My Memories Are Falls Down (Episode 11)

Author: Rainbow D(X)

Main cast: Kim so eun as Cha Ga eul, Kim Bum as Kim Yi Jung.

Cast: All star

Type: Sequel

Genre:Romantic/Family/Friendship

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

Enjoy.

“Aku..”jawab Ga eul. Dia mengangguk. Yi Jung memeluknya.

“Gomawo.”ucap Yi Jung. Ga eul meneteskan air matanya. Ingat bahwa dulu dia juga pernah ditembak Yi Jung.

Para tamu restoran langsung bertepuk tangan dengan keras melihat pasangan romantis itu.

***

“Ya, aku juga suka padamu.”jawab Hyemi.

“Jeongmal?”

“Nee.”

Kang Jin langsung memegang tangan Hyemi sambil tersenyum ceria. “Baiklah, karena kita telah menjadi pasangan, sudah sepantasnya kita menyanyikan lagu sarang in gayo kan?”

“Nee. Kang Jin, bagaimana kalau kita menyanyikannya dalam bahasa Inggris?”

“Waeyo?”

“Karena lagunya terlihat unik bila dinyanyikan dalam bahasa Inggris.”jelas Hyemi.

“Oke pacarku yang manis. Sekarang kita coba menyanyi ya.”ucap Kang Jin. Mereka pun mulai bernyanyi.

I don’t know when it all started
When my head became dizzy with thoughts of you

These thoughts would often pop up in my mind
I feel anxious as my heart expands towards you

It’s nothing.. it’s just a little thing
Your words are awkward to me

Is it love? If you feel the same way, is it a beginning?
My heart keeps saying it loves you
It screams out for the whole world to hear
Why has it taken so long for me to hear it~?
We’ve finally met.. finally found love

If I wanted to show you how I feel
The only way would be for you to become me

I’m already inside of you
Just like you’re inside of me

To each other [to each other]
We may already be too accustomed

Is it love? If you feel the same way, is it a beginning?
My heart keeps saying it loves you
It screams out for the whole world to hear
Why has it taken so long for me to hear it~?
We’ve finally met.. finally found love

When I think about it [when I think about it]
I realize how many moments there were when my heart trembled
I’ll try as harder as I was late in realizing my feelings

I’ll be with you, I’ll only give you fond memories
Please don’t ever leave me again
Even the shortest moments without you make me uneasy
Please stay by me~

I already love you so much (you’re the only one)

“Wah, kita berbakat juga ya.”ucap Hyemi.

“Iya dong, kan ada aku. Nah, Hyemi bisakah kau ceritakan padaku mengapa kau suka bersikap tidak sopan pada orang lain?”tanya Kang Jin.

Hyemi menghembuskan napasnya. “Karena saat kecil aku melihat eomma dan appaku yang bekerja sebagai budak karena tidak mampu membayar utang diperlakukan tidak sopan oleh majikan mereka. Dan akhinya, orang tuaku bunuh diri. Sejak saat itu, aku suka bersikap tidak sopan.”

“Begitu ya? O ya, mau dengar cerita tentang keluargaku nggak?”tanya Kang Jin.

“Mau dong!”

“Tiga tahun yang lalu, kami jatuh miskin karena appaku dipecat dari kantornya. Lalu, appaku bunuh diri. Tidak lama setelah itu, eommaku masuk rumah sakit jiwa. Sejak saat itu, Donghae hyunglah yang membiayaiku. Cerita yang miris kan?”

“Aniyo, aku malah iri denganmu. Kau masih punya dua kakak untuk berbagi kesedihan. Sementara aku, aku adalah anak tunggal jadinya kesepian.”

“Sekarang kau tidak perlu merasa kesepian lagi, kan sudah ada aku yang sudah jadi pacarmu.”ucap Kang Jin. Hyemi memeluknya.

***

“Jadi, bagaimana perasaanmu padaku?”tanya Donghae.

“Aku juga mencintaimu.”jawab Sae byeok. “Aku ingin menjadi pacarmu.”

“Benarkah? Kau bersedia menerimaku yang sederhana ini?”tanya Donghae. Sae byeok menjitaknya.

“Iya bodoh! Hei, ayo nyalakan musik. Bosann..”rengek Sae byeok. Donghae menyalakan radio. “Hei, inikan lagu wish ur my love? Kok Cuma musiknya? Yang nyanyi kemana?”

“Bodoh! Kau membeli cd yang isinya musik doang!”seru Donghae. “Bagaimana kalau kita menyanyikannya saja?”

“Setujuuu!!!”
Mereka pun bernyanyi.

i don’t know myself very well either
i didn’t know that i would be like this
flustered, carefully, i keep calling only you

even if you urge my heart like this, if you brush by my side
and laugh like that, i can’t do anything
no matter how many times i tell myself it’s not love
i laugh by myself.. what am i supposed to do with myself

i wish you’re my love.
come to me now
i get excited with me knowing it
i’m like this today too
even though i’m just a lucky star to you,
must i really say it’s love for you to know
i long for it this much..
the person that i’ll promise with forever
is you

although my love is still awkward.. if by any chance you can hear my heart
if it’s different from “i’m sorry”, give me a smile
the words that i stayed up all night preparing to confess to you
don’t come out when i’m standing in front of you

i wish you’re my love.
come to me now
i get excited with me knowing it
i’m like this today too
even though i’m just a lucky star to you,
must i really say it’s love for you to know
i long for it this much..
the person that i’ll promise with forever
is you

feel this heart of mine
that longs for only you
my love.. woah~

i wish you’re my love. let’s love now
say goodbye. i can’t deceive you
now give me permission, so i can gather courage today
if your heart is the same as mine, if you want me
please come to me. let’s start together now.

“Wah, suara kita bagus juga ya,”ucap Donghae.

“Betul, haruskah kau jadi penyanyi saja. Bukan atlit!”

“Enak saja! Jadi atlit kan, cita-citaku! O ya, adik-adikku sudah pulang belum ya?”

Donghae menelpon Ga eul dan Kang Jin, tapi handphone mereka tidak aktif.

“Dasar! Mereka sedang dimabuk cinta ya!”gerutu Donghae.

***

“Nah, pemenangnya adalah.. SOULMATE!!”seru pembawa acara. “Silahkan kalian berdua maju dan menerima hadiahnya.”

Ga eul dan Yi Jung maju dan mengambil hadiahnya. Sesudah itu, mereka keluar dari restoran itu.

“Wah, asyik! Jalan-jalan bersamamu asyik juga! Pembawa keberuntungan!”seru Ga eul.

“Hei! Memang aku ini jimatmu? Aku ini pacarmu!”

“O iya, mengapa tadi kau menembakku depan umum?”tanya Ga eul.

“Karena aku ingin memperlihatkan pada semua orang kalau aku mencintaimu.”jawab Yi Jung sambil memegang tangan Ga eul. “Aduh, sudah jam segini! Aku ada janji dengan temanku. Ayo, kuantar kau pulang!”

Di depan apartemen Ga eul..

“Ga eul-yang, aku pulang dulu ya!”ucap Yi Jung. Ga eul terkejut. Yi Jung menyebutnya apa tadi?

“Mengapa kau memanggilku seperti itu?”tanya Ga eul.

“Aku tidak tahu, aku hanya ingin memanggilmu seperti itu. Itu tidak salah bukan?”

Memang tidak salah, karena dulu kau juga memanggilku begitu. Batin Ga eul sambil mengingat perkataan Yi Jung dulu.

. “Tentu saja bisa, tapi bolehkah aku memanggilmu Ga eul-yang? Dan kau tidak perlu memanggilku dengan sebutan sunbae bila kita sedang berkencan di bukit ini.”

“Sudah ya, Ga eul-yang, aku pamit dulu!”seru Yi Jung sambil menjalankan mobilnya. Ga eul menatap mobil Yi Jung yang semakin jauh.

“Kapan kau akan ingat padaku?”gumam Ga eul kemudian berjalan masuk ke apartemennya.

***

“Sejak kapan kau mulai suka padaku?”tanya Hyemi.

“Sejak kau tersenyum padaku. Kalau kau?”tanya Kang Jin.

“Tidak tahu, aku hanya merasa jantungku berdetak kencang saat kau disisiku.”jawab Hyemi.

“Hyemi, bolehkah aku menciummu?”tanya Kang Jin. Hyemi mengangguk lalu Kang Jin menciumnya. Mereka terus berciuman sampai..

“Kyaa!! Kang Jin apa yang kau lakukan?!!”teriak Ga eul yang sudah ada di depan mereka. Kang Jin dan Hyemi langsung melepaskan ciuman mereka.

“Noona..”

“Jelaskan sekarang juga! Siapa gadis ini?!!”bentak Ga eul.

“Noona, tenanglah dulu.”ucap Kang Jin. Ga eul pun duduk di depan mereka. “Noona, kenalkan ini Ko Hyemi, pacarku. Hyemi, ini Ga eul noona.”

Hyemi dan Ga eul berjabat tangan.

“Jadi kau pacar Kang Jin? Pantas, baru first kiss ya?”goda Ga eul.

“Makanya, noona sih mengganggu!”gerutu Kang Jin.

“Kang Jin, belikan susu putih dong! Biar aku yang menemani Hyemi.”ucap Ga eul. Kang Jin pun keluar dari apartemennya.

“Kalau boleh tahu, kapan kau menyukai Kang Jin?”tanya Ga eul.

“Aku tidak tahu. Aku merasa hatiku berdebar saat aku bersamanya. Eonnie, maafkan kejadian tadi ya,”sesal Hyemi.

“Gwencana, tapi kalian tidak melakukan hal yang macam-macam kan?”tanya Ga eul.

“Aniyo, kami hanya berciuman tidak lebih.”jawab Hyemi.

“Baiklah. Nanti, kalau Kang Jin sudah kembali, minta dia untuk mengantarmu pulang ya? Ini sudah malam. Aku takut terjadi sesuatu padamu.”ucap Ga eul. “Sekarang, aku harap kau akan menemani Kang Jin di saat susah maupun senang ya? Jangan buat dia sakit hati.”

“Nee. Aku akan ingat pesan eonni.”jawab Hyemi.

“Bagus! Kau memang gadis yang sempurna untuk Kang Jin!”ujar Ga eul. “Sepertinya, Kang Jin sudah kembali. Baiklah, aku masuk ke kamr dulu ya, hati-hati di jalan!”

Ga eul masuk ke kamarnya sambil berusaha mengingat tentang kejadian di mall tadi.

“Aku benar-benar tidak menyangka Yi Jung akan menembakku seperti tadi! Bagaimana dengan Eun Jae sunbae ya? Ah, aku tidak peduli!”gumam Ga eul. “Tapi, mengapa tadi aku tidak bisa bilang kalau aku juga mencintainya?”

***

Di tempat perkumpulan F4..

“Wah, wah, Yi Jung, jadi kau sudah mempunyai pacar?”tanya Jun Pyo.

“Nee, ternyata menyenangkan sekali ya, jatuh cinta!”jawab Yi Jung.

“Lalu, bagaimana dengan gadis di masa lalumu itu? Kau sudah melupakannya?”tanya Jihoo.

“Aku tidak tahu, tapi saat bersama pacarku, aku merasa bisa melupakan gadis itu.”jawab Yi Jung.

“Wah, asyiknya. Kau sudah menemukan cinta sejatimu! Bagaimana denganku ya? Pacarku ada dimana sekarang ya?”ucap Woo bin.

“Tenang saja! Kau pasti bisa menemukannya!”ucap Yi Jung.

“Aku harap begitu.”

***

“Noonamu benar-benar mengagumkan.”ucap Hyemi pada Kang Jin saat Kang Jin mengantarnya pulang. “Aku iri sekali padamu.”

“Apanya yang mengagumkan? Dia sering mengataiku ‘anak kecil’!”

“Tapi, dia sangat perhatian padamu bukan? Tadi, dia berpesan padaku untuk selalu bersamamu saat senang maupun susah.”jawab Hyemi.

“Noonaku bicara begitu?”

“Nee, aku yakin noonamu pasti juga sudah mempunyai pacar kan?”

“Pasti dong! Dan pacarnya aku kira pasti dia!”seru Kang Jin.

“Siapa?”

“Kau akan tahu nanti, pacarnya itu seorang konglomerat yang pintar dan tampan serta terkenal.”jawab Kang Jin. “Dan pasti semua temanku akan iri padaku karena mempunyai calon kakak ipar sehebat dia!”

***

Besoknya, di apartemen Ga eul..

“Hari yang indah ya!”seru Donghae. “Ga eul, mengapa kau membuat makanan yang bentuknya hati semua?”

Ga eul memang membuat sarapan telur dan nasi yang bentuknya hati semua.

“Tidak apa-apa kan, oppa? Kita semua baru mempunyai pacar kemarin kan?”tanya Ga eul.

“Nee, hyung juga kan? Kemarin aku dengar hyung mengigau ‘aku jatuh cinta padanya’ apalagi artinya selain kita punya pacar?”goda Kang Jin.

“Sudahlah, ayo kita makan!”ajak Ga eul.

“Wah, mantap!”puji Donghae. “Ga eul, bukannya nanti ada lomba membuat puding terunik ya?”

“Nee, tapi aku bingung mau buat apa. Kalau rasa buah-buahan sudah banyak.”ucap Ga eul.

“Kenapa noona tidak menbuat rasa cokelat saja?”usul Kang Jin. Donghae menjitaknya.

“Kamu ini! Cokelat itu kan untuk anak kecil!”tegur Donghae.

“Hmm.. Cokelat? Aku ada ide! Oppa, Kang Jin nanti kalian bagian nyobain ya! Aku berangkat dulu!”seru Ga eul sambil mencium pipi Donghae dan Kang Jin lalu keluar apartemen.

Di jalan..

“Hmm, cokelat? Sebentar lagi hari kasih sayang berarti pas dong!”gumam Ga eul.

“Hei! Kenapa bengong di tengah jalan?!”seru Yi Jung yang tiba-tiba muncul.

“Nggak melamun kok, aku lagi berpikir.”jawab Ga eul.

“Berpikir apa sih?”

“Tentang kreasi puding.”jawab Ga eul.

“Mengapa tidak kau bentuk hati yang besar saja? Melambangkan cintamu padaku?”usul Yi Jung.

“Huu.. narsis! Eh, puding hati yang besar? Berwarna cokelat? Wah, bagus juga!”seru Ga eul lalu mencium pipi Yi Jung. “Gomawo, pacarku tercinta.”

“Sama-sama, sekarang kau mau kemana?”tanya Yi Jung.

“Mau ke kampus.”
“Mari kuantar.”
“Aniyo, nanti apa kata Eun Jae sunbae?”tolak Ga eul.

“Ayolah, aku kan sudah membantumu.”bujuk Yi Jung.

“Baiklah,”jawab Ga eul.

“Yes!” Yi Jung pun menggandeng Ga eul ke mobilnya.

Di kampus..

“Selamat belajar ya.”ucap Yi Jung sambil mencium pipi Ga eul.

“Nee.”jawab Ga eul.

“Yi Jung!”panggil Eun Jae tiba-tiba. “Sedang apa kau disini? Eh, ada junior murahan juga?”

Ga eul terdiam. Tiba-tiba Yi Jung memegang tangannya.

“Eun Jae!!”bentak Yi Jung. “Kalau kau berani menyakiti Ga eul lagi, aku tidak akan segan-segan melakukan sesuatu padamu biarpun kau perempuan!!”

Eun Jae terkejut, para mahasiswa lain juga terdiam.

“Yi Jung, apa hubunganmu dengan gadis ini?”tanya Eun Jae setengah berteriak.

“Dia pacarku. Gadis yang kusayangi sama seperti aku menyayangi eommaku. Puas??!!”ketus Yi Jung lalu menatap Ga eul lembut. “Pergilah ke kelasmu.”

Ga eul pun tersenyum lalu berlari ke kelasnya. Sementara Eun Jae masih menatap Yi Jung.

“Bukankah kau bilang padaku kalau kau masih mencintai gadismu yang dulu itu?!”ketus Eun Jae.

“Saat bersama Ga eul aku bisa melupakan gadis itu dan melupakan kepedihanku selama ini! Sudahlah, tidak ada gunanya berbicara denganmu lagi! Ingat perkataanku tadi!”bentak Yi Jung lalu berjalan menuju mobilnya. Eun Jae menatapnya kesal.

***

Di kelas Ga eul..

“Ga eul, kamu pacaran sama Yi Jung sunbae ya?”tanya Sae byeok.

“Nee.”

“Wah, berarti kita berdua sama-sama punya pacar dong!”seru Sae byeok.

“Memang pacarmu siapa?”tanya Ga eul.

“Rahasia. Tapi Ga eul, apa kamu betul-betul melupakan Woo bin sunbae?”tanya Sae byeok.

“Nee. Saat bersama Yi Jung aku merasa nyaman dan aku merasa lebih nyaman lagi saat..”

“Saat apa?”tanya Sae byeok.

“Rahasia!”seru Ga eul. Sae byeok cemberut.

***

Di SMA Shinhwa..

F4 berjalan lagi di SMA itu dan sukses membuat murid-murid lain terpana melihatnya serta membuat para gadis lebih gila karena F4 semakin tampan. Namun, mereka sudah tidak playboy lagi karena sudah punya target masing-masing.

Di kelas 12-A..

“Masih ingat tidak, tiga tahun lalu kita belajar di kelas ini?”tanya Jihoo.

“Ya betul, ini kursiku!”seru Junpyo.

“Ini kursiku juga!”seru Woo bin.

“Yi Jung, kenapa kau diam saja? Kau masih tidak ingat ya?”tanya Junpyo.

“Nee, apa dulu aku pernah belajar di kelas ini? Pernah dimarahi guru? Pernah disetrap?”tanya Yi Jung.

“Aduh, kau benar-benar amnesia total.”ucap Woo bin. “Ya sudah, ayo kita ke taman!”

Di taman Shinhwa..

Yi Jung terpaku pada salah satu sudut taman dia melihat bayangan dirinya bersama seorang gadis. Namun, belum bisa melihat wajah gadis itu.

Di bayangannya ia asyik makan siang bersama seorang gadis dan mengobrol. “Siapa gadis itu?”gumam Yi Jung. “Wah, sudah jam segini. Aku harus menjemput Ga eul-yang.”

Di kampus..

“Mian, aku telat. Tadi, aku pergi ke SMA ku dulu.”sesal Yi Jung.

“SMA?”tanya Ga eul. Jangan-jangan SMA Shinhwa?Bagaimana kalau dia sudah mengingatku lagi?

“Mengapa diam saja? Ayo naik!”ajak Yi Jung. Ga eul pun menaiki mobil Yi Jung.

Sepanjang perjalanan, Yi Jung hanya diam. Ga eul pun mencoba mencairkan suasana.

“Pasti seru ya, kau seperti bernostaglia di SMA mu.”ucap Ga eul.

“Tidak juga, Ga eul, aku mau bertanya sesuatu padamu. Apa tidak apa-apa kalau aku masih memikirkan gadis di masa laluku itu?”tanya Yi Jung.

Ga eul menelan ludahnya. Tentu saja, aku dan gadis itu adalah orang yang sama. “Tidak apa-apa, yang penting sekarang aku sudah di sisimu.”

“Baiklah, wah, itu apartemenmu!”seru Yi Jung.

“Ah, iya, aku pulang dulu ya!”seru Ga eul sambil mencium pipi Yi Jung dan masuk ke apartemennya.

Malamnya, di apartemen Ga eul..

“Hei, aku punya rencana lo!”seru Donghae.

“Tumben, kepala hyung habis disambar petir ya?”ejek Kang Jin. Donghae menjitaknya.

“Bukan bodoh! Bagaimana kalau besok malam kita undang pacar-pacar kita ke restoran. Lalu makan bersama. Asyik bukan? Sekalian saling mengenal.”usul Donghae.

“Tapi, aku sudah kenal sama pacarnya Kang Jin.”ucap Ga eul.

“Tapi aku belum. Bagaimana? Kalian setuju tidak?”tanya Donghae.

“SETUJU!!”seru Ga eul dan Kang Jin.

Besoknya,

“Yi Jung, malam ini kau ada acara tidak?”tanya Ga eul.

“Aniyo, memang kenapa?”

“Nanti malam, di restoran mie, oppaku mengajakku dan Kang Jin makan bersama sekaligus harus membawa pacarnya masing-masing. Kau bisa tidak?”

“Hmm.. baiklah, tapi, kita pergi bersama ya?”

“Okee!!”

***

“Hyemi, nanti malam hyungku menyuruhku untuk membawa pacarku ke restoran mie untuk makan bersama. Kau bisa ikut?”tanya Kang Jin.

“Bisa, kita pergi bersama ya?”tanya Hyemi.

“Nee.”

***

Malamnya, di restoran mie..

“Aduh, aku gugup.”ucap Sae byeok. “Bagaimana kalau adik-adikmu tidak menyukaiku?”

“Tenang saja. Eh, itu Kang Jin!”seru Donghae. Kang Jin dan Hyemi pun masuk.

“Hyung, ini pacarku, Ko Hyemi. Hyemi, ini hyungku, Donghae.”ucap Kang Jin. Hyemi dan Donghae pun berjabat tangan.

“O ya, Kang Jin. Ini pacarku, Jang Sae byeok. Sae byeok, ini adikku, Kang Jin.”ucap Donghae. Kang Jin dan Sae byeok pun berjabat tangan.

Lalu, mereka pun duduk di salah satu bangku.

“Aduh, noona mana ya? Disaat begini kok telat.”gerutu Kang Jin.

“Bukan noonamu kalau dia tidak telat.”ujar Donghae.

“Kang Jin, itu kakakmu!”seru Hyemi. Ga eul dan Yi Jung menghampiri mereka. Sae byeok terkejut melihat Ga eul, begitu juga Donghae yang melihat Yi Jung.

“Ga eul?!!”seru Sae byeok.

“Sae byeok?!!”seru Ga eul.

“Kamu?!!”seru Donghae. Yi Jung terdiam. Bingung akan reaksi Donghae.

Nah, di episode ini, author mulai pakai foto cover dan di terakhirnya. Kalau foto yang terakhirnya nggak nyambung maaf ya. Itu untuk episode ini dan selanjutnya.

Jangan lupa beri komentar ya!

 

Tags: , ,

7 responses to “My Memories Are Falls Down (Episode 11)”

  1. Sary aj0w says :

    naiiiis,Lanjud yg 13 y0w th0r..biar mkin jelaaz..hehew..

  2. larasrahma says :

    bagusss, keren author😉
    wah mereka bertiga sama sama nyanyi bareng pacarnya ya, ditembak dan nembak bareng, ckck saudara yg kompak
    mereka mau ketemu brng bertiga ya, ahh penasaran sama reaksinya sae byeok dan ga eul kalo tau gaeul adiknya donghae, dan sae byeok pacarnya donghae
    yaudah ditunggu part 13 nya yaa😀

  3. amniminry says :

    lanjutlah author, aku gk bisa bilang apa apa. daebak

  4. Putri says :

    Seru”. . . .
    V tdi’a pas part.12 aq bingung s0al’a aq blm bCa part.10 n 11’a. . .
    V t’nyata d p0st’a hri ini. . . .
    Crita’a emang seru bngetz. . .
    Sem0ga yije0ng bsa cpt inget ma gaeul. .

  5. taemleebumsso says :

    aih,,,nanggung banged author,,,kelanjutannya ya,,,,hehehehehhehehehhehehe

  6. kim sohyun says :

    kereeeeeeeeeeeeennnnnnnnnnn

    ga tw mau komen ap lgi ni thor…

    lanjut baca ja ah..

  7. SintiaBumsso/@SintiaBumsso17 says :

    Kerenn banget sukaaa banget hehe uahh Yijung berusalah ingat semuanya ttg gaeul ayooo !! Gaeulpast bkal bantu !! Lnjut baca🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: