Love From Spring and Winter part 4

Author : phoelfish

Main Cast: Kim Bum , So Eun

Cast: Kim Hyunjoong, Jung Somin

Genre: Romantic/Family/Friendship/NC dll

Type: Sequel

Warning : typo, OOC, garing, gaje

Foreword : Mianhae updatenya super lama. Author sibuk nyiapin kawinan sama Donghae *dilempar elfish ke venus*. Bercanda kok. Lagi stuck pas sampe part ini. Mana author uda kelas tiga jadi sibuk belajar *bohooong!* intinya dalam jangka waktu yang cukup lama author gak nulis sama sekali. Mumpung lagi mood, aku lanjutin lagi. oke dah, gak pake banyak cing-cong. Enjoy read!

 

~@.@~

 

Soeun berkali-kali membuang napas kesal. Ia melirik ke arah Hyunjoong yang berjalan di sampingnya dengan sikap waspada yang dibuat-buat. Membuatnya tampak seperti seorang body guard. Hal ini benar-benar membuat Soeun tidak nyaman.

“Oppa, bisa tidak bersikap biasa saja? Relax!” bisik Soeun.

Hyunjoong tidak menggubris perkataan Soeun. Ia tidak menjawab, tapi sedikit mengendurkan bahunya yang tegap dan merubah pandangan matanya menjadi lebih ramah.

“Kapan kelasmu dimulai?” tanya Hyunjoong dengan nada menginterogasi.

“Masih sejam lagi.”

Hyunjoong mendecak. “Aku ada kelas sekarang.”

“Ya, sudah oppa masuk saja.”

“Lalu kau bagaimana?”

“Aku akan menunggu sampai kelasku dimulai.”

“Itu artinya aku akan meninggalkanmu sendirian.”

Soeun mendengus kemudian memutar bola mata. “Tentu saja. Oppa, kau tidak perlu khawatir. Aku akan baik-baik saja. Tenanglah!”

Hyunjoong masih mematung di tempatnya sambil menatap Soeun was-was. Ia akan sangat tidak nyaman masuk kelas kalau mengetahui Soeun bisa terancam kapan saja.

“Percayalah padaku! Aku bukan balita. Aku bisa menjaga diriku sendiri. Oppa sudah terlambat lima menit.”

Hyunjoong menghela napas pasrah, “Baiklah, aku pergi dulu! Kalau terjadi sesuatu segera hubungi aku.”

Soeun mengangguk. Hyunjoong menunjukkan ponselnya yang selalu on. Mengisyaratkan pada Soeun untuk menghubunginya kapan saja.

“Aku pergi dulu. Annyeong!” Hyunjoong mengacak rambut Soeun dan berlari menuju kelasnya.

Soeun menghela napas lega. Akhirnya ia bisa bebas juga dari oppanya. Dengan tenang, tapi masih waspada Soeun berjalan ke ruang sekretariat fotografi, berharap bisa menemukan ketengan di sana.

“Kimbum!” bukannya berbelok ke tujuan utama, Soeun malah berlari menghampiri Kimbum yang sedang duduk di atas kap mobilnya di parkiran kampus.

“Kimbum!” Soeun menaikkan volume suaranya, membuat Kimbum kaget dan menatapnya.

“Oh, hai Soeun-ah!”

“Kenapa kau di sini? Tidak masuk kelas?”

“Kelasku selesai setengah jam yang lalu.”

“Owh….”

“Kau sendiri?”

“Kelasku masih akan dimulai sejam lagi.”

“Kau sendirian?”

“Nde. Hyunjoong oppa sedang ada kelas sekarang. Tapi, itu bagus. Aku tidak suka dia terus-terusan mengikutiku.”

“Tapi, dia benar. Bagaimana kalau ada yang mengerjaimu lagi?”

“Aniyo. Tidak akan, aku bisa menjaga diri.”

“Kau yakin?”

“Kau meragukanku?”

Kimbum tidak menjawab. Ia mengeluarkan senyumnya yang membuat Soeun tercekat. Kalau Kimbum terus tersenyum seperti itu, Soeun yakin ia bisa pingsan saat ini juga.

“Oh ya, aku mau mengembalikan ini.” Soeun mengeluarkan bungkusan dari dalam tasnya dan menyerahkannya pada Kimbum.

“Kemejaku?”

“Nde, terima kasih atas bantuanmu kemarin. Aku tidak tahu bagaimana jadinya aku tanpa dirimu. Gomapseumnida.” Soeun membungkukkan badannya penuh rasa terima kasih.

“Hanya terima kasih saja?”

“Ne?”

“Kau tidak mau memberiku imbalan?”

Soeun mengernyitkan dahinya tidak mengerti. Imbalan apa yang Kimbum maksud?

“Arasseo, kau minta traktir apa?”

Kimbum terkekeh mendengar perkataan Soeun yang to the point. “Tidak, aku hanya bercanda.”

“Tapi, aku tidak keberatan mentraktirmu. Katakan saja, kau ingin traktir apa?”

Kimbum kembali terkekeh pelan. “Memang aku minta traktir?”

“Lalu? Kau minta imbalan apa?”

“Hmmm, kebahagiaanmu?!”

“Eh?” Soeun menatap Kimbum semakin tidak mengerti. Sebenarnya namja ini minta imbalan apa sih? Kenapa bicaranya ngelantur?

“Mau tidak pergi lagi denganku?”

Soeun tampak berpikir sejenak. Apa ini sebuah ajakan kencan?

“Kau mau mengajakku kemana?”

“Akan kuberitahu lagi nanti setelah aku merasa cukup siap.”

Soeun menganggukkan kepalanya setelah berpikir agak lama. Ada apa dengan Kimbum hari ini? Kenapa ia bersikap sok misterius begini? Ia benar-benar membuat Soeun tidak mengerti.

“Soeun-ah, sebaiknya kau masuk kelas.”

“Nanti saja. Aku masih punya setengah jam lebih.”

“Sudah, kau masuk saja. Daripada Hyunjoong memarahimu.”

“Wae? Memang kau mau pergi?”

“Ne, aku ada keperluan lain.”

“Baiklah, hati-hati!”

Soeun melambaikan tangannya pada Kimbum setelah mobil namja itu berlalu dari parkiran kampus. Ia masih berdiri di sana, sampai sosok Kimbum benar-benar tidak terlihat.

Soeun tersenyum lebar. Hanya dengan mengobrol ringan dengan Kimbum saja sudah membuatnya senang. Sepertinya, ia memang sudah positif menyukai namja itu. Senyumnya membuat hati Soeun lumer. Ia jadi merasa seperti es krim.

“Bukankah sudah kubilang untuk tidak dekat-dekat dengannya?”

Soeun berjengit kaget, Hyunjoong sedang berdiri di belakangnya. “Oppa? Kenapa kau ada di sini?”

Hyunjoong tidak menjawab. Ia menatap Soeun seolah ingin menelannya bulat-bulat. Ia cukup marah karena Soeun tidak menuruti perkataannya.

“Cepat masuk kelas, sekarang!”

Soeun menatap Hyunjoong sekilas kemudian berjalan lunglai sambil tertunduk. Kenapa sih dia jadi hobi marah-marah dan mendadak otoriter begitu?

 

~@.@~

 

Soeun mendengsus pelan karena menemukan Hyunjoong sedang bersandar di dinding dekat pintu kelasnya sambil melipat tangan di depan dada. Ia bahkan sampai menunggu kelas Soeun selesai. Memang Soeun anak TK apa sampai harus ditunggui?

“Sudah selesai?” tanya Hyunjoong seraya mengikuti Soeun berjalan di sebelahnya.

“Sudah.” Soeun menjawab dengan sangat acuh.

“Temani aku makan siang.” Belum sempat Soeun menolak, Hyunjoong sudah menarik lengannya. Menyeretnya ikut ke kantin dengan paksa.

Soeun berusaha melepaskan pergelangan tangannya, tapi ia hanya buang-buang tenaga. Hyunjoong menggenggamnya terlalu erat. Ia hanya bisa pasrah mengikuti Hyunjoong sambil berjalan menunduk karena tatapan para mahasiswi itu tidak jauh berbeda seperti sebelumnya.

“Oppa, santai sedikit dong!” geram Soeun setelah mereka sampai di kantin. Ia mencoba menghempaskan tangan Hyunjoong dan itu berhasil.

“Jangan kemana-mana, aku mau pesan makanan!”

Soeun hanya menggumam. Perkataan Hyunjoong terdengar seperti perintah. Kenapa mendadak ia berubah kasar? Kalau hanya karena kejadian kemarin, ini berlebihan. Saat Soeun sendirian di kelas tadi, tidak ada seorang pun yang mengganggunya. Bukankah ini berarti kalau dia itu aman?

“Oppa lama sekali!” gerutu Soeun setelah Hyunjoong datang dengan nampan makanan berisi ceker ayam favoritnya lima belas menit kemudian.

“Makin lama gadis-gadis itu semakin menyulitkan.” Omel Hyunjoong. Soeun melirik ke arah lain di kantin. Tampak segerombolan yeoja sedang bergosip sambil melihat ke arah meja mereka.

“Wae? Mereka mengganggumu?”

“Sangat.”

“Kalau begitu yang dalam keadaan terancam itu kau. Bukan aku.”

“Tapi, kau yang dikerjai.”

“Aish! Mungkin itu cuma iseng.”

“Iseng yang membahayakan.”

Soeun memutar bola matanya kesal. Membahayakan darimana coba? Dia tidak akan mati hanya karena kena semprot cairan aneh itu.

“Kalau oppa punya pacar bagaimana?”

Hyunjoong mendongak untuk menatap Soeun yang menatapnya dengan mata menyipit.

“Bagaimana apanya?”

“Oppa masih mau jadi bodyguardku? Pacar oppa bisa cemburu nanti.”

“Tidak akan.”

“Memang oppa tidak mau punya pacar.”

Hyunjoong tidak menjawab. Ia sibuk menggigit ceker ayamnya.

“Hhh… padahal oppa tampan. Masa pacaran seumur hidup tidak pernah?”

“Berisik.”

“Kenapa oppa?”

Hyunjoong menatap Soeun dengan pandangan bingung. Entah kenapa dia tidak mood membahas topik ini.

“Oppa, jangan bilang….”

“Apa?” pandangan Hyunjoong berubah curiga, kenapa Soeun menggantung ucapannya?

Soeun mendekatkan dirinya ke arah Hyunjoong dan berbisik, “Oppa gay?”

Mata Hyunjoong membelalak dan ia langsung menjitak kepala Soeun.

“Jangan bicara sembarangan.”

“Habisnya oppa sih. Aku juga penasaran kenapa oppaku yang banyak fans ini tidak punya pacar.”

“Tapi, aku tidak seperti itu.”

“Apa tidak ada gadis yang menarik perhatianmu, oppa?”

Hyunjoong tidak membuka mulutnya, hanya menatap Soeun sekilas dan kembali sibuk dengan ceker ayam terakhirnya.

“Padahal fans-fans oppa banyak yang cantik lho! Masa tidak ada di antara mereka yang kau sukai?”

“Tidak.” Jawab Hyunjoong skeptis “Lagipula, mereka sudah menyakitimu.”

“Aish, itu bukan masalah. Kau tahu oppa?”

Hyunjoong kembali menatap seksama ke arah Soeun. Soeun jadi banyak bicara dan menasehatinya macam-macam hari ini. Membuat Hyunjoong sedikit jengkel.

“Itu tandanya mereka benar-benar menyukaimu. Pergi dan pilihlah salah satu dari mereka. Tidak usah mencemaskanku.”

“Diam! Aku sudah banyak bicara.”

Soeun cemberut karena Hyunjoong berubah sinis. Memang apa yang salah dari pembicaraannya? Ia kan hanya bicara yang sebenarnya.

“Permisi!”

Soeun mendongak menatap asal suara tersebut, Hyunjoong juga melakukan hal yang sama. Seorang gadis manis berambut agak ikal, tampak berdiri dengan raut gugup, tapi berusaha tersenyum lebar. Ia meremas kedua tangannya.

“Ne? Ada yang bisa kubantu?” tanya Soeun mencoba bersikap ramah.

“Hyunjoong-ssi, aku Jung Somin dari fakultas keperawatan. Maukah kau pergi ke prom night bersamaku?” ujar gadis itu cepat, tapi masih bisa ditangkap maksudnya.

Soeun menatap gadis di hadapannya takjub. Ia sangat pemberani. Gadis itu tampak menunggu jawaban dari Hyunjoong. Soeun menoleh pada Hyunjoong yang menatap ke arah lain.

Aish, oppanya yang satu ini benar-benar tidak tahu cara memperlakukan seorang wanita.

Soeun menendang kaki Hyunjoong dan langsung mendapat death glare Hyunjoong sebagai balasannya. Soeun tidak takut, ia malah balik melotot ke arah Hyunjoong. Ia mengedikkan bahunya ke arah Jung Somin yang masih menunggu.

“Aku tidak tertarik.” Akhirnya Hyunjoong menjawab. Ia langsung berdiri dan menyeret Soeun pergi dari kantin. Meninggalkan Somin yang masih shock karena ditolak. Lebih dari itu, ia mendapat cemoohan dari fans-fans Hyunjoong yang lain.

 

~@.@~

 

“Oppa! Apa yang kau lakukan?” teriak Soeun marah saat mereka berjalan ke parkiran kampus.

“Apa?” Hyunjoong balik bertanya dengan wajah innocent yang membuat Soeun geram.

“Kenapa kau menolaknya?”

Hyunjoong tidak menjawab, ia terus berjalan sambil menarik Soeun.

“Aish! Lepaskan! Senang sekali menyeretku dari tadi? Aku bukan kuda!” omel Soeun sembari melepaskan tangannya yang digandeng Hyunjoong.

“Oppa tidak lihat bagaimana ekspresinya tadi? Aku berani bertaruh kalau sekarang ia menangis.”

“Biarkan saja.”

“Oppa, kau benar-benar tidak punya perasaan. Ia pasti susah payah mengajakmu ke prom night.”

“Bukankah sudah kukatakan kalau aku tidak berminat?”

“Why not?”

Hyunjoong mengacuhkan pertanyaan Soeun. Ia bergegas naik ke motornya dan menyodorkan helm untuk Soeun.

“Kasihan sekali dia. Padahal dia cukup cantik.”

Soeun masih menggerutu masalah di kantin tadi. Dia cukup kesal karena Hyunjoong menolak Somin secara blak-blakan. Okay, Hyunjoong memang tidak tertarik, tapi dia kan bisa menolak dengan cara yang lebih halus. Kalau begini, Soeun jadi tahu kenapa Hyunjoong tidak punya kekasih. Ia terlalu kejam terhadap wanita. Pasti wanita yang tahan di dekatnya hanya Soeun dan ibunya saja.

 

~@.@~

 

Soeun melirik jam digital berbentuk ikan nemo yang ada di meja samping tempat tidurnya. Dua hari lagi anniversary universitas. Pantas saja akan diadakan prom night. Kenapa Soeun baru sadar ya?

Soeun merebahkan dirinya ke tempat tidur. Ia memejamkan mata, tapi otaknya sibuk berpikir. Ia masih kepikiran tentang Jung Somin tadi. Sikap oppanya benar-benar keterlaluan. Bagaimana kalau Somin dendam dan malah memusuhi Soeun? Bagus, bertambahlah orang yang tidak menyukai Soeun dan semakin besar resiko dirinya terkena semprotan cairan aneh lagi.

Apa yang bisa Soeun lakukan supaya Hyunjoong tidak bersikap jahat begitu? Ingin sekali Soeun memaksa Hyunjoong menemani Somin ke prom night itu. Tapi, apakah akan berhasil?

Lalu bagaimana dengan dirinya? Apa ia akan datang ke prom night itu? Ia ingin sekali bisa datang. Prom night pertamanya sebagai mahasiswa.

“Kimbum….”

Nama pertama yang terlintas di benak Soeun untuk menjadi pasangannya di prom night nanti.

“Kira-kira dia mau tidak yang pergi denganku?”

Pertanyaan itu terus berputar di kepala Soeun. Tiba-tiba saja dadanya berdegup kencan saat merencanakan akan bertanya pada Kimbum besok.

 

~@.@~

Tags: , , ,

About bumssoindo

We are fanbase of BUMSSO (Kim Bum and Kim So Eun) from Indonesia

24 responses to “Love From Spring and Winter part 4”

  1. Indah_ELF says :

    Kira-kira so eun Berhasil gg yaa ngajak kim bum ?
    Hyunjoo ky’y ska sma so eun dech
    *hnya Nebak*
    q tngu klanjutannya

  2. vanka says :

    aku suka..aku suka…🙂
    dtnggu next partnya… hwaiting

  3. dhiyah says :

    Oppa Hyun Joong , , protektiv bgt sih ???? kzian kn oNNie so eun . . .
    t.nYta g cm q doank yg d Jga t.lLu kTat 5 oPpA , , T.NyTA onnie jg . . . *gubrak*

  4. Sary aj0w says :

    Waaaa aq lupa,hyunj0ng ma s0eun s0dara kandung bkan sie???kyk’y bkan ye,ehehe c0z kyk jd cinta segibanyak gitu…waiting lanjutan’y

  5. Elza says :

    apakah hyun joong bukan kakak kandungnya eunie y?!
    hyun joong tau tapi eunie gak tau, gitu?!
    padahal hun joong’na da cinta ma eunie..
    wah wa.. hehe ^ ^*reader sotoy
    kim bum kenapa juga lagi, suka da urusan mendadak jadi ninggalin eunie dadakan terus gitu kan.. ;(

  6. Rara bumssoeul says :

    Aduchhhhh
    nie author na kemaren pd kemana??
    Kok macett??
    Hhe.hhe.hhe

    ini ff TER-favorite aku
    . Yg sudah lama ku tunggu kehadiran nya * lebay *

    . Makin seruuuu
    lanjutttttttttttt
    o.ya ngebut ya..
    Penasaran tingkat tujuh nich *??*

  7. yankyu says :

    oennie di tnggu lnjtnya,cpt ya oen pnsrn.

  8. niiz says :

    Hyunjooong gemesin bnget jadi cowog, jujur amat, knp nlak so min kmu suka so eun ya ??? Huaaa ayoo unni ajak bumppa. Ffny keren next partnya ngebut ya.

  9. kikeeey says :

    Wah, makin seru nih.lanjutin ya author, jangan lama-lama hehehe.hwaiting!😀

  10. ashillach says :

    makin penasaran ak, cpt2 bwt lanjtannya aj deh, fighting author! ^^

  11. laras says :

    ih, si hyunjung ama so min aja si,
    biar si soeun gada yg ganggu kalo lg brng kb,
    kok, ini genre NC ya ? tp gada NC nya tuh ?

  12. anisa "bumssoeul" says :

    smkin seru jja FF.nie
    .
    ayo , lnjutanx cpet y…
    *udh pnsran nieh!

  13. danish Ashley Eun says :

    addduuuuhh … dari tadi mw comment tpi gk bsa2
    akhirnya skrng bsa jg

    ya~ hyunjung oppa protektif bgt sm so eun *q mw jg donk … abaikan*
    jangan2 oppa ska lgi sm so eun, secara mereka kn bkn saudra kandung

    kim bum .. wah happen with U???

    so eun.. fighting

  14. dae says :

    lagi seru2 baca eh udah selesai aja taunya
    ayo lanjutin lanjutin >,>

  15. rini says :

    tambah seru aj ne,,
    npa se oppa hyunjoong gk blehin soeun ma kimbum trus gk tertarik ma cwe laen , ,
    curiga hyunjoong,a ska ma soeun ge, khn mreka bkan saudara kandung..
    penasarannnn ma lanjutan,a,,,,,,,,, jgan lma” d,post,a yaaa,,,,

  16. Viqa_BumsSoeulindo says :

    waduhhhhhh ada apa ini !!!!!!!!!!

    ckck pnasarab nie ma sikap hyun joong,kyknya protektif bnget ya smpai sgitunya. .

    trus bumppa knpa lagi,kok aq liat sifatnya berubah smnjak liat foto ayah so eun dengn tmannya, , ,hehe

    pnasaran !!!!!!!!!!!!

  17. Ina BeQi Soeulmates says :

    hyun joong dingin bner ma cew.
    ckckck

    hayaaaaahh jgnkan so eun,, saya aj pngsan liat senym kim bum,,
    wahahhaaa

    ayooo lanjuuuutttttt
    makin seruuuuuu

  18. rachimasofiani says :

    kayaknya hyunjoong suka soeun yaaa.
    hehehehehe

    seru!!
    keren!!
    aku tunggu part selanjutnya yaaaa

  19. dhia says :

    mau ding so eun…
    wong capa lagi yang nggak mau jalan ma orang cantikkk…???

  20. taemleebumsso says :

    seru nie fanfic,,,
    author,,lnjtnnya mana nie??

  21. djkyussoloverz says :

    mian ru bs coment cz laptop lg eroooor prknlkn reader bru ox cingu kpn ne lanjtnx udh lm bgt pnsaran pa yg sbnrx trjd antra kb ma kluarga x so eun eouni sumpah kereeeeeeeeen bgt ne ff x mkx cptn cingu kburu basiiii >>”plak kyk mkanan z”>>

  22. eva luthfi says :

    uniiiii…… ceritanya kerenz…..
    tapi kok setelah part 5 gak ada sambungannya??????????
    dimana ya???????

  23. Junre says :

    Wah kok hyungjoong bersikap sprti itu? apakah dia menyukai seoun? wah… kasihan kim bum dong?

  24. SintiaBumsso/@SintiaBumsso17 says :

    Kerenn bangett lanjut baca :)))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: