My Lovely Bodyguard part 19

Author : Evi Riana

Main Cast: Kim Bum , So Eun
Cast: Park Jiyeon, Yoo Seungho, Byun Hee Bong, Goo Hyesun, Lee Minho, Im Yoona, Kim KiBum, Jessica Jung, Cho Kyuhyun

Genre: Romantic/Family/Friendship/Mystery

Type: Sequel

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.
Cerita yang ditulis hanyalah fiktif belaka. Apabila ada kesamaan merupakan hal yang tidak disengaja.


Hay…….
Berat ya sedang ujian….
Menulis ff pula….
Sebelum ujian author ud ngetik ff yang next part…
Jad jangan khawatir kalo ngepostnya lama…
Dijamin tak lama…
Hehehe *sok tau*…
Part 19

“hey, jawab pertanyaanku. Kenapa kalian jadi diam-diaman?” tanya kim bum penasaran.
“a..aku…” kyuhyun ragu-ragu, tangannya mengepal dan ia berkeringat dingin.
“begini, kim bum. Tadi, aku sedang bertanya tentang soal yang tak ku mengerti dan kyuhyun menganjurkanku untuk bertanya kepadamu. Makanya, dia menyebut namamu” jelas jessica.
“benarkah itu? kalian yakin tidak bicara hal lain?” tanya kim bum.
“yakin sekali. Ya kan, hyun?” tanya jessica sambil menyikut kyuhyun.
“i…iya” jawab kyuhyun.
“so eun, kita langsung masuk kedalam kelas saja” ajak kim bum setelah yakin dengan penjelasan jessica. So eun segera masuk kedalam kelas sambil mengamati ekspresi diwajah jessica dan kyuhyun.

“fiuh… syukurlah ia tak mendengar yang lain-lain” ucap jessica bernafas lega.
“seharusnya kau tak perlu mencari alasan untuk menutupinya, jes” ujar kyuhyun.
“Apa maksudmu?” tanya jessica.
“seharusnya, aku langsung bilang saja yang sebenarnya. Aku lelah menutupi semua ini lagi” jawab kyuhyun.
“dasar bodoh. Kau ingin terkena masalah. Pamanmu akan murka jika tahu kalau kau memberi tahu kim…” jessica tak bisa melanjutkan kata-katanya karena ia melihat jiyeon menatap tajam kearahnya dan kyuhyun.

“kenapa wajahmu seperti orang ketakutan begitu?” tanya kyuhyun mengamati wajah jessica.
“e..eng.. iya, hyun. Kau tahu lagu yang kemarin sangat bagus. Kalau pamanmu mendengar lagu itu pasti dia akan senang sekali. Penyanyinya sangat terkenal saat di era jaman pamanmu masih muda. Siapa nama penyanyinya kim.. kim… aku lupa” celoteh jessica. Kyuhyun hanya bingung dengan maksud omongan jessica.

“ahh, sudah bel. Ayo kita masuk” ajak jessica sambil menarik tangan kyuhyun masuk kedalam kelas. Jiyeon yang mengamati jessica dan kyuhyun merasakan ada yang sedang disembunyikan mereka berdua. Jiyeon langsung mengenyahkan pikirannya dan kembali kedalam kelas melanjutkan belajarnya.
“kenapa kau berkata mengada-ada?” tanya kyuhyun.
“aku melihat jiyeon tadi. Dia menatap kearah kita dengan tatapan ingin tahu. Aku rasa ia mendengar percakapan kita tadi” jawab jessica pelan agar guru mereka tak mendengarnya.

“jiyeon… insting saudara tirimu sangat tajam. Aku pernah kepergok olehnya saat aku sedang menelfon paman mengenai kim bum” gumam kyuhyun.
“yah, jiyeon itu orangnya sangat peka” lirih jessica.
“jessica jung, cho kyuhyun.. apa yang sedang kalian bisikkan?” tegur guru.
“tidak ada, pak” jawab kyuhyun.
“konsentrasi” bentak pak guru.

“aku rasa si jessica dan kyuhyun itu mempunyai hubungan yang spesial” gumam yoona saat dikantin.
“kau mulai bergosip lagi, yoona” cibir hyesun.
“hey, kibum. Bilang kepada pacarmu itu jangan bergosip” ucap minho.
“dia tak bergosip hanya sedang mengutarakan pendapatnya saja” ujar kibum membela yoona.
“tapi, aku memang merasa mereka itu punya hubungan selain teman. Kalian tak lihat sekarang mereka sering sekali terlihat berduaan” celoteh yoona.
“ahh, jessica dan kyuhyun? Hemm… pasangan aneh” gumam hyesun.
“bicara aneh, aku rasa tadi juga mereka bertingkah aneh” ujar kim bum.
“apa maksudmu?” tanya so eun heran.

“ya. Saat mereka menjelaskan mengapa mereka mengobrol sampai menyebutkan namaku. Itukan aneh sekali. Saat aku bertanya kepada mereka saja mereka langsung diam dan terlihat pucat seperti ada yang disembunyikan saja.

Jiyeon yang mendengar cerita kim bum langsung teringat saat jessica juga tadi bertingkah aneh saat dirinya melihat jessica dan kyuhyun berbicara mengenai kim bum.
“mungkin si jessica meminta bantuan si kyuhyun untuk dekat denganmu lagi” gumam seungho sambil makan.
“apa maksudmu? Untuk apa dia meminta bantuan kyuhyun” omel kim bum.
“siapa tahu saja. Tapi, itu juga tak mungkin, kau kan sekarang sudah dengan so eun” goda seungho.
“itu kau tahu. Tapi, bicaramu masih ngelantur saja” ucap kim bum.
“akukan hanya berkata yang langsung keluar dari mulutku” ujar seungho.
“pendapatku, kalau jessica dan kyuhyun juga tidak aneh kok. Mereka juga terlihat serasi” gumam so eun.
“aku juga sependapat dengan so eun” sahut hyesun.
“jiyeon, bagaimana denganmu?” tanya yoona.
“no comment” jawab jiyeon dingin sambil terus memakan makanannya. Semua orang langsung paham apa maksud jiyeon berkatan ‘no comment’. Jiyeon tak mau membahas tentang jessica.
“oke… jiyeon, aku dengar kalau kau tinggal dirumah seungho sekarang. bagaimana rasanya tinggal disana?” tanya yoona mengganti topik pembicaraan.
“enak. Perlakuan kakek seungho juga baik” jawab jiyeon. Seungho hanya tersenyum simpul.
“wah, kau sudah mendapatkan restu langsung dari kakeknya seungho ternyata. Kalian ini mirip sekali dengan kim bum dan so eun” goda yoona.
“ya… apa maksudmu membawa namaku?” omel so eun. yoona hanya tertawa melihat so eun.

****

Sementara itu dikantor hee bong…

“pak, saya mendapatkan undangan untuk mendahadiri pembukaan proyek baru dari shin corporation” lapor pak han.
“hemmm…. aku akan datang dengan kim bum dan so eun kalau begitu” ujar hee bong.
“tumben anda mengajak tuan kim bum keacara itu” ucap pak han.
“ya, aku sedang ingin saja. Lagipula, diacara itu pasti banyak kalangan pembisinis yang hadir. Aku ingin kim bum bisa bersosialisasi dengan mereka-meraka. Kelak juga kim bum akan menerusi perusahaan nanti” ungkap hee bong.
“ya, bapak benar” gumam pak han.

****

“aku harus bicara dengan pamanku segera” gumam kyuhyun.
“apa yang kau ingin bicarakan? Mengenai kim bum?” tanya jessica.
“benar. Aku tak tahan dengan ini semua. Aku takut jika membayangkan kim bum dan kakeknya akan bersikap seperti jiyeon kepadamu” jawab kyuhyun.
“kau benar. Setelah perbuatan pamanmu kepada orangtua kim bum aku pesimis kim bum dan keluarganya mau memaafkan pamanmu” kata jessica.

“saat makan malam aku akan berbicara dengan paman kalau begitu. aku harap paman mau mengerti” harap kyuhyun.

Saat makan malam, kyuhyun menyiapkan ucapannya untuk berbicara kepada pamannya.

“paman, aku…”

“kyuhyun, hari sabtu ini ajaklah jessica kemari untuk ikut undangan pesta perusahaan” ucap jae ill memotong pembicaraan kyuhyun.

“jessica? Kenapa aku harus mengajaknya? Bukankah ini pesta perusahaan, seharusnya paman saja yang datang” tanya kyuhyun.

“paman ingin jessica menjadi pendampingmu saat dipesta nanti. Paman ingin mengenalkanmu kerekan-rekan bisnis paman” jawab jae ill,
“tapi, paman aku perlu…”
“paman tak mau dengar alasanmu lagi. Pokoknya kau harus mengajak jessica” tegas jae ill. Kyuhyun menurungkan niatnya untuk berbicara kepada pamannya.
“baiklah, aku mengerti” angguk kyuhyun.

****

“seharian ini kau terus dikamar. Apa kau tak bosan?” tanya kim bum.
“tidak. Aku sedang belajar. Kau lupa sebentar lagi itu ujian. Aku tak mau nilai ujianku jelek” jawab so eun.
“isshh, aku senang dapat pacar yang rajin sepertimu” puji kim bum sambil mengelus rambut so eun.
“yasudah, aku mau belajar. Kau juga sana masuk kekamarmu dan pergi belajar jangan menggangguku terus” perintah so eun.
“yes. Ma’am. Kalau begitu aku akan belajar. Selamat belajar so eun” ucap kim bum mencium kening so eun.
“iya. Sudah sana” usir so eun. kim bum hanya tertawa kecil sambil berjalan kekamarnya.

*****

Sementara itu, jessica menelfon kekantor polisi menanyai keadaan ayahnya…
“saya putri dari tahanan bernama jung, bagaimana keadaannya?” tanya jessica.

“oh, anda putrinya. Keadaan jung semakin melemah. Dari kemarin ia terus memanggil orang yang bernama jiyeon. Apa namamu jiyeon?” tanya petugas klinik ditelfon.

“b..bukan. baiklah, kalau begitu nanti aku akan mengunjunginya. Terima kasih” kata jessica menutup telfon.

“apakah aku harus memberi tahu jiyeon sekarang?” gumam jessica. Jessica mencoba menelfon jiyeon untuk memberitahu kondisi ayahnya. Tapi, jiyeon malah mereject telfon dari jessica.

“percuma saja, aku memberitahunnya, dia tak akan peduli” ujar jessica sedih.
____

“maaf, jes. Aku tidak siap untuk berbicara kepadamu sekarang” gumam jiyeon sambil mematikan telfonnya. Jiyeon mencoba menghilangkan pikirannya tentang jung dan jessica. Ia berusaha fokus kepada buku pelajarannya.

“apa yang sedang kau pikirkan?” tanya seungho masuk kedalam kamar jiyeon.
“tidak ada” gumam jiyeon. “yaa, kalau masuk kekamar orang ketuk pintu dulu” omel jiyeon.
“aku melihat pintunya terbuka sedikit makanya aku masuk” ujar seungho. “apa kau sedang memikirkan tentang jessica?” tanya seungho.

“tidak. Untuk apa aku memikirkannya” ucap jiyeon.
“tak usah menyangkalnya, aku tahu dirimu dengan baik. Mukamu itu sangat terbaca kalau sedang berbohong” ujar seungho.
“kau cocok menjadi peramal” ejek jiyeon.
“tentu saja, apalagi kalau meramal isi hatimu. Aku sangat ahli” ucap seungho bangga.

“kata-katamu gombal. Sudah sana keluar, aku ingin belajar” usir jiyeon.
“belajar saja. Aku masih mau disini, aku bersumpah tak akan mengganggumu” ucap seungho.
“aku tak yakin” gumam jiyeon.
“lihat wajahku. Wajahku terlihat sangat meyakinkan bukan?” tanya seungho sambil mendekatkan wajahnya ke wajah jiyeon. Jiyeon yang terkejut karena seungho mendekatkan wajahnya ke dirinya sontak mukannya jadi memerah.
“aiihh, lihat wajahmu itu. kau terlihat seperti gurita” goda seungho.
“apa maksudmu? Kalau kau sedang ingin berlelucon jangan kepadaku” omel jiyeon.

“hahaha… oke. Aku bolehkan disini?” tanya seungho dengan wajah memohon.
“terserahmu saja. Tapi, jangan menggangguku” ucap jiyeon. Seungho tersenyum senang dan langsung duduk disofa. Sementara, jiyeon kemabali fokus kepada buku pelajarannya. Seungho terus memandang jiyeon saat sedang belajar, jiyeon yang merasa dipandangi seungho jadi tak bisa konsentrasi.
“berhenti menatapku seperti itu” ucap jiyeon sambil membaca buku.
“instingmu tajam sekali” gumam seungho. “aku lihat daritadi sepertinya kau tak konsentrasi belajarnya. Apa karena ada aku ya disini?” goda seungho.
“aahhh….” teriak jiyeon sambil menutup bukunya dan duduk disofa bersama seungho.

“ahahahah… benarkan kataku tadi” ucap seungho tertawa.
“terserah apa katamu” ujar jiyeon dingin sambil mengerutkan dahinya. Seungho mendekati jiyeon dan membalikan wajah jiyeon agar berhadapan dengannya.

“kau benar-benar membuatku gila, jiyeon” gumam seungho. Jiyeon langsung berkerinagt dingin saat mendengar ucapan jiyeon. Seungho semakin mendekatkan wajahnya, refleks jiyeon langsung menutup matanya. Seungho semakin mendekati wajah jiyeon….

“jiyeon, seungho…..” panggil kakek seungho. Seungho dan jiyeon terkejut ketika nama mereka dipanggil.
“aiissh, kakek mengganggu” gumam seungho tak jadi mencium jiyeon. “ya, kek. Aku dikamar jiyeon” ucap seungho. Jiyeon langsung terseyum simpul melihat wajah seungho.
“apa yang sedang kau lakukan dikamar jiyeon?” tanya kakek.
“a..aku sedang belajar bersama jiyeon, kek. Sebentar lagikan ujian” jawab seungho.
“kenapa kakek memanggil kami?” tanya jiyeon.
“tidak jadi. Kakek tak ingin mengganggu kalian yang sedang belajar. Kalau begitu kakek akan keluar dulu” ujar kakek seungho.
“jiyeon, kita lanjutkan yang tadi…” gumam seungho sambil menutup matanya.
“apa? Tidak. Dasar genit. Sudah sana keluar, aku mau tidur” usir jiyeon.
“yah, jiyeon. Aku masih ingin disini, kenapa kau tak mengerti sih” gumam seungho tak mau keluar.
“aku mau tidur, seungho. Apakah aku perlu berteriak memanggil kakek?” ancam jiyeon.
“hah? Oke, aku keluar. Bisa habis aku kalau kakek tahu” gumam seungho berdiri. Seungho sengaja memajang wajah sedih agar jiyeon tak jadi mengusirnya. Jiyeon yang melihat wajah seungho yang berubah sedih langsung tersenyum.
“seungho…” panggil jiyeon.
Seungho langsung tersenyum dan berbalik kearah jiyeon.
“ya, jiyeon. Kau masih ingin aku disinikan?” tanya seungho.
“tidak. Aku hanya ingin mengucapkan selamat malam” jawab jiyeon. Seungho langsung terlihat kecewa dengan jawaban jiyeon.
“baiklah, selamat malam jiyeon” ucap seungho sedih.
“seungho…” panggil jiyeon lagi.
“apa lagi?” tanya seungho menoleh kebelakang. Saat berbalik kebelakang, Jiyeon langsung menarik seungho dan menciumnya.
“aku kasihan melihat wajahmu begitu. Sudah sana pegi” ucap jiyeon membukakan pintu untuk seungho. Seungho yang terkejut karena jiyeon menciumnya, langsung diam dan berjalan keluar dari kamar jiyeon sambil tercenga-cenga.
“hoh.. aku akan bermimpi indah malam ini” gumam seungho memegang bibirnya sambil berjalan kekamarnya dengan langkah gembira.

****

Pagi harinya, kim bum masuk kemar so eun dan melihat so eun masih tertidur pulas. Kim bum pun membangunkan so eun dan menyuruhnya berangkat kesekolah.

“mmmm…. aku masih mengantuk” ucap so eun menguap.
“kau pasti tidur malam karena belajar” ucap kim bum.
“iya.. heh…” ucap so eun mengucek matanya.
“pergilah mandi. Dengan begitu, kau tidak akan mengantuk dan akan bersemangat lagi” ucap kim bum. so eun hanya mengangguk dan segera mandi.
“aku sudah siap…” seru so eun keluar kamarnya.
“apa kau masih mengantuk? Lain kali jangan memaksakan dirimu untuk belajar sampai larut malam nanti kau bisa sakit” ujar kim bum.
“ya, aku mengerti. Aku akn ingat waktu kalau belajar” ucap so eun. kim bum dan so eun segera turun untuk sarapan.
“hari sabtu nanti, kakek ingin kalian ikut dengan kakek datang keacara pesta pembukaan perusahaan baru” ajak hee bong.
“aku juga ikut?” tanya so eun.
“iya, aku ingin kim bum tidak merasa bosan saat dipesta nanti” jawab hee bong.
“apakah aku dan so eun wajib ikut?” tanya kim bum malas.
“tentu saja, kakek ingin mengenalkanmu kepada dunia bisnis. Kakek ingin kau terbiasa nanti saat sudah memimpin perusahaan” jawab hee bong. Kim bum hanya mengangguk mengerti dan meneruskan makannya.

****

“ikut denganmu? kau bercanda, hyun?” tanya jessica setengah berteriak saat berjalan dihalaman sekolah.
“aku tak bercanda, paman yang menyuruhku untuk mengajakmu” jawab kyuhyun.
“kenapa pamanmu mengajakku? Aneh sekali” gumam jessica heran.
“entahlah, aku juga tak mengerti. Aku jadi gagal untuk bicara dengan pamanku kemarin malam” jawab kyuhyun.
“kau gagal? Heh, kau harus mempunyai waktu yang pas untuk bicara kepada pamanmu” ujar jessica.
“ya, kau benar. Nanti, aku akan mencoba bicara lagi kepadanya” gumam kyuhyun.

****

Tibalah, hari sabtunya. Sesampainya, dipesta kim bum dan so eun langsung diajak hee bong untuk berkenalan dengan rekan bisnis hee bong.

“heh… aku lelah ada disini. Daritadi, disuruh memperkenalkan diri. Lama-lama, aku akan memasang label yang bertuliskan namaku dijas ini” gumam kim bum.
“hahaha… ide yang bagus. Sudah, minum ini aku tahu kau pasti haus karena daritadi berbicara terus” ucap so eun menyerahkan segelas air minum untuk kim bum. kim bum segera meneguk habis air munum pemberian so eun.
“terima kasih. Kau tahu saja kalau aku haus” kata kim bum.
“kalau begitu aku akan ketoilet dulu. Kau jangan kemana-mana” ucap so eun.

kim bum mengangguk dan duduk sambil menunggu so eun kembali dari toilet.
Sementara itu, sama halnya seperti kim bum, kyuhyun juga disuruh mengenalkan dirinya kepada rekan bisnis jae ill. Saat, jae ill sedang asyik mengobrol kyuhyun dan jessica segera melarikan diri dan mengambil makanan pesta.

“aku lapar.. daritadi hanya berkenalan terus” keluh kyuhyun.
“hahaha… aku tahu pasti begini kalau datang keacara pesta yang isinya pengusaha. Kalau ayahku mengajakku ikut dengannya aku selalu menolaknya karena pasti membosankan” ungkap jessica.

“yah, kau benar. Heh, aku ingin cepat-cepat kembali kerumah” gumam kyuhyun.
“kyuhyun, aku mau ketoilet. Tunggu aku disini, aku tak lama kok” ucap jessica.
“ya, sudah sana”
____

Saat, jae ill sedang mengobrol dengan rekan bisnisnya tiba-tiba, hee bong datang dan menghampiri rekan bisnis jae ill. Jae ill yang melihat kedatangan hee bong langsung tersenyum licik dan menatap tajam kearah hee bong.

“anda pasti tuan Byun Hee Bong itu. senang mengenalmu” ucap jae ill.
“ya. Ini pertama kalinya kita bertemu. Aku harap kita bisa menjadi rekan bisnis yang baik” harap hee bong senang.
“aku juga berharap begitu” ucap jae ill tersenyum. “dasar bodoh. Aku taka mau menjadi rekan bisnis dari orang sepertimu” ucap jae ill dalam hati.
“oh ya, kau belum menyebutkan namamu. Siapa nama anda?” tanya hee bong.
“oiya, maaf. Perkenalkan namaku Cho Jae Ill” ucap jae ill memperkenalkan diri.

Hee bong merasa pernah mendengar nama cho jae ill disuatu tempat tapi, ia lupa dimana.

“ah, jae ill. Senang berkenalan denganmu. mari ikut denganku, kebetulan aku kesini dengan cucuku” ajak hee bong.
“cucumu?” tanya hee bong sinis.
“ya, ah, itu yang sedang duduk disana. Ayo, kita hampiri dia” tunjuk hee bong, hee bong sangat senang saat hee bong membawanya menemui kim bum.

“hey, so eun” sapa jessica.
“je..jessica. kau datang kesini juga?” tanya so eun.
“iya, aku kesini dengan kyuhyun” jawab jessica.
“wah, kebetulan sekali kita bertemu disini. Aku juga disini bersama kim bum” ucap so eun. mereka pun berjalan bersama masuk kedalam pesta.

“kyuhyun, lihat deh aku tak sengaja berpapasan dengan so eun ditoilet tadi” ungkap jessica.
“hay, kyuhyun. Senang bertemu denganmu” sapa so eun.
“iya, dengan siapa kau kesini?” tanya kyuhyun.
“dengan kakek hee bong dan kim bum” jawab so eun.
“apa? Dimana mereka sekarang?” tanya kyuhyun panik.
“hemmm… ah, itu mereka disana. Ayo, kita hampiri” ajak so eun. jessica dan kyuhyun langsung menghampiri kearah kim bum.
“kim bum, kenalkan ini Cho Jae Ill” ucap hee bong.
“ah, iya. Perkenalkan namaku Kim Sang Bum. senang mengenal anda” ucap kim bum.

“hahaha…. aku juga senang mengenalmu, kim bum” ucap jae ill.

“apa kita pernah bertemu disuatu tempat? ” tanya kim bum.
“benarkah? Tidak. Aku tak pernah bertemu denganmu. tapi, aku yakin kau pasti sudah mengenal baik keponakkanku” ujar jae ill.
“keponakkan?” tanya kim bum.
“ya. Ah, itu dia” tunjuk jae ill. Kim bum menoleh dan melihat so eun berjalan menghampirinya bersama jessica dan kyuhyun.
“kim bum, maaf aku terlambat. Aku tak sengaja berpapasan dengan mereka” ucap so eun.
“ini, keponakkanku. Namanya Cho Kyuhyun” ucap jae ill. Kim bum dan so eun terkejut saat jae ill memperkenalkan kyuhyun sebagai keponakkannya.
“jadi, ini pamanmu?” tanya kim bum.
“i..iya. ini pamanku” jawab kyuhyun.
“aku ingat kau, kau ini ada waktu dirumah sakit itu ya” seru hee bong.
“iya, kek. Aku temam sekelas cucu anda” jawab kyuhyun.
“ada kau juga jessica” ucap hee bong.
“selamat malam, kek. Lama tak bertemu” salam jessica.
“aku senang kita semua sudah saling mengenal. Kalau begitu sudah malam, kami permisi pulang” pamit jae ill.
“ya, kami juga mau pulang. senang bertemu denganmu juga jae ill” ucap hee bong.

****

Sesampainya, dirumah so eun memerhatikan kim bum yang daritadi diam dan tak bersuara.
“kim bum, ada apa denganmu? daritadi kuperhatikan sepertinya kau sedang memikirkan sesuatu” tanya so eun penasaran.
“hemmm…. mungkin ini hanya perasanku saja. Tapi, sepertinya aku pernah mendengar suara pamannya kyuhyun disuatu tempat dan aku tak tahu pasti tempatnya itu” jawab kim bum sambil mengingat-ingat.
“kau juga berfikir seperti itu? saat aku melihat wajahnya juga aku seperti sudah mengenalnya. Sudahlah, itu mungkin hanya perasaan kita saja” ujar so eun.
“ya, kau benar. Kalau begitu aku akan kembali kekamarku untuk beristirahat, kau juga pergi tidur” ucap kim bum.
“iya, aku juga sudah mengantuk” ucap so eun sambil menguap. “selamat malam, kim bum” ucap so eun. kim bum melambaikan tangannya dan pergi kekamarnya.

****

“kau sudah mengantar jessica?” tanya jae ill.
“sudah, paman” jawab kyuhyun.
“yasudah, kalau begitu pergilah tidur sana” suruh jae ill dengan wajah bahagia.
“kenapa paman terlihat senang begitu? apa paman senang karena bertemu dengan hee bong dan kim bum?” tanya kyuhyun.
“hahahaha… kau memang pintar menebak suasana hati paman. Ya, paman sangat senang karena bisa bertemu dengan kim bum. Dengan begini, pembalasan dendam orang tuamu semakin terpenuhi” jawab jae ill tersenyum licik.

“paman mengenai ini, apa paman tak bisa memikirkannya lagi?” tanya kyuhyun.
“apa maksudmu? Kau masih meminta paman untuk berhenti mencelakai kim bum, begitu?”
“ya. Aku tak mau paman berbuat seperti ini lagi. Bagaimana kalau keluarga byun hee bong tahu tentang perbuatan paman selama ini. Mereka pasti tak akan memaafkan paman” ucap kyuhyun.
“kau tenang saja, kyuhyun, mereka tidak akan tahu perbuatan paman kalau tidak ada yang memberi tahunya. Tapi, paman yakin kau tidak akan membongkar perbuatan paman kepada mereka. Benarkan, hyun?”
“i..iya, paman”
“yasudah, ini sudah malam. Pergilah kekamarmu”
Kyuhyun segera menuruti kata-kata pamannya dan pergi kekamarnya.
“kau akan lihat pembalasanku, kim bum” gumam jae ill tersenyum licik.

****

Sementara itu, kondisi jung diklinik rumah sakit semakin parah. Panas ditubuhnya tak kunjung turun dan sedari tadi ia terus memanggil nama jiyeon.

“jiyeon, jiyeon..” panggil jung.
“dokter, pasien ini semakin panas tubuhnya” teriak suster. Dokter segera datang dan memeriksa keadaan jung. Dibawah alam sadarnya, jung bermimpi berada disuatu tempat yang panas.
“panas, panas. Dimana aku?” gumam jung sambil mengelap keringat didahinya.

Ia berjalan-jalan dan melihat suatu bayangan jiyeon. “jiyeon, ini ayah sayang” ucap jung sambil berusaha memeluk jiyeon.

“kau bukan ayahku. Dasar pembunuh. Aku tak mau memaafkan mu” ucap jiyeon tajam.
“jiyeon, kenapa kau tega sekali bicara begitu?” tanya jung.
“kau bukan, ayahku. Ayahku sudah meninggal karena dibunuh olehmu. Dasar pembunuh, jangan pernah memanggilku dengan sebutan sayang” bentak jiyeon.
“papa, jahat. Kau tega melakukan perbuatan seperti ini. Karena papa, mama jatuh sakit dan meninggal” teriak jessica.
“maafkan, aku anak-anak” teriak jung meminta maaf.
“dasar pembunuh”
“papa jahat”
“hentikan, hentikan” teriak jung menutup telinganya.
Kring kring kring…..
“siapa sih pagi-pagi sudah menelfon?” tanya jessica yang terbangun dari tidurnya, jessica segera bangun dari tempat tidurnya dan mengangkat telfon.
“ya, siapa ini?” tanya jessica.

….

“ya, saya putrinya jung. Ada apa dengan ayah saya?”

…..

“apa? B..baik, saya akan segera kesana” jessica menutup telfon dan segera bersiap-siap pergi ketahanan ayahnya.

****

“ahh, siapa yang membuka gorden? Aku masih ngantuk” omel kim bum ketika ada orang yang membuka gorden kamarnya.
“hey, tukang tidur. bangun, hampir jam 10 kau juga belum bangun” ucap so eun membangunkan kim bum.
“nanti, nanti…” omel kim bum.
“aissh, dasar malas” gumam so eun. karena kim bum tak bangun-bangun juga, akhiranya so eun memutuskan kembali kekamarnya. Saat, hendak kembali kekamarnya tiba-tiba, kim bum menarik tangan so eun sampai so eun jatuh dikasur kim bum.

“yaa, kim bum. kenapa kau menarikku?” tanya so eun sambil berusaha bangun. Tapi, kim bum menahan so eun dan langsung memeluknya sepertinya guling.
“kim bum, lepaskan aku. Kau pikir aku gulingmu ya?” omel so eun.
“iya, kau ini memang gulingku” ucap kim bum.
“apa? Kalau kau sudah bangun cepat lepaskan aku” pinta so eun.
“nanti saja. Aku masih mengantuk” ucap kim bum.
“lepaskan atau aku akan menendangmu” ancam so eun.
“tendang saja kalau bisa. Kau lupa kalau aku sedang memelukmu? Ancamanmu tak berlaku” ledek kim bum.
“oiya, aku lupa” gumam so eun.
“dasar bodoh” gumam kim bum.
“uhhh, lepaskan aku. Aku mau bangun” omel so eun. kim bum terus memeluk so eun dan tak melepaskannya, so eun yang terus meminta kim bum melepaskannya merasa lelah dan malah tertidur dipelukan kim bum.
Sekitar jam 12 siang, so eun terbangun. Ia melihat sekelilingnya…
“hem.. inikan kamar kim bum. kenapa aku disini ya?” gumam so eun sambil membuka matanya.

“hey, sekarang yang tukang tidur aku atau kau?” tanya kim bum.
“hah? Astaga, aku ketiduran” seru so eun.
“hahaha.. apakah begitu nyamannya aku memelukmu sampai kau tertidur?” tanya kim bum.
“aaiissshhh, salahmu sendri tidak mau melepaskan pelukanmu itu, aku jadi mengantuk” ujar so eun.
“hahaha.. wajahmu kalau sedang tidur itu sunggu lucu” goda kim bum.
“uih, genit” ucap so eun.
“hahaha… yasudah, cepat siap-siap” suruh kim bum.
“siap-siap? Kemana?” tanya so eun bingung.
“temani aku pergi kemakam orangtuaku” jawab kim bum.
“tumben. Baiklah, aku akan bersiap-siap” ucap so eun.
___

“appa, eomma selamat ya” ucap kim bum didepan makam orangtuanya sambil menaruh sebuket bunga.
“eomma, kenalkan ini so eun. dia pacarku sekarang” ucap kim bum sambil menggenggam tangan so eun. “aku akan senang kalau kalian suka dengan so eun. walaupun, so eun sedikit bodoh dan plin plan tapi, aku mencintainya” ucap kim bum tersenyum. So eun hanya menatap sedih kearah kim bum.
“ayo, kita pulang. Urusanku sudah selesai” ajak kim bum.
“kau memberikan selamat apa untuk orangtuamu?” tanya so eun
“hari ini adalah ulang tahun perkawinan kedua orangtuaku. Setiap tahun aku datang kemakam mereka dan memberi selamat” jawab kim bum.
“oh. Kau anak yang baik. Mereka pasti bangga denganmu” ucap so eun.
“aku berharap begitu” ucap kim bum.
“habis ini kita kemana? Kita langsung pulang?” tanya so eun.
“tidak. Kalau kita pulang pasti kau akan belajar lagi dikamarmu. Lebih baik, kita jalan-jalan saja” jawab kim bum. so eun tersenyum senang dan langsung menggandeng tangan kim bum pergi dengannya.

****

Sementara itu, jessica menjenguk ayahnya dipenjara..

“pa, aku sudah disini. Tak bisakah kau segera pulih” ucap jessica.
“jiyeon, jiyeon..” panggil jung.
“anakmu itu aku, bukan jiyeon. Kenapa kau terus memanggil namanya berulang kali” omel jessica sambil menahan tangisnya.
“jessica, tidakkah sebaiknya kau memberitahu jiyeon untuk datang kemari?” tanya kyuhyun yang ikut menemani jessica.
“tidak. Dia tak akan peduli” tolak jessica.
“siapa tahu hatinya akan tergerak dan datang kesini” ujar kyuhyun.
“aku sudah menelfonnya tapi, hpnya selalu saja dimatikan olehnya. Apa lagi yang bisa kuperbuat” lirih jessica.
“kalau begitu aku akan menghubungi seungho” ucap kyuhyun mengeluarkan hpnya dan memencet nomor seungho.

“ini aku kyuhyun. Bisakah aku bicara dengan jiyeon sekarang? ini penting” tanya kyuhyun.
“baiklah, tunggu sebentar” ucap seungho.
“apa yang ingin kau bicarakan?” tanya jiyeon.
“jiyeon, bisa kau datang kekantor polisi sekarang?” tanya kyuhyun.
“tidak. Untuk apa aku kesana?” tanya jiyeon dingin.
“paman jung sedang terbaring sakit dan daritadi ia terus memanggil namamu berulang kali” jelas kyuhyun.
“percuma saja, hyun. Dia tidak akan peduli” gumam jessica.
“hey, jiyeon. Kau maukan datang kemari?” tanya kyuhyun.
“ini aku seungho. Jiyeon bilang akan memikirkannya lagi” jawab seungho.
“oh. Baiklah, kalau begitu” ujar kyuhyun mematikan telfonnya.
“benarkan, apa kataku? Dia tak peduli” tanya jessica sedih.
“seungho bilang ia akan memikirkannya. Itu artinya ia masih peduli dengan ayahmu, jes” jawab kyuhyun.
“pa, kau dengar itu. Anak kebanggaanmu menolak untuk datang menjengukmu disini. Kenapa kau tak sadar juga?” omel jessica
___

“kau dengar sendiri? Ayah angkatmu sedang sakit dan ia terus memanggil namamu. Apa kau tak mau menjenguknya?” tanya seungho.
“aku tak tahu. Dia yang sakit, kenapa aku harus repot menjenguknya” ucap jiyeon sambil menahan air matanya.
“jiyeon, kau tak boleh bicara begitu. ayah angkatmu pasti sangat menyesali perbuatannya itu samapi ia terbaring sakit seperti sekarang” ucap seungho.
“kenapa dia baru menyesalinya sekarang? kenapa tidak dari dulu?” tanya jiyeon.
“jiyeon, setiap orang pasti menyesali perbuatannya belakangan. Dan, kau harus segera memaafkannya” ucap seungho. Jiyeon terus diam dan memikirkan kata-kata seungho.
“kita pergi sekarang?” tanya seungho. Jiyeon hanya mengangguk dan pergi menjenguk jung.

___

“dia tidak akan datang” gumam jessica.
“jangan bicara begitu. dia akan datang, percaya kepadaku” ucap kyuhyun.
“jiyeon… maafkan.. aku” ucap jung.
“aku jessica anakmu, kenapa kau terus memanggil nama jiyeon?” tanya jessica sambil menangis. Keadaan jung semakin melemah, tiba-tiba, tubuhnya kejang-kejang.

“dokter.. suster.. cepat kemari” teriak jessica yang panik melihat ayahnya.
“maaf, anda bisa keluar sebentar” suruh dokter. Jessica dan kyuhyun segera keluar.
“apa yang harus kulakukan? Bagaimana kalau papa tidak sembuh-sembuh?” tanya jessica sambil menangis.
“dia akan selamat, jes. Tenanglah” ucap kyuhyun menenangkan jessica.
“aku datang…” ucap jiyeon.
Jessica menoleh dan melihat jiyeon datang bersama seungho.
“dimana dia sekarang?” tanya jiyeon.

…….

-bersambung-

Sampai sini dulu…
Jangan lupa commentnya…
Okok…
Thx…

Tags: , , , , , , , , ,

13 responses to “My Lovely Bodyguard part 19”

  1. kiwimi says :

    Kok kim bum & so eunnya dikit ya?? Tapi gpp, bagus banget ceritanyaaa
    THE BEST FANFICTION ^^

  2. dhia says :

    waaaahh….
    aku berdo’a mudah-mudahan nanti jae ill nyesel kaya jung juga, tap nggak ada yang maafin and menjenguk nya… ha ha ha ha ha ha ha ha *ketawa ala lucifer* yaudah dechh… terima aja kalau reader nya kejam!
    lanjut ya thor! aku makin ke sem sem ma bumsso and seung ho-jiyeon!
    hwanting terusss dech…!!!! ^_^

  3. kikey says :

    Waah, makin panjang ceritanya.hehe. Ga sabar deh pingin cepet ketauan kalo jae ill itu jahat. Part slanjutnya banyakin cerita bumsso ya thor hehe. Ditunggu🙂

  4. echi says :

    Hua…seru seru, tpi part bumsso ny dkit yak…hehe
    Semngatlah bwt author, d.tunggu next part.a

  5. amniminry_anis says :

    pokonya aku gk bsa bilang apa apa. ff ini T.O.P deh ^^d

  6. rosiyaniocii says :

    Huaaaaa good job author. Hhe. Jae ill itu ih masi aja mau bunuh bum. Awasssss aja pasti gagal deh. Huaaaa kyu ma jess makin deket ya *cemburu. Jiyoen akhirnya luluh jg moga bs maafin tiu ayahnya jess kasian. Lanjuttt deh author🙂

  7. larasrahmaa says :

    Hwaaa seruu thor, haha
    Haha gak nyadar udh part 19 aja ya
    Tetep nih author dr part kemarin smpe part sekarang adegan bumssonya selalu dikit😦
    Ya si aku ngerti kan mau jelasin ttng pembunuhannya dulu, tp banyakin lah yah adegan bumssonyahh
    Oke author😉
    Yaudah ditunggu part selanjutnya yaaaw😀

  8. Sary aj0w says :

    Se8 ma Koment2 diatas..Mgkin gra2 nie epep Couplenya Bejibaaaaan jd Bumsso’y jd LBiH sedikid..hahahah jd reader cuma minta Bumsso’y di Lebihkan Lg..Lbih dekad, LbiH Dahsyad and LebiH rokmantes..wkwkwkw PLaaaaaaKKKKK!! Lup yu thor..

  9. kimmify says :

    gregetan sama jae ill kok dia prasangka buruk banget ya
    disini bumsso makin romantis ya hahahaha
    untung aja jiyeon udah mau ngejenguk jung
    iya lama2 kayaknya jess sama kyu tuh hooho
    lanjutin author! penasaran lanjutan kyu sama kimbum bakal kayak gimana kalo kimbum udah tau yg sebenernya
    hwaiting!

  10. kadek mira purnama says :

    wahh..hubungannya seungho ama ji yeon makin asyiikk..🙂
    hoala.. so eun enak bgt tdur d pelukannya kim bum **aq juga maw**

  11. Indah_ELF says :

    Makin sRu aza nii …
    Ska adegan yg kim bum mluk so eun d’kasur hehehe
    d’tnggu part sLanJut’a …

  12. taemleebumsso says :

    s7..mga dchapter slnjtnya part bumsso lebih banyak,,
    ditunggu ya next chapternya,,,the best ff dc pokoknya,,

  13. tyas27 says :

    penyesalan dtng belakangan:(

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: