{OS} My School Mate

Author : Kyucha^evil^

Main Cast: Kim Bum ,Kim So Eun

Cast: Park Shin Hye,Yoona, Go Ara, Yoo Seung Ho, Key SHINee, Park Ji Yeon, Kim Hyun Joong, Lee Min Jung

Genre: Romantic,Friendship

Type: One shoot

 

 

Annyeong haseyo mates^__^
ini adalah OS k 2 sya,tapi yg pertama tdk dpost d sini,jadi ini yg perdana bwt sya d sini,,hehee
yg blm knl,,slm knl y^^*sok”an*

 

Happy Reading

 

 

 

Aku berlari bukan karna takut

Aku menghindar bukan karna berkhianat

Setiap aku terbayang tentang mu semua yang terbesit di hati ku

Pilu, perih, luka ku

Menyelimuti nafas ku

 

 

 

“arrgghhhh…Kau!!!menyebalkan!”
Gadis cantik yang tengah duduk di kelasnya itu menjerit sekencang mungkin,namun semua orang di sekelilingnya,tidak ada yang mendengarnya sedikit pun,yah tentu saja,karna dia berteriak di dalam hatinya. Dia adalah Kim So Eun yang sangat menyukainya,tapi sudah sering kali dia melihat seseorang yang dicintainya bersikap seperti itu kepadanya. Hati So Eun begitu hancur,dia tidak tau apa yang harus dia lakukan sekarang. “Oh Tuhan bantu aku dari semua masalah ini” dia menangis dalam hatinya. So Eun tidak suka menampilkan kesedihannya di depan orang-orang,di saat sepi lah So Eun bisa menangis,dia tidak ingin orang lain menghawatirkannya.

Saat ini So Eun duduk di bangku SMA kelas 2, bekerja sama adalah hal yang So Eun suka, dia mengikuti organisasi di sekolah,yah itu adalah OSIS jabatannya di Osis adalah sebagai sekretaris. So Eun sangat menyukai seseorang yang ikut dalam organisasi sekolah itu juga,yah dia sangat pintar, bahkan bisa dibilang dia adalah anak yang cerdas semua guru di sekolah So Eun mengenalnya dengan baik, bukan hanya itu saja dia adalah Ketua Osis di sekolahnya dan dia juga sangat tampan. Entah kenapa So Eun sangat menyukainya padahal So Eun baru mengenalnya.

 

 

*FLASH BACK*
“Kim So Eun”panggil sang guru
“Ne,sonsengnim”jawab So Eun sedikit takut,yah tentu saja dia adalah guru terkiller di sekolahnya.
“karna kau masuk dalam daftar peringkat 10 besar dalam satu sekolah ini,jadi saya mendaftarkan mu untuk ikut organisasi tertinggi di sekolah ini.”ucapnya tegas.
“tapi,sonsengnim…”kata-kata So Eun dicegah.
“tidak ada kata tapi-tapian,untuk apa kau pintar tapi tidak aktif dalam kegiatan sekolah”ucapnya membuat So Eun menyerah,dia tidak berani melawan,ia hanya bisa pasrah.
Yah itu lah awal dari semuanya,awal saat So Eun menjadi anggota OSIS, awal dari sebuah kisah yang ia milikki.

*END FLASH BACK*

 

 

“So Eun,,,kau sedang memikirkannya?”kata sahabat So Eun memecahkan lamunan So Eun. Yah dia bernama Yoona,sejak kecil mereka selalu bersekolah di sekolah yang sama. Dia sudah tau sifat So Eun,jadi dia juga tau semua rasa itu pada seseorang. Dia juga sebagai Bendahara OSIS,jadi mereka selalu bersama.
“ah Yoona,kau kemana saja?aku lapar ayo kita ke kantin”ucap So Eun mengalihkan pembicaraan. “So Eun…”panggil Yoona dengan nada mengintrogasi. “aku tidak apa-apa Yoona”ucapnya meyakinkan.

Keesokan harinya….
Hari ini di sekolah ada acara Classmeeting,acara ini dilakukan setelah murid-murid di sekolah ini telah menjalani tes kanaikan kelas, ada berbagai perlombaan yang diadakan, seperti futsal, basket, mading(majalah dinding), dan olimpiade tentunya.
Semua murid-murid di sekolah ini mengikuti perlombaan dengan antusias, dan yang menjadi panitia lomba-lomba tersebut tentu saja anggota OSIS.

So Eun benar-benar merasa lelah hari ini “ternyata begini ya menjadi anggota OSIS,melelahkan”gumamnya. Perlombaan futsal masih berjalan,namun ia sangat lelah,So Eun pun berniat untuk masuk ke ruang OSIS hanya untuk sekedar minum dan beristirahat sejenak. Ketika dia buka pintu ruang OSIS,tiba-tiba ‘jjdrrrrr’ bagai tersambar petir di siang bolong. ‘Dia’ sedang asyik-asyiknya bercanda dengan adik kelas dengan akrab. Di sini ada Yoona,shin hye(adik kelas),dan dia ‘KIM SANG BUM’. Yoona sedang sibuk membungkus kado untuk hadiah perlombaan classmeeting,tapi dia ketua OSIS,enak sekali dia bercanda ria bersama dengannya. “so eun,apa lomba futsalnya sudah selesai?”tanya Yoona.
“ah belum,aku ke sini untuk mengambil air”
“ohh..kau pasti sangat lelah,beristirahat saja dulu”saran Yoona.
“ah tidak,masih banyak yang harus aku kerjakan”kata So Eun.hatinya benar-benar panas melihat mereka semakin akrab,ia pun memutuskan untuk keluar dari ruangan itu,So Eun menutup pintunya dengan kasar. Begitulah, So Eun tidak sadar bahwa ia menutupnya dengan keras,tapi mau bagaiman lagi,suasana hatinya benar-benar kacau melihat Kim Bum yang semakin akrab dengan Shin Hye.
Yah Kim Bum adalah Ketua Osis yang disukai oleh So Eun.

Di dalam ruangan OSIS,Yoona melihat So Eun dengan iba,ia tau sahabatnya pasti sakit melihat orang yang dicintaintainya bercanda dengan orang lain dengan mesra.
“ada apa dengannya?”tanya Kim Bum pada Yoona ketika melihat So Eun menutup pintunya dengan kasar. Namun yang ditanya malah tidak mengubrisnya.
“sudahlah oppa,dia pasti tidak sengaja,jadi bagaimana tadi ceritanya?”tanya Shin Hye dengan manja. Yoona yang melihatnya merasa marah,ingin sekali mengatakan pada Kim Bum jangan berbuat seperti itu lagi dihadapan So Eun,dan bilang padanya bahwa So Eun menyukainya,namun ia telah berjanji untuk tidak mengatakannya pada siapa pun.

Dan akhirnya hari ini pun tiba, semua perlombaan sudah selesai, semua berjalan dengan baik. Dan semua anggota osis pun berkumpul di ruang osis untuk membahas kesuksesan acara classmeeting itu. Ketua classmeeting dan juga ketua osis mengucapkan banyak terima kasih atas kesuksesan tersebut. Dan mereka pun keluar dari ruangan itu dan kembali ke rumah mereka masing-masing, tapi tidak dengan mereka ber9 (Kim Bum, So Eun, Yoona, Ara, Seung Ho, Key, Ji Yeon, Hyun Joong, Min Jung)
Yah mereka adalah PH jadi pasti pulang paling akhir. Tiba-tiba salah satu dari mereka berkata “ahh..aku lelah, aku malas pulang aku masih ingin di sini bersama kalian”celetuk Seung Ho.
“aku juga, penat sekali kepala ku” tambah Ji Yeon yang masih memegang kepalanya.
“hah..kalian ini berisik sekali”protes Ara.
“ohh..tidakk..minuman ini banyak sekali”terkejut So Eun ketika melihat sisa minuman dalam botol untuk persediaan mereka masih tersisa sangat banyak,minuman itu adalah jus jeruk dalam kemasan botol,mereka akan libur besok hingga 2 minggu ke depan, sehingga mereka tidak bisa minum minuman itu menunggu dalam waktu selama itu.
Mereka pun melihat minuman itu bersama-sama. “jumlahnya sangat banyak”tukas Key.
“bagaimana jika kita membawa minuman ini satu-satu?”Seung Ho memberi saran.
“hey..kau ini !bagaimana mungkin,ini sangat banyak, jika kita membawanya satu atau pun 2 botol untuk 1 orang tetap saja ini masih tersisa”kata Yoona seraya menjitak jidat Seung Ho. “awww..dasarr kau!”
“hey,,sudah sudah…bagaimana jika kita buat permainan?”tukas Kim Bum yang sedari tadi diam.
“permainan???”jawab mereka serempak. “permainan apa?”tanya Hyun Joong yang disertai anggukan Min Jung.

Mereka pun duduk secara melingkar. Permainan pun di mulai dengan tema Animal.
“1, 2, 3”kata Kim Bum memberi aba-aba.*yg tau permainan ini pasti ingat dg slh satu eps.suju full house*
“let’s learn English, what is this?”ucap mereka serempak,permainan di mulai dari So Eun. “This is rabbit, what is this?”So Eun menyanyikan permainan itu seraya menunjuk Min Jung,berarti giliran Min Jung.
“This is dog, what is this?”Min Jung menunjuk Seung Ho.
“This is horse, what is this?”Seung Ho menunjuk Yoona. Dan Yoona menjawab dengan “This is cat, what is this?”kemudian menunjuk Key, namun Key lupa apa saja tadi yang tadi telah di sebut ia pun jadi grogi dan takut salah “this is…ahhh aku lupa apa aku siapkan tadi”tukasnya dengan muka polosnya.
Semua pun tertawa pulas.
“tidak ada alasan cepat minum,hahaaa”ucap Hyun Joong menyodorkan minuman jus jeruk yang sudah ada dalm gelas, ia harus minum dalam 3 gelas berukuran sedang.
Key pun meminumnya, pada awalnya ia merasa biasa saja,tapi untuk gelas yang ke 3 ia merasa keberatan, “bisa-bisa perut ku kembung”protesnya.
“sudah Key,cepat minum”celetuk Ara. Semua pun tertawa. Kim Bum tidak sengaja melihat So Eun tertawa, ia merasa ada sesuatu yang aneh, ia benar-benar tidak ingin melepaskan pandangannya dari So Eun ia merasa damai dalam hatinya, karna risih dilihat terus, So Eun pun melihat Kim Bum yang sedari tadi memperhatikannya, Kim Bum jadi salting dan mengalihkan pandangannya ke arah lain kecuali ke arah So Eun.
Dan permainan pun dilanjut kembali dan di mulai dari So Eun lagi, kemudian So eun menunjuk Ara, Ara bisa menjawab dan menunjuk Hyun Joong,dan Hyun Joong menunjuk Kim Bum dan lagi! Kim Bum malah menjawab sama dengan jawaban Ara. Dan semua pun kembali tertawa.

“kau mencoba untuk mencuri kata-kata ku Bum?hahaahaa”Ara tertawa puas karna jus itu akan ada yang akan meminumnya lagi,semua pun ikut tertawa.
“aiisshhh,,,apa yang aku pikirkan,kenapa aku bisa lupa”ucapnya pada diri sendiri.
“baiklah,aku akan meminumnya”ucapnya seraya mengambil minuman itu,
ia pun berhasil meminum 2 gelas,semua memperhatikannya,
“aku pikir kau kuat minum 5 gelas Bum,hahaa”ucap Seung Ho.
“tidak, dia kuat minum 2 botol sekaligus”celetuk Hyun Joong, semua kembali tertawa
tapi tidak dengan So Eun ia malah memandang ke bawah dengan melamun.
“So Eun, kau pasti haus,ayo minum ini”Kim Bum membuyarkan lamunan So Eun dan menyodorkan gelasnya pada So Eun yang duduk di sampingnya,
“ng…apa?itu khan hukuman mu Bum,cepat kau harus minum”So Eun tertawa dan memegang gelas itu dan meminumkannya pada Kim Bum.
“ehemm..”Yoona berdehem dan mereka pun menjadi salting, semua jadi terheran-heran dengan dua makhluk itu, Ji Yeon pun mencoba mencairkan suasana.
“kalian ini romantis sekali,jangan bermesraan di depan kami, cepat permainannya di lanjut”Ji Yeon tertawa dalam hati,ia pun tersenyum. “Yoona!Ji Yeon!!!awas kalian!”So Eun jadi malu namun ia simpan baik-baik dalam hatinya,agar Kim Bum tidak tau akan hal itu. Dan permainan pun di lanjut kembali.
***
Setelah libur panjang, mereka pun kembali ke sekolah. Hari ini acara rapat antar pengurus osis selesei,semua kembali ke rumah masing-masing.
“cepat katakan,kau tadi melamun apa?”tanya Yoona yang tak lupa dengan kata-katanya saat rapat tadi. “dia lagi?”tambahnya.
“apa kau tidak merasa ada yang aneh?”tanya So Eun.
“memangnya ada apa dengannya?”tanya Yoona penasaran.
“setiap kali ada acara pasti dia menunjuk Shin Hye sebagai Ketua,untuk acara seminar nanti bahkan Shin Hye dan dia yang akan datang,kenapa tidak bersama wakilnya saja?bahkan ini sudah terjadi sering kali.aku rasa aku tau sesuatu” cerita So Eun pada Yoona. Sesaat Yoona jadi berfikir “benar juga,aku baru menyadarinya,tapi..apa kau akan menyerah begitu saja?!”tegas Yoona. “ada apa dengan mu,kenapa jadi galak begini?”
“So Eun,dengarkan aku!setelah kau melihat kejadian ini apa kau akan menyerah begitu saja?kau tau khan cinta itu butuh perjuangan?”tukas Yoona
“kau ini,beginilah kalau kau tidak pernah berkencan dengan seorang laki-laki,jadi tidak berpengalaman dalam memperjuangkan cintanya kan!”tambahnya.
“tapi aku bisa meminta solusi pada pakarnya”jawab So Eun tak mau kalah, “siapa?”tanya Yoona.
“kau”ucap So Eun seraya menunjuk Yoona.
“mwo?aku??aku saja beru berkencan dengannya beberapa bulan yang lalu,kenapa harus dibilang pakar”Yoona menepisnya.

**
Keesokan harinya~~
“Shin Hye,kenapa sms dari Kim Bum kata-katanya halus sekali?”tanya ara yang sedang sibuk membaca sms dari Kim Bum di hp Shin Hye.
So Eun tidak sengaja mendengar pembicaraan mereka,yah ara dan Shin Hye.Ara adalah teman So Eun juga dia kelas 2,di osis Ara sebagai wakil ketua osis.
So Eun pun mulai menemukan kejanggalan lagi tentang Kim Bum.
“hmm,,aku juga kurang tau eonnie,setiap aku sms dia pasti membalasnya dengan cepat dan juga dengan kata-kata yang manis,kenapa sms oppa Kim Bum pada eonnie dilihat dari kata-katanya ekspresinya datar sekali?”tanya Shin Hye yang sama halnya sibuk membaca sms dari Kim Bum di hp Ara.
“entahlah dia memang selalu bersikap seperti itu padaku,tapi tidak hanya aku,semua teman-temannya juga seperti itu,setiap kali dia membalas sms pasti ekspresinya biasa-biasa saja dari kata-katanya,bahkan terkadang ia tidak membalasnya walau itu sms penting”terang Ara. “begitu yah”gumam Shin Hye manggut-manggut.
So Eun pun mengerti mengapa selama ini Kim Bum jarang membalas smsnya,
“jadi,bukan hanya aku saja yang seperti itu”gumam So Eun dalam hati. So Eun pun memilih berlalu meninggalkan mereka.

Saat So Eun kembali ke kelas,tiba-tiba ia bertemu dengan Kim Bum di koridor kelas,dia tidak menatap So Eun sama sekali “rasanya sakit sekali”kata So Eun dalam hati yang masih melihatnya berlalu.
Tidak sengaja Kim Bum bertemu dengan Shin Hye, So Eun melihatnya dari jauh,Kim Bum berhenti dan berbincang-bincang dengannya. Mereka tertawa,saling melemparkan senyum,entah apa yang dibicarakan mereka,tapi So Eun merasa sangat sakit.
“hey!darimana saja kau!kanapa melamun di depan kelas orang?”Yoona mengagetkan So Eun.
“ng,,Yoona” Yoona pun melihat ke arah mata So Eun yang menatap Kim Bum dan Shin Hye.
“ah..sebantar lagi jam pelajaran akan di mulai,lebih baik kita ke kelas sekarang”Yoona menarik tangan sahabatnya itu dan menuju kelas. Karna Yoona tau, dan Yoona pun tidak ingin sahabatnya itu terluka lagi.

**
“So Eun,kau tidak apa-apa khan?”tanya Yoona setelah jam pelajaran usai.
“aku..tidak apa-apa”ucap So Eun sambil menunduk.
“tapi,sepertinya kau berbohong!”protes Yoona yang melihat wajah So Eun semakin bersedih. “Yoona jangan katakan ini pada siapa pun”pintanya.
“aku janji So Eun,ceritakanlah apa yang membuat mu terpuruk seperti ini?apa hari ini ada sesuatu yang membuat mu sakit lagi?”tanya Yoona meyakinkan.
“Yoona..hiks hiks,,,,”tiba-tiba sahabat Yoona ini menangis,dan tentu saja Yoona tidak suka ia menangis,ia adalah So Eun yang selalu ceria sejak kecil,kenapa ia jadi seperti ini. Yoona pun memeluknya agar ia bisa tenang walau hanya sedikit.
“So Eun,,tenanglah…Tuhan sudah merencanakan ini semua,dan Tuhan pasti akan memberikan yang terbaik untuk mu.”ucap Yoona memberikan semangat.

**
Satu bulan kemudian,nampaknya kini So Eun sudah tidak sanggup untuk mempertahankan cintanya pada Kim Bum karna sifat Kim Bum sendiri dan ia pun memutuskan untuk menghapus rasa sukanya pada Kim Bum walau itu sulit.
Hari ini kepala sekolah akan pindah tugas, dan guru-guru di sekolah So Eun akan mengantarkan kepala sekolah ke sekolah yang baru, tidak hanya guru-guru tetapi juga anggota osis dan itu hanya PH(pengurus harian) yang diperbolehkan ikut diantaranya Kim Bum(ketua osis), Ara(wakil ketua osis), Key(wakil ketua II), So Eun(sekretaris), Hyun Joong(sekretaris II), Min Jung (wakil sekretaris),Yoona(bendahara), Ji Yeon(bendahara II), dan Seung Ho (wakil bendahara).

Mereka pun masuk ke dalam bus yang sudah disiapkan, So Eun duduk disamping Yoona, Kim Bum tepat di belakang So Eun dan Hyun Joong di belakang Yoona.
Dalam perjalanan, ada saja yang dibicarakan mereka saling melemparkan canda tawa, sehingga mereka tidak merasa bosan, tapi tentu saja itu membuat mereka lapar, karna tau, Seung Ho yang duduk paling depan pun mengambil jeruk dan melemparkannya untuk teman-temannya, pertama ia melemparkan pada Kim Bum karna jangkauan jaraknya yang lumayan dekat agar Kim Bum memberikannya untuk teman-temannya yang di belakang terlebih dahulu, namun ternyata tidak ia malah memberikannya pada seseorang yang duduk di depannya yah siapa lagi kalau bukan So Eun,jeruk pertama Kim Bum memberikannya pada So Eun yang sedang asyik mendengarkan musik dari ipodnya, So Eun cukup terkejut dan melihat jeruk itu dan memandang seseorang yang ada di belakangnya, Kim Bum pun tetap memberikannya dengan tatapan –ini-untuk-mu-. Dan akhirnya So Eun pun menerimanya.

“aneh, harusnya ia memberikan ini pada teman-teman yang duduk di belakang terlebih dahulu, kenapa aku?”kata So Eun dalam batinnya seraya memandang jeruk yang ia pegang. “apa dia perhatian pada ku?ah So Eun,sadar!kau jangan merasa pede sekali seperti ini, ingat kau harus melupakannya!” berontaknya dalam hati.
“ah sudahlah aku makan saja”tambahnya.

Hari itu pun menjadi salah satu hari bersejarah bagi So Eun, ia sangat senang dalam perjalanan ini. Di sela-sela acara dan juga saat akan kembali ke sekolah, para anak-anak osis berfoto untuk kenang-kenangan, sangat terpancar wajah bahagia dari So Eun dan Kim Bum, walaupun tidak ada percakapan diantara mereka. Tapi setidaknya So Eun sangat bahagia melihat wajah Kim Bum yang tengah senyum pada teman-temannya, ia terlihat sangat senang. Apa lagi So Eun, ia lebih senang lagi karna tidak ada Shin Hye yang Kim Bum incar*maaf kalo kesannya memaksa*, walaupun tidak ada Shin Hye namun Kim Bum terlihat lebih ceria dari biasanya. Namun lagi-lagi ia teringat akan perasaannya sendiri.
“So Eun, sampai kapan kau akan mengharapkannya?bukankah kau sudah ber janji pada diri sendiri untuk melupakannya”kata So Eun dalam batinnya. Ia pun memukuli kepalanya, pelan.
“So Eun?apa yang kau lakukan?”tanya Yoona tiba-tiba.
“kau ingin amnesia?agar kau lupa denganku?”tambah Yoona manyun.
“ahh Yoona, mana mungkin aku begitu, aku tidak akan melupakan sahabat terbaikku”kata So Eun merangkul lengan Yoona.
“hah,,,dasar kau..”tukas Yoona.
“ah,,bus nya akan jalan, ayo cepat masuk”kata So Eun menarik tangan Yoona, dan masuk ke bus.

Beberapa hari kemudian ruang osis di sekolah So Eun akan dipindahkan ke tempat yang lebih nyaman, dan lebih luas tentunya, semua anggota osis pun bergotong-royong memindahkan barang2 osis ke ruang barunya.
“serahkan padaku” So Eun menawarkan diri untuk membawa berkas-berkas yang dibawa Kim Bum karena terlalu banyak, akhirnya Kim Bum memberikannya sebagian, sempat beberapa kali itu terjadi pada hari ini saat mereka berdua bekerja memindahkan berkas-berkas osis. Itu membuat So Eun sulit melupakan Kim Bum, karna berkali-kali Kim Bum meminta bantuan pada So Eun untuk membawa berkas2nya.

Keesokan harinya di sekolah para anggota osis yang ditentukan berangkat adalah PH, semua hadir kecuali So Eun padahal hari ini semua murid libur tapi anggota osis menyempatkan untuk berangkat karna akan ada suatu event disekolah mereka. “Yoona, dimana So Eun?”tanya Hyun Joong yang sedari tadi tidak melihat sahabat Yoona itu. Semua mata pun tertuju pada Yoona termasuk Kim Bum.
“dia sakit”kata Yoona iba.
“mwo???dia sakit?sakit apa??”tanya Kim Bum terkejut. Dan kini semua mata tertuju pada Kim Bum tidak biasanya ia bersikap peduli kecuali pada Shin Hye.
“ekspresi mu asing sekali”cibir Yoona.
“ada apa dengan mu Bum?kau panik sekali?”selidik Min Jung.
“kau menyukainya yah?”goda Ji Yeon.
“ah..apa?ah tidak,,biasa saja”jawab Kim Bum gelagapan menjawab semua pertanyaan dari teman-temannya.
“aku pikir kau harus menjenguknya Bum”timpal Seung Ho yang disertai anggukan lainnya.
“apa?kalian ini kenapa?kenapa jadi seperti ini?”kata Kim Bum.
“hah..kau itu selalu saja seperti itu, sudah lebih baik setelah rapat ini kita jenguk So Eun bersama-sama, sekarang kita buka rapatnya”kata Ara. Setelah percakapan itu Kim Bum terdiam, yang ada di otaknya hanya “KIM SO EUN”.

Beberapa hari kemudian~~
Hari ini setelah Pulang sekolah So Eun melihat Kim Bum mengajak Shin Hye ke suatu tempat, ia merasa sangat sakit ketika melihat mereka berdua, yah Kim Bum mengajaknya ke taman belakang sekolah. Karna penasaran So Eun pun mengintip dan bersembunyi di tempat yang kira2 tidak terlihat oleh mereka.
“Shin Hye, maaf mengganggu waktu mu”Kim Bum mulai membuka suaranya.
“tidak apa2 oppa, apa yang akan oppa katakan?”tanya Shin Hye.
“maaf jika ini membuat mu tidak nyaman, sejak pertama kali aku bertemu dengan mu, aku merasa ada yang berbeda dengan perasaan ku, entah apa itu namanya, tapi aku merasa ini sangat berbeda, Shin Hye aku menyukai mu”kata Kim Bum panjang lebar.
“apa?”Shin Hye terkejut.
“yah, aku menykai mu, mau kah kau menjadi kekasih ku?”tanya Kim Bum lagi dan berharap ia akan mendapatkan jawaban “iya”.
**
Hari demi hari terus berjalan, kini So Eun semakin kuat akan tekadnya untuk melupakan Kim Bum, yang dulunya So Eun sangat cerewet pada Kim Bum karna ia butuh perhatiannya, kini menjadi jauh dengannya, So Eun sering meminjam buku pelajaran Kim Bum, yah tentu saja itu salah satu bentuk rasa suka So Eun padanya, apa lagi Kim Bum anak yang pintar melebihi darinya jadi ia tak sungkan-sungkan menanyakan materi yang tidak ia paham. Namun kini telah berubah, So Eun tidak pernah meminjam buku Kim Bum lagi,berbicara dengannya, sms dengannya apa lagi, So Eun sudah menjauh, menyerah akan cintanya. Ia benar-benar sudah menghindar jika bertemu dengan Kim Bum di sekolah atau dimana pun jika ia bertemu dengannya. Apa lagi saat kejadian ia melihat Kim Bum menyatakan cintanya pada Shin Hye, hatinya sangat hancur.

Hari ini adalah hari sabtu, hati So Eun merasa sangat gundah jika mengingat Kim Bum ia pun memutuskan untuk berjalan-jalan ke Namsan Tower, So Eun sangat terbiasa di tempat itu. Ia hanya berjalan-jalan sendirian karna ia memohon pada Yoona untuk tidak mengikutinya.Ia terus berjalan menyusuri tempat yang ia tuju, karna merasa bosan So Eun pun memilih untuk menonton sebuah film terlebih dahulu. Setelah acara menonton film selesai ia tidak ke Namsan Tower tapi ia malah naik ke atap gedung. Ia ingin merasakan angin malam dan pemandangan Seoul dari atas gedung.
Disisi lain Kim Bum merasa sangat kehilangan sesuatu yang sangat berharga tapi ia tidak tau itu apa. Ia merasa sangat kesepian walupun teman-temannya ada disampingnya, hidupnya terasa hampa, tapi ia masih belum menemukan apa yang mengganjal dihatinya. Ia pun mencoba untuk mengobatinya dengan memainkan Hp-nya namun tiba-tiba ia teringat akan So Eun.
“aku tidak pernah melihatnya sekarang”gumam Kim Bum ketika melihat album foto di Hp-nya adalah foto-foto anak osis saat acara pemindahan kepala sekolah.
Ia pun jadi mengerti apa yang ia rasakan saat ini tiba-tiba ia memencet beberapa nomor di Hp-nya untuk menelfon seseorang.

Yeoboseseyo?
Yoona ini aku Kim Bum, katakan dimana So Eun sekarang?
Ah kau Bum, tadi ia pamit danganku ia bilang akan pergi ke Namsan Tower tapi tadi dia sms dia bilang saat ini sedang menonton film , waeyo?
Namsan Tower?untuk apa dia pergi ke sana?
Kau tidak tau yah?itu adalah salah satu obat jika mood So Eun sedang buruk.
Begitu kah?baiklah, terima kasih infonya.
Hey kau belum jawab pertanyaan ku.

Sambunagn telfon terputus, Yoona manyun dibuatnya, “dasar ada apa dengannya, tumben sekali mencari So Eun, apa dia tidak tau dia sudah mnyakiti sahabat ku itu. Hah sejak kapan ia mengucapkan terima kasih?apa itu yang pertama?”cibir Yoona karna memang Kim Bum jika di sekolah atau dimana pun tidak suka mengucapkan kata “terima kasih” kepada teman-temannya*jangan ditiru ya mates*

 

 

Malam telah mengurai tubuh ku
Gelap menjaga jiwa
Dalam ucap ku tak mau
Namun hati tak bisa menerima
Pergi mu membawa kesunyian
Hampa ruang kalbu, tak lagi indah
Semoga penantian ini takkan sia-sia

Kini So Eun masih menikamti indahnya malam di atap gedung padahal cuaca sangat dingin karna memang sedang musim salju, dan beban yang ada dipikirannya lumayan berkurang, ia pun memutuskan untuk pergi ke Namsan Tower tujuan utamanya. Saat berbalik arah ada seseorang yang menghentikan langkahnya. Ia lumayan terkejut.
“Kim Bum?sedang apa kau disini?”ternyata ia adalah Kim Bum ia berdiri menghadap So Eun.
“So Eun maafkan aku”ucap Kim Bum.
“maaf?untuk apa?”tanya So Eun tidak mengerti.
“So Eun ku mohon maafkan aku, aku tau aku salah, aku benar-benar bodoh, hidup ku benar-benar tidak tenang saat ini, maafkan aku So Eun, ku mohon”tapi So Eun semakin bingung, karna ia tidak tau maksud Kim Bum.
“Kim Bum apa yang kau lakukan?!”So Eun terkejut ketika melihat orang yang ada dihadapannya tertunduk dan berlutut meminta maaf pada So Eun.
“Kim Bum, cepat bangun!jangan lakukan itu, bangunlah, katakan dengan jelas untuk apa kau meminta maaf?”tukas So Eun. Namun tetap saja Kim Bum tidak mau berdiri, dan butiran2 air matanya mulai keluar, So Eun jadi semakin Bingung. Karna tidak ada pilihan lain So Eun pun jadi jongkok dan memegang kedua bahu Kim Bum.
“Bum bangunlah, cara minta maaf mu tidak perlu seperti ini,sekarang ceritakan apa masalahmu?”tanya So Eun memandang Kim Bum.
“So Eun aku benar-benar bodoh,maafkan aku, baru kali ini aku menyadari bahwa aku benar-benar kehilangan sesuatu yang berharga, jangan menghindar lagi ku mohon maafkan aku, kau ternyata memang sangat berharga untukku”ucap Kim Bum memandang So Eun lekat namun masih dengan air matanya yang keluar.
“Bum, kau tenang saja, aku sudah memaafkan mu”
“benarkah?”So Eun mengangguk.
“jauh sebelum kau meminta maaf”tambah So Eun.
“hati mu benar-benar terbuat dari emas So Eun.”kata Kim Bum.
“hah..kau itu ada ada saja”
“So Eun?”kata Kim Bum.
“hmm?”
“aku benar-benar sudah merasa kehilangan sesuatu ketika kau tidak ada disamping ku, hidup ku terasa hampa ketika tak sedikit pun melihat mu, aku merasa sulit bernafas ketika kau tidak ada disekitarku”kata Kim Bum yang masih diiringi dengan tetesan air matanya, So Eun jadi tertegun.
“hati mu benar-benar baik, milikilah sebuah hati yang tak pernah membenci, sebuah senyuman yang tak pernah pudar, sebuah sentuhan yang takkan menyakiti dan sebuah percintaan yang takkan pernah berakhir, So Eun maukah kau menjadi kekasih ku?”lanjut Kim Bum.
“mwo?” So Eun sangat terkejut dengan ucapan Kim Bum. Kini jadi giliran So Eun yang menagis, ia sangat terharu, ternyata setelah sekian lama penantiannya berakhir dengan indah.
“So Eun kanapa kau menangis?”Kim Bum yang terkejut sekarang, takut ia salah mengatakan sesuatu.
“aku bahagia Bum”jawab So Eun dengan isak tangisnya.
“terima kasih sudah menungkapkan semuanya”
“Jadi kau??”tanya Kim Bum, dan So Eun menganguk. Mengingat hatinya yang benar-benar tak bisa melupakan Kim Bum, munafik jika ia menolak Kim Bum yah karna So Eun masih menyukai Kim Bum seutuhya tak kurang sedikitpun rasa itu.
KimBum pun memeluk So Eun erat dan dibalas dengan So Eun, namun kemudian So Eun segera melepaskan pelukannya. “tunggu…”kata So Eun menghindar.
“ada apa?”Kim Bum tidak mengerti.
“lalu bagaiman dengan Shin Hye?”tanya So Eun. Kim Bum tersenyum.
“aku sudah menduga kau pasti akan menanyakan ini”jawabnya.
So Eun jadi penasaran dengan kata-kata Kim Bum.

 
FLASH BACK
“Shin Hye, maaf mengganggu waktu mu”Kim Bum mulai membuka suaranya.
“tidak apa2 oppa, apa yang akan oppa katakan?”tanya Shin Hye.
“maaf jika ini membuat mu tidak nyaman, sejak pertama kali aku bertemu dengan mu, aku merasa ada yang berbeda dengan perasaan ku, entah apa itu namanya, tapi aku merasa ini sangat berbeda, Shin Hye aku menyukai mu”kata Kim Bum panjang lebar.
“apa?”Shin Hye terkejut.
“yah, aku menyukai mu, mau kah kau menjadi kekasih ku?”tanya Kim Bum lagi dan berharap ia akan mendapatkan jawaban “iya”.
Disisi lain ada sepasang mata yang memperhatikan mereka, yah pasti ingat ia adalah So Eun, karna kecewa So Eun pun memilih meninggalkan mereka, daripada sakit hatinya bertambah.

“tapi oppa,,maafkan aku”jawab Shin Hye.
“apa maksudmu Shin Hye?”tanya Kim Bum
“maaf, aku tidak bisa oppa”kata Shin Hye.
“tapi selama ini kau sangat menerima perhatian dari ku, apa kau tidak pernah merasakannya?”Kim Bum tidak suka dengan jawaban Shin Hye.
“aku tau itu oppa, aku pun sangat menghargai itu, karna aku pun sangat butuh perhatian dari seorang kakak”ucap Shin Hye memandang Kim Bum iba.
“aku mempunyai seorang kakak laki-laki ia adalah kakak ku satu2nya ia sangat baik pada ku, perhatian selalu tertuju pada ku, ia sangat sayang pada ku, tapi kini ia sudah tiada karna sebuah kecelakaan yang merenggut nyawanya, aku sangat merindukannya, begitu pun juga dengan mu oppa, sikap perhatiannya sangat mirip denganmu”terang Shin Hye.
“jadi selama ini??”tanya Kim Bum yang tidak percaya.
“yah selama ini, aku menganggapmu hanya sebagai kakak tidak lebih dari itu, maafkan aku jika itu membuat oppa kecewa”kata Shin Hye menunduk.
“baiklah, aku tidak memaksa”kata Kim Bum lemas. Tiba-tiba ada seorang laki-laki berbadan tinggi, berkulit putih,dan tampan tentunya, dan ia pun menghampiri mereka.
“Shin Hye ayo pulang”ajaknya.
“siapa dia Shin Hye?”tanya Kim Bum.
“ah dia adalah Geun Suk kekasih ku”Shin Hye memperkanalkannya pada Kim Bum, dan Kim Bum menyambutnya dengan ramah, walau dengan senyuman getir, sudah jatuh tertimpa tangga pula, itu lah yang Kim Bum rasakan saat itu.
“oppa, maaf aku harus pergi, sampai jumpa besok”kata Shin Hye meninggalkan Kim Bum. Geun Suk dan Shin Hye pun pergi beriringan bersama dan menghilang dari pandangan Kim Bum.
END FLASH BACK

 
“jadi Shin Hye sudah mempunyai kekasih?”tanya So Eun pada Kim Bum, dan Kim Bum pun mengangguk.
“apa kau sedih karna itu?”selidik So Eun.
“aku sedih jika kau meninggalkan ku, bahkan mungkin aku akan gila jika itu terjadi”jawab Kim Bum, So Eun jadi tersenyum.

Keesokan harinya~~
Musim dingin masih berjalan, So Eun enggan beranjak dari tempat tidurnya, karna di luar sangat dingin ditambah hari ini adalah hari libur, jadi ia malas untuk kemana-mana, udara di luar benar-benar dingin, namun tiba2 ibunya datang membangunkannya.
“tapi eomma aku masih mengantuk, lagi pula hari ini libur”kata So Eun yang kemudian menutup dirinya dengan selimut lagi.
“yah terserah kau saja, apa kau tega membiarkan teman mu di luar sana dengan suhu udara yang sangat dingin seperti itu?” ibu So Eun pun beranjak dari kamar So Eun.
“apa?teman?”So Eun segera bangun dari tempat tidurnya dan melihat ke halamn rumahnya melalui jendela kamarnya.
“hah..anak itu,,,untuk apa datang kemari?”ia pun bergegas ke kamar mandi dan bersiap-siap serapih mungkin.
Setelah semuanya selesai, So Eun pun menuju ruang tamu ternyata Kim Bum sudah menunggunya di ruang tamu, tanpa basa-basi So Eun pun langsung diajak keluar oleh Kim Bum. Di perjalanan So Eun memperhatikan Kim Bum dengan heran yang sedang menyetir mobilnya.
“kenapa kau memandang ku seperti itu?”
“ah ani,,,sebenarnya kau akan membawa ku kemana?”tanya So Eun penasaran.
“kau akan tau nanti”Kim Bum tersenyum. Namun So Eun hanya mendengus kesal.

Setelah beberapa menit mereka pun sampai di sebuah tempat dengan pemandangan yang cukup indah. Mereka pun duduk saling membelakangi karna posisi tempat duduknya seperti itu.

“bum-ah kenapa kau mengajak ku kemari?ini khan sangat dingin”kata So Eun cemberut. Kim Bum langsung berbalik arah dan duduk dengan tegak, hampir saja So Eun terjatuh karna ia bersandar pada punggung Kim Bum.
“ahh..kau!!!”marah So Eun.
“jeongmal mianhe, kau terlalu asyik bersandar di punggung ku hahaa”Kim Bum tertawa renyah.
“kau pikir hanya aku?kau juga bersandar pada punggungku”kata So Eun tak mau kalah.
“baiklah mianhe,,tadi apa yang kau katakan?”tanya Kim Bum.
“apa?”So Eun tidak mengerti.
“yang tadi?kau bilang apa?kau kedinginan?”kata Kim Bum dengan nada menggoda.
“apa kau tidak merasakannya? kita berada di dataran yang cukup tinggi, ini juga sedang musim salju”kata So Eun jujur.
“bagaimana dengan ini?”
“hey Bum apa yang kau lakukan?!”So Eun memukul lengan Kim Bum karna Kim Bum tiba-tiba memeluknya.
“kau bilang kau kedinginan”jawab Kim Bum enteng.
“kau ingin memberikan tontonan gratis?”kata So Eun melihat sekelilingnya yang rata-rata memang pemuda-pemudi yang sedag berkencan.
“hanya ada beberapa orang”tukas Kim Bum, “aku hanya ingin menunjukkan pada dunia, bahwa kau hanya milikku”kata Kim Bum tegas, So Eun pun tersenyum.

“ahh bagaimana jika kita ucapkan janji kita?”ajak Kim Bum
“mwo?”So Eun tidak paham. Kim Bum pun mengeluarkan sebuah gembok yang lengkap dengan kuncinya. Dan menunjukkannya pada So Eun, Kim Bum pun mengambil sebuah spidol yang ada pada saku mantelnya. Ia dan So Eun pun mulai memikirkan apa yang akan mereka tulis pada gembok tersebut.

Setelah beberapa detik mereka pun mulai menuliskan sesuatu yang hanya terdiri dari beberapa kata namun mempunyai makna yang berkesan bagi mereka. Yah tulisan itu adalah “BUMSSO”*author yakin readers tau apa arti dari BUMSSO itu kekekee*
Dan pada gembok yang sebaliknya terdapat tulisan “MY SCHOOL MATE”.
“aku harap kau bukan hanya soulmate ku disaat ini saja, tapi untuk selamanya”kata So Eun memandang Kim Bum lekat.
“tentu saja, kau tidak boleh meninggalkan ku, kau harus jadi milikku selamanya”kata Kim Bum yang kemudian mencium bibir So Eun secepat kilat.
“Bum-ah”kata So Eun kaget yang ingat karna tempat itu tidak sepi.
“wae?tapi semalam kau tidak menolak”kata Kim Bum jail yang ingat akan ciumannya semalam dengan So Eun. Bisa dibayangkan betapa malunya So Eun saat itu, mukanya merah seperti tomat.
So Eun dan Kim Bum pun mulai berdiri dan menuju pagar besi yang penuh dengan gembok berbatik*maksudnya gembok yg penuh dg tulisan gitu*

Mereka pun memasangkannya pada pagar tersebut. Dan Kim Bum pun menunjukkan kuncinyanya pada So Eun, agar So Eun tau bahwa kuncinya benar-benar ia buang.*yg pernah nonton WGM khuntoria eps. Pertama pasti ingat dengan tempat ini*

Mereka tersenyum dan masih dengan fikirannya masing2, Kim Bum pun memeluk So Eun dengan erat dan So Eun meresponnya dengan baik. Mereka pun berpelukan seraya melihat pemandangan indah yang ada di hadapannya, diiringi dengan salju yang mulai turun.

 

 

THE END

Huaaaaa selesai,,,ahahaa,,,maaf yah endingnya gaje kaya author,,hahaaa
Author pikir endingnya bener2 aneh,,,wkwkwk
Ya sutralah pikiran author udah kebagi-bagi buat OS selanjutnya, gomawa buat readers yang udah meluangkan waktunya utk membaca OS saya ini^__^
Jangan lupa ya kritik dan saran sangat diterima dengan lapang dada.
_Kamsahamnida*

See u next time,,and bye bye^__^*

Tags: , , , , , , , , ,

21 responses to “{OS} My School Mate”

  1. vanka says :

    ok… dtnggu krya slnjutnya…..

  2. Viqa_BumsSoeulindo says :

    HAh 1st kah saya, , ,

    hmm osnya menarikkk, , cuma kurang grget ma konfliknya chinguuu, ,

    mungkin kalw ditambah apa gituuuuu, , pasti keren dehh, ,

    trus yang didetik-detik end,kesannya kok terlalu cepatt buat kim bum nyatain perasaannya., ,

    hmm itu aja selebihnya udah bagus,ma’f ya chingu kalaw kritik/saran saya menyakiti hatimu, ,hehe

    tapi kamu hebatt !!!

    keep fighting ????????

  3. rosiyani 'oci' says :

    huaaaahaha si bum ditolakk,, lagian ga ngeh yg dicintanya itu padahl di depan matanya… hhi…
    ya udah yg penting akhirnya sadar gt… haha…
    lanjut author kalo pny ff lg jgn lupa dipost…🙂

  4. Rara bumssoeul says :

    Kerend..
    Kerend..
    Seruuuu!! ^^

  5. Rara bumssoeul says :

    Kerend..
    Kerend..
    Seruuuu!! ^^

    ud.dc dua kali baca lo..
    P’1 yg di fb itu..
    Ke dua si sini..
    Ttp asyik bcanya🙂

  6. Kim So In says :

    author daebak….
    OSnya keren awal” ceritanya bikin nangis coz agak” mirip pengalaman pribadi.. hehehehehheh

  7. Mii-kun says :

    Good job author………
    Saiia suka……. ^^
    Cuma kurang greget aja gitu……..hehehe

    Di tunggu yaa karya selanjutnya \(^▼^)/ …..

  8. Atin says :

    Ff-nya bagus happy ending tp bag yg qga sk kb ditolak psh baru blng cnta ma kse,kesannya kb blng cnta ma kse gr2 ditolak coba kl dterima ga bakal sk ma kse., tp mg2 kse ga jd pelariannya y., *ga sk ma psh,bkn gr2 deket ma kb.tp ga sk wktu main he’s beautiful,lho malah curhat*
    Ok dtunggu karya selanjutnya y🙂

  9. laras says :

    bagus bagus seruuuu
    bener katanya atin takutnya itu cuma pelariannya doang
    haha tapi tetep keren kok os nya
    ditunggu karya yang lain yaaa🙂

  10. Atin says :

    Nah tu laras jg blng gt,dibuat z kl sebenarnya kb ma psh tu sengaja deket pngen tau gmn perasaan kse.,hehe *reader kug ngatur2* dimaafkan y author,habis ga rela kb ngelirik cew lain,kb cm buat kse.hihi

  11. Sary aj0w says :

    R0manteeeez…ehehe..dah just thiz w0rd,i wanna say..

  12. rizkyapratiwi says :

    keren …

    di tunggu cerita lainnya…

  13. Indah says :

    So sweet .akhir’a bisa jadian jga .d’tungu karya2 berikut’a

  14. Intan-FlaMINSTALized says :

    ffnya keren🙂 kasian so eun harus sabar mengenai cintanya (?)
    untung aja happy end😀

  15. VinsaQ says :

    Keren banget Authorrr😀 ditunggu karya2 selanjutnyaa🙂

  16. kimi says :

    Saya setuju sama semua. Ceritanya kurang gereget…
    Tp tetep saya suka dan saya tunggu karya selanjutnya

  17. serly says :

    Ffnya keren..akhrny bum nyadar jga klo dy ska am so eun..snang ngbca endingny..haha

  18. chandra bulan says :

    Aq suka,,crt’nya bgs,cuman krg greget dikit,abis kim bum’nya tertalu cpt nyatain prsaan’nya,jd kesan’nya pelarian krn di tolak shin hye,soeun pun terlalu cpt nerima jd y gitu deh….krg gmn gitu????!!…Hehehe#itu sih cuman pendapat aq aj,,mian!!!
    Diyunggu krya lainnya y
    Fightiiiiiing !!!!!!!

  19. Mia says :

    Kasian so eon s3ring mkn ati

  20. citra says :

    Ceritanya bagusss thor tapi pas bum oppa nyatain perasaannya kesannya maksainnn deh. Map ya. Tapi all out kerenn ko.. Fightinggg🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: