Memories In Christmas Eve (Story 9)

Author: ashillach  (gladisapr)

Cast: Kim So Eun, Kim Bum

Other Cast:  Lee Min Ho, Kim Joon, Jung Il Woo, Im Yoona, Park Shin Hye, Jang Geun Suk, Gook Ji Yeon

Genre: friendship, family, romantic

Type: sequel

 

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

 

Cerita yang ditulis hanyalah fiktif belaka. Apabila ada kesamaan merupakan hal yang tidak disengaja.

 

 

Karena kemarin tbc-nya pas author yang lagi cerita, dan belum ada tulisan End Author POV jadi ini masih author dulu  ya, yg cerita. Moga Story 9 ini cukup memuaskan ya…klo gaje maaf aja… author bwtnya pas obat lagi abis, tapi ud author usahakan ‘memaksimalkan’ bumsso-nya, hwehehehe

 

Enjoy reading, chingu!!!! ~^^~

 

                                                #######################

 

“Aish, terserah…” Kim Bum segera berjalan pergi meninggalkan Min Ho

tanpa mereka sadari, berpasang-pasang mata para wanita di pesta itu tengah menatapi mereka dan menguping pembicaraan mereka. Dan ternyata, wanita-wanita yang sedang menguping pembicaraan Kim Bum dan Min Ho adalah Gook Ji Yeon dan para Bummies lainnya

“Anak itu lagi, yang dibicarakan oleh Kim Bum” gerutu Ji Yeon kesal

“Sudahlah, onni. Mungkin Oppa memang menyukainya…” kata salah seorang junior yang ikut dalam rombongan itu

“Kau ini! Sebetulnya kau penggemar Kim Bum atau bukan?” gerutu teman seangkatan Ji Yeon kepada si Junior itu

“Miyanh…” gumam junior itu

“Aish, kalian ini berisik sekali. Intinya, orang yang disukai Kim Bum itu tak boleh sembarangan. Orang itu harus bisa sabar dan tetap bersikap baik pada kita, para Bummies” sahut Ji Yeon

“Jadi?” tanya salah seorang dari mereka

“Ya… malam ini kita lihat lagi, seberapa bersabar orang itu menghadapi kita, para Bummies” ujar Gook Ji Yeon dengan senyum pasti.

Sementara itu, So Eun dan Kim Joon masih menikmati dansa mereka. Sekalipun So Eun sempat beberapa kali secara tak sengaja menginjak kaki Kim Joon, tapi mereka terus saja berdansa

“Miyanh oppa. Tadi aku tidak sengaja menginjak kakimu…” ujar So Eun ketika mereka sudah selesai berdansa dan sedang duduk di salah satu kursi

“Gwenchana So Eun-ah…” ujar Kim Joon dengan tersenyum, tapi setelah itu dia langsung meringis pelan

So Eun kelihatan merasa bersalah “Pasti sakit ya?” tanya So Eun khwatir

Kim Joon kembali tersenyum “Tenang saja, tidak apa-apa. Ehm… aku ke toilet dulu ya?” kata Kim Joon, So Eun mengangguk dan Kim Joon segera pergi berjalan meninggalkan So Eun

So Eun melihat jam tangan dan handphone-nya lagi, berharap telepon dari Yoona, tapi Yoona belum menelpon sama sekali ternyata.

“Kau habis merampok mall ya?” tanya Kim Bum yang kini telah berada di hadapan So Eun

So Eun menatapnya dan mencibir “Ini bajuku sendiri, Sonbae. Terserah walaupun kau bilang baju ini terlalu bagus untukku…” ujar So Eun

Kim Bum mengangkat salah satu alisnya “Tumben kau tahu apa yang ingin kukatakan…” gumam Kim Bum dan duduk di samping So Eun

“Tentu saja..” jawab So Eun pelan

kemudian mereka berdua diam menikmati pikiran masing-masing, sampai akhirnya…

“Mau berdansa denganku?” tanya Kim Bum tanpa menatap So Eun

So Eu tersentak, ‘apa yang baru dikatakannya tadi?’ pikir So Eun. “Hah?” itulah satu-satunya kata-kata yang keluar dari mulut So Eun

“Tuli! Aku bertanya, mau berdansa denganku atau tidak?” ulang Kim Bum sekali lagi

So Eun terdiam sejenak. ‘Dia serius atau tidak?’ pikir So Eun lagi.

“Sonbae sedang bercanda ya? atau salah minum obat?” tanya So Eun

“Tidak ada yang salah denganku malam ini, kecuali….” Jawab Kim Bum dan menggantungkan kata-katanya

So Eun menatap Kim Bum “Kecuali….?” Tanya So Eun penasaran dengan apa yang akan dikatakan Kim Bum selanjutnya

Kim Bum memalingkan wajahnya untuk menutupi wajahnya yang memerah “….kecuali, kenyataan bahwa aku menganggapmu…sangat cantik malam ini” ujar Kim Bum berusaha memelankan suaranya

So Eun masih diam “Sonbae, kau benar-benar salah minum obat ya hari ini?” gumam So Eun tak percaya

Kim Bum segera berdiri “Aish, kau ini… mau atau tidak? Jawab saja itu!” suruh Kim Bum. Dia mengulurkan tangannya tanpa menatap So Eun sama sekali

So Eun terpaku sesaat sebelum akhirnya tersenyum dan menyambut uluran tangan Kim Bum.

Ketika mereka sudah sampai di lantai dansa, Kim Bum berbisik “Kalau kau menerima tawaranku hanya agar bisa menginjak kakiku sepuasnya seperti yang kau lakukan pada Kim Joon tadi, aku akan mempermalukanmu di sini..” bisik Kim Bum

“Eh, kok Sonbae tahu, aku memang ingin menginjak kakimu?” tanya So Eun pura-pura terkejut

Kim Bum menyentil kening So Eun “Dasar mudah ditebak!” gumam Kim Bum. So Eun meringis pelan lalu tersenyum

Mereka mulai berdansa, dan tampaknya keduanya sangat menikmatinya

“Sonbae, memangnya kau mau mempermalukanku dengan cara apa?” tanya So Eun selagi mereka berdansa

“Ingat apa yang kukatakan tadi siang? Aku akan melakukannya di tempat ramai kali ini kalau kau benar-benar melaksanakan rencanamu itu…” bisik Kim Bum dan tersenyum

So Eun segera menoleh untuk menatap Kim Bum berniat untuk membentaknya, tapi ditahannya. Karena dia melihat jarak antara wajahnya dan Kim Bum sangat dekat. Tapi Kim bum malah berbalik ikut menatap So Eun “Kenapa?” tanya Kim Bum tepat di depan wajah So Eun #tepat dalam arti sesungguhnya, mungkin cuman jarak 2-3 cm gtu, hehe#

So Eun merasa seperti udang rebus di situ. Cepat-cepat dia membuang muka “Ani, aniyo…” jawab So Eun gugup

Mulanya Kim Bum heran, tapi kemudian dia tertawa kecil “Kau ingin aku melakukannya?” goda Kim Bum

“Sonbae, apa maksudmu?” gerutu So Eun kesal.

Dari kejauhan, Il Woo dan Min Ho ikut memperhatikan pemadangan menarik bagi mereka itu

“Serius! Sekarang aku benar-benar iri dengan kau dan Kim Bum, Il Woo!” ujar Min Ho

“Memangnya kenapa?” tanya il Woo masih sibuk memperhatikan Kim Bum dan So Eun

“Kalian sudah punya pasangan masing-masing, sedangkan aku? Belum….” Lanjut Min Ho dengan kecewa

Il Woo terkekeh “Kau tidak bisa mengalahkanku dalam hal ini tampaknya Min Ho…” ujar Il Woo dengan bangga

Min Ho mencibir “Tapi, apa dia tidak takut kalau nanti fans-nya menyerang So Eun lagi?” tanya Min ho

Il Woo mengangkat bahu “Entahlah. Dia orang yang terlalu cuek. Dan bukan hanya itu saja yang harus dikhawatirkannya malam ini….” Gumam I Woo

Min Ho menatap Il Woo “Apa lagi?” tanya Min Ho

Il Woo menggerakkan dagunya “Itu. Acara ini disiarkan di tv, kalau ada skandal bagaimana? Benar-benar anak yang tidak berpikir panjang…” cibir Il Woo

Min Ho mengikuti arahan dagu Il Woo, kamera stasiun televise “Benar juga…” gumam Min Ho manggut-manggut

“Terserah dia sajalah…” ujar Il Woo tidak peduli dan berniat meninggalkan Min Ho, tapi Min Ho segera menariknya

“Ya! kau mau kemana?” tanya Min Ho

“Kemana lagi? jelas ke tempat Chae Won” jawab Il Woo santai

“Aish, kau ini tidak pengertian sekali. Temani dulu aku disini, aku sedang sendiri nih…” rengek Min Ho

“Miyanhe, chingu. Tapi seperti yang kukatakan tadi, sedang ada kamera televise, aku tidak mau ada skandal yang mengatakan aku gay karena dekat-dekat denganmu terus….” Ujar Il Woo

“YA! kau ini!” gerutu Min Ho. Il Woo terkekeh dan berjalan meninggalkan Min Ho

End Author POV

 

Aku akui, aku menikmatinya malam ini. Dan sejujurnya, aku jauh lebih menyukai saat ini dibanding beberapa saat yang lalu saat aku berdansa dengan Kim Joon Oppa. Ehm… saat ini, berdansa dengan Kim Bum maksudku.

“Tumben diam?” tanyanya

“Memangnya Sonbae ingin aku bicara apa?” balasku

“Bukannya biasanya mulutmu gatal ingin bicara?” tanyanya lagi

Aku mencibir “Sok tahu” gumamku

“Ya, Kim So Eun” ujarnya

“Hm?” jawabku tanpa menatapnya, sekarang mataku sedang melayang kemana-man a memandangi seluruh aula yang ramai ini

“Lihat sini bodoh! Aku memanggilmu” katanya lagi

aku menoleh dengan hati-hati. Berharap bahwa sekarang wajah kami agak sedikit berjarak, tapi sayangnya tidak. ketika wajahku berhadapan dengan wajahnya, matanya menatap tepat ke mataku, membuatku mau tak mau balas menatap tepat ke matanya.

“Kau makan apa saja tadi? Sampai lipstikmu berantakan seperti itu, tidak rata, tolol!” cibirnya sambil tersenyum. Ya, tersenyum. Aku seperti terhipnotis melihat senyuman. Dalam keadaan normal aku pasti akan menendang kakinya atau membentaknya atau bahkan mungkin meninju perutnya. Tapi entah kenapa aku merasa membeku sekarang.

Dia menatapku heran “Kau sakit ya?” tanyanya cemas

Aku segera tersadar dan menggeleng pelan “Ehm… Sonbae, aku ingin ke toilet dulu ya?” jawabku berusaha mengalihkan pembicaraan

Dia kembali mencibir “Dasar! Kau dari tadi menahannya ya?” tanyanya jahil dan kembali menyentil keningku

Aku meringis dan kali ini, aku mendapatkan kendali tubuhku untuk menendang kakinya

“Aw! YA!” gerutunya. Tapi aku sudah berjalan meninggalkannya sambil mendumel tidak jelas

Di toilet, aku langsung mencuci tanganku di wastafel dan menatap wajahku sendiri di cermin

“Ya! ada apa denganmu malam ini, So Eun?” tanyaku pada diriku sendiri sambil menepuk pipiku

aku memegang dadaku, tempat di mana jantungku berada, dan aku merasa jantungku seperti akan meledak. Sesuatu yang sama dengan kurasakan saat bersama Kim Joon Oppa

“Aku sedang sakit ya? atau tadi salah makan?” tanyaku lagi.

“Ah… mungkin aku kelelahan” gumamku menjawab semua pertanyaanku sendiri.

Aku langsung mengambil handphoneku dan mencari-cari nama Yoona lalu segera menelponnya

“YA! Im Yoona! Kau dimana sekarang? Katamu sebentar saja tadi?” bentakku sambil berjalan keluar toilet

“Ah, miyanh So Eun. Aku lupa, ya sudah, kita pulang saja sekarang. Kau ada dimana? Kita janjian di gerbang sekolah saja sekarang” tanya Yoona

“Aku sedang di….” Kata-kataku terputus, aku melihat mereka lagi malam ini. Sekumpulan wanita menyebalkan yang sering mencampuri urusan orang lain

“Di mana? Yobesaeyo? So Eun? Kau masih di sana?” tanya Yoona dari seberang sana

Tapi aku tidak punya cukup waktu untuk menjawabnya, karena setelah itu, mereka langsung membawaku pergi entah ke mana….

Author POV

 

“Hah, ada apa sih? Kok langsung putus?” gerutu Yoona kepada handphonenya sendiri

Seohyun memandang Yoona “So Eun ya?” tanya Seohyun

Yoona menoleh menatap Seohyun “Eh? Ah, iya… tapi tiba-tiba putus. Dia sedang di mana ya?” gumam Yoona

Seohyun menatap Yoona beberapa saat “Coba saja tanya dengan Shin Hye. Tadi kalau tidak salah kulihat dia dengan Shin Hye” saran Seohyun

Yoona mengangguk “Boleh juga, ya sudah… aku duluan ya, Seohyun” pamit Yoona dan segera berjalan meninggalkan Seohyun

Yoona menatap sekeliling, mencari-cari Shin Hye “Di mana Shin Hye?” gumam Yoona

“Ah, itu dia…” sahut Yoona senang ketika berhasil menangkap sosok Shin Hye

“Shin Hye-ah!” panggil Yoona

Shin Hye menoleh “Oh, Yoona. Kau belum pulang dengan So Eun?”

Yoona menggeleng “Aku sedang mencari So Eun sekarang, tadi dia menelponku, tapi tiba-tiba terputus” ujar yoona

“Tadi aku memang bersamanya, tapi setelah itu aku berpisah dengannya. Telepon balik saja” ujar Shin Hye memberi saran

Yoona cengar-cengir “Hehe, itu dia masalahnya, pulsaku habis, tadi aku lupa mengisinya” ujar Yoona

Shin Hye tertawa kecil, lalu mengeluarkan handphone dari tas tangannya “Pinjam saja dulu…” kata Shin Hye sambil menyodorkan hp-nya pada Yoona

Yoona mengambilnya “Gomawo, Shin Hye-ah” sahut Yoona. Dia mulai menekan nomor handphone So Eun dan menelponnya. Tapi tidak diangkat sama sekali oleh So Eun. Yoona terus mencobanya lagi, bahkan sampai berkali-kali, tapi tetap tidak diangkat oleh So Eun

“Tidak diangkat?” tanya Shin hye, Yoona mengangguk “Tidak diangkatnya sama sekali” ujar Yoona kecewa

“Setelah denganmu tadi So Eun dengan siapa lagi, Shin Hye?” tanya Yoona

Shin Hye menggeleng “Entahlah, aku tidak melihatnya lagi setelah itu” jawab Shin Hye

Yoona tampak berpikir sejenak “So Eun bisa dengan siapa lagi, di tempat ramai begini?” gumamnya

“Mugkin dia dengan Kim Joon Sonbae?” tanya Shin Hye

Yoona tersentak “Iya, ya… mungkin benar juga. Gomawo Shin Hye-ah, sudah dulu ya…” Yoona berjalan meninggalkan Shin Hye

Yoona kembali berkeliling bertanya ke sana-sini, dimana Kim Joon dan akhirnya dia menemukannya.

Ketika menemukan dimana Kim Joon berada, Yoona hampir pingsan. Bukan hampir pingsan karena kelelahan, tapi hampir pingsan karena melihat orang yang bersama Kim Joon saat itu, Kim Hyun Joong, leader SS501. Kim Hyun Joong adalah salah satu idola favoritnya

Dengan ragu-ragu, Yoona berjalan mendekati Kim Joon dan Hyun Joong yang sedang asik mengobrol saat itu. “Annyeonghaseyo, Sonbae” sapa Yoona berusaha sesopan mungkin dan berharap bahwa kedatangannya tidak menganggu pembicaraan kedua orang itu.

Kim Joon balas menatap Yoona dan balas menyapanya “Ah, ne… annyeonhaseyo. Kau Yoona kan?” tanya Kim Joon

Yoona mengangguk, sementara Hyun Joong bertanya sambil berbisik ke Kim Joon “Ya, siapa ini? Pacarmu ya? hati-hati, sedang ada kamera tv lo…” goda Hyun Joong

Kim Joon menjitak kepala Hyun Joong dan membuatnya meringis pelan “Ya, ini saudaranya So Eun, babo!” balas Kim Joon sambil berbisik

Yoona masih menatap kedua orang itu, sampai Kim Joon menyadarinya dan bertanya “Waeyo? Kenapa kau mencariku?” tanya Kim Joon sambil menunjuk dirinya sendiri

Yoona berkata dengan ragu-ragu “Ah, begini Sonbae. Tadi aku kesini dengan So Eun, tapi setelah itu kami terpisah. Aku mau mengajaknya pulang tapi dari tadi tidak menemukannya. Menelpon ke hp-nya berkali-kali, tidak diangkat. Apa dari tadi dia dengan Sonbae?” tanya Yoona hati-hati

“Tadi aku memang sempat berdansa dengannya, tapi setelah itu tak tahu lagi dia kemana.” Jawab Kim joon

Yoona agak sedikit khawatir kali ini. Apa mungkin So Eun sudah pulang duluan ya? pikir Yoona. Tapi tidak mungkin, So Eun bukanlah orang seperti itu. Bantah Yoona kepada dirinya sendiri

“Mencari So Eun?” tanya seseorang di belakang Yoona

Yoona menoleh melihat orang itu, dia merasa pernah melihatnya… “Sonbae…” gumam Yoona berusaha mengingat

“Jung Il Woo, temannya Kim Bum, orang yang sering menganggu So Eun” jawab Il Woo mengerti maksud pikiran Yoona dengan tersenyum

Yoona terpaku sesaat. Manis juga, pikir Yoona #emang manis kok# “Ah… ne, apa Sonbae tahu So Eun ada dimana?” tanya Yoona

“Tadi aku melihatnya berdansa dengan Kim Bum, setelah itu tidak tahu lagi…” ujar Il Woo

Yoona tercengang. Berdansa dengan Kim Bum katanya tadi? Apa So Eun salah makan? Pikir Yoona “Jinja?” tanya Yoona memastikan dengan nada shock

Il Woo mengangguk pasti “Mungkin mereka ada di sekitar sana, di dekat tempat dansa” Il Woo menunjuk salah satu tempat tidak jauh dari lantai dansa

Yoona masih tercengang, tapi dia segra mengangguk “Ah…. Gomawo Sonbae” Yoona menunduk dan berjalan pergi meninggalkan Il Woo, Kim Joon dan Hyun Joong

“Waw… makin panas ya sepertinya?” tanya Hyun Joong ke Kim Joon

Kim Joon menatap Hyun Joong dengan heran “Makin panas apanya?” tanya kim Joon

“Persainganmu dengan kim Bum, “jawab Hyun Joong santai

“Persaingan apa?” ujar Kim Joon masih bertanya

Kini giliran Hyun joong yang menatap Kim Joon dengan heran “Memperebutkan So Eun, tentu saja. Atau… kau sudah menyerah? “tanya Hyun Joong

“Aku hanya menganggapnya adik” jawab Kim Joon enteng

“Hah?!” sahut Hyun Joong

Kim Joon menatap Hyun Joong dengan tatapan aneh “Ya, kau ini kenapa?”

Hyun Joong mendesah dan geleng-geleng kepala “Kau benar-benar susah ditebak ya?” kata Hyun Joong heran

“Susah ditebak apanya?”

Hyun Joong kembali menggeleng-gelengkan kepalanya “Terserahlah…” Kim Joon masih menatapnya dengan tidak mengerti

Pikiran Yoona sekarang benar-benar kacau. Dia ingin cepat-cepat mengobrol dengan So Eun. Terutama, tentang hal aneh yang dilakukan So Eun malam ini -menurut standar Yoona- yaitu berdansa dengan Kim Bum

Yoona berjalan pelan menghampiri Kim Bum. Di pikirannya, dia membayangkan Kim Bum sebagai orang galak yang sering berteriak-teriak mengingat seberapa besar So Eun membencinya

“Em… Sonbae?” sahut Yoona pelan dengan takut. Saat itu Kim bum sedang asik mengobrol lagi dengan Min Ho

“Sonbae?” panggil Yoona dengan suara pelan lagi. dia takut menganggu Kim Bum dan juga takut dengan orangnya, makanya tidak berani memanggil Kim bum dengan suara lebih keras lagi

Tampaknya Min Ho duluanlah yang menyadari suara lemah Yoona karena dia segera berkata pada Kim Bum “Ya, Bum. Ada yang memanggil tuh, di belakangmu” ujar Min Ho dan menunjuk Yoona

Yoona bertambah gugup, tapi kegugupannya langsung menghilang ketika Kim Bum segera berbalik balas menatapnya. ‘Memang benar, dia tampan sekali kalau dilihat dari jarak segini, meskipun tidak sedekat So Eun sih. Kenapa So Eun merasa sial ya, dicium oleh orang setampan ini?’ pikir Yoona sambil tercengang, mulutnya agak sedikit terbuka

Kim Bum melihat Yoona dengan heran “Memanggilku?” tanya Kim Bum membuyarkan lamunan Yoona

Yoona segera mengerjap beberapa kali dan menggeleng. Kim Bum tambah heran melihatnya.

“Ah, ehm… aku Yoona, saudaranya So Eun. Apa Sonbae tahu So Eun ada dimana?” tanya Yoona pelan berusaha tidak menatap wajah Kim Bum lagi. dia takut akan tercengang lagi dan membuat mulutnya agak sedikit mangap seperti tadi

“Tadi dia sedang ke toilet…” Kim Bum tampak berpikir sejenak “..Iya, ya. kenapa belum keluar-keluar dari toilet” gumam Kim Bum

“Hah? Memangnya sudah berapa lama So Eun di toilet?” tanya Yoona heran

Kim Bum melihat jam tangannya “Setengah jam?” ujarnya tidak yakin

Yoona langsung panik “Aih… So Eun kemana?” gumamnya sambil bergerak-gerak gelisah

Kim Bum menatap Yoona. Diam-diam dia cemas juga, tapi tidak mungkin, kan, kalau dia memperlihatkannya?
Min Ho yang mengikuti percakapan Kim bum dan Yoona langsung menyahut “Diganggu lagi, mungkin?” gumamnya tak yakin, karena Min Ho sebetulnya hanya asal bicara saja

Yoona makin panik “Iya juga ya, bisa saja. Kenapa tidak?” gumam Yoona

“Kau ini, sembarangan saja…” ujar Kim Bum mendelik ke arah Min Ho

Min Ho mengangkat bahunya “Ya, kan bukan salahku. Bisa saja kan? Kenapa tidak? tadi kau berdansa dengannya, siapa sih yang tak bisa melihatnya?” ujar Min Ho tanpa memperdulikan Yoona yang sudah sangat cemas mendengar kata-kata Min Ho

Padahal maksud Kim Bum menegur Min Ho adalah supaya min Ho tidak mengatakan hal-hal yang akan membuat saudara So Eun, Yoona cemas. “Ya, sudah kita periksa saja, apa dia masih di toilet atau tidak?” usul Kim Joon yang tiba-tiba datang

Yoona mengangguk “Ah, ne… aku setuju.” Sahutnya

Min Ho manggut-manggut “Kenapa tidak? ayo kita berempat periksa…” ujar Min Ho. Kim Bum diam saja, sehingga Min Ho menganggap tindakan diam Kim Bum itu adalah iya.

“Eh, berempat?” tanya Yoona heran

Min Ho mengangguk “Ya, aku, Kim Bum, Kim Joon dan kau….” Min Ho menunjuk Yoona dengan wajah bingung

“Yoona” jawab Yoona

“Ah, iya. Yoona, pas kan berempat?” lanjut Min Ho santai

“Eh, iya deh…” ujar Yoona akhirnya

“kenapa mengajakku?” bisik Shin Hye pada Yoona

“Masa cuman aku saja wanitanya? Sekalipun mereka artis dan mungkin baik, tapi kan aku belum sepenuhnya tahu…” balas Yoona takut-takut

Shin Hye menggeleng dan mendesah. Mereka jadi bersama-sama memeriksa So Eun, tapi Yoona takut kalau cuman dia sendiri yang perempuan, sehingga dia mengajak Shin Hye, dan berhubung Shin Hye sedang dengan Geun Suk, jadi akhirnya 6 oranglah yang pergi mencari So Eun #rame amat!#

Sampai di depan toilet perempuan, Kim Joon menyuruh Yoona dan Shin Hye masuk “Masuklah” ujarnya

“Lo, kalian?” tanya Yoona polos

“Ya, Yoona!” Shin Hye menyenggol Yoona, tapi tampaknya sinyal Yoona agak jelek malam itu, sehingga lamban menangkap maksud Shin hye

Min Ho terlihat agak sedikit merona “Ehm.. kau menyuruh kami –para pria- masuk ke sini? Maksudku, ehm… toilet perempuan?” tanya Min Ho ragu sambil berdehem beebrapa kali. Geun Suk terdengar terbatuk-batuk beberapa kali sedangkan Kim Joon menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal

“Lo, memangnya ke…” Yoona tersentak dan baru menyadarinya “Ah, ne… memang tidak mungkin sih…” gumam Yoona malu-malu

Kim Bum mendesah “Benar-benar bersaudara ya… persis” gumamnya yang terdengar oleh Yoona, membuat Yoona makin salah tingkah

Shin Hye segera menengahi “Sudahlah… ayo Yoona, kita masuk dan lihat apa So Eun masih di sini atau tidak? kalau masih, apa yang sedang dilakukannya, dan kalau tidak ada dimana dia. Ayo…”

Tidak berapa lama setelah mereka masuk ke dalam toilet itu Shin hye dan Yoona segera keluar dan menggeleng sebagai jawabannya “Tidak ada sama sekali. “ Shin Hye memulai duluan

“Kami sudah memeriksa seluruhnya, tidak ada satupun” lanjut Yoona.

“Kalian sudah memeriksa klosetnya belum?” tanya Min Ho asal

“Aku juga mau-mau saja memeriksanya, tapi kupikir So Eun tidak bakal muat Sonbae…” jawab Yoona

“kalau di mutasi bisa kan?” sahut min Ho lagi

“Ehm… di’mutilasi’ Min Ho, bukan di’mutasi’” ujar Kim Joon membenarkan

Min Ho mengangguk “Oh, iya benar juga…”  jawabnya dan mengangguk-ngangguk

Geun Suk mendesah “Tidak penting sekali sih…” gumamnya

“Hentikan omong kosongmu itu Min Ho…” sahut Kim Bum

Min Ho memperhatikan sekelilingnya tanpa tatapan berdosa sama sekali “Jangan serius begitu, aku hanya bercanda. Supaya kita tidak terlalu tegang” ujar Min Ho membela diri

“Dia benar-benar bocah itu? Tidak ada perhatian sama sekali…” kata Kim Bum dalam hati sambil memandang Min Ho dengan heran.

“Bagaimana kalau kita berpencar mencarinya?” usul Shin Hye

Tampaknya tidak ada yang tidak setuju dengan usulnya, karena semua mengangguk

“Kalau begitu aku akan mencari dengan Shin Hye” sahut Geun Suk langsung dan menarik Shin Hye “Ayo…” ujarnya pergi meninggalkan ke-4 orang yang lain.”op..oppa, jangan menarikku” sahut Shin Hye tergagap, tapi Geun Suk tidak peduli dan terus saja menarik Shin Hye

Mereka ber-4 saling berpandangan. Melihat situasi ini, Min Ho mendapatkan ide “Aku dengan Yoona saja, tampaknya orangnya santai dan asik. Kaja, Yoona-ah…” Min Ho segera menarik Yoona berjalan pergi dan meninggalkan Kim Bum dan Kim Joon berdua. Yoona seperti jelly dan badannya terasa lemas karena ditarik oleh orang seperti Min Ho, dan tidak punya tenaga untuk melawan jadi dia ikut saja waktu ditarik oleh Min Ho

Kim Bum mendesah keras “Aku mencari sendiri saja…” ujarnya dan berjalan pelan meninggalkan Kim Joon yang masih di tempat

“Ya, Bum” panggil Kim Joon

“Hm?!” jawab Kim bum menghentikan langkahnya tanpa menatap Kim Joon

“Tak perlu marah begitu, aku tidak akan berusaha merebutnya darimu…” ujar Kim Joon

“hmhm…” jawab Kim Bum

“Kalau kau menyukainya silakan saja…” lanjut Kim Joon

Kim Bum mendengus “Untuk apa juga aku minta izinmu menyukai anak itu?” cibirnya

“Jadi kau benar-benar menyukainya?” tanya Kim joon menatap punggung Kim bum yang membelakanginya

Kim Bum terlihat kesal dan berbalik menatap Kim Joon “YA! apa urusanmu, menanyakan hal tidak penting begitu?” sahut Kim bum kesal

“Aku hanya memintamu untuk menjaga sikapmu pada So Eun, supaya dia tidak dianiaya fansmu lagi…”

Kim Bum kali ini benar-benar membalikan badannya dan berjalan mendekati Kim Joon “Kau siapanya sih? Itu urusanku, masalah fansku juga itu kan fansku, bukan fansmu. Terserah padaku kan, mau bersikap bagaimana?” ujar Kim bum

Kim Joon menggeleng-gelengkan kepalanya “Kau benar-benar kekanakan…” gumamnya

Telinga Kim Bum memerah mendengarnya “Hah? Kau bilang apa tadi?!” bentak Kim Bum

“Aku akan mencari ke sana…” Kim Joon berbalik berjalan meninggalkan Kim Bum

Kim Bum menatap Kim Joon tidak mengerti, “Aku? Kekanakan? Di bagian mananya yang kekanakan?” gumamnya tidak habis pikir

Kim Bum mendengus. Dia mulai berjalan ke arah yang berlawanan dari Kim Joon.  tak berapa lama, dia terkesiap secara tiba-tiba karena handphonenya bergetar. Kim Bum mengambil handphone-nya dan melihat layar. Tertulis nama ‘Lee Min Ho’ di situ. Kim Bum menekan tombol hijau di handphone-nya “Kenapa?” tanya Kim Bum

“Aku dan Yoona sudah menemukannya, di taman dekat kolam ikan belakang sekolah. Dalam keadaan spektakuler” sahut Min Ho dari seberang sana

Ketika sampai di tempat yang dimaksud oleh Lee Min Ho, barulah dia mengerti apa maksud ‘keadaan spektakuler’ yang dimaksud Min Ho.

Di sekeliling taman itu, ada sekitar 1…2…3…4  #authornya ngitung dulu# 6 tubuh wanita terkapar tidak dalam keadaan aneh, hanya seperti tertidur begitu saja. Tapi, di sekeliling tubuh-tubuh wanita itu, terdapat beberapa kaleng minuman

Min Ho mengambil salah satunya dan menciumnya dan terkejut mengetahui baunya “~Hah?~ Bir?” tanyanya heran

Geun Suk yang telah berada di situ mengambil salah satunya juga “Eh, iya. Ini bir” sahut Geun Suk

Yoona tercengang “Semua kaleng ini kaleng bir?”  tanya Yoona heran

“Lalu So Eun-nya dimana?” tanya Shin Hye

Kim joon melihat sekeliling dan melihat ada 2 orang lagi, di tepi kolam ikan. Salah satunya sedang duduk menghadap kolam, dan yang satunya lagi terkapar seperti 6 orang wanita ini.

Kim Joon berjalan menghampiri kedua orang itu dan terkejut ketika melihat So Eun-lah yang sedang duduk menghadap kolam

“So Eun?” tanya Kim Joon ragu.

So Eun menoleh, terlihat di salah satu tangannya dia memegang kaleng itu juga “Oh, Oppa” sahut So Eun seperti biasanya.

Yang lain langsung datang menghampiri. “Ya, So Eun kau meminumnya?” tanya Yoona shock sambil menunjuk kaleng yang sedang dipegang So Eun

So Eun menatap kaleng itu, dan memajukan bibirnya sambil menyipitkan matanya “Tidak! rasanya pahit!” ujar So Eun menggeleng #author gk tahu ya, rasa bir, asal aja nih… miyanh klo salah#

“Kalau kau tahu rasanya pahit, berarti kau meminumnya kan?” cibir Kim Bum

So Eun menatap Kim Bum tajam “Sialan!” ujarnya

Kim Bum shock dengan kata-kata yang baru dikatakan So Eun tadi, menurtu standar kim bum sih, itu sudah kasar “Sialan? Aku?” tanya Kim Bum sambil menunjuk dirinya sendiri

So Eun segera berdiri, berjalan terhuyung-huyung sambil menunjuk Kim Bum “Kau, menyebalkan! Membuatku harus meminum minuman sialan ini…” bentak So Eun tak jadi karena dia mengatakannya dengan terhuyung-huyung dan beberapa kali matanya terpejam lalu terbuka, seolah So Eun sedang berusaha menjaga kesadarannya

Kim Bum terlihat sangat kesal kali ini “YA! kenapa bisa aku yang membuatmu minum itu? Kau sendiri yang meminumnya…” balas Kim Bum

Min Ho menahan tawa “Ya, Bum! Sabar, dia tidak dalam keadaan sadar. Wajar saja kalau jadi begitu…” ujar Min Ho berusaha menenangkan

“Lo, ini Gook Ji Yeon kan?” tanya Geun Suk melihat tubuh yang terkapar di dekat kolam tidak jauh dari tempat So Eun

Shin Hye mengangguk “Ya itu Ji Yeon Sonbae, dan yang lainnya memang Bummies sih…” jawab Shin Hye memperhatikan sekeliling dan baru menyadarinya

“Berarti benar apa yang dikatakan So Eun, penyebab dia minum itu, adalah Kim Bum…” sahut Min Ho, Kim Bum langsung mendelik melihat min Ho. Buru-buru Min Ho menambahkan “Maksudku, pengikutnya Kim Bum…” lanjutnya

So Eun tiba-tiba mengangkat kaleng itu dan meminumnya secara perlahan. Langsung saja kaleng itu ditarik oleh Kim Joon “So Eun, jangan minum ini lagi…” kata Kim Joon lembut

“Aku haus Oppa…” rengek So Eun.

“Manja sekali sih…” cibir Kim Bum

So Eun menatap tajam ke Kim Bum “Diam kau!” sahut So Eun

Emosi Kim bum tampaknya mulai terpancing lagi “Ya! tidak sopan sekali kau!” bentak Kim Bum

“Wae? Sonbae tidak setuju?” tantang So Eun

Kim Bum baru mau membalasnya, tapi langsung ditahan oleh Min Ho “Sudahlah, Bum-ah, dia sedang tidak sadar…” kata Min Ho

Kim Bum menghela nafas kesal, dan tiba-tiba So Eun terjatuh pingsan. Cepat-cepat Kim Joon menangkapnya “Lebih baik kita bawa pulang saja…” kata Kim Joon dia melepaskan jasnya dan memakaikannya ke tubuh So Eun.

Baru saja Kim Joon berniat menggendong So Eun, Kim Bum langsung menarik tubuh So Eun dan membopongnya

“Ya, Bum! Kau ingat kan apa yang baru saja kukatakan tadi?” sahut Kim Joon

“Lalu kenapa? Apa aku masih harus menjaga sikapku sekarang? Tidak ada yang melihat kecuali orang yang berada di sini” ujar Kim Bum dengan nada datar

Kim Joon mendesah “Maksudku…” kata-kata Kim Joon langsung dipotong oleh Yoona

“HENTIKAN!” teriak Yoona yang sejak tadi diam, ternyata kini sudah berlinang air mata. Semuanya langsung menatapnya.

“Hiks, hiks… bawa saja So Eun-nya, apa susahnya? Hiks… kasian So Eun… Huwe….”Yoona mulai terisak lebih keras. Shin Hye menghampiri Yoona dan menenangkannya “Sudah, Yoona jangan menangis…” ujar Shin Hye

“Persis seperti Kim bum dulu…” gumam Min Ho. Kim Bum langsung mendelik menatap Min Ho “selesai ini kubunuh kau Min Ho…” gumamnya

Min Ho pura-pura bergidik “Hi… ngeri…”

Kim Bum segera berjalan menggendong So Eun menuju gerbang depan sekolah

“Kenapa tadi dia tiba-tiba marah padaku?” tanya Kim Bum heran

Ketika hampir sampai di depan gerbang sekolah, So Eun mengerang “Kau sudah bangun?” tanya Kim Bum dan menghentikan langkahnya

Langsung saja, So Eun memuntahkah sesuatu dari mulutnya, muntahan #bayangin sendiri aja deh, cairan muntahan kayak mana# dan membuat baju yang dikenakan Kim Bum kotor

Kim Bum langsung shock “YA! KIM SO EUN, apa yang kau lakukan pada bajuku?” bentak Kim bum pada So Eun yang pingsan lagi di punggung Kim Bum

“Aish, jinja. Harusnya kubiarkan saja Kim Joon yang membawanya…” gerutu Kim bum

“KAU APAKAN ANAKKU?!” bentak seseorang ke arah Kim Bum

Kim Bum memandang asal suara itu dan terkejut. Dia tahu siapa orang itu, karena dia pernah bertemu dengannya beberapa bulan yang lalu, dan bisa dibilang pertemuan mereka bukanlah sebuah pertemuan yang menyenangkan saat itu.

Yoona tiba-tiba datang dan ikut panik melihat siapa yang ada di hadapan Kim Bum “Ayah….” Gumamnya…..

End Author POV

 

TO BE CONTINUED

 

Author ud bilang kan, di awal? Klo part ini author buat waktu obat lagi abis, jadi gini deh ceritanya… apakah ada yang penasaran gimana So Eun bisa ada di situ dan sampe minum bir? Atau penasaran sama apa yang akan terjadi dengan Kim Bum-nya? Tunggu next story ya!!

 

 See you next story! Gomawo all! ~^^~

 

Tags: , , , , , , , ,

23 responses to “Memories In Christmas Eve (Story 9)”

  1. rizkyapratiwi says :

    penasran banget kenapa so eun smpe bsa minum bir itu??

    Lanujuttt author
    Jangan lama2

  2. Park yoorin says :

    Seru. . Seru. . .
    Bumpa itwh malu” kucing. . .
    Luchu. . .
    Gx sbr bwat bCa lanjUtan’a. .

  3. zheey2992 says :

    wah kim bum keren skali.
    Wah kim bum bkal d’sdang gye tu ma appax so eun.
    Mkin seru aja ne.
    Next part jgn lma2 ya thor.

  4. bismania luph bumsso says :

    lanjut author……………
    jgn lma” y……….
    mkin seru sich…….

  5. amniminry_anis says :

    lanjut author..
    penasaran ni, gmn so eun slanjutnya, oppa juga
    daebak author

  6. vanqueen says :

    daebak.. pnsran… dtnggu next partnya…🙂

  7. onkyu says :

    kim bum dapet muntahan cintanya so eun. . .haha. . .
    lnjt chingu. . penasaran ne. . . .

  8. rini says :

    ayo lanjutkan !!!

  9. ginaflamershawolelfishy says :

    wah kna dech tuh bumppa kna omelan appa soeun eonie kekeke
    pnasaran dech ko soeun eonie bisa mabok. . .lanjutannya segera ea author penasaran nih sma lnjutannya. . . . . . .

  10. RiriAngels says :

    Makin Kereeen Thor xD
    Hhaha mereka smua lucu y ..
    Bodoh lg #plak
    Haha bumsso di part ini sweeet bgt deh
    Next part jangan lama ya hehe

  11. Bummiearab says :

    Kerennnnnnnnnnnnnnnnn thor
    aku selalu semangat tiap ff ini di post. Suka bgt soalnya..

    Lanjutttttttttttt ya thor
    hwaiting !!

  12. adelia says :

    bum oppa, kasian so eun unnie…. TT TT
    jgn galak galak🙂
    author, dtunggu part slanjutny..
    critany kerenn!!!

  13. merli says :

    hahaha sumpah lucu , kim bum emosian ya ..
    apalagi sama tingkah konyol minho !
    kapan ya kim bum & soeun jadian ?? aku makin penasaran ..

    ditunggu next chapnya

  14. kimmify says :

    disini bener kata minho
    si kimbum kekanakan banget ahahahaha
    aku penasaran alasan kenapa seoun minum bir
    si kimbu juga gimana ya nanti nasibnya
    penasaran author! ffnya keren
    update soooon! fighting!

  15. Meika says :

    Kya x si bum bkal di mrahin ma bokap x yoona n so eun..
    Part 10 cpeten donk!!!

  16. Rarra says :

    Ayo lnjutanx ngan lma2!!!

  17. Lys lysna says :

    Wah pnsran klanjtan x…
    Ayo donkk,next part x jgn lma2 y!!!

  18. Ina BeQi Soeulmates says :

    huwaaaaaaaaa gaswat ini, jgn sampe appa so eun salah paham ma bum..
    so eun knp mpe mabuk gt ya??
    aaaaaaaaaaaa so eun aj meleleh liat senyum bum,, gmn saya??? wkwkwk
    aiihhh aihhh jgn kelamaan slg tatap,, cinta itu dtg dari mata trun ke hati lho..
    ahaha
    lanjuuuuuttt lanjuuutt^^

  19. Indah_ELF says :

    Seru …
    Yaa so eun mabuk .gawat ada ayah’a yoona …
    Ywdh d’tngu kLanjuTan’a …

  20. afri says :

    Jangan sampai Papa So Eun menghalangi cinta Kim Bum dan So Eun, penasaran chingu, ditunggu terus ya chingu

  21. taemleebumsso says :

    author ayo lanjut,,,,,

  22. Wynne says :

    i’m waiting…..:)

  23. SintiaBumsso/@SintiaBumsso17 says :

    Keren bangett thor sukaaa hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: