My Lovely Bodyguard part 20

Author : Evi Riana
Main Cast: Kim Bum , So Eun
Cast: Park Jiyeon, Yoo Seungho, Byun Hee Bong, Goo Hyesun, Lee Minho, Im Yoona, Kim KiBum, Jessica Jung, Cho Kyuhyun
Genre: Romantic/Family/Friendship/Mystery
Type: Sequel

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.
Cerita yang ditulis hanyalah fiktif belaka. Apabila ada kesamaan merupakan hal yang tidak disengaja.


Kembali juga….
Berhubung author sedang ujian
Jadi, FF ini akan segera berakhir
Tapi, tenang author sudah mempersiapkan FF baru…
Hehehe…
Langsung aja…
Happy reading…

Part 20

“dimana dia sekarang?” tanya jiyeon dingin.
“jiyeon…” ucap jessica.
“kenapa kau tak menjawab pertanyaanku? Dimana ayahmu itu?” tanya jiyeon. “aku akan pulang kalau begitu, seungho ayo kita pulang” ajak jiyeon sambil menarik tanan seungho.
“dia sedang diperiksa dokter” ucap kyuhyun.
“oh” ucap jiyeon datar.

“siapa diantara kalian yang bernama jiyeon?” tanya dokter begitu selesai menangani jung.
“bagaimana keadaan ayah saya?” tanya jessica.
“maaf, untuk saat ini keadaan ayah anda buruk kondisinya terus menurun dan jantungnya juga melemah. Apakah ayah anda mempunyai penyakit stroke?” tanya dokter.
“i..iya. tapi, ayah saya jarang terkena stroke, dok” jawab jessica.
“ya. Tapi, sepertinya ayah anda sedang dilanda stres berat sehingga berdampak kepada jantungnya. Pasien saat ini sedang membutuhkan orang yang bernama jiyeon. Kalau bisa yang namanya jiyeon bisa berbicara kepada ayah anda” ujar dokter.
“kau dengarkan jiyeon” bisik seungho. Jiyeon hanya terdiam, jessica menghampiri jiyeon.
“jiyeon, aku tahu kau benci dengan papa sekarang ini. Tapi, aku mohon untuk kau menjenguknya dan bilang kau memaafkannya. Mungkin dengan begitu papa akan cepat pulih” ucap jessica memohon.
“a..aku akan menemuinya kalau begitu” ucap jiyeon masuk kedalam ruangan jung. Ia melihat jung terbaring lemah ditempat tidur. Wajahnya pucat, bibirnya kering dan ia terlihat sangat kurus.

“jiyeon, jiyeon…” ucap jung.
“aku sudah disini. Bisakah kau untuk berhenti memanggil namaku?” tanya jiyeon dingin. Jung yang mendengar suara jiyeon, membuka matanya perlahan-lahan.
“jiyeon…” ucap jung lemah.
“aku sudah disini. Cepat katakan kepadaku apa yang mau kau katakan?” pinta jiyeon.
“maafkan aku…” ucap jung dengan lemah.
“aku tak tahu bisa memaafkanmu atau tidak. Setelah, tindakanmu kepadaku dan keluargaku, kau pikir gampang memaafkan orang sepertimu? Sangat susah” omel jiyeon sambil menangis.
“maaf…” ucap jung.

“aku mohon maafkan dia, jiyeon” ucap jessica yang masuk.
“jiyeon, cobalah memaafkannya” pinta seungho.
“aku belum selesai bicara dengannya” ucap jiyeon.
“kau tahu betapa menderitanya aku saat ibuku meninggalkanku dipanti asuhan. Aku berfikir saat itu aku tak punya siapa-siapa lagi didunia ini. Sampai kau datang dan dengan rasa sayangmu kau membuatku ikut menyayangimu. Kau curahkan perhatianmu kepadaku sampai-sampai kau tidak memikirkan perasaan putrimu sendiri” ungkap jiyeon berlinang air mata.

“maaf…” ucap jung ikut menangis.
“jangan hanya bilang maaf kepadaku. Ucapkanlah kata maaf kepada putrimu juga” ucap jiyeon.
“maafkan aku, anak-anak” ucap jung.
“aku sudah memaafkanmu, pa” ucap jessica.
“aku sudah memaafkanmu atas segala perbuatan yang telah kau perbuat kepada keluargaku” ucap jiyeon tulus.
Jung meneteskan air mata dan tiba-tiba tubuhnya kejang-kejang.
“dokter, suster…” teriak jessica panik.
“kau harus sembuh” ucap jiyeon.

“jessica, jiyeon. Terima kasih sudah menjadi putriku” ucap jung dengan nafas tersengal-sengal.
“dokter…” teriak jessica. Seungho dan kyuhyun keluar memanggil dokter dan suster.
“kalian tak perlu memanggil bantuan. Waktuku sudah habis” ucap jung lemah.
“jangan bicara begitu. dokter akan segera datang dan menanganimu” ucap jiyeon tak kalah panik.
“jessica, jiyeon” panggil jung. Jessica dan jiyeon segera menatap jung sambil menangis.
“jaga diri kalian baik-baik” ucap jung sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.

____

“jessica, kami cukup berduka atas meninggalnya ayahmu” ucap yoona dan kibum yang datang kerumah duka.
“terima kasih” ucap jessica.

Satu per satu teman-teman datang dan mengucapkan bela sungkawa terhadap jessica. Jessica sudah berusaha tabah menerima bahwa ayahnya sudah meninggal dan kini ia menjadi anak yatim piatu.

Sementara itu, seungho mencari-cari jiyeon yang daritadi tak terlihat. Seungho mencari jiyeon ditaman belakang. Ia melihat jiyeon sedang duduk.

“jiyeon, kenapa kau disini sendirian?” tanya seungho.
“kenapa ia pergi secepat itu?” ucap jiyeon sambil menangis.
“jiyeon, setiap orang sudah ditakdirkan akan meninggal. Kau harus merelakannya” ucap seungho menenangkan jiyeon.
“aku tahu. Aku hanya menyesali dia pergi tanpa merasakan kehidupan sebagai tahanan dalam penjara. Ia belum membayar perbuatannya didalam penjara. Sekarang, dengan gampangnya ia pergi meninggalkan dunia” ucap jiyeon. Seungho yang tahu kalau jiyeon sedang terpukul hanya bisa menenangkannya.

“jes, aku sangat berduka atas meninggalnya ayahmu” ucap so eun.
“terima kasih, so eun. aku tahu perbuatan ayahku kepadamu dan orangtuamu memang sangat susah untuk dilupakan. Aku harap kau bisa memaafkan ayahku” ucap jessica.
“iya, jes. Aku sudah memaafkan ayahmu jauh-jauh hari. Kau tenang saja, kau harus tabah ya” ucap so eun menghibur jessica.
“dimana jiyeon dan seungho sekarang?” tanya kim bum.
“entahlah. Aku tak melihat mereka daritadi” jawab kyuhyun.
“oh jessica, paman sangat terkejut saat mengetahui bahwa ayahmu meninggal. Paman sangat berduka atas meninggalnya ayahmu” ucap jae ill yang datang kerumah duka.
“terima kasih, paman sudah menyempatkan diri untuk hadir” ucap jessica.
“tak perlu sungkan. Jika, kau butuh apa-apa kau bisa minta tolong paman atau kyuhyun. Kami akan membantumu” ujar jae ill.
“ya, terima kasih paman”
“jessica, aku dan so eun pamit dulu. Sekali lagi kami sangat berduka” pamit kim bum. jessica hanya tersenyum dan pergi menyusul jiyeon ditaman.
“kita bertemu lagi, kim bum” sapa jae ill.
“selamat malam, paman. Maaf kami tidak bisa berbincang-bincang dengan anda sekarang. Ini sudah malam kami harus pulang” ucap kim bum.
“haha… iya, aku mengerti. Kalau begitu hati-hati” ucap jae ill. Kim bum dan so eun segera pamit pulang.
“kenapa paman menjadi sok ramah dengan kim bum? pasti, paman punya maksud lain. Ya, kan?” tanya kyuhyun.
“hahaha.. seperti biasa kau memang pintar kyuhyun. Sudahlah jangan membahasnya, lebih baik sekarang kau tenangi jessica yang sedang berduka” suruh jae ill. Kyuhyun mengangguk dan pergi menyusul jessica.
“seungho, bisa aku bicara dengan jiyeon berdua?” tanya jessica. Seungho mengangguk dan pergi meninggalkan jessica dan jiyeon.
“jiyeon…” panggil jessica. Jiyeon hanya diam sambil menghapus air matanya.
“aku tahu ini sangat berat untuk kita karena kita sama-sama ditinggal oleh orang yang sudah membesarkan kita sampai sekarang” ucap jessica. “aku harap kita bisa menjadi lebih mengenal satu sama lain seperti yang diharapkan papa selama ini. Aku meminta maaf atas sikapku yang selalu jahat kepadamu” ungkap jessica.
“aku sudah memaafkanmu, jes begitu juga ayahmu. Aku juga berharap seperti itu” ucap jiyeon berusaha tabah.

****

“kasihan jessica dan jiyeon” ucap so eun begitu tiba dirumah.
“ya. Aku juga merasa kasihan kepada mereka tapi, apa boleh buat takdir sudah berkehendak kalau paman jung harus meninggal” ujar kim bum.

___

Setelah 1 minggunya berduka, jessica memberanikan dirinya untuk masuk sekolah. Sesampainya, disekolah seluruh teman-temannya mengucapkan bela sungkawa kepada jessica. Jessica senang karena teman-temannya sangat perhatian dan peduli kepadanya.

“setelah 1 minggu kau tak masuk sekolah apakah sekarang kau sudah bisa tenang?” tanya kyuhyun.
“ya, aku sekarang sudah bisa mengikhlaskan papa pergi. Aku mempunyai kabar untukmu” ucap jessica tenang.
“apa itu?” tanya kyuhyun.
“kemarin malam, aku mendapatkan telfon dari adik mamaku yang tinggal di USA. Dia mengucapkan bela sungkawa dan meminta maaf karena tak bisa datang saat acara pemakaman” jawab jessica.
“aku senang bahwa kau masih mempunyai sanak saudara diluar negri. Itu artinya kau tak sendirian” ujar kyuhyun.
“kau benar. Dan, bibiku menawarkan aku untuk tinggal bersamanya disana setelah aku menyelesaikan sekolahku untuk tahun ajaran ini” sahut jessica.
“jadi, kau akan pindah ke USA? Kau akan meninggalkan korea?” tanya kyuhyun terkejut.
“mmm… mungkin dengan tinggal disana aku bisa memulai hidup baru dan bisa tenang” jawab jessica.
“aku akan kesepian kalau begitu” gumam kyuhyun.
“aku juga. Tapi, kita masih bisa melakukan hubungan via internet bukan” ujar jessica. Kyuhyun hanya mengangguk sedih.

“tumben, kau mengajakku kesini” ucap so eun senang saat diajak kim bum ketaman bermain.
“kita sudah lama tidak kesini. Aku sedang ingin kesini” gumam kim bum.
“heh… saat hari ujian tiba kita tidak bisa sering jalan-jalan lagi” ujar so eun.
“kau benar. Makanya aku mengajakmu kesini agar kita bisa bersenang-senang sebelum menghadapi ujian” kim bum menggandeng tangan so eun dan berjalan-jalan diarena taman bermain.
“baiklah, kita harus menggunakan waktu sebaik-baiknya hari ini. Aku ingin naik itu” tunjuk so eun.
“oke” ujar kim bum. Merekapun pergi ke wahana yang ditunjuk so eun.
___
Sementara itu, dikantor hee bong sedang memikirkan tentang jae ill. Ia merasa pernah mendengar nama cho jae ill disuatu tempat tapi, ia tak ingat.

“pak, ini dokumen yang harus anda tanda tangani sekarang” ucap Pak Han menyerahkan dokumen dimeja hee bong. Hee bong malah melamun dan tak mendengar kata-kata pak han.
“pak..” panggil pak han.
“hah? Iya. Ada apa?” tanya hee bong yang sadar dari lamunan.
“ini dokumen yang anda harus tanda tangani. Apa yang sedang anda lamuni?” tanya pak han.
“tidak. Aku hanya sedang memikirkan tentang pengusaha bernama Cho Jae Ill” jawab hee bong.
“Cho Jae Ill? Apakah dia pembisnis baru?” tanya pak han.
“sepertinya begitu. tapi, saya seperti sudah mengenalnya sangat lama. Dan, lagi wajahnya mirip sama seseorang” jawab hee bong sambil berfikir.
“apakah saya perlu mencari tahu tentang orang itu?” tanya pak han.
“ya. Mungkin kau harus mencari beberapa informasi tentangnya agar aku tak penasaran” jawab hee bong.
“baik, pak. Saya akan melaksanakannya” ujar pak han.

****

“hey, hyun. Tumben kau tak keluar dengan jessica?” tanya jae ill begitu pulang kerja.
“tidak, paman. Aku sedang ingin dirumah” jawab kyuhyun.
“tumben sekali. Ada apa? Cerita sama paman. Mungkin paman dapat membantumu” usul jae ill.
“heh… begini paman, tahun ajaran depan dia akan pindah keluar negri” cerita kyuhyun.
“benarkah? Sayang sekali. Kenapa dia harus pindah, padahal paman sangat menyukai kau dengannya” ujar jae ill. Kyuhyun hanya geleng-geleng mendengar ucapan pamannya.

___

“sekarang kita kemana? Ini sudah malam” tanya so eun.
“nanti kau akan tahu. Kita hanya sebentar disini” ucap kim bum tersenyum. “tutup matamu dan jangan kubuka sampai aku menyuruhmu untuk membukanya” pinta kim bum.
“huh.. repot” gumam so eun. so eun menuruti permintaan kim bum dan menutup matanya.
“tunggu ya” ucap kim bum sambil melihat jam tangannya. “sekarang buka” suruh kim bum.

So eun membuka matanya dan terlihat sangat senang saat melihat pemandangan kembang api dilangit.

“wah…” teriak so eun girang.
“kau suka?” tanya kim bum.
“suka. Sangat suka” jawab so eun senang.
“aku senang mendengarnya” gumam kim bum.
“kim bum…” panggil so eun. kim bum menoleh dan so eun menciumnya lembut.
“terima kasih” ucap so eun tersenyum. Kim bum ikut tersenyum dan memeluk so eun.
“kita sudah bisa pulang?” tanya so eun. kim bum melepaskan pelukannya dan mengajak so eun pulang.

****

Dirumah seungho….

“ini sudah malam. Kau masih belajar?” tanya seungho.
“ya” jawab jiyeon lesu.
“kenapa kau lesu sekali? Apakah kau masih memikirkan paman jung?” tanya seungho.
“aku berusaha untuk tak memikirkannya tapi, selalu terbayang dirinya” jawab jiyeon.
“tenang saja, ini masih awal, lama-kelamaan kau pasti bisa melupakannya” ujar seungho.

“mmm… seungho, apa kau tak rindu dengan kedua orangtuamu?” Tanya jiyeon.
“hemm… kalau dibilang rindu pastinya rindu. Tapi, aku tak mau memikirkannya. Mereka sudah punya kehidupan mereka sendiri-sendiri” jawab seungho sedih.
“kenapa orangtuamu bisa bercerai?” tanya jiyeon hati-hati takut membuat seungho sedih.

“saat aku berumur 10tahun, mereka sering bertengkar. Setiap malam, sehabis ayahku pulang kerja, ibuku berteriak sambil menangis dan melempar semua barang-barangnya kepada ayah. Aku yang sedang tidur terbangun mendengar suara ribut itu, aku melihat keadaan kekamar mereka dan aku melihat ibuku menangis sementara ayahku malah memberesi semua barang-barangnya dan keluar dari rumah” cerita seungho.

“maaf ya, kalau aku mengingatkanmu lagi tentang mereka. Aku tak bermaksud membuatmu sedih” ucap jiyeon.
“tidak apa-apa. Setidaknya, aku senang karena aku bisa tinggal dengan kakekku dan kau” ujar seungho menatap jiyeon.
“aku tinggal disini hanya sementara. Begitu, aku mendapat tempat tinggal, aku akan keluar dari sini jadi, jangan berfikir kalau aku akan tinggal disini selamanya” ucap jiyeon.

“aku tak peduli. Itukan masih lama. Sekarang kau tinggal disini dan aku bisa dekat denganmu” goda seungho. Jiyeon hanya tersenyum simpul.

*****

Pagi harinya, saat ingin berangkat sekolah kyuhyun tak sengaja mendengar pembicaraan pamannya ditelfon.

“aku sedang menyusun rencana yang bagus. Aku akan mengabarimu lagi mengenai rencana kita” ucap jae ill.
…..
“tenang saja. Aku akan memberimu upah yang banyak begitu kau melaksanakan tugasmu dengan baik” ujar jae ill dan menutup telfonnya.
“perbuatan apalagi yang sedang paman rencanakan untuk kim bum?” tanya kyuhyun sinis.
“hyun… kau ini tak sopan mendengar pembicaraan paman. Itu bukan urusanmu, nanti juga kau tahu” ujar jae ill.
“paman, kenapa sih paman masih saja membenci keluarga byun hee bong. Memangnya paman tahu pasti kematian orangtuaku dengan jelas?” tanya kyuhyun.
“tutup mulutmu, hyun, paman tak mau berselisih denganmu pagi-pagi. Lebih baik sekarang kau pergi kesekolah” bentak jae ill jengkel.
“ingat paman, kebenaran akan terkuak suatu saat nanti” ujar kyuhyun lalu, pergi.
“ada apa dengan anak itu? apakah otaknya ada yang tak beres” gumam jae ill.

____

“aku harus segera memperingati kim bum tentang bahaya yang akan mengincarnya sebentar lagi” ucap kyuhyun.
“ kalau kim bum tak mau mendengar peringatanmu bagaimana?” tanya jessica.
“dia harus dengar karena ini bersangkutan dengan nyawanya” jawab kyuhyun sambil fokus dengan jalan.

****

“kenapa kau diam?” tanya so eun.
“tidak. Aku hanya sedang memikirkan kata-kata kakek waktu sarapan tadi” jawab kim bum.
“maksudmu tentang rencana kakek mengundang paman jae ill makan malam nanti?” tanya so eun.
“iya. Entah kenapa aku malas ikut keacara makan malam itu” jawab kim bum.
“memangnya kenapa? Apakah kau masih berfikir pernah mengenalnya?”
“ya. Dan, lagi saat melihat wajahnya aku mempunyai perasaan tak enak sama seperti saat aku pertama kali melihat kyuhyun. Firasatku mengatakn hal buruk akan terjadi jika mengenal kyuhyun dan pamannya” ujar kim bum.
“jangan dipikirkan itu kan masih firasat. Terkadang firasat juga bisa salah” ucap so eun.
Sesampainya, disekolah kyuhyun dan jessica menunggui so eun dan kim bum.
“itu mereka datang” ucap jessica.
“kim bum, aku ingin bicara” ucap kyuhyun.
“bicara saja” ujar kim bum dingin.
“aku hanya ingin memperingatkanmu untuk berhati-hati, dan, kau so eun sebagai bodyguard kim bum, jaga dia baik-baik” ucap kyuhyun.
“apa maksudmu berkata begitu? bahaya seperti apa?” tanya kim bum bingung.
“aku tak bisa menjelaskannya sekarang. aku sudah memperingatimu saat ini. Terserah kau jika mengabaikan atau tidak perkataanku ini” ucap kyuhyun. Kim bum hanya diam dan kyuhyun pun pergi kedalam kelas bersama jessica.
“apa maksudnya berkata begitu?” gumam so eun.
“orang aneh” ucap kim bum dingin.

***
“pak han, aku minta kau cari restaurant yang bagus untuk aku dan jae ill makan malam nanti” perintah hee bong.
“anda akan mengajaknya makan malam?” tanya pak han.
“iya. Aku berniatnya mengajaknya kerja sama” jawab hee bong.
“apa bapak yakin mau mengajaknya?” tanya pak han.
“ya. Oiya, kau sudah mendapatkan informasi tentangnya?” tanya hee bong.
“hari ini berkas-berkas tentangnya akan dikirim. Tapi, saya tak tahu kapan akan dikirim” jawab pak han.
“baiklah, kalau begitu nanti kau beri tahu aku kalau berkas-berkasnya sudah ada” ujar hee bong.

___

“hahahaha…. aku akan membuka kartuku sebentar lagi, hee bong” ucap jae ill sambil tertawa terbahak-bahak.
“akhirnya, pembalasanmu akan segera berakhir, hyung” jae ill memandang foto hyungnya.
Sesampainya, dirumah kim bum dan so eun menolak untuk ikut pergi makan malam dengan alasan masih mempunyai tugas sekolah yang harus segera diselesaikan. Hee bong pun pergi sendirian untuk makan malam dengan jae ill.
“kau yakin tak ikut?” tanya so eun.
“yakin. Lagipula, aku juga malas bertemu dengan pamannya kyuhyun itu” jawab kim bum.

Dirumah jae ill…..

“halo, kau sudah siap menjalankan rencana kita? untuk urusan hee bong biarkan aku yang mengurusnya. Yang perlu kau lakukan hanyalah membawa kim bum kehadapanku” ucap jae ill ditelfon dengan orang suruhannya.
….
“aku baru mendapat pesan dari hee bong bahwa kim bum tak ikut. Kau cari akal agar kim bum mau datang ketempat itu. kau mengerti?” tanya jae ill lalu menutup telfon.
“paman, jadi paman akan membunuh kim bum sekarang?” tanya kyuhyun.
“ya, hyun. Paman sudah tak sabar melumuri tangan paman dengan darah bocah itu” jawab jae ill tersenyum licik.
“paman hentikan perbuatan paman itu. kim bum sama sekali tak tahu apa-apa. Jangan bunuh dia” kyuhyun mencoba menghentikan pamannya.

“kyuhyun… kau ini sebenarnya berpihak kepada paman atau keluarga byun hee bong sih? Kau tak ingin kan orangtuamu sedih melihat anaknya malah melawannya dan malah membela orang yang sudah membuat mereka tewas?” bentak jae ill.
“paman, kematian orangtuaku tidak jelas. Belum tentu itu ada hubungannya dengan keluarga kim bum” ujar kyuhyun.
“hentikan, kyuhyun. Paman tak mau mendengarnya lagi. sekarang, paman akan pergi makan malam dengan hee bong.

Minggir, jangan halangi paman” bentak jae ill.

“tidak. Aku tak akan membiarkan paman pergi sebelum paman membatalkan rencana paman itu” ucap kyuhyun.
“pengawal” teriak jae ill.
2 pria bertubuh besar datang dan menahan kyuhyun.
“paman, kenapa kau lakukan ini?” teriak kyuhyun.
“maafkan paman, hyun, ini untuk kebaikan keluarga kita” jawab jae ill.
“bawa dia kekamarnya dan kunci jangan sampai dia bisa keluar” perintah jae ill. 2 pria itu menuruti perintah jae ill dan membawa kyuhyun masuk kekamar dan menguncinya.
“paman, buka… jangan sampai paman menyesali perbuatan paman” teriak kyuhyun sambil menggedor-gedor pintu kamarnya.
“ahhh, brengsek. Apa yang harus kulakukan?” gumam kyuhyun putus asa. “jessica… aku harus minta bantuannya untuk mengeluarkan aku dari sini” ucap kyuhyun membuka hpnya dan mengetik sms kepada jessica.

****

sesampainya, direstaurant hee bong dan jae il berbincang-bincang sambil menikmati hidangan makan malamnya.

“sayang sekali, cucumu tak bisa ikut” ujar jae ill.
“yah, mau bagaimana lagi sebentar lagikan ujian jadinya, dia harus belajar” ucap hee bong.
“pantasan saja, kyuhyun juga menolak untuk ikut dan beralasan ingin belajar” gumam jae ill.
“hhahaha… kita langsung mulai saja memulai pembicaraan kita. Sebenarnya maksudku mengajakmu makan malam adalah ingin….” belum selesai berbicara hp hee bong berbunyi.
“maaf, aku harus mengangkat telfon dulu. Nanti, kita lanjutkan” ucap hee bong permisi kebelakang mengangkat telfon.
“yoboseyo, pak han ada apa?” tanya hee bong.
“pak, saya sudah mendapatkan informasi tentang cho jae ill” jawab pak han.
“yasudah, nanti saja kau beritahunya. Sekarang, aku sedang makan malam dengan jae ill” pinta hee bong.
“tapi, pak. Bapak tidak akan percaya mengenai hal yang saya dapatkan ini” ucap pak han.
“hal apa memangnya?” tanya hee bong. Pak han pun menjelaskan semua yang ia ketahui tentang cho jae ill. Hee bong yang mendengar ucapan pak han ditelfon dengan jelas sangat terkejut dan langsung teringat dengan kedua orangtua kyuhyun semasa hidupnya.

“kau yakin itu?” tanya hee bong tak percaya.
“saya yakin dan pendapat saya bahwa cho jae ill itu adalah… halo, halo… pak hee bong? Anda bisa mendengar saya?” tanya pak han ditelfon.
“hahaha… jadi, kau menyuruh orang suruhanmu untuk menyelidikiku?” tanya jae ill membanting hp hee bong.
“hey, bawa dia pergi dari sini” perintah jae ill kepada anak buahnya. Anak buahnya mengangkat hee bong yang pingsan karena dibius oleh jae ill.

****

Sementara itu, jessica tiba dirumah kyuhyun dan berniat mengeluarkannya dari kamar. Jessica pun berjalan kearah pintu rumah kyuhyun dan memencet bel.

Ting tong….

“hey, buka pintunya itu. biar aku yang menjaga anak itu” perintah salah satu anak buah jae ill.

Anak buah jae ill pun turun kebawah dan membuka pintu. Ia terkejut karena saat membuka pintu tidak ada orang. Pria itu pun keluar dan mencari-cari orang yang memencet bel dan jessica langsung mengambil kesempatan memukul pria itu dengan tongkat sampai pingsan.

“fiuh.. syukurlah” ucap jessica setelah membuat anak buah jae ill pingsan. Jessica masuk kedalam rumah dan naik kelantai 2. Sialnya ada orang yang menjaga pintu kamar kyuhyun.

“apa yang harus kulakukan?” gumam jessica. Jessica mendapatkan ide untuk membuat suara-suara. Jessica sengaja menyenggol vas bunga sampai pecah.
“hemm… siapa itu?” teriak orang yang menjaga pintu kamar kyuhyun. Pria itu datang kearah vas bunga dan jessica langsung mengambil kesempatan untuk memukul pria itu sampai pingsan.
“sudah pingsankah dia?” gumam jessica melihat pria itu. setelah yakin sudah sadar jessica langsung membuka pintu kamar kyuhyun.

“jessica.. ah, terima kasih karena sudah mengeluarkanku dari sini. Aku berhutang budi denganmu” ucap kyuhyun lega.
“nanti saja balas budinya. Yang terpenting sekarang kita harus menyelamatkan kim bum” ujar jessica.
“kau benar. Ayo, kita kerumahnya” ajak kyuhyun. Mereka pun segera pergi kerumah kim bum.

****

Sementara itu, dirumah kim bum….

“tuan kim bum…” teriak seorang laki-laki suruhan jae ill.
“siapa yang berteriak?” tanya so eun kepada kim bum yang kebetulan sedang belajar bersama.
“entahlah, kita periksa saja” ujar kim bum.
“tuan kim bum, gawat” teriak laki-laki itu.
“hey, siapa kau? Teriak-teriak” omel kim bum.

“tuan kim bum…. maafkan saya. Saya orang suruhan tuan hee bong. Saya datang kesini ingin memberi tahu bahwa kakek anda kecelakaan dan sekarang ia ada dirumah sakit” ucap laki-laki itu berbohong.

“apa? Kakek kecelakaan? Kenapa pak han tak mengabari kita?” tanya so eun.
“pak han sudah ada dirumah sakit menemani tuan hee bong. Ayo, tuan kita segera kesana” kata laki-laki itu dengan panik.
“so eun, ayo kita segera susul kakek” ajak kim bum.
“mari tuan.. ikut mobil saya” pinta laki-laki itu. kim bum dan so eun yang panik dengan keadaan hee bong langsung menerima ajakan laki-laki suruhan jae ill untuk ikut mobilnya.
Kim bum dan so eun segera masuk kedalam mobil…
“kyuhyun, bukankah itu kim bum dan so eun. kemana mereka akan pergi?” tanya jessica menunjuk so eun dan kim bum yang masuk kedalam mobil.

“apa? Sialan, pasti mereka sedang dijebak” gumam kyuhyun.
“kita ikuti mobil itu saja” pinta jessica. Kyuhyun pun mengikuti mobil yang membawa so eun dan kim bum.
“kau yakin pak han sudah ada dirumah sakit?” tanya kim bum.
“ya, tuan. Pak han sudah ada disana makanya beliau menyuruh saya” jawab laki-laki itu.
Tiba-tiba, hp so eun berbunyi dan ia segera mengangkatnya.
“yoboseyo”
“nona so eun? dimana anda dan tuan kim bum sekarang?” tanya pak han panik.
“kami sedang dalam perjalan kerumah sakit. Kenapa pak han bertanya lagi?” tanya so eun bingung.
“rumah sakit? Untuk apa? Ada yang lebih gawat, nona. Tuan hee bong diculik oleh..” belum selesai bicara ternyata hp pak han mati.
“apa yang pak han katakan?” tanya kim bum.
“aneh sekali. Dia bilang kalau kakek… hey, ini bukan jalan kerumah sakit. Turunkan kami disni” teriak so eun.
“apa maksudmu, so eun?” tanya kim bum.
“orang ini sedang menculik kita dengan menjebak kita, kim bum” jawab so eun.
“hahah… ketahuan ya. Aku tak akan menurunkan kalian sekarang. selamat tidur” ucap laki-laki itu sambil membuka gas tidur didalam mobil. Laki-laki itu sengaja memakai topeng agar gas tidurnya tak bereaksi kepadanya dan alhasil, kim bum dan so eun yang menghirup gas tidur itu langsung tak sadarkan diri.

“sepertinya, ada yang mengikutiku?” gumam laki-laki itu melihat kearah kaca spion, ia melihat mobil kyuhyun sedang mengikuti mobilnya dari belakang. “kau mencoba bermain-main denganku ya” ujar laki-laki itu. Laki-laki itu sengaja ngebut dan melewati lampu merah sebelum lampu berwarna merah.
“sialan, lampu merah” omel kyuhyun.
“aku akan menelfon polisi dan memberitahunya nomor plat mobil yang membawa so eun dan kim bum”ucap jessica menghubungi polisi.

****

“dimana ini?” tanya hee bong begitu sadar.
“kau sudah sadar kakek tua?” tanya anak buah jae ill.
“siapa kau? K..kenapa aku diikat begini?” tanya hee bong panik.
“kau tak perlu tahu siapa aku. Yang, perlu kau lakukan sekarang hanya diam dan menunggu kabar kematian cucu tersayangmu sebentar lagi” ujar anak buah jae ill.
“apa? Dimana kim bum sekarang? lepaskan aku?” teriak hee bong sambil meronta-ronta.
“diam, kau kakek tua” bentak laki-laki itu kemudian membius hee bong lagi.

****

Kim bum dan so eun mulai bangun dari pengaruh obat bius. Mereka terkejut karena bangun dalam keadaan terikat.

“kim bum, bagaimana ini?” tanya so eun panik.
“jangan panik dulu. Kita harus mencari akal agar tali ini bisa lepas” jawab kim bum.
“wah, kalian sudah sadar toh” ucap jae ill sambil bertepuk tangan.
“k..kau…” ucap kim bum.
“hay, kim bum. kita bertemu lagi ternyata” sapa jae ill.
“jadi, kau dalang dari semua ini?” tanya kim bum.
“kau memang cerdas kim bum” jawab jae ill.
“d..dimana kakek sekarang?” tanya so eun.
“kakek kalian sedang tidur nyenyak akibat obat bius. Tenang saja, cepat atau lambat kakek kalian akan menyusul kalian juga” kata jae ill sambil tersenyum senang. “kalau begitu aku akan menyiapkan diri untuk membunuh kalian. Manfaatkan, sisa hidup kalian. Hahahahaha…” ucap jae ill pergi.
“kim bum , apa yang harus kita lakukan?” tanya so eun.
“tenang saja. Kita pasti bisa menyelesaikan semua ini” ucap kim bum.

****

“kyuhyun, kau yakin pamanmu menyekap so eun dan kim bum digedung tua ini?” tanya jessica.
“aku yakin. Lihat, itu mobil yang membawa so eun dan kim bum, bukan?” tunjuk kyuhyun.
“ya, kau benar. Ayo, kita pergi selamatkan mereka. Polisi sebentar lagi tiba” ajak jessica. Kyuhyun dan jessica segera masuk kegedung tua itu.
“tolong, tolong…” teriak hee bong.
“kyuhyun, diam dulu…” pinta jessica.
“ada apa lagi? kita harus cepat” tanya kyuhyun.
“ssttt… kau dengar ada itu”
“tolong, tolong. Siapa saja tolong aku” teriak hee bong.
“suara kakeknya kim bum” ujar kyuhyun.
“ya, ayo kita selamatkan dia” ajak jessica. Jessica dan kyuhyun pun datang kearah sumber suara hee bong berasal.
“kakek, kau tak apa-apa?” tanya jessica melepas ikatan hee bong.
“cepat kita tolong kim bum dan so eun. mereka sedang dalam bahaya” ucap hee bong panik.

___

“kalian sudah siap untuk mati?” tanya jae ill yang sedang memasukkan peluru kedalam pistolnya.
“kim bum, apa yang harus kita lakukan?” bisik so eun.
“ssttt.. diamlah. Bantuan pasti akan datang nanti” jawab kim bum.
“ucapkan selamat tinggal kepada dunia” ucap jae ill sambil mencodongkan mulut pistol kearah kim bum.

Bersambung

Udahan dulu ya…
Tunggu part selanjutnya aja…..
Okok…..
Jangan lupa comment…
Thx~

Tags: , , , , , , , , ,

15 responses to “My Lovely Bodyguard part 20”

  1. amniminry says :

    huah!!!! aku penasaran apa yg terjadi selanjutnya. next part ditunggu bngt author. dn sukses buat ujiannya😀

  2. zumi shinigami says :

    part selanjutnya ditunggunchingu… makin seru aja nih…

  3. kimmify says :

    wah author aku menunggu lanjutan ff ini, akhirnya dipost juga
    menegangkan banget bagian akhir
    gimana nasib kimbum soeun
    apalagi bersambungya pas kimbum mau ditembak
    penasaraaaaan. update soon! hwaiting🙂

  4. taemleebumsso says :

    akhirnya kelanjutannya dtg jga,,,
    pnsran nie author yg selanjutnya,,kgn lama2 ya,,hehe

  5. Mediyanti Christin says :

    wah….
    seru2…
    lanjut thor crtanya

  6. bumsso says :

    gmna sih cerita smpe part 20 gak ada abis-abisnya bosen tau terllu bertele tele

  7. hahaha says :

    saya terusin ceritanya
    ….. lalu senjata itu disimpan mereka semua berpelukan …dan ucapkan teletubis the end

  8. dhia says :

    aaaaiiihhh… setelah jung malah datang ajushi brengsek ini!
    aku suka ceritanya, kaya kejar-kejaran antara polisi and penjahat!
    kyuhyun maaf yaa… tapi kau harus durhaka pada paman mu untuk kali ini, selamatkan kim bum-so eun ya!!!
    author! hwanting! aku ingin liat ending nyaaa…

  9. meerable says :

    Kematian bapaknya jessica bikin terharu **berlinang air maata**
    eh tapi..**hoalaahhh**..lagi asyik2na baca eh..udah to be continued aja.. ( T_____________T )..
    saya tggu part slanjutnya..author.. **kayknya FF ini udah maw ending ya?**
    semangat author ^.^

  10. merli says :

    wih kayanya udah mau end ya ??? kyu kenapa ga bilang aja kalo dia cinta sama jesica ..
    ceritanya makin seruuuu !!!!! di tunggu lanjutannya🙂

  11. afri says :

    ayo kyu tolong kim bum….
    kyu sama sica cocok ko di FF ini, he
    Kim Bum bertahanlah…

  12. Indah_ELF says :

    Seru …
    Koq qu jdi Kasihan ma jessica ..

  13. niiz says :

    Panjaangyaaa ceritaanyaa😀, makin seruu inii. Bumppa pede bange bkal ada bantuan >.<

  14. tyas27 says :

    ya ampun -,- orang jahattt

  15. ainami says :

    jung udh tamat, tinggal jae ill nih aiiish

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: