My Lovely Bodyguard part 2

Author : Evi Riana

Main Cast: Kim Bum , So Eun

Cast: Park Jiyeon, Yoo Seungho, Byun Hee Bong, Go Hyesun, Lee Minho, Yoona, Kim KiBum, Jessica, Cho Kyuhyun

Genre: Romantic/Family/Friendship/mystery

Type: Sequel

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.


Thx yang udh comment…

Kritik dan saran kalian sangat penting banget author…

Semoga kalian makin suka baca FF nie…


Part 2

So eun dan kim bum duduk saling berhadapan sambil menatap satu sama lain. Hee bong yang meliha mereka langsung mencairkan suasana dengan berbicara.

“ehem… begini kim bum kakek bermaksud merekrut so eun ini sebagai bodyguardmu yang baru. Kakek harap kau dapat bersikap ramah dengan so eun” ucap hee bong mencairkan suasana.

“kakek ini bercanda. Mana mungkin gadis seperti ini bisa menjadi bodyguardku. Pokoknya aku tidak setuju” tolak kim bum mentah-mentah.

“kim bum, jangan memandang so eun ini dari luar. Kau belum lihat saat ia menyelamatkan kakek dari pria berbahaya yang membawa pisau. Seharusnya, kau bersyukur karena dapat bodyguard yang bisa menjagamu saat disekolah” ucap hee bong.

“mwooo??? Sekolah? Maksud kakek ini dia akan satu sekolah denganku?” tanya kim bum.

“iya, itu benar. Akan jauh lebih aman jika so eun satu sekolah denganmu” jawab hee bong.

“aaarrrgghhh… aku tak habis pikir dengan pikiran kakek ini” teriak kim bum emosi sambil pergi kekamarnya.

So eun yang menatap kepergian kim bum hanya geleng-geleng kepala dan tak habis pikir ada orang yang mau mencelakai orang seperti kim bum.

“so eun, kau maukan bersekolah dengan kim bum?” tanya hee bong.

“ahhh, baiklah. Itu lebih baik daripada aku tidak sekolah” jawab so eun. “kakek benar-benar merekrutku untk jadi bodyguard kim bum?” tanya hee bong.

“tentu saja kakek benar-benar merekrutmu. Kau ini jauh lebih lihai daripada bodyguard yang pernah kakek suruh untuk menjaga kim bum. kakek merasa kim bum akan aman jika ia berada dekat denganmu” ucap hee bong.

“hahaha.. iy, kau benar dia akn aman dekat denganku” ucap so eun sambil tertawa simpul. “cih, justru aku akan selalu dalam bahaya jika dekat dengannya” ucap so eun dalam hati.

“baiklah, kalau begitu. Pak Han akan segera mengurus pendaftaranmu disekolah Seoul school” ujar hee bong.

“E…eeenggg kalau begitu aku kembali kekamarku dulu” pamit so eun.

Hee bong menatap kepergian so eun dengan tersenyum senang. Setidaknya, perasaannya akan selalu tenang jika so eun dekat dengan kim bum.

Saat, so eun hendak masuk kamarnya ia melihat kim bum berdiri didepan pintu kamarnya. *so eun udah gk tersesat lagi*

“kau? Mau apa lagi? Masih mau meneriakiku maling atau tukang ngintip lagi?” tanya so eun ketus.

“tidak. Aku kesini hanya untuk memperingatkanmu” ucap kim bum dingin.

Tiba-tiba, kim bum mendekat kepada so eun. so eun jadi salah tingkah saat kim bum mendekat kepadanya.

“jangan kau pikir dirimu itu hebat hanya karena kakek mempercayaimu. Kau ingat itu!!” ucap kim bum sambil menatap tajam mata so eun.

Lalu, kim bum pergi. Sementara, so eun hanya diam dan kesal karena belum pernah ia bertemu dengan laki-laki arogan seperti kim bum.

****

Keesokan paginya, Pak Han memberi informasi tentang pendaftaran so eun di sekolah kim bum telah selesai diurus.

“karena pendaftaran so eun sudah selesai, besok kau bisa bersekolah bersama kim bum. bagaimana kau senangkan so eun?” tanya hee bong.

“heh. I-iya” jawab so eun.

“aku ingin pergi main dengan temanku, kek” ucap kim bum.

“baiklah, kau boleh pergi asalkan, so eun ikut denganmu” ujar hee bong.

“kakek ini. Untuk apa aku membawanya. Akukan pergi dengan teman laki-lakiku. Untuk apa aku membawa wanita main” ucap kim bum.

“kakek kan sudah bilang padamu so eun ini sekarang adalah bodyguardmu. Kemana kau pergi dia juga harus ikut denganmu” ucap hee bong.

“kek, temanku Lee Min Ho jago bela diri. Kakek tidak lupakan siapa yang suka menolongku kalau aku dalam bahaya. Gadis ini kalah jauh dibandingkan dengan kehebatan minho” ucap kim bum membanggakan minho sekaligus merendahkan so eun.

So eun hanya menatap kesal kearah kim bum. Sebaliknya, kim bum menatap kearah so eun dengan tatapan merendahkan.

“belum pernah kau merasakan tendanganku. Kapan-kapan aku akan memberikanmu pelajaran” ucap so eun dalam hati.

“kakek, tidak mau tahu. Pokoknya so eun harus ikut denganmu” ucap hee bong.

“cih, terserah kakek saja” ujar kim bum menyudahi sarapannya dan pergi.

“dasar anak nakal. So eun, maafkan sikap kim bum ya. Dia itu memang anak yang cuek dengan wanita” ujar hee bong.

“ahh, tak apa-apa kok, kek. Aku memakluminya” ucap so eun sambil tersenyum.

*****

Sementara itu, kim bum berniat pergi dengan teman-temannya diam-diam agar so eun tak ikut dengannya. Kim bum langsung duduk dan siap-siap menyetir, ia sangat senang karena bisa pergi tanpa penjagaan so eun.

“kita akan kemana?” tanya so eun.

“hah? Kau? Kapan duduk disini?” tanya kim bum kaget karena tidak menyadari saat so eun sudah duduk dimobilnya.

“baru saja. Kita akan kemana?” tanya so eun dingin.

“cih, kau akan lihat nanti” ucap kim bum sambil menjalankan mobilnya kencang-kencang.

Kim bum mengajak so eun ke arena pacuan kuda dimana tempat teman-teman kim bum berkumpul.

“hey, aku sudah datang. Kita langsung mulai saja” ucap kim bum ke arah teman-temannya.

“datang juga. Kupikir kakekmu melarangmu pergi” ucap kibum. “heh, siapa gadis dibelakangmu itu, bum?” tanya kibum menegok kebelakang punggung kim bum.

“perkenalkan, namaku Kim So Eun. Kalian bisa memanggilku So Eun. Mulai sekarang kalian akan terus bertemu denganku dilain tempat” ucap so eun memperkenalkan dirinya.

“wah, kim bum darimana kau dapatkan gadis semanis ini?” tanya minho.

“cih, mana mungkin aku bisa dapat gadis seperti ini. Kakekku yang menemukannya. Entah dimana kakek menemukan orang sepertinya” sindir kim bum.

So eun terlihat kesal akan sindiran kim bum.

“hay, so eun. Perkenalkan namaku yoo seungho. Kau bisa panggil aku seungho. Orang yang bertubuh tinggi dan berambut keriting itu namanya lee minho, kalau orang yang berpipi chuby itu namanya kim kibum” ucap seungho memperkenalkan diri dan teman-temannya.

“salam kenal semuanya” ucap so eun.

“sudah cukup acara perkenalannya. Kita langsung naik kudanya saja” ucap kim bum. Saat, kim bum berjalan so eun mengikutinya, kim bum jadi risih dan kesal. Teman-temannya yang lain hanya menatap aneh melihat so eun mengikuti kim bum kemana dia berjalan.

“YA… berhenti mengikutiku. Sebaiknya, kau duduk saja” omel kim bum.

“aku tak mau. Aku sudah berjanji sama kakek kalau aku akan menjagamu kemana kau pergi” ucap so eun.

“menjaga kim bum?” gumam seungho.

“memangnya kau ini siapanya kim bum, so eun?” tanya minho.

“ahh, iy aku lupa memperkenalkan diri lebih jelas. Sekarang, aku bodyguard barunya KIM SANG BUM” ucap so eun sambil menatap mengejek kearah kim bum.

“bodyguard?” ucap teman-teman kim bum serentak.

“YA.. kalian tidak usah sampai kompak seperti itu. Nanti aku akan ceritakan langsung kekalian. Ayo, kita segera naik” ajak kim bum. “dan kau, KIM SO EUN. Aku minta kau duduk dan mengawasiku dari sana saja” sahut kim bum sambil menunjuk tempat duduk untuk so eun.

“cih, baiklah. Tapi, ingat mataku akan terus mengawasimu” ucap so eun sambil menunjuk mata kim bum kematanya.

Saat, kim bum dan teman-temannya menunggangi kuda, so eun terus memerhatikan dengan teliti jika ada kejanggalan. Tapi, untuk saat ini belum ada yang terlihat aneh. So eun jadi bosan memerhatikan orang yang menunggangi kuda.

“hoaammm.. aku jadi mengantuk melihat mereka bersenang-senang seperti itu. Dasar permainan orang kaya memang aneh-aneh” gumam so eun.

Selama 2 jam so eun terus mengawasi kim bum bermain dengan teman-temannya sampai pulang.

“kau lihatkan tidak ada yang berusaha menculikku?” tanya kim bum.

“ya, untuk saat ini memang belum. Tapi, masih ada kemungkinan kan” ucap so eun.

“cih, tenagamu sama sekali tidak dibutuhkan saat ini” ejek kim bum.

“hey, kalian sehabis ini mau kemana? Aku dan yang lainnya berniat pergi ke cafe. Kalian mau ikut tidak?” ajak kibum.

“tidak. Aku dan gadis ini akan langsung pulang. Kakek pasti sudah menantiku dirumah” ujar kim bum.

“yasudah, kalau begitu aku dan lainnya pergi dulu” ujar kibum lalu pergi.

Saat perjalanan pulang, kim bum mampir ke pom bensin. Setelah, mengisi bensin tiba-tiba kim bum ingin pergi ke toilet jadinya, so eun menunggu didalam mobil karena kim bum tidak mau so eun mengikutinya sampai ketoilet segala.

“cih, sudah 10 menit dia pergi. Kenapa tidak balik juga? Apakah dia sakit perut” gerutu so eun. “sebaiknya, aku memeriksanya ke toilet” ucap so eun.

Saat sedang menuju ke arah toilet pria, so eun melihat kim bum dikelilingi empat pria bertopeng.

“siapa kalian? Siapa yang menyuruh kalian?” tanya kim bum.

“hahaha… kau tidak perlu tahu siapa yag menyuruh kami. Kami hanya mendapat perintah untuk menghabisimu” ucap salah satu pria bertopeng itu.

Kim bum terdesak diantara pria itu, ia ingin melarikan diri tapi, ia melihat salah satu dari keempat pria itu membawa senjata tajam.

“hey, kalian…” teriak so eun.

Kim bum kaget melihat so eun berteriak kearah empat pria itu.

“dasar bodoh, untuk apa dia kesini” ucap kim bum.

“kau gadis kecil. Jangan mencampuri urusan kami dengan pria muda ini” ucap salah satu pria itu. kim bum langsung mencari celah dan menendang salah satu keempat pria itu, ia langsung lari kearah so eun dan menariknya untuk pergi. Tapi, so eun hanya diam saja sambil tersenyum kearah keempat pria itu.

“hey, kau cari mati. Ayo, kita pergi” ajak kim bum sambil menarik paksa so eun.

“urusanku belum selesai dengan keempat pria jelek ini” teriak so eun.

“siapa yang kau bilang jelek, nona muda?” tanya pria itu sambil melangkah maju mendekati so eun.

“tentu saja kalian” ejek so eun.

Pria itu langsung habis kesabaran dan berniat menampar so eun. So eun langsung menepis tangan pria itu dan menghajarnya sampai terjatuh, ketiga pria itu yang melihat temannya dipukuli langsung turun tangan, so eun dengan gesit langsung menghajar ketiga pria itu sampai terkapar.

“fiuh, selesai. Ayo, kita pergi” ajak so eun.

Kim bum hanya diam dan tidak percaya melihat so eun menghabisi keempat pria itu sendirian.

“i..iya” jawab kim bum. Namun, salah satu dari pria yang membawa  senjata tajam itu bangun dan berniat menusuk so eun. Kim bum yang melihatnya langsung menendang tangan si pria itu, so eun langsung menghajarnya lagi sampai pingsan.

“terima kasih, kim bum” ucap so eun senang.

“untuk apa kau berterima kasih padaku?” tanya kim bum.

“karena kau sudah menolongku saat pria itu ingin menusukku” jawab so eun.

“cih, jangan ge’er. Pria itu berniat menusukku tapi, karena aku cukup lihai makanya aku langsung menendangnya” ujar kim bum bangga. Padahal, ia tahu kalau pria itu berniat menusuk so eun tapi, ia mengelaknya.

“cih, dasar kau ini. Yasudah, sebaiknya kita segera pulang pasti kakek memcemaskan kita” ucap so eun.

Mereka pun pergi ke dalam mobil dan segera pulang meninggalkan keempat pria yang babak belur itu terkapar dijalanan.

Sesampainya, dirumah hee bong langsung menghampiri kim bum dan so eun begitu mereka masuk kedalam rumah.

“bagaimana acara main dengan teman-temanmu kim bum?” tanya hee bong.

“menyenangkan” jawab kim bum datar.

“baguslah. Ah, so eun apakah terjadi sesuatu?” tanya hee bong.

“ya, kek. Tapi, aku dan kim bum sudah membereskannya dengan baik” ucap so eun.

“hoho… kalau begitu kau segera pergi kekamarmu so eun. kau kan besok memulai hari pertamamu disekolah jadi, sekarang kau istirahatlah sana” ujar hee bong.

“baiklah, kalau begitu aku pergi dulu” ucap so eun sambil pergi menuju kamarnya.

“kim bum, bagaimana so eun? kau sudah melihat aksinya saat menghajarkan?” tanya hee bong penasaran.

“yah, kakek benar. Dia cukup hebat dan aneh” aku kim bum sambil pergi kekamarnya.

Hee bong yang mendengar ucapan kim bum terlihat senang karena ia tidak salah pilih orang untuk menjaga kim bum.

****

Pagi harinya…

So eun terlihat senang saat bersiap-siap pergi kesekolah barunya. Ia menatap seragamnya yang baru, ia sangat suka dengan seragam sekolah yang baru dibandingkan dengan seragam sekolah lamanya.

“apa kau sudah siap pergi kesekolah barumu so eun?” tanya hee bong saat sarapan.

“ne.. aku sudah siap kek” jawab so eun senang.

“kakek senang mendengarnya. Oiya, jangan lupakan tugasmu untu terus menjaga kim bum” ucap hee bong mengingatkan so eun.

“tenang saja, kek. Aku tidak akan lupa dengan tugas yang sudah kau berikan” ucap so eun.

“kakek ini terlalu berlebihan, sekolah itukan ramai dan banyak orang kemungkinan kecil kalau ada yang mau mencelakaiku” ujar kim bum.

“kau ini selalu saja meremehkan. Selalu ada celah untuk mereka2 yang ingin mencelakaimu. Ingat itu. sudah sana berangkat sekolah, kakek tidak ingin so eun telat dihari pertamanya” ucap hee bong.

****

Sesampainya, di seoul school…

Kim bum dan so eun langsung pergi kekelas, dikelas banyak orang yang memerhatikan so eun. Sedangkan, teman-teman kim bum yang sedang mengobrol kaget melihat so eun dan kim bum datang bersama.

“so eun, kau sekolah disini juga?” tanya minho.

“ne.. kakek menyuruhku bersekolah disini agar bisa menjaga kim bum” jawab so eun.

“wah, kim bum kau benar-benar beruntung bisa dijaga oleh so eun” goda minho.

“cih, apa-apaan kalian ini. Apanya yang menguntungkan justru ini merugikan” gumam kim bum.

“ki bum…” teriak seorang wanita memanggil nama kibum.

“yoona, kau sudah datang rupanya” ucap kibum. “ah, yoona perkenalkan ini so eun murid baru disekolah kita. so eun ini yoona” ucap ki bum meperkenalkan yoona ke so eun.

“salam kenal, namaku kim so eun” ucap so eun.

“wah, kau benar-benar gadis yang manis. Namaku Yoona. Salam kenal juga” ucap yoona ramah.

“kim bum, yuhuuuu….” teriak seorang wanita yang menghampiri kim bum.

“YA.. jessica, bisa tidak kau tidak usah meneriaki namaku pagi-pagi” omel kim bum.

“kau galak sekali. Akukan rindu denganmu, kau tahu kemarin aku pulang dari amerika dan membawakanmu oleh-oleh” ucap jessica.

“siapa gadis pirang ini. Genit sekali ia dengan kim bum” gumam so eun pelan.

“ah, sepertinya aku tidak pernah bertemu kau sebelumnya. Kau ini orang baru ya?” tanya jessica sambil menunjuk so eun.

“jessica, ini so eun. Mulai hari ini dia murid disekolah kita” ujar kibum. Jessica hanya menatap so eun dari atas ke bawah dan dari bawah ke atas.

“ah, aku hampir saja lupa memberikan oleh-oleh untukmu, bum. Hey, Jiyeon cepat ambilkan oleh-oleh untuk kim bum” teriak jessica.

So eun menoleh ke gadis yang membawakan oleh-oleh untuk kim bum yang diperintahkan jessica.

“ini jessica” ucap jiyeon sambil memberikan oleh-oleh kim bum.

“jiyeon, kenalkan ini so eun” ucap kibum.

“hay, perkenalkan namaku kim so eun” ucap so eun memperkenalkan diri.

“salam kenal, namaku Park Jiyeon” ucap jiyeon tersenyum simpul.

So eun melihat jiyeon, so eun berfikir kalau jiyeon adalah gadis yang cukup cantik tapi, ekspresi wajahnya terlihat sedih sekali. So eun juga memerhatikan tatapan seungho kearah jiyeon sangat berbeda.

“yasudah, cepat sana kau pergi” usir jessica.

“so eun, sebaiknya kita mengobrol saja diluar” ucap yoona menarik so eun keluar.

“yoona, ada yang ingin kutanyakan” ucap so eun.

“tanyakan saja” ujar yoona.

“kenapa jessica besikap buruk terhadap jiyeon? Aku tak tega melihatnya” tanya so eun.

“sudah kuduga kau akan bertanya seperti itu. Yang aku tahu jiyeon itu saudara tiri dengan jessica. Tapi, mereka berbeda marga keluarga karena Jiyeon diadopsi oleh keluarga jessica” jelas yoona.

“benarkah itu? tapi, mengapa jessica seperti itu dengan jiyeon?” tanya so eun lagi.

“entahlah, watak Jessica itu sangat jelek. Ia sangat sombong dan kerjaannya hanya menyuruh-nyuruh jiyeon saja” ujar yoona.

“oh, begitu” gumam so eun pelan.

“kau pindahan dari mana?” tanya yoona.

“ah, aku baru pindah dari busan beberapa hari yang lalu” jawab so eun.

“hheemmm… begitu, jadi kau masih baru di seoul?” tanya yoona.

“ne.. aku belum begitu mengenal kota seoul” jawab so eun tersenyum.

Tiba-tiba, ada seorang wanita yang berlari-lari dikoridor sekolah. So eun kaget melihatnya, bukan hanya berlari saja tapi, wanita itu juga berteriak memanggil nama Lee Min Ho.

“LEE MIN HO… Keluar kau sekarang” teriak wanita itu.

“hyesun, kau ini kenapa? Pagi-pagi sudah berteriak. Menyeramkan sekali” tanya yoona.

“mana minho? Aku ingin bertemu dengannya” ucap hyesun sambil marah-marah.

“kau mencariku, hyesun?” tanya minho keluar kelas.

“keluar juga kau akhirnya. YA… apa maksudmu menulis di blog kalau aku ini pacarmu, heh? Kau in ngelindur saat menulisnya?” omel hyesun.

“OMG… eennngg… hyesun aku bisa jelaskan padamu. Aku hanya iseng-iseng saja kok” ucap minho.

“kau bilang iseng. Kau tahu anak-anak dikelasku menggosipiku. Mau taruh dimana mukaku ini?” omel hyesun.

“iyiy, nanti aku akan menyelesaikannya. Sekarang, jangan marah-marah dong. Mukamu jadi tua kalau kau marah-marah seperti itu” goda minho.

“cuih, dasar buaya darat kau” bentak hyesun. Hyesun pergi kembali kekelasnya tapi, ia menoleh kearah so eun dan memerhatikannya.

“hey, yoona. Aku belum pernah bertemu dengan gadis ini. Apa dia murid baru?” tanya hyesun penasaran.

“ahh, salam kenal. Namaku Kim So Eun” ucap so eun memperkenalkan diri.

“Go Hye Sun. Kau bisa panggil aku hyesun. Aku anak kelas 11 – 4” ujar hyesun. “yasudah, kalau begitu aku pergi dulu kekelas” pamit hyesun.

“yoona, kau tahu ada hubungan apa hyesun itu dengan minho? Kenapa dia mengomel-ngomel seperti itu?” tanya so eun.

“hahahaha… hyesun itu teman smpnya minho dulu. Ia adalah gadis yang galak dan tidak suka dengan pria gombal seperti minho itu” jelas yoona.

“oh, begitu. Tapi, sepertinya minho menyukainya” ujar so eun.

“ya, kau benar. Aku juga memikirkan seperti itu” ujar yoona.

Setelah, bel berbunyi menandakan sudah masuk, so eun memulai aktivitasnya sebagai pelajar. So eun mengejar ketinggalan pelajaran disekolah kim bum dengan baik karena memang dasarnya so eun adalah murid yang cukup pintar disekolah lamanya. Makanya, ia tidak begitu kesulitan beradaptasi dengan pelajaran disekolah barunya.

Saat tengah istirahat, so eun menjalankan tugasnya mengawasi kim bum. murud-murid disekolahnya hanya memandangi so eun yang selalu berjalan dibelakang so eun.

“YA.. so eun. apa kau juga harus mengawasiku saat aku ingin ke toilet?” tanya kim bum.

“tentu saja aku akan mengawasimu. Aku sudah berjanji kepada kakek untuk mengawasimu” ucap so eun.

“ heh, merepotkan sekali. Yasudah kau menunggu didepan sini saja” ucap kim bum.

“baiklah” ucap so eun.

Dari kejauhan, jessica memandang kesal kearah so eun. Ia tak habis pikir kenapa murid baru itu sering sekali dekat-dekat dengan kim bum.

“cih, apa-apaan so eun itu. mengapa ia mesti menunggu kim bum dari toilet?” tanya jessica kesal.

“jes, ini minuman yang kau pesan” ucap jiyeon.

“ahh, kau lama sekali membelinya. Sudah sana pergi” omel jessica sambil mendorong jiyeon hingga jiyeon menabrak seungho. Jiyeon terkejut karena ia menabrak seungho.

“kalau jalan hati-hati” omel seungho.

“ma.. maaf. Lain kali aku akan berhati-hati” ujar jiyeon pergi.

So eun yang melihat kejadian itu, hanya geleng-geleng melihat perilaku jessica terhadap saudara tirinya.

“cih, jahat sekali ia. Dasar tak berkeprimanusiaan” ujar so eun kesal.

“siapa yang tak berkeprimanusiaan?” tanya kim bum.

“tidak. Bukan siapa-siapa” jawab so eun.

“dasar orang aneh” gumam kim bum. “hey, seungho..” panggil kim bum.

“kim bum, aku mencarimu. Aku ingin mengajakmu ke lab komputer. Ada program baru yang ingin aku kenalkan denganmu” ajak seungho.

“baiklah, aku ikut denganmu” ujar kim bum senang.

“ahh, aku ikut denganmu juga ya, bum” ucap jessica merangkul tangan kim bum.

“lepaskan aku” omel kim bum. “hey, so eun. aku akan pergi dengan seungho dulu. Kau berkeliling saja melihat sekolah ini” ujar kim bum.

“cih, baiklah” ujar so eun. ia membiarkan kim bum pergi karena ia merasa aman kalau kim bum hanya pergi ke lab komputer saja. Saat, sedang berkeliling ditaman tanpa sengaja so eun melihat jiyeon sedang duduk dibangku taman. So eun segera menghampiri jiyeon.

“jiyeon, apa yang sedang kau lakukan?” tanya so eun.

“so eun. aku hanya duduk disini saja” jawab jiyeon.

“mmm… kenapa kau terlihat sedih?” tanya so eun.

“benarkah? Sepertinya, memang wajahku tidak ditakdirkan untuk senang” ujar jiyeon lirih.

“kenapa kau bica begitu. Kau ini cantik kalo kau bisa tersenyum” puji so eun tidak bohong.

“terima kasih atas pujianmua. Seandainya, aja aku bia tersenyum lepas sepertimu. Tapi, sayang sekali aku tidak bisa” ucap jiyeon.

“kalau begitu kau harus membiasakan diri untuk terus tersenyum” ucap so eun. “ahh, sebentar lagi istirahat selesai. Ayo, kita masuk kelas” ajak so eun.

“kau duluan saja, aku akan menyusulmu” ucap jiyeon.

So eun pun pergi duluan kedalam kelas. Setelah, so eun pergi jiyeon kembali merenungi nasibnya dengan wajah murung. Tanpa, ia sadari seungho memerhatikannya dari jendela ruang lab komputer.

“hey, seungho ayo kita pergi kekelas” ajak kim bum.

“ya, aku akan menyusul” ujar seungho kemudia menatap ketaman kearah jiyeon. Ia masih melihat raut muka jiyeon yang murung.

“kenapa kau mengingatkanku dengan gadis 11 tahun yang lalu? Hanya saja gadis itu tidak pemurung sepertimu” gumam seungho pelan memerhatikan jiyeon.

Jiyeon yang ingin kembali kekelas tanpa sengaja melihat seungho memerhatikannya dari atas. Seungho yang sadar jiyeon menyadari tatapannya langsung menutup jendela dan bergegas kekelas. Sementara, itu jiyeon yang melihat seungho langsung menutup jendela hanya tersenyum pahit.

****

Saat pulang sekolah, jessica terus dekat-dekat dengan kim bum. walaupun, kim bum risih tapi jessica tidak peduli dan tetap merangkul kim bum. sementara itu, so eun hanya melihat kegenitan jessica dengan kim bum dari belakang.

“jessica, memang seperti itu. maklumi saja” ucap jiyeon yang berjalan disamping so eun.

“hahaha.. iyiy, aku memakluminya kok” ujar so eun.

“ahh, aku sudah dijemput. Kim bum aku pulang dulu ya” pamit jessica sok cute.

“hey, jiyeon kau ingin ditinggal. Kau ini benar-benar lelet” omel jessica.

Jessica dan jiyeon segera jalan menuju mobil yang menjemput mereka. So eun lagsung jalan disamping kim bum.

“aku tak habis pikir dengannya itu. sepertinya, dia benar-benar tergila-gila denganmu ya?” ucap so eun.

“aku tak peduli” ujar kim bum dingin sambil masuk kedalam mobil.

Tanpa, mereka sadari ada pria yang mengamati so eun dan kim bum. wajahnya sangat terkejut saat melihat wajah so eun. ternyata, pria itu adalah pria yang sama yang mengikuti so eun dan ibunya dibusan waktu itu.

“hey, cepat bukakan pintu untukku. Kau ingin dipecat ya” omel jessica ke pria yang memandangi so eun itu.

“baik, nona” ujar pria itu sambil membukakan pintu mobil untuk jessica dan jiyeon. *pria itu ternyata supir jessica dan jiyeon*

Sesampainya, dirumah jessica dan jiyeon…

“jiyeon, bawakan tasku kedalam” ucap jessica.

“baik..” ucap jiyeon. “pak jang, terima kasih” ujar jiyeon.

“ahh, sama-sama nona jiyeon” ujar pria itu yang bernama pak jang.

Pak jang segera menelfon seseorang.

“bos, ada masalah gawat” ucap pak jang ditelfon.

“masalah apa lagi?” tanya bos pak jang ditelfon.

“putri dari detektif kim ternyata masih hidup tadi saya melihatnya saat sedang menjemput nona jessica dan jiyeon” ucap pak jang.

“apa? Bagaiman bisa anak perempuan itu masih hidup. Bukankah kau sudah merusak rem bus yang mereka tumpangi?” tanya bos itu kaget ditelfon.

“saya juga tak mengerti, bos. Nanti saya akan menyelidikinya lagi” ucap pak jang sambil mengakhiri pembicaraan dengan bosnya.

****

Sementara itu, bos yang ditelfon pak jang terlihat kesal saat ada dikantornya.

“sialan, bagaiman bisa anak perempuan itu masih hidup” ucap bos pak jang itu sambil mengepalkan tangannya.

“pak jung, sudah saatnya ada pergi rapat” ucap sekeretarisnya.

“aku akan segera pergi keruang rapat, segera” ucap pak jung.

****

Saat makan malam dirumah kim bum, hee bong banyak bertanya kepada so eun tentang hari pertamanya. So eun menjawab dengan antusias, ia juga mengatakan bahwa ia senang dengan sekolah dan teman-teman barunya disana.

“kakek senang mendengar kau menyukai sekolah barumu. Oh ya, apakah terjadi sesuatu yang aneh?” tanay hee bong.

“tidak, kek. Hari ini aman-aman saja” ucap so eun

“syukurlah, kalau begitu” ucap hee bong lega.

****

Dirumah jessica..

“papa, aku senang kau sudah pulang” ucap jessica manja dengan ayahnya.

“ayah juga senang” ucap ayah jessica yang ternyata adalah jung. “ayah, ingin keruangan yah dulu, jes. Nanti panggilkan ayah begitu makan malam sudah disiapkan” ujar jung.

“baik, ayah” ucap jessica.

Jung segera masuk kedalam ruang kerjanya. Ia segera memnaggil pak jang untuk menemuinya segera,

“bos, mencari saya?” tanya pak jang.

“ya, saya mencarimu. Aku ingin kau segera menyelidiki kenapa putri dari detektif kim itu masih hidup” suruh jung.

“baik, tuan” ucap pak jang.

“aku tak habis pikr bagaimana putri dari pasangan detektif itu masih hidup” geram jung.

“saya juga tak mengerti bos. Sepertinya, anak itu berhasil selamat dari kecelakaan” ujar pak han.

“sialan. Pokoknya kali ini tidak akan biarkan anak itu hidup dengan bahagia. Kalau perlu aku yang akan membunuhnya dengan tanganku sendiri” ucap jung emosi.

Tanpa mereka sadari, jiyeon mendengar percakapan antara jung dan pak jang. Wajahnya sangat shock saat mendengar percakapan mereka.

“membunuh?” ucap jiyeon pelan.

-bersambung-


Sampai sini dulu ya chingu…

Jangan lupa untuk saran dan kritiknya…

Semoga semakin penasaran…

Okok

Tags: , , , , , , , , , ,

About bumssoindo

We are fanbase of BUMSSO (Kim Bum and Kim So Eun) from Indonesia

23 responses to “My Lovely Bodyguard part 2”

  1. Mii-kun says :

    Jahat bgt sih bapaknya jessica =_=” berani sentuh KSE, siap2 digebukin sama Angels !! Grrrrrr……
    Anaknya nyebelin bgt sih, ganjen bgt deket2 Kim Bum -.-”
    Blom tumbuh nih benih2 cinta antara Kim Bum & So Eun….
    Part berikutnya banyakin yuaa author *maruk*
    ASAP yaaaaaa…..

  2. Sary aj0w says :

    Naiz st0ry,kpan ye start pall in l0p?haha tp msh byk typ0,yg hruz’y bum yg ngmg jd s0en..

  3. merli says :

    yaaaaa lagi seru-seru malah Tbc ….
    ff kamu semuanya ada lucunya , wah ternyata yang jahat appanya jessica !!!!!!!!!
    kalo bumsso ga da yang perlu di komentarin cos bingung ,kayanya seungho suka jiyeon deh tapi dia belum sadar tapi kalo jiyeon emang suka sama seungho kayanya emang dia gadis 11 tahun yang lalu , aku sempet heran cos hyesun menyeramkan banget …

    kamu tau aku udah tunggu ff kamu loh cos aku penasarn , ditunggu lanjutannya dan MLMD yaaaaa ……

  4. anastasia erna says :

    ff yg ini rada mirip deh ma yg prnah aku baca ….
    tapi bagus …jg seru..
    di tunggu ya lanjutannya…

  5. Danish Ashley Eun says :

    ternyata yg merencanakan semua itu ayah jess toh
    Jahat kali uth orang… Emang pa yg udah terjadi??

    Penasaraaannn ….
    Tp author… Skdar saran sm kritik dalam percakapan ne byk yg blng “ciuh ato cih” y
    Clu bsa agak d krangi pemakaian nya

    Gomawo
    Di tunggu part selanjutunya

  6. bismania luph bumsso says :

    kuereeeeeeeeen,……….
    lanjutkan, next part jgn lma” yh,……
    ~ _ ^
    BN~

  7. larasrahmaa says :

    Wuih si GHS galak amat ya, haha
    Iya iya kayanya agak mirip sm ff bumsso yg pernah aku baca tp aku lupa judulnya,
    Bumsso smkin deket aja ya, smoga ada benih” cinta yg tumbuh diantara mereka, haha
    Ya deh ditunggu aja lanjutannya
    Jgn lama” yaaa author😀

  8. rini says :

    lagi seru”nya eh udah bersmbung ,,
    d,tunggu k,lanjutanya!!!

  9. chiby says :

    hmm. . . sama2 dlam keada’an bhaya tu KB n KSE. . . saling menjaga pastine. . . haha. . ngarep. . . lanjut author. . .

  10. qweqwe says :

    lagi seru”nya malah TBC..
    cepet ya lanjutannya…

  11. rahmi says :

    ceritanya makin seru..
    oh ya author boleh kritik kan??
    aku agak kurang sreg sama kata “cih” apalagi lumayan banyak.. itu kesannya kasar aja.. apalagi kan ada adegan kb ngobrol m kakeknya.. agak aneh aja klo pake “cih”.. ehhmmm mungkin bisa diganti pake “aishh” ato “ihh”

    tapi over all seru

  12. ashillach says :

    ceritanya seru, thor! ^^
    apakah soeun cemburu karena jessica deket-deket bumpa terus? hehe..
    wah, itu bpknya jessica mau ngajak berantem mates sm angels ya?
    mau digoreng gk tu, bpknya jessica?! -sambil manasin minyak-
    haha, ngebut ya!
    fighting author! ^^

  13. dini ramadhani says :

    waduh so eun kembali dalam situasi berbahaya
    berharap nanti ji yeon akan membantu so eun mengatasi si pembunuh
    oke,tak bisa komen panjang lebar, next part jgn lama2 ya?

  14. dhia says :

    aaaaaaaaaaakkkkkkkkkkkkkkkkhhhhhhhhhhhhhh…………………….
    aku benci keluarga jesica….!!!!

  15. qinqin says :

    keren!!ceritanya lebih hidup. .kasian jiyeon jadi budak sica,ditunggu part berikutnya

  16. rosiyani 'oci' says :

    aishhhh makin rumit spertinya.
    itu si peneror sebenernya mau bunuh siapa sih si bum pa keluarganya so eun?? aishhh…
    jadinya ada hubugannya jg ma jessica dan ji yeon nih..
    hhu, penasaran nih ditunggu deh part berikutnya🙂

  17. amniminry_ says :

    seru..!!!

    unnie jadi kayak buntut oppa |0|
    maksudnya, ngikutin kemana aja oppa pergi, jago karate lagi
    lanjutkan author ^^

  18. kimmify says :

    seruuuuuuu! itu kasian baget si jiyeon menderita
    jess jahat bgt disitu jadi ikutan kesel
    apa seungho sebelumnya udah kenal sama jiyeon?
    keren bgt soeun bisa ngalahin penjahat yg banyak
    jadi keluarganya jess? ahhhh penasaran part selanjutnya
    update sooon!

  19. Indah_ELF says :

    Jessica . . .
    GeNiT bGt … UnTuNg kim bum gg sKa …
    Ntu bpa’a sIcA kNpa JhAt bGt …
    JiYeoN ksIhan bGt tBahkan Hti Mu Nak …

  20. amauminie says :

    Hmmm ..
    Telat comment ya Ama ..
    Yaaa , ceritanya seru kok . Tapi Ama bingung nih kenapa bumppa sampai segitunya diincar sama musuh? *adeuh! -___-“:*
    Ama mau kritik dikit tapi udah telat, kritikan’a udah di bicarain sama eon rahmi haha ..

    Di tunggu lanjutannya thor! ^^/

  21. BoeLboeL says :

    g sabar nih nunggu bum ma so eun fall’in in love,,,hehee

  22. tyas27 says :

    ada apa sih sama ayahnya sica itu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: