Always Beside Me(OS)

Author : Ardhzakia Naim (Kim Soo Kyung / 김수경)
Main Cast : Kim Bum , Kim So Eun
Cast : Kim Soo Kyung, Cho Kyuhyun
Genre : Romantic, Friendship
Type : One shoot

Disclaimer : Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita. Apabila ada kesamaan judul, itu merupakan hal yang tidak disengaja. Cerita yang ditulis hanyalah fiktif belaka. Apabila ada kesamaan merupakan hal yang tidak disengaja.

Annyeong haseyo… (wave)

Akhirnya kesampaian juga post fanfic disini. Always beside me adalah fanfic pertama yang aku post di bumsso fanfiction. Semoga banyak yang suka. *amin*

Tapi sebelumnya author mau kasih tahu dulu. Kalau fanfic ini adalah kopi paste dari fanfic yang pernah aku posting di salah satu forum ELF Indonesia. Pemeran utamanya sebenarnya adalah cho kyuhyun. Tapi berhubung ini aku juga ngefans berat sama bumsso, jadinya aku ubah nama pemainnya, jadi kimbum dan soeun. Lalu pemeran pembantunya aku dan cho kyuhyun. Tapi, ini murni fanfic bikinanku loh. Gak aku ambil dari website manapun. Hanya saja sudah pernah aku post dengan nama pemain yang berbeda.

Untuk pertama aku kasih fanfic yang one shoot dulu…

Happy reading, mates ^^

=============

<Kim So Eun POV>

(Hari ini sekolah terlihat seperti biasa. Dan dia, orang yang duduk disampingku ini, seperti biasa juga selalu bersembunyi dibalik bukunya hanya untuk, bermain game. Ahhh jinjja, aku heran, kenapa para guru tak pernah menyadarinya?)

Teng-teng-teng!!!

(Pelajaran selesai, waktunya untuk memakan bekalku.)

Soo Kyung      : Soeun-ah, hari ini kau bawa apa???

So Eun            : Hem,,, kau lihat saja…

Soo Kyung      : Wahhhh… kelihatannya enak yah…

(Aku tersenyum pada sahabat yang ada didepanku ini. Namanya Kim Soo Kyung. Anak orang kaya, tapi tak mau dibilang kaya. Ia jauh dari kedua orang tuanya. Ya, karena kesibukkan kedua orang tuanya. Dari umurnya 3 tahun sampai 17 tahun saat ini, dia selalu diurus oleh para pembantunya. Terkadang aku kasihan padanya, karena terlihat dia selalu lahap memakan makananku yang sederhana. Tapi, ini adalah buatan tangan Ibuku, dari pada makan makanan pembantunya yang terlihat lebih enak dan mewah itu.)

Kimbum          : Bum-ah, kita ke kantin yuk!

(Aku menguping, ahh sebenarnya kalau aku tidak menguping pun aku sudah tahu apa jawaban Kimbum. Ya, dialah lelaki yang duduk disampingku dan selalu bermain game, walaupun tidak disetiap pelajaran.)

Kimbum          : Aniya, aku tidak suka ke kantin…

Kimbum          : Kalau kau tak ke kantin, kau makan apa??? Apa kau tak lapar???

(Aku menatapnya, dan dia,,, ahhh tidak!!! Kimbum menatapku. Ahh jinjja, orang ini mau mati yah?)

Kimbum          :  Aku yakin ada dewi yang akan menggirimkan bekal padaku…

(Kimbum menatapku nakal. Aku langsung mengalihkan pandanganku pada Soo Kyung. Ahh jinjja, pasti wajahku sudah seperti udang saat ini… ahhh Kimbum… mati kau!!!)

————-

Soo Kyung      : Soeun-ah!!! Kau keatap lagi???

So Eun               : Ne, kau tunggu saja ditempat biasa yah???

Soo Kyung      : OK!!!

(aku berlari sambil membawa bungkusan bekal yang akan aku bawa ke atap, sudah hampir tiga tahun aku seperti ini. Dan aku tak pernah bosan untuk melakukan ini, setidaknya dia harus makan sesuatu. Memangnya game bisa membuat dia kenyang??? Ahh orang itu!!!)

BRAKKKK!!!

Kimbum          :sudah datang???

(Aku mendekat ke arah Kimbum yang tak menatapku dan hanya berkutat dengan Nintendo ditangannya. Aku duduk disampingnya lalu membuka bungkusan dan mengeluarkan bekal yang akan dimakannya)

So Eun             :makan lah dulu…

(Kimbum menghentikan aksinya di dunia game lalu mengambil sumpit ditanganku dan mulai memakan bekal yang memang sudah aku buatkan dari rumah. Kimbum, dia selalu makan dengan lahap apa yang aku buatkan, dan sekali lagi dia sama dengan soo kyung, anak orang kaya. Pastinya kalau dia tak membawa bekal, dia punya banyak uang untuk makan makanan di kantin. Tapi entah kenapa sejak masuk sma sampai saat ini, dia tak pernah makan di kantin. Dia bilang dia benci kantin. Aku juga tak tahu apa maksud dari perkataannya itu. hahh,,, aku menghela nafas. Ya, aku tak habis pikir bagaimana bisa aku bertemu dengan Kimbum yang pernah menolongku saat aku tengah diganggu oleh para siswa sma nakal saat aku masih duduk dibangku kelas 3 smp. Saat dia menolongku waktu itu, aku bahkan tak tahu namanya, jadinya aku terus ingat wajah ini, wajah yang tengah makan disampingku saat ini. Parahnya, apa dia tidak ingat padaku? Iya, dia sama sekali tak ingat akan kejadian hampir empat tahun yang lalu. Dia tidak ingat kalau dia pernah menolongku dari bahaya. Hah,,, makanya aku melakukan ini, setidaknya sebagai balas budi. Karena selain telah menolongku saat smp, Kimbum juga selalu menolongku dari sejak masuk sekolah sampai saat ini. Aku,,, ya, sedikit ceroboh. Setiap datang kesekolah ada saja yang aku tabrak, sampai akhirnya aku diomeli dan ditertawakan satu sekolah)

So Eun                 :hahhh…

PLAKKK!!!

So Eun                :ahhh,,, sakit!!! (aku memegangi kepalaku karena Kimbum memukulnya)

Kimbum          :kau kenapa, diam dan tiba-tiba menghela nafas seperti itu. kau tahu, menghela nafas itu tidak baik untuk kesehatan…

(aku cemberut, lalu kemudian aku berdiri dari dudukku, dan itu sontak membuatnya melihat dan bertanya)

Kimbum          :kemana???

So Eun             :kembali ke kelas…

(aku langsung melangkahkan kaki untuk keluar dari atap dan turun menemui Soo Kyung yang pastinya sudah menungguku di taman. Aku berjalan dengan yakinnya tanpa memandang kebawah)

Kimbum          :hati-hati tersandung!!!

So Eun              :hah???

Tuk!!!

BRUKKK!!!

So Eun             :ahhh,,, aduh… (lagi-lagi aku jatuh. Diatap, selama aku disekolah ini, sudah ada sepuluh kali aku tersandung. Aku memegangi tumitku dan,,, aigoo kenapa pake acara ngeluarin darah segala. Ahh jinjja… tumitku manja.)

Kimbum          :aku kan sudah bilang, hati-hati tersandung…

(lagi-lagi Kimbum melakukan first aid seperti yang sudah-sudah ia lakukan. Kadang-kadang aku merasa kalau aku selalu merepotkannya)

Kimbum          :kau ini, bagaimana kalau mulai besok tidak ada aku???

So Eun              :mianhae…

Kimbum          :untuk???

So Eun             :aku selalu merepotkanmu…

Kimbum          :~~~

(dia tak menjawabku. Dia berkutat dengan lukaku, dan saat ini, entah kenapa aku berpikiran untuk mengatakan kalau aku adalah orang yang pernah dia tolong dijalanan empat tahun yang lalu, karena selama ini aku tak pernah ada kesempatan untuk mengatakannya)

So Eun              :Kimbum-ah…

Kimbum          :ne, sudah selesai. Pergilah ke kelas. Hati-hati, karena aku tak bisa mengantarmu, bekalku belum habis… hehe…

(Kimbum berdiri lalu berlalu dari hadapanku. Apa kali ini aku juga tak punya kesempatan untuk mengatakannya???)

So Eun              :Kimbum-ah, terima kasih karena kau pernah menolongku empat tahun yang lalu!!! (aku berteriak, dan dia menghentikan langkahnya. Kali ini Kimbum menatapku, tapi kenapa tatapannya dingin dan sedih seperti itu??? apa ada yang salah dengan kata-kataku barusan???)

Kimbum          :Soeun-ah,,, mulai besok,,, jangan bawakan bekal lagi untukku…

So Eun             :hah???

(Kimbum, pergi melewatiku. Dia tak melanjutkan makannya. Ada apa dengan Kimbum??? Kenapa dia tiba-tiba bilang seperti itu dan berlalu begitu saja, tanpa sempat mendengarkan pertanyaanku…)

So Eun             :w,,,wae??? (aku terpekur. Apa dia bukanlah orang yang empat tahun lalu menyelamatkanku??? Apa aku salah orang??? Tapi aku kenal dan sangat hafal dengan wajah orang yang telah menolongku, bagaimana mungkin aku bisa salah. Ada apa dengan Kimbum??? Untuk pertama kalinya,,, aku menangis karenanya…)

————-

Soo Kyung      :hari ini kenapa Kimbum tidak ada ya??? Biasanya setiap pagi pasti dia sudah duduk dibangkunya sambil bermain dengan nintendonya. Tapi,,, kenapa sekarang tidak ada???

(itu lah yang juga jadi pertanyaanku. Kemana Kimbum hari ini??? Kenapa dia tak hadir seperti biasanya??? Dan kemana senyuman nakal yang sering dia tunjukan padaku???)

Kimbum          : kau ini, bagaimana kalau mulai besok tidak ada aku???

(deggg!!! Aku ingat kemarin dia bilang seperti itu padaku. Apa maksudnya???)

Sonsaengnim   :ayo, semuanya duduk ditempat masing-masing!!! Ada yang ingin saya bicarakan pada kalian semua. Mungkin ini akan jadi berita mengejutkan, ya, karena mendadak Kimbum mengundurkan diri dari sekolah ini dan akan melanjutkan sekolah di London…

DDDDDDUARRRRRRR!!!

Sonsaengnim   :dan mungkin sekarang dia sudah berangkat, kita doakan saja semoga dia sampai dengan selamat di Benua Eropa sana…

(bagaikan mendengar Guntur disiang bolong. Aku mendengar kalau Kimbum akan pergi jauh???)

Brakkk!!!

So Eun               :hh,,,w,,,wa,,wae???

Soo Kyung & Kyuhyun          :Soeun-ah???

Sonsaengnim                           :Kim So Eun…

(aku harus mencegahnya. Aku tak tahu kenapa, tapi yang jelas aku harus mencegahnya. Akupun berlari keluar dari ruang kelas, dan tak perduli pada semua orang yang memanggilku)

————-

(akhirnya aku sampai di bandara, aku langsung ke meja informasi dan menanyakan pesawat yang nantinya akan membawa Kimbum ke London.)

Yeoja               :ya, ada yang bisa saya bantu nona???

So Eun              :pesawat ke,,, ke,,, London??? (aku mengatur nafasku yang terengah-engah)

Yeoja               :ouh,,, pesawatnya baru saja berangkat sekitar 5 menit yang lalu…

(aku melemas, aku… aku kehilangan Kimbum. Aku terpekur didepan meja informasi dan tak tahu harus mengatakan apa dan harus berbuat apa lagi setelah ini. Kenapa??? Kenapa Kimbum pergi begitu saja dan secara mendadak pula??? Apa dia marah padaku??? Apa dia,,,, akh!!! Aku menutup wajahku dan meledakkan tangisanku disana. Aku tak sanggup lagi untuk bergerak. Perjalanan yang cukup jauh dari sekolah ke bandara bukan hanya telah mematahkan sendi-sendi tubuhku, tapi juga,,, juga,,, mematahkan hatiku. Aku terus menangis sampai akhirnya aku merasakan ada seseorang yang menyentuh pundakku dan memanggil namaku lembut. Akupun tanpa sungkan langsung menoleh kearah suara itu)

So Eun          :k,,,kim,,,Kimbum???

Kimbum       :kau kenapa ada disini??? Ahhh, aku tahu pasti kau sudah mendengar berita kepindahanku kan??? Ahhh jinjja, aku tidak pindah Soeun-ah. Mana bisa aku pindah kalau seluruh hatiku ada disini??? Orang tuaku itu,,, mereka selalu mau melakukannya sendiri tanpa tahu apa aku…

Kimbum      :ehm,,, ah,,,Soeun-ah… gwaenchana???

(aku memeluknya. Aku memeluknya erat. Aku tak ingin lagi kehilangannya walaupun dia tak benar-benar pergi jauh hari ini. Dia hanya dipaksa oleh kedua orang tuanya sampai akhirnya dia berhasil meyakinkan kedua orang tuanya kalau dia tidak akan pergi. Aku menangis dalam pelukannya, karena aku takut. aku takut kalau sampai dia pergi dan itu semua adalah karena aku, aku tidak ingin seperti itu. aku tidak ingin. Cukup lama aku memeluknya, dan cukup lama juga aku menangis didalam pelukannya sampai tak perduli apa yang orang-orang katakan terhadap kami. Akhirnya, Kimbum membalas pelukanku, setelah sekian menit aku memeluknya)

Kimbum     :mianhae,,, kejadian empat tahun lalu mana mungkin pernah aku lupa. Berpikir untuk melupakan kejadian itu saja tak pernah. Sejak saat itulah, aku merasa ada wanita yang harus aku lindungi karena kecerobohannya. Dan,,, karena itulah,,, kau harus selalu ada disisiku…

So Eun         :kimbum-ah…

Kimbum     :c…choahaeyo,,, saranghae…

(aku tergamang dalam pelukan Kimbum yang hangat. Apa yang dia katakan barusan??? Dia bilang dia mencintaiku??? Aku,,, apa aku berlari kesini juga karena aku merasakan perasaan yang sama dengannya. Apa aku juga mencintainya, orang yang telah dan selalu menyelamatkanku setiap kali aku jatuh dan ditertawakan karena kecerobohanku? Tapi yang jelas, saat ini aku sangat senang. Karena yang pertama Kimbum tetap akan tinggal disisiku dan yang kedua dia berkata kalau dia tidak pernah lupa akan kejadian empat tahun yang lalu serta yang ketiga Kimbum katakan kalau dia mencintaiku. Rasanya, sendi-sendi tubuhku kembali normal disamping karena hangatnya pelukan Kimbum hari ini)

So Eun        :gomawoyo…

=============

-Fin/The End-

Happy ending ^^ akhirnya soeun onni bisa tetep bareng bummah…

Please submit a few of comment mates… Thank you ^^ :*

Tags: , , ,

17 responses to “Always Beside Me(OS)”

  1. Mediyanti Christin says :

    bagus thor ceritanya tapi trlalu singkat

    • angelsdiadem says :

      iyah, sbenernya sy emng gak bisa bikin erita singkt.. hihi ^^ maksa aja ini pengen buat OS ^^ thank’s for reading yah ^^

  2. niiz says :

    Walo diatas sedikit ga ngerti tp ciieee so sweeettt >.< aaakh senyum gajee di buaadnyaa😀 bagus thor crtanyaa😀

  3. amniminry says :

    yg diatas agak kurang jelas author. but, at least, it’s nice story. so sweet

  4. kimmify says :

    lagi2 nemu sweet story hehe
    aku suka endingnya, apalagi pas bagian kimbum nyatain perasaannya
    untung kimbum nya gak jadi pergi karena soeun
    bagus author ceritanya
    share more yaaaaaaa🙂

  5. dhia says :

    kyaaaaa….
    reader mencak-mencak senang nich author! sampe seluruh penghuni warnet heran, ada orang gila lagi ol katanya, padahal tidak… lanjut ya thor! aku suka ceritanya!
    HWANTIIIIIIIIIIINGG…!!!!

  6. SaRy aj0w says :

    Uhahahaha aQ lbih set0jo kalu main cast bumss0…bkan kyu..(angkat tangan,bentuk tanda V bwt para evil kyu,hahaha)..lanjudkaaan th0r,apapun ff’y asal bumss0 psti Q sikad…chay0o,kritik mgkn ada sdikit typ0 di ffnya..

  7. larasrahma says :

    wawawa nemu lagi OS bumsso
    keren author, bener kata yg lain agak gak ngerti
    tp aku mau kasih saran pake tanda petik aja thor
    misalnya “gomawoyo” gitu author, tp cuma saran, biar gampang bacanyaa😀
    yaudah ditunggu OS yg lain yaw😀

  8. rizkyapratiwi says :

    awal2 nya agak gk nyambung tapi happy end
    horeee …. ceritanya keren

  9. rosiyaniocii says :

    Hyaaaa bagussss. Mantap deh. Ternyata satu sma lain saling membutuhkan. Bum butuh bekal eunnie dan eunnie butuh perlindungan bummie. Woaaa so sweet deh🙂 haha

  10. Indah_ELF says :

    Seru …
    Mw dund d’peluk kim bum hehehe …

  11. ashillach says :

    seneng deh, baca yg bagian terakhirnya..
    sweeetttt banget ^^,
    klo boleh ngasih kritik sih, mungkin enaknya author gk bwt percakapannya kyk gtu, mungkin bakal lebih enak klo per paragraf, jadi lebih mudah bacanya. dan untuk kata-kata So Eun-nya juga gk perlu di dalam tanda kurung, karena itu ceritanya soeun pov, gk make tanda kurung, yg baca jg bisa ngerti kok^^
    tapi… (apa lagi nih??), author yg baek (sambil noel2 author-nya)…. bwt sequel-nya dong!!! ya,ya ya?? soalnya endingnya kyk agk gantung gtu, hehe…
    over all: two thumbs up! tetep keren ^^

  12. angelsdiadem says :

    For all comments ^^ Gak bisa balas atu-atu ni…
    iya, ini OS sbenernya agak sedikit maksa, makanya gaje dan akhirnya agak gantung. Dan juga, ini cerita karena awalnya main cast bukan soeun dan bumma, jadi banyak typo dimana-mana. tapi, buat seluruh comments dari readers mates yang baca, terima kasih banyak yah atas kritik dan sarannya, saran buat dibuatin sequelnya.. Insha Allah bakalan sy lanjutkan !!! ^^

    Thanks for reading mates ^^

  13. serly says :

    Trllu singkat ceritanya..percakapanny jg trllu sdkt, lbh byk ke so eun pov tp bguz endingny🙂

  14. Mia says :

    Croboh bgt sih untung aja da kim bum

  15. dela safitri says :

    Aaaah sweet bgtt , ternyata oppa jg selalu mengingatnya🙂
    Kuraang thor🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: