My Lovely Bodyguard part 18

Author : Evi Riana

Main Cast: Kim Bum , So Eun

Cast: Park Jiyeon, Yoo Seungho, Byun Hee Bong, Goo Hyesun, Lee Minho, Im Yoona, Kim KiBum, Jessica Jung, Cho Kyuhyun

Genre: Romantic/Family/Friendship/Mystery

Type: Sequel

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

Cerita yang ditulis hanyalah fiktif belaka. Apabila ada kesamaan merupakan hal yang tidak disengaja.

Ulangan…

Kalo lama ngepostnya

Maaf…

Kembali lagi deh…

Hehehe….

Langsung baca aja daripada makin penasaran…

 

 

Part 18

 

“jiyeon, kenapa kau hanya memakan setengah sarapanmu?” tanya seungho.

“aku bosan memakan makanan rumah sakit” jawab jiyeon.

“jangan bilang begitu. kau mau cepat keluar darisini bukan? Kau harus menghabiskan makananmu ini” ujar seungho.

“kau saja yang habiskan. Aku tak berselera makan” ucap jiyeon.

“hah? Yang pasien disini kan kau, bukan aku. Jadi, kau yang harus memakan habis sarapanmu” ucap seungho.

“tidak” tolak jiyeon datar.

“ahh, aku tahu. Kau ingin aku menyuapimukan? Bilang saja daritadi kalau kau sedang ingin bermanja-manja denganku” goda seungho.

“jangan bicara sembarangan. Aku rasa yang seharusnya dirawat disini adalah dirimu karena sepertinya otakmu sudah tak beres lagi” omel jiyeon.

“jangan galak begitu, jiyeon. Sudahlah, cepat buka mulutmu” pinta seungho menyendokan bubur untuk jiyeon. Jiyeon tetapa menolak untuk makan.

“ahh, kalian sangat mesra sekali pagi-pagi begini” ucap so eun yang langsung masuk kedalam kamar jiyeon.

“so eun, kim bum” ucap seungho.

“hay, jiyeon. Aku senang melihatmu sudah siuman. Bagaimana keadaanmu?” tanya so eun.

“aku sudah lumayan membaik” jawab jiyeon.

“apakah aku dan so eun harus menunggu diluar selama kau menyuapi jiyeon makan?” tanya kim bum jail.

“yya, darimana kalian tahu?” tanya seungho gugup.

“kami melihatnya daritadi” jawab so eun.

“haaa…. dasar kalian ini” gumam seungho.

“kalian tak usah menunggu diluar. Lagipula, aku sudah selesai makan” ucap jiyeon.

“baiklah, aku juga disini hanya ingin menjengukmu. Oiya, hampir saja aku lupa. Chukae~ “ ucap so eun girang.

“untuk apa kau memberi kami selamat?” tanya seungho.

“selamat atas hubungan berpacaran kalian sekarang” jawab kim bum.

“darimana kalian tahu? Aku belum memberitahu siapa-siapa” tanya seungho terkejut.

“tentu saja, dari miss yoona yang serba tahu” jawab so eun.

“astaga, yoona itu” gerutu seungho.

“terima kasih atas ucapan selamatnya” ucap jiyeon.

“terima kasih kembali. Kapan kau akan pulang?” tanya so eun.

“entahlah, dokter belum berkata apa-apa kapan aku bisa pulang” jawab jiyeon.

“sabar ya, jiyeon. Aku tahu kok betapa bosannya dirimu disini. Tapi, setidaknya kau tak perlu merasa bosan kan ada seungho disini menjagamu” ucap so eun.

“ada dia atau tidak aku tetap ingin keluar cepat-cepat darisini” jawab jiyeon.

Tok tok tok…

“permisi, saya ingin memeriksa keadaan pasien sekarang. kalian bisa tunggu diluar” suruh dokter.

“kalau begitu aku dan kim bum pulang dulu ya. Cepat sembuh ya jiyeon” pamit so eun.

“ya, terima kasih” ucap jiyeon. Seungho mengantar kim bum dan so eun sampai depan sementara jiyeon diperiksa dokter.

“seungho, apakah jessica sudah datang menemui jiyeon?” tanya so eun.

“kemarin dia datang. Jessica meminta jiyeon untuk memaafkan ayahnya. Tapi, jiyeon masih perlu waktu memikirkannya” ungkap seungho.

“tentu saja. Ini masih sangat berat untuk jiyeon memaafkan ayahnya jessica” ucap kim bum.

“yasudah, mungkin dokter sudah selesai memeriksa jiyeon. Kalau begitu aku akan kembali menjaganya. Kalian pulanglah hati-hati” ucap seungho.

“ya. Kami pergi dulu” pamit kim bum.

___

“bagaimana keadaanya, dok?” tanya seungho.

“dia sudah sehat. Besok dia bisa segera pulang” jawab dokter.

“benarkah?” tanya seungho senang.

“ya. Tapi, selama masa penyembuhan jangan biarkan pasien stres berat. Aku takut ia akan mengulangi meminum pil penenang lagi kalau dia terkena stres” jawab dokter.

“baik dok. Aku akan menjaganya agar tak stres” ucap seungho keluar dari ruangan dokter dan kembali kekamar jiyeon.

“apa yang dokter bilang?” tanya jiyeon.

“dia bilang kalau besok kau boleh pulang” jawab seungho.

“aku senang mendengarnya. Tapi…”

“tapi, apa? Kau kelihatan tak bersemangat sudah bisa pulang” tanya seungho.

“aku harus tinggal dimana? Aku tak mau tinggal dirumah itu lagi. lagipula, rumah itu milik ibu jessica” ucap jiyeon.

“kenapa memangnya? Jessica pasti dengan baik hati membuka pintu rumahnya untukmu” ujar seungho.

“tidak. Aku tak mau tinggal dengannya kalau dia masih mendesakku untuk memaafkan ayahnya. Aku perlu waktu untuk menenangkan pikiranku. Mungkin, lebih baik kalau aku tinggal dipanti asuhanku yang lama” ucap jiyeon.

“panti asuhan? Tidak, jangan. Untuk apa kau kembali kesana lagi” omel seungho.

“tidak ada tempat tinggal lagi untukku. Yang, terlintas dipikiranku hanya panti asuhan” ucap jiyeon. Seunho sedang memikirkan akan dimana jiyeon tinggal.

“ahh, aku tahu kau harus tinggal dimana” seru seungho.

“dimana?” tanya jiyeon.

“besok kau akan lihat sendiri” jawab seungho tersenyum.

Jiyeon hanya terdiam dan menatap seungho sambil menebak dimana seungho akan membawanya untuk tinggal.

****

“kim bum, kita jangan langsung pulang dulu. Aku malas kalau dirumah terus” pinta so eun.

“kau maunya pergi kemana? Kau lupa kalau kau masih perlu istirahat agar kau pulih total?” tanya kim bum.

“aku sudah merasa sembuh total kok. Kemana saja asal tak pulang” jawab so eun.

“yasudah, kalau begitu kita pergi kencan saja” usul kim bum.

“kencan? Kemana?” tanya so eun.

“ketempat yang biasa didatangi oleh sepasang kekasihlah” jawab kim bum tersenyum.

“aissh, aku juga tahu. Tapi, tempatnya itu dimananya?” tanya so eun.

“nanti juga kau tahu” ujar kim bum.

Mereka pun pergi berkencan kebanyak tempat dan terlihat sangat senang.

“kim bum, ayo kita berfoto” ajak so eun.

“yasudah, berdiri disana aku akan memfotoimu” ucap kim bum.

“untuk apa aku berdiri disana?” tanya so eun bingung.

“tadi, kau bilang mau berfoto. Sekarang, aku memintamu berdiri disana” jawab kim bum.

“babo… maksudku, aku ingin berfoto denganmu berdua” ucap so eun jelas.

“tumben” gumam kim bum.

“kenapa memangnya? Aku juga ingin punya foto kita berdua. Akukan tak seperti dirimu yang menyimpan fotoku banyak dikameramu” ucap so eun.

“hah? Darimana kau tahu?” tanya kim bum terkejut. “ahh, kau berbohong kalau kau tak melihat apa-apa waktu itu. ternyata kau melihatnya” teriak kim bum.

“iya. Aku melihatnya. aiiihh, kau tak sopan menyimpan banyak fotoku tanpa seizinku” ucap so eun. kim bum hanya tertawa.

“baiklah, aku akan berfoto denganmu” ujar kim bum.

“mana aku lihat hasilnya?” tanya so eun.

“ini, bagus. Karena aku yang memencet tombol capturenya makanya hasilnya bagus” ucap kim bum menyerahkan hpnya.

“somobong sekali. Aku akan menyimpan fotonya di hp” ucap so eun senang. Mereka pun melanjutkan acara kencan mereka.

****

Sementara itu, jessica datang kepenjara ayahnya…

“apa kau putrinya jung?” tanya petugas yang menjaga tahanan ayahnya.

“i…iya” jawab jessica.

“ikuti aku” perintah petugas itu. jessica pun mengikuti kemana petugas itu menuntunnya. Petugas itu membawa jessica keklinik yang ada dipenjara. Petugas itu menyuruh jessica masuk kedalam. Jessica masuk kedalam dan terkejut melihat ayahnya terbaring lemah dengan infus yang terpasang ditangannya.

“papa, kenapa kau jadi begini?” tanya jessica.

“je…ssi..ca” ucap jung lemah.

“ada apa denganmu? kenapa wajahmu pucat begini dan kau… kau makin terlihat kurus?” tanya jessica.

“tidak apa-apa. Papa hanya belum terbiasa tinggal disini” jawab jung lemas.

“kau tinggal disini karena itu kesalahanmu” gumam jessica.

“ya, papa tahu. Bagaimana keadaan jiyeon?” tanya jung.

“dia sudah siuman” jawab jessica dingin.

“baguslah. Kapan dia akan menjengukku?” tanya jung berharap.

“menjengukmu? Apa papa tak pernah berfikir, apa jiyeon mau menjenguk pembunuh ayahnya? Memaafkanmu saja dia tak mau” ucap jessica tajam. Jung yang mendengar pernyataan jessica sangat sedih dan sakit hati.

“papa bisa menebaknya. Kau bisa pergi sekarang” usir jung.

“baiklah, kalau itu maumu. Jaga diri papa dengan baik disini” ucap jessica keluar dari klinik.

Jessica memutuskan untuk pergi berjalan-jalan dikota menghilangkan rasa kesal dan sedihnya terhadap keadaan ayahnya sekarang.

“kemana aku harus pergi lagi?” gumam jessica. Jessica melihat toko pernak-pernik, ia mengambil beberapa aksesoris untuk wanita dan membayarnya. Saat sedang, mengantri antrian dikasir ada yang menepuk bahunya. Jessica langsung menoleh.

“hay, jes” sapa kyuhyun.

“kau ternyata. Aku pikir tukang hipnotis” ejek jessica.

“kenapa kau selalu berfikiran negatif jika ada yang memanggil atau menepuk bahumu?” tanya jessica.

“heh… karena tindakanmu seperti orang yang sedang menguntit” jawab jessica.

“aiisshh, dasar. Hey, cepat bayar barang-barangmu. Kasirnya sudah kosong” ucap kyuhyun.

“apa yang kau lakukan ditoko ini? Apa kau sedang membeli aksesoris wanita?” tanya jessica sambil menyerahkan barang-barangnya ke petugas kasir.

“kau pikir aku ini ada kelainan. Tentu saja, tidak. Ini pertama kalinya aku masuk ketoko begini. Hih, serba pink semua.. membuatku merinding” jawab kyuhyun merinding.

“kalau kau merinding disini, kenapa kau masuk kesini?” tanya jessica sambil menahan tawanya.

“karena aku.. aku melihatmu didalam toko ini dan aku segera menyusulmu kesini” jawab kyuhyun.

“hahaha.. kau kan bisa menunggu diluar tak perlu sampai masuk kesini. Dasar aneh..” gumam jessica.

“sudah lupakan. Kau darimana memang? Tadi pagi, aku menelfon kerumahmu dan pelayanmu bilang kalau kau pergi keluar” tanya kyuhyun.

“aku pergi ketempat papa” jawab jessica keluar dari toko aksesoris.

“tumben. Ada apa dengannya?” tanya kyuhyun.

“dia sedang sakit. Mungkin karena ini pertama kalinya ia hidup didalam penjara” jawab jessica datar.

“kenapa kau tak menjaganya?” tanya kyuhyun.

“aku ingin. Tapi, dia menyuruhku pulang setelah aku bilang kalau jiyeon tak mau memaafkannya” jawab jessica sedih.

“apa kau berniat memberitahu jiyeon perihal sakit ayahmu?” tanya kyuhyun.

“tidak. Walaupun, aku bilang mungkin dia juga tak peduli” jawab jessica.

“oke.. lupakan tentang masalah ini. Bagaimana kalau sekarang kita makan siang? Aku akan mentraktirmu” ajak kyuhyun. Jessica segera mengiyakan ajakan kyuhyun dan pergi bersamanya.

****

Keesokan harinya, yoona datang kerumah so eun untuk memberikan catatan pelajaran yang sudah ditinggali so eun beberapa hari. Karena sebentar lagi ujian, so eun ingin fokus pada ujiannya dan melupkan semua kejadian yang sudah ia alami.

“terima aksih ya, yoona. Aku tak tahu kalau kau tak ada, pasti aku bisa tak emngerti saat mengerjakan soal nanti” ucap so eun.

“kau inikan pintar pasti bisa mengerjakan soalnya” gumam yoona.

“yey, tapi kalau aku tak belajar dari catatan ini juga sama saja bohong” ucap so eun.

“kan ada kim bum yang bisa mengajarimu. Kim bum kan cerdas, pasti dia dengan senang hati mengajarimu” goda yoona.

“aiissshhh, aku tak mau mengganggunya belajar juga. Dia juga tak masuk sekolah karena menjagaku” ungkap so eun.

“uuuhhhh, so sweet. Betapa romantisnya hubungan dua sejoli ini, aku jadi iri” ucap yoona.

“aiisshh, hentikan kata-katamu yang gombal itu” omel so eun.

“aku baru dapat kabar dari seungho kalau jiyeon hari ini diijinkan pulang” ujar yoona.

“benarkah? Aku senang mendengarnya” ucap so eun senang.

“tapi, kau tahu dia pulang kemana?” tanya yoona.

“rumah jessica pasti” jawab so eun.

“salah. Sini aku beri tahu…” ucap yoona sambil membisikan so eun. so eun mendengar bisikan yoona dan tak percaya apa yang yoona bisikan ditelinganya.

“benarkah?” tanya so eun. yoona mengangguk senang sambil tersenyum-senyum.

____

Sekeluarnya, jiyeon dari rumah sakit, seungho mengajak jiyeon pergi ketempat tinggal jiyeon yang baru.

“i..ini kan rumahmu” ucap jiyeon.

“ya.. ayo, masuk” ajak seungho.

“kenapa kita kesini?” tanya jiyeon.

“kenapa? Karena ini tempat tinggalmu yang baru” jawab seungho tersenyum.

“apa? Aku tinggal dirumahmu? Tidak. Lebih baik sekarang aku pergi kepanti asuhan” tolak jiyeon sambil beranjak pergi.

“ehhh, kau mau kemana? Jangan pergi dulu. Memangnya kenapa kalau kau tinggal disini? Rumahku sangat besar dan sepi” tanya seungho.

“kau ini gila. Apa kata orangtua mu saat kau bilang akan membawa teman wanitamu tinggal disini?” omel jiyeon.

“mereka tak bilang apa-apa. Tahu saja tidak” jawab seungho.

“kau tak meminta izin mereka? Aku tak mau. Lebih baik aku cari tempat tinggal lain saja” ucap jiyeon.

“ehhh. Aku belum selesai bicara. Aku sudah minta izin dengan kakekku dan dia mengijinkannya. Daridulu, ia ingin punya cucu perempuan makanya ia sangat senang saat tahu kalau kau akan tinggal disini” ungkap seungho.

“kakek? bagaimana dengan orangtuamu? Kalau mereka tak mengijinkannya?” tanya jiyeon.

“itu tak berpengaruh apakah mereka akan mengijinkan atau tidak. Orangtuaku sudah tak tinggal disini” jawab seungho.

“apa maksudmu?” tanya jiyeon tak mengerti.

“aku belum pernah memberitahumu sepertinya. Orangtuaku sudah bercerai saat usiaku 10 tahu. Mereka pergi dengan kehidupan mereka masing-masing. Untung saja, kakekku masih mau mengurusiku” jawab seungho.

“orangtuamu sudah bercerai? Aku baru tahu” gumam jiyeon.

“tak apa-apa. Ayo, kita masuk. Kakek pasti sedang menunggumu” ucap seungho menarik tangan jiyeon masuk kedalam rumahnya.

“kau pasti temannya seungho? Ayo, sini duduk” pinta kakek seungho.

“ayo, duduk jiyeon. Tak usah malu-malu. Anggap saja rumah sendiri” ujar seungho.

“siapa namamu nona muda?” tanya kakek seungho.

“Park Jiyeon, kek” jawab jiyeon sopan.

“namamu sangat bagus dan cantik seperti orangnya” puji kakek seungho.

“terima kasih, kek” ucap jiyeon malu.

“kakek, untuk beberapa saat ini dia akan tinggal dirumah kita. aku harap kakek tak keberatan” ucap seungho.

“tentu saja kakek tak keberatan. Kau bisa tinggal disini selamanya kalau bisa. Hohoho…” ucap kakek seungho tertawa senang.

“t..tidak, kek. Ini hanya untuk sementara kok. Aku tak mau menumpang dirumah kakek lama-lama. Nanti, merepotkan” ujar jiyeon.

“jangan sungkan begitu, jiyeon. Kakek sudah bilang kalau kau tinggal disini untuk selamanya” ucap seungho.

“kau…” ucap jiyeon sambil menatap tajam kearah seungho.

“seungho, cepat bawa jiyeon kekamarnya. Dia baru keluar dari rumah sakit kan? Suruhlah, ia istirahat” ucap kakek seungho. Seungho segera membawa barang-barang jiyeon kekamarnya.

“bagaimana? Kau suka dengan kamarnya? Kakek ku senagja mendekorasi kamar ini agar kau menyukainya” tanya seungho.

“i..ini sangat berlebihan seungho. Kakekmu tak usah sampai menyiapkan ini untukku. Aku merasa tak enak” ucap jiyeon.

“hahahah… sudah, jangan begitu. kakekku sangat senang dengan kehadiranmu disini. Aku juga senang kau ada disini” goda seungho sambil mendekati jiyeon.

“jika, kau semakin mendekat kepadaku, aku bersumpah akan menendang kakimu sampai patah” ancam jiyeon.

“kenapa? Akukan pacarmu sekarang. galak sekali kau dengan pacarmu sendiri” tanya seungho jail.

“aku tak ingin kakekmu berfikiran yang macam-macam jika melihat kita berduaan. Sudah, sana pergi. Aku mau istirahat” omel jiyeon.

“baiklah, aku akan pergi agar kau bisa beristirahat” ucap seungho menaruh koper jiyeon. Setelah, seungho keluar jiyeon segera membereskan pakaiannya dan memasukkannya kelemari.

“aku harap aku bisa betah tinggal disini dan bisa melupakan orang-orang itu” gumam jiyeon.

****

Setelah, yoona pulang. so eun tetap belajar dan membuat beberapa ringkasan untuk materi-materi ulangan.

“kenapa kau masih belajar? Bukannya istirahat” tanya kim bum.

“nanti saja. Aku sedang mencicil buat ulangan nanti. Aku menghitung berapa hari kita tak masuk sekolah, kau tahu kita banyak ketinggalan banyak mata pelajaran?” gumam so eun sambil menghitung.

“ya, aku tahu. Tapi, kan bisa nanti belajarnya. Sekarang, kau istirahat saja” ujar kim bum.

“heh… kau enak bisa bicara begitu karena kau cerdas. Kau bisa mengerjakan soal yang memang belum diajarkan oleh guru dengan lancar. Beda denganku” ucap so eun.

“hahaha… kau kan tak bodoh-bodoh juga” ucap kim bum.

“memang. Siapa yang bilang kalau aku bodoh. Hanya kau doang” ucap so eun.

“maksudku, kau bodoh dalam hal lain. Tapi, tidak bodoh dalam pelajaran dan bela diri” ungkap kim bum.

“cih, kau ini mau mengejek atau memujiku sih sebenarnya?” tanya so eun.

“sebenarnya, dua-duanya” jawab kim bum. so eun langsung cemberut dan fokus dengan catatannya kembali.

“kau tahu kalau jiyeon sudah keluar dari rumah sakit?” tanya kim bum.

“ya. Tadi, yoona memberitahuku. Dia juga bilang kalau jiyeon akan tinggal dirumah seungho” ucap so eun.

“ya. Tadi, seungho menelfonku dan memberitahuku. Dia senang karena bisa dekat dengan jiyeon” ujar kim bum.

“mereka itu pasangan yang benar-benar unik” gumam so eun.

“tapi, aku sedikit iri dengan hubungan seungho dan jiyeon” gumam kim bum.

“iri kenapa?” tanya so eun.

“iri saja. Karena mereka bisa mengerti satu sama lain walaupun belum akrab. Berbeda dengan kita, awal pertemuan kta benar-benar tak mengenakkan” jawab kim bum sambil mengingat peristiwa pertamanya bertemu dengan so eun.

“yaa, jangan kau ingat hal itu lagi. aku sudah melupakannya” omel so eun.

“hahahaha… aku tak bisa berhenti tertawa jika ingat kalau aku menganggapmu tukang ngintip dan maling karena kau masuk kekamarku” ucap kim bum sambil tertawa.

“aaaiiiissshhh, kim bum. kau ini benar-benar. Tak ada hal lain apa yang kau pikirkan selain mengingat hal itu?” mel so eun.

“maaf… kejadian itu tiba-tiba terlintas dipikiranku. Setidaknya, sekarang kita tak seperti dulu lagi” gumam kim bum.

“ya, kau benar” ucap so eun sambil meringkas kembali.

“so eun, cepat istirahat” ujar kim bum.

“sebentar lagi, ringkasanku selesai. Begitu beres aku akan isitirahat. Tenang saja” ucap so eun.

“kau ini keras kepala kalau dikasih tahu” omel kim bum bangkit berdiri dan menggotong so eun kekasur dan membaringkan dan menyelimutinya.

“sekarang, kau istirahat” pinta kim bum.

“tapi…”

“tak ada tapi-tapian. Kau sudah berjanji akan menuruti semua perintahku begitu kau pulang dari rumah sakit” sahut kim bum.

“baiklah, aku akan beristirahat. Kau senang?” gerutu so eun sambil cemberut.

“aku sangat senang. Sekarang kau tidurlah” ucap kim bum mencium so eun sebelum kembali kekamarnya. “setelah kucium kau pasti langsung bisa tidur” canda kim bum.

“bodoh… apa maksudmu itu? sudah sana keluar” omel so eun sambil menutupi wajahnya dengan selimut. Kim bum hanya tertawa dan kembali kekamarnya.

****

2 hari kemudian setelah berisitirahat total, so eun dan jiyeon kembali melanjutkan aktivitas mereka sebagai pelajar disekolah mereka.

“so eun, jiyeon…” teriak yoona dan hyesun.

“kami benar-benar kangen kalian disini” ucap hyesun senang.

“kami juga merindukan kalian” ucap so eun.

“jiyeon, kau sudah membaik? Aiisshh, kau ini jangan pernah melakukan tindakan begitu lagi. kau tahu saat minho menceritakan padaku semuanya aku hampir tak percaya” ungkap hyesun.

“mianhae. Aku tidak akan melakukan hal bodoh lagi” ucap jiyeon.

“yaa.. sudah. Pagi-pagi sudah bergosip. Kalian lupa mereka baru keluar dari rumah sakit. Jangan ajak mereka bergosip dengan kalian dulu nanti mereka akan lelah” ucap seungho dan kim bum.

“siapa juga yang bergosip. Bilang saja kalau kalian ingin pergi denagn pacar kalian masing-masing” cibir yoona.

“itu kau tahu” ucap seungho.

“so eun, ayo kita pergi keperpustakaan” ajak kim bum.

“kalau begitu aku pergi keperpus. Nanti ngobrolnya kita lanjutkan ya” ucap so eun kemudian pergi dengan kim bum.

Seungho menyuruh jiyeon beristirahat dan jangan banyak bergerak. Jiyeon hanya pasrah dan menuruti kata-kata seungho dan duduk dimejanya. Saat baru duduk kebetulan jessica baru datang dan tiba dikelas bersama kyuhyun. Jessica menatap kearah jiyeon. Jiyeon langsung membuang mukanya.

“apa kau sedang mencoba untuk menghindar dari jessica?” tanya seungho.

“kau bisa menebak sendiri tanpa perlu kujawab” jiyeon kembali merenung.

“jiyeon, mau sampai kapan kau akan terus memikirkan akan memaafkan ayahnya jessica?” tanya seungho.

“tidak tahu. Aku masih butuh waktu” jawab jiyeon.

“kau harus segera memberi jawaban kepada jessica” ucap seungho.

“ya, aku tahu. Tapi, nanti aku akan memberitahunya, tidak sekarang” lirih jiyeon.

****

“kau tak ingin berbicara dengan jiyeon?” tanya kyuhyun.

“tidak. Lagipula, sepertinya ia menghindariku” jawab jessica.

“mungkin dia sengaja menghindarimu karena belum siap memnuhi permintaanmu” ujar kyuhyun.

“heh… kalau dia memang tak mau memaafkan ayahku bilang saja langsung  kepadaku tak perlu menghindariku” ucap jessica dengan nada sedih.

“sudah… kau hanya harus menunggunya” hibur kyuhyun.

“hyun…” panggil jessica.

“apa?” tanya kyuhyun.

“kenapa pamanmu membenci keluarga kim bum?” tanya jessica penasaran.

“entahlah. Paman mengatakan kalau kedua orangtuaku tewas disebabkan oleh keluarga byun hee bong” jawab kyuhyun.

“apa kau tahu sebabnya?” tanya jessica.

“tidak. Maka dari itu, aku meminta paman untuk menghentikan balas dendamnya karena orangtuaku meninggal juga sangat tak jelas. Tapi, paman malah memarahiku dan emngatakan kalau perbuatannya selama ini akan sia-sia kalau dia menghentikan perbuatannya kepada kim bum” jelas kyuhyun tanpa menyadari kim bum dan so eun tak sengaja lewat disamping mereka dan mendengar kyuhyun menyebut nama kim bum.

“untuk apa kau menyebut-nyebut namaku?” tanya kim bum.

Jessica dan kyuhyun sangat terkejut ketika kim bum tiba-tiba berbicara dibelakang mereka.

“kenapa kalian diam? Jawab pertanyaanku” bentak kim bum.

“apakah ini memang saatnya aku menceritakannya kepada kim bum?” fikir kyuhyun.

“hey, jawab. Kalian ini bisu ya?” bentak kim bum

……………

-bersambung-

 

Sampai sini dulu…

Author uda mentok nie otak nya…

Wkwkwk….

Jangan lupa untuk commentnya…

Thx….

Tags: , , , , ,

19 responses to “My Lovely Bodyguard part 18”

  1. Maria Sativa says :

    wah keren bngt…
    d tnggu ya klnjtn ny….

  2. Sary aj0w says :

    whoaaaaaa..Akhirnyaaaaaaaaaaaaaaa HORRaaaaaaaayyy Ada new Update..Lup yu Bumsso, LUp yu admin, Lup yuuuuu authooooooRR..ehehehe FIGHTIIIIING

  3. larasrahmaa says :

    Akhirnyaaaaaaa ada posting baru lg yah
    Whoaaa tambah seru nih, tp kok cerita bumsso dikit ya malah kayaknya banyakan jiyeon sm seungho.
    Kira2 hyun mau cerita gak yaa tentang pamannya, hmm
    Ditunggu aja yaaw part selanjutnya, jgn lama2 ya author😀
    adminnya jg jgn lm2 postingnya yah hehe :p

  4. rini says :

    makin seru aj nee,,
    smoga aj kyuhyun ksh tw kimbum law pmannya yg mw ngebunuh dy.
    d,tunggu k,lanjutan,a!!!

  5. kikey says :

    Hm, banyakan cerita ttg seungho jiyeon ya daripada bumsso. Tp tetep seru kok. Part selanjutnya banyakin cerita bumsso ya thor😀 waaaah, kyuhyun mau ga ya cerita.lanjutannya ditunggu😉

  6. Zheey2992 says :

    Ooooohhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh………….
    kyrang pnjang thor.,…………
    Bumssox jga krang bnyak…..
    krang romantis…..

  7. afri says :

    makin seruuu, seneng liat kim bum sama so eun..
    ditunggu part selanjutnya ya chingu,

  8. seli marlina says :

    sru, kren ..
    di tunggu part slanjut’y .. jngan lma-lma …

  9. Yuli says :

    Wah jd penasaran ne cm lanjutan x

  10. adelia says :

    akhirny,,,
    seungho so sweet🙂
    bum oppa, slalu manjain so eun onnie…. *pengen*
    author, part slanjutny jgn lma2 y????!!!
    pnasaran, hwaiting!!!!

  11. amniminry_anis says :

    akhirnya di post juga. makin keren deh.. hahaha.. bumsso makin mesra aja xD next part ditunggu

  12. meerable says :

    wahh..akhirnya ff part 18 ni jadi juga…**sdh lama bgt saya tunggu2**
    aq suka bgt ji yeon akhirnya tggal serumah ama seung ho..🙂
    tpi kog cepet bgt ya endingnya**mianhae klo saya cererwet**
    tpi aq selalu suka FF ini.. semangat ya author buat ff part selanjutnya 🙂

  13. kimmify says :

    akhirnyaaaaaa aku nungguin loh author update-annya
    makin seruuuuu! bumsso makin romantis
    gimana tuh kyu bakal ngasih tau gak ya
    penasaran. update soon author!
    hwaiting!

  14. Indah_ELF says :

    Seru …
    Tpi k’banYakan crita jiyeon sma seoungho .bumsso’a nNti d’banyakin yaa …
    Kyu ksih Twu aza hehehe…

  15. Wynne says :

    aq tggu part slnjut na….:)
    crta na + sru z….:)

  16. meerable says :

    aq suka bgt..critanya tambah seruu..bikin penasaran..thor..
    saya tggu part slanjutny

  17. Rima Bumsso says :

    Daebak chingu ceritanya …:)
    Next🙂

  18. tyas27 says :

    o’oh .-. ketauan deh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: