[os] My Beloved Husband

Author: bsrj63_ 박미라

Main Cast: So Yi Jeong dan Chu Ga Eul

OC’s: Park Mi La (author), Lee Min Rin (nden), Jung Seul Ah (Lulu), Jung Han Eul (Dina eonni)

Genre: Romantic, Family, Sad

Type: One Shoot

 

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita. Apabila ada kesamaan judul, itu merupakan hal yang tidak disengaja.

Cerita yang ditulis hanyalah fiktif belaka. Apabila ada kesamaan merupakan hal yang tidak disengaja

Haiiiiii!!!!!!!!!!!!!!!!! Udah jadi nih os baru saya… ahahhhahahaha…

Sebenarnya os ini pesanan Nden pas ultahnya 20 Mei kemarin.. tapi berhubung waktu itu susah bgt dapetin idenya, os ini sempet terbengkalai…

Meskipun Nden udh menarik kembali pesanannya ini, maksudnya gak jadi minta bikinin ff… tapi karena udh terlanjur jadi 60%, jadi aku lanjutin aja.. sekalian come back.. coz udah lama gak nulis ff.. hihihihi..

Ya sudah.. daripada kepanjangan opening wordsnya.. mending langsung baca aja ya… HAPPY READING… 행복한 독서

 

 

(credit photo by nieve – 2010/09/28)

<back sound: Secret – starlight moonlight>

Pada hari Senin yang cerah, So Yi Jeong terlihat bersemangat. Dia ingin segera menjemput calon istrinya, Chu Ga Eul, untuk pergi ke sebuah studio untuk melakukan pra wedding photoshoot.

Dari kantornya yang terletak di kawasan Yeogsam-dong, Gangnam-gu, Seoul, dia segera meluncur ke kawasan Sinsa-dong, tempat tinggal calon istrinya, Chu Ga Eul.

Sesampainya di rumah Ga Eul, Yi Jeong pun langsung memencet bel. Tidak perlu menunggu lama, pintu pun terbuka.

“Seonbae, kenapa datang sekarang? Bukankah kita akan pergi setelah makan siang nanti?” tanya Ga Eul yang kaget melihat Yi Jeong datang lebih cepat.

“Ya, Ga Eul, berhentilah memanggilku seonbae. Panggil aku oppa, ingat itu. Atau kalau perlu panggil aku sinlang,” ucap Yi Jeong sambil tersenyum sumringah.

“Sinlang?? Ya, kita kan belum menikah. Mana mungkin aku memanggilmu dengan sebutan seperti itu?” sahut Ga Eul sambil cemberut.

“Kita kan sebentar lagi akan menikah, jadi tidak ada salahnya kan kau memanggilku sinlang. Dan aku akan memanggilmu…. saekshi-ya??!!” rayu Yi Jeong.

Ga Eul mendelik saat mendengar Yi Jeong memanggilnya dengan sebutan saekshi, Yi Jeong tertawa melihat tampang Ga Eul seperti itu.

“hahahahahaha, sudahlah. Aku sengaja menjemputmu lebih awal, jadi sebelum kita ke studio, kita makan siang dulu, kajja!!” kata Yi Jeong sambil menarik lengan calon istrinya. Ga Eul hanya pasrah mengikuti pria pujaan hatinya itu.

 

 

Di Home Chicken

Sambil menikmati makan siang, So Yi Jeong dan Chu Ga Eul berbincang-bincang mengenai konsep pernikahan mereka nanti.

“Yeobo, kau ingin konsep pernikahan kita nanti bagaimana?” tanya Yi Jeong.

“Euumm… aku ingin pernikahan kita nanti penuh dengan bunga mawar putih dan bunga lily,” jawab Ga Eul sambil membayangkannya.

“Aigoo… aku sudah menebaknya. Baiklah… setelah ini kita akan bicarakan dengan pihak wedding organizer.”

“Jagi, tapi aku juga ingin kita juga terlibat dalam persiapan pernikahan kita,” pinta Ga Eul. Dia tidak ingin pernikahannya nanti sepenuhnya dipersiapkan oleh pihak WO, tapi dia juga ingin turut mempersiapkannya.

“Arasseo… aku tidak bisa menolak permintaan malaikatku ini. Hehehe… nanti kita mempersiapkannya bersama,” kata Yi Jeong yang diiringi oleh senyuman Ga Eul.

“Oh ya, setelah ini kita akan ke butik Mi La, kan?” tanya Ga Eul dan dijawab dengan anggukan Yi Jeong. “Ah~~ aku tidak sabar ingin melihat gaun hasil rancangan dia untuk pernikahan kita nanti,” lanjut Ga Eul.

“Pastinya.. hasil rancangannya pasti sangat bagus… bahkan gaun rancangan dia kan sering digunakan oleh selebritis ternama. Ah~~ tidak sia-sia aku menyekolahkannya di sekolah design di Paris,” ucap Yi Jeong.

“Kau kakak laki-laki yang sangat bertanggung jawab, jagi. Kau benar-benar kakak yang baik, meskipun dia bukan adik kandungmu, tapi kau sangat menyayanginya. Aku jadi ingat ketika pertama kali berjumpa dengannya, dia gadis yang pemalu tapi sangat cerewet,” kata Ga Eul sambil mengenang pertemuan pertama dengan adik angkat kekasihnya tersebut.

======

Park Mi La merupakan putri dari kepala pelayan keluarga So. Dia sudah dianggap oleh Tuan dan Nyonya So sebagai putri mereka sendiri. Bahkan, So Yi Jeong pun juga menganggapnya sebagai adik perempuannya sendiri.

Saking sayangnya dengan adik angkatnya tersebut, Yi Jeong yang sebelumnya mengetahui kalau Mi La suka sekali menggambar dan mendesign pakaian pun menyekolahkan Mi La ke sekolah design di Paris, sekolah design idaman Park Mi La.

Chu Ga Eul pertama kali bertemu dengan Park Mi La sekitar 1 tahun yang lalu, saat Mi La baru saja kembali dari Paris. Mereka bertemu saat Yi Jeong bersama Ga Eul menjemputnya di bandara.

Kesan pertama Ga Eul saat bertemu dengan Mi La, menurutnya, Mi La adalah gadis pemalu, tapi setelah kenal dekat, Ga Eul pun setuju dengan pernyataan Yi Jeong kalau Mi La adalah gadis yang cerewet.

Tidak membutuhkan waktu lama, hanya dalam hitungan minggu, Ga Eul pun sudah akrab dengan Mi La. Dan terkadang, keakraban mereka membuat Yi Jeong cemburu karena Ga Eul lebih banyak menghabiskan waktu dengan adik angkatnya itu.

======

 

 

Setelah makan siang, mereka pun menuju ke tempat studio pemotretan. Tapi sebelumnya mereka pergi ke butik Park Mi La yang berada di kawasan Apgujeong-dong, Gangnam-gu, Seoul terlebih dahulu untuk memilih gaun pengantin.

“Annyeong haseyo,” sapa karyawan butik saat Yi Jeong dan Ga Eul masuk ke tempat itu.

“Ne, annyeong haseyo,” jawab Yi Jeong.

“Kalian sudah ditunggu Nona Park Mi La,” ucap karyawan tersebut.

Yi Jeong dan Ga Eul segera menemui adik angkat mereka itu yang terlihat sedang sibuk dengan kegiatannya sendiri.

“Mi La-ah, kau menunggu lama?” sapa Yi Jeong. Mi La tidak mendengar sapaan oppa-nya karena sedang asyik mendesign sambil mendengarkan lagu melalui earphone. Hal tersebut membuat Yi Jeong agak kesal.

“Yaaa, Park Mi La, kau sudah menunggu lama??!!” tanya Yi Jeong dengan volume suara yang lebih tinggi sambil melepaskan earphone yang dipakai adiknya tersebut. Ga Eul yang melihat hal tersebut hanya tersenyum.

“Yaaaa~~~ Ah, oppa.. kau mengagetkanku saja.” ucap Mi La sambil cengar-cengir. “Kalian sudah lama datang?” tanya Mi La.

“Sudah satu jam yang lalu,” kata Yi Jeong kesal.

“Oppa bohong, aku aja baru berada di sini belum sampai satu jam. Annyeong haseyo, Ga Eul eonni?” sapa Mi La.

“Annyeong haseyo, Mi La-ah,” jawab Ga Eul.

“Yaa, Mi La-ah. Kau tidak menyapa oppa-mu ini juga kah?” protes Yi Jeong.

“Oppa tadi mengagetkanku, jadi aku tidak ingin menyapamu,” ucap Mi La. “Ayo, eonni.. kita langsung coba gaun pengantinnya. Oppa, kau juga. Ga Eul eonni biar aku yang tangani, kau bersama karyawanku saja,” lanjutnya sambil membawa Ga Eul ke dalam ruang make-up.

“Dasar anak itu,” gumam Yi Jeong menggelengkan kepalanya.

Giliran pertama yang mencoba beberapa gaun pengantin adalah Ga Eul. Yi Jeong hanya duduk menunggu sambil melihat foto-foto kostum pengantin pria.

“Pengantin wanita telah siap,” ucap Mi La sambil membuka tirai di mana Ga Eul berada di dalamnya.

Mendengar itupun, Yi Jeong langsung mengarahkan tatapannya ke tirai tersebut. Dia terpesona melihat Ga Eul yang sudah memakai gaun pernikahan.

“Bagaimana jagi??” tanya Ga Eul.

“Eum.. bagus.. pas sekali.”

“Eonni, apa kau mau mencoba yang lain?” tanya Mi La.

“Ah.. tidak usah.. yang ini saja. Ini rancanganmu yang paling bagus kan, Mi La?” tanya Yi Jeong.

“Ah oppa, kau tau saja.. hahahaha…. jadi yakin memilih yang ini saja? Rancanganku kan semuanya bagus-bagus,” kata Mi La.

“Aigoo… adikku ini narsis sekali,” gumam Ga Eul. “Ya sepertinya yang ini saja. Aku memang tertarik dengan gaun ini sejak memilih-milih tadi,” lanjut Ga Eul.

“Ya ya ya… pasangan ini memang kompak.. ya sudah, sekarang giliran kau, oppa.”

Setelah Ga Eul mencoba gaun pengantinnya, Yi Jeong pun mencoba beberapa kostum pengantin pria. Dan pilihan pun jatuh pada kostum yang dipakai Yi Jeong yang ketiga.

“Setelah ini, kalian mau ke mana?” tanya Mi La.

“Kami harus ke studio photo untuk pemotretan foto prawedding sekarang,” jawab Ga Eul.

“Baiklah, kalau begitu selamat bersenang-senang pengantin baru.”

So Yi Jeong dan Chu Ga Eul pun melakukan pemotretan untuk foto-foto prawedding mereka di sebuah studio milik sahabat mereka, Lee Min Rin, yang masih berada di kawasan Apgujeong-dong, Gangnam-gu, Seoul, 1 kawasan dengan butik Park Mi La. Yi Jeong dan Ga Eul sengaja mempercayakan untuk mengurus foto-foto pernikahan mereka kepada Min Rin, karena sahabat baik mereka itu merupakan seorang photografer muda profesional di Korea. Sudah banyak para selebritis Korea yang melakukan pemotretan dengan majalah-majalah ternama di Korea yang photografernya adalah Lee Min Rin. Setelah menyelesaikan pemotretan untuk foto prawedding mereka, Yi Jeong dan Ga Eul pun segera pulang ke rumah.

 

 

Beberapa hari kemudian….. pada hari Minggu pagi yang cerah….

Hari pernikahan So Yi Jeong dan Chu Ga Eul pun telah tiba. Pernikahannya terasa megah dan penuh warna, dan dekorasinya didominasi dengan bunga mawar putih dan lily. Penataannya sangat sempurna karena ditata oleh tangan –tangan yang berkualitas. Ga Eul menata sendiri dekorasi ini, tentunya dibantu oleh Jung Seul Ah dari pihak WO, yang tentunya WO tersebut pernah juga mengurus pernikahan para pejabat dan selebritis terkenal di Korea.

Acara pernikahan pun dimulai. Pengantin wanita, Chu Ga Eul, berjalan dengan didampingi ayahnya. Ga Eul terlihat sangat cantik dan sempurna dengan memakai gaun rancangan Park Mi La, adik angkat So Yi Jeong.

Ga Eul berjalan menuju So Yi Jeong yang saat ini tengah berdiri di altar. Kini mereka sejajar berhadapan dengan pendeta yang siap menikahkan mereka.

Mereka berdua pun siap untuk mengucapkan janji suci di hadapan Tuhan, keluarga, sahabat, dan para tamu.

“Sekarang saatnya kita memulai jalannya pernikahan ini. Sebelum kedua mempelai mengucapkan janji mereka, apakah ada yang keberatan? Kalau tidak mengungkapkannya, maka dia akan menyesal selamanya,” ucap pendeta. Semua hening, tak ada jawaban penolakan. “Baiklah, kita mulai saja,” lanjutnya.

“So Yi Jeong, maukah kau menerima Chu Ga Eul apa adanya dan menemani Chu Ga Eul dalam keadaan susah dan senang sampai akhir hayatnya?” tanya pendeta.

“Saya bersedia,” ucap Yi Jeong.

“Chu Ga Eul, maukah kau menerima So Yi Jeong apa adanya dan menemani So Yi Jeong dalam keadaan susah dan senang sampai akhir hayatnya?” tanya pendeta lagi.

“Saya bersedia,” jawab Ga Eul.

“Sekarang, silakan pasangkan cincin ke jari pasangan kalian,” perintah pendeta.

So Yi Jeong kemudian memasangkan cincin pernikahan mereka ke jari manis sebelah kiri Ga Eul, begitu pun sebaliknya, dan setelah itu Yi Jeong mencium kening Ga Eul, sebuah ciuman yang melambangkan rasa sayang dan cinta yang tulus (FYI: bagi org Korea, ciuman di kening itu melambangkan cinta dan kasih sayang yang tulus)

 

Acara pernikahan sekaligus resepsi pernikahan So Yi Jeong dan So (Chu) Ga Eul berjalan dengan lancar dan sempurna. Semua orang yang hadir pada acara tersebut terlihat sangat bahagia, terutama kedua mempelai.

Setelah menyelesaikan pesta pernikahan mereka, Yi Jeong dan Ga Eul langsung menuju ke apartemen mereka yang berada di kawasan Jamsil-dong, Songpa-gu, Seoul.

 

 

Selasa pagi yang mendung….

Ga Eul POV

Pagi ini cuaca sedikit mendung. Membuatku malas untuk melakukan apapun hari ini. Sejak bangun tadi, entah mengapa, hatiku sangat tidak tenang. Aku tidak tahu sebabnya. Aku merasa akan terjadi sesuatu hari ini, tapi aku mencoba untuk berpikir positif. Semoga saja itu hanya perasaanku saja.

Setelah mandi dan berpakaian, aku berjalan menuju dapur untuk memasak sarapan untuk aku dan suamiku.

Hari ini hari kedua kami hidup bersama sebagai suami-istri. Inilah saat-saat yang aku tunggu. Bangun pagi melihat suamiku tidur di sampingku. Kemudian memasakkan makanan untuk kami. Dan pada malam hari, tidur satu ranjang bersama dengan pria pujaan hatiku, tidur berselimutkan pelukan hangat darinya, So Yi Jeong.

So Yi Jeong dan So Ga Eul. Sudah 2 hari ini juga aku resmi menjadi Nyonya So. Awalnya memang masih agak canggung saat orang-orang terdekatku, terutama tetanggaku yang lumayan cerewet itu memanggilku dengan sebutan Ny. So.

Sekarang selesai sudah aku menyiapkan sarapan siang untukku dan suamiku. Kini waktunya aku untuk membangunkannya, dan menikmati sarapan bersama.

End Ga Eul POV

 

Hari masih cukup pagi. Sekarang sudah menunjukkan pukul 8 pagi. Setelah Ga Eul menyelesaikan menyiapkan sarapan, dia pun segera beranjak ke kamar untuk membangunkan suaminya, Yi Jeong.

“Jagiya… sudah pagi, ayo bangun dan mandi. Setelah itu kita sarapan, aku sudah menyiapkan sarapan untuk kita,” ucap Ga Eul sembari membuka tirai jendela kamar mereka.

Sinar matahari kini memasuki kamar mereka. Namun, Yi Jeong belum juga bangun dari tidurnya. Hal tersebut membuat Ga Eul sedikit kesal dengan suaminya.

“Yaaa jagiya.. ayo bangun..,” ucap Ga Eul lembut seraya mendekati wajah suaminya.

“Jagiya.. yaaa So Yi Jeong… ayo bangun… jagiya.. kau sakit??” Ga Eul sudah mulai merasa gelisah karena tidak mendapat respon dari Yi Jeong.

Saat Ga Eul mendekatkan wajahnya pada Yi Jeong, dia tidak merasakan napas Yi Jeong. Ga Eul pun semakin gelisah. Kemudian dia mencoba menghubungi dokter keluarga mereka, Jung Han Eul.

Setelah beberapa saat menunggu, dr. Han Eul pun tiba. Ga Eul langsung menggiringnya (?) ke kamar mereka. dr. Han Eul langsung memeriksa Yi Jeong. Raut wajah dr. Han Eul berubah saat memeriksa denyut nadi Yi Jeong.

“Bagaimana dr. Jung? Ada apa dengan suami saya?” tanya Ga Eul khawatir.

“Ga Eul… kau tahu kan aku dokter keluarga So sejak beberapa tahun lalu?” tanya dr. Jung. Ga Eul mengangguk. “Dan aku juga mengetahui riwayat kesehatan keluarga mereka, termasuk Yi Jeong,” lanjut dr. Jung.

Ga Eul hanya terdiam, mencoba memahami apa yang dikatakan dr. Jung.

“Ga Eul, aku mohon kau harus kuat, ya?”

“Apa yang terjadi dengan Yi Jeong, dok?”

“Yi Jeong…. dia…. Yi Jeong telah pergi. Dia …. meninggal, Ga Eul.”

Mendengar bahwa suaminya meninggal, Ga Eul terkejut dan langsung terduduk lemas.

“Yi Jeong tidak punya penyakit apa-apa. Sejak aku menjadi dokter pribadi keluarga So sampai sekarang, aku tidak pernah mendapati Yi Jeong menderita sakit keras satu pun. Mungkin sekarang ini memang sudah sampai waktunya untuk pergi. Yi Jeong pria yang sangat baik, dan kau sangat beruntung mendapatkannya. Aku turut berduka atas kepergian Yi Jeong. Ga Eul, kau harus tabah menghadapi semuanya,” kata dr. Jung pada Ga Eul yang masih shock dengan kematian mendadak suaminya, namun dia tidak menangis.

Dr. Jung mencoba membantu Ga Eul untuk menghubungi keluarga So dan Chu.

<back sound: Reason (ost. Endless Love)>

Siang pun tiba… semua keluarga So dan Chu berkumpul.. mereka masih terkejut dan sangat sedih setelah mendengar kepergian Yi Jeong.

Selama upacara pemakaman… *belum masuk ke pemakaman ya* Ga Eul terlihat masih shock. Dia hanya duduk terdiam di sudut ruangan. Ga Eul tidak menangis. Pandangan dan pikirannya kosong saat ini. Tidak tahu apa yang harus dia lakukan. Dia benar-benar merasa sedih. Melihat Ga Eul terdiam di sudut ruangan, Park Mi La pun datang mendekat dan duduk di samping Ga Eul.

“Aku tidak menyangka oppa akan pergi secepat ini meninggalkan kita semua. Oppa begitu baik padaku. Begitu pun dengan Tuan dan Nyonya So, mereka semua sangat baik padaku meskipun aku bukan keluarga kandung mereka. Aku sungguh berterima kasih pada Yi Jeong oppa yang sudah membiayai sekolahku hingga ke Paris. Dia juga membantuku untuk membuka butik.”

Ga Eul hanya terdiam sedari tadi. Pandangan masih kosong. Pikirannya masih menerawang jauh entah ke mana.

“Kau tahu, eonni? Yi Jeong oppa sangat mencintaimu. Sebelum kalian menikah, hampir setiap hari setelah pulang dari kantor, wajahnya selalu terlihat sumringah. Dan hampir setiap malam juga, sebelum aku tidur, dia selalu pergi ke kamarku dan menceritakan tentang dirimu. Mendengar cerita cinta kalian dari oppa, rasanya bagaikan mendengarkan dongeng sebelum tidur. Kau adalah wanita yang membuat Yi Jeong oppa percaya dengan adanya soulmate, yang membuat oppa percaya dengan akhir yang bahagia. Eonni… kau tahu? Berkat dirimu, oppa menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dia benar-benar berubah menjadi lebih baik. Berkat kau, eonni… Yi Jeong oppa tidak menjadi playboy lagi. Malam sebelum pernikahan kalian, oppa berkata padaku, jika dia pergi jauh, aku harus menjaga eonni. Dia memintaku agar aku harus membuat eonni tersenyum lagi agar hari-hari eonni selama oppa tidak di sisimu menjadi menyenangkan. Aku tidak tahu mengapa oppa berkata seperti itu padaku. Namun, aku merasa itu adalah pesan terakhir oppa padaku,” kata Mi La. Tangisan Mi La pun kini pecah. Dia sungguh kehilangan orang yang sangat dia sayang layaknya oppa-nya sendiri.

“Kau harus bertahan, eonni… hiks hiks… ada begitu banyak orang yang menyayangimu. Masih ada orang tuamu, masih ada Tuan dan Nyonya So, dan masih ada aku di sini yang akan menemani eonni…. hiks hiks…,” ucap Mi La sambil memeluk Ga Eul yang hingga kini masih terdiam terpaku.

 

Saat pemakaman pun tiba….

Kini waktunya So Yi Jeong untuk dimakamkan. Semua keluarga dan para sahabat mengantarnya ke tempat pengistirahatan yang terakhir.

Ga Eul masih terlihat diam, dia digandeng oleh ibunya. Mata Ga Eul pun kini terlihat berkaca-kaca.

Saat peti mati Yi Jeong dimasukkan ke dalam liang lahat, Ga Eul pun mulai menangis…

“Jagiya… jangan pergi.. jangan tinggalkan aku sendiri, Yi Jeong-ah… kau sudah berjanji untuk selalu menemaniku, jagiya…” ucap Ga Eul sambil menangis.

“Sudahlah, nak… ikhlaskan suamimu…,” ibu Ga Eul mencoba menenangkan putrinya.

“Yaaa… So Yi Jeong… kita baru saja menikah… mengapa kau meninggalkanku secepat ini? Mengapa kau meninggalkan aku sendiri… mengapa kau berbohong padaku, Yi Jeong-ah… kau tidak menepati janjimu untuk selalu bersamaku, jagiya. Mengapa??”

Ny. So, ibu mertua Ga Eul pun menghampiri dan memeluk Ga Eul.

“Jagiya… mengapa kau meninggalkan aku sendiri…..???” ucap Ga Eul yang masih terisak.

“Tenang, nak… jangan seperti itu, Ga Eul.. kau tidak sendiri.. masih ada kami, masih ada keluargamu yang akan menemanimu…,” pesan Ny. So sambil memeluk erat menantunya.

“Oppa…. inikah maksud dari pesan yang kau sampaikan 3 hari yang lalu, oppa?” gumam Mi La dalam hati sambil melihat Ga Eul yang menangis di pelukan Ny. So. “Aku janji, oppa.. aku akan memenuhi janjiku untuk menjaga eonni.. aku akan membuat istrimu tercinta tersenyum kembali. Aku janji, oppa,” lanjut Mi La masih dalam hati.

 

 

<back sound: Gi Do (prayer) by Jung Il Won (ost. Endless Love)>

Chu Ga Eul POV

Kini… 1 minggu telah berlalu sejak kepergiannya. Dia pergi selamanya. Pergi meninggalkan seorang wanita yang baru saja dinikahinya. So Yi Jeong kini telah pergi selamanya. So Yi Jeong, suamiku tercinta. 2 hari setelah kami mengucapkan janji suci di hadapan Tuhan, keluarga, dan teman-teman, 2 hari setelah kami resmi menjadi pasangan suami istri, dia pergi meninggalkanku, keluarga, dan orang-orang yang menyayanginya untuk selama-lamanya.

End Ga Eul POV

 

Di hari Rabu yang cukup cerah ini, So (Chu) Ga Eul sedang berada di padang bunga. Tempat biasanya dia dan Yi Jeong berkencan dan menghabiskan waktu bersama. Ga Eul berjalan-jalan sendiri menikmati sejuknya cuaca pagi di padang bunga itu sambil mengingat kenangan-kenangan yang indah saat-saat terakhir bersama suaminya, So Yi Jeong.

Sudah 1 minggu berlalu sejak kepergian So Yi Jeong selamanya. Tidak ada tanda-tanda apapun, bahkan sakit pun tidak. Dua hari setelah pernikahannya dengan Chu Ga Eul, So Yi Jeong harus segera menghadap Sang Pencipta dengan tenang.

Ga Eul duduk di salah satu bangku taman. Sekarang di taman itu tidak terlalu ramai karena hari ini hari kerja. Hanya beberapa orang saja yang berada di sana, salah satunya dirinya.

Ga Eul duduk sambil memejamkan matanya. Mengenang masa-masa indahnya bersama Yi Jeong.

Di taman itu, Yi Jeong sering sekali mengajak Ga Eul berkencan. Dan di situ pula Yi Jeong melamar Ga Eul saat malam hari, malam yang bertaburan banyak bintang.

Ga Eul membuka matanya… Dia tersenyum melihat kakek dan nenek yang sedang duduk di salah satu bangku taman. Ga Eul mulai membuka diary yang dia bawa, dan mulai menulis sebuah puisi untuk suami tercinta, So Yi Jeong…

Kau yang Di Sana

Apa kabar sayangku
Kau yang nan jauh di mata
Kau yang tak pernah aku lihat lagi

Senyum mu… tawa mu dan aroma tubuh mu
Tak kan pernah hilang di hatiku
Takkan pernah kubiarkan cintamu tenggelam
Hanya karna jarak yang membuat kita tak bersama lagi

Ingin kurajut kembali asrama seperti yang dulu
Di saat kita selalu mengungkapkan isi hati kita
Di saat kita berbagi suka duka

Andai saja ku bisa mengubah takdir ini
Takkan ku biarkan kau pergi jauh dari ku
Takkan ku biarkan kau menghilang dari pandanganku
Ku ingin kau kembali di sisiku….

Semoga cinta kita takkan pernah pudar
Seiring berjalannya waktu
Semoga kau dan aku tetap menjadi satu
Walau cobaan ini terasa berat….

Biarkan cinta kita tetap menyatu
Meskipun kita tak bisa mengungkap isi hati
Biarkan jarak menjadi penghalang mata kita…
Tetapi hati kita takkan pernah berpisah….

 

Ga Eul telah menyelesaikan sebuah puisi yang indah…

“Biarpun jarak menjadi penghalang mata kita… tapi hati kita tak akan pernah terpisahkan, jagiya… aku janji… aku berjanji akan tetap kuat menjalani hari demi hari dan aku janji akan selalu tersenyum, Yi Jeong-ah… Aku tahu, kau pasti akan selalu menjaga dan menemani hidupku dari atas sana. Kau akan selalu ada di dalam hatiku, jagiya. Saranghaeyo, So Yi Jeong,” ucap Ga Eul tersenyum sambil menutup diarynya.

 

“Eonni… ayo temani aku berbelanja untuk keperluan desain terbaruku…,” Park Mi La datang menghampiri Ga Eul di taman.

“Ne, kajja…,” jawab Ga Eul menghampiri Mi La.

“Terima kasih, Mi La-ah… terima kasih telah menepati janji suamiku untuk selalu menjaga dan menemaniku. Yi Jeong-ah, kau lihat?! Adikmu sudah menepati janjinya padamu. Kau sangat beruntung bisa mempunyai adik seperti Mi La, jagiya. Dan aku juga merasa beruntung bisa mengenalnya,” gumam Ga Eul dalam hati.

 

 

THE END

Eotteokke?? Bagaimana?? Hahahaha os pertama setelah come back ceritanya sedih ya…

Tapi aku gak tau nih apa cerita ini dapet sedihnya bagi kalian yang membacanya… hahahahaha kalau aku sih yang pasti pas ngetik ini… sumpah… banjir air mata…

Terima kasih buat kalian yang udah menyempatkan diri untuk membaca os ini.. maaf klo os ini membuat kalian berurai air mata… hahahaha

Dan jangan lupa… give your comment.. OK?!!! I’ll be waiting your review.. once again.. 정말 감사합니다…

Juga dipost di http://mimirahmiemy.wordpress.com

Tags: ,

43 responses to “[os] My Beloved Husband”

  1. taemleebumsso says :

    author,,sedih dech,,kshn ga eul,,,

  2. Rini says :

    hiks hiks hiks . . kasiand soeun ru aj nikah dah d.tnggal prg tuk slma”.a . .

  3. Afrida says :

    Aduh, sdh bgt, aku kra prjlanan cnta mreka mlus2 aja, trnyata oppa’a prgi, tapi kren deh, keep fighting yaw

    • bsrj63_ says :

      hahhaaha
      wah pada kaget ya…
      pdhl udh dikasih tau genrenya SAD… hihihii
      makasih udh baca + komen ^^

  4. adelia says :

    nangiiiiiiiiiiiiiiisss…
    author, ksyan so eun onnie…

    • bsrj63_ says :

      aduh nangis ya.. hehehhhe
      iya kasian..
      tp itu gaeul bukan soeun.. hehehehhe

      makasih ya udh baca + komen

  5. hanie_kimchio says :

    kurang dpt feelx…

  6. Putri says :

    Aku gx rela. .
    Ko yije0ng’a meningGaL mendadak kayaq gTu? ?
    Mana mereka bru 2’hari nikah. .
    Kasihan gaeul. . .
    Hiks. . . .

    • bsrj63_ says :

      huaaaaaaaaaaaaaa
      it’s just fanfic.. hahhahaah
      tp author kasian juga sih…

      btw makasih ya udh baca n komen

  7. VayTeuKey says :

    chingu, singkat banget sech. terus yi jeong nya langsung mati lagi. bikin sequelnya chingu.

    • bsrj63_ says :

      waduh singkat ya???
      ini udh 13 halaman word loh.. dan ini rekor os terpanjang yg pernah aku buat… hiihihiiiihi
      weess langsung mati… hahaaahaha

      waduh sequel?? g ada niatan bikin sequel.. abis yijeongnya juga udh meninggal .. mianhae..

      makasih ya udh baca + komen

  8. Afy507 says :

    Aduh mimi,mianhe baru komen.insiden bc ff separoh LOL #abaikan

    haha ga eul mch blg sunbae,apa itu ga eul,udah mau nkh mch ky gt.ckckck polos bgt ga eul kaya’ reader hehe

    dah siap2 tegar mau bc nee ff soalnya mimi dah cuap2 di twitter tp te2p z y hasilnya nyesek wkt bc…hiks hiks

    park mi la,eh mimi dink,author sarap buat takdir seenak jidat, *ditendang author* balikin so yi jeong donk.. (jd punya niatan bantuin ina buat gali kubur,ayo nana sbg istri ilwoo qt bkrja sama *apa hub-nya coba*hehe)a ga eul mch blg sunbae,apa itu ga eul,udah mau nkh mch ky gt.ckckck polos bgt ga eul kaya’ reader hehe

    dah siap2 tegar mau bc nee ff soalnya mimi dah cuap2 di twitter tp te2p z y hasilnya nyesek wkt bc…hiks hiks

    park mi la,eh mimi dink,author sarap buat takdir seenak jidat, *ditendang author* balikin so yi jeong donk.. (jd punya niatan bantuin ina buat gali kubur,ayo nana sbg istri ilwoo qt bkrja sama *apa hub-nya coba*hehe)

  9. Afy507 says :

    Cont-
    iy bener mslh cium kening,yi jeong nyium ga eul jd inget wkt ilwoo oppa nyium kening saya wkt nkh dulu,ampe 10x malahan nyiumnya (hehe ngayalnya kebangetan)
    nah ntu ngapain nden komen2 nyebut2 lee yo won,jangan disebutin scene mereka donk nden.hiks hiks *cemburu buta,gigit jempol kaki ndiri*
    #lebay

    enak bgt jd rahmi,,bs deket ma ga eul,dcrtain yj hub mereka pula sbelum tdr.envy envy…

    Bc ff nee bikin ngs (yj meninggal,kcian ga eul) ketawa (bc komen2 reader yg sarap ky ina ma nden.hehe) kesel,envy (pengen jd park mi la,enak bgt)

    udah y kbnykn ngemeng saya.bye2 hoho

    • bsrj63_ says :

      buset.. ada gitu komen bersambung kyk gini… hahaahahaha efek baca separo ini jgn2…

      polos bgt ga eul kaya’ reader hehe ==> pke kaca pembesar… iya saking polosnya… g ada batang hidungnya.. *loh??

      cuap cuap apa emangnya aku di twit??? hahhhaahaha

      astaga… iya nih.. enak bgt ya saya bikin takdir… “takdir, pak” *iklan lewat…
      wuiiiiiiiiihhhhh para istri kodok… horor bgt…

      jd inget wkt ilwoo oppa nyium kening saya wkt nkh dulu,ampe 10x malahan nyiumnya ==> brb aku pingsan dulu… *kompresan*

      tsaaaahhhh cemburu buta… buta tanpa mata…. cinta itu buta.. karena g ada matanya… *author gaje*

      iya donk… enak bgt jd author… LOL makanya kak bikin ff juga… haahhhaahahaha

      campur aduk ya jadinya baca nih os…. dasar reader tidak punya pendirian.. ckckckckckck *kaburrrrrrrrrr

      makasih kak udah baca.. dan kasih komen penuh perjuangan.. heheheehhe

  10. Rachima sofiani says :

    Huaaaaaaaaaa ni ff yg sedihnya gak diduga-duga
    udah usahain buat gak bayangin tetep aja kebayangin

    author tanggung jawab kasur saya basaaah
    nanti dikira ngompol (?)

    syj sama cge tetangga ama beom oppa dong #apadeh

    kak rahmi ngeksis euy😄
    ikutan dong /diusirkakmi

    kasian gaeul jadi janda😦

    kak bikin versi happy ending nyaa dong hehehe

    good job author!!

  11. rizkyapratiwi says :

    seddddiiiihhh…. akhirnya gk terduga

  12. bsrj63_ says :

    hai rachima.. lama tak bersua…
    wahhh g menduga ya??? hahaaahahah sukses donk aku bikin os pesenan nden ini.. LOL
    waduuuhhh sampe kasur… ah masih mending,,, itu ada yg rumahnya banjir… hahahaha

    gak bukan tetanggaan.. tp soeul pinjem apartemen beom… wkwkwwkwkwkwk
    iya donk harus eksis… btw kok tau aku rahmi?? pdhl g nyebut nama deh.. *author bingung*

    bikin happyend?? hoaaaaaaaaaaa GAK… aku g akan bikin… *loh?? hihihihihihi g pernah ada niatan bikin sequel semua os ku.. yg feeling sorry aja gak…

    makasih ya udh baca + komen

  13. Rachima sofiani says :

    Soalnya ada nama kak nden sama kak lulu, jadi pasti authornya kak rahmi hehehe *inget triple s dulu* kalian kan tiga sekawan (?) #plaaak

    yaudah gak usah bikin versi happy end deh tapi bikin os lain yg happy end yaaaa *banyak maunya*le s dulu* kalian kan tiga sekawan (?) #plaaak

    yaudah gak usah bikin versi happy end deh tapi bikin os lain yg happy end yaaaa *banyak maunya*

  14. Indah_ELF says :

    Koq sdih bgt sii crita’a…
    Hiks..hiks
    ksihan so eun..Koq sdih bgt sii crita’a…
    Hiks..hiks
    ksihan so eun..

  15. alinda says :

    ikut nimbrung ah#hhe
    kyaaaa sumpah2 ka , os’a menyayad2 hati bgd , udah ngeluarin aer mata seteko ampe abis mpe aer mata darah pgen kluar jg😦 .. awal bca rsanya ngefeck bgd .. terharu biru eh tba2 kbwhna hiks2 , kenapa syj hrs meninggal ? g kuat bacanya .. nyesek bgd . :_: aku brharap bgd park mi la itu co photo copy’a kb .. hihi tp gpp , syj ttp dhti cge selama’a .. kaka brhsl lngsng comeback bkin ff/os .. yg sgd mengharu biru , mates .. aku tnggu krya slnjtna ka , jgn lpa tag for me yah ^^ hati bgd , udah ngeluarin aer mata seteko ampe abis mpe aer mata darah pgen kluar jg😦 .. awal bca rsanya ngefeck bgd .. terharu biru eh tba2 kbwhna hiks2 , kenapa syj hrs meninggal ? g kuat bacanya .. nyesek bgd . :_: aku brharap bgd park mi la itu co photo copy’a kb .. hihi tp gpp , syj ttp dhti cge selama’a .. kaka brhsl lngsng comeback bkin ff/os .. yg sgd mengharu biru , mates .. aku tnggu krya slnjtna ka , jgn lpa tag for me yah ^^

    • bsrj63_ says :

      beuuuuuuuuuuuuuhhh menyayat.. pisau ya… hehehehe

      hohoooho air matanya seteko.. abis itu direbus tuh.. trus klo udh matang di minum… (?)

      g kuat baca tp akhirnya dibaca sampe habis juga ==”
      aduh park mi la maunya cowo? photocopy pula!!? gubrak… kan saya cewe… ==”
      itu makanya.. klo sy cowo. ntar syj tersingkirkan dong dr hati gaeul

      bagus deh bisa ngefeck.. lol
      makasih ya udh baca + kasih reviewnya….
      klo mau baca yg lain di http://mimirahmiemy.wordpress.com/ aja

  16. SeoKyu says :

    Oennie, ini ff tersedih yg pernah aku baca, aku aja nangis lho unnie. Kereeen

  17. inna says :

    Suedih bgt,sih jd mau nangis u.u

  18. Aved says :

    Daebak😀 tapi jadi by sad ending gitu😐 ga tega liat bumsso pisah ..

  19. icluth says :

    banjir air mata😥. daebakk!! terus berkarya yah😀

  20. bumssolollypopsdreamers says :

    hiks . . . Hiks . .
    Kasian ga eul baru 2 hari nikah udah ditinggal yi jeong selamanya

  21. chi iia says :

    Nusuk hati ku ceritanya…

  22. chandra bulan says :

    yahhhh….g relaaaaaaaaa
    Author tanggung jwb rmh q kebanjiran gara2 nangis#lebayyyy y hehe#
    Y koq sedih amat sih? kesian bgt gaeul ditinggal oppa tercinta pdhl mrk baru aj 2 hari nikah….sediiiiiiiih hiks…hiks…hiks

  23. anes tia says :

    sumpah ndak nyangka kalau jdi gini certanya hiks hiks menyedihkan ………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
    ………………………………………………………………………………………………………..=
    ……………………………

  24. vonnysumali says :

    saya suka pemikiran Anda, alur ceritanya. tapi, biar bgaimanapun kita selalu berhrp bisa happy ending. anyway, mengapa tidak buat ff, os, dll tentang bumso? kami tunggu ya

  25. Nanda says :

    huaaa sedih bgt,,😦

  26. ELF LOVE SUPER JUNIOR FOREVER says :

    Authorrrrrr, tamnggung jawab gg? Gua habis tisu 1 gulung nih, sampe tisu bayi kakak gua, gua embat juga.

    Eh thor coba dech ambil puisi di kumpulanpuisiindahku.blogspot.com, ada yg tentang perpisahan mungkin guna, tp q jg gg tau ni alamt blog-nya siapa, q dpt dr temen sedang temenq dpt dari guru bhs indo-nya.

  27. rika says :

    hebat, sampai nangis bacanya….. kagum sama author.x

  28. fitrimadonakyusso21 says :

    Sad ending😥
    Baru 2 hari nikah langsung ditinggal suami tega amat thor buat sad😥😥

  29. Endang widiyati says :

    Yaaaaaa…….kok sad ending…..;(khas drama korea bgt!!!

  30. citra says :

    Huahhhhhhh sad endingggg😦

  31. mia says :

    yaaaaaaaaa sad ending

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: