I’m going crazy (2/2)

Author : dae

Main Cast: Kim Bum , Kim So Eun

Cast: Junhyung, Shin Ae, Won Bin, Jung il woo

Genre: romantic

Type: Sequel

 

 

Anyyeong mates! Tadaaa akhirnya selesai juga ini twoshoot (?) baiklah setelah keinginan para mates, author mau lanjutin found you= I can’t believe it nya lagi tapi ga minggu ini. Doakan author yah, semoga author dapet nilai terbaik pas US, amin.

Happy reading ^^ I hope you’ll like it

 

 

Sinar matahari mulai menerangi Korea. Semua orang berharap agar di hari yang cerah ini mereka dapat melangkah bersama mentari dengan senang gembira. Begitupun dengan so eun. Sejak kejadian tadi malam, so eun tidak dapat memejamkan matanya. Sekali ia memejamkan matanya, pertengkarannya dengan kim bum selalu mengusik mimpinya. Mata so eun begitu sembab, kelopak matanya terlihat jelas. Walaupun mimpi itu selalu mengusiknya, badannya sangat menginginkan istirahat. So eun menarik selimutnya untuk menutupi seluruh tubuhnya. Sedikit demi sedikit, mata so eun terpejam. Baru saja 5 menit ia dapat memejamkan matanya, seorang wanita menganggu acara tidurnya.
” Ya! So eun, ayo bangun. Sore ini kita akan pergi ke Amerika. Yuhuuuy~” girang wanita itu. So eun membuka selimutnya dan menatap wanita itu tajam.
” omo, omo. Kau so eun kan?” tanya wanita itu ketakutkan. So eun hanya mengangguk.
“Ya! Matamu kenapa? Mengapa seperti hantu jepang ?” tanya wanita itu penasaran. Kesabaran so eun telah habis. Karena terlalu lelah so eun langsung membentak wanita itu
” Yaaa! Shin Ae onnie! Siapa yang mau ke Amerika hah? Aku tidak mau menjadi model mv lelaki itu! Mengapa kau memutuskan secara sepihak? Kau keluar dari sini, AKU INGIN TIDUR. Jam 2 siang kau kemari untuk membicarakan masalah ini. Anyyeong!”
So eun mendorong shin ae, sampai di ambang pintu. Setelah yakin shin ae telah pergi, so eun berjalan menuju kasurnya dan kembali tidur.
~~~
“Ah, kamsahamnida ahjumma” ucap seorang pria kepada bibi kedai bir tua. Pria tadi mengopong seorang pria tampan yang masih tertidur lalu memasukan ke dalam mobil.
“Aish, bum-ah. Bagaimana bisa kau bisa mabuk seperti ini?” dumel pria tadi
“Sso-ah. Sso-ah.” ucap kim bum dibawah alam sadarnya.
“sso-ah? Ah, nama panggilan kim so eun-ssi. Begitu senangnya kau karena so eun-ssi menjadi model mv mu? ” terang pria tadi. Pria itupun langsung menjalankan mobilnya ke suatu tempat.
~~~
So eun membuka matanya. Istirahat yang didapatnya cukup membuat badannya lebih enak. Tetapi, ketika so eun melihat sekitarnya. Didapatinya dirinya berada di sebuah mobil.
“kau sudah bangun ,so eun? Ayo cepat ganti bajumu” ucap seorang wanita di jok supir.
“shin ae, apa yang kau lakukan? ” tanya so eun
“aish, cepat. Mandi dan pakai baju ini ke dalam sauna itu. Kita tak punya banyak waktu” jelas shin ae
“mworago?”
“aish cepat. Pakai topi  dan kacamata ini” suruh shin ae sembari membuka kunci mobilnya.
~~~
Segerombolan wanita memenuhi bandara.
“oppa, dimana? kenapa belum datang juga” ucap salah satu wanita
“molla, ah itu dia” tunjuk wanita itu. Sebuah van memasuki bandara. Pintu van sedikit demi sedikit terbuka. Keluarlah pria tampan menggunakan kacamata hitam yang dikawal beberapa bodyguard. Pria tampan itu selalu mengubar senyum saat melewati segerombolan wanita yang tak lain adalah fans. Fans pun tak dapat membendung rasa senangnya. Mereka selalu berteriak menyebut nama kim bum oppa.
~~~
Kedua tangan so eun dikawal beberapa pria besar.
“Aku tau kau akan seperti ini. Aku mohon hilangkan keras kepalamu itu. Kau tau untuk menghubungi manager kim bum sangat susah. Aku sampai rela menunggu di depan gedung selama 12 jam tanpa makan tanpa minum. Semua kulakukan demi kau” jelas shin ae yang muncul dari belakang.
“mengapa kau menjadi pengemis seperti ini ?” tanya so eun sinis. Shin ae berlutut dihadapan so eun.
“aku mohon so eun. Jika kau tidak mau, maka aku akan dipecat menjadi managermu” bohong shin ae. So eun merasa iba. So eun langsung melepaskan tangan bodyguard yang membekap tangannya. So eun langsung memasuki mobil pertanda so eun telah bersedia menjadi model mv kim bum.
“chaaa, berhasil ^^ ” gumam shin ae
~~~
Kim bum sudah berada di pesawat. Kim bum merasa tidak yakin bahwa so eun mau menjadi model mv nya. Namun anggapannya salah. So eun datang sambil melihat tiket yang dipegangnya. Rasa kaget tidak dapat ditutupi so eun karena ia akan duduk bersebelahan dengan kim bum. So eun langsung menghampiri managernya yang telah duduk santai disamping junhyung.
“onnie, bagaimana kalau kita tukeran tempat?” tawar so eun. Shin ae hanya menggeleng tidak setuju. So eun membalikan badannya dan mulai pasrah untuk duduk disamping kim bum. Ketika so eun mulai duduk ditempatnya seorang pria tampan pemilik kursi disebelah kanan so eun datang. So eun tak dapat memenjamkan matanya. Kim bum yang melihatnya menjadi panas.
“Annyeong hasseo” sapa so eun
“nde anyeong hasseo” ucap pria itu. Kim bum menoel tangan so eun memberikan isyarat agar duduk ditempatnya (pojok) . So eun mengusir jari kim bum yang menganggu lenganya.
“kim so eun-ssi? Ternyata anda lebih cantik dari yang kukira” ucap pria itu
“ah, won bin oppa” ucap so eun sembari membekap mulutnya.
“ani, won bin sunbae” sambung so eun. Kim bum menggunakan earphonenya agar tidak mendengar percakapan so eun dan idolanya. Sesekali kim bum melirik so eun yang tertawa lepas bersama won bin. Kim bum tahu betul so eun tipe orang yang cepat membuat nyaman orang lain. So eun telah kehabisan kata-kata diapun memutuskan untuk tidur. Kepala so eun bersandar pada bahu won bin yang sedang tertidur. Dengan berhati-hati, kim bum memindahkan kepala so eun ke pundaknya. Kim bum mencium rambut so eun.
“mianhe, sso-ah. Jeongmal mianhe” ucap kim bum pelan dengan airmata yang mengalir. Tanpa kim bum ketahui, so eun mendengar ucapan kim bum.
~~~
“1, 2, 3 Ready Action!” teriak seorang pria yang tak lain adalah sutradara untuk mv kim bum. MV dimulai dengan adegan so eun membuat boneka salju dan berdoa didepan boneka salju tersebut. Sutradara sangat terpana dengan akting dan kecantikan so eun.
“gaun putih, salju putih, dan rambut terurai panjang. Kecantikannya sungguh terpancar” puji sutradara sambil melihat layar tvnya.
“bukan hanya cantik, hatinya pun cantik” timpal kim bum menanggapi pendapat sutradara.
~~~
Ketika istirahat, kim bum memberikan minuman hangat untuk so eun. So eun mengabaikanya.
“baiklah kim bum, so eun kemari” panggil sutradara.
“Pada scene ini, kalian akan melakukan kiss. Kim bum kau mencium so eun dengan duraian air mata, sebuah perpisahan.” jelas sutradara
“aku tidak mau” tolak so eun
“aku bersedia” kim bum menyetujuinya.
“ah, baiklah begini saja, kim bum kau hanya mendekatkan muka mu ke muka so eun, aku akan men-shoot kalian dari belakang dan akan tampak kalian seperti berciuman” terang sutradaranya. Akhirnya so eun menyetujuinya.
~~~
Kim bum mendekati wajah so eun dengan duraian airmata.
“jangan pergi. Tetaplah disisiku. ” ucap kim bum sesuai script. Bibir kim bum mendekati bibir mungil so eun. Dengan jarak 5cm,mereka menutup mata mereka menunggu sutradara mengatakan “ok, perfection!”.
~~~
Akhirnya syutingpun berakhir pukul 4 sore. Esok harinya so eun harus kembali ke Korea sedangkan kim bum memiliki fanmeeting.
Kim bum mencari sosok so eun.
“chagi, apakah kau melihat so eun?” tanya kim bum pada shin ae.
“so eun? Dia sedang membeli minuman diseberang sana” jawab shin ae. Kim bum menundukan kepalanya tanda terima kasih.
~~~
Seorang waiter bule tampan memberikan 5 kaleng kopi kepada pembeli dari asia.
“thank you” ucap pembeli itu. Senyuman ramah tampak di muka waiter. Ketika pembeli itu baru saja keluar dari toko, seseorang membekap mulutnya dan memasukan pembeli itu ke dalam mobil.
~~~
Didalam mobil, pembeli itu melihat tempelan karton yang bertuliskan “maaf” yang ditempel di dinding dalam mobil. Pembekap mulut pembeli membuka kacamatanya.
“bum-aah” ucap pembeli itu tak percaya
“mianhe, sso-aah” ucap kim bum memelas. So eun masih tidak percaya apa yang kim bum lakukan untuknya.
“mungkin kau belum mempercayai maaf tulusku ini. Karena itu, aku ingin mengajakmu ke suatu tempat. Kau pasti suka. ” jelas kim bum. So eun diam seribu bahasa.
~~~
Kim bum memakirkan mobilnya di suatu tempat. Ia membukan pintu so eun.
“tadaa, festival Amerika. Mirip pasar dongdaemun bukan? Mari kembali ke masa kencan pertama kita” terang kim bum sembari mengulurkan tangannya. So eun menghiraukan tangan kim bum lalu berjalan mendahului kim bum. Kim bum mengejar so eun dan hap! Ia dapat menggandeng tangan so eun.
“Ya! bum-ah, lepaskan tanganmu. Kau tidak takut jika fansmu tau tentang ini?” sindir so eun sambil melirik genggaman tangan kim bum.
“ani, Ya! ini amerika. Mana mungkin fansku tau tentang ini. Lagipula tidak ada yang tau tentang kepergianku ke Amerika” jelas kim bum. Kim bum melepaskan genggaman tangannya lalu memegang bahu so eun sehingga muka mereka berhadapan.
“dan kau tau? Kau jauh lebih berharga daripada  fans. Kau tidak tahu bukan aku termasuk fansmu ?  Jika fans meninggalkanku aku tak peduli asal kau berada disampingku. Tapi jika sebaliknya, mungkin aku akan mati. Tak ada cinta di dunia maka tak ada kehidupan di dunia. Mianhe sso-ah” jelas kim bum. Beberapa pengunjung festival Amerika menyaksikan tingkah kim bum dan so eun. Bagaimana tidak? Kim bum meminta maaf di tengah-tengah jalan festival Amerika. Seorang pria Asia mengambil foto kim bum dan so eun tersebut dengan senyuman licik.
“bum-ah, banyak yang memperhatikan kita. Aish! Kau membuatku malu” ucap so eun
“apakah kau menerima maaf dariku?” tanya kim bum penuh harap. So eun menganggukan kepalanya. Airmata bahagia jatuh dari pelupuk matanya. Kim bum mendekatkan bibirnya menuju bibir so eun. Merekapun berciuman. Pengunjung bersorak-sorak gembira. Ada yang memberi tepuk tangan, meniupkan terompet serta menebarkan bunga. Walaupun mereka tidak mengerti apa yang kim bum katakan tapi karena adegan (red:ciuman) yang begitu mesra mereka pun bersorak gembira. Kim bum menghentikan ciumannya “saranghae, sso-ah” ucap kim bum lembut lalu kembali mencium so eun.
~~~
Kim bum berjalan mendekati so eun yang sedang duduk di bangku taman. So eun tak dapat menyembunyikan wajah gembiranya. Senyum selalu muncul di wajahnya. Kim bum menyodorkan hot dog kepada so eun.
“gomawo” ucap so eun sambil mengambil hot dog. Mereka berdua memakan hot dog yang ada di tangan mereka masing-masing sembari menatap langit.
“sso-ah, apakah kau mau kita melepaskan semua ini? Aku akan menjadi pegawai kantoran dan kau menjadi ibu rumah tangga. Ketika aku pulang kerja, kau akan memasakan makanan enak untukku lalu ketika malam kita akan menjadi guru bagi anak kita. Lalu kita jadikan anak kita sebagai profesor” jelas kim bum
” Ya! Apakah kau bodoh? Memangnya sebagai pegawai kantoran mudah? Kau tidak mengambil kuliah jurusan tekhnik atau ekonomi. Mana ada pegawai kantoran yang sarjana film director?” balas so eun. Kim bum menghela nafas mencerna perkataan so eun.
“bagaimana jika saat ini kita bekerja keras mengumpulkan uang yang banyaaaaak sekali lalu kita membuat rumah produksi, bagaimana?” tanya so eun. Kim bum tersenyum lalu mengacak-ngacak rambut so eun.
“aigo, uri so eun sungguh pintar” puji kim bum. So eun merapihkan rambutnya.
“Ya! Kau saja yang terlalu bodoh dan dramatis” ledek so eun.
“aish! Bagaimana jika rumah produksi kita bernama “k.s.b entertaiment”?” tanya kim bum
“maksudmu kim sang bum entertaiment? aniyo, k.s.e entertaiment?” tanggap so eun
“baiklah jika begitu, ehmm k.s.e.b entertaiment?”
“setuju” ucap so eun tertawa. Mereka pun bercanda riang seperti pasangan kekasih lainnya.

~~~

So eun telah kembali ke Korea sedangkan kim bum masih seminggu lagi di Amerika. Di bandara Incheon, so eun merasakan beberapa keganjalan. Terlihat beberapa fans kim bum memenuhi bandara Incheon. Padahal so eun yakin fans kim bum tahu bahwa kim bum masih ada fanmeeting di Amerika. So eun membuka kacamata hitamnya. Ia melihat spanduk dan karton yang terdapat foto dirinya dengan kim bum sedang berciuman di festival Amerika dan beberapa tulisan pedas yang diarahkan padanya seperti ; Jangan ganggu malaikat kim bum, dasar kau iblis jahat! Kim bum milik kami, pergi kau manusia jalang! dan beberapa tulisan lainya yang membuat so eun sakit hati.
“So eun, apakah kau berpacaran dengan kim bum?” tanya shin ae panik. Lidah so eun kelut untuk menjawab. Hp shin ae berdering.
“ini dari direktur N.O.A” ucap shin ae. So eun sedikit mendengar pembicaraan antara shin ae dengan direktur N.O.A. Shin ae selalu berkata “josonghamnida” membuat so eun merasa bersalah.
“kau dipanggil oleh direktur. Kaja” ucap shin ae sembari menarik tangan so eun. Saat so eun berjalan menuju fan nya, salah satu bummies menyelandungkan so eun sehingga so eun tersungkur dilantai. Para bummies tertawa senang bahkan banyak yang mengabadikan di kamera. Shin ae menolong so eun. Akhirnya dengan perjuangan yang tak mudah so eun dapat duduk di jok van nya. Di perjalan so eun hanya diam tak percaya. Ingin sekali menelfon kim bum, tapi so eun tak mau membuat kim bum panik
~~~
“Apakah kau berpacaran dengan kim bum?” marah presiden direktur terhadap so eun sambil melemparkan sebuah artikel. So eun takjub melihat artikel tersebut.
“nde” ucap so eun lemas
“sudah berapa lama?” tanya presiden direktur N.O.A kecewa.
“5 tahun” jawab so eun mulai menitikan airmata.
“mwo???” ucap presiden direktur tak percaya sembari memukul meja.
So eun berlari keluar gedung N.O.A untuk menenangkan dirinya. So eun duduk tersungkur didepan gedung. Tiba-tiba tong sampah jatuh ke sekujur tubuh so eun. Bau tak sedap menanggapi tubuh so eun. Ketika mencari pelakunya, telur busuk jatuh mendarat tepat ke arah mukanya. So eun merasa mual akan baunya tak kuat untuk menahan muntah. Tiba-tiba dari belakang muncul beberapa bummies faniak ,membekap tubuh so eun dari belakang lalu memotong rambut panjang so eun menjadi sebahu.
“Ya! ” so eun berteriak. Muka so eun dicakar oleh salah satu bummies dan kaki indah so eun pun mendapatkan perlakuan yang sama dengan mukanya. So eun merintih kesakitan. Untuk memberontak, kekuatan so eun kalah jauh. Seorang pria menarik para bummies dan menggendong so eun menuju sebuah mobil.
“il woo oppa” ucap so eun lemas. Sekejap bayangan muka il woo hilang dari penglihatan so eun.
~~~
So eun membuka matanya. Dilihatnya kamar apartemennya. Secarik kertas berada di lemari kecil disebelah kasurnya. So eun membacanya
“so eun-ssi fighting!
Maaf aku tak dapat menemuimu. Tenang, masalah wartawan dan para bummies aku yang akan hadapi. Jangan menangis, jangan lupa makan, dan jaga kesehatanmu araso?
Hihi ^^
-jung il woo ”
Tak lama sesudah membaca pesan singkat, hp so eun berbunyi. Tertera nama “bum-ah” di layar hpnya.
“yobseyo” ucap kim bum mengawali pembicaraan
“ehm.”so eun hanya berdeham
“sso-ah, gwenchana?” tanya kim bum
“nde. Aku tidak apa apa. Memangnya ada apa?. Bagaimana fanmeetingmu? ” bohong so eun bertingkah seperti tidak ada masalah
“Ya! Jangan berbohong padaku, il woo telah menceritakan kepadaku. Sso-ah mianhe. Aku tak dapat melindungimu” ucap kim bum mulai menitikan air matanya. Begitupun so eun.
“bum-ah, eottoke? …. eottokaji? Sebaiknya kita lanjutkan sandiwara ini untuk menutupi hubungan kita. Aku tidak mau karirmu sampai disini untuk karirku tidak masalah. Aku rela menahan bau telur busuk yang bummies lempar padaku, aku rela foto-fotoku di gambar babi oleh mereka, hihi. Asal kau berada disampingku yang membuatku memiliki kekuatan superman, hihi” ucap so eun sambil terawa terpaksa penuh duraian airmata. Pelupuk mata kim bum terus mengendapkan airmata.
“sso-ah, tunggulah. Aku akan menyelesaikan semuanya. Jangan pergi kemana-mana tetaplah berada di apartementmu. ” saran kim bum.
“nde”
“sso-ah. Saranghae, saranghaeyo” ucap kim bum sembari mematikan telfonnya.
~~~
Sekitar 50 wartawan dari beberapa media telah menunggu di sebuah ruangan. Tak luput, media televisi juga akan menyunting sesuatu hal penting. Seorang laki-laki menggunakan stelan jas hitam rapih, berjalan menuju diatas podium.
~~~
“sso-ah. Nyalakan tv mu. Doakan aku lancar yah, semoga setelah ini, impian-impian kita akan mulai kita rajut ^^”
Setelah membaca sms itu so eun langsung menyalakan lcd tv nya dan membesarkan volumenya.
~~~
“Untuk pertanyaan pertama. Apakah anda benar-benar memiliki hubungan dengan kim so eun-ssi?” tanya salah satu wartawan
“nde” jawab kim bum
“bagaimana anda  bertemu pertama kali dengan kim so eun-ssi dan mulai menjalin hubungan sampai kalian menjadi artis terkenal?” tanya wartawan antusias. Kim bum menghirup nafas dalam-dalam dan mulai menjawab pertanyaan wartawan itu.
“Saat itu, tepatnya 5 tahun yang lalu ketika ujian masuk kuliah, aku lupa membawa pensil dan penghapus. Aku panik dan menengok ke kanan ke kiri mencari orang yang kukenal untuk kupinjami. Seorang perempuan cantik disebelahku memberikan pensil dan penghapus untukku. Perempuan itu tersenyum padaku. Senyumnya begitu tulus. Entah mengapa hatiku terus berdebar setelah melihat senyum itu. Ternyata perempuan itu selesai lebih dulu mengerjakan soalnya sehingga aku terburu-buru mengerjakan soal yang belum kuisi untuk mengembalikan pensil dan penghapus miliknya. Kuikuti ia dari belakang. Dia selalu tersenyum kepada orang-orang yang ia lewati . Selalu membantu orang yang kesusahan tanpa pamrih. Pada saat itu juga aku merasa aku telah jauh cinta padanya. Aku terus mengejarnya, mencari tahu apa yang ia suka dan tidak suka sampai kami menjadi mahasiswa dan mahasiswi di chung-ang university. Setelah aku mendapatkan kelas yang sama denganya, kami menjadi lebih dekat. Saat kami masih menjadi orang biasa kami sering menghabiskan waktu bersama yang sekarang begitu sulit kami lakukan. Perempuan itu sekarang mengalami masa sulit karenaku. Para bummies kumohon maafkan aku, jebal jangan sakiti dia lagi. Menyakitinya sama dengan menyakitiku. Tanpanya tak ada aku disini. Karena dukungannya aku dapat menjadi seperti ini. Sejujurnya aku tidak ingin masalah cintaku menjadi asupan untuk publik, namun aku mohon maafkan aku, jeongmal miangamnida ” jelas kim bum panjang lebar. Wartawan terus bertanya kepada kim bum. Wartawan bak pemancing ikan yang memiliki banyak upan untuk mendapatkan ikan terbaik. Kim bum menjawab pertanyaan satu demi satu dengan jujur berharap semua ini akan selesai. Seseorang presenter tv memberi kesempatan kepada kim bum untuk memberi pesan kepada so eun
“ready, hana dul set.” aba aba kameramen
“sso -ah. Gomawo telah berada disisiku selama 5 tahun. Gomawo selalu mengerti keadaanku,  gomawo selau memberikan lelucon serta motivasi untukku.  sso-ah saranghae jeongmal saranghamnida” ucap kim bum dengan airmata yang mengumpal dimatanya.
~~~
So eun mengeluarkan tangisan bahagia.
“baboya! Michyeosso (gila)” dumel so eun.
~~~
Beberapa tahun kemudian…
Di sebuah gedung bernama K.S.E.B entertaiment , seorang pria berumur 28 tahun sibuk membaca bioghrafi  orang -orang berbakat. Ketika sedang menimbang untuk memilih, seseorang mengetuk pintu kantornya
“maaf, pak kim bum . Istri anda ingin menemui anda segera” ucap seorang wanita
“baiklah suruh ia masuk” suruh kim bum. Istri kim bum pun masuk ke dalam ruangan kim bum. Istri kim bum adalah wanita yang sama dengan wanita yang di cintainya 10 tahun silam.
“bum-aah aku menemukan calon superstar ” ucap so eun sumeringah
“jeongmal? Nuguya?” tanya kim bum penasaran
“tapi kita harus menunggu waktu 9 bulan untuk melihatnya” jawab so eun sambil tersenyum
“mwo? Aish belum menjadi superstar gayanya  seperti artis papan atas. Dimana dia sekarang? Akan kutemui dia” ucap kim bum. So eun memegang perutnya dan menjawab
“dia disini”
Kim bum tak dapat menyembunyikan rasa gembiranya bahwa ia akan menjadi seorang Ayah. Kim bum menyium perut so eun, mengecup bibir, pipi, dan dahi so eun berselingan. Bahkan kim bum berteriak dari lantai 12 dimana ruang kerjanya berada
“aku akan menjadi ayaaaaaaaaaah”
so eun tersenyum senang sambil memegang perutnya.

 

-THE END-

Tags: , , ,

About bumssoindo

We are fanbase of BUMSSO (Kim Bum and Kim So Eun) from Indonesia

25 responses to “I’m going crazy (2/2)”

  1. ashillach says :

    wow, aku seneng endingnya, kerenn.🙂
    4 jempol bwt author..

  2. vanka says :

    wach…happy ending…bgus…:)
    andai tu jdi knytaan..???????

  3. Niiz says :

    Huaaaa, cerita yang mengharukan, menguras emosi dan air mata *ala halo selebriti*

    Sakit hati liat pans panatik bumppa, apa.apaan bikin spanduk yg ngga.ngga >..< amien.

    Gomawo buat authornya yg udh bkin ff yg hebat ^^

  4. Niiz says :

    Komentnya kepotong.

    Semoga ffnya bisa jadii doa dan jdi kenyataan, amien ^^

  5. eli says :

    huaaaa.. keren bgt, smoga jadi kenyataan.Amien

  6. laras says :

    wah wah seru, aku udah nungguin nih,
    aduh kasian kse dilempar sampah, telur, hiks hiks eonni sabar ya
    akhirnya kb ama kse nikah, uhuyyy punya anak lagi, yeayy
    found you= I can’t believe itnya ditunggu kelanjutannya
    semoga dpy nilai bagus pas US ya author😛

  7. RiriAngels says :

    Huhuhu kt2 hinaan dr bummies td lgsg keinget dgn bummies indo yg AF dgn soeun eonnie
    Hiks jd sebel T.T kalo ingt itu *ngape jd curhat?*
    Ahhh pkk.a ni cerita KEREEEN lah manteeeup euy haha

  8. Sary aj0w says :

    Nice st0ry…hahay

  9. rini says :

    wah keren bnget ne cerita,a
    hebat bget perjuangan cinta bumsso , ,

  10. kubis itu manis says :

    buat author daebak banget..
    aku suka ceritanya….
    keren…..
    berasa bayangin asli nya hahahahaha
    *emang apa dech aslinya*
    kekekek
    FIGHTING lahhhhh

  11. rosiyani 'oci' says :

    woooowwww keren, aishhhh…
    serasa kisah nyata gt ngbayanginnya. hhe🙂
    bagussss, sukaaaaaa😀

  12. Viqa_BumsSoeulindo says :

    huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa SO SWEET !!!!

    huhu, , benar2 ya itu para bummie nggak punya hati ma eonnieqq, , ,hiks-hiks

    ya allah moga jadi kenyataan, ,

    BUM-AHH KAPAN KAU MENGATAKAN SEPERTI INI JUGA DI DEPAN PUBLIK ???

    Perempuan itu sekarang mengalami masa sulit karenaku. Para bummies kumohon maafkan aku, jebal jangan sakiti dia lagi. Menyakitinya sama dengan menyakitiku. Tanpanya tak ada aku disini. Karena dukungannya aku dapat menjadi seperti ini. Sejujurnya aku tidak ingin masalah cintaku menjadi asupan untuk publik, namun aku mohon maafkan aku, jeongmal miangamnida ” jelas kim bum panjang lebar.

    HUaaaaaaa, , ,

  13. Danish Ashley Eun says :

    yaaaahhh ….. sedddiiihhh pertengahan cerita nya
    gk terima so eun di siksa sm bummies …..

    yaahhhhh … happy ending

    keeeeeeerrreeeeeeeennnn banget …. * gk tahan seneng bgt*
    akirnya bsa part 2 nya

    lanjutkan dgn cerita lainnya ya … di tunggu

  14. pucha says :

    annyeeeoooooonggggg author….
    sebelumnya mo minta maaf dulu ah,,baru sempet comment di part ini *bow

    huaaaaaaaaaaa ceritanya tragis- tragis gimana gitu *reader mulai gaje….* tapi happy ending😀
    hadew itu fansnya kim bum sarem amat yah,,,
    moga2 ajah kl pas kim bum dan soeun go publik ngk ada fans yang se-frontal itu amiiiinnnnnnn
    seru baca ceritanya,,,berasa nyata,,
    huaaaa pas kim bum perscon itu unyu2 banget sieh kata2nya buat soeun,,berharap kenyataannya jg gt,,malah lebh romantis lg heheheh *menghayal mulai…

    ayo2 ditunggu karya2 yg lainnya
    gomawo
    _bow_

  15. Mii-kun says :

    Huaaaaaa…….jahat amat sihhh tu para fans fanatik nya KimBum !! Kasian SoEun…… :((((

    Tapi ending nya seneng deh,,,,SoEun punya baby dlm perutnya……… ^^

    Good job author !

  16. dini ramadhani says :

    kyaaaaa seru,sedih,kesel.romantis nyampur jd satu
    hiks hiks kasian bgd so eun sampe diteror sama bummies
    makin sedih ketika so eun diserang bummies,kim bum tidak bisa berada di dekat so eun
    yahhhh memang keputusan yg tepat jika bumsso mundur jd artis n memilih bekerja di belakang layar
    weweweew so eun hamil,daebak!
    4 thumbs buat author

  17. Ina BeQi Soeulmates says :

    huwaaaaaahh kasian so eun,, bnr” prjuangan cinta yg dahsyat..
    daebak lahhhh
    untung akhir.a mrka hdp bhgia dan bntr lg anak.a lahir,,
    waaa chukkaeyo bumsso^^

  18. charlotte says :

    kasiaan so eun, api happy ending yah😀 BAGUS authorr!

  19. meilani says :

    idiiiiiiiiiiiih keeren
    happy ending

  20. amkyuminry says :

    yeah~!!! akhirnya mereka bersatu, dn mau punya anak bahkan udh berhasil bikin rumah produksi ^^

    nice two shoot🙂

  21. Aflia says :

    Omuna!!!
    Bummiesnya kejam sekali..
    Kan kasihan So Eun eonnie-nya!!

    Aku suka sama Alur dan Ending-nya!
    Authornya Daebak nih, jangan sampai berhenti berkaya ya thor!!

    Semoga aja, cerita ini jadi kenyataan! Oppa sama Eonnie bisa bersatu kayak aku sama Yesung Oppa *plak (digampar Clouds) #abaikan

  22. cucancie says :

    Whuuuaaaa….kereennn…ceritanya bagus…

  23. mia says :

    sungguh besar cinta bummie untuk eonnie

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: