Born to belong together Part 12

Author: Dina Amalia (Dierenz) ^^Orange Pumpkin Girl^^

Main cast: Kim Bum dan Kim So Eun

Cast: Park Shin Hye, Go Ara, Seohyun, Jang geun suk, U-Know Yunho, Jung Yong hwa, Go Hye Sun, Park Ji Yeon, Lee Min Ho, Yoo Seung Ho, Lee Sungmin.

Genre: Romantic, Family, Friendship, Drama

Type: Sequel

Annyeong haseyo chingudeul… Mates..

Maaf lagi, part yang ini kelamaan dipostingnya.

langsung aja buat yang ingin tau kelanjutannya…

Happy reading.. :D

Born to belong together

Part 12

Kim Bum dan So eun kini sudah kembali ke Seoul. Mereka berdua sedang sibuk membagikan oleh-oleh pada seisi rumah.

Eomma, adik iparku kemana? ”tanya Kim Bum.

“Tidak lama kalian pergi, Ji Yeon memutuskan untuk menginap di apartemen kakak iparmu. Kira-kira sudah ada 4 minggu ia disana,” jawab ibu Kim Bum.

Jincayo?” tanya So eun.

Ne. Ji Yeon bilang karna kandungan Hye sun yang sudah semakin membesar, ia ingin menemaninya.”

Emm, kalo begitu biar aku yang menemui Ji Yeon di apartemannya Hye sun Eonnie. Sekalian juga memberikan oleh-oleh ini untuk Hye sun Eonnie, Ji Yeon dan juga Minho Oppa.”

“Mau kuantar? ”tawar Kim Bum.

Ani, sekarang khan aku sudah bisa menyetir mobil sendiri, hehe… Aku pergi dulu yaaa..”

“Eunnie-ya, apa kau tidak lelah? Kita khan baru saja sampai. Apa tidak sebaiknya kau beristirahat dulu?”

Gwaenchana Oppa. Lagipula aku sudah sangat rindu pada kakak dan adikku.”

“Ya sudah, hati-hati yaaa.”

Setelah So eun pergi, Kim Bum dan ibunya melanjutkan perbincangan mereka. “Bagaimana perjalananmu nak? ”tanya ibu Kim Bum.

“Sangat menyenangkan Eomma.”

“Apa kabar dengan program pembuatan cucu untuk Eomma?”

“Hehehe.. Tenang saja. Program itu sudah berhasil terlaksana.”

“Wahh, anakku memang hebat. Sekarang kita tinggal tunggu hasilnya. Eomma sudah sangat ingin menggendong babymu dengan So eun.”

“Doakan saja kami segera dikarunia momongan.”

“Pastinya. Eomma selalu mendoakan yang terbaik untuk anak-anak Eomma.”

“Oiya Eomma, ada yang ingin aku tanyakan.”

“Apa?”

Emm, tentang temannya Seung ho yang bernama Seo woo itu. Sampai kapan ia akan tinggal bersama dengan kita?.. Apa ayahnya tidak berusaha untuk mencarinya?”

“Sebenarnya Eomma juga ingin membicarakan hal ini dengan kalian. Walau bagaimanapun, Seo woo tidak bisa tinggal lama-lama disini. Pertama, ia masih punya keluarga. Yang kedua Seo woo bukanlah bagian dari keluarga kita”

“Nah itu dia Eomma. Yang aku maksud tuh itu. Coba kita pikirkan jalan keluarnya.”

“Dulu, niat Eomma memberikan Seo woo izin tinggal di rumah ini, itu karena Eomma merasa prihatin akibat sikap ayahnya yang sering berbuat kasar padanya.”

Emm, menurutku kita carikan saja Seo woo asrama khusus putri. Dengan begitu, ia tak perlu lagi tinggal dengan ayahnya. Nanti biar aku dan Seung ho yang memberitahukan kabar ini pada ayah Seo woo.”

“Idemu bagus juga anakku. Eomma akan segera membicarakannya pada Seo woo. Smoga ia bisa menerima saran kita ini yaa..”

*****

Di apartemen Hyesun

“Hye sun Eonnie, annyeong,” ucap So eun di depan pintu apartemen.

“Hai adikku, ayo masuk,” Hye sun membalas sapaan So eun sambil membukakan pintu.

“Bagaimana kabar calon ponakanku?”

“Seperti yang kau lihat, aku sehat bukan.”

Eonnie, ini aku bawakan oleh-oleh dari hasil perjalananku bersama Kim Bum Oppa. Yang ini untuk Eonnie, yang ini untuk Min Ho Oppa dan yang ini untuk Ji Yeon,” ucap So eun seraya memberikan beberapa bungkusan pada Hyesun.

“Whoaaa! jeongmal gomawoyo dongsaeng.”

Ne,choenmaneyo.”

“Oiya, ayo ceritakan.. Bagaimana perjalananmu?.. Menyenangkan bukan?”

So eun mengangguk dan mulai menceritakan perjalanannya yang dimulai dari Jepang lalu ke Perancis, Inggris, Arab dan terakhir Indonesia.

“Ternyata, apa yang Eonnie bilang itu benar. Indonesia benar-benar Negara yang penuh dengan aneka ragam budaya, makanan, tradisi, bahasa, dan sebagainya. Aku betah berada disana. Tapi sayangnya aku tidak sempat mengunjungi Bali. Oiya Eonnie, apakah Ji Yeon belum pulang sekolah?”

Ne,” jawab Hyesun. “Hmm, sebenarnya aku kasihan melihat Ji Yeon. Kau tahu kalau uri dongsaeng menyukai adik iparmu Seung ho?”

Ne, aku tau Eonnie.

“Selama ia tinggal bersamaku, Ji Yeon banyak bercerita. Ji Yeon bilang, ia tidak tahan jika harus berbagi kamar dengan Seo woo. Selain karena Seo woo punya bad habbit, Ji Yeon menganggap bahwa Seo woo adalah orang yang telah mengusik kehidupannya. Makanya Ji Yeon memutuskan untuk tinggal bersamaku. Tapi untungnya, ada Jin Ki yang selalu menemani Ji Yeon. Hampir setiap hari Jin Ki mengantar jemput Ji Yeon ke sekolah.”

“Jadi begitu ceritanya,” gumam So eun. “Jin Ki dan Seung ho, dua-duanya baik menurutku. Tinggal Ji Yeon yang bisa memutuskan ia pilih yang mana.”

Tak lama berselang, yang menjadi topik pembicaraan pun datang. Raut wajah Ji Yeon langsung menunjukan ekspresi senang ketika ia melihat So eun yang sedang berbincang dengan Hyesun.

“So eun Eonnie,” Ji Yeon hampir saja menjerit karena saking senangnya.

Aigoooo, uri dongsaeng,” kata So eun.

Ji Yeon berjalan ke arah Hye sun dan So eun kemudian memeluk keduanya. “Sudah lama kita tidak berkumpul seperti ini. So eun Eonnie, mana oleh-oleh untukku?”

Aishh, adikku ini. Harusnya yang ditanyakan pertama kali itu kabarku. Nah ini yang dicari malah oleh-olehnya.”

“Hehehehe.. just kidding kakakku sayang. Aku yakin Eonnie baik-baik saja khan.”

So eun mengangguk, “Lalu bagaimana kabar adikku ini? Betah yaa tinggal disini,” ucap So eun.

“Begitulah, setidaknya disini tidak ada yang namanya makhluk penganggu.”

“Sampai kapan kau akan menginap disini?” tanya So eun.

“Entahlah, memangnya kenapa Eonnie?”

“Tidak apa-apa. Hanya saja, Eonnie takut kau malah merepotkan Hyesun Eonnie.”

“Tenang saja So eun-ah, kehadiran Ji yeon disini sama sekali tidak merepotkanku. Justru aku merasa senang karena ada yang menemaniku disaat Minho Oppa sedang tidak ada,” jelas Hyesun.

“Tuh khan! Eonnie dengar sendiri. Jadi, boleh khan aku tetap tinggal disini,” pinta Ji Yeon.

So eun tersenyum dan menganggukan kepalanya.

“Nah, mumpung sekarang kita sedang berkumpul, bagaimana kalau kita telpon Appa dan Eomma? ”tanya Hyesun.

“Setuju,” jawab So eun dan Ji Yeon kompak.

*****

Hyung, kau sudah pulang?” tanya Seungho yang melihat Kim Bum sedang membaca di ruang perpustakaan keluarga.

Ne,” jawab Kim Bum singkat.

Hyung, apa kau sedang sibuk?” tanya Seungho.

“Tidak juga. Ada apa?”

“Hmm, aku ingin bercerita padamu Hyung.”

Kim Bum menghentikan kegiatan membacanya dan menatap Seung ho. “Apa ini ada kaitannya dengan Ji Yeon? Atau Seo woo?”

Hyung, bagaimana kau bisa tahu?”

“Yya..! Seung ho, kau ini adikku. Bagaimana mungkin aku tidak tahu apa yang sedang kau rasakan saat ini. Ada apa denganmu? Kau kelihatan bingung. Apa ada yang mengganggu pikiranmu?”

Seung ho mengangguk. “Hyung, aku mencintai dua orang dalam waktu yang bersamaan,” ucap Seung ho.

Jincayo?” kaget Kim Bum. “Kok bisa seperti itu?”

Mollayo, aku pun sendiri bingung dengan perasaanku ini,” ungkap Seung Ho.

“Tidak mungkin bisa mencintai dua orang sekaligus. Pasti ada salah satu dari mereka yang lebih kau cintai.”

“Bagaimana caranya mengetahui yang mana yang lebih aku cintai?” tanya Seung ho.

Kim Bum menarik nafas lalu mulai menjelaskan pada adiknya, “Seung ho-ya, ada indikasi tertentu. Saat kau MENYUKAI seseorang, kau ingin memilikinya untuk keegoisanmu sendiri. Saat kau MENYAYANGI seseorang, kau ingin sekali membuatnya bahagia dan bukan untuk dirimu sendiri. Saat kau MENCINTAI seseorang, kau akan melakukan apapun untuk kebahagiaannya walaupun kau harus mengorbankan kebahagiaanmu. Saat kau MENYUKAI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya,”Bolehkah aku menemanimu & bercerita? Saat kau MENYAYANGI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya? Bolehkah aku memelukmu? Saat kau MENCINTAI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan menggenggam erat tangannya? SUKA adalah saat ia menangis, kau akan berkata ? Sudahlah, jangan menangis? SAYANG adalah saat ia menangis dan kau akan menangis bersamanya. CINTA adalah saat ia menangis dan kau akan membiarkannya menangis di pundakmu sambil berkata? Mari kita selesaikan masalah ini bersama – sama? SUKA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata? Ia sangat cantik dan menawan ? SAYANG adalah saat kau melihatnya kau akan melihatnya dari hatimu dan bukan matamu. CINTA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata, ?Buatku dia adalah anugerah terindah yang pernah Tuhan berikan padaku..? Pada saat orang yang kau SUKAi menyakitimu, maka kau akan marah dan tak mau lagi bicara padanya. Pada saat orang yang kau SAYANGi menyakitimu, engkau akan menangis untuknya. Pada saat orang yang kau CINTAi menyakitimu, kau akan berkata? Tak apa dia hanya tak tau apa yang dia lakukan? Pada saat kau SUKA padanya, kau akan MEMAKSANYA untuk menyukaimu. Pada saat kau SAYANG padanya, kau akan MEMBIARKANNYA MEMILIH. Pada saat kau CINTA padanya, kau akan selalu MENANTINYA dengan setia dan tulus? SUKA adalah kau akan menemaninya bila itu menguntungkan. SAYANG adalah kau akan menemaninya di saat dia membutuhkan. CINTA adalah kau akan menemaninya di saat bagaimana keadaanmu.”Kim Bum mengakhiri penjelasannya yang panjang lebar.

Seung ho terlihat berpikir dan akhirnya ia berkata, “aku sekarang yakin siapa yang aku cintai.”

“Syukurlah kalau kau sudah menemukan jawabannya.” Ucap Kim Bum. “Ada lagi yang perlu kau ingat. Orang yang kau cintai itu belum tentu mencintaimu juga. Oleh karena itu, kau harus belajar membedakan cinta dan keinginan untuk memiliki.”

“Hyung, jeongmal gomawoyo atas semua pencerahannya. Kali ini aku benar-benar yakin kalo Kim Bum Hyung adalah Hyung yang terbaik untukku, ahahaha..” Seung ho tertawa puas.

“Yya..! Seung ho-ya. Jadi selama ini aku bukan Hyung yang baik untukmu?.. Aish, Jinca..!”

“Hehehe.. just kiding Hyung. Aku pergi dulu yaa, aku ingin  menjemput cintaku.”Seung ho beranjak dari tempatnya duduk dan pergi meninggalkan Kim Bum.

“Huh, dasar bocah!”keluh Kim Bum. Ia pun melanjutkan aktivitas membaca bukunya.

Ketika Seung ho hendak keluar dari rumah kediamannya, ia berpapasan dengan Seo woo.

Sunbae, kau mau kemana?” tanya Seo woo

“Aku mau keluar, ada apa Seo woo-ya?”

Sunbae, ada yang ingin aku bicarakan denganmu, penting!” tegas Seo woo.

“Tapi aku ada urusan,” ungkap Seung ho

“Sebentar saja,” pinta Seo woo

“Hmm, baiklah, “Seung ho mengalah. “Apa yang ingin kau bicarakan?”

“Bisakah kita keluar rumah untuk membicarakan hal ini?”

“Harus diluar ya?”tanya Seung ho.

Seo woo mengangguk. Seung ho dan Seo woo berjalan menuju sebuah taman yang letaknya tak jauh dari tempat tinggal mereka.

Seo woo memulai permbicaraan, “Sunbae, aku mohon maaf harus mengatakan hal ini. Sunbae, I’m sorry for loving you. I wish, I can stay by your side~forever.”

“Seo woo-ya, mianhamnida. Aku tak bisa mencintaimu. Aku sudah mencobanya, tapi tetap tak bisa. Jangan pernah mencintai seseorang seperti aku lagi. Carilah seseorang yang benar-benar mencintaimu, seseorang yang tak bisa hidup tanpamu. Sekalipun ini menyakitkanmu, tapi aku tak bisa berbuat apapun. Sungguh, aku berharap kau akan bahagia.” ungkap Seung Ho.

“Apa ini karena Ji Yeon Sunbae?.. Apakah Sunbae mencintainya? “tanya Seo woo.

“Aku rasa aku tak perlu menjelaskannya padamu, sekali lagi maafkan aku. Mulai sekarang, aku sudah tak bisa lagi menjadi pelindungmu, karena aku punya seseorang yang harus aku lindungi.”

Seo woo mulai meneteskan air matanya. “Dulu, aku pikir Sunbae memberikan perhatian padaku itu karena Sunbae memiliki perasaan khusus terhadapku. Tapi ternyata aku salah.”

“Tolong jangan menyalahartikan perhatianku padamu. Itu semua aku lakukan karena Eomma selalu mengajari anak-anaknya untuk memperlakukan seorang perempuan dengan baik. Maaf Seo woo-ya, aku harus pergi. Ada sesuatu yang harus aku selesaikan.”

Seo woo tak kuasa lagi menahan air matanya. Kini ia benar-benar menangis.

*****

“Haneul-ah, kenapa akhir-akhir ini kau terlihat murung nak?” tanya Nyonya Lee.

“Anio, jangan khawatir Eomma, aku baik-baik saja,” jawab Haneul.

“Apa kau yakin?” tanya Nyonya Lee.

Haneul mengangguk. Tuan Lee mengelus-elus punggung Haneul dan bertanya “Apa kau sakit nak?”

“Tidak Appa, aku sehat.” jawab Haneul. Sungmin yang menyimak pembicaraan antara ibunya, ayahnya dan Haneul segera menghampiri mereka bertiga. “Eomma-ga, Appa-ga, Haneul-ah, sebenarnya ada yang ingin aku bicarakan dengan kalian.”

Mereka berempat pun duduk di ruang keluarga.

“Apa yang ingin kau bicarakan nak?” tanya Nyonya Lee.

“Perlu Appa dan Eomma tahu, sebenarnya saat ini Haneul sedang mencintai seseorang. Haneul sudah mencintai orang itu sejak ia menjadi bagian dari keluarga Lee. Tepatnya sejak Haneul SMP. Dan aku berani menjamin bahwa orang yang dicintai Haneul akan berusaha sekuat tenaga untuk membahagiakannya.”

Muka Haneul pucat. Nyonya Lee menangkap perubahan pada wajah putrinya itu. Dengan nada halus, Nyonya Lee bertanya pada Haneul, “Putriku, benarkah apa yang dikatakan Oppamu?”

Haneul mengangguk. Mata Nyonya Lee berkaca-kaca. Dengan terisak ia berkata “Sebenarnya Eomma agak kaget mengetahui hal ini. Kenapa masalah ini tidak kau ceritakan pada Eomma? Apakah kau tidak percaya pada Eomma? Selama ini Eomma tidak pernah menyembunyikan sesuatu darimu putriku, Eomma sangat mempercayaimu. Sekarang coba katakan pada Eomma siapakah namja yang kau cintai sejak SMP sampai saat ini? Siapakah dia putriku?”

Haneul bingung. Ia tak tahu harus mengatakan apa. Tubuhnya gemetar. Keringat dingin mengalir. Sesaat lamanya, Tuan dan Nyonya Lee menunggu jawaban dari mulut Haneul tapi tidak juga keluar.

“Putriku, jawablah! Siapa dia?”

Haneul tidak menjawab. Ia menatap Sungmin yang duduk di hadapannya seraya memberikan sebuah kode yang meminta Sungmin untuk bicara, sebab yang memulai pembicaraan ini adalah Sungmin. Jadi dialah yang harus menuntaskannya, pikir Haneul.

“Begini Eomma. Haneul sangat pemalu untuk masalah seperti ini. Kalau boleh, biar aku saja yang menjelaskan siapa orang yang dicintai Haneul. Namun sebelumnya aku minta Eomma dan Appa tidak marah bila mendengar namanya. Apakah Eomma dan Appa bersedia berjanji tidak akan marah? Sebab aku takut Eomma dan Appa akan marah,” kata Sungmin.

“Baiklah, Appa dan Eomma berjanji tidak akan marah,” ujar Tuan Lee.

“Nama lengkap namja yang dicintai Haneul sejak SMP sampai sekarang adalah Lee Sungmin.”

“Apa?! Jadi yang dicintai dan mencintai Haneul itu kau sendiri putraku?” tanya Nyonya Lee.

Semua mata tertuju pada Sungmin, termasuk Haneul. Semuanya terkejut dengan pengakuan Sungmin. Haneul sendiri kaget, bukankah beberapa hari yang lalu Sungmin bilang bahwa ia hanya menganggap Haneul sebagai adiknya.

“Benar Eomma. Kami saling mencintai. Aku sangat mencintai dan menyayangi Haneul demikian pula sebaliknya.”

Eomma tidak percaya dengan apa yang Eomma dengar. Eomma tahu kau mencintai Haneul, tapi cinta itu cinta seorang Oppa pada Yeodongsaengnya. Itu bukan cinta sepasang kekasih.”

“Tidak Eomma. Aku mencintai Haneul seperti seorang Oppa pada Yeodongsaengnya sekaligus seperti Yusuf mencintai Zulaikha, atau Romeo mencintai Juliet. Aku berkata sejujur-jujurnya dan sebenar-benarnya. Kalau Eomma tidak percaya silahkan bertanya sendiri pada Haneul.”

“Benarkah apa yang dikatakan Oppamu, Haneul-ah?”

Untuk kali ini Haneul membuka suara, “Benar Eomma. Apakah Eomma lupa, sebenarnya kami bukan kakak adik kandung. Kami saling mencintai namun kami tidak pernah melakukan hal-hal yang menodai kesucian diri, hati dan jiwa.”

“Bagaimana ini Yeobo, aku tidak mengerti apa yang terjadi?” tanya Nyonya Lee pada suaminya.

“Aku juga seperti bermimpi Jagiya. Bagaimana mungkin kita yang selama ini dekat dengan kedua anak ini sampai tidak tahu apa yang terjadi dengan mereka,” ucap Tuan Lee.

Haneul sendiri tidak tahu akan seperti apa akhir dari kisah ini. Yang jelas ia sedikit merasa lega karena ia tahu bahwa Sungmin juga mencintainya.

Eomma, Appa, yang terjadi adalah aku mencintai Haneul dan Haneul juga mencintaiku. Kami sangat memohon Eomma dan Appa berkenan mengizinkan dan merestui hubungan ini,” ucap Sungmin.

Eomma belum bisa menerima kenyataan ini. Ini benar-benar sesuatu yang sangat mengagetkan,” kata Nyonya Lee.

Eomma, aku mohon terimalah kenyataan ini. Apakah saling mencintai itu dosa? Perasaan cinta itu datang dengan sendirinya. Masuk begitu saja ke dalam hati kami. Kami berdua saling mencintai. Apa Eomma dan Appa rela kami hidup menderita? Apakah Eomma dan Appa tidak melihat bagaimana akhir-akhir ini Haneul sering terlihat murung? Dia sangat ketakutan dan khawatir akan kehilangan orang yang dicintainya. Haneul sangat mencintai dan menghormati Eomma dan Appa sehingga tidak berani mengutarakan isi hatinya. Sebab orang yang dia cintai adalah anak laki-laki Appa dan Eomma satu-satunya. Eomma, Appa, Aku yakin Haneul akan jadi yang terbaik untukku.”

Haneul terkesima mendengar penuturan dari Sungmin. Ia pun lantas mengimbangi, “Aku sudah bersumpah tidak akan mencintai namja lain kecuali Lee Sungmin Oppa. Biarlah cinta ini cukup sekali dan aku bawa sampai mati. Bukankah Eomma telah mengajarkan dan mencontohkan hal seperti itu?”

Kalimat yang diucapkan Haneul dengan tegas ini membuat Nyonya Lee tersentak. Ia sadar yang ia hadapi adalah gelombang cinta yang dahsyat. Ia harus berlaku bijak. Jika tidak, maka penyesalan yang akan ia petik.

“Kalau memang sudah sedemikian bulat dan kuat cinta kalian, Eomma dan Appa tidak bisa berbuat apa-apa kecuali merestui kalian. Eomma sangat mencintai kalian berdua. Meskipun Eomma sangat terkejut dengan adanya kenyataan ini, namun Eomma tetap merasa sangat bahagia bahwa kalian akan tetap hidup bersama.”

Mata Haneul berkaca-kaca, “Apakah ini sungguhan ataukah hanya sandiwara? Ataukah hanya mimpi?” tanyanya dengan terisak.

“Ini sungguh dan serius,” tegas Sungmin.

Nyonya Lee memeluk Haneul dan juga Sungmin. Ruangan itu diselimuti rasa haru luar biasa. Nyonya Lee sesegukan menangis. Tuan Lee juga mengucurkan air matanya. Mereka tidak tahu bahwa Haneul menangis karena masih mencari-cari satu kepastian, apakah yang dilakukan Sungmin itu hanya sekedar sandiwara atau Ia sungguh-sungguh mencintai Haneul.

“Jeongmal Kamsahamnida Eomma, Appa,” ujar Haneul dan Sungmin hampir bersamaan.

Setelah kepergian Tuan dan Nyonya Lee, Haneul memberanikan diri bertanya pada Sungmin, “Oppa, jelaskanlah padaku, apa arti semua ini? Oppa sedang bersandiwara bukan?” lanjut Haneul dengan terisak dan air mata bercucuran.

“Adikku Haneul, dengarkan baik-baik ya! Oppa bersumpah, Oppa sungguh-sungguh mencintaimu. Oppa merasa kalau Oppa tidak mungkin bisa hidup tanpa dirimu di samping Oppa. Ini bukan sandiwara.”

Mendengar kalimat yang keluar dari lisan Sungmin dengan penuh kesungguhan itu, Haneul merasakan ada hawa dingin turun dari langit. Hawa dingin itu merasuk ke ubun-ubunnya lalu menjalar ke seluruh tubuhnya. Hatinya merasakan kesejukan luar biasa. Tetesan air matanya semakin deras.

Oppa, kalau boleh aku tahu, sejak kapan Oppa mencintaiku?”

Oppa mulai merasa mencintaimu bukan sebagai adik sejak tadi pagi. Sejak Eomma mengungkapkan rasa tidak bisa berpisahnya denganmu. Eomma bilang padaku bahwa beliau merasa tidak ada perempuan yang bisa memahami dan mencintai Eomma melebihimu. Sejak itulah Oppa meraba hati Oppa, ternyata Oppa juga mencintaimu.”

Haneul menatap Sungmin dan berkata “Oppa, jeongmal gomawoyo.”

*****

Ponsel Seung ho berdering ketika ia sedang dalam perjalanan menuju apartemen Hye Sun.

Yoboseo,” sapa Seung Ho.

“Seung ho-ya, bisakah kita bertemu?” tanya Ji Yeon

“Aku memang sedang dalam perjalanan menuju apartemen Hye Sun Nuna. Ada yang ingin aku sampaikan padamu.”

“Kita bertemu di Cafe saja, bagaimana?” tawar Ji Yeon.

“Boleh, sampai ketemu yaa.”

Di sebuah Cafe,

“Ji Yeon-ah, bagaimana kabarmu?” tanya Seung ho.

“Aku baik, kau sendiri?”

“Aku juga baik. Ahhh~rasanya sudah cukup lama aku tak melihatmu.”

“Bagaimana kabar Seo woo?”

“Eh?” Seung ho agak heran dengan pertanyaan Ji Yeon, namun ia segera menjawabnya, “Seo wo juga baik.”

Eomoni dan Aboji bagaimana?”

“Mereka sehat. Aishh! Ji Yeon-ah, apakah kedatanganku kesana hanya untuk melaporkan kondisi rumah?”

“Heu~Mianhae,” ucap Ji Yeon. “Seung ho-ya, ada hal yang ingin aku utarakan padamu.”

“Aku juga,” ungkap Seung ho. “Silahkan kau duluan.”

“Seung ho-ya, aku tahu, dulu kau pernah mencintaiku. Dan, aku ingin membuat sebuah pengakuan, sepertinya aku juga merasakan hal yang sama. Namun, hati kecilku berkata aku harus melepasmu. Leaving the one you love is not an easy thing to do, but I have to because It’s better for you and me. You’re not mine anymore. Aku tahu, kini ada Seo woo di hidupmu. Dan aku rasa, kalian berdua cocok.”

Stop!” Seung ho menyela perkataan Ji Yeon. “Ji Yeon-ah, apa kau tidak bisa membaca arti dari tatapan mataku padamu? Kaulah yang aku cintai, dulu, sekarang dan selamanya. Bukan Seo woo, bukan yang lain, tapi kau Ji Yeon. And I will wish, for you, all of the love I have, to give to you. Please do not go away, don’t leave me. I need all of the love that you can give. When I open myself, I want you there. I knew that God had blessed me when I met you.”

Ji Yeon menggelengkan kepalanya, “Tidak, tidak bisa seperti ini. Jeongmal mianhamnida Seung ho-ya, aku tetap pada keputusanku.”

Waeyo?”

“Karena sudah ada seseorang yang menungguku di luar sana.”

Nuguya?”

“Dubu. Dia kini adalah namjachinguku, dan aku tak ingin menyakiti perasaannya.”

Aissh, Jinca! Yya.! Ji Yeon. Aku tanya padamu, apa kau mencintainya?”

Ji Yeon terdiam. “Ya, dia mencintaiku dan akupun mencintainya,” ujar seorang pemuda yang tak lain adalah Jin Ki.

“Dubu,” seru Ji Yeon.

“Ji Yeon-ah, apa urusanmu sudah selesai? Kalau sudah, ayo kita pulang,” ajak Jin Ki.

“Tunggu sebentar! Aku ingin mendengar dari mulutnya langsung. Ji Yeon-ah, siapa yang kau cintai, dia atau aku?” tanya Seung ho.

Ji Yeon beranjak dari tempat duduknya seraya berkata, “Seung ho-ya, mianhae.” Ji Yeon berjalan ke arah Jin Ki dan Jin Ki pun menggandeng tangan Ji Yeon. Seung ho terduduk lemas di kursinya. Tetes demi tetes kristal bening meluncur halus di pipinya. “Eotokhae? Apa aku harus merelakannya lagi untuk kedua kalinya? Apa aku benar-benar sanggup melupakannya?”

*****

Malam harinya,

My sweety Eunnie,” ucap Kim Bum

Ne, my hubby Bummie, waeyo?” tanya So eun

“Besok kau sudah mulai kuliah lagi bukan?”

So eun mengangguk. Kim Bum menyandarkan kepalanya di pangkuan So eun. “Ahhh~ mulai besok, aku pun akan sibuk dengan tugas-tugas kantorku.”

“Ayo semangat nae saranghaneun seobang, apa perlu aku kasih suntikan penyemangat?”

“Apa itu?”

Cup ~ So eun mengecup  pipi kanan dan kiri kim bum.

“Hehehe.. kurang, kurang.”

“Ahhh~selalu deh minta lebih,” So eun mengerucutkan bibirnya.

“Aigooo~nae yeoja neomu kyeopta,“ ungkap Kim Bum seraya mencubit gemas pipi So eun dan tak lama mendaratkan kecupan singkat di bibir mungilnya.

“Kyaaa~” So eun menutup mukanya yang mulai bersemu merah.

“Hihihi.. masih malu juga yaa,” kata Kim Bum.

So eun menggelitiki Kim Bum “Huh~ nappeun namja! Selalu saja mencuri-curi kesempatan.”

“Ampun-ampun, jangan dikelitikin lagi, “Kim Bum bangkit dari tidurnya dan menangkap tubuh So eun. “Hayooo, sekarang kau tidak bisa menggelitiku lagi!”

Ponsel Kim Bum berdering. “Aissh, siapa yang menelepon malam-malam gini?”

“Ayo, diangkat dulu,” kata So eun.

Yoboseo,” sapa Kim Bum

“Apa kabar Kim Sang Bum? Sudah lama kita tak bersua. Aku hanya ingin memperingatkanmu bahwa sebentar lagi kebahagiaanmu akan berakhir, tinggal menghitung hari.”

Klik ~sambungan terputus. Ekspresi Kim Bum seketika berubah menjadi mendung.

“Telpon dari siapa Yeobo?”

Jagiya, sebenarnya ada sesuatu yang belum aku ceritakan padamu. Dengarkan aku baik-baik! Semenjak hari pernikahan kita, ada seseorang yang selalu menerorku. Ia mengatakan bahwa aku tidak benar-benar mencintaimu. Ia terus saja mengirimkan pesan singkat bernada ancaman. Aku sudah melaporkannya pada kepolisian dan mereka bilang cukup sulit melacak keberadaannya. Informasi terakhir yang aku dapat, orang misterius itu sedang berada di Jepang. Jagiya, aku benar-benar khawatir. Aku tidak ingin kau tersakiti sedikitpun. Aku janji, aku akan melindungimu.”

Yeobo, akupun janji akan berusaha menjaga diriku sebaik-baiknya. Aku akan selalu mengabarimu kemanapun aku pergi.”

Jagiya, apa kau menaruh curiga pada seseorang terkait hal ini? Maksudku, teman lamamu atau masa lalumu? Maaf, bukannya aku ingin mengorek-ngorek masa lalamu, tapi mungkin saja, orang misterius itu adalah seseorang yang kau kenal.”

So eun terlihat berpikir, ia pun mulai menceritakan tentang masa lalunya. Tentang Pangeran ilmu Kim Hyun Joong, Pangeran Science Lee Seung Gi, Pangeran Lucu Kim Ki Bum, hingga Pangeran Keren Tomohisa Yamishta. (Bagi reader yang lupa dengan mereka, silahkan tengok kembali part 1 J ).

Kim Bum menyimak cerita masa lalu So eun dengan ekspresi yang berubah-ubah. “Jagiya, kenapa kau slalu memberikan julukan pada setiap namja yang kau sukai?”

“Emm, aku memberikan julukan itu sesuai dengan karakter dan ciri khas mereka. Waeyo? Kau cemburu yaa mendengar cerita masa laluku?” goda So eun.

Kim Bum mengangguk. “Tapi akhirnya, dari semua namja itu, akulah sang pemenang, hahahaha..” Kim Bum tertawa puas.

“Ne, tentulah kau pemenangnya. Seorang pemuda tampan nan baik hati yang telah memenangkan hatiku. Back to the topic, apa mungkin orang misterius itu adalah Pangeran Keren?” tanya So eun.

“Hmm~ begini saja. Besok, kita sama-sama pergi ke kantor polisi dan kau bisa menceritakan ciri-ciri dari Pangeran Jepang itu, dan aku akan minta pihak kepolisian untuk menyelidikinya.”

“Okeh, aku setuju.”

Ponsel Kim Bum kembali berdering “Yoboseo

“Apa benar ini Kim Bum-sshi?”

Ne,” jawab Kim Bum

“Apa anda mengenal Seung ho-ssi?”

“Iya, Seung ho itu adik saya, ada apa ya?”

“Adik anda sekarang sedang mabuk dan tak sadarkan diri.”

Jeongmalyo?” Kim Bum kaget dengan kabar yang baru saja diterimanya. “Dimana ia sekarang?”

Orang itu menjelaskan alamatnya pada Kim Bum. Setelah pembicaraan telepon selesai, Kim Bum bergegas mengambil kunci mobilnya. “Loh, loh, Yeobo, mau kemana?” tanya So eun

“Seung ho mabuk dan aku harus menjemputnya.”

“Tunggu, aku ikut.”

“Tidak usah, kau dirumah saja dan pastikan Eomma dan Appa tidak tahu akan hal ini. Aku takut Seung ho malah kena omel.”

“Ne Yeobo, siap laksanakan.”

“Aku pergi dulu.”

“Hati-hati.”

******

Di sebuah Cafe…

Kim Bum melihat adiknya tergeletak tak berdaya. Kim Bum tak habis pikir, gimana caranya adiknya bisa masuk ke sini? Seung ho khan masih dibawah umur? Kim Bum mulai memapah adiknya menuju mobil. Seung ho membuka matanya, “Ahhh~Hyung, akhirnya kau datang.” Kim Bum mencium bau alkohol yang sangat menyengat dari mulut Seung Ho. “Yya..! Seung ho Pabo! Kenapa kau bisa minum-minum? Kau khan paling tidak bisa minum? Aishh, merepotkanku saja!”

Tiba-tiba Seung ho merengek seperti anak kecil “Hyung, aku ingin Ji Yeon. Bawakan Ji Yeon sekarang!”

“Haaah~percuma saja meladeni orang mabuk,” ungkap Kim Bum.

Sepanjang perjalanan pulang, Seung ho terus menerus memanggil Ji Yeon. Kim Bum jadi ingi tahu, apa sebenarnya yang terjadi pada adiknya ini? Apa Seung ho ditolak lagi oleh Ji Yeon? Tapi kenapa ia bisa serapuh ini sampai memutuskan untuk minum alkohol? Pasti kali ini permasalahannya serius,” Kim Bum mencoba menganalisa dari sudut pandangnya sendiri.

Setibanya di rumah, So eun sudah menunggu di depan pintu. Ia membantu Kim Bum memapah Seung ho. Mereka membawa Seung ho ke kamarnya.

“Sebenarnya apa yang terjadi pada Seung ho?” tanya So eun.

“Akupun tak tahu, coba kau tanyakan pada Ji Yeon.”

So eun mengangguk.

*****

 Pagi harinya… ~

Semua orang menjalani aktivitas rutinnya. Kim Bum kembali bekerja di kantornya, So eun berangkat ke kampus dengan semangat baru karena telah memasuki semester baru. Tak ketinggalan, pasangan baru, Haneul dan Sungmin.

“Jadi sekarang yang bertugas mengantarku ke sekolah itu Oppa,” ucap Haneul sambil melirik ke arah Sungmin.

“Yuph~betul sekali.”

“Emm~gimana yaa? Aku khan jadi ga bisa lirik namja-namja keren di sekolah.”

“Yya..! Haneul-ah, mau buat Oppamu cemburu?”

“Hehehe.. Oppa udah bisa cemburu toh..”

“Ahhh~sudahlah. Tidak usah dibahas.”

“Baiklah.Emm, Hari ini semester baru khan Oppa, Smangat ya!”

“Yoyoy, pastilah aku semangat. Hari ini aku akan bertemu Eunnie.”

Kali ini Haneul yang merengut. “So eun Eonnie sudah punya suami Oppa.”

“Terus?”

“Huuuuhh,” Haneul mendengus.

“Kau juga cemburu, ayo mengaku.”

“Jadi satu sama nih ceritanya.”

“Hahahahaha..” mereka berdua pun tertawa.

*****

“Hyuuuuun… aku mengantuk,” keluh Yonghwa.

“Semalam Oppa tidur jam berapa?”

Mollayo. Sepertinya jam 4 pagi.”

Jincayo?.. Apa yang Oppa lakukan?

Yonghwa mengucek-ngucek matanya. “Aku menonton pertandingan bola bersama dengan Yunho dan Geun Suk. Hyuuuun.. ~ kau saja yang menyetir yaa.”

Aigooo.. ~Yong choding. Kalo begini namanya bukan Oppa yang mengantarku ke kampus, tapi aku yang mengantarmu.”

Mianhe Hyuuuun..”

******

Oppa! Ppali irona, katanya mau mengantarku ke kampus,” seru Ara.

“5 menit lagi yaa,” pinta Yunho sambil menarik selimutnya.

“Tidak bisa! Oppa harus bangun sekarang juga atau aku akan telat sampai ke kampus,” Ara menarik selimut Yunho dan menggoyang-goyangkan tubuhnya. “Ayo mandi sekarang!” pekik Ara yang membuat Yunho menutup telinganya.

Aigooo~suaramu itu! Ne, aku akan mandi sekarang! Mana handukku?”

“Semuanya sudah disiapkan, kau tinggal mandi saja.”

Gomawoyo Jagiya,” Yunho mencubit dagu Ara dan memperlihatkan senyumannya.

Huuft! sabar Ara. Itung-itung latihan jadi seorang istri.”

*****

“Kyaaa~Oppa, apa kau baik-baik saja?” Shin Hye kaget dengan penampilan Geun Suk hari ini.

Gwaenchana,” jawab Geun Suk singkat.

“Apa yang terjadi? Kenapa kau masih memakai piyama?”

“Aku kesiangan dan takut telat mengantarmu ke kampus, jadi aku tak sempat mandi dan berganti pakaian.”

Shin Hye melongo dengan pernyataan Geun Suk.

“Tak usah menunjukan ekspresi seperti itu. Baru kali ini khan kau melihatku amburadul seperti ini.”

Oppa, apa yang membuatmu telat bangun hari ini?”

“Biasalah, urusan namja.”

“Sepertinya tidak jauh-jauh dari bola niih.”

“Nah, itu kau tau.”

“Hadeeeew.”

“Yasudah, ayo kita berangkat.”

*****

Sesampainya di SNU, Shin Hye, Ara dan Seohyun menunjukan ekspresi yang sama, berbeda dengan So eun yang terlihat ceria.

“Waduh, ada apa dengan kalian?” tanya So eun.

Mereka bertiga saling pandang dan secara bersamaan mengeluh, “Huuuuuhhh..”

Namja chinguku seperti bocah berumur belasan tahun,” ungkap Seohyun.

“Yuph, he look like a 10 years old child,” tambah Ara.

“Geun Suk Oppa, Yunho Sunbae dan Yonghwa Sunbae tadi malam menonton pertandingan bola dan pagi ini mereka membuat kami merasa geregetan sekaligus jengkel, bukankah begitu hyun, ara?”

Ne,” jawab Ara dan Seohyun.

“Ohh begitu. Emm, tumben nae seobang tidak bergabung dengan sahabat-sahabatnya itu?”

“Itu berarti, suamimu sudah dewasa,” kata Shinhye.

“Apa mereka harus menikah dulu baru bisa berubah jadi dewasa?” tanya Seohyun.

“Emmm, mungkin,” jawab Ara ngasal.

“Sabar yaa sahabat-sahabatku. Ada saatnya mereka ingin berkumpul dengan sahabat-sahabatnya juga. Tidak melulu harus bersama dengan kalian khan.”

Uri Eunnie tambah hari tambah dewasa juga nih,” puji Shinhye.

“Efek menikah pasti tuh.” kata Ara

“Hihihihi.. kalian ini bisa saja.”So eun tersipu. “Sudah yaa, aku ke kelas duluan, annyeong.”

*****

“Waktunya siaran” ucap So eun dengan riang.

“Yuph2, ini siaran perdana kita setelah liburan bukan? Ayo SEMANGAT!” ujar Sungmin.

“Kali ini kita mau bahas apa Minnie?”

“Apalagi kalo bukan tentang liburan. Kita tanya para pendengar SNU FM, apa yang mereka lakukan pada saat liburan, pasti banyak cerita menarik.”

“Ne. Whoooaa, aku sudah kangen dengan para pendengarku.”

“Eunnie-ya, kau tidak lupa membawa oleh-oleh untukku khan, hehehe..”

“Tenang saja Minnie, aku sudah menyiapkan oleh-oleh untukmu dan juga Haneul. Kru SNU FM juga kebagian oleh-olehnya.”

*****

So eun dan Kim Bum baru saja menyelesaikan urusan mereka di kantor polisi. Kini mereka sedang dalam perjalanan pulang. “Semoga saja, orang misterius itu segera tertangkap ya.”

“Iya, aku juga sudah gerah dengan segala macam ancamannya.”

Seobang, tadi malam katanya Yunho Sunbae, Yonghwa Sunbae, dan Geun Suk Sunbae menonton pertandingan bola bersama, kenapa dirimu tak ikut gabung?”

“Oh itu, ehehehe.. karena sekarang aku sudah punya sesuatu yang lebih menarik untuk aku pandangi.”

“Maksudmu?”

“Memandangmu, melihat tingkah dan ekspresimu merupakan sebuah hiburan tersendiri bagiku.”

“Weeeew, memamgnya aku pelawak apa?”

“Buktinya kau bisa selalu membuatku tersenyum dan ingin mencubit pipimu yang menggemaskan itu.”

“Huuueww, gombal.”

“Hahahaha..” Kim Bum tertawa riang.

Mereka berdua pun telah sampai di rumah…

“Sepertinya ada tamu yang datang,” kata Kim Bum. Ia melihat sebuah mobil yang tak dikenalinya terparkir di depan halaman rumah.

“Kami pulang,” ucap Kim Bum dan So eun bersamaan. Mereka melihat seorang Ahjuma dan Ahjussi sedang duduk di ruang tamu. Kim Bum dan So eun pun membungkukan badannya.

“Bummie-ya, Eunnie-ya, kenalkan. Mereka adalah Tuan dan Nyonya Han,” ucap Eomma.

Kim Bum dan So eun mengenalkan diri mereka. Begitu pun dengan Tuan dan Nyonya Han.

Emm, bisakah kalian berdua duduk bersama dengan kami disini?” pinta Eomma. Kim Bum dan So eun menuruti perkataan Eomma.

“Silahkan Tuan Han, apa yang ingin kau sampaikan pada Kim Bum,” ucap Eomma.

“Kim Bum-sshi, sebelumnya kami mohon maaf apabila kami lancang. Apakah kau masih ingat dengan temanmu yang bernama Han So Min?”

Kim Bum berusaha mengingat-ingat. “Han So Min,” ucapnya. “Temanku sewaktu SMA bukan ya?”

Ne, Han So Min teman SMAmu. Dia adalah putri kami.”

“Ya, ya, ya.. aku sekarang ingat. Bagaimana kabar So Min sekarang ahjusi?” tanya Kim Bum.

Raut wajah Tuan dan Nyonya Han langsung berubah muram. “Sebenarnya, kedatangan kami kesini adalah karena So Min.”

“Maksud Ahjusi?” tanya Kim Bum tak mengerti.

“So Min sekarang sedang terbaring di rumah sakit dalam keadaan yang memprihatinkan. Kata dokter, ia menderita depresi berat.”

Jincayo?.. Aku turut prihatin mendengarnya.”

“Kim Bum-sshi, ada sesuatu yang perlu kau ketahui. Sudah lama So Min mencintaimu. Dan kami pun baru tahu tentang hal ini setelah membaca buku diarynya.”

Kim Bum terkejut mendengar pernyataan dari Tuan Han, begitu juga dengan Eomma dan So eun.

“So Min terus-terusan memanggil namamu. Ia menjadi depresi setelah mendengar kabar bahwa kau sudah menikah dengan orang lain. Dokter bilang, satu-satunya cara untuk menyembuhkan So Min adalah dengan mendatangkan orang yang dicintainya. Kim Bum-sshi, kami sangat membutuhkan pertolonganmu. So Min adalah anak kami satu-satunya. Kami tidak ingin kehilangan dia. Kami mohon, tolonglah kami.”

Kim Bum melihat ada guratan cemas di wajah Tuan dan Nyonya Han. “Apa yang bisa kulakukan untuk menolong So Min?”

“Kalau kau tidak keberatan, dan semoga kau tidak keberatan. Kami minta kau menjenguk So Min secara intensif. Berinteraksi dengannya. Karena dengan begitu, So Min bisa pulih kembali.”

“Jadi begini, Ahjuma, Ahjusi. Aku tidak bisa mengambil keputusan sekarang. Aku harus berdiskusi dulu dengan istriku karena walau bagaimanapun sekarang aku sudah berkeluarga. Secepatnya aku akan menghubungi Ahjuma dan juga Ahjusi.”

“Kami sangat mengharapkan bantuan darimu Kim Bum-sshi. Oiya, ini ada buku Diary So Min. Kami harap kau bersedia untuk membacanya agar kau tahu bagaimana perasaan So Min sebenarnya terhadapmu.”

Kim Bum menerima buku Diary itu. “Baiklah, kalau begitu kami pamit dulu. Mohon maaf sudah merepotkan. Nyonya Kim, Kim Bum-ssi, So eun-ssi, terimakasih banyak untuk semua-semuanya.”

*****

Jagiya, bagaimana pendapatmu tentang hal ini? Apa yang harus aku lakukan?”

“Pergilah menjenguknya Yeobo. Bantulah So Min-sshi sampai ia pulih kembali.”

“Apa kau mengizinkanku?”

So eun mengangguk. “Aku juga seorang perempuan. Aku bisa merasakan bagaimana perasaan So Min-sshi sekarang.”

“Apa kau tidak cemburu?”

“Cemburu? Bohong kalau aku tidak cemburu. Tapi, aku akan berusaha untuk mengelola hatiku. Aku tidak ingin egois. Aku tidak mungkin membiarkan suamiku menjadi orang yang tega terhadap orang yang membutuhkan pertolongannya.”

“Apakah aku harus membaca diarynya So Min?”

“Itu terserah padamu.”

“Ahh~tapi aku sudah cukup lelah saat ini. Aku ingin langsung istirahat saja.”

Kim Bum membaringkan tubuhnya di kasur, sementara So eun masih duduk di depan meja belajarnya. Ia bergumam dalam hati, “Tuhan, tolong kuatkan aku. Jangan sampai aku menyesali apa yang sudah aku putuskan tadi.”

Bersambung….

Seperti biasa,, aku tunggu kritik,, saran  dan komentarnya yaaaa…

aku sangat menghargai komentar yang jujur.. author sangat siap menerima segala masukan.. karna ini demi kemajuan author juga…

terimakasih atas semua apresiasi reader terhadap FF ini.

Dengan penuh cinta kuucapkan Gamsahamnida… ^^

^^dierenzitudienaOrenz si penyuka Jeruk^^

Tags: , , , , , , , , , , ,

52 responses to “Born to belong together Part 12”

  1. Echa babykyu says :

    Huaaaaa keluarga yg lagii bahagia”ny sedang diuji,, tabahkan hatimu iia so eun …
    Seung ho sabar iia,, aku yakin ji yeon akhirny psti milih kamu#sok tau ..
    Daebak,,,
    Penasaran bgt ama crta slnjtny,,
    Dtnggu”.. Ayo” lnjtkan ..
    Jgn lama”🙂

  2. amauminie says :

    Aaaaa tidak!
    Kenapa ni dua couple jadi ada masalah eon?
    Hueee kok ji yeon sama dubu? Kasian seung ho dong eon .
    seung sama ji yeon yah eon? Yah? Yah? ;;)
    Aihh, siapa sih yg meneroror bumsso. Belum ada petunjuknya?
    Ah, udah mulai ada konflik nih . Seruuu:)

    Gitu aja ah, Ama kga mau kritik haha
    Jangan lama-lama lanjutannya eon!^^/

    • ^^orange pumpkin girl^^ says :

      annyeong ama..🙂
      namanya juga hidup, kalo ga ada masalah ga berasa hidup bukan (?) kekeke.. *sotoy mode:on*
      pengennya seung ho ma ji yeon yaa?…
      Let’s see..
      makasiih yaa udah baca + komen.. (^o^)

  3. mey_kimeun says :

    kok ji yoen ma dubu..?
    kapan jadiaany..?
    :hehehe…..
    siapa cih ya ng neror kim bum..?
    lanjutny jgn lama” ya eon,,

  4. mey_kimeun says :

    kok ji yoen ma dubu..?
    kapan jadiaany..?
    hehehe…..
    siapa cih ya ng neror kim bum..?
    lanjutny jgn lama” ya eon,,

  5. merli says :

    hidup kim bum dan soeun sempurna ya punya keluarga yang sayang sama mereka udah gitu mereka juga pintar …
    ceritanya makin seru kak , aku penasaran siapa yang suka neror kim bum . masalah 1 belum selesai udah masalah lagi , aduh aku kasian sama soeun ..

    kasian ya seunho , saking patah hatinya sama jiyeon jadi kaya gitu , ayo seungho jangan menyerah !!!!!! kak kalo update jangan lama-lama dong kak ..

  6. founney says :

    waaa.. sedang seru”a bersambung…
    part selanjut’a jngn lama” yh,,,
    uwd gga sabar neii..

  7. rizkyapratiwi says :

    waaahhhh …. Seruuuu
    Tapi orang misterius nya kog gk muncul2 bener2 penasaran siapa

    D tunggu next partnya

  8. larasrahmaa says :

    huaaaaaa makin seruuu BTBT nyaaaa😀
    yah, kasian banget seung ho dotolak ji yeon
    ji yeon sm seung ho ya, trs dubu sm akuuu /plakk
    kak, kata” yg tentang SUKA CINTA sama SAYANG itu, huuuu menyentuh bangetttt
    hubungan bumsso makin romantis aja yaa
    han so min ? aduh gmn nih hubungan bumsso
    tapi so eun baik yaaa, relain si kim bum jenguk perempuan lain, walaupun dia cemburuu
    Yong choding>>> ini apa artinya kak ?
    yaudah deh segini aja
    next partnya ditunggu yaaaaaaaa😀

    • ^^orange pumpkin girl^^ says :

      Annyeong laras..🙂
      Choding itu artinya anak kecil, di WGM Yongseo, Seohyun pernah manggil yonghwa dengan panggilan Yong Choding,, kekeke..😉
      Makasiih yaa udah baca + komen (^o^)
      Cmiiiiww…

  9. dini ramadhani says :

    han so min huwaaaaaa….siapa lg itu???
    waduh,makin kompleks aja ceritanya,seung ho mabok ada lg muncul han so min
    so eun baik bgt dah ngijinin suaminya menolong wanita yg mungkin bisa jd bumerang baginya
    cieeeee pasangan baru lg mesra2nya nie,haneul plus sungmin wkwkwkwk udh jadian tinggal nunggu kondangannya ahahahahaha
    wakakakaka ara,shin hye ma seo hyun lg baru tau kalo pasanga2 mereka amburadul ya ahahhahah
    waduh waduh,napa ji yeon jd banting stir ke jinki hiks hiks kasian ma seung ho
    hmmmm berharap moga2 aja namja yg meneror kim bum segera ditemukan
    sekian dulu komen dr saiia,maap kalo pendek heheheh
    saiia tunggu part 13nya

  10. chiby says :

    kasian kim so eun psti gusar bgt. . .mga msalahe cpt kelar. . . hhe. . .

  11. Enno BumSSo says :

    ihhhiiiyyy. . . kse mbangga2in indonesia euy . . .hahaha

    y ampun . . . .seungho jdna milih jiyeon??? tp kasian yaa dah telat, jiyeonna dah keburu ma dubu, walaupun saia jealous😦 .
    wuih . . .penjelasan kb ttg suka, sayang, cinta ribet bgd yak . . . Q masih lum mudeng ^^

    kyyaaaa . . . . .trnyata sungmin jg ngrasain perasaan yg sama tow k haneul?? cukhae eon . . . . .😀

    aih . . .aih . . kb skrg genit yak ma kse😉

    mmmmm . . . .tu yg neror masih exist aja nui kagak ngilang2, dah gitu skrg ditambah cwe yg stress ntu😦 duh ksian amad cobaan BumSso pdhl masih awal2 rumah tangga . . .hiks hiks

    • ^^orange pumpkin girl^^ says :

      iyaa dong~
      secara mates khan bertebaran (?) di Indonesia,, kekeke..😉
      hahaha.. bagian mananya yang bikin ga mudeng?.. hohohoho,, begitulah.. secara aye authornya, jadi dibuatlah Sungmin suka ma Haneul. Namanya juga orang yang yg lagi jatuh cinta, jadi bawannya genit (?) *apadeh* hwhwhwh
      makasiih yaa udah baca + komen… (^o^)
      cmiiiw…

    • meerable says :

      @enno, salam kenal..😉
      sama..bagian penjelasan cinta…sayang..dan suka… rada ribet ngertiin nya..
      hahahaha…

  12. citra a aprilia says :

    Aaaaaaaaaaaa kak dierenz… Annyeong ^^
    akhirnya keluar jg nih huaaaaaaaaa
    kereeeeeeennnnnn sumpah deh. Noemu noemu chuaeeeeee..

    Asyik bumsso plng.. Semua kebagian oleh”.
    Oppa, eonnie mana bagiankuuuu? *plak haha

    wowow seungho akhirnya sadar dia lbh cinta sama ji yeon. Tapi tapi tapi.. Ji yeon mengapa kau sama jin ki?
    Ah ga tega sama seungho sampe mabuk berat gt. Huhu *minhopelukakuakumaunangisnih* hehehe

    wawawa shin hye, ara dll kocak itu ya hahaha bs brgan gt ngambeknya namjanya jg hihihi. Kb asyik bgt ga ikutan dan lebih milih sama kse. Uuuuuhu so sweeet. Mau dong pny suami kyk gt. *minho.yaa.ayo.nikah.yoo.tp.tenang.kau.nntn.bola.ku.temani.soalnya.aku.jg.suka.nntn* *gabruuukkk hahaha

    wuow, kb ternyata ada yg suka. Apa jgn” dia yg ngancem? Tapi? Tapi, masa iya ngancem blng so eun is mine ya? Waduw seruuu nih makin bnyk konflik huaaaaa

    at least keren lah kak. A hundred thumbs up for this ff.
    Aku tunggu lanjutannya ya. As soon as possible kalo bisa. Soalnya udah penasaran bgt nih.
    Woke? Hehehe

    gomawo🙂

    • ^^orange pumpkin girl^^ says :

      Annyeong cit2 yeobonya minho,, kekeke..😉
      jeongmal gomapta udah setia (?) nungguin ni FF,, hohohoho…

      Tenang2~ semua kebagian. Cit2 mau oleh2nya apa?.. *author sok nawarin padahal yang jalan2 bumsso* hwhwhwhw

      Ciiiiee… ciiieee.. mau nonton bola bareng.. *ikuuuuut nimbrung bareng umin gangguin citra & minho*😉

      asiiik2~ dapet banyak jempol, laku ga yaa kalo di jual ke pasar (?)

      makasiih yaa udah baca + komen… (^o^)
      Cmiiiiwww…

  13. Triple SElf Diadem says :

    Ah ini FF yg aku tunggu2!
    Author updatenya jangan kelamaan ya!

    Pengen tau gimana perkembangan hubungan Jiyeon n Seung Ho!!!

  14. rosiyani 'oci' says :

    satu kata yg terucap MANTAP. haha..
    sumpah keren bgt..
    cerita tentang pasangan yg bener2 mengharu biru, hihi…
    kalo buat pasangan eunnie ma bummie mah ga ada kata lain lain selain SUKABGTBGT.
    haneul-sungmin , huffft akhirnya bersatu jg kalian. sangat menyakitkan pasti pertamanya tuh haneul ma sungmin tapi kan akhirnya happy ending. hihi *lirik bunda
    aduhhh jiyeon kenapa sih kau ini ???? mau apa tar ngrasain sakit lagi kalo bener2 ngelepasin sengho.
    aduuuh beneran nangis aku liat sengho tar harus ngerelain jiyeon pergi untuk kedua kalinya :””(
    jangan pisahkan mereka bundaaaa.. *berlutut berharap dihadapan bunda nih
    aishhhhh buat 3 pasangan yg lain itu, makanya kalian cepet nyusul bum ma eunnie nikah aja biar ga kesel tiap pagi. hhe
    behhh si peneror mulai beraksi lagi. aduhhhh…
    dateng lagi cobaan dari pihak kim bum nih sekarang . si so min aduh aduh kenapa kau kalo suka ga jujur dari dulu sma. huhu…
    buat eunnie ma bum aku doain semoga kalian bisa tetep jaga hati kalian ya. jangan sampe ujian yg dihadapi buat kalian nyerah *tsahhhh kata2 aku beneran ga tahan nh. hha..

    aku tunggu deh part selanjutnya bun, moga ga lama2 ya🙂

    • ^^orange pumpkin girl^^ says :

      2 kata buat Oci ~ jeongmal gomapta..🙂
      ga pake banget juga udah keren/ dilempar… hwhwhwhwh
      karna happy endinglah yang dicari dari setiap life story, iya gaa?.. hohoho..
      cuuupp… cuuupp… cuuupp.. *nyodorin saputangan orenz buat oci* janga nangis yaa cii, ntar bogor banjir *nah loh apadeh* kekeke…😉

      Makasiih yaa udah baca + komen.. (^o^)
      *big hug for u dear*
      Cmiiiiwww..

  15. Kim So In says :

    Omo…
    Jgn sampe Han So Min minta jd istri k 2’a Kim Bum tak rela aku onnieku diduakan…

  16. rini says :

    yaampun keluarga yg lagi bhagia”.a sedang d,uji , ,
    kasiand seungho d,tolak lagi ma jiyeon,, pasti jiyeon tu gk tega juga pank,,
    smoga aj soeun ma kimbum kuat ngahadapin cobaan,a terutama soeun,a,,

  17. rahmi says :

    annyeong haseyooooooooooooo
    ny. jinki in here….. mau komen.. huhuhuuuhuuh baca ffnya di kampus.. jd g konsen sama diskusi… saking penasarannya soalnya wkwkwkwwkwkwkkkwwk

    ok langsung saja…

    “Apa kabar dengan program pembuatan cucu untuk Eomma?” “Hehehe.. Tenang saja. Program itu sudah berhasil terlaksana.” ==> haiiii ternyata udh bikin toh,.. wkwkkwkwkwk tp pas di mana ya?? di Arab? di Paris?? *emang ada* di Indonesia? klo di Paris aku jd ingat ff di LU yg honeymoon di Paris.. ouououuou *rated* LOL

    euummm apa lagi ya….

    wah wah wah.. kasihan seungho.. bertepuk sebelah tangan.. sama noona ja deh … hahhaahahahh *abis onew saya jg diembat m jiyeong* *ngambek ala shinchan*

    weeeeiiiiissssssssssssssssssssss haneul… cie cie cie….

    au au au… suit suit suit..

    ah sumpah kak… aku sbnrnya mau komen lumayan pjg tp lupa apa yg mau dikomenin.. ahahaahahahaah

    wah wah wah… org Jepang itu? eh tp kok aku berasa si peneror itu bodor ya.. bilang2 dia di Jepang.. aneh.. haahaaaahaha org mah jgn bilang2.. wkwkwwkwkkwk

    wuiiihhh KHJ masuk juga idolanya kse.. wkwkwkwkwkwk….

    aishh siapa lagi tuh han so min… ckckckckcckck

    kk… huaaaaaaaaaaaaa bumssonya kurang mesra gimana gitu.. ou ou ou…. (author: emang mau mesra gimana?) (reader: ya yg mesra) (author: reader yg aneh) LOL *ketawa ma dialog sndiri* #abaikan

    ayo ayo ayo lanjutkan…. !!!! fighting!!!!

    sekian
    wassalam

    -jinkyung couple-

    • ^^orange pumpkin girl^^ says :

      Annyeong.. ~ Ny.Jinki *lambai-lambai gelar karpet merah* (?) hayoooloh.. Pak Bu Dosen, ni ada mahasiswinya yang nyuri2 kesempatan buat baca FF pas kuliah, hohoho…

      ikh waw ~ reader yang satu ini pgn tau aja mereka buatnya dimana?.. Rahasia dong *kata Bumsso* ahahahahaMIN..😀

      Sabar yaa Jin Ki Wife’s, disini khan cuma akting (?) ini juga demi kelangsungan rumah tangga kalian khan.. *apadeh* hwhwhwhw

      iyaa niih~ tumben komennya ga sepanjang biasanya,, tapi gpp kok.. gwaencahana…

      yang bilang dia ada di Jepang khan bukan penerornya mi, tapi pihak kepolisian. Ayo dibaca lebih teliti lagi, kekeke..😉

      hu um~ KHJ salah satu namja di masa lalunya KSE.

      Kurang mesra?… hadewwww.. =.= padahal author udah minta berbagai tips dari dokter cinta (?)

      Makasiih yaaa udah baca + komen.. (^o^)
      *peluk+cium+telen (?)*
      Cmiiiiiw…

      • bumssoindo says :

        yang bilang dia ada di Jepang khan bukan penerornya mi, tapi pihak kepolisian. Ayo dibaca lebih teliti lagi, kekeke..😉 ==> bukan polisi juga kak.. tapi authornya yg bilang gitu.. ahahahahahah /plakkkk

        Kurang mesra?… hadewwww.. =.= padahal author udah minta berbagai tips dari dokter cinta (?) ==> dokter cinta yg mana nih?? eumm di RKI kah?? haahahaha yg kata2 suka, sayang, cinta, aku baca di RKI loh.. *g ditanya* wkwwkkw

        mksdnya yg lebih mesra gimana gitu kak… (author: reader yg aneh)

        -rahmi-

  18. Indah_ELF says :

    Makin sRu aza nii crita’a …
    Wah bkal ada pegangu nii antara kim bum & so eun …
    Seoungho ksihan d’tolak ji yeon …
    Ywdh tngu part slanjut’a

  19. monik says :

    YAA…. aq kelamaan komen nya…
    ciaaah… fanfics kesukaan qu datang juga….^^
    seung ho ttp suka ma ji yeon..^^ aq senang..
    mantap eon. ff nya.. d tunggu lgi ya eon^^

  20. dinarizky blog says :

    wuah ceritax tambah seru…bumsso akhirx dah bwt toh #ihirrrr#
    ya knapa jiyeon ma jinki c??kan kasian seungho jd mabuk dech tapi mudah2an jiyeon akhirnya sama seungho dech…
    cie…cie..cie..prikitiew pasangan yang baru jadian sungmin+haneul tinggal nikah nech!!klo nikah undang2 ya.hehehe
    kykx yg neror KB tuh si pangeran lucu “Ki Bum” kan ki bum pnya msa lalu yg indah sama so eun.heheehe #so tau nech reader#
    huh siapa lagi ini han so min jd org ke-3 moga2 ja bumsso kuat ya mempertahankan cintax…
    Sekian komen dr saya maaf klo panjang…hehehe
    Jgn lama2 ya unnie lanjutannya..:D

  21. dita says :

    bundaaaaaaaaaaa mian hiks” telat
    beneran deh , sebenernya jg udh beberapa hari yang lalu mau comment tp gagal mulu

    huaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
    itu kim bum sma so eun makin romantis aja ahahhaha
    aku bcany senyum” sendiri ahahahhaha
    weh sapa sih yg gangguin *ambil peso buat motong kue* ahahahha
    keren lah bunda ahahahah

    kok bisa sih ji yeon mlah sma onew *tarik onew, d jitak min hyuk*
    aaaaaaaaaaaa
    ji yeon sma seung hoo aja hiks”
    kasian oppaku
    pdhl udh yakin klo sukanya sma ji yeon hiks”

    bundaaaaaaaaaaaaaaaaaa
    lanjut jgn lma”
    d tunggu sma aku sma min hyuk juga
    hahhahhah
    LANJUT!!!!!! :*

  22. meerable says :

    wooaa… akhirnya part 12 nya jadi juga… jadi terharu..T.T
    Tpi,,, aq sedih bgt ji yeon akhirnya nolak seung ho.. seung hoo jdi patah hati n mabuk2an **udaaahhh.. seung hoo ama aq aja// jadi bronis q** hahahaha.. *ngasal*
    yep.. kim bum n so eun makin mesraa.. whoaa.. aq suka tiap part FF BORN TO BELONG TOGETHER ini..🙂
    Bsa mempermainkan emosiq, bs tba2 nangis, trus mendadak senyum2 sndiri, trus melongo**berlebihan**..
    authoorrr..aq tunggu part 13 nya **duduk manis dan menebar senyuman menawan** ^.<

  23. kubis itu manis says :

    wah kak seperti biasa keren ceritanya…..
    ji yeon kini dah ma jin ki..
    seung ho kasihan banget..
    ya udah ma aku aja..

    so eun ma mbum makin romantis aja..
    hehehehe..
    maaf kali ini komen pendek bun

  24. Ina BeQi Soeulmates says :

    huwaaaaaaaaaaaaaaaaaaa huwaaaaaaaaaaaaaaaaa ottokhae??????????????
    siapa lg itu so min??????
    ahhhhhhhh keputusan yg sulit ini buat kim bum dan so eun,,,,
    kyg.a ini cobaan berat,,,,,,,, menyangkut hatiiiiiiiiiiiiii……….

    aduuuuuuuhhhhhhhhh prihatin liat seung ho kyg gt,, knp mesti pd nyakitin hati sendiri sih itu seung ho ma jiyeon,,,,,,,,,cinta gak harus memiliki… huhu…
    dubu dubu dubu buat mimi aj jgn jiyeon,, huwehehe..

    cieeeeeeeeee cieeeeeeeeee ada couple baru nih,,, *ngelirik haneul ma minppa*
    chukkaeeeeeeeeeeeeeyoooooooooo *niup terompet*
    uda main cemburu”an juga… kekeke

    perbedaan suka, sayang dan cinta.a aq sukaaaaaaaaaaaaaaaaaaa………
    bener itu,,,,, kim bum emank kereeeeeeennnnn,,,, kasi jempol buat mbum
    *author: reader sarap,, yg pnya ide kan saya* ahahaha

    seperti biasa FF URI DIERENZ SI PENYUKA ORANGE JENG MIMIN MRS.PUMPKIN PASTI DAEBAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAKKKKKKKKKKKKKKKK>>>>>
    aku selalu nunggu kelanjutannya sist^^
    sekiaaann dan terima kasih
    *kyg pidato*
    heuheu…

  25. goguma says :

    ini adalah ff yang pertama kali aku baca saat menebukan blog ini..
    aku sangat menyukainya..
    update lanjutannya lagi chingu..
    udah ga sabar nunggu..

    bagus ceritanya chingu..
    like this !!!

  26. hikari rofi says :

    eonnieee….dierenZ…..q kangen bc ff mu….hehe..^_^
    ehemm…ehemm…BUMSSO rom,tisny…msh aj malu”…hehe..psgan yg lucu…
    aish..i2 Han So Min cyp lge…
    pangeran keren & Han So Min : SIAGA 1..hehe
    hiks..hiks..seung ho dtlk 2x..udh sini2 sm q aja…
    nasehat kim bum ke seung ho…I Like This…

    Mmm…pa lgee ya…
    next partnya dinanti…

    Hwaiting…eonn…!!! ^^v

  27. Triple SElf Diadem says :

    Author FF ini kapan dilanjutin sih?
    Ga sabar nih ama kelanjutannya!

    Cepetan dilanjutin ya!

  28. anggi lianaputi says :

    aq udah baca berkali2 ini part 12 sambil nunggu part 13, . Cepetan dong di muat udah ga sabr ngeliat eunie ma bumie makin mesra nih hehehe

  29. meilani says :

    please dong dilanjutkn ff part 13 penasaran nih………………..

  30. Afia says :

    Bagus bgt……

  31. caroline says :

    Kok gk ada kelnjutannya? -_- pdhal uda seru bgt bacanya

  32. puput says :

    ayooo dnk di lanjutin seruu bgt ceritanya🙂
    GOGOGO !!!!!!!

  33. Anggun_lee says :

    Q bca part 3 dan part ini q rasa bhasa’a hancur ,kurang baku ,dan terlalu ke indo’an bhs’a pdhl crita’a korea dan terlalu kyak gmn ea. . . , aneh aja kalau di bca tp ide crita’a bgus

  34. firmansyahlyla says :

    Sru bgt crtanya, next

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: