My Lovely Bodyguard part 6

Author : Evi Riana

Main Cast: Kim Bum , So Eun

Cast: Park Jiyeon, Yoo Seungho, Byun Hee Bong, Goo Hyesun, Lee Minho, Im Yoona, Kim KiBum, Jessica Jung, Cho Kyuhyun

Genre: Romantic/Family/Friendship/mystery

Type: Sequel

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

Cerita yang ditulis hanyalah fiktif belaka. Apabila ada kesamaan merupakan hal yang tidak disengaja.

Part 6

Kim bum membawa so eun kerumah sakit. Mukanya kelihatan cemas karena so eun tiba-tiba pingsan sehabis terserempet mobil.

“bagaimana keadaannya, dok?” tanya kim bum.

“tenang saja, ia hanya syok sehabis diserempet. Sebentar lagi juga dia sadar dari pingsannya” jawab dokter.

“fiuhh.. syukurlah” ucap kim bum lega. So eun pun membuka matanya dan kim bum makin terlihat lega saat so eun sadar.

“mmm… dimana ini?” tanya so eun.

“kau dirumah sakit” jawab kim bum.

“hah? Rumah sakit? Kenapa aku disini?” tanya so eun.

“kau pingsan setelah diserempet mobil tadi saat menyebrang” jawab kim bum.

“oiya, aku diserempet tadi. Yasudah, kalau begitu kita pulang saja” ajak so eun.

“memangnya kau sudah membaik?” tanya kim bum.

“tentu saja. Aku ini kuat dan jarang sakit” jawab so eun. mendengar jawaban so eun, kim bum pun setuju untuk pulang karena sudah yakin kalau so eun sudah membaik.

Sementara itu, jung merasa heran karena jiyeon tidak ada dirumah. Ia lalu pergi kekamar jessica menanyai jiyeon.

“jiyeon? Manaku tahu. Dia bilang ada urusan makanya dia tidak ikut pulang” ucap jessica.

“apa kau tahu kemana dia pergi?” tanya jung cemas.

“aku tak tahu, pa. Sudahlah, jangan tanya aku tentang jiyeon” omel jessica. Jung pun keluar dari kamar jessica. Ia melihat jiyeon baru sampai dirumah.

“jiyeon, kau kemana saja? Tadi, pagi juga kau berangkat sendiri kesekolah” tanya jung.

“aku pergi membeli buku. Aku ingin beristirahat dikamar sekarang” jawab jiyeon dingin.

“ya, istirahatlah” ujar jung membelai rambut jiyeon.

Jiyeon diam dan langsung merasa kesal karena rambutnya dibelai seorang pembunuh ayahnya. Ia lalu masuk kekamarnya dan menangis lagi.

****

So eun sengaja menyuruh kim bum untuk tidak menceritakan tentang kejadian tadi ke kakek. ia tidak ingin kakek cemas kepadanya. So eun masih suka pusing setelah habis diserempet. Saat, masuk kedalam kekamarnya ia memegang kepalanya yang sakit. Kim bum yang melihatnya pun langsung mengambil obat sakit kepala untuk so eun.

“ada perlu apa kau kesini?” tanya so eun.

“minum ini. Siapa tau kau akan membaik” ucap kim bum menyerahkan obat untuk so eun.

“terima kasih” ucap so eun mengambil obat dan meminumnya.

“apa kau masih sakit?” tanya kim bum.

“tidak. Aku hanya sedikit pusing. Besok juga sudah membaik” jawab so eun.

“kalau begitu kau beristirahat saja” ujar kim bum. so eun hanya mengangguk dan kim bum pun keluar dari kamar so eun.

****

“kau sudah membaik?” tanya kim bum pagi harinya.

“iya, ini berkat obat yang kau berikan kepadaku kemarin sekarang kepalaku tak sakit lagi” jawab so eun senang.

“ohh, begitu. Baguslah. Ayo, kita pergi” ajak kim bum sambil tersipu-sipu.

Sesampainya, disekolah kyuhyun diantar oleh pamannya.

“paman, kau lihat itu gadis itu?” tanya kyuhyun menunjuk kearah so eun.

“mmm.. gadis itu. kenapa?” tanya jae ill.

“itu bodyguard kim bum yang kuceritakan” jawab kyuhyun.

“jadi, itu bodyguard kim bum yang hebat itu” gumam jae ill.

“yasudah, kalau begitu aku turun dulu. Terima kasih, paman” ucap kyuhyun keluar dari mobil. Kyuhyun langsung menghampiri kim bum dan so eun.

“hay, kyuhyun” sapa so eun.

“hay, so eun, kim bum” sapa kyuhyun. Seperti biasa kim bum langsung diam tidak menjawab sapaan kyuhyun.

Sesampainya, dikelas so eun melihat jessica hadir disekolah tanpa jiyeon.

“jes, jiyeon tidak masuk sekolah?” tanya so eun.

“gk tahu” ucap jessica tak peduli.

“kok gk tahu? Kan kau berangkat bareng dengan jiyeon” tanay so eun.

“hari ini dia pergi duluan. Entah ada apa dengannya” ucap jessica.

Seperti kemarin, jiyeon juga telat masuk kekelas untung gurunya masih mengijinkannya masuk kedalam kelas.

“kenapa kau selalu telat masuk sekolah?” tanya so eun kepada jiyeon saat istirahat.

“aku mempunyai urusan penting” jawab jiyeon.

“hey, jiyeon cepat belikan aku minuman. Aku haus” ucap jessica.

“maaf, jes. Aku sedang tidak ingin berjalan kemana-mana” ucap jiyeon.

“YA… jiyeon. Kau berani membantah perkataanku lagi ya. Papaku sudah baik hati mengadopsimu dari panti asuhan seharusnya kau membalas kebaikan papa dengan menuruti perkataanku” omel jessica.

Jiyeon yang habis kesabrannya langsung menggebrak mejanya.

BRAKKK~~~~

Seungho dan so eun dan anak-anak lain terkejut dan  langsung menatap kearah jiyeon. Jessica sangat kaget saat jiyeon menggebrak meja.

“kau tidak tahu apa-apa, jes. Aku tidak perlu membalas kebaikan ayahmu hanya dengan menuruti perkataanmu itu. kau tidak pernah menganggapku saudaramu. Aku lelah dengan ini semua. Kau tidak tahu tentang perbuatan…” jiyeon berhenti bicara kini air mata mengalir dimatanya.

“perbuatan apa maksudmu?” tanya jessica. Jiyeon segera berlari keluar kelas sambil menangis.

“YA.. jessica sudah cukupkah kau membuat jiyeon seperti itu?” tanya so eun kesal.

“aku tidak berbuat apa-apa kepadanya. Dia sendiri yang marah-marah tak jelas” ucap jessica kesal, ia langsung keluar kelas. Seungho yang melihat jiyeon keluar kelas langsung mengejar jiyeon sampai keatap gedung sekolah.

“untuk apa kau mengikutiku?” tanya jiyeon sambil menangis.

“aku cemas denganmu” jawab seungho mendekati jiyeon.

“heh, cemas. Kau ini siapaku memangnya? Tidak ada orang yang pernah memikirkan keadaanku. Mereka semua hanya menganggapku sebagai anak terlantar” ucap jiyeon lirih.

“jiyeon, apa yang terjadi sebenarnya denganmu? kenapa kau jadi begini?” tanya seungho.

“tinggalkan aku. Aku ingin sendirian. Tidak ada yang mengerti tentang keadaanku” teriak jiyeon.

“kalau kau tidak mengatakan tentang keadaanmu kepadaku bagaimana bisa aku mengerti keadaanmu? Kau tidak bisa menyimpan masalahmu sendirian” bentak seungho. Jiyeon langsung terdiam saat dibentak seungho.

“jiyeon, maafkan aku telah membentakmu” ucap seungho. Jiyeon langsung memeluk seungho dan menangis. Seungho hanya diam dan berusaha menenagkan jiyeon menangis.

Sementara itu, so eun yang khawatir dengan keadaan jiyeon mencarinya kemana-mana. Saat, melewati ruang musik, so eun melihat ada yang sedang beramin gitar. Begitu ia menengok kearah ruang musik itu ia terkejut melihat kyuhyun yang sedang bermain gitar.

“wah, hebat sekali dia. Bisa bermain alat musik” gumam so eun. kyuhun yang sadar diperhatikan so eun langsung menghentikan permainannya dan menghampiri so eun.

“apa yang kau lakukan disini? Apa kau sedang mencoba mengintipku?” tanya kyuhyun jail.

“enak saja. Aku tidak sengaja lewat ruang musik kok. Kau ternyata jago bermain gitar ya” puji so eun.

“terima kasih atas pujiannya” ucap kyuhyun tersenyum. Kim bum tak sengaja melihat so eun dan kyuhyun sedang tertawa bersama. Kim bum merasa tidak suka dengan kedekatan so eun dan kyuhyun.

“so eun, apa yang kau lakukan disini?” tanya kim bum dingin.

“ah, aku tadi tak sengaja mendengar permainan gitarnya kyuhyun. Dia benar-benar sangat hebat” ucap so eun.

“ayo, kita pergi” ajak kim bum sambil menarik so eun pergi dari kyuhyun. Kyuhyun hanya tersenyum saat melihat so eun dibawa pergi oleh kim bum.

“sekarang kau bisa bersamanya tapi, nanti aku pastikan kalau kau akan jarang bersama so eun” gumam kyuhyun tersenyum licik.

“kenapa kau selalu menarikku saat bersama dengan kyuhyun sih, kim bum?” tanya so eun.

“aku sudah bilang padamu kalau aku tidak suka dengannya. Kenapa kau masih terus bertanya sih” omel kim bum.

“itukan kau. Aku suka-suka saja dekat dengannya” ujar so eun. kim bum tidak suka saat so eun bicara seperti itu. ia langsung mendorong so eun sampai ketembok dan mendekatkan wajahnya ke so eun.

“Ya.. mau apa kau?” tanya so eun gugup.

“aku harus bagaimana agar kau mengerti so eun?” tanya kim bum lalu menjauhi wajah so eun dan pergi meninggalkan so eun.

“apa-apaan sih kim bum itu. kenapa jantungku jadi berdetak kencang begini?” gumam so eun.

****

Sementara itu, jiyeon dan seungho duduk diatap gedung sekolah sambil berdiam diri sampai seungho yang angkat bicara.

“kenapa kau selalu telat masuk sekolah?” tanya seungho.

“aku pergi kemakam appa dan eommaku” jawab jiyeon.

“kenapa kau pergi kesana setiap hari?” tanya seungho.

“aku meminta maaf kepada mereka atas kebodohanku” jawab jiyeon.

“apa maksudmu? Aku tak mengerti. Kebodohan apa yang kau maksud?” tanya seungho bingung.

“susah untuk dijelaskan” gumam jiyeon.

“kau bisa mempercayaiku, jiyeon” ucap seungho. Jiyeon hanya tersenyum menatap seungho. Seungho jadi teringat dengan senyuman gadis 11 tahun yang lalu cara mereka tersenyum sungguh mirip jiyeon.

“kenapa kau memandangku seperti itu?” tanya jiyeon.

“ahh.. tidak. Aku hanya teringat seseorang”  ucap seungho.

****

Saat pulang sekolah so eun hanya diam dan berjalan dibelakang kim bum. ia masih mengingat kejadian tadi disekolah sekarang ia tidak mampu bicara dengan kim bum didalam mobil juga so eun hanya diam dan tidak mengajak kim bum bicara. Kim bum hanya bersikap seperti tidak ada apa-apa.

Tiba-tiba, hp so eun bergetar, so eun segera mengangkatnya.

“yoboseyo..”

“so eun, ini aku kyuhyun”

“ah, kyu. Ada apa menelfonku?” tanya so eun. kim bum langsung menengok kearah so eun.

“ah, tidak. Aku hanya ingin bertemu denganmu sekitar jam 3 di purple cafe. Ada beberapa soal yang tidak kumengerti. Aku ingin kau mengajariku” ucap kyuhyun.

“ne… aku akan segera kesana. Tunggu aku ya. Bye” ucap so eun mengakhiri pembicaraannya. So eun segera kekamarnya untuk bersiap-siap saat mau masuk kekamar kim bum mencegahnya.

“mau kemana kau?” tanya kim bum.

“aku ingin pergi keluar sebentar” jawab so eun dingin.

“dengan siapa? Yoona?” tanya kim bum.

“tidak penting aku pergi dengan siapa. Itukan bukan urusanmu” ucap so eun.

“apa kau akan pergi dengan si kyuhyun itu?” tanya kim bum.

“ya, memangnya kenapa? Bermasalahkan?” ucap so eun.

“tidak. Pergilah kemana saja yang kau mau” ucap kim bum.

“ok. Kim bum, jangan pergi kemana-mana tanpa ada yang mengawasimu. Kau ingat itu” ucap so eun. kim bum hanya diam dan kembali kekamarnya. Ia membanting buku-bukunya, entah kenapa ia sangat kesal saat mengetahui so eun pergi dengan kyuhyun. Lalu, kim bum mengeluarkan hp nya dan menelfon seseorang.

****

“maaf ya kalau aku telat. Kau pasti sudah menungguku lama sekali” ucap so eun begitu sampai dipurple cafe.

“ah, tidak. Aku juga baru sampai” ujar kyuhyun.

“oh ya, mana soal yang tidak kau mengerti?” tanya so eun.

“aku hampir saja lupa. No ini yang tidak bisa kukerjakan” ucap kyuhyun menunjukkan soal ke so eun. so eun segera mengajari kyuhyun tanpa ia sadari kim bum mengawasi so eun dan kyuhyun dari dalam mobil.

“jadi, ini alasanmu mengajakku pergi denganmu? kau kesini untuk memata-matai so eun dan kyuhyun?” tanya minho.

“ssstttt…. diam. Ya, aku kesini karena punya firasat yang tidak enak” ucap kim bum.

“hah? Firasat tidak enak. YA.. kim bum kau ini sedang cemburu dengan kedekatan so eun dan kyuhyun. Apa kau tidak sadar?” ucap minho.

“cemburu? Aku? Mana mungkin. Kau ini sedang ngelindur ya” omel kim bum.

“mana mungkin aku ngelindur” gumam minho. “ah harusnya aku sedang dengan hyesun sekarang” gerutu minho.

“hey, mereka sudah selesay. Mau kemana mereka sekarang?” tanya kim bum. “sebaiknya, kuikuti mereka” ucap kim bum keluar dari mobil. Minho pun mengikuti kim bum memata-matai so eun.

“aisshhh… mau apa mereka masuk ke toko bunga?” tanya kim bum.

“mungkin si kyuhyun itu mau membelikan so eun bunga” ujar minho.

“apa? Sejak kapan so eun bisa ditaklukan dengan bunga” gumam kim bum. Diam-diam didalam toko kyuhyun melihat kim bum mengamatinya. “jadi, kau mengikuti kami” ucap kyuhyun dalam hati. Kyuhyun sengaja berdiri dekat-dekat dengan so eun untuk membuat kim bum cemburu.

“hey, kyuhyun memangnya pamanmu itu suka bunga apa untuk hiasan rumahnya?” tanya so eun.

“apa saja. Pamanku itu suka sekali menanam bunga. Aku kan tidak terlalu kenal dengan bunga” jawab kyuhyun.

“aihh, apa-apaan si kyuhyun itu. kenapa dia lengket dengan so eun seperti itu?” gerutu kim bum.

“hey, sampai kapan kita mengikuti mereka. Aku merasa seperti penguntit” tanya minho.

“sabarlah. Kau ini tidak setia kawan ya. Sebentar lagi” ucap kim bum. kim bum kaget saat menoleh kedalam toko so eun dan kyuhyun sudah menghilang.

“kemana mereka sekarang?” tanya kim bum. kim bum segera berjalan mencari keberadaan so eun dan kyuhyun.

“hey, kim bum apa kau tidak merasa ada yang mengikuti kita dibelakang?” tanya minho. Kim bum pun menoleh kebelakang dan melihat seorang pria sedang mengikuti mereka.

“ahhh, orang-orang itu lagi” ucap kim bum. kim bum dan minho sengaja mempecepat langkah mereka tapi, pria-pria itu terus mengikuti mereka.

“siapa kalian? Kenapa mengikuti kami terus?” tanya kim bum emosi.

“sepertinya tanpa kami beritahu kau sudah tahu siapa kami” ucap pria itu tersenyum licik. Pria itu pun maju kearah minho dan kim bum. minho segera menghajar pria itu satu per satu. Kim bum juga ikut membantu. Setelah selesai membereskan pria-pria itu minho mengajak kim bum segera pulang.

“pulang? Kita belum menemukan mereka pergi kemana” omel kim bum.

“kau ini keras kepala sekali. Kau tak lihat orang-orang itu sengaja mencari kesempatan kau pergi keluar sendiri tanpa ada so eun disampingmu” ucap minho. Kim bum hanya diam dan menurut pulang.

Setelah sampai dirumah, kim bum tidak melihat tanda-tanda so eun dirumah. Ia semakin cemas dengan keberadaan so eun. Saat jam menunjukkan pukul 7, so eun baru pulang dirumah.

“kenapa kau lama sekali?” tanya kim bum.

“kami pergi kebanyak tempat” jawab so eun ketus.

“apa kau tak sadar ini sudah jam 7? Tidak baik, seorang wanita pulang malam” omel kim bum.

“aku sadar kok makanya kyuhyun tadi mengantarku sampai depan rumah” ucap so eun.

“apa? Dia mengantarmu sampai rumah?” teriak kim bum.

“ya, kenapa kau berteriak seperti itu? kyuhyun laki-laki yang sangat baik dan juga ramah, juga perhatian dengan wanita. Berbeda sekali dengan seseorang yang selalu bersikap dingin” sindir so eun. kim bum hanya diam dan menatap so eun tajam. Tiba-tiba, hp so eun bergetar.

“ah, kyuhyun, ada apa?” tanya so eun ditelfon.

“aku hanya ingin memberitahumu kalau dompetmu tertinggal dimobilku” ucap kyuhyun.

“benarkah? Kenapa aku bisa lupa ya. Kalau begitu besok kau bisa kembalikan padaku disekolah besok” ucap so eun sekaligus mengakhiri percakapannya ditelfon. Kim bum hanya menatap so eun sambil terdiam.

“apaku bilang. Kyuhyun itu baikkan? Dompetku yang tertinggal saja ia lngsung menghubungiku selain itu kyu..” belum selesai ngomong tiba-tiba kim bum menarik so eun dan menciumnya. So eun sangat kaget dengan tindakan kim bum.

“berhentilah, berbicara tentangnya. Aku muak kau terus bicara tentang kebaikannya” ucap kim bum melepaskan ciumannya dan pergi kekamarnya. So eun hanya diam dan masih syok dengan tindakan kim bum.

****

Sementara itu, kyuhyun langsung masuk kedalam kamarnya dan membuka dompet so eun. ia melihat foto-foto so eun didalam dompet.

“kau ini memang manis, kim so eun” gumam kyuhyun tersenyum.

“hyun, boleh paman masuk?” tanya jae ill mengetuk kamar kyuhyun.

“masuk saja paman” ucap kyuhyun.

“paman hanya ingin memberi tahu kalau rencana kita untuk menghabisi kim bum sendirian gagal” ungkap jae ill kesal.

“gagal? Bukankah kim bum sendirian diluar toko itu?” tanya kyuhyun.

“tidak. Ia pergi dengan temannya yang juga jago bela diri” jawab jae ill.

“oh, begitu. Tenanglah, paman. Masih banyak kesempatan untuk menghabisinya lagi” ucap kyuhyun sambil tersenyum licik.

****

Sementara itu, jiyeon masih bersikap dingin dengan orang-orang yang ada dirumahnya. Jung juga merasa ada yang aneh dengan sikap jiyeon yang berubah belakangan ini.

“jiyeon, kenapa kau selalu menghilang pagi-pagi?” tanya jung.

“aku ada urusan” jawab jiyeon dingin.

“urusan apa? Memangnya kemana kau pergi? Jessica, bilang kepada ayah kalau kau sudah 2 hari ini terlambat datang kesekolah” tanya jung. Jiyeon diam dan menatap jung dengan penuh kebencian.

“aku pergi ke makam ayah kandungku” jawab jiyeon. Jung langsung terdiam saat mendengar jawaban jiyeon.

“untuk apa kau pergi kesana?” tanya jung.

“karena aku ingin. Memangnya kenapa? Apa ayah melarangku pergi kemakam ayahku sendiri?” tanya jiyeon

“tidak. Ayah tidak melarangmu itukan hakmu untuk pergi kesana. Tapikan tidak perlu sampai setiap pagi hari sebelum masuk sekolah. Kau bisa menyuruh Pak Jang untuk mengantarmu” ungkap jung.

“baiklah, aku menegerti. Aku ingin kembali kekamarku sekarang, permisi” ucap jiyeon pergi kearah kamarnya. Saat ingin masuk kekamarnya tiba-tiba, jessica muncul dibelakang jiyeon.

“aku akan tutup mulut tentang kejadian tadi di sekolah. Tapi, jangan harap aku bisa tinggal diam dengan tindakanmu yang sudah membentakku tadi. Aku akan mencari tahu sendiri” ucap jessica kesal kemudian, ia pergi. Jiyeon hanya diam dan masuk kedalam kamarnya. Ia mengeluarkan hpnya dan mengetik sms.

To : yoo seungho

From : park jiyeon

Bisa kau temani aku kemakam ayahku besok pagi?

Seungho pun membalas sms jiyeon dengan cepat.

To: park jiyeon

From: yoo seungho

Baik, aku akan mengantarmu.

Jiyeon tersenyum karena seungho mau mengantarnya. Kemudian, jiyeon mengambil foto ayah dan ibunya. “aku akan membalaskan dendam kalian” ucap jiyeon memandang foto orang tuanya.

****

Saat ingin turun sarapan tak sengaaj so eun berpapasan dengan kim bum ditangga. So eun jadi salah tingkah saat mengingat kim bum menciumnya sedangkan, kim bum berikap seperti biasa.

“so eun, kakek ingin bertanya kepadamu tentang ayahmu” ucap hee bong.

“apa yang ingin kakek tanyakan?” tanya so eun.

“apakah appa atau eomma mu mempunyai musuh dulu saat mereka masih bekerja sebagai polisi?” tanya hee bong.

“yang aku tahu, eommaku bukan orang yang suka mencari musuh. Kalau appa? Aku tidak ingat tentang appa lagi. Appa meninggal saat aku masih berumur 5 tahun” jawab so eun memakan rotinya. “memangnya kenapa kakek menanyakan hal itu?” tanya so eun.

“kakek dan Pak Han merasa kematian orang tuamu karena faktor permusuhan mungkin” ujar hee bong.

“heemmm… seingatku tidak ada musuh didalam keluargaku. Aku akan berusaha mengingatnya lagi, kek” janji so eun.

****

Sementara itu, jiyeon dan seungho pergi kemakam appanya jiyeon.

“appa, aku kembali lagi. Maaf ya kalau aku membawa teman kesini. Aku harap appa tidak keberatan” ucap jiyeon tersenyum. Seungho merasa senang mengantar jiyeon ke makam appanya jiyeon sekarang ia bisa melihat jiyeon tersenyum.

“appa, aku minta maaf kepadamu karena aku hidup dengannya. Aku baru tahu kenyataannya sekarang. Andai saja aku tahu lebih awal aku pasti menolak untuk diadopsi oleh dia” ucap jiyeon menangis. Seungho mendekap jiyeon dipelukannya saat menangis.

“aku ini memang bodoh. Aku selalu menuruti kemauan jessica, aku terlanjur menganggap ayahnya seperti ayahku sendiri. Tapi, aku tidak memikirkan perasaan appa dan ommaku dialam sana” ucap jiyeon menangis.

“kau tidak bodoh, jiyeon. Kau hanya telat mengetahui kenyataan” ucap seungho walaupun ia tak terlalu mengerti permasalahan yang sesungguhnya.

Sementara itu dirumah jung…..

“apa jiyeon pergi duluan?” tanya jung.

“ya, seperti biasa” jawab jessica tak peduli.

****

Sesampainya, disekolah so eun dan kim bum masih tidak bicara satu sama lain.

“hay, so eun. ini dompetmu” ucap kyuhyun yang menghampiri so eun.

“ah, terima kasih ya kyuhyun” ucap so eun tersenyum. Sementara itu, kim bum langsung berjalan dengan cepat meninggalkan so eun dan kyuhyun dibelakang.

“lain kali kalau ada soal yang tidak kumengerti aku bolehkan meminta bantuanmu?” tanya kyuhyun.

“iya, boleh. Aku tidak keberatan kok” ucap so eun.

“kim bum, tunggu aku” teriak jessica berlari kearah kim bum.

“apa-apaan sih kau ini meneriaki nama orang” omel kim bum.

“tidak apa-apakan, bum” ucap jessica.

“jes, jiyeon tidak ikut bersamamu lagi?” tanya so eun.

“tidak” jawab jessica menatap so eun dan kyuhyun. Kyuhyun pun tersenyum saat jessic menatapnya. Jessica langsung membuang muka.

“kenapa kau tersenyum begitu?” tanya so eun.

“tidak. Aku hanya teringat seseorang saja” jawab kyuhyun mengingat pertemuannya dengan jessica dulu.

“so eun…. aku punya berita bagus” teriak yoona begitu so eun sampai dikelas.

“berita apa? Kenapa kau terlihat senang begitu” tanya so eun.

“organisasi dari sekolah atau osis mengadakan lomba foto berpasangan antar kelas. Setiap kelas akan memilih 3 pasangan yang akan mengikuti lomba” jelas yoona.

“ah, jadi kau dan kibum berniat mengikuti lomba itu. benarkan?” tanya so eun.

“yep. Tapi, masih kurang 2 pasangan lagi. Dikelas ini memounyai pasangan yang berbeda kelas. Contohnya si minho itu. hyesun kan berbeda kelas dengan kita” ucap yoona.

“yasudah, kau cari saja siswa/i yang mau mengikuti lomba ini. Kan tidak lucu kelas kita di diskualifikasi hanya karena tidak ada yang mau ikut” ungkap so eun.

“ahh, bagaimana saja kalau kau yang ikut?” usul yoona.

“a..aku? gak mau. Lagipula, dengan siapa aku mesti berpasangan?” tanya so eun kaget.

“kau bisa berpasangan denganku” usul kyuhyun. Kim bum yang mendengar ucapan kyuhyun langsung berjalan kearah yoona dan so eun.

“aku yang akan berpasangan dengan so eun” ucap kim bum.

“apa? Kau?” tanya so eun kaget.

“ahh, kim bum kenapa tidak denganku saja sih. Kau jauh lebih cocok jika dengan ku” ucap jessica.

“tidak akan” ucap kim bum dingin.

“kalau begitu aku saja yang berpasangan dengan jessica. Aku bersedia kok” usul kyuhyun. Jessica langsung terkejut mendengar ucapan kyuhyun.

“baiklah, kalau begitu aku akan segera mendaftarkan kalian” ucap yoona senang kemudian pergi keluar kelas menuju panitia osis.

“YA.. kim bum, apa maksudmu langsung mengajukan diri sebagai pasanganku?” tanya so eun.

“kenapa memangnya? Kau tak suka? Kau lebih suka jika pasanganmu itu si kyuhyun?” tanya kim bum.

“t….tidak. tapi kan…” so eun kehabisan kata-kata.

“sudahlah aku tak mau dengar alasanmu lagi. Pokoknya kau akan menjadi pasanganku” tegas kim bum.

“apa yang sedang kalian bicarakan daritadi?” tanya seungho begitu tiba bareng jiyeon.

“jiyeon, kau datang dengan seungho?” tanya so eun.

“iya. Aku tak sengaja bertemu dengannya tadi” jawab jiyeon.

“kalian belum jawab pertanyaanku. Apa yang sedang kalian bicarakan?” tanay seungho lagi.

“itu lomba yang diadakan osis. Setiap kelas memilih 3 pasangan untuk mengikuti lomba foto” jawab kim bum.

“oh. Pasti karena sebentar lagi valentine’s day. Jadi, apa kelas kita sudah memutuskan pasangan siapa saja yang ikut?” tanya seungho.

“sudah. Yoona-kibum, aku-so eundan jessica-kyuhyun” jawab kim bum.

“kau??? Dengan so eun?” tanya seungho kaget. “wah, ini benar-benar menarik. Kau berpasangan dengan bodyguardmu sendiri” ucap seungho.

“menarik apanya?” gumam so eun pelan.

“aku senang kita bisa berpasangan didalam lomba itu” ucap kyuhyun.

“apa? Maaf saja, tapi aku tidak senang. Aku lebih mengharapkan kalau aku dengan kim bum dibandingkan dengan kau” ucap jessica ketus.

“hahaahha… mungkin kau akan mengingatku nanti kalau kita semakin dekat” ujar kyuhyun.

“ Apa sih yang kau bicarakan? Mengingat apa maksudmu?” tanya jessica bingung.

“hhmmmpphh… nanti juga kau akan ingat” ucap kyuhyun tersenyum kemudian pergi.

****

“jang, aku ingin kau segera menyerang anak detektif kim itu lagi” suruh jung.

“baik, bos. Saya akan menyuruh orang untuk menyerang anak detektif kim itu lagi” ucap Pak Jang.

Sementara itu, saat sedang istirahat seungho dan jiyeon bersama diatap gedung sekolah.

“jika kau mau mengunjungi makam appamu lagi aku siap mengantarmu kesana” ucap seungho.

“tidak perlu. Aku tak mau merepotkanmu. Lagipula, aku akan berkunjung kemakam appaku tidak akan sesering seperti tadi lagi. Aku akan mengujunginya beberapa hari sekali” ucap jiyeon.

“jiyeon, apakah kau mempunyai masalah dengan keluarga angkatmu?” tanya seungho.

“masalah yang sangat besar” ucap jiyeon. “seungho, aku butuh bantuanmu. Itu juga kalau tidak merepotkanmu” ucap jiyeon.

“bantuan apa yang kau perlukan? Aku tidak merasa direpotkan olehmu” tanya seungho.

“aku butuh bantuanmu untuk mencari anak teman appa dan eomma ku. Aku harus menyelamatkan anak itu” ucap jiyeon.

“baiklah, aku akan mencarikannya untukmu” ucap seungho.

****

“hey, so eun kau masih marah karena aku menjadi pasanganmu?” tanya kim bum saat pulang sekolah.

“tidak. Aku hanya kesal karena kau mengajukan aku sebagai pasanganmu tanpa bertanya dulu kepadaku” ucap so eun.

“kalau aku bertanya kepadamu pasti kau akn menolakku dan lebih memilih cho kyuhyun sebagai pasanganmu. Benarkan?” tanya kim bum.

“aissh.. kau ini” gerutu so eun. Pak Jang yang melihat so eun ada diluar langsung memberi aba-aba kepada orang suruhannya untuk menbrak so eun. sementara itu, so eun menggerutu sendirian dan berjalan cepat-cepat meninggalkan kim bum dibelakangnya.

“aku tidak habis pikr dengan pikirannya. Kenapa selalu mengkaitkan dengan kyuhyun” gumam so eun.

“hey, kim so eun awas” teriak kim bum berlari kearah so eun.

“apaan sih awas-awas?” teriak so eun. so eun kaget karena ada mobil yang ingin menabraknya tiba-tiba kim bum berlari kearahnya dan mendorongnya. Alhasil, kim bum tertabrak mobil itu.

“kim bum…” teriak so eun. murid-murid segera berkumpul mengelilingi kim bum yang tidak sadarkan diri dan mengeluarkan banyak darah. Kibum, minho dan seungho segera berlari kearah kim bum dan so eun.

“kibum, cepat panggil ambulans” perintah seungho.

“kim bum ayo bangun” teriak so eun menangis. Tapi, kim bum tetap tak membuka matanya. Sementara itu, jang terlihat kesal saat orang suruhannya salah menabrak orang.

“sialan” gumam Pak Jang pelan.

Diam-diam, jiyeon memerhatikan Pak Jang dengan tatapan tajam.

-bersambung-

Apa yang terjadi dengan kim bum?

Apakah ia selamat?

Bagaimana dengan jiyeon??

Nantikan part selanjutnya…

Jangan lupa untuk saran dan kritiknya….

Tags: , , , , , , , , , ,

About bumssoindo

We are fanbase of BUMSSO (Kim Bum and Kim So Eun) from Indonesia

22 responses to “My Lovely Bodyguard part 6”

  1. El says :

    Hua….makin menarik aja neh,next arpt jangan kelamaan ya?

  2. krista says :

    wuihh makin seru ini ffnyaa !!!
    gag sabar nunggu part selanjutnyaa .. jgn lama2 ya !!🙂

  3. Indah_ELF says :

    Seru …
    Kim bum udh pnya rsa sma so eun niih …
    Wow kim bum kecelakaan ?
    Penasaran

  4. yankyu says :

    wah, kshn bum ditbrak mbl,crtnya mkn mnrik chingu

  5. alika says :

    seru, asyik, menegangkan..
    kimbum itu kesel atau cemburu nih ma soeun ahayy
    duh kimbum kecelakaan huhuhu..
    next partnya jangan lama lama ya chingu dan 1 lagi panjangin dikit ya hehehe

  6. rini says :

    makin seru,
    kimbum udh mulai suka ma soeun,
    kasiand kimbum ketabrak mobil, mudah”an aj dy cpat sadar,,
    smoga aj jiyeon cepat tw law org yg mw d,bunuh tu soeun.

    dtunggu kelanjutannya!!

  7. mey_kimeun says :

    lanjut ya chingu….
    ceritany tambah seruu..
    tambah semangat bacany..
    tggu part selanjutny yaaa..
    jd gak sabar..

  8. bismania luph bumsso says :

    wuahhh,mkin seru aja,……
    next part jgn lma” yh,pnasaran,………….
    merinding dewh bacax,……
    ckckck,…………
    o y,part slnjutx d baxkin dunk,biar mkin geregetan gi2,…………
    ~ _ ^
    BN~

  9. Sary aj0w says :

    Huwaaa keren,aq suka kalo ada adegan cemb0kur ma jutek2 an…sewruu..ehehe..bum cinta bgt ma eun..

  10. afri says :

    makin seru,
    lanjut chingu

  11. Riela says :

    waah makin seruuu aja nieh,,
    pnasaran ne ama part slanjutnya!!
    smangat,,smangat!!

  12. larasrahmaa says :

    hiks bum oppa ketabrak, semoga ga kenapa”
    aku kira soeun sm kim bum bakalan selamat eh, malah KB yg ketabrak
    kelanjutannya ditunggu yaaaa

  13. merli says :

    bener ya cinta bisa buat orang berbuat konyol kaya kim bum hahahaha , mereka udah jatuh cinta cuma belum mengakuinya aja !!!!!! makin seruu , huhuhu kim bum kecelakaan mudah-mudahan ga apa-apa ya , kyu suka sama jessica ya ??? seungho dan jiyeon makin deket bagus deh …….

  14. Bummiearab says :

    Mantapppp
    makin seru pokokna
    lanjutttttttttttt ya thor

    hwaiting !!

  15. qinqin says :

    makin penuh teka teki,makasih ya thor udah buat aku deg degan baca ff ini.hehehe

  16. Ina BeQi Soeulmates says :

    huwaaaaaaaaaa makin penasaaaaaarrrraaaannnn….
    kim bum ketabrak?
    hoho gimana ini……
    makin seruuuuuuuuuuuuuu

  17. rosiyani 'oci' says :

    huaaaaaaaaaaa bum yg ketabrak.
    aduhhhhh
    aishhhh ni yang jahat ada dua bpnya jessica ma pamannya kyuhyun. hummmm apa mereka saling berhubungan ???!!!
    lanjut deh part berikutnya

  18. desika says :

    waaaah kim bum ketabrak demi nyelametin so eun
    makin seru aja nih ceritanya
    next part jangan lama lama ya

  19. Rizkiapratiwi says :

    Wahh. . . Makin seru aja ceritanya

    dah gitu kyk nya ne smua unsur balas dendam

  20. dhia says :

    wwaaaahhhhhhhh………
    makin seru ajja!
    lanjut ya thor!

  21. tyas27 says :

    urgh-,- ngebunuh terus kerjaan tuan jung

  22. ainami says :

    parah nih tuan jung -_-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: