Make Me Happy part 8

Writer        :         Queena Farras Zulaika

Main Cast  :         Chu Ga eul, So Yi jeong

Cast            :          other cast in BBF

Genre          :         friendship, romantic

Type            :         Sequel

Di part ini……. agak panjang sedikit…

simak aja langsung yach…

buat yang uda komen Gomawo.. jangan bosen komen ya…

 

 

####

“Cha Eun Jae” ucap Yi jeong hampir seperti berbisik…

“hai Woo bin, Jun pyo, Ji hoo… kalian sudah datang juga” sapa eun jae yang sudah mengenal mereka sejak kecil

“hai eun jae… kapan kau pulang kekorea?” Tanya Jun pyo

“2 hari yang lalu… dan kebetulan sekali pas dengan ulang tahun Yi jeong…” Eun jae memeluk lengan Yi jeong

“hei.. siapa gadis-gadis ini.. kalian tidak mengenalkannya pada ku?” Tanya Eun jae manja

“ini Geum Jan di pacar Jun pyo… yang ini Fa Hae In, pacar baru Woo bin, dan ini Jung So min calon pacar Ji hoo.. dan ini Chu Ga eul.. pacarku..” Yi jeong memperkenalkan mereka satu persatu dan saat menyebutkan nama Ga eul Yi jeong langsung mengambil posisi di samping Ga eul dan memeluk pinggang Ga eul… Wajah Eun jae berubah..

“oh… kau sudah punya pacar..” ucap Eun Jae lirih.. “Yi jeong-ahh ayo kita temui kakek mu.. aku sudah kangen padanya.. lagi pula sebentar lagi acara tiup lilin khan…” Eun jae langsung menarik lengan Yi jeong untuk ikut dengannya

“Eun jae… maaf.. kau duluan saja.. temui kakek ku, dia ada di ujung sana aku akan menyusul” tolak Yi jeong karena dia melihat raut wajah Ga eul berubah..

“baiklah” dengan berat hati Eun jae meninggalkan Yi jeong untuk menemui kakeknya… “pacar Yi jeong… tidak mungkin.. apakah Yi jeong sudah lupa akan janjinya pada ku” ucap Eun jae dalam hati

Yi jeong mengajak Ga eul untuk minum dan menariknya ketempat sepi dan tidak terlihat para undangan yang lain..

“Maaf Ga eul.. tadi itu Eun jae.. dia teman masa kecil ku.. bisa dikatakan dia pacar pertama ku dan orang yang sudah membuat bibir ku bengkak selama 2 hari” jelas Yi jeong

“oh.. jadi gadis itu yang sudah kau cium secara paksa waktu kau masih kecil..”

“Ga eul.. kau tidak marah khan?” Tanya Yi jeong “apakah kau cemburu?” Tanyanya lagi

Ga eul menggeleng “jika kau tidak punya perasaan apa-apa lagi padanya aku tidak akan cemburu.. tapi kalau dalam dirimu masih memikirkan dia mungkin aku…” Ga eul tidak melanjutkan kata-katanya

“aku senang jika kau cemburu berarti kau sayang sekali pada ku” goda Yi jeong dan langsung memeluk Ga eul sebentar dan melepaskannya

“sebelah mana?” Tanya Ga eul

“apa?”

“sebelah mana dari pipi mu yang di cium Eun jae tadi?” Tanya Ga eul

“oh… Kanan” jawab Yi jeong

Ga eul langsung berpegangan pada pundak Yi jeong dan CUP mencium pipi kanan Yi jeong, CUP pipi kiri Yi jeong dan terakhir di bibir Yi jeong..”mulai sekarang hanya aku yang boleh menciummu, yang lain tidak” bisiknya dan kemudian kembali bergabung dengan teman-temannya.. Yi jeong sangat senang dengan tindakan Ga eul yang seperti membalasnya dulu pertama kali Yi jeong mencium Ga eul.. Yi jeong pun langsung mengejar Ga eul dan menggandeng tangannya..

 

####

Yi jeong memperkenalkan Ga eul pada kakeknya..

“kakek.. ini Chu Ga eul.. pacarku” Ga eul menundukkan kepala memberi hormat pada kakek Yi jeong

“Oh… Ga eul.. kau sudah datang anakku” sapa ibu Yi jeong lalu memeluk ga eul dan mencium pipinya

“Omma” sapa ga eul balas memeluk ibu Yi jeong

“Appa.. ini calon menantu ku..” tambah Ibu Yi jeong pada kakeknya. Kakek Yi jeong sangat terkejut, dari raut wajahnya sepertinya dia kurang setuju.

“Yi jeong… aku perlu bicara pada mu…” ucap kakek Yi jeong..

“tapi appa sebentar lagi acaranya akan dimulai..” Ibu Yi jeong punya firasat kalau kakeknya akan membicarakan tentang Ga eul

“tidak akan lama.. ayo Yi jeong..” ajak kakeknya ke ruang kerjanya, Yi jeong pun mengikuti kakeknya namun dia memberikan isyarat pada Ga eul untuk menunggunya.

“Ga eul… kau tunggu dengan teman-temanmu dulu ya.. Omma akan menyusul mereka” kata ibu Yi jeong lembut dan segera ke ruang kerja

Di ruang Kerja

“Yi jeong… siapa gadis itu” Tanya kakeknya

“dia Chu Ga eul… pacarku” jawab Yi jeong singkat

“maksud kakek siapa dia, latar belakangnya”

“dia gadis yang baik dan pintar teman sekelasku… tinggal dipanti asuhan karena orangtunya sudah meninggal sewaktu dia masih kecil”

“Wah… tinggal di panti asuhan??? aku merasa ada yang tidak beres dengan gadis itu.. sepertinya dari awal dia sudah tau kalau kau itu anak orang kaya makanya dia mendekatimu…”

“kakek… Ga eul bukan gadis seperti itu.. lagi pula aku yang mengejarnya bukan dia yang mengejar ku…”

“dia itu orang biasa tidak sama dengan kita.. aku harus mencari yang sederajat dengan kita”

“APPA” ibu Yi jeong berteriak saat masuk ruang kerja itu dan mendengar perkataan kakek Yi jeong”Itu bukan sifat Appa untuk membedakan orang dari statusnya.. Appa lupa kalau Appa Yi jeong juga orang biasa… jangan karena appa trauma pada suamiku makanya appa tidak suka pada Ga eul… dia Gadis yang baik, Appa harus mengenalnya baru appa bisa menilai tentang dia”

“tidak perlu… tadi aku sudah bertemu dengan Cha Eun jae, dan kelihatannya dia masih suka pada Yi jeong…kakek masih ingat saat kau membawa Eun jae kecil kerumah dan memperkenalkannya sebagai pacar pertama mu Yi jeong saat kau masih kecil.. bukankah dulu kau suka padanya dan mengatakan kalau kalian akan menikah jika kalian sudah besar nanti.. kau tidak lupa khan Yi jeong?” Tanya kakeknya dengan serius

“tapi kakek.. itu adalah janji masa kecil tidak berpengaruh karena itu hanya cinta monyet saja… waktu itu kami tidak tau apa arti menikah..” sanggah Yi jeong yang merasa itu hanya permainan semasa mereka masih kecil

“tapi kurasa tidak bagi Eun jae.., kakek ingin kau menikah dengannya”

“Appa… tolonglah jangan mengulangi kesalahan untuk yang ke-2 kali.. dulu Appa juga menjodohkan aku dengan Appa Yi jeong dan lihat akhirnya… jangan paksakan keinginan Appa pada Yi jeong… dia masih muda biarkan dia memilih pasangannya sendiri.. jika dia serius pada Ga eul maka aku akan setuju” jelas ibu Yi jeong

“tapi…” sela kakek Yi jeong

“Appa tidak melihat perubahan pada diri Yi jeong? dia sekarang sudah sedikit terbuka Appa… dia sudah kembali ke Yi jeong 7 tahun yang lalu.. dia sudah lebih ceria… tidakkah Appa bahagia melihat Yi jeong cucu Appa satu-satunya bahagia… Appa cobalah mengenal sosok Ga eul” Ibu Yi jeong tetap memberikan pengertian pada kakek Yi jeong

“hmm… akan ku pikirkan.. ayo pestanya akan dimulai” ajak kakeknya keluar dari ruangan itu dan menuju Hall rumah mereka yang luas untuk memulai acara tiup lilin

Yi jeong meniup lilin dan memotong kuenya…pertama dia berikan kepada Ibunya,  lalu kepada kakek kemudian F4 Jan di dan yang terakhir dan yang paling special tentu saja Ga eul.. Eun jae yang terlihat kecewa sekali langsung pergi menjauh..

####

Dimulailah acara dansa.. Yi jeong mengajak Ga eul untuk berdansa

“Ga eul-yang… ayo kita berdansa…”

“tapi Yi jeong-ah.. aku tidak bisa”

“aku akan mengajarkanmu.. kau ikuti saja gerakan ku ok…”

mereka pun mulai berdansa.. Ga eul meletakkan tangannya pada bahu Yi jeong.. sedangkan Yi jeong meletakkan tangannya di pinggang Ga eul..

“Gomawo.. ga eul-yang”

“untuk apa?”

“make me happy” ucap Yi jeong sambil tersenyum “kau membuat hidupku berwarna sejak kau ada kau mengisi hari-hari ku dengan senyuman, tawa dan juga wajah mu yang kadang cemburut dan tersenyum hampir bersamaan… Saranghae Ga eul-yang”

“Yi jeong-ah..” Yi jeong mencium lembut kening Ga eul kemudian kedua matanya dan kemudian pipinya dan terakhir memberikan kecupan singkat pada bibir Ga eul..

“Yi jeong-ah.. aku malu.. banyak sekali yang melihat kita..”

“hmm.. mereka hanya kagum pada kecantikan mu Ga eul-yang”

“Yi jeong… bolehkah aku ketoilet?” Tanya Ga eul.. Yi jeong menganguk dan melepas Ga eul mengakhiri dansa mereka setelah berakhir satu lagu.. Yi jeong berdansa dengan ibunya..

Ga eul masuk ketoilet untuk menenangkan dirinya karena merasa jantungnya berdetak cepat karena ciuman Yi jeong dan ada banyak pasang mata yang melihat mereka dengan tatapan iri…

saat akan keluar tiba-tiba ada suara.. Ga eul mengurungkan niatnya untuk keluar dari toilet

“kau lihat tadi gadis kampungan yang berdansa dengan Yi jeong” Tanya salah seorang dari mereka

“ya.. aku lihat.. tidak cantik.. tidak kaya.. mengapa dia bisa bersama Yi jeong…”

“aku rasa dia pasti menjual dirinya.. sehingga Yi jeong mau dengannya.. “

“mungkin saja.. Yi jeong khan tidak pernah pacaran sejak SMP dan SMA makanya dia terpedaya oleh gadis murahan dan kampungan itu..”

“ku dengar Gadis itu juga mengincar Ji hoo, juga Woo bin lho”

“wah benarkah… benar-benar keterlaluan.. tidak tau diri…”

“aish.. lama sekai orang yang didalam toilet ini…”

“hey.. lihat itu Woo bin dan Yi jeong sedang sendiri ayo kita dekati untuk mengajaknya berdansa… pasti Gadis tadi sedang mencari mangsa lagi ini khan pesta orang kaya…”

mereka pun pergi dari depan pintu toilet itu.. Ga eul yang mendengarnya langsung menangis.. dan dia ingin secepatnya keluar dari pesta itu… dilihatnya Yi jeong sedang menemani Kakek dan Ibunya berbincang dengan tamu undangan lainnya Woo bin juga ada disana.. Ga eul buru-buru keluar dari toilet dengan mata yang masih merah tidak ada yang melihatnya kecuali seseorang..yaitu Ji hoo yang saat itu sedang berdansa dengan So min..

“maaf So min.. aku baru saja melihat Ga eul keluar dari toilet sambil menangis… pasti terjadi sesuatu… aku akan mengejarnya.. kau tidak apa-apa khan aku tinggal sendiri?” Tanya Ji hoo, So min mengangguk.. kemudian Ji hoo langsung berlari menyusul Ga eul..

Ji hoo memegang tangan Ga eul dan menariknya kepelukannya…

“My Princess… ada apa?” Tanya Ji hoo dengan lembut..

Ga eul masih menangis dan kini mulai merangkul Ji hoo dan menangis didada Ji hoo..

“hey.. kau bisa cerita pada ku..” setelah beberapa lama Ga eul menangis dalam pelukannya, Ji hoo mengajak Ga eul keluar menuju mobilnya dan mereka duduk didalam mobil sport putih milik Ji hoo.. So min melihat mereka dari kejauhan

“sekarang kau bisa cerita pada ku princess?” Tanya Ji hoo yang kini memegang tangan Ga eul untuk membuatnya lebih tenang

“aku tidak apa-apa..”

“Ga eul”

“Ji hoo.. aku tidak apa-apa”

“Ga eul!” kali ini Ji hoo agak menekan suaranya

“Ji hoo.. aku tidak apa-apa..”

“baiklah… kau sudah tidak menganggap ku lagi sebagai teman terdekatmu…”

“Ji hoo, jangan begitu…”

“bukankah kau yang mulai menyimpan rahasia dari ku…”

“a.. aku..”

“katakan pada ku mengapa kau menangis?”

“saat aku ketoilet.. aku mendengar sesuatu yang membuat hati ku sakit…” ucap Ga eul masuh terisak

“apa yang kau dengar?” Tanya Ji hoo dengan lembut sambil membelai rambut Ga eul

“mereka mengatakan aku memperdaya Yi jeong dan kalian… juga mengatakan aku murahan.. jujur saja tidak terima.. aku tidak pernah melakukan sesuatu untuk menyakiti orang lain.. tapi mengapa mereka membenciku… apakah aku memang tidak pantas bersama Yi jeong yang status sosialnya jauh diatas ku…”

“Ga eul… jangan berpikiran seperti itu… kami berteman dengan mu karena ketulusanmu.. jangan pernah berfikir tentang status social karena itu semua hanya sementara.. jika Tuhan punya kehendak bisa saja Tuhan menghilangkan harta seseorang dan orang tersebut jadi miskin… biarkan saja orang berkata apa pun..kau tetap Ga eul bagi kami seseorang yang baik, ceria dan pintar…” ucap Ji hoo

“Ji hoo, apakah aku tidak pantas bahagia?”

“Ga eul… semua orang pantas untuk bahagia… apalagi untuk gadis baik seperti kau…”

“aku hanya ingin bersama Yi jeong.. aku mencintainya… sangat mencintainya.. belum pernah aku merasakan ini.. terkadang aku merasa aku egois karena aku hanya ingin Yi jeong melihat ku saja sebagai seorang gadis dan tidak melirik yang lain… aku ingin bahagia bersama Yi jeong”

“Itu sangat wajar Ga eul……hey….. Kau dengar itu Yi jeong?” Tanya Ji hoo sambil mengeluarkan HP nya dari saku jasnya..

“sangat jelas sekali” ucap Yi jeong di telepon yang di loud speaker oleh Ji hoo..

“apa maksudnya Ji hoo?” Tanya Ga eul bingung.. ternyata dari pertama mereka masuk ke mobil Ji hoo menelpon Yi jeong jadi Yi jeong mendengarkan semua pembicaraan mereka…

tidak lama Yi jeong datang dan membuka pintu mobil Ji hoo, Yi jeong mengajak Ga eul masuk ke kembali keruang pesta. kemudian So min masuk kedalam mobil Ji hoo…

“Ji hoo-ah, kau sangat keren… dari mana kau punya ide seperti itu, kau sangat jenius?”

“kau baru tau aku jenius.. jadi kau tidak sia-sia khan suka pada ku, suka pada ku tidak akan membuang waktu mu..” goda Ji hoo

“Hey..  aku tidak pernah berfikir kalau aku membuang waktu dengan mu” ucap So min mantap sambil tersenyum

“makanya mungkin aku mulai suka pada mu…” ucap Ji hoo santai.

“wah.. benarkah?” Tanya So min senang, Ji hoo mengangguk

“aku suka pada Ga eul karena ketulusannya.. sedangkan pada mu mungkin karena kesabaran mu menghadapi ku dan memberikan waktu saat aku sedang bersama Ga eul… hey.. apakah kau cemburu saat aku bersama ga eul?” Tanya Ji hoo yang kini memandang So min

“aku bohong kalau aku bilang aku tidak cemburu… tapi.. bagaimana pun ga eul yang lebih dulu masuk kehati mu jadi kalau kau inginkan ada saat dia membutuhkanmu, aku ikhlas.. lagi pula aku juga sudah ada dihati mu..” ucap So min senang

“ayo kita pergi.. kita keliling kota ok..” ajak Ji hoo

“LET”S GO”

####

sementara itu di ruang pesta Yi jeong langsung membawa ga eul kepanggung dan meraih microphone, tangannya tetap menggenggam tangan ga eul dan mulai bicara..

“Mohon perhatian semua…” ucap Yi jeong. pada undangan langsung memperhatikan kepanggung dan music mulai berhenti… kakek Yi jeong ingin kepanggung karena merasa ada yang tidak beres namun ditahan oleh ibu Yi jeong..

“Aku SO YI JEONG ingin memperkenalkan pacarku… oh maaf TUNANGAN ku yang mulai malam ini kami resmi bertunangan… dia adalah CHU GA EUL… Gadis sederhana yang baik, pintar dan orang paling tulus yang pernah aku kenal.. aku sangat mencintainya.. jadi aku tidak ingin kalau diantara undangan sekalian memandang remeh tunangan ku ini.. dan sebentar lagi dia akan menjadi istri ku… ya… kami akan menikah setelah kami lulus..” semua undangan langsung terkejut tak terkecuali Jandi, Jun pyo juga Woo bin.. apalagi Eun Jae

Ibu Yi jeong langsung naik kepanggung dan memeluk Ga eul dan mengucapkan selamat… lalu diikuti oleh Woo bin, Jun pyo dan Jan di.. setelah itu acara kembali berlangsung dengan acara dansa….

####

Siang itu Eun jae datang kesekolah untuk menemui Yi jeong..

“Yi jeong.. aku ingin bicara…”

“bicara apa?” Tanya Yi jeong datar

“Yi jeong-ah.. tidak disini.. aku hanya ingin bicara berdua saja.. kau bisa ikut aku ketaman?”

“tidak perlu ketaman.. cukup ke tempat parkir saja.. disana tidak ada orang jadi kau bisa bicara pada ku…”

sesampai ditempat parkir

“Eun jae.. kau mau bicara apa.. cepatlah katakan aku tidak punya banyak waktu…”

tiba-tiba Eun Jae langsung memeluk Yi jeong dan menangis..

“hey… lepaskan aku…” Yi jeong berusaha melepaskan diri dari Eun jae dengan mendorongnya.. Eun jae yang kaget langsung terjatuh… akhirnya Yi jeong merasa bersalah dan menarik Eun jae untuk berdiri…

“kaki ku terkilir… aku tidak bisa berdiri. kau harus menggendongku…”

“hey.. jangan manja.. kakimu tidak apa-apa.. tidak perlu berpura-pura.. kalau memang kau sakit akan ku panggil ambulans..” Yi jeong pun langsung mengeluarkan HP nya untuk menelpon Rumah sakit.. melihat itu Eun Jae langsung berdiri..

“kau bukan artis yang hebat untuk berakting.. apa mau mu?” Tanya Yi jeong ketus

“Yi jeong-ah.. mengapa kau kasar sekali padaku?” Tanya Eun Jae manja

“disini sekolah ku dan aku tidak ingin Ga eul salah paham dengan hubungan kita.. lagi pula dia sudah menjadi tunangan ku” jelas Yi jeong

“Yi jeong-ah.. aku mohon batalkan pertunangan konyol itu… dia tidak pantas untuk mu.. lagi pula kau sudah berjanji pada ku akan menikah dengan ku.. aku selalu ingat dengan janji mu Yi jeong-ah…”

“Ga eul adalah gadis yang paling pantas untukku… justru janji itu yang konyol dibuat oleh anak kecil kita tidak tau apa-apa saat itu… hey Eun jae kita sekarang sudah besar mana mungkin kau percaya janji itu sampai sekarang…pulanglah.. jangan datang lagi hanya untuk menagih janji konyol itu pada ku…”

Yi jeong langsung melangkahkan kakinya meninggalkan Eun jae.. namun langkahnya terhenti karena dia melihat… CHU GA EUL.. namun yang lebih mengejutkannya adalah Eun Jae yang tiba-tiba memeluknya dari belakang…

“jangan tinggalkan aku.. Yi jeong-ah..” ucap Eun jae sambil terisak

“lepaskan aku Eun jae… “

“Tidak.. tidak… kecuali kau memutuskan hubungan itu..”

“LEPASKAN AKU SEKARANG” teriakan Yi jeong membuat Eun jae takut dan melepaskan tangannya dari pinggang Yi jeong…

Yi jeong langsung menghampiri ga eul dan menarik tangannya untuk pergi dari situ dan meninggalkan Eun jae yang kini menangis sendiri.. Ga eul sempat menoleh melihat Eun jae yang menangis

Yi jeong mengajak Ga eul ke atap..

“Ga eul.. jangan salah paham.. aku tidak ada hubungan apa-apa dengan Eun jae… percayalah..”

“aku tau… tapi Yi jeong.. kau harus minta maaf pada Eun jae..”

“minta maaf untuk apa?”

Ga eul pun tersenyum… “Yi jeong-ah.. kau mau melakukan sesuatu untukku?” Tanya Ga eul.. Yi jeong langsung mengangguk… “benarkah kau akan melakukan apapun untukku?” Tanya Ga eul memastikan lagi.. dan Yi jeong pun mengangguk mantap…

“baiklah…” Ga eul berhebti sebentar… “Yi jeong-ah… aku seorang gadis jadi aku tau bagaimana rasanya mencintai seseorang… namun aku belum pernah mengalami penolakan karena saat aku jatuh cinta kau pun sama.. jadi perasaan kita satu.. tapi Eun jae dia juga mencintai mu… sama dengan ku…”

“Ga eul… kau ingin melepasku untuk Eun Jae? jangan gila Ga eul..” ucap Yi jeong yang hampir marah

“Aish… Yi jeong-ah.. aku belum selesai mengapa kau suka sekali memotong pembicaraan ku..”

“lalu maksud mu apa?”

“makanya dengar dulu sampai selesai” Ga eul sewot “Yi jeong-ah, bicaralah sekali lagi pada Eun Jae.. dan kali ini kau harus menjelaskan baik-baik tanpa ada emosi… dan minta maaf padanya kalau kau tidak bisa memenuhi janji itu.. karena kau yang membuat janji itu dan Eun jae masih menunggu mu sampai sekarang… jangan membuatnya menangis ya… aku mohon bicaralah padanya…”

“Ga eul-yang… aku ti..”

Ga eul langsung memotong pembicaraan Yi jeong “aku mohon Yi jeong-ah… sebagai wanita aku paham perasaannya… kami sama-sama mencintai mu…”

“akan ku pikirkan..” ucap Yi jeong

“yah.. Yi jeong-ah jangan dipikirkan tapi dilakukan.. araso!!”

“Ne… araso.. araso.. ayooo kita kekelas ambil tas dan pulang” Yi jeong menggandeng tangan ga eul dan berjalan menuruni tangga

####

Beberapa hari kemudian pengumuman hasil ujian pun keluar.. Ga eul tercatat sebagai siswa yang paling tinggi nilainya disusul Ji hoo dan Woo bin dan yang keempat Yi jeong.. sedangkan Jun pyo dan Jan di lulus dengan nilai pas-pasan

“Wah… kita semua lulus… senangnya…” ucap Jan di yang sepertinya lega sekali

“Hey Ji hoo, Yi jeong.. bukankah setelah ini kalian harus rekaman untuk membuat lagu kedua dan membuat video klipnya…” Tanya Woo bin

“ah.. ya aku lupa… kali ini aku ingin video klipnya bukan kartun… tapi seseorang..” ucap Ji hoo penuh misteri.

“Siapa?” Tanya Jun pyo

“Jung So min…” ucap Ji hoo mantap.. “ini sebenarnya ide dari Ga eul untuk membuat sesuatu yang baru.. kemarin kami berdiskusi.. aku, Ga eul dan So min… untuk lagu kedua sangat cocok dengan image So min yang lembut.. aku dan Yi jeong tidak akan muncul walaupun hanya tokoh kartun saja, jadi dari awal sampai akhir So min akan muncul dan diharapkan akan memberikan pengaruh yang besar…”

“Wah.. kita harus lihat pembuatannya..” Jan di sangat bersemangat

“akan dimulai besok dipesisir pantai…” ucap Ji hoo

“Yi jeong-ah.. kau sudah bicara pada Eun Jae?” Tanya Ga eul

“Belum” jawab Yi jeong singkat

“Aish.. Yi jeong.. kapan kau akan bicara pada Eun jae?”

“aku tidak tau belum ku rencanakan..”

“Aku tidak akan bicara padamu kalau kau belum bicara dan minta maaf pada Eun jae…” ancam Ga eul

“Aku sedang memikirkannya”

“Yi jeong-ah.. aku tidak menyuruh mu untuk memikirkannya tapi melakukannya… jangan bicara pada ku jika kau belum mau melakukannya.. aku pulang” Ga eul langsung berjalan keluar sekolah dan menuju kegerbang sekolah hari ini dia tidak membawa sepeda..

“Ga eul…” panggil Yi Jeong, namun Ga eul tidak menoleh..

“hey Yi jeong.. ada apa ini?” Tanya Woo bin

“Ga eul menyuruh ku bicara pada Eun jae dan minta maaf padanya karena aku sudah membuat janji konyol itu waktu aku masih kecil dan aku tidak bisa memenuhinya dan beberapa hari kemarin aku bertemu dengan Eun jae kami bicara dan dia menangis karena aku..”

“Ga eul benar Yi jeong-ah.. kau harus bicara secepatnya pada Eun jae karena kalau tidak Ga eul tidak akan bicara pada mu lagi…” ledek Junpyo

“AISH… merepotkan sekali” Yi jeong terlihat kesal karena ancaman Ga eul

“Hey.. Yi jeong.. kau beruntung dapat Gadis seperti Ga eul yang bisa mengerti perasaan orang lain… hari ini kita batalkan saja rekamannya.. nanti malam baru kita mulai.. aku tidak ingin kau tidak bisa berkonsentrasi saat kita rekaman nanti.. aku akan menyusul Ga eul.. aku akan mengantarnya pulang.., dan Kau Yi jeong cari Eun jae dan bicara padanya seperti kata Ga eul…” Ji hoo langsung berjalan cepat ke mobilnya dan menyusul Ga eul yang masih menunggu bisnya datang..

Ga eul melihat mobil Ji hoo mendekat berhenti didepannya.. lalu Ji hoo membuka pintu menyuruh Ga eul masuk..

“ayo.. aku antar pulang..” ucap Ji hoo

“Ne… Ji hoo.. Gomawo..”

####

Yi jeong pergi kerumah Eun jae untuk mengajaknya bicara…

“Yi jeong-ah aku senang kau datang” Eun jae mendekat Yi jeong ingin memeluknya namun Yi jeong mundur beberapa langkah sehingga Eun jae mengurungkan niatnya untuk memeluk Yi jeong

“Aku kesini untuk bicara pada mu”

“aku tau, kau pasti sudah menyadari kalau aku yang pantas untuk mu… ya khan?”

“maaf Eun jae… aku minta maaf karena aku sudah membuat janji itu dan membuat mu menunggu namun aku tidak bisa memenuhinya… aku tidak mencintai mu Eun jae.. aku mencintai Ga eul… hanya Ga eul…”

“Tapi Yi jeong… aku juga mencintai mu… aku tidak bisa melepasmu begitu saja” Eun Jae mulai menangis

“Aku mohon mengertilah Eun jae… aku mencintai Ga eul.. aku hanya bisa menganggap mu teman tidak lebih.. aku bicara pada mu seperti ini juga atas permintaan Ga eul…”

“Apa?………. Yi jeong.. bagaimana cara ku untuk melepasmu? aku selalu menunggu mu.. aku mohon lihatlah aku.. aku bisa lebih baik dari Ga eul, Yi jeong-ah”

“Maaf Eun jae… kau memang pacar pertama ku namun yang membuat ku merasakan cinta adalah Ga eul..”

Eun jae masih menangis… Yi jeong tidak beranjak dari tempatnya untuk menenangkan Eun jae..

“Maaf Eun Jae”

“Yi jeong-ah… aku punya satu permintaan dan aku akan melepas mu setelah itu”

“…”

Bersambung

Wah.. pake minta sesuatu lagi

Apa yang dipikirkan Eunjae ya??????????

EUN JAE… jangan macam-macam… Author mulai Gila buat part ini marah-marah sendiri Ga jelas sama yang namanya Eun jae.. jangan merusak SOEULMATE

tunggu part selanjutnya yach…

tinggalin komen yach

see you soooooooooooonnnnnnnnnnnnnnnnnn

 

 

Buka page Question & Answer apabila ada yang ingin ditanyakan
Buka dan isi data kalian di page Mates untuk perkenalan dan berkenalan dengan mates/reader yang lain
Lihat page How To Join untuk mengetahui bagaimana cara mengirim ff
Buka Library (sequel or one shoot) untuk melihat ff yang sudah dipost
Buka http://bumssoindo.wordpress.com untuk mengetahui news terbaru dari Kim Bum dan Kim So Eun
Follow our new twitter @bumssoindo dan mention saja bila ada yang ingin kalian tanyakan (usahakan untuk tidak menanyakan masalah privasi Kim Bum dan Kim So Eun ^^) *fans Korea sangat menjaga privasi artis mereka*
Like Kim Bum dan Kim So Eun fanbase on facebook BUMSSO INDONESIA

 

P.S.: please…… no bashing, no spaming, no hotlink !! ^^

NB: JANGAN COPY-PASTE FF YANG ADA DI SINI TANPA SEIZIN AUTHOR DAN ADMIN DI SINI… APALAGI SAMPAI TIDAK MENCANTUMKAN NAMA AUTHOR DAN SUMBERNYA

Tags: ,

22 responses to “Make Me Happy part 8”

  1. Sary aj0w says :

    Hwaaa keren..gagaga t0p wan de,pa lg gaeul balez trik yijung yg di tangga..hahay

  2. vanka says :

    wah..mga2 eun jae nggk mnta mcam2 ea…
    awas..za klo ampek dy mnta yng aneh2…
    qhuw nggk trima…

  3. Niiz says :

    Bacanya deg.degkan takt ada kjadian aneh yg dlakukan eun jae >..<

  4. Nhaa Joonie says :

    mwo, eunjae minta syarat ??
    omo.. jangan minta hal aneh2 deh, entar salah paham lagi..
    penasaran ma lanjutan’y..

  5. rini says :

    wah gaeul mank cwe yg berhati mulia,,
    jgn smpe eunjae punya permintaan yg aneh”..
    d,tunggu part selanjutnya

  6. krista says :

    akhh c eunjae itu klo emg cinta n syg sm yijeong hrsnya dia bs trima keputusan yijeong donkk ..
    setidaknya org yg dia sayangi bahagiaa .. dsr egois nie eunjaee ,,, errrggghh #emosi hahahahha
    smoga cepatnya kelanjutan ceritanyaa🙂

  7. aira aryani says :

    kren bngt deh lnjtn ya. . .

  8. qieqi_bumsso says :

    huh dsar ne2k sihir….
    mau ngelepasin yi jeong ja msti pke syarat2 sgala….
    awas ja lau syaratny yg mcem2….
    qw lempar sendal lue ntar,,,,
    mianhe k’bwa emosi…
    part selanjutny d’tnggu ychhh…🙂

  9. meika says :

    dsarr tu nnek shir pke nngol lge…
    Tu kkek yi jung jga kok pke nglrang yi jung ma ga eul pcran lggiii…kseell dch,pi yg bkin ksel ini yg bwt pnsran stngah mtii….mkax lnjtanx jgn klamaan y!!!

  10. Rara soulmatena bumpa says :

    Ff kesayanganku ud.dc terbittt. Asyikkk😀

    WAH..
    Ap sie mau eunjae??
    Bikin geregetan aj.jha dech.

    Lanjutttttt

  11. intan bumsso says :

    yee ini ff favoeitku muncul juga
    duh itu eun jae mau minta syarat apaan sih, awas kalau syaratnya itu merusak hubungan bumsso
    author pinter banget nyari endingnya pasti waktu ceritanya bikin aku penasaran
    jangan lama lama ya ngepostnya
    penasaran level tinggi nih sama syaratnya eun jae
    SEMANGAT AUTHOR ^_^

  12. RiriAngels says :

    YA ALLAH INI AUTHOR DOYAN Bgt buat org Penasara xD
    Kereen thor
    Next part ditunggu hahaha

  13. rosiyani 'oci' says :

    bagusssss tambah seru nih…
    suka ma ibunya yijeong yg ngedukung yijeong ma gaeul,, hho
    aishhhh ji hoo keren deh ahhhh idenya keren buat ngerekam pembicaraannnya itu… dan buat sung min akhirnya cintanya dah ga bertepuk sebelah tangan lg.. hhi
    aishhhhh itu eun jae awas ya kalo buat yg macem2 tar dikeroyok mates bumsso lhoooo..
    ayo lanjut part berikutnya🙂

  14. Atin says :

    Haha,adegannya gokil2 + lucu.,suka,,
    Eh eunjae jngn mnta yg macem2,kl ngajuin syarat blng z syaratnya kb harus bahagiain kse baru eunjae mo nglepasin kb.gt z.,haha *maunya *

  15. Ina BeQi Soeulmates says :

    aaaaaaaaaaaaaaaa
    seperti biasaaaaa
    KEREEEEENNNNNN KERREEEENNNNNNN
    hidup soeul couple,, duuuhhhh mesranya merekaaaaaaa
    org” ketiga harap mnyingkir ya..
    haha^^

  16. Viqa_BumsSoeulindo says :

    hahhhhhhhhhhhhhhhhhh gak trimaaaaaaaaaaaaa first kiss yi jeong sam si un jaeeeeeee, , ,apalgi sampai bibirnnya bengkak, , ah gakkkkkkkkkkkkk terimaaaaaaaaaa, , ,

    tapi nggak apa adegan pembalasan ga eul aku suka,kekkekekekekeekek

    hah,apalagi ini yang diminta eun jae, , ,a

    AWAS MACAM-MACAMMM !!!!!!!!!!!!!!

    huhu

    keep fighting !!!!!!!!!!!!!!

  17. meerable says :

    uwoo…!!!
    jangan2 si Eun jae minta dinikahi juga.. walaupun jadi istri yg ke dua..?

  18. Koko13 says :

    Permintaannya jangan aneh2 yaaa

  19. pavita says :

    waaa permintaannya apa ?

  20. Rima Bumsso says :

    Wahh kyak nya part selanjutnya penuh konflik nih..
    Daebak author buat ceritanya:)

  21. iea says :

    ga eul baik bgt..tp kebaikanny malah dmanfaatin eun jae..

  22. ainami says :

    hadeh si eun jae bikin ribet -_-

    trus kakek yi jeong juga bikin was2 ckckk semoga ga keras kepala deh si kakek….

    aku suka karakter yi jeong disini sangat tegas, yah walo terasa menyakitkan buat eun jae tp itu lbh baik drpd yi jeong ga tega trus bersikap baik ma eun jae jd berasa pehape gitu kan mending kayak gini tegas soal perasaannya…

    ji hoo juga keren, ga nyangka pas dia nolongin dan ngomong ma gaeul, handphone tersambung ke yi jeong hehe cool

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: