Aufklarung part 12 – end

Author: Lulu_seungho

Main cast: Kim Bum dan Kim So Eun

Other cast: Jang Geun Suk, Park Shin Hye, Go Ara, Yunho, Seohyun, Jung Yung Hwa

Genre: Romantic, Friendship, Family

Type: Sequel

 

 

Hello hello… *singing hello SHINee*

do you know what is the meaning of Aufklarung?….. cekidot….

 

 

PART 12 – END

Cinta merupakan cahaya yang terpantul dari kedalaman senyawa dalam dada.

Dan patutkah kuletakkan harapan pada hamba yang bahkan masih mengeja makna cinta?

Sedangkan cahayanya menyertai duka dan suka yang terpupuk atas nama surga.

 


Shin hye tiba di taman belakang sekolah, dengan panik ia mencari bandulnya. Bulir – bulir air mata pun ikut menetes disertai resah, ia takut kehilangan bandul tersebut. Geun suk pun memperhatikannya. Ia pun melangkah mendekati shin hye. “kumohon Tuhan….. aku ingin menemukannya.” doa shin hye sambil terisak. Geun suk pun menepuk bahu shin hye. “apa kau mencari ini?” Tanya geun suk sambil memperlihatkan bandulnya. “jadi kau ….” gumam shin hye. “apa kau takut kehilangan bandul ini?” Tanya geun suk. shin hye pun mengangguk. “mengapa begitu?” Tanya geun suk lagi. “Karena itu sangat berharga bagiku.” Jawab shin hye.

Geun suk pun memilih untuk duduk di bangku taman. Shin hye yang melihatnya ikut duduk. “ternyata bulan memang sangat membutuhkan matahari.” ujar geun suk sambil memandang bulan yang kini tengah eksis mempercantik malam. Shin hye pun melirik geun suk. “aku mungkin telah banyak menyakiti wanita, tapi tak pernah sekalipun dengan cara menduakan mereka. Karena kupikir mendua adalah hal terjahat dan tak bisa dimaafkan. Dan kau melakukannya, disaat untuk pertama kalinya aku benar – benar menyukai seorang wanita.” tukas geun suk. Shin hye hanya dapat menunduk lesu ia merasa bersalah atas kelakuannya. “aku berusaha mengabaikan perasaanku, membunuh cintaku untuk mempertahankan harga diriku, tapi bulan tak akan bersinar tanpa matahari. Kau ……..” ujar geun suk. Namun belum sempat ia berkata shin hye lebih dulu memeluknya. “maafkan aku …. Huhuhu …. Aku tahu aku memang bodoh. Aku telah menyakitimu dan tanpa tahu dirinya aku meminta kau untuk mencintaiku lagi. Maafkan aku ….. huhuhu …. Tapi aku berjanji aku tak akan mengganggumu lagi. Mungkin ini balasan bagiku, sekarang aku akan mulai memahami kalau cinta tak harus memiliki.” ujar shin hye sambil menangis.

Rasanya geun suk ingin membelai rambut shin hye namun ia urung melakukannya. “aku terlambat menyadari bahwa ternyata kau lah yang kuinginkan. Tapi aku tahu kini pintu hatimu telah tertutup untukku, dan aku terima karena ini adalah hukuman bagiku. Karena itu aku berjanji untuk menebus kesalahanku.”ujar shin hye. Lagi.

Geun suk pun tersenyum mendengar kata – kata shin hye, ia pun memandang shin hye. “apa kau tahu, tadi aku mau bilang apa?” ujar geun suk, shin hye menggeleng. “kau tetap menjadi matahari bagiku.” ujar geun suk. Shin hye pun menatap geun suk “maksudmu ….” gumam shin hye. Geun suk pun mengecup kening shin hye. “aku ingin melewati setiap episode di hidupku bersamamu.” ujar geun suk. Shin hye menutup mulutnya dengan tangannya, ia tak percaya dengan yang didengarnya. Geun suk pun mengeluarkan 2 rantai kalung. Masing – masing ia pasangkan pada bandul matahari yang terbelah menjadi 2 itu. “satu untukmu, satu untukku.” ujar geun suk sambil menyerahkannya pada shin hye. Shin hye pun meraihnya. “bersamamu rasanya aku tak butuh apapun lagi.” ujar shin hye. Shin hye pun menaruh kepalanya di pundak geun suk, dan geun suk dengan erat memegang tangan shin hye. Mereka ingin berdua saja menikmati indahnya malam.

***

 

Rumah sakit seoul .

Yun ho masih duduk di samping ara hingga larut malam. Ia tidak ingin beranjak dari duduknya, ia terus saja merenung. Yun ho kemudian meraih tangan ara. “jangan pergi seperti mereka ….” gumam yun ho. Perlahan – lahan air matanya pun turun. “maafkan aku …. Bukan aku tak pernah memperhatikanmu … aku hanya takut untuk mulai menyayangi. Semua orang yang kusayangi meninggalkanku, dan aku tak ingin kau pun pergi dariku. Kumohon bangun ….” tukas yun ho sambil tersedu sedan.

“jangan pergi … ajari aku tuk mencintai lagi. Ajari aku tuk tersenyum lagi. Ajari aku untuk bahagia lagi … huhuhu … . Bangunlah dan hapuslah air mataku. Kumohon … aku benar – benar memohon dengan sangat …” gumam yun ho kembali, ia tak henti menangis.

Tanpa ia sadari dari balik pintu tuan goh memperhatikannya. Tuan goh pun tersenyum.

Yun ho pun menyenderkan kepalanya ke samping tangan ara, ia menangis tanpa suara sampai terlelap.

 

***

Rumah Keluarga kimbum

“tuan muda … anda ditunggu oleh presdir di ruangannya.” ujar pengurus lee pada kimbum. “baiklah aku akan segera ke sana.” jawab kimbum lemah.

Kimbum pun segera menemui kakeknya di kamarnya. “ada apa kakek memanggilku?” Tanya kimbum. “duduklah …” ujar kakek. Kimbum pun menuruti perintah kakeknya. “mengenai kejadian tadi, apakah kau baik – baik saja?” Tanya kakek. “kejadian yang mana kakek?” Tanya kimbum. “saat anak dari tuan park menolakmu dan mengenalkan kekasihnya di depanmu” ujar kakek. Kimbum pun tersenyum. “aku baik – baik saja. Lagipula itu yang kuinginkan, bukankah di sana tadi sudah kubilang, bahwa aku tidak keberatan dengan keputusannya untuk tidak melakukan perjodohan ini.” ujar kimbum. “lalu apakah kau sudah memiliki wanita pilihan?” Tanya kakek. Kimbum pun tak menjawab, ia hanya diam.

***

So eun terus saja mondar – mandir di kamarnya, hatinya resah memikirkan kimbum. Ia tahu malam ini keluarga kimbum akan bertemu dengan keluarga shin hye untuk membicarakan masalah perjodohan mereka. “mana sih kimbum? Bukankah dia bilang akan memberitahu keputusannya padaku.” rutuk so eun sambil terus melirik handphonenya.

Kring … kring …. Dering handphone so eun. So eun dengan segera mengangkat teleponnya.

“yoboseyo … bum-ah bagaimana keputusannya?! Apakah perjodohannya dilanjutkan?” Tanya so eun langsung pada intinya.

“so eun ini aku yong hwa.” ujar si penelepon yang ternyata adalah yong hwa.

“ahh … oppa maafkan aku, aku kira temanku.” ujar so eun

“sepertinya kau sedang menunggu telepon dari temanmu, boleh kutahu siapa dia?” Tanya yong hwa

“bummie, dia berjanji akan menelponku tadi dari tadi kutunggu dia …… ahhh oppa… bummie menelepon aku tutup dulu yah, nanti lagi telponannya yah.” ujar so eun yang langsung menutup sambungannya dengan yonghwa dan menghubungkan teleponnya dengan bummie.

“yoboseyo … bum bagaimana hasilnya?” Tanya so eun

“shin hye menolak perjodohan ini dan dia membawa serta geun suk.” jawab kimbum tenang.

“ou begitukah? Lalu apa reaksi kakekmu dan ayah shin hye?” Tanya so eun lagi.

“awalnya ayah shin hye merasa malu terhadap keluargaku karena itu dia agak marah pada shinhye, namun kakekku berusaha bijak untuk menenangkan tuan park dan meminta untuk menyetujui hubungan shin hye dan geun suk.” tukas kimbum.

“lalu kau sendiri bagaimana? Apakah ….. mmm … kau kecewa?” Tanya so eun

“tidak, memang ini yang kurencanakan. Aku sengaja menyatukan kembali mereka agar terjadi hal seperti ini.” jawab kimbum.

“ou …. Mmm … lalu sekarang kau akan menikah dengan siapa?” Tanya soeun

“tidak dengan siapa – siapa. Kakek memang mendesakku tapi aku rasa belum saatnya. Mm … oh ya rencanaku untuk memperkenalkanmu pada kakek untuk jadi pacar pura – puraku mungkin akan aku batalkan, karena menurutku itu sudah tidak perlu lagi.” ujar kimbum

“ou … ya kalau itu menurutmu baik aku menurut saja.” ujar so eun.

“Oh ya … kenapa kau tertarik sekali dengan urusan pribadiku? Kau sangat peduli apa kau menyukaiku?” Tanya kimbum

“ahhh …. Ti…tidak, itu hanya perasaanmu saja, lagipula aku kan sudah punya kak yong hwa.” jawab so eun dengan gugup.

“benarkah?!” ujar kimbum jahil

“tentu saja benar !!! dasar bodoh !!!” jawab so eun ngotot

“biasa saja jawabnya, oh ya kau sudah mengerjakan PR dariku? Ingat minggu depan kita ujian.” ujar kimbum.

“iya aku tahu.” jawab so eun.

“ya sudah, aku tidur dulu. Kau jangan lupa belajar, kalau tidak mendapat nilai bagus aku akan melemparmu ke sungai han.” ancam kimbum

“ihhh … ngeri !!!! kau ternyata berotak criminal juga bum.” jawab so eun.

 

Setelah asik mengobrol so eun pun menutup teleponnya, ia pun membuka buku persiapan untuk ujian yang pernah kimbum berikan untuknya. So eun mendapati sebuah foto, fotonya bersama kimbum bukan bummie, ia balik dibelakang fotonya, terdapat tulisan “Aufklarung” so eun pun berfikir sejenak sambil menggaruk – garuk kepalanya “apa arti tulisan ini?” gumamnya.

 

***

Yong hwa memegang 2 buah foto di tangannya, yang satu fotonya bersama so eun dan satunya lagi bersama seo hyeon. Kejadian tadi membuatnya paham akan satu hal bahwa so eun tak lagi seperti dulu. Perasaannya telah berubah, terlebih kini yong hwa tahu bahwa bummie adalah kimbum. Yong hwa dibuat dilemma, satu sisi ia merasa kecewa dengan so eun yang selama ini ternyata membohonginya walau itu bukan keinginannya. Dan di satu sisi ia pun salah karena seiring berjalannya waktu hatinya pun telah terbagi. “aish … apa yang harus kulakukan?!!” ujar yong hwa sambil mengacak – acak rambutnya.

Yong hwa pun membuka laptopnya, ia pun memilih untuk membuka akun twitternya. Ia menemukan status baru dari seo hyeon “aku memang mencintaimu, tapi mungkin aku bukan untukmu dan kamu bukan untukku.. aku memang menginginkanmu , tapi keadaan tak menginginkannya”. yong hwa terdiam sesaat, ia pun bergumam “apakah cinta sesulit ini?”.

 

***

Di rumah sakit Seoul

Sepulang sekolah yun ho segera ke rumah sakit untuk menjenguk ara, ia ingin segera menemui ara untuk mengetahui kondisinya walau semalaman ia pun menemaninya. Ia sengaja untuk tidak bekerja karena akan menghadapi ujian. Yun ho pun membuka pintu kamar ara, ia melihat ara tengah bercengkrama dengan suster. Ara pun melihat ke arah pintu kamar “oppa …. Annyeong ….”s apa ara dengan ceria. Yun ho hanya tersenyum kecil, ia memperhatikan ara yang kini tengah terbaring di rumah sakit namun ara tetap saja ceria. Yun ho pun menghampirinya. Suster yang merawat ara pun pamit untuk mengurus pasien lain.

Yun ho hanya memperhatikan ara “kenapa kau melihatku seperti itu?” Tanya ara. Yun ho hanya diam. “ou … kau bingung ya kapan aku bangun? Tadi pagi – pagi sekali saat kau akan pergi sekolah aku bangun. Kau perhatian sekali sampai menungguiku semalaman.” ujar ara sumringah. Yun ho pun menitikkan air mata, hal tersebut membuat ara bingung “kau kenapa menangis?” Tanya ara. “terima kasih  …” gumam yun ho pelan. “terima kasih? Untuk apa?” Tanya ara. “karena kau masih hidup.” ujar yun ho. yun ho pun memeluk erat ara, rasanya ia tak ingin ara sakit lagi, ia takut kehilangan ara. Ara pun tersenyum. “kau tahu … itu kata – kata paling romantis yang pernah kudengar.” bisik ara.

Yun ho melepas pelukannya, “aku ada permintaan.” ujar ara. “apa?” Tanya yun ho, “mulai sekarang kau harus menjadi sosok yang baru, jangan pernah takut untuk mencintai sesuatu dan teruslah tersenyum padaku.” ujar ara. Yun ho pun mengangguk. Ara pun menyodorkan tangannya. “hai namaku go ara, siapa namamu?” Tanya ara pada yun ho. Yun ho pun tersenyum melihat tingkah ara, yun ho pun meraih tangan ara “namaku Jang yun ho dan aku sayang kamu” ujar yun ho meniru kata – kata ara. “hah?!! Kau bilang apa? Kau sayang aku?!!! Asikkk !!!” teriak ara sambil lompat memeluk yun ho, “jadi sekarang kau pacarku yah.” ujar ara. Yun ho pun tersenyum. “ihhh … senyumnya lucu …. Aku suka.” ujar ara sambil mencubit pipi yun ho. “kau kan sedang sakit, cepat tiduran lagi.” ujar yun ho, “aku sudah sembuh … sekarang aku ingin pulang, aku ingin bekerja lagi.” ujar ara. “kau harus memulihkan kesehatanmu, lagipula kau jangan bekerja lagi, kita kan mau ujian.” ujar yun ho. “ou … kalau begitu aku ingin segera pulang dan belajar bersamamu.” ujar ara. “tidak boleh kau harus di sini dulu sampai kau benar – benar sembuh.” ujar yun ho . “iih … sekarang kau mulai banyak bicara aku jadi pusing. Pokoknya aku mau pulang!!!” ujar ara ngotot. Yun ho pun menepuk dahinya “kenapa aku bisa jatuh cinta pada si cerewet ini?” gumam yun ho.

 

***

 

Di asrama

Selama seminggu penuh so eun belajar bersama kimbum. Dan dengan giat so eun pun belajar, ia bertekad ia harus lulus dengan nilai semaksimal mungkin yang ia mampu. “ini … aku sudah selesai.” ujar so eun sambil menyerahkan kertas latihannya pada kimbum. Kimbum pun segera memeriksanya, so eun memperhatikannya dengan seksama. Rasanya teduh dan nyaman melihat wajah kimbum, so eun pun tersenyum – senyum. “aku ganteng yah?” ujar kimbum tiba – tiba. So eun pun segera sadar, “ouh … biasa saja.” jawab so eun salting. “lalu kenapa dari tadi kau melihatku terus?” ujar kimbum jahil. “tidak … aku tidak melihatmu.” ujar so eun. “kau menyukaiku kan? Iya kan?” ujar kimbum terus jahil. “tidak !!!” ujar so eun ngotot. Kimbum pun hanya tertawa.

Namun kemudian so eun menyadari sesuatu, “bum kalau masalah perjodohanmu sudah selesai kau berarti akan segera pulang?” ujar so eun cemas. “iya,” jawab kimbum. “kapan?” Tanya so eun. “selesai kau ujian.” ujar kimbum. “oh ….” jawab so eun, “tenang saja aku akan membuatmu lulus ujian dengan nilai yang baik.” ujar kimbum. “tentu saja kau sudah berjanji padaku.” timpal so eun dengan nada yang sedikit sedih.

“bum … apa yang akan kau lakukan bila merindukan seseorang?” Tanya so eun tiba – tiba. “hah? … mmm …. Biasanya aku akan duduk di sudut kamar, kemudian menyimpan tanganku di dada dan menutup mataku, setelah itu aku akan mengingat kembali kenanganku bersama orang yang kurindukan dan kukatakan bahwa aku merindukannya.” jawab kimbum. So eun pun tersenyum kecil dan melanjutkan kembali belajarnya, kimbum pun menatap so eun “mungkinkah kita akan seperti ini lagi nanti?” batin kimbum sambil memegang dadanya. Hatinya kelu.

***

Hari ini ujian hari terakhir, dengan segenap kemampuan para murid mengerjakan soal ujian. Seo hyeon yang memang ranking 1 di kelas tidak mengalami kendala apapun begitu pula dengan yong hwa, shin hye pun tak mau kalah ia berusaha untuk semampunya mengerjakan soal, ia kini tidak lagi tertarik untuk menggunakan hal – hal buruk agar dapat mendapatkan sesuatu yang ia inginkan, kembalinya geun suk padanya membuatnya berubah menjadi lebih baik. Ara pun lebih bersemangat lagi, terlebih yun ho yang pintar mau belajar bareng dengannya. Dan so eun, ia dengan tekun dan telaten mengerjakan soal. Di kelas bummie selalu yang pertama selesai mengerjakan soal, hal tersebut membuat so eun bangga dan terus terpacu untuk dapat lebih baik lagi “kau memang yang terbaik bum.” gumam so eun.

“bum….bum …” teriak so eun pada bummie di lorong sekolah. Bummie pun menoleh, “ada apa?” Tanya bummie. “kita kembali ke asrama bersama – sama yah.” ujar so eun manja. “memang biasanya begitu kan?” ujar bummie. “iya tapi tadi kau meninggalkanku.” ujar so eun.

Tanpa ia sadari yong hwa memperhatikannya dari ruang guru. Yong hwa tengah membantu il woo sesongnim untuk mengantar buku – buku milik bu chae won. Beberapa saat kemudian seo hyeon pun datang keruang guru karena dipanggil oleh bu chae won. “annyeong haseyo …” sapa seo hyeon lembut. “annyeong … seo hyeon kemarilah.” ujar chae won. Seo hyeon pun melirik yong hwa, yong hwa pun menundukkan badannya sebagai salam.

“seo hyeon bagaimana keputusanmu?” Tanya chae won sesongnim. “aku memilih untuk ke universitas Harvard.” ujar seo hyeon. Yong hwa pun terkejut, “kalau begitu sama dengan muridku yong hwa.” ujar il woo sesongnim. Seo hyeon pun melirik yong hwa ia juga terkejut. “baguslah,,, kalau begitu kalian bisa bersama. Kalau begitu aku akan segera mengirimkan berkas lamaranmu ke sana.” ujar chae won sesongnim. Seo hyeon pun mengangguk.

 

***

Sesampainya di asrama bummie langsung mengemasi barang – barangnya. “kau sedang apa bum?” Tanya so eun yang tengah menggendong bumbum peliharaan kesayangannya. “aku sedang mengemasi pakaianku.” jawab kimbum. So eun pun segera ingat bahwa ini waktunya bagi kimbum untuk pulang. “kapan kau akan pulang?” Tanya so eun. “sekarang juga setelah semua selesai kukemasi.” jawab kimbum. “tapi di luar sedang hujan bum .. lebih baik nanti saja.” saran so eun. “aku harus segera ke Jepang untuk mengurus bisnis di sana.” jawab kimbum.

So eun pun hanya diam, ia kemudian mengembalikan bumbum kekandangnya, ia pun ikut membantu mengemasi barang – barang kimbum. “kau sedang apa?” Tanya kimbum melihat so eun ikut sibuk. “membantumu.” jawab soeun. “tidak perlu aku bisa sendiri.” ujar kimbum. “sudahlah jangan melarangku, oh ya, di Jepang nanti kau jangan lupa makan yang teratur, pekerjaanmu pasti sangat banyak tapi jangan lupa perhatikan kesehatanmu. Kalau tidur pakailah kaos kaki dan selimut yang hangat, musim dingin di sana akan lebih dingin. Kau juga harus rutin minum vitamin.” tukas so eun. “iya aku tahu, kau tidak perlu cerewet seperti itu.” ujar kimbum. “bum… mm … jangan lupakan aku yah.” ujar so eun sambil sibuk menata tas kimbum. Kimbum pun melirik so eun, ia pun membelai rambut so eun. “tidak akan pernah.” jawab kimbum. So eun pun tersenyum getir. “aku ke kamar mandi dulu.” ujar so eun .

So eun pun segera ke kamar mandi, ia pun menutup pintu kamar mandinya. So eun bersender pada pintu sambil menangis. Rasanya tak rela baginya untuk berpisah, kini ia sadari ada perasaan lain di hatinya bukan karena terbiasa bersama kimbum tapi memang perasaan itu tumbuh dengan indah di hatinya. Ia terus terisak, sementara kimbum mematung di balik pintu. “aku pergi sso-ah.” gumam kimbum pelan.

Beberapa saat kemudian, so eun segera mengelap air matanya. So eun pun membuka pintu kamar mandi, dilihatnya kimbum sudah tak ada. So eun pun segera mencari di sekitar kamar tapi tidak ada. So eun pun menemukan secarik kertas dan sebuah fotonya bersama kimbum, ia pun segera membacanya.

Tlah kucoba melarung kata – kata yang ingin kusampaikan, namun tak mampu kumerangkainya menjadi kata – kata yang indah dan bermakna. Aku hanya ingin sampaikan terima kasih atas tahun yang manis ini. Bersamamu aku merasa hidup, aku merasa tak ingin mati. Bersamamu aku merasakan sisi lain dari hidup, dan terima kasih kau bersedia untuk bersamaku selama ini. Terima kasih untuk kenangan – kenangan indah ini.

Maaf atas segala kata yang tak mampu kuucapkan dan segala tingkah yang membuatmu marah, aku hanya inginkan yang terbaik untukmu. Aku pergi dan kuharap Tuhan akan mempertemukan kita kembali. Berjanjilah kau akan baik – baik saja. Aku menyayangimu.

By : Kim sang bum

So eun pun segera berlari, ia tidak peduli pada apapun, yang ia inginkan adalah segera bertemu dengan kimbum. Ia terus berlari walau hujan membasahinya. Namun sepertinya terlambat baginya, kimbum telah pergi. “Arrgghhh !!!! Jangan pergi !!!!” teriak so eun sambil terisak terguyur hujan yang deras.

Sebuah mobil lewat di depan so eun yang tengah menangis, ia adalah yong hwa. Yong hwa pun segera menghentikan laju mobilnya, ia mengambil payung untuk soeun dan menghampirinya. “kau sedang apa hujan – hujanan seperti ini?” Tanya yong hwa. “bummie pergi …” ujar so eun sambil tersedu sedan. Yong hwa pun diam,beberapa saat kemudian “maafkan aku …” ujar yong hwa. “untuk apa kau minta maaf?” Tanya yong hwa. “aku yang menyuruhnya pergi.” jawab yong hwa. So eun pun melihat ke arah yong hwa “apa maksudmu?” Tanya so eun. “aku tahu kalau dia laki – laki, karena itu aku menyuruhnya untuk segera pergi saat itu juga. Namun dia meminta untuk pergi setelah kau selesai ujian karena ia telah berjanji padamu.” tukas yong hwa. So eun pun diam, “kau mencintainya?” Tanya yong hwa. So eun mengangguk pelan. “kalau begitu aku melepaskanmu.” ujar yong hwa. “mianhe ….” gumam so eun pelan ia merasa bersalah pada yong hwa. Yong hwa pun memeluk so eun tanda perpisahan. Kini jelas baginya untuk mengambil keputusan, ia akan melepaskan so eun, ia pun menyadari kesalahannya, bahwa ia pun telah membagi cintanya.

***

Hari yang dinantikan para murid pun tiba, pengumuman kelulusan. dengan berdebar so eun menghampiri papan pengumuman. Ia pun menutup matanya dan menghela nafas, kemudian mulai mencari – cari namanya di barisan siswa yang lulus. Dan jackpot !!! so eun lulus dengan nilai yang baik ia bahkan berada diperingkat 17,  ia bahkan tak pernah membayangkan ia dapat masuk peringkat 20 besar. Untuk masuk 100 besar saja ia tidak pernah bermimpi. ia tak kuasa menahan haru, so eun pun segera berlari – lari ke asrama sambil berteriak – teriak “bum … bum … aku lulus ….” teriak so eun. Namun ia mendapati kamar yang kosong, ia lupa bahwa kimbum telah pergi.

So eun pun duduk di sudut kamarnya sambil memeluk kedua kakinya. “aku ingin kau di sampingku … aku tak inginkan yang lain lagi …. Hiks … hiks ….” gumam so eun dalam tangis, ia meletakkan tangannya di dadanya dan menutup matanya. Ia pun mengingat – ingat kembali kenangannya bersama kimbum sambil memegangi foto mereka berdua. Saat – saat perkenalan, kemudian kimbum tahu bahwa soeun memiliki peliharaan, saat so eun tahu bahwa kimbum adalah laki – laki, pesta ultah shin hye, saat ia menjadi model, semuanya … semua kenangan yang telah berlalu. Masa – masa yang indah baginya. So eun pun bergumam “aku merindukanmu …..”

 

***

Tokyo, Jepang

Kimbum baru saja menyalakan laptopnya, ia bermaksud untuk membaca laporan perusahaan saat ia menemukan sebuah folder foto – foto miliknya bersama so eun. Satu per satu ia buka, kimbum pun tersenyum – senyum sendiri memperhatikannya. “sedang apa kau di sana sso –ah? Apa kau baik – baik saja? Apa kau juga merindukanku?” gumam kimbum dengan mata yang masih memperhatikan so eun di foto.  Ia pun memegang dadanya dan menutup matanya, dan ia pun mencoba mengumpulkan ingatannya untuk membentuk wajah so eun seutuhnya dalam fikirannya, bayang so eun saat tersenyum yang sangat ia rindukan. Kimbum pun bergumam “aku merindukanmu …”

 

***

so eun pun mengemasi barang – barangnya, seperti siswa – siswa yang lain. Karena memang mereka telah dinyatakan lulus maka mereka harus segera kembali ke rumah masing – masing. So eun pun menarik nafasnya “kamar ini ….. aku pasti akan sangat merindukannya.” gumam so eun.

Setelah pamitan kepada teman – temannya so eun pun segera keluar dari asrama, ia memilih untuk berjalan – jalan dulu. Langkah so eun terhenti ketika ia berada di depan toko elektronik. Ia melihat beberapa tv yang menayangkan berita. Kimbum tengah diwawancara oleh wartawan – wartawan tersebut.

“Mengapa anda menamai produk kecantikan dari SangCorp yang baru dengan nama Aufklarung?” Tanya wartawan.

“Ini sebagai persembahan untuk seseorang.” jawab kimbum.

“apakah dia seorang yang anda cintai? Apa arti dari kata tersebut?” Tanya wartawan

“aku menemukan cinta …..” jawab kimbum sambil tersenyum.

So eun pun menatap wajah kimbum di televisi, “mungkinkah kita akan bertemu lagi bum?” ujar so eun.

so eun pun berjalan gontai sambil mendorong tasnya. Ia memilih untuk tidak segera pulang. Ia masih butuh untuk menghibur dirinya. So eun pun pergi ke Palace untuk makan Jajangmyun.

Sambil menangis so eun memakan mie nya, “kenapa kau baru bilang kalau kau mencintaiku?! Dan kenapa kalau kau mencintaiku kau malah meninggalkanku tanpa kabar. Handphonemu tidak aktif aku bahkan tidak tahu bagaimana caranya untuk pergi ke Jepang agar dapat mengejarmu.” rutuk so eun sambil menangis. So eun pun teringat sesuatu, ia memiliki tabungan yang ia tabung di lemarinya. Ia pun menemukan sebuah ide.

 

“aku pulang …” teriak so eun saat tiba di rumahnya. “ahhh ,,, anakku, dari mana saja ? kenapa lama sekali sampainya? Barang –barangmu yang di asrama sudah tiba dari tadi siang.” ujar ibu so eun. “ada sesuatu dulu bu, oh ya. Lemari yang kupakai di asrama mana bu?” Tanya so eun. “ibu taruh di kamarmu, sudah dirapikan.” jawab ibu soeun. “ah baiklah, terima kasih bu.” ujar so eun sambil berlari menuju gudang untuk mengambil sesuatu yang ia butuhkan dan segera menuju kamarnya.

“hmm … baiklah. Wahai lemari, bukan maksudku untuk menyakitimu tapi ini demi masa depanku.” ujar so eun sembari memegang sebuah kampak dan berdiri didepan lemarinya. So eun menghela nafas dan kemudian menghempaskannya untuk beberapa kali dan … “ciiiaaaaaaaaaattttt” so eun membelah pintu lemari, dan seketika itu juga keluarlah segerombolan uang – uang receh. “wuahahahahaha….. aku kaya!!! Tabunganku ternyata banyak juga.” teriak so eun senang. Tanpa ia sadari kedua orang tuanya mengintipnya dari balik pintu. “eomma mengapa anak kita primitive sekali? Apa kau lupa mengajarkannya untuk menabung di bank?” ujar ayah so eun. “entahlah … mungkin ini terjadi karena saat aku ngidam ingin menjambak – jambak rambut presiden tidak kau penuhi, jadinya anak kita seperti ini.” timpal ibu so eun. Wajah ayah so eun pun BT.

 

***

Pagi – pagi sekali so eun telah bangun, ia segera berdandan mempersiapkan diri untuk berangkat ke Jepang menyusul kimbum. “apa kau yakin akan ke Jepang?” ujar ibunya khawatir. “bukankah ibu sendiri yang menginginkanku untuk mengejar kimbum?” ujar so eun. “iya … tapi kau tidak pernah pergi ke luar negeri, dan di sana kita tidak memiliki saudara.” ujar ibu so eun. “tenang bu … aku sudah besar.” ujar so eun. “anak kita romantis sekali yah bu ….” ujar ayah so eun. “ini bukan romantis tapi nekad” jawab ibu so eun sambil menjitak kepala ayah so eun. Kedua orang tuanya pun ikut mengantar ke bandara.

 

***

Di bandara

So eun berdiri di depan bandara, ia menghela nafasnya. Sejujurnya ia merasa takut karena ini pertama kalinya ia pergi ke luar negeri. Namun ini demi cinta,, bahkan tabungannya selama ini yang ia gunakan untuk mengobati cederanya ke jerman ia gunakan untuk bekalnya ke Jepang. Ia harus berani, ia telah melangkah sampai sini, so eun pun menguatkan mentalnya dan masuk ke bandara.

“aku berangkat bu …” ujar so eun sambil menyalami kedua orang tuanya. Ibu dan ayah so eun pun mengecup pipi so eun. “hati – hati yah, jangan lupa kalau sudah sampai langsung telepon ibu yah nak …” pesan ibu so eun. “iya bu … doakan aku.” timpal soeun.

***

Bandara Haneda, Tokyo, Jepang

So eun telah tiba di Jepang. Ia pun lirik sana lirik sini. “aku harus kemana dulu ?” gumam so eun bingung. So eun pun merasa lapar, ia pun memilih untuk membeli makan di foodcourt bandara. Saat so eun baru saja membuka mulutnya untuk makan ia melihat kimbum diiringi beberapa bodyguardnya sedang lewat. So eun langsung berlari mengejar kimbum, “bum …… bum ….” teriak so eun.

Kimbum pun menghentikan langkahnya, rasanya ia mendengar sesuatu. “apa ada yang memanggilku?” Tanya kimbum pada sekretarisnya. “aku tidak mendengarnya tuan.” jawab sekretaris. “mungkin hanya perasaanku.” ujar kimbum.

“kim sang bum jelekkkk !!!!!!” teriak so eun sambil melemparkan sepatunya ke arah kimbum . dan buggg …. Sepatu itu pun berhasil mendarat di kepala kimbum. Kimbum pun langsung menoleh kebelakang. “sso –ah …. Benarkah itu so eun?” ujar kimbum sambil mengucek – ucek matanya.

So eun pun berlari menghampiri kimbum sambil terisak, ia segera memeluk kimbum. “hiks … hiks… apa kau tidak mendengarku memanggilmu? Apa beberapa lama kita tidak bertemu telingamu sudah tuli?” ujar so eun sambil tersedu sedan. Kimbum pun membalas pelukan so eun bahkan memeluk so eun dengan erat. “sso-ah badanmu mungil sekali” ujar kimbum. So eun pun menepuk kimbum “aku menyusulmu kemari, aku korbankan uang tabunganku dil emari untukmu. Jangan pergi lagi.. huhuhuhu ….” ujar so eun dengan terisak. “aku tidak akan pergi lagi.” jawab kimbum.

“Ada apa ini?” Tanya seseorang yang tiba – tiba datang, dia adalah kakek kimbum lee jung gil. “ah kakek.” ujar kimbum. So eun pun segera melepaskan pelukannya, ia pun menundukkan badannya memberi salam. “kau membuat seorang gadis menangis bum?” Tanya kakek. Kimbum hanya menggaruk kepalanya sedang so eun pun menunduk karena malu.

“apa kau kim so eun?” Tanya kakek. “dari mana kakek tahu?” Tanya kimbum. “aku menemukan fotomu bersamanya di kamarmu dan ada namanya.” jawab kakek. So eun pun mengangguk. “lalu kapan kalian menikah?” Tanya kakek. “mwo?!! Menikah?!!!” teriak so eun dan kimbum kaget.

 

***

 

Hari pernikahan pun tiba. Kimbum telah berdiri di depan altar dengan tampan dan gagah. So eun digandeng oleh kakek pun segera melangkah menuju altar. Kini so eun dan kimbum pun mengucap sumpah untuk saling setia dan bersama sampai maut yang mampu memisahkan.

Riuh tepukan tangan dari para tamu undangan pun menyemarakkan suasana. Kimbum adalah cucu tunggal dari pemilik perusahaan paling besar di Korea karena itu pernikahannya pun diliput oleh berbagai media. Para tamu undangan pun bukan sembarangan, ada para pejabat dari beberapa perusahaan, pemerintah bahkan para artis. Beberapa dari mereka mengucapkan selamat pada kedua mempelai.

“kami sebagai guru mu sangat bangga atas keberhasilanmu mendapatkan suami yang kaya raya so eun. Semoga kau bisa menjadi istri yang baik dan cepat mendapatkan anak seperti kami.” ujar il woo dan chae won sesongnim. Mereka ternyata telah menikah lebih dulu dan kini chae won tengah mengandung sekitar 2 minggu.

“bum …. Beritahu aku rahasianya agar aku mendapatkan isteri yang cantik dan manis sepertimu.” ujar lee min ho yang datang bersama kim hyun joong. “yoyoyo …. Bum – ah selamat atas pernikahanmu, semoga kalian selalu bersama selamanya ….” ujar kimjoon sambil ngerap dan hye sun yang di sebelahnya hanya tertawa – tertawa.

“selamat atas pernikahannya, semoga kalian dapat saling mencintai selamanya.” ujar shin hye bersama geun suk. “tapi rasanya aku tak asing dengan mempelai laki – lakinya.” bisik geun suk pada shin hye. “iya aku juga.” jawab shin hye pelan.

“so eun semangat !!! semoga kita bisa tetap berteman baik dan dapat saling mendukung. Doakan aku agar aku pun bisa bersekolah dengan baik dan mendapat nilai yang bagus.” ujar yong hwa.

“heii … soeun walaupun kita tidak begitu dekat, tapi aku tahu kau orang yang baik. Karena itu aku berharap semoga kehidupanmu selalu diliputi kebahagiaan dan kebaikan.” ujar ara yang menggandeng yun ho.

“bum … selamat atas pernikahanmu dan semoga kalian bisa bersama selamanya. Oh ya … buat anak yang banyak ya. Dan doakan semoga kami segera menyusulmu.” ujar yoon si yoon yang ditemani kekasihnya lee young ah.

“selamat atas pernikahanmu, aku yakin kalian pasti akan bersama selamanya bahkan di kehidupan dulu, sekarang atau di masa yang akan datang. Dan doakan semoga aku juga bisa bersama dengan seseorang yang aku idamkan” ujar yesung sambil melirik moon geun young yang tengah diwawancara oleh salah satu media. Geun young pun melirik yesung sambil tersenyum.

“so eun dan kimbum kuharap pernikahan kalian segera menular pada kami, hahah …. Aza aza fighting !!!” ujar Victoria yang datang bersama nickhun.

So eun dan kimbum tampak berbahagia sambil menerima para tamu. So eun pun melihat yong hwa. “oppa … kejarlah cintamu.” batin so eun. Yong hwa mendekati seo hyeon yang tengah mengambil minum. “seo hyeon … mmm …. Apa kabar?” Tanya yong hwa. “aku baik, oh ya kau hanya sendiri? Mana kekasihmu?” Tanya seo hyeon. Yong hwa pun menunjuk so eun, dan so eun pun tersenyum pada mereka. “jadi kekasihmu itu so eun? Kim so eun???!!” ujar seo hyeon kaget. Yong hwa pun mengangguk. “lalu kenapa dia menikah dengan orang lain?” Tanya seo hyeon. “karena aku dan dia tidak saling mencintai lagi. So eun mencintai kimbum … dan aku …. Aku … mencintai seo hyeon …” ujar yong hwa. Sejenak mereka berada dalam diam. Seo hyeon pun tersenyum . ia pun menyodorkan tangannya. “ayo kita meraih mimpi bersama – sama …” ujar seo hyeon. Yong hwa pun meraih tangan seo hyeon. “bolehkah aku meminta pada Tuhan supaya aku adalah pilihan – Nya untuk menjadi seseorang yang kau cintai dan aku mencintaimu?” Tanya yong hwa. Seo hyeon pun mengangguk.

 

Hari yang indah untuk hati – hati yang dipenuhi dengan cinta. Kini so eun menjalani hidup barunya dengan kimbum. Selain menjadi istri kimbum, so eun juga disibukkan dengan membuka cabang baru untuk warung bubur milik keluarganya. Ia ingin menjadi seorang wirausaha dan dapat membuka lapangan kerja lebih banyak lagi. Kimbum pun meneruskan kakeknya untuk memimpin perusahaan.

Yun ho meneruskan sekolahnya ke Universitas seoul, ia berjanji untuk menjadi seorang dokter. Hal ini karena ia kehilangan orang – orang di sekelilingnya karena mereka sakit dan tidak punya biaya untuk berobat. Karena itu yun ho bertekad untuk menjadi dokter yang baik hati dan mendedikasikan dirinya untuk orang – orang tidak mampu. Sedangkan ara, masuk ke universitas yang sama dan ingin menjadi perawat agar bisa menemani yun ho.

Shin hye dan geun suk pun menikah. Shin hye kini mulai belajar berbisnis bersama ayahnya, ia harus bersiap untuk meneruskan restoran – restoran milik keluarganya. Dan Geun suk pun kini lebih aktif untuk mengurus Grup SHINHWA. Ia memfokuskan grup SHINHWA di dunia pendidikan sehingga sekolah SHINHWA menjadi sekolah nomor 1 di Korea dan lebih mementingkan anak – anak yang memiliki kecerdasan dibanding yang memiliki uang.

Yong hwa melanjutkan pendidikannya di Universitas HARVARD di amerika serikat, ia ingin menjadi seorang ilmuwan. Begitu pula dengan seo hyeon, mereka kini lebih dekat karena lebih sering bertemu. Akhirnya mereka pun memutuskan untuk berpacaran setelah saling memahami satu sama lain, dan berkeinginan untuk segera menikah setelah mereka meraih gelar.

 

 

THE END

 


Horeee …. *author jingkrak – jingkrak . akhirnya saya bisa menyelesaikan ff gaje ini dengan susah payah dan berdarah – darah *sambil berlinang air mata .

Terima Kasih buat Allah SWT yang telah memberikan inspirasi, untuk Rahmi eonni, Nden dan Enno yang setia memberikan bantuannya dan dukungannya. Dan special untuk para mates yang telah bersedia membaca karya saya walaupun gazebo banget. Muach …. Muach ….. cium peluk mesra untuk kalian semua.

Semoga kalian bisa puas dengan endingnya yah. Gomawo !!! aza aza fighting. Oh ya jangan lupa komen yah, bagian mana yang kalian gk suka, yang disukai, yang sedih, lucu, bikin marah etc deh. Maaf penulisan ff nya kurang baik tapi semoga saya dapat memperbaikinya di masa mendatang.

Dedicated for : Kim sang bum & Kim So eun …. Cinta tak pernah salah memilih .

 

By : Lulu siti auliyah ms istri yoo seung ho, pacar choi jung hoon & kadedeuh donghae

 

From admin R aka tukang post ff.. buat Lulu n reader lainnya…. huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa saya minta maaf…. sebanyak 11 part sebelumnya, saya salah ketik judulnya alias kebalik…. hahhahahahah mianhae.. neomu neomu mianhamnida… judul seharusnya AUFKLARUNG, saya ketik jadi Aukflarung… huahahahaaa T_____T baru sadar sekarang…..

 

Buka page Question & Answer apabila ada yang ingin ditanyakan
Buka dan isi data kalian di page Mates untuk perkenalan dan berkenalan dengan mates/reader yang lain
Lihat page How To Join untuk mengetahui bagaimana cara mengirim ff
Buka Library (sequel or one shoot) untuk melihat ff yang sudah dipost
Buka http://bumssoindo.wordpress.com untuk mengetahui news terbaru dari Kim Bum dan Kim So Eun
Follow our new twitter @bumssoindo dan mention saja bila ada yang ingin kalian tanyakan (usahakan untuk tidak menanyakan masalah privasi Kim Bum dan Kim So Eun ^^) *fans Korea sangat menjaga privasi artis mereka*
Like Kim Bum dan Kim So Eun fanbase on facebook BUMSSO INDONESIA

 

P.S.: please…… no bashing, no spaming, no hotlink !! ^^

NB: JANGAN COPY-PASTE FF YANG ADA DI SINI TANPA SEIZIN AUTHOR DAN ADMIN DI SINI… APALAGI SAMPAI TIDAK MENCANTUMKAN NAMA AUTHOR DAN SUMBERNYA

Tags: , , , , , , ,

36 responses to “Aufklarung part 12 – end”

  1. laras says :

    wahh, akhirnya ending setelah aku tunggu tunggu,
    aduh bahagia banget ya semua dapet pasangan masing masing,
    bagus, keren banget nget nget ceritanyyaaa
    ditunggu karya yg lain ya kakk ;P

    • rut anita says :

      Ka keren bgd crta’y,,
      D’tnggu crta” slnjut’y..:)

      (9’̀⌣’́)9( ԓ’̀ . ‘́)ԓ cayoo ( ԓ’̀ . ‘́)ԓ(9’̀⌣’́)9 ka..

  2. Rifah says :

    Author,
    DAEBAK!!!

    D tunggu karya slanjutnya…

  3. Mii-kun says :

    Huaaaaaaaaaaaa…….PUAS BANGET baca endingnya……
    *kiss…..kiss……muahh…..muahhh author* PLAKKK…..

    Ya amplop,,,,senang bgt bacanya……. \(^▼^)/
    Happy Ending………………..

    Saiia juga bacanya berdarah-darah author….. T_T *karena sambil makan beling (?), plakkkk, abaikan*

    SEMUA PART saiia SUKA………mo sedih ke, senang ke, nyebelin ke, dll, SAYA DOYAN BACA…………..^o^

    Saiia menangis dan terharu part Yunho menjaga Ara di RS semaleman……..huaaaaaaaa T_T……tisu saiia habis gara” baca part itu…………*author kudu tanggungjawab! Ceilah bahasanya >_<*

    Wkakakaka~😄 lucu BGT saat SoEun menghancurkan lemarinya dgn kapak……..appa & eomma nya malah ngintip,,,ckckck…….katanya lupa memberitahu kalau jaman sekarang ada yg namanya BANK !

    Tapi jd sedih,,,karena udh tamat….. -_-" *reader bawel, mianhe*
    Saiia kasih deh semua jempol saiia + jempol" para admin *plaaaakk, pletakkkk, digebukin para admin*

    Saiia tunggu karya-karya baru dari author……*lambai-lambai gaje*
    Sekian dan terima kasih, mianhe komennya pendek bgt……….. =_=' *bow*

    Gamsahamnida author Lulu yg baik, cantik, manis, pinter, brilian, segala-galanya deh……. ^^

  4. alika says :

    ahahahahaha kerenn..
    waduh kimbum di lempar sepatu yg benar aja tu ??? hahahaha lucu2.
    di tunggu karya selanjutnya..

  5. Dyah chan says :

    huaaa akhirnya selesai jugaaa..
    and akhirnya happy ending..
    rasanya cmpur aduk d chapter ini.. ad sdih. lucu. bahagia dll..
    bwt author..jgn bosen” ya bwt ff kyk gini..
    & cpt lah bwt ff yg baru yg lbih bagus,, oke!!
    azza azza fighting!!

  6. Niiz says :

    Shock bgituu tauu inii ending😥 huaaa

    Haha aku juga bingung tadi perasaan judulnya aukflarung kok bsa jd aufklarung =.=”

    Huaaa crtanya seru apalagi bagian ara dan yunhoo >.<

    Bikin yg lain lgii ya author😉

  7. firyalyaa says :

    author keren!!!! endingnya bener-bener bagus, aku suka😀
    author, di tunggu ff selanjutnya ya, jangan lupa! hehe😀 oya, padahal judulnya lebih bagus “aukflarung” daripada “aufklarung”, tapi gapapa deh, intinyaff ini keren! daebak buat author😀

    • bumssoindo says :

      klo soal judul… yg bener itu AUFKLARUNG… klo aukflarung itu admin salah ketik pas mau post. n parahnya sebanyak 11 part salah semua… pas nyadar pas part 12 ini… LOL…
      jadi judul aslinya n yg emang ada itu kata AUFKLARUNG

    • bumssoindo says :

      oh ya @firyalyaa .. aku g bilang judulnya diganti loh… hahahahhah aku bilang salah ketik..

  8. ashillach says :

    ah, keren banget terakhirnya,
    2 jempol utk authornya, keren2
    daebak!

  9. bumssoindo says :

    mewakili lulu… aku ngucapin makasih buat reader semua yang setia m nih ff.. makasih udah baca + kasih comment….

    klo soal judul.. itu bukan diganti ya… jgn salah paham…
    justru judul aslinya itu AUFKLARUNG…. hahhahahah bukan Aukflarung…
    aku yg ngepost nih ff dari awal emang udah ketuker ketik huruf F n K… hahahhaahahahaha

    jadi judul yg bener itu AUFKLARUNG… dan aku nyadarnya itu pas baca ulang isinya pas yg bagian kb ngejawab apa arti aufklarung…. dan nyadarnya pas nge-trans kalimat –> do you know what is the meaning of Aufklarung? (dari indo ke eng) dan yg bener itu AUFKLARUNG

  10. Widie Fransisca says :

    huahhhh……
    Kerennnnn……..
    Berasa singkat, gag kerasa udah THE END de…..
    Daebakk!!!
    Ditunggu FF kak Lulu yang laen….

  11. Atin says :

    Aq suka 11part-nya tp bag ending kug aq nangis y,,aq ga sk z crta tentang seseorang yg sudah memiliki pasangan tp membagi hatinya untuk yg lain.. *reader lebay*hehe
    Tp bagus kug crtanya..dtunggu ff yg lain lagi🙂

  12. rosiyani 'oci' says :

    akhir yang bahagiaaaaa🙂
    kerennn dehhh… semua couple hidup bahagia..
    ayooo lanjut buat karya berikutnya🙂

  13. Kim So In says :

    Keren” adegan Yunra mengingatkanku pd Baek Seung Jo & Oh Hani…
    Hahahahahahaha

  14. anies says :

    wuahh…!!!!
    chukhae eon, akhirnya selesai juga
    mianhae, jeongmal mianhaeyo aku baru bisa comment di part ending ini
    ceritanya keren..!!
    oppa berubah jadi cewe cuma buat tau sifat asli shin hye dn akhirnya menemukan cintanya xD
    ah, perjalanan cinta mereka semua seru, sedih, bahagia, jadi satu
    aku suka deh sama ffmu kak
    ditunggu karya kakak slnjtnya =)

  15. Eun Reyy says :

    Huhu, aku telat baca FF ini.. Padahal aq jnji ma aq sndiri buat jd first comment, eh ternyata aq telat. Sempet SHOCK pas dikasi tau ka’rahmi klo Aufklarung udah ending !! Yaahhh… sedih deh..
    Aqu sukaaaa sama semuaaa partnyaaaa…. Terlebih yang iniiii… Aku sukaaa ff yg happy ending *pdahal aq klo bkin ff psti sad ending*

    kak lulu, aq tunggu cerita slanjutnya yak !

  16. rini says :

    huaa akhirnya selesai juga,,
    akhir yang bahagia
    d.tunggu karya selanjutnya,,

  17. lulu ckrg pcar hae says :

    ghamsahamnida for all mates …
    saya sangat terharu baca setiap comment kalian.
    dengan jerih payah dan waktu yang telah saya gunakan untuk membuat ff ni.
    sekali lagi terima kasihhhhhhhhh dan maafffffffff ……

  18. Viqa_BumsSoeulindo says :

    huhu bnar2 ending yang sempurna ?????????????????????

    benar2 udah gak bisa coment apa2, , ,

    tapi kurang kisingnyaaaaaaaaaaaa, ,haha ~yadong`~

    everallll, , ,

    GOD JOB !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!1111

  19. Ina BeQi Soeulmates says :

    annyeooooooongggg lulu istri yoo seung ho, pacar choi jung hoon & kadedeuh donghae
    haha

    kalimat pembukanyaaaaaaaaa huwaaaaaaaaaaahhh LIKE THAT^^
    hadeeeeeehhh syukur deh ya geun suk ma shin hye balikan lg,,, kasian itu si shin hye nangis mulu..
    daaaaaaaaaannnnnn untung.a ara gak knpa” yah…… emank d.balik peristiwa pasti ada hikmah,, akhirnya ara ma yuho jd juga.. salut deh buat perjuangan ara^^
    yongseo couple jg kyg.a jodoh tuh,,
    pasangan guru qt,,,,mga cpt cerai yah.. saya sbg istri sah ilwoo malarang pernikahan mrka (lho?)
    haha

    aaaaaaaaa akhirnya *kbnykan akhir.a dr td* uri bumsso resmi jg……….
    ngakak jg sih ma ortu soeun ngatain anak.a primitive,,
    haha
    cintaaaaa cintaaaaaa kmanapun akan soeun kejar,, untung cpt ktmu bum,,
    tp gak pke nglmpar jg kali eun..
    wkwk..
    chukkae atas pernikahan kaliaaaaaaaannnn
    *narik ilwoo dr chae woon*
    ahaha
    KEREEEEEEEENNNNN KEREEEEEENNNNNNN^^

  20. meerable says :

    wah…bagus bgt karya nya eonie….4 thumbs up fo’ you…
    akhirnya mereka dpt pasangannya masing2….
    tapi satu hal…,gelii bgt deh ngebayangin kim bum oppa jadi cewek…
    omyGod….

  21. Rita says :

    I like it

  22. syiva says :

    Ini ff yang paling bagus bikin ketawa terus dan haru banget yang perrnah aku baca

  23. poethri chinapha says :

    sangat bagus…
    Aku suka banget pada konflik2 yg terjadi pada FF ne…

  24. nurultoha93 says :

    happy ending….
    yeeeee…
    pernikahan bertabur bintang…..

    “bum …. Beritahu aku rahasianya agar aku mendapatkan isteri yang cantik dan manis sepertimu.” ujar lee min ho yang datang bersama kim hyun joong.

    Leeminho Oppa disitukn udah ad Hye Sun Unnie…

  25. Kiki Rizki Amelia Rofik says :

    waaaaa…. keren…
    tapi masih bingung. Aufklarung itu artinya apa? di atas ga dikasih tau artinya.. penasaran sama artinya aufklarung..

  26. Kiki Rizki Amelia Rofik says :

    kyaaaaa…. keren..
    tapi masih bingung sama artinya aufklarung. Aufklarung itu artinya apa? penasaran banget. Kenapa judulnya aufklarung?

  27. tata says :

    ff nya kerenssss banget,,,,,,,,,
    di tunggu karya2 selanjutnya thor,
    HWAITHING!!!!!!
    ee😀

  28. Guntari rahmadani says :

    Aku pling ska,bgian kim bum,yong hwa n so eun pas d rumh hntu,yg rmbut yong hwa d jmbak kim bum.Eh tp mlh,kim bum nuduh hntu tu yg jmbak yong hwa.Yg parh_a,hntu_a jwb pla.. nice.. good job.

  29. Aini says :

    Wow daebak……..

  30. melissa says :

    bgus bngtt..

  31. arestha says :

    Annyeong eonni thor,,aku reader baru lam kenal..mian aku komen d’sini..aku suka ff nich manis,lucu..pokok’y keren..sku suka ma karakter’y bum d’sini..ngebayangin bumppa pst cntik dech kalo rmbut pnjang..kkk..nttu kakek bumppa lucu,baru p’tama ktmu sso lngsung nanya kpn nikah..eonni daebak..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: