One In A Million part 6

Author : AndinaDes

Main Cast : Kim Bum, Kim So Eun

Cast : Kim Ki Bum, Im Yoona, Jang Geun Suk, Park Sin Hye, Lee Min Ho, Lee Min Jung, Kim hyun Joong, Kim Hyung Joon, Yoon Eun Hye.

Genre : Romantic, Friends

Type : Sequel

 

Pertama – tama aku mau ngucapin makasih banget sama readers yang udah semangat banget buat nunggu part – part yang selanjutnya. Makasih banget udah nambah semangat aku buat bikin part lainnya, dan aku seneng banget sama readers yang selalu ninggalin KOMENTAR J dan aku selalu usahain buat balesin satu2 karena apa? Karena tanpa readers, aku bukan apa – apa. So, love you so much readers J

 

 

PART 6

 

 

Kim Bum tetap diam di balik pintu So Eun. Setelah ia meyakini dirinya bahwa sudah tidak ada isak tangis wanita lagi. Ia menghela nafas dan secara perlahan ia melangkahkan kakinya. Entah mengapa ia berat sekali untuk melangkahkan kakinya dari situ. Ia tetap ingin disitu, ingin berada di sisi So Eun, ia tau satu hal tentang So Eun sekarang. So Eun sangatlah rapuh. Dan entah mengapa, ia ingin menjaga So Eun layaknya membawa vas bunga kesayangan ibu. Hati – hati, jika melakukan sedikit kesalahan dan jatuh, “ia” akan hancur.

Saat Kim Bum masuk ke apartemennya, ia bingung mendapati dirinya di pelototi oleh kakaknya, Ki Bum dan Hyun Joong. Rasanya ia tidak melakukan kesalahan apa – apa. Pikir Kim Bum.

“ya, Kim Sang Beom, kau…. Kau masih berhubungan dengan wanita gila itu?” Tanya Ki Bum. Matanya masih memperhatikan Kim Bum, ingin memastikan. Masihkah adiknya terikat dengan wanita yang bisa melakukan apa saja untuk sesuatu yang di inginkannya.

“ha? Apa sih maksudmu?” Kim Bum tidak mengerti. Dan ia paling tidak suka jika dirinya dipelototi atau dilihat oleh orang seakan ia telah berbuat kesalahan.

Hyun Joong menghela napas.

“tadi, Lee Min Jung kesini..” ujar Hyun Joong. Kim Bum hanya diam mendengarnya.Diam emosi.Wanita itu benar – benar gila. Masih berani ingin menemuinya setelah apa yang ia perbuat.

Lalu Hyun Joong meneruskan ucapannya.

“ia gila, benar – benar gila. Aku sudah memperingatkannya untuk tidak muncul di hadapanmu lagi. Tapi, Kim Bum. Aku rasa, dia tidak akan mudah di tangani. Kau tau? Aku sempat mendengar dia berteriak tidak akan membiarkanmu menjalin hubungan dengan wanita lain. Bukan tidak mungkin kedepannya, dia akan melakukan hal yang buruk…” ujar Hyun Joong.

Kim Bum hanya diam. Berfikir.Mungkinkah?Min Jung memang ambisius tapi, pada dasarnya dia baik. Apakah mungkin dia akan melakukan hal yang diluar batas?.

“tapi… tapi aku tau dia itu pada dasarnya wanita yang baik…” ujar Kim Bum, walaupun ragu untuk mengungkapkan kalimat itu.

“ya, Kim Bum. Aku tekankan padamu sekali lagi.Tolong peka pada setiap hal. Aku sudah tau Min Jung itu wanita yang seperti apa. Dari awal, aku tau dia hanya ingin masuk ke lingkungan sosialita keluarga kita.” Jelas Ki Bum.Ki Bum sangatlah professional dalam menilai karakter, sifat dan niatan seseorang melalui perilakunya, dan naluri hatinya tentunya.Keturunan dari Nenek, kata Ibu Ki Bum. Maka dari itu Ki Bum bisa meyakinkan, entah mengapa ia yakin. Kim So Eun dan Kim Bum, bisalah menjadi pasangan sejati.

Mendengar apa yang Ki Bum bicarakan, lagi – lagi Kim Bum hanya bisa terdiam. Bukannya ia tidak tau harus bilang apa melainkan bngung, apakah mungkin seorang wanita bisa melakukan hal seburuk yang Ki Bum dan Hyun Joong khawatirkan.

Melihat gerak gerik Kim Bum yang seperti anak idiot.Hyun Joong menghampirinya.Matanya tajam menatap kawan kecilnya itu.

“jauhi dia, namun tetap waspada akan gerak – geriknya. Aku jamin, jika kau lalai.Dan sesuatu hal yang buruk terjadi. Tidak akanada yang bisa kau lakukan selain menyesal…”

***

Susah payah So Eun menenangkan dirinya.Dadanya sungguh sesak.Ia mencoba mencari obat di kotak persediaan obat untuk mengurangi rasa sesaknya. Kondisinya labil.Ia mengubrak – abrik semua obat yang ada di dalam kotak mencoba mencari obat mana yang bisa membuatnya tenang. Ia emosi, sadar tidak ada obat yang bisa membantunya saat ini. Ia banting semua isi yang ada di kotak itu. Ia putus asa, kesal akan emosi yang ada di dalam dirinya. Ia kembali terisak, tak tau harus apa.

Tak lama, So Eun mendapati handphonenya berbunyi.Yoona menelfon. Just in time, pikir So Eun. So Eun mengatur nafasnya dulu, menenangkan dirinya agar tidak terlalu terisak saat berbicara dengan Yoona.

“yoboseyo…” ucap So Eun. Suaranya lemah.

“yoboseyo, Kim So Eun. Gwaenchana?Suaramu aneh.Kau menangis ya?”Yoona khawatir dengan sahabatnya ini.Ia sangat hafal dengan tingkah laku So Eun. So Eun adalah seorang yang pemikir dan tidka bisa begitu saja meng-iklaskan suatu hal.

“Yoona….Na.., naega geuleul geuliwo. Na Lee Min Ho saeng-gag (aku rindu padanya.. aku teringat dengan Lee Min Ho)” ucap So Eun. Dirinya makin terisak menyebut nama lelaki yang sudah 2 tahun lebih bersamanya itu.

“So Eun…” Yoona miris mengetahui keadaan sahabatnya ini. “ya, So Eun. Janganlah kau pikirkan masalah ini lagi. Sekarang apa mau mu? Kau harus melakukan sesuatu.Tidak boleh terpuruk seperti ini…” ujar Yoona.

“tapi aku tidak bisa melupakan Min Ho begitu saja. Aku sudah 2 tahun lebih bersamanya Yoona, tidak mudah dengan semua yang sudah kami lewati bersama. Tidak mudah untuk melepasnya begitu saja..” ujar So Eun dirinya sudah tidak terlalu terisak lagi. Mungkin memang menceritakan ini pada seseorang, akan membuatnya sedikit lega.

“geugeol ij-eo haeyahabnikka? (apakah kau harus melupakannya?)” Tanya Yoona.

“mwo?” So Eun bingung dengan perkataan Yoona.

“tidak setiap masalah akan selesai jika kita melupakannya. Lagi pula, kita mempunyai otak, mempunya memori. Tidak akan bisa kita melupakan suatu hal yang membekas di hati kita.” Jelas Yoona.

So Eun hanya diam.

“aku tau, pahit dan sangat sakit mendapati pria yang sudah bersama kita tidur dengan wanita lain. Namun, apakah kau dapat memastikan itu benar?” Tanya Yoona.

“mereka tertangkap keluar Hotel dan berada di dalam 1 kamar Yoona. Apakah itu tidak bisa dikatakan bukti?”So Eun emosi.

“itu hanya foto. Kejadian sebenarnya?Apakah kau tau?Apakah kau mencoba menanyai Lee Min Ho?Dunia ini tidak berjalan dengan mulus So Eun. Banyak orang licik diluar sana. Yoon Eun Hye putri dubes sudah sangat terkenal ambisius dan bukan rahasia lagi bahwa dia adalah orang yang licik.” Kata Yoona tegas.

So Eun hanya bisa diam.

“apa yang sudah terjadi tidak bisa diubah. Mungkin ini yang namanya alur hidup So Eun.Apa yang harus kau lakukan? Itu semua kembali padamu.Apa kau mau mencoba menjalin hubungan lagi dengan Min Ho? Memastikan semua itu benar atau tidak. Atau kau,mau mencoba membuka hatimu untuk pria lain. Dan berdoa, siapapun dia nantinya.Pria itu akan jauh lebih baik dari Lee Min Ho.”

So Eun hanya bisa diam. Mencoba berkomunikasi dengan Min Ho lagi? Bisakah ia? Mendengar namanya saja sudah sesak.

“aku tak tau aku harus berbuat apa Yoona.” Ujar So Eun lemas.

Mendengar ini, Yoona hanya bisa tersenyum pasrah.

“aku mendukung semua keputusan mu So Eun. Asalkan kau memikirkannya matang – matang dan jangan sampai salah mengambil keputusan. Lagi pula So Eun, apa kau tidak tertarik untuk membuka hatimu kepada pria lain? Pria yang bisa membuatmu tertawa dan menjagamu dari apapun…”

Pria lain. Kim Bum. Entah mengapa, langsung terbesit nama Kim Bum dalam benak So Eun saat Yoona mengatakan pria yang bisa membuatmu tertawa dan menjagamu dari apapun.

“ya, Yoona. Kau tau? Hari ini aku pergi bersama Kim Bum.” Jelas So Eun.

“mwo? Benarkah?” Tanya Yoona.

Jadilah So Eun menceritakan semua hal yang So Eun alami hari ini.Termasuk insiden ciuman mobilnya dengan mobil Kim Bum yang lalu.

“apakah kau merasa nyaman bersamanya?” Tanya Yoona setelah mendengar cerita So Eun.

“mmh… sepertinya…” kata So Eun. Ia bingung dengan rasa ini. Rasa yang tidak jelas bergejolak dihatinya.

“kau bisa tertawa bersamanya?” Tanya Yoona.

Mendengar pertanyaan itu, So Eun tersenyum.

“sepertinya. Yoona, apakah…. Apakah aku harus mencoba membuka hatiku untuk Kim Bum? Tapi… tapi aku kan tidak tau apakah Kim Bum menyukaiku atau tidak. Mungkin saja dia memang lelaki yang perhatian terhadap setiap wanita…” ujar So Eun.

“annyi.. Kim Bum dingin dengan wanita.Dulu aku bisa dekat dengannya karena aku kekasih Ki Bum dan katanya karena aku mempunyai sosok ke-ibuan.Aku percaya, mendengar ceritamu tadi, setidaknya Kim Bum mempunyai sesuatu yang special terhadapmu…” ujar Yoona.

“benarkah? Lalu… lalu apa yang harus aku lakukan? Aku takut sakit lagi Yoona..” ujar So Eun.

“apa yang harus kau lakukan, itu semua tergantung padamu. Ikuti saja ini sebagi alur hidupmu, tapi kau juga harus yakin dengan 1 hal. Yakin dan percaya bahwa hal inilah yang terbaik untukmu.” Ujar Yoona.

“apa? Bagaimana bisa aku tau dan percaya begitu saja dengan suatu hal yang terbaik untukku…” ujar So Eun.

Yoona tersenyum simpul “nanti kau juga tau So Eun. Keadaanmu, sudah lebih baikkah sekarang?” Tanya Yoona.

“iya Yoona, terima kasih, dari dulu kau memang selalu bisa membuatku tenang disaat aku sedang kacau” ujar So Eun.

“baiklah kalau begitu. Aku menelfon tadi hanya ingin memberi tau bahwa modem yang kau inginkan sudah aku pesan dan katanya sudah dikirim, mungkin besok akan sampai.” Jelas Yoona.

“wah begitu, terima kasih Yoona…”

“you’re welcome. Baiklah, sudah dulu ya.Ya, So Eun, semangat ya!” ujar Yoona.

“iya Yoona, gomawo…” kata Yoona sambil menutup telfonnya.Tak lama sebuah pesan masuk kedalam handphone So Eun.

Apakah dirimu baik – baik saja?Jangan sedih ya.bersiaplah untuk hari esok. Aku akan membawamu ke suatu tempat….

Kim Bum

Melihat ini So Eun tersenyum kecil.So Eun kau harus semangat, kau mempunyai orang – orang yang peduli terhadapmu disekitarmu.

***

Kim Bum tersenyum hangat di kamarnya. Setelah ia mengirim pesan kepada So Eun. Entah mengapa ia menjadi semangat untuk menjalani hari esok. Ia ingin membuat wanita itu tersenyum bahkan tertawa.

Drrt drrt..sebuah pesan masuk ke handphone Kim Bum. Kim Bum mengira itu adalah So Eun yang membalas pesannya. Namun…

Pangeranku, aku rindu denganmu.

Mari bertemu di restoran biasa kita datangi untuk makan.Aku ingin menyelesaikan salah paham di antara kita.

Lee Min Jung

Kim Bum hanya diam menanggapi pesannya.Tidak ada satu niatan pun untuk membalasnya. Ia teringat ketika ia masih menjalin hubungan dengan wanita ini..

FLASH BACK

Restoran Plaza Hotel

Kim Bum bengong karena Min Jung tidak menghabiskan makanannya yang mahal itu.Kim Bum kesal karena untuk makan di restoran ini, Kim Bum mengeluarkan uang yang tidak sedikit. Walaupun Kim Bum orang yang kaya, namun ia dan keluarganya pantang mengeluarkan uang untuk hal yang sia – sia.

“ya Min Jung. Mengapa kau tidak menghabiskan makananmu?Kau hanya memakannya beberapa suap saja. Sangat sayang….” Ujar Kim Bum.

“Kim Bum, kau kan tau aku ikut sekolah kepribadian. Dalam sekolah itu ada peraturan formal dimana aku tidak boleh menghabiskan makanan, seperti orang yang tidak pernah makan saja…” ujar Min Jung dengan menyebalkan.

Mendengar itu, sebenarnya Kim Bum kesal.Ia ingin berbicara namun ia sedang malas berdebat. Dengan perasaan yang campur aduk, ia meneruskan makannya.

Tak lama ada seorang waitress yang tidak sengaja tersandung dan jatuh ke Kim Bum dengan posisi berpelukan. Melihat itu Min Jung marah dan dengan cepat ia langsung menghampiri waitress itu dan menamparnya.

“wanita tidak tau diri, kau mau mencari perhatian ya dengan pacarku. Dasar pelayan tak tau malu…”ujar Min Jung.Waitress yang terkena tamparan hanya bisa menangis dan meminta maaf.Muka Min Jung sangat menyeramkan dan mengesalkan juga.Ia menjadi pusat perhatian di restoran itu. Sebagian ada yang hanya diam saja, sebagian ada yang mencibir melihat sikapnya.

Kim Bum marah melihat aksi Min Jung tadi.Ia langsung membawa Min Jung keluar restoran dan memarahinya.

“SEKOLAH KEPRIBADIAN APA? MEMBUANG – BUANG MAKANAN? DAN MENAMPAR SEORANG WAITRESS YANG TIDAK BERSALAH DI DEPAN UMUM?! KAU YANG TIDAK TAU MALU..”Kim Bum kalap.Ia sudah tidak tahan dengan sikap Min Jung. Min Jung hanya bisa diam dan takut diperlakukan seperti itu.

FLASH BACK END

“aish,, kenapa aku bisa menjalani hubungan dengan wanita gila seperti dia…” ujar Kim Bum sambil merebahkan tubuhnya dikasur.

***

Sementara itu di kantornya Min Ho tengah menunggu direkturnya untuk memanggilnya masuk ke dalam ruangannya.Ia sudah mengajukan surat mundur dari proyek dan keluar dari perusahaan itu. Seperti yang ia duga, direkturnya kecewa, kesal lebih tepatnya. Karena ketetapan kontrak lah, Min Ho yakin ia akan dikenakan denda yang lumayan menguras kantong.

Setelah Sekertarisnya memberi tanda kalau Min Ho boleh masuk. Sejenak ia merasa tegang, sedikit takut untuk berurusan dengan bosnya yang orang Amerika ini.

Saat Min Ho masuk ruangan, terlihat direkturnya sudah menantinya.Ia menyandarkan dagunya ditangan, tanda berfikir. Apa maksud Min Ho mengajukan surat mundur secara tiba – tiba seperti ini.

“take a seat please…” kata direkturnya. Min Ho dengan canggung duduk di kursi yang dipersilahkan diretkturnya itu.

“so, Lee Min Ho. You already submitted a letter to get out of firms. And I have read it. Are you serious? What is with all of this? (Jadi, Lee Min Ho. Kau sudah mengajukan surat keluar mu dari perusahaan. Dan aku sudah membacanya.Apakah kau serius? Ada apa dengan semua ini?.” Tanya sang direktur kepada Min Ho.

Min Ho merasa canggung.Ia gugup, namun ia tetap memberanikan diri untuk bicara.

“I want to come back to my hometown, Korea, Sir.” ucap Min Ho singkat.

“is that all the reason why you want to out from this firms? (itu kah alasan kau ingin keluar dari perusahaan ini?” Tanya lagi sang direktur.

“yes, sir. and I already submitted my CV to another firms in Korea, I believe they would accept me. (iya, pak. Dan saya sudah mengajukan CV saya ke suatu perusahaan di Korea, dan saya yakin mereka akan menerima saya.)”jelas Min Ho kepada direktur.

Sang direktur menghela napas.Ia berat untuk merelakan Min Ho, karena ia tau Min Ho sangat lah dibutuhkan di perusahaan dan proyeknya yang saat ini sedang ia jalani.

“You know that you’re still under contract with us, and you have an important project here. You can’t getting out just like that. I think, I will rejected your submissions.(kau tau bahwa kau masih terikat kontrak dengan kamu dan kau mempunyai proyek yang penting disini. Kau tidak bisa keluar begitu saja.Aku pikir, aku akan menolak ajuan mu ini.)”jelas sang direktur dengan muka tenang.

Mendengar ini Lee Min Ho menghela nafas.Setidaknya direkturnya tidak marah – marah, pikirnya.

“actually, I have another one reason, sir.(sebenarnya, aku mempunyai alasan lagi, pak.)” ucap Min Ho. Mukanya gugup namun ia yakin dengan alasan ini ia akan diperbolehkan keluar dari perusahaanya itu.

“tell me….” Ujar direktur.Kini mukanya penasaran.

“I know the reason why this project was made, and also why there’s ambassador intervened.(aku tau alasan mengapa proyek ini dibuat, dan juga mengapa ada campur tangan duta besar.)” ujar Min Ho tenang.

Mendengar ini direktur menghela nafas, emosi namun mimik mukanya tenang.

“what does it means?” Tanya direktur.Mukanya datar. Berusaha seperti tidak mengerti apa maksud Min Ho.

“the point is, I know that there was foul play behind this project. Therefor, I don’t want to go into it, sir. sorry for saying this but, that’s what I mean. (intinya adalah, saya tau bahwa ada permainan kotor di belakang proyek ini. Maka dari itu, saya tidak mau masuk ke dalamnya, pak. Maaf telah berkata seperti ini, tapi ini memang yang saya maksud.)”jelas Min Ho kepada direkturnya itu.

Sang direktur, diluar dugaan Min Ho yang ia duga akan marah ternyata hanya tersenyum simpul dan menghela napas. Seperti secara tidak langsung iya ‘mengiyakan’ pernyataan Lee Min Ho tentang permainan kotor atau bisa kita sebut korupsi dalam proyek yang di ketuai oleh ayah dari Yoon Eun Hye ini.

“well, I don’t mind if you wanna get out from this project even this firms but, you have to face Mr. Ryu Seong Ryong. He is the one who has to decide….(sebenarnya, aku tidak keberatan jika kau mau keluar dari proyek ini atau perusahaan ini sekali pun. Tapi, kau harus bertemu dengan bapak Ryu Seong Ryong, dia adalah orang yang harus memutuskan semua ini…)” ujar direktur Min Ho.

Mendengar ini Min Ho hanya mengangguk.

“he will arrived in German next week. Just prepare to face him…” ujar direktur Min Ho lagi.

Min Ho mengangguk tanda mengerti, lalu direkturnya menyilahkan dia untuk keluar setelah membicarakan bahwa dia harus membayar denda karena telah memutus kontrak. Dan seperti yang ia duga, denda ini akan menguras uangnya ini. Tidak setimpal dengan kehilangan So Eun, lagi pula masih ada tabungan yang bis menjamin kehidupanku nanti. Pikir Min Ho.

Saat Min Ho hendak membuka pintu dan beranjak keluar.Min Ho berbalik dan berkata.

“Sir, I thank you so much for all the things you gave to me, you are nice people. I just see you like I see my father which I never see… thanks sir. (pak, saya sangat berterima kasih untuk semua hal yang telah kau berikan padaku, kau adalah orang yang baik. Saya melihatmu seperti saya melihat ayah saya yang tidak pernah saya temui. Terima kasih pak.)” ujar Min Ho sambil tersenyum dan mimik muka serta tingkah lakunya menunjukan rasa hormat.

Mendengar itu, direktur hanya tersenyum dan berkata. “if you have get back in Korea, please make a time to call me. Tell me about your life there.” Ujar sang direktur. Lee Min Ho mengangguk dan keluar dari ruangan itu.

Ryu Seung Ryong, aku siap menghadapimu… ucap Min Ho dalam hati.

Disamping itu, saat Lee Min Ho keluar dari ruangan sang direktur. Sang direktur terduduk lesu di kursi kerjanya.Ia menunduk, mukanya pucat pasi. Susah payah ia menahan matanya yang sudah berkaca. Sedikit terisak.Dadanya sesak.

“Lee Min Ho, kau adalah anakku…..” ucapnya. Sesak, suaranya berat. Ingin sekali ia memberitahu putra satu – satunya itu. Namun apa daya, ia tak bisa. Walaupun dalam hatinya, ia ingin memeluk anaknya. Merasakan hubungan ayah dan anak lelakinya.

***

So Eun baru bangun dari tidurnya.Ia berkaca, tampangnya sangatlah kacau. Rambutnya berantakan, dan mukanya pucat pasi.Ia tidak makan semalaman. Teringat dengan Lee Min Ho cukup membuatnya seperti wanita gila. Teringat dengan 2 tahun lebih yang sudah ia jalani bersama lelaki itu.

Ting tong

Bel apartemen So Eun berbunyi.Ia sudah tau siapa yang datang ke apartemennya. Dengan cepat ia cuci muka. Tidak ingin ia terlihat dengan keadaan seperti ini.

Sehabis mencuci muka So Eun langsung membuka pintu untuk Kim Bum.

“mengapa lama sekali membuka pintu?” Tanya Kim Bum.

“mianhae, aku baru bangun….” Ucap So Eun, suaranya lemas.

“hem, menangis semalaman dan tidak makan sejak malam. Kau pasti lemas.Cepat bersiap – siap kita makan sesuatu dulu.Lalu aku akan mengajakmu ke tempat yang indah…” ujar Kim Bum.

So Eun diam.

“ya? cepatlah bersiap – siap…” ujar Kim Bum lagi.

“ya, Kim Bum. Bagaimana kau bisa tau aku menangis dan tidak makan sejak malam?” Tanya So Eun sambil tertunduk.

Kim Bum hanya tersenyum simpul.

“cepat bersiap, aku tidak mau menunggu lama – lama…” ucapnya.

Mendengar itu So Eun langsung menuju kamarnya dan bersiap – siap. Sekitar setengah jam So Eun sudah selesai.Dan mereka pun pergi menuju mobil Kim Bum.Di jalan So Eun hanya diam. Dirinya masih belum bisa tenang karena kejadian tadi malam.Hanya karena mengingatnya, dia sudah seperti orang yang sangat kesakitan.

“So Eun, aku tidak mau kau seperti ini lagi…” ujar Kim Bum tiba – tiba.

“mwo?” So Eun tidak mengerti apa yang dimaksud Kim Bum.

“aku tidak mau kau menangis dan menjadi kacau seperti tadi hanya untuk kejadian yang sia – sia, tidak berguna, hanya merugikan dirimu saja.” Ujar Kim Bum lagi, ekspresinya tenang namun guratan mukanya menandakan dia serius dengan apa yang dia ucapkan. Sesungguhnya, dirinya sedih melihat keadaan So Eun tadi pagi, sangat kacau. Kim Bum tidak mau gadis yang manis dan lembut ini menjadi seperti orang yang kesakitan parah, hanya karena menangisi orang yang sudah menyakitinya.

“oh… mianhae…” ucap So Eun. Entah mengapa hanya kata maaf yang bisa ia ucapkan.

“berhentilah meminta maaf. Aku tidak butuh maaf mu, aku hanya butuh…. Kau tidak seperti tadi lagi…. Jangan menangis lagi…” ucap Kim Bum serius.

So Eun hanya terdiam.

“nah, kita sudah sampai…” ucap Kim Bum sambil tersenyum.

Mendengar itu, So Eun langsung melihat ke luar jendela. Betapa senangnya ia. Ia suka dengan pemandangan yang indah. Kim Bum mengajaknya ke daerah bukit yang tinggi.So Eun langsung keluar dari mobil, dirinya berlari hingga ke tepian. Dari situ ia bisa melihat rumah – rumah dan pantai yang berada di bawah. Raut mukanya langsung merona, tidak lagi pucat.

Kim Bum tersenyum melihat tingkah So Eun, ia sudah duga So Eun akan senang bila di ajak kesini.

“kau senang kah?” Tanya Kim Bum sambil berjalan menghampiri So Eun.

So Eun mengangguk.Melihat ekspresi mereka masing – masing, merek berdua menjadi saling tersenyum.

Tak lama setelah mereka puas melihat pemandangan dibukit itu.Kim Bum mengajak So Eun pergi lagi.

“Kim Bum, kita mau kemana lagi?” Tanya So Eun.

“tidak jauh, ayo kita ke pantai itu.. ada perahu, kita bisa menaikinya. Kau mau?” Tanya Kim Bum.

So Eun langsung tersenyum, matanya mengecil dan mengangguk tanda ia sangat senang dan mau pergi ke pantai itu, bersama Kim Bum.

Tak lama mereka sampai di pantai. So Eun kalap, ia langsung berlari menuju tepian. Sengaja mengenai kakinya ke air laut.

“aihhh enaknya…” kata So Eun sambil mengayun2kan kakinya ke air.

“aish, kau seperti tidak pernah ke pantai saja…” ujar Kim Bum sambil memasukan tangannya ke kantong celana.

“haha entah kapan aku terakhir pergi ke pantai. Yang aku ingat, di Jerman aku tidak pernah pergi ke pantai.” Ucap So Eun.

Kim Bum hanya tersenyum mendengar itu.

“mau naik perahu?” Tanya Kim Bum.

So Eun langsung tersenyum, seraya berkata “ KAJJA!”

Kim Bum langsung mendorong sebuah perahu kayuh yang bermuatan hanya untuk 2 orang.Ia mempersilahkan So Eun untuk menaikinya. So Eun pun langsung naik, di ikuti dengan Kim Bum.

Disaat mereka sedang asik mengayuh perahu.Kim Bum memulai pembicaraan.

“lupaka dia…” ujar Kim Bum.

“apa?” So Eun kaget.Kim Bum ini, suka sekali memulai pembicaraan yang membuat So Eun kaget dan bingung.

“siapa pun dia, apa pun yang pernah dia lakukan, lupakan dia….” Ucap Kim Bum.

So Eun hanya bisa diam mendengar apa yang di ucapkan Kim Bum. Ia tidak tau harus bilang apa. Tapi anehnya, dia tidak merasa sesak jika mengingat Min Ho saat ia sedang berada di samping Kim Bum.

“apa kau hanya bisa diam setiap kita membahas ini…” ucap Kim Bum.

“aku mohon…. Jangan bahas ini lagi ya… aku tidak terbiasa membahas hal pribadi dengan orang yang belum terlalu dekat denganku…” ujar So Eun.

“aku dekat dengan mu , kita bertetangga…” ujar Kim Bum.

“tapi…” So Eun bingung.

“tidak ada alasan So Eun, tidak ada alasan untuk tidak membagi perasaanmu terhadapku. Karena aku mau kau berbagi apapun yang kau rasakan denganku…” ucap Kim Bum.Tanpa sadar mereka berdua berhenti mengayuh perahunya.Mereka serius, fokus masuk kedalam pembicaraan.

“tapi masalahnya tidak mudah melupakan orang yang sudah lama bersama kita begitu saja…” ucap So Eun. Suaranya bergetar.

“bukan tidak bisa, tapi kau tidak mau….” Ujar Kim Bum.

“apa?” Tanya So Eun.“ aku berusaha keras melupakannya, aku muak dengannya, tapi entah mengapa ia selalu datang ke benakku, ke pikiranku sehingga aku selalu saja teringat dengannya…” ujar So Eun lagi.

“benarakah? Apa kau yakin? Baiklah, kau berusaha melupakannya?Tapi dalam hatimu, apa kau benar – benar rela melupakannya?” ujar Kim Bum.

So Eun hanya bisa diam. Mukanya termenung lagi.Ia tertunduk, tak berani menatap Kim Bum. Tak tau harus bicara apa.

“aku… aku tak tau harus apa…”So Eun tertunduk, namun ia tidak menangis, entah mengapa ia merasa kuat kalau berada di samping Kim Bum.

“kau… kau hanya butuh dukungan dan orang yang jauh lebih baik.. aku tau kau bisa, So Eun..” ujar Kim Bum tanpa sadar ia memegang tangan So Eun.

“Kim Bum…” ucap So Eun kaget dan mereka berdua refleks melepas tangan mereka.

“mianhae… aku refleks…” ujar Kim Bum.

“kau ini sering sekali melakukan hal yang refleks seperti itu. Pasti kau dulu sangat perhatian dengan wanita. Mhh, kau tak mau menceritakan tentang kisahmu?” Tanya So Eun.

Kim Bum menghela napas.Ia pun menceritakan semua kisahnya tentang dia dan wanita yang dia bilang gila itu.

Mendengar cerita Kim Bum, So Eun pun menjadi ikutan menghela napas.

“entah mengapa, kasus kita sepertinya setipe.” Ujar So Eun.

“iya, tapi berbeda keadaan..” ujar Kim Bum.

So Eun menoleh ke arah Kim Bum tanda menanyakan apa maksudnya.

“iya, kita berbeda keadaan. Aku sudah bisa melupakan wanita itu dan siap untuk mencari wanita yang aku yakin jauh lebih baik dan tidak akan menyakiti hatiku seperti dia dulu. Namun kau….” Kim Bum mendelik ke arah So Eun.

Mendengar ini So Eun hanya tersenyum simpul.

“hey, karena kau bilang tadi kau ingin aku  membagi perasaan ku kepadamu. Kau juga harus membagi perasaanmu ke padaku ya.disaat kau senang dan kau sakit. Kau harus membaginya denganku. Janji?” Tanya So Eun sambil menyerahkan jari kelingkingnya ke depan muka Kim Bum, pinky promise.

Melihat itu Kim Bum hanya tersenyum dan mengaitkan kelingkingnya ke jari ke kelingking So Eun.Lalu mereka tertawa bersama.

“ayo, kita kayuh lagi perahunya…” ajak Kim Bum. So Eun tersenyum.Ia senang. Entah mengapa, ia selalu bisa tersenyum jika berada di samping pria ini. Tuhan, diakah pengganti Min Ho?Tanya So Eun dalam hati.

***

Lee Min Jung, turun dari mobilnya masuk ke dalam lift membawa sebuah tempat makan. Ia membawa sebuah pudding caramel coklat, ia membelinya. Namun seperti biasa ia akan mengaku kepada Kim Bum bahwa ialah yang membuatnya. Lee Min Jung menekan bel apartemen.Tak lama seorang pria keluar, ialah Ki Bum.Dengan muka datar, Ki Bum membuka pintunya.Ia hanya diam, menatap wanita ini dengan bahasa mata “mau apa lagi”. Melihat siapa yang membuka pintu Min Jung tersenyum dan menyapanya dengan hangat.

“Annyeong haseyo, Ki Bum Sunbae… aku kesini ingin memberikan Kim Bum puding caramel coklat. Apakah dia ada?” Tanya Min Jung dengan penuh senyuman.

Ki Bum hanya diam saja.

“oh dia sedang pergi ya? apa Sunbae tau kemana Kim Bum pergi? Dan bersama siapa ia pergi?” Tanya Min Jung. Mukanya masih penuh dengan senyuman.

Lagi – lagi Ki Bum hanya diam saja.

“baiklah kalau begitu, ini, tolong berikan ini kepada Kim Bum ya….” ujar Min Jung sambil memberikan puding karamelnya. Ki Bum menerimanya lalu ia taruh di meja kecil dekat pintu.

“ ya Lee Min Jung…” ujar Ki Bum saat Min Jung ingin berbalik dan pergi.

Min Jung hanya tersenyum dipanggil oleh kakak dari sang pangerannya ini.

“apa kau punya malu? Apa kau punya hati? Apa kau tau diri? Apa kau punya harga diri?” Tanya Ki Bum dengan muka sengitnya.

“Sun.. Sunbae… ap… apa maksudmu..?” Min Jung pura – pura tidak tau. Padahal ia mengerti apa yang dimaksud oleh Ki Bum ini.

“TIDAK USAH PURA – PURA BODOH. SUNGGUH AKU MUAK DENGANMU. Lee Min Jung, jangan pernah berani menginjakan kakimu disini lagi… apa lagi berani bertemu dengan Kim Bum….” Ujar Ki Bum.

Mendengar ini Min Jung hanya tertawa miris. Dirinya emosi namun juga menahan  tangis.

“ya, Ki Bum Sunbae…. Aku… aku tidak perduli. Seberapa keras kalian… menghalangiku untuk bertemu Kim Bum.. Aku akan tetap berusaha bertemu dengannya, berusaha membuatnya kembali padaku. AKU TIDAK PEDULIII!!!” ujar Min Jung dengan isak tangis dan berteriak kepada Ki Bum. Melihat ini Ki Bum semakin muak dengan wanita gila yang ada di hadapannya.

Ki Bum memegang pundak Min Jung keras.

“kalau kau…. Tidak mau menuruti apa kataku. Aku yang akan membuatmu menuruti perintah ku. Sadar, apa yang telah kau perbuat, ditambah sikapmu selama ini. TIDAK AKAN MEMBUAT KIM BUM KEMBALI KEPADA MU…, bahkan untuk memikirkan mu sekalipun…” ujar Ki Bum lalu kembali masuk kedalam apartemennya.

Lee Min Jung terdiam namun ia semakin ingin menemui Kim Bum. Sudah 2 kali dirinya di perlakukan seperti ini.Pertama dengan Kim Hyun Joong lalu dengan kakak Kim Bum sendiri.Ia merasa sakit, namun dirinya possessive, ia ingin Kim Bum-nya kembali. Ia ingin pangerannya kembali bersamanya.

“aku tidak peduli… aku tidak peduli… aku tidak peduli mereka menyebutku gila aku akan tetap membuat Kim Bum menjadi milikku lagi. AKU TIDAK PEDULI!!”

***

So Eun dan Kim Bum sudah sampai.So Eun tersenyum puas saat ini. Namun ia bingung dengan muka Kim Bum seperti sedang keheranan.

“ya? kau kenapa?” Tanya So Eun.

“So Eun, sepertinya kita parkir di halaman gedung saja ya.itu lihat di monitor, di gedung parkir dan basement sudah penuh semua. Kita turun disini saja ya?” Tanya Kim Bum sambil memarkirkan mobilnya.

So Eun hanya tersenyum sambil mengangguk.

Setelah itu Kim Bum dan So Eun pun turun dari mobil.Mereka berjalan masuk menuju gedung apartemen mereka dengan muka yang sumringah.Mereka seperti membicarakan sesuatu.

Tanpa mereka berdua ketahui, ada seorang wanita dari jauh sedang duduk tenang dalam mobilnya.Tenang namun dirinya sangatlah sesak, emosi, ingin mengamuk.Tidak terima dengan pemandagan yang ada di depannya sekarang ini. Lee Min Jung mencengkram tangannya sendiri dengan sangat keras, ia tidak terima.

“siapa dia… siapa dia… ?! aku takkan membiarkan dia merebut Kim Bum ku!!!” ucap Min Jung sambil memukul bagian kendali mobilnya.

 

 

CONTINUED

 

 

Nah readers??? GIMANA GIMANA???

WAJIB KOMEN YAAAA DAN VOTE JUGA hehhe

Oh iya aku mau minta saran nih, kemarin ada yang minta Kyuh Yun sma Hyun Joong dapet pasangan, pokonya semua pemeran dapet pasangan biar happy ending. Nah aku mau minta rekomendasi dong, kira2 siapa nih yang cocok jadi pasangan Kyuhyun, Hyun Joong sma Kim Joon.

Tulis di komen kalian yah!

LOVE YOU READERSSSS:D

Tags: , , , , , , , , , ,

About bumssoindo

We are fanbase of BUMSSO (Kim Bum and Kim So Eun) from Indonesia

36 responses to “One In A Million part 6”

  1. laras says :

    wah, seru seruuuuu
    author lanjutannya gak lama nih, semakin semangat bacanya
    weh wehweh, tambah deket aja ya so eun ama kim bum
    kalo menurut aku hyun joong ama jung so min, kim joon ama gok ji yun, kalo kyuhyun sama siapa yaa ? bingung kalo kyuhyun yaudah kyuhyun sama akyu ajaa /plakk
    ahaha
    lanjutannya jangan lama lama ya authorrrrr😀

    • AndinaDes says :

      oke makasih atas sarannya. ntar aku search gambarnya ya. aku pikir2 cocok ga yah hehehe.
      makasih sudah komen yah😀
      TUNGGU PART SELANJUTNYA (Y)

  2. anastasia erna says :

    wah..gawat..min jung liat kb ma kse…
    ahhhh authorrrrrr….jgn lama2 ya…
    makin seru nich…

  3. niiz says :

    Aku juga tidak akan membiarkanmu merebut kim bum dari so eun ! *bwa golok* ngebut lanjutannya >..<

  4. Anjany Bumsso says :

    wwwwwwwwwuuuuuuuuuussssssss………… seru3 authorrrrrrrr lanjutannya jgn lama-lama ya !!! kim bum sm so eun makin deket aja !!!! mudah-mudahan cepet jadian !!!!

  5. rosiyani 'oci' says :

    mantappppp tambah seru..
    ga sabar mau tau kalo min ho tar dah nyampe di seoul gmn ??? hho..
    bum terus jaga so eun ampe dia bahagia dan melupakan min ho ya.. dan buat lee min jung aishhhh ni cewe gelooooo bgt dah dah diancem ma hyun joong ma kibum tetep aja mau rebut bum lagi.. #labrak nihhh rame2 yuk mates. haha
    nah sekarang kasi pendapat buat pasangan 3 cowo ganteng itu.. hhi menurut aku ya
    1. kyuhyun ma akuuuuu aja #plak ga ada yg setuju pasti.. hhe.. masapa ya kyuhyun blm pernah denger dia digosipin ma yeoja sih… ma sapa aja deh asal baik dan cantik, member SNSD jg gapapa tuh seohyun tuh..
    2. hyun joong oppa ya ma itu jung so min (pasangan serasi di playfull kiss) hhe..
    3. kim joon ma gook ji yun aja.. hhe

    ya authorlanjutlaah ayooo cepet part berikutnya🙂

    • AndinaDes says :

      hehe makasihhhhhhh
      iya tunggu part selanjutnya kalo mau tau reaksi mereka semua gimana ya:D
      oke oke aku bakal googling dan menimbang nimbang buat pasangan mereka, makasih ya yang udah ngasih rekomendasi😀

      TUNGGU PART SELANJUTNYA!

  6. ninda says :

    wiii,,keren BGT critanx..,,part slanjutnya ditunggu yah!!!
    kloq saran q sih kyuhyun ama victoria f(x)#sbnernx sih gg cocok,kyu cocoknx ma aq#haha*plakk
    kim joong ama jung so min ato gak tiffany snsd
    kim joon ama gook ji yun aja deh#hehehe

  7. Atin says :

    Entah kenapa so eun menjadi kuat di dekat kim bum,jd kim bum tu obat kuat donk? *plakk seenaknya z ngemeng saya nee* hehehe
    Saya dah komen di part sebelumnya couple2 + karakter yg saya saranin tp mngkin author ga bc,komen terakhir soalnya.,🙂
    1.lmh + lee min jung/moon chae won
    2.kim joon & seo woo
    3.hyun joong & song ji hyo
    4.kyuhyun & lee shi young
    Maaf seenaknya masangin mereka..
    Seru dtunggu part slanjutnya y..

    • AndinaDes says :

      HEHE makasih ya udah baca😀 dan tinggalin komen tentunya.
      untuk masalah pasangan, Lee Min Ho udah ada pasangan sendiri hehehe
      oke aku searching dan pikirin lagi nanti kira2 siapa yg cocok buat mereka yah:D
      makasih udah rekomen dan tunggu part selanjutnya yah😀

      • AndinaDes says :

        Oh iya aku juga udah baca kok komen kamu yg sebelumnya, nah aku mau minta rekomen dari readers lain jd mau aku timbang – timbang lagi yang cocok siapa kira kira hehe makasih yah:D

  8. chella says :

    bagus ceritanya…kalo saran,….
    pasangan buat kyuhyun mungkin Seo yong (snsd)…trus Hyun Joong sama TaeYeon(snsd jg)hahahaha…Kim Joon sama sopo ya???? sama Oh Min JI mungkin? hehehe

  9. chella says :

    eh salah tulis nama…mksdnya Seo Hyun bukan Seo Yong…hehe maap

    • AndinaDes says :

      OKEEE!!!! mkasih udah baca dan komen juga kasih rekomen buat pasangannya. tinggal tunggu kira2 yg cocok siapa ya… tunggu part selanjutnya oke😀

  10. kikey says :

    Wah makin seru aja nih ceritanya. Min jung jahat banget sih, ganggu orang aja.lanjutkan ya author, jangan lama-lama.ditunggu ;D

  11. vanqueen says :

    crtnya mnarik…bgus…dtnggu next partnya…🙂
    klo psngan bwt kyu hyun,hyun joong,and kim joon trserah author z..dech..
    coz qhuw bngung,,msanginnya… pngennya sie..yang jdi psngannya qhuw z..he..he..he..
    kyaknya kyuhyun co2k tu ama qhuw…wkwkwkwkwk
    *plak*dgmpar chingu pkek uang..he..he(maunya)

  12. angels_eels says :

    hhmm min ho blum ktmu so eun jg y

  13. Amalia'SoEul'Lova says :

    Huahh..
    Bener” ya Si Min Jung, ckckck..

    Udah lahh..
    Kim Bum ma So Eun aja..

    Truss, Kyuhyun sama Sooyoung ajaa, kan asik tuh sama” ‘EVIL’ , ayeyeye ‘KyuYoung’ yaaaaa…😆 , biar ntar Kisah Cinta mrka yg Kocak, hhaha..

    Truss, Hyun Joong sama So Min ajaaa..

    Hhaha..
    Lanjuttttt yaaa…

  14. Elza says :

    bagus, q ga’ da saran bwt kyuhyun.hehe😛

    hyujoong ma seo hyun (SNSD)🙂

    kim joon ma jesica (SNSD)🙂

    hehe, mav’ reader nyaranin ngarang se’enaknya cuma ce’ yg d sukain reader aja..hehe😀

  15. Sary aj0w says :

    Laanjuuuuuudkaaaan hehe nais story…kalo msalah couple..AQ ikud polling trbanyak..Coz AQ in de fact cuma Fokus ke Bumsso aza..ehehehe

  16. Danish Ashley Eun says :

    yaaaahhh … Kereeennn

    Hmmm …. Hyun jung sm so min aja
    Itu loh yg jd psngnya d playfull kiss *pd tw kn*

    Clu kim joom gk tw sm siap bngung … Clukyu sm ?? Gk tw sm siap ky sm siapa aja co2k

    Author jgn lama2 y part selanjutnya

    Di tunggu

  17. Lovalovato says :

    Toenkkk!!!
    Dasar min jung gak tw diri …..
    Sumpah gak punya malu….
    Tp thor aq sukkkaaaaa bgt sma karakter yoona en kibum dsni ;D
    Keren gmana gtuh …….
    Sneng bgt deh noh si min jung cemburu…. Asal dia ntar gak nekat aja sma so eun.
    Huhh …..

    Oiy, klo hyung joon di pasangin sma jung so min aja , lawan mainnya di Playful kiss.
    Trus klo minho dibuat sma min jung. Minho yg buat min jung brubah pke jurus jampi2nya minho *abaikan*
    Nahh klo kim joon sma *aduhh lupa nama*
    Joon sma spa aja deh. Tp buat peran ce yg ditaksir joon itu kakanya geun seuk yg tgl di amerika en bru balik ke korea.
    Nahh. . . .jd kn geun seuk ma kim joon bsa barteran.
    Hahaha. Tukeran gtuh😀

    Udah thor sgni aja.
    Mian bgt yak aq sok ngatur…
    Skali lagi harap maklum krna saya (reader gak tw dri) hahaha
    Mian ya thor….
    *bow*

  18. Ina BeQi Soeulmates says :

    beeeeuuuhhh itu si min jung bnr” ga tau malu yaaaaaa…
    esmosi sayaaa…..
    wuiiiihhhhhhh semangat bum,,rebutlah hati so eun..
    hehe
    makin serrruuuuuu
    lanjuuuttt

  19. anassaneun says :

    wah…
    oppa tmbh dkt nieh ma onnie

    Anas pngen.n sich kim joon sm min jung,,,soal.n ini jg couple k sukaan Anas
    heheh

  20. puchaabyzone says :

    annyeeeeoooonngggggg authorrrrrr….

    huaaaaaaaa bener2 daebak nieh story,,,
    bener2 salah satu ff yang paling di tunggu sepanjang masa * seribu jempol gajah buat authornya….

    huaaaaaaaaaa itu minjung nepsong amat yah buat ngerebut kim bum,,udh di larang masih aja nekat ckckckc

    yeeaaaayyy akhirnya kim bum maju duluan buat deketin soeun,,tapi kayaknya bakalan berat banget nieh rintangannya,,,tapi disini kita mates selalu mendoakan kim bum buat soeun *awas author kl kim bum ngk sama soeun hahahhaah *preman mode on kekkeke
    tapi liat soen ma minho cocok jg sieh —>> reader labil hahaha

    ayo2 cepet2 di update ASAP…i’ll waiting you😀
    gomawo
    _bow_

  21. AndinaDes says :

    test. aku udah ada wordpress baru buat baca2 ff aku:D. TINGGAL KLIK NAMA AKU YAHHH

  22. Viqa_BumsSoeulindo says :

    hahahah bagusssssssssssss !!!!!!!!!!!!!!

    hmm pasangan y, ,kyu. . huhu gk rela sih sebenarnya’tp tak apalah sekali-kali hmm q mau dia ma victoria (fx) kan ada tuh gosipnya, ,walaw q khuntoria ya tak apalah,nie kan cuma iseng2 aja,hakhak

    hyun joong sama hmm siapa ya, , ,

    ahh siapa y, , ,sm yg diplayfull boleh tuh,q nggk tau namanya siapa soalnya,hahaha

    hmm kim joon, , ,sama seo hyun ( SNSD ) Boleh tuh kayaknya, ,hehe

    lanjutttttttttttt

  23. Jung Hye Rim says :

    lanjuttt –>

  24. SintiaBumsso/@SintiaBumsso17 says :

    Uahh makinn keerennnn . Sso hrs mampu lupain Minho dr hati yg terdalam ! Ada Bum yg ganti posisi minho bahkan jauh lebih baik ,, lanjut baca🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: