My Love, My Darling part 3

Author : Evi Riana

Main Cast: Kim Bum , So Eun

Cast: Park Jiyeon, Yoo seungho, Lee Joon, Lee Tae Min, Suzy, Son Dambi, Uhm Ki Joon, Lee Yoon ji, Byun Hee Bong

Genre: Romantic/Family/Friendship

Type: Sequel

Masih dengan FF yang geje…

Langsung lanjut aja deh…

Aku ucapkan terima kasih bagi yang ud comment

Part 3

UHM KI JOON POV

“aku akan berbicara dengan So Eun dan Ji Yeon begitu mereka pulang” janji yoon ji kepada ki joon.

Ki Joon teringat akan kata-kata yang diucapkan yoon ji kepadanya. “apa benar yoon ji akan berbicara mngenai masalah ini kepada So Eun dan Ji Yeon” pikirnya. Sudahlah, besok aku akan menghubunginya, agar lebih jelas. Sebaiknya, aku segera memberi tahu ayah tentang masalah ini. Semoga saja ini bisa mengobati rasa bebannya terhadap jung woo.

Sesampainya, dirumah Ki Joon segera menghadap ke ruangan ayahnya dan memberi tahu bahwa dia telah menemukan yoon ji. Hee Bong yang mendengar kabar itu pun senang.

“jadi, kapan aku akan bertemu dengan calon tunangan cucu-cucuku?” tanya hee bong.

“hah? Ah, itu aku belum pikirkan. Besok aku akan bertanya kepada Yoon Ji apakah dia sudah berbicara dengan keponakkannya tentang ini” ungkap ki joon.

“hemm…. aku jadi tidak sabar ingin segera melihat wajah mereka. Apakah mereka cantik? Ceritakan bagaimana rupa mereka padaku?” ucap hee bong dengan antusias.

“mereka cantik, ayah. Tak salah, kak jung woo memilihkan jodoh yang tepat untuk kim bum dan seung ho” ungkap ki joon.

“hahahaha… dengan begini pasti jung woo senang mendengarnya. Akhirnya, bebanku semakin menipis” ucap hee bong.

UHM KI JOON POV END

Tanapa mereka ketahui kim bum dan seung ho mendengar percakapan paman dan kakeknya itu. Mereka saling berpandangan heran tentang perjodohan yang diucapkan kakeknya. Dan, lagi mengapa nama ayahnya disebut-sebut.

“hyung, sebenarnya apa yang dibicarakan paman dan kakek?” tanya seung ho kepada kakaknya.

“entahlah, aku juga tak tahu apa yang mereka bicarakan” ucap kim bum. Dia berfikir apakah ini ada sangkut pautnya dengan pertanyaan yang dilontarkan kakek kepadanya tadi siang dikantor.

Sementara itu di apartemen….

So eun gelisah tentang ancaman pemuda yang dia tabrak tadi siang itu. Dia berfikir apa mungkin pemuda itu akan balas dendam kepadanya karena sudah menabraknya. Dia juga mengingat bagaimana tatapan pemuda itu kepadanya. So Eun langsung merinding jika mengingat tatapan pemuda itu kepadanya.

“onnie, kau kenapa? Daritadi, aku melihat raut mukamu seperti orang ketakutan?” tanya ji yeon.

“aku tak apa-apa kok”

“benarkah?”

“iy, kau tidak usah khawatir. Lebih baik, kita tidur sekarang”

“baiklah”

Pagi harinya, yoon ji mendapat telefon dari ki joon. Ki joon menanyakan apakah yoon ji sudah berbicara dengan so eun dan ji yeon.

“maafkan, aku. Aku belum menanyakan hal ini kepada mereka” ungkap yoon ji di telefon

“baiklah, tak apa-apa. Tapi, aku mohon kau segera memberi tahu mereka. Kemarin, aku bercerita kepada ayah aku menemukanmu. Ayahku senang luar biasa” ucap ki joon.

“oh ya. Hemm, aku akan segera berbicara kepada mereka. Sudah dulu ya, aku ingin menyiapkan sarapan” ucap yoon ji sambil mengakhiri pembicaraannya di telefon. Dia berfikir sejenak apakah ia harus segera menceritakan hal ini kepada keponakannya. Di lain sisi ia juga merasa tak enak kepada ayah ki joon. Sepertinya, ayah ki joon sangat antusias akan masalah perjodohan ini.

“bibi yoon ji? Kau sudah bangun atau belum?” tanya jiyeon kepada yoon ji saat mengetuk kamar yoon ji. Yoon ji pun sadar dari lamunannya karena mendengar ketukan pintu kamarnya.

“ah, iy jiyeon. Bibi sudah bangun. Sebentar lagi, bibi akan kedapur” sahut yoonji.

“baiklah”

Saat sarapan yoon ji ragu-ragu akan bicara atau tidak. So eun dan ji yeon hanya menatap kelakuan bibi mereka dengan aneh.

“bibi, hari ini kenapa sih?” tanya so eun

“ah, gpp kok” ucap yoon ji

“benarkah?”

“ekh, sebenarnya ada yang ingin bibi katakan ke kalian. Saat, jam makan siang bibi akan menyusul kalian ke toko. Baru kita bicara” ucap yoon ji

So eun dan ji yeon hanya mengangguk mendengar perkataan bibi mereka.

Sementara itu, di rumah hee bong….

Kim bum dan seung ho melihat raut muka kakeknya dengan aneh. Hari ini kakek mereka begitu senang. Daritadi tak pernah berhenti tersenyum. Padahal, tiap pagi kakek mereka itu selalu menceramahi mereka.

“paman, sebenarnya apa yang terjadi dengan kakek?” bisik seung ho.

“hihihi… nanti juga kalian tahu. Pokoknya hari ini jangan bikin masalah ke kakekmu. Hari ini adalah hari bahagianya” ucap ki joon sambil tersenyum.

Kim bum hanya menatap heran dengan paman dan kakeknya. Ia tetap melanjutkan makan paginya. Tapi, tiba-tiba ia teringat akan gadis yang menabraknya kemarin. “aissshhh… babo… untuk apa aku memikirkan wanita ceroboh itu” ucap kim bum dalam hati.

“aku pergi duluan. Aku masih ada urusan” pamit kim bum kekeluarganya.

“iya, hati-hati cucuku” ucap hee bong sambil melambaikan tangannya ke kim bum

Seung ho hanya bengong melihatnya. “Tumben, kakek melambaikan tanganny ke hyung” ucapnya dalam hati.

Di flowers shop

So Eun & Ji Yeon hanya melamun daritadi. Mereka masih memikirkan apa yang akan dikatakan bibinya kepada mereka. Kenapa sepertinya serius sekali.

“onnie, apa yang akan dikatakan bibi pada kita?” tanya jiyeon

“entahlah, aku juga tak tahu”

Merekapun tetap melamun sambil memikirkan apa yang akan diucapakn bibi mereka. Ingin rasanya cepat-cepat jam makan siang.

Sementara itu, di kantor ki joon menelpon yoon ji…

“yoon ji.. apakah kau sudah bicara kepada mereka?” tanya ki joon dalam telefon

“hari ini aku akan berbicara kepada mereka. Aku akan menemui mereka saat jam makan siang” ungkap yoon ji.

“baiklah, hubungi aku lagi jika kau sudah menceritakan hal ini kepada mereka”

“pasti”

Setelah selesai berbicara dengan ki joon. Yoon ji menatap foto kakaknya. Lalu, ia berkata. “kak, semoga keputusan yang aku buat ini benar” ucap yoon ji dengan lirih.

Sementara itu, seung ho yang baru keluar dari toko musik menabrak seorang wanita yang tak lain adalah Ji Yeon.

“maafkan aku. Aku akan berjalan lebih hati-hati lagi” ucap ji yeon sambil memungut cd seungho yang jatuh. Ji yeon ini benar-benar anak yang sopan. Tapi, ia tak sadar dengan siapa ia meminta maaf. Saat melihat wajah pemilik cd ia kaget setengah mati. Seung ho pun juga kaget karena ia menabrak seseorang yang ia kenal.

“kau ini orang yang sering terlihat berduaan dengan pacarnya taemin kan? Kalau tidak salah nama temanmu itu suzy?” tanya seung ho.

“i-iya, aku temannya suzy namaku Park Ji Yeon” ucap ji yeon.

“oh, ji yeon. Aku baru ingat. suzy pernah bercerita tentang kau kepada taemin dan aku. Namaku yoo seung ho. Salam kenal” ucap seung ho.

“salam kenal juga. Maafkan aku ya telah menabrakmu sampai-sampai cd yang kau beli barusan terjatuh” ucap ji yeon.

“ahh, tak apa-apa. Yasudah, aku masih punya banyak urusan. Sampai jumpa lagi, ji Yeon” pamit seung ho sambil melambaikan tanganya ke jiyeon.

Ji yeon sebenarnya tahu siapa seung ho itu. Siapa yang tak mengenalnya, seung ho sangat populer disekolahnya. Dia pintar, kaya juga tampan. Tapi, yang ia dengar seung ho itu seorang playboy. Makanya, jiyeon tak pernah mau tahu tentang seung ho. Tapi, beruntung atau tidaknya dia hari ini bisa bertemu dengan seung ho. Jiyeon langsung sadar akan janjinya bertemu dengan bibinya. Dia pun langsung pergi ke restaurant yang dibilangi bibinya di telefon.

Sesampainya, di restaurant…

“apa yang sebenarnya ingin bibi bicarakan dengan kami?” tanya So Eun.

“begini, So Eun , Ji Yeon” ucap yoon ji sambil menatap kedua keponakannya.

Yoon ji pun bercerita panjang lebar dari awal dia bertemu dengan ki joon sampai akhirnya membahas tentang masalah perjodohan. BRAKKK~~~~ semua pengunjung di restaurant itu terkejut mendengar gebrakan meja yang ditimbulkan oles So Eun.

“kakak, tenanglah. Semua orang menatap kita sekarang” ucap ji yeon sambil menenangkan kakaknya. So eun pun kembali duduk ke kursinya. Dan ia mulai bicara..

“jadi, maksud bibi. Bibi mau aku menikah dengan salah satu dari keponakkan paman ki joon itu?” tanya so eun.

“i-iya, so eun. Lagipula, yang bibi tahu dari ki joon. Keponakan yang akan dijodohkan denganmu itu sebaya denganmu dan yang satu lagi sebaya dengan jiyeon” ucap yoon ji.

“tapi bi, aku ini masih muda. Berpacaran saja tidak pernah. Masa langsung menikah begitu saja” sahut so eun dengan emosi.

“bibi tahu ini keputusan yang sulit. Kau inikan anak paling besar mengertilah sedikit. Lagipula, inikan juga janji ayah dan ibumu sebelum mereka kecelakaan. Jadi, kau maukan memikirkan hal ini?” tanya yoon ji

“aku akan memikirkannya kembali”

Ji Yeon hanya bisa terdiam bahwa jodohnya telah diatur oleh ayah&ibunya sebelum mereka meninggal. Dibandingkan dengan kakaknya so eun yang langsung emosi, ji yeon hanya bisa pasrah menerima keadaan ini. Yoon ji pun segera menelpon ki joon dan menceritakan apa yang terjadi saat dia berbicara dengan so eun dan ji yeon.

Dikantor shinwa corporation….

“ayah, bolehkah aku masuk?” tanya ki joon sambil mengetuk pintu ruangan hee bong.

“masuk saja, ki joon. Ada apa? Apakah yoon ji sudah meberi kabar?” tanya hee bong cemas.

“iy, yoon ji bilang bahwa so eun akan memikirkannya lagi masak-masak. Sedangkan, ji yeon hanya bisa menerima keadaan ini” ungkap ki joon.

“ahahaha… aku senang sekali. Kalau begitu aku akan menemui mereka besok” ucap hee bong.

“ayah, langsung mau menemui mereka? Itu terlalu tiba-tiba, ayah” ucap ki joon khawatir.

“tenang saja. Aku punya rencana lain” ucap hee bong sambil tersenyum.

Tanpa mereka sadari, kim bum mendengar sepotong percakapan paman dan kakeknya. Rencana? Pikirnya dalam hati. “apa lagi yang akan dilakukan kakek, sekarang?” pikirnya dalam hati.

Malam harinya, so eun bingung akan rencana perjodohan ini. Disisi lain, dia ingin menolak perjodohan ini. Tapi, disisi lain dia tidak ingin mengecewakan oarngtuany yang sudah merencanakan masa depan mereka. Lebih baik aku keluar sekarang mencari udara segar. So eun pun keluar mencari udara segar.

 

KIM BUM POV                                                                                                     

Kim bum melajukan mobilnya sekencang-kencangnya. Ia sangat emosional saat itu. Ia pun mengingat lagi apa yang terjadi kepadanya saat dia baru sampai dirumah. Tiba-tiba, kakeknya ingin bicara serius dengan seung ho dan dirinya. Lalu, kakeknya menceritakan tentang pesan terakhir ayah mereka sebelum meninggal. Dan, kakeknya juga menceritakan bahwa ki joon telah menemukan kembali orang yang sudah dijodohkan dengan mereka.

“aku tak setuju dengan perjodohan ini, kek” sahut kim bum dengan emosi.

“aku juga tak setuju, kek” sahut seung ho.

“kalian ini tidak tahu diri. Ini adalah pesan terakhir ayah kalian. Hargailah ayah kalian sendiri” omel hee bong.

“benar kim bum, seung ho. Ini benar-benar pesan terakhir ayah kalian sebelum wafat. Masa kalian tega mengecewakan ayah kalian” ucap ki joon.

“ahh, sudahlah. Aku tak habis fikir dengan pikiran kalian berdua” ucap kim bum sambil menggebrak pintu ruangan kakeknya.

KIM BUM POV END

Dirumah hee bong….

Sementara itu, seungho hanya terdiam. Terpaku melihat kepergian hyungnya yang kasar. Disisi lain ia juga ingin menolak dan pergi dari ruangan kakeknya. Tapi, dalam lubuk hatinya ia juga ingin berbakti kepada ayahnya walaupun, beliau telah tiada.

“hadduh, cucu macam apa yang aku miliki. Berbakti kepada orangtua mereka saja susah banget. Ohh, jung woo. Kenapa kau meninggalkan ayah secepat ini” ucap hee bong dengan menangis.

Seungho tak tega melihat kakeknya menagis seperti itu. Walaupun, kakeknya galak dan suka menceramahinya tapi kakeknya juga yang telah membesarkannya sampai saat ini.

“kakek, sudahlah. Biarkan kim bum hyung pergi. Pasti dia butuh waktu untuk menenangkan diri” ucap seungho sambil menenangkan kakeknya.

“seungho, cucuku. Saat ini kau adalah harapan kakek. Jangan mengecewakan ayahmu, ya” ucap hee bong memohon.

“i-iya, kek. Aku akan memikirkan masalah ini” ucap seungho lirih

KIM SO EUN POV

So eun butuh udara segar untuk memikirkan jawaban yang akan dia berikan kepada bibinya. Ia lalu pergi ke taman menuju ayunan. Saat, ia sedang duduk di ayunan tanpa sadar ada yang duduk di bangku ayunan sebelahnya. Betapa kagetny dia saat melihat wajah orang yang duduk disebelahnya.

“HAH??? Kau inikan laki-laki galak itu” ucap so eun setengah berteriak saking kagetnya

“diamlah, kau ini bisa tidak sih bicara pelan-pelan. Suaramu itu bikin kupingku sakit” ucap kim bum cuek.

“aneh sekali sih pemuda ini. Kenapa hari ini dia sangat tenang. Padahal, waktu itu dia galak sekali” ucapnya dalam hati. “apa yang kau lakukan malam-malam begini? Dan lagi kenapa kau tiba-tiba duduk di ayunan ini? Bikin aku terkejut saja.” tanyanya.

“aku butuh waktu untuk menenangkan diri. Bisa kau simpan pertanyaanmu yang aneh itu” ucap kim bum masih dengan ekspresi tenang.

So eun hanya mengangguk.

Hampir 30 menit mereka duduk sambil berdiaman. So eun pun juga berfikir dengan jawaban yang akan ia katakan ke bibinya itu. Ia merasa masih butuh waktu untuk menjawabnya. Tiba-tiba, laki-laki yang duduk di sebelahnya berdiri.

“hey kau, mau kemana sekarang?” tanya so eun.

“aku mau pulang. Tak ada urusannya dengamu. Bawel sekali kau ini” sahut kim bum.

“huh.. yasudah. Pulanglah sana” ucap so eun.

Kim bum pun pergi, so eun hanya menatap kepergian kim bum dari belakang dengan tatapan aneh. “dasar aneh” batinnya.

Di apartemen…

“bibi” teriak jiyeon.

“ada ap sih jiyeon pagi-pagi sudah berteriak?” tanya yoonji.

“onnie, tak ada di kamar begitu aku bangun. Tak biasanya dia pergi tanpa pamit terlebih dahulu” ucap jiyeon kalut.

“tenanglah, jiyeon. Mungkin kakakmu ini masih butuh waktu untuk berfikir. Mungkin dia sekarang ad di toko” ujar yoon ji.

“baiklah, nanti aku akan menyusulnya”

Sementara itu di Flowers shop….

So Eun termenung. Dia berangkat lebih pagi agar dia tidak ditanya oleh bibinya. Sekarang, dia bingung mau jawab apa kepada bibinya kalau ia pulang. Tiba-tiba ada yang masuk kedalam tokonya. So eun pun menoleh dan melihat seorang laki-laki tua yang ternyata hee bong.

“permisi, aku ingin beli 1 ikat bunga melati putih” ucap hee bong.

“ahh, iya. Tapi, maaf kek. Toko ini belum buka. 2 jam lagi baru buka” ucap so eun.

“tak apa. Kalau begitu aku akan menunggu disini sampai toko ini buka” ucap hee bong.

“yasudahlah, selamat menunggu, kek” ucap so eun. Ia pun kembali termenung. Hee bong pun memerhatikan raut wajah so eun yang murung.

“hey, anak muda. Siapa namamu?” tanya hee bong.

“hah? Kim So Eun. Tapi, panggil aku So Eun saja” jawab so eun.

“sepertinya hari ini kau terlihat murung padahal gadis cantik sepertimu ini jelek kalau kelihatan murung”

“ahh, kakek ini bisa saja. Iy, aku lgi pusing. Jawaban apa yang akan aku katakan kepada bibiku nanti kalau aku bertemu denganny” jawab so eun. So eun menceritakan semua masalahnya kepada hee bong. Hee bong pun tersenyum saat so eun menceritakan masalahnya. Dalam hatinya ia berfikir “tak ada salahny, kalau kim bum akan menikahi so eun”.

“menurut kakek jawaban apa yang harus aku berikan ke bibiku, kek?” tanya so eun setelah dia selesai bercerita.

“menurutku, lebih baik kau menerima perjodohan itu. Siapa tau itu memang takdir yang sudah dipilihkan Tuhan untukmu” ucap hee bong.

So eun pun termenung kembali menerawang perkataan hee bong kepadanya.

“sebagai tanda terima kasihku, ini aku berikan 1 ikat melati putih yang tadi kakek minta. Tidak usah bayar. Anggap saja ini bayaran terima kasihku karena kakek mau mendengar ceritaku” ucap so eun sambil memberikan seikat bunga melati ke hee bong.

Hee bongpun langsung menerima bunga itu dan keluar dari toko sambil tersenyum kemudian dia berkata “tak salah kalau aku menerimanya menjadi istri kim bum” ucapnya pelan.

Setelah hee bong keluar dari flowers shop. Yoon ji dan ji yeon sampai didepan toko. Mereka langsung masuk ketoko.

“bibi, aku sudah membuat keputusan” ucap so eun.

“benarkah?” tanya yoon ji.

“ keputusanku…….”

Kira-kira keputusan apa yang akan dikatakan so eun ya???

Tunggu part selanjutnya….

Jangan lupa kritik & sarannya

-bersambung-

Tags: , , , , , , , , ,

About bumssoindo

We are fanbase of BUMSSO (Kim Bum and Kim So Eun) from Indonesia

17 responses to “My Love, My Darling part 3”

  1. christa says :

    kira2 keputusan soeun unnie apa ya?
    kim bum oppa bnr2 aneh,
    nm’a jg lg ada mslh ya,
    kl bnrn nikah jd’a gmn tuh ye.
    jd penasaran bgd,
    ditgg lanjutan’a kl bsa cpt,
    hehehe.

  2. rosiyani 'oci' says :

    huaaaaaa seru lah seru…
    hihi… asikkkk sepertinya so eun sudah menemukan jawaban yg tepat. moga dia ga kaget pas dipertemukan ma calon suaminya yg adalah bum. hhi.. pasti heboh nih tar.
    aishhh ji yeon ma sengho anak yg patuh ya merekamah nerima2 aja. pasangan yg cocok. hhe🙂

  3. chiby says :

    pagi2 lgsg bca ff bumsso. . .
    apa z kptzn so eun. . . TERIMA. . . haha. . .
    lanjut author. . .

  4. larasrahmaa says :

    TERIMA terima, hayo so eun terima aja, kan itung” berbakti ama ortu
    dpt calonnya juga ganteng, haha
    Iya nih Ji yeon ama seung ho patuh bgt gak kaya onnie ama hyungnya yg emosional, haha
    Haha ternyata rencana kakeknya mau nemuin so eun di flower shop
    Ho’oh kek emg ga salah kalo calonnya KB itu KSE, mreka kan soulmate, haha
    Semakin seru aja nih
    Author ditunggu kelanjutannya ya, jgn lama lama

  5. Bummiearab says :

    Terima az.zha eunnie
    lanjutttttttttttt
    cepetan ya eon !! ^^

  6. bismania luph bumsso says :

    seruuuuuuuuuuuu,…….
    lanjutin author !!!!!
    jgn lma” y,…………
    ~ _ ^
    BN~

  7. kimmify says :

    terima! terima! terima!
    ah bikin penasaran aja sama yg bakal dijawab soeun hehe
    itu si kimbum galak banget deh
    baik banget seungho patuh pula sama kakeknya
    makin seru author! upadate sooon!
    penasaraaaan. Fighting!

  8. danish Ashley Eun says :

    seerrruuu …. penasaran sama jwban so eun

    di tunggu part selanjutnya
    jangan lama2 y

  9. Ina BumsSo says :

    Kra” ap iy jwbn so eun, kyk’y dy s7 dch #sotoy, next part ku tnggu…

  10. seororoevilkyu says :

    lanjut,,lanjut,,

  11. rini says :

    pasti mw d.jodohin,,
    wah hbat jga kakek,a kimbum nyamar,,
    lanjutan,a jgn lma” ya!!

  12. anies says :

    ayolah, terima unnie..
    itung-itung berbakti sama ortu..
    pokonya aku akan slalu mendukungmu unnie…!! *apaan si*

    di tunggu part selanjutnya ^^

  13. meerable says :

    wah… tingkah kakek hee bong lucu juga…
    hanya karna ki joon ketemu yoon ji, so eun n ji yeon aja… kake hee bong lupa akan rutinitasnya**ngomelin seung hoo n kim bum**..
    part selanjutnya pasti tmbh seruu nih…🙂

  14. niiz says :

    Waduh gimana ya ntar ? Brarti nikahnya barengan donk ? Tp kan jiyeon msh sklah ?

  15. sauma nur baiti says :

    keren…ehmm dasar kk2 klz gila nga punyy harga diri,sok 2an,,,klo ku bakar tu rumahny dasar kk2 songong gil…yg cowo sich baik2 ajj tpi yg cewe hicss gila app lgi tu si jilbab item,,muka tua,,,,cungkrink,,,,,jerawatan hisss jiji dasar ank ank kmpung samboja ichhhhh

  16. veronika says :

    hahhhh……si sauma coment begitu ini sauma beneran app kaga…..ehckehckehck ku gi bingung mwu…..pilih yg mna 33 nya cowo inn baik dan pinter dan tajir dan plink keren di smp tpi mba2 tnk ya inn bkn pcr kalian koq soalnya 2 ank kls stu dan satunya gie ank ank klsz 2 c…hemzz klo plink keren sich sie ank 7B itu klo plink pinter sie weathers my beib klo plink baik sie weathers juga klo plink tajir si ank 8C ma weathers ma lois jga…pilihiny uniee cckz yg mna…thankzs

  17. cucancie says :

    Ya ampyun ni authornya bikin penasaran deh,perasaan baru baca sedikit udh tbc..lanjut..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: