Confusion in My Mind part 2

Author             : Ammolite

Main Cast        : So Yi Jeong, Chu Ga Eul

Cast                 : Geum Jan Di, Yoon Ji Hoo, Gu Jun Pyo, Song Woo Bin, Madam Kang

Genre              : Period/ Romance

Type                : Sequel

 

 

Part 2

 

 

Song Woo Bin berjalan mengendap endap di bawah gelapnya malam kota Hanseong. Darah segar menetes dari lengan kanannya. Nafasnya terengah engah setelah dengan susah payah berlari menyusuri jalanan kota yang sepi. Satu tempat yang kini ada dalam fikirannya : kediaman bangsawan Yoon.

Flashback

Junsu, pembantu keluarga Song berlari terburu-buru ke arah kediaman majikannya.

“ Tuan muda Song, aku mendapat kabar dari Jaeyong mata-mata kita di keluarga Gu bahwa malam ini mereka akan mengumpulkan para bangsawan  untuk membahas strategi menghentikan pemberontakan rakyat”. Pemuda yang dipanggil tuan muda itu hanya diam terpaku mendengarkan pesan yang disampaikan pembantunya. Beberapa bulan kebelakang Song Woo Bin benar-benar disibukkan dengan masalah pemberontakan di kota ini, rakyat yang kesal menujuknya sebagai pemimpin perlawanan mereka, menurut mereka tak ada yang lebih pantas memimpin perlawanan rakyat selain seorang pemuda yang menguasai ilmu beladiri dan memiliki jaringan underground di Hanseong. Pemberontakan di kota ini, seperti halnya pemberontakan di daerah lainnya di Silla disebabkan oleh bangsawan serakah yang terus saja membuat sulit rakyat. Kegagalan panen rakyat di desa bukannya dijadikan kesempatan untuk saling membantu, melainkan mereka gunakan untuk memperoleh keuntungan yang sebesar besarnya dengan cara menumpuk bahan makanan dan menjualnya lagi dengan harga tinggi.

Kemarahan warga benar benar telah tersulut, hingga di awal bulan ini pasukan mereka yang dipimpin oleh Woo Bin mampu merebut lima buah gudang beras milik bangsawan Gu dan bangsawan Han. Hal ini membuat para bangsawan kebakaran jenggot dan mencari beragam cara untuk menghentikan mereka.

“Tuan muda, apakah anda baik-baik saja” Ucapan Junsu membuyarkan lamunan Woo Bin

“Aku tidak apa-apa Junsu, Aku harus segera menemui Ji Hoo, jika akan diadakan pertemuan bangsawan dia pasti diundang”

Woo Bin berlari menuju istal kudanya, Ia segera memacu kudanya menembus jalanan Hanseong yang ramai menuju kantor kesehatan milik keluarga Yoon.

***

“Hey, apa yang membuat tuan muda Song datang ke kantor kesehatanku di siang hari begini” Sapa Yoon Ji Hoo, pewaris tunggal  bangsawan Yoon yang juga merupakan dokter utama di kantor kesehatan itu.

“Mari kita lewati basa basinya Ji Hoo. aku perlu membicarakan hal penting denganmu”. Ji Hoo langsung memahami maksud kedatangan sahabatnya itu, selama ini ia terlibat dalam pemberontakan rakyat secara diam-diam. Ia dan Woo Bin diam-diam menyuplai bahan makanan dan menopang kebutuhan financial pasukan pemberontak. Namun statusnya sebagai bangsawan membuatnya tidak bisa melakukan perlawanan secara terbuka.

“Ji Hoo, apakah malam ini kau diundang untuk menghadiri pertemuan para bangsawan?”Tanya Woo Bin langsung ke inti permasalahan

“Pertemuan apa? Aku tidak menerima undangan apapun. Darimana kau dapatkan berita itu Woo Bin?”

“Mata-mataku di keluarga Gu yang memberitahuku. Ji Hoo kurasa mereka mulai mencurigai gerak-gerikmu sehingga kau tidak diundang dalam rapat sepenting itu, kau harus lebih berhati-hati teman”

“Kurasa sangat aneh jika mereka tidak mulai mencurigaiku. Jadi, rapat apa yang akan mereka lakukan hingga membuatmu memacu kencang kudamu untuk menemuiku?” dengan tenang Ji Hoo menanggapi ucapan sahabatnya

“Dari informasi yang aku dapatkan, mereka mengadakan pertemuan untuk meyusun strategi menghentikan pemberontakan”

“Dan kau khawatir mereka akan memutuskan untuk menyewa pasukan bayaran. Apakah perkiraanku bebar Bin-ah?” Ji Hoo mencoba menebak fikiran sahabatnya

Sebelum Woo Bin sempat menanggapi pernyataan itu tiba-tiba seorang gadis menerobos masuk ke dalam ruangan tempatnya dan Ji Hoo berbicara

“Apa? Pasukan bayaran? Bukankah itu cara rendahan yang hanya dilakukan oleh bangsawan yang putus asa? Teriak gadis itu

“Jandi, Ga Eul” Ji Hoo terlihat kaget melihat kedatangan tiba-tiba dua orang gadis yang bekerja sebagai perawat di kantor kesehatan miliknya. Sebenarnya kedua gadis itu bukan hanya sekedar bawahan baginya, keduanya adalah sahabat sekaligus rekannya dalam membantu pemberontakan yang dilakukan rakyat. Bahkan salah satunya adalah gadis yang telah lama ia cintai.

“ Ji Hoo sunbae, Woo Bin sunbae, maafkan kami. Kami tidak bermaksud menguping pembicaraan kalian, tadi kami tidak sengaja lewat dan gadis di sampingku ini memaksaku untuk berhenti” Ujar seorang gadis lainnya sambil melirik sahabatnya yang terlihat kesal.

“Tenanglah Ga Eul, kurasa kalian berhak mengetahuinya, karena pada akhirnya kalianlah yang akan membereskan semua kekacauan ini, benarkan Ji Hoo?” . Belum sempat Ji Hoo menjawab, Jandi memberondongnya dengan pertanyaannya lagi

“ Woo Bin sunbae, apakah benar yang tadi Ji Hoo sunbae katakana?apakah mereka benar-benar akan melakukan hal itu?”

“Aku belum tahu pasti Jandi. Tapi akan kupastikan malam ini juga”

“Woo Bin sunbae, jangan bilang kau akan memata-matai pertemuan mereka malam ini. Itu sangat berbahaya sunbae” ujar Ga Eul khawatir

“Kita tidak memiliki pilihan lain Ga Eul. Informasi itu sangat penting”

***

Matahari sudah terbenam beberapa menit yang lalu, Woo Bin yang telah lengkap berpakaian hitam segera bersiap berangkat menuju kediaman keluarga Gu.

“ Woo Bin sunbae, berhati-hatilah dan berjanjilah kau akan kembali”

“Tenanglah Ga Eul, aku akan baik-baik saja. Tunggulah hingga aku kembali malam ini, arasso” Woo Bin menatap lembut gadis yang telah lama dicintainya. Statusnya sebagai pemimpin pemberontakan tidak menjadikannya berani untuk mengungkapkan perasaannya pada gadis di hadapannya itu.

“Ne, Bawalah ini sunbea, ini akan menjagamu” Ga Eul memberikan sebuah kalung berliontin lempengan tembaga dengan ukiran bunga musim gugur di pinggirannya.

“Arasso, aku yakin ini akan menjagaku. Tunggu aku Ga Eul-ah” Woo Bin mengacak rambut Ga Eul, lalu ia segera pergi meninggalkannya.

“Hati-hati sunbae” gumam Ga Eul. Selama ini ia menyayanginya sebagai seorang kakak laki-laki yang tak pernah ia miliki.

***

Malam itu di kediaman keluarga Gu seluruh bangsawan di kota itu berkumpul untuk membahas masalah yang tengah mereka hadapi. Nyonya Gu duduk di tengah-tengah para bangsawan untuk memimpin pembahasan malam itu, disampingnya duduk seorang lelaki berambut ikal penerus klan Gu : Gu Jun Pyo. Setelah melalui pembicaraan panjang akhirnya nyonya Gu dengan senyum liciknya mengulang sekali lagi kesimpulan dari pertemuan malam itu

“ Jadi kita telah sepakat untuk menyewa jasa prajurit bayaran untuk menghentikan kekacauan ini? Bangsawan lainnya mengangguk setuju “Baiklah aku dan anakku akan segera mengurus sisanya, kalian tinggal mempersiapkan segala keperluan mereka” tambahnya lagi.

Jadi mereka benar-benar akan melakukan cara rendahan itu’ batin Woo Bin yang selama pertemuan mendengarkan pembicaraan mereka dari tempat yang tersembunyi. Merasa apa yang dicarinya telah berhasil ia dapatkan, Woo Bin bergegas meninggalkan tempat itu. Setibanya di gerbang tanpa ia sadari sebuah anak panah berhasil melukai lengan kanannya.

“Siapa disana?” Teriak seorang penjaga. Sambil menahan rasa sakit Woo Bin berbalik untuk melihat jarak antara dirinya dengan si penjaga, namun tiba-tiba anak panah lainnya meluncur tepat ke arah dadanya. Untuk sesaat ia mengira dirinya akan segera terjatuh, namun ternyata panah itu berhenti tepat mengenai liontin pemberian Ga Eul.

“Ga Eul-ah kau benar-benar melindungiku huh?” gumamnya sambil berlari menghindari kejaran penjaga. Ia arahkan kakinya menuju kediaman Yoon.

End of Flashback

***

“Woo Bin sunbae” Ga Eul yang sedari tadi menunggu di depan kediaman keluarga Yoon berlari ke arahnya.

“Ga Eul ah, terimakasih” Woo Bin yang kehilangan banyak darah dari luka di lengannya bersandar ke tembok, entah mengapa ia merasa lebih baik setelah melihat ini”

“Syukurlah kau kembali,aku sangat khawatir. ayo segera masuk dan obati lukamu” Ga Eul memapah Woo Bin memasuki kediaman Yoon. Sisa malam di rumah itu dihabiskan dengan mengobati luka Woo Bin dan membagi informasi yang diperolehnya.

***

Keesokan harinya di tempat lain

Seorang pemuda tengah serius membentuk sebuah gerabah dari tanah liat ketika tiba-tiba seorang pria berusia lanjut menyelanya,

“Yi jeong-ah, persiapkan dirimu. Kita berangkat ke Hanseong besok”

“Hyung, ujarnya kaget. Ada apa di Hanseong?”

“Kita dapat pekerjaan baru, seorang pria menemuiku pagi tadi. Bangsawan disana membutuhkan kita untuk menghentikan pemberontakan yang tengah terjadi, anggota lain telah kuberitahu” Jawab pria bernama Kim Nam Gil itu

“Akhir-akhir ini banyak terjadi pemberontakan. Ini sudah ke empat kalinya di tahun ini kita mendapat panggilan, aku lelah juga hyung” Yi Jeong menjawab malas

“Itu karena kepemimpinanmu yang baik Jeong-ah, sehingga kita mampu memenangkan setiap pertempuran dan membuat para bangsawan mempercayai kita. Kuharap kau melakukan yang terbaik juga kali ini”

“Pasti hyung aku akan lakukan yang terbaik” Yi Jeong menghampiri pria yang telah menyelamatkannya 15 tahun lalu dari kesendirian dan keterasingan serta  menjadikannya pemimpin pasukan bayaran itu. Sudah banyak latihan dan pertempuran yang ia lalui bersama pria ini hingga membentuknya menjadi pemuda yang kuat dan berkarisma.

“Kalau begitu kita harus segera menyusun rencana. Bukan begitu Hyung?” Keduanya segera berlalu meninggalkan gerabah yang kini terlupakan.

 

 

 

Continued

 

 

^Lumayan panjang dan belum ada cerita SoEulnya,mian. kita tunnggu di chapter selanjutnya. Di tunggu masukannya^

Tags: , , , , ,

About bumssoindo

We are fanbase of BUMSSO (Kim Bum and Kim So Eun) from Indonesia

13 responses to “Confusion in My Mind part 2”

  1. ashillach says :

    wah,.. makin seneng aku sm ceritanya..
    hehe, aku emang seneng cerita perang2an kyk gini..
    kyknya juga ak ug pertama ya?hehe, hore.!
    ditunggu ya, part selanjutnya, FIGHTING!

  2. rosiyani 'oci' says :

    huaaaa berasa nonton drama kolosal nih.. hhi..
    isinya perang nih.. hho tapi seru jg baru baca nih FF beda…
    wahhh woo bin suka ma ga eul ni. penasaran tar pertemuan yi jeong ma ga eul gmn ? -___-”
    lanjut part berikutnya, ditunggu nih🙂

  3. vanka says :

    kya…serru..pnsran part slnjutnya…dtnggu GPL…he..he…

  4. Danish Ashley Eun says :

    waaahhh … Makin keren aja ne cerita
    Makin menegangkn, makin seru dan makin bikin penasarn

    Yaaaahhh … Part selanjutnya jgan lma2 y

    Penasaran abis ne

  5. laras says :

    seruuu banget, perang perangan gitu ya
    yah belom ada cerita soeulnya ya
    ditunggu kelanjutannya ya

  6. Anjany Bumsso says :

    wowwww……… god…good,,,,,,good…….
    ceritanya beda sm yg kerajaan !!!
    good….good………LANJUT…………………..
    punya facebook gak >?>

  7. pucha says :

    annyeeeoongggggg author….

    wuaaaaaa two thumbs up deh,,,,
    keren,,debak,,ceritanya,,,,
    hebat bisa bikin cerita tentang jaman dulu,,,berasa kyk film kolosal…
    ngk tau kenapa di sini pas part kim joon gw ngebayanginnya kim nam gil di drama queen seon dok yah hahahahaha

    ckckckck walaupun cerita bumsso belum muncul udah seru banget apalagi kalo ada bumssonya..pasti tambah seru aja…
    ayo2 author update ASAP yah,,,langsung tancap gas kalo perlu kekekek *reader maksa hehhehe #dziiiiiinnnnggggg….

    sekian comment dari saya
    gomawo
    _bow_

  8. kikeeey says :

    Ga sabar nunggu bagian SoEul nyaaa.lanjutkan!fighting!😀

  9. Rara bumssoeul says :

    Chingu kmu kyak na org na kreatif bgt dech.. Keren !!
    Bagiku susah lo bikin drama2 kolosal kyak gini..
    Dan kyak na kmu berhasil membawa dunia bru di fanfiction ini..
    Hhe.hhe.hhe
    lanjutttttttttttt ya dan jgn lama2 ^.^

  10. Elza says :

    wouah, exellent..!!
    di tunggu segera chapter selanjut’na ^__^

  11. dini ramadhani says :

    masih kurang panjang chinu*maruk/tamak*
    bumsso blm ktemu ya?kapan?next part ya?ehehehhe*reader maksa*
    bagus sih meski agak bingung*maklum otak dah mengeras*
    next part ditunggu

  12. Ina BeQi Soeulmates says :

    waaaahhh cerita perang yg bikin tegang..
    lanjuuuutttt

  13. SintiaBumsso/@SintiaBumsso17 says :

    Keren thor like like like like😀
    lanjut baca🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: