MY PRINCESS FROM THE PAST part 1

Author : Evi Riana

Main Cast: Kim Bum , So Eun

Cast: Byun Hee Bong, Park JiYeon, Kim Joon, Kim Hyun Joong, Lee Min Ho, Jang Geun Seok, Moon Geun Young

Genre: Romantic/Family/Friendship/Comedy/Fantasy

Type: Sequel

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

Cerita yang ditulis hanyalah fiktif belaka. Apabila ada kesamaan merupakan hal yang tidak disengaja.

Maaf ya kalo ceritanya sedikit gak jelas. Gk tau nih terinspirasi dari film apaan ampe bisa bikin cerita FF kya gini. Happy reading….

Part 1

Dipagi hari yang cerah tepatnya dinegara korea dan tepatnya lagi disebuah rumah megah yang isinya begitu banyak pelayan, perabotan mewah, kebutuhan semuanya tersedia. Siapapun yang tinggal disana akan merasakan yang namanya kenikmatan hidup. Tapi, ini tak berlaku bagi orang-orang yang tinggal dirumah megah itu….

“KIM…..SANG….BUM…..” teriak seorang laki-laki tua.

“kakek, sabarlah. Tidak perlu kakek harus berteriak setiap hari untuk membangunkan kim bum kan” ucap kim joon.

“ya, kek. Kim joon benar” sahut minho.

“kakek bisa pergi kekamarnya dan membangunkannya” ucap hyun joong.

“yya, kalian bertiga ini kenapa tidak ada satupun yang membela kakek? kalian ini kakak sepupunya kim bum dan orang yang paling dekat dengannya. Kenapa kalian tak bisa mendidiknya dengan benar dan malah membiarkannya pergi ke club malam dan pulang pagi?” omel kakek

“kakek sih tidak tahu betapa senangnya kami disana, lain kali kami akan mengajak kakek juga” ucap minho.

“anak kurang ajar…beraninya bicara begitu dengan orang tua” omel kakek.

“hareboji…..oppa tak mau bangun juga walaupun sudah kuketuk pintu kamarnya” lapor jiyeon.

“hisshhh……kakek bisa mati berdiri kalau anak itu terus saja bertingkah seperti itu setiap pagi” kakek bangkit berdiri dan pergi sendiri kekamar kim bum.

“oppa, kalian bertiga ini kenapa senyum-senyum begitu?” tanya jiyeon.

“hahaha….jiyeon, kelakuan oppamu yang satu itu memang sudah kelewat batas. Heh….kalau aku jadi kakek mungkin aku sudah angkat tangan” ucap minho.

“jiyeon, cepat habiskan sarapanmu nanti biar aku yang mengantarmu kesekolah” ucap hyun joong.

“ne, oppa” jiyeon mengangguk dan menyantap sarapannya.

“hyung, hari ini kau pergi selandia baru kah?” tanya minho.

“ya, aku ada dinas kesana. Kenapa kau ingin aku membawakan oleh-oleh untukmu?” tanya kim joon.

“kau tahu saja maksudku” jawab minho sambil mengedipkan matanya.

___

Kakek masuk kedalam kamar kim bum dan langsung membuka tirai gorden kamar cucunya itu.

“hey, anak nakal cepat bangun kau pikir ini hari apa? Kau lupa kalau kau ini pergi kekantor” ucap kakek.

“aisshh, kakek…aku masih mengantuk. 10 menit lagi” gumam kim bum.

“10 menit kau bilang? Enak saja kau bicara begitu tidak ada tambahan waktu cepat kau mandi dan bersiap-siap pergi kekantor” omel kakek.

Kim bum pun terpaksa menuruti perkataan kakeknya dan bangun dari tempat tidur dengan perasaan kesal.

“cepat tidak pakai lama” teriak kakek.

“yaya, aku mengerti” balas kim bum.

“dasar anak malas kalau tidak kuteriaki tidak akan bangun dia. Heh…..anak-anakku kenapa kalian pergi secepat itu dan meninggalkan anak-anak kalian yang susah diatur itu kepadaku?” kakek merenungi nasib yang terjadi dengannya.

“hareboji….oppa sudah bangun?” tanya jiyeon.

“ne….sekarang dia sedang mandi. Jiyeon jika sudah lulus sekolah dan sudah bekerja jangan menjadi seperti kakak-kakakmu ini ya” ucap kakek.

“beres kek” jiyeon mengangkat jempolnya.

“maksud kakek apa bicara begitu? kakek menyindir kami ya?” tanya kim joon.

“ya, kakek menyindir kalian. Kalian puas?” bentak kakek.

Ketiga cucu kakek langsung terdiam dan melanjutkan sarapan mereka dengan mulut yang diam.  Jiyeon senyum-senyum saja melihat ketiga kakak sepupu laki-lakinya diam sehabis dibentak kakek.

“heh….pagi-pagi kerjaannya kalau tidak ceramah pasti selalu ngomel-ngomel. Tidak sadarkah kakek itu kalau wajahnya semakin hari semakin keriput saja” dumel kim bum sambil memakai dasinya didepan cermin.

“hhhmmmm….kim sang bum, kau memang tampan” puji kim bum kepada diri sendirinya didepan cermin lalu bergegas turun kebawah.

Agar lebih tahu, author akan menjelaskan tentang keluarga ini….

Dia adalah byun hee bong. Pemilik dari shinhwa corporation terkenal dikorea. Cabang perusahaannya sudah terletak dimana saja. Mempunyai 4 orang anak laki-laki tapi, keempat-empatnya sudah meninggal dalam badai kapal 10 tahun yang lalu. Seorang diri mengurusi 4 orang cucu laki-laki dan 1 orang cucu perempuan.

  1. Cucu paling tua, kim joon namanya. Berusia 27 tahun dan saat ini mengurusi cabang shinwa dibagian real estate. Senang bergonta-ganti pacar.
  2. Cucu tertua kedua, hyun joong. Berkepribadian tenang dan kalem namun, terlalu penyendiri. Mengurusi cabang shinhwa dibidang seni musik. Jutek dengan wanita makanya kadang wanita suka takut jika dekat-dekat dengannya.
  3. Cucu ketiga, minho. Mengurusi cabang shinhwa dibagian perhotelan. Orangnya ceplos dan bawel terkadang suka bersikap arogan didepan perempuan yang tidak menyukainya sebenarnya baik dan kadang bodoh.
  4. Cucu terakhir sekaligus cucu laki-laki termuda, kim bum bersikap pemberontak, nakal dan susah diatur. Mengurusi cabang shinhwa dibagian konstruksi, bakat lainnya adalah membuat kerajinan tembikar. Sering mempermainkan wanita setelah ditinggal pacarnya pergi.

Cucu terakhir dancucu kesayangan kakeknya, jiyeon sekaligus adik kandung kim bum. Bersekolah di shinhwa high school termasuk siswa populer karena kakeknya adalah pemilik sekolah shinwa. Sedikit manja namun tidak sombong dan mau berteman dengan siapa saja.

Sekian sampai sini aja perkenalannya, balik lagi ama ceritanya.

****

“eeiitss…turun juga pangeran kecil kita” ucap kim joon.

“pangeran apa maksudmu hyung?” tanya kim bum.

“hahaha…bagaimana kencan dengan para gadis kemarin?” tanya kim joon.

“sayang sekali kau tak ikut, mereka cantik-cantik” jawab kim bum sambil menyunggingkan senyumnya.

“gadis? Selalu gadis yang ada diotak kalian ini daripada memikirkan gadis lebih baik kau pikirkan nasib perusahaan. kau kim bum, kau ini memegang perusahaan yang cukup besar juga janganlah bermain-main” celoteh kakek.

“yaya…aku tahu, kakek sudah bicara seperti itu kepada kami berulang kali setiap pagi” sahut kim bum.

“kakek dan semuanya aku dan jiyeon pergi duluan” ucap hyun joong bangkit berdiri.

“hareboji, oppa aku berangkat ya. Bye” pamit jiyeon.

“belajar yang baik, jiyeon-ah” ucap kakek. “kalian lihat itu…contohlah sedikit perilaku jiyeon dan hyun joong yang patuh” ucap kakek.

“yaya, tapi aku tak mau mencontoh sikap cueknya dengan wanita kek” ucap kim joon.

“ahh, kalian ini” gumam kakek.

*****

Sementara itu, dipedesaan kecil yang terletak dipinggiran kota seoul…..

Seorang biksu dari kuil datang dan menjadi penuntun para turis yang datang berkunjung didesa mereka. Biksu itu mengajak para turis yang datang berkunjung  ketaman pohon yang terkenal akan usianya yang sudah tua namun masih terlihat kokoh dan tidak mudan ambruk saat badai besar datang.

“maaf kalau saya boleh tahu, kenapa hanya pohon ini yang diberi palang bertulikan dilarang mendekati pohon itu?” tanya salah satu turis.

“pohon itu dilarang untuk umum” jawab biksu.

“kenapa dilarang? Apakah ada suatu cerita mengapa pohon itu dilarang?” tanya turis satu lagi.

“cerita ini sudah berumur 500 tahun yang lalu….”

Turis yang berada disana mendengarkan dengan serius apa yang diceritakan biksu itu kepada mereka.

Flash back

Cerital berawal saat tahun 500SM, dimana korea masih dipimpin oleh seorang raja. Raja kim mempunyai 2 putri dan 1 putra. Raja berniat menjodohkan putri sulungnya yang bernama shin yoon bok dengan anak panglima yang berkedudukan tinggi dipemerintahan kerajaan.

“aku tak mau dijodohkan” tolak yoon bok. (yoon bok a.k.a moon geun young di painter of the wind)

“geun young, kau ini putri tertua kenapa kau menolak untuk dijodohkan? Kau mau membuat nama kerajaan malu?” bentak raja.

“bukan begitu, ayahanda. Aku tak mau menikah cepat-cepat, aku ingin belajar seperti anak-anak lainnya” ucap yoon bok bersikeras.

“untuk apa? Kau ini seorang putri bukannya rakyat biasa. Kenapa kau tak mengerti akan hal itu?” tanya ratu.

“ibu ratu, aku juga ingin menjadi seperti mereka, hidup tidak diatur-atur seperti ini. Pokonya aku menolak perjodohan ini” jawab yoon bok.

“aaiisshhh, sepertinya putri yoon bok dimarahi habis-habisan oleh raja dan ratu” gumam so eun anak kedua yang mencuri dengar dari balik pintu.

“putri so eun, apa yang anda lakukan disitu? Tidak sopan. Bagaimana kalau raja dan ratu tahu anda menguping pembicaraan mereka? Mereka akan menghukum anda” omel pengasuh so eun.

“hehe…mianhae, bi. Habisan aku penasaran, kakakku yang satu itu sangatlah susah untuk dijodohkan. Tapi, dipikir-pikir aku juga tak mau dijodohkan diumur segini” gumam so eun.

“sudah, sebaiknya kita pergi dari sini sekarang” ajak pengasuh so eun.

“yya, pangeran chunchu anda masih takut juga naik kuda? Ayolah, saya akan mengajari anda pelan-pelan” teriak pengawal.

“tidak, aku tak mau naik hewan besar itu lebih baik kau ajari saja orang lain” ucap chunchu.

“yya, pangeran….kau inikan laki-laki masa takut naik kuda. Sudah aku saja yang naik” ucap so eun.

“terserahmu saja, pokoknya aku tetap tak mau naik kuda” ucap chunchu.

“putri so eun, masih tetap cantik seperti biasa” gumam seorang laki-laki.

 

“tuan chang hwi ini bicara sendirian saja….apa yang anda lihat? Ahh, aku tahu pasti putri so eun kan?” tanya pengasuhnya. Chang hwi langsung tersipu malu. (chang hwi a.k.a jang geun seok in hong gil dong)

“pangeran, panglima lee ingin bertemu dengan tuan sekarang” ucap salah satu pengawal disebelah chang hwi.

“mwo? Sekarang? aku baru saja melihatnya sebentar” gumam chang hwi segera pergi mengikuti pengawal.

“apa yang ingin ayah sampaikan?” tanya chang hwi kepada ayahnya.

“aku ingin memberitahukan bahwa kau sudah kami jodohkan dengan seseorang yang berkedudukan tinggi dinegara ini” jawab panglima lee.

“jodohkan? Tapi, ayahanda aku belum ingin menikah cepat-cepat” ucap chang hwi.

“jangan membantah.. kau harus menikah dengan wanita yang sudah kupilihkan agar kedudukan keluarga kita semakin tinggi. Kau tak mau keluarga kita menjadi terhormat?”

“bukan seperti itu hanya saja aku…”

“aku tak mau dengar apa-apa lagi. pokoknya kau tetap aku jodohkan”

Chang hwi langsung keluar dari ruangan ayahnya dengan kesal dan memilih jalan-jalan diluar menikmati udara dimalam hari.

“heh…kalau aku dijodohkan pasti aku tidak akan bisa mendekati putri so eun” gumam chang hwi sedih.

“eonni, kau akan menolak perjodohan itu?” tanya so eun.

“ya, aku tidak akan mau dijodohkan” jawab yoon bok.

“bagaimana kalau orang yang dijodohkan denganmu tampan? Dan, kau menyukainya?” tanya so eun.

“aku belum memikirkannya yang terpenting aku tidak mau dijodohkan” jawab yoon bok. “memangnya kau mau menggantikanku untuk dijodohkan?” tanya yoon bok.

“andwee….aku tak mau. Aku ingin mencari orang yang kusukai” jawab so eun.

“mencari orang yang kau sukai? Heh…nasibmu tidak akan jauh berbeda denganku” ucap yoon bok.

“hhhmmm….kita lihat saja nanti” gumam so eun. so eun pun memutuskan jalan-jalan ditaman istana diam-diam tanpa pengawasan pengasuhnya.

“putri so eun…” panggil chang hwi.

“ahh, chang hwi…kenapa kau disini?” tanya so eun.

“eennggg….aku hanya jalan-jalan disekitar sini. Putri sendiri kenapa disini? kemana pengasuh putri?” tanya chang hwi.

“ssstttt…diam saja. Tidak ada yang tahu aku jalan-jalan diluar. Ahh, lebih baik kau temani aku saja” usul so eun.

“menemani putri?” tanya chang hwi. So eun mengangguk dan mengajak chang hwi ketaman belakang istana.

“apakah putri tak dicari nanti sama penjaga?” tanya chang hwi.

“tidak…mereka pikir aku sudah tidur. ahh, kaukan seumuran dengan putri yoon bok jangan memanggilku dengan sebutan putri, aku tak suka” jawab so eun.

“tapikan anda ini anggota kerajaan masa saya memanggil anda dengan sebutan nama” ucap chang hwi malu.

“hahaha…kalau begitu aku akan memanggilmu oppa dan kau panggil aku so eun. setuju?”

“oppa? Anda memanggil saya oppa?”

“ya, oppa. Setujukan?”

“i..iya, so..eun”

“haha..begitu dong. Kan terdengar enak”

“chang hwi maksudku oppa, apakah kau percaya kalau cinta sejati itu ada?” tanya so eun.

“aku percaya tidak percaya. Kenapa memangnya?” tanya chang hwi.

“mmmm…..aku sedang mencari cinta sejatiku. Tapi, aku belum menemukannya, dimana ya aku bisa menemukannya?” fikir so eun.

“kenapa anda harus mencarinya? Orang itukan akan datang dengan sendirinya” tanya chang hwi.

“karena aku tak mau bernasib sama seperti putri yoon bok yang dijodohkan. Aku tak mau dijodohkan, aku inginnya mencari sendiri seseorang yang benar-benar mencintaiku” jawab so eun.

Chang hwi langsung teringat kalau dirinya juga baru saja dijodohkan. Dia langsung memasang wajah sedih karena tidak mungkin bisa menjadi cinta sejati so eun.

“kenapa wajahmu sedih begitu?” tanya so eun.

“tidak apa-apa. Sebaiknya, kita segera kembali kerumah masing-masing, ini sudah larut malam” jawab chang hwi.

“baiklah, gomawo sudah mau menemaniku, oppa. Sampai jumpa besok” ucap so eun. chang hwi melambaikan tangannya untuk so eun dan kembali kerumahnya.

Setiap malam, so eun dan chang hwi sering berbicara ditaman belakang tanpa ada yang tahu. chang hwi merasa senang karena bisa sedekat ini dengan so eun setidaknya ia bisa melupakan dirinya yang telah dijodohkan. So eun juga senang karena bisa berbincang-bincang dengan chang hwi bahkan sepertinya ia mulai memendam rasa suka untuk chang hwi.

“oppa, besok malam kita bertemu lagi  ya. Ada yang ingin kusampaikan denganmu” ucap so eun.

“apa itu? kenapa tidak sekarang saja?” tanya chang hwi.

“aku belum siap. Kalau begitu sampai ketemu besok malam” jawab so eun berlari menuju dalam istana. Saat berjalan menuju kamarnya ia mendengar percakapan ayah dan ibunya mengenai perjodohan kakanya yang akan dilaksanakan besok pagi.

“mmm…jadi eonni akan dijodohkan besok. Wah, sedih sekali” gumam so eun. “hemm…jadi tidak sabar menunggu besok malam” ucap  so eun.

Esok harinya, yoon bok dengan wajah cemberut didandani oleh dayang-dayang istana. Tampak sekali wajahnya tak bahagia saat didandani.

“eonni, kenapa wajahmu cemberut begitu? bukankah hari ini kau akan bertemu dengan calon suamimu?” tanya so eun.

“kau akan tahu perasaanku jika kau mengalaminya” jawab yoon bok dingin. So eun mengantar kakaknya menuju ruang makan istana untuk bertemu dengan calon tunangan kakanya.

“kau duluan saja yang masuk” pinta yoon bok.

“wae? Kaukan yang akan dijodohkan” tanya so eun.

“sudah turuti saja, aku akan masuk belakangan” jawab yoon bok sambil menarik nafas. So eun tersenyum melihat kakaknya yang gugup, ia pun menurut dan masuk duluan.

“jadi, ini yang akan dijodohkan dengan anakku?” tanya panglima lee begitu melihat so eun masuk. Chang hwi segera menoleh dan terkejut begitu melihat so eun yang masuk, so eun juga tak kalah kaget, hatinya langsung sakit saat tahu tunangan kakanya adalah orang yang ia sukai.

“bukan…ini putri keduaku. So eun dimana putri yoon bok?” tanya raja kim.

“aku disini ayah” ucap putri yoon bok.

Wajah chang hwi langsung murung begitu tahu kalau so eun bukan orang yang akan dijodohkan olehnya.

“jadi, ini yang akan dijodohkan dengan anakku?” tanya panglima lee.

“ya, ini putri pertamaku putri yoon bok. Yoon bok cepat memberi salam” ucap raja kim.

So eun tak kuasa menahan rasa sedihnya, ia segera keluar dari ruangan makan dan berdiam diri ditaman belakang istana.

“putriku kau bisa bercakap-cakap dnegan tunanganmu sekarang” ucap raja kim.

“ne…” sahut yoon bok.

“aku pikir adikmu yang akan dijodohkan denganku” ujar chang hwi.

“wae? Kau kecewa?” tanya yoon bok.

“tidak…” gumam chang hwi sedih.

Yoon bok dan chang hwi bercakap-cakap sambil berjalan ditaman. Tiba-tiba, yoon bok tersandung batu dan hampir jatuh untung chang hwi langsung sigap menahan yoon bok sehingga tak jatuh.

“mmm…gomawo” ucap yoon bok gugup.

“i..iya, tak apa-apa. Lain kali hati-hati” ucap chang hwi.

“a..aku mau kembali kedalam istana dulu” yoon bok segera masuk kedalam istana.

Tanpa disadari so eun melihat kejadian tadi hatinya sangat sakit melihat pemandangan itu.

“so eun…” ucap chang hwi yang melihat so eun.

So eun yang sadar kalau chang hwi melihatnya langsung membuang muka dan lari kedalam istana.

“tunggu, so eun…” teriak chang hwi namun, so eun sudah keburu masuk kedalam istana.

Didalam istana, so eun berpapasan dengan yoon bok.

“so eun, kau darimana saja? Pertanyaanmu yang waktu itu aku sudah bisa menjawabnya” ucap yoon bok.

“jadi, eonni sudah punya jawabannya? Apa itu?” tanya so eun menahan air matanya.

“sepertinya, aku menyukai tunanganku. Dia pria yang baik dan juga lembut”

So eun seperti dihujam dengan oleh benda tajam, hatinya sangat sakit mendengar pengakuan yoon bok kalau dia ternyata menyukai chang hwi.

“aku senang mendengarnya. Aku mau kembali kekamarku” ucap so eun memberi salam dengan tersenyum senang.

___

Malam harinya, chang hwi menunggu so eun ditaman belakang istana karena dia teringat akan kata-kata so eun yang ingin dia bicarakan. Tapi hampir sejam ia menunggu so eun tak kunjung datang juga.

“kemana so eun? apa dia lupa?” gumam chang hwi. Tak sengaja chunchu yang sedang ada diluar istana melihatt chang hwi duduk ditaman belakang. Chunchu segera memberitahukan yoon bok bahwa chang hwi sedang menunggunya, yoon bok langsung tersenyum senang dan menghampiri chang hwi.

“chang hwi…” panggil yoon bok.

“y..yoon bok…” chang hwi kaget karena yoon bok yang datang bukan so eun.

“kau menungguku ya? Kenapa kau tidak bilang kalau kau menunggu malam-malam begini?” tanya yoon bok.

“i..itu aku…”

“aku akan menemanimu disini saja, kebetulan aku belum mengantuk” ucap yoon bok. Chang hwi hanya pasrah dan menemani yoon bok. So eun langsung kembali kedalam istana begitu melihat ketaman belakang istana ada yoon bok dan chang hwi.

“kau kenapa? Wajahmu suram sekali?” tanya chunchu.

“tidak apa-apa” jawab so eun lesu.

“hemm….aneh. mungkin dia mau dijodohkan juga” fikir chunchu.

Semakin hari yoon bok semakin lengket dengan chang hwi, so eun yang melihat semakin sedih dan tak bersemangat. Raja kim yang melihat kedekatan hubungan antara yoon bok dan chang hwi langsung membicarakan acara pernikahan mereka kepada panglima lee.

Sehari sebelum acara pernikahan yoon bok dan chang hwi, so eun makin kelihatan tak bersemangat. Chang hwi yang melihat so eun ditaman istana langsung menghampirinya.

“so eun…” panggil chang hwi.

“ya, ada apa?” tanya tanya so eun lesu.

“kenapa kau tak menepati janjimu sendiri? Kau bilang malam itu mau bicara denganku, kenapa kau tak datang? Dan, akhir-akhir ini kau menjauhiku ada apa sebenarnya?” tanya chang hwi.

“oppa, aku doakan semoga pernikahanmu berjalan lancar dan kalian hidup bahagia” ucap so eun sambil meneteskan air mata.

“kenapa kau bicara begitu? dan, kau menangis, kenapa so eun?” tanya chang hwi.

“ini karena aku senang bahwa kakakku akan menikah dengan pria baik sepertimu” jawab so eun.

“kau bohong…. ceritakan kepadaku” pinta chang hwi.

“mianhae, oppa. Aku harus kembali keistana sekarang” so eun langsung berlari kedalam istana. Tanpa diketahui oleh mereka berdua yoon bok melihat kejadian itu.

Esok paginya, yoon bok termenung dikamarnya mengingat peristiwa chang hwi dan so eun ditaman belakang kemarin.

“so eun menyukai chang hwi dan malam itu chang hwi tidak menungguku, dia…dia menunggu so eun. kenapa aku bodoh sekali” gumam yoon bok.

“putri yoon bok, sudah saatnya anda dirias, upacara pernikahanmu kan sebentar lagi mulai” ucap dayang istana.

“dimana so eun?” tanya yoon bok.

“aku tak melihat putri so eun” jawab dayang. Yoon bok langsung diam dan berfikir saat dirias.

Sementara itu, so eun malah kabur dari istana karena tak tahan untuk menyaksikan upacara pernikahan yoon bok dan chang hwi. So eun terus berjalan tanpa arah dipinggiran desa terpencil, wajahnya terus murung sampai ia menabrak segerombolan pria desa yang mabuk.

“wah, ada nona cantik disini” ucap pria mabuk itu.

“wah, lihat gaunnya itu pasti dia anggota kerajaan” tunjuk pria itu.

So eun langsung ketakutan dan berjalan mundur.

“jangan takut, putri. Kami tidak akan membuatmu terluka” ucap pria mabuk itu.

“jangan sentuh aku… pergi” ucap so eun.

“kami hanya ingin dekat denganmu, apakah salah?” tanya pria itu yang semakin mendekat.

“pergi…pergi” teriak so eun. “tolong aku, siapa saja” jerit so eun.

“disini sepi…tidak akan ada yang mendengarmu” ucap pria itu. so eun langsung memejamkan matanya sambil menangis tiba-tiba, saat ia membuka matanya ia terkejut melihat pria mabuk itu sudah terkapar babak belur dijalanan.

“kau baik-baik saja putri?” tanya seorang kakek.

“iya, khamsahamnida kek. Apa kakek yang menghajar mereka?” tanya so eun.

“ya, kenapa seorang putri cantik sepertimu berada ditempat seperti ini? Aku akan mengantarmu pulang” usul kakek itu.

“tidak, aku tak mau pulang. aku ikut kakek saja sebagai ucapan terima kasihku” ucap so eun.

So eun pun ikut kakek itu pulang. so eun terkejut saat sampai dirumah kakek itu, ia melihat banyak benda-benada aneh dirumah kakek itu.

“kakek ini siapa? Kenapa banyak benda aneh disini?” tanya so eun.

“aku ini tabib dan aku sedang mempelajari ilmu sihir juga” jawab kakek itu.

“i…ilmu sihir? Bukankah itu tak nyata?” tanya so eun.

“siapa bilang? Itu nyata…” jawab kakek itu menyalakan lilin dengan menunjuk lilin itu.

So eun kaget dengan apa yang dilakukan kakek itu.

“kau ini tukang sihir ya?” tanya so eun.

“semacam itulah…sekarang ceritakan kepadaku kenapa kau bisa nyasar ditempat itu” ucap kakek.

So eun menceritakan semuanya dari awal-akhir dengan rinci.

“jadi, begitu….kakek ingin bertanya kepadamu sekarang, apakah kau yakin laki-laki itu adalah cinta sejatimu?” tanya kakek.

“i…itu…” so eun merasa tak yakin dengan jawaban yang ia ingin lontarkan.

“hahaha…sepertinya tidak usah kau bilang aku sudah tahu jawabannya. Laki-laki itu memang bukan jodohmu” sahut sikakek.

“lalu, kalau dia bukan jodohku siapa jodohku? Dimana aku harus mencari cinta sejatiku?” tanya so eun.

“kau bisa menunggunya” jawab kakek.

“menunggunya? Benarkah?” tanya so eun.

“kau mau menunggunya tapi, itu membutuhkan waktu yang lama” jawab kakek.

“aku akan menunggu sampai kapanpun asalkan aku bisa menemukan pria itu” ucap so eun.

“baiklah, kau ikut kakek sekarang” ucap kakek.

So eun mengikuti kakek itu dibukit pepohonan, kakek itu berhenti disebuah pohon besar dan tua.

“kau lihat pohon itu?” tanya kakek.

“i..iya, aku lihat. Ada apa dengan pohon itu? apa dia tahu dimana cinta sejatiku?” tanya so eun.

“kau akan menunggunya disini” jawab kakek.

“apa? Disini? bukankah ini jauh sekali dari pemukiman warga? Lalu, bagaimana aku menunggunya?” tanya so eun bingung.

“kalau kau memang benar-benar ingin mencari cinta sejatimu kau harus menunggu ratusan tahun sampai ia datang menemuimu”

“ratusan tahun? Kakek ini bercanda. Aku keburu tua dan meninggal” ucap so eun.

“tidak…kau akan abadi jika, kau bersemayam dipohon itu” sahut sikakek.

“mwo? Abadi?” tanya so eun kaget.

“ya, kau setuju?” tanya kakek.

“i..iya, asalkan aku bisa menemukan cinta sejatiku” jawab so eun.

“tapi, kau harus menanggung resikonya jika, kau sudah bertemu dengan orang yang memang kau yakini adalah cinta sejatimu” ucap kakek itu.

“resiko? Apa resikonya?” tanya so eun.

“jika, kau sudah berhasil keluar dan laki-laki itu tidak mencintaimu sungguh-sungguh kau bisa saja menghilang” jawab kakek.

“mwo? Menghilang? Tapikan, kalau dia bisa mengeluarkanku dari pohon itu artinya dia mencintaiku” ucap so eun.

“hahaha….so eun cinta tak langsung datang dan menancap dihati seseorang. Perlu proses untuk mengetahui apakah laki-laki itu adalah benar cinta sejatimu atau hanyalah pria beruntung yang bisa mengeluarkanmu” ucap kakek.

“hhhmmm….aku yakin pasti siapapun yang bisa mengeluarkanku benar-benar cinta sejatiku. Aku akan pastikan hal itu kek” ucap so eun mantap.

Kakek itu tersenyum dan  memejamkan matanya sambil membacakan sebuah mantra *komat-kamit kaya mbah dukun*.

Setelah hampir setengah hari membaca mantra, kakek itu membuka matanya dan melihat so eun sudah tidak ada didepannya.

“putri, aku yakin kau dengar kakek sekarang. kau akan menemukan cintamu segera begitu ada laki-laki yang datang kepohon ini dan menemukan bunga yang tertanam didekat ujung pohon itu. bunga itu adalah satu-satunya benda yang bisa mengeluarkanmu dan juga mengembalikanmu” tunjuk kakek itu menujuk sebuah bunga kecil berwarna pink yang sangat jarang orang bisa menemukannya.

“kakek, pergi ya tuan putri” pamit kakek.

FLASH BACK END…

****

“lalu, apakah tuan putri itu bertemu dengan cinta sejatinya?” tanya salah satu turis.

“tidak…bahkan sampai sekarang dipercaya bahwa tuan putri itu masih bersemayam dipohon ini” jawab biksu menatap pohon terlarang itu.

“memangnya bunga yang bisa membebaskan putri itu tidak bisa ditemukan?” tanya salah satu turis.

“berabad-abad laki-laki mencari bunga itu namun tak pernah ada yang berhasil menemukannya juga” jawab biksu.

“kalau begitu kenapa ini dilarang untuk umum?” tanya turis.

“saat terdengar kabar bahwa kakek itu adalah tukang sihir semua penduduk resah dan takut dekat-dekat kakek itu bahkan salah satu penduduk ada yang pernah mengatakan bahwa kakek itu pernah terlihat bersemedi dipohon ini beberapa kali. Penduduk meyakini bahwa kakek itu menyimpan roh jahat dipohon itu dan saat mereka berniat menebangnya pohon itu tak bisa tumbang juga karena pohon ini sangatlah kuat dan besar sehingga tidak bisa ditebang. Jika, ada yang berniat menebang atau menghancurkan pohon ini namun, gagal keesokan harinya orang itu akan jatuh sakit seperti terkena kutukan maka dari itu sampai sekarang penduduk sekitar menjadi takut dan melarang semua orang untuk dekat-dekat dengan pohon ini” jawab biksu.

“apakah keluarga kerajaan tak ada yang mencari putri itu?” tanya seorang perempuan.

“mereka mencarinya…bahkan putri yoon bok mengurungkan niatnya menikah dengan chang hwi sampai adiknya ditemukan. Namun, sayang mereka tetap tak bisa menemukan putri itu. seminggu setelah mencari putri itu tiba-tiba kerajaan diserang oleh negri sebrang sehingga terjadi perang besar-besaran dan selanjutnya aku tak tahu lagi kisahnya” jawab biksu itu.

“cerita yang sangat bagus” turis menjadi senang dan bersemangat melihat-lihat isi desa itu setelah mendengar cerita biksu itu. biksu itu tersenyum senang dan menuntun para turis mengelilingi desanya.

“iisshh, biksu tua itu tidak bosan-bosan juga mengisahkan ceritaku kepada penduduk” gumam so eun didalam pohon. “auhh, kapan laki-laki yang disebutkan kakek akan datang dan mengeluarkanku dari sini. Ahh, aku bosan disini terus” keluh so eun.

*****

“hey, kibum…” panggil kim bum.

“kim bum, tumben sekali kau datang cepat kekantor” ucap kibum.

“memangnya aku tidak pernah datang pagi? Akukan pemilik perusahaan ini masa iya aku datang telat” ucap kim bum.

“hahah….pasti kakekmu mengomelimu lagi dan menyuruhmu datang pagi kekantor. Memangnya aku tak tahu kalau kau habis bersenang-senang dengan para gadis di night club?” tanya kibum.

“hahah…kau tahu saja. Ya, padahal aku baru tidur beberapa jam tapi, kakek sudah membangunkanku. Kenapa kau tidak datang kemarin? Menyenangkan sekali loh” gumam kim bum.

“bisa-bisa yoona menghajarku kalau tahu aku pergi kesana” ucap kibum.

“siapa suruh dapat pacar segalak yoona” ujar kim bum.

“tidak apa-apa yang penting aku mencintainya. Kau juga jangan ganti-ganti pacar terus sekali-kali carilah wanita yang cocok dengan tipemu” ucap kibum.

“tipeku? Semua wanita yang aku kenal hanya ingin uangku saja, kibum sama seperti wanita yang meninggalkanku itu” ucap kim bum.

“kau ini masih mengingat shin hye ya? Sudalah, kau lupa kalau shin hye sekarang sudah hidup bahagia di USA kau lupakan saja dia”

“mana mungkin aku bisa melupakan wanita yang sudah pergi meninggalkanku tanpa memberi ucapan selamat tinggal” kim bum langsung terlihat kesal jika mengingat tentang mantan pacarnya itu.

“sudah, tenanglah dulu. Jangan ingat lagi. oiya, besok kau harus pergi kedesa dipinggiran kota seoul” ucap kibum.

“desa? Untuk apa aku pergi kedesa?” tanya kim bum.

“kita akan membangun sebuah gedung didesa ini tapi, pemilik tanah yang akan menjadi tempat bangunan kita menolak menanda tanganinya. Makanya, aku ingin kau datang menemuinya dan merayunya agar dia mau” jawab kibum.

“kenapa harus aku? Kita cari saja desa lain” ucap kim bum.

“tidak bisa…kau tahu kalau penduduk didesa ini banyak yang pengangguran kalau kita bisa membangun gedung dan membuat lapangan pekerjaan pasti penduduk didesa itu akan banyak terserap dan akan bekerja disana sehingga kita bisa untung besar. Saat aku membicarakan hal ini kakekmu sangat setuju” ungkap kibum.

“kalau begitu kau temani aku kesana besok” ajak kim bum.

“maaf ya, besok aku ada janji dengan klien lain untuk membicarakan proyek kita dibusan. Besok aku akan kebusan sekalian yoona ada pemotretan juga dibusan, kami bisa pergi bersama” ucap kibum.

“aaiiisshh, itu sih memang maumu” ucap kim bum.

****

“jadi, kau akan pergi kedesa itu?” tanya kakek saat makan malam.

“ya, kek. Aku sudah mengemasi barang-barangku” jawab kim bum.

“baguslah, akhirnya kau mengerti pekerjaan juga. Pokoknya kau harus bisa merayu pemilik tanah itu” ucap kakek.

“ya, kek. Kalau perlu aku akan merayu istri atau anaknya agar mau menandatanganinya” gumam kim bum.

“yya, bocah deblek. Kau memalukan nama keluarga kalau begitu” omel kakek.

“lagian kakek sangat memaksa lagipula pakai caraku tadi pasti bisa” ucap kim bum.

“jangan main-main, bum. ini serius demi pekerjaan” ucap hyun joong.

“ya, aku tahu, aku hanya bergurau saja” jawab kim bum.

“oppa, kalau ada benda menarik didesa itu kau belikan ya untukku” ucap jiyeon.

“pasti adikku” ucap kim bum.

“gomawo, oppa” ucap jiyeon. “ kakek, kapan kim joon oppa pulang dari selandia baru?” tanya jiyeon.

“sepertinya, kim joon akan lama berada disana” ucap minho.

“wae? Memangnya berapa lama?” tanya jiyeon.

“kim joon oppa harus bersenang-senang dengan wanita selandia baru dulu baru bisa pulang kekorea” jawab minho.

“aissh, minho oppa ini” cibir jiyeon.

“heh…kakek pusing dengan kau, kim bum dan juga kim joon” omel kakek.

“haha…kalau begitu aku akan tidur duluan besok aku akan berangkat pagi” ucap kim bum.

“ya, tidurlah sana jangan sampai telat bangun” ucap kakek.

Sesampainya, dikamar kim bum duduk disofa sambil merenung memikirkan saat dia dan shin hye masih bersama saat kuliah dulu.

“kenapa kau masih terus terbayang-bayang dipikiranku shin hye?” geram kim bum sambil mengepalkan tangannya dan memejamkan matanya.

…..

bersambung

sampe disini dulu ya….

tunggu part selanjutnya…..

jangan lupa untuk commentnya…

sangat ditunggu loh…

^-^

pa kom�#ryhLh Pf >

 

Tags: , , , , , , , ,

28 responses to “MY PRINCESS FROM THE PAST part 1”

  1. larasrahma says :

    aaaa keren bgt author
    seru seru seru
    pasti nanti kim bum deh yg nemuin bunga nya trs bisa bebasin soeun dari pohon itu *sotoy*
    aaa pokonya seru keren
    ditunggu part selanjutnyaa😀

  2. bismania luph bumsso says :

    yeah,aq pertama,…..
    critax kereeen,….
    mga kim bum bsa ngeluarin so eun dari phon,……
    gk sbar lanjutanx,….
    cepetan yh,……

  3. sanim says :

    2 jempol bwt author na..
    Moga aza kim bum cinta sejati so eun jd so eun gak jd hlang dech.
    secara udah 500thn tnggal d pohon, tp gak apa2 yg penting cinta sejatinya kim bum,,
    moga jd kenyataan..
    Amiiin,

  4. Putri says :

    Keren. . . .
    Bru part pertama ajj udah seru. . .
    Ayo kimbum bEbAskan soeun. . .
    Aq tUngGu part selanjUt’a auThor

  5. ambar says :

    Rame bngt castnya. . . .seru. . . .lanjut dong. . .

  6. Kim Dian says :

    lanjuuuuuuuuuuuuuuuuuut……………..

  7. Maria Sativa says :

    thor bwt so eun dan kim bum cpt2 ktmu donx… (pemaksaan wkwkwk)
    hehehehehehe…
    jgn lma2 thor bwt lnjt crta na

  8. 예쁘다 says :

    keren bnget critax…
    ^^
    q tunggu klnjutanx… jg lama” ya!

  9. onkyu says :

    so eun jadi princess…. pantes banget emang….
    sukaaaaaaaaaaaa…. lanjut chingu…^^

  10. leuni says :

    bagus, kim bum cpt prgi ke desa kasian so eun nunggu spai bertahun-tahun.
    lanjut………………

  11. Annisa Hourai says :

    Ceritax keren thor cama kurang panjang…..^^
    aku tunggu lanjutannya

  12. kaoru selly SangEun says :

    Yuuuuhuuuuuuuuuuuu Spaaaaaaaddddddaaaaaaaaaaaa ..
    anyeong k’Evi .. q datang ..
    wah ceritanya kayak legenda aja ..
    keren kak, q juga pengen dunk awet muda kayak so eun .
    dah beratu-ratus taun msih tetep ja muda #tp, gx mw semedi ../plaaaaakk ..
    ceritanya mkin seru ja .. MLB dh slesai, keluar lgi nih Ff MPFTP ..
    jdi banyak ber-IMAJINASI deh q ..
    tp, critanya harus HAPPY ENDING yach ..

    coz, tdi bagian baca ..
    “jika, kau sudah berhasil keluar dan laki-laki itu tidak mencintaimu sungguh-sungguh kau bisa saja menghilang” jawab kakek.
    jangan ampe yach so eun menghilang ..

    ngomong-ngomong dh 5ratus taun, jadi inget film gumiho ..

    ayo .. ayo .. q tunggu part k’2 nya .. ngebut yach ..😀

  13. ladyagassi says :

    keren author….
    saya tunggu part 2 nya……

  14. Helda says :

    Yahh…bersambung..,
    Author cerita.y seru bgt aku suka ama cerita.y,
    author cepatin dong tmuin so eun ama kimbum.y
    #gaksabar#.
    lanjutkan jangan lama2 ya author post.y.
    tar berjamur yang nunggu part selanjut.y,#lebay.y kambuh#.🙂

  15. mey_kimeun says :

    jangan lama” next partny..
    uda gak sabar..
    kim bum,, lupain sinhye..
    ok..
    so eun tunggu kim bum menemukanmu..

  16. kimmify says :

    kereeeeen ffnya! plis jangan lama2 update nya
    penasaran nanti gimana bumsso ketemunya
    jadi inget gumiho tapi beda hehehe
    idenya bagus. update soooon!

  17. Sary aj0w says :

    Waw super unik ff-nya..paduan crita k0losal ma m0dern..AQ sukak lah paztinya…ide critanya keren..update s0on ye th0r,kasian s0eun dah 500taun gilax semedi gak tanggung2..
    Be0m cepad dibwt t0bat,haha chay0ow

  18. rizkyapratiwi says :

    waaaahhh …. KEREN banget author
    Pasti seru nih ceritanya
    Asyiiikkk …. Lanjuttt thor
    D tunggu next part

  19. Bummiearab says :

    My girl friends is guminho
    . Sekilas nie ff mirip kyak dorama itu hhe.hhe
    mancappp thor..
    Aku sudah sangattt menanti ff bru mue..
    Ohhh bahagia nya *nari2 gaje*
    thor semangat buat lanjutinnya ya.. Jgn lama2 o.ke
    HWAITING !!!

  20. alinda says :

    huaaaaa , sumpah ffnya keren bgd , suwer dh#
    kb ngingetin sama so yi jung sunbe , playboy .. xixixi tp knpa lg2 psh hrs ada >< aku aja yg jd mantannya kb , pletakkk# alur crtanya bgs bgd ka , ada crta khdpan sehari2 ada crta krajaan jg ^-^ kyaaaa hiks2 chang wi djdohin sama yoon bok kakanya kse😦 jdnya kse ngumpet dpoon cuma smta2 mw nyari cnta sejatinya a.k.a soulmate .. kasihan kse psti ddlm phon , keabisan napas dh __+ kaka , aku tnggu part selanjtnya ^^ !!!
    penasaran …

  21. Mira Novia says :

    ^^ kyaaaaaa~ ceritanya keren
    (>̯-̮̯┌┐<)•°

  22. adelia says :

    ffnya kereeeeeeeeeeeeen… 100% kerennnnnnnnnnnnn…………………… thor, jgn lama2 lanjutannya ya…….

  23. amniminry says :

    wah~ keren author..
    kasian so eun, belum menemukan cinta sejatinya sampai sekarang😐 next part ditunggu author

  24. Indah_ELF says :

    Seruu …
    Cerita’a bagus ,d’sini so eun jdi princess
    ywdh d’tunggu part selanjut’a …

  25. rani says :

    keren,, keren,, crtanya,,
    2 jempol buat authornya,,
    jgn lama2 ya part selanjutnya,, ok???

  26. meilani says :

    wah seru nih ceritanya
    ditunggu ya kelanjutannya

  27. Dina says :

    Ini ceritanya seru, di tunggu lanjutannya ya

  28. rizkyana blacksonevip says :

    kyaaaaaaaaaa eonnie ceritanya seru pake bangeeeeeet😀
    eonnie nanti cinta sejatinya kimbum itu so eun y
    terus nanti kalau kim bum mencintai so eun tidak bersungguh sungguh
    so eun bakal menghilang y eonni

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: