playboy! Aku tidak boleh tergoda olehnya.’gumamnya dalam hati. So Eun merasa keanehan dalam penyetiran kim bum.

“kim bum! Ini bukan jalan ke arah rumahku.”ujar so eun mengingatkannya.

“Memang ini bukan jalan ke rumahmu.”jawabnya singkat.

“Apa?!”kata so eun terkejut mendengarnya. Kim Bum tersenyum melihat ekspresi so eun.

“Telepon rumahmu. Beritau mereka kalo kau pulangnya agak malam”.

“Hah? Kenapa agak malam?”So Eun jadi heran mendengarnya. Kim Bum tersenyum.

“Karena kita akan kencan hari ini”.

“Apa?! Aku tidak mau kencan denganmu! Aku mau pulang ke rumahku!”So Eun menolaknya. Kim Bum hanya cengar-cengir.

“Heh, Kim Bum! Cepat berhentiin mobilnya. Aku mau turun sini aja.”sahut so eun.

“Tidak mau.”Kim Bum menolaknya.

”Hhhh…!”So Eun jadi pusing sendiri.

Terpaksa So Eun menelepon rumahnya dan memberitaukannya sesuai dengan instruksi Kim Bum. Kim Bum tersenyum kemudian dia melanjutkan perjalanannya. So Eun terus memandang Kim Bum penuh kesal. Kim Bum sedang fokus menyetir. Sadar diperhatiin So Eun terus. Ia pun langsung membalas pandangan itu.

“Ada apa, So Eun?”tanyanya. So Eun hanya tertawa kesal. “Hhh…Aku jadi penasaran denganmu. Kenapa kau tiba-tiba mengajakku kencan?”Tanya so eun.

Kim Bum tidak menjawabnya. Ia malah tersenyum senang. So Eun hanya bisa cemberut karena pertanyaannya tidak dijawabnya. Terpaksa dia diam.

KRUKK…KRUKK. Kami terdiam, aku spontan menyentuh perutku dan aku pun segera memalingkan wajahku karena Kim Bum sedang menatapku sambil tersenyum.

“Ehem..”dehemku, dasar perut payah kenapa berbunyi disaat seperti ini, memalukan.

“Hm…sepertinya cacing2 diperutku protes nech. Kita ke restoran aja dulu yukk.”ajak kim bum. So Eun hanya mengangguk. Mereka berdua pun menuju ke sebuah restoran.

***

Di Seoul Café

Setibanya disana, mereka langsung memesan makanan. Mereka pun duduk berhadapan.

Setelah itu, mereka langsung melahap makanan yang tersaji itu. Kim Bum terus tersenyum saat melihat So Eun melahap makanannya dengan cepat. Sadar diperhatiin Kim Bum terus. Ia pun langsung membalas pandangan itu.

“Ada apa? Kau melihatku seperti itu”tanyanya. Kim Bum hanya senyum-senyum. Melihat Kim Bum terus-terusan senyum kepadanya, So Eun menghentikan makannya.

“Heh, Kim Bum! Kenapa kau dari tadi senyum-senyum begitu?Apa ada yang salah denganku?”Tanya So Eun dengan kesal.

“Tidak ada.”jawabnya dengan santai.

“Trus kenapa kau melihatku seperti itu dari tadi?”lanjutnya.

“Memangnya tidak boleh melihatmu seperti itu.”jawabnya dengan senyum smile killernya.

Mendengar jawaban dan melihat tatapan Kim Bum saat menatapnya, wajah So Eun jadi memerah dan ia jadi salah tingkah. Daripada Kim Bum melihat wajahnya yang mulai memerah, dia langsung memalingkan wajahnya.

***

Setelah selesai makan, Kim Bum langsung mengajak So Eun jalan-jalan. Kim Bum memutuskan untuk berjalan-jalan di Lotte World. Mereka berdua pun sampai di Lotte World. Disana mereka pun bersenang-senang, dengan berbagai permainan yang mereka ikuti. So Eun pun antusias melihat Kim Bum berhasil memenangkan permainan tembak. Hadiah boneka pun diberikan ke So Eun. So Eun hanya senyum-senyum saja.

“Sekarang kita akan bermain apa?”Tanya kim bum.

“itu saja”ucap so eun sambil menunjukkan suatu wahana jet coaster.

“Baiklah.”ucap kim bum sambil menarik tangan so eun.

Mereka memainkan permainan itu dengan penuh tawa, apalagi kim bum muntah-muntah karena permainan jet coaster. Tak ayal so eun tertawa melihatnya. Sementara Kim Bum bolak-balik ke toilet, akhirnya hingga kim bum selesai dari toilet, so eun bergegas membeli minuman.

“Ehm. Aku mau beli minum dulu ya.”ucap so eun. Kim Bum mengangguk.

“Kau tunggu disana saja dan lebih baik kau istirahat dulu. Aku akan segera kembali”kata So Eun langsung berlalu setelah menunjukkan tempat yang dimaksud. Kim Bum pun duduk dikursi itu.

Tiba-tiba ponselnya berdering, Kim Bum pun segera melihat nama pemanggilnya, dari sahabatnya Min Ho.

“yeoboseyo…min ho”.

*Bum-ah…kau ada dimana?”

“Aku ada di Lotte World. Memang ada apa kau mencariku?”

*Kau disana bersama siapa?”

“Aku…”belum sempat Kim Bum berusaha menjelaskannya, Min Ho pun menghentikannya. Min Ho kembali menebaknya.

“Jangan-jangan kau sedang berkencan yah. Apakah kau sedang berkencan dengan gadis pujaanmu itu?”tebak Min Ho. Kim Bum tidak menduga dengan apa yang dikatakan Min Ho telah tepat.

“Aku hanya ingin jalan-jalan dengan So Eun. Kebetulan hari ini ulang tahun So Eun.”

*Betul juga. Kebetulan besok kita mau memberinya surprise apa kau besok bisa mengajaknya jalan-jalan dulu.”

“Ide yang bagus. Baiklah akan aku laksanakan,”

*Oke. Akan kami tunggu. Kalau begitu sudah dulu yah bummie…annyeong*

“Annyeong Min Ho”

Setelah lima belas menit berbicara diponsel, Kim Bum memasukkan ponselnya kembali ke dalam sakunya. Akhirnya So Eun pun datang.

“Ini minumanmu.”kata So Eun sambil menyerahkan minuman itu ke Kim Bum.

“Gomawo, Eunnie.”ucap Kim Bum sambil menerimanya dengan tersenyum. Kemudian mereka melanjutkan perjalanannya ke wahana lainnya.

“Terima kasih ya, kau sudah mengajakku kesini.”ujar So Eun pada Kim Bum yang berjalan beriringan dengannya. Kim Bum tersenyum senang.

Namun langkah So Eun tiba-tiba terhenti. Kedua bola mata indahnya pun mulai berkaca-kaca saat melihat sebuah keluarga yang sedang makan bersama dengan bahagianya. Ingatan So eun segera berputar cepat beberapa waktu ke belakang. Waktu saat mereka sekeluarga sedang makan bersama dengan penuh canda tawa. Kim Bum menyadari So Eun tak lagi berjalan beriringan bersamanya. Kim Bum berbalik. Ia mendapati So Eun sedang berdiri terpaku didepan restoran. Kim Bum menghampiri So Eun.

“Kau kenapa?”ujarnya, saat bersebelahan dengan So Eun.

“Aaa…tidak ada apa-apa.”ujar So eun sambil cepat-cepat menghapus air matanya. Kim Bum mengalihkan pandangannya ke arah restoran tersebut.

“Kau kenal mereka?”Tanya Kim Bum.

“Aku tidak kenal mereka.”jawab So Eun.

“Trus kenapa kau melihat mereka dari tadi?”lanjutnya sambil memandang So Eun.

“Aku iri melihat kebersamaan mereka.”jawabnya.

“Benarkah?”ujar Kim Bum, seolah tak percaya dengan ucapan So Eun.

“Sudah lupakan saja ucapanku tadi.”ucap So Eun yang langsung berlalu meninggalkan Kim Bum yang masih tak mengerti dengan yang didengarnya barusan.

Tanpa pikir panjang, Kim Bum langsung menyusul So Eun.

***

Selama perjalanan So Eun dan Kim Bum saling diam satu sama lain. Namun sesekali Kim Bum menoleh kearah So Eun yang terus menatap ke luar jendela. Sedang memikirkan kejadian tadi siang.

“Ehmm…aku akan mengajakmu ke sesuatu tempat yang akan membuatmu tenang!”ajak Kim Bum.

“Terserah kau saja..”jawab So Eun sedikit lelah.

“Baiklah.. tapi, kau tutup matamu dulu!”seru Kim Bum sambil mencari sapu tangan di kursi belakang. Kim Bum menutup mata So Eun lalu ia mulai berjalan ke tempat yang dituju.

Kim Bum dan So Eun sampai di tempat yang dituju. Disebuah taman yang terisi danau yang luas, sebuah ayunan panjang, sebuah bangku taman yang cukup untuk dua orang dan dihiasi lampu-lampu yang menerangi taman itu. Betapa indahnya taman itu apalagi bintang-bintang malam ini sangat banyak akan menambah suasana yang romantis. Kim Bum keluar dari mobil dan membukakan pintu untuk So Eun.

“So Eun, hati-hati.”ucap Kim Bum sambil menuntun So Eun.

“Bum-ah, apa sudah sampai? Sampai kapan kau menutup mataku?”eluh So Eun.

“Tunggu…sebentar lagi kita akan sampai.”seru Kim Bum sambil masih menuntun So Eun. Lima menit kemudian mereka sampai.

“akhirnya kita sampai.”seru Kim Bum sambil membukakan penutup mata So Eun. Saat So Eun membuka matanya, ia terlihat sangat kaget dan senang.

“Wahhhhhhhh indah sekali…lampu-lampu di taman terlihat begitu gemerlap, apalagi ditambah banyak bintang yg bersinar???ujar So Eun senang. Kim Bum hanya tersenyum melihatnya.

“Oh ya tau darimana kau tempat ini. Tempat ini kan jauh dari perkotaan ? Bukankah kau selama ini tinggal di London?”Tanya So Eun heran.

“Hhaha…aku kan juga asalnya dari korea. Aku pindah ke London saat aku SMP. Sebelum aku ke London, aku selalu menyempatkan ditempat ini dikala aku sedih.”jawabnya.

So Eun yg mendengarnya hanya bisa mengangguk. Lalu ia berjalan  menuju tempat duduk yang menghadap ke danau itu. So Eun pun mengikuti Kim Bum,  mereka hanya diam tak ada yg dibicarakan, So Eun sebal dengan suasana seperti ini.

Akhirnya, ia mengawali pembicaraannya.

“Kim Bum..kenapa kau mengajakku kesini?”Tanya So Eun heran. Kim Bum pun mengeluarkan sebuah kotak kecil yang berwarna pink dari sakunya.

“Sebelumnya kau harus membuka ini.”ucap Kim Bum sambil menyerahkan kotak tersebut kepada So Eun. So Eun pun menerimanya dengan bingung. Lalu dia pun membukanya. So Eun tercengang melihat isi kotak itu. Sebuah gelang berlapis emas putih dengan bandul bulan-bintang. Kim Bum meraih tangan So Eun. So Eun hanya terdiam.

“Selamat ulang tahun, So Eun!”seru Kim Bum sambil memakaikan gelangnya di pergelangan tangan So Eun. So Eun pun menatap terkejut.

“Kau… kau tau hari ini adalah ulang tahunku?”ucapnya tidak percaya. Kim Bum hanya tersenyum. So Eun pun cemberut namun tidak lama dia tertawa begitu juga Kim Bum.

“Apa kau suka dengan hadiahnya?Karena aku tidak tau apa kesukaanmu,”ucap Kim Bum

“Aku sangat menyukainya. Terima kasih atas pemberian gelangmu..” Lalu Kim Bum mencium pipi So Eun. Sentak, So Eun pun terkejut.

“Kim Bum…”lirihnya sambil memegang pipinya.

“Hei…lihat ada bintang jatuh..”Kim Bum menunjuk bintang dilangit.

“Benar. Kalo begitu ayo kita berdoa.”ucap So eun sambil menutup matanya untuk berdoa. Kim Bum juga ikut melakukannya.

‘Tuhan..aku mohon kembalikan kebersamaan kami seperti dulu. Hanya itu yang aku inginkan selama ini,’ pinta So Eun dalam hati. So Eun mulai merasakan sedih di hatinya dan mulai air mata mengalir di pipinya.

“So Eun kau menangis?”Kim Bum memastikan keadaan So Eun.

“gak, aku gak nangis..”So Eun mencoba berbohong.

“liat air matamu”kim bum mengusap pipi so eun. So Eun hanya tersenyum kecil ia memegang tangan kim bum.

“Sudahlah aku baik-baik saja kok. Ayo..pulang sudah malam”ajak so eun.

“ ehm..baik..” jawab kim bum.

So Eun dan Kim Bum pun berjalan kaki menuju mobil yang berada dibawah. Saat menuruni anak tangga, tiba-tiba ia terpeleset untungnya Kim Bum segera menangkapnya mereka saling berpandangan beberapa detik.

So Eun terdiam dengan posisinya.

‘tuhan..ada apa denganku ini??? Kenapa jantungku berdegup tak beraturan seperti ini?’, batin so eun. Selang beberapa saat kemudian, So Eun yang sadar langsung melepaskannya.

“Sudah terlalu malam, sebaiknya kita pulang.”kata So Eun lalu melepas diri dari Kim Bum dan segera pergi meninggalkan kim bum tanpa bicara, Kim Bum tersenyum sendiri melihat kepergian So Eun. Lalu dia pun menyusulnya. Dijalan So Eun hanya mengomel sendiri.

“Aduh..kenapa aku bisa seceroboh itu sich. Ini semua gara-gara kim bum sich yang tadi tiba-tiba menciumku.”omel so eun dan kemudian ia menjadi teringat tatapan kim bum.

***

Di dalam mobil, mereka saling diam satu sama lain. Suasana yg seperti ini membuat So Eun terlihat tidak tenang, tangannya terlihat memegang dada dan merasakan jantungnya berdetak cepat tak seperti biasa.

‘Aishh…kenapa jantungku berdetak lebih kencang tidak seperti tadi? Apa aku sedang sakit?’tanya so eun dalam hati. Kim Bum yg melihat gelagat So Eun langsung bertanya.

“So Eun, apakah kau baik-baik saja?”.

“Aku tak apa-apa, aku baik-baik saja.”jawab so eun singkat. Kim Bum pun mengantar So Eun pulang sampai rumahnya.

“Kim Bum, terima kasih ya kau sudah mengajakku jalan-jalan.”kata so eun.

“Cheonmaneyo, eunnie.”kata kim bum sambil mengedipkan satu matanya. So Eun pun berlalu dan masuk ke dalam rumahnya. Begitu juga Kim Bum langsung pergi meninggalkan rumah So Eun.

***

Dikamar So Eun

So Eun sudah memejamkan matanya. Ia ingin segera lelap. Tetapi bayangan Kim Bum dengan segala kharismanya, yang baru saja dilihatnya. So Eun berusaha menepis bayangan itu tetapi tak mudah.

“Aisshh..ada apa denganku ini? Kenapa aku masih memikirkannya? Apa aku sudah mulai jatuh cinta padanya?”Tanya so eun. Beberapa menit kemudian, akhirnya So Eun tertidur.

***

Keesokan harinya…

Pagi hari, Kim Bum berangkat ke sekolahnya. Sesampainya disana ia langsung bertemu ketiga sahabatnya di tempat parkir. Mereka pun segera menuju ke kelasnya.

“Oh ya kemarin kata Min Ho kau pergi dengan So Eun ya?”Tanya Kim Joon.

“Ehem…ehem..”goda Ki Bum.

“Ada apa nech? Tidak biasanya kau mau mengajak wanita,”ucap Min Ho.

“Dan setauhuku So Eun jarang mau pergi dengan laki-laki. Tapi tumben sekarang dia mau. Atau jangan-jangan..”lanjut Min Ho.

“Aissh…kalian ini ngomong apaan sich?Aku hanya mengajak pulang bersama karena dia belum dijemput,”ucap Kim Bum sambil ngeloyor pergi dengan wajah yang memerah. Ketiga sahabatnya hanya tertawa geli melihat sahabatnya seperti itu.

***

“So Eun-ah!”

“Yoona-ah!” kata So Eun tersenyum sambil memeluk sahabatnya.

“Ada apa denganmu?”Tanya yoona heran.

“tidak ada apa-apa,”ucap So Eun dengan wajah berseri-seri.

“Tumben sekali hari ini kau tampak senang,”

“Memangnya tidak boleh kalau temannya sendiri lagi senang. Masa harus cemberut terus,”ucap so eun sambil mengeluarkan buku pelajarannya.

“Tentu saja aku senang. Begini donk So Eun yang aku kenal selalu ceria,”ucap yoona tersenyum. Saat So Eun meletakkan tangannya di meja, tanpa sengaja yoona melihat gelang yang dipakai So Eun.

“Wah gelang dari siapa ini? Bagus sekali,”ucap yoona sambil memegang tangan So Eun. So Eun menjadi gugup mendengarnya.

“Ah..itu aku diberi oleh teman,”ucapnya.

“siapa?”

“Rahasia”ucap So Eun. Yoona yang mendengarnya pun jadi kesal.

“Annyeong..So Eun-ssi, Yoona-ah?”sapa kim bum yang baru tiba masuk.

“Annyeong..Bum-ssi?”So Eun dan yoona tersenyum.

***

Keempat cowok tampan itu pun datang ke kantin. Mereka pun langsung bergabung dengan ketiga cewek tsb. Mata Kim Bum pun mencari sekeliling. Dia merasa ada yang kurang dengan kehadiran dikantin itu. Melihat keanehan Kim Bum membuat Ki Bum heran.

“Kau sedang mencari siapa?”Tanya Ki Bum heran.

“Yoona-ah, mana Eunnie?” Kim Bum bertanya pada Yoona.

“Pada saat di perjalanan, dia tiba-tiba pergi begitu saja,”kata yoona.

“mwo? Begitu ya. Ya sudah kalo gitu aku pergi dulu,”ucap Kim Bum sambil berlalu meninggalkan mereka. Mereka semua menjadi heran dengan Kim Bum.

“Joonie, ada apa dengannya?” Min Jung bertanya pada Kim Joon. Kim Joon hanya mengangkat bahunya.

“Oh ya ngomong-ngomong nanti malam jangan lupa rencana kita,”ucap Kim Joon. Mereka hanya mengangguk.

***

So Eun begitu asyik menikmati alunan music dari iphonenya, ia terlihat sangat menikmati saat-saat ketenangannya.

“Rupanya kau ada disini,”ucapnya. So Eun pun menengok yang berbicara dengannya.

“Kim Bum?”gumam So Eun memanggilnya. Kim Bum hanya tersenyum kepadanya dan duduk disampingnya.

“Ada apa kau kemari? Biasanya kau dikerumuni siswi-siswi itu,”ucap So Eun yang masih menatap lurus kedepan. Kim Bum melirik So Eun, kemudian ia tersenyum.

“Memangnya kenapa? Kau cemburu ya?”goda Kim Bum. So Eun tersentak kaget mendengarnya.

“mwo?”ucap So Eun. Kim Bum hanya tersenyum geli melihat ekspresi So Eun.

“Aissh..siapa yang cemburu. Aku kan hanya bertanya memangnya tidak boleh,”ucap So Eun sambil memandang Kim Bum dengan kesal.

“Tidak apa-apa kalau kau cemburu. Aku senang kok.” So Eun yang mendengarnya pun terkejut. Dia pun menunduk wajahnya. Perasaannya pun mulai berdegup kencang saat mendengar perkataan kim bum barusan. So Eun berusaha menyembunyikan perasaannya itu.

Suasana pun menjadi hening. Kim Bum memandang wajah So Eun yang sedikit chubby nan cantik seperti bidadari iti. Kim Bum jadi benar-benar merasa ingin memilikinya.

Lonceng sekolah pun berbunyi, Kim Bm langsung berdiri dari tempatnya.

“Jam istirahat telah habis. Kau jangan sampai terlambat masuk kelas. Oh ya nanti sepulang sekolah, aku akan mengajakmu makan,”pesan Kim Bum sambil pergi. So Eun hanya menatap punggung Kim Bum yang semakin menjauh.

***

Cuaca hujan pun menyambut kepulangan para siswa SMA Shinhwa. So Eun masih berteduh di teras sekolah karena dia sedang menunggu Kim Bum. Tak berapa lama, Kim Bum datang dengan mobil oranye kesayangannya, So Eun pun memasukinya. 30 menit kemudian, sampailah mereka di restoran jepang yang di desain seperti gubuk-gubuk kecil. Mereka berdua menuju gubuk yang kosong yang menghadap ke arah danau.

“Selamat sore”sapa seorang pelayan perempuan sambil menyerahkan daftar menu kepada mereka, pelayan itu sekilas tersenyum pada Kim Bum. Kim Bum pun membalasnya dengan senyumannya.

“kami pesan yang ini ya”ucap Kim Bum sambil menyerahkan menunya. Pelayan itu segera pergi.

“Oh ya kau tau dari mana kalau aku suka makanan Jepang?”Tanya So Eun heran. Kim Bum tidak menjawabnya, dia hanya tersenyum. Melihat Kim Bum seperti itu membuat So Eun jadi kesal.

Selang beberapa menit, pesanan mereka pun datang. Mereka pun selesai makan.

Kim Bum membayar tagihan kemudian segera keluar dari restoran itu bersama So Eun dan bergegas ke suatu tempat.

“Hari masih sore, sebaiknya kita jalan-jalan ke taman aja ya,”ajak Kim Bum.

“Baiklah. Kebetulan aku ingin kesana,”ucap So Eun.

***

Suasana di taman sedang ramai, ada muda mudi yang sedang memadu kasih maupun orang lanjut usia yang sedang berjalan-jalan santai. So Eun mengajak Kim Bum duduk di sebuah kursi panjang di tengah taman. Tapi saat dia menoleh ke belakang ternyata Kim Bum tidak ada. Terpaksa So Eun hanya duduk dengan kesal. Karena merasa bosan, ia mengeluarkan iphonenya dan memasangkannya. Saat dia begitu asyik mendengarkan musik, tiba-tiba ia merasakan pipinya terasa dingin. So Eun pun menoleh dan terkejut ketika Kim Bum meletakkan sesuatu yang dingin padanya.

“Dari mana saja kau?Tiba-tiba menghilang??”Tanya So Eun kesal. Kim Bum hanya cengar-cengir, dia langsung duduk disamping So Eun dan menyerahkan sesuatu padanya. So Eun menerimanya.

“Terima kasih. Tapi apa ini kok dingin?”Tanya So Eun heran.

“Makanlah, ini ice cream yang paling enak yang pernah aku cicipi. Kau suka rasa stroberi kan,”kata Kim Bum sambil memasukkan ice cream ke dalam mulutnya.

“Kau tau aja kalau aku paling suka ice cream rasa stroberi. Makasih ya.” Perlahan So Eun memakannya.

Mereka pun sangat menikmati suasana di taman itu. Sesekali So Eun mencoret wajah Kim Bum dengan ice cream membuat wajah Kim Bum kelihatan lucu. Kemudian mereka tertawa bersama.

Tak terasa malam pun menjelang, akhirnya mereka pun bergegas meninggalkan taman tsb. Setelah itu Kim Bum mengajak So Eun ke tempat para sahabatnya membuat kejutan.

***

20 menit kemudian mereka sampai di sebuah Café. Café tsb kelihatan sangat sepi seperti tidak ada orang sedikit pun. So Eun yang melihatnya pun menjadi heran.

“Bum-ah, kenapa kau mengajakku kesini? Lihatlah Cafenya tampak sepi sekali?Kau tak salah tempat kan?”Tanya So Eun. Kim Bum hanya tersenyum.

“Sudahlah nanti kau akan tau sendiri,”ucap Kim Bum sambil menggandeng tangan So Eun

”Eh..Eh…!? Cepat matikan lampunya, Mereka sudah datang!?”seru Kim Joon sambil mematikan lampunya sehingga ruangannya terasa gelap. Mereka pun datang dan So Eun membuka pintu dengan pelan. Suasana ruangan itu begitu gelap. So Eun pun menghidupkan lampu café tsb dan terjadi kejutan.

”SELAMAT ULANG TAHUN, SO EUN!!??”seru mereka yang ada didalam ruangan itu. So Eun pun menangis saking terharunya atas kejutan sahabat-sahabatnya. Min Jung, Kim Joon, Yoona, Ki Bum, Hye Sun dan Min Ho serta Bibi Lee mencium pipi So Eun sambil menyerahkan kado pemberian mereka.

“Terima kasih ya, teman-teman,”seru So Eun sambil memeluk mereka satu per satu. Kim Bum pun tersenyum senang melihat So Eun bahagia.

“Kalian sejak kapan merencanakan ini semua? Siapa yang punya ide seperti ini?”Tanya So Eun.

“Kami semua yang merencanakannya. Bagaimana apa kau suka?”Tanya Hye Sun.

“Aku sangat suka pestanya,” Tak henti-hentinya So Eun tersenyum bahagia.

Tiba-tiba Bibi Lee menghampirinya dan menyerahkan sesuatu padanya.

“Apa ini, bi?”Tanya So Eun.

TO BE CONTINUED…

Wah sepertinya Si So Eun dah mulai jatuh cinta sama Kim Bum nech!!!

Apa ya yang diberikan Bibi Lee pada So Eun??? Masih penasarankah ma kelanjutan hubungan bumsso???

Kita tunggu aja di part 6…

kritik,dan saran,ditunggu . . .

Gomawo yang udah baca,:-)

follow aq ya @Dina_Camut ( klo ada yg mw)

heheehe

Buka page Question & Answer apabila ada yang ingin ditanyakan
Buka dan isi data kalian di page Mates untuk perkenalan dan berkenalan dengan mates/reader yang lain
Lihat page How To Join untuk mengetahui bagaimana cara mengirim ff
Buka Library (sequel or one shoot) untuk melihat ff yang sudah dipost
Buka http://bumssoindo.wordpress.com untuk mengetahui news terbaru dari Kim Bum dan Kim So Eun
Follow our new twitter @bumssoindo dan mention saja bila ada yang ingin kalian tanyakan (usahakan untuk tidak menanyakan masalah privasi Kim Bum dan Kim So Eun ^^) *fans Korea sangat menjaga privasi artis mereka*
Like Kim Bum dan Kim So Eun fanbase on facebook BUMSSO INDONESIA

 

P.S.: please…… no bashing, no spaming, no hotlink !! ^^

NB: JANGAN COPY-PASTE FF YANG ADA DI SINI TANPA SEIZIN AUTHOR DAN ADMIN DI SINI… APALAGI SAMPAI TIDAK MENCANTUMKAN NAMA AUTHOR DAN SUMBERNYA

 

nb: buat author, maaf admin g bisa masukkin foto yg lainnya.. coz g tau foto yg mana aja.. soalnya kamu ngirimnya judul fotonya beda sama keterangannya….

Tags:

About bumssoindo

We are fanbase of BUMSSO (Kim Bum and Kim So Eun) from Indonesia

13 responses to “The Miracle of Love part 5”

  1. qieqi_bumsso says :

    wah akhirny keluar jga nue FF..
    q dah lma nnggu lnjtan ceritany,,,,

    bgus bgt nue ceritany,,,
    part selanjutny d’tnggu ych…

  2. laras says :

    keren keren author
    seruuu
    ditunggu kelanjutannya yaa ;p

  3. dinarizky blog says :

    gomawo ya dah komment…
    -buat admin- mianhe kalo bwt bingung insya allah slnjtx gak bwt bingung.hehehe

  4. enno bumsso says :

    kyaaaaa . . . .mengasyikkan bgd noh kb, tau kesukaan2 kse pula. Sharian mrk brduaan, hohoho asyik bgd dh.
    Ouh trnyta kb suka dr dulu tow??
    Wah lgkp bgd dh kbhgiaan kse,dksh surprise party dr shbt2na.
    Ayo lanjud . . . Pnasaran kse dksh apa ma bibina.

  5. rini says :

    wah cerita,a tambah seru aj,,
    soeun mulai suka tuh ma kimbum,,
    lanjutan,a d.tunggu!!

  6. dini ramadhani says :

    waahahahahah bumsso udh deket bd nie
    hmmm so eun kayaknya dah mulai suka ma kim bum
    bingung mo komen apa,yg jelas saiia nunggu next part nya

  7. Yunie sipenyuka hijau says :

    Wah co cwit.kimbum ksh gelang ke so eun.romantis nian euy.jd tambh penasaran lanjtkan ya😀

  8. Dina Rizky says :

    -ALL- gomawo yg dah bca n komment ya…
    ^_^

  9. Rara bumssoeul says :

    Huh..
    Pasti dech ff yg satu ini laaaammaaaaa bgt n’post part selanjt.na. Smpi lupa kisah sebelumnya..

    . Nuii ff bikin penasaran.
    Seru bgt cerita na..
    . Aku suka suka suuuukkkaaaaaa
    pokokna T O P B G T dech..

    . Kb romantic bgt siee..
    Mkin cinta dech
    hha.hha.hha * gubrakkkk *

  10. Atin says :

    Hayo apa yg dkch bibi lee ke so eun?Daftar belanjaan!! *lol hehe
    Kb romantiss oe., mau mau mau.,haha

  11. rosiyani 'oci' says :

    asikkkk deh eunnie dah kena setrum bummie, hhe🙂
    lanjut ayoo part selanjutnya🙂

  12. 라미 'Rahmi' says :

    seru seru seru

    ya bagus sso-eonni.. bagus kau nolak onew… my jinki-ah… knp nembak sso-ah .. dia kan udah punya beom-oppa.. ckckckckck.. saya diapain, jinki-ah….. *reader gila* LOL

    wah wah wah…. nge-date nih….. DATE *nyebutnya pke ligat korea* hahhahahhaahahahha

    apa tuh yg dikasih m bibi Lee??? jangan jangan….. jangan jangan….. (author: jgn2 apa? … reader: g tau juga) /plakkkkkkk LOL

    ayo ayo lanjutkan…..

  13. Ina BeQi Soeulmates says :

    wahahaha
    kim bum tau aja ya kesukaan so eun..
    so sweeeeettttttttttttt…
    uda mulai ada benih” nih..
    haha
    LIKE IT^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: