Lovely Cat part 2

Author : Rachima Sofiani

Main Cast : Kim Bum, Kim So Eun, Kooni (?)

Cast : Go Ara, Jung Il Woo, Moon Chae Won, Kim Sang Hee

Genre : Romance, Friendship (maybe?)

Type : Sequel

 

 

~^^~

Anyeong~~

Siapa mau bacaaa???!! *krik krik*

Sebelumnya author mau ucapin makasih buat temen author yang berinisal PHS, soalnya dia udah kasih ide buat nama kucingnya yaitu Kimmy! Bagus gak? Menurut author itu bagus. Hehehe

Oiya makasih juga buat mates yang udah kasih usul dan support author di part sebelumnya.

Nyoook dibaca~~!

~^^~

 

 

 

Dok-dok-dok!! Suara ketukan pintu membangunkanku. Dengan malas, aku membuka pintu kamarku.

“YA!! Kim So Eun!! Kau membuatku khawatir! Apa kau sakit? Kenapa kau bolos?” teriak Ara mengagetkanku. Bolos katanya? Aku mulai mengingat-ingat kejadian sebelumnya. Oiya, aku kan bolos. Kooni juga sudah bertemu dengan pemiliknya. L

“Masuklah dulu, Ara-aa. Aku tidak apa-apa.” Ucapku santai.

Aku pun duduk di tempat tidurku, Ara duduk di sampingku.

“Matamu sembab. Waeyo? Kooni? Mana Kooni?” Tanya Ara.

“Hiks … hiks…” isakku. Aku merasa cengeng sekali.

“Yaa! Kenapa menangis. Beri tahu aku, ada apa denganmu? *ada apa denganmu? Kutanya malam, siang, sore – nyanyi ala ariel #abaikan*”

“Kooni… hiks hiks.. Kooni…” ucapku sesegukan.

“Waeyo? Kooni kenapa? Cepat jelaskan!” ucap Ara sambil mengguncang bahuku. <<<<<< adegan sinetron >< #abaikan

Aku menceritakan semuanya pada Ara, dari A sampai Z, dari sabang sampai merauke, dari timur ke barat, selatan ke utara *kayak lagu O.O?*, semuamuamuanya aku ceritakan. Tentu saja masih dengan aksi sesegukan ku.

 

“Mwo? Kim Bum? Pria ganteng temannya Chae Won itu pemilik Kooni?” Tanya Ara dengan aksi kaget yang berlebihan <<<< masih adegan sinetron o.O

“Tentu saja! Kim Bum mana lagi?”

“Padahal aku sudah sayang pada Kooni,” gumam Ara. <<<< udah gak sinetron lagi😄 #abaikan-abaikan-abaikan  ><

“Hiks hiks…” kudengar Ara terisak juga. *nangisnya menular o.O #plak*

Kami pun nangsi bersama. Argh! Kooni you make us crazy!

~^^~

Kim Bum home..

“Kimmy.. ayo makan!” bujuk Kim Bum. Dia sebenarnya sudah lelah. Dari tadi kucingnya tak mau makan. Kucingnya selalu berusaha ingin keluar rumah.

“Kimmy, aku tau kau kesepian. Maaf, kemarin aku terlalu sibuk. Jangan seperti ini.”bujuk Kim Bum lagi. Namun Kimmy alias Kooni terus menghindar.

“Kau mau jalan-jalan?” tawar Kim Bum. Tanpa diduga, Kooni merespon. Ia melompat-lompat menghampiri Kim Bum.

“Meong~ meong~”

“Yah, sepertinya kau memang mau jalan-jalan.”

~^^~

Kim Bum membawa Kooni ke taman di dekat rumahnya *tempat So Eun nemu Kooni*.  Kooni berlari-lari dengan semangat, itu membuat Kim Bum juga ikut berlari karena tarikan Kooni.

Kooni tiba-tiba berhenti di sebuah bangku. Tidak salah lagi, itu bangku tempat pertama kali Kooni bertemu dengan So Eun.

“Meong~ meong~ meong~ meong~”

“Kau kenapa? Kau lapar? Ayo kita pulang!” ucap Kim Bum.  Tapi Kooni malah berlari dan sialnya, ikatannya terlepas dari tangan Kim Bum.

“Ya! Kimmy!! Kau mau kemana?” teriak Kim bum sambil mengejar Kooni.

 

Kim Bum POV

Sial!! Kucing itu larinya cepat sekali. Untung aku masih sempat mengejarnya.

Tunggu, Kooni masuk ke toko bubur? Mau apa dia? Aish!!

 

So Eun POV

“Baguskan kalau Kooni sudah kembali ke pemiliknya?” ujar ibuku setelah aku menceritakan semuanya.

“Tapi ibu, aku kan sudah sayang pada Kooni.” Ucapku sambil membantu ibu membuat bubur.

“Ibu tau. Tapi pemiliknya juga pasti sayang pada Kooni, kan?”

“Iya, sih..”

“So Eun-aa!!  Cepat kesini!!” teriak Ara.

“Anak itu.. . kenapa teriak-teriak? Bagaimana kalau pelanggan kabur semua?” aku pun menghampiri Ara.

“Ada ap-“ ucapanku terpotong karena melihat Ara yang sudah menggendong Kooni. Kooni? Benarkah itu Kooni?

“Lihat!! Dia datang bersamaan pelanggan yang baru masuk. Ku kira pemiliknya, tapi ternyata bukan.“ jelas Ara.

“Bagaimana bisa? Kooni kan bersama Kim Bum?” kataku sambil mengambil alih Kooni (?)

“Mana ku tahu. Tapi aku senang.” Ucap Ara sambil mengelus-elus Kooni. *enak ya jadi Kooni XD*

Tring-tring~~ *suara bel pintu*

“Oso Ose-“ ucapanku terhenti melihat siapa yang masuk.

Kim Bum, pria itu masuk dengan mandi keringat. Memangnya di sedang lari sore?

“Kooni, rupanya kau disini.” Ucapnya.

“Kau mencari Kooni?” tanyaku hati-hati.

Kim Bum melihatku, wajahnya terkejut. Sepertinya ia baru sadar kalau ada aku. (dari tadi Kim Bum liat Kooni doang, gak liat orang yang gendong kooni) *kasian onni*

“I-iyaa.” Jawabnya. Lalu ku serahkan Kooni padanya.

“Meoooooong~”

Kooni tidak mau lepas dariku.

“Dia kelaparan,” ucapku.

 

Kim Bum POV

“Dia kelaparan,” ucap So Eun.

“Eh?” gumamku.

“Dia belum makan, kan?” Tanya nya lagi.

“Ne..” jawabku pelan.

“Ikut aku,” katanya lalu berjalan. Aku hanya menurut saja.

Kami berhenti di sebuah rumah. Rumahnya kah?

“Tunggu disini,” ucapnya. Aku mengangguk. Aku terus menggendong Kooni, tapi sepertinya ia ingin berontak.

Lalu So Eun keluar sambil membawa sepotong ikan segar. Lalu dia beri ikan itu pada Kooni. Kooni memakannya dengan lahap.

“Maaf, selama Kooni disini aku hanya memberinya makan ikan dan susu. Aku tidak pernah memberinya makanan mahal.” Ucap So Eun. Aku hanya mengangguk.

“Maaf tadi pagi aku menuduhmu yang tidak-tidak.” Ujarku. Sejujurnya aku memang merasa sedikit bersalah. *Sedikit? O.o*

“Gwenchana , aku mengerti.” Ucapnya. “Tapi kau menyebalkan.”

“MWO??” <<< sinetron lagi *author stress

“Aku juga curiga padamu,” ucapnya sambil memicingkan mata.

“Mwo?????” <<< kalau disinetron, mukanya di zoom #ABAIKAN!!

“Maksudmu? Yah, memangnya wajahku mencurigakan?” ucapku kesal.

“Namamu Kim Sang Bum, kan?”

Aku mengangguk.

“Lalu kenapa kalung Kooni inisialnya KSH? Harusnya KSB!”

“Yah, jangan menyebutnya Kooni! Namanya Kimmy, arasso?”

“tapi bagiku dia Kooni-ku!!”

“Kimmy!”

“Kooni!”

“Kimmy!!”

“Kooni!!”

“Meong~” <<<< iklan😄

“Kimmy!!!”

“Kooni!!!”

“Kimmy-Kimmy-Kimmy!!”

“Kooni-kooni-kooni!!”

“Kimmy! K-i-m-m-y!!”

“Kooni!! K-o-o-n-i!!” *walah, jadi pada berantem gini o.O?*

“Meoooong~~”

“Yaaa, baiklah, dia Kooni untukku dan Kimmy untukmu.” Ucap So Eun.

“Terserah! Yang pasti dia Kimmy. Ayo Kimmy kita pulang,” ucapku keburu kesal. *sabar oppa sabar..”

Aku menarik Kimmy, tapi Kimmy berontak. Dia mendekati So Eun dan bermanja-manja kepadanya. Aish, ada apa dengan kucing itu?

“Yaah~! Sebenarnya apa yang telah kau lakukan hingga Kimmy bisa seperti itu padamu?”

“Ma-mana ku tau! Kenapa menyalahkanku?” protes So Eun.”Aku tau! Jangan-jangan kau sering menyiksa Kooni? Lalu dia tidak betah dan kabur darimu? Ayo mengaku!!!”

“Mwo? Kenapa jadi aku? Mana mungkin aku tega menyakiti Kimmy. Kalau begitu lebih baik aku tidak usah menjaga Kimmy sekalian, kan?”

 

Author POV

 

Kim Bum dan So Eun terus saja berdebat. Kooni malah asik nonton pertengkaran mereka bareng author.

“Begini saja. Kimmy lebih menurut padamu, tapi ia milikku. Kita bagi tugas, 2 hari dirumahmu dan dua hari dirumahku. Setuju?!”

“Kau setuju, Kooni?” Tanya So Eun pada Kooni.

“Meong~ meong~”

“Baiklah! Aku setuju..!!! 2 hari ini Kooni di rumahmu, 2 hari selanjutnya di rumahku.” Ujar So Eun.

“Oke!!!”

“Kooni, pulanglah ke pemilikmu. Dua hari lagi kau tinggal di sini lagi.” Ucap So Eun.

“Meong~ meong~”

Kooni pun akhirnya menurut, ia berjalan menuju Kim Bum. Kim bum sampai terkejut dibuatnya. Kenapa Kimmy bisa sampai sebegitu nurut pada So Eun (?)

“Tunggu! Kau belum jawab pertanyaanku.” Panggil So Eun ketika Kim Bum dan Kimmy baru akan pulang.

“Pertanyaan apa?”

“KSH? Siapa KSH itu?”

“Dia adikku, namanya Kim Sang Hee *Yeah!! Kim Sang Hee is me!! Wkwkwk😄 #tapi kalian bisa anggap itu diri kalian*. Sebenarnya Kimmy punya adikku, bukan punyaku. Tapi adikku ikut orangtuaku ke Jepang. Jadi Kimmy dititipkan padaku, mungkin itu yang membuat Kimmy tidak nurut padaku.” Jelas Kim Bum. “Dan perjanjian kita, itu hanya berlku sampai adikku pulang.”

“Baiklah,”

 

~^^~

Besoknyaaa~~~

 

“Jinjja?” Tanya Ara ketika aku menceritakan semua padanya.

Aku hanya mengangguk pelan.

“Kyaaaaaaa~~!!! Kau dapat dua keuntungan, So Eun-aa!!”

“Mwo? Dua?”

“Iya!! Pertama, kau bisa tetap bersama Kooni, dan yang kedua kau juga bisa lebih dekat Kim Bum! Dia kan tampan sekali!”

“Aish!! Alasan pertama aku setuju, tapi alasan kedua sepertinya tidak mungkin.”

“Payah! Kim Bum kan tampan,”

“Kalau begitu untukmu saja. Aku sudah punya seseorang yang ku sukai.”

“Jinjja?? Nugu?”

“R-A-H-A-S-I-A”

 

~^^~

Besoknya lagi~~

 

“So Eun-aa, Ara-aa ayo kita makan dikantin, aku yang traktir!” tawar Chae Won.

So Eun dan Ara saling berpandangan, secara bersamaan mereka tersenyum dan menaik turunkan alis mereka.

“Kajjaaaaaaa~~!!!” ucap Ara dan So Eun bersemangat.

 

So Eun, Ara dan Chae sibuk menyantap makanan mereka masing-masing.

“So Eun-aa, kudengar kau yang menemukan Kimmy, ya?” Tanya Chae Won.

“Ne, kau tau darimana?”

“Kim Bum bilang padaku.”

“Ooooohh~”

“Chae Won-aa, menurutmu Kim Bum orangnya seperti apa?” sambung Ara.

“Dia kadang menyenangkan, kadang juga menyebalkan. Kadang peduli, kadang juga acuh. Kadang baik, kadang pemarah. Pokoknya penuh kadang-kadang (?)”

“Mwo? Orang seperti apa itu? Aneh sekali. Apa tidak ada yang tidak kadang-kadang?” ujar So Eun.

“Ada! Dia selalu tampan!!” ucap Ara spontan. *SeSuju eh Setuju!! <<<< kesalahan yang disengaja =D*

“Ohok ohokhokhokhokhokhokhokhokhokhokhok.” Batuk So Eun yang baru saja meminum orange juice-nya. *batuk So Eun onni mengalahkan rekor batuk nenek saya wkwk #dibakarangels+mates*

“Sepertinya kau terpikat oleh Kim Bum,” ucap Chae Won pada Ara.

“Memang siapa wanita yang tidak terpikat olehnya?”

“Ne, memang sih dia tampan.”

“Il Woo juga tak kalah tampan!!” sambar So Eun.

Ara dan Chae Won menatap So Eun bersamaan. Sedangkan So Eun sibuk memukul-mukul mulutnya yang keceplosan.

“Pabo pabo pabo!!” batin So Eun.

“Annyeong~” sapa Kim Bum dan Il Woo yang menghampiri mereka.

“Annyeong~” jawab SoChaeAra. Berkat Chae Won, So Eun dan Ara jadi agak dekat dengan Kim Bum dan Il Woo.

Seketika wajah So Eun langsung memerah, takut kalau Il Woo mendengar perkataannya tadi.

“Semoga tidak dengar, semoga tidak dengar, semoga tidak dengar.” Harap So Eun dalam hati. *gak bkal dengerkok onni. Il Woo oppa udah aku tutup telingannya tadi wkwk XP*

“Tumben kalian tidak bawa bekal?” Tanya Il Woo.

“Sebenarnya aku dan So Eun bawa bekal, tapi karena Chae Won mentraktir kami jadi kami terima traktirannya. Bekalnya untuk nanti saja.” Jawab Ara terus terang.

“Tidak adil. Kenapa kau tidak mengajak kami?” protes Kim Bum.

“Aku kan sudah sering men-traktir kalian.”

“Sudahlah..” lerai Il Woo. “Oiya, kudengar orangtuamu dan Sang Hee akan pulang dari Jepang, ya?” Tanya Il Woo.

“Itu masih satu minggu lagi.”

“Benarkah? Wah sudah lama aku tidak bertemu Sang Hee, aku rindu sekali padanya. *nado bogoshipoyo, onni😄 #dezig* Setelah tinggal di Jepang, Sang Hee pasti tambah cantik. *FITNAH!! #abaikan*” ujar Chae Won.

“Kalian mau kerumahku, nanti? Aku berencana untuk membuat pesta penyambutan, *gomawo oppa😄 #toengtoeng*” Tanya Kim Bum.

“Aku mau! Bagaimana dengan kalian?” Tanya Chae Won pada Ara dan So Eun.

“Aku tidak tau. Bagaimana denganmu So Eun?” Tanya Ara sambil menyenggol So Eun yang di sampingnya.

“Ap-apa? Aku.. aku juga tidak tau. Tapi akan kuusahakan.” Jawab So Eun yang dari tadi melamun.

 

~^^~

 

Akhirnya hari ini berakhir begitu saja. Tidak ada adegan Bumsso berdua -___- *sebenernya author lagi mentok + males ngetik. Wkwkwk*

 

~^^~

 

Besoknyaaaaaa~~~~

 

So Eun yang baru keluar dari toilet wanita, bertemu dengan Kim Bum di koridor.

“Hari ini aku akan mengantar Kimmy kerumahmu.” Ucap Kim Bum. “Dia mulai tidak nurut lagi,”

“Ne,” singkat So Eun.

“Sebenarnya kau beri dia apa hingga dia biasa menurut padamu?”

“Aku tidak memberinya apa-apa, tapi aku sangat menyayanginya. Mungkin Kooni merasakan kasih sayangku.”

“Mungkin juga. Memang sih, aku jarang memperhatikannya. Karena biasanya Sang Hee yang mengurusnya, Kimmy juga sangat menurut pada Sang Hee. Seperti padamu.”

“Benarkah? Aku jadi ingin bertemu dengan adikmu,” *nyoook kita ketemuan XD*

“Sepertinya Sang Hee juga akan senang bertemu dengamu.” Ucap Kim Bum sambil tersenyum, sedikit menunjukkan killer smile-nya juga.

Dag-dig-dug, tiba-tiba saja jantung So Eun berdegup cepat, sama seperti ketika ia bertemu dengan Il Woo.

“Perasaan apa ini? Aish! Senyumnyaaaa~~” batin So Eun.

 

~^^~

 

Dok-dok-dok, seseorang mengetuk pintu kamar So Eun.

“So Eun, cepat keluar!!” teriak ibu dari luar, kedengarannya dia gembira sekali.

“Iya ibu…”

Cekrek!! *suara pintu*

“Ada apa ibu? Aku sedang belajar.”

“Tunda saja dulu belajarmu. Ada temanmu di ruang tamu, dia tampan sekali. Dia juga bersama Kooni. Dia pemilik Kooni yang kau ceritakan itu?”

“Oiya, Kim Bum kan mengantar Kooni. Ne, ibu, dia pemilik Kooni.” Ucap So Eun. Setelah itu dia cepat-cepat menuju ke ruang tamu. So Eun disambut oleh Kooni yang berlari ke arahnya.

“Kooni, kau rindu padaku?” Tanya So Eun sambil mengelus kepala Kooni.

“Meong~ meong~” Kooni asyik bermanja-manja pada So Eun. Kim Bum tersenyum melihat keakraban mereka.

“Kim Bum-aa, kau mau mencoba bubur kami?” tawar So Eun.

“Boleh..”

 

Tring-tring~~ bel berbunyi ketika Kim Bum, So Eun, plus Kooni masuk ke took bubur.

“Oso Oseyo,” sambut Ara. “Kalian?”

“Silahkan duduk, Kim Bum.” Ucap So Eun.

“Mau pesan apa?” Tanya Ara.

“Bubur abalone.”

“Baiklah, tunggu sebentar.” Ucap Ara.

“Bum-aa, aku tinggal dulu, ya.” Pamit So Eun. Kim Bum hanya mengangguk.

So Eun ke dapur untuk mengambil ikan untuk Kooni.

“So Eun, adakah hal yang aku lewatkan?” Tanya Ara yang menghampiri So Eun.

“Maksudmu?” Tanya So Eun, tapi matanya sibuk melihat Kooni yang sedang makan.

“Kau dan Kim Bum…. Apa kalian…??” Tanya Ara menggantung.

Mata So Eun sontak melotot pada Ara, “Jangan berfikir macam-macam. Dia habis mengantar Kooni. Kau tau kan, perjanjianku dengan Kim Bum? Lalu kutawarkan saja untuk makan buburku. Barangkali ia tertarik untuk jadi pelanggan tetap.”

“Yaaa. Baiklah aku mengerti. Tapi hentikanlah aksi melototmu padaku itu.”

 

~^^~

 

Besoknyaa *perasaan dari tadi besoknya mulu ==’*

 

Kim Bum POV

 

Aku merasakan ada yang menyolok-colok pipiku *menyolok? O.o*. dengan malas dan sedikit enggan aku akhirnya membuka mataku. Samar-samar kulihat seorang wanita dihadapanku, dia masih sibuk menyolok pipiku. Rasanya aku kenal dengan kegiatan seperti ini.

“Wuaaaaaaa~~!!!” teriakku.

“Ya!! Oppa, kau tidak usah berteriak seperti itu. Memangnya aku hantu.” Teriak Sang Hee tanpa dosa *Saya muncul!! =D Sujud syukur #lebay #abaikan*

“Kau mengagetkanku. Tidak bisakah kau ubah kebiasaanmu itu?” ujarku. Sang Hee memang hobi sekali menyolok pipiku. *untung bukan dicoblos, ><* “Oiya, seharusnya kan kau pulang beberapa hari lagi. Kenapa kau ada di sini? Ayah dan ibu mana?”

“Kami pulang dari semalam. Tiba-tiba saja ibu merengek ingin pulang. Katanya rindu pada oppa. Padahal aku masih ingin di Jepang. Ayah dan ibu ada kok,” jelas Sang Hee.

“Oooh.”

“Oppa, dari tadi aku tidak melihat Kimmy, dimana dia?”

“Kim-Kimmy, dia… dia…”

Aku harus bicara apa pada Sang Hee?

“Oppa? Kau mendengarku, kan?” ucap Sang Hee sambil menggerak-gerakan tangannya di depan wajahku.

“Ne.. Kimmy, dia….” Aku tak punya pilihan lain. Akhirnya kuceritakan semuanya pada Sang Hee.

“Mianhae, aku tidak izin padamu dulu.”

“Aku mengerti. Seharusnya aku memang membawa Kimmy ke Jepang. Maaf sudah merepotkan oppa.”

“Seharusnya aku yang minta maaf.”

“Ngomong-ngomong, aku ingin bertemu dengan teman oppa itu.”

“Baiklah, aku akan mengajaknya pulang sekolah nanti bersama teman-temanku yang lain.”

 

~^^~

Author POV

Hari ini So Eun terpaksa pergi ke kampus sendiri, karena Ara pergi dari tadi pagi, karena hari ini gilirannya piket *kuliah ada piketnya gak, ya? O.oa*. So Eun juga terpaksa naik bus, karena kalau naik sepeda pasti akan telat.

“Ibu, aku berangkat!!” teriak So Eun. Lalu ia berlari menuju halte bus sambil sibuk mengikat rambutnya. “Seharusnya aku ikut Ara tadi. Pasti tidak begini jadinya,” rutuknya.

“Aish! Busnya kapan datang, sih?” gumam So Eun.

Tiba-tiba sebuah kendaraan berhenti di hadapan So Eun. Tapi itu bukan sebuah bus,melainkan mobil sport berwarna orange. Pemiliknya menurunkan kaca mobilnya. Tidak salah lagi, itu adalah Kim Bum yang pinjem mobilnya Yi Jeong.

“Cepat masuk!” perintah Kim Bum.

“Aku??” Tanya So Eun sambil menunjuk dirinya sendiri.

“Memang siapa lagi?!”

“Baiklah,” ucap So Eun tanpa basabasi lagi. Ia lalu naik mobil Kim Bum. “Lumayan gratis, hehehe.” Batin So Eun.

 

“Adikku sudah datang.” Ucap Kim Bum ketika mereka masih di mobil.

“Mwo?”

“Kukira masih beberapa hari lagi. Tapi ternyata semalam keluargaku sudah pulang. Itu artinya aku akan mengambil Kimmy hari ini. Aku juga ingin kau dan teman-teman yang lainnya datang ke rumahku.” Jelas Kim Bum.

“Begitu, ya. Baiklah, kau bisa mengambil Kooni pulang sekolah nanti.” Ucap So Eun. Sebenarnya ia sangat sedih. Itu artinya So Eun kehilangan Kooni untuk yang kedua kalinya.

Akhirnya keduanya terdiam. So Eun mencoba membuang perasaan sedihnya. Di lain pihak, sebenarnya Kim Bum tau kalau So Eun pasti merasa sedih.

 

 

To be continued..

 

 

Fiuh~~akhirnya part 2 selesai!!

Ternyata KSH is Kang Sang Hee alias author imut.  Wkwkwkwkwk😀 *dilempar telor sekilo*

Mianhae, author iseng sering nongol di sela-sela cerita. Kekeke~

Mungkin selanjutnya bakal lama, soalnya author mau UTS. Doain author, ya! Biar nilainya bagus. Di jamin dapet pahala!! Kekeke~

Promosi lagi ah~

Facebook : Rachima Sofiani

Twitter : @ima_rachima

My blog :http://imharukochan.wordpress.com

Tags: , , , , ,

About bumssoindo

We are fanbase of BUMSSO (Kim Bum and Kim So Eun) from Indonesia

23 responses to “Lovely Cat part 2”

  1. 라미 'Rahmi' says :

    haahahahahah penuh dgn kadang2.. ahahah ada gitu ya? haahhaaha

    lucu.. keren
    author narsis.. -___- haahhahahhaa

    Dag-dig-dug, tiba-tiba saja jantung So Eun berdegup cepat, sama seperti ketika ia bertemu dengan Il Woo. ===> *reader bergaya tarian heartbeat 2PM*

    *kuliah ada piketnya gak, ya? O.oa* ==> g ada author.. kan kelasnya pindah2 tiap matkul -___-

    lanjutkan… ahahhahaa
    banyak ngakak saya baca nih ff -____- haahahahaahaha

  2. Putri says :

    Lanjuutttkaaaan author! #gayasby
    makasih ya usul aku udah d terima . Kekeke

  3. Niiz says :

    Authornya lebay readersnya jadi alay wkwkwkwkwkwk😀

    Gokil abiz crtnya😀

    Lanjut ya auThoR ngebuT ^^

    FigHting auThoR \^_^/

  4. dhiyah says :

    LUCU, LUCU , LUCU , LUCU ,LUCU ,LUCU . . .
    author y jg Lcu , , ea wLpun GAJE . . *kbur sbLum d srang ma author y*
    cpet d Lnjutin .. . ok !!! =)

  5. Mii-kun says :

    Sesuju bgt sama ka mi \(^▼^)/ ……

    Lucu….
    Keren…..
    Author narsis tingkat dewa + jahil nya kaga ketulungan……sering nongol…….wkakakak…..😄

    Kuliah ga ada piket =_=” ……. Kelasnya pindah-pindah a.k.a marathon……hehehehe….

    Saiia doa’in semoga UTS nya author berjalan dgn lancar,,, dan dapat nilai yg bagus !!! ^o^

    Dadahhhh~
    Gamsahamnida~ *pamit sambil bawa Kooni* wkakakak😄

  6. ashillach says :

    wah, namanya lucu jg ya, Kimmy, hihi.. ^^
    oklah, bkl di doain UTS-nya lancar supaya bisa cpt2 bwt part selanjutnya..
    hehe, soalnya ud penasaran….
    FIGHTING ya author! ^^

  7. rosiyani 'oci' says :

    hiaaaaaa lucu lucu.. konni ato kimmy nihhh.. haha..
    konni bs buat bummie ma eunnie deket nih,,, hhi..
    yaaaa makin penasaran dan ditunggu lanjutannya🙂

  8. Putri says :

    Aqu datang. . .
    *ala taemin di Hello baby*
    makasiH” saran aq dah d pke. . .
    Luchu bngetz sich ada adEgan sinetr0n’a. .
    AuTor’a aneh ska ny0lok” pipi kimbum*aku jga mw*
    lanjuTkan . .*ala sby*
    Cz aq penasaran . . .
    Hehehe

  9. Rara bumssoeul says :

    Kyaaa
    di post jga nuii ff.
    Fiuhhhh akhirnya..

    Dan.dan.dan
    ttp lanjut, nunggu lama aichhhhh *muka nya lipat lima. Bisa??? Ach bisa aja. Ap aj.jha boleh.. Kok aku ngomong sendiri ya??? Ikut.ikutan jdi lebay yg berujung alay nich kekekekek . Abaikan*

    tpi tak.pa
    iya aku do.a in yg terbaik dech buat author kita yg unik ini..
    Sukses s’lalu..!!?
    hwaiting ^^

  10. rizkyapratiwi says :

    keeerrreeennn … ceritanya lucu banget

    pa gy pas so eun sm kim bum nya debat …. hahahahahah ada2 aja

    d tunggu part selanjutnya ….

  11. rini says :

    keren n lucu , ,
    hahaha kooni mau,a ma soeun trus , berkat konni kimbum jd dekat ma soeun,,
    tpi pmilik kucing,a udh dtang ntar kooni,a jrang ktempa,a soeun , ,
    d,tunggu k,lanjutan,a!!

  12. Viqa_BumsSoeulindo says :

    wahhh gokilll, , hahaha

    hebat lah sukses buat aku mesem2 sendri, , ,

    authornya juga banyak narsisnya, , wkwkwkwk

    lanjutkan ??????????

  13. Nhaa Joonie says :

    author nongol mulu nihh, gangguin jalan cerita ajja #plakk digampar author
    terlalu.. ^ala rhoma irama
    lucu, gokil n gila abis lahh..
    heu, author bisa bikin pov kooni/kimmy’y ga ??
    kaya’y lucu tuh cerita dari sudut pandang seekor kucing..

  14. Atin says :

    Hahaaha,kata2nya hebring dech y.,kaya’ saya yg suka heboh teriak2 ndiri..ampe ibu saya heran *haiah curcol*
    Apa itu pipi dicolok.,klmtnya aneh2 nee,seru seru lucu..
    Eh so eun jngn naksir suami saya ilwoo donk ah..kl ma chae won saya izinin..u ma kim bum z y so eun.,hihi
    Ayo lanjut author..

  15. Ina BeQi Soeulmates says :

    wahahaaaaa kooni eh kimmy lucu yaaaaaa,,,,,, secara ga lgsng bs jadi mak comblang buat 2 majikan.a yg sama” rada keras kepala…..
    wkwk
    so eun jgn naksir ilwoo yah,, so eun hanya buat mbum,
    dan ilwoo hanya buat saya… #plaaaaakk haha
    kereeeeeennnn
    lanjuuuuut^^

  16. Kim Ra rA says :

    Seru banget acara baca2 nya tapi yang bikin seru acara obrolan bareng Authornya itu yang bikin seru, back To Story sso suka nya sama il woo tapi deket Bum jadi Dag dig dug Duerrrrr aaaaaaah mulai tertarik kah???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: