My Lovely Bodyguard part 5

Author : Evi Riana

Main Cast: Kim Bum , So Eun

Cast: Park Jiyeon, Yoo Seungho, Byun Hee Bong, Go Hyesun, Lee Minho, Yoona, Kim KiBum, Jessica, Cho Kyuhyun

Genre: Romantic/Family/Friendship/mystery

Type: Sequel

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

Cerita yang ditulis hanyalah fiktif belaka. Apabila ada kesamaan merupakan hal yang tidak disengaja.

Sampai ni dipart 5…

Ngebut langsung bikin ceritanya…

Byar gk makin penasaran…

Part 5

sesampainya, disekolah kim bum dan so eun kaget melihat suasana kelasnya yang gaduh. Siswi perempuan banyak bergosip dan berteriak-teriak.

“yoona, kenapa mereka berteriak-teriak seperti itu?” tanya so eun.

“sebentar lagi ada murid baru disini. Murid barunya sih katanya laki-laki. Wajarlah, mereka para perempuan tak sabar melihat anak baru itu” jelas yoona.

“ya ampun, hanya anak baru saja mereka heboh begitu” gumam so eun geleng-geleng kepala.

Saat, bel berbunyi murid-murid langsung duduk tenang dikelas begitu Pak Ryu wali kelas mereka masuk.

“anak-anak, bapak yakin kalian pasti sudah tahu tentang kedatangan murid baru dikelas kita” ucap pak ryu.

“ne…” jawab para murid serentak.

“Yasudah, bapak akan segera mengenalkannya” ucap pak ryu.

Sesosok laki-laki membuka pintu dan berjalan kedepan kelas. Para murid perempuan langsung berteriak heboh begitu melihat anak baru dikelas mereka sangat tampan.

“annyeonghaseyo!! Cho Kyuhyun ibnida” ucap laki-laki itu memperkenalkan diri.

“baiklah, perkenalannya nanti bisa kalian lakukan waktu istirahat. Mmm, kyuhyun kau duduk dibelakangnya kim so eun disana” tunjuk pak ryu kearah bangku kosong dibelakang so eun.

Kyuhyun segera berjalan menuju tempat duduk yang diarahkan pak ryu padanya. Saat, kyuhyun bertatap muka dengan so eun, ia tersenyum. So eun pun membalas senyum kyuhyun. Kim bum yang melihat anak baru itu tersenyum kearah so eun terlihat tidak senang.

Saat, istirahat kyuhyun langsung dikerumuni siswi perempuan yang mengajaknya kenalan. Kyuhyun dengan senang hati berkenalan dengan mereka-mereka. Tapi, matanya lebih tertarik menuju so eun yang berjalan bersama kim bum.

“jadi, itu gadis yang dikatakan paman? Manis juga” ucap kyuhyun dalam hati. “maaf, aku ingin ke toilet. Perkenalannya bisa kita lanjutkan nanti” ujar kyuhyun ramah. Saat, sedang ketoilet kyuhyun melihat so eun sedang berdiri didepan toilet. kyuhyun langsung mengambil kesempatan untuk berkenalan dengan so eun.

“hay, kenalkan namaku cho kyuhyun” ucap kyuhyun menjulurkan tangannya sebagai tanda perkenalan.

“hay, kim so eun. Panggil aku so eun saja” ucap so eun.

“apa yang kau lakukan didepan toilet laki-laki?” tanya kyuhyun. Sebelum, so eun menjawab pertanyaan kyuhyun, kim bum keluar dari toilet dan langsung mengajak so eun pergi kekantin. Kyuhyun hanya tersenyum saat so eun pergi dan kim bum memerhatikannya.

“hey, kau ini benar-benar tidak ramah dengan kyuhyun. Seharusnya, kau juga berkenalan dengannya bukannya langsung mengajakku ke kantin” omel so eun.

“berisik. Aku tidak perlu berkenalan dengannya. Akukan populer disini pasti ia akan mengenalku juga nantinya” ucap kim bum sombong.

So eun hanya menatap kesal kearah kim bum sambil menggelengkan kepalanya.

“sepertinya anak baru itu cukup menarik” ujar seungho.

“menarik apanya? Kau suka padanya ya, seungho?” tanya minho.

“bukan itu bodoh. Aku tadi sempat melihat formulir pengenalan dirinya saat aku membantu pak ryu dikantor. Aku melihat catatan prestasinya cukup bagus dan membanggakan” ungkap seungho.

“wah, kyuhyun itu benar-benar hebat. Selain, tampan ia juga pintar” puji yoona.

“kau jangan berpaling darinya, yoona” ucap kibum cemburu.

“tenang saja, kibum. Aku tidak akan berpaling darinya hanya karena ia tampan dan pintar. Kau kan juga tampan dan pintar” ucap yoona.

Teman-temannya hanya tertawa melihat kecemburuan kibum terhadap kyuhyun. Sementara itu, saat kyuhyun sedang berjalan dikoridor sekolah tanpa sengaja ia menabrak jessica.

“hey, matamu dimana kalau jalan?” omel jessica.

“maaf, aku tak sengaja” ujar kyuhyun. Tapi, reaksi kyuhyun kaget saat melihat jessica.

“kenapa reaksimu seperti itu melihat wajahku?” tanya jessica.

“tidak. Aku hanya penasaran sepertinya kita pernah bertemu disesuatu tempat” ujar kyuhyun.

“oh ya. Mungkin kau salah liat. Aku merasa kita tidak pernah bertemu” ucap jessica ketus sambil pergi meninggalkan kyuhyun yang sedang mengingat-ingat.

“aku yakin pernah bertemunya. Tapi, dimana ya?” gumam kyuhyun berfikir keras.

“ahh, aku ingat sekarang. Dia itu gadis yang 11 tahun yang lalu yang aku temukan menangis ditaman dekat rumah” ujar kyuhyun. Ia mengingat lagi saat ia berumur 6 tahun, kyuhyun pergi ketaman dekat rumahnya diam-diam saat ditaman ia melihat gadis kecil menangis sendirian ditaman.

Flash back 11 tahun yang lalu

“kenapa kau menangis?” tanya kyuhyun.

“hiks, hiks… tinggalkan aku. Aku tidak diijinkan berbicara dengan orang yang tak kukenal” jawab jessica.

“sudah jangan menangis. Aku tidak suka melihat wanita menangis seperti ini. Eomma ku pernah bilang kalau wanita menangis aku harus berusaha mendiaminya untuk berhenti menangis” ucap kyuhyun polos. Jessica langsung berhenti menangis.

“kenapa kau menangis?” tanya kyuhyun lagi.

“eomma ku sudah meninggal dan sekarang appa ku lebih sayang dengan anak pungutnya” jawab jessica.

“eomma dan appaku sudah meninggal. Hidupmu jauh lebih enak karena masih mempunyai appa” ucap kyuhyun lirih.

“terima kasih ya. Oh ya, namaku jung jess…” belum selesai mengenalkan diri jessica sudah dipanggil pengasuhnya untuk pulang.

“yah, pengasuhku sudah mencariku. Aku pergi ya. Nanti kita bertemu lagi kapan-kapan disini”ucap jessica melambaikan tangannya.

Flash back END

“kau kyuhyun kan?” tanya seungho.

“ne.. kau siapa?” tanya kyuhyun balik.

“aku sekelas denganmu. Namaku Yoo SeungHo. Aku ada perlu denganmu” ujar seungho.

“perlu apa? Katakan saja” ucap kyuhyun.

“begini, tadi aku tak sengaja melihat catatan prestasimu disekolah lamamu. Aku melihat prestasimu sangat bagus dibidang IT. Aku berniat mengajakmu untuk ikut perkumpulan membuat program-program komputer” ungkap seungho.

“memangnya siapa saja yang ikut perkumpulan itu?” tanya kyuhyun.

“aku, kibum, minho dan kim bum” jawab seungho. Kyuhyun langsung tersenyum begitu mendengar ada nama kim bum.

“bailah, aku setuju untuk ikut perkumpulan itu. kapan kita bisa berkumpul?” tanya kyuhyun.

“habis pulang sekolah juga bisa. Kami biasanya berkumpul 3x dalam seminggu di lab komputer” jelas seungho.

“oh, aku akan kesana habis pulang sekolah kalau begitu” ujar kyuhyun. Kyuhyun merasa ini adalah kesempatannya untuk dekat dan menyelidiki tentang so eun.

****

Kyuhyun langsung pergi ke lab komputer, kim bum terkejut karena melihat kedatangan kyuhyun di lab komputer.

“apa yang dia lakukan disini?” tanya kim bum dingin.

“aku yang mengajaknya kesini. Aku sudah cerita kan tentang prestasinya disekolah lamanya” sahut seungho.

“selamat datang keperkumpulan kami, kyuhyun” ucap minho dan kibum ramah.

“ya, aku mohon bantuannya” ucap kyuhyun senang. Kim bum terlihat tidak suka dengan kehadiran kyuhyun dan dia hanya diam sambil mengutak-atik komputernya  tanpa memberikan salam selamat datang kepada kyuhyun.

Sementara itu, so eun dan yoona makan dikantin bersama hyesun. Mereka mengobrol tentang cho kyuhyun.

“aku penasaran dengan si kyuhyun itu. sepertinya dari cerita yoona dia itu hebat sekali” ucap hyesun.

“ya, tapi kurasa kim bum tidak suka dengan kyuhyun” ujar so eun.

“kim bum itu memang begitu, tidak pernah ramah dengan anak yang baru pertama kalinya dia temui” ucap yoona.

“memang jelek sekali sifatnya si kim bum itu” gumam so eun sambil meminum jus nya.

“bukankah itu jiyeon dan jessica?” tanya hyesun menunjuk kearah taman.

“ya, itukan mereka” ujar so eun.

“hay, jess, jiyeon kesini saja” teriak yoona menunjuk meja kantin.

Jessica dan jiyeon segera menghampiri yoona, so eun dan hyesun.

“kalian tumben masih disini. Biasanya langsung pulang dijemput dengan supirmu, jess?” tanya yoona.

“tadi, aku sudah menelfon supirku. Katanya, terjebak macet” jawab jessica datar. “kalian sendiri kenapa masih disini? Dan kau so eun tumben tidak mengikuti kim bum” tanya jessica.

“mereka sedang mengadakan perkumpulan di Lab komputer” jawab so eun cuek.

“aku dengar tadi, seungho mengajak anak baru itu ikut dalam perkumpulan mereka. Kenapa seungho mau mengajak anak baru itu” gumam jessica.

“mungkin karena kyuhyun cukup berbakat makanya seungho mengajaknya. Sepertinya, kau tidak menyukai kyuhyun” ucap yoona.

“aku memang tiidak suka dengannya. Baru hari pertamanya disini saja ia sudah berani menabrakku dan sok-sok pernah bertemu denganku” ungkap jessica.

“hahah.. mungkin dia pernah bertemu denganmu ditempat lain” ujar hyesun.

“tapi, aku tidak pernah merasa bertemu dengannya” ucap jessica. Jiyeon jadi mengingat saaat seungho mengantarnya pulang dan bertanya tentang teman yang dia ingat dipanti asuhan itu. “untuk apa dia menanyakannya?” ucap jiyeon dalam hati.

“jiyeon, kau diam saja. Ngobrolah dengan kami” ajak so eun.

“hah? i..iya” jawab jiyeon.

“yoona, ayo kita pulang” ajak kibum mengahampiri yoona.

“kalian sudah selesai?” tanya yoona.

“so eun, ayo kita pulang” ajak kim bum.

“kim bum, kok aku tidak diajak pulang juga?” tanya jessica.

“untuk apa aku mengajakmu? Aku kan tidak pulang denganmu” omel kim bum.

“dasar kau, jes. Kita keluar bersama saja. Ayo, jiyeon” ajak so eun.

“boleh aku bareng dengan kalian kedepan?” tanya kyuhyun.

“tentu saja boleh” jawab so eun.

Mereka pun keluar sekolah bersama. Kim bum risih karena jessica terus mendekatinya sementara kyuhyun dekat-dekat dengan so eun dibelakangnya.

“kau pulang dengan kim bum?” tanya kyuhyun.

“i..iya” jawab so eun.

“dan, kau? Mmm… jiyeon, itukan namamu. Kau pulang bareng dengan gadis pirang itu?” tanya kyuhyun menunjuk jessica.

“ya, aku saudara tirinnya” jawab jiyeon datar. Kyuhyun semakin yakin kalau jessica adalah gadis kecil yang ia temukan 11 tahun yang lalu.

“nona jesssica, nona jiyeon mohon maaf saya telat menjemput kalian” ucap Pak jang.

“yasudah, kali ini aku maafkan. Jika, terlambat lagi aku akan mengadukan kepada papa” ucap jessica. “kim bum, aku pulang dulu ya. Jiyeon, cepetan” teriak jessica.

Saat, jessica dan jiyeon sudah masuk kedalam mobil diam-diam Pak Jang menatap tajam kearah so eun. so eun sempat merinding saat Pak Jang menatapnya.

“ayo, pulang” ajak kim bum.

“kyuhyun, yoona, kibum kami pamit pulang ya” pamit so eun.

“ya, hati-hati dijalan” ucap yoona melambaikan tangannya.

“kenapa so eun pulang dengan kim bum?” tanya kyuhyun.

“karena mereka tinggal satu rumah” jawab kibum.

“ada hubungan apa mereka sebenarnya?”  tanya kyuhyun lagi.

“so eun itukan bodyguardnya kim bum” ceplos yoona. “ahh, aku lupa untuk tidak bicara kepada orang lain” gerutu yoona.

“bodyguard? So eun?” tanya kyuhyun.

“iya. Tapi, kau jangan bilang siapa-siapa” ujar kibum.

“ya, aku janji akan diam” ucap kyuhyun tersenyum simpul. Kibum dan yoona segera pulang dan meninggalkan kyuhyun yang belum dijemput.

“jadi, so eun adalah bodyguard kim bum. ckckckck… benar-benar menarik” gumam kyuhyun pelan.

“hyun, maafkan paman ya. Padahal, paman janji akan menjemputmu di hari pertama” ucap jae ill begitu tiba.

“tak apa-apa kok, paman. Ada yang ingin kuberitahukan kepada paman segera setelah kita sampai dirumah” ucap kyuhyun.

****

“YA… kim bum, kenapa kau bersikap tidak bersahabat dengan kyuhyun?” tanya so eun begitu sampai dirumah.

“aku tidak menyukainya. Terlebih lagi tatapan matanya itu seperti mengisyaratkan sesuatu yang berbahaya” jawab kim bum.

“ngomong-ngomong tatapan mata sepertinya tadi juga” gumam so eun pelan saat mengingat tatapan mata supir jessica kepadanya.

“apa kau menyukainya?” tanya kim bum tiba-tiba.

“menyukai siapa? Kyuhyun maksudmu? Tentu saja tidak” ujar so eun.

“aku kira kau tertarik dengannya. Tapi, mungkin aku salah. Mana ada laki-laki yang berani dekat denganmu apalagi kalau melihatmu sedang berantem. Pasti mereka langsung lari ketakutan” sindir kim bum.

“YA.. kim bum. kau ini benar-benar mencari masalah denganku ya” omel so eun.

“kakek tinggal beberapa hari sepertinya kalian masih terus bertengkar ya” ucap hee bong tiba-tiba.

“kapan kakek pulang?” tanya kim bum kaget.

“barusan saja kakek sampai dirumah. Seharusnya, kalian ini akur jangan bertengkar terus” ucap hee bong.

“apa kakek sudah mendapatkan informasi lagi?” tanya so eun.

“belum, so eun. Pak Han belum mengabari kakek lagi” jawab hee bong.

“hhmmm.. begitu ya. Yasudah, aku pergi kekamarku dulu” ucap so eun lesu.

“so eun tidak akan tinggal diam dengan masalh ini, kek” ucap kim bum.

“ya, kau benar. Kasihan so eun” gumam hee bong.

****

“apa yang kau ingin katakan kepada paman?” tanya jae ill.

“aku mendapatkan informasi kalau so eun ternyata adalah bodygurd yang diperkerjakan oleh kakeknya kim bum” ungkap kyuhyun.

“apa? Bodyguard? Seorang perempuan? Byun hee bong ternyata hebat juga sengaja memilih bodyguard perempuan yang kuat” gumam jae ill kesal.

“paman, tenang saja. Aku akan mencoba untuk menjauhkan bodyguardnya itu dari kim bum” usul kyuhyun.

“paman tahu kalau kau ini pasti bisa diandalkan. Paman sangat mengahargai usahamu, hyun” ucap aje ill senang sambil memeluk keponakannya.

****

Saat tengah malam, jung meminta Pak Jang untuk datang keruangannya. Jiyeon yang melihat Pak Jang berjalan menuju ruang kerja jung lansung berinisiatif mengikutinya diam-diam.

“ada perlu apa, bos?” tanya Pak Jang.

“aku ingin kau menyuruh beberapa orang untuk mencelakai anak dari detektif kim itu. aku ingin anak dari detektif kim merasakan kesakitan perlahan-lahan sebelum akhirnya, dia kubunuh” ucap jung.

Jiyeon langsung merinding saat mendengar percakapan jung dan Pak Han. Ia sangat terkejut mendengar ayah angkatnya bicara seperti itu.

“saya akan melaksanakannya segera, bos” ujar Pak Jang.

“aku harap kau tidak mengecewakanku tentang hal ini. Kalau kau mengecewakanku aku tak segan-segan akan menghabisimu juga” ancam jung.

“b..baik, bos. Saya yakin tidak akan gagal” ucap Pak Jang.

Saat mendengar hal itu, jiyeon benar-benar takut dan segera bersembunyi begitu melihat kenop pintu akan dibuka. Jung dan Pak Jang keluar dan pergi. Sementara itu, jiyeon yang masih syok masuk kedalam ruang kerja jung untuk mencari tahu siapa orang yang akan dicelakai ayahnya dan Pak Jang itu.

“siapa anak yang disebut ayah tadi? aku harus mencari tahu agar bisa menyelamatkannya” gumam jiyeon mengacak-ngacak meja jung. Jiyeon mendengar langkah kaki yang masuk menuju keruang kerja jung. Jiyeon langsung bersembunyi dibalik gorden, ia berharap tidak ketahuan.

“aku hampir saja melupakan agendaku ini” ujar jung yang mengambil agendanya. Jiyeon katakutan dan berharap tidak ditemukan. Jung mengambil selembar foto  yang terselip di agendanya dan menaruhnya didalam lemari kecil kemudian menguncinya. Jiyeon melihat jung menaruh kunci lemari itu dilaci meja ruang kerjanya. Kemudia, jung keluar dari ruang kerjanya.

Setelah, merasa aman jiyeon keluar dari persembunyiannya dan mengambil kunci lemari itu dan membukanya. Ia kaget begitu melihat foto ibunya yang sedang menggendongnya.

“i..inikan eomma. Kenapa ayah menyimpan fotoku dengan eomma?” tanya jiyeon dalam hati. Ia kembali mencari tahu isi dari lemari itu dan melihat map-map yang berisi selembaran foto keluarganya yang lengkap bersama ayah dan ibunya. Tapi, ia lebih kaget lagi begitu melihat foto ayahnya yang dicoret-coret jung dengan spidol merah, jiyeon juga menemukan selembar foto keluarga lengkap seorang pasangan polisi yang sedang memeluk anak perempuan yang kira-kira sebaya dengannya.

“apakah anak ini yang akan dihabisi ayah dan Pak Jang?” tanya jiyeon mengamati keluarga lengkap itu yang ternyata adalah keluarga so eun.

Jiyeon mencari-cari lagi isi dari lemari itu dan menemukan buku harian jung. Jiyeon mengambilnya dan menyembunyikannya didalam baju nya. Ia kemudian membereskan semua isi lemari jung ketempat awalnya dan menguncinya kembali. Setelah, cukup aman jiyeon diam-diam keluar dan langsung pergi kekamarnya.

“kenapa kau berjalan mengendap-ngendap seperti itu? kau ini terlihat seperti maling” tanya jessica tiba-tiba. Jiyeon kaget dan melihat jessica berdiri dibelakangnya.

“a..aku hanya haus dan pergi kedapur untuk minum segelas air. Kau sendiri kenapa belum tidur?” tanya jiyeon gugup.

“aku juga haus” jawab jessica cuek kemudian pergi kedapur. Jiyeon menghembuskan nafas lega karena tidak ketahuan oleh jessica. Jiyeon segera masuk kedalam kamarnya kemudian membuka buku harian jung dan membacanya.

Aku kesal dan sedih begitu mengetahui perempuan yang aku cintai melahirkan seorang anak perempuan dari laki-laki brengsek itu. aku ingin marah tapi percuma karena aku tak bisa berbuat apa-apa. Ini semua salah ibuku yang menjodohkanku dengan anak temannya sehingga aku tidak bisa bersam dengan orang yang kucintai. Setidaknya, sekarang aku mempunyai putri kecil yang lucu yang kuberi nama jessica. Tapi, aku lebih mengharapkan aku bisa mempunyai anak dari perempuan yang aku cintai.

Jiyeon kembali membuka halaman selanjutnya:

Aku semakin tidak bisa menahan kecemburuanku. Aku melihat perempuan yang kucintai bersama dengan anak dan suaminya berjalan-jalan dipusat perbelanjaan. Ingin rasanya aku menghampirinya tapi, kakiku seperti diikat dengan rantai besi. Aku hanya menatap keluarga kecil nan bahagia itu tertawa senang. Ingin rasanya aku mengulang waktu untuk menghapus kesalahanku karena telah meninggalkannya dulu. Tapi, apa daya takdir telah menentuka kalau aku tak bisa bersamanya.

Siang harinya, aku menemuinyaditaman saat sedang menjaga putrinya. Aku mengajaknya bicara tapi, dia tetap menolakku sampai suaminya datang dan menghajarku dan memperingatiku untuk menjauhi istrinya. Aku dendam dan kesal kepada laki-laki itu. aku beserta supir kepercayaanku menyusun rencana untuk menghabisi laki-laki sialan itu dengan mengancamnya untuk pergi kegudang tua. Sialnya, begitu laki-laki itu datang ia tak sendirian ia membawa temannya yang sesama polisi itu. aku tidak mempermasalahkan dia membawa temannya atau tidak yang dipikiranku hanya menghabisinya. Aku berhasil menembak laki-laki itu tepat dijantungnya. Aku senang tapi, aku kesal karena polisi itu ternyata datang dengan istrinya juga yang seorang polisi yang menunggu diluar. Saat, polisi itu berniat keluar untuk memberi tanda kepada istrinya aku langsung menembakinya berkali-kali. Saat aku keluar aku melihat istri polisi itu sudah pergi.

Keesokan harinya, aku datang kerumah duka untuk berbela sungkawa. Aku melihat tatapan istri polisi itu berbeda denganku. Aku takut ia tahu, tapi aku hanya mendiaminya dan lebih memperhatikan perempuan yang kucintai. Dipikiranku saat ini hanyalah mendapatkannya lagi untuk menjadi milikku. Aku berencana untuk membungkam istri polisi beserta anaknya agar tidak bisa membuka mulut kepada perempuan yang kucintai ini. Sialnya, istri polisi itu sudah pergi tanpa meninggalkan jejak satupun. Aku tidak mempedulikannya, yang kupikirkan hanya mendapatkan apa yang seharusnya menjadi milikku.

Jiyeon tak kuasa menahan air matanya saat membaca buku harian jung. Ia kesal karena bisa hidup dengan seorang pembunuh berdarah dingin seperti jung. Tapi, ia tetap menguatkan dirinya untuk membacanya lagi.

Sial, sial… istri polisi itu telah mengatakan kepada perempuan yang kucintai tentang apa yang telah kuperbuat. Sekarang, perempuan yang kucintai juga ikut menghilang. Aku sudah menyuruh Jang untuk mencarinya diseluruh pelosok kota seoul dan berbagai provinsi lainnya. Tapi, sepertinya istriku mengetahui apa yang telah kuperbuat sampai ia jatuh sakit dan meninggal. Aku merasa sedih walaupun wataknya jelek tapi ia telah memberikanku seorang putri yang manis seperti jessica. Aku terus menghabiskan waktuku bersama jessica saat masa-masa berkabung. Jang memberiku kabar bahwa ia telah menemukan perempuan yang kucari awalnya aku senang karena bisa menemukannya tapi, jang memberitahuku kalau perempuan yang kucintai telah meninggal karena sakit-sakitan. Kini, hidupku tak berarti. Untuk apa aku rela membunuh seseorang tapi, pada akhirnya perempuan yang kucintai sudah pergi meninggalkanku juga. Ini semua salah istri polisi itu yang telah membocorkan perbuatanku kepadanya, seandainya ia tak membocorkannya pasti ia akan bersamaku saat ini. Jang juga memberi informasi kepadaku kalau perempuan yang kucintai meninggalkan anaknya dipanti asuhan seoul. Aku berinisiatif menemui anaknya. Keesokan harinya, aku datang kepanti asuhan tempat perempuan itu meninggalkan anaknya. Saat, pengasuh panti itu membawaku menemui anak perempuan yang kusayangi, aku kaget karena anak itu sangat mirip dengan wajah ibunya semasa hidup, aku langsung sayang begitu melihatnya. Aku mencobanya mengajaknya bicara “hay, gadis kecil siapa namamu?” tanya ku. Anak itu menjawab “Park JiYeon” . aku langsung mengurus semua surat adopsinya dan membawanya kerumahku. Setidaknya, aku bisa merawat anak dari perempuan yang kucintai.

Jiyeon menangis saat membaca isi buku harian jung. Ia tak menyangka ayah angkatnya lah yang telah membunuh ayahnya. Ia tak kuasa menerima kenyataan kalau ia telah dibesarkan dan hidup bersama dengan seorang pembunuh ayahnya.

****

Pagi harinya, kim bum menyuruh so eun untuk menemaninya pulang sekolah ke toko buku. So eun hanya menuruti kemauan kim bum dengan pasrah. Sesampainya, disekolah kim bum dan so eun berpapasan dengan kyuhyun.

“hay, so eun, kim bum” sapa kyuhyun.

“pagi..” sapa so eun. sementara, kim bum hanya diam tidak balik menyapa. So eun menyenggol lengan kim bum. “cepat beri salam” bisik so eun.

“untuk apa aku memberinya salam? Aku tidak mau” ucap kim bum.

“ kenapa kalian bisik-bisik seperti itu?” tanya kyuhyun bingung.

“ahh, tidak kok. Hahaha” ucap so eun sambil memandang kim bum kesal.

“kim bum… tunggu aku” teriak jessica. So eun langsung menyingkir dan berjalan bersama kyuhyun sementara jessica dekat-dekat dengan kim bum. tapi, so eun merasa aneh karena tidak melihat kedatangan jiyeon bersama jessica.

“jes, kemana jiyeon?” tanya so eun.

“tak tahu. Kata pembantuku dia sudah berangkat duluan” jawab jessica cuek.

“tumben sekali” gumam so eun.

Sesampainya, dikelas yoona dan kibum langsung menghampiri kim bum dan so eun.

“ada berita bahagia..” ucap yoona senang.

“berita apa?” tanya so eun.

“hyesun dan minho kini resmi menjadi pasangan kekasih” jawab yoona.

“hah? Benarkah? Jadi, si minho itu berhasil menaklukkan hatinya si hyesun” tanya kim bum.

“yep. Minho sudah membuktikannya kepada kita” ujar kibum.

“heboh sekalian sih ini hanya minho dan hyesun saja. Kalian tunggu aku dan kim bum nanti. Ya kan, bum?” ucap jessica.

“dalam mimpimu” ucap kim bum cuek. Yoona dan so eun langsung cekikikan.

“syukuin si jessica” ucap yoona.

Seungho memerhatikan jessica masuk kekelas tanpa ada jiyeon disampingnya.

“jes, kenapa kau tidak bersama dengan jiyeon?” tanya seungho.

“memangnya dia belum datang? Bukannya dia datang duluan kesini?” tanya balik jessica.

“dia belum datang. Kau tak lihat tempat duduknya masih kosong” tunjuk seungho.

“entahlah, mungkin dia membolos” ucap jessica santai.

Bel masukpun berbunyi, seungho cemas karena jiyeon belum sampai disekolah padahal pelajaran sudah dimulai. Tiba-tiba, jiyeon masuk kedalam kelas.

“maaf saya terlambat, pak” ucap jiyeon.

“kau ini. Lain kali jangan terlambat lagi. Sana duduk cepat” ucap pak guru.

Jiyeon langsung duduk dibangkunya, wajahnya terlihat murung. Seungho memerhatikan mata jiyeon yang seperti habis menangis.

“yah, hujan” ucap yoona.

“hujan? Sayang sekali padahal aku ingin makan ditaman” ucap so eun lesu.

“sudahlah, lebih baik kita makan dikantin sekalian merayakan hubungan minho dan hyesun” ajak kibum.

Saat berada dikantin, so eun melihat jiyeon duduk ditaman padahal cuaca sedang hujan hari ini. So eun segera menghampiri jiyeon dengan memakai payung.

“jiyeon, kenapa kau disini? Kau tak lihat sedang hujan. Nanti kau sakit lagi” tanya so eun.

“aku suka hujan, aku tidak akan sakit hanya karena hujan. Sebaiknya, kau segera pergi aku hanya ingin sendiri” ucap jiyeon dingin.

“kalau begitu aku akan meninggalkan payungku disini” ucap so eun lalu pergi kekantin.

Jiyeon duduk diam ditengah-tengah derasnya hujan. Ia menangis saat teringat isi buku harian jung. Kemudian, ia menoleh kepayung yang diberikan so eun dan teringat saat dirinya masih tinggal dipanti asuhan.

Flash back 11 tahun yang lalu

“eomma jangan tinggalkan aku” rengek jiyeon saat ibunya meninggalkannya dipanti asuhan.

“mianhe, jiyeon. Eomma tidak akan bisa merawatmu lagi. Kau tahukan hidup eomma tidak akan lama lagi. Eomma tidak ingin kau hidup tanpa ada yang mengurusmu” jelas ibu jiyeon.

“eomma, jangan pergi” rengek jiyeon saat ibunya pergi.

Setelah beberapa hari, ditinggal dipanti asuhan jiyeon menjadi pemurung dan tertutup. Pengasuhnya dipanti asuhan sangat khawatir akan keadaan jiyeon yang jarang bermain dengan teman-temannya dipanti asuhan. Jiyeon lebih memilih berdiam diri ditaman depan panti asuhan dibandingkan duduk didalam panti.

“kau ini siapa?” tanya seorang anak laki-laki yang sebaya dengan jiyeon. Jiyeon tidak menjawab pertanyaan anak laki-laki itu dan hanya diam dan tersenyum. Beberapa hari ini jiyeon dan anak laki-laki itu sering bersama ditaman.

“aku belum tahu namamu. Kau ini tidak pernah bicara denganku” gumam anak laki-laki itu. jiyeon hanya diam dan tidak mau bicara. Tiba-tiba, hujan turun. “hey, ayo kita pergi.kau tak lihat ini hujan sekarang” ajak anak laki-laki itu. jiyeon tidak mau pergi dan hanya diam sambil tersenyum.

“kau ini benar-benar merepotkan” ucap laki-laki itu. ia lalu menaruh tangannya diatas kepala jiyeon sebagai tempat teduhan jiyeon agar tak kehujanan. Anak laki-laki itu terus melakukan hal itu sampai hujan reda.

“terima kasih” ucap jiyeon tersenyum begitu hujan reda. Lalu, jiyeon pergi meninggalkan anak laki-laki itu.

Setelah, jiyeon diadopsi jung, jiyeon tak pernah lagi bermain dengan anak laki-laki itu karena jung tak pernah membawa jiyeon kepanti asuhannya lagi.

Flash back END

Jiyeon terus tersenyum ketika mengingat anak laki-laki itu saat hujan.

Diam-diam, seungho juga memerhatikan jiyeon yang duduk hujan-hujanan ditaman. Ia mengingat saat dia meneduhkan seorang anak perempuan yang tak pernah mau bicara padanya waktu hujan 11 tahun yang lalu.

“siapa yang kau lihat daritadi?” tanya minho.

“ahh, tidak. Aku hanya memandang hujan” jawab seungho.

****

Sepulang sekolah, kim bum dan so eun segera pergi ketoko buku tanpa menyadari kalau orang-orang suruhan jung mengikuti so eun dengan mobil sampai ke toko buku.

“buku apa yang kau cari?” tanya so eun.

“banyak buku ilmu pengetahuan yang ingin kucari. Byar aku tak bosan kalau kakek melarangku pergi” jawab kim bum.

Saat keluar dari toko buku, kim bum dan so eun langsung pulang kerumah.

“tumben kau tidak ingin pergi keluyuran” ucap so eun.

“aku sedang malas keluar” ujar kim bum menyebrang.

“dasar kau ini. Ahh, tali sepatuku lepas” gerutu so eun. saat kim bum sudah sampai didepan mobil ia kaget karena so eun masih ada ditengah jalan mengikat tali sepatunya. Kim bum melihat ada sebuah mobil yang mengemudi sangat kencang kearah so eun.

“hey, so eun cepetan kesini. Kau tak lihat ada mobil yang mau lewat” omel kim bum.

“iyiy, ini aku ud selesai” ucap so eun berdiri. Tapi, sialnya mobil itu malah menyerempet so eun dan pergi begitu saja.

“YA.. kim so eun..” teriak kim bum kearah so eun yang terserempet. “kau baik-baik saja kan?” tanya kim bum.

“engg… i..iya aku baik-baik sa..” so eun tak bisa melanjutkan kata-katanya ia keburu pingsan karena saking syoknya.

“hey, so eun bangun…” ucap kim bum menyadarkan so eun. kim bum segera membawa so eun masuk kedalam mobil dan mengantarkannya ke rumah sakit.

Diam-diam, Jang melihat kejadian itu dari kejauhan dan tersenyum dan menelfon jung.

“bos, anak itu sekarang pingsan dijalanan” ucap Pak Jang tersenyum.

“hahaha… bagus. Teruskan rencana kita” ucap jung mengakhiri percakapan.

“kali ini kau akan merasakan rasa sakit perlahan-lahan, so eun” gumam Pak Jang pelan sambil tersenyum licik.

-bersambung-


Sampai sini dulu ya chingu…

Semoga puas membacanya…

Sampai ketemu di part selanjutnya….

Jangan lupa seperti biasa..

Saran dan kritiknya ditunggu…

Tags: , , , , , , , , , ,

About bumssoindo

We are fanbase of BUMSSO (Kim Bum and Kim So Eun) from Indonesia

15 responses to “My Lovely Bodyguard part 5”

  1. Eliyana says :

    Kurang ajar…..tenang aja eun,ntar kita serang sama sama ya…
    Next part jangan lama lama ya n banyakin part bumsso dong..

  2. dhia says :

    So Eun…
    cepat bangun!!!
    kalau tidak kamu atau Kim Bum bisa mati dibunuh!!!

  3. Putri says :

    Ya, jahat bngetz sich pak jung. . .
    HmMmM
    Luchu jga pas bCa kyu yg ng’dEketin s0eun. .
    Trus kimbum’a jdi juTek. .
    Kayaq’a kimbum cemburu twuh *reader s0 tau*
    seru auThor aq tUngGu kelanjUtan’a. . .

  4. rini says :

    aduh tambah menjadi aj ne pembunuhnya,
    so eun ayo bangun,, jangan sampai kamu ma kimbum bunuh,,

  5. merli rosyana says :

    kim bum cemburu tuh liat kyu senyum sama soeun , kyu bermaksud ga baik sah gitu yoona keceplosan kalo soeun itu bodyguard kim bum …
    pasti lebih seru kalo kyu jatuh cinta sama soeun kekekek , kemarin aku nunggu ff ini loh karena kamu kan biasanya post ff selingan !!!!!!

    lanjuuuuutkannnnn

  6. jaeteuk says :

    kyyaaa!! lanjutannya jgn lama2 ya. oiya, aq pgn ad adegan kim bum nya di culik atau di gebukin dong! #pletak fans gila#😄

  7. Indah_ELF says :

    Seru …
    Ji yeon kasihan …
    Appa’a jess jhat bgt sich …
    Penasaran …
    D’tngu part 6’a …

  8. bismania luph bumsso says :

    kasian eunnie,…
    jht bgets sih jung i2,…
    awas yh,….
    ~ _ ^
    BN~

  9. Kimmify says :

    makin seru author! penasaran lanjutannya
    so sweet bgt masa kecil seungho sama jiyeon
    aku penasaran sama kyu dia bakal jadi baik atau gak
    update sooooon!

  10. rosiyani 'oci' says :

    aishhhhh tega amat itu yg mau nyakitin eunie. huhu
    bu jaga dan rawat eunnie ya. hhe.
    makin complicated aja nih . hoho..
    mulai terbongkar nihhhh semuanya.
    yang blm ngerti iu hanya hubungan paman kyu ma kyu itu apa mpe benci ma bum jg. hmmm…
    lanjutkan authoe🙂

  11. Ina BeQi Soeulmates says :

    makin seruuuuuuuuu,,,,,,,
    so eun pingsan??????
    smga cepet sadar.
    seruuuuuu

  12. Danish Ashley Eun says :

    waaaaaaaaaaaahhhhhh …… jahat banget ayah nya jess

    so eun fighting ….

  13. Helda wati says :

    Keren2 gw suka ama ff.y🙂

  14. tyas27 says :

    apadah tuan jung -_-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: