My Lovely Bodyguard part 13

Author : Evi Riana

Main Cast: Kim Bum , So Eun

Cast: Park Jiyeon, Yoo Seungho, Byun Hee Bong, Goo Hyesun, Lee Minho, Im Yoona, Kim KiBum, Jessica Jung, Cho Kyuhyun

Genre: Romantic/Family/Friendship/Mystery

Type: Sequel

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

Cerita yang ditulis hanyalah fiktif belaka. Apabila ada kesamaan merupakan hal yang tidak disengaja.

Mumpung sekolah lagi libur…

Author ngebut bikin ceritanya…

Semoga makin suka ya….

Lanjut..

Part 13

“so eun, kim bum kakek minta kalian jaga diri kalian masing-masing ya. Kakek tak mau kalian diculik lagi” pinta hee bong.

“ya kek. Aku akan pastikan kejadian penculikan itu tak akan terulang lagi” ujar so eun.

“kamikan bisa saling menjaga diri kami. Kakek tak perlu sekhawatir itu. benarkan, so eun?” ucap kim bum sambil melirik so eun. so eun langsung menundukkan kepalannya sambil menggit rotinya.

“ya, kakek percaya dengan ucapan kalian. Kalau begitu kakek berangkat dulu” pamit hee bong. Setelah, hee bong berangkat barulah so eun dan kim bum berangkat kesekolah.

“hey, so eun.. kau tidak lupa apa yang kubisikkan kan?” goda kim bum.

“hah? Apa? A..aku lupa” ucap so eun sambil pura-pura berfikir.

“aisshh.. kau ini. Memang bodoh!! Apa perlu kubisikan lagi?” tanya kim bum.

“tidak… tidak usah” tolak so eun. so eun langsung buru-buru masuk kedalam mobil. Kim bum hanya cekikikan melihat so eun gugup.

Sesampainya, disekolah teman-teman kim bum langsung menanyai keadaannya..

“aku sudah membaik. Tenang saja” ujar kim bum.

“aku senang mendengarnya dengan begitu hari jumat ini kau bisa pergi berkumpul dengan kita semua” ucap minho.

“hari jumat? Berkumpul untuk apa?” tanya kim bum penasaran.

“kau lupa kibum ulang tahun hari sabtunya” omel seungho.

“kau jahat sekali kim bum. kau melupakan hari ulang tahun temanmu ini?” omel kibum.

“oiya, maaf. Kau kan tahu aku ini baru keluar dari rumah sakit” aku kim bum.

“yasudah.. sehabis pulang sekolah rencananya aku ingin mengajak kalian menginap divillaku. Aku sudah minta ijin kepada orang tuaku dan mereka mengijinkannya” ucap kibum.

“wah, menyenangkan sekali. Oiya, siapa saja yang ikut?” tanya kim bum.

“kalian semua dan yoona tentu saja. Hyesun, so eun dan jiyeon nanti aku ajak. Oiya, jessica dan kyuhyun mungkin akan kuajak” jawab kibum.

“kyuhyun? Kau yakin ingin mengajaknya?” tanya kim bum.

“iya, kau lupa dia itu sudah bergabung dengan perkumpulan kita. aku juga tak enak. Sedangkan, jessica aku juga tak enak hati masa jiyeon kuundang tapi dia tidak” jawab kibum panjang lebar.

“hum… terserahmu sajalah. Yang pasti aku akan ikut” ujar kim bum.

Sementara itu, yoona berkumpul dengan so eun dan yang lainnya untuk memberi kejutan ulang tahun untuk kibum nanti hari sabtu.

“kau ingin pesta kejutan seperti apa?” tanya hyesun.

“aku belum memikirkannya. Yang pasti aku akan membawakannya kue tart ulang tahun” jawab yoona.

“hooh… berapa hari kita akan menginap divillanya?” tanya so eun.

“hari minggu kita sudah pulang” jawab yoona.

“jessica, diajak atau tidak?” tanya jiyeon.

“entahlah, jiyeon. Kibum belum bilang apa-apa lagi tentang siapa saja yang datang. Dia hanya mengundang teman-teman terdekatnya saja” jawab yoona.

****

Sepulang sekolah, so eun mengajak kim bum untuk pergi membeli kado untuk kibum. Karena so eun tak tahu kesukaan kibum makanya ia mengajak kim bum.

“memangnya dia suka apa?” tanya so eun.

“apa ya? Aku juga kurang tahu” jawab kim bum

“apa? Tak tahu? Kau inikan temannya masa kesukaan teman sendiri tidak tahu” omel so eun.

“hemm.. kibum itukan religius sekali kau belikan saja dia alkitab” ujar kibum.

“alkitab? Memangnya dia tidak punya alkitab apa dirumahnya. Yang lain saja” tolak so eun.

“ahh, belikan saja dia buku program komputer. Mungkin dia akan suka” usul kim bum.

“baiklah, kalau begitu kita ketoko buku saja” ujak so eun. so eun dan kim bumpun pergi ketoko buku membelikan hadiah untuk ki bum. selesai memebeli kado untuk kibum mereka mampir ke restaurant untuk mengisi perut.

“apa kau sudah mengingatnya?” tanya kim bum.

“ingat apa? Aku tak mengerti” tanya so eun.

“bisikanku” jawab kim bum.

“hemm… aku haus sekali.. restaurantnya penuh sekali ya” ucap so eun mengganti topik sambil meminum jus jeruknya.

“aisshh… kau ini selalu saja merubah topik pembicaraan” omel kim bum.

“kau ini kenapa sih? Mau tahu saja. Kemarin aku tidur tanpa mimpi. Kau puas?” ucap so eun.

“cih… payah” gerutu kim bum sambil memakan makanan pesanannya.

“apa jessica dan kyuhyun diundang oleh kibum?” tanya so eun.

“iya. Kenapa? Kau senang kyuhyun ikut?” tanya kim bum ketus.

“biasa saja. Aku hanya bertanya saja” jawab so eun. “sepertinya, jessica sudah tidak dekat-dekat denganmu. apa yang kau lakukan dengannya?” tanya so eun heran.

“mana kutahu. Jangan tanyakan tentang dia kepadaku. Aku tak pernah mengurusinya” jawab kim bum dingin.

“ihh… galak sekali kau ini. Tidak ada perempuan yang mau dengan laki-laki galak seperti dirimu” ledek so eun.

“benarkah? Tidak ada? Bukannya ada?” pikir kim bum.

“siapa?”

“gadis bodoh dan ceroboh yang bernama kim so eun” jawab kim bum.

“hah? Seenaknya saja. Aku tak pernah mau denganmu” omel so eun.

“masa sih? Kata-katamu dan tindakanmu sangat berbeda. Sudahlah, ayo kita pulang” ujar kim bum. so eun hanya mendengus kesal.

Sementara itu, kyuhyun yang sedang mencari cd instrumental ditoko kaset tak sengaja melihat jessica didalam toko itu yang sedang mendengarkan musik.

Kyuhyun segera menghampiri jessica.

“jessica..” panggil kyuhyun. Jessica sepertinya tidak mendengar kalau kyuhyun memanggilnya, ia diam dan tidak merespon panggilan kyuhyun.

“hey, jess..” panggil kyuhyun dengan suara yang lumayan keras. Jessica tetap diam.

“jessica, kau ini tak dengar ya?” panggil kyuhyun sambil menepuk bahu jessica. Jessica yang kaget karena ada yang menepuk bahunya langsung berteriak.

“kyaa…. maling.. tolong..” ucap jessica sambil memejamkan matanya saking ketakutan. Semua pengunjung toko melihat kearah kyuhyun dan jessica.

“bukan, bukan. Saya temannya” ucap kyuhyun. Semua orang langsung tidak menghiraukannya lagi.

“kau ternyata. Kupikir kau ini maling” omel jessica.

“enak saja. Mana ada maling yang menepuk bahu korbannya. Aku ini sudah memanggilmu beberapa kali tapi, kau tidak mendengarnya” ucap kyuhyun.

“oh, hahaaha.. maaf. Aku sedang asyik mendengarkan lagu jadi tidak sadar ada yang memanggilku” ujar jessica.

“ya, tidak apa-apa. Memangnya apa yang sedang kau dengarkan?” tanya kyuhyun.

“lagunya SM The Ballad.. kau pernah dengar? Lagunya enak sekali” jawab jessica.

“oh, aku hanya mendengarnya beberapa kali diradio. Aku tidak tertarik mendengar lagu seperti itu. aku lebih suka mendengar lagu instrumental” ucap kyuhyun.

“hah? Lagu seperti itu hanya bikin mengantuk” ledek jessica.

“enak saja. Instrumental itu musik yang sangat menenangkan pikiran. Mengertilah sedikit” omel kyuhyun.

“huh.. terserahmu sajalah” cibir jessica.

“habis ini kau mau kemana?” tanya kyuhyun.

“entahlah. Masih ingin jalan-jalan disekitar sini saja. Aku malas ada dirumah” jawab jessica.

“kau masih belum berbaikan dengan ayahmu, ya?” tanya kyuhyun.

“belum. Sudahlah, jangan membahas tentang itu lagi” pinta jessica.

“baiklah, kalau itu maumu” ujar kyuhyun. Kyuhyun pun pergi kedaerah cd instrumental sementara jessica tetap melanjutkan mendengarkan musiknya. Setelah, mereka selesai berada ditoko cd, kyuhyun menawarkan jessica untuk pulang bersamanya.

“sudah sampai” ucap kyuhyun.

“heh.. terima kasih ya, hyun. Kapan-kapan seringlah mengantarku pulang” canda jessica.

“kau kira aku supir pribadimu” omel kyuhyun.

“haha.. aku hanya bercanda. Sekali lagi, terima aksih” ucap jessica keluar dari mobil kyuhyun.

“ya, sama-sama” kyuhyun pun pergi dari rumah jessica. Sementara, jessica masih memandangi kepergian kyuhyun.

“siapa yang kau pandang, jes?” tanya jiyeon.

“hem… tidak ada” jawab jessica dingin.

“Kau sudah mendapatkan undangan dari kibum untuk hari jumat nanti?” tanya jiyeon.

“sudah. Aku akan ikut. Kau juga ikutkan” jawab jessica. Jiyeon hanya mengangguk. Jessica langsung pergi kekamarnya.

****

So eun dan kim bum baru pulang sehabis pergi membeli kado untuk kibum. So eun segera pergi kekamarnya untuk beristirahat.

“kau sudah mau tidur?” tanya kim bum.

“iya, aku lelah sekali. Selamat malam kim bum” ucap so eun.

“tunggu…” panggil kim bum. so eun menoleh kebelakang dan kim bum mendekatinya. So eun yang mengira kalau kim bum akan menciumnya langsung memejamkan matanya. Kim bum hanya tersenyum dan mencium kening so eun.

“kau berharap aku menciummu ya?” tanya kim bum jail.

“t..tidak. untuk apa aku berharap seperti itu” bantah so eun.

“hum… masa sih? Aku tak yakin” fikir kim bum.

“ahh, terserahmu sajalah. Aku lelah mau tidur” ucap so eun. kim bum menahannya dan langsung mencium bibir so eun. So eun yang kaget hanya diam dan menikmati kim bum menciumnya. So eun akhirnya melepaskan ciuman kim bum dibibirnya.

“dugaanku tak pernah meleset, so eun” goda kim bum.

“ihh.. terserah apa katamu saja” ujar so eun sambil tertunduk malu.

“kau ini benar-benar menggemaskan” ucap kim bum sambil mencubit pipi so eun.

“ekkhhh… aku lelah, kim bum. sudah sana pergi” usir so eun sambil memegang pipinya yang merah karena dicubit kim bum.

“baiklah, aku akan pergi. Tapi, satu kali lagi…” pinta kim bum sambil memejamkan matanya.

“apa? Tidak. Dalam mimpimu saja” omel so eun.

“kalau begitu aku tidak akan pergi” ucap kim bum.

“terserahmu saja… tidak pergi juga tak apa-apa. Kau bisa tidur diluar inikan” ucap so eun membuka pintu kamarnya.

“yya, so eun. kau tega sekali” teriak kim bum. So eun hanya menjulurkan lidahnya dan menutup pintu kamarnya. So eun didalam kamarnya hanya tersenyum senang sambil jingkrak-jingkrakan dan pergi kekamar mandi.

“dasar kau so eun” gerutu kim bum sambil pergi kekamarnya.

****

Tibalah, hari jumatnya. Sehabis pulang sekolah, kim bum dan so eun pulang dulu kerumah berkemas-kemas. Setelah selesai berkemas-kemas barulah mereka pergi ke villa kibum.

“kita tidak bareng dengan yang lainnya?” tanya so eun.

“tidak. Kibum dan yoona langsung pergi ke villa begitu juga minho dan hyesun. Seungho menunggu jiyeon” jawab kim bum.

“ohh, yasudah. Au mau tidur dulu, jangan ganggu aku. Ah, satu lagi jangan menyetir kencang-kencang” pinta so eun.

“ya, bawel” ujar kim bum.

Sementara itu, seungho dan jessica menunggu jiyeon dan jessica berkemas-kemas dirumah jung.

“kau jadi akrab dengan jessica, hyun?” tanya seungho.

“Kami memang pernah mengenal sebelumnya makanya kami bisa akrab” jawab kyuhyun.

“kenapa dia sama sepertiku dan jiyeon. Heh, sudahlah setidaknya aku bisa pergi dengan jiyeon hari ini” ucap seungho dalam hati.

“ayo, aku sudah siap kita langsung berangkat saja, hyun” ajak jessica.

“baiklah. Seungho, kami berangkat duluan” pamit kyuhyun. Seungho hanya mengangguk dan menunggu jiyeon turun.

“maaf, menunggu lama. Ada yang harus kubereskan dikamar” ucap jiyeon.

“tak apa. Ayo, kita langsung pergi. Sini, aku bawakan kopermu” ucap seungho sambil meneteng koper jiyeon.

“jiyeon, kau sudah mau pergi?” tanya jung.

“iya, ayah. Aku pergi dulu” ucap jiyeon dingin.

“hemm.. baiklah. Hati-hati, dijalan ya. Seungho jaga jiyeon ya” pinta jung.

“baik, paman” ucap seungho. Setelah, jiyeon dan seungho benar-benar sudah pergi, jung langsung pergi kekamar jiyeon. Sialnya, kamar jiyeon tak bisa dibuka. Ternyata, jiyeon sengaja mengunci dan menggembok kamarnya agar tidak ada yang masuk kedalam kamarnya.

“kau menggembok kamarmu, jiyeon?” tanya seungho.

“ya, aku takut kalau ayah akan membongkar kamarku. Aku mempunyai firasat tak bagus. Makanya, aku sengaja menggemboknya” ajwab jiyeon.

“kau ini sungguh cerdik. Tak salah kau cerdik, ayahmu itukan polisi” puji seungho.

“iya, terima kasih” ucap jiyeon tersenyum.

****

“hey, so eun bangun..” ucap kim bum.

“hemm… sudah sampai? Hah? Bagus sekali pemandangannya” ucap so eun senang melihat kearah jalanan.

“bagus kan? Untung aku membangunkanmu” ujar kim bum. kim bum memberhentikan mobilnya diladang bunga. So eun sangat senang melihat pemandangan ladang bunga. Ia langsung turun dan pergi keladang bunga tersebut.

“ahh, senangnya bisa berada disini” ucap so eun sambil menghirup udara yang segar.

“sebelum pulang kita mampir kesini lagi” ucap kim bum.

“yayaya… kau harus janji. Aku harap kita bisa kesini terus” ucap so eun.

“aku senang melihatmu tersenyum begitu” gumam kim bum. wajah so eun langsung memerah saat kim bum mengucapkan kata-kata itu kepadanya.

“oh ya.. hahaha… itukan karena aku senang” ujar so eun.

“senang atau tidak aku tetap suka melihatmu tersenyum” ucap kim bum memeluk so eun.

“yya, tidak perlu pakai peluk segala” omel so eun. kim bum melepaskan pelukannya dan membalikan tubuh so eun agar berhadapan dengannya.

“kalau begitu aku akan memandangmu saja sebagai ganti karna tak mau kupeluk” goda kim bum.

“ahh, dasar. Sebaiknya, kita tak usah lama-lama disini. Yang lain pasti sudah menunggu kita” ucap so eun.

“tak apa. Mereka juga pasti sedang dalam perjalanan” ucap kim bum mengelus rambut so eun. “mukamu benar-benar lucu” gumam kim bum.

“lucu? Kau pikir aku badut. Ayo, kita pergi” ajak so eun.

“baiklah, tapi…” ucap kim bum. so eun yang langsung menyadari maksud perkataan kim bum langsung membalikan tubuhnya dan mencium kim bum sebentar dan melepaskannya.

“kau benar-benar ingin menciumku ya? Padahal, aku ingin bilang tunggu sebentar lagi” ucap kim bum. so eun yang mendengarnya langsung tertunduk malu.

“so eun, kau bodoh sekali” gumam so eun dalam hati sambil menjitak kepalanya sendiri. Kim bum hanya tertawa melihat tingkah so eun.

“so eun, kau ini benar-benar aneh” ucap kim bum sambil menahan tawa. So eun yang merasa bodoh langsung berjalan cepat dan meninggalkan kim bum dibelakangnya.

“yya, so eun. aku hanya bercanda, begitu saja marah” ucap kim bum mengejar so eun.

“aku tak marah… tertawalah sepuasmu sana. Aku tak peduli” ucap so eun kesal.

Kim bum langsung menarik tangan so eun. “mianhe… aku tidak akan menertawaimu” ucap kim bum. so eun menatap kim bum dan tersenyum, kim bum pun ikut tersenyum. “apakah aku sudah dimaafkan?” tanya kim bum.

“untuk saat ini sudah. Tapi kalau sampai kau begitu lagi aku akan menendangmu dengan jurus karateku. Kau ingat itu” jawab so eun.

“oh, oke. Aku tidak akan berbuat begitu lagi daripada terkena jurusmu itu” janji kim bum. mereka pun segera pergi ke villa kibum.

Sesampainya, divilla kibum, so eun makin senang karena villa kibum sangat dekat dengan pantai dan pemandangannya sangatlah indah untuk dipandang. So eun langsung masuk kemarnya dan membereskan perlengkapannya.

“kenapa kau lama sekali sampainya so eun?” tanya yoona.

“maaf, tadi kim bum mengajakku keladang bunga” jawab so eun.

“ahh, sepertinya ada kemajuan dengan hubungan kalian” goda yoona

“hah? Hubungan apa maksudmu? Kau ini bicara ngelantur saja” omel so eun.

“yoona, tak ngelantur kok. Kata-katanya memang benar” ucap jiyeon.

“jiyeon, kau juga..” ucap so eun.

“sudah, sudah… sebaiknya, kita langsung istirahat saja” ucap hyesun. Jessica hanya terdiam dan merapikan barang-barangnya tanpa mempedulikan apa yang yoona dan hyesun katakan tentang so eun dan kim bum.

****

Sekitar tengah malam, so eun merasa tidak bisa tidur.

“aku tak bisa tidur” gumam so eun.

Ia melihat kearah yoona dan dilihatnya yoona sudah tidur lelap. So eun memutuskan pergi menghirup udara malam sambil duduk dibalkon.

“kau belum tidur?” tanya kyuhyun mengagetkan so eun.

“belum.. kau sendiri juga?” tanya so eun.

“belum. Aku tak bisa tidur. aku sekamar dengan minho, suaranya saat tidur benar-benar mengganggu” jawab kyuhyun.

“hahahahaha…. sial sekali kau bisa sekamar dengannya” ejek so eun.

“iya, aku memang bernasib sial” ucap kyuhyun sambil tertawa. So eun pun ikut tertawa bersama kyuhyun.

“ahh, sepertinya aku perhatikan kau sedang dekat dengan jessica ya?” tanya so eun.

“apakah aku terlihat sangat dekat dengannya? Banyak orang yang mengatakan begitu terhadapku” ujar kyuhyun.

“ya, sangat terlihat. Kau mempunyai hubungan apa dengannya?” tanya so eun.

“tidak ada. Kami hanya teman” jawab kyuhyun.

“benarkah? Padahal aku pikir kau dan jessica adalah pasangan yang serasi” fikir so eun.

“kenapa kau bisa berfikir seperti itu?” tanya kyuhyun.

“tidak tahu, dipikiranku langsung terlintas begitu saja” jawab so eun.

“kalau aku denganmu apakah tak serasi?” tanya kyuhyun.

“hah? Apa maksudmu?” Tanya so eun bingung.

Kim bum yang tak bisa tidur juga pergi keluar dan dia terkejut ketika melihat so eun dan kyuhyun sedang berduaan dibalkon.

“apa yang kyuhyun lakukan dengan so eun?” gumam kim bum kesal. Kim bum segera menghampiri so eun dan kyuhyun dibalkon.

“aku hanya berargumen saja, kalau aku dan kau menjadi pasangan mungkin akan serasi dibandingkan aku dan jessica” ucap kyuhyun.

“kitakan hanya teman. Kalau kau dan jessica itu beda lagi” ujar so eun.

“tapi, aku lebih mengaharapkan kalau kau lah yang akan menjadi pasanganku bukan jessica. Kau maukan menjadi pasanganku?” ungkap kyuhyun. So eun langsung diam dan terkejut ketika kyuhyun bilang seperti itu kepadanya.

“so eun, ikut aku sekarang” ucap kim bum menarik tangan so eun.

“kim bum? ke..kemana?” tanya so eun terkejut.

“jangan pergi dulu.. dia masih ada urusan denganku, kim bum” ucap kyuhyun menahan kim bum.

“dia tak punya urusan denganmu, kyuhyun. Sekarang, biarkan aku dan so eun bicara” pinta kim bum emosi.

“hey, kalian sudahlah jangan berselisih disini. Sudah malam” ucap so eun menenangkan kim bum dan kyuhyun yang semakin panas.

“baiklah, aku akan membiarkan kau dengannya. Ingat so eun, aku masih menunggu jawabanmu” ucap kyuhyun menatap tajam kearah kim bum dan langsung pergi kekamarnya.

Kim bum langsung mengajak so eun pergi kepantai dan bicara..

“yya, kim bum kenapa kau menarikku tiba-tiba sih?” tanya so eun kesal.

“aku sudah bilang berapa kali kepadamu so eun. aku tak suka melihatmu dengannya. Berapa kali aku harus bilang begitu agar kau mengerti?” bentak kim bum.

“aku tak mengerti tentangmu, kim bum. ini adalah hakku untuk dekat dengan siapa. Kau tidak perlu mencampurinya” omel so eun.

“kenapa kau tak pernah memahaminya juga, kim so eun?” tanya kim bum dengan suara keras saking kesalnya.

“apa maksudmu? Memahami apa?” tanya so eun bingung.

“perasaanku. Kau tak pernah memahami persaanku, kau tak pernah menyadari kalau aku menyukaimu” jawab kim bum. so eun sangat terkejut dengan pernyataan kim bum tiba-tiba kepadanya.

“sekarang kau diam? Benarkan? Kau tak pernah memahaminya” ucap kim bum. “sudahlah, aku lelah bicara denganmu” ucap kim bum meninggalkan so eun.

So eun masih diam mematung. “dia menyukaiku? Apakah aku tak salah dengar?” gumam so eun.

____

Sementara itu, jiyeon yang merasa tidak bisa tidur karena jessica terlalu maruk saat tidur memutuskan untuk jalan-jalan ditaman.

“jiyeon, kenapa kau diluar malam-malam begini?” tanya seungho yang kebetulan diluar.

“aku tak bisa tidur. jadi, aku memtuskan jalan-jalan sebentar disini” jawab jiyeon.

“kau tahukan udara sangat dingin malam hari begini. Mana kau tak pakai jaket pula. Nanti kau sakit bagaimana” ucap seungho sambil melepas jaketnya dan memakaikannya kejiyeon.

“kau sendiri tak kedinginan juga?” tanya jiyeon.

“aku pakai double. Kalau udara dingin apalagi malam hari biasanya aku memakai jaket dua lapis” jawab seungho. “sudah sana masuk pergi tidur. nanti kau sakit” ucap seungho.

“baiklah, aku akan pergi tidur. terima kasih ya seungho atas jaketnya” ucap jiyeon sambil tersenyum. Jiyeon langsung pergi kekamarnya dan berusaha untuk tidur sambil memeluk jaket seungho.

***

Pagi harinya, saat sedang sarapan semua teman-teman kibum memberinya ucapan selamat ulang tahun.

“terima kasih ya, teman-teman” ucap kibum senang.

“kibum, aku sudah menyiapakan pesta ulang tahun untukmu. Pokoknya kau harus siap menerima pesta kejutan dariku” pinta yoona.

“hahaha… hey, yoona pestanya bukan kejutan lagi kalau kau sudah bilang dengan kibum” ujar seungho.

“astaga, aku lupa” ucap yoona sambil menepuk dahinya.

“tak apa.. itu tandanya yoona memang sangat jujur denganku. Aku sangat menghargainya. Tenang saja, aku akan bersikap tidak tahu tentang pesta kejutannya” ucap kibum.

“hey, kibum selamat ulang tahun ya. Ini kado dariku dan so eun” ucap kim bum menyalami kibum.

“thx, sobat” ucap kibum.

So eun menatap kearah kim bum. tapi, kim bum malah membuang muka saat so eun menatapnya.

So eun langsung sedih saat kim bum mengacuhkannya. Seharian ini, kim bum sama sekali tak mengajak so eun bicara. Dekat dengannya saja tidak, kim bum lebih memilih dekat-dekat dengan teman-temannya. Kyuhyun yang melihat kejanggalan diantara so eun dan kim bum langsung mencari kesempatan untuk mendekati so eun.

“so eun, daritadi kuperhatikan kau murung terus. Ada apa?” tanya kyuhyun.

“tidak ada. Aku hanya sedang tidak bersemangat” jawab so eun.

“apakah kau masih memikirkan ucapanku kemarin malam?” tanya kyuhyun.

“soal itu.. maafkan aku ya kyuhyun. Aku tak bisa bilang ‘mau’ “ ucap so eun.

“aku mengerti.. aku tahu jawabanmu sebelum kau mengucapkannya sendiri kepadaku” gumam kyuhyun sedih.

Kim bum yang melihat saat so eun dan kyuhyun berbicara semakin terlihat kesal. Ia mengepalkan tangannya.

So eun langsung pergi kekamarnya dan berfikir tentang ucapan kim bum kepadanya.

“heh.. kenapa harus begini?” gumam so eun sedih.

Yoona yang melihat ada yang aneh dengan so eun hari ini langsung menyusul so eun kekamarnya.

“so eun, kau didalam?” tanya yoona mengetuk pintu.

“ya, yoona. Masuk saja”

“kenapa kau diam disini?” tanya yoona.

“aku sedang malas bersenang-senang hari ini” jawab so eun lemas.

“tumben sekali. Ini berbeda dengan dirimu  yang  yang dulu. So eun yang kukenal selalu ceria dan bersemangat tak pernah lesu begini. Ceritakan kepadaku apa masalahmu?” pinta yoona. So eun yang merasa memang butuh teman untuk bicara langsung menceritakan semua masalahnya.

“jadi, begitu ceritanya. Sekarang, kau sudah menyiapakn jawaban untuk kim bum?” tanya yoona.

“jawaban? Apa maksudmu? Jawaban apa?” tanya so eun bingung.

“jawaban tentang perasaanmu ke kim bum” jawab yoona.

“belum.. apa yang harus kukatakan kepadanya? Dia saja selalu mengacuhkanku” ujar so eun sedih.

“kau harus jujur dengan perasaanmu kepadanya so eun. Sebelum, kau menyesal” ucap yoona.

****

Malam harinya, yoona mengadakan pesta ultah untuk kibum. Yoona membawakan kue tart untuk kibum. Kibum yang senang langusng meniup lilin ultahnya. Yoona sangat senang karna kibum menyukai pesta yang ia adakan untuknya.

“aku berharap kalian akan semakin mesra” harap hyesun.

“ahh, hyesun. Kau ini bikin malu saja. Aku juga mendoakan agar kau bisa sabar bersama minho” ucap yoona.

“kenapa denganku? Aku inikan penyabar. Betulkan hyesun sayang?” tanya minho.

“aisshhh… dasar. Kau pikir saja sendiri” ucap hyesun. Yoona dan kibum hanya tertwa senang.

“kau terlihat tidak menyukai pestanya” ucap jessica.

“siapa yang bilang begitu? Aku menyukainya kok” ujar kyuhyun.

“mungkin hanya perasaanku saja” gumam jessica.

“jes, aku perlu teman bicara” ucap kyuhyun. Kyuhyun dan jessica langsung pergi kebalkon dan bicara.

“bicara saja”

“aku baru ditolak oleh so eun” ungkap kyuhyun sedih.

“kau ditolak? Kapan kau menyatakan perasaanmu?” tanya jessica.

“kemarin… memang sudah nasibku begini.. aku sudah susah payah memberanikan diri untuk mengungkapkannya tapi dia malah menolakku” cerita kyuhyun.

“aku turut bersedih atas patah hatimu, hyun. tapi, aku senang karna aku memliki kesamaan denganmu dalam hal begini” ucap jessica.

“kesamaan?” tanya kyuhyun.

“ya, kita sama-sama tidak bisa memiliki orang yang kita suka” jawab jessica. “tapi, sebelum aku ditolak secara langsung olehnya, terlebih dahulu, aku sudah merelakannya” sahut jessica.

“yah, seharusnya aku mengikutimu” gumam kyuhyun lirih.

****

So eun memberanikan dirinya untuk berbicara kepada kim bum.

“kim bum, aku ingin bicara denganmu” ucap so eun.

“tidak ada yang perlu kita bicarakan” ucap kim bum cuek meninggalkan so eun. so eun yang tak terima diacuhkan kim bum langsung membututi kemanapun kim bum pergi. So eun mengikuti kim bum kearah pantai.

“berhenti mengikutiku” pinta kim bum.

“tidak akan. Sebelum, kita bicara” ucap so eun.

“aku tak ingin bicara kepadamu” ujar kim bum.

“tapi, kita perlu bicara” so eun terus mendesak kim bum.

“baiklah, kita bicara. Tapi, hanya sebentar. Apa yang ingin kau bicarakan?” tanya kim bum.

“aku ingin bicara mengenai ucapanmu kepadaku” jawab so eun. kim bum langsung terdiam dan menatap so eun. “apa kau sungguh-sungguh tentang perasaanmu?” tanya so eun.

“kau fikir aku main-main?” tanya kim bum balik.

“aku hanya ingin memastikan kalau ucapanmu itu tak main-main” ucap so eun. kim bum langsung berjalan kearah so eun.

“so eun, apakah aku pernah bicara main-main kepadamu?” tanya kim bum.

“tidak. Tapi, aku hanya takut kalau ucapanmu yang kemarin hanya bercanda” ujar so eun.

“heh.. kau fikir ucapanku hanya lelucon untukmu?” tanya kim bum.

“awalnya, aku berfikir begitu. Tapi, setelah kupikirkan baik-baik barulah aku sadar kalau ucapanmu tak main-main” ucap so eun.

“jadi, kau sungguh sudah memahami perasaanku?” tanya kim bum.

“ya dan aku juga… baru menyadari perasaanku kepadamu sama” ucap so eun gugup. Kim bum terkejut dan menatap so eun tak percaya.

“kau yakin itu?” tanya kim bum tak percaya.

“kau bisa melihatnya sekarang? Apa aku tak yakin?” tanya so eun. kim bum tersenyum senang dan langsung memeluk so eun.

“mianhe.. kalau aku tak menyadari perasaanmu.. aku memang tak peka” ucap so eun.

“tak apa.. aku mengucapkan hal itu karna aku sedang emosi. Setidaknya, aku sekarang tahu perasaanmu kepadaku” ucap kim bum. kim bum semakin memperat pelukannya.

“kim bum, mau sampai kapan kau ingin memelukku? Teman-teman yang lain pasti mencari kita” tanya so eun.

“aku tak peduli…” ucap kim bum. kim bum mendekatkan wajahnya kewajah so eun dan menciumnya dengan lembut.

“sekarang aku bebas untuk menciummu kapanpun kan?” goda kim bum.

“aisshh… tidak akan aku membiarkanmu bebas menciumku” ucap so eun.

“benarkah?” tanya kim bum sambil memeluk pinggang so eun dan menciumnya lagi. mereka sangat senang dengan hubungan mereka yang sekarang. Tanpa, menyadari kalau bahaya dan bencana bisa kapanpun datang kepada mereka.

-bersambung-

Tags: , , , , , , , ,

21 responses to “My Lovely Bodyguard part 13”

  1. amniminry_anis says :

    kya!!!!!
    author is the best!!!
    oppa, kamu suka banget si nyium unnie
    hahaha..
    dan akhirnya mereka bersatu *jingkrak jingkrak*

    tapi tak tau apa yg akan trjadi slanjutnya
    next part ditunggu

    • Listia Zafeera says :

      mbak, mbok ya jangan lama2 sambungannya,kl perlu jngn di terbitin dulu critane kl blm slse nulis,biar gk males yg baca,dh sneng baca, eeee…tiba2 putus, n smbungane lama… bgt kluarnya

  2. merli says :

    arrrrrrggggghhhh kim bum bener-bener genit hahahah ..
    author kenapa pas kim bum udah pacaran malah bersambung ???
    romantisnya , author lebih romantis ya buat bumsso …

  3. Indah_ELF says :

    Wah akhir’a udah jadian …
    Seneng baca’a d’tngu part slanjut’a

  4. yankyu says :

    wah udah ada kemajuan hubungan bum ma so eun,bum demen banget nyium soeun wah romantis,lanjutannya di tunggu chingu

  5. mey_kimeun says :

    ooooo,,, so sweeeet..
    akhirnya mereka jadian juga..
    so eun emang gak peka..
    kacian kim bum oppa..
    tapi gak pa..
    kyuhyun akhirny ma siapa..?
    jesica ya..?

  6. rosiyani 'oci' says :

    suka suka sukaaaaaaaaaaa.
    asikkkkkk ahhhh bum ma so eun dah jadian cihuyyyy *loncat2 seneng.
    saling menjaga ya masi byk ancaman buat bum ma so eun.
    hyaaa kyu mending ma jess deh tuh kan dah sama2 patah hati. hhe
    lanjut authoe deh🙂

  7. kimmify says :

    suka bangeeeeeet part ini, apalagi yg di pantai
    hahahahaha part terakhir bikin aku cengar cengir yg si seoun juga bilang dia suka kimbum
    aigooo mereka terlalu romantis hahaha
    aku selalu nungguin loh lanjutan ff ini
    yah author kata2 terakhirnya kok kayaknya sedih amat
    mereka bakal happy ending ka? ya? ya ? *puppy eyes* hehehe
    update soon ya! penasaran jangan lama2 *maksa*
    fighting!

  8. octaviane says :

    Awaw, so sweet banget, hahaha unyuunyu minyi munyu gituu.
    Kyu gimana ya? Awas aja kalo ngerusak hubungan bumsso, gue tabok lu! *sadis
    Longlast yaa bumsso *kayakbeneranaja

  9. RiriAngels says :

    Huwaaa bumsso Romantis bgt xD
    Hahaha
    Next part ditunggu!

  10. dhia says :

    kkkyyaaaaaa………………………….
    aku suka!
    part kesukaanku!
    sangat suka…
    tp aku sedih,,, thor kpn sich akan berakhir bahaya alias ancaman2 untk mereka?

  11. goguma says :

    ciyeee.. kim bum cemburu berat sama kyu oppa..
    so eun nyium kim bum.. tidaaaakkk *panik
    ceritanya bagussss..
    ga sabar nunggu lanjutannya..

  12. chiby says :

    hahaha… kim bum suka banget nyium so eun… tp seneng deh klo mereka kayak gitu… hahaha… ayo chingu lanjutin kegenitan kim bum oppa…….

  13. rizkyapratiwi says :

    waaahh … kyu d tolak
    sabar ya oppa sama q jg bole * d kejer2 fans kyu sm elf..# abaikan

    yeeeii …. bumso dah jadian
    horaiiii …
    di tunggu next part …

  14. Triple SElf Diadem says :

    Astaga!
    Kibum udah nyium So Eun dibibir sebanyak 8 kali + 1 kali dikening So Eun!!

    Lanjutin ya Author!

  15. adelia says :

    merinding…….
    author jjang!!!

  16. leuni says :

    mkn seru n lucu.
    akhrnya jdan jg ks n kb.
    lnjut……………

  17. tyas27 says :

    kisseu mulu ya.-.

  18. ainami says :

    kekekeke akhirnya bumsso jadian *yuhuuu*
    makasih buat kyu yg deketin sso terus jd akhirnya bum panas dan nyatain perasaannya haha

    sblm jadian aja bum dgn seenaknya meluk2 ma kissu2 sso, apalagi kalo udh jadian ya xixixi

    thanks author, scene2 bumsso nya sukses bikin jantungku ga karuan😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: