Aufklarung Part 11

Author: Lulu_seungho

Main cast: Kim Bum dan Kim So Eun

Other cast: Jang Geun Suk, Park Shin Hye, Go Ara, Yunho, Seohyun, Jung Yung Hwa

Genre: Romantic, Friendship, Family

Type: Sequel

Annyeong… comeback again… mian telat ngepost lanjutannya… langsung aja deh ya….

 

PART 11

 

Seandainya kau tahu rasanya menjadi aku yang kini memilikimu,

Bintang pun akan kupetik untukmu agar kau tak pernah mampu lari dariku

 

 

Bummie berjalan menuju atap sekolah, sementara shin hye mengikutinya. Ara dan seo hyeon pun membuntuti mereka. Hal tersebut membuat so eun penasaran juga, akhirnya so eun pun ikut bergabung bersama ara dan seo hyeon untuk menguntit mereka. “apa bummie mau menjatuhkan shin hye dari atap gedung sekolah ini?” Tanya ara. “entahlah, kuharap tidak ada perkelahian seperti saat itu.” ujar seo hyeon. “kalian tenang saja, bummie tidak memiliki otak criminal seperti itu.” ujar so eun yang tiba – tiba saja ada di samping mereka. “hah?!!! Kau mengagetkan saja so eun.” ujar ara. “ahh… maaf. Sudahlah lebih baik kita konsentrasi pada tontonan kita.” ujar so eun sambil mengibas – ngibaskan tangannya. Seo hyeon dan ara pun mengangguk.

“ini.” ujar bummie sambil menyerahkan sebuah amplop pada shin hye. “apa ini?” Tanya shin hye. “sesuatu yang menurutku berguna. Anggap saja itu sebagai permintaan maafku.” ujar bummie. “maaf untuk apa?” ujar shin hye. “karena aku telah tak sengaja ada dalam hubunganmu dengan geun suk.” jawab bummie. Shin hye pun membuka amplop tersebut. “tiket bioskop?!” ujar shin hye. Bummie pun mengangguk. “boleh aku bertanya padamu?” ujar shin hye. “tentu saja.” jawab bummie. “apa kau mencintai geun suk?” Tanya shin hye. “tidak.” jawab bummie simple. “apa ada orang lain yang kau cintai?” Tanya shin hye lagi. “ada, seseorang yang selalu ada di sampingku.” ujar bummie.

Soeun memperhatikan percakapan mereka, ia pun bertanya – Tanya siapakah yang kimbum cintai sebenarnya. Ada setitik harap dalam hatinya, namun segera ia sergah karena tak pantas baginya untuk menginginkan bersama pria lain sedangkan ia telah memiliki kekasih. Terlebih status social mereka juga jauh.

“Apa kau bersedia berdamai denganku?” ujar bummie sambil menyodorkan tangannya untuk bersalaman. Sejenak shin hye pun tampak berfikir. Ia pun meraih tangan bummie, “terima kasih. Semoga kita dapat berteman dengan baik.” ujar shin hye sambil tersenyum. Shin hye pun menarik tangan bummie dan memeluknya sebagai tanda persahabatan. So eun yang melihatnya terlihat manyun dan kesal. Ia menghentak – hentakkan kakinya. Ara dan seo hyeon segera menegurnya agar tidak berisik, namun sayang hal tersebut membuat keadaan menjadi gaduh. Bummie dan shin hye pun mendengar suara berisik, “siapa di sana?” teriak bummie. “kucing….” ujar so eun dengan suara yang disamarkan. “oh Cuma kucing. Ayo kita turun.” ujar shin hye. Ara, seo hyeon dan juga so eun pun segera lari – lari agar tidak ketahuan oleh bummie dan shin hye.

***

Di asrama

Dering handphone soeun pun terdengar, so eun segera mengangkat teleponnya.

“yoboseyo.” sapanya.

“soeun bagaimana kabarmu?” Tanya yong hwa yang ternyata ia lah yang menelpon.

“aku baik – baik saja, bagaimana dengan kakak?” ujar so eun

“aku baik, lama kita tak bertemu.. bagaimana kalau hari minggu ini kita bertemu?” ajak yong hwa

“untuk apa?” Tanya so eun

“sebelum kita ujian aku ingin kita bertemu dulu. Karena nanti pasti akan lebih sulit untuk bertemu. Seminggu penuh kita ujian.” ujar yong hwa.

“ahhh … kau benar oppa. Baiklah …. Di mana?” Tanya so eun

“di Seoul National Park, pukul 10 pagi.” ujar yong hwa.

“baiklah. Aku pasti akan datang.” ujar so eun.

 

Setelah selesai berbincang – bincang so eun pun menutup sambungan teleponnya. Kimbum memperhatikannya dengan sedikit kesal. “kau mau pergi dengan yong hwa?” Tanya kimbum. “iya, memangnya kenapa?” ujar so eun. “berdua saja?” ujar bummie. “iya.” jawab so eun. “aku ikut, tidak baik kalian dibiarkan berdua saja. Harus ada yang mengawasi.” ujar bummie. “memangnya kami anak kecil apa harus diawasi. Tidak boleh!!!!” ujar so eun. “bolehhhhh !!!!” timpal bummie tak mau kalah. “aish …. Terserah nanti saja.” ujar so eun menyerah. “hehehehe …..” bummie tersenyum licik.

***

Seperti biasa sepulang sekolah yun ho langsung minta ijin kepada kepala asrama untuk bekerja. Ia telah mengenakan pakaian biasa dan bersiap untuk pergi menuju tempat kerjanya. Saat melewati gerbang ia melihat ara yang tengah berdiri menyender pada tembok. Ara pun melihatnya dan meloncat kegirangan melihat yunho “oppaaaaa ….” teriaknya sambil mengibas – ngibaskan tangannya. Yun ho meliriknya sebentar dan kemudian berjalan melewati ara dengan acuh. “aish …. Jadi kau masih berani acuh padaku?” gumam ara dalam hati. Ara pun tersenyum licik, ia mendapatkan sebuah ide. Tiba – tiba saja ara lompat ke punggung yun ho, yun ho sangat kaget sehingga reflek memegangi ara yang asik “nemplok” di punggungnya. “apa – apaan kau?!” ujar yunho kaget. “gendong aku sampai tiba di tempat kerja kita.” ujar ara sumringah. “aku tidak mau!!!!” ujar yun ho sambil melepaskan pegangannya sehingga ara terpaksa turun dari punggung yun ho. “pokoknya gendong !!!!” ujar ara seperti anak kecil. “bweekkk ….!!!” Balas yun ho sambil menjulurkan lidahnya dan kembali berjalan dengan acuh. “ahhhh …. Lucunyaaa!!!” ujar ara heboh.

Ara pun berlari ingin mensejajarkan dirinya dengan yun ho. “jangan cepat – cepat jalannya.” ujar ara, tapi yun ho tetap saja acuh. Beberapa siswi – siswi sma lain memperhatikan yun ho sambil berbisik – bisik, mereka terlihat menyukai yun ho. Hal itu membuat ara kesal. Ara pun menggandeng tangan yun ho dan menatap tajam siswi – siswi itu sambil bergumam pada mereka “dia milikku!!!” sambil mengepalkan tangannya, siswi – siswi itu pun merasa takut dan segera mempercepat langkah mereka. Yun ho hanya menghela nafas melihat tingkah ara, tapi ia pun tersenyum kecil.

***

 

Seo hyeon tampak sedang duduk di taman belakang sekolah yang langsung berhadapan dengan perpustakaan SHINHWA PUTRA. Ia tengah membaca buku sambil mendengarkan musik dari ipodnya. Saat membuka halaman berikutnya ia menemukan sebuah foto. Foto dirinya bersama yong hwa saat di Thailand . Ia pun mengenang kembali ingatannya saat mereka berada di Thailand .

 

Flashback

Seo hyeon dan yong hwa diberi waktu istirahat satu hari untuk berjalan – jalan di sekitar kota Bangkok . Awalnya seo hyeon hanya ingin tidur di kamar hotel, namun karena yong hwa mengajaknya pergi maka terpaksa ia pun ikut, lagipula chae won sedang pergi bersama il woo.

Yong hwa mengajak seo hyeon ke pasar tradisional di kota Bangkok . Mereka tampak menikmati perjalanan mereka, seo hyeon berhenti di sebuah toko yang menjual pernak – pernik. Ia pun tertarik untuk melihat – lihat dan diikuti oleh yong hwa.

Seo hyeon pun mengambil sebuah gelang yang unik berwarna merah. Sang pedagang toko tersebut pun menghampirinya. “ini adalah gelang belahan jiwa. Jika anda menggunakannya maka anda akan segera menemukan belahan jiwa anda.” ujar sang pedagang tersebut. “benarkah?” ujar seo hyeon. “tentu saja.” timpal sang pedagang itu. Yong hwa pun ikut mengambil sebuah gelang lain berwarna ungu. “apakah gelang ini juga memiliki mitos?” Tanya yong hwa. “tentu saja, gelang ini dapat kau berikan kepada gadis yang sangat kau cintai, menunjukkan bahwa kau sangat menginginkannya dan berfungsi untuk menjaga hati si gadis itu hanya untukmu.” ujar sang pedagang tersebut. “kalau begitu aku beli satu.” ujar yong hwa. “pasti akan kau berikan kepada nona ini, kalian sangat serasi kuharap kalian akan selamanya bersama.” ujar sang pedagang sok tahu. Seo hyeon dan yong hwa pun saling menatap, mereka pun tersenyum.

Setelah pulang dari pasar tradisional seo hyeon dan yong hwa memilih untuk beristirahat di sebuah taman kota . Seo hyeon tampak sangat kelelahan dan haus. Yong hwa pun mengambil inisiatif untuk membelikan minuman untuknya dan seo hyeon. “tunggu sebentar” ujar yong hwa dan kemudian lari mencari pedagang minuman. Setelah beberapa menit kemudian, yong hwa pun tiba dan memberikan minuman tersebut pada seo hyeon. “gomawo.” ujar seo hyeon dan langsung meminumnya. “Bangkok kota yang menarik bukan?” ujar yong hwa.”ya, di sini sangat indah.” ujar seo hyeon. “oh ya, bagaimana kalau kita berfoto bersama.” ajak yong hwa. Seo hyeon pun mengangguk. Yong hwa pun meminta tolong kepada seseorang yang lewat untuk memfoto mereka berdua.

Setelah beberapa gambar mereka dapatkan yong hwa dan seo hyeon pun melihat – lihat hasilnya mereka tampak tertawa – tawa. Namun beberapa saat kemudian dering handphone yong hwa menyala. Sebuah sms dari so eun

 

From : my lovely

Oppa doakan aku semoga aku bisa belajar dengan baik.

 

Seo hyeon pun memperhatikannya , “dari siapa?” Tanya seo hyeon. Yong hwa tampak canggung “mmm… dari kekasihku.” jawab yong hwa. “ou ….” ujar seo hyeon sedikit kecewa.

End of flashback

 

Seo hyeon menghela nafasnya, ada keresahan masuk ke dalam hatinya. Ia pun mengambil sesuatu dari dalam saku roknya. Sebuah gelang berwarna merah yang ia beli di Thailand bersama yong hwa. “awalnya kuharap belahan jiwaku adalah kamu, tapi aku salah. Tak seharusnya aku mencintai seseorang yang telah memiliki kekasih.” gumam seo hyeon.

Tanpa seo hyeon sadari yong hwa memperhatikannya dari jendela perpustakaan. Ia memperhatikan seo hyeon dan kemudian ia mengambil handphonenya. Ia lihat wallpaper di handphonenya. Fotonya bersama so eun. Ada kebimbangan hinggap di hatinya.

 

***

Di asrama SHIHWA PUTRI

“bum, mengapa kau memiliki ide untuk mempertemukan geun suk dan shin hye?” Tanya so eun. “mmm… sebenarnya aku sedang mencari aman.” ujar kimbum. “cari aman bagaimana maksudmu?” Tanya so eun lagi. “sebenarnya minggu ini kakek mengajakku untuk makan malam bersama keluarga shin hye.” tukas kimbum. “untuk apa?” tanya so eun dengan sedikit gelisah. “untuk memperjelas perjodohan kami. Sebenarnya seminggu ini kami diberi kesempatan untuk mengambil keputusan apakah akan menyetujui perjodohan ini atau tidak.” ujar kimbum. “jadi shin hye juga tahu akan hal ini?” Tanya soeun. “tentu saja, malam nanti juga merupakan acara untuk mempertemukan kami untuk pertama kalinya. Karena selama ini kami hanya diberi sebuah foto.” tukas kimbum. “jadi selama ini kau memiliki foto shin hye?” Tanya so eun lagi. “iya.” jawab kimbum. “mana? Aku ingin lihat.” ujar so eun.

Kimbum pun mengambil tasnya dan mengambil sebuah foto. “ini.” ujar kimbum sambil memperlihatkannya pada so eun. “ou …. Masih cantik aku yah.” ujar so eun. “entahlah, tapi aku menyukai dagunya yang belah.” ujar kimbum. “tapi menurutku lebih bagus kalau wanita yang berlesung pipi.” ujar so eun sambil tersenyum memperlihatkan lesung pipinya. “ou … mungkin.” ujar kimbum.

So eun pun memperhatikan foto shin hye lagi, entah mengapa ia kesal sekali mengetahui kimbum memiliki foto shin hye. Rasanya ia ingin merobek – robek foto tersebut. “kenapa kau terlihat kesal?” Tanya kimbum yang ternyata sedari tadi memperhatikan tingkah so eun. “ahh tidak.” ujar so eun. “kau tau, kau terlihat sedang cemburu.” ujar kimbum. “mengapa aku harus cemburu.” timpal so eun. “karena kau menyukaiku.” jawab kimbum.

***

Hari yang dinantikan shin hye pun tiba. Shin hye telah siap dengan dandanannya yang ia pakai semenarik mungkin.ia mempersiapkan diri dari yang terbaik sampai yang terburuk. Ia pun menatap dirinya di cermin. “kau !!! apakah masih pantas untuknya? Setelah kau menyakiti hatinya?” gumam shin hye.

Sedangkan di bioskop geun suk telah tiba di sana lebih awal dari yang direncanakan, sebenarnya ia sangat gembira karena bisa bertemu lagi dengan shin hye. Beberapa lama kemudian shin hye pun tiba. Ia melihat geun suk begitu pula dengan geun suk pun melihatnya. Shin hye pun menghampirinya. “apa kau sudah lama menungguku?” Tanya shin hye. “tidak, aku baru saja tiba.” ujar geun suk berbohong. “ou .. kalau begitu ayo kita masuk.” ujar shin hye. Geun suk pun mengangguk.

Sepanjang cerita film, geun suk tak memperhatikannya. Begitu pula dengan shin hye. Mereka tampak gugup dan canggung. Setelah selesai film mereka pun keluar, “mau ke mana lagi kita?” Tanya shin hye. “terserah kau saja.” ujar geun suk. “mmm…. Aku suka sekali berjalan – jalan di sekitar myeongdong. Apa kau mau?” ujar shin hye. Geun suk pun mengangguk. “ayo!!” ujar shin hye dan tak sadar menggenggam tangan geun suk. “ah maaf …” ujar shin hye ketika sadar tangannya tengah menggenggam tangan geun suk. “tak apa.” ujar geun suk. Mereka pun tampak salting.

Setelah berjalan – jalan lama, geun suk dan shin hye pun memilih untuk beristirahat di sebuah kedai kopi. “apa kau masih menyukai latte?” Tanya shin hye pada geun suk. “tentu saja.” ujar geun suk. “baiklah aku pesan latte dan …..” belum sempat shin hye meneruskan kalimatnya geun suk sudah lebih dulu memotongnya. “mocaccino.” ujar geun suk. Shin hye pun tersenyum. “baik akan segera saya antarkan.” ujar pramuniaga kedai kopi tersebut. “gomawo …” ujar shin hye. Geun suk pun membalas dengan senyuman.

“geun suk … apakah kau masih marah padaku?” Tanya shin hye. “tidak ….” jawab geun suk. “benarkah?! Kau sudah tidak marah padaku?” ujar shin hye lagi seakan tak percaya . “ya … aku sudah melupakannya. Lebih baik kita memulai hubungan yang baru sebagai teman baik.” ujar geun suk. “teman baik? Ou ….. kau benar.” ujar shin hye dengan nada sedikit kecewa. Tiba – tiba shin hye teringat akan bandul mataharinya. Ia pun memeriksa di tas dan dibajunya tapi tidak ada. Shin hye pun berusaha mengingat – ingat di mana terakhir kali ia memegang bandul matahari pemberian geun suk tersebut. “taman belakang sekolah.” ujar shin hye. Geun suk yang memperhatikan sedari tadi nampak heran. “kau kenapa?” Tanya geun suk. “ah … maaf ada sesuatu yang harus kulakukan dan ini sangat penting.” ujar shin hye. ia pun berlari meninggalkan geun suk dan mencegat taksi. geun suk pun mengejarnya, ia dengan segera meninggalkan beberapa lembar uang untuk membayar, dan segera mengejar shin hye dengan mobil sport miliknya. “Ya Tuhan … semoga masih ada disana.” doa shin hye.

 

***

Hari minggu ara dan yun ho memilih untuk tetap bekerja di toko es krim tersebut. Ara pun menghampiri yun ho yang tengah istirahat. “yun ho, apa nanti pulang kerja kau ada acara?” Tanya ara. Yun ho pun menggeleng. “yes!!!” ujar ara riang. “kau kenapa?” Tanya yun ho . “mmm …. Malam ini aku akan mengajakmu untuk bertemu dengan ayahku.” ujar ara. “untuk apa?” Tanya yun ho. “aku ingin memperkenalkan seorang laki – laki yang pertama kalinya kucintai kepada ayahku.” ujar ara dengan tatapan penuh harap. Sebenarnya yunho merasa terharu dan tersentuh dengan tatapan ara, tapi ia pun bersikap dingin seperti biasa.

“kau mau tidak?” Tanya ara lagi. Yun ho menggeleng. “iiihhhhhhhh ….. pokoknya kau harus ikut.” ujar ara memaksa. “aku tidak mau!!!” ujar yun ho dan bangkit dari duduknya untuk kembali bekerja. Namun beberapa lama kemudian yun ho pun memegang dadanya rasanya dag dig dug. “apa yang harus kulakukan ketika aku bertemu dengan ayahnya yah?” gumam yun ho pelan.

Sepulang kerja, seperti biasa ara selalu mengikuti yunho. “hei …. Tunggu sebentar jangan tinggalkan aku.” ujar ara yang terus mengejar yun ho. Yun ho hanya geleng – geleng memperhatikan tingkah ara. Yun ho pun segera menyeberang jalan raya, namun ara tak bisa mengejar yun ho karena lampu hijau telah menyala. “oppa tunggu aku!!! Kau harus ikut denganku!!!” teriak ara.

Karena ara takut kehilangan jejak yun ho ia pun nekat menyeberang tanpa memperhatikan lalu lintas kendaraan yang ramai. Brukkkkkk …… sebuah mobil menabrak ara. Seketika ara terjatuh dan terluka. Yun ho yang melihatnya dari sebrang tak bisa bergerak, ia nampak shock dengan apa yang dilihatnya. Setelah beberapa saat ia pun berusaha menggerakkan kakinya walau sulit baginya untuk bergerak. Yun ho melewati kerumunan orang – orang yang sedang mengelilingi ara.

***

Seoul National Park

Yong hwa tampak tengah menunggu so eun. Beberapa lama kemudian so eun pun datang. “annyeong … maaf apa kau lama menunggu?” Tanya so eun. “aniyo,,,” jawab yong hwa. “oh ya, sebelumnya aku minta maaf.” ujar so eun. “kenapa? Karena telat? Sudah kubilang tak apa.” ujar yong hwa. “bukan itu …. Tapi …. Mmmm ….” so eun pun berjalan agak minggir sehingga tampak di belakangnya seseorang. “annyeong …..” sapa bummie riang. “annyeong ….” balas yong hwa nampak tidak ikhlas. “dia memaksa untuk ikut.” ujar so eun. “tak apa. Lagipula akan lebih menyenangkan bila lebih banyak orang.” ujar yong hwa dengan senyum yang sedikit dipaksakan. Sedangkan bummie tampak senang.

Yong hwa pun mengajak so eun untuk bermain halilintar. Awalnya so eun duduk bersama yong hwa. Namun bummie merengek mengaku takut bila sendiri dan memaksa yong hwa mengalah. Tentu saja yong hwa mengalah karena ia pikir laki – laki harus mengalah dari perempuan. Yong hwa pun duduk dibelakang so eun dan bummie. Yong hwa memasang wajah bete. Sedangkan bummie mengambil kesempatan untuk menjadi pegangan so eun saat ketakutan.

Setelah puas naik halilintar, yong hwa mengajak so eun dan bummie untuk masuk ke arena hantu. Yong hwa menarik tangan so eun untuk berpegangan padanya. Bummie tampak kesal melihatnya, ia pun sengaja ikut berpegangan pada tangan yong hwa. “kyaaaa ….” teriak so eun sambil memeluk yong hwa, bummie pun kesal, ia juga ikut berteriak  “kyaaaa ….” sambil menjambak – jambak rambut yong hwa dengan sengaja. Rasanya ia keluarkan semua kekesalannya karena cemburu. “wadawwww …. Siapa yang menjambakku?!” teriak yong hwa. Bummie pun menunjuk pada hantu bohongan yang tengah menakuti mereka “bukan aku!!!” ujar hantu itu.

So eun, bummie dan yong hwa pun akhirnya keluar dari rumah hantu tersebut. “wah menyenangkan sekali yah walaupun menakutkan.” ujar so eun. “iya… ahahaha … aku puas sekali” ujar bummie. “iya, tapi rasanya aku pusing.” ujar yong hwa sambil mengelus – elus rambutnya. Ia pun melihat tangannya, “hah!!! Rambutku sampai rontok gara – gara dijambak – jambak tadi.” ujar yong hwa. “memangnya siapa yang menjambakmu?” Tanya so eun. “entahlah, aku tidak tahu. Rasanya pusing sekali.” ujar yong hwa. Sedangkan bummie hanya terkekeh.

So eun, bummie dan yong hwa pun berjalan – jalan di sekitar arena bermain. “so eun ayo kita berfoto bersama?” ajak yong hwa. “boleh.” ujar so eun. “bummie bisakah kau mengambilkan gambar untuk kami?” ujar yong hwa. “baiklah…” ujar bummie dengan senyum yang dipaksakan.

Click … click … beberapa gambar pun sudah didapatkan. “mmm … apakah kalian lapar” ujar yong hwa. “tentu saja, aku sangat lapar sekali.” ujar bummie disertai anggukan dari so eun. “baiklah kalau begitu kalian tunggu di sini aku akan membeli makanan dulu.” ujar yong hwa. “baiklah ….” ujar so eun. “yang jauh ya …” gumam bummie pelan sekali.

Saat yong hwa pergi, so eun dan bummie pun duduk di bangku yang disediakan. “so eun aku mau cuci tangan dulu, tunggu sebentar di sini yah.” ujar bummie. “iya… jangan lama – lama.” ujar so eun. “iya .” ujar bummie. Bummie pun dengan segera berlari mencari tempat untuk cuci tangan. Daerahnya cukup sepi dan jarang dilewati oleh orang. “ahh … rasanya gerah sekali.” ujar bummie sambil membuka wignya. Ia pun mencuci tangan dan mukanya. Bummie pun berbalik untuk kembali menemui so eun. Namun tanpa ia sangka seseorang telah ada di belakangnya …. “yong hwa!!!” ujar bummie kaget. “jadi …. Kau ……” ujar yong hwa yang tak kalah kaget.

 

To be continued

 

Sekian dulu ya.. lanjutannya… insya ALLAH minggu depan…. OK….

Don’t forget, give your comment…

Tags: , , , , , , ,

20 responses to “Aufklarung Part 11”

  1. zi_aza says :

    emhh..mkin bgus z..jdi tmbah pnsarn….

  2. dian says :

    wah Lucu seX……..
    seruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu……
    dtnggu part seLanjutnya…….
    hehehe

  3. laras says :

    aduh kasian banget si ara ketabrak mobil, yunho cepet tuh tolongin.
    Bummie dan shin hye pun mendengar suara berisik, “siapa di sana?” teriak bummie. “kucing….” ujar so eun dengan suara yang disamarkan. “oh Cuma kucing. Ayo kita turun.” ujar shin hye->>>>ahaha kocak kocak masa so eun bukannya ngeong tp ngmng kucing, shin hye ama bummie percaya aja lagi, ahaha ;p
    “wadawwww …. Siapa yang menjambakku?!” teriak yong hwa. Bummie pun menunjuk pada hantu bohongan yang tengah menakuti mereka “bukan aku!!!” ujar hantu itu->>>>ngakak hantunya di salahin ama bummie, aduh bummie bummie.

    udah kak si ara sama yun ho, seo hyeon sama yong hwa, shin hye sama geun suk, kim bum sama kim so eun. itu baru top bgt kak.
    kak keren nih ff nya, ditunggu kelanjutannya ya ;D

  4. Yunie sipenyuka hijau says :

    Wkwkwk hahaha younghwa djambak hahaha *ngakak tega skali kau bummie
    Ah selamat sukses mbuat saya penasaran. lanjtkan .Mangstap dah pokok.a

  5. alika says :

    mampus bummie ketauan..

  6. Rara bumssoeul says :

    Hore..
    Hore..
    Hore..
    Akhirnya
    ff yg palingggggg aku suka di post jga

    **********

    . Ahahahahah
    bummie nakal dech jambak rambut suami ku_
    . Kasian kn jdi rontok
    **

    bagaimana keadaan ara??
    Semoga baik2 sja. Amin

    **

    iya shin hye kku do’a knp moga aj.jha kalung mu masih ada..

    **
    kok minggu depan sich part 12 na??
    . Hmmmt g’pp dech
    aku ttp setia
    SETIA MENUNGGU * kyaaa *
    LANJUTTTTTTTTTTTT

  7. Niiz says :

    Subhannallah nie ff gokielnya mnta ampun aku ktawaa ngakak lucu beud !

    Mulai darii so eun yg cemburu, kim bum yg PD’y blg lau so eun suka ma dia, ara yg gndeng tangan yunho, sok cueknya yunho, nah yg paling gokil pas bummie jambak rambut yong hwa wkwkwkwkw aku ngakak bnran !

    Oya stju de ma so eunni aku tiap liat pto shin hye jgaa rasanya pngen robeg.robeg tu poto😀

  8. Kim So In says :

    Waaah
    penasaran aku sama part selanjut’a..
    Kyk’a dah mulai ada yg suka”an ni…
    Ayo Lanjutkan Bumsso couple,, YongSeo couple,,Yunra couple & Geunhye couple…

  9. Queen is Yonghwa buin says :

    AHAHHA…lucu
    wah….gmn nih kelanjutannya
    g sabar gw

  10. RiriAngels says :

    Hyaa lick.a Kau Bummie xD *ikt jambk2 yong hwa(?)*
    Yeeee Asyik Bumsso udh mli klht suka.a haha
    HOHO BUMMIE SEPERTI.A SUDAH KETAUAN YA?
    Hahaha
    KEREEEEEN LAH POKO.A NEXT PART DI TUNGGU😄😀😀

  11. wie says :

    wah ketawan nih…
    apa ya yg terjadi selanjutnya???
    jadi penasaran nih…
    dtunggu ya kelanjutannya… ^_^

  12. Ina BeQi Soeulmates says :

    bwahahahahahaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
    lucu lucu ngeliat bummie ngalangin yong hwa mulu buat dktin so eun wktu kncan..
    haha
    kasian yong hwa mpe d.jambak”…….

    wuuuuuiiiiiihhhh geun suk dan shin hy uda mulai ada pncarahan nih
    lalu ara???????
    ketabraaaakk??????? OMOOOOOOO
    yunho pasti shock..
    trus yongseo couple mulai ada tanda” jg nih.. haseeeeeeeeekkkkkkkk

    astajiiiiiiiiiiiiimmmmmmmmmmm bummie ketauan ma yong hwa????
    Ottokhae????? *panik sndiri*
    ahaha

    LIK IT
    SUKAAAAAAAAA SUKAAAAAAAA
    bikin pnasaraaaaaann..
    aaaaaaaa
    lanjuuuuuuuuuuttt lulu^^

  13. chiby says :

    kasian bgt yong hwa dijambakin bummie. . .
    aq suka. . .
    lanjutkan. . .

  14. enno bumsso says :

    wadaaw . . . .kb ktwan yonghwa noh, haduw . . . . .gmn tuh???

    Huahahaha kocak bgd sumpah yg kb ngikut kse-yonghwa kncn,bisa ngmbl ksmptn gt n melampiaskan cmburu. Kekekek . . .

    Wah ntu seohyeon ksian, jealous dy.

  15. rosiyani 'oci' says :

    wahhhh ketauan ma yong hwa nih penyamaran bm.. haha,,
    babo sih bum pake dibuka2 , haha…
    ampun kasian ara itu mpe ketabrak cuma buat ngejar yun ho. moga yun ho abis ini luluh hatinya setelah liat pengorbanan ara,, hhi…
    apayang akan terjadi ma geun suk dan sin hye di taman belakang??? woaaaa #penasaran. moga geun suk ngasi kesempatan lagi buat sin hye.
    kocak si bum cemburu ma yong hwa dahhh.. kasian amat dijambak2 nih, dasar bum!!! dah mulai suka nih ya ma eunnie,,, hho🙂
    ayooo lanjut part berikutnya…

  16. dini ramadhani says :

    hahahaha nie part mkn kocak aja dah
    hahaha lucu ngebayangin muka so eun jealous liat kim bum ma shin hye pelukan
    kim bum pinter bgd ngerencanain ktemuan geun seuk ma shin hye tepat d hr hrsnya dya ma shin hye dpertemukan
    hahaha paling kocak nih,kim bum ngerecokin kencan yong hwa ma soeun kekekek
    jiakakakak yong hwa terjambak2 mna kim bum nuduh hantunya lg,ampe hantunya blg”bukan aku” wakakakaka kocak
    waduh,kim bum ketahuan???
    oke next part dtunggu

  17. rini says :

    makin seru,,,
    wah yong hwa ad d,belakang bummie,, ktahuan deh rahasia,a bummie,,
    penasarannnn,,
    part selanjut,a jgn lma”,,,

  18. Atin says :

    Aduh,kacian yonghwa..nanti beli shampo buat nguatin rambut y.hehe
    Ah ga sk perselingkuhan,kl bs dibuat jngn selingkuh tp ujungnya kb ma kse nah silakan author yg mewujudkan.hihi
    Ok dilanjuuuuuuut..🙂

  19. Viqa_BumsSoeulindo says :

    huwaaaaaaaaaaaaaaaaaaa,KYAAAAA !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! *ikutan jambak yong hwa*

    kerennnnnnnnnnnnn abissssssssssssssssss, , gokillllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllll, , ,

    sumpah kehabisan kata2, , hah

    keep finging !!!!!!!!!!!!!!!!!

  20. Anjany Bumssoeul says :

    hahaha…udah pernah baca… di sini tapi baru mau komen sekarang….

    Shin hye pun menarik tangan bummie dan memeluknya sebagai tanda persahabatan. So eun yang melihatnya terlihat manyun dan kesal. Ia menghentak – hentakkan kakinya. Ara dan seo hyeon segera menegurnya agar tidak berisik, namun sayang hal tersebut membuat keadaan menjadi gaduh. Bummie dan shin hye pun mendengar suara berisik, “siapa di sana?” teriak bummie. “kucing….” ujar so eun dengan suara yang disamarkan. “oh Cuma kucing. Ayo kita turun.” ujar shin hye. Ara, seo hyeon dan juga so eun pun segera lari – lari agar tidak ketahuan oleh bummie dan shin hye.

    masah kucing bisa ngomong sich…. ????
    hahaha….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: