Only You – chapter 4 / Final Chapter

Author: 라미 ‘Rahmi’

Main cast: Kim Bum dan Kim So Eun

Cast: Cho Kyu Hyun, Shi Min Mi (Lee Min Rin aka Nden), Tuan dan Nyonya Kim (orang tua So Eun), Ibu Kim Bum, Kim Je Kyung (Park Je Kyung aka author)

Genre: Romantic, Family, Sad, Drama

Type: Sequel

 

안녕하세요, 여러분!!! (annyeong haseyo, yeoreobun!!! Hallo, semua!!!)

Hai hai hai……………. akhirnya author gaje yg satu ini muncul dengan membawa ff yg gaje pula… hahhahahhhaha udah berapa bulan kalian menunggu?? Kurang lebih 4 bulanan ya. Sepertinya sudah cukup ya saya menguji kesetiaan kalian sama ff saya ini.. tsaaaaaaaahhhhhhhhhhhh

Jujur… sebenarnya aku malas bgt lanjutin nih ff, tapi karena nanggung 1 part lagi, ya udah lanjutin aja…. tp maaf klo lamaaaaaaaaaaaa bgt lanjutannya coz ada beberapa alasan, kayak lagi UAS, lagi gak ada ide, kadang idenya ada tp letak urutan ceritanya kacau, klo udah gak ada ide, aku tuh gak mau maksain diri sendiri buat bikin ff, ntar bisa stress.. kemarin aja sempat mau lanjutin, tapi tiba2 mendadak *boros bgt kata2nya* sakit… *curcol* n ditambah lagi sebenarnya author sendiri hampir lupa sama chapter sebelumnya 하하하하하하하 *reader: author yg aneh*

Sebenarnya final chapter ini udah mulai diketik sekitar minggu ke-3 di Januari, tapi karena ide-nya muncul sedikit demi sedikit, jadi bikinnya juga bertahap.. hheeehehhehe *g ada yg nanya* dan …. akhirnya.. sesuai target.. author mau post tepat pada hari di mana author mulai melihat dunia.. :p :p :p ㅋㅋㅋㅋㅋ

Author-nya puas bgt yee ngebacotnya.. haaahaahhhaa ya sudah, langsung baca nyok….. cekidot….. happy reading \(^_^)/

 


 

Previous chapter

“Namwon?” tanya So Eun meyakinkan.

“Iya. Nanti kalian pindah ke Namwon. Kebetulan juga, masa tugasku di Busan akan berakhir, dan aku akan pindah ke Namwon bersama Kyu Oppa. Soal kepindahan kalian, kalian tenang saja, Kyu Oppa bilang padaku dia akan mengurusnya.”

“Baiklah. Nanti aku akan bicarakan dengan Kim Bum. Gomawoyo atas tawarannya, dokter..”

“Ne, chonmaneyo. Kalau begitu, aku pulang dulu ya,” pamit dr. Min Mi.

 

 

ONLY YOU – chapter 4 / Final Chapter

 

 

Ku masih dapat melihatmu walau dalam gelap

Ku masih dapat mendengarmu walau dalam riuh

Ku masih dapat merasakanmu walau dalam ketiadaan

Karena hidupku HANYA KAMU

Holding on… Just keep on, holding on with me… to forever….

 

 

<<< backsound: 2PM – Only You >>>

 

 

Author POV

Hari sudah menjelang malam. Kim Bum pun juga telah pulang kembali ke rumah setelah seharian mencari kerja. Kim So Eun sedang berada di dapur untuk menyiapkan makan malam.

“Aku pulang,” ucap Kim Bum.

“Ne,” jawab So Eun yang langsung menyusul Kim Bum ke depan rumah, “Jagi, bagaimana? Dapat?”

“Aniyo.”

“Ya sudah, sebaiknya kau mandi dulu, setelah itu kita makan malam. Ada yang ingin aku bicarakan,” pinta So Eun.

“Baiklah.”

Kim Bum pun segera mandi, dan So Eun kembali ke dapur untuk meneruskan pekerjaan memasaknya.

Beberapa saat kemudian……

Makan malam telah siap. Kim Bum dan So Eun makan malam bersama berdua. *bertiga sama author*

“Yeobo, tadi kau bilang ada yang ingin kau bicarakan,” tanya Kim Bum di sela-sela santap makan malam mereka.

“Ne, tadi sore, dr. Min Mi datang kemari memberitahu sesuatu padaku. Katanya Kyu seonbae akan membuka cabang baru dan dia sendiri yang mendesain bangunannya. Kau tau kan, Kyu seonbae punya perusahaan yang bergerak di bidang desain?” kata So Eun. Kim Bum hanya mengangguk sambil menikmati makan malam dan mendengarkan cerita So Eun.

“Jadi, Kyu seonbae masih memerlukan beberapa pekerja bangunan untuk membangun cabang perusahaannya itu. Dan dr. Min Mi memintaku supaya memberitahukanmu kalau Kyu seonbae menawarkan pekerjaan itu padamu, eotteokke?” tanya So Eun.

“Hm… aku kerja apa?” tanya Kim Bum.

“Aduh, jagi, masa kau tidak mengerti,” ucap So Eun sambil manyun.

“Ah, ara ara… aku akan bekerja sebagai pekerja bangunan?”

“Ne, tidak apa-apa kan?”

“Gwaencana, apa pun pekerjaannya akan aku kerjakan demi memenuhi kebutuhan hidup kita, asalkan pekerjaannya halal. Lalu di mana Kyu hyung akan membuka cabang baru? di Busan, kan?” tanya Kim Bum.

“Ani… tapi di… Namwon,” jawab So Eun hati-hati.

“Na….Nam..won??? Namwon?”

“Ne.. Namwon. Jadi, kita akan pindah ke sana, jagiya.”

“Tapi, bagaimana kita tinggal di sana? Kita tidak punya biaya,” tanya Kim Bum.

“Tenang saja, kalau soal kepindahan kita, kata dr. Min Mi, Kyu seonbae sudah mengurusnya. Dan katanya kita akan tinggal dekat dengan kediaman mereka di Namwon,” ucap So Eun menjelaskan.

“Lalu kapan kita akan pindah ke Namwon?”

“3 hari lagi.”

End Author POV

 

 

Kim Bum POV

Hari sudah beranjak malam. Selama seharian aku mencoba mencari pekerjaan, tapi hasilnya masih nihil. Kemudian, aku segera beranjak pulang ke rumah.

Sesampainya aku di rumah, aku disambut hangat oleh saekshi-ku yang selalu terlihat cantik. Dia kali ini terlihat berbeda sejak tadi pagi. Dia terlihat bahagia hari ini. Aku pun jadi bertanya-tanya.

“Aku pulang,” ucapku.

“Ne,” jawab So Eun yang langsung menyusulku ke depan rumah, “Jagi, bagaimana? Dapat?” tanyanya.

“Aniyo,” jawabku.

“Ya sudah, sebaiknya kau mandi dulu, setelah itu kita makan malam. Ada yang ingin aku bicarakan,” pintanya.

“Baiklah.”

Aku pun segera mandi, “Ada yang ingin dia bicarakan? Apa ya?” gumamku sendiri sambil menuju ke kamar mandi.

Setelah selesai mandi, aku dan dia segera menikmati makan malam. Menu makan malam kali ini sederhana saja. Seperti makan malam keluarga Korea pada umumnya.

“Yeobo, tadi kau bilang ada yang ingin kau bicarakan,” tanyaku memulai pembicaraan sambil menyantap makan malam.

“Ne, tadi sore, dr. Min Mi datang kemari memberitahu sesuatu padaku. Katanya Kyu seonbae akan membuka cabang baru dan dia sendiri yang mendesain bangunannya. Kau tau kan, Kyu seonbae punya perusahaan yang bergerak di bidang desain?” katanya. Aku hanya mengangguk mendengarkan penjelasannya.

“Jadi, Kyu seonbae masih memerlukan beberapa pekerja bangunan untuk membangun cabang perusahaannya itu. Dan dr. Min Mi memintaku supaya memberitahukanmu kalau Kyu seonbae menawarkan pekerjaan itu padamu, eotteokke?” lanjutnya.

Aku berpura-pura tidak mengerti dengan tawaran pekerjaan yang So Eun ceritakan padaku. Aku tahu, aku ditawari pekerjaan menjadi seorang buruh bangunan. Tapi, bagiku itu tidak masalah, yang terpenting aku bisa menghidupi rumah tanggaku, istri, dan calon anakku, dan yang pastinya pekerjaan itu harus yang halal.

Aku menerima tawaran yang diberikan Kyuhyun seonbae padaku. Tapi, yang membuatku kaget ternyata Kyu membuka cabangnya di Namwon. Berarti aku harus pindah ke sana. Namun, bagaimana caranya, aku tidak punya cukup uang.

“Tenang saja, kalau soal kepindahan kita, kata dr. Min Mi, Kyu seonbae sudah mengurusnya. Dan katanya kita akan tinggal dekat dengan kediaman mereka di Namwon,” ucap So Eun menjelaskan.

Aku berhutang banyak pada Kyu seonbae dan dr. Min Mi. Mereka banyak membantuku dan So Eun. Dan 3 hari lagi kami akan segera pindah ke Namwon, memulai kehidupan yang baru. maka dari itu, mulai sekarang aku dan So Eun sudah mulai berbenah.

End Kim Bum POV

 

 

*author nyerah, jd pke Author POV aja sampe akhir*

Hari itu akhirnya tiba… (Reader: hari apa author? Author: g tau.. hehehe)

Hari di mana Kim Bum dan So Eun memulai kehidupan baru di sebuah kota bersejarah di Korea, Namwon.

Pagi menjelang siang, Kim Bum dan So Eun sudah tiba di Namwon. Mereka segera menempati sebuah rumah sederhana – yang pastinya lebih bagus dari rumah mereka saat di Busan – yang sudah dipersiapkan oleh Kyuhyun dan istrinya, dr. Min Mi.

Keesokan harinya, Kim Bum terlihat sudah mulai bekerja bersama para pekerja bangunan lainnya membangun kantor cabang perusahaan Kyu di Namwon.

Sejak pindah ke Namwon, So Eun juga mulai mengerjakan aktivitas barunya yaitu membantu dr. Min Mi di klinik. Karena So Eun sedang hamil muda, jadi dr. Min Mi tidak mengizinkannya untuk melakukan pekerjaan yang berat-berat. *berat seperti dr. Min Mi*

Beberapa hari kemudian….. pada malam hari…. di kediaman Kyu Family *tsaaahhhhhhhhhhhh*

Kyuhyun dan istrinya, dr. Min Mi, sedang akan menikmati makan malam. Beberapa saat kemudian…

Ting tong ting tong

“Ne, nuguseyo?” tanya dr. Min Mi. Saat Min Mi mulai melangkah hendak membukakan pintu, Kyu menahannya, “Biar aku saja yang buka, kau lanjutkan saja.”

“Siapa yang berkunjung malam-malam begini,” gumam dr. Min Mi sambil mempersiapkan makan malam.

Kyuhyun pun melangkah menuju pintu….

“Ahjumma!!!” kaget Kyu.

“…..”

“Siapa, oppa?” tanya Min Mi sambil menyusul suaminya ke depan pintu.

“Ahjumma! Ada apa ahjumma ke sini?” tanya Min Mi yang juga terlihat kaget dengan kedatangan Ibu So Eun secara tiba-tiba, tanpa menghubungi lebih dulu.

“Annyeong haseyo, Kyu, Min Mi. Mianhae ahjumma mengganggu kalian malam-malam begini.”

“Aniyo.. Gwaenchana, ahjumma,” jawab Kyu.

“Ah, sebaiknya kita bicara di dalam saja. Ahjumma sudah makan malam? Kita makan bersama ya? Aku baru saja menyiapkan makan malam,” ajak Min Mi.

Mereka bertiga pun akhirnya makan malam sambil mengobrol.

“Ehm, Kyu, ahjumma bisa minta tolong?”

“Ne, ahjumma. Apa yang bisa saya bantu?”

“Kau tau kan, sekarang ajeossi, ayah So Eun sekarang sedang sakit. Dan sebenarnya aku juga sudah mulai menerima Kim Bum sebagai menantuku setelah beberapa hari setelah So Eun pergi dari rumah. Sepertinya ajeossi juga sudah mulai menerima So Eun menikah dengan Kim Bum. Akhir-akhir ini ajeossi selalu bertanya bagaimana kabar mereka sekarang. Maka dari itu, ahjumma minta tolong padamu dan juga Min Mi, tolong bantu ahjumma untuk bertemu dengan Kim Bum dan So Eun. kalian bisa kan menolong ahjumma?” pinta Ny. Kim.

Kyu dan Min Mi berpandangan sesaat dan kemudian mengangguk. “Ne, ahjumma. Kami akan membantu ahjumma,” ucap Kyu.

“Kapan ahjumma ingin bertemu dengan mereka?” tanya Min Mi.

“Sepertinya 1 minggu lagi, karena ahjumma setelah ini mau pulang dulu. Kamsahamnida, Kyu, sudah mau membantu kami.”

“Ye, ahjumma, cheonmaneyo.”

 

Seminggu kemudian……

“Kim Bum, kau bisa ikut aku sebentar,” pinta Kyuhyun di sela-sela waktu istirahat.

“Ah, ne, seonbae.” Kim Bum pun segera mengikuti Kyu ke ruangan Kyu.

“Begini, Bum. Ada seseorang yang ingin bertemu denganmu. Ny. Kim ingin bertemu denganmu.”

“Ny. Kim? Maksudmu ibu So Eun?” tanya Kim Bum sedikit kaget mendengar kalau ibu So Eun ingin bertemu dengannya.

“Ne. Dia ingin minta maaf padamu atas sikap beliau dan ayah So Eun yang sudah berlaku tidak baik padamu. Ibu So Eun ingin bertemu denganmu. Sebentar lagi beliau akan datang.”

“Jigeum (sekarang)?”

“Ne. Sebenarnya beliau 1 minggu yang lalu sudah menemuiku dan membicarakan hal ini padaku dan istriku *author natap nden*. Sebenarnya beliau ingin bertemu denganmu hari itu juga, namun beliau harus kembali ke Seoul segera karena….. Tuan Kim sedang dirawat di rumah sakit,” kata Kyu.

“Mworago? Ayah So Eun sedang sakit?” tanya Kim Bum.

“Ne, dan katanya ayah So Eun sudah merestui hubungan kalian, maka dari itu ibu So Eun ingin menemuimu, Bum.”

Saat-saat perbincangan mereka, tiba-tiba handphone Kyu berdering.

“Yoboseyo, ahjumma” “Ne, sekarang aku sedang bersama Kim Bum” “Ah ye ye… aku tunggu” “Annyeong haseyo”

“Ibu So Eun masih dalam perjalanan. Kira-kira sekitar 15 menit lagi beliau sampai,” ucap Kyu.

Kim Bum hanya mengangguk. Dia terlihat gugup saat mengetahui kalau ibu mertuanya ingin bertemu dengannya. Namun di sisi lain, dia juga sangat senang karena orang tua So Eun akhirnya menerimanya sebagai menantu dan merestui hubungannya dengan So Eun.

 

Beberapa saat kemudian…. di sebuah resto….

“Bagaimana kabarmu dan So Eun, Bum,” tanya Ny. Kim memecah kesunyian di antara dia dan Kim Bum yang kini sedang bertemu di sebuah resto dekat kantor Kyu.

“Ye, eommonim. Eommonim (ibu mertua) bagaimana? Aku dengar dari Kyu seonbae, kalau abonim (ayah mertua) sedang sakit, apa itu benar?”

“Ne. Penyakit jantungnya kambuh lagi. Beberapa bulan setelah kejadian itu, kondisi kesehatan ayah So Eun menurun,” jawab Ny. Kim dengan lesu.

“Tapi, bagaimana kondisi abonim sekarang, eommonim?” tanya Kim Bum.

“Syukurlah sekarang kondisinya sedikit membaik, tapi masih dirawat di rumah sakit.” Kata Ny. Kim. “Oh ya, Bum. Bagaimana kabar So Eun? Aku sangat merindukan putriku itu. Kau menjaganya dengan baik, kan?” lanjutnya.

“Ye, eommonim. Dan sekarang, So Eun sedang hamil. Sebentar lagi eommonim dan abonim akan mempunyai seorang cucu,” kata Kim Bum dengan wajah yang sumringah.

“Ah, jinja?? Benarkah? Ah senengnya hatiku. Kalau ayah So Eun mendengar kabar ini dia pasti bahagia.”

“Bum, aku dan ayah So Eun punya 1 permintaan padamu dan So Eun,” ucap Ny. Kim sambil memegang tangan Kim Bum.

“Ne, eommonim?”

“Bawalah So Eun kembali ke rumah kami. Kalian …. pulanglah ke rumah kami,” Ny. Kim memohon pada menantunya. “Kau tau? Sekarang rumah kami begitu sepi. Ditambah lagi dengan kondisi kesehatan ayah So Eun yang menurun. Jadi, kami mohon, ajaklah So Eun kembali ke rumah.”

“Ye, eommonim. Aku akan mengajak So Eun kembali ke rumah. Oh ya, apa eommonim mau bertemu dengan So Eun? Pasti So Eun akan senang sekali bertemu dengan eommonim, karena akhir-akhir ini dia sepertinya merindukan ibunya, ditambah lagi sekarang dia sedang hamil.” *emang ada hubungannya ya??*

“Jeongmal?? Baiklah.. aku juga ingin bertemu dengan putriku. Kalau begitu antarkan aku ke rumah kalian ya?”

“Ne…”

Kim Bum pun mengajak ibu mertuanya mengunjungi kediaman dia dan So Eun. Setelah beberapa menit, akhirnya mereka sampai di rumah Kim Bum dan So Eun yang sangat sederhana namun terlihat asri. Ny. Kim menunggu di depan rumah, sedangkan Kim Bum masuk ke dalam memanggil So Eun.

“Eommonim tunggu di luar saja, Bum,” pinta Ny. Kim.

“Ne, kalau begitu aku panggil So Eun dulu.” Kim Bum pun masuk ke dalam rumah memanggil So Eun.

“Saekshi-ya (istri/mempelai wanita)…,” panggil Kim Bum.

“Ne, sinlang (suami/mempelai pria). Kau sudah pulang? Bukankah ini masih jam kerja. Nanti kalau dicari Kyu seonbae bagaimana?” tanya So Eun beruntun.

“Ya.. tenang, aku sudah minta izin sama sonbae. Di luar ada yang ingin bertemu denganmu,” Kim Bum memberitahu.

“Nugu?” tanya So Eun.

“Ah, kau lihat saja sendiri, kajja,” jawab Kim Bum tersenyum penuh arti sambil menarik lengan So Eun. So Eun hanya bingung memandang suaminya itu. Kemudian mereka berdua segera menuju ke depan rumah.

Saat sudah sampai di depan rumah, Kim Bum menunjukkan siapa yang datang kepada So Eun.

“Ehem..,” Kim Bum berdehem.

Wanita itu, ibu So Eun, pun menoleh. So Eun pun kaget melihat ibunya ada di rumahnya.

“Sso-ah,” ucap ibunya.

“Eomma,” So Eun pun langsung memeluk ibunya, melepas rasa rindu yang kurang lebih setahun ini dia pendam. “Eomma, nan jeongmal bogoshipoyo,” ucap So Eun masih dalam pelukan ibunya.

“Nado, Sso-ah. Nado bogoshipo,” jawab ibu So Eun sambil melepas pelukan mereka dan kemudian mencium kening putrinya itu.

“Eommonim, saekshi, lebih baik kita bicara di dalam saja,” ajak Kim Bum.

“Eomma, kapan kau datang? Kenapa tidak bilang padaku, huh? Aku sangat merindukanmu,” kata So Eun sambil memanyunkan mulutnya.

“Aigo, putri eomma, sudah ingin menjadi ibu masih saja manja seperti ini. Pasti Kim Bum sangat kerepotan mengurusmu, hahaha ya kan, Bum?” canda ibu So Eun. Kim Bum hanya tersenyum geli.

“Eomma, kau tau aku sedang hamil?” tanya So Eun.

“Ne, suamimu memberi tahu ibu tadi,” jawab Ny. Kim, “Oh ya, bagaimana kabarmu? Kau baik-baik saja kan? Ibu sudah lama ingin mengunjungi kalian, tapi ibu masih belum punya keberanian waktu itu dan juga …,” ucap Ny. Kim agak ragu.

“Dan juga waeyo, eomma?” tanya So Eun penasaran. So Eun pun memandang Kim Bum dengan tatapan seolah berkata -ada-apa-sebenarnya- namun Kim Bum hanya diam dengan tatapan seakan-akan memberi tahu -dengarkan-saja-ibumu-. So Eun pun kemudian menoleh lagi pada ibunya, menunggu jawaban dari ibunya.

“Ayahmu… ayahmu sedang sakit, So Eun. Beberapa bulan sejak kepergianmu, kesehatan ayahmu menurun, dan seminggu yang lalu beliau dirawat di rumah sakit,” kata ibu So Eun.

“Kenapa ibu tidak bilang padaku sejak dulu? Lalu bagaimana keadaan appa sekarang?”

“Kondisi appa-mu sekarang sudah sedikit membaik, dia sudah kembali ke rumah. Dan appa-mu mempunyai satu permintaan untukmu, Sso-ah.”

“Apa itu, eomma?”

“Kembalilah ke rumah. Appa-mu juga merindukanmu. Sejak kepergianmu, keadaan rumah sangat sepi.”

“Hajiman (tapi), bagaimana dengan Kim Bum? Ibu kan tahu kalau appa tidak menyukai Kim Bum,” tanya So Eun sambil memegang tangan Kim Bum.

“Aniyo… ajak juga Kim Bum. Kalian berdua kembalilah ke rumah. Appa-mu sudah merestui hubungan kalian. Jadi, kembalilah, kita tinggal bersama di Seoul. Kau mau, kan, Sso-ah?” pinta Ny. Kim.

So Eun memandang Kim Bum, Kim Bum mengangguk menyetujui permintaan orang tua So Eun.

“Ne, eomma. Aku dan Kim Bum akan kembali ke rumah.”

 

 

Beberapa bulan kemudian…. @ Seoul, Korea Selatan….


Di selasa pagi yang cerah. Di sebuah rumah mewah di kawasan Sangji Ritzvil Caelum, Cheongdam-dong, Gangnam-gu, Seoul, Seoul, Korea Selatan, 1 keluarga berjumlah 4 orang sedang menikmati sarapan mereka.

“Aahhh… tidak terasa.. sebentar lagi appa akan segera menimang seorang cucu,” ucap Tuan Kim, ayah So Eun yang juga mertua dari Kim Bum.

“Ne, eomma tidak sabar ingin menggendong cucu eomma,” tambah Ny. Kim.

Kim Bum dan So Eun hanya tertawa menanggapi orang tua mereka. Kurang lebih 4 bulan sudah So Eun dan Kim Bum tinggal kembali di kediaman orang tua So Eun, dan sekarang kandungan So Eun juga sudah berusia 9 bulan, jadi tinggal menunggu waktunya saja lagi.

“Oh ya, bagaimana kabar Kyuhyun dan istrinya, Shi Min Mi? Sudah lama juga aku tidak mendengar kabar mereka,” tanya ayah.

“Tadi malam Kyu seonbae menelponku. Katanya mereka hari ini akan kembali ke Seoul. Proyek Kyu seonbae di Namwon sudah selesai, dan masa tugas dr. Min Mi di sana juga sudah selesai, jadi mereka segera kembali ke sini,” jawab Kim Bum, “Dan 1 lagi abonim. Abonim dan eommonimm akan mempunyai 2 orang cucu,” lanjut Kim Bum.

“Ne?” Ibu So Eun heran.

“Eomma, appa… Kyu seonbae juga bilang padaku, katanya sekarang dr. Min Mi sedang hamil 4 bulan,” kata So Eun.

“Ah jinjayo?? Wah tidak disangka… akhirnya setelah beberapa tahun mereka menikah, Min Mi hamil juga… hahahahahahaha….” ucap Tuan Kim sambil tertawa lepas (?)

“Dan tidak disangka, dalam waktu yang tidak terlalu jauh, kita akan menimang dua orang cucu,” tambah Ny. Kim.

Kyuhyun, yang merupakan senior So Eun di kampus, sudah dianggap Tuan dan Nyonya Kim sebagai putra mereka sendiri. Orang tua So Eun dan orang tua Kyuhyun pun juga sudah saling mengenal dengan baik. Makanya tidak heran kalau orang tua So Eun meminta bantuan Kyuhyun untuk mempertemukan So Eun dengan orang tuanya kembali.

Saat sedang berkumpul bersama di ruang keluarga pada petang hari, tiba-tiba So Eun merasakan kontraksi di perutnya. Kim Bum dan orang tua So Eun pun segera membawa So Eun ke rumah sakit.

 

 

Seoul National University Hospital


Hari selasa, malam rabu, pukul 09.00 pm, Kim So Eun yang ditemani oleh sang suami, Kim Bum, melahirkan seorang bayi perempuan dengan berat 3,5 kg dan panjang kurang lebih 50 cm, secara normal. *ah itu mah waktu dan ukuran author pas lahir 21 tahun lalu*

Orang tua So Eun berserta ibu dan adik Kim Bum yang baru datang dari Jepang masuk ke dalam ruang bersalin untuk menemui Kim Bum dan So Eun.

“Cantik seperti ibunya,” ucap Ibu So Eun.

“Iya, dan matanya juga mirip ayahnya, tuh,” tambah Ayah So Eun.

“Akhirnya aku punya keponakan sekaligus teman juga,” kata Kim Je Kyung, adik Kim Bum. So Eun tersenyum sambil mengelus kepala adik iparnya itu.

“Oh ya, Bum. Kau akan memberi nama apa buat putrimu,” tanya Ibu Kim Bum pada Kim Bum yang sedang duduk di ranjang di samping So Eun sambil menggendong putrinya itu.

Kim Bum terlihat berpikir, “Bagaimana kalau bayi perempuan kita yang begitu manis dan cantik itu kita beri nama 김상은 (Kim Sang Eun)?”

“Kim Sang Eun…. gabungan dari namamu dan namaku, kan? Boleh juga,” ucap So Eun. “Annyeong haseyo, Kim Sang Eun,” sapa So Eun sambil mencium bayinya tersebut.

Sejak kembali ke rumah So Eun, Kim Bum diberi kepercayaan oleh ayah mertuanya, Tuan Kim, untuk menggantikan beliau memimpin perusahaan yang Tuan Kim miliki. Dan sekarang, kebahagiaan keluarga Kim bertambah lengkap dengan kehadiran seorang malaikat kecil di tengah-tengah mereka, buah cinta dari Kim Bum dan Kim So Eun, Kim Sang Eun. Ibu dan adik Kim Bum pun sekarang sudah kembali dan menetap di Seoul lagi.

Berselang 5 bulan kemudian, di tempat yang sama, Seoul National University Hospital, dr. Shi Min Mi sedang bertugas di rumah sakit tersebut merasakan kontraksi pada perutnya. Kemudian, para suster yang melihatnya pun langsung membawanya ke ruang bersalin.

Kyuhyun yang sedang berada di kantor menerima telepon dari salah satu suster. Setelah mendapat kabar tersebut, Kyu langsung menuju ke rumah sakit. Namun, di tengah perjalanan, Kyu terjebak macet. Pada akhirnya Kyu keluar dari mobilnya dan berlari menuju rumah sakit. Dia berlari sekencang mungkin karena jarak yang dia tempuh sekitar 1 km.

Setelah sampai di rumah sakit, Kyu langsung menuju ke lantai 3 tempat Min Mi melahirkan. Beberapa saat setelah Kyu tiba di depan ruang bersalin, dokter yang menangani dr. Min Mi pun keluar dari ruangan tersebut. “Tuan Kyu… istri Anda melahirkan dengan selamat. Dan Anda mendapatkan seorang bayi laki-laki,” ucap dokter tersebut.

Setelah itu, Kyu pun masuk ke ruang bersalin untuk menemui istri dan bayinya yang baru lahir. Kyu langsung menggendong putranya tersebut. “Gomawo sudah bertahan dan berjuang untuk melahirkan putra pertama kita,” kata Kyu yang kemudian mencium kening istrinya, dr. Shi Min Mi.

“Jagiya, sekarang tugasmu memberi nama untuk putra kita,” pinta Min Mi.

“Baiklah, aku akan memberinya nama Cho Kyu Min. Gabungan dari nama ayah dan ibunya,” ucap Kyu.

“Hmmm nama yang bagus untuk putra kita yang tampan ini. Gomawo, jagiya.”

 

 

Ku menggenggam tanganmu ke tempat yang jauh

Kita berdua punya mimpi

Ketika aku memikirkanmu, jantungku berdetak kencang

Bisakah kau pergi denganku ke manapun kau mau?

Sayang, kembalilah untukku

Kamu satu-satunya orang di masa depanku

Jangan mengeluh

Aku punya mata untuk melihatmu

Suaramu tidak pernah hilang di diriku

Aku tidak bisa melakukan apapun

Hanya untukmu, aku tidak putus asa

Genggam tanganku dan katakan kau mencintaiku

Dan tetaplah selamanya di sisiku

Kamu satu-satunya cintaku

Dan aku mencintaimu dengan penuh kasih

(Wild Rose Thorn – Only You *indonesia translate*)

 


<< THE END >>

 


Huaaaaaaaaaaa alhamdulillah.. setelah melalui proses pengetikan yg cukup lama, akhirnya cerita gaje ini bisa terselesaikan. 정말미안해 (jeongmal mianhae) apabila endingnya kurang memuaskan. Sampai part akhir ini, author sudah berusaha semaksimal mungkin sesuai kemampuan yg author punya.

Special thanks to:

  • Tuhan Yang Maha Esa yg udah ngasih kemampuan dan kesempatan buatku mengembangkan ide yg aku punya.
  • Kim Bum dan Kim So Eun yang selalu memberikan inspirasi dan selalu membuatku senyum2 gaje. Hehehe
  • Appa dan eomma yg udah beliin lappy n modem.. hahahahahahahaha
  • Nden yang udah selalu dengerin curhatku ttg ff ini dan Lulu yang udah bantu nyari ide buat ending ff ini dan juga buat opening word-nya.
  • Kak Dini (@dizarwa) yg udah ngasih semangat dan udah memahami keadaanku.
  • Buat semua bumssonians dan reader yg udah menanti dan selalu nanyain kelanjutan ff ini, baik yg selalu komen maupun yg silent reader.

정말고맙습니다 (jeongmal gomapseumnida – terima kasih banyak)

Sebagai admin di sini, aku ingin ngasih tau kalau aku akan semi-hiatus mulai Maret ini. Jadi apabila ada author yg ngirim ff, tapi belum dipost, aku mohon pengertian dan maaf karena sampai akhir tahun ini (2 semester) aku bakal jarang OL coz sedang PPL, jd paling bisa OL malam dan itu juga nyari waktu luang. Dan bagi author lain yg ngirim ff ke sini, tolong baca dan pahami cara pengirimannya dgn baik dan benar ya, supaya admin g repot ngedit2nya.

Ada lagi permintaanku (dimohon dgn sangat), jangan panggil aku “kakak admin”, panggil saja aku “rahmi” (bila seumuran ato lebih tua driku), “kak mi” (yg lbh muda dariku). Dan PLEASE jangan tanyakan soal bumsso lagi di akun pribadiku, lewat sms, bahkan tlpn. Juga 1 hal yg perlu diingatkan, jangan menganggap aku dan admin2 lainnya tau segalanya, coz kami bukan manajer, bukan keluarga, bukan org dkt bumsso, dan bahkan kami juga bukan Tuhan. Maaf atas semua sikap kami yg kurang berkenan di hati kalian. Gomawo ^^

Sekarang, saatnya aku mengucapkan selamat tinggal. Gomawo untuk menyempatkan diri membaca dan mendukung ff ini.

Saranghaeyo, bumssoniandeul… I Love You all bumsso lovers…

I’m NOT a bummies, I’m NOT an angels, BUT I’M A MATES aka BUMSSONIANS

김범김소은 정말로사랑해요…. 고맙습니다안녕히계세요다시 만나기

(Aku sangat mencintai Kim Bum dan Kim So Eun…. Terima kasih…. Sampai jumpa…. Semoga bertemu kembali)


Aku masih ada di mana-mana. Aku debu di dalam angin. Aku bintang di langit utara. Aku tidak pernah berhenti di satu tempat. Aku angin di pepohonan. Apakah kamu menungguku untuk selamanya? Apakah kamu akan menungguku untuk selamanya? (english words by: Hakunamatata)

 

 

Buka page Question & Answer apabila ada yang ingin ditanyakan
Buka dan isi data kalian di page Mates untuk perkenalan dan berkenalan dengan mates/reader yang lain
Lihat page How To Join untuk mengetahui bagaimana cara mengirim ff
Buka Library (sequel or one shoot) untuk melihat ff yang sudah dipost
Buka http://bumssoindo.wordpress.com untuk mengetahui news terbaru dari Kim Bum dan Kim So Eun
Follow our new twitter @bumssoindo dan mention saja bila ada yang ingin kalian tanyakan (usahakan untuk tidak menanyakan masalah privasi Kim Bum dan Kim So Eun ^^) *fans Korea sangat menjaga privasi artis mereka*
Like Kim Bum dan Kim So Eun fanbase on facebook BUMSSO INDONESIA

P.S.: please…… no bashing, no spaming, no hotlink !! ^^

NB: JANGAN COPY-PASTE FF YANG ADA DI SINI TANPA SEIZIN AUTHOR DAN ADMIN DI SINI… APALAGI SAMPAI TIDAK MENCANTUMKAN NAMA AUTHOR DAN SUMBERNYA

Tags: , ,

About bumssoindo

We are fanbase of BUMSSO (Kim Bum and Kim So Eun) from Indonesia

29 responses to “Only You – chapter 4 / Final Chapter”

  1. Queena FZ says :

    wahhhh… akhirnya bs juga baca ff ini smpe akhir… sempet nunggu lama kirain author lupa…. Kim sang eun kyknya pas bgt buat nama bayi kb sm kse beneran… mudah2an jd kenyataan… amin

  2. fibri says :

    wah.. ak yg prtma koment nih..
    senengnya akhirnya diposting jg nih ff.. happy birthday ya? brarti zodiak qt sma ya? cm bda tanggal ja
    yadah thanks bgt dah buat ff yg happy ending
    ak tnggu ff slanjutnya yg lbh ok
    mian ga bsa ksh koment apa2 lg
    saking senengmya soale.. hehehe
    yadah tetep smagat ya? skali lg met ultah
    moga tambh sgalanya yg baik2… aneyoung haseyo……

  3. alika says :

    wow keren kak ..
    akhirnya satu keluarga berkumpul deh salut deh sama kaka.🙂

  4. negista says :

    saatnyaaaaaaaaaaaaaa komennnnnnnnnnnnnnn
    hayooooooooooo hayoooooooooooo Ny. Min Mi eh eh dr. Min Mi
    huahhhhhhhhhhhhhhhhhhh
    akhirnya setelah perjuangan lama..
    dibanting, diinjak, dan dibakar di suhu 1300 derajat
    jadi juga ni FF ending.. selama 4 bulan aku nunggu ampe kyu punya anak dariku…
    selamat yah buat Kak mi… yang udah rampung FF nya..
    Selamat juga buat kak mi yang udah memasuki jenjang usia dewasa nih..

    nyanyi dulu ah….. tes tes…1…2..3…3…2…1…
    SAENGIL CHUKA HAMNIDA…
    SAENGIL CHUKA HAMNIDA..
    SARANGHANEUN URI EONNI…
    SAENGIL CHUKA HAMNIDA..
    SAENGIL URI EONNI CHUKAEYO…PARK JE KYUNG EONNIE…
    wish U all the best,… doa nya udah semalam yah…
    semuanya wisheh aythor terkabulkan… aminnnnnnnnnnnn

    langsung yah langsung menuju komennnya nih aku…..

    1. Hai hai hai……………. akhirnya author gaje yg satu ini muncul dengan membawa ff yg gaje pula… hahhahahhhaha udah berapa bulan kalian menunggu?? Kurang lebih 4 bulanan ya. Sepertinya sudah cukup ya saya menguji kesetiaan kalian sama ff saya ini.. tsaaaaaaaahhhhhhhhhhhh ==> Aje gile… meguji nih ceritanya.. padahalmah.. mampet dulu ceritanya n males ngetik…bisa aja nih calon guru harus pinter ngeles yah hahahahaha

    2. Sebenarnya final chapter ini udah mulai diketik sekitar minggu ke-3 di Januari, tapi karena ide-nya muncul sedikit demi sedikit, jadi bikinnya juga bertahap.. hheeehehhehe *g ada yg nanya* dan …. akhirnya.. sesuai target.. author mau post tepat pada hari di mana author mulai melihat dunia. ==? Cie… menatap dunia ini begitu indah… tepat 6 Maret 1990… dan sekarang ni FF final melihat dunia 6 Maret 2011….

    3. “Iya. Nanti kalian pindah ke Namwon. Kebetulan juga, masa tugasku di Busan akan berakhir, dan aku akan pindah ke Namwon bersama Kyu Oppa. Soal kepindahan kalian, kalian tenang saja, Kyu Oppa bilang padaku dia akan mengurusnya.” ==> Ini Min Mi a.k.a den yang ngobrol yeh… huahhhh dengan bangga.. aku bantu Kim Bum dan So Eun.. suamiku… kau baik sekali..muah muah….

    4. “Ne, tadi sore, dr. Min Mi datang kemari memberitahu sesuatu padaku. Katanya Kyu seonbae akan membuka cabang baru dan dia sendiri yang mendesain bangunannya. Kau tau kan, Kyu seonbae punya perusahaan yang bergerak di bidang desain?” kata So Eun. Kim Bum hanya mengangguk sambil menikmati makan malam dan mendengarkan cerita So Eun. ==> Reader ikut angguk angguk…. huahhhhhhhhhhhhhhhh huahhhhhhhhhhhhh suami aku ayak raya neh… hidup terjamin ma kyu… bum panggil aku apa yah??? manggil suamiku kan seonbe…(?) tanya author..

    5. Aku berhutang banyak pada Kyu seonbae dan dr. Min Mi. Mereka banyak membantuku dan So Eun. Dan 3 hari lagi kami akan segera pindah ke Namwon, memulai kehidupan yang baru. maka dari itu, mulai sekarang aku dan So Eun sudah mulai berbenah. ==> Langsung buka buku hutang.. hutang kim bum berape yah???? *jeder otakduit* hahahahah bum jagan begitu.. suamiku kan teman dekat istrimu bum. jadi malu dech.. *reader mulai neglonjak*

    6. Pagi menjelang siang, Kim Bum dan So Eun sudah tiba di Namwon. Mereka segera menempati sebuah rumah sederhana – yang pastinya lebih bagus dari rumah mereka saat di Busan – yang sudah dipersiapkan oleh Kyuhyun dan istrinya, dr. Min Mi. ==> di FF ni bener-bener bangga udah jadi dokter *cita2 yang kesampean nih reader*, udah punya suami ganteng, suami kaya.. n bisa bantu bumsso.. BANGGA… emak…abah… au jadi orang kaya!!!!! *sambil lambain tangan gaya miss universe

    7. Sejak pindah ke Namwon, So Eun juga mulai mengerjakan aktivitas barunya yaitu membantu dr. Min Mi di klinik. Karena So Eun sedang hamil muda, jadi dr. Min Mi tidak mengizinkannya untuk melakukan pekerjaan yang berat-berat. *berat seperti dr. Min Mi* ==> hmhmhm kepala dah ngebul..lihat… lihat timbangan.. berat badan aye… huahhhhhhhhhhhhhh diet diet…!!!diet sehat makan nasi 2 piring dengan lauk pauk yang bergizi sehari 5x

    8. “Ne, nuguseyo?” tanya dr. Min Mi. Saat Min Mi mulai melangkah hendak membukakan pintu, Kyu menahannya, “Biar aku saja yang buka, kau lanjutkan saja.” ==> Aje gile READER PINGSAN SESAAT SETELAH MEMBACA SCENE ini… ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhahhhhhhhhhhhhh kyu tangamu begitu lebut…….. aduhhhhhhhhhhh *getok2 kepala author* saking senangnya

    9. Kyu dan Min Mi berpandangan sesaat dan kemudian mengangguk. ==> Mata kami beradu.. huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa langsung gos ngosan ni dada…. AJE GILE lai dah……….. aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa teriak gaje.. *kali ini jitakin kepala author*

    10. “Eomma,” So Eun pun langsung memeluk ibunya, melepas rasa rindu yang kurang lebih setahun ini dia pendam. “Eomma, nan jeongmal bogoshipoyo,” ucap So Eun masih dalam pelukan ibunya. ==> SEDIHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH TTTTTTTTTTTTT_TTTTTTTTTTTTT ibu…ibu….

    11. Kim Bum dan So Eun hanya tertawa menanggapi orang tua mereka. Kurang lebih 4 bulan sudah So Eun dan Kim Bum tinggal kembali di kediaman orang tua So Eun, dan sekarang kandungan So Eun juga sudah berusia 9 bulan, jadi tinggal menunggu waktunya saja lagi. ==> GENERASI BARU SEGERA LAHIR..GENERASI BARU SEGERA LAHIR…
    wahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh adik baru nih ckckckckcckckckckc

    12. “Eomma, appa… Kyu seonbae juga bilang padaku, katanya sekarang dr. Min Mi sedang hamil 4 bulan,” kata So Eun ==> Mimpi apa ini… ketiban kulkas kayaknya… ahhhhhhhhhh punya anak dari kyu.. rasanya dunia serasa cerah dikala hujan… badai pun terasa angin yang sejuk… *lebe*

    13. “Ah jinjayo?? Wah tidak disangka… akhirnya setelah beberapa tahun mereka menikah, Min Mi hamil juga… hahahahahahaha….” ucap Tuan Kim sambil tertawa lepas (?)==> Reader langsung melototin author.. *minta diketekin nih author.. yang ini ide lulu atau author neh* hahahahahaha yang penting HAMIL…

    14. Hari selasa, malam rabu, pukul 09.00 pm, Kim So Eun yang ditemani oleh sang suami, Kim Bum, melahirkan seorang bayi perempuan dengan berat 3,5 kg dan panjang kurang lebih 50 cm, secara normal. *ah itu mah waktu dan ukuran author pas lahir 21 tahun lalu* ==> Author bener-bener ingin memasukkan diri jadi anak bumsso.. *tengok author rahmi*

    15. “Akhirnya aku punya keponakan sekaligus teman juga,” kata Kim Je Kyung, adik Kim Bum. So Eun tersenyum sambil mengelus kepala adik iparnya itu.==> Geleng geleng angguk angguk lihat ini..
    kapan pulangnya dek..dari Jepang??? heheheheheh

    16. Berselang 5 bulan kemudian, di tempat yang sama, Seoul National University Hospital, dr. Shi Min Mi sedang bertugas di rumah sakit tersebut merasakan kontraksi pada perutnya. Kemudian, para suster yang melihatnya pun langsung membawanya ke ruang bersalin.

    Kyuhyun yang sedang berada di kantor menerima telepon dari salah satu suster. Setelah mendapat kabar tersebut, Kyu langsung menuju ke rumah sakit. Namun, di tengah perjalanan, Kyu terjebak macet. Pada akhirnya Kyu keluar dari mobilnya dan berlari menuju rumah sakit. Dia berlari sekencang mungkin karena jarak yang dia tempuh sekitar 1 km.

    Setelah sampai di rumah sakit, Kyu langsung menuju ke lantai 3 tempat Min Mi melahirkan. Beberapa saat setelah Kyu tiba di depan ruang bersalin, dokter yang menangani dr. Min Mi pun keluar dari ruangan tersebut. “Tuan Kyu… istri Anda melahirkan dengan selamat. Dan Anda mendapatkan seorang bayi laki-laki,” ucap dokter tersebut.

    Setelah itu, Kyu pun masuk ke ruang bersalin untuk menemui istri dan bayinya yang baru lahir. Kyu langsung menggendong putranya tersebut. “Gomawo sudah bertahan dan berjuang untuk melahirkan putra pertama kita,” kata Kyu yang kemudian mencium kening istrinya, dr. Shi Min Mi.

    “Jagiya, sekarang tugasmu memberi nama untuk putra kita,” pinta Min Mi.

    “Baiklah, aku akan memberinya nama Cho Kyu Min. Gabungan dari nama ayah dan ibunya,” ucap Kyu.

    “Hmmm nama yang bagus untuk putra kita yang tampan ini. Gomawo, jagiya.” ==> Dokter Min Mi kedapetan scenes yang panjang dan romance… OMG OMG…punya anak dari kyu.. cowok.. pasti cakep karena ada darah cantik dari ibunya… kyumin…kyumin.. jadilah putra yang sholeh, yang arif bagi agama, bangsa dan neghara, yang berbakti pada kedua orang tuamu.. dan jadilah anak yang pintar yah… kayak ibumu dan bapakmu ini….ahhhhhhhhhhhh *jodohin ma anaknya bumsso ahhhh*

    huahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh kerennnnnnnnnnnnnn
    itu kata2 peutupnya………………..keren keren dech….
    buat kak Mi sukses bikin aku senyam senyum dikala jam 1 pagi…
    baca lewat hp… berasa mendalami cerita.. apalagi scenes ma kyuuuuuuuuuuuuuuu
    gak ada tandingannya dech………………

    I’m NOT a bummies, I’m NOT an angels, BUT I’M A MATES aka BUMSSONIANS ==> 100% SAMA…

    OK MUNGKIN SEGINI AJA KOMEN DARI AKU..
    MIANHE PENDEK…
    SAKING BAGUSNYA AMPE LIMIT NIH OTAK HAHAHAHAHAHA

    buat kak mi sekali lagi… gomawo udah mau nyelesain FF ini..
    meski dah amu di cancel awalnya

    S
    A
    E
    N
    G
    I
    L

    C
    H
    U
    K
    A

    H
    A
    M
    N
    I
    D
    A

    U
    R
    I

    E
    O
    N
    N
    I

    R
    A
    H
    M
    I

    J
    A
    M
    I
    L
    A
    H

    P
    A
    R
    K

    J
    E

    K
    Y
    U
    N
    G

    ^____________________________________________________^

    – dr. Shi Min Mi – Cho Kyu Hyun

  5. laras says :

    huahh kak nden panjang amat komennya ;p
    akhirnya dilanjutin juga only you nya, bingung nih mau ngmng apa ,hehehe ;p
    pokonya ff nya keren banget nget nget, bagus, seru, mengharukan, lucu, dll
    yah mau semi-hiatus ya kak,
    yaudah deh semoga lancar PPL nya ya kak😉

  6. Sary aj0w says :

    Pie big daaay..ff’y hepi ending..haha bhagya 4ever ever after..i h0pe you s0..

  7. Sary aj0w says :

    Pie big daay chui..ff nya hepy 4ever ever after,i h0pe you s0..

  8. rosiyani 'oci' says :

    FF yang aku tunggu2 akhirnya dipost jg..
    ga tau mu ngomen apa yg pasti bagus, suka suka suka🙂
    makasih buat ka rahmi yg dah mau lanjutin FF ini walau lg sibukkk…
    semoga sukses buat pplnya dan semangatttt !!!!

  9. alika says :

    maaf nimbrung lagi cuman mao bilang met ultah buat kak mi..🙂

  10. ^^ Korean Loverz Blog ^^ says :

    saengil chukae lkak mi aka jae kyung .. ^^
    kak nden itu mah bkn pendek tp panjang
    wkakakakak
    ketawa liat komen ny kak nden yg lucu ^^
    terharu bc ff nya kak mi ..
    wkakakkaka

  11. enno bumsso says :

    waduw . . . .klmt pembukana byk bgd mb,kyk crhat. Hahaha
    akhirna kluar jg endingna mb stlh brbulan-bulan q menungguna.
    Kyaaaaa . . .q triak2 ndiri kl mbaca scene kyu ma min mi ntu, haduw . . . . Bisa bnrn gila tuh ntar mb nden saking senengna. Hohoho
    yihhaaa . . .khdpn bumsso jd lbh baik stlh kmbl k ortuna kse😉

  12. pucha says :

    annyeeeeeoooooooooooooonnnngggggg mimi….

    sebelumnya mo ngucapin lagi ah
    생일 축하합니다……….
    Geburtstag viel Glück………
    あなたに幸せな誕生日………
    wish u all the best……… \(^_^)/

    huaaaaaaaaa akhirnya setelah sekian lama keluar juga last part ffnya..
    yeeeeeeeaaaayyyyy happie ending….akhirnya keluarga soeun mau nerima kim bum sebagai menantunya….
    hadew ngk tau mo comment apa lagi…speechless pokoknya,, keren bgt dah q^^p

    ayo mi,,buat ff yang lainnya…
    saya dan yesung mananti ff anda yang lainnya….

    gomawo
    _bow_

    • bumssoindo says :

      gomawo gomawo… hahaahhahh
      AMIN

      iya kak akhirnya meskipun sempet mau dicanceled….

      iya donk harus nerima…

      gomawoyo
      hahha g janji deh…

      -rahmi-

  13. dita says :

    comeng”nya d sni aja yah ahhaahahhahah
    sebelumnya HB kak🙂

    hoahahahhaha
    ahirnya ni ff keluar juga ahahahhaha
    kurang kakak
    blm puas buat special partnya :p

    kyu sma kak nden baik amat ahahahahhahahah
    *iyalah udh kenal deket gitu ahahhahahaha*

    untuk ayahnya kse udh nerima kim bum
    kasian klo so eun ngelahirin d keadaan yg kekurangan *peluk” hyukie*
    knp ga dari dlu sih *gereget*
    ahhahaha

    weh gile kak nden punya anak dr kyu ahahahhahah🙂
    ga kebayang dah ah
    tp amin deh (?)
    moga kesampean ahahahahhahahahah

    ayoo kak buat ff lagi ato OS🙂
    d tunggu yah🙂

  14. Ina BeQi Soeulmates says :

    aaaaaaaaaaaaaaa telaaaaaaaatttt…
    brhubung ud comen d.fb jadi disini cuma mau blg
    KEEERRRREEEEEEENNNNNNNNNNNNNNNNNNNN mimi quwwwwwwwwwhhh^^
    sekalian mau copas comen aku d.fb ah coz uda mabok ini baca banyak ff
    *reader ga kreatif*

    this my comeeeeeennnnnnnn
    waaaaaaaahhh akhir.a ini ff nongol juga…. setelah penantian yang panjang… untung sy setia mnanti..
    *tsaaaaaaaaaahhh*

    ayeeee ayeeee ayeeee happy ending lg bumsso,,, itu buah dari kesabaran,, gmnpun keras.a hati orang tua kse tp akhir.a lul…uh jg berkat kuat.a cinta kalian… good job bumeun..
    *apasih ini orang sok bijak*

    OMOOOOO gak kebayang kb kerja berat gt demi istri dan anak tercinta..
    huwaaaaaaaa terharu sayaaaa
    LOL
    haha

    yaelaaaaaahhh itu adek.a kb ada nongol jg yah???
    hoho
    apalgi itu bu dokter…. rmh tangga.a romantis jg yaaaaa…
    mpe nyusul so eun buat pnya anak…
    huwaaaaaaaaaahhhh tidaaaaakkk
    *natap nden krn iri*
    wkwkwk

    over all ff.a mantaaaaaaabbbbbb……
    baguuuuusss baguuuusss…
    keerreeennn^^
    *bnr” dah plagiat amat ini comen*
    hahaha
    teruslah berkarya anak muda.. hahaha

  15. citra a aprilia says :

    aaaaaaaaaaaaaaaaaa kak mi yuhuuuuuuuuuuuuuu saya akhirnya memutuskan baca setelah mumet dengan hafalan pidato, story telling dan dialogue -____- hehehe

    hmmm, aku suka akhirnya kim bum dapat pekerjaan.
    agak sedih ngeliat kondisi mereka kayak gini. tapi akhirnya eomma sama appa so eun ngerestui mereka. yeay.. buat kim sang eun, welcome to the earth.🙂
    kamu pasti cantik deh, mian blm bisa lihat kamu *inireadersteres *PLAAAKKK

    ah pokoknya aku suka… ayo kak mi buat lagi lanjutannya (lho???) maksudku buat ff lainnya kekekeke^^

  16. Viqa_BumsSoeulindo says :

    hah akhir yang bhagia, ,

    walau q nggk tau bakal scepat ini endingnya kak,q pikir wktu kim bum ditawarin krja nnti bakal ada konflik lagi, , haha

    huhuhu pasti bakal kangen ma ffnya dah, ,

    hmm buat kak mi, ,tetap smangaaatt !!!!!!!!!!!!!!

    keep fighting !!!!!!!!!!!!!

    • bumssoindo says :

      jjaahhaahahahahahahahha…..
      klo ditambah kayak gitu.. saya-nya yg puyeng…. ahhhaahahaahhah
      soalnya diotak aku emng sampe gitu aja udh ceritanya.. g bisa ditambah2 lagi

      makasih udah baca + komen….
      fighting!!!!!!!!!

      -rahmi-

  17. nadya says :

    wuahh..
    akhirnya ending juga ,dikirain anak’a bumso sama kyumin nanti dijodohin pas udah gede
    ternyata nggak
    tetapi keseluruhan keren banget kok thor

  18. nadya says :

    wuahh..
    akhirnya ending juga ,dikirain anak’a bumso sama kyumin nanti dijodohin pas udah gede
    ternyata nggak
    tetapi keseluruhan keren banget thor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: