Would You Like to be My Flower Forever?

Author: ashillach

Cast: So Yi Jeong, Chu Ga Eul

Other Cast: Song Woo Bin, Go Jun Pyo, Yoon Ji Ho

Genre: romantic, friendship

Type: one shoot

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

Cerita yang ditulis hanyalah fiktif belaka. Apabila ada kesamaan merupakan hal yang tidak disengaja.

Annyeong all!

Author lagi iseng dan pengen ngebuat satu OS. Gk tw ya, bagus atau enggak. Ff ini diangkat  dari cerita MV-nya Jiggeum Mannareo Gamnida atau F4 Special Edition part 1 yang bagian Yi Jeong dengan sedikit perubahan. Mungkin ini udah jadul banget, tapi gpp kan? Untuk kembali mengenang masa-masa kejayaan SoEul, hahaha.

Ok, Enjoy it and Check this out :

                                                             *****

 Aku sedang berada di Shinhwa School sekarang. Berjalan mengelilingi sekolah itu sendirian. Kusadari bibirku tersenyum, mengenang masa-masa saat aku masih bersekolah di sini dulu bersama sahabat-sahabatku. Goo Jun Pyo, Yoon Ji Hoo dan Song Woo Bin.

Aku melewati pintu depan sekolah Shinhwa. Masih dengan tersenyum, aku ingat saat-saat 5 tahun yang lalu aku dan ketiga temanku yang dikenal dengan sebutan F4. setiap kami datang, semua siswa yang ada di situ pasti langsung menghampiri kami, diiringi teriakan histeris para siswi. Seolah-olah kami ini adalah artis-artis terkenal.

Aku melangkah mendekati pintu itu dan mendorongnya terbuka. Mencoba merasakannya kembali, saat-saat semua siswa menghampiri kami, saat-saat kami masih seperti artis terkenal di situ. Jelas saja berbeda, sekarang tidak akan ada lagi yang akan menyambutku seperti saat itu.

Aku mendengus lalu tertawa pelan dan kembali keluar. Tiba-tiba ponsel di sakuku bergetar. Sebuah pesan masuk. Aku membukanya dan tertawa melihat pesannya, pesan dari pimpinan kami, Goo Jun Pyo.

Kumpul di kelas  F4 sekarang juga! Awas kalau tidak!

                                                            F4 leader, Goo Jun Pyo-nim

“Dasar bocah” dengusku. Aku kembali berjalan ke gedung di mana kelas kami berada dulu. Di dekat pintu masuk, aku melihat ada kumpulan mawar ungu terlantar. Aku menatapnya sesaat lalu segera melewatinya dan masuk ke dalam gedung itu.

aku melangkahkan kakiku menuju ruangan di mana F4 belajar dulu. Ruangan yang hanya dikhususkan untuk kami. Ketika hampir sampai, aku berpapasan dengan Jun Pyo dan Ji Hoo

 

Kami pun berjalan beriringan. Ketika sampai di kelas F4, kami melihat sudah ada Woo Bin di sana. Aku terkejut melihat keadaan ruangan itu. bukan karena sudah berubah, tapi justru aku heran karena tidak ada yang berubah sedikit pun. Barang-barang kami tidak ada yang dipindahkan, mejanya tetap dibiarkan seperti dulu dan ditutup dengan kain putih. Bahkan ruangan itu pun tidak kelihatan berdebu sedikit pun.

Woo Bin tertawa pelan “Mengherankan ya?” ujarnya

Jun Pyo tersenyum dan mengambil sesuatu dari mejanya “Tapi ruangan ini memang hanya khusus untuk F4. untuk kita” timpalnynya. Ji Hoo tertawa dan aku pun ikut tertawa.

Bersama-sama, kami membuka kain putih yang menutupi meja dan kursi kami masing-masing. Setelah itu aku duduk di kursiku sendiri diikuti yang lainnya. Sama-sama saling merasakan kembali perasaan 5 tahun yang lalu, saat kami masih menjadi siswa SMA Shinhwa yang berkuasa. Dan aku menyadari satu hal. Mungkin ini memang tidak sama lagi, tapi ada satu yang tidak akan pernah berubah. Bahwa kami masih F4.  sama seperti ruangan ini yang tidak pernah berubah

Setelah puas dalam renungan masing-masing di tempat kami dulu, kami berempat berjalan keluar ruangan, mulai berpencar untuk saling mencari kenangan masing-masing. Sekali lagi, kupandangi sekolah ini. Lingkungannya, suasananya. Dari sinilah semua kisah kami berempat berawal. Termasuk aku. Semua kisahku berawal dari sekolah ini….

Within the people I simply brush by
I wanted to find more than anyone
The eyes welled up with tears, that voice
I only want to hold you
If I miss you and call out to you my dear
Wherever I may be, it is for you

Tiba-tiba aku tersentak karena mengingat sesuatu. Mawar ungu tadi. Aku kembali ke depan gedung sekolah dan mengambilnya. Mawar ungu yang cantik. Mengingatkanku pada seseorang yang juga menjadi bagian kisahku selama bersekolah di sini.

Aku mengambil beberapa dan membawanya ke dalam kelas F4. aku meletakannya di atas mejaku dan mengambilnya setangkai demi setangkai lalu menatanya hingga menjadi sebuah buket bunga yang cantik. Aku menghirup wanginya dan kembali teringat padanya. Sungguh menyesakkan, kenyataan bahwa hanya karena gadis seperti dia saja, aku masih bisa berada di sini. Tanpa kehilangan sesuatu apapun. Sahabat, keluarga, bahkan kemampuanku. Hal-hal kecil seperti itu, yang justru membuatku tidak ingin kehilangan harta terbesarku saat ini, cinta, yaitu dirinya.

Aku menghirup sekali lagi wangi mawar itu. perlahan terbayang di kepalaku wajahnya dan memori tentangnya mulai membanjiri ingatanku….

The lamp on the street where we
First spoke shines a light on my heart
Everything that catches my eyes, everything
Are memories that remind me of you
If I tell you that I’ve gotten too really like you
Will you feel unsettled? I wonder

 Aku kembali tersenyum. Ketika melangkah keluar dari mejaku, aku melihat ada sebuah kamera Polaroid di mejaku. Aku mengambilnya dan memfoto diriku sendiri yang sedang memegang bunga itu beberapa kali, hingga kurasa cukup

Aku menuliskan sesuatu di setiap fotonya setelah itu mengaitkannya pada buket bunga buatanku. Aku pikir tidaklah buruk untuk melakukan ini. Aku hanya ingin membuat dia tahu, betapa berterima kasihnya aku. Dan aku juga ingin membuatnya mengerti, perasaanku padanya. Aku mengungkapkan semuanya dalam foto itu, berharap dia akan menerimanya. Dan membalasnya. Perasaan cintaku.

Bila aku mengatakan padanya, bahwa aku sudah benar-benar jatuh cinta padanya. Pada semua yang ada pada dirinya yang menarik perhatianku. Pada semua memoriku tentangnya. Apakah dia akan merasa terkejut? Apa dia akan percaya? Hal-hal itu kembali menyesakkan hatiku.

I’m calling your name again
Because I’m like this
Because you are the one I love
I’m going to see you again
A love deeper than my tears

Aku berlari secepat bara api yang rasanya membakar hatiku. Tahukah dia akan hal itu? Tahukah dia betapa aku merindukannya? tahukah dia betapa aku telah terjatuh kepada masa lalu, pada memoriku tentangnya?

Dan aku tidak akan membiarkan hal itu hanya jadi begitu saja. Aku akan menepati janjiku padanya, untuk menemuinya. Ya, aku akan pergi menemuinya sekarang. Dengan seluruh perasaanku, dengan semua yang kumiliki sekarang. Kuharap dia mau menerimaku.

With only you
No matter how many things
Even if I’m reborn
Will you feel unsettled? I wonder

Kini aku menyadarinya. Tanpa dirinya, tidak peduli berapa banyak hal yang akan kudapatkan bahkan jika aku terlahir kembali dengan segala kesempurnaan yang akan kumiliki tapi tanpa melihatnya. Itu semua akan sia-sia.

Aku menyadari sepenuhnya bahwa diriku sendiri bukan orang yang sempurna. Tapi dia telah memilihku. Membuatku tidak pernah berpikir untuk kembali ke waktu yang dulu, untuk kembali mengulang semuanya. Aku bahagia merasakannya.

Perasaanku serasa secerah mawar ungu yang sedang kupegang saat menyadari bahwa aku telah sampai di depan rumahnya. Aku melangkahkan kakiku ke pintu rumah lalu memencet bel rumahnya beberapa kali. Tidak ada yang menjawab, apa dia sedang tidak ada di rumah?

I love you more than anyone
Inside my heart,
Because you live in my heart

Aku membalikkan tubuhku dengan kecewa. Dengan langkah gontai, aku berjalan perlahan meninggalkan teras depan rumah itu. kutatap buket bunga itu dan menghembuskan nafas. Sia-sia sudah semuanya

“Sepertinya kau datang sedikit terlambat ya, Sonbae?”

Aku membalikkan badanku menatap rumah itu lagi. apa itu tadi suaranya? Aku yakin itu. tapi rumah itu tidak menampakkan tanda-tanda bahwa baru saja ada seseorang di situ.

Kutatap buket bunga itu sekali lagi, dan tersenyum…

I’m going to meet you now
Bringing along the promise of forever

Aku kembali memfoto diriku dengan kamera Polaroid. Sama seperti tadi, foto diriku yang sedang memegang bunga dan seolah-olah meyodorkannya padanya. Lalu menuliskan satu kalimat yang mewakili semua perasaan dan keinginan terbesarku.

Satu kalimat yang mewakili isi hatiku. Bahwa dia adalah satu-satunya yang hidup dalam hatiku saat ini yang kuharapkan juga untuk selamanya. Sebuah kalimat yang menunjukan bahwa aku akan membawakan padanya, janji setiaku untuk sehidup semati bersamanya.

“Ga Eul, would you like to be my flower forever?”

I’m so happy to be  loving  you

(Translated of Jiggeum Mannareo Gamnida/ I’m Going to Meet You Now

by Kim Boem)

Aku bahagia bisa mencintaimu, Ga Eul-yang.

 The End

Fufu, bagaimana? Apakah mengecewakan? Kalau iya maaf ya, karena ini ff OS pertama yang author buat ^^

Please leave a comment like suggestion, critical, etc.

See you in other story, Gomawo all!!! ^^

Tags: , , , ,

16 responses to “Would You Like to be My Flower Forever?”

  1. Suryati says :

    Disini ga eul dikit banget…

  2. Mediyanti Christin says :

    keren………..
    tp kok ga eul na sdkt??
    tp keren………..

  3. niiz says :

    Keren thor, berasa dgr cerita yi jeong😀 tntang msa lalunya😀

  4. amniminry says :

    jadi keinget F4 Special Story. coba di situ Kim So Eun a.k.a Ga Eul ada, pasti tambah seru. sayang, dia gk bisa dateng

    btw, keren author. jd ber-nostagia sama scene soeul

  5. nuribumsso says :

    seperti ceritanya F4 Special Story,,, tpi kok gntung sih ceritanya..?? chingu bikin sequelnya dong… ya..ya..ya..!! coz biar tahu gmna ending nya.. gomawo author..(^_^)

  6. kimmify says :

    bener2 keinget sama f4 5 years itu ya yg special yijung
    coba aja soeun ikutan syuting ya pasti makin seru hehe
    aku suka endingnya, kimbum emang penuh kejutan ya
    author bikin aku makin suka soeul. good job!
    share more yaaaaaaaaa🙂

  7. SaRy aj0w says :

    Bner2 serasa liad vide0 kim bum pke jas putih di hape ku..!kritikny th0r,k0k jd same persis..same2 gaeul nya gak n0ng0l..!atow jgn2 kyk alasan s0 eun gx tmpil di Mv tu,lg ada jdwal lain??…hahahah ya sudah la,yg jlas bgiQ s0eul brjaye slama’y..

  8. rizkyapratiwi says :

    waaaahh … author kata2nya sungguh mengesankan
    tapi ga eulnya kokgk keliatan …. kuang seru karena ga eul gk keliatan
    tapi sunggu bener2 mengesankan

  9. Indah_ELF says :

    Seru …
    Tpi Ga eul’a cman dikit .d’tngu Os” brikut’a Yaa

  10. bismania luph bumsso says :

    ga eul nya gk prnh muncul kyakx,…..
    sdihhh,……

  11. annissa says :

    Bukan ga eulx dikit. tapi ga eulx emang nggak muncul. Thor kemana kau umpetin ga eul? ^^

  12. ty@kitty lUph bUmsso says :

    bAcA FF niEh sMbiL deNgeRiN lgU’na bUmmiE yg i’M gOing tO mEEt hEr nOw tyUz byAngiN videO yi jeOng_stOry……hikz kgEn ma BBF,,,

  13. cucancie says :

    Waaahhhh…ceritanya mirip Edisi khusus BOF yg after 5 years itu ya,disitu diceritain jun pyo dan woo bin jg kan,tp suka bgt ini edisi ff nya..

  14. Mia says :

    G’ ngerti,ma kisahxa

  15. mia says :

    yaaa kok gak sampek bersatu sih

  16. dela safitri says :

    Sukaaaa thor, cuma sediiih enggak ada gaeulnya ini kan kisah dalam lagu yg kim boem oppa nyanyiin.
    Keren😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: