My Love, My Darling part 4

Author : Evi Riana

Main Cast: Kim Bum , So Eun

Cast: Park Jiyeon, Yoo seungho, Lee Joon, Lee Tae Min, Suzy, Son Dambi, Uhm Ki Joon, Lee Yoon ji, Byun Hee Bong

Genre: Romantic/Family/Friendship

Type: Sequel

Masih dengan FF yang gaje…

Semoga kali ini kalian suka…

Part 4

“bibi, aku sudah membuat keputusan” ucap so eun

“benarkah?” tanya yoonji.

“ keputusanku adalah…”  so eun ragu-ragu saat mengucapkannya.

“aku menerima keputusan ini” ucap so eun mantap.

Yoon ji pun senang dan langsung memeluk so eun. “So eun kau ini benar-benar anak yang baik” ucap yoon ji. Jiyeon pun turut lega akan keputusan kakaknya itu. Yoon ji segera menghubungi ki joon dan menyampaikan berita bahagia ini.

“benarkah? Ah, aku turut senang. Aku akan memberi tahu ayah secepatnya” ucap ki joon mengakhiri percakapannya di telefon.

Di kantor…

Ki joon segera memyampaikan kabar berita yang telah ia terima kepada hee bong.

“aku cukup senang mendengarnya. Berarti kita tinggal mendengar keputusan kim bum dan seung ho saja” ucap hee bong.

Tak lama kemudian ada yang mengetuk pintu ruangan hee bong.

“masuk” ucap hee bong.

Ternyata yang mengetuk adalah kim bum. Seung ho pun juga ad disebelah kim bum.

“kakek, paman aku dan seung ho sudah membuat keputusan ini masak-masak sejak kemarin malam” ucap kim bum.

“jadi, apa keputusan kalian?” tanya ki joon cemas.

“aku setuju”

“aku juga”

Hee bong dan ki joon pun turut lega mendengar keputusan yang dibuat kim bum dan seung ho.

“baiklah, karena kedua belah pihak sudah menyetujui parjodohan ini. Alangkah, baiknya jika kalian langsung bertemu dengan pasangan kalian” ucap hee bong.

“baik, ayah.”

ki joon, segera menelfon yoon ji dan memberitahunya bahwa keluarganya ingin bertemu mereka nanti malam.

Kim bum dan seung ho pun lega melihat reaksi kakek dan pamanya senang. Setidaknya, mereka tidak membuat kedua orang yang telah membesarkan mereka kecewa.

Malam harinya, yoonji, so eun dan ji yeon menunggu di restaurant yang sudah dipesan ki joon.

“kapan mereka datang, bi?” tanya so eun tak sabaran.

“tenanglah, so eun. Sebentar lagi juga mereka sampai” ucap yoon ji.

“ahh, itu paman ki joon” ucap ji yeon.

Yoon Ji pun langsung menyuruh So Eun & Ji yeon berdiri dan memberi hormat kepada ayahnya Ki Joon. Tapi, siapa sangka reaksi mereka sangat terkejut melihat siapa yang disebelah Ki Joon. Sebaliknya, juga reaksi yang sama ditunjukkan oleh Kim Bum dan Seung Ho.

“kau….” ucap mereka berbarengan.

Yoon ji dan ki joon heran melihat reaksi keponakkan mereka. Begitu juga Hee Bong.

Suasana menjadi sunyi, dimeja itu mereka semua diam. Tak ada yang berani berbicara. Sampai, akhirnya hee bong pun mencairkan suasana.

“wah, kakek tak menyangka bahwa kalian sudah mengenal satu sama lain. Apalagi, seung ho dan ji yeon pasti sudah mengenal lebih lama karena kalian ternyata satu sekolah” ucap hee bong mencairkan suasana.

Sementara itu, so eun hanya menyesali keputusannya. Siapa yang tak menyangka bahwa laki-laki yang akan dijodohkan dengannya adalah pemuda yang tak sengaja ia tabrak dan lagi ayah paman ki joon ternyata kakek yang ia ajak cerita ditoko tadi pagi.

“ahh, kakek. aku juga tak begitu mengenal seung ho. Kami kan beda kelas” ucap ji yeon.

“itu benar, kek” sambung seung ho.

“dan kalian kim bum so eun. Kapan kalian bertemu?” tanya hee bong penasaran.

“ahh, itu kek. So eun tak sengaja menabrakku saat dia membawa bunga. Dan, sialnya baju ku ikut kotor karena jatuh ditabraknya” ucap kim bum sambil memandang tajam so eun.

“hah? Hahhaha. Oh, begitu. Tak disangka ya” ucap hee bong senang.

Setelah acara makan-makan selesai…

Yoon Ji, Ki Joon dan Hee Bong bercakap-cakap. Sedangkan, kim bum dan so eun pergi berbicara ke taman. Sementara itu seung ho dan jiyeon pergi ke kolam renang.

Kebagian seungho and jiyeon dulu, ya…

Jiyeon duduk dipinggir kolam renang sambil mencelupkan kakinya dikolam renang. Tiba-tiba, seungho sudah ada disebelahnya melakukan hal yang sama seperti jiyeon.

“aku tak menyangka bahwa kita dijodohkan.” Ucap seung ho.

Jiyeon yang kaget pun langsung berkata “iya, aku juga”. Dan ia pun kembali menatap air kolam. Sementara itu, seung ho memerhatikan ji yeon. “sebenarnya, ji yeon ini tidak jelek-jelek amat kok. Dia itu malah manis” pikirnya dalam hati. “aiss, apa yang aku pikirkan” batinnya.

“kenapa kau memandangku seperti itu? Memangnya ada yang aneh denganku?” tanya ji yeon yang sadar di perhatikan oleh seung ho.

“hah? Tak ada apa-apa. Aku hanya kaget saja dengan semua yang terjadi” ucap seungho datar. Seungho pun teringat akan perkataan suzy saat dia bercerita tentang sahabatnya bernama ji yeon.

Flash Back…

“Park Ji Yeon” ucap seung ho lirih.

“iya, itu namanya. Dia itu gadis yang benar-benar baik. Rajin dan pintar. Aku salut dengannya karena bisa mendapatkan beasiswa disekolah ini. Padahalkan, jiyeon ini bukan berasal dari keluarga yang kaya.” Ucap suzy bangga.

“suzy, aku jadi cemburu denganmu. Kau ini sepertinya lebih menyayangi sahabatmu itu daripada pacarmu sendiri” ucap taemin iri.

“ikh, taemin. Tenang saja aku masih sayang kok denganmu” sahut suzy.

Seung ho hanya bisa senyum melihat tingkah sahabat nya dengan pacarnya. “Park Ji Yeon” ucapnya pelan. Kemudian, ia tersenyum.

FLASH BACK END

“ji yeon, karena kita dijodohkan. Bagaiman kalu kita masuk ke tahap pengenalan lebih dulu?” ajak seung ho.

Ji yeon kaget akan ajakan seung ho. Dia tak menyangka bahwa seung ho bisa berbicara seperti itu kepadanya.

“baiklah. Itu mungkin lebih baik” ucap ji yeon tersenyum. Seung ho pun ikut tersenyum

Sementara itu ditaman….

So Eun masih saja menyesali keputusannya. Dari tadi ia hanya menggumam sendirian tanpa memedulikan kehadiran kim bum disampingnya.

“bodoh, bodoh, bodoh” teriak so eun sambil memukul kepalanya.

“dasar bodoh. Teriak-teriak tanpa jelas” omel kim bum.

“berani sekali kau menyebutku bodoh. Aku punya nama. Namaku itu KIM SO EUN bukan bodoh” ucap so eun dengan lantang.

“YA….  kim so eun berhentilah berteriak. Suaramu itu benar-benar menyakitkan kupingku” ucap kim bum.

“suka-suka dong mau teriak atau tidak. Tak ada urusannya denganmu.” Sahut so eun.

Tiba-tiba kim bum mendekatkan mukanya kearah so eun. So Eun kaget dan langsung mundur perlahan-lahan. Tapi, kim bum tetap mendekatkan wajahnya ke arah so eun. Sampai, akhirnya so eun menabrak pohon. Ia tak bisa mundur lagi. Wajah kim bum semakin mendekat.

“apa yang mau kau lakukan. Heh?” tanya so eun gugup. Mukanya memerah.

“kau pikir apa yang mau kulakukan?” tanya kim bum balik sambil tersenyum.

Jantung so eun berdetak cepat saat melihat senyuman kim bum.

“menjauhlah kau dariku. Aku tak mau dekat-dekat denganmu” ucap so eun sambil mendorong kim bum.

“baiklah. Tapi, ingat aku akan melakukan hal seperti itu lagi jika kau berani berteriak dikupingku lagi. Mengerti so eun?”  ancam kim bum.

“i-iya. A-aku mengerti” ucap so eun terbata-bata.

Kim bum pergi menyusul kakeknya yang sedang berbincang-bincang sambil tersenyum-senyum. Sementara, so eun masih gugup dengan kejadian tadi. Tak pernah dirinya berhadapan dekat dengan seorang laki-laki. Apalagi, laki-laki itu kim bum.

Sementara itu, Yoon ji dan ki joon serta hee bong sudah mengatur matang-matang hari pernikahan kim bum dan kim so eun. Kim bum dan kim so eun hanya bisa pasrah menerima keputusan mereka bertiga. Mereka akan menikah kira-kira 3 minggu lagi. Maka dari itu puhak keluarga kim bum dan so eun sangat sibuk mempersiapkannya.

Sedangkan, ji yeon dan seung ho mulai masuk tahap pendekatan. Seung ho pun hampir setiap hari datang ke toko bunga untuk bermain dengan ji yeon atau membantu jiyeon menjaga toko. Beda sekali dengan so eun yang tak akur dengan kim bum. Padahal, sebentar lagi mereka akan menikah. Kencan saja mereka tak pernah mereka lakukan itu mungkin karena kim bum lebih suka berada dikantor ketimbang dekat dengan so eun. jika, kim bum dekat dengan so eun pasti berakhiran dengan bertengkar. Seung ho dan ji yeon hanya menggelengkan kepala mereka menyaksikan pertengkaran kakak mereka.

Akhirnya, tiba hari pernikahan kim bum dan kim so eun…..

Saat pengucapan janji pernikahan Hee bong meneteskan air mata karena sangat terharu. Hatinya terasa lega karena dia bisa mengabulkan pesan terakhir jung woo. Yoon ji pun juga ikut menangis bahagia melihat pernikahan kim so eun yang sudah ia anggap anaknya sendiri.

“so eun, pasti bibi akan rindu denganmu” ucap yoon ji sambil terisak-isak.

“aduh, bibi. Tenang saja sih. Aku pasti akan sering menengok bibi. Aku kan masih bekerja di toko. Bibi kan masih bisa bertemuku disana” ucap so eun.

Acara resepsi pernikahanpun berjalan lancar. Semuanya, keliatan senang kecuali, mempelai wanita dan prianya. *wkwkwk*

Sebagai hadiah pernikahan kim bum. Hee bong memberikan kunci rumah kepada kim bum agar dia bisa tinggal berduaan dengan so eun. Sedangkan, yoon ji dan jiyeon akan tinggal dirumah heebong, ki joon dan seung ho.

“wah, rumahnya indah sekali.” Ucap so eun saat memandangi rumah pemberian kakek kim bum.

“kau ini norak sekali. Daripada kau sibuk memuji rumah ini lebih baik kau bantu aku bawa koper ke dalam.” Sahut kim bum.

“cuih, dasar payah. Bawel.” Keluh so eun.

Kim bum hanya tersenyum mendengar keluhan so eun. Saat mereka masuk kekamar .

”ehem, ehem….” kim bum pun terbatuk seolah ada arti yang lain dibalik batuknya itu.

“aku akan tidur disana” tunjuk so eun ke ruangan diatas mereka.

Sepertinya dulu, ruangan tidur mereka gabung dengan perpustakaan kecil. Tapi, setelah dibeli oleh kakek kim bum. Kakeknya merombak kamar itu dan tetap membiarkan ruangan kecil bekas perpustakaan itu gabung dengan kamar mereka. Maka dari itu, soeun memilih tidur di ruangan itu. Daripada harus satu tempat tidur dengan kim bum.

“terserah apa katamu” ucap kim bum datar. Kim bum pun melepas kancing kemejanya. Hal itu membuat so eun tersentak kaget.

“hey, KIM SANG BUM. Kau ini tak punya malu ya. Melepas baju di depan wanita” omel so eun. Seketika, mukanya memerah.

“bawel kau, aku ini ingin mandi. Apa kau ingin mandi bersamaku?” goda kim bum setengan tersenyum.

“ihh, dasar bodoh.” Teriak so eun sambir menuju ruangan tidurnya di atas. Kim bum hanya tersenyum kecil saat melihat so eun naik ke lantai atas.

“brengsek, kau kim sang bum. Lebih baik, aku pergi tidur sekarang” keluh So Eun dalam hati.

Selesai mandi kim bum pun naik keatas dan ia melihat so eun sudah teridur lelap.

“dasar, tukang tidur. Padahal, aku baru mandi 20 menit sekarang dia sudah tidur nyenyak” ucap kim bum pelan. Kim bum pun turun kebawah dan segera tidur.

Pagi harinya, di rumah hee bong…

Kini, saat sarapan pagi dirumah hee bong ruangan makan dimeja terasa ramai karena kedatangan jiyeon dan yoon ji. Layaknya keluarga bahagia. Hee bong tak pernah berhenti tersenyum. Terlebih lagi, hee bong menyukai ji yeon. Karena, ia manis dan juga rajin. Dia sudah menganggap ji yeon sebgai cucunya sendiri. Hubungan seung ho dan ji yeon juga semakin akrab.

“sekarang kan, sudah tahun ajaran baru. Terlebih lagi, kalian satu sekolah. Lebih baik mulai sekarang seung ho pergi kesekolah dengan ji yeon saja” ucap hee bong.

“iya, kek” ucap seung ho menuruti sambil melahap roti panggangnya.

“ahh, tak usah kakek. aku pergi naik bis saja. Aku terbiasa naik bis kok. Lagipula, aku tak mau merepotkan seung ho” ucap ji yeon.

“tak apa-apalah ji yeon. Aku juga tak merasa di repotkan kok” ucap seungho sambil tersenyum ke arah ji yeon.

“tuh kan, seunghonya saja tak masalah dengan itu” sahut hee bong.

“ahh, baiklah aku turuti kata kakek saja” ucap ji yeon pelan. Sebenarnya, ji yeon merasa tak enak karena ia terlalu di manjakan oleh kakeknya seung ho. Dia juga tak mau merepotkan seung ho untuk mengantarkannya kesekolah. Lagipula, ji yeon takut melihat ekspresi gadis-gadis disekolahnya saat mereka melihat ji yeon dan seung ho berangkat bersama terlebih lagi sekarang mereka satu rumah. Ji Yeon tak bisa membanyangkan apa yang akan terjadi pada dirinya disekolah.

Sementara itu, di rumah bumsso…

“hey, so eun. Bangun, cepat siapkan sarapan” ucap kim bum sambil membangunkan so eun.

“heeeh, mengganggu saja. Aku ini ngantuk sekali. Kau ini kenapa tidak bikin sarapan sendiri saja sih. Aku cape mau tidur.” Keluh so eun.

“kau ini memang benar-benar bukan istri yang baik. Sudah sewajibnya kau jadi istri yang baik bagi suamimu ini.” Omel kim bum.

“iyaiya, aku bangun” gumam So Eun.

Karena malas mendengar ocehan kim bum, so eun pun segera bangun dari tempat tidurnya. Sialnya, dia tersandung kaki tempat tidurnya. Kim bum pun langsung menangkap so eun agar tak jatuh. Namun, mereka berdua malah jatuh di kasur. So eun kaget karena wajah kim bum hanya berjarak 1 cm dengannya. Tiba-tiba jantungnya  berdetak kencang. Kim bum pun langsung sadar akan posisi yang tidak nyamanny itu. Ia segera bangun dan turun dari ke bawah. “cepatlah, so eun. aku lapar” teriak kim bum.

“i-iya” balas so eun gugup. So eun segera turun dan pergi menuju dapur. Sarapan paginya terasa canggung. Mereka hanya duduk tanpa bicara sambil melahap makanan mereka masing-masing. Untuk, mencairkan suasana kim bum pun mulai bicara.

“aku akan pulang malam. Jadi, kau tak usah membuatkan makan malam” ucap kim bum.

“iya”

“jangan lupa untuk membersihkan rumah” ucap kim bum lagi

“iya”

“hey, kau. Daritadi hanya menjawab ‘iya,iya dan iya” omel kim bum.

“kau maunya aku bilang apa?” tanya so eun emosi.

“jawab saja ya, akan aku laksanakan atau baik aku akan laksanakan” ucap kim bum.

“baik, aku akan laksanakan” ucap so eun cuek.

Kim bumpun hanya bisa menggumam sendirian “cih, jawaban apaan itu”.

Korea Internasional School….

Suasana sedikit heboh karena siswi-siswi shock melihat pemandangan seungho membonceng ji yeon. Saat, mereka jalan di koridor sekolah tak henti-hentinya mata menatap mereka. Ji Yeon tahu ini akan terjadi makanya, daritadi dia hanya menundukkan kepalanya saat berjalan. Dia tak berani menatap siswi-siswi yang mulai bisik-bisik saat ia lewat bersama seung ho. Tiba-tiba, dug… jiyeon menabrak seungho yang berjalan didepannya.

“ji yeon, kau ini kenapa? Mukamu seperti hantu” tanya seung ho khawatir.

“ehh, tak ad apa-apa. Sebaiknya, kita segera melihat daftar kelas” ajak ji yeon. Seung ho pun menuruti ji yeon dan mengikutinya menuju papan pengumuman tanpa sadar bahwa semua murid memandang mereka.

“wah, ji yeon. Lihat-lihat, kita sekelas lho. Ad suzy dan taemin juga. Pasti bakal asyik. Iy kan?” ucap seung ho antusias sambil memandang ji yeon. “ji yeon, mukamu pucat sekali. Kau ini sakit ya?” tanya seung ho.

“ ah, tidak kok. Aku hanya kaget kita bisa sekelas. Kebetulan sekali.” ucap jiyeon lirih. Terdengar seorang perempuan meneriaki nama ji yeon. Ji yeon dan seung ho kaget saat mendengar teriakan itu merekapun mencari sumber suara itu berasal. Ternyata suzy yang berteriak.

“JI YEON…….” teriak suzy.

“hey, suzy. Kau ini jangan berteriak-teriak seperti itu dong. Kan malu dilihat orang.” Ucap taemin menatap tingkah laku pacarnya itu.

“JI YEON. Hey, PARK JI YEON. Kau ini lupa padaku ya?” ucap suzy dengan lantang.

“suzy, kau ini. Mana mungkin aku lupa pada teman baikku ini.” Ucap ji yeon sambil memeluk suzy.

“hhe.. ku kira kau melupakanmu. Hey, oleh-oleh untukmu sudah ada dikelas. Ayo, kita kekelas” ajak suzy sambil menarik tangan jiyeon,

Taemin dan seungho mengikuti suzy dan jiyeon sambil tertawa…

“apa-apaan sih ji yeon itu? Kenapa dia tiba-tiba bisa akrab dengan seung ho sampai bisa dibonceng naik motor olehnya” ucap salah satu siswa yang tidak suka dengan ji yeon.

“anak itu harus kita beri pelajaran” ucap salah satu siswa dengan tersenyum licik.

Di Flower shop….

So Eun merenungi nasibnya…

“hhhh… kenapa aku bisa hidup seperti ini. Apa salahku ini padamu Tuhan?” keluh so eun. saat sedang mengeluh, tiba-tiba seorang pria tinggi memakai jas biru datang menghampiri so eun.

“permisi, bisa saya minta seikat bunga mawar putih?” tanya pria tinggi itu.

So eun pun menoleh ke pria yang berbicara. “wah, tampan sekali dia” ucap so eun dalam hati. “ya, sebentar akan saya ambilkan. Mohon tunggu sebentar, ya” ucap so eun. so eun pun kembali membawa seikat mawar putih. Lalu, ia memberikan bunga mawar putih pesanan  pria tinggi itu.

“terima kasih” ucapnya sambil tersenyum. Pria itupun keluar dari toko so eun. heh . bosan sekali aku. Lebih baik, aku berbelanja untuk keperluan dirumah daripada kim bum mengomeliku lagi. “hey, kau jaga toko dengan benar ya” ucap soeun kepada salah satu pegawainya.

So eun pun pergi berbelanja. Dia membeli semua bahan-bahan makanan secukupnya untuk keperluan-keperluannya juga dia beli. Saat sedang menenteng belanjaan, seorang pria menabrak so eun. alhasil, belanjaan so eun jatuh. Pria itu langsung membantu so eun membereskan belanjaan. So eun kaget begitu melihat pria itu. Ternyata, pria tinggi yang tadi beli mawar putih yang menabraknya.

“ah, kau kan penjual bunga yang tadi aku beli” ucap pria tinggi itu.

“hhe. Iy, itu tadi aku” ucap so eun lugu.

“oh, iy. Maaf ya, aku menabrakmu. Perkenalkan namaku Lee Joon” ucap pria bernama lee joon itu sambil menyodorkan tangannya.

“tidak apa-apa. Namaku Kim So Eun. panggil saja aku So Eun.” ucap so eun sambil berjabat tangan dengan lee joon.

“belanjaanmu itu banyak sekali, so eun. Sebagai permintaan maafku. Bagaimana kalau aku mengantarmu sampai rumah?” tanya lee joon dengan sopan.

“akh, tidak usah. Aku bisa kok naik taxi” tolak so eun.

“tidak apa-apa. Ayo, kita ke mobilku. Aku antar kau sampai rumah.” Ucap Lee Joon sambil menarik tangan so eun.

Sesampainya, dirumah so eun….

“wah, ini ternyata rumahmu. Rumah yang sangat indah” ucap lee joon.

“hhahaha… terima kasih” ucap so eun. “tuh kan lee joon saja bilang rumah ini bagus. Kim bum saja yang tidak mempunyai seni” ucap so eun dalam hati.

“sepertinya, kau tidak tinggal sendirian ya?” tanya lee joon

So eun melihat mobil kim bum sudah ada di depan rumah itu tandanya kim bum sudah pulang.

“eh, iy. Aku sebenarnya tinggal dengan…”

“so eun..”

So eun pun menoleh dan melihat kim bum keluar dari rumah dan memanggil namanya. Aku dan lee joon pun menoleh. Lee joon terkejut melihat siapa yang memanggilku, begitu juga dengan kim bum. Wajahnya, kelihatan tidak senang melihat lee joon. Apa yang sebenarnya terjadi? Apa mereka sudah mengenal satu sama lain? Pertanyaan berkecamuk didalam pikiran so eun.

Apa hubungan lee joon dan kim bum?

Bagaimana nasib ji yeon disekolahnya?

Tunggu part selanjutnya…


-bersambung-


Sampai sini dulu ya…

Ngantuk…

Saran & commentny jangan lupa….

Tags: , , , , , , , , , ,

About bumssoindo

We are fanbase of BUMSSO (Kim Bum and Kim So Eun) from Indonesia

21 responses to “My Love, My Darling part 4”

  1. anies says :

    huah….!!!! udah di post pagi-pagi ^^
    ceritanya makin keren..!!!
    oppa sama unnie udah nikah masih aja demen berantem, kalah sama young couple *lirik jiyeon-seungho*
    ayo, lanjutkan aothor
    hwaiting..!! ^^9

  2. Anjany Bumsso says :

    kyaaaaaaaaa………. ni author dasar ya lg seru2nya jg baca malah dikasih bersambung…
    tapi gag papalah yg penting part 5 nya dicepetin……
    ff-nya tambah bgs thor….

  3. Kim So In says :

    Akhhh…
    Lagi seru” jga knp hrus b’sambung?
    Ga sbar liat Bumpa marihin onnie gara” cemburu…

  4. Danish Ashley Eun says :

    huaaaahhh …. Keerrreennn

    makin seru ceritanya ….
    Makin penasaran sm part selanjutnya

    Author d tunggu part selanjutnya …

    Jgn lama2

  5. larasrahmaa says :

    Wuih tambah seru aja nih
    Bumssonya jg udh nikah lg, haha
    Ji yeon seungho akur bgt ya
    Itu temennya ji yeon mau ngsh pelajaran apa ya ?
    Penasaran ama kelanjutannya
    Ditunggu yaaaa😀

  6. bismania luph bumsso says :

    wah,……………..
    appaaakah kim bum tlah mengenal le joon sbelumx,..?????
    dan apakah yg akan trjdi pda ji yeon,…..?????
    bagaimana kelanjutan kisah mreka,???
    jgn kmana” ttp d SILET,……..
    hehhh,…..
    laanjutin y author, jgn lma”,…..
    o y, reader,doain y,mga q bsa jlanin UN ini dgan baik n bsa lulus,…….AMIN,……
    ~ _ ^
    BN~

  7. Bummiearab says :

    Wahhh tambah keren thor
    makin suka tambah semangat bca nya..!!
    O.ya next part na besok aj.jha di post
    hhe. Ud.dc n’gk sabar pengen baca….

  8. evi says :

    author doain moga bisa ngerjain UN dengan baik dan dapet nilai sempurna.
    GBU…
    ^_^

  9. Ina BumsSo says :

    Lg asik bca’y eh mlh bersambung, author ska bgt bkn reader pnasaran…hehe
    part 5 dtunggu author,.
    Ou iy, moga lancar menghadapi UN,…

  10. rosiyani 'oci' says :

    wahhh makin seru aja nih..
    asiiik bumsso dah nikah ihhh tapu blm akur ahhh…
    wah jiyeon ma seungho mah akur2 aja, bguuuussss. tapi kalo diliat2 kayanya seungho suka duluan nih ma yi jeon. hhe…
    wahhh itucewe2 yg disekolah mau ngapain ji yeon nih awas aja tar dateng seungho langsung kena damprat nih,, hahaha..
    ada hubungan apa lee joon ma bummie ??? #penasaran nih.
    ayo author lanjut part berikutnya dehhh.

  11. viana bumsso says :

    hwaaa ..
    kerrend eon ..
    nie ff muncul 2 hari skali y ..
    jd penasaran dech .. apa hub. lee joon sm bumpa y ..
    jgn2 mreka saingan lg .. huhuhu ..
    lanjutkn eon .. cepet y ..

  12. qinqin says :

    aku berharap ga ada cinta segitiga,buat yang agak beda ya thor,jiyeon mau diapain?jangan sakiti kakaku

  13. chiby says :

    emm. . . penasaran tgkt akut . . leby.com. . .haha. . . aq tnggu lnjtnnya autor. . .

  14. kimmify says :

    yaaaaaaah lagi seru2 bersambung
    lucu deh bumsso kalo berantem
    penasaran nih author apa hubungannya lee joon sama kimbum
    seungho sama jiyeon makin deket aja
    update soon!

  15. krista says :

    seru2 critanya niee !! gag sabar nunggu part selanjutnyaa !!
    smoga cepat part berikutnyaaa🙂

  16. rini says :

    akhir,a mereka dah kawin , ,
    hubngan jiyeon ma seungho berjalan lancar pi soeun ma kim bum masih aj btengkar , ,
    siapa ya lee jon tu?? jangn” musuh,a kimbum lagi?

  17. merli bumssoeul says :

    aduhhh soeun jadi istri ko pemalas kekeke , wah lee jon & kim bum kayanya musuhan ni ?? jangan-jangan nanti lee joon bales dendam ke kim bum melelui soeun lagi …

  18. dini ramadhani says :

    waahhahah seru seru,lanjut ke next part ya?

  19. niiz says :

    Wkwkwkwk asly gokil abis pas bagian bumsso. Berantem truz dia >.< hahahaha keren thor crtanya😀

  20. veronika says :

    bnyakin fotony donk……akk kan jiyeontastic…..of y at facebook kuy,,,,,,,veronika park nana….hehehe park nana itt nma bkn ku……sarangeo..namjacinguku mr.(reh) hehehe ngarep…I love seong ho dan woo young >_+

  21. cucancie says :

    Bumsso udh nikah,,kyknya bumppa cemburu nih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: