Memories In Christmas Eve (Story 2)

Author: ashillach

Cast: Kim So Eun, Kim Bum

Other Cast: Im YoonA, Park Shin Hye, Kim Joon, Yoo Seung Ho, Park Ji Yeon,  Moon Chae Won

Genre: friendship, family, romantic

Type: sequel

 

Hai, hai, haiiiiiiiiiiiiiiiiiii!!!!!!!!!!!!!!!!!

Waaa, udah masuk cerita yang kedua. HORE!!! (lompat2 gaje)

Untuk yang udah memberikan kritiknya di cerita pertama, makasih banyak ya..! sangat bermanfaat buat kelanjutan cerita ini!

Semoga yang ini kesalahannya udah berkurang dan tata bahasanya udah cukup baik ya.. –Amin!- sebelumnya maaf, karna bwtnya agak lambet-dan mungkin agak sedikit berantakan-, haha otakku lagi penuh untuk diisi pelajaran bwt bahan ujian, tapi tetep aj gk ad yg masuk -__-

Kalau ceritanya? Itu readers yang menentukan! Hahaha…

Enjoy the story, Chingu!

 

################

 

Aku menunduk membiarkan air mataku mengalir, sampai akhirnya, aku tidak menyadari kehadiran seorang lelaki.

 

Dia ikut duduk di sampingku dan memegang pundakku “ Hei, kau kenapa? “ tanya seorang lelaki yang tak kukenal yang kini sudah duduk di sampingku.

 

Aku menoleh melihatnya, aku takut kalau itu orang asing. Tapi, syukurlah, ternyata lelaki itu mengenakan seragam yang sama denganku. Itu pertanda kalau dia juga sekolah di sini.

 

Aku masih memperhatikannya, lelaki itu berambut cokelat kemerahan dan dia tidak memakai dasi. Gayanya yang cukup acak-acakan membuatnya terlihat seperti anak berandal.

 

Aku masih saja terus memperhatikannya. Dia menatapku heran “Kau tidak tahu aku?” tanyanya. Aku menggeleng, apa mungkin dia artis juga? Ah, So Eun kau benar-benar bodoh, kenapa aku bisa selugu ini sih masalah dunia hiburan dan teman-temannya? Aku mengutuk diriku sendiri dalam hati

 

Ah, sekarang aku baru menyadari bahwa pengetahuan semacam itu dibutuhkan juga. Kupikir tidak, aku sepertinya terlalu menganggap remeh soal ini.

Aku mengalihkan pandanganku menuju lurus ke depan dan menghapus air mataku. Aku tidak mau dia mengejekku lagi seperti yang baru kualami barusan. Tapi, alih-alih mendengus atau tersenyum meremehkan, dia malah tersenyum dengan ramah dan mengulurkan tangannya “ Baguslah kalau kau tidak kenal aku. Perkenalkan aku Kim Joon kelas 12-A “

 

Aku heran, tapi aku menyambut uluran tangannya “ Ah, eh, iya… Namaku Kim So Eun” jawabku dengan terbata-bata. “oh, jangan2 kau So Eun yang heboh dibicarakan di kelasku itu ya? Apakah kau dari Busan? Kelas 10-B?” tanyanya

 

Aku bukan heran lagi, tapi bingung, apa maksudnya? “ Eh, iya aku dari Busan dan kelas 10-B, tapi apa maksud Sonbae? Heboh dibicarakan? Memangnya aku kenapa? “

 

“ Dari yang aku tahu sih, ada seorang fans Kim Bum yang sekelas denganmu memberikan informasi kalau kau tidak tahu soal Kim Bum. Jadi kau dijadikan semacam.. yah bahan lucu2an lah di kelasku. Tapi apa kau benar-benar tidak tahu apa-apa?” ia menjelaskan dan bertanya padaku

 

Aku tertegun. Astaga, aku rasanya ingin berteriak di tempat ini sekarang juga. Benar apa yang dikatakan Yoona, di sini sangat banyak fans-nya Kim Bum dan aku yakin mereka sangat mengerikan. Info kecil semacam itu saja langsung tersebar. Dan lagi orang yang memberikan info itu adlah teman sekelasku? Ah, aku benar-benar malu. rasanya aku ingin langsung menggebrak pintu kelasku dan berteriak untuk menanyakan mana orang yang sudah berani mempermalukanku itu?

 

Sonbae yang kini ada di sebelahku itu hanya tersenyum geli melihat mukaku yang sudah memerah dan panas mendidih itu. “ Tapi, awalnya kupikir anak jelek yang berjerawat banyak yang bernama Kim So Eun itu, tapi rupanya aku salah, si lugu itu ternyata anak berlesung pipi yang manis “ ujarnya, senyumnya bertambah lebar. Ah, aku benar-benar tak tahu harus berbuat apa.

 

“Sonbae jahat sekali sih mengira aku seperti itu..” gumamku sambil memajukan bibirku. Kim Joon Sonbae yang dari tadi hanya tersenyum, kini malah tertawa terbahak-bahak melihatku. Aish, aku jadi makin kesal

 

“Ahahaha… miyanhe So Eun-ssi, habis kau benar-benar lucu” ia mencubit pipiku.

 

“ Sonbae sedang apa di sini?” tanyaku mencoba mengalihkan pembicaraan

 

“ Sama sepertimu, bolos “ jawabnya santai dan mengeluarkan hp dari saku jas-nya.

 

Aku hanya mencibir. Sejak aku SD aku adalah anak baik dan tidak pernah bolos sekalipun, aku juga selalu membaca buku pelajaran dengan rajin #makanya jadi dusun, yang dibaca Cuma buku pelajaran, gk gaul! – langsung dikeroyok mates sm fans So Eun gara2 ngejek Eunnie- ~haha~#  intinya aku benar2 tidak punya sedikit bakat apapun untuk menjadi anak berandal yang suka membolos. Ah… aku benar2 menyesal telah bolos, aku kan bisa ketinggalan pelajaran. Aku tidak mau jadi anak bodoh, karena menurutku, sudah cukuplah 1 sekolah ini tahu kebutaanku tentang artis, jangan sampai aku juga buta pelajaran

 

Aku berdiri memutuskan untuk kembali ke kelas. Tidak peduli apa pun, kena marah atau dihukum, aku tak mau lagi jadi seperti ini. Bolos pelajaran, tidak mengikuti pelajaran membuatku tersiksa # aneh, klo ak pasti ud jungkir balik saking senengnya gk ikut pelajaran ~haha~#. Kim Joon Sonbae langsung menahan tanganku “ Kau mau ke mana?”

“ Sebelumnya aku minta maaf sonbae, tapi sejujurnya aku tak pernah bolos seperti ini dan aku merasa bersalah, jadi aku ingin kembali ke kelas” aku menepis tangannya dengan halus

 

Dia langsung berdiri “ Kau egois juga ya, So Eun “ dia berkata begitu membuatku bingung “ kalau memang kau merasa bersalah, kenapa kau juga tidak menyuruhku untuk masuk ke kelas juga? Bukannya ini untuk dirimu sendiri? Agar kau tidak ketinggalan pelajaran kan? “ ia tersenyum seolah bisa menebak semua. Aku hanya diam. Tepat sasaran. Itulah satu-satunya kalimat yang bisa kuucapkan dalam hatiku.

 

“ Aku tak bisa menerima maksudmu itu, sebagai gantinya, kau ikut aku” kini giliran dia yang menarikku. Tapi tidak dengan kasar, mungkin lebih tepatnya mengajaku berjalan beriringan sambil bergandengan tangan –ah, aku malu!- menuju tempat tujuannya meskipun dengan sedikit paksaan.

Ia mengajakku masuk ke perpustakaan. “ Di sini kau harus menemaniku membolos, tapi kau juga masih bisa belajar kalau kau mau. Ini imbang kan untuk kita? “ ia melemparkan sebuah buku pelajaran kepadaku. Aku tersenyum melihatnya “ Gomawo, Sonbae, hehe aku juga tidak akan dimarahi guruku” ia balas tersenyum.

 

 

 

Author POV

Keresahan. Ya, itulah yang dirasakan oleh Yoona selama di kelas. Sejak jam istirahat sampai sekarang, dia masih belum datang ke kelas setelah insiden istirahat tadi. Ya, orang yang sudah membuat Yoona cemas selama 1 ½ jam ini adalah Kim So Eun. Ini adalah pertama kalinya So Eun bolos pelajaran.

 

Ia menoleh ke bangku So Eun yang kosong. Dia sempat melihat Shin Hye, teman sebangku So Eun yang juga tampak cemas, dan –di mata Yoona- kelihatan seperti merasa bersalah.

Selama pelajaran bahasa inggris ini, Yoona benar-benar tak bisa focus. Teman sebangkunya, Yoo Seung Hoo terus memperhatikannya. Prihatin melihatnya.

 

Yoona terus menggerak-gerakan kakinya gelisah. Astaga, ke mana sih anak itu? Pikirnya. Tiba2 Yoona melihat Seung Hoo menggeser selembar kertas terlipat ke mejanya. Yoona mengambilnya dan menatap Seung Hoo –Apa ini?- Seung Ho mengatakan ‘buka’ tanpa suara

 

Yoona membuka kertas itu dan inilah isinya

 

“ Kalau kau memang cemas, kenapa kau tidak pergi saja mencarinya?”

Yoona membalas:

 

“ Aku tahu. Tapi, aku tidak bisa. Dari tadi guru ini terus saja mengoceh padahal tidak ada yang memperhatikannya, dia juga kelihatan seperti mengawasiku”

“ Dasar bodoh! Tentu saja dia memperhatikanmu, dari tadi kakimu bergoyang-goyang, badanmu bergerak-gerak gelisah. Kenapa kau tidak pura2 permisi ke toilet saja?”

“ kau mengetahuinya? Haha, kau memperhatikanku ya dari tadi? Apa kau tertarik padaku?”

“ Gila! Kau masuk ke sekolah ini pakai cara apa sih? Otakmu sama seperti udang! Jelas saja aku mengetahuinya, kau duduk di sebelahku, dan jujur saja, aku merasa terganggu tahu!”

 

Yoona mencibir membacanya

 

“ Ya,ya maafkan aku professor, sudah mengganggu penelitianmu”

Mereka terus bersurat-suratan sampai akhirnya Yoona membalas “ baiklah, aku akan pura-pura ke toilet begitu guru ini memberi latihan”

 

Akhirnya, si guru bahasa inggris itu memberikan mereka latihan. Yoona langsung permisi ke toilet. Si guru tampaknya tidak merasa heran. Mungkin di matanya, gerakan gelisah Yoona dari tadi adlah menahan buang air.

 

Yoona langsung berlari mengelilingi sekolah secepat mungkin mencari So Eun. Tidak menutup kemungkinan -menurutnya- bahwa Kim Bum akan melakukan macam2 kepada So Eun.

 

Ia dari tadi terus bolak-balik melewati ruang musik yang dekat dengan toilet perempuan -menurutnya bisa saja So Eun pergi ke situ- sambil memeriksa kelas-kelas lain. Bunyi kakinya itu terdengar cukup menganggu seseorang di ruang musik.

 

Yoona sudah mencari di kelas-kelas sekitar ruang musik, dan sekarang ruang terakhir yang harus diperiksanya adalah ruang musik. Ketika dia akan memegang gagang pintu ruang musik untuk membukanya, tiba-tiba pintu itu langsung terbuka dan mengenai wajah Yoona

“ Aish, siapa sih yang dari tadi berlari-lari di koridor ini berisik sekali! “ orang itu langsung berteriak marah tanpa menyadari kesalahan fatalnya yang sudah membuat hidung seorang gadis memerah.

 

Tapi untunglah, dia segera menyadari kesalahannya dan berjongkok melihat gadis yang kini tengah terpejam mengerang kesakitan sambil memegang hidungnya yang memerah “ Ya! Gwenchana? Ah, jeongmal miyanhe, aku benar-benar tidak sengaja. Hidungmu tidak apa-apa?” Tanya orang itu

 

“ Ah, iya, tapi…” kata-kata itu terputus ketika Yoona menyadari siapa yang kini berada di hadapannya memandangnnya dengan penuh kecemasan. Ia melepaskan tangannya dari hidung.

“ Ya, ya, ya! Hidungmu mengeluarkan darah. Aish, benar-benar..” teriak orang itu panik yang ternyata adalah Kim Ki Bum, orang yang wajahnya menghiasi dompet Yoona. Dia langsung mengeluarkan sapu tangan putih dari sakunya dan menutup hidung Yoona yang kini masih tercengang dan membawanya masuk ke ruang musik

 

End Author POV

 

Sekarang aku masih di perpustakaan menemani Kim Joon Sonbae. Aku terus saja melihat buku pelajaran yang kini terbuka di hadapanku. Aku melihat buku itu membiarkannya terbuka tapi hanya melihatnya. Sementara Kim Joon Sonbae terus saja memainkan hp-nya sambil mendengarkan lagu.

 

Entah mungkin dia menyadari tingkah anehku dia bertanya “ Kau kenapa? “ dia bertanya dengan heran “Ah, ehm.. sebelumnya aku minta maaf Sonbae, tapi kenapa Sonbae bolos? “ tanyaku dengan ragu

 

“Kau sendiri kenapa bolos?” dia bertanya balik padaku “ Aku tidak punya niat bolos sama sekali tapi….” Aku menghentikan kalimatku sendiri, apa dia tidak tahu kejadian waktu istirahat tadi?

 

“ Tapi?” tanyanya masih penasaran “ apa Sonbae tidak mendengar hal apapun saat istirahat tadi?” aku bertanya padanya, dia hanya menggeleng. Aku tersenyum puas, berarti yang iini tidak akan jadi bahan perbincangan di kelas itu lagi.

 

“ Aku tidak mendengar hal apapun kecuali insiden jus wortel” dia menjawab begitu yang jelas saja membuatku kaget, apa hal itu sudah menyebar? “ itulah alasanku ada di sini. Karena aku penasaran dengan anak yang bernama Kim So Eun yang katanya terlibat insiden jus wortel itu” dia menjawab denngan penuh senyum jahil

 

“ Apa yang ini sudah menyebar juga Sonbae?” tanyaku “ Jelas saja menyebar, banyak sekali tadi fans Kim Bum yang membicarakanmu ketika melihatmu diseret oleh Kim Bum. Tapi menurutku tidak heran sih, fans-nya sendiri saja pernah dikasari olehnya” dia menjawab dengan santai seolah itu hanya hal biasa.

 

“ Maksudnya?” aku yang memang benar-benar tidak tahu apa-apa soal Kim Bum jelas saja penasaran.

 

“ Dia pernah memarahi salah satu fansnya karena si fans itu ‘menembak’ Kim Bum ketika dia sedang promo lagu pertamanya, sesudah acara itu selesai dia langsung memanggil si fans itu ke belakang panggung dan memarahinya, untung saja saat itu tidak ada wartawan. Dan sekarang si fans itu membentuk anti fans Kim Bum dan dia menjadi ketuanya, kalau tidak salah dia sekarang bersekolah di sini juga kelas 10-A, namanya Park Ji Yeon” Kim Joon Sonbae meneceritakannya dan memberikan informasinya secar lengkap

 

Aku langsung mengepalkan tanganku dan memukul meja “ Ah, sayang sekali saat itu tidak ada wartawan, coba kalau ada, sudah mampus dia! Argh, wartawan sekarang benar-benar bodoh!” ujarku dengan marah, untung saja saat itu perpustakaan sedang sepi “ Apa keluarga atau saudaranya tidak memarahinya atau apapun?”

 

Kim Joon Sonbae hanya tersenyum  “ Jelas saja orang tuanya tidak tahu, dia sama sekali tidak memberitahukannya, yang tahu hanya teman2nya dan fansnya. Di rumah dia sangat tertutup dengan orang tua kami”

 

“ Ah, dasar, coba sa….” Kata2ku terputus aku menyadari satu hal yang membingungkan “ Di rumah? Orang tua kami? Jangan2 Sonbae….” Aku menatap senior yang kini ada di hadapanku dengan penuh tatapan penuh tanya

“ Ya kami bersaudara, tapi hanya sebatas saudara tiri” dia menjawabnya penuh dengan senyum masam, apa dia tidak menyukai kenyataan itu? Kalau aku jadi dia sih iya, aku akan menyesal seumur hidupku mempunyai saudara seperti dia.

 

Aku terkejut mendengarnya dan bertanya padanya “ Sonbae tidak akan memberitahu padanya kan? “ dia menatapku heran “ Soal apa? “

“ yah, hal2 yang mungkin sedikit mengejeknya, jangan beritahu padanya ya?” aku sedikit memohon padanya.

 

“ Oh, itu……… awalnya aku memang ingin memberitahukannya sih, kalau kau tidak menyadarinya” aku kecewa mendengarnya “ Tapi anggap saja bayaran untukmu yang sudah menemaniku di sini” jawabannya itu membuatku sangat lega

 

Tiba2 bel pulang berbunyi “ Wah, sudah pulang ya..” Dia melihat jam tangannya “ Ah, padahal obrolannya baru mulai seru, ya sudah So Eun, kembalilah ke kelasmu, tapi kapan2 temani aku bolos lagi ya”  Kim Joon Sonbae berdiri dan melambaikan tangannya

 

“ Jangan harap Sonbae, ini akan jadi pertama dan terakhir kalinya aku membolos” jawabku

 

“ Wah, kalau begitu aku akan menyeretmu seperti Kim Bum istirahat tadi dan mengajakmu bolos dengan paksa” dia tersenyum, baru saja dia akan keluar perpustakaan, tiba2 dia menunjuk setumpuk buku yang ada di kursi yang dia duduki tadi “ Jangan lupa untuk mengganti buku2 itu, kalau kau ingin kunci lokermu cepat kembali” dia melambaikan tangan dan memeberikan senyuman yang terakhir sebelum akhirnya keluar dari perpustakaan

 

Aku tersenyum mendengarnya. Dia sangat baik, jauh berbeda dengan saudara tirinya. Tapi, tunggu, kunci loker? Dari mana dia tahu kalau kunci lokerku diambil? Ah, sudahlah, lebih baik aku cepat-cepat pulang saja. Aku pun mengambil buku2 yang masih lembab dan berbau sayur itu dan membawanya keluar

 

########################

 

Butuh waktu bagiku untuk sampai ke kelas. Sebelum ke kelas aku memutuskan untuk pergi ke toilet terlebih dahulu, bersembunyi. Aku tidak mau nanti kalau ada yang melihatku –terutama fans-nya Kim Bum- akan mengejekku atau mengintimidasiku.

 

Ketika sampai di kelas, aku tidak menemukan Yoona. Ke mana anak itu? Yang pertama kali menghampiriku adlah Yoo Seung Hoo, teman sebanngku Yoona “ Ah, So Eun-ah kau sudah kembali. Mana Yoona? Bukannya dia mencarimu?” tanyanya

 

“ Yoona? Mencariku? Aku tidak tahu, aku ke perpustakaan tadi dan tidak ada yang mencariku “ jawabku. Yah, sekarang Yoona yang menghilang

 

Tiba-tiba Shin Hye, teman sebangkuku datang menghampiri aku dan Seung Ho dengan wajah bersalah “ So Eun-ah, jeongmal miyanhe, aku benar-benar tidak punya maksud apapun” dia datang dan langsung menggenggam tanganku

 

“ Untuk apa? Memangnya kau berbuat apa?” aku heran karena tidak tahu apa-apa soal ini

 

“ Akulah fans Kim Bum yang menyebarkan kalau kau tidak tahu apa-apa soal Kim Bum, awalnya aku mendengar pembicaraan kau dan Yoona, lalu aku memberitahunya ke Chae Won Sonbae, pacar Il Woo Sonbae, awalnya hanya untuk main2, tapi ternyata langsung menyebar karena saat itu ada senior2 yang lain, dan Chae Won Sonbae langsung memberitahukannya ke Il Woo Sonbae dan Il Woo Sonbae memberitahukannya ke Kim Bum Oppa… aku benar-benar minta maaf, karena aku kau jadi bahan pembicaraan” dia menjelaskannya dengan panjang lebar dan memohon dengan sangat padaku

 

Aku terheran-heran mendengarnya. Ternyata teman sebangkuku sendiri si fans mengerikan itu? Wah, benar-benar…..

 

Tiba-tiba dari arah pintu kelas kami terdengar suara yaring “ Hah, kalian fans2 Kim Bum benar-benar keterlaluan, sama seperti idola kalian, tidak berguna!” sahut perempuan itu berkata kepada Shin Hye, lalu dia menoleh ke Seung Ho “ Seung Ho, kau mau pulang bersamaku atau tidak? Kalau mau bareng, nanti ke mini market sebentar ya, aku mau beli cokelat” anak itu berambut panjang dengan jepit rambut berbentuk boneka beruang menghiasi rambutnya

 

“ Heh, kau!” teriak Shin Hye langsung berteriak ke arah perempuan itu. Setelah itu mereka memperdebatkan sesuatu tentang Kim Bum yang tidak kumengerti

 

Aku menoleh ke Seung Ho yang hanya berdiri geleng2 kepala “ Kau kenal dia Seung Ho-ssi?” tanyaku.

 

Dia mengangguk “ ya, dia teman masa kecilku. Dia Park Ji Yeon, ketua anti fans Kim Bum, mungkin kau belum tahu ceritanya…..” aku memotong kata-katanya “ Aku tahu, aku sudah tahu, tapi sepertinya kau sudah terbiasa ya melihatnya bertengkar dengan fans Kim Bum? Apa itu sering terjadi?”

 

“ Bukan sering lagi, setiap kali aku berjalan bersamanya, aku harus selalu membawa baju ganti, karena pasti ada saja fans Kim Bum yang melemparkan macam2 barang padanya, ada juga yang melempar telur. Dan melihatnya berkelahi dengan ketua fans club Kim Bum seperti sekarang ini adalah makanan sehari-hari untukku” jawabnya sambil menganmbil tasnya. Aku hanya tercengang mendengarnya. Jadi maksudnya Shin Hye ketua fans club Kim Bum? Teman sebangkuku sendiri?

 

Seung Ho berjalan tepat ke arah dua wanita yang sedang bertengkar itu, memisahkan mereka dengan cara mendorong dahi mereka berdua ke arah yang berlawanan “ Sudah, sudah cukup, ayo Ji Yeon kita pulang aku akan menemanimu ke mini market jadi kau jangan cerewet” dia membekap mulut Ji Yeon dan berjalan menjauhi aku dan Shin Hye yang dengan heran memperhatikannya “ Dah, Shin Hye-ah, So Eun-ah, duluan ya!” sahutnya melambaikan salah satu tangannya yang tidak membekap Ji Yeon

 

#################

 

Aku pulang sendiri karena aku tidak menemukan Yoona, dan aku juga tidak bisa mencarinya di banyak tempat mengingat sekarang aku harus berhati-hati dan menghindari fans-nya Kim Bum dan Kim Bum-nya sendiri, tentunya . Jujur saja aku takut kalau mereka macam-macam padaku.

 

Sesampainya di rumah aku langsung merebahkan diriku di sofa. Sepertinya Yoona memang belum pulang. Aku melihat ada majalah di atas meja. Seperti yang biasa di baca Yoona, apa ini edisi terbarunya? Aku memutuskan untuk membacanya sekalipun aku tidak tertarik. Aku pertama-tama membukanya secara acak. Tiba-tiba, aku melihat satu halaman terpampang foto Kim Bum yang memenuhi satu halaman itu. Aku memperhatikannya baik-baik. hm, dia manis juga asalkan tidak sedang marah ~haha~

 

Tiba-tiba ibu datang melihatku “ Wah, anak ibu sudah pulang. Mana Yoona? Kalian tidak pulang bersama?” tanyanya sambil membelai kepalaku

 

“ Tidak bu. Aku tadi ingin mengajaknya pulang bersama, tapi aku tidak melihatnya, kupikir dia sudah pulang duluan jadi aku pulang saja duluan” jawabkku

 

ia hanya mengangguk lalu mengambil Koran hari ini. “ Bu, bolehkah aku bertanya?” aku memulai pembicaraan setelah cukup lama kami terdiam dalam bacaan kami masing2

 

“ Hm, apa?” jawab ibu tapi ¾ perhatiannya masih terpusat kepada Koran yang sedang dibacanya

 

“ Kenapa ibu menyekolahkan aku dan Yoona di sekolah ini?” tanyaku “ Kenapa? Kau tidak senang?” Tanya balik ibu dengan cukup terkejut

 

“Bukan, bukan begitu, tapi bukannya masih banyak sekolah lain yang mungkin lebih bagus. Apa karena Yoona ingin bertemu idolanya? “ tanyaku, sejujurnya hal ini cukup menggangguku beberapa hari terakhir ini setelah bersekolah di sekolah yang sekarang

 

Tiba2 ibu menarik sesuatu dari leherku, kalung pemberian bocah malam natal –aku menyebutnya begitu-. Aku heran melihat ibu begitu, ibu langsung tersenyum jahil “ Aku menyekolahkanmu di sana juga untuk ini..”

 

“Eh, maksud ibu?” tanyaku masih tidak mengerti. “ Ibu, sudah dengar ceritanya dari Yoona, ceritanya menyentuh sekali, dramatis. Persis seperti drama, ah, kalau kau bisa bertemu dengannya kan bagus, jadi seperti yang di drama2 itu lo…. Ah, coba saja cerita cintaku sebagus dirimu, aku akan sangat bahagia” ibu menjawabnya dengan penuh kesan dramatis. Wah, jeongmal, ibu dan Yoona benar-benar sama. Sama2 terobsesi dengan kisah2 di drama.

 

Entah mungkin karena terlalu asik bercerita, aku dan ibu tidak sadar kalau di depan pintu ayah sudah pulang, dia hanya tersenyum tipis mendengar perkataan ibu “ Oh, jadi maksudnya caraku melamarmu kurang romantis begitu?” Tanya ayah

 

Ibu langsung gelagapan dan segera berdiri berjalan mendekati ayah “ Aniyo, bukan begitu yeobo. Aku hanya sedang bercanda dengan So Eun. Iya kan So Eun?” Tanya ibu berpura-pura manis. Haha, bercandanya lucu sekali bu.

 

Ibu pun segera membawa barang bawaan ayah ke dalam lalu setelah itu dia kembali ke sampingku dan berkata “Pokoknya So Eun, kau harus berjuang. Jangan menyerah, kau harus bisa mengejar cinta pertamamu itu! Aja, aja, Fighting! “ ujar ibu menyemangati. Aduh, sejak kapan sih kalau aku bilang si bocah malam natal itu cinta pertamaku? (sebetulnya bisa dibilang iya, bisa juga tidak)

 

Kali ini, aku mendengar suara Yoona berteriak dengan nyaring “Aku pulang semuanya!” teriaknya. Aku dan ibu lagsung berdiri menyambutnya, kami kaget melihat hidung Yoona merah seperti jambu yang sudah benar-benar masak itu “ Ya, Yoona hidungmu kenapa? “

Tanyaku mendekatinya

 

Dia langsung memelukku dan berkata “Aku mencintaimu saudaraku “ dia berkata persis seperti orang yang habis meminum Soju yang mabuk. “hei, Yoona kau kenapa sih?” dia hanya tersenyum menatapku dengan penuh tatapan manja.

##################

Setelah menceritakan semuanya padaku, barulah dia tersadar dari mabuknya. Dia kembali normal. Ternyata yang membuat hidungnya memerah itu adalah Oppa-nya sendiri, Ki Bum, tapi dia malah senang. Saking senangnya, ketika pulang dia terus saja tersenyum seperti orang gila dan tersesat. Untunglah dia bisa cepat sampai di rumah. Kalau tidak apa kata orang? Sudah cukuplah saudaranya saja yang jadi bahan pembicaraan

 

Malam harinya, aku mengobati hidungnya di kamarnya sambil menceritakan soal insiden tadi dan Shin Hye yang memberi tahu soal keluguanku “Eh, tapi aku tak pernah menceritakannya kepada siapapun apalagi Shin Hye” ia kaget setelah mendengar ceritaku

 

“Iya, aku tahu. Tapi aku pernah kan bertanya kan padamu, setelah aku bertabrakan dengan Il Woo Sonbae, kau terus saja mendiamiku, juga ketika di kelas aku ngotot mengatakan Kim Bum di sekolah itu Kim Bum Soo, ada kan aku berkata begitu padamu? Dia tidak sengaja mendengar pembicaraan kita itu” jawabku mengingatkannya, dia hanya mengangguk-angguk

“ itu bukan pembicaraan kita, tapi perkataanmu. Kau juga sih, sudah kubilang untuk diam, masih saja cerewet. Ah, aku kesal pada Kim Bum itu. Berani-beraninya dia mengatakan aku kurang up to date. Kupikir mulai sekarang aku akan ikut klub anti fans Kim Bum” dia berkata begitu dengan berapi-api

 

Aku mengangguk setuju dengannya. Akhirnya, aku bisa meyakinkannya kalau Kim Bum itu tidak baik. “ Oh, iya. Mana novelmu itu? Bukannya kau belum selesai membacanya? Tidak mungkin kau mengembalikannya setelah merengek-rengek selama 3 tahun tentang buku itu” Yoona bertanya padaku yang memang tidak membawa buku itu ke kamar Yoona, hanya membawa Ipad-ku

 

“Buku itu ada di lokerku, dan lokerku disita oleh Kim Bum, sampai aku mengganti buku-bukunya yang kusiram dengan jus” kataku dengan merajuk, Yoona hanya menatapku prihatin

 

“Argh, orang itu benar-benar, menyebalkan sekali. Senyummnya saja yang sok manis ternyata orangnya seperti itu, pokoknya besok aku akan bergabung ke klub anti fans Kim Bum “ ia berkata begitu dengan wajah 100% yakin

 

Akhirnya, kami terdiam beberapa saat, sibuk dengan kegiatan masing-masing, aku sibuk mendengarkan lagu dari Ipad-ku dan Yoona sibuk memotong kuku kakinya, tiba2 dia langsung mengatakan hal yang sungguh berlawanan 360° dengan apa yang baru dikatakannya beberapa menit yang lalu “ Oh, iya minggu depan Kim Bum akan jadi bintang tamu di konser musik Green Day #hari hijau, bukan band dari Amerika# lo! Ah, aku jadi ingin nonton “ ujarnya. Aku menatapnya heran

 

Mungkin dia menyadari tatapanku itu, dia langsung berkata “ Tak apa kan? Sekalipun anti-fans aku kan punya hak untuk menonton konser, iya kan?” aku hanya mengangguk-ngangguk. Terserah kau saja Yoona……

########################

Tak terasa sudah 3 minggu berlalu sejak insiden jus wortel itu, kehidupan SMA-ku sejak saat itu cukup diungkapkan dengan dua kata. Tidak tenang. Bagaimana tidak? 2 hari setelah insiden itu, ada segerombolan senior perempuan yang datang mengintimidasiku ketika aku sedang menemani Shin Hye ke toilet. Untunglah Shin Hye cepat keluar. Posisinya sebagai ketua fans club Kim Bum itu sgt mendukung. Bukan hanya itu saja, aku juga pernah disiram dengan jus wortel oleh segerombolan perempuan fans Kim Bum dari kelas 10-E, untunglah saat itu aku sedang bersama Kim Joon sonbae, dia segera memarahi perempuan2 itu.

 

Intinya selama aku dijahili, Shin Hye, Yoona, Kim Joon Sonbae, dan Ji Yeon -yang tidak terima ada orang biasa yang ditindas oleh Kim Bum dan pengikutnya- selalu membelaku. Setelah selama seminggu mereka terus menjahiliku, mereka mulai bosan dan berhenti. Tapi, minggu ini gangguan itu kembali datang, mungkin ini api yang kusulut sendiri

 

Hal ini dimulai ketika aku memilih kegiatan tambahanku. Yoona memilih kegiatan tambahan menari, sama seperti Ki Bum –selama 3 minggu ini mereka jadi cukup dekat, dan karena itu Yoona sering pulang telat karena sering tersesat-. Aku yang saat itu bingung mau memilih apa, diberitahu oleh Kim Joon Sonbae ada kegiatan tambahan yang baru, yaitu semacam kelas untuk mereka yang ingin jadi pengarang lagu, seperti aku. Aku memutuskan untuk ikut kelas itu, apalagi setelah mengetahui kalau Shin Hye juga masuk kelas itu, aku senang –aku juga makin akrab dengan Shin Hye, dia ternyata anak yang baik-.

 

Tapi tanpa disangka-sangka, Kim Bum juga ikut kelas itu. Mana aku tahu? Fans2 Kim Bum mengira aku memang mengincarnya. Haha, maaf saja. Ambil saja kalau kalian mau, aku tidak butuh.

 

Ya, ya, seperti yang sedang kualami sekarang. Aku dikepung dari segala arah oleh fans Kim Bum kelas 10, 11, 12 di sebuah koridor sepi dekat ruang musik. mungkin sekitar 7 orang perwakilan mereka semua. Aku dikepung ketika aku akan pergi ke ruang musik untuk kelas tambahan

 

“ Hei, kau ini genit sekali ya? Sengaja mau cari masalah? “ yang paling tengah, yang tampak seperti ketua gerombolan itu yang pertama. Dia maju selangkah sambil menatapku dengan remeh

 

Aku diam. Aku memutuskan untuk tetap diam sekarang. Lalu tiba-tiba datang seorang dari arah kiri, sepertinya dia satu tingkat denganku “ Hei, kenapa tidak jawab? Takut? Jangan harap kali ini ada yang datang menolongmu!” bentaknya, sok berkuasa sekali anak ini, pikirku

 

Yah, sejujurnya aku juga tidak mengharapkan bantuan siapa pun kok. Aku bisa menangani ini sendiri, “ Apa kalian tidak bosan terus menganggu orang?” aku bertanya dengan sedikit menentang

 

“ Bukannya KAU yang seharusnya bosan mencari masalah? Apa badanmu gatal-gatal kalau tidak mencari masalah?” datang yang lain kini menyerangku sambil menunjuku dengan kasar

 

“ Apa kalian tidak sadar kalau kalianlah yang mencari masalah? Aku masuk kelas tambahan yang sama dengannya bukan karena sengaja itu hanya kebetulan dan aku memang ingin jadi pengarang lagu. Wajar kan? Aku bukannya kalian, yang hanya bisa ikut-ikut idola kalian tanpa berinisiatif sendiri” aku balas menjawab mereka dengan tatapan dingin. Apa mereka pikir aku takut? Jangan harap seorang Kim So Eun akan jadi penakut

 

“KAU!” teriak salah seorang dari mereka yang dari tadi terlihat paling tidak sabar, langsung datang menjambak-jambak rambutku. Setelah itu si yang paling tua langsung menghentikannya

 

“ Apa sih yang membuat kalian merasa terganggu?! Aku merasa aku tidak pernah mengganggu kalian, kenapa kalian begitu sibuk mengurus urusan orang lain yang tdk ada hubungannya sama sekali dengan kalian!” aku kali ini berteriak membuat semuanya cukup terkejut. Lalu si tengah balas berteriak “ masih untung ada yang menahannya menjambak rambutmu, tapi kau benar-benar……” dia melayangkan tangannya untuk menamparku

 

Aku memejamkan mataku, kutunggu tamparan itu mendarat di pipiku, pukulan itu tidak datang, aku menoleh dan aku melihat KIM BUM menahan tangannnya……….

 

 

 

TO BE CONTINUED

 

 


gimana? Bagaimana?

Sebetulnya di story 2 ini aku pengen ada Jung Il Woo atau Lee Min Hoo-nya, tapi gk cukup kayaknya. Mungkin di next story ya….. haha Kim Bum-nya aja juga muncul terakhiran. Masalah Moon Chae Won, itu sdh kutambahkan sebagai pacarnya Jung Il Woo, hehehe….. kupastikan di awal Story 3, Chae Won bakal muncul (wah, kebongkar deh bocorannya, haha) untuk Song Ji Hyo, aku bingung mau dijadiin apa. Ada yang punya saran?-di sini aku juga nambahin pemeran tambahan, Park Ji Yeon-

Jangan lupa tinggalin komentar, kritik, saran, dan yang lainnya ya..!

Gomawo all! ^^

Tags: , , , , , , ,

About bumssoindo

We are fanbase of BUMSSO (Kim Bum and Kim So Eun) from Indonesia

37 responses to “Memories In Christmas Eve (Story 2)”

  1. Rara says :

    Ayo lanjutin ceritanya!
    Bikin penasaran.. ^^

  2. Kim So In says :

    Keren author…
    Yoona ma Mm’a sama” up to date ya soal selebritis…
    Kyaaa oppa lindungin onnie…
    Swit swit ga sbr nunggu Part 3’a jgn lama” ya…

  3. AndinaDes says :

    good story🙂

    hey hey mau nanya, aku masih ga ngerti perbedaan make -ah sma -ssi. hehe mau nerangin secara detail? kalo yang akhirannya pake -yang itu gmna??? kaya ga eul -yang gtu…

    i wait for next story ya… baca story ku juga yah🙂

    • ashillach says :

      hehe, sori, aku sbtlnya jg krg ngerti soal itu, cmn pake2 aj
      haha ^^
      ap judul ff-nya? hehe, msh byk yg blm kubaca di sini
      mksih ud baca…

      • ashillach says :

        yg ak tw cmn 1, klo gk slh, -ssi itu kyk semacam utk panggilan kpd orang yg dihormatinnya
        -kl gk slh sih, ak tw panggilan -ssi dari novel, dan novel itu ngasih keterangannya kyk gtu

  4. Atin says :

    Ah aq sk,authornya baik sekali usulq buat ditambahin moon chae won & song ji hyo didengerin,, *peluk author* #lebay hehe
    Song ji hyo?Hem…jd cew pendiam yg ditaksir kim joon gmn mnrt author?
    Tp terserah author cih,benere pngen artis lain jg buat dimasukin tp kacian author ntar bngung mikirnya.hehe
    Kim bum muncul cm bentar,dbanyakin y..*reader cerewet* hihi
    Dtunggu part selanjutnya..🙂

    • ashillach says :

      hehe, iylah kudengerin, soalnya masukan yg cukup bgs tuh,
      tp utk usul ji hyo yg ini gk bs kumasukin,
      soalnya ak ud ad rencana soal kim joon, hohoho ^o^
      mksih byk ud baca ya!

  5. Suryati says :

    Kok kim bum munculnya dikit,pas terakhir lagi

  6. wie says :

    haha,, keren2..
    aku suka!!!^_^
    part selanjutnya dtunggu ya,, jangan lama2…hehe

    o ya,, kalo boleh kasih saran gimana kalo song ji hyo nya dijadiin guru kelas menari aja…
    tapi itu cm saran lo…hehe

    good luck iia!!!! ^_^

  7. intan bumsso says :

    wah kereeeeeeeen dah author ceritanya
    tapi sayang kim bum dikit banget munculnya
    yeeeeee kim bum nolongin so eun, rasain tuh fans2 jahat kim bum
    next part jangan lama lama ya author
    fighting…..^-^

  8. Niiz says :

    Shin hye ember sebel aku !?!
    Bagian shin hye dikitin ajah *reader egois*

    Huaa snengnya ada ji yeon >.< gokil juga dia jd anti fans😀

    Bgian kim bum bnyakin dunk *cerewet*

    Semangat ya author ^^

  9. rosiyani 'oci' says :

    wahhhh bagus.. serulahhh ini. ampun dah tu sekolah anak2nya knp kebanyakan cuma ngurusin bummie doang bukan belajar,, haha… bummie bgtu terkenalnya mpe kaya gt.. haha
    park ji yeon, aku suka dia dimasukin jd cast dsni pa lagi ada seung hoo jg udahhh mereka berdua mah cocok jadiin mereka pacaran aja. haha #maunya aku itu mah..
    kasian deh so eun knp mesti kena masalah mulu ma fans2nya bummie, ishhhh wong dia hny mau sekolah.. ckckck,,
    itu bummie moga belain eunnie pas mau ditampar… hhi..
    ya udah deh lanjut part selanjutnya … jgn lama2 ya hhe🙂

    • ashillach says :

      tw tu sklh byk bgt anak2 berandalnya, haha..
      tenang aj, kim bum ngebelain so eun kok
      mksih ud baca

  10. vanka says :

    kreenn…partslnjutnya jngn lma2…

  11. dhiyah says :

    q TIDAK SUKA 5 moon chae won !!!!

    tP q sk crta y . . . =)
    q tggu part sLnjut y , , jNgan Lma” . .. ok
    kLo prLu tu si Chae won g sah kut !!! buang za amazone byar d mKan ikan Piranha . . .
    hwahahahaha *bot fans y , , , pEace* =)

  12. Viqa_BumsSoeulindo says :

    WAH !!!!!!

    i like it, , ,

    kerennnnnn !!!!!!!!!

    haha, , ,siapa tuh yang hadang so eun eonnie ~mengasah golok~

    SEPERTINYA KALIAN SIAP UNTUK DIGORENG YA ????,hehe

    wahh ji yeon ketua club anti kim bum, , huhu
    kamu terlalu imut teh ????

    ayo SEUNGYEON COUPLE FIGHTING !!!!!!!!!!!!!!!

    wah, , kim bum oppa datang !!!!!!, ,asikkkkk ????

    kesatria baja hitam siap memberantas hama !!! (?) hahahahahahahhahahahahahaah

    lanjutttttttttttttttttt !!!!!!!!!!!!!1

    keep fighting !!!!!!!!!!!!

    • ashillach says :

      kyknya klo ud ngasah golok, berarti tu tandany siap nyemblih…
      bkn siap ngegorng , haha -jgn dihiraukan-
      mksih ud baca dan suka sm cerita ini

  13. Sary aj0w says :

    Huwaaaa..gagagaga..akhrnya..bummie jd pahlawan siang b0l0ng..hiyaaaaa…kpan y0w kira2 bum bum liad kalung ph0n tu..(reader s0mplak,emg dah pazti bummie si ank lelaki 0mp0ng snyum gula,hahaha)

  14. Rachima Sofiani says :

    Lanjutkaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan!!!!!!!!!
    keren euy..

    wadew, Ji Yeon onni anti fans Kim Bum? o.O?
    wereeeeee ada Seung Yeon couple😄

    part selanjutnya aku tunggu !!
    keep fighting author😀

  15. Rara bumssoeul says :

    Akhirnya ff TER-favorite ku di post juga..
    Huahahahah
    seneng2 * teriak sambil lompt2 gaje*

    . Satu kata untuk author BRILIAND🙂

    author na punya fb n’gk aku mau tau dong biar aku add ^^

  16. Atin says :

    Author: gpp,moon chae won ma song ji hyo dimasukin z dah seneng,terserah mereka jd apa asal ga jahat ye..hehe
    Seo woo,siwon boleh jg dimasukin *abaikan,bs2 saya saranin 100 artis buat dimasukin ff nee* haha
    Dhiyah: siapin golok ngajak perang,haha,becanda…salam kenal saya fansnya chae won & il woo..tp tetep damai kug.karena selera *kaya makanan?* beda2.. hihi
    Ayo author ff-nya ditunggu.fighting!! ^^

  17. rini says :

    makin seru ,,
    wah ad kimbum nolongin soeun??
    penasaran ,,
    d.tunggu k,lanjutan,a!!

  18. rizkyapratiwi says :

    GILA …. KEREEEEEENNNNN
    yaaaahhh …

    gk tw mw blng apa selain bilang keeeeerreenn … bagus bgt ceritanya ….

    lanjutkan … di tunggu part selanjutnya

  19. Mii-kun says :

    Kurang banyak author (-‘_’-) ……. Banyakin dong part 3 nya…..

    Ceritanya bagusssss……\(^▼^)/
    Tp KimBum nya koq cuma nongol di akhir -_-” ……

    Lanjutkan yaa !!
    Saiia tunggu~

  20. Ina BeQi Soeulmates says :

    waaaaaaaaaaaaahhhh
    KEREEEEENNNNNNNN
    SUKAAAAA SUKAAAAA
    lanjuuuuutt

  21. SintiaBumsso/@SintiaBumsso17 says :

    Kereeennn banget lanjut baca🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: