One In A Million part 3

Author :AndinaDes

Main Cast: Kim Bum , So Eun

Cast: Park Sin Hye , Lee Min Ho, Lee Min Jung, Kim Hyun Joong, Kim Ki Bum, ImYoona, Jang Geun Suk, Cho Kyu Hyun.

Genre: Romantic, Friendship.

Type: Sequel.

 

Annyeong Haseyo… ini Part 3 dari One In A Million. Semoga makin seru dan makin ngebuat readers makin semangat bacanya ya…. Enjoy it!

 

 

PART 3

 

 

So Eun menjauh dari Kim Joong dan Kim Bum yang sedang menelfon.Ia berjalan ke tepi roof top. Ia ingin menikmati keindahan Seoul di malam hari.

Oh sangat indah, aku sangat suka situasi seperti ini. Lampu – lampu gedung, indah sekali…. Tunggu keadaan ini seperti….

FLASH BACK

So Eun memasuki apartemennya. Tak ada orang di rumah, ayah ibunya sedang diluar kota Frankfurt. Ia sendiri. Tak berapa lama ada sms muncul di hapenya. Orang itu mengajaknya ke roof top, ia ingin membicarakan sesuatu. Ia sangat bersemangat. Tak lama ia langsung naik ke roof top. Disitu sudah ada seorang lelaki tampan menunggu So Eun dengan setia.

“kau… kau sudah menunggu lama ya?” Tanya So Eun sambil berlari kecil mengahampiri lelaki itu.

“iya, tak apa, untuk mu aku rela menunggu sampai kapan pun…” ucapnya sambil tersenyum. Ia sangat tampan.

“aish, apa sih kau ini…” jawab So Eun malu.

Lelaki itu menarik tangan So Eun lembut.Ia membawanya ke tepi roof top.

“Frankfrut indah juga, tapi aku tetap rindu korea.Aku ingin kesana, tapi entah kapan…” kata lelaki itu.

“ya, aku juga. Aku rindu, sangat rindu Korea. Ayah akan mengijinkanku ketika menurutnya aku bisa menjaga diri.” Ujar So Eun.

Lalu lelaki itu mendekati So Eun dan memeluknya dari belakang.

“kau mau ke Korea bersamaku? Kita hidup berdua kelak… bagaimana?” Tanya lelaki itu sambil menaruh dagunya di pundak So Eun

So Eun tersenyum hangat dan memejamkan mata sejenak.

“ya aku,mau…. Kau tau itu…” jawab So Eun sambil mengelus pipi lelaki itu.

Lelaki itu melepas pelukan So Eun menarik So Eun agar bisa bertatap mata dengannya.Lalu memegang tangan So Eun erat.

“listen dear, I’ll marry you someday. And I will. Just take a time, don’t get bored dear, don’t. don’t give up for waiting me because all my life, I will take my time to chasing. Chasing my life to live together with you..” kata lelaki itu. Lalu mencium bibir So Eun.

“I will baby, I will… as long as you proof your promise…” kata So Eun sambil tersenyum.

FLASH BACK END

“sst..” So Eun mendesah.Ia memegang dadanya. Ia sakit mengingat semua peristiwa yang ia jalani bersama dengan lelaki itu. Ia sakit dengan semua kejadian indah yang bisa membunuhnya pelan – pelan jika mengingatnya.

“ Lee Min Ho, tolong… jangan masuk lagi kepikiranku. Aku mohon…” ucap So Eun meringis.

***

Kim Joong tidak beranjak dari tempatnya.Ia tetap menunggu sahabatnya yang sedang mendapat telfon. Ia tau itu dari siapa. Ia ingin tau apa reaksi Kim Bum. Ia ingin tau, masihkan Kim Bum berlaku bodoh hanya untuk gadis sial ini.

“ emh… yo.. yoboseyo..” ucap Kim Bum datar.

“yoboseyo, my prince.. aku rindu sekali dengan mu…..” ucap wanita di sebrang.

“kau….” Kim Bum meringis, matanya tajam tanda benci, tidak suka.

“my prince… aku masih tetap menjadi princess mu kan?. My prince, aku harap kejadian kemarin bisa kau maafkan ya. Aku tau aku salah…. My prince, ayo kita bertemu dan kita bisa…..”

“kau gila… wanita rendahan…” ucap Kim Bum memotong perkataan wanita yang sedang bicara di telfonnya.

Klik.Telfon diputus.

Kim Joong tersenyum. “akhirnya, temanku tidak mengambil keputusan bodoh lagi. Fiuhhh…” ujarnya.

“hey kau ini, apa – apaan. Tapi..aku memang bodoh. Aku tidak bisa melupakannya. Lee Min Jung… dia…” Ujar Kim Bum, matanya tegas namun ada tanda kesedihan.

“tunggu waktunya, aku tau dari awal dia adalah wanita yang hanya mengincar harta. Kau saja yang tidak peka…” jelas Kim Joong.

“hey, tapi….” Kim Bum protes.

“pokoknya… tunggu waktunya….” Kata Kim Joong.

***

Ke esokan paginya So Eun baru saja bangun.Ia masih tiduran di ranjangnya, belum ada niatan untuk beranjak dari tempat tidurnya.

Ting tong ting tong.

Bel apartemen So Eun berbunyi.

“siapa pagi – pagi ini sudah ada yang datang…” gerutu So Eun.

Dengan malas So Eun berjalan menuju pintu apartemennya.Ia melihat ke layar, ternyata Yoona.

“So Eun… kau baru bangun? Aish apa aku mengganggumu? Aku menghubungi nomormu tapi tidak bisa.Sepertinya nomormu yang kemarin itu masih nomor German ya?” sahut Yoona sambil masuk ke apartemen So Eun.

So Eun yang masih setengah sadar pergi menuju dapur mengambil air minum agar merasa segar sedikit.

“kau ini datang pagi sekali aku baru saja bangun. Oh iya maaf, aku lupa aku belum mengganti nomor ku. Handphone ku juga tidak berfungsi sepenuhnya disini, aku akan ke toko handphone nanti..” ujar So Eun sambil meneguk air minumnya.

“mwo? Untuk apa? Kau ingin mengganti handphone kah?” Tanya Yoona.

“bukan, aku ingin mengubah settingan hape ku agar bisa berjalan dengan sempurna di korea. Kau tau tempat yang bagus dimana?” Tanya So Eun lalu duduk di sofa.Mengemil sebuah roti.

“tau kok. Ayo kau siap – siap. Aku akan menemanimu hari ini. Tenang saja… itung – itung kita sekalian melepas rindu… hehehe oke???” ujar Yoona bahagia.

“okayyy… hahaha” ujar So Eun. Lalu mereka berdua tertawa bersama. So Eun pun bersiap – siap.

***

Kim Bum sedang menikmati kopi buatannya.Ia memang bersiap ingin pergi, ia sendiri juga sudah rapi dengan setelan kemejanya.

 

Tiba – tiba handphone Kim Bum berbunyi.Tanda ada sms masuk.

Morning, my prince..

Kau sedang apa? Apakah kau sibuk? Aku ingin sekali bertemu dengan mu..aku ingin membicarakan hal yang kemarin…. Mau kah kau?

Min Jung

“cih, pikir apa orang ini… sial” kata Kim Bum. Lalu ia menghapus sms dari Min Jung. Ia benar – benar muak dengan wanita satu ini. Ia bingung, wanita macam apa dia. Wanita yang dulu ia sangat cintai ini. Kenapa ia bisa mencintai gadis seperti ini.

“ash jadi terpikir lagi kan, apa yang harus aku lakukan” Kim Bum kesal. Ia berpikir keras apa yang harus ia lakukan. Ia benci jika sudah teringat oleh Min Jung. Ia ingin mengamuk rasanya.

“ah lebih baik aku keluar sambil foto – foto saja…” kata Kim Bum bergegas mengambil kameranya dan keluar. Ia benar – benar harus mengalihkan perhatiannya dari gadis sial itu.

 

***

Sesampainya di toko handphone, So Eun duduk di sofa yang memang disediakan disitu.

“kau diam saja, biar aku yang urus tentang handphone mu…” kata Yoona kepada So Eun.

“ne, gomawoyo… kau tidak berubah dari dulu. Selalu memperlakukanku seperti anak kecil.

“haha kau ini memang seperti adikku. Hey, apa tipe handphone mu?” Tanya Yoona kepada So Eun.

“oh, ini..”kata So Eun kepada Yoona.

“omo, handphone kita sama. Kau memakai warna putih.Kita ini memang kompak yah… haha” kata Yoona lalu membandingkan handphonenya dengan handphone So Eun.

“wah manisnya… kita lucu sekali haha kita benar – benar kompak…” kata So Eun.

Tak lama pemilik toko keluar dan menyapa Yoona.

“hai Yoona wah sudah lama tidak kesini. Ada yang bisa aku bantu?” kata pemilik toko.

“ne, teman ku dari Jerman. Dan dia membeli handphone ini di Jerman.Ini tidak berfungsi secara keseluruhan di Korea.Bisakah anda membuatnya berfungsi disini?Merubah settingannya mungkin?Oh ya berikan aku 1 kartu perdana untuknya ya…” jelas Yoona.So Eun hanya diam sambil tersenyum.

“ah, aku tau. Ini hal kecil, aku bisa melakukannya.Tapi kau harus menunggu sekitar 2 jam. Tidak apa – apa kan?” Tanya pemilik toko.

“oh tidak apa – apa, kami akan berjalan – jalan dahulu lalu kembali lagi kesini. Aku serahkan padamu ya..gomawo…” kata So Eun.

Lalu So Eun dan Yoona berjalan keluar toko.Mereka mengelilingi pusat belanja. Mereka bingung apa yang akan mereka lakukan sambil menunggu handphone So Eun selesai.

“So Eun, apa yang ingin kau lakukan?” Tanya Yoona.

“tak tau, eh apa kita melakukan foto box saja? Kita kan belum punya foto berdua” ujar So Eun.

“ne, benar sekali ayo… aku tau dimana foto box yang bagus” ujar Yoona.

Tak lama mereka sampai di tempat yang Yoona maksud.Mereka pun berfoto bersama.

“wah hasilnya sangat bagus” ujar So Eun sambil melihat – lihat fotonya kembali.

“iya, kita sangat bagus. Hey, masih 1 setengahh jam lagi. Kau mau makan dulu? Kita bisa sambil ngobrol – ngobrol…” Tanya Yoona menawarkan.

“ya, ide bagus…..ayo…” So Eun dan Yoona pun  beranjak mencari tempat makan.

***

Sementara itu di Bandara Frankfurt, Jerman. Seorang lelaki dengan kaca mata hitam baru saja turun dari pesawat.Iya baru saja datang dari Amerika. Rasanya tenang namun ada yang lain saat iya mendaratkan kakinya di Jerman.

“So Eun, aku kembali. Aku kembali untukmu….” Ujar lelaki itu dalam benaknya.

Lalu ia beranjak, melakukan pemeriksaan dan tersenyum ramah kepada petugas. Ia siap dengan aktifitasnya di Jerman.

***

So Eun dan Yoona sudah menemukan tempat makan yang enak, dan juga nyaman untuk mengobrol.

“wah sepertinya makanan disini enak enak ya” ujar So Eun sambil melihat menu makanan.

“iya, aku sering makan disini. Ayo cepat pesan aku sudah lapar..” ujar Yoona sambil membolak balik halaman menu.

Tak lama setelah mereka memesan makanan.Makananya pun datang.So Eun tidak kecewa dengan menu pesanannya, begitu juga dengan Yoona.

Sambil makan, mereka berbincang – bincang seputar kehidupan mereka beberapa tahun ini.Banyak yang mereka lewatkan. Mereka sangat rindu untuk bercerita satu sama lain.

“jadi, kau sudah berapa lama dengan Ki Bum? Setelah kau bercerita bahwa ia sedang mendekatimu. Kita sudah jarang saling chatting…” kata So Eun sambil menikmati Daechucha-nya.

“sudah setahun lebih kira – kira. Ia sempat menyinggung tentang pertunangan. Tapi aku tidak mau membahasnya.Aku takut, jika sudah bertunangan kita malah tidak jadi.Kan memalukan sekali…” ujar Yoona.

“hey, itulah yang namanya hidup. Orang yang menikah saja ada yang bercerai…” jelas So Eun.

“hhh, entahlah. Aku tak mau membahasnya. Hey, kau kan punya pacar? Kau dulu cerita kau berpacaran dengan pria Korea, usianya 5 tahun lebih tua dari mu.Kalian bertemu di Jerman. Iya kan? Aku lupa namanya…” jelas Yoona nyerocos.

“ Lee Min Ho. Dia namanya Lee Min Ho…” kata So Eun mimik mukanya berubah.

“kami sudah berpisah, dia bukan siapa – siapa lagi sekarang…” jelas So Eun.

“mwo? Kenapa? Kau dulu bilang padaku… dia pernah menyinggung akan melamarmu kelak kan….” Tanya Yoona.

“iya, tapi…. Tapi…. Tapi dia menghianati janjinya…” ujar So Eun.Matanya berkaca – kaca.Hatinya bagai teriris.

“So Eun……” Yoona memegang tangan So Eun jadilah So Eun menceritakan semuanya. Semuanya….

***

Di sebuah taman Kim Bum kesal. Ia tidak bisa mengalihkan perhatian dari Min Jung. Di pikirannya tetap saja Min Jung dan Min Jung. Dia bingung harus apa. Akhirnya ia menelfon kakanya, Kim Ki Bum.

“yoboseyo, Ki Bum. Kau dimana?” Tanya Kim Bum.’

“aku sedang di apartemen temanku. Kenapa?” sahut Ki Bum.

“aku teringat dia lagi, sial… aku tidak bisa…”

“tidak bisa melupakannya?” potong Ki Bum.

“mh.. ne…” jawab Kim Bum, mimik mukanya lemas.

“dasar, ayo susul aku. Aku ingin mengajakmu melakukan sesuatu…” ajak Ki Bum.

“ha? Melakukan apa?” Tanya Kim Bum penasaran, “aku tidak mau aneh – aneh..” ujar Kim Bum lagi.

“sudah cepat datang aku tunggu…”

Klik.Telfon terputus.Kim Bum pun bergegas.

***

“was? Er ist nacht Korea gewesen?” (apa? Dia sudah pergi ke Korea?).Tanya Lee Min Ho kepada tetangga So Eun di apartemennya yang di Jerman.

“ja, es war vor einer woche ging er.” (iya, sudah seminggu yang lalu dia pergi). Jelas tetangga So Eun kepada Min Ho.

“ob sie ging mit ihren Eltern?” (apakah dia pergi bersama orang tuanya?) Tanya Lee Min Ho lagi. Dia tidak menyangka So Eun akan pergi dari Jerman. Apa lagi ke Korea.

“nein, ich hörte ihn allein gehen. seine Eltern waren auberhalb der Stadt.” (tidak, kudengar dia pergi sendiri. Orang tuanya sedang berada di luar kota). Jelas si Tetangga.

“also dann, ich danke ihnen” (baiklah kalau begitu, terima kasih.) ucap Lee Min Ho lalu beranjak. Ia menuju mobilnya. Sambil menyetir banyak pikiran yang berkecamuk di otaknya.Ia tak habis pikir mengapa So Eun ke Korea tanpa mengajaknya, paling tidak memberi tahunya

So Eun kau kenapa?pergi ke Korea. Dan tidak memberi tahu aku.Ujar Min Ho dalam hati.Min Ho mendial sebuah nomor di hapenya.

“halo? Maria? Bisakah kau mencarikan aku tiket pesawat ke Korea sekarang juga?Aku butuh secepatnya. Kalau perlu malam ini juga… Danke..”

Klik.Telfon terputus.Min Ho menambah laju mobilnya.

“dimana pun kau So Eun, aku akan tetap mengejarmu….” Ucap Min Ho.

 

 

CONTINUED

 

 

Hehe gimana readers? Makin penasaran ga sama ceritanya? Aku juga geregetan loh nulisnya.Jangan lupa beri komen ya. Aku suka di kasih komen biar tau kurang aku apa. Di vote juga yah hehe.

Twitter : @andinadp

Facebook : Andina Deshinta

 

Love you readers, xoxo

Tags: , , , , , , , ,

About bumssoindo

We are fanbase of BUMSSO (Kim Bum and Kim So Eun) from Indonesia

21 responses to “One In A Million part 3”

  1. Sary aj0w says :

    Waaah..pazti cinta segi 4 happened nie..lanjutan’y gesid y0w th0r,k0nflik’y byk in biar h0ttie..hehe

  2. rosiyani 'oci' says :

    iyaaaaaa maki penasaran nih… hhu..
    min ho itu sebenarnya ninggalin so eun apa ke amerika cuma sementara.. hmmm…
    orang ketiga tar nih minho kayanya diantara bum ma so eun ma si mantan bum itu.. ishhhh…
    makin seru. ayooo lanjut part selanjutnya. ditunggu🙂

  3. AndinaDes says :

    Hehe ayo tebak kira2 min ho sekedar ninggalin So Eun atau ada konflik diantara mereka? Hayo hayo…

    Sippp tetep tunggu ya part 4 nya yuhuuu dan ceritanya bakal aku lbh panjangin ya.. Biar kamu kamu makin cemungudh bacanya hehehe

  4. anisa says :

    wah seru neh .. ^^
    jdi pnsaran sma crita slnjutnya ..🙂

  5. krista says :

    penasarann bgt !! lanjutkan part berikutnyaa ,,
    secepatnyaaa🙂

  6. dhiyah says :

    kYaaa , , so eun onnie b.tung bgt d kLlingin bnYak namja ckep . . .
    q mau . . .='( *pLetakk*

  7. Glodzbumsso says :

    Ayoooooo min ho kejar so eun #plak di tampar mates ..

  8. Niiz says :

    Waah cinta bersegi😀

    Aku sukka inii😀

    Lanjtannya ngebut yaa😀

  9. Rara bumssoeul says :

    Ap ya yg harus aku katakan??
    Emhhh
    N’gk ada dech..
    Kecuali nie ff mmg keren. Top markotop dech..
    O.ya itu bhs. Jerman iya..??
    Ttp lanjut dan jgn lama kecepatan 100 per jam bisa n’gk * kyak motor aj.jha.. Maksa lgie kekekekek *

  10. Viqa_BumsSoeulindo says :

    hah kirain min ho shinee, , ,

    untung LEE Min ho,kekekekeekekekkekeke

    hah,bagian ini kuran dapat greget chingu, ,mian ya mungkin saya kurang penghayatan,haha

    fiuhh itu saja, ,lanjutttttttt !!!!!!!!!!!

  11. AndinaDes says :

    Buat semua yg komen makasih ya buat komennya. Makasih yang blg keren *ihiyyyy

    Iya kurang greget ya? Part selanjutnya dan selanjutnya dijamin greget dengan konfliknya deh ehehehe

    Tunggu ya harus tunggu dan baca part selanjutnya!! Oke

    Love you readers ;;)

  12. rizkyapratiwi says :

    pasti q baca part selanjutnya … jangan lama2 y …

    dah gk sabar ne … makin seru aja
    penasaaarrraaannn

    keeeeeeeerrreeeeennnnn

  13. rini says :

    makin seru ne,,
    penasaran ma minho npa dy ninggalin soeun trus soeun skit hati ma dy , ,
    wah bkalan ad cinta segi empat ne , ,
    lanjutan,a jgn lma” ,,

  14. AndinaDes says :

    Wah makasih ya yg udh baca dan komen😉

    Seneng deh bsa komunikasi sma reader gni…

    Dan seneng bgt reader semangat sama part selanjutnya… Tunggu oke!

  15. Mii-kun says :

    Ceritanya seru~ kurang greget & konflik…….
    ^^ ga sabar nunggu part 4 nya……
    Cepetan yaa author~

    Untung bukan Choi Min Ho ==” ….. Fiuuuhh……* buru-buru sembunyiin MinHo dlm lemari*

  16. rachimasofiani says :

    Baguuuusss.
    suka suka!!
    kenapa minho ninggalin soeun onni, ya?
    lanjutkan chingu!!

  17. ashillach says :

    apa yg ngebwt so eun putus sm min ho?
    ak pnsrn soal itu, jd cpt2 bwt lanjutannya ya!
    kutunggu, FIGHTING! ^^

  18. Ina BeQi Soeulmates says :

    hayaaaaaaahhh makin seruuu,,,,
    oh minho mantan soeun toh,,,,
    seruuu seruuu
    lanjuutt

  19. SintiaBumsso/@SintiaBumsso17 says :

    Segitigakah? Hmm? Hmm panas baca scane sso sama minho -.-” , Ahh kenapa sso sama minho putus? Ahh ga tau ahh.. yg pentingkan bumssonya hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: